Satlantas Polres Gresik Bagikan Coklat untuk Pengendara Tertib Lalin 

GRESIK,1minute.id – Operasi Keselamatan Semeru 2026 memasuki hari kedua, pada Selasa, 3 Februari 2026. Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik semakin gencar melakukan operasi simpatik maupun sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas di wilayah hukum Polres Gresik.

Satlantas Polres Gresik menggelar aksi simpatik di kawasan Gresik Kota Baru (GKB) dengan memberikan edukasi langsung sekaligus membagikan cokelat kepada pengguna jalan yang tertib di kawasan Traffic Light Pos Pantau Lalu Lintas 12.0 GKB.

Kegiatan yang berlangsung di salah satu titik strategis arus lalu lintas tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik, Ipda Andreas Dwi Anggoro, bersama jajaran personel Satlantas. Operasi ini juga melibatkan sinergi dengan Jasa Raharja Kabupaten Gresik sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Berbeda dengan razia konvensional, kegiatan kali ini dikemas dengan pendekatan humanis. Petugas tidak hanya memberikan imbauan, tetapi juga membagikan suvenir berupa gantungan kunci dan cokelat kepada pengguna jalan yang tertib berlalu lintas sebagai bentuk apresiasi.

Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin, menjelaskan bahwa pendekatan persuasif menjadi kunci utama dalam membangun kesadaran masyarakat. “Kami ingin lebih dekat dengan masyarakat. Melalui aksi simpatik ini, kami memberikan edukasi langsung tentang potensi bahaya di jalan raya serta pentingnya etika berlalu lintas guna menekan angka kecelakaan,” ujarnya pada Selasa, 3 Februari 2026.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan mampu menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan di tengah masyarakat. “Keselamatan adalah kebutuhan bersama. Dengan sinergi Polri, Jasa Raharja, dan seluruh pengguna jalan, kami optimistis angka fatalitas kecelakaan di Kabupaten Gresik dapat terus ditekan,” pungkas AKP Nur Arifin. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi

Satlantas Polres Gresik Bagikan Coklat untuk Pengendara Tertib Lalin  Selengkapnya

Pertama di Gresik, UPT SMP Negeri 2 Gresik Raih SKK Paripurna Nasional 

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik meraih predikat Sekolah Siaga Kependudukan (SKK) Paripurna. Sekolah yang berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik ini, menjadi pioner untuk satuan pendidikan jenjang SMP di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik yang mendapatkan predikat tertinggi yang disematkan oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga), dulu bernama, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) itu.

Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) adalah satuan pendidikan yang mengintegrasikan pendidikan kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga ke dalam mata pelajaran atau kurikulum, ekstrakurikuler serta budaya sekolah. Program ini bertujuan membentuk generasi muda yang sadar isu kependudukan, berperilaku sehat dan berencana sejak dini.

Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim menceritakan, pihaknya bersama tim SKK sekolah melakukan studi tiru di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Gresik. Selanjutnya, melakukan workshop penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Terintegrasi SSK. 

“Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Anak (KBPPPA) Gresik, kami ikut asesmen monitoring dan evaluasi SSK. Alhamdulillah berkat kerja keras TIM sekolah kita meraih predikat paripurna,” ujar Salim melalui pesan WhatsApp pada Selasa, 3 Februari 2026.

Implementasi yang telah dilakukan oleh Spenda Gresik adalah mengintegrasikan isu kependudukan ke dalam materi pembelajaran. Di Spenda Gresik, kegiatan yang dilakukan, antara lain, pelatihan, seminar dan workshop tentang isu kependudukan bagi Guru, TU dan murid ; Kegiatan ekstrakurikuler, Duta Genre, Pusat Informasi Sahabat Anak (PISA) yakni sudut baca yang terkait dengan isu kependudukan dan proyek komunitas yang berfokus pada sekolah Aman Nyaman dan Menyenangkan.

