Komitmen SIG dalam Konservasi Warisan Arkeologi Dunia Bulu Sipong 4, Indeks Keanekaragaman Hayati Meningkat

GRESIK,1minute.id – Leang (Gua) Bulu Sipong 4 di Bukit Bulu Sipong menjadi saksi peradaban, di mana terdapat seni cadas tertua di dunia berusia sekitar 44.000 tahun bergambar adegan perburuan binatang oleh manusia pada era prasejarah. Keberadaan Bulu Sipong 4 tersebut menjadi bukti komitmen PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dan PT Semen Tonasa, dalam melindungi kelestarian warisan budaya dunia dan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan.

Cagar budaya Bulu Sipong 4 berada di lahan tambang tanah liat PT Semen Tonasa, tepatnya di Kelurahan Bontoa, Kecamatan Minasatene, Pangkep, Sulawesi Selatan. Dikutip dari buku Cultural Heritage Management Plan oleh PT Semen Tonasa, Bulu Sipong 4 merupakan salah satu gua prasejarah di Bukit Bulu Sipong yang pertama kali ditemukan oleh Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Makassar pada 2016. 

Penemuan ini lalu dilanjutkan dengan penelitian berupa pengambilan sampel pertanggalan pada gambar cadas dan kemudian ditindaklanjuti dengan perjanjian kerja sama antara PT Semen Tonasa dan Dirjen Kebudayaan dalam rangka perlindungan gua prasejarah tersebut.

Atas rekomendasi SIG sebagai induk perusahaan, PT Semen Tonasa bergerak cepat menetapkan kawasan Bulu Sipong seluas 31,64 hektare atau 11,3% dari total lahan tambang seluas 280 hektare sebagai kawasan konservasi. Tepatnya pada 18 Mei 2018, PT Semen Tonasa meresmikan Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) dan Geopark Bulu Sipong guna melindungi keanekaragaman hayati di sekitar area tambang serta kawasan Geopark dan Purbakala. 

Bulu Sipong 4 sebagai salah satu geosite di Geopark Maros Pangkep kemudian resmi masuk dalam daftar UNESCO Global Geopark berdasarkan keputusan Sidang Dewan Eksekutif UNESCO ke-216 di Paris, Prancis pada 2023.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, penetapan kawasan Bulu Sipong sebagai kawasan konservasi menjadi bukti komitmen SIG dan PT Semen Tonasa terhadap pembangunan berkelanjutan yang menyeimbangkan industri dengan lingkungan dan nilai budaya. Bulu Sipong diharapkan menjadi sarana edukasi dan membantu mempromosikan sejarah dan budaya peradaban kepada masyarakat luas.

”Perusahaan juga berkolaborasi dengan LPPM Universitas Hasanuddin dalam merilis Cultural Heritage Management Plan atas situs prasejarah Bulu Sipong 4. Dokumen tersebut berfungsi sebagai panduan pengelolaan warisan budaya yang dimiliki oleh Perusahaan, termasuk Bulu Sipong yang merupakan situs cagar budaya, sehingga dapat dikelola dengan baik secara berkelanjutan untuk mempertahankan nilai-nilai budaya yang ada,” kata Vita Mahreyni.

Selain itu, dalam pengelolaan Bulu Sipong, PT Semen Tonasa bekerja sama dengan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XIX, antara lain untuk pemantauan getaran dan udara ambien secara berkala, pengecoran jalan sepanjang 1.800 meter dan penyiraman jalan tambang secara berkala untuk mengurangi debu.

Perusahaan juga mengedukasi karyawan dan masyarakat sekitar tentang pentingnya pelestarian situs prasejarah, memasang rambu dan pembatasan akses dengan pemasangan pagar sepanjang 1.900 meter, serta revegetasi di kawasan konservasi.

Habitat Alami Bagi Beragam Flora dan Fauna

Selain seni cadas purbakala, Taman Kehati dan Geopark Bulu Sipong juga menjadi habitat bagi beragam jenis flora dan fauna dengan Indeks Kehati yang terus meningkat. Hingga 2025, terdapat 25 jenis flora dengan total jumlah tanaman sebanyak 2.898 pohon, di antaranya eboni (diospyros celebica), kayu kuku (pericopsis mooniana), dan bitti (vitex cofassus) yang merupakan tanaman endemik lokal.

