BKPSDM Gresik Laporkan Terduga Pelaku Penipuan Rekrutmen ASN ke Polres Gresik 

GRESIK,1minute.id – Kepala BKPSDM Kabupaten Gresik Agung Endro Dwi Setyo Utomo mendatangi Kantor Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Gresik pada Jumat, 10 April 2026. Agung didampingi oleh Kepala Bagian Hukum Pemkab Gresik Muhammad Rum Pramudya serta sejumlah stafnya. 

Laporan tersebut diterima oleh Kanit III Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Gresik Iptu Komang Andhika Haditya Prabu. Agung melaporkan terduga pelaku yang identitas masih dirahasiakan atas dugaan pemalsuan SK pengangkatan PNS dan PPPK. Kemudian, pemalsuan tanda tangan dan stempel dalam dokumen SK Bupati.

“Yang kami laporkan dari sisi pemalsuan dokumennya. Para korban yang melapor ke kami ada sembilan orang, namun yang memiliki dokumen palsu sebanyak enam orang,” ujarnya kepada wartawan pada Jumat, 10 April 2026. 

Sementara itu, sejumlah korban dugaan penipuan rekrutmen ASN masih belum melapor ke Polres Gresik. Dugaan penipuan rekrutmen ASN ini terbongkar setelah seorang perempuan berinisial ME mendatangi Kantor Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Gresik pada Senin, 6 April 2026.

Perempuan kelahiran 2000 atau 26 tahun ini memakai seragam, Pakaian Dinas Harian (PDH) berwarna keki itu membawa SK pengangkatan PNS dengan golongan III dan membawa Surat Perintah Melaksanakan Tugas (SPMT). Kedua surat itu, foto kopian dengan legalisir tanda tangan basah dan stempel. 

Kabag Prokopim Setda Gresik Imam Basuki dan sejumlah anak buahnya melakukan verifikasi SK san SPMT. Ada sejumlah kejanggalan, antara lain, format SK PNS dan SMPT tertanggal 23 Februari 2024. Korban ME mengaku baru menerima pada Kamis, 2 April 2026.

Ketika ditanya jabatan fungsional umum (JFU), perempuan berhijab itu gelagapan. Sejumlah kecurigaan itu, akhirnya Kabag Prokopim Setda Gresik Imbas meminta staf mengantar ME ke BKPSDM. Ternyata, di bagian ruang tunggu sudah ada ME..ME..lainnya. Mereka ada yang sempat mengikuti upacara Senin pagi, ada juga yang diantar orang tuanya. 

Di kantor BKPSDM Gresik, sembilan korban dilakukan pendataan. Mereka mendapatkan SK PNS dan PPPK dengan penempatan, antara lain, Kantor Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim), Kantor Organisasi dan Tata Laksana (Orta), Kantor Bagian Umum hingga Dinas Sosial. 

Di BKPSDM juga mereka “menyanyi” telah menyetorkan sejumlah uang kepada oknum pelaku. Nominal bervariasi antara Rp 70 juta hingga Rp 150 juta, dengan iming-iming dapat diloloskan menjadi ASN tanpa melalui prosedur resmi. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

BKPSDM Gresik Laporkan Terduga Pelaku Penipuan Rekrutmen ASN ke Polres Gresik  Selengkapnya

Bupati Gresik Dampingi Mendag Resmikan Pasar Sidayu, Pasar Tradisional Modern Dilengkapi RTH, Dorong Transaksi Digital 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mendampingi Menteri Perdagangan (Mendag) RI Budi Santoso meresmikan revitalisasi Pasar Tematik Industri Sidayu pada Jumat, 10 April 2026. Revitalisasi pasar berlokasi di Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu ini bertujuan meningkatkan kenyamanan bertransaksi dan mendorong perekonomian lokal. 

Pasar Sidayu yang memiliki nilai historis tinggi ini terbakar pada 30 Januari 2022 lalu. Konon, pasar ini  dibangun pada masa kejayaan Kanjeng Sepuh, Adipati Sidayu yang makamnya di kompleks Masjid Jamik Sidayu yang lokasi sisi barat dari Alun-alun Sidayu itu.

Pasar Tematik Industri Sidayu, hasil revitalisasi ini terdapat 538 stan dan pedagang. Adapun komoditas yang dijual di antaranya barang kebutuhan pokok, sayuran, jajanan pasar, pakaian, sepatu, tas, dan peralatan rumah tangga. Peresmian pasar ini diharapkan memperkuat tata kelola pasar tradisional agar lebih bersih dan modern.

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan, kebersihan pasar menjadi faktor penting agar pasar rakyat tetap menjadi pilihan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Menurutnya, kondisi pasar yang bersih juga dapat mendorong aktivitas ekonomi dan wisata kuliner di kawasan pasar.

