Artwear UMKM Binaan Petrokimia Gresik Ramaikan Jember Fashion Carnaval 2024

GRESIK,1minute.id – Jember Fashion Carnaval atau JFC 2024 terasa beda. Event internasional itu lebih meriah. Menariknya lagi ada dua artwear karya UMKM binaan  Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia bersama Perkumpulan Istri Karyawan Pupuk Indonesia (PIKA PI) Group dan Perkumpulan Istri Karyawan Petrokimia Gresik (PIKA PG) turut meramaikan JFC 2024. 

Ikutsertaan Petrokimia Gresik ini sebagai wujud nyata untuk mendukung Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM dikenal lebih luas dan Go international. 

Ketua PIKA PG Atiek Dwi Satriyo menyampaikan bahwa dua karya artwear UMKM binaan Petrokimia Gresik ini melenggang di JFC 2024 bersama dengan 20 karya lain dari UMKM binaan Pupuk Indonesia Group. Ini menjadi bukti jika Petrokimia Gresik bersama PIKA PG mendorong UMKM binaan khususnya yang bergerak di wastra atau kain tradisional yang sarat akan makna budaya nusantara untuk go international.

“Petrokimia Gresik memiliki komitmen dalam memajukan UMKM untuk bisa bersaing di pasar global. PIKA PG mengambil peran dengan melakukan pendampingan dan mengikutkan mereka dalam berbagai ajang baik di level nasional maupun internasional,” ujarnya.

Atiek menambahkan jika dua artwear yang ditampilkan Petrokimia Gresik bersama PIKA PG ini terbilang unik, dimana 30 persen bahan yang digunakan adalah hasil daur ulang kantong pupuk yang sudah tidak digunakan. Selain itu, artwear ini di desain langsung oleh tangan kreatif anggota PIKA PG dibawah arahan Atiek Dwi Satriyo serta menggandeng desainer Denny Darmawan dan Imam Syafi’i.

“Kami melihat produk UMKM binaan Pupuk Indonesia bagus-bagus, dan berpotensi untuk tampil di ajang nasional maupun internasional. JFC merupakan salah satu ikon Indonesia di dunia internasional dan masuk dalam “Top 10” event unggulan Karisma Event Nusantara (KEN) 2024 Kemenparekraf RI. Keikutsertaan di JFC 2024 merupakan upaya kami bersama untuk mendorong UMKM perluasan pasar mereka,” terangnya.

Dua UMKM binaan Petrokimia Gresik bersama PIKA PG yang dilibatkan dalam kegiatan ini Batik Bangsawan Tuban dan Tenun Zaenal Gedog Tuban.

“Perusahaan bersama PIKA PG melakukan pembinaan terhadap UMKM melalui peningkatan kompetensi sehingga dapat menghasilkan produk yang bersaing di tingkat nasional maupun global. Pembinaan juga dilakukan dengan mengikutsertakan pelaku UMKM tersebut di sejumlah pameran, khususnya yang berskala dunia,” pungkasnya. (yad)

Artwear UMKM Binaan Petrokimia Gresik Ramaikan Jember Fashion Carnaval 2024 Selengkapnya

Leo Art Jogja Merambah Pasar Surabaya, Dompet dan Tas Cocok Semua Kalangan 

GRESIK, 1minute.id – Fairuz Fatin Bahriyah tampil menawan. Model asal Gresik itu memakai gaun pesta warna merah marun terlihat anggun apalagi dipadukan dengan tas jinjing karya Leo Art. Fairuz dalam sebuah sesi pemotretan akhir pekan lalu terlihat cantik. 

Menurut Fairuz Fatin Bahriyah, tampil lebih trendi dan percaya diri saat menghadiri pesta, selain busana yang nenunjang, tentu asesoris yang saling mendukung semua penampilan. 

“Tampil di muka umum, selain inner beauty, make up, jenis busana, warna busana, asesoris pendukung seperti tas, dompet, sandal atau sepatu, semuanya saling berkaitan dan saling melengkapi, dan membuat tampil lebih percaya diri,” kata Fairuz. 