Selain flora, Taman Kehati dan Geopark Bulu Sipong juga menjadi habitat alami bagi 41 jenis satwa liar yang terdiri dari 37 jenis burung, 2 jenis primata, serta 1 unggas dan 1 reptil. Adapun total jumlah satwa yang berhasil terpantau hingga 2025 sebanyak 869 ekor, termasuk monyet dare (macaca maura) dan tarsius yang merupakan primata endemik lokal yang dilindungi.

Vita Mahreyni menambahkan, Taman Kehati dan Geopark Bulu Sipong menjadi pelindung bagi keanekaragaman hayati yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem alam. Pada 2025, Taman Kehati dan Geopark Bulu Sipong mencatatkan nilai Indeks Kehati Flora sebesar 1,54, atau naik dari periode 2020 sebesar 1,38. Indeks Kehati Fauna juga tercatat naik menjadi 2,85 dari sebelumnya 2,51 pada 2020.

”Kenaikan nilai Indeks Kehati Taman Kehati dan Geopark Bulu Sipong menunjukkan lingkungan kawasan Bulu Sipong yang semakin asri dan menjadi benteng pelindung bagi kelestarian keanekaragaman hayati dan warisan arkeologi di dalamnya. Atas inisiatif strategis ini, SIG dan PT Semen Tonasa mendapat apresiasi dan kehormatan sebagai narasumber pada forum internasional SPAFA International Conference on Southeast Asian Archaeology and Fine Arts (SPAFACON) 2024 dan Indonesia Geopark Leader Forum 2025 untuk memaparkan program perlindungan situs Bulu Sipong serta program perlindungan Kehati,” ujar Vita Mahreyni. (*)

Editor  : Chusnul Cahyadi 

Komitmen SIG dalam Konservasi Warisan Arkeologi Dunia Bulu Sipong 4, Indeks Keanekaragaman Hayati Meningkat Selengkapnya

Bupati Gresik Kucurkan Bonus Atlet Porprov IX Jatim Rp 9,3 Miliar 

GRESIK,1minute.id  – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyerahkan bonus dan penghargaan kepada para atlet, pelatih, asisten pelatih serta official berprestasi pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) pada Rabu, 4 Maret 2026.

Pemkab Gresik menggelontor bonus dan penghargaan sebesar Rp 9,3 miliar. Ratusan atlet pun semringah karena bonus cair sebelum lebaran Idul Fitri. Di Porprov Jatim, kontingen Gresik bertanding di 50 dari 63 cabang olahraga (cabor). Kontingen Gresik meraih torehan 44 medali emas, 37 perak dan 53 perunggu.

Cabang olahraga berhasil meraih medali diantaranya, drumband, senam, renang/akuatik, panjat tebing, atletik, bola voli, hockey indoor, hockey outdoor, dayung, arung jeram, IBCA MMA, dan ski air. Kemudian, cabor bola tangan, triathlon, loncat indah, selam, serta taekwondo. Berikutnya, cabor muaythai, jujitsu, wushu, pencak silat, sepatu roda, karate, sepak takraw, tinju, gateball, binaraga, petanque, kick boxing dan bridge. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi setinggi tingginya kepada seluruh kontingen Gresik. Ia menegaskan bahwa reward yang diberikan merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menjaga prestasi dan mendorong kemajuan olahraga daerah. 

Ia juga berpesan, agar reward tersebut digunakan dengan bijak yang mendukung masa depan dan prestasi, tidak digunakan untuk yang bersifat konsumtif dan sesaat. Patut di syukuri, di tengah efisiensi anggaran, pemerintah daerah masih melihat bahwasanya ini bentuk dukungan untuk anak anak muda Gresik dalam prestasi. 

“Kita buktikan prestasi tidak hanya di akademik saja tapi bisa kita berikan melalui cabang olahraga. Porprov merupakan gerbang kesuksesan anak muda Gresik dalam menunjukkan prestasinya di bidang olahraga,” harapnya. 

Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik Saifudin Ghozali, menyampaikan bahwa penghargaan yang diberikan hari ini bukan sekedar hadiah. Tetapi merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras, disiplin dan pengorbanan atlet, pelatih, asisten pelatih dan official kontingen Gresik. 

