Dirut Petrokimia Gresik Daconi Khotob (tengah) saat ground breaking pembangunan tangki asam sulfat kapasitas 40 ribu ton (foto: istimewa)

Petrokimia Gresik, Produsen Pupuk Majemuk terbesar di Indonesia, Bangun Tangki Asam Sulfat Kapasitas 40.000 Ton

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia memulai proyek pembangunan tangki asam sulfat untuk memperkuat pasokan bahan baku NPK nasional.

Ground breaking pembangunan tangki berkapasitas total 40.000 ton itu dilakukan oleh Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN Aminuddin Ma’ruf bersama Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob.

Aminuddin Ma’ruf, menyampaikan bahwa swasembada pangan nasional menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto dalam Asta Cita. Ia pun mengapresiasi kinerja Pupuk Indonesia, termasuk Petrokimia Gresik dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan yang berhasil dicapai lebih cepat dari target, yaitu di tahun 2025.

“Proyek ini (pembanguan tangki asam sulfat, Red) pada akhirnya mendukung Asta Cita Bapak Presiden Prabowo tentang ketahanan pangan. Dengan kondisi geopolitik dunia seperti sekarang, ketahanan pangan kita harus mandiri,” ujar Aminuddin Ma’ruf dalam siaran pers yang diterima 1minute.id akhir pekan ini.

Sementara Daconi Khotob menjelaskan asam sulfat merupakan bahan baku untuk memproduksi pupuk majemuk NPK. Tangki asam sulfat ini nantinya berfungsi untuk mendukung keberlangsungan produksi pupuk NPK di masa depan.

“Dengan pembangunan tangki ini, Petrokimia Gresik akan semakin memperkuat pasokan bahan baku pupuk NPK nasional. Dengan demikian, Petrokimia Gresik dapat memberikan kontribusi semakin besar lagi bagi terwujudnya swasembada pangan nasional secara berkelanjutan, melalui penyediaan pupuk berkualitas bagi pertanian di Indonesia,” ujar Daconi.

Petrokimia Gresik merupakan pionir pupuk majemuk di dalam negeri sejak tahun 2000 dan menjadi kiblat bagi teknologi pupuk NPK di tanah air. Dengan total kapasitas produksi pupuk NPK sebesar 2,7 juta ton per tahun, menjadikan Petrokimia Gresik sebagai produsen pupuk majemuk terbesar di Indonesia.

“Dengan keberadaan tangki ini, Petrokimia Gresik bisa terus meningkatkan kapasitas produksi pupuk NPK untuk mendukung ketersediaan pupuk di dalam negeri,” tegas Daconi.

Tangki asam sulfat ini dibangun di kawasan Petrokimia Gresik di Gresik, Jawa Timur, tepatnya di area reklamasi tahap III dengan luas areal pembangunan 3 Hektare (Ha). Ada dua tangki asam sulfat yang dibangun dengan kapasitas masing-masing sebesar 20.000 ton, sehingga total kapasitas penyimpanan asam sulfat Petrokimia Gresik nantinya akan mencapai 100.000 ton setelah proyek ini beroperasi. Proyek tangki ini ditarget selesai dan beroperasi pada Mei 2027 dengan lama pengerjaan sekitar 18 bulan.

“Kami pastikan proyek ini memperhatikan aspek-aspek K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) dengan baik. Petrokimia Gresik maupun kontraktor juga telah menandatangani kontrak kerja sama dengan Rumah Sakit Petrokimia Gresik untuk penanganan kondisi darurat. Selain itu, dalam pengerjaan proyek ini kami juga mengutamakan aspek lingkungan,” tutup Daconi. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Petrokimia Gresik, Produsen Pupuk Majemuk terbesar di Indonesia, Bangun Tangki Asam Sulfat Kapasitas 40.000 Ton Selengkapnya

Petrokimia Gresik Menerima Tiga Penghargaan K3 dari Gubernur Jawa Timur

GRESIK,1minute.id – Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026 dipusatkan di Stadion Petrokimia Gresik pada Selasa, 14 Januari 2026. Apel dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia pada momen itu menerima tiga penghargaan sekaligus dari Gubernur Khofifah atas implementasi K3 yang baik di lingkungan perusahaan.

Tiga penghargaan yang diraih Petrokimia Gresik yaitu atas penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Kemudian penghargaan atas upaya dalam Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS (P2HIV/AIDS) di Tempat Kerja, serta penghargaan Pencegahan dan Penanggulangan Tuberkulosis (P2TB) di Tempat Kerja.

