Kapolres Gresik Berangkatkan Atlet PBVSI Gresik Binaan Petrokimia Volleyball Academy ke Kejurnas Bola Voli U-18 2026

GRESIK,1minute.id –  Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution memberangkatkan atlet muda PBVSI Gresik untuk berlaga pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bola voli U-18 Tahun 2026 pada Rabu, 29 April 2026.

Pelepasan atlet binaan Petrokimia Volleyball Academy itu berlangsung di Rupatama SAR Polres Gresik sebagai bentuk dukungan penuh kepada para pemain yang akan membawa nama Jawa Timur di ajang nasional. Momen ini menjadi simbol dukungan penuh terhadap para atlet yang akan membawa nama Jawa Timur dan Kabupaten Gresik di pentas nasional.

Tim putri Petrokimia Volleyball Academy tampil sebagai wakil Jawa Timur setelah berhasil menjuarai Kejuaraan Provinsi Jawa Timur. Dengan capaian tersebut, mereka kini bersiap menghadapi Kejurnas Bolavoli U-18 yang akan digelar GOR PPOP Pasar Minggu, Ragunan, Jakarta Selatan, serta GOR Bulungan mulai  2 Mei hingga 10 Mei 2026. Turnamen ini diikuti 39 klub putra dan 42 klub Putri.

Para atlet yang diberangkatkan merupakan talenta-talenta potensial yang telah ditempa melalui program pembinaan intensif dan berkelanjutan. Dengan komposisi tim yang solid serta pengalaman bertanding yang terus diasah, mereka diharapkan mampu menunjukkan performa terbaik dan meraih hasil membanggakan.

Ketua PBVSI Gresik yang juga Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, dalam sambutannya memberikan motivasi kepada seluruh atlet. Ia menekankan pentingnya semangat juang, disiplin, dan kepercayaan diri dalam setiap pertandingan.

“Manfaatkan apa yang sudah dilatihkan selama ini agar dapat membuahkan hasil maksimal. Tetap semangat, jaga keselamatan, dan semoga meraih keberhasilan,” ujarnya. Ia juga mengingatkan para atlet untuk selalu berdoa serta meminta restu orang tua sebagai bagian dari ikhtiar menuju kesuksesan.

Kejurnas U-18 ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga panggung penting bagi para atlet muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik serta membuka peluang menuju jenjang yang lebih tinggi di dunia bolavoli nasional.

PBVSI Gresik optimistis, dengan kerja keras, disiplin, serta dukungan dari berbagai pihak, para atlet mampu bersaing dengan tim-tim terbaik dari seluruh Indonesia dan meraih prestasi sesuai harapan. “Selamat bertanding di Kejurnas Bolavoli U-18 Tahun 2026. Semoga sukses dan mampu meraih gelar juara,” pungkasnya. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi

Kapolres Gresik Berangkatkan Atlet PBVSI Gresik Binaan Petrokimia Volleyball Academy ke Kejurnas Bola Voli U-18 2026 Selengkapnya

Tim Bola Voli Putri Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia Menargetkan Juara Proliga 2027

GRESIK,1minute.id – Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob mengapresiasi kerja keras tim bola voli putri GPPI sejak awal kompetisi hingga berhasil melaju ke babak final. Menurutnya, capaian Runner Up ini menjadi motivasi sekaligus bahan evaluasi untuk meraih hasil lebih baik pada Proliga 2027 mendatang.

“Mediol Yoku dan kawan-kawan telah menunjukkan kerja keras yang luar biasa. Runner Up tahun ini merupakan capaian keenam bagi tim voli binaan kami di ajang Proliga. Ini harus menjadi penyemangat untuk terus berkembang dan meraih juara ke depan,” ujar Daconi pada Senin, 27 April 2026.

Adapun capaian Runner Up Voli Putri Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia (GPPI) di ajang Proliga sebelumnya diraih pada 2002, 2003, 2006, 2007, dan 2022. Sementara posisi tiga besar juga pernah diraih pada 2004, 2010, 2011, 2013, 2016, 2023, dan 2025.

“Saya ucapkan selamat. Jika dibandingkan dengan tahun lalu, capaian ini menunjukkan peningkatan. Ke depan tentu harus lebih baik lagi dengan target meraih juara,” tambahnya.