“Dengan demikian, SSK dapat membantu murid menjadi warga negara yang peduli dan bertanggung jawab terhadap isu kependudukan,” ujar Salim. Data yang didapat wartawan  1minute.id ,  ada tiga satuan pendidikan di Kabupaten Gresik yang masuk kategori SKK Paripurna. Tiga sekolah itu, adalah SMA Negeri 1 Kedamean; MAN 1 Gresik dan UPT SMP Negeri 2 Gresik. “Insya Allah di Hari Kependudukan piagam akan diterimakan,” kata Salim. Hari Kependudukan Nasional biasanya diperingati bersamaan dengan Hari Populasi Sedunia yang diperingati setiap 11 Juli. (yad)

Pertama di Gresik, UPT SMP Negeri 2 Gresik Raih SKK Paripurna Nasional  Selengkapnya

Jelang Ramadan, Polres Gresik Ciptakan Kamseltibcarlantas Gelar Ops Keselamatan Semeru 2026

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Semeru 2026 di halaman Mapolres Gresik pada Senin, 2 Februari 2026. Apel Ops Keselamatan Semeru sebagai ikhtiar menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) menjelang bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah di pimpin oleh Waka Polres Gresik Kompol Shabda Purusha mewakili Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution.

Peserta apel adalah personel gabungan lintas sektoral yang terdiri dari unsur TNI (Kodim 0817, Denpom, Garnisun), Polri, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik. Dalam amanatnya, Kompol Shabda Purusha menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Semeru bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah strategis untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang masih tergolong tinggi.

Berdasarkan data tahun 2025, tercatat 531 kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Jawa Timur dengan 10 korban meninggal dunia. “Tingginya angka kecelakaan ini berkorelasi dengan rendahnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Perilaku pengendara yang tidak disiplin menjadi faktor dominan penyebab fatalitas kecelakaan,” ujarnya saat membacakan amanat Kapolda Jawa Timur.

Operasi Keselamatan Semeru 2026 akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026, dengan melibatkan 5.020 personel gabungan di seluruh wilayah Jawa Timur.

Operasi ini mengusung tema, “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026.” Tiga strategi utama menjadi fokus pelaksanaan operasi, yakni:

* Preemtif, melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat serta pengusaha otobus (PO) terkait manajemen keselamatan berlalu lintas.

* Preventif, dengan pelaksanaan ramp check kendaraan serta tes urine bagi pengemudi di terminal untuk memastikan kelayakan kendaraan dan pengemudi bebas dari pengaruh alkohol maupun narkoba.

* Represif, berupa penegakan hukum berbasis teknologi Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) dan penindakan selektif terhadap pelanggaran kasat mata seperti penggunaan knalpot tidak standar (brong), melawan arus, tidak menggunakan helm SNI, serta kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL).

Menutup arahannya, Waka Polres Gresik menekankan kepada seluruh personel agar selalu mengedepankan keselamatan masyarakat, profesionalisme, serta etika dalam bertugas. Ia juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana alam akibat kondisi cuaca yang tidak menentu dan berpotensi mengganggu arus lalu lintas.

“Keberhasilan operasi ini sangat bergantung pada sinergi dan soliditas seluruh unsur, baik TNI, Polri, maupun pemerintah daerah. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan niatkan sebagai ibadah,” pungkasnya. Usai apel, kegiatan dilanjutkan Latihan Pra Operasi (Latpraops) guna memantapkan kesiapan teknis dan taktis personel dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026 di lapangan. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Jelang Ramadan, Polres Gresik Ciptakan Kamseltibcarlantas Gelar Ops Keselamatan Semeru 2026 Selengkapnya

Warga & Keluarga Korban Perampokan Mengakibatkan Agen BRILink Tewas Geruduk PN Gresik Minta Terdakwa Midhol Dihukum Mati

GRESIK,1minute.id – Ratusan warga bersama keluarga Wardatun Toyyibah, 28, korban dugaan perampokan yang menyebabkan meninggal dunia kembali mendatangi kantor Pengadilan Negeri Gresik pada Senin, 2 Februari 2026.

