Dampak El Nino, Petani Gagal Panen Bupati Gresik Gelontorkan Bansos kepada 1.177 Petani

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyerahkan bantuan sosial kepada 1.177 petani terdampak kekeringan yang mengakibatkan gagal panen (puso) di sejumlah wilayah di Pendapa Kecamatan Cerme pada Rabu, 8 Juli 2026. 

Bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik merespons dampak kekeringan yang mengakibatkan gagal panen (puso) sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Bantuan tersebut disalurkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik berdasarkan penetapan status siaga darurat bencana kekeringan.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan membiarkan para petani menghadapi dampak kekeringan seorang diri. Menurutnya, bantuan sosial yang disalurkan merupakan wujud kepedulian sekaligus komitmen pemerintah untuk hadir ketika masyarakat membutuhkan.

“Mudah-mudahan bantuan ini dapat sedikit meringankan beban panjenengan semua. Bantuan ini kami salurkan berdasarkan penetapan Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan serta Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2026 sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang terdampak. Harapan kami, Gresik ke depan semakin terbebas dari banjir dan kekeringan, sehingga para petani dapat kembali panen dengan lancar, hasilnya meningkat, dan semakin sejahtera, apalagi harga gabah saat ini juga sedang baik,” ujar Magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya ini.

Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani menjelaskan, sektor pertanian merupakan salah satu penopang utama kehidupan sekaligus perekonomian Kabupaten Gresik. Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya memberikan perlindungan kepada para petani, terutama saat menghadapi dampak perubahan iklim yang semakin sulit diprediksi.

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena El Niño menyebabkan penurunan curah hujan secara signifikan sehingga musim kemarau berlangsung lebih panjang. Kondisi tersebut berdampak pada berkurangnya ketersediaan air di waduk, sungai, maupun sumur, sekaligus meningkatkan risiko kekeringan dan kebakaran hutan maupun lahan.

Data teknis Pemerintah Kabupaten Gresik menunjukkan terdapat 56 desa di 11 kecamatan yang masuk wilayah potensi kekeringan sepanjang tahun 2026. Untuk mempercepat penanganan, Bupati Gresik menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan serta Kebakaran Hutan dan Lahan melalui Keputusan Bupati Gresik Nomor 300.2.1/284/HK/437.12/2026. Penetapan status tersebut menjadi dasar bagi pemerintah daerah, termasuk BPBD Kabupaten Gresik, untuk melakukan langkah-langkah penanganan dan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.

Bantuan sosial disalurkan kepada 1.177 petani berdasarkan hasil verifikasi dan validasi Calon Petani Calon Lahan (CPCL) oleh Dinas Pertanian. Penerima bantuan terdiri atas 1.013 petani di Kecamatan Cerme, 135 petani di Kecamatan Duduksampeyan, dan 29 petani di Kecamatan Benjeng. Khusus di Kecamatan Cerme, penerima bantuan berasal dari Desa Morowudi, Desa Sukoanyar, Desa Dadapkuning, Desa Ngembung, Desa Guranganyar, Desa Pandu, dan Desa Cagakagung.

Selain menyalurkan bantuan sosial, Bupati Yani juga menginstruksikan BPBD bersama Dinas Pertanian untuk memperkuat upaya mitigasi jangka panjang agar dampak kekeringan dapat diminimalkan. Langkah tersebut meliputi normalisasi embung, pembangunan jaringan irigasi yang adaptif, penggunaan varietas benih tahan kekeringan, hingga penguatan program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP).

“Penanganan kekeringan tidak boleh berhenti pada bantuan sosial. Kita harus membangun sistem yang lebih tangguh agar petani Gresik tetap mampu berproduksi meski menghadapi anomali cuaca,” tegasnya.

Sementara itu, Wati, salah seorang penerima bantuan asal Desa Guranganyar, Kecamatan Cerme, mengaku bersyukur atas perhatian Pemerintah Kabupaten Gresik kepada para petani yang terdampak gagal panen.

Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya setelah kehilangan hasil panen akibat kekeringan. “Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kebutuhan sehari-hari kami. Terima kasih kepada Pak Bupati yang sudah peduli dengan kondisi kami para petani,” tutur Wati. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Dampak El Nino, Petani Gagal Panen Bupati Gresik Gelontorkan Bansos kepada 1.177 Petani Selengkapnya

Tanamankan Budaya Tertib Lalu Lintas Sejak Dini Satlantas Polres Gresik Gandeng Guru SD

GRESIK,1minute.id –  Keselamatan berlalu lintas tidak hanya dimulai saat seseorang memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), tetapi dibentuk sejak usia dini melalui pendidikan, keteladanan, dan kebiasaan sehari-hari.  Berangkat dari pemikiran tersebut, Satlantas Polres Gresik terus mengedukasi masyarakat melalui program Polantas Menyapa, dengan melibatkan para guru sebagai agen perubahan dalam menanamkan budaya tertib berlalu lintas.

Pada Selasa, 7 Juli 2027, kegiatan edukasi digelar di Aula SD Muhammadiyah 1 GKB (Mugeb) Gresik. Puluhan guru dan tenaga kependidikan mengikuti sosialisasi yang dikemas secara interaktif oleh Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Gresik. Kegiatan dipimpin Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik Ipda Andreas Dwi A.

Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin, menegaskan bahwa pendekatan preventif melalui edukasi merupakan langkah strategis dalam membangun budaya tertib berlalu lintas secara berkelanjutan. Menurutnya, guru memiliki peran penting sebagai teladan bagi para siswa. Perilaku sederhana seperti menggunakan helm dengan benar, mematuhi rambu, hingga disiplin saat berkendara akan menjadi contoh nyata yang mudah ditiru oleh anak-anak.

“Membangun budaya keselamatan tidak bisa dilakukan hanya melalui penegakan hukum. Dibutuhkan kolaborasi semua pihak, terutama para guru yang setiap hari berinteraksi dengan anak-anak. Mereka adalah agen perubahan yang mampu menanamkan karakter disiplin dan tertib sejak dini,” ungkap AKP Nur Arifin.

Melalui program Polantas Menyapa, Satlantas Polres Gresik berharap para guru mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, sehingga pesan-pesan tentang pentingnya disiplin di jalan tidak hanya berhenti di ruang kelas, tetapi juga terbawa ke lingkungan keluarga dan masyarakat. Dengan demikian, budaya tertib berlalu lintas dapat tumbuh menjadi kebiasaan yang mengakar dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Dalam kegiatan Polantas Menyapa yang dipimpin oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik Ipda Andreas Dwi A. mengajak para peserta memahami bahwa keselamatan di jalan bukan sekadar kepatuhan terhadap aturan, melainkan bentuk penghargaan terhadap nyawa diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

“Keselamatan di jalan bukan hanya soal menghindari tilang. Yang lebih penting adalah bagaimana kita menjaga diri sendiri dan menghormati hak hidup orang lain dengan berkendara secara aman dan bertanggung jawab,” ujar Ipda Andreas.

Dalam sosialisasi tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai safety riding dan defensive driving. Berbagai aspek dibahas mulai dari pentingnya penggunaan helm berstandar yang benar, kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, hingga kemampuan mengenali potensi bahaya (hazard awareness) saat berkendara.

Suasana berlangsung dinamis ketika para guru menyampaikan berbagai pertanyaan, pengalaman, hingga persoalan yang sering dijumpai di jalan raya. Diskusi dua arah itu menjadi ruang berbagi solusi untuk membangun budaya keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah maupun masyarakat. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Tanamankan Budaya Tertib Lalu Lintas Sejak Dini Satlantas Polres Gresik Gandeng Guru SD Selengkapnya

SIG Catatkan Penjualan 15 Juta Ton hingga Mei 2026, Semen Kantong Kontribusi Signifikan

GRESIK,1minute.id – Strategi transformasi bisnis yang dijalankan oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus membuahkan hasil positif. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, SIG berhasil mencatatkan volume penjualan sebanyak 15,092,640 ton, atau naik 4,4% yoy dari periode sebelumnya sebanyak 14,461,092 ton.

Peningkatan kinerja SIG tercapai seiring dengan komitmen BP BUMN dan Danantara sehingga transformasi BUMN berjalan semakin terukur, transparan, dan berorientasi pada hasil. 

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, kinerja cemerlang SIG didorong oleh penjualan domestik  yang naik 9,6% yoy, utamanya dikontribusikan dari segmen semen kantong yang naik signifikan sebesar 11,9% yoy. ”Strategi pengelolaan pasar mikro menjadi kunci sukses SIG menjaga momentum pertumbuhan berlanjut hingga Mei 2026, sekaligus meningkatkan daya saing Perusahaan di tengah tantangan industri,” kata Vita Mahreyni.

