Mengakhiri TC, GU Libas Persada Dalegan, 3 Gol tanpa Balas

GRESIK,1minute.id – Training camp skuad Gresik United di Pantai Delegan di Desa Dalegan, Kecamatan Panceng, Gresik berakhir pada Kamis, 14 Oktober 2021. Selama lima hari tim berjuluk Laskar Joko Samudro itu digembleng mental, fisik, dan taktiknya. 

Rangkaian latihan berat itu diakhiri dengan laga ujicoba melawan klub lokal, Persada Dalegan. Beda kualitas, Laskar Joko Samudro menang mudah. Tiga gol tanpa balas. Gol masing-masing dicetak oleh M. Isa, M.Irvan, dan Moch Hidayatu Rochman.

Pelatih Gresik United Subangkit mengatakan dari segi hasil, laga uji coba melawan Persada cukup memuaskan. Tiga gol baginya sudah bagus. Meski lawan adalah klub yang kualitasnya di bawah The Yellow Power.

Di luar hasil, Subangkit menilai ada dua hal yang berubah dari skuadnya hasil dari training camp selama lima hari di Pantai Dalegan. ”Fisik pemain terlihat betul ada peningkatan. Bisa bermain dengan intensitas tinggi selama 90 menit,”paparnya.

Yang kedua adalah pemahaman taktik. Dia bersyukur pemain lama dan baru sudah mengerti bagaimana cara bermain ala Subangkit. ”Mereka sudah menerapkan strategi yang saya mau. Walau belum 100 persen setidaknya sudah hampir sempurna,”tegasnya.

Dalam waktu dekat, Gresik United akan kembali melakoni laga ujicoba yang lawannya setara dengan skuadnya. Artinya dari sisi kualitas, sama. Subangkit berharap dengan melawan tim yang kualitasnya setara, anak asuhnya bisa benar-benar menunjukkan hasil dari TC di Pantai Dalegan. ”Selain kemenangan, fisik dan pemahaman taktik harus jauh lebih baik. Kompetisi kian dekat,”ungkapnya. (yad)

Mengakhiri TC, GU Libas Persada Dalegan, 3 Gol tanpa Balas Selengkapnya

Bikin Bangga Gresik, Nurul Sabet 4 Medali Emas, dan Pecahkan Rekor Gaya Punggung 200 Meter

GRESIK,1minute.id – Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX berakhir Jumat besok,15 Oktober 2021. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyempatkan hadir ajang olahraga bergengsi di tanah air itu. Kehadiran Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah ke Papua untuk memberikan suntikan semangat kepada para atlet asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang sedang berlaga membela kontingen Jawa Timur. 

PON ke-XX Papua ini, Gresik mengirimkan 31 atlet dan 13 official. Mereka berlaga di 15 cabang olahraga (Cabor). Diantaranya, Panjat Tebing, Sepak Takraw dan Renang. Di tiga cabor itu, atlet Gresik menyumbang medali emas untuk Jatim. “Mereka generasi milenial yang membanggakan bagi Gresik,”puji Bu Min. 

Atlet asal Gresik yang berlaga di PON ke-XX Papua itu diantaranya, kakak beradik Fitria Hartani dan Kharisma Ragil Rakasiwi. Keduanya atlet panjat tebing ini sukses meraih medali di nomor boulder perorangan putri pada Selasa, 5 Oktober 2021 sore. Fitria Hartani meraih emas dan Kharisma Ragil Rakasiwi meraih perak. 

Di cabor renang ada Nurul Fajar Fitriati. Nah, Wabup Aminatun Habibah menyaksikan langsung perjuangan atlet binaan Petrokimia Gresik asal Pekauman, Gresik itu memecahkan rekor gaya punggung 200 meter dengan catatan waktu 2 menit 19,78 detik, menggeser rekor sebelumnya yang dibuat Yessy V. Yosaputra dengan waktu 2 menit 20,70 detik saat PON ke-19. 

