PG Mengawali Program Agro Solution dengan Tanam Jagung 108 Hektar di NTB

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik mencanangkan program Agro Sulution,  Selasa 19 Januari 2021. Perusahaan solusi agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menandai program anyar itu dengan tanam perdana jagung di Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Lahan perdana jagung itu seluas 108 hektare. Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo melalui Direktur Operasi dan Produksi Petrokimia Gresik Digna Jatiningsih  menyatakan Agro Solution merupakan program terobosan holding PT Pupuk Indonesia, yang mengusung konsep usaha pertanian dari hulu hingga hilir.

Program ini bertujuan menjaga kedaulatan pangan nasional di tengah pandemi Covid-19, melalui peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.

Dalam program ini Pupuk Indonesia mendapatkan penugasan seluas 50 ribu hektare. “Petrokimia Gresik mendapat tugas untuk mengawal pertanian di lahan seluas 16 ribu hektare atau 32 persen,”ujar Digna dalam siaran pers diterima 1minute.id, Selasa 19 Januari 2021.

Lebih lanjut ia menjelaskan tanam perdana jagung di Lombok Timur ini merupakan pilot project bagi Petrokimia Gresik. “Keberhasilannya nanti akan diduplikasi di daerah lainnya,”katanya.  Selama ini, petani masih berhadapan  banyak kendala dalam menjalankan usahanya.

Seperti rendahnya produktivitas pertanian, harga agro-input (pupuk, pestisida, benih dan lainnya) tidak terjangkau, minimnya akses ke lembaga keuangan. Selanjutnya, harga jual hasil panen cenderung turun ketika panen raya, belum terlindunginya petani dari risiko gagal panen, infrastruktur yang terbatas, serta kendala lainnya.

“Petrokimia Gresik bersama mitra akan melakukan pendampingan intensif bagi petani dalam menjalankan usaha pertanian dengan memberikan jaminan sarana produksi dan pemasaran hasil pertanian,”ujar Digna.

Pendampingan ini dilakukan bersama Aliansi Kemitraan Pertanian Berkelanjutan, yaitu PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) sebagai penyedia asuransi pertanian, PT Bank Negara Indonesia (BNI) sebagai penyedia permodalan Kredit Usaha Rakyat (KUR), PT Bisi Internasional sebagai penyedia benih jagung, serta PT Datu Nusra Agribisnis (DNA) sebagai off taker hasil pertanian di Lombok Timur.

Sedangkan tugas Petrokimia Gresik adalah sebagai koordinator sekaligus menyediakan pupuk dan pestisida, melalui anak perusahaan yaituPT Petrosida Gresik dan PT Petrokimia Kayaku. 

Menurut Kementerian Pertanian kebutuhan pupuk petani berdasarkan usulan Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (E-RDKK) mencapai 23 juta ton. Sedangkan, pada 2021 pemerintah hanya mengalokasikan pupuk bersubsidi sebesar 9 juta ton plus 1,5 juta liter pupuk organik cair.

“Untuk itu, Petrokimia Gresik berkomitmen menyukseskan program Agro Solution ini dengan memberikan pendampingan secara komprehensif, khususnya melalui penggunaan pupuk non-subsidi,”tandasnya. Petrokimia Gresik mengaplikasikan pupuk non-subsidi NPK Phonska Plus. Berdasarkan uji aplikasi dengan menggunakan dosis pemupukan berimbang 5:3:3 atau 500 kilogram pupuk organik Petroganik, 300 kilogram Phonska Plus, dan 300 kilogram Urea untuk per 1 hektar tanaman jagung.

Hasil panen lebih tinggi 25 persen atau 2,5 ton per hektar pipilan kering dibandingkan dengan penggunaan pupuk NPK Phonska subsidi. “Kami menyediakan pupuk NPK dengan kualitas lebih baik namun dengan harga terjangkau,”ujar Digna.
“Kami optimis program Agro Solution ini membawa pertanian Indonesia semakin maju, dapat menjadi solusi ketahanan pangan nasional sekaligus kesejahteraan petani di Indonesia,” tandasnya. (*)

Selanjutnya

KAI Reaktivasi Stasiun Indro untuk Moda KA Komuter Jalur Indro-Sidoarjo


GRESIK,1minute.id – PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi ( KAI-Daop) 8 Surabaya mereaktivasi Stasiun Indro. Reaktivasi Stasiun Indro itu mulai pertengahan Februari 2021.

