Subangkit Janjikan GU Bangkit, Sapu Bersih Sisa Laga

GRESIK,1minute.id – Gresik Unitedgagal memetik poin penuh di laga perdana Liga 3 Jawa Timur di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) pada Rabu, 3 November 2021. Skuad asuhan Subangkit itu harus mengakui tim tamu, Persida Sidoarjo dengan skor 1 : 2. 

Laga perdana dipimpin oleh Wasit Agung Setyawan asal Lamongan ini disaksikan langsung oleh Ketua Asprov PSSI Jawa Timur Ahmad Riyadh, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan tamu lainnya. 

Subangkit meminta anak asuhnya untuk bangkit. Ada tiga laga sisa di grup C akan dilakoni oleh tim berjuluk Laskar Joko Samudro itu. “Tiga sisa pertandingan harus kita sapu bersih. Menang,”tegas Subangkit usai pertandingan. Pelatih gaek itu, mengakui anak asuhnya bermain dibawah standar. Anti klimaks. “Tapi, saya tidak akan menyalahkan pemain. Karena masih ada tiga laga lainnya,”tegasnya.

Untuk diketahui Gresik United tergabung di grup C bersama Persida Sidoarjo ; Surabaya Muda ; FC Maestro dan Malang United. Sementara itu, pelatih Persida Sidoarjo Istiko Hadi Susanto mengingatkan anak asuhnya untuk tidak takabur. “Meski kemenangan ini telah menaikkan mental pemain,”kata Istiko. Dia menyebut, pihaknya hanya membutuhkan waktu selama 2 bulan untuk laga di Liga-3 Jawa Timur ini.

Akan tetapi, kurun waktu itu anak asuhnya digembleng sangat berat.”Ujicoba pun kami lakukan dengan tim yang memiliki target tinggi,”tegasnya. Evaluasi kelebihan dan kekurangan sebelum mengarungi kompetisi Liga 3. “Tidak lupa juga memanfaatkan banyak kesalahan pemain GU sehingga bisa mencetak dua gol,”katanya.

Laga perdana GU menjamu Persida Sidoarjo gagal memetik kemenangan. GU tunduk dengan skor 1 : 2. Dua gol Persida dicetak oleh M.Ferdiansah menit ke-6 dan Ridwan Prihandoko Rowani menit ke-54. Gol balasan GU dicetak oleh Adit Mei Yohandika menit ke- 12. Di laga itu, wasit Agung Setyawan asal Lamongan memberikan kartu merah terhadap pemain Persida, M.Alfian Nurdiyanto di menit ke 90+3 karena bermain kasar. (yad)

Subangkit Janjikan GU Bangkit, Sapu Bersih Sisa Laga Selengkapnya

Riyadh Sebut Liga-3 Terasa Liga-1, Semua Pertandingan Disiarkan Live

GRESIK, 1minute.id – Kompetisi Liga 3 Jawa Timur 2021 resmi dibuka oleh Ketua Asprov PSSI Jatim Ahmad Riyadh di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) Gresik pada Rabu, 3 November 2021.

Pembukaan  cabang olahraga paling favorit di Indonesia ini dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Gresik. Seremonial pembukaan diawali dengan tari Jaffin Mandailing dari Pulau Bawean, Kabupaten Gresik menambah meriah kompetisi Liga 3 Jawa Timur ini.

Ahmad Riyadh menyebut Liga 3 tidak kalah dengan Liga 1. Pasalnya, banyak sponsor yang bertisipasi. Bahkan, semua pertandingan di Liga 3 ini disiarkan secara langsung. “Liga 3 berasa Liga 1,”kata Riyadh.  Ia meminta semua stakeholder untuk turut mengerjakan mengawal semua pertandingan. “Ada 14 titik pertandingan,” katanya. Selain ini, Riyadh juga mengingatkan bermain fair play. “Setiap pemain harus punya akhlakul karimah,”ujarnya. 