Mereka ngeruduk Pengadilan Negeri Gresik dengan satu tujuan yakni menuntut keadilan atas perbuatan yang dilakukan oleh terdakwa Midhol kepada  agen BRILink pada Maret 2024 lalu dihukum mati atau seumur hidup. Sebab, mereka kecewa terhadap tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri Gresik karena menuntut Midhol dengan hukuman penjara selama 14 tahun.

Kedatangan kali kedua warga dan keluarga korban ke kantor PN Gresik di Jalan Permata, Kompleks Perumahan Bunder Asri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik ipni untuk memberikan support moral kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri Gresik yang menyidangkan perkara pidana dengan terdakwa Midhol ini.

Massa tiba pukul 10.45 WIB. Sidang memasuki agenda Replik, tanggapan atau sanggahan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap isi pledoi digelar di ruang sidang Sari Pengadilan Negeri Gresik sekitar pukul 14.30 WIB. Sidang hanya berlangsung tidak lebih dari 10 menit.

Massa yang tidak bisa masuk ruang sidang akhirnya membentang sejumlah poster yang isinya, antara lain, ” Jika Hukum Negara Tidak Bisa Ditegakkan, Hukum Rimba yang Berjalan ; Tegakkan Hukum Seadil-adilnya ; Sudah Merampok dan Membunuh #Hukum Mati ; Kok Iso 14 Tahun dan Kami Ingin Midhol Dihukum Mati “.

Mahfudi, suami korban Wardatun Toyyibah  mengatakan, dirinya akan terus mencari keadilan agar terdakwa Midhol mendapat hukuman setimpal. Dia bersikukuh bahwa Midhol adalah pelaku utama dan otak perampokan dan pembunuhan terhadap istrinya.

“Warga yang datang ke pengadilan ini murni atas kemauan mereka sendiri. Kami dan warga yang datang ke sini tidak terima kalau sampai Midhol tidak dihukum mati atau seumur hidup,” ujar Mahfud usai sidang kepada wartawan pada Senin. 2 Februari 2026. Mahfudi dengan didampingi para kerabatnya.

Majelis hakim akan membacakan putusan pada Kamis, 12 Februari 2026. Pada sidang putusan ini, massa diperkirakan semakin banyak. Seperti diberitakan, dugaan perampokan agen BRILink yang mengakibatkan korban Wardatun Toyyibah meninggal dunia ini terjadi pada 14 Maret 2024 lalu. Polisi menetapkan tiga orang tersangka. Mereka adalah Asrofin telah di vonis hukuman penjara selama 12 tahun, Sobikhul Alim meninggal dunia beberapa hari setelah perampokan tersebut dan Ahmad Midhol yang sempat melarikan diri.

Selain mengakibatkan korban meninggal dunia, pelaku yang berjumlah tiga orang itu juga menggasak uang sebesar Rp 169 juta. 

Pada Senin, 19 Januari 2026, jaksa penuntut Imamal Muttaqin menuntut terdakwa Midhol terbukti bersalah melanggar Pasal 479 KUHP nomor 1 Tahun 2023. “Terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 479 KUHP Nomor 1 Tahun 2023. Memohon kepada Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara untuk menjatuhkan hukuman penjara selama 14 tahun dikurangi masa tahanan,” kata Jaksa Imamal pada Senin, 19 Januari 2026. (yad)

Warga & Keluarga Korban Perampokan Mengakibatkan Agen BRILink Tewas Geruduk PN Gresik Minta Terdakwa Midhol Dihukum Mati Selengkapnya

Tradisi Jelang HPN, PWI Gresik Kolaborasi Lintas Sektor Lakukan Penghijauan di Bantaran Kali Lamong

GRESIK,1minute.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik melakukan penanaman ratusan pohon produktif di Desa Jono, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik pada Senin, 2 Februari 2026. Aksi nyata pelestarian lingkungan hasil kolaborasi lintas sektor dari instansi pemerintah dan perusahaan di Kota Industri, sebutan lain, KabupatenGresik.