Vita Mahreyni menambahkan, selain memperkuat posisi di pasar domestik, SIG juga terus memperkuat penetrasi pasar ekspor yang membantu meningkatkan utilisasi pabrik dan membuka peluang pasar produk derivatif bernilai tambah.

Belum lama ini, SIG telah merealisasikan ekspor ke Amerika Serikat menyusul telah beroperasinya fasilitas ekspor di Tuban, Jawa Timur. SIG melalui anak usahanya, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, telah mengekspor 97.500 metrik ton (MT) semen tipe khusus ke Amerika Serikat.

Ekspor semen tipe khusus ke Amerika Serikat terealisasi melalui kerja sama strategis antara SIG melalui PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, dengan Taiheiyo Cement Corporation. Atas komitmen tersebut, SIG menargetkan ekspor sebanyak total 450 ribu metrik ton (MT) semen tipe khusus ke Amerika Serikat sepanjang 2026 secara bertahap.  

”Transformasi bisnis yang dijalankan oleh SIG berhasil menjaga resiliensi bisnis Perusahaan di tengah tantangan industri sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang. SIG senantiasa mengevaluasi dan mempertajam strategi transformasi yang dijalankan agar terus adaptif dan kompetitif di industri,” ujar Vita Mahreyni. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

SIG Catatkan Penjualan 15 Juta Ton hingga Mei 2026, Semen Kantong Kontribusi Signifikan Selengkapnya

Mobil Pikap Muat Plastik Terbakar di Kedamean, Sopir Selamat, Muatan Ludes

GRESIK,1minute.id – Mobil pikap mengangkut plastik bekas terbakar di area persawahan Desa Sidoraharjo, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik pada Senin, 6 Juli 2026. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Polisi masih melakukan penyelidikan penyebab kebakaran tersebut.

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Suyono, sekitar pukul 13.31 WIB, pihaknya menerima laporan kebakaran mobil dari anggota Polsek Kedamean. Mobil terbakar di area persawahan Desa Sidoraharjo, Kecamatan Kedamean.

Siang itu, kata Suyono, pikap yang disewa oleh Kamat untuk mengangkut plastik. Di tengah perjalanan, Kamat, melihat ada api di bagian bak pikap yang memuat plastik itu. Kamat melihat ada api membakar muatan menghentikan laju kendaraan. “Sopir sempat berusaha memadamkan api. Tapi tidak berhasil meminta pertolongan kepada polisi,” terang Suyono.

Berdasarkan laporan yang masuk itu, sebanyak tujuh personel Damkar diterjunkan dengan mengendarai satu unit mobil Damkar dan satu unit mobil suplai air. Sekitar pukul 13.47 WIB, petugas tiba di tempat kejadian kebakaran (TKK). Saat itu, seluruh bodi pikap dan muatan sudah dilahap amuk si jago merah. ‘Hampir sejam petugas memadamkan api,” terangnya. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Mobil Pikap Muat Plastik Terbakar di Kedamean, Sopir Selamat, Muatan Ludes Selengkapnya

Wakil Bupati Gresik Lepas 200 Mahasiswa KKN Universitas Gresik, Dorong Hadirkan Solusi Nyata bagi Desa dan Pemkab 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 200 mahasiswa Universitas Gresik menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 16 Desa di Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif melepas program pengabdian masyarakat di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Senin, 6 Juli 2026.

Sebelumnya, ratusan mahasiswa itu menjalani pembekalan yang dihadiri Rektor Universitas Gresik Rian Pramana Suwanda, jajaran Pemerintah Kabupaten Gresik, pimpinan Universitas Gresik, Camat Cerme, para kepala desa lokasi KKN, serta dosen pembimbing lapangan.

Ratusan mahasiswa Universitas Gresik akan melaksanakan KKN mulai 13 Juli hingga 7 Agustus 2026. Selama hampir satu bulan, mereka akan menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat di 16 desa di Kecamatan Cerme sesuai dengan kebutuhan dan potensi masing-masing desa.

