Gresik Kondusif, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution Apresiasi Kinerja Anggota

GRESIK,1minute.id – Marhaban Yaa Ramadan. Menjelang bulan suci Ramadan, Kapolres Gresik Ramadhan Nasution memerintahkan jajarannya untuk segera melaksanakan operasi Cipta Kondisi (Cipkon). Operasi Cipkon dilakukan sebagai upaya preventif guna memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Gresik AKBP Ramadhan Nasution saat memimpin apel pagi yang digelar di halaman Mapolres Gresik pada Senin, 9 Februari 2026.

Perwira dua melati itu menyampaikan apresiasi atas kinerja seluruh jajaran yang dinilai berhasil menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Gresik.

“Alhamdulillah, situasi kamtibmas di wilayah Polres Gresik saat ini berjalan dengan baik dan terkendali. Kondisi ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi seluruh personel dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat,” ujar alumnus Akpol 2007 itu. 

Selain aspek keamanan, AKBP Ramadhan Nasution juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan dalam menjaga kebersihan lingkungan kerja. Menurutnya, kerapian dan kebersihan merupakan cerminan profesionalisme anggota Polri, yang harus dimulai dari diri sendiri dan lingkungan sekitar.

Pada kesempatan tersebut, AKBP  Ramadhan turut menyinggung program Gentengisasi sebagai salah satu upaya memperindah estetika wilayah. Program ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik lingkungan, mendukung pengembangan UMKM lokal, sekaligus menciptakan ikon kawasan yang lebih rapi dan berdaya tarik wisata.

Di bidang penegakan hukum, Kapolres menginstruksikan seluruh personel untuk mempelajari serta mensosialisasikan KUHP dan KUHAP terbaru, agar pelaksanaan tugas di lapangan tetap sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Usai apel, Kapolres Gresik didampingi para pejabat utama (PJU) melakukan pemeriksaan mendadak terhadap kendaraan dinas operasional. Pemeriksaan meliputi kelayakan mesin, kelengkapan, hingga kebersihan kendaraan.

“Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana pendukung tugas berada dalam kondisi prima dan siap digunakan kapan pun dibutuhkan demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya. (yad) 

Editor: Chusnul Cahyadi

Gresik Kondusif, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution Apresiasi Kinerja Anggota Selengkapnya

Petrokimia Gresik Gandeng Himbara Implementasi Program Digital SCF untuk Memperkuat Ekosistem Rantai Pasok

GRESIK,1minute.id –  Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, terus memperkuat transformasi bisnis dengan mengimplementasikan program digital Supply Chain Financing (SCF). Program dengan menggandeng Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) ini dirancang untuk memperkuat ekosistem rantai pasok di perusahaan.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo di Gresik, Jawa Timur, baru-baru ini. Dijelaskan Adit, sapaan akrab Adityo Wibowo, SCF merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan pembayaran serta memperkuat ketahanan finansial mitra usaha.

“Implementasi SCF ini juga terbukti mampu mendukung kelancaran pasokan barang dan jasa, sehingga proses produksi dan distribusi ke depan dapat berjalan semakin baik dan lancar dalam upaya melanjutkan swasembada pangan nasional,” ujar Adit.

Ia menambahkan, implementasi SCF juga sejalan dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG) serta komitmen perusahaan dalam membangun kemitraan yang berkelanjutan. Dengan demikian, transformasi ini mampu memperkuat kolaborasi jangka panjang dan meningkatkan daya saing ekosistem usaha Petrokimia Gresik.

Skema SCF ini, jelasnya, memungkinkan mitra kerja memperoleh percepatan pembayaran atas tagihan yang telah terverifikasi dengan biaya pembiayaan yang lebih kompetitif. Dengan peran perusahaan sebagai anchor company, SCF mampu memberikan kepastian arus kas bagi pemasok serta mendukung kelancaran operasional di seluruh ekosistem grup.

Petrokimia Gresik juga sudah mengembangkan skema Supply Chain Financing melalui pemanfaatan sistem digital terintegrasi serta kerja sama dengan lembaga keuangan, agar manfaat SCF dapat dirasakan lebih luas oleh seluruh mitra dalam ekosistem perusahaan.

