Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan, Polisi, TNI, Pemkab Gresik Sinergi Lakukan Pengawasan Destinasi Wisata 

GRESIK,1minute.id – Kepolisian Resor Gresik melakukan pengawasan sejumlah tempat wisata. Pengawasan dilakukan untuk memberikan perasaan aman dan nyaman warga yang sedang healing di liburan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. 

Destinasi wisata yang menjadi pusat pengawasan antara lain, Pantai Delegan. Wisata pantai pasir putih di Desa Delegan, Kecamatan Panceng ini, salah satu destinasi favorit bagi keluarga di Kota Industri, sebutan lain, Kabupaten Gresik. Ratusan bahkan ribuan wisatawan berkunjung di pantai Delegan yang berada di pasisir pantai utara (pantura) Gresik ini.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengikuti arahan Kapolri bersama jajaran Forkopimda dan pejabat utama Polres Gresik menyatakan, arahan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan pentingnya aspek keselamatan di seluruh destinasi wisata, khususnya wisata air, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat saat libur Lebaran.

“Pengelola wisata wajib mengutamakan keselamatan pengunjung. Pastikan alat keselamatan tersedia, batasi kapasitas agar tidak terjadi penumpukan, dan lakukan pengawasan ketat di lokasi berisiko tinggi seperti bibir pantai,” tegas AKBP Ramadhan Nasution menirukan arahan Kapolri.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, perwakilan BPBD, Camat Panceng, serta unsur TNI dari Koramil Panceng. Sinergi lintas sektor ini menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam memberikan rasa aman bagi wisatawan dan pemudik yang berkunjung ke Gresik.

Kapolres Gresik Ramadhan Nasution menegaskan bahwa pengamanan tidak hanya difokuskan pada kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga mencakup pengawasan intensif di kawasan wisata. “Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada. Bagi pengunjung Pantai Dalegan, perhatikan keselamatan keluarga, terutama saat beraktivitas di air,” ujarnya pada Selasa, 24 Maret 2026.

Di lokasi wisata, personel kepolisian dari Polsek Panceng bersama Polres Gresik tampak aktif melakukan patroli dan memberikan edukasi langsung kepada pengunjung. Melalui pengeras suara, petugas mengingatkan para orang tua untuk mengawasi anak-anak saat bermain atau berenang di laut, menggunakan pelampung saat beraktivitas di air, serta mematuhi batas aman zona renang yang telah ditentukan.

Pengawasan yang dilakukan secara intensif ini diharapkan mampu menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama libur Idul Fitri 1447 H, sehingga masyarakat dapat menikmati waktu bersama keluarga dengan nyaman.

Dengan langkah preventif dan humanis tersebut, Polres Gresik menargetkan terciptanya perayaan Lebaran yang aman dan minim risiko kecelakaan, khususnya di destinasi unggulan seperti Pantai Dalegan.

Hotline pengaduan Polres Gresik dan Kapolres Gresik dapat dihubungi 24 jam melalui Call Center 110 atau melalui layanan khusus “Lapor Cak Rama” di nomor WhatsApp/Telepon 0811-8800-2006. Warga dapat melaporkan gangguan kamtibmas, laka lantas, maupun tindakan kriminal lainnya. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan, Polisi, TNI, Pemkab Gresik Sinergi Lakukan Pengawasan Destinasi Wisata  Selengkapnya

Pom Mini di Campurrejo,Gresik Terbakar, Pemilik Luka Bakar dan 3 Unit Motor dan 1 Rombong Hangus Terbakar 

GRESIK,1minute.id – Sebuah pom mini di Desa Campurrejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik terbakar pada Selasa, 24 Maret 2026. Kebakaran pada pukul 07.24 WIB itu, mengakibatkan Muharto, pemilik pom mini mengalami luka bakar di bagian tangan. Selain korban ada tiga unit motor dan satu rombong makan ikut di amuk si jago merah.

Kini, korban Muharto menjalani perawatan di rumah sakit terdekat. Informasi yang didapat dari petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik pada Selasa pagi, 24 Maret 2026 sekitar pukul 07.30 WIB, Muharto, pemilik pom mini hendak memindahkan bahan bakar pertalite ke tangki mesin pom mini dari drum.