Dikatakan, kontingen Kabupaten Gresik dengan kekuatan 716 orang terdiri dari 572 atlet, dan 144 official berhasil berhasil menduduki peringkat ke enam. Ada peningkatan dari Porprov sebelumnya tahun 2023 berada di tingkat ke tujuh. Semoga pada Porprov yang akan datang dapat menaikkan prestasi lebih baik lagi.

“Total bonus yang diberikan pemerintah daerah kepada kontingen Gresik senilai Rp 9,3 milliar. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berlatih lebih keras, berprestasi lebih tinggi, dan menjadi kebanggaan bagi keluarga, daerah serta bangsa,” pungkasnya.

Selanjutnya, penyerahan bonus dilakukan secara simbolis oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Asluchul Alif dan diakhiri dengan sesi foto bersama, sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan atas perjuangan para atlet dan pelatih. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Bupati Gresik Kucurkan Bonus Atlet Porprov IX Jatim Rp 9,3 Miliar  Selengkapnya

Tim SAR Gabungan Temukan Penumpang Kapal Dharma Ferry VII yang Jatuh di Laut Gresik

GRESIK,1minute.id – Kerja keras tim SAR gabungan melakukan pencarian penumpang Kapal Motor (KM) Dharma Ferry VII yang dilaporkan jatuh ke laut pada Senin, 2 Maret 2026 akhirnya membuahkan hasil.

Korban ditemukan kondisi meninggal dunia di sekitar perairan Pelabuhan Maspion, Gresik pada Rabu, 4 Maret 2026 sekitar pukul 10.12 WIB. Korban bernama Muslich, 37, asal Desa Sengkut, Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk. 

“Jenazah ditemukan mengambang di depan Pelabuhan Maspion. Berdasarkan koordinasi dan identifikasi awal terkait pakaian yang dikenakan, diduga kuat ini adalah korban yang jatuh dari kapal pada 2 Maret lalu,” ujar Kasat Polairud Polres Gresik AKP I Nyoman Ardhita pada Rabu, 4 Maret 2026.

Pada Senin, 2 Maret 2026 seorang penumpang kapal motor (KM) Dharma Ferry VII dilaporkan jatuh ke laut alias Man Over Board (MOB). Saat itu, melintasi Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS). Tim gabungan Sat Polairud Polres Gresik, Ditpolairud Polda Jatim, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), TNI Angkatan Laut, serta Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) melakukan pencarian. 

Untuk mempercepat proses pencarian, tim membagi wilayah penyisiran menjadi tiga sektor utama. Sisi Selat Madura disisir oleh Basarnas, jalur tengah dipantau armada KPLP, sementara sisi utara, meliputi area Pelabuhan Petrokimia, Maspion, Jasatama hingga Semen Gresik menjadi fokus Satpolairud Polres Gresik bersama Ditpolairud Polda Jatim.

Sekitar pukul 10.12 WIB, setelah hampir dua jam penyisiran di hari ketiga pada Rabu, 4 Maret 2026, petugas melihat sosok jenazah mengambang di perairan depan Pelabuhan Maspion. Tim kemudian mendekat dan memastikan temuan tersebut adalah korban yang selama ini dicari.

Berdasarkan manivest penumpang kapal korban diketahui bernama Muslich, 37, wiraswasta asal Desa Sengkut, Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk. Kasat Polairud Polres Gresik AKP I Nyoman Ardhita menyampaikan bahwa ciri-ciri fisik dan pakaian pada jenazah yang ditemukan identik dengan laporan korban yang jatuh dari KM Dharma Ferry VII.

Jenazah dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk proses Visum et Repertum (VER).

Proses identifikasi lebih lanjut dilakukan oleh Tim Inafis Polres Gresik guna memastikan identitas secara resmi. Selain itu, pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan agen kapal Dharma Ferry VII untuk menghubungi keluarga korban di Nganjuk.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai. Polres Gresik menghimbau seluruh operator kapal dan penumpang untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan serta mematuhi standar keselamatan pelayaran guna mencegah insiden serupa terulang kembali. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Tim SAR Gabungan Temukan Penumpang Kapal Dharma Ferry VII yang Jatuh di Laut Gresik Selengkapnya

Barongsai Ramaikan Perayaan Cap Go Meh di Kampung Pecinan, Gresik

GRESIK,1minute.id – Perayaan Cap Go Meh tahun baru Imlek 2577 Kongzili di Klenteng Kiem Hien Kiong Gresik berlangsung meriah dan khidmat. Ratusan pasang mata memenuhi kawasan Tempat Ibadat Tri Dharma (TITD) Kiem Hien Kiong yang berada di Kampung Pecinan di Jalan Setiabudi, Gresik pada Selasa malam, 3 Maret 2026.