“Program ini tidak hanya meningkatkan efisiensi internal, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi mitra usaha sebagai bagian penting dari rantai pasok perusahaan,” tutup Adit. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi

Petrokimia Gresik Gandeng Himbara Implementasi Program Digital SCF untuk Memperkuat Ekosistem Rantai Pasok Selengkapnya

Sapa Warga di CFD, Satlantas Polres Gresik Edukasi Budaya Keselamatan di Jalan Raya Sejak Dini

GRESIK,1minute.id – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik menyapa masyarakat melalui aksi simpatik bertajuk “Car Free Day Ceria” di depan gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP)  Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik pada Minggu, 8 Februari 2026.

Suasana Minggu Sehat pun lebih semarak daripada minggu sebelumnya. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Operasi Keselamatan Semeru 2026 yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan berlalu lintas, sekaligus menanamkan budaya keselamatan di jalan raya sejak dini.

Dipimpin langsung oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik Ipda Andreas Dwi Anggoro, personel Satlantas mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif kepada warga. Tak sekadar memberikan imbauan lisan, petugas juga membagikan berbagai perlengkapan keselamatan serta bingkisan menarik kepada pengunjung CFD.

Sejumlah helm standar SNI dibagikan kepada pengendara yang tertib dan kooperatif. Sementara bagi anak-anak, petugas membagikan balon, terompet, dan mainan edukatif sebagai bentuk pengenalan dini tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas sekaligus memperkuat citra Polri sebagai sahabat anak.

Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin, menegaskan bahwa kegiatan di ruang publik seperti CFD dinilai efektif untuk menyampaikan pesan keselamatan secara langsung, santai, dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

“Kegiatan ini kami lakukan untuk membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat. Edukasi tentang keselamatan berlalu lintas kami sampaikan dengan cara yang menyenangkan, namun tetap memiliki makna dan dampak,” ujar AKP Nur Arifin.

Korp Sabuk Putih ini berharap kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat sehingga mampu menekan angka pelanggaran dan kecelakaan. Keselamatan di jalan raya, menurutnya, bukan semata soal kepatuhan terhadap aturan, tetapi kebutuhan bersama demi melindungi diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Sapa Warga di CFD, Satlantas Polres Gresik Edukasi Budaya Keselamatan di Jalan Raya Sejak Dini Selengkapnya

Pemerintah Dikabarkan akan Melanjutkan Pembangunan Tanggul Parapet Kali Lamong di Desa Jono 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah akan melanjutkan pembangunan bangunan tanggul parapet di Desa Jono, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Rencana pembangunan tanggul itu diungkapkan oleh Asrun, Kepala Desa Jono.

Menurut Asrun, warga sangat senang mendapatkan kabar pembangunan tanggul parapet di Desa Jono akan dilanjutkan pada 2026. “Saat ini, yang belum di tanggul panjang sekitar 600 meteran. Saya dapat kabar pembangunan akan dilanjutkan tahun ini. Semoga terealisasi,” kata Asrun ditemui usai aksi penanaman pohon kolaborasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik, Pemkab Gresik dan perusahaan di bantaran Kali Lamong pada Senin, 2 Februari 2026 lalu.

Desa Jono, satu dari puluhan desa yang berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Lamong menjadi langganan banjir yang sudah puluhan tahun. Setiap musim rendeng warga dikhawatirkan Kali Lamong meluap. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan akan berlangsung hingga Maret 2026. Pada April – September 2026 memasuki musim kemarau. Fonomena global seperti  El Nino dan La Nina 2026 diperkirakan tidak aktif hingga akhir 2026 sehingga pola musim relatif stabil. 

Asrun, memperkirakan musim akan memasuki masa puncak sekitar Maret 2026 nanti. “Pengalaman tahun-tahun sebelumnya, bulan Maret biasanya intensitas hujan tinggi,” ujarnya. Ia bersama warga selalu waspada adanya bencana banjir tahunan itu. Apalagi, saat ini belum semua tanggul permanen. “Kabar yang saya terima Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo akan melanjutkan pembangunan tanggul parapet tahun ini. Semoga bisa teraliasasi,” ujarnya.  