Sementara itu, dalam Grand Final, GPPI tampil kompetitif dalam dua leg pertandingan menghadapi Jakarta Pertamina Enduro. Pada leg pertama, Jumat, 24 April 2026, GPPI mencatatkan skor 1-3 (25-19, 19-25, 19-25, dan 20-25), sementara pada leg kedua, Sabtu, 25 April 2026, pertandingan berakhir dengan skor 0-3 (19-25, 23-25, dan 20-25).

Senada, Ketua Umum PBV Petrokimia Gresik Iwan Febrianto, turut mengapresiasi capaian Runner Up GPPI di ajang Proliga 2026. Ia menegaskan bahwa hasil ini harus menjadi motivasi bagi seluruh pemain untuk terus berkembang.

“Prestasi ini harus memotivasi seluruh pemain untuk berlatih lebih keras demi meraih hasil terbaik di Proliga 2027 mendatang. Apalagi, dalam skuad GPPI saat ini terdapat banyak pemain muda yang menunjukkan potensi besar,” ujarnya.

“Kami menyadari bahwa regenerasi adalah kunci bagi keberlanjutan prestasi tim di masa depan. Oleh karena itu, tahun ini kami memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain muda berbakat untuk bergabung dengan tim utama. Mereka telah menunjukkan performa yang luar biasa,” tutup Iwan.

Keikutsertaan GPPI dalam Proliga 2026 menjadi partisipasi ke-23 sejak kompetisi ini digelar, sekaligus menegaskan konsistensi tim sebagai salah satu kekuatan utama di kancah bola voli nasional. Proliga sempat tidak digelar pada 2020 dan 2021 akibat pandemi Covid-19. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Tim Bola Voli Putri Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia Menargetkan Juara Proliga 2027 Selengkapnya

Ratusan Anak Antusias Ikuti Freeport Grassroots Tournament 2026 di Stadion G-JOS, Ini Para Jawaranya

GRESIK,1minute.id –  Freeport Grassroots Tournament (FGT) di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS), Gresik telah berakhir. Turnamen yang berlangsung selama dua hari, mulai 24-25 April 2026 ini diikuti sebanyak 300 anak dari berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB) di Kabupaten Gresik.

Mereka terlihat begitu antusias mengikuti turnamen yang diselenggarakan oleh PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk mendukung pengembangan sepak bola usia dini di tingkat akar rumput.

“Seru dan senang. Tapi tadi sempat tegang karena ada adu penalti,” kata Pemain SSB Mengare, Choirul Ashar, 10, usai pertandingan. Peraih Best Goalkeeper dalam FGT 2026 di Gresik ini menceritakan sejak mengikuti FGT 2026, timnya semakin bersemangat latihan dan kompak saat bertanding. Ashar dan teman-temannya juga merasa gembira karena setelah mengikuti turnamen, mereka mendapat sepatu sepak bola.

Freeport Grassroot Tournament (FGT) merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan PTFI bersama Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) sejak 2024. Sebanyak 10 SSB kategori U-10 dan 10 SSB kategori U-12 mengikuti kegiatan yang pelaksanaannya didukung oleh PT Garuda Sepak Bola Indonesia ini. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, FGT 2026 menerapkan sistem rotasi untuk memberikan kesempatan yang merata bagi setiap SSB dalam membina dan menampilkan pemain muda. 

Ketua Umum PSSI Erick Tohir mengapresiasi PTFI yang konsisten mendukung kemajuan sepak bola Indonesia. “Kepercayaan ini memperkuat komitmen PSSI untuk terus meningkatkan sepak bola usia dini, baik melalui kompetisi, kolaborasi, maupun pelatihan pelatih berkualitas yang sangat penting dan memberi pengaruh positif bagi perkembangan pemain muda,” katanya.

Vice President External Affairs Smelter PTFI Erika Silva sangat bersyukur FGT 2026 di Gresik mendapat sambutan yang sangat positif dan semakin diterima masyarakat Gresik. Terbukti dari antusiasme para orang tua dan kerabat yang hadir mendukung anak-anak berlaga di lapangan hijau. “Kehadiran PTFI di Gresik tidak semata-mata berfokus pada kegiatan industri, tetapi tumbuh dan berkembang bersama masyarakat, salah satunya melalui pengembangan generasi muda di bidang olahraga,” kata Erika. 