Ketua PWI Gresik Deni Ali Setiono mengatakan, kegiatan penanaman pohon bertajuk “Satu Pohon Sejuta Manfaat” ini rutin digelar PWI Gresik setiap tahun dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN). Pihaknya berkomitmen menjadi bagian dari solusi konkret dalam upaya pelestarian lingkungan sekaligus menjaga keberlanjutan kehidupan.

Pada kegiatan tahun ini, sebanyak 400 pohon produktif ditanam. Terdiri dari mangga, nangka, jambu air, jambu kristal, dan alpukat. Pemilihan pohon produktif tersebut tidak hanya ditujukan untuk memperkuat mitigasi bencana alam di kawasan rawan banjir, tetapi juga sebagai dukungan terhadap program ketahanan pangan pemerintah.

“Penanaman pohon ini menjadi agenda rutin PWI Gresik setiap tahun, sebagai rangkaian peringatan Hari Pers Nasional dan HUT PWI. Tidak hanya menulis saja, kita juga turut andil dalam langkah kecil menjaga lingkungan. Mudah-mudahan bermanfaat untuk lingkungan,” kata Deni.

Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan dan kerja sama berbagai pihak. PWI Gresik menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan penuh, antara lain Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik, Kecamatan Cerme, Desa Jono.

Juga kepada.manajemen perusahaan, PT Freeport Indonesia, SKK Migas Jabanusa, PGN Saka, Petronas, Prima Energi Baweran, PT Smelting, Bank Jatim, PT Petrokimia Gresik, PT Indospring Tbk, PT PLN Nusantara Power UP Gresik, PT Cargill Indonesia, PT Wilmar Nabati Indonesia, PT BKMS/JIIPE Gresik, serta Aston Gresik.

Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, langkah nyata PWI Gresik ini selaras dengan program prioritas pemerintah daerah dalam Nawa Karsa Bupati dan Wakil Bupati Gresik dalam penanggulangan banjir Kali Lamong sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

“Tentu yang pertama, kami menyampaikan apresiasi atas inisiasi penanaman pohon yang rutin dilakukan PWI Gresik setiap tahun. Tahun lalu di Ngargosari, sebelumnya di daerah lain juga. Artinya PWI Gresik istiqomah, mendukung kesinambungan dalam menjaga lingkungan dengan penanaman pohon. Setiap pohon yang ditanam akan men-support oksigen di Gresik,” tandasnya.

Washil menyebut, 5 ribu hektar di wilayah perkotaan sudah menjadi kawasan industri. Untuk itu, penanaman pohon ini menjadi sangat penting untuk mendukung kebutuhan oksigen bagi Kota Gresik. “Sekali lagi saya sampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PWI Gresik, perusahaan dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini,” tutupnya.

Ditempat yang sama, Kepala Desa (Kades) Jono Asrun menyampaikan terima kasih karena penanaman pohon PWI Gresik tahun 2026 ini dipusatkan di Desa Jono. Daerah yang berada di bantaran Sungai Kali Lamong dan berada di bayang-bayang banjir setiap tahun.

“Untuk diketahui, 3/4 wilayah kami dikelilingi Kali Lamong. Dengan adanya penanaman pohon ini, mudah-mudahan bermanfaat khususnya untuk penguatan tanggul Desa Jono, meminimalisir tanggul jebol akibat luapan Kali Lamong,” tukas Asrun.

Asrun bercerita, tanggul Desa Jono pernah jebol dan mengakibatkan permukiman warga tergenang 2 minggu. “Itu bukan waktu yang sebentar, efeknya banyak. Warga banyak yang sakit dan mobilitas terganggu,” tandasnya. “Untuk itu, saya atas nama warga Desa Jono menghaturkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada seluruh pihak dalam penanaman pohon di desa kami,” sambung Asrun memungkasi.

Acara penanaman pohon dihadiri Wakapolres Gresik Kompol Sabdha Purusha, Kasdim 0817 Mayor Inf. Siari, Forkopimcam Cerme, PKDI Cerme, dan perwakilan dari perusahaan-perusahaan. Hal ini menunjukkan aksi nyata penghijauan lingkungan berbasis kolaborasi.