Masyarakat berjubel untuk menyaksikan pertunjukan barongsai. Warga berbaur dengan warga Tionghoa untuk menikmati hiburan khas tersebut. Tampak hadir di tengah-tengah warga antara lain Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution didampingi Waka Polres Gresik Kompol Shabda Purusha, Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin, Kasat Intelkam Iptu Bagas Indra Wicaksono, serta Kapolsek Gresik Kota Iptu Muhammad Kevin Ramadhan. 

Mereka disambut oleh Ketua Klenteng Tan Sutanto, Ketua Forum Masyarakat Gresik Pencinta Keberagaman (Formagam) Joko Pratomo, perwakilan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Gresik. Tradisi tahunan bagi warga Tionghoa itu berlangsung aman dan kondusif. Hujan menguyur Kota Santri tak membuat berkurang antusiasme warga untuk menyaksikan Perayaan Cap Go Meh di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik itu.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan bahwa kehadiran aparat kepolisian merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga kerukunan antarumat beragama serta stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Pengamanan ini adalah bentuk komitmen Polres Gresik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kami ingin memastikan kegiatan Cap Go Meh dan pentas barongsai berjalan aman, lancar, dan kondusif bagi seluruh warga, baik yang merayakan maupun yang menyaksikan,” ujarnya.

Kehadiran aparat kepolisian dalam memberikan pengamanan menuai apresiasi dari warga Tionghoa. Berkat penjagaan yang profesional dan humanis, rangkaian acara berlangsung tertib meski antusiasme warga cukup tinggi. Perayaan Cap Go Meh di Kota Santri itu pun menjadi gambaran nyata harmonisasi dan toleransi yang terus terjaga di wilayah hukum Polres Gresik. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Barongsai Ramaikan Perayaan Cap Go Meh di Kampung Pecinan, Gresik Selengkapnya

Bupati Gresik Serahkan 3 Mobil CSR Bank Jatim ke Pondok Pesantren dan GP Ansor Bawean

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menerima tiga unit mobil operasional sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jatim. Tiga unit kendaraan tersebut masing-masing diserahkan kepada Pondok Pesantren Sirojul Haromain, Pondok Pesantren Ar-Roudloh, serta GP Ansor Bawean.

Kegiatan serah terima ini ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Wakil Direktur Utama Bank Jatim Arief Wicaksono bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Asluchul Alif di Pendapa Kabupaten Gresik pada Selasa, 3 Maret 2026.

Fandi Akhmad Yani  mengapresiasi upaya yang dilakukan Bank Jatim atas bantuan kendaraan operasional. Pihaknya berharap kendaraan tersebut mendukung kelancaran kegiatan keagamaan, sosial, dan pendidikan di Pondok Pesantren. Serta untuk mempermudah mobilitas GP Ansor di wilayah Kepulauan Bawean yang berjarak 180 mil laut dari pusat Pemerintah Kabupaten Gresik. 

“Kendaraan ini akan menjadi bagian operasional pondok pesantren yang masih berkembang dan masih harus didukung oleh pemerintah daerah. Untuk GP Ansor selain mendukung pekerjaan organisasi mudah mudahan juga bisa dimanfaatkan untuk membantu masyarakat,” harap Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani. 

Ia mengatakan, sebagai salah satu bank pembangunan daerah terbesar di Kabupaten Gresik, Bank Jatim memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat sektor UMKM serta mendukung pembiayaan pembangunan. 