TARI JAFFIN: Tari Jaffin asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik menambah meriah pembukaan Liga 3 Jatim di Stadion G-JOS pada Rahu,3 November 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berterima kasih kepada Asprov PSSI Jatim yang menunjuk Kabupaten Gresik menjadi tuan rumah Liga 3 Jatim ini. “Terima kasih telah menujuk Gresik sebagai tuan rumah,”kata Fandi Akhmad Yani. Laga pembuka Liga 3 Jawa Timur grup C ini mempertemukan kesebelasan Gresik United kontra Persida Sidoarjo. 

Dalam laga perdana ini, skuad Laskar Joko Samudro yang diasuh oleh Subangkit itu harus mengakui keunggulan tim tamu, Persida dengan skor 2 : 1. Dua gol Persida dicetak oleh M.Ferdiansah menit ke-6 dan Ridwan Prihandoko Rowani menit ke 54. Gol balasan GU dicetak oleh Adit Mei Yohandika menit ke-12. (yad)

Riyadh Sebut Liga-3 Terasa Liga-1, Semua Pertandingan Disiarkan Live Selengkapnya

Gresik United Mengenalkan 28 Pemain secara Live Streaming

 GRESIK,1minute.id – Kick Off kompetisi Liga 3 Jawa Timur dimulai Rabu lusa, 3 November 2021. Laga perdana di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) Gresik United akan menjamu Persida Sidoarjo.  Siapa saja anak asuh pelatih Subangkit yang bakal mengarungi Liga 3 MS Glow For Men Jawa Timur 2021.

Pada Senin malam, sebanyak 28 anggota skuad Laskar Joko Samudro itu dikenalkan kepada publik melalui tayangan live streaming di channel resmi Gresik United dan Suara Gresik. Mereka siap mengemban target naik ke Liga 2. ”Kami sudah mempersiapkan tim ini dengan sangat matang. Latihan rutin, ada pemusatan latihan di Delegan juga, plus tiap pekan ada agenda uji coba,” jelas Manager Gresik United Toriqi Fajerin. 

Rangkaian persiapan matang itu diharap bisa menunjang kemampuan pemain. Bisa membuat Dwi Agung dkk bertanding dengan sebaik-baiknya. Lantas, memenuhi target ke Liga 2. Pria yang akrab disapa Kaji Ricky itu menjelaskan 28 pemain yang ada berasal dari seluruh wilayah di Indonesia. Ada dari Papua hingga Padang. ”Tapi kami tetap komitmen harus ada bibit muda asli Gresik yang muncul. Ada enam pemain asli Gresik yang kami andalkan musim ini,” jelasnya. 

Pelatih Gresik United Subangkit mengatakan anak asuhnya sudah siap 100 persen. Kondisi fisik pemain pun sudah sangat maksimal. ”Di pertandingan pertama nanti, semua pemain bisa dimainkan. Artinya, Gresik United sangat siap,” jelasnya. 

Pria asal Pasuruan itu berharap dukungan doa dari seluruh Ultras Gresik dan masyarakat Gresik. Doa agar Gresik United bisa bertanding dengan baik, menang, dan memberikan kebanggaan. ”Berikan doa kami dari rumah. Kami butuh itu. Jika Allah mengizinkan, Gresik United bisa menang di setiap laga,”harapnya. (yad)

28 Nama Pemain Gresik United 2021
1. M Fajar Ali S., (2) Nosi Setiawan (3) Yuliyanto (4) Moch Akbar Haris : (5) Muchamad  Supaat (6) Ilham Ramadhan Iliyanto (7) Muhammad Nuchaaq B (8) Rochman Eko Cahyo (9) Rendy Jaya Firnanda (10) Dwi Agung P. (11) Mochamad Nur Samsi (12) Ceppy Akhmad Pribadi (13) Ardy Nata Hamzah (14) Adit Mei Yohandika (15) Muhammad Isa Abdullah (16) M.Faruq Avero (17) Achmad Sholeh Ma’ruf (18) Moch Hidayatu Rochman (19) Gardhika Arya Putra (20) Muhammad Rifkhi Rifaldy (21) A.Khoirur Rosyid Irvani (22) M Alvin Hariyanto (23) Ardi Syah Putra (24) Muhammad Ulul Arham (25) Aditya Anugrah (26) M.Irvan (27)Muhammad Dwi Prayogo (28) Ayub Antoh.