Dikatakan, pemerintah menggencarkan Gerakan Nasional Membersihkan Pasar Nusantara (Gernas Mapan), untuk menciptakan pasar rakyat yang bersih dan sehat guna meningkatkan kenyamanan serta menarik minat warga untuk berbelanja di pasar tradisional. Gerakan ini melibatkan Kementerian Perdagangan, Kementerian Lingkungan Hidup, Polri dan pemerintah daerah.

“Kita ada namanya Gernas Mapan, Gerakan Nasional untuk membersihkan pasar nasional. Jadi kita ingin pasar-pasar tradisional itu harus bersih, tidak becek, tidak bau,” harapnya. Mendag Budi Santoso juga mengajak masyarakat untuk mendukung Gerakan Nasional Membersihkan Pasar Nusantara (Gernas Mapan). Gerakan ini dirancang untuk mengubah wajah pasar tradisional di seluruh Indonesia, dimulai dari perilaku pedagang hingga pemenuhan sarana kebersihan.

“Peningkatan kebersihan pasar tidak hanya berdampak pada kesehatan lingkungan. Tetapi juga berpotensi meningkatkan jumlah pengunjung dan aktivitas perdagangan di pasar tradisional,” tutur mendag Budi. 

Mendag Budi Santoso, juga mendorong agar pasar rakyat mulai beradaptasi dengan ekosistem digital. Ia menjelaskan, bahwa di era digital, pedagang pasar harus mulai belajar berjualan secara daring (online) untuk menjangkau konsumen yang memilih berbelanja dari rumah. Perpaduan antara pembeli yang datang langsung dan pembeli daring akan meningkatkan pendapatan pedagang.

“Pasar ini memiliki unsur cagar budaya dan potensi wisata kuliner. Syarat utamanya adalah harus bersih dan tidak bau. Kita ajarkan pasar rakyat untuk berjualan online agar bisa bersaing dan mengikuti perkembangan teknologi yang ada,” harapnya.

“Kami tidak hanya membangun fisik, tapi juga manajemen sampahnya harus dikelola dengan baik. Saya juga mengapresiasi harga kebutuhan pokok di sini yang terjaga dengan baik, harapannya stabilitas ini terus dipertahankan,” tandasnya. 

Di tempat sama, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, menambahkan, pasar Tematik Industri Sidayu menjadi pusat perekonomian di wilayah utara yang mengampu dari Kecamatan Panceng, Ujungpangkah, Dukun dan Bungah. “Revitalisasi pasar ini menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kemendag Tahun Anggaran (TA) 2025 senilai Rp 30 Miliar,” ujar Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani. 

Bupati Yani menjelaskan, revitalisasi ini menghadirkan fasilitas baru yang sebelumnya belum ada seperti ruang terbuka hijau yang memberikan kenyamanan dan kesejukan. Serta Plaza yang bisa dimanfaatkan sebagai ruang pameran dan kegiatan masyarakat. 

“Saya berharap, dengan bangunan yang lebih representatif ini pedagang dan pembeli bisa lebih nyaman dalam melakukan transaksi. Revitalisasi tersebut diharapkan, menjadi ikon baru perekonomian Gresik, dan mendukung keberlanjutan UMKM sekaligus memperkuat peran pasar di era digital,” imbuh mantan Ketua DPRD Gresik ini.

Menteri Perdagangan Budi Santoso didampingi Bupati Fandi Akhmad Yani dan Wabup Asluchul Alif memborong sejumlah bahan pokok di Pasar Tematik Industri Sidayu. Tak tanggung-tanggung Mendag Budi Santoso membeli telur, cabai, sayur hingga minyak sebelum prosesi peresmian pasar yang dikenal warga Gresik Utara sebagai Pasar Pahing. Tak hanya memborong sejumlah bahan pokok, Budi Santoso juga menyempatkan berkeliling meninjau pasar. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Bupati Gresik Dampingi Mendag Resmikan Pasar Sidayu, Pasar Tradisional Modern Dilengkapi RTH, Dorong Transaksi Digital  Selengkapnya

Pemkab Gresik Berikan Pendampingan Hukum kepada Korban Dugaan Penipuan Rekrutmen ASN 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memberikan pendampingan hukum kepada para korban dugaan penipuan rekrutmen pegawai negeri sipil.  Kasus ini terungkap pada Senin, 6 April 2026.

Sebanyak 9 orang korban mendatangi sejumlah kantor organisasi Perangkat Daerah (OPD). Antara lain, Kantor Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim), Kantor Organisasi dan Tata Laksana (Orta), Kantor Bagian Umum hingga Dinas Sosial. Mereka datang memakai pakaian dinas harian (PDH) berwarna keki. Mereka ada juga sempat mengikuti upacara pagi.

Mereka mendatangi kantor itu sambil membawa surat keputusan (SK) pengangkatan PNS dan PPPK yang diduga kuat palsu. Para korban dugaan penipuan rekrutmen pegawai negeri itu kemudian dibawah ke kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Gresik.