“Kontribusi tersebut tidak hanya diwujudkan melalui layanan perbankan. Tetapi juga melalui program tanggung jawab sosial perusahaan yang secara konsisten memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Pihaknya menyampaikan apresiasi kepada Bank Jatim atas komitmen dan kepeduliannya terhadap pembangunan Kabupaten Gresik. Menurutnya, program CSR yang diserahkan hari ini merupakan bentuk sinergi nyata antara dunia usaha dan pemerintah daerah dalam mendukung pembagunan yang berkelanjutan, inklusif dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. 

Pemerintah Kabupaten Gresik terus mendorong agar program CSR selaras dengan prioritas pembangunan daerah. Baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan lingkungan hidup, ekonomi dan pemberdayaan masyarakat, sosial dan keagamaan, serta olahraga dan seni budaya. 

“Sinergi seperti inilah yang menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pencapaian target pembangunan daerah, ” ungkap Magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya ini. 

Bupati berharap bantuan CSR ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Pondok Pesantren Sirojul Haromain, Pondok Pesantren Ar-Roudloh dan GP Ansor Bawean untuk dikelola dengan baik. Serta mampu memberikan dampak jangka panjang bagi kemaslahatan bersama. 

“Dua pondok pesantren ini sedang bertumbuh, dan mudah-mudahan kedepan santrinya tambah banyak. Saya yakin pondok pesantren ini mencetak generasi yang unggul dengan spiritual dan intelektual yang bagus. Untuk GP Ansor semoga dapat meningkatkan operasional dan membantu masyarakat,” pungkasnya.

Di tempat sama, Wakil Direktur Utama Bank Jatim Arief Wicaksono menyampaikan, langkah ini merupakan bagian dari komitmen Bank Jatim dalam pembangunan daerah. Sebagai mitra kami berkomitmen mendukung program-program pemerintah daerah guna mewujudkan kesejahteraan dan membangun perekonomian yang lebih kuat. 

“Mudah-mudahan bantuan kendaraan operasional CSR Bank Jatim ini memberikan dampak, manfaat dan dapat meningkatkan operasional. Serta juga bisa untuk membantu masyarakat,” katanya. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Bupati Gresik Serahkan 3 Mobil CSR Bank Jatim ke Pondok Pesantren dan GP Ansor Bawean Selengkapnya

Emak-emak di Gresik Gagalkan Curanmor, Pelaku sempat Kabur Naik Trailer 

GRESIK,1minute.id – Warung Pink di Jalan Raya Duduksampeyan, Desa Tambakrejo, Kecamatan Duduksampeyan disatroni  maling pada Selasa, 3 Maret 2026. Namun, aksi pencurian sepeda motor (curanmor) berhasil digagalkan warga.

Pelaku berinisial FR, 38, warga Semampir, Kota Surabaya akhirnya diamankan setelah upaya melarikan diri dengan cara nekat melompat ke atas truk trailer yang sedang berjalan. Kini, FR menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Duduksampeyan. 

“Benar, telah terjadi tindak pidana pencurian kendaraan bermotor pada Selasa pagi sekitar pukul 08.30 WIB di depan Warung Pink, Desa Tambakrejo. Terduga pelaku sudah kami amankan dan saat ini dalam proses penyidikan lebih lanjut,” ujar Kapolsek Duduksampeyan AKP Bakri. 

Menurut keterangan korban Titik Fidyawati, 42, kepada polisi sekitar pukul 07.30 WIB memarkir Honda Beat rakitan 2022 di depan warung pink di Jalan Raya Duduksampeyan, Desa Tambakrejo, Kecamatan Duduksampeyan. Perempuan 42 tahun bergegas masuk. Kunci motor tetap menempel.

Sekitar pukul 08.30 WIB, saksi Epi Deriyanti, 55, pemilik warung, keluar untuk mengambil barang belanjaan dan melihat sepeda motor korban sudah dinaiki orang tak dikenal dengan kondisi mesin menyala

“Saksi langsung berusaha menggagalkan aksi pelaku dengan memegang setang dan bagian belakang motor sambil berteriak maling. Namun saksi terseret sekitar tiga meter dan sempat tertindih sepeda motor hingga mengalami memar di pergelangan kaki kiri,” jelas Kapolsek AKP Bakri. 

Pelaku kemudian melarikan diri ke arah barat atau arah Lamongan dan dikejar saksi lainnya, Afandi, 50, warga Duduksampeyan. Dalam upaya kabur, pelaku nekat melompat ke atas truk trailer yang sedang melintas dan bersembunyi di sela antara kabin dan muatan.

