Plt Bupati Alif Tutup GINOFEST 2026, 205 Inovasi Lahir dari Gresik

GRESIK, 1minute.id – Gresik Inovasi Festival (GINOFEST) 2026 resmi ditutup oleh Plt Bupati Gresik, Asluchul Alif, pada Sabtu malam, 7 November 2026.

Ajang adu inovasi yang diinisiasi Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Gresik ini mendapatkan apresiasi dari Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Jawa Timur, Rosan Dastimi. Tahun ini, GINOFEST melahirkan 205 inovasi.

Rinciannya, 73 inovasi berbasis website, 57 inovasi bidang agribisnis, 27 inovasi sosial budaya, dan 48 inovasi berasal dari perangkat daerah.

Festival yang dihelat selama dua hari, 6-7 November 2026 di Hall Icon Mall Gresik ini mengusung tema “Budaya Menginspirasi, Ciptakan Inovasi, Gresik Siap Bertransformasi”.

“Festival GINOFEST ini menjadi ruang bagi para inovator untuk menampilkan karya sekaligus memperluas kolaborasi dalam mendukung pembangunan Kabupaten Gresik,” kata Plt Bupati Gresik, Asluchul Alif.

Pj Sekda Gresik, Edy Hadisiswoyo, menyampaikan penyelenggaraan GINOFEST memiliki makna lebih luas daripada sekadar memamerkan hasil kreativitas dan inovasi. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menyiapkan masa depan daerah melalui gagasan dan terobosan yang memberikan dampak nyata.

“Seluruh kegiatan dalam GINOFEST ini bukan hanya ajang pameran semata, tetapi merupakan investasi bagi masa depan Kabupaten Gresik,” ujarnya.

Edy juga mendorong keterlibatan berbagai elemen masyarakat dalam menciptakan inovasi. Mulai dari jajaran pemerintahan, akademisi, perguruan tinggi, tokoh agama, hingga masyarakat luas diharapkan dapat berkontribusi sesuai peran masing-masing.

Ia menekankan, inovasi harus memiliki hasil yang terukur dan mampu memberikan nilai tambah bagi daerah.

“Ukuran dari inovasi ini adalah dari yang tidak ada menjadi ada, dan dari yang ada mampu memberikan kontribusi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Gresik,” tegasnya.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Gresik, Misbahul Munir, memaparkan peningkatan jumlah inovasi yang berkembang di Kabupaten Gresik dalam tiga tahun terakhir. Tercatat, jumlah inovasi yang berpartisipasi meningkat dari 88 inovasi pada 2024 menjadi 116 inovasi pada 2025, dan melonjak menjadi 205 inovasi pada 2026.

“GINOFEST menjadi wadah publikasi, promosi, dan apresiasi terhadap inovasi yang dikembangkan oleh perangkat daerah, institusi pendidikan, perguruan tinggi, komunitas, pelaku usaha, dan masyarakat,” jelasnya.

GINOFEST 2026 menghadirkan 26 stan pameran yang diikuti berbagai unsur pendidikan dan masyarakat, mulai dari SD, SMP, SMA/SMK, perguruan tinggi, perangkat daerah, hingga komunitas.

Tidak hanya menyuguhkan pameran inovasi, festival ini juga diramaikan dengan diseminasi hasil inovasi, talk show, serta pertunjukan seni budaya dan kreativitas generasi muda.(yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Plt Bupati Alif Tutup GINOFEST 2026, 205 Inovasi Lahir dari Gresik Selengkapnya

Jelang Musim Hujan, Wabup Alif Tinjau Rumah Pompa Pulopancikan dan Kali Tutup Gresik

GRESIK, 1minute.id – Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif didampingi Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Edy Hadisiswoyo, Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (CKPKP) Kabupaten Gresik, Ida Lailatussa’diyah, meninjau sejumlah rumah pompa dan saluran air di wilayah perkotaan pada Sabtu, 7 November 2026.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur pengendalian banjir menjelang musim hujan, sekaligus mengantisipasi genangan akibat curah hujan tinggi dan pasang air laut.

Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah Rumah Pompa Pulopancikan.

Wabup Alif memeriksa kesiapan operasional pompa serta kondisi saluran menuju muara sungai. Ia mendorong sistem pengoperasian pompa yang masih manual dapat ditingkatkan menjadi otomatis agar lebih responsif dan efektif mengendalikan debit air.

Selain itu, Wabup Alif menekankan pentingnya penanganan sedimentasi di sejumlah saluran air. Pengerukan perlu segera dilakukan untuk memperlancar aliran, terutama pada saluran yang terhubung dengan rumah pompa dan muara sungai.

“Penanganan sedimentasi ini perlu segera ditindaklanjuti. Kita akan koordinasikan dengan perangkat daerah terkait agar pengerukan dapat dilakukan secara optimal. Tentunya, pelaksanaannya harus memperhatikan kondisi infrastruktur yang ada,” tegas Wabup Alif.

Kepala Dinas CKPKP Gresik, Ida Lailatussa’diyah, menjelaskan terdapat sejumlah rumah pompa yang menjadi perhatian pemerintah daerah. Lokasi tersebut meliputi Pulopancikan, Kali Tutup Timur, Kali Tutup Barat, Kali Tuwo, serta dua unit rumah pompa di kawasan Banjarsari, tepatnya di belakang kompleks Pemerintah Daerah.

“Pak Wabup mengajak tim CKPKP untuk memonitor kesiapan menghadapi musim hujan. Rumah Pompa Pulopancikan menjadi salah satu titik krusial, terutama karena berkaitan dengan kondisi air pasang,” jelas Ida.

Peninjauan dilanjutkan ke Rumah Pompa Kali Tutup Timur beserta pintu airnya. Lokasi ini menjadi perhatian karena berkaitan dengan potensi banjir di kawasan pusat ekonomi di Gresik Kota Lama, Jalan Samanhudi.

Selain memastikan kesiapan pintu air dan rumah pompa, penanganan sedimentasi pada saluran tersebut juga perlu dilakukan agar aliran air menuju Pulopancikan berjalan lebih lancar.

Monitoring berlanjut ke kawasan Raden Santri. Di wilayah ini, terdapat rencana pembangunan saluran yang menghubungkan kawasan Saman Hudi dengan area pelabuhan melalui tujuh ruas saluran. Nantinya, aliran air dari kawasan tersebut akan diarahkan menuju Pulopancikan dan Kali Tutup Timur sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem pengendalian banjir di wilayah perkotaan.

Perhatian berikutnya tertuju pada sejumlah pintu air di kawasan WEP yang mengarah ke utara dan Pulopancikan. Sedimentasi yang terbawa dari kawasan tersebut perlu ditangani melalui pengerukan. Namun, pelaksanaannya membutuhkan perencanaan teknis yang matang karena terdapat tiang pancang bangunan yang harus dilindungi, serta keterbatasan ruang untuk mobilisasi alat berat.

Ida menyampaikan, penanganan sedimentasi di kawasan tersebut akan dibahas lebih lanjut bersama Wabup Alif. Pembahasan meliputi kebutuhan teknis, mobilisasi peralatan, hingga dukungan penganggaran agar pekerjaan dapat dilaksanakan secara tepat dan tidak mengganggu infrastruktur yang sudah ada.

Ia menambahkan, Pemkab Gresik terus berupaya meminimalkan risiko banjir yang berpotensi mengancam keselamatan jiwa maupun harta benda masyarakat, baik akibat curah hujan tinggi maupun pasang air laut.