Dari hasil verifikasi awal, ditemukan sejumlah kejanggalan, mulai dari ketidaksesuaian alur administrasi, format dokumen, hingga mekanisme penempatan. Surat Keputusan (SK) pengangkatan PNS dan PPPK tersebut mencantumkan Surat Perintah Melaksanakan Tugas (SPMT) tertanggal 23 Februari 2024, namun baru diterima korban pada April 2026.

Dalam pertemuan di kantor BKPSDM Gresik, para korban berjumlah sembilan orang itu mengaku telah menyetorkan sejumlah uang kepada oknum pelaku dengan nominal bervariasi antara Rp 70 juta hingga Rp 150 juta, dengan iming-iming dapat diloloskan menjadi ASN tanpa melalui prosedur resmi.

Sebagai bentuk kehadiran pemerintah, BKPSDM mengundang seluruh korban untuk diberikan pendampingan, termasuk fasilitasi pelaporan kepada aparat penegak hukum pada Kamis, 9 April 2026. Pemerintah Kabupaten Gresik memastikan akan mengawal proses ini hingga ke ranah hukum guna memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Kepala BKPSDM Kabupaten Gresik Agung Endro Dwi Setyo Utomo, menegaskan bahwa sistem rekrutmen ASN telah terintegrasi secara nasional melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN). “Seluruh proses pendaftaran dan seleksi ASN dilakukan secara resmi melalui portal SSCASN milik BKN. Di luar mekanisme tersebut dapat dipastikan tidak resmi,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Gresik tidak membuka rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Lebih lanjut, ia mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan instansi pemerintah.

“Pemerintah Kabupaten Gresik tidak hanya melakukan pendampingan kepada korban, tetapi juga mengajak masyarakat untuk lebih waspada dengan selalu memverifikasi setiap informasi terkait kepegawaian. Kami menyediakan kanal resmi untuk pengecekan keabsahan NIP melalui website BKPSDM. Jangan mudah percaya pada oknum yang menjanjikan kelulusan ASN di luar prosedur resmi,” pungkas Agung Endro Dwi Setyo Utomo.

Sebagai langkah preventif, masyarakat diimbau untuk melakukan pengecekan keabsahan data kepegawaian, termasuk Nomor Induk Pegawai (NIP), melalui laman resmi BKPSDM Kabupaten Gresik pada menu Informasi Publik – Validasi NIP ASN:

https://bkpsdm.gresikkab.go.id/pages/validasi-nip-asn-kabupaten-gresik

Perlu diketahui, layanan validasi NIP tersebut hanya dapat digunakan untuk memverifikasi data ASN yang berada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik, dan tidak dapat digunakan untuk pengecekan data ASN dari instansi atau daerah lain.

Pemkab Gresik mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta memastikan setiap informasi diperoleh melalui kanal resmi pemerintah guna menghindari praktik penipuan serupa. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Pemkab Gresik Berikan Pendampingan Hukum kepada Korban Dugaan Penipuan Rekrutmen ASN  Selengkapnya

Kapolres Gresik Kunjungi SLB Kemala Bhayangkari, Tumbuhkan Semangat Belajar Anak Berkebutuhan Khusus 

GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengunjungi SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik pada Kamis, 9 April 2026. Kunjungan tersebut menjadi momen berkesan yang tak hanya menghadirkan keceriaan, tetapi juga menumbuhkan semangat baru bagi anak-anak istimewa dalam menempuh pendidikan.

Kehadiran Kapolres AKBP Ramadhan Nasution sebagai wujud nyata kepedulian terhadap pendidikan inklusif. Dengan penuh perhatian, ia meninjau langsung proses belajar mengajar guna memastikan para siswa mendapatkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, serta mendukung tumbuh kembang mereka.

Dalam rangkaian kegiatan, alumnus Akpol 2007 ini menyisir sejumlah fasilitas sekolah, mulai dari kantin, ruang kelas, hingga ruang kreativitas yang menjadi wadah bagi siswa untuk mengekspresikan bakat dan kemampuan. Ia juga menyempatkan diri melihat berbagai hasil karya siswa yang dipamerkan di toko sekolah.

“Kami ingin memastikan anak-anak belajar di lingkungan yang layak dan mendukung. Fasilitas yang baik akan membantu mereka mengembangkan potensi secara optimal,” ujar AKBP Ramadhan.

Momen paling menyentuh terjadi saat Kapolres berinteraksi langsung dengan para siswa. Dengan pendekatan humanis, ia bercengkerama, berbagi senyum, hingga memberikan pelukan hangat kepada salah satu siswa. Gestur sederhana tersebut mampu menghadirkan kebahagiaan sekaligus memupuk rasa percaya diri anak-anak untuk terus berkarya.