Gresik United Mengenalkan 28 Pemain secara Live Streaming Selengkapnya

Kick Off Kompetisi Liga 3 Mulai 3 November, Di Stadion G-JOS, Gresik United bertemu Persida Sidoarjo

TURNAMEN Bupati Cup 2021 di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) pada Sabtu, 23 Oktober 2021 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

GRESIK,1minute.id – Kick Off kompetisi Liga 3 Jawa Timur dijadwalkan pada 3 November 2021. Liga bergengsi ini diikuti 69 klub terbagi dalam 14 grup ini dihelat dengan sistem home tounament. Dilansir dari pssijatim.com, ada 14 daerah yang akan menjadi tempat gelaran babak penyisihan nanti. Diantaranya,  Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Gresik. 

DI Gresik ada dua klub yang berlaga di kompetisi ini. Yakni, Gresik United dan Persegres Putra. Akan tetapi, mereka berbeda grup.  Gresik United berada grup C bersama Surabaya Muda ; FC Maestro ; Persida Sidoarjo dan Malang United. Sedangkan, Persegres Putra berada di grup G bersama Persibo Bojonegoro ; Persatu Tuban ; Lamongan FC dan Gen-B Mojokerto.

Laga perdana di C akan mempertemukan Gresik United dengan Persida Sidoarjo di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS). 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berharap klub bola asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini bisa lolos ke kompetisi Liga 2 nanti. “Semoga 2 klub Gresik ini bisa lolos ke kompetisi Liga 2,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani usai membuka turnamen sepak bola Bupati Cup 2021 di Stadion G-JOS pada Sabtu sore, 23 Oktober 2021. 

Stadion G-JOS menjadi home base tim berjuluk Laskar Joko Samudro itu. Dalam Liga 3 Jatim musim ini PSSI Jatim menerapkan beberapa ketentuan baru, seperti mewajibkan seluruh pemain, pelatih, official tim, dan para perangkat pertandingan harus sudah vaksin 2x. Terbaru adalah setiap tim juga akan langsung terdaftar untuk sebagai peserta E-sport. (yad)

Berikut Hasil Drawing Liga 3 Jatim:

GRUP A: Persedikab Kediri ; PSBI Blitar ; PSID Jombang ; Persem Mojokerto ; Persekam Metro FC

GRUP B: NZR Sumbersari FC ; Persema Malang ; Akor FC Jombang ; Triple’s Kediri dan Gresik Putra FC.

GRUP C: Gresik United ; Surabaya Muda ; FC Maestro ; Persida Sidoarjo ; Malang United

GRUP D: Persepam Pamekasan ; Perssu Sumenep ; Kresna FC ; PS Kota Pahlawan

Grup E: Blitar Poetra ;  Arema Indonesia ; Perseta Tulunggagung ; Mojokerto FC ; Akademi Arema Ngunut

GRUP F: AC Majapahit ; Mojosari Putra ; Naga Emas Asri ; Bumi Wali FC ; Ngawi FC

GRUP G: Persibo Bojonegoro ; Persatu Tuban ; Lamongan FC ; Persegres Putra ; Gen-B Mojokerto

GRUP H: Persiga Trenggalek ; Persenga Nganjuk ; Perspa Pacitan ; Persemag Magetan ; Swiss FC Magetan

GRUP I: Madura FC ; Cahaya Madura Muda ; Mitra Surabaya ; Perseba Bangkalan ; Bajol Ijo

GRUP J: Persid Jember ; PSIL Lumajang ; Banyuwangi Putra ; Persipro 1954 ; Singhasari FC

GRUP K: Putra Delta Sidoarjo FC ; Persikoba Batu ; Arek Suroboyo ; Assyabaab Bangil ; Deltras Sidoarjo

GRUP L: Persekabpas ; Persekap Kota Pasuruan ; AFA Syailendra ; Asifa Malang ; Mitra Bola Utama

GRUP M: Persinga Ngawi ; Bojonegoro FC ; Persekam Kabupaten Madiun ; Persepon Ponorogo ; Nganjuk Ladang

GRUP N: Persewangi Banyuwangi ; Persebo Muda Bondowoso ; PSPK Kota Pasuruan ; Persikapro Probolinggo ; PSSS Situbondo. (*)