Mengutip Meta AI, sebatang pohon dapat menghasilkan oksigen melalui proses fotosintesis, yang menggunakan energi dari sinar matahari untuk mengubah karbon dioksida dan air menjadi glukosa dan oksigen.

Jumlah oksigen yang dihasilkan oleh sebatang pohon dapat bervariasi tergantung pada jenis pohon, ukuran, dan kondisi lingkungan. Namun, berikut adalah beberapa perkiraan tentang jumlah oksigen yang dihasilkan oleh sebuah pohon:

– Sebatang pohon yang berusia 1 tahun dapat menghasilkan sekitar 10-20 kilogram oksigen per tahun.

– Sebatang pohon yang berusia 10 tahun dapat menghasilkan sekitar 100-200 kilogram oksigen per tahun.

– Sebuah pohon yang berusia 50 tahun dapat menghasilkan sekitar 1.000-2.000 kilogram oksigen per tahun.

Dalam satu hari, sebatang pohon dapat menghasilkan sekitar 2-5 kilogram oksigen. Jadi, jika kita asumsikan bahwa sebatang pohon dapat menghasilkan 3 kilogram oksigen per hari, maka dalam satu tahun, pohon tersebut dapat menghasilkan sekitar 1.095 kilogram oksigen.

Namun, perlu diingat bahwa jumlah oksigen yang dihasilkan oleh sebatang pohon juga tergantung pada faktor-faktor lain seperti intensitas sinar matahari, suhu, kelembaban, dan ketersediaan nutrisi. Oleh karena itu, angka-angka di atas hanya merupakan perkiraan dan dapat bervariasi tergantung pada kondisi lingkungan.

Dalam konteks ini, sebatang pohon dapat menyediakan oksigen untuk sekitar 2-4 orang per hari, tergantung pada jumlah oksigen yang dihasilkan dan kebutuhan oksigen manusia. Namun, perlu diingat bahwa pohon tidak hanya menghasilkan oksigen, tetapi juga memiliki banyak manfaat lain seperti menyediakan makanan, tempat tinggal, dan perlindungan dari erosi.

Bila PWI Gresik menanam 400 pohon dan semua hidup, telah menyediakan oksigen  sekitar 1.600 orang. Karena setiap pohon dapat menyediakan oksigen untuk sekitar 2-4 orang per hari. Yuk kita tanam pohon. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Tradisi Jelang HPN, PWI Gresik Kolaborasi Lintas Sektor Lakukan Penghijauan di Bantaran Kali Lamong Selengkapnya

Polres Gresik Gagalkan Peredaran Ribuan Butir Pil Koplo, Pengedar Ngontrak di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Gresik menggagalkan peredaran ribuan butir pil koplo. Selain menyita ribuan butir pil dobel L alias LL, polisi juga mengamankan seorang terduga pengedar berinisial KH, 33, yang ngontrak  di Jalan Gubernur Suryo, Kelurahan Tlogopojok, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik.

Polisi masih berusaha mengembangkan hasil penangkapan ini untuk mencari bandar besar (BeDe) alias pengedar kakapnya. Penangkapan pengedar pil koplo untuk wilayah Gresik Kota ini dilakukan pada Selasa,13 Januari 2026. 

Kasat Resnarkoba Polres Gresik AKP Ahmad Yani mengatakan, penangkapan berawal dari informasi adanya peredaran pil logo LL yang dilakukan pelaku. “Pelaku kami amankan saat berada di rumah kontrakannya. Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan ribuan butir obat keras pil logo LL yang diedarkan tanpa izin,” ujar AKP Ahmad Yani. 

Dalam pengungkapan tersebut, polisi lebih dulu mengamankan 64 butir pil LL yang diserahkan pelaku kepada seorang saksi perempuan berinisial S. Pengembangan kemudian dilakukan hingga ditemukan barang bukti tambahan di lokasi. “Total barang bukti yang berhasil diamankan sebanyak 1.169 butir pil logo LL, uang tunai Rp1,5 juta, satu unit handphone, tas selempang, serta plastik klip kosong yang diduga digunakan untuk mengemas pil,” jelasnya.