Menurut Manajer Humas PT KAI Daop-8 Surabaya Suprapto, berdasar grafik perjalanan kereta api (Gapeka) 2021, reaktivasi stasiun Indro di jalur Kandangan – Indro.  Ada satu kereta api komuter relasi Indro – Pasar Turi, Surabaya – Sidoarjo. 

“KA Komter tersebut terdiri dari 4 gerbong kereta jenis kereta rel diesel (KRDE),”jelas Suprapto dikonfirmasi 1minute.id melalui Whatsapp, Selasa 19 Januari 2021.

KA Komuter ini, tambahnya, berangkat dari Stasiun Indro pukul 12.40, tiba Pasar Turi, Surabaya 13.15. Selama 15 menit,  kereta penumpang ini standby di Stasiun Pasar Turi, Surabaya kemudian melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Sidoarjo. “Kereta tiba di stasiun Sidoarjo pukul 14.40,”ujarnya. 

Berapa tiket kereta komuter itu?  “Nantinya tiap hari beroperasi dengan tarif Rp 5 ribu,”jelasnya. Lalu kapan  Stasiun Indro ini dioperasikan, Suprapto mengaku belum bisa memastikannya. “Masih menunggu surat resmi dari DJKA/ Kemenhub terkait pemberlakuan resmi Gapeka 2021,”kata Suprapto. 

Untuk diketahui, Stasiun Indro berlokasi di Desa Sidorukun, Kecamatan Kebomas, Gresik mengalami pasang surut. Sempat vakum puluhan tahun. Pada 2016 kembali dioperasionalkan untuk moda transportasi logistik. Operasional hanya seumur jagung. Stasiun Indro kembali sepi. Tidak aktivitas lagi.  

Dalam pengamatan 1minute.id Stasiun Indro terlihat bersih.  Sejumlah petugas terlihat membenahi bangunan kantor. Pemasangan lampu dan fasilitas lainnya. Kepala Stasiun Indro Mawan Novianto mengatakan pihaknya sudah siap operasional. (*)

Selanjutnya

Vaksinasi Masal Nakes di Gresik Dimulai Hari Ini


GRESIK,1minute.id – Dinas Kesehatan Gresik memulai vaksinasi Covid-19 masal hari ini, Senin 18 Januari 2021. Gudang Farmasi UPT Pengelolaan dan  Pelayanan Dinas Kesehatan Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik penuh mobil ambulan dari berbagai kecamatan di Kabupaten Gresik. 

Mereka antre mendapatkan vaksin  Sinovac dari Tiongkok itu. Dengan membawa cold box,  vaccine carrier dengan temperatur antara 2 derajat celsius hingga 8 derajat celsius berwarna biru. 

Petugas puskesmas yang mengambil vaksin itu dikawal anggota TNI dan Polri, masing-masing dua personel. Diantaranya, Puskesmas Driyorejo. “Dapat 51 dosis (vial) sesuai registrasi,”ujar seorang petugas dari Puskesmas Driyorejo ditemui 1minute.id, Senin 18 Januari 2021. Antrean pengambilan vaksin itu sudah terlihat sejak pukul 07.00. 

Kepala Kesehatan Gresik drg Syaifudin Ghozali mengatakan Ribuan tenaga kesehatan (nakes) akan menjalani suntik vaksin itu. Untuk vaksinasi berskala besar ini Pemkab Gresik menyiapkan 56 fasilitas kesehatan (faskes). Setiap faskes dibatasi saat melaksanakan vaksinasi untuk nakes. 

“Setiap hari kami mengirimkan sesuai data yang mereka kirimkan,”ujar Ghozali. Ia mengaku senang semua nakes telah menyatakan kesiapan untuk vaksinasi. “Sampai saat ini tidak ada nakes yang menolak untuk divaksinasi,”tegasnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Pencanangan vaksin Sinovac dilakukan  Pemkab Gresik pada Jumat lalu, 15 Januari 2021. Sebanyak 10 orang yang mendapatkan vaksin kali pertama. Pencanangan vaksin disaksikan Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak.  Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifudin Ghozali kali pertama divaksinasi. (*)

Selanjutnya

Goresan Tangan Ariel, Bersatu Melawan Pandemi Menyita Perhatian Penggemar Seni di Gresik


GRESIK, 1minute.id – Lukisan Ariel Ramadhan menyita perhatian penggemar seni di Gresik. Lukisan itu berjudul Bersatu Melawan Pandemi. Mahasiswa Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya itu mengambarkan dengan kapal pinisi. Puluhan orang dari berbagai negara memakai masker. 