Ia melanjutkan, saat tampil di acara keluarga, di pertemuan rekan bisnis, atau saat ke pesta, bagi kaum hawa tentunya menyesuaikan busana dan asesoris pendukung lainnya mesti matching, bahkan make up untuk pagi, sore maupun malam juga sedikit ada perbedaan. 

“Bagi remaja putri maupun ibu ibu, saat keluar untuk bertemu dengan individu yang lain pada arena pesta dan biar semakin menunjang penampilan serta percaya diri, jangan dilupakan untuk selalu mengenakan tas atau dompet,” jelasnya.

Marketing dari Leo Art, Muhammad Amiruddin menyampaikan bahwa tas dan dompet produknya ini sangat cocok dikenakan bagi kaum wanita baik remaja,  dewasa, manula, saat hadir pada pesta. 

“Saat ini kami sudah memasuki Jawa Timur dengan membuka kantor perwakilan di Surabaya, kami menyediakan aneka tas dengan hiasan manik-manik dengan harga kompetitif  termasuk aneka macam dompet, dan kami melayani penjualan secara konvensional maupun secara online,” jelas Amir. (yad)

Leo Art Jogja Merambah Pasar Surabaya, Dompet dan Tas Cocok Semua Kalangan  Selengkapnya

Festival Kostum Bandar Grissee Meriah, Ribuan Pasang Mata Seakan tak Berkedip Saksikan Busana Desainer Gresik 

GRESIK,1minute.id – Festival Kostum Bandar Grissee di Kawasan Kolonial di Jalan Basuki Rahmat meriah pada Rabu malam, 28 Desember 2022. Sebanyak 23 peragawan dan peragawati berlengak-lengok dengan busana bernuansa ikonik Gresik. 

Adibusa rancangan para desainer asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu tidak kalah menarik dengan event Jember Fashion Carnival (JFC) yang sudah menjadi agenda tahunan itu. Busana ikonik itu diantaranya Rusa Bawean, Damarkurung, Pudak dan Klenteng.

BUSANA RUSA BAWEAN: Seorang peserta memakai busana Rusa Bawean dalam Festival Kostum Bandar Grissee di Wisata Heritage Jalan Basuki Rahmat, Gresik pada Rabu malam, 28 Desember 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Ribuan pasang mata berjajar di kanan dan kiri sepanjang Jalan Basuki Rahmat Gresik. Mereka seakan enggan berkedip menyaksikan keluwesan para peragawan dan peragawati yang memakai busana khas karnaval itu. Meski, busana yang mereka kenakan cukup berat. Namun, para peraga tetap energik dan tersenyum. Busana Rusa Bawean, misalnya memiliki berat lebih kurang 15 kilometer. Peraganya remaja belasan tahun.

Menawan : Salah peserta dalam Festival Kostum Bandar Grissee di wisata heritage, kawasan Kolonial di Jalan Basuki Rahmat, Gresik pada Rabu malam, 29 Desember 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Tampak hadir diantaranya, Bupati Gresik Fandi Akhmad bersama istri yang ketua Dekranasda Gresik Nurul Haromaini Ali,  Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul, Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nur Hamim.

Namun, peragaan busana ini harus terhenti beberapa menit karena hujan. Penyelenggara melanjutkan lagi event kali pertama sejak Bandar Grissee, dilaunching oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani sebagai wisata heritage ini pada Minggu,18 Desember 2022 itu. Launching Bandar Grissee yang dihadiri oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Sandiaga Sholahuddin Uno itu.

IKON GRESIK: Klenteng salah satu kawasan wisata heritage di Bandar Grissee dalam festival Kostum Bandar Grissee pada Rabu malam, 28 Desember 2022 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Festival Kostum Bandar Grissee ini prakarsai oleh Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) Gresik diketuai oleh Nurul Haromaini Ali Akhmad Yani berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Kebudayaan Kepemudaan dan Olah Raga (Disparekrafbudpora) Gresik dan Tiara Kusuma (Persatuan Ahli Kecantikan dan Pengusaha Salon Indonesia) Gresik itu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, masyarakat bebas memanfaatkan Bandar Grissee sebagai tempat beraktivitas dan berkreasi. Namun, tetap menjaga kebersihan, keamanan dan ketertiban.