Selain itu, dua entitas anak perusahaan Petrokimia Gresik juga mendapatkan penghargaan. Yaitu PT Petrokimia Kayaku mendapatkan penghargaan Zero Accident, dan PT Petrosida Gresik juga menerima penghargaan P2TB.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob, menyampaikan terima kasih karena komitmen Petrokimia Gresik dan anak perusahaan dalam menerapkan aspek-aspek K3 di lingkungan perusahaan mendapatkan penghargaan langsung dari Gubernur Khofifah. 

Menurutnya, menerapkan K3 bagi Petrokimia Gresik bukan lagi sebatas kewajiban, tetapi sudah menjadi kebutuhan dalam mendukung kelancaran distribusi pupuk bersubsidi ke seluruh Indonesia, serta mewujudkan ketahanan pangan nasional.

“Penghargaan ini menegaskan komitmen Petrokimia Gresik untuk terus menjalankan kegiatan usaha secara aman, bertanggung jawab, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi perusahaan,” kata Daconi usai acara.

Ia menambahkan, Petrokimia Gresik merupakan objek vital nasional (obvitnas) yang tidak boleh terganggu operasionalnya. Petrokimia Gresik memiliki tanggung jawab besar memproduksi jutaan ton pupuk bersubsidi ke seluruh Indonesia tiap tahunnya. Karena itu, penerapan K3 dengan disiplin dan inovatif adalah keniscayaan.

Dijelaskannya, Petrokimia Gresik yang lokasinya berdampingan dengan permukiman masyarakat harus terus menjaga keberlangsungan operasional perusahaan dengan berkolaborasi bersama masyarakat dan elemen penting karyawan, yaitu keluarga. Sehingga, stabilitas pangan Indonesia dapat terus terjaga.

“Selain masyarakat, Petrokimia Gresik juga melibatkan keluarga. Harapannya, karyawan sudah terbiasa menerapkan prinsip-prinsip K3 sejak di lingkungan terkecil mereka, yaitu keluarga,” tandas Daconi.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur memiliki peran strategis untuk memastikan sistem K3 berjalan dengan efektif, berkelanjutan, dan berbudaya di seluruh wilayah Jawa Timur. 

Peran tersebut tidak hanya diwujudkan melalui regulasi dan pengawasan, tetapi juga melalui pembinaan, pendampingan, serta pemberian apresiasi kepada pihak-pihak yang berkomitmen tinggi terhadap penerapan K3, termasuk Petrokimia Gresik yang mendapatkan penghargaan SMK3.

“Salah satu bentuk nyata peran Pemerintah Provinsi Jawa Timur dapat dilihat dari jumlah perusahaan yang menerima penghargaan K3 di Jawa Timur pada tahun 2026, yaitu sebanyak 717 penerima penghargaan,” ujar Gubernur Khofifah.

Ia berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi sekaligus inspirasi bagi seluruh dunia usaha di Jawa Timur untuk terus meningkatkan komitmen dalam penerapan K3, sehingga tercipta tempat kerja yang aman, sehat, produktif, dan berdaya saing.

“K3 bukan sekadar kewajiban regulatif. K3 adalah nilai. Nilai bahwa setiap pekerja berhak pulang dengan selamat. Nilai bahwa produktivitas dan keselamatan harus berjalan beriringan. Nilai bahwa ini adalah tanggung jawab kita semua. Mari kita jadikan Bulan K3 Nasional ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen, memperbaiki sistem, dan membangun budaya kerja yang aman dan sehat di seluruh Indonesia,” tandas Khofifah yang mendapatkan penghargaan sebagai Pembina K3 terbaik Nasional enam kali berturut-turut itu.

Terakhir, Daconi menambahkan, dalam memperingati Bulan K3 Nasional 2026 di lingkungan perusahaan, Petrokimia Gresik menggelar berbagai kegiatan, antara lain apel Bulan K3 bersama Gubernur Khofifah, sertifikasi dan training Bulan K3, webinar series K3, safety and health competition, lomba 5R, dan audit K3 Kontraktor. 

Dalam rangkaian apel tersebut, kegiatan juga diramaikan dengan simulasi K3 dari Petrokimia Gresik, penyerahan santunan dan beasiswa BPJS Ketenagakerjaan, serta area pameran dan edukasi K3 yang menampilkan praktik keselamatan kerja dan kesiapsiagaan industri sebagai upaya memperkuat budaya K3 secara kolaboratif.