Selain kompetisi, FGT 2026 juga membagikan 300 pasang sepatu sepak bola untuk SSB di Gresik, 400 sepatu sepak bola untuk SSB di Timika, dan 300 sepatu sepak bola untuk SSB di Jayapura. Pelatih SSB Serdadu Sidowungu, Kecamatan Menganti, Muhammad Ashori mengatakan hadirnya FGT di Gresik adalah sebuah apresiasi yang luar biasa terhadap anak-anak. Mereka mendapat kesempatan bertanding di Stadion Joko Samudro, mendapat fasilitas yang baik, mendapatkan jersey dan sepatu sepak bola gratis dari PTFI. 

“FGT sangat penting sebab untuk mencapai keberhasilan sepak bola di daerah maupun bangsa ini, harus dari grassroot. Hal ini mendasar sekali. Dari sini kemudian muncul bibit-bibit dan talenta yang kelak kemudian hari bertanding sepak bola profesional,” katanya.

Legenda tim nasional sepak bola Indonesia Evan Dimas yang turut hadir dalam FGT ini mengatakan keberanian anak-anak untuk tampil dan berkompetisi patut diapresiasi. Sepak bola yang baik tidak hanya ditentukan oleh kemampuan bermain, tetapi juga oleh mental dan attitude yang dibangun sejak dini.

“Kompetisi seperti FGT ini dibuat untuk menanamkan nilai-nilai yang lebih penting dibandingkan sepak bola itu sendiri, bukan sekadar menang atau kalah, tetapi bagaimana menanamkan kedisiplinan, fair play, mental dan attitude sejak dini,” kata Evan. 

Turnamen berlangsung secara intensif selama dua hari. Pada kategori U-10, SSB Nusa Gemilang keluar sebagai juara pertama, diikuti WCP Pasopati di posisi kedua, dan SSB Mengare sebagai juara ketiga. Penghargaan individu diberikan kepada M Mirza Arkhan Al Fari (SSB Nusa Gemilang) sebagai Best Player, dan Choirul Ashar (SSB Mengare) sebagai Best Goalkeeper.

Pada kategori U-12, SSB Gressia meraih juara pertama, diikuti Peganden FC sebagai juara kedua, dan SSB Mengare di posisi ketiga. Penghargaan individu U-12 diberikan kepada Rasydhan Hiroshi El R (SSB Gressia) sebagai Best Player, M. Haikal Sahrul (SSB Gressia) sebagai Best Goalkeeper. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi

Ratusan Anak Antusias Ikuti Freeport Grassroots Tournament 2026 di Stadion G-JOS, Ini Para Jawaranya Selengkapnya

Bupati Gresik Kucurkan Bonus Atlet Porprov IX Jatim Rp 9,3 Miliar 

GRESIK,1minute.id  – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyerahkan bonus dan penghargaan kepada para atlet, pelatih, asisten pelatih serta official berprestasi pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) pada Rabu, 4 Maret 2026.

Pemkab Gresik menggelontor bonus dan penghargaan sebesar Rp 9,3 miliar. Ratusan atlet pun semringah karena bonus cair sebelum lebaran Idul Fitri. Di Porprov Jatim, kontingen Gresik bertanding di 50 dari 63 cabang olahraga (cabor). Kontingen Gresik meraih torehan 44 medali emas, 37 perak dan 53 perunggu.

Cabang olahraga berhasil meraih medali diantaranya, drumband, senam, renang/akuatik, panjat tebing, atletik, bola voli, hockey indoor, hockey outdoor, dayung, arung jeram, IBCA MMA, dan ski air. Kemudian, cabor bola tangan, triathlon, loncat indah, selam, serta taekwondo. Berikutnya, cabor muaythai, jujitsu, wushu, pencak silat, sepatu roda, karate, sepak takraw, tinju, gateball, binaraga, petanque, kick boxing dan bridge. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi setinggi tingginya kepada seluruh kontingen Gresik. Ia menegaskan bahwa reward yang diberikan merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menjaga prestasi dan mendorong kemajuan olahraga daerah. 

Ia juga berpesan, agar reward tersebut digunakan dengan bijak yang mendukung masa depan dan prestasi, tidak digunakan untuk yang bersifat konsumtif dan sesaat. Patut di syukuri, di tengah efisiensi anggaran, pemerintah daerah masih melihat bahwasanya ini bentuk dukungan untuk anak anak muda Gresik dalam prestasi. 