Nurul menyabet tiga medali emas di nomor lainnya. Sehingga, Nurul memborong 4 medali emas di PON ke-XX Papua 2021 ini. Bu Min  mendapat kehormatan untuk memberikan medali pemenang cabang olahraga renang itu.”Saya bangga sekali menyaksikan perjuangan atlet-atlet kita ini di PON,”ungkap Bu Min.

Ia menambahkan para atlet ini selain merupakan kebanggaan masyarakat Gresik, juga bisa menjadi suatu role model bagi pemuda. Gen-Z ini. “Bagaimana mereka tekun berlatih, tidak pantang menyerah dan terus berjuang untuk yang terbaik, ini suatu hal yang wajib di contoh,” tambahnya. (yad)

Bikin Bangga Gresik, Nurul Sabet 4 Medali Emas, dan Pecahkan Rekor Gaya Punggung 200 Meter Selengkapnya

Mendapat Sokongan dari Wilmar Nabati Indonesia, Gresik United Semakin Percaya Diri Menatap Liga 3

JERSEY GU : CEO Gresik United M.Alan (kiri) menunjukkan jersey GU bertuliskan Wilmar kepada manager Humas WNI Hartono Subeki di markas GU pada Rabu, 13 Oktober 2021 ( Foto : GU for 1minute.id)

GRESIK,1minute.id – Manajemen baru di  Gresik United mendapatkan respon positif dari masyarakat dan pelaku usaha. Sejumlah perusahaan mulai melirik klub sepakbola berjuluk Laskar Joko Samudro itu. Kepercayaan pelaku usaha kepada manajemen Klub kebanggaan warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu, diantaranya PT Wilmar Nabati Indonesia (WNI)

Perusahaan pengelolahan kelapa sawit itu sepakat untuk menjadi donatur Gresik United. Kesediaan Wilmar menjadi donatur ini membuat langkah Gresik United kian mantab menatap Liga 3. ”Kami berterima kasih atas dukungan PT Wilmar Nabati kepada tim ini,” kata CEO Gresik United M. Alan dalam siaran pers yang diterima 1minute.id pada Rabu, 13 Oktober 2021.

Menurutnya, sumbangan tersebut bisa menambah motivasi tim untuk meraih yang terbaik di Liga 3. Yakni, naik kasta ke Liga 2 musim ini. ”Ini jadi bukti juga jika masih ada perusahaan asal Gresik yang percaya kepada tim ini. Masih ada kepedulian untuk sepak bola Indonesia,”bebernya.

Manager Humas Wilmar Gresik Hartono Subeki menuturkan perusahaannya sangat senang dengan kembalinya Gresik United. Dengan dipegang oleh manajemen baru, dia juga yakin Yellow Power akan menjadi salah satu klub sukses di Indonesia. ”Kami ingin Gresik United kembali meraih kejayaannya lagi,” katanya.

Selain itu, dukungan ini adalah bentuk kepedulian PT Wilmar Nabati Indonesia terhadap persepakbolaan di Gresik. Sebagai perusahaan dari Kota Pudak, pihaknya merasa punya kewajiban ikut mendukung perjalanan Gresik United. ”Kami ingin potensi sepak bola Gresik yang besar bisa lebih berkembang lagi lewat Gresik United,” paparnya. (yad)

Mendapat Sokongan dari Wilmar Nabati Indonesia, Gresik United Semakin Percaya Diri Menatap Liga 3 Selengkapnya

Skuad Gresik United Digembleng Fisik di Pantai

GRESIK,1minute.id – Menjelang bergulirnya Liga 3 Zona Jawa Timur skuad Gresik United melakukan pemusatan latihan di Pantai Utara Gresik. Selama lima hari, mulai Minggu, 10 Oktober 2021, Laskar Joko Samudro digebleng fisik dan teknik. Yellow Power digembleng fisik habis-habisan. ”Tiap pagi kami akan adakan latihan fisik di pantai,” jelas Pelatih Gresik United Subangkit dalam siaran pers diterima 1minute.id pada Senin, 11 Oktober 2021.