Saksi kedua ikut melompat ke atas truk tersebut. Pelaku akhirnya terjatuh dan berhasil diamankan warga yang turut membantu pengejaran.

Warga kemudian menghubungi Polsek Duduksampeyan. Petugas yang datang ke lokasi langsung mengamankan pelaku beserta barang bukti satu unit sepeda motor Honda Beat lengkap dengan kunci kontak dan STNK asli.

Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian materiil sekitar Rp 15 juta. Atas perbuatannya, pelaku disangkakan Pasal 476 KUHP dan atau Pasal 479 KUHP tentang tindak pidana pencurian. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi | Gambar : ilustrasi Meta AI

Emak-emak di Gresik Gagalkan Curanmor, Pelaku sempat Kabur Naik Trailer  Selengkapnya

Safari Ramadan di Driyorejo, Bupati Gresik Ajak Warga Doakan Gresik semakin Berkah

GRESIK,1minute.id – “Alhamdulillah, dalam rangka silaturahim ini mudah-mudahan kita semua menjadi umat yang pandai dalam menikmati rasa syukur. Dan juga mudah-mudahan di momen Hari Ulang Tahun Pemerintah Kabupaten Gresik yang ke-52 dan Hari Jadi Gresik yang ke-539 ini, mudah-mudahan Gresik semakin berkah, Indonesia semakin jaya dan semakin aman”.

Doa itu yang diucapkan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat melakukan Safari Ramadan di Masjid Siti Hajar Al Madinah, Kota Baru Driyorejo (KBD) Desa Petikan, Kecamatan Driyorejo pada Senin, 2 Maret 2026. Kegiatan itu santunan anak yatim, serta berbuka puasa dilanjutkan Salat Maghrib berjamaah diikuti ratusan warga, tokoh agama (Toga) maupun Tokoh Masyarakat (Tomas).

Bupati Fandi Akhmad Yani hadir bersama Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman serta Forkopimda. Kegiatan berlangsung khidmat. Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat rasa syukur.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas daerah di tengah dinamika global. “Jika melihat berita belakangan, peristiwa yang terjadi adalah perang. Ini yang harus kita syukuri, bahwa daerah kita masih dalam keadaan aman dan kondusif,” tutur mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Pada kesempatan itu, Ia juga menyinggung wilayah Driyorejo sebagai kawasan strategis perbatasan dengan Surabaya yang berkembang pesat dan memiliki banyak industri. Menurutnya, pertumbuhan tersebut harus diimbangi dengan kesiapan masyarakat. “Driyorejo adalah salah satu wilayah perbatasan dengan Surabaya. Semoga semakin maju. Isunya adalah banjir dan jalan JPD. Dua hal tersebut, itu telah menjadi perhatian kita bersama,” ungkapnya.

Di tengah geliat industri yang terus berkembang, Gus Yani juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi masyarakat agar mampu menangkap peluang kerja.

“Dan yang perlu dipikirkan lagi adalah banyaknya industri. Artinya kesempatan kerja dengan kompetensi yang ada harus diimbangi. Pelatihan-pelatihan itu juga perlu didorong, supaya masyarakat punya kesiapan dan daya saing,” tegas Magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya ini. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Safari Ramadan di Driyorejo, Bupati Gresik Ajak Warga Doakan Gresik semakin Berkah Selengkapnya

Baznas Gelar OASE, 300 Anak Yatim Belanja Baju Lebaran di Mal Bersama Bupati Gresik 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membuka kegiatan OASE (Orang Tua Asuh Sehari) Belanja Baju Lebaran bersama anak yatim. Kegiatan berbagi di bulan Suci Ramadan ini diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gresik di  pusat perbelanjaan Mal Gresik pada Minggu, 1 Maret 2026.

Kegiatan ini digelar bersama 300 anak yatim ini dalam rangka memperingati HUT ke-52 Pemerintah Kabupaten Gresik dan Hari Jadi ke-539 Kota Gresik. 

Dalam sambutannya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Provinsi Jawa Timur, BAZNAS Kabupaten Gresik, serta UPZ BAZNAS Petrokimia Gresik atas sinergi dan komitmennya menghadirkan program yang membawa kebahagiaan bagi anak-anak yatim, khususnya di bulan suci Ramadan.