AKP Ahmad Yani menegaskan, peredaran obat keras tanpa izin sangat berbahaya karena dapat menimbulkan dampak serius bagi kesehatan masyarakat. “Atas perbuatannya, tersangka kami jerat dengan Pasal 435 dan/atau Pasal 436 ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan,” tegasnya.

Saat ini, lanjut AKP Ahmad Yani, penyidik masih terus melakukan pendalaman, termasuk pemeriksaan saksi-saksi, pengiriman barang bukti ke Laboratorium Forensik Polda Jatim. Polres Gresik mengimbau warga apabila mengetahui atau melihat adanya tindak pidana, masyarakat bisa langsung melapor ke kantor polisi terdekat, menghubungi call center 110, atau hotline Lapor Cak Rama di 0811-8800-2006. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi

Polres Gresik Gagalkan Peredaran Ribuan Butir Pil Koplo, Pengedar Ngontrak di Gresik  Selengkapnya

Pelayanan Publik Pemkab Gresik Dapat Opini Kualitas Tertinggi dari Ombudsman

GRESIK,1minute.id – Ombudsman Republik Indonesia memberikan Penghargaan Opini Kualitas Tertinggi kepada Pemerintah Kabupaten Gresik. Pengumuman tersebut disampaikan secara daring dari Aula Ombudsman RI, Jakarta dan diikuti secara virtual oleh jajaran Pemkab Gresik pada Kamis, 29 Januari 2026.

Kegiatan Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2025 yang bertujuan mendorong perbaikan serta peningkatan kualitas pelayanan publik secara menyeluruh. Opini Ombudsman menjadi referensi bagi kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dalam membangun pelayanan publik yang lebih responsif, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Penguatan pengawasan pelayanan publik dilakukan sejak 2013. Namun mulai tahun 2025 resmi bertransformasi menjadi Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik. Hasil penilaian kini dituangkan dalam bentuk kategori opini Ombudsman RI dan tidak lagi berbasis skor numerik.

Penilaian Maladministrasi Tahun 2025 dilaksanakan pada periode September hingga November 2025 melibatkan 38 kementerian, 8 lembaga, 38 pemerintah provinsi, 56 pemerintah kota, serta 170 pemerintah kabupaten. Penilaian mengacu pada UU Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. 

Ada empat dimensi utama penilaian masing-masing input yakni input (kesiapan SDM dan sarana prasarana), proses (pemenuhan standar pelayanan publik), output (persepsi maladministrasi dari pengguna layanan), serta pengaduan (pengelolaan laporan masyarakat).

Dalam penilaian tahun ini, selain Kabupaten Gresik, terdapat enam pemerintah kabupaten lain yang juga memperoleh Penghargaan Opini Kualitas Tertinggi yaitu Kabupaten Banggai, Banggai Laut, Bojonegoro, Demak, Jember, dan Sidoarjo.

Ketua Ombudsman RI Mokhammad Najih, menjelaskan bahwa opini tersebut merupakan bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan pelayanan publik. “Opini Ombudsman ini bukan sekadar penilaian, tetapi bagian dari upaya perbaikan, penyempurnaan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Indonesia,” ujarnya.

Menanggapi capaian tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda)  Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman menyampaikan apresiasi atas kerja kolektif seluruh perangkat daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Penghargaan Opini Kualitas Tertinggi menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik, transparan, dan akuntabel. Ini juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus melakukan perbaikan dan inovasi pelayanan,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa hasil penilaian Ombudsman RI tersebut akan dijadikan bahan evaluasi berkelanjutan agar kualitas pelayanan publik di Kabupaten Gresik terus meningkat dan manfaatnya semakin dirasakan masyarakat. “Ke depan, kami berkomitmen menjaga kualitas pelayanan publik agar tetap sesuai standar, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta bebas dari praktik maladministrasi,” pungkasnya.