Dalam sambutannya, Wabup Asluchul Alif  mengajak para mahasiswa menjadikan KKN sebagai kesempatan belajar langsung dari masyarakat. Menurutnya, pengalaman di lapangan akan memberikan pemahaman yang tidak diperoleh di ruang kuliah. “Kalian akan belajar banyak hal di masyarakat, mulai dari budaya, kondisi sosial, ekonomi, hingga lingkungan. Yang paling penting adalah belajar mendengarkan masyarakat dan memahami apa yang benar-benar mereka butuhkan,” ujar dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif. 

Wabup Alif berharap mahasiswa tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi juga mampu mengidentifikasi persoalan yang ada di desa dan memberikan rekomendasi yang dapat menjadi masukan bagi Pemerintah Kabupaten Gresik dalam menyusun kebijakan pembangunan.

“Kami berharap hasil KKN ini tidak berhenti sebagai laporan akademik. Jadikan pengalaman selama di desa sebagai bahan untuk memberikan rekomendasi yang bisa membantu pemerintah menyelesaikan berbagai persoalan di masyarakat,” tambahnya.

Ia menambahkan, KKN juga menjadi sarana membentuk karakter kepemimpinan, kemampuan bekerja sama, serta kepedulian sosial mahasiswa. Menurutnya, menjadi pemimpin yang baik juga dimulai dari kemampuan menjadi bagian dari sebuah tim.

Sementara itu, Rektor Universitas Gresik Rian Pramana Suwanda menjelaskan, Kecamatan Cerme dipilih sebagai lokasi KKN karena memiliki potensi sekaligus tantangan pembangunan yang perlu mendapat perhatian bersama. Selain dikenal sebagai kawasan lumbung pangan, Cerme juga menjadi salah satu wilayah yang rawan terdampak banjir Kali Lamong.

“Salah satu ancaman di wilayah Cerme adalah banjir Kali Lamong. Yang juga perlu menjadi perhatian adalah second disasternya yaitu dampak setelah banjir, seperti munculnya berbagai penyakit. Ini bisa menjadi salah satu fokus pengabdian mahasiswa selama KKN,” jelas Rian, panggilan, Rian Pramana Suwanda..

Rian mengatakan, mahasiswa diharapkan dapat membantu pemerintah desa menyusun perencanaan pembangunan yang selaras dengan program pemerintah daerah. Selain itu, mahasiswa juga didorong memetakan berbagai persoalan di masyarakat, termasuk upaya mitigasi bencana dan peningkatan kesehatan pascabanjir.

“KKN bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik. Kami ingin mahasiswa benar-benar hadir memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan Kabupaten Gresik,” ujarnya. Ia juga berpesan agar seluruh peserta menjaga nama baik almamater, menghormati masyarakat setempat, serta menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah desa selama menjalankan KKN. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Wakil Bupati Gresik Lepas 200 Mahasiswa KKN Universitas Gresik, Dorong Hadirkan Solusi Nyata bagi Desa dan Pemkab  Selengkapnya

Pengunjung PetroNite Fest 2026 Membludak, Pemilik Tenan, UMKM Semringah, 9 Hari Transaksi Diperkirakan Lebih  Rp 10 Miliar 

GRESIK,1minute.id – PetroNite Fest 2026 yang digelar Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia (Persero) memasuki hari terakhir, Minggu, 5 Juli 2026. Ribuan orang tumplek-blek di Kompleks Sarana Olahraga (SOR) Tri Dharma Petrokimia Gresik. 

PetroNite Fest yang dihelat mulai 27 Juni hingga 5 Juli 2026 menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membawa berkah bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sebanyak 30 ribu hingga 50 ribu pengunjung yang memadati area festival setiap hari memberikan dampak langsung terhadap peningkatan penjualan para tenant.

Salah satu yang merasakan manfaat tersebut adalah stan Jajano, pelaku UMKM yang menyajikan beragam kue dan camilan kekinian. Sejak hari pertama penyelenggaraan, produk-produk yang dibawa selalu habis terjual bahkan sebelum operasional festival berakhir.

“Dari pameran ini belum buka pukul 16.00, sudah banyak pengunjung yang antre. Mulai hari pertama, produk yang kami bawa selalu habis sebelum pameran ditutup. Penjualan kami di PetroNite Fest jauh lebih ramai dibandingkan event-event lain yang kami ikuti,” ujar Riska Indayani, penjaga stan Jajano pada Selasa malam, 30 Juni 2026.

Inda, sapaan akrab Riska Indayani mengungkapkan, saat ini Jajano mengikuti tiga pameran yang berlangsung bersamaan, yakni di Gresik dan Surabaya. Namun, hanya di PetroNite Fest mereka menambah jumlah karyawan hingga lima orang untuk melayani tingginya jumlah pembeli.