Belum diketahui secara pasti, saat hendak memindahkan bahan bakar Pertalite itu, tiba-tiba ada percikan api. Diduga kuat percikan api akibat dari gesekan tangki. Percikan api dengan cepat menjadi bara api dan membakar tangan korban Wafiq. 

Api pun semakin besar dengan membakar tiga unit sepeda motor dan rombong makanan yang ada di dekat pom mini ini. “Kami kerahkan delapan personil Pos Damkar Dukun dengan satu unit mobil pemadam dan satu unit mobil suplai air ke lokasi kejadian. Kami dibantu juga petugas Damkar Paciran, Lamongan,” ujar Kepala Dinas Pemadam kebakaran dan Penyelamatan Gresik Suyono pada Selasa, 24 Maret 2026.

Berdasarkan hasil perhitungan sementara, kerugian yang dialami korban sebesar Rp 150 jutaan. “Ini kejadian (kebakaran) kelima di bulan ini (Maret),” imbuhnya. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Pom Mini di Campurrejo,Gresik Terbakar, Pemilik Luka Bakar dan 3 Unit Motor dan 1 Rombong Hangus Terbakar  Selengkapnya

Kapolres Gresik dan Dandim 0817/Gresik Pimpin Patroli Skala Besar Naik Trail, Malam Takbir Lebaran Kondusif

GRESIK,1minute.id – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Gresik AKBP Ramadhan Nasution , Komandan Distrik Militer (Dandim) 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha memimpin patroli berskala besar pengamanan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Dua pimpinan institusi itu, melakukan patroli menggunakan motor trail bersama para anggotanya. Malam takbir lebaran berlangsung kondusif. Rangkaian pengamanan dimulai dari Pos Pelayanan (Posyan) Bunder dilakukan usai mengikuti Video Conference bersama Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.

Dalam arahannya, Kapolri menegaskan pentingnya kehadiran negara dalam menjamin rasa aman masyarakat saat momentum keagamaan. Ia juga menginstruksikan jajaran di daerah untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, termasuk gesekan antarwarga, serta memastikan kelancaran mobilitas masyarakat selama periode Lebaran.

Usai arahan tersebut, Kapolres Gresik memimpin langsung melaksanakan patroli skala besar. Personel gabungan dari berbagai unsur, mulai dari kepolisian, TNI, hingga instansi terkait, dikerahkan menyisir sejumlah titik strategis dan pusat keramaian.

Rute patroli meliputi jalur protokol seperti Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, kawasan Gresik Kota Baru (GKB), hingga Alun-alun Gresik yang menjadi pusat aktivitas warga pada malam takbiran. Puluhan kendaraan dinas dikerahkan guna memastikan kehadiran aparat di tengah masyarakat.

“Kami fokus melakukan penyisiran di jalur-jalur vital, baik kawasan industri maupun pusat kota. Tujuannya memastikan situasi tetap aman serta arus lalu lintas berjalan lancar,” ujar Kapolres AKBP Ramadhan Nasution pada Jumat malam, 20 Maret 2026.

Hingga saat ini kondisi di lapangan terpantau terkendali. Meski terjadi peningkatan aktivitas masyarakat, arus lalu lintas tetap lancar dan tidak ditemukan kejadian menonjol yang mengganggu keamanan. Ia pun mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban selama malam takbiran. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan ini merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen, baik aparat maupun warga.

“Seluruh rangkaian pengamanan malam takbir berjalan lancar. Situasi di wilayah Kabupaten Gresik terpantau aman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Kapolres Gresik dan Dandim 0817/Gresik Pimpin Patroli Skala Besar Naik Trail, Malam Takbir Lebaran Kondusif Selengkapnya

Pabrik Cat Warnatama Cemerlang di Wringinanom, Gresik Ludes Terbakar, Ratusan Pekerja Terancam Libur Lebih Lama

GRESIK,1minute.id – Pekerja pabrik di PT Warnatama Cemerlang terancam libur lebih lama. Pasalnya, pabrik cat, tempat mereka bekerja ludes terbakar pada Kamis, 19 Maret 2026. 

Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik butuh waktu hingga sehari untuk menjinakkan lidah api yang melahap pabrik berlokasi di Desa Sumengko, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik itu. 

Lebih dari sepuluh unit mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api. Puluhan damkar itu, yakni Damkar Gresik, Damkar Kota Mojokerto ; Pemadam Sidoarjo ; pemadam PT. Adiprima Suraprinta ; Pemadam PT. SMB. Serta satu unit alat berat ekskavator.

“Kami menerima laporan kebakaran pada Kamis, 19 Maret 2026 pukul 00.40 WIB. Api bisa dipadamkan pada Jumat, 20 Maret 2026 pukul 00.30 WIB,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik Suyono dalam pesan WhatsApp Grup pada Jumat, 20 Maret 2026.

Belum diketahui secara pasti penyebab terbakar pabrik cat. Pasalnya, saat kejadian pabrik kondisi tidak beroperasi. Seluruh pekerja libur, lebaran. “Kami masih menunggu hasil laboratorium forensik dari kepolisian terkait penyebab kebakaran,” imbuhnya. 

Kebakaran hebat pabrik cat ini sampai membuat langit kawasan Sumengko, Kecamatan Wringinanom memerah. Lidah api sampai terlihat hingga radius puluhan kilometer. Asap hitam membumbung keangkasa. “Ini (Kebakaran) keempat di bulan Maret 2026,” tegas Suyono. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Pabrik Cat Warnatama Cemerlang di Wringinanom, Gresik Ludes Terbakar, Ratusan Pekerja Terancam Libur Lebih Lama Selengkapnya

Polres Gresik Sidak SPBU, Pastikan Kualitas, Volume Takaran BBM untuk Kenyamanan Pemudik

GRESIK,1minute.id – Kepolisian Resor (Polres) Gresik melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar untuk umum (SPBU). Sidak bertujuan memastikan ketersediaan, kualitas, dan ketepatan takaran bahan bakar minyak (BBM), demi menjaga kenyamanan serta keamanan para pemudik

Sejumlah SPBU yang dipelototi. Antara lain, SPBU Ahmad Dahlan dan SPBU Tebaloan. Kedua SPBU ini berada di ruas jalan nasional semakin menjadi jujugan para pemudik. Kegiatan ini sebagai langkah antisipatif menghadapi lonjakan kebutuhan BBM seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pada puncak arus mudik.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan bahwa pengawasan tidak hanya berfokus pada ketersediaan stok, tetapi juga mencakup kualitas dan akurasi distribusi BBM kepada masyarakat. “Ada tiga jenis pengecekan, jumlahnya, kadarnya, tercampur atau tidaknya dengan air, tiga hal ini sudah kami cek langsung seluruhnya sesuai,” tegas Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution pada Rabu, 18 Maret 2026.

Adapun tiga aspek utama yang menjadi fokus dalam sidak ini meliputi Antisipasi Kelangkaan: Memastikan stok BBM, Kualitas Produk dan Akurasi Takaran. Perwira dua melati di pundak itu menambahkan bahwa kegiatan pengawasan akan terus dilakukan secara intensif selama periode mudik Lebaran, sebagai bagian dari komitmen Polres Gresik dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Kami ingin memastikan masyarakat bisa ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’. Karena itu, pengawasan di lapangan akan terus kami tingkatkan,” ujar alumnus Akpol 2007 ini.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk turut berperan aktif dalam pengawasan. Apabila menemukan indikasi kecurangan atau permasalahan di SPBU, warga dapat segera melapor melalui layanan Call Center 110 (bebas pulsa) maupun layanan aduan “Cak Rama” 0811-8800-2006 yang tersedia di kanal resmi Polres Gresik.