“Rangkaian kegiatan di Bulan K3 ini bertujuan meningkatkan pemahaman bahwa implementasi K3 harus dilakukan secara kolaboratif dan berkelanjutan. Keselamatan dan kesehatan kerja bukan tanggung jawab satu departemen, melainkan seluruh insan perusahaan. Dengan begitu, keberlangsungan Petrokimia Gresik dapat terus terjaga,” tutup Daconi. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Petrokimia Gresik Menerima Tiga Penghargaan K3 dari Gubernur Jawa Timur Selengkapnya

SIG Infrastructure Summit, Perkuat Kolaborasi Strategis untuk Ciptakan Peluang Bisnis di Tahun 2026

GRESIK,1minute.id – SIG Infrastructure Summit bertema ”Bangga Bangun Indonesia” digelar di Renaissance Hotel Nusa Dua, Bali. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mengemukakan langkah-langkah strategisnya untuk menyiasati persaingan industri yang ketat di hadapan mitra bisnis, perbankan, dan pemangku kepentingan lainnya.

Direktur Sales dan Marketing SIG Dicky Saelan mengatakan, SIG terus melanjutkan transformasi bisnis untuk menghadirkan solusi bahan bangunan dan layanan pendukung yang inovatif serta relevan dengan kebutuhan pasar yang semakin dinamis. SIG juga hadir lebih dekat untuk memahami kebutuhan dan karakteristik pelanggan di tiap-tiap daerah, sekaligus meningkatkan tata kelola rantai pasok agar lebih efektif dan efisien.

“SIG terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pelanggan melalui pengembangan semen hijau, produk inovatif, dan solusi konstruksi terintegrasi. Kami berupaya memastikan setiap produk dan layanan SIG tidak hanya memenuhi kebutuhan teknis proyek, tetapi juga mendukung target keberlanjutan dalam jangka panjang,” kata Dicky Saelan di Renaissance Hotel Nusa Dua, Bali, pada Desember 2025.

Melalui SIG Infrastructure Summit, SIG memperkuat kolaborasi antara pelaku industri, mitra bisnis, perbankan, dan pemangku kepentingan lainnya, dalam mendukung pembangunan infrastruktur nasional, serta menegaskan kepemimpinannya di industri bahan bangunan di Indonesia yang tidak hanya menyediakan solusi bahan bangunan seperti semen hijau dan produk turunannya yang ramah lingkungan, tetapi juga layanan jasa pendukung, dengan dukungan fasilitas operasi yang luas dan tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Sejalan dengan proyeksi pemulihan industri semen dan ekonomi nasional, sektor perbankan menekankan pentingnya pemanfaatan momentum pertumbuhan. VP of Industry and Regional Research PT Bank Mandiri Tbk, Dendi Ramdani yang turut hadir dalam kegiatan ini, menyampaikan bahwa berdasarkan kajian dan proyeksi internal penjualan semen nasional diperkirakan masih dapat tumbuh sekitar 2,5% pada 2026. 

Pertumbuhan didorong oleh peningkatan belanja infrastruktur dan sektor properti, meskipun industri masih dihadapkan pada tantangan overcapacity, tingkat utilisasi yang belum optimal, serta tekanan efisiensi. Kondisi ini menuntut pelaku industri untuk terus beradaptasi melalui inovasi dan penguatan nilai tambah, sejalan dengan strategi yang dijalankan SIG dalam menghadirkan solusi konstruksi berkelanjutan.

Dalam forum yang menghadirkan para pelaku industri konstruksi tersebut, Direktur Operasi SIG, Reni Wulandari juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan konstruksi berkelanjutan di Indonesia melalui penggunaan material bangunan yang ramah lingkungan dan rendah karbon.

Reni Wulandari juga berkesempatan memperkenalkan inovasi semen hijau SIG yang diproduksi dengan material dan proses yang ramah lingkungan sehingga lebih rendah emisi karbon hingga 38% dibandingkan semen konvensional, serta memiliki tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) tinggi di atas 90%. 

Seperti semen hidraulis SIG dengan merek PwrPro yang dirancang untuk menghasilkan beton bermutu tinggi yang ramah lingkungan. PwrPro telah terbukti tangguh dalam menopang konstruksi strategis, di antaranya Thamrin Nine Tower, Flyover Purwosari, Kawasan Industri Batang, Sabo Dam Merapi, dan Kendal Industrial Park. 

Selain itu, SIG juga mendorong penggunaan produk turunan semen hijau yaitu bata interlock presisi, sebagai solusi untuk mendukung program 3 juta rumah per tahun yang dicanangkan pemerintah.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Direktur Utama SIG, Andriano Hosny Panangian menegaskan komitmen Perusahaan dalam menyediakan solusi konstruksi yang mendukung pembangunan infrastruktur berkelanjutan, seiring dengan industri konstruksi global yang semakin mengarah pada dekarbonisasi, sehingga diperlukan inovasi material dan teknologi yang mampu menekan emisi dengan tetap menjaga keandalan infrastruktur.