“Antrean pembeli di sini (PetroNite Fest, Red) selalu panjang, tidak pernah kurang dari sepuluh orang dalam barisan. Karena itu karyawan stan Jajano di PetroNite Fest lebih banyak, biar pelanggan tetap mendapatkan layanan cepat,” kata Inda.

Ramainya pengunjung juga tercermin dari omzet penjualan. Di PetroNite Fest, Jajano mampu meraih omzet sedikitnya Rp20 juta per hari, dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan pameran lain yang rata-rata mencapai Rp 10 juta per hari. Bahkan, angka tersebut jauh melampaui omzet gerai harian mereka di Jalan Perintis Taman 5 Randuagung, Gresik, yang berkisar Rp 5 juta per hari.

“Jelas PetroNite Fest menjadi berkah bagi pelaku UMKM. Karena itu Jajano selalu ikut setiap penyelenggaraannya,” ujar Inda. Muhammad Farhan R, pemilik stan mainan setali tiga uang dengan Indah. Pemuda asal Jalan Kapten Dulasim, Gresik ini mengaku omzet yang diperolehnya selama mengikuti PetroNite Fest meningkat drastis. Bahkan mencapai tujuh kali lipat dibandingkan saat membuka lapak di Alun-Alun Gresik.

“Alhamdulillah pengunjung PetroNite Fest ramai sekali, jadi berkah bagi pelaku usaha yang meramaikan pameran ini. Biasanya saya buka di alun-alun dapat sekitar Rp 200 ribu, kalau di PetroNite Fest bisa mencapai Rp 1,5 juta per hari,” ujarnya.

Hal serupa juga dirasakan Mang Cecep, pemilik stan kuliner Margoci (aci-acian) yang membawa brand baru ke PetroNite Fest. Di luar dugaan, produk yang ditawarkannya langsung mendapat sambutan positif dari para pengunjung.

“Ngeri banget ramainya pengunjung, di luar ekspektasi kami para pelaku usaha. Baru pertama ikut pameran di PetroNite Fest langsung menyala. Omzet kami sehari bisa dua digit. Para penjual happy semua melihat pengunjung yang ramai,” katanya.

Sementara itu, Nur Aini Rahmawati, pemilik stan aksesori Sandy’s, juga merasakan lonjakan penjualan yang signifikan selama penyelenggaraan PetroNite Fest. Menurutnya, jumlah pembeli jauh lebih banyak dibandingkan di gerai hariannya.

“Kalau di rumah biasanya hanya laku sekitar 10 pcs, di sini saya bisa jual lebih dari 50 pcs. Selama lima hari saya bisa dapat omzet hingga Rp20 jutaan,” tuturnya.

Tingginya antusiasme masyarakat yang memadati PetroNite Fest tidak hanya menciptakan suasana acara yang meriah, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan omzet para pelaku UMKM dan tenant yang berpartisipasi.

Tahun ini PetroNite Fest menghadirkan 670 tenant, terdiri atas 558 pedagang kaki lima (PKL), 73 stan outdoor VIP, dan 39 stan indoor VIP yang beroperasi hingga 5 Juli 2026. Petrokimia Gresik juga melibatkan 12 tenant mitra binaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendorong pertumbuhan UMKM. Pada penyelenggaraan tahun sebelumnya, PetroNite Fest mencatat perputaran ekonomi sekitar Rp10 miliar dengan total kunjungan mencapai 319 ribu orang. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Pengunjung PetroNite Fest 2026 Membludak, Pemilik Tenan, UMKM Semringah, 9 Hari Transaksi Diperkirakan Lebih  Rp 10 Miliar  Selengkapnya

Yudhi Dwi Anggoro Sabet Piala Kapolres Gresik Cup Fishing Championship 2026. Berikut Nama Para Juaranya

GRESIK,1minute.id – Yudhi Dwi Anggoro menyabet juara pertama Kapolres Gresik Cup Fishing Championship 2026. Kompetisi mancing antarjurnalis untuk merayakan HUT Ke-80 Bhayangkara digelar di Kolam Pancing dan Rest Area Putri Sari Indah, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik pada Sabtu, 4 Juli 2026. 