Dia mengatakan pemusatan latihan ini sangat penting. Selain ingin mencapai fisik yang prima dan bisa bermain full selama 90 menit dalam pertandingan, para pemain juga akan dibekali materi taktikal. ”Jadi tiap hari akan ada diskusi soal taktik, sorenya bakal diterapkan di lapangan,”ungkapnya.

Subangkit berharap dalam waktu lima hari, pemain bisa menerapkan apa yang diinginkan olehnya di kompetisi nanti. Agar target untuk lolos Liga 2 bisa tercapai. ”Waktu sudah sangat mepet. Saya berharap pemain bisa berkembang setelah dari pemusatan latihan ini,” tegasnya.

Selain lewat pemusatan latihan, imbuh pelatih asal Pasuruan itu berharap kekompakan pemain terjaga. Para pemain baru yang bisa cepat beradaptasi. ”Dengan suasana baru, mereka bisa saling mengenal satu sama lain. Agar lebih kompak lagi,”paparnya.

Nah, nanti sebanyak 28 pemain yang ikut pemusatan latihan juga akan mendapat satu laga uji coba. Tepatnya pada Kamis, 14 Oktober 2021. ”Di uji coba itu saya juga melihat apa kekurangan tim. Langsung diperbaiki agar Gresik United tidak punya kelemahan lagi saat bertanding di kompetisi nanti,”jelasnya. (yad)

Skuad Gresik United Digembleng Fisik di Pantai Selengkapnya

Bikin Bangga, Skuad Sepak Takraw Putra Jatim Peraih Emas di PON ke-XX Papua Diperkuat Atlet Asal Bawean

GRESIK,1minute.id – Tim sepak takraw Putra Jawa Timur berhasil merebut medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX Papua 2021. Skuad asuhan Muhammad Habib itu mengalahkan tim dari Sulawesi Selatan (Selsel) 2 : 1.

Final cabor takraw kategori double even dihelat di GOR Trikora, Kota Jayapura pada Rabu, 29 September 2021. Yang membanggakan tim Sepak Takraw Putra Jatim itu diperkuat oleh Farid.  Ia adalah atlet sepak takraw asal Pulau Bawean. Farid, bapak satu anak yang masih berusia 3 bulan itu lahir di Desa Telukjatidawang, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean.

Setelah mempersunting gadis pujaan hatinya, lelaki 24 tahun itu tinggal dirumah istrinya di Desa Gelam, Kecamatan Tambak. Sayang, Farid belum bisa dikonfirmasi keberhasilan merebut medali emas perdana bagi kontingen Jawa Timur di PON ke-XX Papua ini.

Menurut Nurul Yaqin, Farid berlatih sepak takraw sejak kelas IV. Ia sangat tekun dan disiplin ketika latihan. Sehingga terlihat paling menonjol dari atlet lainnya.”SD kelas VI, Farid mewakili ke Jakarta,”terang Nurul ketika dihubungi selulernya pada Rabu, 29 September 2021. 
Farid sempat down ketika ibunya meninggal. 

“Saat itu, Farid masih SMP,”terangnya. Ia tinggal bersama ayahnya bernama Abu Bajar. Namun, Farid kembali bangkit. Ia pun terpilih menjadi wakil Jatim di PON ke-XIX di Bandung 2016. “Dua kali ikut PON, dua kali merebut medali,”tegas Nurul.  Meski telah berprestasi dan mengharumkan nama baik Jawa Timur dan Gresik,  Farid tergolong anak supel. Mudah bergaul dan hidup sederhana. “Kalau tidak ada latihan, Farid ya bertani di Desanya (Desa Telukjatidawang, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean,Red),”terang Nurul. 