“Kita buktikan prestasi tidak hanya di akademik saja tapi bisa kita berikan melalui cabang olahraga. Porprov merupakan gerbang kesuksesan anak muda Gresik dalam menunjukkan prestasinya di bidang olahraga,” harapnya. 

Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik Saifudin Ghozali, menyampaikan bahwa penghargaan yang diberikan hari ini bukan sekedar hadiah. Tetapi merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras, disiplin dan pengorbanan atlet, pelatih, asisten pelatih dan official kontingen Gresik. 

Dikatakan, kontingen Kabupaten Gresik dengan kekuatan 716 orang terdiri dari 572 atlet, dan 144 official berhasil berhasil menduduki peringkat ke enam. Ada peningkatan dari Porprov sebelumnya tahun 2023 berada di tingkat ke tujuh. Semoga pada Porprov yang akan datang dapat menaikkan prestasi lebih baik lagi.

“Total bonus yang diberikan pemerintah daerah kepada kontingen Gresik senilai Rp 9,3 milliar. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berlatih lebih keras, berprestasi lebih tinggi, dan menjadi kebanggaan bagi keluarga, daerah serta bangsa,” pungkasnya.

Selanjutnya, penyerahan bonus dilakukan secara simbolis oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Asluchul Alif dan diakhiri dengan sesi foto bersama, sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan atas perjuangan para atlet dan pelatih. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Bupati Gresik Kucurkan Bonus Atlet Porprov IX Jatim Rp 9,3 Miliar  Selengkapnya

Ini Sosok Martina Ayu, Ratu Triathlon asal Gresik yang Borong 7 Medali di SEA Games Thailand 2025

GRESIK,1minute.id – Ajang SEA Games Thailand 2025 telah usai. Indonesia menempati posisi kedua dengan memperoleh 91 medali emas. Posisi puncak diraih tuan rumah, Thailand dengan 233 emas.

Dari 91 medali emas yang diraih Indonesia, sebanyak 5 emas disumbang oleh Martina Ayu Pratiwi. Atlet triathlon asal Kabupaten Gresik, Jawa Timur ini tampil luar biasa dengan menyumbangkan 7 medali untuk Indonesia, terdiri dari 5 medali emas dan 2 medali perak. Ia pun sebagai salah satu atlet paling bersinar di ajang SEA Games Thailand 2025.

Atlet berusia 21 tahun ini bahkan dinobatkan sebagai atlet triathlon terproduktif di SEA Games 2025. Berkat pencapaiannya, Martina kini dijuluki “Ratu Triathlon asal Gresik.” Tak banyak yang tahu, Martina sebenarnya hampir meninggalkan dunia olahraga. Saat masih duduk di bangku SMA, ia sempat berniat berhenti sebagai atlet renang.

Namun titik balik terjadi pada Juli 2022, saat pelatih renangnya menawarkan Martina untuk beralih ke cabang olahraga triathlon. “Waktu itu saya merasa tertantang karena triathlon punya tiga cabor. Dari situ saya tertarik dan akhirnya pindah ke triathlon pada Juli 2022,” ujar Martina.

Keputusan itu menjadi awal perjalanan emasnya. Perjalanan Martina menuju SEA Games 2025 tak instan. Sejak awal tahun, ia sudah masuk program persiapan intensif bersama tim Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas). Selama tiga bulan, Martina dan tim menjalani latihan berat di Bangka Belitung. “Kami latihan tidak peduli cuaca panas, hujan, angin, capek, dan nervous, semua kami lewati bersama,” tuturnya.

Kini, Martina melanjutkan latihan di Pasir Putih, Situbondo, meski ia mengakui Gresik tetap menjadi tempat penuh kenangan karena sejak kelas 4 SD hingga lulus SMA ia berlatih di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik. Martina sudah diberi tahu akan tampil di 7 nomor lomba. Dari tujuh nomor itu, ia menetapkan satu target utama. “Target pribadi saya hanya satu, medali emas di nomor triathlon individual karena itu nomor paling bergengsi di SEA Games,” jelasnya.

Target itu sukses terwujud. Setelah SEA Games, Martina langsung memasang target lebih tinggi. “Target utama saya tahun 2026 adalah Asian Games. Selain itu, saya ingin memperbaiki world ranking agar peluang tampil di Olimpiade Los Angeles 2028 semakin besar,” katanya.