Tak hanya kepada siswa, apresiasi juga disampaikan kepada para guru dan tenaga pendidik. Menurutnya, dedikasi dan kesabaran yang ditunjukkan para pengajar merupakan bentuk pengabdian luar biasa dalam mendidik generasi penerus bangsa. “Mengajar dengan hati adalah tugas mulia. Para guru di sini adalah sosok luar biasa yang patut diapresiasi,” ungkap perwira dua melati di pundak itu.

Ia berharap sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan semakin erat, khususnya dalam mendukung pendidikan inklusif. Polres Gresik pun berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan dukungan bagi terciptanya generasi yang tangguh, mandiri, dan berkarakter. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Kapolres Gresik Kunjungi SLB Kemala Bhayangkari, Tumbuhkan Semangat Belajar Anak Berkebutuhan Khusus  Selengkapnya

Transformasi Sektor Pertanian dan Peternakan, Peternak Kambing Jalani Program Pelatihan “Krawu Enak”

GRESIK,1minute.id – Puluhan petani dan peternak Gresik mengikuti Pelatihan “Balai Ternak Gresik Krawu Enak” di Lentera Farm Desa Sidoraharjo, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik pada Kamis, 9 April 2026.

Pelatihan Kerja berbasis Wirausaha Peternakan, wabil khusus peternakan kambing ini dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif. Program ini tidak hanya menyiapkan keterampilan teknis, tetapi juga membangun pola pikir wirausaha bagi petani dan peternak, khususnya generasi muda.

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, menegaskan bahwa pendekatan pemerintah ke depan tidak lagi sebatas pemberian bantuan, melainkan membangun sistem usaha peternakan yang utuh dari hulu hingga hilir. “Kita tidak ingin hanya memberi ‘ikan’. Kita siapkan sistemnya dari pelatihan, produksi, sampai pemasaran. Harus ada blueprint yang jelas, dari A sampai Z,” tegas dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif. 

Menurutnya, di tengah pesatnya industrialisasi di Gresik yang semakin mengandalkan teknologi dan otomatisasi, peluang kerja berbasis tenaga manusia semakin terbatas. Karena itu, sektor pertanian dan peternakan menjadi ruang strategis untuk menciptakan wirausahawan baru sekaligus membuka lapangan kerja.

Ia juga menyoroti besarnya peluang pasar yang belum dimanfaatkan secara optimal, termasuk kebutuhan pasokan daging untuk berbagai dapur penyedia makanan dalam program nasional. Tantangan utama, lanjutnya, terletak pada konsistensi suplai dan kualitas produk. “Pasar itu ada. Yang dibutuhkan adalah komitmen menjaga kualitas dan kuantitas. Kalau diminta satu kuintal, harus terpenuhi. Ini yang perlu dilatih,” ujarnya.

Lebih jauh, Wabup Alif mendorong lahirnya model usaha kolektif berbasis komunitas. Dengan semangat gotong royong, peternak kecil dapat membangun kekuatan produksi yang besar tanpa harus memiliki modal besar secara individu. “Kalau satu orang punya dua kambing, lalu satu lingkungan melakukan hal yang sama, maka akan terbentuk kekuatan produksi. Kuncinya ada pada jejaring dan pola pikir wirausaha,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gresik Eko Anindhito Putro, menyampaikan bahwa sektor pertanian dan peternakan menjadi salah satu solusi strategis di tengah karakter industri Gresik yang cenderung padat modal.

“Ketika kondisi normal, sektor pangan sering tidak terlihat. Namun saat terjadi krisis, seperti wabah atau konflik global, sektor ini menjadi sangat penting. Karena itu, kami mendorong masyarakat tidak hanya bertani dan beternak, tetapi juga berwirausaha,” jelasnya.

Melalui program Krawu Enak, peserta mendapatkan pembekalan tidak hanya berupa teori, tetapi juga praktik langsung, pendampingan, hingga peluang magang. Program ini juga didukung oleh kolaborasi berbagai pihak, termasuk BAZNAS dan mitra swasta, dalam penyediaan bantuan ternak sebagai modal awal usaha.

Kedepan, skema pembinaan akan diperkuat melalui dukungan pembiayaan dari APBD serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Bantuan ternak yang diberikan kepada peserta diharapkan menjadi stimulan usaha yang berkelanjutan, dengan evaluasi berbasis kinerja.

Eko menambahkan, pelatihan ini dirancang untuk mencetak peternak muda milenial yang tidak hanya mampu beternak, tetapi juga memahami rantai bisnisnya. “Kami ingin setelah pelatihan ini, peserta bisa langsung action. Tidak berhenti di materi, tapi berlanjut ke praktik, magang, hingga benar-benar menjadi wirausaha peternakan,” tegasnya.