MEDALI EMAS PERTAMA: Farid (dua dari kanan berdiri) bersama tim sepak takraw putra Jatim meraih medali emas di PON ke-XX Papua 2021 (Foto: ist)

Farid memilih bertani membantu orang tuanya daripada melanjutkan kuliah. Ia pun lebih giat berlatih. “Ia belum sempat kuliah. Tapi, Farid memiliki cita-cita tinggi,”tegas Nurul. Sejak menikah, Farid tinggal bersama istrinya di Desa Gelam, Kecamatan Tambak. Nurul mengaku bersyukur Farid, yang tergabung kelompok double event bisa mempersembahkan medali emas untuk kontingen Jatim. 

Saat ini, kata Nurul, pihaknya sedang mempersiapkan atlet untuk perhelatan Pekan Olah Provinsi (Porprov) Jatim,  Pekan Olahraga Daerah (POPDA) dan Pekan Olahraga (POR) SD/MI. “Kami mempersiapkan kelompok putra dan putri. Masing-masing kelompok 5 atlet,”tegasnya. (yad)

Bikin Bangga, Skuad Sepak Takraw Putra Jatim Peraih Emas di PON ke-XX Papua Diperkuat Atlet Asal Bawean Selengkapnya

Bupati Pompa Semangat Patriot PON Bisa Meraih Medali Emas


GRESIK,1minute.id- Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memompa semangat puluhan atlet yang akan berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua pada 2-15 Oktober 2021 mendatang. Di event 4 tahun ini, Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik mengirimkan 31 dari 543 atlet yang akan memperkuat kontingen Jawa Timur. Mereka akan bertanding di 15 cabang olahraga (cabor). Tiga diantaranya cabor unggulan yakni panjat tebing, sepak takraw dan renang yang diestimasikan meraih medali emas. 

“Patriot menunjukkan semangat luar biasa, dalam hal ini dalam kancah olahraga. Kedisiplinan dan juga kerja keras pasti akan membuahkan hasil yang baik,”ujar Gus Yani-Yani-panggil akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Pembekalan Atlet, Official dan Wasit PON ke-XX Papua di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Senin,20 September 2021.

Pembekalan dihadiri diantaranya, Wabup Gresik Aminatun Habibah, Ketua Pengadilan Negeri Gresik Wiwin Arodawanti, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Heru Winoto, serta Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar, Ketua KONI Gresik dr. Anis Ambiyo Putri, Kepala Dispora Gresik Agustin Halomoan Sinaga.

Gus Yani berharap atlet Gresik berlaga di PON ke-XX Papua ini mampu meraih prestasi terbaik dan mendapatkan medali emas. Ia menekankan bahwa semangat juang pantang menyerah seperti yang dimiliki oleh patriot bangsa harus digelorakan dalam jiwa atlet dalam mengikuti PON ke-XX. “Patriot menunjukkan semangat luar biasa, dalam hal ini dalam kancah olahraga. Kedisiplinan dan juga kerja keras pasti akan membuahkan hasil yang baik,”tegasnya.

Event 4 tahunan pekan olahragini menjadi suatu tantangan tersendiri karena diadakan di masa pandemi Covid-19. Untuk itu Gus Yani berpesan kepada kontingen yang berangkat, baik itu atlit maupun official agar terus menjaga kesehatan. Selain itu, ini juga merupakan momen yang tepat untuk mencatatkan prestasi olahraga Gresik di kancah Nasional. “Tetap optimis membawa nama harum Gresik, yang bisa menjadi kontribusi energi yang positif untuk masyarakat,”pesan Gus Yani. 

Diakhir acara pembekalan, Gus Yani juga menyapa para peserta pembekalan yang mengikuti via daring. “Selamat pagi, bagaimana kabarnya hari ini. Sudah siap berangkat ke Papua?,”sapa Gus Yani. “Selamat dan sukses, sehat selalu. Doa kami selalu menyertai,” Tutup Gus Yani. 

Sementara itu, Ketua KONI Gresik dr Anis Ambiyo Putri menegaskan optimisme atlet Gresik yang akan berlaga di PON ke-XX ini bisa mengharumkan Gresik. “Optimistis mereka bisa meraih emas,”kata Anis. Untuk diketahui PON ke-XX Papua mempertandingkan 37 cabor. 