“Program OASE ini merupakan wujud nyata kepedulian dan semangat berbagi kepada anak-anak yatim. Di bulan Ramadan yang penuh berkah ini, kita ingin memastikan mereka juga merasakan kebahagiaan menyambut Hari Raya Idul Fitri,” ujar Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani.

Melalui program OASE, masing-masing anak menerima voucher belanja senilai Rp 500.000 yang dapat digunakan untuk membeli baju Lebaran maupun kebutuhan lainnya sesuai keinginan mereka. Konsep “Orang Tua Asuh Sehari” juga menghadirkan para donatur dan muzakki untuk mendampingi anak-anak secara langsung saat berbelanja. 

Bupati Fandi Akhmad Yani berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan terus berkembang dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat. “Ini sudah berjalan 3 tahun, kami targetkan tahun depan bisa bertambah jadi 500 anak yatim,” ungkapnya optimis. (*)

EDITOR : Chusnul Cahyadi

Baznas Gelar OASE, 300 Anak Yatim Belanja Baju Lebaran di Mal Bersama Bupati Gresik  Selengkapnya

Lagi, Polres Gresik Razia Mihol di Warung Remang sepanjang Raya Romoo, Manyar 

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik menggelar razia peredaran minuman beralkohol atau minuman keras di sejumlah warung remang-remang pada Minggu malam, 1 Maret 2026. 

Dalam razia di sepanjang Jalan Raya Romoo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik itu, polisi menyita puluhan botol mihol. Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama Ramadan.

Saat melaksanakan patroli rutin, petugas mencurigai sebuah warung yang masih beroperasi hingga larut malam dengan aktivitas tidak biasa. Setelah dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan, petugas menemukan belasan botol miras berbagai merek yang disembunyikan secara rapi di dalam kamar tempat peristirahatan pramusaji.

Dari lokasi tersebut, petugas mengamankan seorang perempuan berinisial MP beserta puluhan barang bukti Arak Bali, Atlas, Kawa-Kawa, Anggur Merah, Api, Guinness, dan Arak Tuban.

Seluruh barang bukti langsung dibawa ke Mapolres Gresik untuk proses lebih lanjut.

Atas perbuatannya, pelaku digelandang ke Mapolres Gresik untuk menjalani proses Tindak Pidana Ringan (Tipiring). 

Kepolisian menegaskan akan menindak tegas segala bentuk pelanggaran yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, khususnya selama bulan suci. Kasat Samapta Polres Gresik, AKP Satriyono, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi peredaran miras di wilayah hukumnya, terlebih di bulan Ramadan.

“Kami mengimbau kepada pemilik warung maupun tempat hiburan untuk menghormati bulan suci Ramadan. Kami tidak segan-segan melakukan tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku bagi siapa saja yang masih nekat menjual miras atau mengganggu ketertiban umum,” tegasnya.

Polres Gresik juga membuka layanan pengaduan masyarakat melalui hotline 110. Selain itu, masyarakat dapat melaporkan gangguan kamtibmas, tindak kejahatan, maupun kecelakaan lalu lintas melalui nomor Laporcakrama 0811-8800-2006.

Sebagai bentuk komitmen menjaga kondusivitas wilayah, Polres Gresik akan terus melakukan penyisiran dan patroli rutin di berbagai titik rawan guna memastikan suasana Ramadan tetap aman, tertib, dan penuh kekhusyukan. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Lagi, Polres Gresik Razia Mihol di Warung Remang sepanjang Raya Romoo, Manyar  Selengkapnya

Happy Ending, Warga Dua Desa Sepakat Damai, Sepakat Jogo Gresik Kondusif 

GRESIK,1minute.id – Kondisi kesehatan Wahyu Agung Pratama membaik. Pemuda 24 tahun asal Desa Campurejo, Kecamatan Panceng ini, satu dari dua korban penusukan yang dilakukan oleh terduga berinisial S, 45, asal Paciran, Lamongan pada Jumat, 27 Februari 2026 dini hari.