Pelatihan ini juga menitikberatkan pada tiga aspek utama, yakni manajemen kesehatan ternak, efisiensi pakan sebagai komponen biaya terbesar, serta pengelolaan limbah berbasis ekonomi sirkular. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan sistem peternakan yang produktif sekaligus berkelanjutan. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Transformasi Sektor Pertanian dan Peternakan, Peternak Kambing Jalani Program Pelatihan “Krawu Enak” Selengkapnya

Bupati Fandi Akhmad Yani Hidupkan Semangat Kompetisi Pelajar, Cerdas Cermat & Tahfidz se-Jatim

GRESIK,1minute.id – Ratusan pelajar jenjang TK hingga SMP se-Jatim memenuhi hall Gressmall Gresik pada Kamis, 9 April 2026. Mereka berkumpul untuk mengikuti ajang Gress of Champion Vol. II dan Gebyar Tahfidz Quran.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang membuka gelar anak-anak berotak encer juga hafal alquran itu.  Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik ini berlangsung hingga Jumat besok, 10 April 2026.

Dalam sambutannya, Bupati Fandi Akhmad Yani menegaskan pentingnya menghadirkan kembali ruang-ruang kompetisi intelektual seperti cerdas cermat di tengah perkembangan zaman.

“Kita rindu momentum seperti ini. Anak-anakku sekalian, terus belajar. Jangan takut mencoba. Kalian adalah calon pemimpin masa depan yang harus memiliki mental kuat dan semangat untuk terus berkembang,” ujar Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani. 

Ia juga menyinggung tantangan yang dihadapi pelajar saat ini, terutama di era digital. Menurutnya, penggunaan game online dan media sosial perlu mendapat perhatian agar tidak mengganggu proses belajar. “Kami sebagai orang tua tentu punya kekhawatiran. Saat ini juga sedang dibahas aturan terkait pembatasan game online dan media sosial. Harapannya, ini bisa membantu anak-anak tetap fokus belajar,” tambah Magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya ini.

Mantan Ketua DPRD Gresik itu menjelaskan, pelaksanaan tahun ini terasa lebih meriah karena peserta tidak hanya berasal dari Gresik, tetapi juga dari berbagai daerah di Jawa Timur. Ia juga memastikan, pemerintah daerah akan terus mendampingi para peserta yang berprestasi agar bisa melangkah ke ajang yang lebih tinggi.

“Anak-anak yang juara nanti akan kita dampingi untuk ikut kompetisi lain. Ini bagian dari proses mereka untuk berkembang,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik S. Hariyanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini memang dirancang untuk mendorong semangat belajar sekaligus membentuk karakter siswa. “Kami ingin kegiatan ini bisa memotivasi anak-anak untuk lebih semangat belajar, berpikir kritis, dan juga membangun karakter yang baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, kompetisi ini tidak hanya soal menang atau kalah, tetapi juga melatih kepercayaan diri, kerja sama tim, serta kemampuan berpikir cepat dan tepat.

Antusiasme peserta pun terlihat sangat tinggi. Gress of Champion diikuti oleh 140 tim dari berbagai daerah seperti Lamongan, Surabaya, Mojokerto, Pamekasan, Malang, dan Sidoarjo. Sementara itu, Gebyar Tahfidz Quran diikuti oleh 228 peserta dari jenjang TK hingga SMP se-Jawa Timur. 

“Pesertanya sangat banyak, bahkan pendaftaran harus kami tutup lebih awal karena terus bertambah,” jelas Hariyanto.

Di sisi lain, General Manager Gressmall Gresik Eric Pramono Bangun, menyampaikan bahwa pihaknya senang bisa terus mendukung kegiatan positif seperti ini.

“Kami bangga bisa terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Gresik, khususnya Dinas Pendidikan. Harapannya, Gressmall tidak hanya menjadi pusat perbelanjaan, tetapi juga ruang tumbuh bagi generasi muda yang berprestasi,” ujarnya. (*)

Editor  : Chusnul Cahyadi 

Bupati Fandi Akhmad Yani Hidupkan Semangat Kompetisi Pelajar, Cerdas Cermat & Tahfidz se-Jatim Selengkapnya

Program Pestani Petrokimia Gresik Terbukti Naikkan 15 % Pendapatan & 10 % Produktivitas Melon Pantura Jatim

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 210 petani di wilayah Pantura Jawa Timur mengikuti program “Pestani Melon Pantura”. Program yang diinisiasi oleh Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia  berhasil meningkatkan produktivitas petani melon di wilayah Pantura Jawa Timur hingga 10 persen. Program ini juga mendorong peningkatan pendapatan petani rata-rata sebesar 15 persen dalam satu siklus budidaya.

Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik Adityo Wibowo, dalam kegiatan Panen Raya & Apresiasi Pestani Melon Pantura di Tuban, Jawa Timur menyampaikan bahwa program Pestani ini merupakan stimulus yang diberikan Petrokimia Gresik untuk mendorong petani meningkatkan produktivitas dan kualitas melon, serta pendapatan mereka. Keberhasilan pertanian, tambahnya, merupakan fondasi bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

“Progam ini menjadi gerakan kolaboratif antara Petrokimia Gresik dan petani. Di sini dapat kita saksikan bahwa inovasi, disiplin budidaya dan penggunaan pupuk yang tepat mampu menghasilkan melon dengan ukuran besar dan rasa manis yang optimal,” ujar Adit, sapaan akrab Adityo Wibowo pada Selasa, 7 April 2026.