Ariel menganalogikan kapal kayu berbendera Indonesia dengan bagian layar terdapat logo red cross atawa palang merah Internasional itu bisa selamat berlayar. Mengarungi wilayah  Indonesia, dari Sabang sampai Merauke dari Miangas sampai Pulau Rote bila seluruh orang dalam kapal itu bersatu.

Awak dan penumpang kapal mematuhi protokol kesehatan. Diantaranya, memakai masker. “Saya mengamati, selama pandemi masih ada masyarakat abai dengan prokes itu,”kata Ariel ditemui di salah satu mal di Gresik, Minggu, 17 Januari 2021.

Ariel bersama 25 teman lainnya menggelar pameran lukisan, sketsa, batik, fotografi dan puisi. Ada 87 karya dalam pameran bertajuk Art Journey. Pameran seni untuk memperingati 17 tahun Sanggar Daun Gresik. Pendiri dan pembina utama Sanggar DAUN Arik S. Wartono mengatakan, Art Journey digelar hingga 6 Februari 2021. “Karya Ariel Ramadhan, nanti akan hibahkan ke RSUD Ibnu Sina Gresik,”kata Arik.

Arik S. Wartono

Namun,  Arik belum bisa memastikan apakah manajemen rumah sakit pemerintah itu mau menerima dan memasang karya siswa Sanggar Daun itu. “Kami sedang berkomunikasi dengan manajemen rumah sakit,”katanya.  
Menurut Arik,  Sanggar Daun berdirinya 2004. Ratusan karya siswa telah dipersembahkan untuk bangsa Indonesia. “Tidak kurang dari 900 penghargaan internasional,”kata Arik.  Siswa diundang dan menjadi peserta pameran dan festival seni rupa anak internasional. 

Penyelenggara lembaga PBB, sosial, perusahaan multinasional dan galeri di berbagai negara. Seperti, Australia, Jepang, Kanada, Mesir, Inggris, USA, Russia, Jerman, Prancis, Polandia, Belanda, Macedonia, Turki, India, Hongkong. “Termasuk berpameran di Museum Van Gogh Belanda, Look and Learn dan Saatchi Gallery UK, IE NO HIKARI dan Kanagawa Gallery Jepang,”katanya.

Raihan itu tercapai karena kreatifitas adalah kata kunci untuk anak-anak DAUN. Belajarnya pun, terangnya,  lebih banyak di luar ruangan, yakni di taman kota, stasiun kereta api, trotoar jalanan, alun-alun, pantai, gunung, sawah, hutan. 
“Untuk pelajaran teknis biasanya lokasi belajarnya bergantian di teras rumah siswa, atau di halaman belakang, bukan di dalam ruangan,”ujarnya. (*)

Selanjutnya

Ops Yustisi PPKM, Pelanggar Jalani Rapid Antigen

GRESIK,1minute.id – Operasi yustisi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) makin masif dilakukan aparat. Jumat malam, operasi yustisi skala besar dipusatkan di Bunderan I Love GKB. 

Ratusan petugas gabungan dilibatkan. Petugas itu dari unsur TNI, Polri, Pol PP dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik. Sebagian besar warga masyarakat yang terjaring ops yustisi PPKM memasuki hari kelima ini tidak memakai masker. 

Ratusan pelanggar yang terjaring ops yustisi itu dikenai sanksi teguran dan denda. Pelanggar prokes yang dicurigai orang tanpa gejala (OTG) langsung menjalani rapid test antigen.  Ada 20-an pelanggar prokes yang di rapid antigen. Mayoritas anak-anak usia produktif. 

Abdur Rahman, diantaranya. Pemuda 23 tahun yang indekos di Jalan Gubernur Suryo, Gresik. Motor yang dikendarai Rahman dihentikan petugas karena tidak memakai masker. Petugas nakes langsung melakukan rapid antigen. 

Tes usap itu membuat Rahman grogi. Ada juga, pelanggar prokes yang senang menjalani rapid antigen ini. “Makasi ya dapat rapid gratis,”cerita Kasi Penyidikan dan Penindakan Pol PP Gresik Nur Haedah kepada 1minute.id di sela Ops Yustisi, Jumat malam, 15 Januari 2021.