Penuntasan pembangunan tanggul akan membuat warga Desa Jono tidak khawatir di saat musim hujan. Puluhan tahun terdampak banjir Kali Lamong. Sejak 2021, Pemerintah pusat dan Pemkab Gresik normalisasi Kali Lamong menjadi salah satu prioritas. BBWS Bengawan Solo berfokus membangun tanggul parapet daerah aliran sungai (DAS) Kali Lamong, antara lain, Desa Jono, Kecamatan Cerme.

Sedangkan, Pemkab Gresik berfokus melakukan normalisasi Kali Lamong. Pengerukan akibat sendimentasi membuat Kali Lamong dangkal dan menyempit. Normalisasi dilakukan sepanjang sekitar 58 kilometer. Selain normalisasi, Pemkab Gresik juga membangun kolam retensi alias retarding basing di Desa Tambakberas, Kecamatan Cerme. Kali Lamong tetap meluber, tapi, intensitas waktu lebih cepat daripada sebelum adanya normalisasi.

Asrun bercerita suka dan duka warganya. Ia mengatakan sebelum dilakukan normalisasi tanggul Kali Lamong di Desa Jono pernah jebol. Akibatnya, Desa Tambakberas “tenggelam” cukup lama. Ikan bandeng dan udang hanyut. “Warga Saya bisa milih ikan untuk di masak. Karena ikan hanyut masuk ke perkampungan,” cerita Nasrun sambil tersenyum. 

Ia melanjutkan, suatu hari, di bulan Puasa, ada tanggul di Desa Jono rawan jebol. Warga sudah melakukan kerjabakti seharian sehingga tenaga terkuras habis. Warga Desa Tambakberas yang membantu penguatan tanggul. Kalau tanggul jebol, warga Desa Tambakberas akan terdampak parah. (yad) 

Editor : Chusnul Cahyadi

Pemerintah Dikabarkan akan Melanjutkan Pembangunan Tanggul Parapet Kali Lamong di Desa Jono  Selengkapnya

Jelang Ramadan, Satgas Pangan Polres Gresik Pastikan Stok Bapokting Aman, Harga Stabil

GRESIK,1minute.id – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Gresik melakukan pengecekan langsung ketersediaan stok dan stabilitas harga Bahan Pokok Penting (Bapokting) di Pasar Baru Gresik, Jalan Gubernur Suryo, Gresik pada Jumat, 6 Februari 2026.

Kegiatan yang dipimpin oleh Kanit IV Pidana Ekonomi (Pidek) Satreskrim Polres Gresik Iptu Luthfi Hadi Nugroho, bersama sejumlah personel Satreskrim ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat tetap aman serta mencegah terjadinya lonjakan harga menjelang bulan suci, Ramadan.

Dari hasil pemantauan di lapangan, Satgas Pangan memastikan stok Bapokting, dulu dengan istilah, sembilan bahan pokok (sembako) di Pasar Baru Gresik dalam kondisi aman dan tersedia. 

Adapun harga sejumlah komoditas pangan terpantau relatif stabil, di antaranya beras premium Rp14.900 per kilogram, beras medium Rp 12.600 per kilogram, gula pasir Rp 16.500 per kilogram, minyak goreng MinyaKita Rp15.700 per liter, serta minyak goreng premium Rp 19.500 per liter.

Sementara untuk komoditas protein hewani, harga daging sapi tercatat Rp108.000 per kilogram, daging ayam ras Rp 39.000 per kilogram, dan telur ayam ras Rp 27.000 per kilogram. Untuk komoditas sayuran, bawang merah dan bawang putih masing-masing berada di kisaran Rp35.000 per kilogram. Sedangkan harga cabai bervariasi, yakni cabai rawit merah Rp 78.000 per kilogram, cabai merah keriting Rp 40.000 per kilogram, dan cabai merah besar Rp 25.000 per kilogram.

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya menjelaskan, tingginya harga cabai rawit merah dipengaruhi oleh harga beli pedagang yang sudah berada di atas Harga Acuan Penjualan (HAP). Pasalnya, sebagian besar pasokan cabai di Pasar Baru Gresik didatangkan dari Pasar Keputran Surabaya dengan harga pembelian mencapai Rp 73.000 per kilogram.