MIRIP JFC : Seorang peserta dalam Festival Kostum Bandar Grissee pada Rabu malam, 28 Desember 2022 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Silakan, beraktivitas di sini. Jalan Basuki Rahmat. Komunitas apapun di Kabupaten Gresik. Komunitas yang mendorong kreativitas, inovasi silakan Jalan  Basuki Rahmat dipergunakan dengan syarat kita harus tetap menjaga , merawat dengan baik. Kebersihannya kita jaga keamanannya terutama keterlibatan masyarakat sekitar,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad dalam sambutannya pada Rabu malam, 28 Desember 2022.

DAMARKURUNG: Peserta memakai busana dalam Festival Kostum Bandar Grissee di Jalan Basuki Rahmat Gresik pada Rabu malam, 28 Desember 2022 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Mantan Ketua DPRD Gresik itu mewanti-wanti dalam memanfaatkan Jalan Basuki Rahmat untuk melibatkan UMKM setempat dan memberitahukan kepada Ketua Rukun Tetangga setempat. Bandar Grissee di Jalan Basuki Rahmat ini berada di wilayah kelurahan Bedilan, Kecamatan/Kabupaten Gresik. 

“Seniman, budayawan apalagi sebentar lagi perayaan tahun baru boleh merayakan di sini. Silakan nongkrong dan beraktivitas,” tegas Bupati berusia 37 tahun itu. Ia berharap kehadiran Bandar Grissee sebagai wisata heritage ini bisa memiliki multiplier effect bagi ekonomi masyarakat. “Ekonomi kreatif tumbuh subur, UMKM juga tumbuh subur tentunya untuk mendorong masyarakat Gresik semakin Sejahtera,” harap Gus Yani. (yad)

Festival Kostum Bandar Grissee Meriah, Ribuan Pasang Mata Seakan tak Berkedip Saksikan Busana Desainer Gresik  Selengkapnya

Kain Tenun Gresik Tampil di Jakarta Muslim Fashion Week, Wabup : Kain Tenun Adem Diminati Pasar Timur Tengah 

GRESIK,1minute.id – Kain tenun Gresik semakin moncer. Rancangan Achmad Nur Hasyim Hamada semakin menambah meriah Jakarta Muslim Fashion Week 2022. Sebanyak delapan model yang memakai kain tenun di event tersebut. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pun bangga. Sebab, ikhtiar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menjadikan kain tenun asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik sudah diakui penggemar fasyen internasional. 

Kain tenun Gresik dapat ditemui dalam bentuk sarung dan pakaian. Dimana beberapa sarung asal Gresik telah berhasil menembus pasar internasional seperti sarung BHS dan tenun Wedani, Desa Wedani, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik dilirik brand ternama Dior. Untuk itu, diharapkan pakaian dari tenun secepatnya juga akan bernasib sama.

KAIN TENUN GRESIK: Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah bersama desainer Achmad Nur Hasyim Hamada di Jakarta Muslim Fashion Week pada Minggu, 23 Oktober 2022 ( Foto : Prokopim Gresik for 1minute.id)

Menurut Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah , saat ini kain tenun Gresik tengah diminati oleh para pembeli dari luar negeri, terutama di daerah Timur Tengah. Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik optimistis 

target produksi tenun kedepannya akan berorientasi pada eco fasyen. Dimana banyak para desainer lokal dan peminat asal Timur Tengah yang menginginkan kain antisinar ultra violet.

“Nah kedepan, kita ingin mengembangkan kain anti UV atau kain yang dingin saat dipakai, karena kebanyakan peminat kita berasal dari Timur Tengah,”ujarnya. Bu Min-sapaan karib-Wakil Bupati Aminatun Habibah, pihak telah merencanakan strategi dalam pengembangan kain tenun. Nantinya pengembangan tersebut akan diserahkan pada rumah vokasi yang beberapa waktu lalu dibuka di Gresik. Rumah vokasi merupakan tempat yang mewadahi para pemuda Gresik dalam pelatihan kerja.