Yudhi meraih juara pertama untuk kategori ikan terberat yakni 2,6 kilogram; Dio (1,6 kilogram) dan Lono (1,1 kilogram). Lomba mancing yang dibuka langsung oleh Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution ini dibuka pukul 07.00 WIB hingga 13.30 WIB. 

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution hadir langsung didampingi Wakapolres Gresik Kompol Shabda Purusha Putra serta para pejabat utama Polres Gresik. Camat Cerme Umar Hasyim, Danramil Cerme Kapten Arh M.N. Qomar, Kepala Desa Pandu Vino. Serta pengurus dan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik dan Kelompok Wartawan Grissee (KWGe).

Ketua Panitia AKP Taufan Arif Nugroho mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan mengusung semangat “Pengabdian Polri untuk Masyarakat”. Menurutnya, lomba memancing tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga bertujuan membangun komunikasi yang lebih baik antara Polri dengan masyarakat, termasuk insan pers dan unsur lintas sektoral.

“Kegiatan ini bertujuan membangun dan mempererat sinergitas antara Polri dengan masyarakat, terutama media dan lintas sektoral, sehingga bersama-sama mampu menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di Kabupaten Gresik,” ujar AKP Taufan Arif Nugroho yang juga Kapolsek Cerme ini.

Dalam sambutannya, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta yang telah menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menegaskan keberhasilan pelaksanaan kegiatan tidak terlepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk media yang selama ini menjadi mitra strategis Polres Gresik dalam menyampaikan informasi kepada publik.

“Terima kasih kepada seluruh panitia dan peserta. Kegiatan ini berlangsung meriah dan lancar. Kami juga mengapresiasi rekan-rekan media yang selama ini memberikan informasi kepada masyarakat sehingga Polres Gresik dapat terus bekerja secara akuntabel dan transparan,” ungkapnya.

Kapolres berharap momentum Hari Bhayangkara semakin mempererat hubungan antara Polri, media, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah. “Semoga silaturahmi semakin erat dan kita bersama-sama menjaga kondusivitas Kabupaten Gresik. Selamat kepada seluruh pemenang. Jogo Gresik, hidup media,” tegasnya.

Usai perlombaan, panitia mengumumkan para pemenang dari tiga kategori. Kategori ikan terberat dimenangkan Yudi dengan tangkapan seberat 2,6 kilogram, disusul Dio (1,6 kilogram) dan Lono (1,1 kilogram).

Pada kategori ikan tercepat, juara pertama diraih Anam dengan waktu tangkapan pukul 08.56 WIB, disusul Ashadi pukul 08.57 WIB dan Udin pukul 09.00 WIB.Sementara kategori tangkapan terbanyak dimenangkan Irwan dengan 24 ekor ikan, Sugik 22 ekor, dan Rokim 18 ekor.

Selain penyerahan hadiah kepada para juara, Kapolres Gresik juga membagikan kuis dan doorprize kepada peserta yang menambah kemeriahan suasana. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pukul 13.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan penuh keakraban, mencerminkan komitmen Polres Gresik dalam membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan yang positif. (yad)

Editor  : Chusnul Cahyadi 

Yudhi Dwi Anggoro Sabet Piala Kapolres Gresik Cup Fishing Championship 2026. Berikut Nama Para Juaranya Selengkapnya

SIG Pasok Material Konstruksi Ramah Lingkungan untuk Sekolah Rakyat di Empat Provinsi

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mendukung percepatan pembangunan Sekolah Rakyat. Program prioritas nasional Pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, melalui pasokan material konstruksi ramah lingkungan di empat provinsi yaitu Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Maluku Utara.

Melalui portofolio bisnisnya, PT Varia Usaha Beton (VUB), SIG telah memasok lebih dari 28 ribu meter kubik (m³) beton siap pakai dan ribuan unit beton pracetak guna mendukung pembangunan fasilitas pendidikan dan asrama yang ditargetkan menjangkau ribuan siswa di berbagai daerah di Indonesia.

Pembangunan Sekolah Rakyat yang digencarkan pemerintah membutuhkan dukungan pasokan bahan bangunan berkualitas tinggi, andal, dan berkelanjutan untuk memastikan proyek berjalan tepat waktu dengan standar konstruksi yang aman dan nyaman bagi peserta didik.