Selain pembenahan infrastruktur, pemerintah daerah juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga fungsi saluran air dengan tidak membuang sampah sembarangan. Sinergi pemerintah dan masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan saluran air tetap berfungsi optimal dan meminimalkan risiko banjir di Kabupaten Gresik. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi

Jelang Musim Hujan, Wabup Alif Tinjau Rumah Pompa Pulopancikan dan Kali Tutup Gresik Selengkapnya

Razia Warkop di Gresik, 29 Orang Diamankan, 2 Orang Terindikasi HIV dan Sifilis

GRESIK, 1minute.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gresik bersama aparat gabungan menggelar operasi cipta kondisi di sejumlah warung kopi (warkop) pada Jumat malam, 6 November 2026.

Operasi penegakan Peraturan Daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Ketenteraman dan Ketertiban Umum ini menyasar lima lokasi, yakni Desa Karang Kiring, Kecamatan Kebomas; Kelurahan Sidorukun, Kecamatan Gresik; kawasan Telaga Ngipik di Jalan Siti Fatimah Binti Maimun; warkop di sepanjang Raya Duduksampeyan, Kecamatan Duduksampeyan; dan warkop yang ditengarai menjadi tempat prostitusi liar di Dusun Betiring, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme.

Operasi yang berlangsung pukul 21.00 hingga 23.58 WIB itu melibatkan Subdenpom V/4-2 Gresik, Polres Gresik, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gresik, Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik.

Sebanyak 29 orang yang terdiri dari pramusaji dan pengunjung warkop diamankan dan dibawa ke Kantor Satpol PP Gresik untuk menjalani pemeriksaan kesehatan dan tes NAPZA.

Hasil skrining penyakit menular seksual dan tes NAPZA menunjukkan, 2 orang terindikasi positif HIV dan sifilis.

Kepala Satpol PP Gresik, Agustin Halomoan Sinaga, mengatakan operasi gabungan ini merupakan kegiatan cipta kondisi untuk menjaga ketenteraman dan ketertiban umum di Kabupaten Gresik.

“Sasaran operasi adalah warung kopi,” katanya.

Seluruh orang yang diamankan menjalani pemeriksaan kesehatan berupa skrining penyakit menular. “Dua orang itu menjalani pembinaan,” ujar Agustin.

Sementara itu, bagi yang terbukti melanggar, akan dijerat dengan Perda Kabupaten Gresik Nomor 15 Tahun 2002 jo. Perda Nomor 19 Tahun 2004 tentang Larangan Peredaran Minuman Keras, serta Perda Kabupaten Gresik Nomor 22 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Ketenteraman dan Ketertiban Umum serta Perlindungan Masyarakat. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Razia Warkop di Gresik, 29 Orang Diamankan, 2 Orang Terindikasi HIV dan Sifilis Selengkapnya

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Polres Gresik Gelar Apel Siaga Bencana Hidrometeorologi

GRESIK, 1minute.id – Polres Gresik menggelar Apel Gelar Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Tahun 2026 di Lapangan Apel Mapolres Gresik pada Jumat, 6 November 2026.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi lintas sektoral dalam mitigasi bencana.

Apel dipimpin langsung Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution dan melibatkan ratusan personel gabungan. Yakni Kodim 0817/Gresik, Satsamapta, Satlantas, Satpolair, Satintelkam, Satreskrim, dan Bhabinkamtibmas.

Kemudian personel dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik.

AKBP Ramadhan Nasution didampingi jajaran pimpinan melakukan pemeriksaan langsung terhadap kesiapan personel serta kelengkapan sarana dan prasarana (sarpras) penanggulangan bencana yang disiagakan.

Dalam amanatnya, Kapolres Gresik menekankan tiga poin utama yang harus dipedomani seluruh pihak dalam menghadapi potensi ancaman hidrometeorologi.

“Apel gelar pasukan ini bukan sekadar agenda rutin atau kesiapan teknis semata, melainkan ajang silaturahmi untuk memperkuat sinergi antar-instansi. Kebersamaan seluruh elemen menjadi modal paling vital saat kita dihadapkan pada situasi bencana,” tegas AKBP Ramadhan.