JMFW : Dua model memakai busana rancangan Achmad Nur Hasyim Hamada yang memadukan kain tenun Gresik di Jakarta Muslim Fashion Week 2022 di Jakarta pada Minggu, 23 Oktober 2022 ( Foto : Prokopim Gresik for 1minute.id)

“Nah, pengembangan kain tenun ini nanti akan kita berdayakan lewat warga lokal dan anak-anak vokasi yang ada di SMK atau diploma, karena mereka ini yang bisa semakin inovatif terhadap produk yang ada di Gresik. Dan tidak hanya mereka, kita juga akan gandeng para ibu rumah tangga dibawah program Bunda Puspa dan penyandang disabilitas untuk ikut ambil bagian,”ucap Bu Min.

Pemilik Kekean Wastra Galeri Achmad Nur Hasyim Hamada yang juga desainer fasyen mengatakan, tenun khas Gresik ini punya potensi yang besar di pasaran. Dirinya mengaku bisa mendapatkan omzet miliaran hanya dari sebulan penjualan. “Kita dalam 1 bulan untuk perputaran pendapatan itu bisa sekitar 4 sampai 6 miliar rupiah,”ujar Achmad.

Kekean Wastra Galeri sendiri merupakan UMKM yang bergerak dalam penjualan batik lokal. Sejauh ini batik miliknya telah menembus pasar internasional hingga dipinang beberapa merek ternama yang salah satunya adalah Dior. (yad)

Kain Tenun Gresik Tampil di Jakarta Muslim Fashion Week, Wabup : Kain Tenun Adem Diminati Pasar Timur Tengah  Selengkapnya

Begini Keriuhan GM Fashion Week, Sambut Tim Eksplore Jelajah Indonesia 

GRESIK,1minute.id – Pesona Rumah Gajah Mungkur semakin memikat. Halaman rumah yang di bangun 1898 itu bagai ajang fashion show pada Sabtu sore, 6 Agustus 2022. Gajah Mungkur (GM) Fashion Week. 

Suasana halaman pun riuh. Karena model dadakan tampil memikat. Busana yang dipakai pun beragam. Ada kasual, kebaya, pejuang kemerdekaan hingga busana batik karya Akhmad Khoiri, pengusaha batik keturunan keempat pasangan almarhum Haji Djaelan dengan almarhumah Hj Romlah. 

Ia pemilik rumah Gajah Mungkur yang ikonik itu. Motif kain batik yang dipakai oleh dua model yakni Deby dan Chotimah Phoebi Putri Arifin , siswa SMA Negeri 1 Manyar dan SMA Negeri 1 Cerme adalah khas Gresik. Diantaranya, motif Damarkurung, Ikan Bandeng dan Jubung. 

Jubung adalah jajanan mirip jenang terbuat dari ketan hitam yang di taburi wejan. Biasanya Jubung ditempatkan dalam selongsong warna putih kecoklatan yang terbuat dari kulit pohon pinang. Warga Gresik menyebut Ope. 

Puluhan penggemar fotografi mengabadikan momentum itu. Pengguna jalan yang kebetulan melintas di depan rumah Gajah Mungkur di Jalan Nyai Ageng Arem-arem Kelurahan Pakelingan, Kecamatan/Kabupaten Gresik menghentikan laju kendaraan bermotor untuk melongok GM Fashion Week yang dimulai pukul 14.30 WIB hingga menjelang Magrib itu. 

Akhmad Khoiri mengatakan, pihaknya awalnya menggelar hunting fotografi menyambut kedatangan Team Explorer Jelajah Indonesia.

Ada dua model yang difasilitasi untuk memperagakan motif baru batik karyanya. “Ternyata banyak warga yang berminat,”katanya pada Sabtu, 6 Agustus 2022. Melihat tingginya ekspektasi warga, Akhmad Khoiri berencana menggelar event yang lebih besar lagi. “Tunggu tanggal mainnya,”ujarnya.

Bagaimana kesereuan GM Fashion Week? Geser fotonya hanya di 1minute.id. Foto karya Chusnul Cahyadi. (yad)

Tidak ada galeri yang dipilih atau galeri itu dihapus.