Pestani Melon Pantura merupakan ajang kompetisi budidaya melon yang melibatkan petani mulai dari tahap penanaman, perawatan, hingga panen. Lomba ini diikuti ratusan petani dari wilayah Pantura, mulai dari Kabupaten Tuban, Bojonegoro, Lamongan, Ngawi, hingga Kabupaten Gresik.

Peserta mendapatkan dukungan paket tanam atau sarana produksi pertanian dari Petrokimia Gresik, di antaranya pupuk Phonska Lite, K-Plus, Phonska Cair, Phosgreen, ZA Plus, dan Petro Biofertil. Melalui kegiatan ini, petani dapat membuktikan langsung bahwa penggunaan produk Petrokimia Gresik berkontribusi terhadap peningkatan hasil panen dan kualitas komoditas.

Penilaian lomba meliputi tiga aspek utama, yaitu berat buah, tingkat kemanisan (brix), dan dokumentasi budidaya. Peserta juga ditantang menghasilkan melon dengan bobot mendekati 5,4 kilogram, selaras dengan usia Petrokimia Gresik yang ke-54 pada 10 Juli 2026 mendatang.

Sementara itu, kegiatan ini mampu meningkatkan produktivitas petani melon Pantura dari rata-rata 18 ton menjadi 20 ton per hektare. Selain itu, pendapatan petani juga meningkat dalam satu siklus budidaya menjadi rata-rata Rp 22 juta.

“Kami berharap keberhasilan dan tata cara budidaya para peserta lomba ini dapat ditiru petani melon lainnya, sehingga manfaat dari program ini semakin luas dan berkelanjutan,” ujar Adit.

Pestani yang digelar Petrokimia Gresik di Pantura ini merupakan program ketiga yang telah dijalankan perusahaan. Sebelumnya, Pestani menyasar petani komoditas kentang di Dieng Raya serta petani semangka di wilayah Tapal Kuda Jawa Timur. Sama seperti di Pantura, program ini juga mampu meningkatkan produktivitas pertanian hortikultura di kedua wilayah tersebut.

“Kami ingin menegaskan komitmen Petrokimia Gresik untuk terus menjadi mitra strategis petani, tidak hanya sebagai penyedia pupuk, tetapi juga sebagai sahabat untuk tumbuh bersama dalam meningkatkan produktivitas, kualitas hasil panen, dan kesejahteraan petani,” ujar Adit.

Sementara itu, Juara 1 Pestani Melon Pantura Suhartoyo, mengungkapkan, lomba Pestani ini menjadikan petani melon yang ada di kawasan Pantura Jawa Timur semakin berwawasan dalam menghadapi tantangan. Terlebih saat budidaya untuk lomba digelar kemarin cuaca cukup ekstrem.

“Penggunaan produk-produk Petrokimia Gresik mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas, khususnya berat buah melon. Pertumbuhannya lebih bagus dibandingkan musim sebelumnya, dengan cuaca yang sama. Pupuk dari Petrokimia Gresik, mampu menjadi solusi terbaik,” ujar Suhartoyo, petani melon sekaligus Kepala Desa Klotok, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban.

Adapun dalam momen apresiasi lomba ini juga diselenggarakan panen raya melon hasil demonstration plot, penandatanganan mural sebagai simbol komitmen pengembangan budidaya melon berdaya saing, pawai tumpeng melon, serta wiwarah atau berbagi sebanyak 540 kilogram melon kepada masyarakat. Melon yang dibagikan kepada masyarakat umum ini merupakan hasil budidaya peserta lomba, dimana jumlahnya juga identik dengan usia Petrokimia Gresik tahun ini.

“Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar Petrokimia Gresik di usia ke-54 tahun semakin lancar, serta terus memberikan manfaat yang lebih besar bagi petani dan masyarakat,” tutup Adit. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Program Pestani Petrokimia Gresik Terbukti Naikkan 15 % Pendapatan & 10 % Produktivitas Melon Pantura Jatim Selengkapnya

Percepatan Zero Waste Energy 2026, Pemkab Gresik Siap Kolaborasi PSEL Aglomerasi Surabaya Raya

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menerima kunjungan kerja Bupati Lamongan Yuhronur Efendi beserta rombongan untuk meninjau Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Ngipik pada Selasa, 7 April 2026.

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Gresik Lamongan  untuk berkolaborasi dalam pengelolaan sampah berbasis Waste to Energy (WtE) atau sampah menjadi energi listrik.