Pelaku S mengakui perbuatannya. Namun, ia mengaku tidak memiliki target seseorang. Pelaku pun menyesali perbuatannya. Apalagi, ia mendapatkan kabar rumah di Paciran, Lamongan dibakar oleh massa. 

Pada Sabtu malam, 28 Februari 2026 hingga Minggu pagi, 1 Maret 2026, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution memimpin langsung proses mediasi warga dua desa yakni Desa Campurejo dan Desa Banyutengah yang sempat bersitegang yang di picu aktivitas Patrol Sahur itu.

Mediasi dilakukan di balai Desa Banyutengah itu dihadiri Waka Polres Gresik Kompol Shabda Purusha Putra, jajaran pejabat utama Polres Gresik, Camat Panceng Muhammad Sampurno, Babinsa, serta tokoh masyarakat dan perwakilan pemuda dari kedua desa berlangsung hingga waktu sahur tiba. 

Hasil ? Warga dua desa sepakat untuk damai alias happy ending.  

Dalam arahannya, Kapolres AKBP Ramadhan Nasution menyayangkan terjadinya gesekan antarwarga yang sempat memicu keresahan. Ia menegaskan kepolisian telah bertindak cepat dengan mengamankan pelaku sebagai bentuk komitmen penegakan hukum yang tegas dan profesional.

“Polri tidak ada apa-apanya tanpa dukungan masyarakat. Kami berharap perwakilan warga yang hadir malam ini dapat mengendalikan warganya masing-masing agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” tegas Kapolres Ramadhan. 

Ia juga menyoroti maraknya isu provokatif serta ajakan balas dendam yang beredar melalui media sosial. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya, demi menjaga stabilitas keamanan bersama.

Langkah mediasi yang dipimpin Kapolres Gresik tersebut diharapkan menjadi fondasi kuat bagi terpeliharanya kerukunan dan stabilitas kamtibmas di wilayah Kecamatan Panceng secara berkelanjutan.

Sementara itu, pascaperdamaian warga dua desa, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution bersama Forkopimda lainnya membesuk korban Wahyu Agung Pratama, 24 tahun di RSUD Ibnu Sina Gresik pada Ahad, 1 Maret 2026. 

Setelah dua hari menjalani perawatan intensif di Ruang Cempaka rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Gresik itu, kondisi Wahyu membaik. Ia mulai bisa beraktivitas makan tanpa bantuan dari infus. Rasa nyeri akibat tusukan juga mulai mereda. 

“Alhamdulillah berdasarkan laporan dokter yang menangani di rumah sakit, kondisinya membaik. Kemarin belum bisa makan kemudian masih dipasang infus. Tapi hari ini sudah bisa membaik dan bisa makan normal,” ujar Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani. 

Jika dalam satu hingga dua hari ke depan kondisi terus membaik, imbuhnya, maka perawatan dapat dilanjutkan secara rawat jalan. Pada kesempatan itu, orang nomor satu di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik ini mengajak untuk menjaga situasi Kabupaten Gresik tetap aman dan kondusif, apalagi selama bulan suci Ramadan.

“Kami mengajak kepada seluruh warga untuk menjaga kondusivitas kondisinya bulan suci Ramadan sangat tidak baik ketika ada peristiwa yang seperti ini. Kita harus menahan diri,  boleh melakukan kegiatan yang positif asalkan tidak mengganggu antarsesama. Dan yang paling penting adalah menjaga kondusivitas orang beribadah biar bisa mendapatkan rasa aman,” tegas Magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya itu.

Kesehatan Korban Membaik

Dari sisi medis, dokter RSUD Ibnu Sina Gresik, dr. Agung Kusumanegara, menjelaskan bahwa korban diterima pada waktu subuh dan langsung dilakukan stabilisasi. “Terdapat luka terbuka di bagian perut. Hari itu juga kami lakukan pembersihan dan perbaikan lapis demi lapis mulai dari otot, fasia sampai kulit,” jelasnya.

Pada hari pertama pascaoperasi, pasien sudah mulai duduk dan menerima asupan makanan secara bertahap. Jika tidak ada komplikasi dalam satu hingga dua hari ke depan, kondisi pasien diperkirakan semakin membaik. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Happy Ending, Warga Dua Desa Sepakat Damai, Sepakat Jogo Gresik Kondusif  Selengkapnya