Kontingen Jawa Timur mengirimkan 782 orang, terdiri dari 543 atlet dan 239 official. Kabupaten Gresik sendiri mengirimkan total 44 orang, terdiri dari 13 official dan 31 atlet  untuk berlaga di 15 cabor termasuk 3 cabor yang diunggulkan yaitu  panjat tebing, sepak takraw dan renang. 

Selain renang dan panjat tebing, ada atlet bola voli Putri binaan PT Petrokimia Gresik yang bergabung. Pengurus Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) dr Eko Priyono mengatakan,  PON ke-XX Papua ini, menargetkan cabor Bola Voli Putri mendapatkan medali emas. “Masak hattrick medali perak. Semoga medali emas,”tegas Eko.(yad) 

Bupati Pompa Semangat Patriot PON Bisa Meraih Medali Emas Selengkapnya

GU Gaet Subangkit dan CEO Baru, Target Naik ke Liga 2


GRESIK, 1minute.id – Klub kebanggan masyarakat Gresik United (GU) mulai melakukan persiapan menyongsong bergulirnya Kompetisi Liga 3 Regional Jawa Timur. Klub dengan supoter berjuluk Ultrasmania itu, punya target naik ke Liga 2 dengan menggaet mantan pemain timnas dan mantan pelatih Sriwijaya FC Subangkit.

Menurut Presiden Klub GU Fandi Akhmad Yani, melihat ada titik terang dunia bola di tanah air. Baik itu akan digulirkannya Liga 1 maupun Liga 2 dan 3. Maka manajemen GU juga mempersiapkan tim dengan matang karena tahun ini punya target masuk ke Liga 2.

“Malam ini kita duduk bersama dengan pelatih kepala Subangkit yang dari awal punya komitmen bagaimana memperbaiki tim GU sekaligus sebagai juru racik dalam mengarungi kompetisi Liga 3,”kata Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Jumat, 11 Juni 2021.

Sebagai bentuk keseriusannya lanjut Gus Yani, dirinya juga memperkenalkan Direktur PT GUS yang baru sekaligus CEO. Yakni, Muhammad Allan (Gus Allan) yang berprofesi sebagai pengusaha muda. “Minggu depan seleksi pemain sudah dimulai sebagai persiapan. Untuk teknisnya biar direktur yang baru dan pelatih kepala yang menentukan pemain,”katanya.

Sementara Gus Allan mengatakan, dalam waktu dekat timnya fokus ke training center (TC) dengan melakukan seleksi pemain asli Gresik. Sebagai tambahannya seleksi berikutnya, mencari pemain luar. Sebab, tahun ini manajemen menargetkan masuk ke Liga 2. “Target masuk ke Liga 2 tidak bisa ditawar. Untuk itu, kami mempersiapkan tim dengan matang termasuk mencari pemain yang berkualitas,” paparnya.

Pelatih Kepala GU Subangkit menyatakan, dirinya siap membawa tim asal Gresik masuk Liga 2 dan ini menjadi tantangan tersendiri.”Karena target harus terpenuhi maka persiapannya wajib dimatangkan, dan saya optimis GU bisa lolos Liga 2,” ungkapnya.

Manager GU Thoriqi Fajrin menambahkan, mengenai seleksi pemain semuanya diserahkan ke pelatih kepala karena masuk ke Liga 2 sangat berat. “Mulai senin depan ada seleksi pemain khusus asli Gresik dengan sistem undangan. Dimana klub internal mengirimkan tiga pemainnya yang berkualitas,”ujar Kaji Ricky-panggilan-Thoriqi Fajrin. (yad)

GU Gaet Subangkit dan CEO Baru, Target Naik ke Liga 2 Selengkapnya

Ajang Pencarian Bibit Atlet Gresik Gelar UMG e-Sport Competition

GRESIK,1minute.id – UMG e-Sport Competiton di helat salah sstu mal di Kota Santri pada Rabu, 25 Mei 2021. Kompetisi diikuti 33 tim. Setiap tim berjumlah 5 orang. Semuanya anak milenial. Mayoritas mahasiswa. 