Kick Off Kompetisi Liga 3 Mulai 3 November, Di Stadion G-JOS, Gresik United bertemu Persida Sidoarjo Selengkapnya

Bupati Cup Bergulir Tanpa Penonton, Dibuka Wabup, Tendangan Bola Pertama Dilakukan Bupati

GRESIK, 1minute.id – Kompetisi Sepak Bola U-20 kembali digelar oleh Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Gresik. Kompetisi mempertemukan Piala Bupati, Bupati Cup 2021 dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di Gelora Joko Samudro (G-JOS) pada Sabtu, 23 Oktober 2021. 

Sedangkan, tendangan pertama pertandingan dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Kompetisi pencarian talenta muda di cabang olahraga (cabor) paling favorit di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini diikuti 29 klub sepakbola seluruh Gresik. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengharapkan kompetisi sepakbola akan melahirkan talenta muda berbakat yang kelak bisa mengharumkan nama Gresik dan Indonesia umumnya. “Semoga kompetisi ini melahirkan anak-anak prestasi dan membanggakan Gresik dan Indonesia,”pesan Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah dalam sambutannya. 

Klub sepakbola di Gresik pernah mengalami kejayaan. Dan, diperhitungkan klub sepakbola di tanah air. Namun, kejayaan terus merosot.  Gresik akhirnya turun kasta ke Liga 3. “Target kedepan Gresik liga 1,”tegas Bu Min.  Ia minta kepada Askab PSSI Gresik semakin aktif melakukan pembinaan. Mulai dari Sekolah Sepak Bola (SSB).

WAKIL BUPATI GRESIK Aminatun Habibah ketika membuka kompetisi sepakbola U-20 Bupati Cup 2021 di G-JOS pada Sabtu, 23 Oktober 2021 ( foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Dengan pembinaan yang baik, akan muncul talenta muda yang bisa ikut berkompetisi di klub luar negeri,”kata Bu Min sambil menyebutkan Real Madrid, Manchester United, AC Milan dan lainnya.
Munculnya talenta muda yang berprestasi baik, imbuhnya, bila organisasi melakukan pembinaan secara transparan. “Transparan keuangan dan lainnya,”tegasnya. 

Kompetisi Sepak Bola Bupati Cup Usia-20 akan bergulir selama 3 bulan ini diikuti 29 klub sepakbola dengan 629  pemain se-Kabupaten Gresik. Ketua Askab PSSI Gresik Rifiqi mengatakan, kompetisi ini untuk menjaring atlet-atlet baru untuk melengkapi tim yang telah dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2021. “Tidak menutup kemungkinan akan ada penjaringan atlet-atlet baru untuk melengkapi yang sudah kita bentuk,”katanya. 

Kompetisi sepakbola Bupati Cup 2021 bisa diselenggarakan setelah panitia mendapatkan lampu hijau oleh aparat keamanan dengan persyaratan tanpa penonton. Selain itu, atlet wajib menjalani vaksinasi.  Pembukaan kompetisi sepakbola kali pertama di masa pandemi Covid-19 dihadiri Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir.

Kemudian, Ketua KONI Gresik dr Anis Ambiyo Putri,  Sekretaris Daerah Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Gresik Agustin Halomoan Sinaga dan Plt Dinas Kesehatan Gresik dr Mukhibatul Khusna. Di acara pembukaan ada dua pertandingan yang digelar. Pertandingan berjalan lancar meski diwarnai satu kartu merah saat klub asal Kebomas berhadapan dengan klub asal Wringinanom.  (yad)

Bupati Cup Bergulir Tanpa Penonton, Dibuka Wabup, Tendangan Bola Pertama Dilakukan Bupati Selengkapnya

Mengakhiri TC, GU Libas Persada Dalegan, 3 Gol tanpa Balas

GRESIK,1minute.id – Training camp skuad Gresik United di Pantai Delegan di Desa Dalegan, Kecamatan Panceng, Gresik berakhir pada Kamis, 14 Oktober 2021. Selama lima hari tim berjuluk Laskar Joko Samudro itu digembleng mental, fisik, dan taktiknya. 