Ia juga menyoroti pentingnya penanganan bencana yang terukur melalui penyiapan sarana pendukung secara detail.

“Penanggulangan bencana menuntut kesiapan yang matang sejak awal, bukan hanya aksi mendadak saat kejadian. Pengecekan menyeluruh terhadap kondisi fisik peralatan maupun kesiapan personel sangat krusial. Hal-hal yang tampak kecil bisa berdampak besar saat bencana melanda,” lanjutnya.

Mengakhiri amanatnya, Kapolres mengapresiasi koordinasi lintas instansi di Kabupaten Gresik yang selama ini telah terjalin harmonis. Ia berpesan agar komando dan alur komunikasi antar-lembaga terus ditingkatkan agar respons di lapangan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Polres Gresik Gelar Apel Siaga Bencana Hidrometeorologi Selengkapnya

Ribuan Jemaah Padati Puncak Haul ke-128 KH. M. Sholih Tsani di Ponpes Qomaruddin Bungah

GRESIK, 1minute.id – Ribuan jemaah memenuhi halaman Pondok Pesantren Qomaruddin, Sampurnan, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Mereka datang untuk mengikuti puncak Haul ke-128 KH. M. Sholih Tsani, Kamis, 5 November 2026.

Sejak pagi hingga malam, jemaah tumplek blek. Hadir Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, keluarga besar Pondok Pesantren Qomaruddin, para alim ulama, masyayikh, habaib, pengurus yayasan, dewan asatidz, santri, alumni, serta masyarakat.

Haul ini menjadi momen untuk mengenang jasa, perjuangan, dan keteladanan KH. M. Sholih Tsani dalam mengembangkan dakwah dan pendidikan Islam di Kabupaten Gresik.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Asluchul Alif menyampaikan penghormatan dan apresiasi atas terselenggaranya haul tersebut.

Menurutnya, haul bukan sekadar mengenang wafatnya seorang ulama, tetapi juga momentum meneladani akhlak, meneruskan cita-cita, serta melanjutkan perjuangan para pendahulu.

“KH. M. Sholih Tsani merupakan bagian penting dari sejarah perjuangan dakwah dan pendidikan Islam di Kabupaten Gresik. Melalui Pondok Pesantren Qomaruddin, beliau telah meletakkan fondasi pendidikan keagamaan yang terus berkembang dan memberi manfaat bagi umat hingga hari ini,” ujar dokter Alif, sapaan akrab Asluchul Alif.

Lebih lanjut, Wabup Alif mengajak masyarakat mengambil pelajaran dari perjuangan para ulama. Ada tiga nilai penting yang harus terus dijaga, yakni keikhlasan dalam berjuang, pentingnya ilmu dan akhlak, serta menjaga persatuan dan kerukunan.

Ia menegaskan, pesantren tidak hanya mendidik santri agar cerdas secara intelektual, tetapi juga membentuk karakter, kesantunan, kedisiplinan, dan akhlakul karimah.

“Nilai-nilai inilah yang sangat relevan untuk kita implementasikan dalam kehidupan bermasyarakat dan pembangunan Kabupaten Gresik. Perbedaan bukan alasan untuk terpecah belah. Justru persaudaraan, toleransi, dan gotong royong harus menjadi kekuatan dalam membangun masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak cukup hanya berfokus pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Pembangunan sumber daya manusia yang berilmu, berkarakter, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian sosial juga menjadi bagian penting.

Dalam hal ini, pondok pesantren memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam membangun SDM sekaligus menyiapkan generasi masa depan.

“Kami berharap Pondok Pesantren Qomaruddin terus menjadi pusat pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan umat, sekaligus melahirkan generasi yang menguasai ilmu agama, mampu menghadapi perkembangan zaman, serta memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara,” tambahnya.

Melalui Haul ke-128 ini, Wabup Alif mengajak masyarakat tidak hanya mengenang jasa para ulama, tetapi juga melanjutkan perjuangan dan mewariskan nilai-nilai kebaikan kepada generasi berikutnya.