Dengan langkah ini, Polres Gresik berharap seluruh proses distribusi BBM selama masa angkutan lebaran dapat berjalan lancar, sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan mudik dengan aman, nyaman, dan tanpa hambatan. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Polres Gresik Sidak SPBU, Pastikan Kualitas, Volume Takaran BBM untuk Kenyamanan Pemudik Selengkapnya

Pemkab Gelar Mudik Gratis, Bupati Gresik Ingatkan Pemudik untuk Matikan Listrik dan Kompor

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberangkatkan 750 pemudik gratis ke sejumlah kabupaten/kota di Jatim Timur pada Rabu, 18 Maret 2026.

Ratusan pemudik itu berangkat dari halaman Kantor Bupati Gresik dengan menggunakan 15 bus. Program ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Gresik untuk menghadirkan layanan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri. Selain membantu warga pulang kampung tanpa biaya, mudik gratis juga diharapkan membuat perjalanan lebih aman, nyaman, dan tertata.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, program ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat. Menurutnya, mudik bukan sekadar perjalanan pulang, tetapi juga momen penting untuk berkumpul kembali bersama keluarga di kampung halaman.

“Momentum mudik gratis ini menandakan Pemerintah Kabupaten Gresik hadir secara langsung di tengah masyarakat, untuk membantu masyarakat merayakan hari raya di kampung halaman. Harapannya, mudik ini berjalan lancar, para peserta selamat sampai tujuan, dan bisa berlebaran bersama keluarga di kampung halaman,” ujar Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani. 

Ia  mengapresiasi dukungan sejumlah pihak yang ikut berkontribusi dalam pelaksanaan program ini. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi penguat agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. “Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut membantu dan berkontribusi. Mudah-mudahan ini menjadi kontribusi nyata untuk masyarakat Kabupaten Gresik dalam pelaksanaan mudik gratis tahun ini,” imbuhnya.

Adapun tujuh rute tujuan dalam Mudik Gratis 2026 meliputi Gresik-Situbondo-Banyuwangi ; Gresik-Pasuruan-Probolinggo-Lumajang-Jember ; Gresik-Malang-Blitar dab Gresik-Jombang-Kediri-Tulungagung-Trenggalek. Kemudian, Gresik-Madiun-Magetan ; Gresik-Madiun-Ponorogo, serta Gresik-Bojonegoro-Padangan-Ngawi.

Bupati juga mengingatkan para peserta untuk memastikan rumah dalam kondisi aman sebelum ditinggal mudik, mulai dari memeriksa aliran listrik hingga memastikan kompor sudah dimatikan.

Untuk mendukung kenyamanan dan keselamatan perjalanan, Pemerintah Kabupaten Gresik juga menyediakan booth pemeriksaan kesehatan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik bagi para pemudik sebelum keberangkatan. Layanan ini dimanfaatkan untuk memastikan kondisi kesehatan peserta tetap prima sebelum menempuh perjalanan ke kampung halaman. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Pemkab Gelar Mudik Gratis, Bupati Gresik Ingatkan Pemudik untuk Matikan Listrik dan Kompor Selengkapnya

Jaga Kelancaran Arus Mudik, Satlantas Polres Gresik Tertibkan Angkutan Barang

GRESIK,1minute.id – Satuan Polisi Lalu lintas (Satlantas) Gresik melakukan penertiban terhadap kendaraan angkutan barang bersumbu tiga ke atas di kawasan Bundaran Bunder pada Selasa, 17 Maret 2026.

Penertiban dilakukan oleh korp Sabuk Putih, sebutan lain, Polisi Lalu Lintas dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru untuk menjaga kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Petugas melakukan penertiban terhadap kendaraan angkutan barang yang melanggar ketentuan pembatasan operasional selama masa mudik. 

Kegiatan yang dipusatkan di depan Pos Pelayanan (Posyan) Masjid Ahmad Dahlan, kawasan Bunder.  Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin, menegaskan bahwa kegiatan penertiban ini bertujuan menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) selama periode mudik Lebaran.

“Penindakan dilakukan secara humanis namun tetap tegas. Kami memastikan pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 berjalan optimal, terutama dalam mengatur kendaraan angkutan barang yang dibatasi operasionalnya selama masa arus mudik,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Kanit Turjawali bersama Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik memimpin langsung personel di lapangan. Selain melakukan pengawasan, petugas juga memberikan edukasi kepada para pengemudi angkutan barang mengenai pentingnya mematuhi jadwal pembatasan operasional demi kenyamanan bersama di jalan raya.