Rangkaian latihan berat itu diakhiri dengan laga ujicoba melawan klub lokal, Persada Dalegan. Beda kualitas, Laskar Joko Samudro menang mudah. Tiga gol tanpa balas. Gol masing-masing dicetak oleh M. Isa, M.Irvan, dan Moch Hidayatu Rochman.

Pelatih Gresik United Subangkit mengatakan dari segi hasil, laga uji coba melawan Persada cukup memuaskan. Tiga gol baginya sudah bagus. Meski lawan adalah klub yang kualitasnya di bawah The Yellow Power.

Di luar hasil, Subangkit menilai ada dua hal yang berubah dari skuadnya hasil dari training camp selama lima hari di Pantai Dalegan. ”Fisik pemain terlihat betul ada peningkatan. Bisa bermain dengan intensitas tinggi selama 90 menit,”paparnya.

Yang kedua adalah pemahaman taktik. Dia bersyukur pemain lama dan baru sudah mengerti bagaimana cara bermain ala Subangkit. ”Mereka sudah menerapkan strategi yang saya mau. Walau belum 100 persen setidaknya sudah hampir sempurna,”tegasnya.

Dalam waktu dekat, Gresik United akan kembali melakoni laga ujicoba yang lawannya setara dengan skuadnya. Artinya dari sisi kualitas, sama. Subangkit berharap dengan melawan tim yang kualitasnya setara, anak asuhnya bisa benar-benar menunjukkan hasil dari TC di Pantai Dalegan. ”Selain kemenangan, fisik dan pemahaman taktik harus jauh lebih baik. Kompetisi kian dekat,”ungkapnya. (yad)

Mengakhiri TC, GU Libas Persada Dalegan, 3 Gol tanpa Balas Selengkapnya

Bikin Bangga Gresik, Nurul Sabet 4 Medali Emas, dan Pecahkan Rekor Gaya Punggung 200 Meter

GRESIK,1minute.id – Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX berakhir Jumat besok,15 Oktober 2021. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyempatkan hadir ajang olahraga bergengsi di tanah air itu. Kehadiran Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah ke Papua untuk memberikan suntikan semangat kepada para atlet asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang sedang berlaga membela kontingen Jawa Timur. 

PON ke-XX Papua ini, Gresik mengirimkan 31 atlet dan 13 official. Mereka berlaga di 15 cabang olahraga (Cabor). Diantaranya, Panjat Tebing, Sepak Takraw dan Renang. Di tiga cabor itu, atlet Gresik menyumbang medali emas untuk Jatim. “Mereka generasi milenial yang membanggakan bagi Gresik,”puji Bu Min. 

Atlet asal Gresik yang berlaga di PON ke-XX Papua itu diantaranya, kakak beradik Fitria Hartani dan Kharisma Ragil Rakasiwi. Keduanya atlet panjat tebing ini sukses meraih medali di nomor boulder perorangan putri pada Selasa, 5 Oktober 2021 sore. Fitria Hartani meraih emas dan Kharisma Ragil Rakasiwi meraih perak. 

Di cabor renang ada Nurul Fajar Fitriati. Nah, Wabup Aminatun Habibah menyaksikan langsung perjuangan atlet binaan Petrokimia Gresik asal Pekauman, Gresik itu memecahkan rekor gaya punggung 200 meter dengan catatan waktu 2 menit 19,78 detik, menggeser rekor sebelumnya yang dibuat Yessy V. Yosaputra dengan waktu 2 menit 20,70 detik saat PON ke-19. 

Nurul menyabet tiga medali emas di nomor lainnya. Sehingga, Nurul memborong 4 medali emas di PON ke-XX Papua 2021 ini. Bu Min  mendapat kehormatan untuk memberikan medali pemenang cabang olahraga renang itu.”Saya bangga sekali menyaksikan perjuangan atlet-atlet kita ini di PON,”ungkap Bu Min.