“Jasanya ulama tidak cukup hanya dikenang, ilmunya tidak cukup hanya didengarkan, nasihatnya tidak cukup hanya diucapkan, tetapi perjuangannya harus kita teruskan,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, Wabup Alif juga menyerahkan secara simbolis Sertifikat Registrasi Nasional Naskah Kuno dari Perpustakaan Nasional RI kepada Yayasan Pondok Pesantren Qomaruddin Bungah. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Ribuan Jemaah Padati Puncak Haul ke-128 KH. M. Sholih Tsani di Ponpes Qomaruddin Bungah Selengkapnya

PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim Berkat Tanam 87.800 Mangrove

PROBOLINGGO, 1minute.id – PT Smelting menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa atas kontribusinya dalam pelestarian ekosistem mangrove melalui penanaman mangrove dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Gresik.

Penghargaan diserahkan langsung kepada Direktur PT Smelting Harry Pancasakti dalam Festival Mangrove Jawa Timur ke-11 di BeeJay Bakau Resort, Probolinggo.

Festival ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur dengan tema “Mangrove Lestari, Masyarakat Sejahtera”.

Festival Mangrove ini diisi penanaman 8.100 bibit mangrove yang digagas Pemprov Jatim melalui Dinas Kehutanan. Jawa Timur diketahui sebagai salah satu provinsi dengan kawasan mangrove terluas di Pulau Jawa, dengan cakupan hampir 50 persen dari total kawasan mangrove di Pulau Jawa.

“Saya mendorong sinergi pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas dan masyarakat, termasuk generasi muda untuk terus memperkuat rehabilitasi mangrove dan pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir,” ujar Gubernur Khofifah.

Festival Mangrove ini juga mendapatkan pengakuan MURI atas penyelenggaraan Festival Mangrove secara seri terbanyak dalam waktu 5 tahun.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, turut digelar pameran dari para pemangku kepentingan yang berkontribusi untuk konservasi mangrove. PT Smelting turut berpartisipasi dan membagikan inovasi serta perjalanan konservasi mangrove yang telah dilakukan.

“Kami sharing tentang inovasi pengurangan sampah polybag dengan menggantinya menjadi daun pisang. Kami juga melakukan pemberdayaan UMKM untuk produk olahan mangrove dan menginisiasi ekowisata untuk peningkatan ekonomi masyarakat,” jelas Harry.

PT Smelting memulai konservasi mangrove sejak 2014 di Ujung Pangkah, Pangkah Kulon. Tahun ini, perusahaan mulai mereplikasi program di wilayah baru Randuboto dengan komitmen 3 tahun untuk 30.000 mangrove. Per 2026, total mangrove yang sudah ditanam PT Smelting sebanyak 87.800 pohon.

Tidak hanya menanam, perusahaan juga menginisiasi ekowisata berupa bantuan kapal dan tracking path, pendidikan lingkungan berupa greenhouse dan sekolah mangrove, serta pemberdayaan UMKM berupa cafe apung untuk meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir. Hal itu sejalan dengan pengembangan ekonomi hijau dan ekonomi biru di Jawa Timur.

Bagi PT Smelting, penghargaan ini merupakan buah konsistensi perusahaan dalam mengimplementasikan program konservasi dan pemberdayaan masyarakat berbasis mangrove di Kabupaten Gresik.

“Apresiasi dari Ibu Gubernur memacu kami untuk terus memperluas dampak positif terhadap lingkungan, sejalan dengan komitmen kami untuk selalu tumbuh bersama masyarakat, memberdayakan komunitas, dan merawat bumi demi generasi mendatang,” tegas Harry. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim Berkat Tanam 87.800 Mangrove Selengkapnya

Pemkab Gresik Dukung Penuh SMP Negeri 2 Gresik Ikuti Penilaian SRC Kemenag Jatim

GRESIK, 1minute.id – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jawa Timur melakukan penilaian program School Religious Culture (SRC) di UPT SMP Negeri 2 Gresik (Spendagres) pada Kamis, 5 November 2026.