Bagi pengemudi yang kedapatan melanggar aturan di ruas jalan yang dibatasi, petugas memberikan teguran melalui sistem digital menggunakan Aplikasi Teguran Presisi.

Pendekatan ini dilakukan sebagai bentuk penegakan hukum yang tetap mengedepankan edukasi dan profesionalitas. Kegiatan tersebut melibatkan personel Satgas Kamseltibcar Lantas.

Kehadiran petugas di titik strategis seperti kawasan Bundaran Bunder diharapkan mampu mengurai potensi kepadatan lalu lintas serta menekan risiko kecelakaan yang kerap terjadi akibat aktivitas kendaraan berat pada jam-jam sibuk.

Melalui pengawasan yang intensif ini, Polres Gresik berharap arus mudik dan balik Lebaran dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar sehingga masyarakat dapat sampai ke kampung halaman dengan selamat. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Jaga Kelancaran Arus Mudik, Satlantas Polres Gresik Tertibkan Angkutan Barang Selengkapnya

Jelang Lebaran Kapolres Gresik Sidak Pasar, Stok Aman, Harga Cabai makin “Pedas”

GRESIK,1minute.id – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Gresik AKBP Ramadhan Nasution melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar pada Selasa, 17 Maret 2026.

Sidak untuk memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman serta harga kebutuhan pokok tetap stabil menjelang hari raya Idul Fitri ini, Kapolres AKBP Ramadhan Nasution didampingi Kepala Dinas Koperasi. Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik Darmawan.

Sasaran sidak antara lain, Pasar Baru Gresik di Jalan Gubernur Suryo, Gresik ; Pasar Modern Superindo, Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) hingga rumah potong hewan (RPH) Gresik. 

Hasilnya? Secara umum stok kebutuhan bahan pokok masih dalam kondisi aman dan mencukupi hingga Hari Raya Idul Fitri.

Meski demikian, terdapat kenaikan harga pada sejumlah komoditas, terutama cabai dan bawang, yang dipicu faktor cuaca ekstrem dan tingginya curah hujan sehingga berdampak pada hasil panen petani.

Kepala Dinas Koperindag Gresik Darmawan, menyampaikan bahwa harga bahan pokok di pasaran masih tergolong stabil dan berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Ia juga memastikan distribusi barang berjalan lancar tanpa kendala berarti dari para pedagang. “Dari hasil sidak, harga masih relatif stabil dan stok barang mencukupi. Pedagang juga tidak mengalami kesulitan pasokan, sehingga kebutuhan masyarakat selama Lebaran dipastikan aman,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik ini.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying). Ia menegaskan bahwa ketersediaan bahan pangan masih cukup dan terjamin.

“Kami bersama pemerintah daerah telah turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi riil. Stok masih aman, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir. Kami juga mengingatkan pedagang agar tetap mematuhi HET demi menjaga stabilitas harga,” tegasnya.

Adapun harga rata-rata sejumlah bahan pokok di Gresik, antara lain, beras premium Rp 14.900/kg, beras medium Rp12.600/kg, cabai rawit Rp 90.000/kg, bawang merah Rp35.000/kg, telur Rp 29.000/kg, daging ayam Rp 44.000/kg, dan daging sapi Rp 113.000/kg. Secara umum, harga masih dalam batas wajar meski terdapat fluktuasi pada beberapa komoditas.

Selain itu, hasil sidak di Rumah Potong Hewan menunjukkan bahwa ketersediaan daging sapi dan unggas juga dalam kondisi aman. Pemerintah daerah melalui dinas terkait telah menyiagakan tenaga pemotong untuk memastikan pasokan tetap terjaga selama periode Lebaran. (*)

Editor  : Chusnul Cahyadi 

Jelang Lebaran Kapolres Gresik Sidak Pasar, Stok Aman, Harga Cabai makin “Pedas” Selengkapnya

Bandeng Kawak 19 Kilogram Laku Rp 50 Juta, Bupati Gresik : Ingat Bandeng ya Ingat Kabupaten Gresik 