Ia menambahkan para atlet ini selain merupakan kebanggaan masyarakat Gresik, juga bisa menjadi suatu role model bagi pemuda. Gen-Z ini. “Bagaimana mereka tekun berlatih, tidak pantang menyerah dan terus berjuang untuk yang terbaik, ini suatu hal yang wajib di contoh,” tambahnya. (yad)

Bikin Bangga Gresik, Nurul Sabet 4 Medali Emas, dan Pecahkan Rekor Gaya Punggung 200 Meter Selengkapnya

Mendapat Sokongan dari Wilmar Nabati Indonesia, Gresik United Semakin Percaya Diri Menatap Liga 3

JERSEY GU : CEO Gresik United M.Alan (kiri) menunjukkan jersey GU bertuliskan Wilmar kepada manager Humas WNI Hartono Subeki di markas GU pada Rabu, 13 Oktober 2021 ( Foto : GU for 1minute.id)

GRESIK,1minute.id – Manajemen baru di  Gresik United mendapatkan respon positif dari masyarakat dan pelaku usaha. Sejumlah perusahaan mulai melirik klub sepakbola berjuluk Laskar Joko Samudro itu. Kepercayaan pelaku usaha kepada manajemen Klub kebanggaan warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu, diantaranya PT Wilmar Nabati Indonesia (WNI)

Perusahaan pengelolahan kelapa sawit itu sepakat untuk menjadi donatur Gresik United. Kesediaan Wilmar menjadi donatur ini membuat langkah Gresik United kian mantab menatap Liga 3. ”Kami berterima kasih atas dukungan PT Wilmar Nabati kepada tim ini,” kata CEO Gresik United M. Alan dalam siaran pers yang diterima 1minute.id pada Rabu, 13 Oktober 2021.

Menurutnya, sumbangan tersebut bisa menambah motivasi tim untuk meraih yang terbaik di Liga 3. Yakni, naik kasta ke Liga 2 musim ini. ”Ini jadi bukti juga jika masih ada perusahaan asal Gresik yang percaya kepada tim ini. Masih ada kepedulian untuk sepak bola Indonesia,”bebernya.

Manager Humas Wilmar Gresik Hartono Subeki menuturkan perusahaannya sangat senang dengan kembalinya Gresik United. Dengan dipegang oleh manajemen baru, dia juga yakin Yellow Power akan menjadi salah satu klub sukses di Indonesia. ”Kami ingin Gresik United kembali meraih kejayaannya lagi,” katanya.

Selain itu, dukungan ini adalah bentuk kepedulian PT Wilmar Nabati Indonesia terhadap persepakbolaan di Gresik. Sebagai perusahaan dari Kota Pudak, pihaknya merasa punya kewajiban ikut mendukung perjalanan Gresik United. ”Kami ingin potensi sepak bola Gresik yang besar bisa lebih berkembang lagi lewat Gresik United,” paparnya. (yad)

Mendapat Sokongan dari Wilmar Nabati Indonesia, Gresik United Semakin Percaya Diri Menatap Liga 3 Selengkapnya

Skuad Gresik United Digembleng Fisik di Pantai

GRESIK,1minute.id – Menjelang bergulirnya Liga 3 Zona Jawa Timur skuad Gresik United melakukan pemusatan latihan di Pantai Utara Gresik. Selama lima hari, mulai Minggu, 10 Oktober 2021, Laskar Joko Samudro digebleng fisik dan teknik. Yellow Power digembleng fisik habis-habisan. ”Tiap pagi kami akan adakan latihan fisik di pantai,” jelas Pelatih Gresik United Subangkit dalam siaran pers diterima 1minute.id pada Senin, 11 Oktober 2021.

Dia mengatakan pemusatan latihan ini sangat penting. Selain ingin mencapai fisik yang prima dan bisa bermain full selama 90 menit dalam pertandingan, para pemain juga akan dibekali materi taktikal. ”Jadi tiap hari akan ada diskusi soal taktik, sorenya bakal diterapkan di lapangan,”ungkapnya.

Subangkit berharap dalam waktu lima hari, pemain bisa menerapkan apa yang diinginkan olehnya di kompetisi nanti. Agar target untuk lolos Liga 2 bisa tercapai. ”Waktu sudah sangat mepet. Saya berharap pemain bisa berkembang setelah dari pemusatan latihan ini,” tegasnya.

