GRESIK,1minute.id – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) bersama Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Gresik menggelar Apel Pemantau Pemilu memperingati Hari Kesaktian Pancasila pada Rabu, 1 Oktober 2025.
Apel yang mengusung tema “Kesaktian Perempuan sebagai Pemantau Pemilu di Akar Rumput Menuju Zero Money Politik dalam Mewujudkan Pemilu yang Bersih dan Berwibawa” ini pusatkan Hutan Mangrove, Pulau Cisiu, Desa Pangkah Kulon, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik.
Peserta apel semua perempuan dan memakai kebaya. Ratusan anggota KPI Gresik yang berasal dari kelompok disabilitas, istri nelayan, lansia, petani, lansia hingga perempuan lintas profesi sangat antusias dalam apel Hari Kesaktian Pancasila ini.
Kegiatan ini menjadi simbol komitmen perempuan dalam mengawal proses demokrasi, khususnya dalam pencegahan praktik politik uang yang berpotensi merusak integritas pemilu. Rofaatul Hidayah, Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa, Bawaslu Gresik menegaskan pentingnya peran perempuan di akar rumput sebagai garda terdepan pengawasan partisipatif.
“Perempuan memiliki kesaktian dalam menjaga nilai kejujuran dan integritas. Dengan keterlibatan aktif perempuan, kita berharap lahirnya pemilu yang lebih bersih, bermartabat, dan bebas dari praktik politik uang,” ujar Rofaatul.
Melalui apel ini, KPI Gresik bersama Bawaslu berkomitmen memperkuat kolaborasi untuk mendorong pengawasan partisipatif yang inklusif dan berkelanjutan, sehingga cita-cita pemilu yang jujur, adil, dan berwibawa dapat terwujud. (yad)