GRESIK,1minute.id – Kontes Bandeng Kawak berlangsung semarak pada Senin malam, 16 Maret 2026. Ada tiga ekor bandeng seukuran bayi yang ikut kontes yang dihelat di kawasan heritage Bandar Grissee di Jalan Basuki Rahmat, Gresik. Ikan bandeng itu, masing-masing milik Syaifullah Mahdi, petambak asal Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah kembali meraih besar. Bobotnya, 19 kilogram dengan panjang 114 sentimeter. Dalam lelang bandeng seukuran bayi itu laku seharga Rp 50 juta dibeli oleh PT Petrokimia Gresik. 

Posisi runner up diraih Askin, petambak Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah, dengan bandeng berbobot 14 kilogram dan panjang 100 sentimeter dan posisi ketiga diraih  Zainul Abidin dari Desa Watuagung, Kecamatan Bungah, dengan bandeng berbobot 8 kilogram dan panjang 90 sentimeter.

Ketiga petambak ini adalah jawara kontes tahun sebelumnya. Tradisi Pasar dan Kontes Bandeng ini menegaskan diri sebagai perayaan budaya yang hidup dan dinanti oleh masyarakat. Pasar Bandeng masih berlangsung hari ini, Selasa, 17 Maret 2026.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa Pasar Bandeng bukan sekadar tradisi tahunan menjelang Lebaran, melainkan bagian dari identitas budaya yang terus hidup dan dijaga masyarakat Gresik.

“Banyak budaya yang alhamdulillah satu per satu kami arsipkan dan juga kami lestarikan. Mulai dari Rebo Wekasan di Manyar, Malam Selawe di Kebomas, hingga Festival Bandeng Kawak yang hari ini kita rayakan melalui Pasar Bandeng. Ini adalah tradisi budaya yang terus kita jaga,” ujar Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani.

Menurutnya, tradisi seperti Pasar Bandeng tidak hanya penting sebagai warisan budaya, tetapi juga membawa dampak nyata bagi masyarakat. “Festival-festival budaya ini punya multiplier effect, baik secara ekonomi, sosial, maupun budaya. Mudah-mudahan identitas Kabupaten Gresik terus terjaga. Kalau ingat bandeng, ya pasti ingat Kabupaten Gresik,” tegasnya.

Ia juga menyoroti sektor perikanan sebagai salah satu penopang penting pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, dukungan terhadap para petambak terus diperkuat, salah satunya melalui distribusi 9.825 ton pupuk bersubsidi untuk budidaya tambak di Kabupaten Gresik. Pupuk tersebut terdiri dari urea, SP-36, dan pupuk organik, dengan harga sekitar Rp1.800 per kilogram, jauh di bawah harga pasar yang hampir menyentuh Rp10.000 per kilogram.

KIRAB Bandeng Kawak sebelum Kontes dan Lelang Bandeng dalam tradisi Pasar dan Kontes Bandeng Kawak di depan Gedung Nasional Indonesia pada Senin, 16 Maret 2026. Pasar dan Kontes Bandeng telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia oleh Kementerian Kebudayaan pada 2025 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Selamat buat para petani tambak. Mudah-mudahan ini menjadi spirit dan motivasi agar terus membudidayakan bandeng yang ada di Kabupaten Gresik,” tandasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, dalam laporannya menegaskan bahwa Pasar Bandeng bukan hanya agenda budaya tahunan, tetapi juga ruang untuk menjaga kesinambungan tradisi lokal sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.

Sekda menyampaikan bahwa Pasar Bandeng telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia (WBTBI) pada tahun 2025. Penetapan ini mempertegas bahwa Pasar Bandeng bukan sekadar keramaian musiman, melainkan tradisi khas Gresik yang memiliki nilai sejarah, sosial, dan budaya yang terus diwariskan.

Tak hanya itu, pada tahun 2025 Kabupaten Gresik juga mencatat penetapan lima karya budaya sebagai WBTB, yakni Pasar Bandeng, Malam Selawe, Kupat Keteg, Pencak Macan, dan Rebo Wekasan Desa Suci. Deretan penetapan ini memperlihatkan bahwa Gresik tidak hanya merawat tradisi, tetapi juga serius meneguhkan warisan budayanya di tingkat nasional.