Disisi lain, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menginstruksikan anggota di Polsek jajaran Polres untuk semakin intensif melakukan operasi yustisi. “Polsek jajaran kami dorong untuk bersama aparatur tiga pilar menggelorakan peningkatkan kepatuhan protokol kesehatan ditengah masyarakat baik siang maupun malam,”tegas AKBP Arief Fitrianto.

Jumat, operasi yustisi PPKM memasuki hari kelima. Ops yustisi dimulai Senin, 11 Januari 2021. Berdasarkan data Polres Gresik, selama lima hari operasi yustisi telah menindak ribuan pelanggar prokes. 

Rinciannya, teguran lisan 58.404 kali, tertulis 14.985 kali, sanksi sosial 6.853 kali, dan menyita  KTP, SIM , HP sebanyak 6.938. “85 kali pelanggar sidang tipiring,”terang alumnus Akpol 2001 ini. (*)

Selanjutnya

Kadinkes Pertama, Ketua DPRD Kedua Disuntik Vaksin Sinovac


GRESIK, 1minute.id – 
Sejarah baru dicetak Pemkab Gresik dalam ikhtiar pencegahan coronavirus disease 2019 (Covid-19). Gresik tercatat sebagai kabupaten pertama yang melaksanakan vaksinasi Covid-19.  Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak di Ruang Poli VIP RSUD Ibnu Sina Gresik, Jumat 15 Januari 2021. Pencanangan vaksin buatan Sinovac asal Tiongkok itu disuntikkan kepada sepuluh pejabat publik dan tokoh masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Syaifudin Ghozali, pejabat kali pertama yang mendapatkan vaksin Sinovac itu. Urutan kedua, Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir.  Menurut Wagub Jatim Emil Elistianto Dardak, vaksin ini, salah satu perjuangan dan ikhtiar dalam mengentaskan pandemi Covid-19. Vaksin asal Tiongkok ini sudah melalui berbagai proses. Pemerintah menjamin keamanan dengan telah terbitnya izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). 

Juga, Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah mengeluarkan fatwa vaksin COVID-19 halal dan suci. “Vaksin ini sudah melalui berbagai uji klinis dan dijamin keamanannya. MUI juga sudah menyatakan halal terhadap vaksin ini,”katanya. Emil memantau langsung vaksinasi di rumah sakit milik Pemkab Gresik di Jalan DR. Wahidin Sudirohusodo, Kebomas, Gresik ini. 

PANTAU VAKSINASI : Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak memantau pencanangan vaksinasi di RSUD Ibnu Sina Gresik didampingi forkopimda Gresik, Jumat 15 Januari 2021

Emil melanjutkan masyarakat tidak perlu khawatir dan merasa waswas terhadap vaksinasi yang dilakukan. “Saya sebagai orang pertama di Jawa Timur yang disuntik vaksin kemarin (Kamis, 14/01). Kenapa saya lebih dulu? Karena saya ingin memberikan kepercayaan kepada masyarakat bahwa vaksin ini benar-benar aman,”imbuhnya. Pelaksanaan vaksinasi kali ini, tambahnya, pemerintah memfokuskan pemberian vaksin kepada tenaga kesehatan (Nakes). Sebab mereka adalah garda terdepan di bidang pelayanan kesehatan dan harus di vaksin terlebih dulu. Selanjutnya adalah masyarakat dengan usia rentan.

Kedatangan Emil disambut Wakil Bupati Gresik Moh Qosim, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Abimanyu Poentjoadmodjo Iswinarno dan Kadinkes Gresik drg Syaifudin Ghozali. 
Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Moh Qosim menambahkan  sepuluh orang yang mengawali vaksinasi COVID-19 di Gresik merupakan pionir untuk menjadi contoh dan menyebarkan semangat bervaksin. “Untuk dijadikan semangat, contoh, dan dapat menyebarkan kebaikan dari vaksin ini,” ucap Wabup Qosim. (*)

Selanjutnya

Dirjen Kebudayaan Apresiasi Transformasi Kebudayaan di Desa Sekapuk

GRESIK,1minute.id – Direktur Jenderal  Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hilmar Farid mengunjungi destinasi wisata Setigi, Kamis 14 Januari 2021. Hilmar dan rombongan disambut Kepala Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik Abdul Halim.