Selain itu, kenaikan harga cabai dalam beberapa hari terakhir juga dipicu oleh curah hujan yang cukup tinggi. Kondisi tersebut menyebabkan cabai mudah busuk dan berdampak pada menurunnya hasil panen, sehingga pasokan menjadi terbatas. “Namun secara umum, stok Bapokting di Kabupaten Gresik masih aman dan tidak ditemukan adanya kelangkaan,” tegas AKP Arya Widjaya.

Polres Gresik melalui Satgas Pangan akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman dan tenang. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Jelang Ramadan, Satgas Pangan Polres Gresik Pastikan Stok Bapokting Aman, Harga Stabil Selengkapnya

Jalankan Arahan Presiden Prabowo, Bupati dan Forkopimda Gresik Gelar Aksi Bersih Pantai Delegan dari Sampah Plastik 

GRESIK1minute.id –  Pantai Delegan menjadi center poin aksi bersih-bersih pantai yang dilakukan oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Gresik pada Jumat, 6 Februari 2026.

Bersih-bersih pantai dari.sampah plastik dan limbah rumah tangga yang berpotensi mencemari salah satu destinasi wisata alam favorit di Kota Industri, sebutan lain, Kabupaten Gresik ini dipimpin langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Zam Zam Ikhwan, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, dan ratusan peserta lainnya membuat wisata alam dengan pasir putih berada di Desa Delegan, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik ini lebih riuh. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang kemudian direspon melalui komitmen bersama Forkopimda dan seluruh perangkat daerah di Kabupaten Gresik. 

“Ini menegaskan bahwa isu kebersihan lingkungan, khususnya kawasan pesisir dan laut bukan lagi hal kecil. Melainkan prioritas nasional yang harus kita dukung secara nyata di daerah,” ungkap Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani. 

Ia juga menekankan, bahwa kebersihan lingkungan wisata bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau pengelola, melainkan tanggung jawab bersama. “Lingkungan yang bersih akan memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat dan meningkatkan daya tarik wisata secara berkelanjutan,” ujar Magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya itu.

Pihaknya menambahkan, Pantai Dalegan merupakan merupakan salah satu ikon wisata Kabupaten Gresik. Menurut dirinya, tempat ini bukan hanya destinasi rekreasi, tetapi juga sumber penghidupan masyarakat serta wajah daerah yang dilihat oleh pengunjung.  “2Jika lingkungannya bersih, masyarakat sehat, wisata berkembang dan ekonomi bergerak. Sebaliknya, jika kita abai dampaknya akan kembali kepada kita semua,” tuturnya. 

Ia memastikan pengelolaan sampah laut yang terbawa ke pesisir tetap terkendali agar kawasan wisata tetap asri. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sebagai bagian dari pengembangan pariwisata berkelanjutan. “Saya berharap, gerakan seperti ini terus berlanjut, dan menjadi kebiasaan rutin. Sehingga Gresik benar benar dikenal sebagai kabupaten yang bersih, sehat dan nyaman,” harap mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Lebih lanjut, Gus Yani mengungkapkan selain tempat wisata, agenda ini juga sebagai silaturahmi dan aksi mulia yang bisa diagendakan secara rutin. Bisa dilaksanakan di wisata religi, Alun-alun maupun tempat ibadah dan tempat umum lainnya dalam menjaga kelestarian yang banyak dampaknya terhadap masyarakat. 

“Pariwisata bukan hanya soal keindahan alam, tapi juga soal kenyamanan, keamanan, dan kebersihan lingkungan. Aksi hari ini harus menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan adalah budaya dan tanggung jawab bersama,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengatakan, aksi bersih pantai ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menjaga ikon pariwisata Kabupaten Gresik agar tetap bersih, sehat, dan nyaman bagi pengunjung.

“Fokus kami hari ini adalah menjaga kebersihan Pantai Delegan sebagai salah satu destinasi unggulan Gresik. Lingkungan yang bersih bukan hanya soal kenyamanan wisatawan, tetapi juga tentang menjaga ekosistem pesisir agar tetap lestari,” ujarnya di sela kegiatan.