Dalam proyek ini, VUB memasok beton siap pakai untuk struktur utama bangunan dan beragam produk beton pracetak untuk prasarana penunjang, antara lain tiang pancang persegi, u-ditch (beton pracetak berbentuk U), cover (penutup) u-ditch, box culvert (beton pracetak berbentuk kotak), pagar panel, paving block, dan kanstin (pembatas jalan lingkungan dengan area paving block).

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan bahwa keterlibatan SIG dalam pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui penyediaan material konstruksi yang unggul dan berkelanjutan.

“Pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun generasi unggul sebagai pilar masa depan bangsa. Untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung proses pembelajaran yang efektif, dibutuhkan fasilitas pendidikan dengan kualitas konstruksi yang baik dan berdaya tahan tinggi. SIG bangga dapat berkontribusi dalam pembangunan Sekolah Rakyat melalui pasokan bahan bangunan berkualitas yang juga diproduksi dengan prinsip ramah lingkungan,” kata Vita Mahreyni.

Sejak Desember 2025, VUB telah memasok 28.582 m3 beton siap pakai, tiang pancang total sepanjang 52.170 meter, paving block seluas 27.195 m2, u-ditch sebanyak 1.544 unit, cover u-ditch sebanyak 2.502 unit, pagar panel sebanyak 2.766 unit, dan kolom 524 unit. Pasokan material konstruksi akan terus dilakukan hingga seluruh pengerjaan proyek selesai.

VUB merupakan salah satu unit portofolio bisnis SIG yang memproduksi berbagai produk beton dan solusi konstruksi, mulai dari beton siap pakai, beton pracetak, beton masonry, crushed stone, hingga jasa konstruksi dan sewa peralatan. Keunggulan produk dan layanan VUB dalam aspek mutu, ketepatan waktu pengiriman, ketepatan jumlah, serta keberlanjutan didukung oleh tenaga ahli berpengalaman, kelengkapan mesin, dan sistem peralatan yang terautomasi.

Di sisi lain, keberlanjutan juga didukung oleh tenaga ahli berpengalaman, pun kelengkapan mesin, dan sistem peralatan yang tersistematis. Untuk memastikan kelancaran distribusi dan pemenuhan kebutuhan proyek, VUB didukung jaringan operasional yang luas dengan 35 batching plant di 26 kota pada 11 provinsi di Indonesia.

“Dengan jaringan operasional yang tersebar luas, VUB memiliki kapabilitas untuk mendukung proyek berskala besar secara cepat dan efisien. Kami juga siap membangun on-site plant di lokasi proyek guna memastikan pasokan material konstruksi dapat berjalan lancar sesuai kebutuhan pembangunan,” ujar Vita Mahreyni. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

SIG Pasok Material Konstruksi Ramah Lingkungan untuk Sekolah Rakyat di Empat Provinsi Selengkapnya

Buronan Spesialis Pembobol Bengkel Motor Antarprovinsi Dibekuk Polres Gresik di Badung, Bali

GRESIK,1minute.id – Dua buronan spesialis pembobolan rumah antar provinsi  di ringkus Polres Gresik di Badung, Bali. Duo pelaku itu berinisial MY, 52 ; dan HR, 49. Keduanya warga Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Dua tersangka ini diburu oleh Unit Reserse Mobile (Resmob) Satreskrim Polres Gresik karena ditengarai telah “menggerayangi” rumah Amanah, 67, warga Jalan J.A. Suprapto, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik pada Sabtu, 11 Mei 2026 pukul 12.00 WIB. Akibat aksi mereka korban mengalami kerugian Rp 300 juta. 

Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya, membenarkan keberhasilan anggotanya mengungkap kasus tersebut. Menurutnya, kedua terduga pelaku kini telah diamankan di Mapolres Gresik untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Kasus ini bermula pada Sabtu, 16 Mei 2026, sekitar pukul 12.00 WIB. Korban, Amanah, 67, warga Jalan J.A. Suprapto, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik, yang juga menjadi lokasi Bengkel Agung Jaya Motor, meninggalkan rumah sejenak untuk mengantar suaminya melaksanakan ibadah salat.

Sepulang dari masjid, korban mendapati jejak kaki asing di dalam rumah hingga kamar tidur. Kecurigaannya semakin kuat saat hendak menyimpan cincin ke dalam loker kamar. Loker tersebut sudah dalam keadaan terbuka dan seluruh barang berharga di dalamnya telah raib digondol pelaku. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp300 juta dan segera melaporkannya ke Polsek Gresik Kota.