Hilmar mengunjungi destinasi bekas galian C itu, karena kesengsem kebersihan kepala desa melakukan transformasi kebudayaan sehingga menjadikan desa maju.

Mereka diajak Kades Sekapuk Abdul Halim keliling Selo Tirta Giri (Setigi). Menikmati keindahan wisata alam Setigi sekaligus berkunjung ke wisata Agro Kebun Pak Inggih yang dikelola oleh BumDesa setempat itu. 

Hilmar juga menyempatkan diri bercengkerama dengan warga sekitar yang membuka lapak di dalam Setigi itu. 
Menurut Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid, Desa Sekapuk berhasil mengubah dari desa miskin menjadi desa kaya. “Bukan hanya tampilan fisik saja. Disini warganya ada perubahan maindset untuk maju. Hal ini adalah perubahan budaya yang sangat penting,”katanya. 

Hilmar berjanji hasil kunjungan kerja akan disampaikan kepada Mendikbud Nadiem Makarim. Karena semua pengalaman Kades Sekapuk Abdul Halim perlu diketahui publik. “Bukan cuma publikasi tapi menularkan kebiasaan dan semangat ini ke desa lain di seluruh tanah air,”tandasnya.

Kades Sekapuk Abdul Halim pun semringah. “Monggo Pak Dirjen, beginilah semangat kami dalam melaksanakan pembangunan manusia dan kebudayaan,”kata Abdul Halim.  “Bagi kami, membangun bangsa bisa dimulai dari membangun desa,”imbuh Halim. (*)

Selanjutnya

BNNK Gresik Tangkap Pemakai dan Pengedar SS Jaringan Lapas

GRESIK,1minute.id – Badan Nasional Narkotika Kabupaten (BNNK) Gresik menciduk dua maniak narkoba. Dua tersangka itu bernama Eko Rusdiyanto, 32, warga Desa Sidowungu dan Khusnul Fauzi, 23, warga Desa Hulaan. Keduanya asal Kecamatan Menganti, Gresik.

Eko, ditengarai sebagai pengedar. Sedangkan, Fauzi, pemakai. Mereka ditangkap ditempat berbeda. Dalam pemeriksaan, kedua maniak sabu-sabu ini mendapatkan barang dari pengedar besar bernama Pucem, jaring lapas. 

Menurut Kepala BNNK Gresik AKBP Supriyanto, kali pertama yang dibekuk anggota BNNK Gresik adalah Fauzi. Pemuda 23 tahun ditangkap di sebuah bengkel di dekat rumahnya, Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Gresik.

“Tersangka KF ditangkap Selasa sore pukul 17.00,”terang perwira dua melati di pundak itu di kantor BNNK Gresik, Kamis 14 Januari 2021. Barang bukti yang diamankan satu poket sabu-sabu berat 0,5 gram dan sebuah gawai. “Pengakuan tersangka KF sudah dua tahun memakai sabu-sabu,”terang Supriyanto didampingi Kabag Umum BNNK Gresik Diaz Prananda. 

Selang 5 jam kemudian anggota mengamankan Eko Rusdiyanto. Pemuda 32 tahun ini ditengarai sebagai pengedar barang haram di Gresik Selatan. Ketika dibekuk anak buah AKBP Supriyanto menyita 7,2 gram, timbangan digital dan smartphone sebagai sarana bertransaksi. 

Kepada penyidik BNNK Gresik, Eko mengaku baru tiga bulan menjadi pengedar sabu-sabu.  Dia mendapatkan kristal bening itu dari seorang penghuni lapas. “Dua tersangka tidak saling kenal, tapi pengakuan mereka mendapatkan barang dari satu orang pengedar jaringan lapas,”kata Supriyanto. 

Eko membeli dari Pucem seharga Rp 1,1 juta pet gram. Eko lalu menjual sistem eceran. Paket hemat. “Eko menjual Rp  200 ribu per poket,”kata AKBP Supriyanto.  Eko mengaku beralih profesi sebagai pengedar SS karena usahanya berjualan ayam potong sepi. (*)

Selanjutnya

Dinkes Gresik Alokasikan Lima Ribu Rapid Test Antigen untuk Ops Yustisi PPKM

GRESIK,1minute.id – Jumlah kasus konfirmasi Covid-19 terus bertambah. Seminggu terakhir jumlah kasus konfirmasi lebih tinggi dibandingkan kasus sembuh. Masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mengendalikan, pencegahan penyebaran wabah berawal dari Wuhan, Tiongkok itu.