Selain membersihkan sampah plastik, petugas gabungan juga mengangkat limbah domestik yang berpotensi merusak ekosistem laut dan mempercepat abrasi pantai. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana edukasi kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah ke laut. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Jalankan Arahan Presiden Prabowo, Bupati dan Forkopimda Gresik Gelar Aksi Bersih Pantai Delegan dari Sampah Plastik  Selengkapnya

Polres Gresik Bagikan Helm ke Pengayuh Becak Listrik 

GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution membagikan puluhan helm kepada pengayuh becak listrik di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Rabu, 4 Februari 2026.  Pembagian helm gratis ini sebagai komitmen Polres Gresik dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas terus diwujudkan melalui langkah nyata dan humanis ini bagian dari Operasi Keselamatan Semeru 2026. 

AKBP Ramadhan Nasution beserta jajaran secara langsung menyerahkan empat helm berstandar nasional (SNI) kepada pengemudi becak listrik roda tiga, yang merupakan kendaraan bantuan dari Presiden Prabowo Subianto. Selain helm, petugas juga membagikan brosur berisi imbauan keselamatan berlalu lintas sebagai sarana edukasi kepada para pengguna jalan.

AKBP Ramadhan Nasution menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pendekatan persuasif Polri dalam membangun kesadaran keselamatan berkendara, khususnya bagi pengemudi kendaraan dengan mobilitas tinggi di jalan raya. 

“Langkah ini kami lakukan secara humanis agar para pengemudi becak listrik tetap terlindungi saat beraktivitas. Keselamatan pengguna jalan merupakan prioritas utama dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026,” ujar Kapolres AKBP Ramadhan Nasution yang didampingi Pejabat Utama Polres Gresik, di antaranya, Kasat Lantas AKP Nur Arifin, Kasat Binmas AKP A. Nasution, serta Kasi Humas Iptu Hepi Muslih Riza.

Aksi simpatik tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Para pengemudi becak listrik menyambut baik perhatian yang diberikan oleh jajaran Polres Gresik. Salah satu penerima helm mengaku terbantu dan merasa lebih aman saat bekerja di jalan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolres dan jajaran. Helm ini sangat bermanfaat dan menjadi pengingat bagi kami agar selalu tertib serta mengutamakan keselamatan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Polres Gresik berharap pesan keselamatan berlalu lintas dapat tersampaikan secara luas, sekaligus menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat demi mewujudkan Kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif.

Seperti diberitakan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyerahkan 200 unit becak listrik bantuan dari Presiden Prabowo Subianto kepada pengayuh becak. Pemkab Gresik akan membangun sejumlah tempat pengisian baterai kendaraan listrik untuk para pengemudi becak yang mayoritas lanjut usia (lansia). Kini, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution membagikan helm. Sehingga, para pengemudi becak listrik semakin semringah. (yad)

Polres Gresik Bagikan Helm ke Pengayuh Becak Listrik  Selengkapnya

Korbinmas Baharkam Polri : Setiap Anggota adalah Wajah Terdepan Polri di Tengah Masyarakat

GRESIK,1minute.id – Sebagai ujung tombak Polri dalam membangun kemitraan dengan masyarakat, peran Bhabinkamtibmas dituntut semakin adaptif dan responsif terhadap dinamika sosial yang berkembang. 

Hal itu diungkapkan oleh Dirbintibmas Korbinmas Baharkam Polri, Brigjen Pol. M. Syafirudin dalam Pembinaan dan Evaluasi (Binev) Bhabinkamtibmas Tahun Anggaran 2026 di Aula Rupatama SAR Lantai 3 Polres Gresik pada Rabu, 4 Februari 2026. 

Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa Polmas bukan semata tugas fungsi Binmas, melainkan menjadi identitas dan tanggung jawab seluruh anggota Polri.

“Setiap anggota Polres Gresik adalah wajah terdepan Polri di tengah masyarakat. Polmas harus melekat pada setiap personel, kapan pun dan di mana pun. Kita semua adalah pengemban fungsi pembinaan masyarakat yang wajib menyampaikan informasi positif serta mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini,” tegas Brigjen Pol. M. Syafirudin.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjadikan tugas kepolisian sebagai amanah mulia. Menurutnya, pengabdian yang dilandasi keikhlasan akan bermuara pada pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan pembinaan dan evaluasi dari Korbinmas Baharkam Polri. Ia berharap seluruh Bhabinkamtibmas dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas di desa binaan masing-masing.