Ia berharap pencapaiannya di SEA Games ini menjadi awal dari perjalanan panjang menuju panggung dunia. Berikut prestasi  Martina di SEA Games Thailand 2025, yakni 5 emas, Triathlon Individual Putri ; Aquathlon Estafet Putri; Aquathlon Estafet Campuran ; Duathlon Estafet Putri dan Duathlon Estafet Campuran. Kemudian 2  medali perak yakni Triathlon Estafet Putri dan Triathlon Estafet Campuran. (yad)

Ini Sosok Martina Ayu, Ratu Triathlon asal Gresik yang Borong 7 Medali di SEA Games Thailand 2025 Selengkapnya

Peraih Emas di Sea Games 2025, Alma, Siswa SMAMSatu Gresik Bersiap untuk Ajang Olimpiade 2028

GRESIK,1minute.id – Dua atlet Panjat Tebing Indonesia di SEA Games Thailand 2025, Alma Ariella Tsany, peraih medali emas bersama Antasyafi Robby Al Hilmi mendatangi tempat latihan yang membesarkan mereka di Rock Hobbies Centre Gresik, Jalan Panggang, Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Senin, 22 Desember 2025.

Alma yang merupakan atlet asal Kabupaten Gresik, sementara Robby, atlet kelahiran Gresik yang kini tinggal di Ibu Kota Jakarta, memilih pulang kampung halaman dan menyempatkan berkunjung ke pusat latihan panjat tebing, untuk memberi suntikan moral serta motivasi adik-adiknya.

Alma Ariella Tsany, atlet Panjat Tebing meraih medali emas nomor pertandingan lead perorangan putri. Siswi kelas XI Soshum 3 SMA Muhammadiyah 1 

(Smamsatu) Gresik ini mengaku sejumlah persiapan matang sudah dilakukan menjelang Sea Games 2025, mulai dari latihan endurance, latihan jalur. Kemudian juga ada kejuaraan seperti Popnas sebelum terjun menuju Sea Games Thailand 2025. 

Pada Jumat malam, 12 Desember 2025 di Bangkok Sport Climbing Center Stadion SAT, Bangkok, Thailand menjadi saksi, Alma tampil memukau. Alma mampu menggapai puncak, dan meraih medali emas di ajang perdananya di pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara.

“Saya pertama kali Sea Games 2025, sangat senang bisa mendapat emas,” kata Alma saat ditemui di Gresik. Kini, Alma akan memulai petualangannya di ajang yang lebih tinggi, menuju Olimpiade 2028. Perjuangan Alma tidaklah mudah. Ia mulai latihan panjat dinding mulai kecil, umur 5 tahun. Kedua orang tuanya, memasukkannya yang baru berusia 5 tahun ke klub panjat tebing yang tak jauh dari rumah, Rock Hobbies Centre Gresik. Dulu masih kecil manjat dua papan, tiga papan akhirnya berani hingga meraih medali.

Alma tidak sendiri, dia datang bersama atlet panjat tebing Indonesia Antasyafi Robby Al Hilmi berhasil meraih medali emas dengan catatan waktu 4,83 detik.

Wali Kelas XI Soshum 3 Smamsatu Gresik Della Andika mengatakan, pihak sekolah selalu mendukung siswa yang berprestasi di jalur olahraga. Keberhasilan Alma meraih medali emas di ajang Sea Games Thailand 2025 sangat membanggakan bagi Indonesia.  

“Sekolah kami memberikan dispensasi dan beasiswa pembelajaran jarak jauh, materi lebih diringkaskan, anak-anak tidak terbebani materi sekolah dan bisa berprestasi di bidang non akademik. Pihak sekolah bangga dan memberikan sambutan dengan pihak sekolah kesiswaan penuh kehangatan,” katanya. (yad)

Peraih Emas di Sea Games 2025, Alma, Siswa SMAMSatu Gresik Bersiap untuk Ajang Olimpiade 2028 Selengkapnya

Ratusan Peserta Tunjukkan Aksi Terbaik di Kompetisi Marching Band Kapolres Gresik Cup 2025

GRESIK,1minute.id –  Ratusan anak Taman Kanak-kanak (TK) se-Kabupaten Gresik mengikuti Lomba Marching Band Kapolres Gresik Cup 2025 di Gelanggang Olahraga (GOR) Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) Gresik pada Sabtu, 22 November 2025. 