Penilaian ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Gresik sebagai upaya memperkuat pendidikan karakter dan budaya religius di sekolah.

Kegiatan dihadiri Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim, dan perwakilan Kanwil Kemenag Jatim Syamsul Arifin.

Program SRC merupakan pendekatan pendidikan yang mengintegrasikan nilai agama dalam kehidupan sehari-hari di sekolah. Implementasinya melalui pembiasaan ibadah berjamaah, pembinaan akhlak, kedisiplinan, literasi keagamaan, serta penciptaan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan menjunjung moderasi beragama.

Wabup Alif menyampaikan apresiasi dan dukungan Pemkab Gresik atas partisipasi SMP Negeri 2 Gresik dalam program SRC.

“Pemkab Gresik sangat mendukung dan mengapresiasi SMP Negeri 2 Gresik yang berpartisipasi dalam School Religious Culture. Saat ini, pendidikan agama Islam telah menjadi bagian penting dalam kehidupan seluruh siswa SMP Negeri 2 Gresik,” ujar dokter Alif, sapaan, Asluchul Alif. 

Ia berharap lulusan SMP Negeri 2 Gresik tidak hanya unggul akademik, tapi juga dibekali pemahaman agama dan karakter yang kuat. Hal itu sejalan dengan identitas Gresik yang dikenal religius.

Ia menegaskan SRC jangan hanya menjadi ajang penilaian, tapi harus jadi role model bagi sekolah lain di Gresik.

“Harapannya program ini dapat diterapkan di seluruh sekolah, sehingga pendidikan agama Islam di sekolah negeri benar-benar dirasakan seluruh peserta didik. Akan terbentuk generasi yang tidak hanya unggul akademik, tapi juga memiliki jiwa dan akhlak karimah,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim berterima kasih atas dukungan Pemkab Gresik dalam pelaksanaan program SRC, khususnya dalam mengikuti penilaian Kanwil Kemenag Jatim.

“Dukungan ini menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan dan memperkuat budaya religius dalam aktivitas sehari-hari. Kami optimistis meraih hasil terbaik,” kata Salim.

Melalui SRC, sekolah diharapkan tidak hanya menjadi tempat mengembangkan akademik, tapi juga ruang pembentukan karakter peserta didik yang cerdas, berkarakter, dan berakhlakul karimah. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Pemkab Gresik Dukung Penuh SMP Negeri 2 Gresik Ikuti Penilaian SRC Kemenag Jatim Selengkapnya

Wabup Gresik dr. Alif Raih ATM Award 2026 di Bandung

GRESIK, 1minute.id – Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif menerima penghargaan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM) Award 2026 dari Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (ADINKES).

Penghargaan diserahkan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto pada pembukaan Lokakarya Nasional ADINKES 2026 di Harris Hotel & Convention Festlink Bandung pada Selasa, 3 November 2026.

ATM Award 2026 diberikan kepada 20 kepala daerah yang dinilai berkomitmen kuat dalam mendukung program pengendalian AIDS, TBC, dan malaria. Apresiasi ini diharapkan mendorong penguatan kebijakan dan pelaksanaan program kesehatan berkelanjutan di daerah.

Wabup Alif mengatakan, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Pemkab Gresik untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan, khususnya pencegahan dan pengendalian penyakit menular.

“Penghargaan ini bukan sekadar apresiasi, tapi pengingat bahwa upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat harus terus diperkuat. Pengendalian AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria butuh keterlibatan semua pihak, mulai pemerintah, tenaga kesehatan, hingga partisipasi aktif masyarakat,” ujar dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif. 

Menurutnya, pengendalian penyakit menular tidak cukup dengan pengobatan, tetapi harus diimbangi pencegahan, edukasi, penemuan kasus sejak dini, serta kemudahan akses layanan kesehatan.