Perlu diketahui, dua Kabupaten di Jawa Timur ini menjadi bagian dari 10 daerah yang ditunjuk Presiden RI Prabowo Subianto untuk berpartisipasi mensukseskan program Kementerian LH dalam mempercepat penanganan sampah dan mencapai Zero Waste Energy. Yakni melalui Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) aglomerasi Surabaya Raya pada 2026.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi didampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani langsung njujug ke proses landfill mining, teknologi yang menjadi andalan TPA Ngipik dalam mereduksi sampah. Yuhronur Efendi memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pemkab Gresik beserta seluruh jajaran Dinas Lingkungan Hidup terkait keberhasilannya dalam mengelola sampah secara modern dan efektif.

“Saya mengapresiasi Pemkab Gresik atas langkah-langkah dalam pengelolaan pemusnahan sampah yang dilakukan secara modern. Kami akan belajar banyak dari tempat ini terutama kelebihan dari landfill mining yang belum kita laksanakan,” ujarnya.

Ia menambahkan, selain itu ada juga pembakaran RDF serta ada produk-produk inovatif yang terbaru. Seperti sisa-sisa makanan MBG yang dibuat beberapa varian produk makanan ternak, makanan burung ataupun makanan ikan. Tentu ini menjadi inspirasi untuk bagi Pemkab Lamongan dalam pengembangan TPA.

“Untuk menyelesaikan problem masalah sampah baik di Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Gresik nanti kita akan membuat kerja sama atau MoU. Pengelolaan sampah merupakan gerakan bersama demi masa depan lingkungan yang lebih baik,” tandasnya.

Di tempat sama, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan, bahwa Pemerintah Kabupaten Gresik siap berkolaborasi dalam upaya penanganan sampah secara berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi modern. Kerja sama PSEL di kawasan Surabaya Raya melibatkan Kota Surabaya, Kabupaten Gresik, Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Lamongan.

“Ke depan kolaborasi penanganan sampah atau TPST terintegrasi sesuai petunjuk Presiden yang ditujukan kepada Kabupaten Gresik dan Kabupaten Lamongan untuk mendukung program Kementerian LH yaitu pengolahan sampah menjadi energi listrik,” ujarnya.

Dikatakan, dalam skema kerja sama tersebut, sampah yang telah diolah menjadi energi listrik nantinya akan dibeli oleh PLN sebagai bagian dari program nasional pengembangan energi baru terbarukan. “Untuk Kabupaten Gresik, potensi sampah yang akan dikirim ke lokasi PSEL mencapai sekitar 250 ton per hari. Kemudian untuk Kabupaten Lamongan 100 ton per hari,” jelasnya.

Ia menambahkan, melalui kolaborasi lintas pemerintah ini, diharapkan pengelolaan sampah dapat berjalan lebih efektif sekaligus mendorong terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. “Setelah ini kami juga akan berkunjung ke Kabupaten Lamongan untuk mencari titik pertemuan TPST Kabupaten Gresik dan Lamongan. Mudah-mudahan langkah baik ini segera terealisasi,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik Sri Subaidah, menegaskan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program nasional tersebut. Ia menilai kolaborasi antar daerah menjadi kunci terwujudnya sistem pengelolaan sampah yang modern dan terintegrasi.

Ia menjelaskan, capaian pengelolaan sampah di Provinsi Jawa Timur saat ini telah mencapai 52,7 persen, tertinggi secara nasional. Capaian tersebut menjadi motivasi bagi Kabupaten Gresik untuk terus meningkatkan kinerja pengelolaan lingkungan.

“Melalui kolaborasi lintas pemerintah ini, diharapkan pengelolaan sampah dapat berjalan lebih efektif sekaligus mendorong terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (*)

Editor  : Chusnul Cahyadi 

Percepatan Zero Waste Energy 2026, Pemkab Gresik Siap Kolaborasi PSEL Aglomerasi Surabaya Raya Selengkapnya

Potensi Menimbulkan Banjir, Pol PP Gresik Tertibkan 43 Bangli Diatas Sempadan Saluran Air di Driyorejo

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 43 bangunan liar (bangli) di atas sempadan saluran air di Desa Semambung, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik ditertibkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Gresik pada Rabu, 8 April 2026.

Puluhan bangli itu dirobohkan dengan alat berat, ekskavator karena berpotensi  menyebabkan banjir di kawasan tersebut. Selain itu, puluhan bangunan itu dianggap melanggar Perda Nomor 02 tahun 2022 tentang  penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat ; Perda nomor 14 tahun 2018 tentang Pemanfaatan tanah yang dimiliki oleh pemerintah Kabupaten Gresik dan Perbup 96 Tahun 2022 tentang Tata Cara Pemanfaatan Tanah yang dimiliki atau dikuasai oleh Pemerintah Kabupaten Gresik.

Dalam penertiban bangli ini, Pol PP Gresik dikawal ketat oleh puluhan anggota Kodim 0817/ Gresik dan personil dari Polres Gresik. “Penertiban ini dilakukan sebagai upaya penegakan peraturan serta menjaga fungsi saluran air agar tetap optimal dan tidak menimbulkan potensi banjir,” ujar Kepala Pol PP Gresik Agustin Halomoan Sinaga pada Rabu, 8 April 2026.