Lapangan Indoor berada di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik sesak peserta dan orang tua serta guru. UMKM pun menuai berkah karena dagangan mereka laris manis. Kompetisi marching band ini dibuka oleh Kapala Bagian SDM Polres Gresik Kompol Syabain Rahmad Kusriyanto. Tampak hadir pejabat utama Polres Gresik diantaranya, Kabag Logistik Polres Gresik AKP Windu Priyo.

Dalam amanatnya, Kompol Syabain menegaskan bahwa kejuaraan marching band tidak hanya sekadar perlombaan seni dan musik, tetapi juga merupakan wahana yang sarat dengan nilai pembentukan karakter. “Marching Band adalah simbol disiplin, kerja sama, kreativitas, sportivitas, dan semangat juang. Nilai-nilai ini sejalan dengan tugas Kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kerja sama Polres Gresik dengan Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Kabupaten Gresik diharapkan dapat menciptakan ruang positif bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat, memupuk kreativitas, dan menyalurkan energi ke arah yang produktif. “Kami percaya, generasi yang kreatif dan berkarakter adalah pondasi bagi masa depan Kabupaten Gresik yang aman, maju, dan berprestasi,” imbuhnya.

Kompol Syabain pun mengingatkan kepada dewan juri kompetisi untuk fair play, menjaga objektivitas dan integritas dalam proses penilaian. Sedangkan, kepada peserta, perwira satu melati di pundak itu, berpesan agar menjadikan ajang ini bukan hanya tentang meraih kemenangan, tetapi juga sebagai pengalaman membentuk mental dan kedisiplinan.

“Kemenangan terbesar adalah kegigihan, keberanian, dan disiplin dalam setiap proses latihan yang telah kalian jalani,” tuturnya. Kompetisi pun berlangsung seru. Peserta TK/KB Muslimat NU 29 Mahkota Gresik, diantaranya. (yad)

Ratusan Peserta Tunjukkan Aksi Terbaik di Kompetisi Marching Band Kapolres Gresik Cup 2025 Selengkapnya

Tim Voli Putri Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia Cetak Hattrick di Liga Divisi Utama Livoli 2025

MAGETAN,1minute.id – Tim bola voli putri Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia (PGPI) berhasil mempertahankan gelar juara Livoli 2025. Dalam laga final Tim binaan Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia mengandaskan mimpi tim voli TNI AU Electric Putri dengan skor 3-0 yang dihelat di GOR Ki Mageti, Kabupaten Magetan, Jawa Timur pada Sabtu malam, 18 Oktober 2025.

Keberhasilan tim binaan Petrokimia Gresik itu dalam kompetisi di Divisi Utama diraih selama tiga tahun berturut-turut alias Hattrick. Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob usai menyaksikan laga grand final, mengapresiasi prestasi Mediol Yoku dan kawan-kawan karena berhasil mempertahankan gelar juara di kompetisi antarklub kasta pertama Indonesia yang diselenggarakan dalam Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) ini. 

Gelar ini merupakan gelar keempat yang diraih tim bola voli binaan Petrokimia Gresik di Livoli Divisi Utama. Dan, selama tiga tahun berturut-turut mulai dari 2023, 2024, dan 2025 ini. “Alhamdulilah kontribusi aktif Petrokimia Gresik dalam memajukan cabang olahraga bola voli berbuah prestasi. Prestasi ini tentunya akan meningkatkan motivasi Petrokimia Gresik untuk memajukan voli di tanah air dan cabang-cabang olahraga raga lainnya,” ujar Daconi.

Petrokimia Gresik melalui pembinaan atlet voli banyak menyumbangkan atlet-atlet putri berprestasi di tingkat nasional. Selain itu juga banyak menyelenggarakan event-event bergengsi baik tingkat nasional maupun internasional sebagai upaya untuk membangun prestasi pevoli tanah air.

“Petrokimia Gresik akan terus berkontribusi untuk kemajuan Indonesia baik dalam mencapai swasembada pangan, sosial kemasyarakatan, maupun pemuda dan olahraga. Kami berkomitmen semakin maju Petrokimia Gresik, semakin besar pula kebermanfaatan perusahaan bagi masyarakat,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Ketua PBV Petrokimia Gresik Iwan Febrianto menambahkan, Petrokimia Gresik sudah lebih dari dua dekade aktif dalam pembinaan atlet bola voli di Indonesia. Hingga saat ini Petrokimia Gresik konsisten dalam memajukan cabang olahraga voli di Indonesia.