Dengan capaian ini, Pemerintah Kabupaten Gresik menyatakan akan mempertahankan dan meningkatkan standar pelayanan publik melalui evaluasi lanjutan dan inovasi layanan. Selain itu memperkuat tata kelola serta mekanisme pengaduan masyarakat, agar pelayanan publik tetap bersih dan berintegritas. (yad) 

Pelayanan Publik Pemkab Gresik Dapat Opini Kualitas Tertinggi dari Ombudsman Selengkapnya

Lansia 58 Tahun Cabuli Anak 12 Tahun di Poskamling di Kebomas 

GRESIK, 1minute.id – Kasus dugaan perbuatan asusila di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik kembali terjadi. Setelah begal payudara di exit Tol Bunder, kini, Satreskrim Polres Gresik mengamankan seorang lansia berinisial L, warga Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.

Yang membuat ngulus dada, lelaki berusia 58 tahun yang telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik itu diduga melakukan perbuatan asusila terhadap anak berusia 12 tahun di Poskamling masih wilayah Kebomas.

Perbuatan tercela itu dilakukan oleh pelaku pada Jumat, 26 Desember 2025 sekitar pukul 14.00 WIB. Kasus ini terungkap setelah orang tua korban melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Seperti pepatah, sepandai-pandai menyembunyikan bangkai, pasti akan tercium juga.

“Saat kejadian, korban berada seorang diri di pos kamling,” ujar AKP Arya Widjaya di Mapolres Gresik. Berdasarkan laporan polisi, pelaku berinisial L, 58, diduga melakukan perbuatan cabul dengan menyentuh bagian tubuh korban secara berulang kali.

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya menjelaskan, peristiwa persetubuhan itu terjadi pada Jumat, 26 Desember 2025, sekitar pukul 14.00 WIB, di sebuah pos kamling di wilayah Kecamatan Kebomas. Korban merupakan anak perempuan berusia 12 tahun. 

AKP Arya Widjaya mengungkapkan, pelaku memanfaatkan kondisi lokasi yang sepi untuk melancarkan aksinya. Korban yang mengalami trauma kemudian menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya. Tidak terima dengan peristiwa itu, pihak keluarga langsung melaporkan ke Polres Gresik.

“Begitu menerima laporan, kami langsung melakukan penyelidikan dan mengamankan pelaku untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tegas AKP Arya. Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 415 huruf b KUHP Tahun 2023 tentang perbuatan cabul terhadap anak, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

Selain penegakan hukum, Polres Gresik juga mengedepankan pendekatan humanis terhadap korban. “Kami memastikan korban mendapatkan pendampingan, baik secara psikologis maupun hukum. Perlindungan terhadap anak menjadi prioritas kami,” ujar AKP Arya Widjaya.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya. Warga bisa melapor menghubungi call center 110, atau hotline Lapor Cak Rama di 0811-8800-2006. (yad)

Lansia 58 Tahun Cabuli Anak 12 Tahun di Poskamling di Kebomas  Selengkapnya

BMW X3 Terbakar di Pintu Masuk Tol Belahanrejo, Kedamean, Pengemudi Selamat

GRESIK,1minute.id – Mobil BKW X3 dikabarkan terbakar area pintu masuk Tol Belahanrejo, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Jumat, 30 Januari 2026.

Untungnya tidak ada korban jiwa dalam musibah yang terjadi pada pukul 09.10 WIB itu. Erik Ertanto, pengemudi BMW bernomor polisi B 199….. berhasil menyelamatkan diri sebelum mobil ludes terbakar. 

Menurut penuturan petugas Pemadam Kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik pada pukul 09.13 WIB menerima pengaduan melalui call center 112 ada kebakaran mobil di pintu masuk Tol Belahanrejo, Kecamatan Kedamean.  Pelapor petugas pintu Tol belahanrejo.

“Petugas kami tiba lokasi pukul 09.41 WIB. Mobil BMW sudah terbakar,” ujar Kepala Dinas Damkarmat Gresik Suyono pada Jumat, 30 Januari 2026. Sebanyak 7 personil dengan satu mobil pemadam dan satu unit mobil suplai kemudian melakukan upaya pemadaman. “Sekitar pukul 10.18 WIB proses pemadaman selesai,” katanya. 