Dalam laporannya, Sekda Washil juga menekankan bahwa penyelenggaraan kontes dan lelang bandeng tahun ini diarahkan untuk melestarikan budaya asli Kabupaten Gresik, meningkatkan perekonomian masyarakat, memberi motivasi kepada petani tambak agar semakin giat berbudidaya, serta menghasilkan bandeng berkualitas super.

Sementara itu, Syaifullah Mahdi menuturkan, bandeng berukuran besar memang membutuhkan waktu pemeliharaan yang tidak sebentar. “Kalau melihat tahun-tahun yang lalu, berat bandeng yang kami budidayakan bisa besar. Masa budidayanya sekitar 17 sampai 18 tahun,” ujar Sandi, sapaan, Syaifullah Mahdi. 

Kemeriahan Pasar Bandeng terasa sejak awal acara. Masyarakat memadati lokasi untuk menyaksikan hiburan pembuka, penyambutan tamu, santunan anak yatim, penampilan tari tradisi, hingga rangkaian seremoni budaya yang menghidupkan suasana malam.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan live cooking Chef Rudy Choiruddin dan makan bandeng gratis sebanyak 2.000 porsi untuk masyarakat. Pasar Bandeng 2026 kembali menunjukkan bahwa tradisi di Gresik bukan sekadar dipertahankan, tetapi terus dihidupkan. 

Dari kirab WBTbI, kontes bandeng kawak, hingga lelang yang ramai disambut warga, seluruh rangkaian malam itu menjadi gambaran bagaimana budaya, kebersamaan, dan geliat ekonomi rakyat bertemu dalam satu perayaan khas Gresik. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Bandeng Kawak 19 Kilogram Laku Rp 50 Juta, Bupati Gresik : Ingat Bandeng ya Ingat Kabupaten Gresik  Selengkapnya

Kirab Warisan Budaya Takbenda Indonesia asli Gresik Meriah, Warga Berebut Udik-udikan Ikan Bandeng 

GRESIK1minute.id – Kirab wisata budaya tak benda Indonesia (WBTbI) Gresik berlangsung meriah pada Senin, 16 Maret 2026. Sebanyak lima WBTbI yaitu,  Rabowekasan, Desa Suci, Kecamatan Manyar ; Malem Selawe Ramadan dan Kupat Ketheg, Desa Giri, Kecamatan Kebomas dan Pasar dan Lelang Bandeng Kawak, tradisi yang dipusatkan di pusat ekonomi di Gresik Kota Lama (GKL). Serta, Pencak Macan, Pesisir Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik.

Kirab WBTbI kali pertama ini dilepas oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad didampingi Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif ; Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir; Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, Perwakilan dari Kodim 0817/Gresik serta Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman berlangsung meriah.

Start depan Gedung Nasional Indonesia (GNI) Jalan Panglima Sudirman, lima tradisi seni, budaya dan kuliner khas Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik ini finish di Pendapa Rumah Dinas Bupati Gresik di Alun-Alun Gresik Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik. Sepanjang rute kirab warga berjubel. 

Kirab awalnya berlangsung tertib. Sejumlah penampilan tari Kupat Ketheg dan Pencak Macan menyita perhatian warga. Namun, perjalanan kirab berlangsung riuh ketika Kirab Bandeng Kawak yang berjumlah tiga ekor. Dalam kirab panitia mengklaim menyiapkan seribu ekor ikan bandeng. 

Ribuan ekor bandeng dimasukkan dalam wadah. Bandeng itu rencananya digunakan untuk udik-udikan. Akan tetapi, antusiasme warga yang sangat tinggi, langsung “menyerbu” bandeng. Warga pun saling dorong. Untuk tidak ada yang terluka dalam udik-udikan ikan bandeng itu. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Kirab Warisan Budaya Takbenda Indonesia asli Gresik Meriah, Warga Berebut Udik-udikan Ikan Bandeng  Selengkapnya