Sekitar pukul 08.00 WIB, puluhan aparat gabungan dipimpin langsung oleh Kasat Pol PP Gresik Agustin Halomoan Sinaga telah berada di lokasi. Mereka kemudian melakukan pengosongan isi bangunan. Butuh waktu selama 3 jam proses pengosongan barang. Barang-barang tersebut ada yang dibawa oleh pemilik bangunan. Ada juga dibawa menggunakan truk milik Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik. Sekitar pukul 13.00 WIB, sekitar tiga ekskavator merobohkan bangunan semi permanen itu. Sekitar pukul 15.00 WIB, Puluhan bangli itu rata dengan tanah. “Penertiban berlangsung lancar,” tegas Sinaga. (*)

Editor  : Chusnul Cahyadi 

Potensi Menimbulkan Banjir, Pol PP Gresik Tertibkan 43 Bangli Diatas Sempadan Saluran Air di Driyorejo Selengkapnya

Puluhan Orang Diduga Korban Penipuan Rekrutmen ASN Pemkab Gresik, Sudah Pakai Baju PNS, ada Ikut Upacara dan Diantar Ortu Kerja

GRESIK,1minute.id – Puluhan warga Gresik dan Surabaya diduga menjadi korban penipuan rekrutmen pegawai di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Gresik. Modus penipuan melalui pemberian Surat Keputusan (SK) pengangkatan palsu yang mencatut nama pejabat daerah.

Kini, pemkab Gresik sedang menyelisik otak pelaku dugaan penipuan rekrutmen pegawai di Pemkab Gresik. Sumber 1minute.id menyebutkan identitas terduga pelaku sudah diketahui. “Pelaku adalah orang pecatan pegawai di lingkungan Pemkab Gresik,” ujar sumber yang enggan disebutkan identitasnya itu pada Rabu. 8 April 2026.

Terbongkarnya kasus dugaan penipuan rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Gresik ini berawal dari seorang perempuan berinisial SE. Perempuan yang kelahiran 2000 atau 26 tahun datang ke kantor Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Pemkab Gresik pada Senin pagi, 6 April 2026.

Perempuan itu memakai seragam pakaian dinas harian (PDH) warna keki membawa map berwarna biru berisi foto kopian surat keputusan (SK) pengangkatan tahun 2024 dengan legalisir (tanda tangan basah dan stempel) yang diduga kuat palsu dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Gresik. Perempuan berinisial SE itu mengaku pindahan dari Kecamatan Menganti. Dalam SK tersebut dia tercatat pegawai golongan III.

Kepala Bagian (Kabag) Prokopim Setda Gresik Imam Basuki merasa ada kejanggalan dari SK itu. “Format SK berbeda dari biasanya dan di teken tahun 2024. Kenapa baru melakukan SPMT (surat pernyataan melaksanakan tugas) sekarang,” ujar Imam Basuki, biasa dipanggil, Imbas ketika ditemui 1minute.id pada Rabu, 8 April 2026.

Selain format SK yang tak lazim, perempuan berinisial SE juga gelagapan ketika diberondong pertanyaan anak buah Imbas. “Ketika kami tanya JFU (Jabatan Fungsional Umum) sebelumnya dimana. Orang itu kelagapan,” kata seorang PNS di Prokopim Setda Gresik. 

Saat Imbas melakukan pendalaman berkas, perempuan berhidung mancung, berhijab itu menyempatkan berkenalan dengan para pegawai lainnya di Bagian Prokopim Setda Gresik. Bahkan, salah satu staf telah menyiapkan tempat duduk untuk SE. 

Perempuan berinisial SE itu kemudian diajak oleh staf Prokopim ke ruang BKPSDM Gresik. Ternyata, sudah sekitar sembilan orang lainnya diduga korban penipuan rekrutmen pegawai lainnya. Semakin siang, jumlah terduga korban terus bertambah. Jumlah antara 12 sampai 15 orang. Semuanya memakai seragam PDH warna keki yang masih kinyis-kinyis. 

Selain di Prokopim, terduga korban penipuan itu ditempatkan diantaranya pada Bagian Organisasi Organisasi dan Tata Laksana) sebanyak 2 orang ; Dinas Sosial sebanyak 2 orang.

Seorang pegawai bercerita dari puluhan orang diduga korban penipuan ketika melakukan penghadapan ada yang diantar oleh orang tuanya. “Ada juga yang sempat ikut upacara pagi. Bahkan, ada juga yang hamil,” ujar seorang pegawai yang enggan disebutkan identitasnya. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Puluhan Orang Diduga Korban Penipuan Rekrutmen ASN Pemkab Gresik, Sudah Pakai Baju PNS, ada Ikut Upacara dan Diantar Ortu Kerja Selengkapnya