“Ke depan kami akan terus dorong penguatan pelayanan kesehatan primer dan kolaborasi lintas sektor. Harapannya masyarakat semakin mudah mendapat layanan, sadar untuk periksa sejak dini, dan mendapat penanganan tepat,” katanya.

Lokakarya Nasional ADINKES 2026 mengusung tema “Kolaborasi Menuju Layanan Primer Kuat”. Forum ini menjadi wadah koordinasi pemerintah daerah dengan pemangku kepentingan untuk memperkuat layanan primer dan menjawab tantangan pembangunan kesehatan nasional.

Dalam forum tersebut, Wamendagri Bima Arya juga menyampaikan materi tentang kepemimpinan pemda dalam implementasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) untuk mendukung pengendalian stunting dan TBC.

Rangkaian lokakarya diisi penandatanganan MoU antara Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dengan ADINKES, serta kerja sama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dengan ADINKES.

Selain kepala daerah, PT Smelting yang merupakan perusahaan peleburan dan pemurnian tembaga di Gresik turut menerima penghargaan Corporate Social Responsibility (CSR) bersama 24 perusahaan lainnya. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Wabup Gresik dr. Alif Raih ATM Award 2026 di Bandung Selengkapnya

Residivis Manyar Jadi Bandar Sabu, Polres Gresik Sita 57,96 Gram

GRESIK, 1minute.id – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Gresik meringkus bandar narkoba indekos di  Desa Suci, Kecamatan Manyar. Pelaku berinisial GN 28, ditangkap di sebuah bengkel motor di Jalan Raya Roomo, Desa Roomo, Kecamatan Manyar, pada Rabu, 14 Oktober 2026, sekitar pukul 17.10 WIB.

Dari tangan GN, polisi menyita 18 paket sabu dengan berat bersih 57,96 gram. Polisi kini masih memburu pemasoknya berinisial WW, warga Driyorejo yang masuk daftar pencarian orang (DPO).

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengatakan, pengungkapan berawal dari informasi masyarakat terkait maraknya peredaran narkotika di wilayah Manyar.

“Saat digeledah, ditemukan satu paket sabu di saku celana tersangka. Kami kembangkan ke kos tersangka di Desa Suci, ditemukan 17 paket sabu lainnya yang sudah dikemas dalam plastik klip,” kata AKBP Ramadhan Nasution didampingi Kasat Narkoba AKP Ahmad Yani dan Kasi Humas Iptu Hepi Muslih Riza di Mapolres Gresik pada Rabu, 4 November 2026.

Selain sabu, polisi juga menyita barang bukti lain berupa tiga timbangan digital, plastik klip kosong, buku catatan penjualan, sedotan, tas selempang, satu unit ponsel, uang tunai Rp 850 ribu, dan satu unit sepeda motor.

Kapolres mengungkapkan, tersangka GN merupakan residivis kasus narkoba pada 2022. Ia mengaku mengedarkan sabu sejak Agustus 2026 dengan omzet mencapai ratusan gram per bulan.

“Tersangka mengedarkan sekitar 300 gram setiap bulan,” tegasnya.  Sumber dikepolisian menyebutkan dalam dua minggu tersangk bisa hampir 200 gram. Jika harga sabu Rp 1,5 juta hingga Rp 1,8 juta per gram, omzetnya bisa mencapai Rp 0,5 miliar per bulan. 

Dari hasil pemeriksaan, GN berperan sebagai kurir yang mengambil dan meletakkan paket sabu di sejumlah titik sesuai instruksi WW. Dari perannya itu, GN mendapat upah Rp 1,5 juta hingga Rp 2,5 juta.

“Jaringannya mengedarkan di wilayah Gresik, Kebomas, Menganti, Kedamean, Wringinanom, hingga Driyorejo. Sasarannya mulai remaja hingga usia 50 tahunan,” tegas Ramadhan.