Begini Keriuhan GM Fashion Week, Sambut Tim Eksplore Jelajah Indonesia  Selengkapnya

Batik Gajah Mungkur Gresik Ramaikan Pameran Canting Jawa Wetan di Kantor Gubernur Jatim 

SURABAYA,1minute.id –  Pameran Canting Jawa Wetan di Kantor Gubernur Jawa Timur lebih semarak dengan hadirnya Batik Gajah Mungkur, Gresik. Batik Gajah Mungkur dipamerkan oleh Akhmad Khoiri. “Alhamdulillah, hari pertama ramai,”kata Akhmad Khoiri pada Minggu, 27 Maret 2022.

Pameran  Canting Jawa Wetan di gelar di  halaman Kantor Gubernur Jawa Timur mulai 26-28 Maret 2022. Semua batik tulis hasil produksi dari 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur.  Batik Gajah Mungkur, Gresik, salah satunya.

Khoiri membawa sejumlah mahakarya dalam seni batik tulis itu. Semuanya, motif tentang Gresik. Ada motif kuliner Jubung, Pudak, Ikan Bandeng hingga rumah Gajah Mungkur berlokasi di Jalan Nyai Ageng Arem-arem, Kelurahan Pekelingan, Kecamatan Gresik. 

BATIK GAJAH MUNGKUR: Akhmad Khoiri, perajin dan pemilik Batik Gajah Mungkur ketika mengikuti pameran Canting Jawa Wetan di Kantor Gubernur Jawa Timur pada Sabtu, 26 Maret 2022 (Foto : Akhmad Khoiri for 1minute.id)

Motif batik terbaru yang dibawa Khoiri adalah desain Rumah Gajah Mungkur. Desain antar dibuat limited edition atawa edisi terbatas. Hanya ada dua biji. “khusus karya Rumah Gajah Mungkur tidak dijual karena sudah diminta Museum Tekstil Jakarta. Saya buat dua, satu saya simpan dan satunya untuk museum,”katanya. 

Untuk diketahui Rumah Gajah Mungkur, salah satu destinasi wisata heritage di Gresik Kota Lama (GKL). Rumah Gajah Mungkur dibangun oleh Haji Djaelan (almarhum) pada 1881. Haji Djaelan adalah pengusaha penyamakan kulit terbesar saat ini. Dari bisnis usahanya, selain membangun Rumah Gajah Mungkur juga membangun sejumlah rumah di Kampung Kemasan.

Akhmad Khoiri, pemilik Batik Gajah Mungkur ini adalah keturunan keempat pasangan Haji Djaelan dan Romlah. 
Rumah Gajah Mungkur, menjadi jujugan para mahasiswa arsitektur dari berbagai negara. Mereka datang ke Kampung Kemasan dan Rumah Gajah Mungkur ini untuk kunjungan lapangan. Selain mengamati arsitektur, mereka belajar budaya Gresik. (yad)

Batik Gajah Mungkur Gresik Ramaikan Pameran Canting Jawa Wetan di Kantor Gubernur Jatim  Selengkapnya

Berawal dari Modelling, Soffi Siswa SMA N 1 Gresik Wakil Jatim di Ajang Miss Teen Indonesia 2022

GRESIK,1minute.id – Soffia Diffa Novianti sowan kepada Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Senin, 14 Februari 2022. Remaja 16 tahun itu bertemu dengan Wabup Aminatun Habibah untuk minta doa restu mengikuti ajang kontes kecantikan, Miss Teen Indonesia 2022 di Surakarta. 

Soffi, panggilan akrab, remaja 16 tahun asal Gresik ini mewakili Jawa Timur di ajang kecantikan yang bakal dihelat akhir Februari 2022. Soffi didampingi orang tua serta Sekretaris Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparekrafbudparpora) Gresik Dwi Indrawati Prasetyaningtyas selama 60 menit bertemu dengan Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memberikan dukungan penuh kepada Soffia tidak hanya dalam kontes Miss Teen Indonesia 2022 , melainkan juga untuk pengembangan minat dan bakat Soffi yang dalam di dunia modelling. “Yang penting harus punya rasa percaya diri, yakin atas kemampuan diri sendiri,”pesan Bu Min kepada Soffi.