Event UMG e-Sport Competiton bagian dari agenda Pengurus Kabupaten (Pengkab) e- Sports Indonesia (ESI) Gresik ini peserta memainkan games yang sedang  booming bagi para milenial yakni Mobile Legends. Menurut Presiden BEM UMG Moh Zakqi, permainan game yang digemari dari usia anak anak, hingga dewasa, perlu diarahkan, bahkan juga dibina untuk menjadi atlet.

“Generasi milenial yang biasa kita sebut dengan generasi gadged, dan permainan yang menarik, sekaligus melatih keterampilan dan kekompakan dalam tim, maka kita gelar turnamen ini,”terang Zakqi  yang diterima 1minute.id pada Rabu, 25 Mei 2021.

Hanya dalam waktu 2 hari begitu diumumkan di sosmed dan grup game gresik, kuota sudah tercapai dengan tercatat 32 tim yang masing masing terdiri 5 orang. Sekitar 60 persen dari pendaftar tersebut adalah mahasiswa UMG, sisanya dari masyarakat umum.

Perwakilan Telkomsel Agus Supriyono menyatakan pihak mensupport penuh langkah dari BEM UMG untuk menyelenggarakan turnamen ML. “Pihak kami sudah beberapa kali mendukung kegiatan turnamen dari UMG, dalam hal ini kami membawa tim juri, chester, dan juga dukungan sinyal, meski kami tidak jualan produk,”jelasnya.

Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) e- Sports Indonesia (ESI) Gresik Ali Sugiarto menyambut gembira diadakan turnamen tersebut, selain untuk ajang sosialisasi dilingkungan perguruan tinggi, juga untuk mencari atlet. “Saat ini, kami masih getol melakukan sosialisasi di lembaga pendidikan dan juga di masyarakat, dan juga mencari bibit baru sebagai binaan dari ESI Gresik,”katanya. (yad)

Ajang Pencarian Bibit Atlet Gresik Gelar UMG e-Sport Competition Selengkapnya

Diperkuat Atlet PON, Ketua KONI Targetkan Raih 5 Medali Emas di Peparprov Jatim

GRESIK, 1minute.id – Sebanyak 13 atlet difabel mengikuti Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) Jawa Timur di Surabaya. Mereka diberangkatkan oleh Ketua KONI Gresik dr Anis Ambiyo Putri dari Pendapa Bupati Gresik pada Kamis, 20 Mei 2021.

Mereka akan bertanding di cabang olahraga (cabor) atletik dan catur. Peparaprov Jatim di Surabaya itu berlangsung selama 5 hari mulai Kamis-Senin, 20-25 Mei 2021.

Ketua KONI Gresik dr Anis Ambiyo Putri mengatakan, tahun lalu atlet yang tergabung dalam National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Gresik ini bisa meraih 2 emas.

“Tadi teman-teman akan bertanding di Pekan Peparprov Jatim di Surabaya ini menargetkan  4 sampai 5 medali emas,”kata dr Anis pada Kamis, 20 Mei 2021. Andri Bagus Sugianto, dan Imanuel Trisnanto, diantaranya atlet yang menjadi andalan untuk mendulang medali emas dalam Peparprov Jatim ini. 

Andri, Ketua NPCI Gresik ini terjun di Cabor Atletik. Sprinter asal Suci, Kecamatan Manyar bertanding di kelas sprinter 100 , 200 dan 400 meter. “Mas Andri pernah ikut PON 2016,”kata Muhammad Azizi Rabani, Phaser (pendamping lari) Andri Bagus Sugianto. Andri, atlet lari yang menyandang Tuna Netra.