GN juga diduga memiliki pembeli sendiri di luar jaringan WW untuk mendapat keuntungan lebih besar.

Polres Gresik mengimbau masyarakat aktif melapor jika mengetahui peredaran narkoba melalui Call Center 110 atau Hotline Lapor Cak Rama di nomor 0811-8800-2006. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Residivis Manyar Jadi Bandar Sabu, Polres Gresik Sita 57,96 Gram Selengkapnya

Kepala KSOP Sunda Kelapa Sidak Pantai Mutiara dan Muara Baru, Tekankan Keselamatan Pelayaran

JAKARTA, 1minute.id – Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sunda Kelapa, Hotman Siagian, melakukan kunjungan kerja perdana ke wilayah kerja (Wilker) Pantai Mutiara dan Muara Baru, Jakarta pada Selasa, 3 November 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Hotman didampingi Kepala Seksi Status Hukum dan Sertifikasi Kapal, Muhammad Nuryadin beserta jajaran. Kunjungan juga dilanjutkan ke Kantor Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Direktorat Jenderal PSDKP.

Kunjungan ini bertujuan memperkuat sinergi dan memastikan pelaksanaan tugas pengawasan serta pelayanan publik di wilayah kerja berjalan sesuai aturan, humanis dan lancar.

Tekankan Integritas dan Keselamatan

Di hadapan petugas Wilker Pantai Mutiara dan Muara Baru, Hotman memberikan pengarahan langsung. Ia menekankan pentingnya integritas, kolaborasi, dan kepatuhan terhadap regulasi.

Ia mengingatkan setiap petugas agar bekerja dengan hati nurani. Budaya keselamatan, kata dia, tidak boleh hanya menjadi slogan, tetapi harus meresap di setiap tindakan operasional, mulai perencanaan, pengawasan, pelaksanaan hingga evaluasi.

“Keselamatan adalah prioritas utama. Setiap kapal yang berlayar wajib mentaati aturan dan SOP serta membawa harapan, bukan ancaman, membawa kesejahteraan, bukan risiko. Jangan pernah berkompromi dengan keselamatan,” tegas Hotman.

Kepala Wilker Pantai Mutiara, Tolani dan Kepala Wilker Muara Baru, Deddy, mengapresiasi gerak cepat pimpinan yang turun langsung ke lapangan (check on the spot) untuk memberikan arahan.

Siapkan Rampcheck Kapal Nataru

Hotman juga menginstruksikan kepada Marine Inspector untuk melaksanakan Instruksi Dirjen Perhubungan Laut Nomor IR-DJPL 6 Tahun 2026 tentang Uji Kelaiklautan Kapal Penumpang Angkutan Natal dan Tahun Baru 2026/2027.

Sesuai instruksi tersebut, rampcheck akan dilaksanakan pada November 2026 terhadap kapal penumpang yang beroperasi di wilayah kerja Pelabuhan Sunda Kelapa.

Selain itu, KSOP Kelas III Sunda Kelapa berkomitmen meningkatkan pelayanan prima melalui pengukuran dan penerbitan E-Pas Kecil bagi kapal di bawah GT 7 yang beroperasi di Pantai Mutiara dan Muara Baru.

Sinergi dengan PSDKP

Dalam kunjungan ke Pangkalan PSDKP, Hotman bertemu dengan Kepala Pangkalan PSDKP, Erwin. Kedua pihak sepakat memperkuat sinergi dan kolaborasi serta menyamakan persepsi dalam tugas pengawasan di lapangan.

Kunjungan perdana ini menjadi momentum untuk melihat langsung kondisi wilayah kerja dan mendengar masukan petugas. Diharapkan sinergi antara pimpinan, petugas lapangan, dan instansi terkait semakin baik guna mewujudkan transportasi laut yang aman, tertib, dan berkeselamatan. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Kepala KSOP Sunda Kelapa Sidak Pantai Mutiara dan Muara Baru, Tekankan Keselamatan Pelayaran Selengkapnya