Bu Min juga berpesan kepada Soffi untuk tidak mudah merasa berpuas diri dan tetap humble sehingga kemauan untuk terus belajar dan mengembangkan diri tetap ada dalam diri.Bu Min mendoakan Soffi bisa meraih terbaik di ajang bergensi itu sehingga bisa melaju di kancah internasional, Miss Teen Internasional yang direncanakan digelar di Thailand itu.

Untuk diketahui Soffi, remaja 16 tahun mengawali sebagai model profesional pada 2020. Belum genap setahun menekuni dunia modelling, siswa SMA Negeri 1 Gresik ini berhasil menyabet Top Model Indonesia Jawa Timur 2021. Kategori remaja. Soffi kemudian memenangi kontes Miss Teen Indonesia Jawa Timur 2021. Ia pun berhak melenggang diajang Miss Teen Indonesia 2022. (yad)

Berawal dari Modelling, Soffi Siswa SMA N 1 Gresik Wakil Jatim di Ajang Miss Teen Indonesia 2022 Selengkapnya

Kahyuna, Tas Inovasi Siswa SMA Negeri 1 Gresik Memadukan Teknologi dan Batik Cocok untuk Milenial

GRESIK, 1minute.id – Sepintas tas motif batik khas Gresik ini terlihat seperti tas pada umumnya. Begitu diteliti lebih detail, tiga model tas karya inovasi Aiko Vitranty Araminta S., dan Sarasifa Mashia berbeda. Tas temuan dua siswa SMA Negeri 1 Gresik keren. Kekinian. Karena tas itu memadukan unsur teknologi dan budaya batik.

“Tas ini tetap modis buat belanja, mejeng bahkan naik gunung,”kata Kiko-panggilan-Aiko Vitranty Araminta S., kepada wartawan pada Minggu, 26 September 2021. Penasaran ? Kiko menceritakan tiga model tas motif batik itu memiliki fungsi berbeda. Ada berfungsi untuk kesehatan, traveling dan hangout di mal.

Kiko memberi label berbeda setiap model tas hasil ciptaannya. Tas Kahyuna Sehat. Tas ini didalamnya ada kotak berbahan kain aluminium foil dan teknologi UVC (sinar ultra violet) yang disalurkan ke USB layaknya kabel HP. Kemudian di alas tas tersebut diberi roda kecil, sehingga dapat ditarik seperti tas koper.

Para ibu yang biasa berbelanja di supermarket, dapat memasukkan barang-barangnya itu di tas setelah dari kasir. Kemudian ditarik menuju parkiran tanpa harus menjinjing . “Dan sesampai di rumah dapat menancapkan kabel USB yang sudah tersedia itu pada aliran listrik seperti kalau kita ngecharge HP untuk mensterilkan belanjaannya,”terangnya.

Berikutnya, Kahyuna Slim (Hasil Limbah). Tas ini cocok untuk para milenial ketika hang out ke mal. Sebab, bahannya dari  limbah konveksi denim jins. Bentuknya masih tote bag. Tetapi, bahan utama dari kain jins dan dipermanis dengan kain batik bergambar khas Gresik.

“Sama dengan tas Kahyuna Sehat, Tas Kahyuna Slim ini lebih manis jika dipakai remaja yang sangat dinamis dan tentu saja lebih murah,”sela Sarasifa Mashia, rekan Kiko.
Model tas ketiga adalah tas Kahyuna Amarta. Bentuknya tas ransel. Bedanya, jika desain ransel, kotak strerilisasi dari kain aluminium foil berada di bawah dan bisa dibuka dengan membuka ritslitingnya. Tetapi kalau Tas Kahyuna berada di dalam tasnya. “Tas ini cocok untuk traveling atau naik gunung,”tegasnya. 

Bagaimana awal mula gagasan itu muncul ? Kiko mengatakan, awal penemuan tas trendy berawal dari keisengan mengutak-atik tote bag atau tas kasual agar mempunyai manfaat lebih, multifungsi. Untuk mempercantik tampilan menggunakan motif batik.