Sedangkan, Imanuel Trisnanto akan bertanding di nomor lempar cakram dan tolak peluru. “Doakan Saya bisa meraih target emas,”kata Imanuel. 
Rencana pertandingan atlet difabel ini akan digelar di GOR AAL Bumimoro Surabaya pada Jumat besok, 21 Mei 2021 mulai pukul 06.00. “Ayo beri dukungan kepada atlet kita,”kata pengurus KONI Gresik lainnya. 

Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) Jawa Timur di Surabaya. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 5 hari, mulai Kamis-Senin (20-24 Mei 2021). Kegiatan ini diikuti 26 Kabupaten dan 8 Kota. Ada 4 cabang olahraga akan dipertandingkan,  yakni atletik, badminton, tenis meja dan catur. (yad)

Diperkuat Atlet PON, Ketua KONI Targetkan Raih 5 Medali Emas di Peparprov Jatim Selengkapnya

Dokter Anis, Nakhoda baru KONI, Bupati Berpesan Jangan Ada Atlet Terlantar

GRESIK,1minute.id – Dokter Anis Ambiyo Putri menjadi nakhoda baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Gresik.  Anis terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten  (Musorkab) KONI di Ruang Putri Mijil Kompleks Pendapa Rumah Dinas Bupati Gresik pada Rabu, 21 April 2021.

Anis menggantikan posisi dr Singgih Priyanto MARS. Anis  adalah perempuan pertama menjadi pemimpin tertinggi komite olah raga di Kota Santri-sebutan lain-kabupaten Gresik bertepatan di Hari Kartini yang diperingati setiap 21 April itu. 

Musorkab KONI ini dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Pada kesempatan itu,  bupati termuda Kota Santri berpesan kepada pengurus KONI 2021-2024 tidak ada lagi kasus atlet yang terlantar.

“Mudah-mudahan ke depan KONI Kabupaten Gresik memberi perhatian terhadap atlet di semua cabor (cabang olahraga). Jangan ada lagi atlet yang terlantar, berangkat sendiri dan tidak dapat penghargaan,”pesan Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Gus Yani pun menyebut, bila pengajuan anggaran untuk KONI Gresik telah berada di mejanya. Hanya saja, alumnus Unair Surabaya ini,  ingin pengurus KONI di tata terlebih dahulu sebelum pengajuan anggaran itu diteken.

“Kami ingin KONI menjadi rumah besar bagi atlet di Kabupaten Gresik. Karena atlet ini bisa membawa nama baik Gresik. Kami minta KONI fokus pada satu target sesuai anjuran Pak Presiden,” ungkapnya.

Sejauh ini, lanjut Gus Yani, dirinya sering menerima pengaduan dan masukan. Antara lain, ada atlet disabilitas yang mengadu terkait kurangnya perhatian. Oleh karena itu, dirinya pun berpesan hal ini jangan sampai terulang kembali.

“Untuk itu pemerintah daerah bisa bersinergi dengan KONI. Dan KONI bisa melayani atlet-atlet dari berbagai cabor. Sekali lagi saya pesan jangan sampai ada atlet yang tidak diperhatikan alias gak kreken,”katanya. 

Sementara itu,  Ketua KONI Gresik dr Anis Ambiyo Putri mengatakan pihaknya  bertekad memajukan olahraga di Gresik meraih prestasi di tingkat nasional.

“Saya akan benar-benar menjaga amanah ini. Dan harapan saya olahraga di Gresik lebih maju dan berprestasi,”ujar dokter Anis. Anis pun berupaya agar kasus atlet yang terlantar dan berangkat sendiri tanpa mendapat penghargaan atau apresiasi tidak akan terjadi lagi di bawah kepemimpinannya.

“Kami akan berupaya semaksimal mungkin memenuhi kebutuhan mereka (para atlet). Karena atlet ini juga membawa nama baik Kabupaten Gresik,” tegasnya. (yad) 

Dokter Anis, Nakhoda baru KONI, Bupati Berpesan Jangan Ada Atlet Terlantar Selengkapnya