“Evaluasi ini diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh personel Bhabinkamtibmas untuk terus menambah wawasan dan kemampuan dalam melayani masyarakat. “Arahan dari tim supervisi sangat penting agar pelaksanaan tugas pemeliharaan kamtibmas di Kabupaten Gresik berjalan semakin optimal dan profesional,” ungkap alumnus Akpol 2007 itu.

Tak hanya berisi pengarahan, kegiatan juga dirangkai dengan sesi diskusi interaktif. Dalam forum tersebut, para Bhabinkamtibmas menyampaikan berbagai kendala dan tantangan yang dihadapi di lapangan. Selain itu, tim juga melakukan pengecekan sarana dan prasarana, khususnya kendaraan operasional Bhabinkamtibmas, guna memastikan kesiapan mobilitas personel dalam merespons cepat setiap laporan dan permasalahan warga.

Melalui kegiatan pembinaan dan evaluasi ini, Korbinmas Baharkam Polri berharap Bhabinkamtibmas Polres Gresik semakin profesional dan mampu menjadi problem solver yang andal, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Jawa Timur. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi

Korbinmas Baharkam Polri : Setiap Anggota adalah Wajah Terdepan Polri di Tengah Masyarakat Selengkapnya

Pecahkan Rekor, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Serahkan Ratusan Unit Becak Listrik dari Presiden Prabowo untuk Pengayuh Becak Lansia

GRESIK,1minute.id –  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyerahkan bantuan 200 unit becak listrik dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kepada para pembecak lansia di Kabupaten Gresik. Penyerahan bantuan secara simbolis dipusatkan di Rumah Dinas Wakil Bupati Gresik di Kawasan Heritage Bandar Grissee di Jalan Basuki Rahmat,  Gresik pada Rabu, 4 Februari 2026.

Dalam kegiatan ini, Bupati Yani didampingi Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) Firman Dahlan dan Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif. Ratusan unit becak listrik dibagikan secara gratis kepada para pembecak berusia 55 tahun ke atas. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap para pekerja sektor informal yang masih menggantungkan hidupnya dari menarik becak di usia senja.

Bupati Fandi Akhmad Yani menyampaikan apresiasi atas perhatian Presiden Republik Indonesia kepada masyarakat kecil. Menurutnya, bantuan becak listrik ini merupakan wujud nyata kehadiran negara yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. “Apa yang dilakukan Bapak Presiden merupakan tindakan yang sangat mulia. Ini adalah bentuk aksi kemanusiaan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, tanpa harus melalui proses birokrasi yang panjang,” ujar Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani. 

Ia juga menjelaskan bahwa setiap becak listrik dilengkapi dengan garansi selama satu tahun. Selain itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik akan menyiapkan fasilitas stasiun pengisian daya yang akan disebar di beberapa titik untuk mendukung operasional becak listrik tersebut.

“Kami berharap program ini juga dapat mendukung sektor pariwisata, dengan didukung jalur yang aman bagi pengemudi becak listrik yang sebelumnya telah mendapatkan pelatihan,” tegas mantan Ketua DPRD Gresik ini.

Sementara itu, Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha Yayasan GSN, Firman Dahlan menjelaskan bahwa program bantuan becak listrik ini sejatinya telah dirancang jauh hari. Program tersebut bahkan telah disiapkan sebelum Prabowo Subianto menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia. Program ini lahir dari kepedulian terhadap kondisi para pengemudi becak lansia yang hingga kini masih bertahan di profesinya demi memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.

“Mengayuh becak manual tentu sangat berat bagi mereka yang usianya sudah di atas 55 tahun. Melalui bantuan ini, Bapak Presiden ingin menghadirkan kemudahan dan perhatian agar para lansia tetap bisa bekerja, tetap bersemangat mencari penghasilan, tetap bermartabat, serta mampu bersaing dengan moda transportasi modern,” ujarnya.

Firman menambahkan, jumlah bantuan becak listrik yang disalurkan di Kabupaten Gresik tergolong besar dibandingkan daerah lain yang rata-rata menerima antara 25 hingga 100 unit. Meski demikian, ia mengakui masih banyak pembecak yang membutuhkan bantuan serupa. “Mudah-mudahan ke depan masih ada tambahan. Saat ini distribusi masih terbatas karena kendala produksi,” jelasnya.