Tim gabungan dari TNI, Polri dan Pol PP berharap masyarakat Kota Santri-sebutan lain-kabupaten Gresik mematuhi protokol kesehatan (Prokes).  Bagaimana bila masih ada warganya membandel? Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, masa PPKM ini pihaknya bersama TNI, dan Polisi Pamong Praja (Pol PP) dan Dinas Kesehatan Gresik akan semakin intensif melakukan operasi yustisi, testing dan tracing kepada masyarakat. 

Sasaran operasi yustisi adalah tempat publik yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa. Warung kopi, rumah makan, mal maupun destinasi wisata. Pun, di jalan raya. Operasi yustisi masa PPKM ini berbeda dengan masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sebelumnya.

“Operasi yustisi masa PPKM sanksinya lebih berat,”kata Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Kamis 14 Januari 2021. Kapolres Arief didampingi Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Syaifudin Ghozali itu, 

“Untuk pelaku usaha yang membandel sanksi bisa denda sampai pencabutan izin usaha,”ujar mantan Kapolres Ponorogo itu.  Operasi yustisi dilakukan petugas gabungan akan menyisir jalan raya Petugas menemukan ada kerumunan massa mengabaikan prokes petugas akan melakukan rapid test antigen. “Rapid test antigen ini tingkat keakuratan hasilnya mencapai 90 persen,”ujar alumnus Akpol 2001 itu. 

Dinas Kesehatan Gresik mengalokasikan 5 ribu rapid test antigen. Dikutip dari berbagai sumber cara kerja rapid test antigen ini mengambil sampel usap dari kedua lubang hidung. Rapid test antigen untuk mendeteksi protein nukklekapsid virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

Hasil pemeriksaan diketahui lebih cepat dibandingkan PCR. Karena itu, hasil test rapid antigen dinyatakan positif atau negatif, sama seperti test PCR. “Operasi yustisi masa PPKM akan melibatkan dinas kesehatan,”kata AKBP Arief Fitrianto.
Kapolres AKBP Arief Fitrianto mengajak kepada seluruh masyarakat Gresik tetap mematuhi protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak. “Menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas,”sarannya. (*)

Selanjutnya

Genangan Air Luapan Kali Lamong Surut, DPUTR Perbaiki Tanggul Jebol


GRESIK,1minute.id – Curah hujan meredah. Genangan air banjir berasal dari luapan Kali Lamong di sejumlah desa di Kecamatan Cerme berangsur surut. 

Rabu malam 13 Januari 2021 lima desa yang terlihat genangan air di rumah warga terdampak banjir Kali Lamong itu. Genangan air di rumah terdampak itu, diantara di Desa Jono ada 43 somah atawa rumah. Lalu, di Desa Tambak Beras sebanyak 100-an rumah,  Desa Dungus ada 20 unit rumah dan Desa Guranganyar tercatat 150 rumah. 

Sedangkan, Desa Banjarsari air kiriman dari hulu Kali Lamong yang berada antara Mojokerto dan Lamongan itu hanya jalan poros desa dan area tambak. Luasnya 265 hektare.  Sejauh mata memandang yang terlihat hamparan air. Tidak terlihat lagi batasan tambak satu dengan lainnya.

Kondisi genangan mulai surut itu, digunakan oleh pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik untuk memperbaiki sejumlah tanggul yang ambrol. Tanggul jebol akibat gerusan air bah Kali Lamong itu terdapat di Desa Jono dan Tambakberas. 

Menurut Camat Cerme Suyono, tanggul yang jebol di dua desa diperbaiki dengan cara menutup menggunakan urukan tanah. “Pengurukan menggunakan ekskavator,”tegas Suyono,  Rabu 13 Januari 2020.

Alat berat itu dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR ) Gresik.  “Perbaikan sementara,”imbuh mantan Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik ini. 
Ketika pekerjaan perbaikan tanggul dilakukan jalan poros desa di Desa Jono masih setinggi 20 centimeran.

Dalam pantauan 1minute.id, tanggul Desa Jono di dekat rumah penduduk. Akibatnya, selama kurun waktu tiga pekan terakhir, kawasan permukiman penduduk itu tergenangi air banjir Kali Lamong. Bahkan, pondok kesehatan desa (Ponkesdes) setampat kebanjiran.  (*)

Selanjutnya