“Kami menggunakan motif batik khas Gresik,”terangnya. 
Untuk memasarkan produk Inovasi ini, ia menggunakan media sosial dan menitipkan di beberapa toko. “Alhamdulillah, ternyata sambutan masyarakat positif.  Banyak yang order, baik lewat platform medsos, maupun menghubungi kami langsung untuk ke 3 model tas tersebut,”kata Mashia.  (yad)

Kahyuna, Tas Inovasi Siswa SMA Negeri 1 Gresik Memadukan Teknologi dan Batik Cocok untuk Milenial Selengkapnya

Sekolah Model Gelar Ajang Pemilihan Putera Puteri Kain Nusantara. Pakai Batik itu Keren.

Search
Sekolah Model Gelar Ajang Pemilihan Putera Puteri Kain Nusantara. Pakai Batik itu Keren. Selengkapnya

Gelaran Wedding, Usung Budaya Bali dan Ratna Manggali

Usung busana Khas Bali dan Ratna Manggali, Jogjakarta pukau penonton Serba-serba Manten Expo (Foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

GRESIK,1minute.id—Gelaran Serba-serbi Manten Expo 2020 di salah satu mal di Gresik terasa beda. Event Wedding Tangguh kali pertama di masa coronavirus desease 2019 ini tidak hanya memerkan gaun maupun riasan pengantin modern maupun Jawa.  Ada juga, perias pengantin yang menampilkan busana bak di sebuah karnaval.

Penampilan beda itu menjadikan event pameran perlengkapan pernikahan berkahir Minggu 30 Agustus 2020 itu terasa lebih heboh. Busana ala karnival diberi label Busana Ratna Manggali. Busana itu karya desainer Edi Saptono atau dikenal Andreas Haikal.

Menurut desainer Edi Saptono, busana Ratna Manggali diluncurkan untuk memberikan kesan berbeda dalam pameran Serba-serbi Manten 2020.  ”Saya tidak menyangka antusiasme penonton cukup baik,”ujar Edi pada Sabtu malam. Alumnus SMK PGRI ini mengaku, sejak enam tahun terakhir getol untuk merancang busana karnaval.  ”Akan tetapi, sejak pandemi korona tidak ada event karnaval,”ujarnya. Lelaki asal Gresik itu kemudian berkalaborasi dengan salah satu pemilik perlengkapan pernikahan asal Gresik.  

”Ternyata, sambutan masyarakat luar biasa,”katanya. Edi mengaku dirinya, lebih suka mengekspolrasi busana khas Indonesia.  ”Saya awalnya, menyukai desain setelah melihat GFC (Jember Fashion Carnival) enam tahun lalu,”ungkapnya. Edi mengaku belajar secara otodidak.  ”Di sekolah (SMK PGRI,Red) juga tidak pernah diajarkan,”katanya sambil tersenyum. Dalam Serba-serba MantenExpo ini, Edi merancang dua busana yakni Busana Bali dan Ratna Manggali.

Ratna Manggali adalah putri dari Calon Arang. Sementara itu, Khoiriyah, owner Griya Wedding menambahkan ia memang suka berkolaborasi dengan berbagai pihak. Dengan proses belajar yang tekun, kini dia terbiasa merias model catwalk, pengantin, sampai membuat make-up karakter.  ”Alhamdulillah sukses. Kami menampilkan maksimal sehingga hasilnya banyak apresiasi. Semoga saat ini, era new normal kami pekerja seni kembali bisa berkarya kembali,”ujarnya.

Ria-sapaan-Khoiriyah mengatakan pada event ini  merias dua model dengan karakter berbeda. Satu memakai gaun khas Bali, satu lagi memakai kostum khas Jawa (Jogjakarta) dengan menambah hiasan candi di pakai model diatas kepala.  ”Mengangkat budaya Bali dan Jogjakarta, merupakan destinasi wisata dan berharap bisa bangkit,”katanya. (*)

Gelaran Wedding, Usung Budaya Bali dan Ratna Manggali Selengkapnya