Bagaimana kronologi kebakaran mobil mewah itu? Petugas damkar menyatakan, berdasarkan keterangan dari Erik Ertanto pagi itu berangkat dari Driyorejo tujuan Gresik. Erik sendirian. Ketika memasuki pintu Tol Belahanrejo, Ia melihat ada asap dari kap mobil. Selang beberapa detik kemudian ada ledakan dan membuat mobil terbakar. Erik lalu keluar menyelamatkan diri. “Kebakaran sangat cepat,” katanya. (yad)

BMW X3 Terbakar di Pintu Masuk Tol Belahanrejo, Kedamean, Pengemudi Selamat Selengkapnya

Wabup Alif Sambut Hangat Tamu dari Tabalong, Jelentrehkan Aplikasi Gresik Urus Stunting dan Strategi Kolaboratif Penurunan Stunting 

GRESIK,1minute.id – Aplikasi Gresik Urus Stunting (GUS) menjadi topik utama saat Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menerima kunjungan kerja Wakil Bupati Tabalong, Provinsi Kalimantan Timur, Habib Muhammad Taufan Alkaf pada Kamis, 29 Januari 2026.

Menurut Wabup Alif, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memiliki inovasi digital bernama GUS (Gresik Urus Stunting) yang dapat diakses secara daring dan memuat data stunting hingga tingkat desa.

“Di aplikasi itu, ada data stunting sudah sampai tingkat desa, sehingga kami bisa memastikan daerah (desa/Kelurahan) mana saja yang masih tinggi. Tanpa data yang akurat, kami tidak bisa bekerja secara tepat sasaran,” ujar dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif. 

Ia juga menegaskan bahwa keberadaan data menjadi kunci dalam pengambilan kebijakan dan pengendalian program. Dengan data dalam aplikasi GUS tersebut, pemerintah daerah dapat langsung melakukan intervensi kepada kecamatan maupun desa yang memiliki angka stunting tinggi.

Lebih lanjut, ia juga memaparkan program Detak Kris (Deteksi Tanggulangi Kurangi Keluarga Risiko Stunting) yang dijalankan bersama Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (KBPPPA). Program ini menyasar calon pengantin dan ibu hamil sebagai langkah pencegahan stunting sejak dini.

“Stunting itu ada yang pre, ada yang sudah sakit. Yang pre menjadi tugas KBPPPA, mulai dari data orang mau menikah sampai ibu hamil, agar bisa diintervensi lebih awal,” jelasnya. Detak Keris ini, Pemkab Gresik didukung oleh 1.030 kader pendamping keluarga yang tersebar di 356 desa dan kelurahan. Para kader ini terdiri dari tenaga kesehatan, kader PKK, dan kader KB yang bertugas memberikan pendampingan langsung kepada keluarga berisiko stunting.

“Stunting bukan hanya soal anak kurang makan, tapi juga soal ibu saat hamil. Kader-kader inilah yang mendampingi, mengedukasi, memastikan pola makan dan asupan gizi anak agar tidak terjadi stunting,” ungkapnya.

Wabup Alif juga menyoroti peran dunia usaha melalui program orang tua asuh bagi anak stunting, yang melibatkan perusahaan di sekitar wilayah desa sebagai bagian dari program CSR. “Anak-anak yang stunting punya orang tua asuh. Perusahaan-perusahaan di sekitar desa ikut memberikan dukungan, ini bentuk kolaborasi nyata,” ungkapnya.

Menurutnya, penurunan stunting di Kabupaten Gresik tidak hanya mengandalkan APBD dan APBN, tetapi juga melibatkan APBDes serta dukungan CSR perusahaan, sehingga menjadi gerakan bersama lintas sektor. (yad)

Wabup Alif Sambut Hangat Tamu dari Tabalong, Jelentrehkan Aplikasi Gresik Urus Stunting dan Strategi Kolaboratif Penurunan Stunting  Selengkapnya