“Mulai tahun 2002, Petrokimia Gresik telah membina olahraga voli melalui penyediaan fasilitas lengkap untuk para atlet, termasuk mess tempat tinggal, konsumsi yang menunjang, venue latihan yang memadai, jaminan kesehatan dan kecelakaan kerja, uang saku pembinaan, reward, hingga apparel,” ungkap Iwan singkat.

Sementara itu, melalui kemenangan ini, PGPI terus menunjukkan dominasinya di olahraga voli Indonesia, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu tim voli putri terbaik di dalam negeri. Dalam Livoli Divisi Utama, PGPI meraih kemenangan sempurna atau tidak terkalahkan dari putaran reguler hingga grand final, atau dari 11 laga secara keseluruhan.

Di pertandingan final, tim besutan Ayub Hidayat tampil penuh percaya diri, mampu memberikan performa terbaiknya. PGPI berhasil mengalahkan tim TNI AU Electric Putri dengan skor 3-0 (25-16, 25-22, 25-12).

Sempat tertinggal di set awal, GPPI berhasil menyamakan skor 8-8, dan unggul dengan skor akhir set pertama 25-16. Pada set kedua berlangsung cukup seru, GPPI unggul, namun kemudian disamai skornya 4-4 dan kejar-kejaran skor. Set 2 ditutup dengan kemenangan GPPI dengan skor 25-22. Sementara kemenangan set ketiga diraih GPPI dengan skor 25-12.

Kemenangan ini semakin lengkap dengan dinobatkannya pemain PGPI, Mediol Yoku sebagai Most Valuable Player (MVP) sekaligus Best Outside-Hitter, kemudian Geofanny Eka sebagai Best Middle Blocker dan Ajeng Nur C. sebagai Best Setter.

Adapun roaster tim juara ini yaitu Mediol Yoku, Putri Agustin, Ajeng Nur C, Shella Bernadetha, Nandita Ayu, Nabila Purwita, Dhea Cahya P, Geofanny Eka, Bela Sabrina, Siti Romadhani, Amelia Dwi S, Dinda Ayu, Khoirun Nisa, Malika Aurora.

Head Coach PGPI Ayub Hidayat menjelaskan bahwa kemenangan ini merupakan hasil dari kerja keras banyak pihak. Menurutnya, dukungan supporter yang datang ke Magetan juga menjadi penambah semangat bagi timnya untuk bermain agresif dan solid.

“Alhamdulillah, kami bisa kembali merebut gelar juara. Saya berharap prestasi ini tidak membuat atlet kami berpuas diri, karena saya berharap prestasi ini bisa dipertahanan di ajang berikutnya dan ditingkatkan di kompetisi lebih tinggi lagi,” ujarnya singkat. (yad)

Tim Voli Putri Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia Cetak Hattrick di Liga Divisi Utama Livoli 2025 Selengkapnya

Forkopimda FC Tundukkan GU All Star, Skor 6:3

GRESIK,1minute.id –  Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, menghadiri langsung Grand Opening Akbar Arena Mini Soccer di kompleks Apartemen Icon Mall Gresik pada Jumat malam, 17 Oktober 2025.

Di acara yang juga dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati dr. Asluchul Alif, Dandim 0817 Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, Ketua DPRD Muhammad Syahrul Munir, Ketua HIPMI Nur Ahmad Yani, Owner Akbar Arena Roro Devi Twins Ramadhina, Kadis Parekrafbudpora Saifudin Gozali, Camat Kebomas Tri Joko Efendi, Ketua MUI KH. Ainur Rofiq Toyyib, dan Ketua KONI Anis Ambiyo Putri ini, ikut membangun semangat kebersamaan melalui ajakan menjaga sportivitas dan persatuan komunitas sepak bola di Gresik.

Owner Akbar Arena Roro Devy Twins Ramadhina dalam sambutannya menyampaikan komitmennya menjadikan Akbar Arena sebagai ruang kolaborasi olahraga dan kebersamaan masyarakat.

“Kami berharap lapangan ini tidak hanya menjadi tempat berolahraga, tetapi juga ruang baru untuk menjalin silaturahmi dan kerukunan antar warga Gresik. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan Akbar Arena,” ucapnya.

Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani juga memberikan apresiasi atas lahirnya fasilitas olahraga tersebut. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Gresik, kami menyampaikan selamat atas peresmian Akbar Arena. Semoga tempat ini menjadi sarana silaturahmi sekaligus motivasi untuk menjadikan olahraga, khususnya sepak bola,” ujar Gus Yani, sapaan, Fandi Akhmad Yani ini.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menegaskan bahwa Polres Gresik siap memberi dukungan penuh terhadap kegiatan positif masyarakat. “Kami dari Polres Gresik menyambut baik kehadiran Akbar Arena sebagai sarana olahraga dan pemersatu masyarakat. Sepak bola bukan hanya tentang kompetisi semata, tetapi juga ruang mempererat silaturahmi,” tegas alumnus Akpol 2006 itu.

Sebagai simbol peresmian, dilakukan penandaan pembukaan lapangan dengan penempatan bola di tengah lapangan, dilanjutkan pertandingan persahabatan Forkopimda FC melawan GU All Star. Laga berlangsung meriah dengan skor akhir 6-3 untuk kemenangan Forkopimda FC. (yad)

Forkopimda FC Tundukkan GU All Star, Skor 6:3 Selengkapnya

Pemkab Gresik Siapkan Rumah untuk Keluarga Naufal, Atlet Gimnastik Nasional yang Meninggal di Rusia

GRESIK,1minute.id – Jenazah Naufal Takdir Al Bari, atlet gimnastik nasional asal Gresik yang meninggal di Rusia dimakamkan Tempat Pemakaman Islam (TPI) Tlogopojok, Gresik pada Jumat, 3 Oktober 2025.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Ketua Umum Federasi Gimnastik Indonesia Ita Juliati, Wakil Rektor IV Universitas Negeri Surabaya Dwi Cahyo Kartiko bersama ratusan warga turut mengantarkan ke tempat peristirahatan terakhir Naufal di Tempat Pemakaman Islam (TPI) Tlogopojok, Kelurahan Tlogopojok, Gresik sekitar 5 kilometer dari rumah duka.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan, bahwa kepergian Naufal bukan sekadar kehilangan untuk Gresik, melainkan bagi Jawa Timur dan Indonesia. “Naufal punya cita-cita membahagiakan ibunya. Insya Allah Pemkab Gresik akan membantu mewujudkan cita-cita tersebut,” ujarnya.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyebut bahwa almarhum adalah kebanggaan daerah. “Dedikasinya mengharumkan nama bangsa sekaligus daerah. Atas nama pribadi, keluarga, dan seluruh masyarakat Gresik, kami ikut berduka cita. Semoga keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan,” kata Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani. 

Sebagai bentuk perhatian, Pemkab Gresik bersama BPJS Ketenagakerjaan menyalurkan santunan bantuan sebesar Rp 268,4 juta kepada keluarga almarhum. Pemerintah daerah juga akan menyiapkan rumah keluarga Naufal agar kondisi tempat tinggal menjadi lebih layak dan terjamin.

“Pemkab Gresik hadir bukan hanya dalam suka, tetapi juga dalam duka. Rumah bagi keluarga Naufal akan kami siapkan sebagai bentuk penghormatan akan cita-cita Naufal,” ungkap mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

“Cita-cita Naufal akan kami teruskan melalui langkah nyata. Ke depan, kami ingin memastikan bahwa setiap atlet asal Gresik mendapat perlindungan dan dukungan yang baik,” pungkas Bupati Yani. Selain itu, Pemkab Gresik berkomitmen memperkuat pola pembinaan atlet di daerah. Pemerintah akan memastikan perlindungan kesehatan, jaminan sosial, dan dukungan pembinaan bagi para atlet.

Keluarga Naufal, diwakili oleh Ketua Umum PB Federasi Gimnastik Indonesia Ita Juliati, menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah, lembaga, serta masyarakat yang telah memberikan doa, dukungan moral, dan bantuan.

“Kami sangat menghargai kepedulian dan dukungan ini. Naufal adalah harapan bangsa. Ia diproyeksikan untuk berlaga di Kejuaraan Dunia, SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade. Semoga semangatnya tetap hidup dan memotivasi kita semua,” ujar Ita Juliati. (yad)

Pemkab Gresik Siapkan Rumah untuk Keluarga Naufal, Atlet Gimnastik Nasional yang Meninggal di Rusia Selengkapnya