Berbekal laporan polisi tersebut, Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik yang dipimpin oleh Kanit Resmob Ipda Andi Muh. Asyraf Gunawan, melakukan penyelidikan intensif. Hasil penelusuran akhirnya mengarah ke Bali setelah polisi memperoleh informasi mengenai keberadaan para pelaku.

Tanpa menunda waktu, tim bergerak menuju Pulau Dewata dan melakukan penyisiran di sejumlah lokasi. Pada Kamis, 25 Juni 2026 sekitar pukul 06.30 WITA, kedua pelaku berhasil diringkus di Jalan Tegal Wangi, Kuta, Kabupaten Badung, tanpa perlawanan. Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 477 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal, terutama saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong.

“Masyarakat diharapkan segera melaporkan apabila mengetahui adanya tindak pidana maupun aktivitas yang mencurigakan ke kantor polisi terdekat. Laporan juga dapat disampaikan melalui layanan Hotline 110 maupun WhatsApp di nomor 0811-8800-2006. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif,” pungkasnya. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Buronan Spesialis Pembobol Bengkel Motor Antarprovinsi Dibekuk Polres Gresik di Badung, Bali Selengkapnya

BNN RI dan Bea Cukai Jatim Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Rp 4 Triliun di Pergudangan Prambanan Bizland, Gresik

GRESIK,1minute.id – Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Timur menggerebek Kompleks Pergudangan Prambanan Bizland Blok SA-33, Desa Cerme Lor, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik pada Kamis, 2 Juli 2026.

Dalam penggerebekan itu, petugas menyita sekitar 3,37 ton narkotika jenis kuncup bunga canabinoid atau bunga ganja. Barang bukti itu ditemukan dalam empat kontainer yang berisi puluhan kardus dan 79 koper. Barang bukti itu dugaan hasil penyelundupan narkotika jaringan internasional  : Thailand–Malaysia–Indonesia.

Selain barang bukti, petugas juga mengamankan 12 orang yang diduga terlibat dalam jaringan penyelundupan tersebut. Narkotika itu diduga akan diedarkan serta digunakan sebagai campuran cairan rokok elektrik.

Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, mengatakan pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil operasi bersama BNN RI dan Bea Cukai Jawa Timur untuk memutus mata rantai peredaran narkotika lintas negara. “Pengungkapan jaringan internasional Thailand–Malaysia–Indonesia ini merupakan hasil joint operation BNN RI bersama Bea Cukai,” ujarnya.

Ia menjelaskan ada tersangka ada satu orang warga asing yang diamankan dan masih dilakukan pengembangan dan ada yang masih kita lakukan pengejaran kabur di negara tetangga.”Untuk warga Indonesia yaitu supir dan pegawai kargo,” jelas Komjen Pol. Suyudi Ario Seto. 

BNN memperkirakan nilai barang bukti yang diamankan mencapai sekitar Rp 4 triliun. Pengungkapan tersebut dinilai penting karena peredaran narkotika berpotensi menyasar berbagai lapisan masyarakat, terutama kalangan generasi muda.

Kepala Bea Cukai Indonesia Letjen TNI (Purn) Djaka Budhi Utama, mengatakan pengungkapan bermula dari pemeriksaan terhadap jalur masuk barang di pelabuhan. Hasil pemeriksaan kemudian dikembangkan hingga petugas menemukan lokasi penyimpanan di kawasan pergudangan di Gresik.

“Kami bersama-sama membongkar jaringan Thailand–Indonesia melalui pengecekan di pelabuhan. Setelah dilakukan pendalaman, barang tersebut terlacak hingga Kabupaten Gresik,” katanya. Menurut Djaka, Bea Cukai terus berkoordinasi dengan BNN dan aparat terkait untuk menelusuri jaringan serta memastikan seluruh pihak yang terlibat dapat diproses sesuai hukum.

“Kami berkomitmen menjaga bangsa ini dari peredaran narkotika yang merupakan musuh dunia,” pungkasnya.Hingga kini, BNN RI dan Bea Cukai Jawa Timur masih mendalami peran 12 terduga pelaku, jalur distribusi narkotika, serta kemungkinan keterlibatan jaringan lain dalam kasus tersebut. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

BNN RI dan Bea Cukai Jatim Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Rp 4 Triliun di Pergudangan Prambanan Bizland, Gresik Selengkapnya