Salah satu penerima bantuan, Saryudi, 73, mengaku sangat bersyukur atas bantuan becak listrik yang diterimanya. Selama puluhan tahun, ia menggantungkan hidup dari menarik becak secara konvensional dengan mangkal di sekitar Alun-Alun dan Masjid Jamik, dari pagi hingga malam hari.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur mendapat bantuan becak listrik dari Pak Prabowo. Ini sangat membantu,” ungkapnya. Menurutnya, sepanjang hidupnya sebagai pembecak, baru kali ini ia menerima bantuan alat transportasi dari pemerintah. Ia menilai bantuan tersebut bukan hanya meringankan beban fisik, tetapi juga menjadi bukti nyata perhatian negara kepada masyarakat kecil.

Sebelumnya, Saryudi mengaku masih mampu menyisakan penghasilan sekitar Rp 50 ribu hingga Rp100 ribu per hari setelah bekerja dari pagi hingga selesai salat Isya. Namun seiring bertambahnya usia dan berkurangnya penumpang, penghasilan tersebut kini tak lagi menentu. Dengan adanya becak listrik, ia berharap dapat bekerja lebih nyaman dan tetap produktif tanpa harus memaksakan tenaga.

Usai penyerahan bantuan, kegiatan dilanjutkan dengan konvoi becak listrik yang diikuti para penerima bantuan sebagai simbol dimulainya penggunaan becak listrik secara resmi di Kabupaten Gresik. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi

Pecahkan Rekor, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Serahkan Ratusan Unit Becak Listrik dari Presiden Prabowo untuk Pengayuh Becak Lansia Selengkapnya

Smamio GKB Gresik Gelar Supercamp UTBK 2026, Ready in Mind, Solid in Team

GRESIK,1minute.id – SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik menggelar kegiatan Supercamp UTBK 2026 dengan mengusung tema “Ready in Mind, Solid in Team”. Kegiatan ini dilaksanakan di Blessing Hills, Trawas, Kabupaten Mojokerto selama dua hari, Selasa dan Rabu, 3-4 Februari 2026.

Kegiatan diikuti oleh seluruh siswa kelas XII dengan didampingi 11 guru pendamping. Suasana udara sejuk khas pegunungan Trawas menyelimuti rangkaian kegiatan, menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan menyenangkan. 

Antusiasme siswa terlihat jelas sepanjang kegiatan. Mereka merasa lebih semangat karena mengerjakan soal ujian tulis berbasis komputer (UTBK) di luar kelas dan di luar lingkungan sekolah. “Belajar UTBK di alam terbuka itu seru dan tidak membosankan. Kami jadi lebih fokus, rileks, dan termotivasi untuk menghadapi UTBK nanti,” kata salah siswa.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Dr. Anis Shofatun, menyampaikan bahwa Supercamp UTBK ini dirancang sebagai bentuk persiapan komprehensif bagi siswa dalam menghadapi UTBK yang akan berlangsung pada April 2026. “Kegiatan Supercamp ini untuk mempersiapkan siswa menghadapi UTBK bulan April 2026 baik secara akademik, mental, dan spiritual,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pemantapan UTBK dalam Supercamp dikemas secara menarik dan interaktif. Beberapa kegiatan unggulan antara lain UTBK Escape Roomdan Battle of Brain, yang dipadukan dengan pelaksanaan pretest dan posttest. “Hal ini bertujuan untuk melihat posisi kemampuan mereka saat ini, materi apa yang masih lemah dan bagian mana yang sudah kuat. Sehingga dalam dua bulan ke depan menuju SNBT, sekolah dapat memberikan treatment yang tepat,” lanjutnya.

Kegiatan outdoor learning dengan nuansa alam yang menyejukkan ini diharapkan mampu meningkatkan daya nalar siswa serta membuat mereka semakin familiar dengan pola soal UTBK. “Dengan suasana yang berbeda, siswa diharapkan lebih rileks namun tetap fokus dalam belajar,” pungkas Dr. Anis. (yad)

Penulis : Fitri Dewi Sundari | Editor: Chusnul Cahyadi 

Smamio GKB Gresik Gelar Supercamp UTBK 2026, Ready in Mind, Solid in Team Selengkapnya