Selain lewat pemusatan latihan, imbuh pelatih asal Pasuruan itu berharap kekompakan pemain terjaga. Para pemain baru yang bisa cepat beradaptasi. ”Dengan suasana baru, mereka bisa saling mengenal satu sama lain. Agar lebih kompak lagi,”paparnya.

Nah, nanti sebanyak 28 pemain yang ikut pemusatan latihan juga akan mendapat satu laga uji coba. Tepatnya pada Kamis, 14 Oktober 2021. ”Di uji coba itu saya juga melihat apa kekurangan tim. Langsung diperbaiki agar Gresik United tidak punya kelemahan lagi saat bertanding di kompetisi nanti,”jelasnya. (yad)

Skuad Gresik United Digembleng Fisik di Pantai Selengkapnya

Bikin Bangga, Skuad Sepak Takraw Putra Jatim Peraih Emas di PON ke-XX Papua Diperkuat Atlet Asal Bawean

GRESIK,1minute.id – Tim sepak takraw Putra Jawa Timur berhasil merebut medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX Papua 2021. Skuad asuhan Muhammad Habib itu mengalahkan tim dari Sulawesi Selatan (Selsel) 2 : 1.

Final cabor takraw kategori double even dihelat di GOR Trikora, Kota Jayapura pada Rabu, 29 September 2021. Yang membanggakan tim Sepak Takraw Putra Jatim itu diperkuat oleh Farid.  Ia adalah atlet sepak takraw asal Pulau Bawean. Farid, bapak satu anak yang masih berusia 3 bulan itu lahir di Desa Telukjatidawang, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean.

Setelah mempersunting gadis pujaan hatinya, lelaki 24 tahun itu tinggal dirumah istrinya di Desa Gelam, Kecamatan Tambak. Sayang, Farid belum bisa dikonfirmasi keberhasilan merebut medali emas perdana bagi kontingen Jawa Timur di PON ke-XX Papua ini.

Menurut Nurul Yaqin, Farid berlatih sepak takraw sejak kelas IV. Ia sangat tekun dan disiplin ketika latihan. Sehingga terlihat paling menonjol dari atlet lainnya.”SD kelas VI, Farid mewakili ke Jakarta,”terang Nurul ketika dihubungi selulernya pada Rabu, 29 September 2021. 
Farid sempat down ketika ibunya meninggal. 

“Saat itu, Farid masih SMP,”terangnya. Ia tinggal bersama ayahnya bernama Abu Bajar. Namun, Farid kembali bangkit. Ia pun terpilih menjadi wakil Jatim di PON ke-XIX di Bandung 2016. “Dua kali ikut PON, dua kali merebut medali,”tegas Nurul.  Meski telah berprestasi dan mengharumkan nama baik Jawa Timur dan Gresik,  Farid tergolong anak supel. Mudah bergaul dan hidup sederhana. “Kalau tidak ada latihan, Farid ya bertani di Desanya (Desa Telukjatidawang, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean,Red),”terang Nurul. 

MEDALI EMAS PERTAMA: Farid (dua dari kanan berdiri) bersama tim sepak takraw putra Jatim meraih medali emas di PON ke-XX Papua 2021 (Foto: ist)

Farid memilih bertani membantu orang tuanya daripada melanjutkan kuliah. Ia pun lebih giat berlatih. “Ia belum sempat kuliah. Tapi, Farid memiliki cita-cita tinggi,”tegas Nurul. Sejak menikah, Farid tinggal bersama istrinya di Desa Gelam, Kecamatan Tambak. Nurul mengaku bersyukur Farid, yang tergabung kelompok double event bisa mempersembahkan medali emas untuk kontingen Jatim. 

Saat ini, kata Nurul, pihaknya sedang mempersiapkan atlet untuk perhelatan Pekan Olah Provinsi (Porprov) Jatim,  Pekan Olahraga Daerah (POPDA) dan Pekan Olahraga (POR) SD/MI. “Kami mempersiapkan kelompok putra dan putri. Masing-masing kelompok 5 atlet,”tegasnya. (yad)

Bikin Bangga, Skuad Sepak Takraw Putra Jatim Peraih Emas di PON ke-XX Papua Diperkuat Atlet Asal Bawean Selengkapnya