“Kami meyakini bahwa pembangunan infrastruktur Indonesia harus sejalan dengan agenda transisi menuju rendah karbon agar Indonesia tetap kompetitif dan berdaya saing di tingkat global. Melalui SIG Infrastructure Summit, kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi, menggali peluang proyek strategis, dan bersama-sama menghadirkan solusi konstruksi berkelanjutan yang memberikan nilai tambah nyata bagi pembangunan Indonesia,” ujar Andriano Hosny Panangian. (yad)

SIG Infrastructure Summit, Perkuat Kolaborasi Strategis untuk Ciptakan Peluang Bisnis di Tahun 2026 Selengkapnya

Nataru, Petrokimia Gresik Jamin Stok Pupuk Aman, Siapkan 236.486 ton 

GRESIK, 1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, menyiapkan stok pupuk bersubsidi nasional sebanyak 236.486 ton. Stok ini di atas ketentuan safety stock dan cukup untuk memenuhi kebutuhan pupuk petani selama beberapa pekan ke depan, khususnya selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob menyampaikan bahwa stok ini sekaligus menjadi upaya Petrokimia Gresik untuk mengamankan kebutuhan pupuk petani selama Nataru. Stok ini sudah ada di gudang-gudang Lini III (kabupaten/kota) dan siap didistribusikan ke Penerima Pupuk pada Titik Serah (PPTS) sesuai dengan kebutuhan petani.

“Petrokimia Gresik berkomitmen mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan terwujudnya swasembada pangan nasional. Petani tidak perlu khawatir selama libur Nataru, karena stok pupuk telah kami siapkan dengan cukup di gudang-gudang dan siap didistribusikan ke PPTS untuk ditebus petani. Dengan demikian, proses pemupukan tetap dapat berlangsung,” ujar Daconi di Gresik, Jawa Timur pada Rabu, 24 Desember 2025.

Adapun stok per 24 Desember 2025 terdiri dari pupuk Urea bersubsidi sebanyak 18.635 ton, NPK Phonska 164.747 ton, dan pupuk Organik Petroganik 49.247 ton, dan ZA bersubsidi 3.856 ton. Petrokimia Gresik juga menyiapkan sejumlah stok pupuk nonsubsidi untuk mengamankan kebutuhan pupuk petani, mulai dari Urea, NPK, hingga ZA.

“Kami juga sering blusukan ke daerah-daerah untuk memastikan stok langsung di lapangan dan memastikan pupuk bersubsidi diterima oleh petani terdaftar. Ini sebagai komitmen Petrokimia Gresik untuk menjamin kelancaran penyaluran pupuk bersubsidi sesuai regulasi,” tandas Daconi.

Ia pun mengimbau petani agar dapat memanfaatkan alokasi pupuk bersubsidi tahun 2025. Mengingat tahun anggaran akan segera berakhir, penyaluran pupuk selanjutnya akan mengikuti alokasi baru tahun 2026 sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Lebih lanjut, Daconi menegaskan bahwa Petrokimia Gresik siap mendukung pelayanan penebusan pupuk bersubsidi per 1 Januari 2026. Ini menjadi komitmen perusahaan menjalankan regulasi terbaru tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi, yaitu Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 6 Tahun 2025 yang sudah diperbarui dengan Perpres 113/2025 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi.

Dikatakannya, Pemerintah melalui tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi terbaru telah banyak memberikan kemudahan bagi petani, mulai dari pupuk sudah bisa ditebus awal tahun, hingga penebusan cukup menggunakan KTP (Kartu Tanda Penduduk). Selain itu, Pemerintah juga menorehkan sejarah dengan menurunkan harga pupuk bersubsidi sebesar 20 persen.

“Kami mendukung optimalisasi kebijakan tersebut melalui produksi yang optimal dan ketersediaan yang cukup sesuai regulasi. Ketika petani membutuhkan pupuk, sudah ada di PPTS, sehingga produktivitas pertanian dapat ditingkatkan dalam rangka mewujudkan swasembada pangan nasional,” tutup Daconi. (yad)

Nataru, Petrokimia Gresik Jamin Stok Pupuk Aman, Siapkan 236.486 ton  Selengkapnya

Petrokimia Gresik Cetak 373 Agronom Muda melalui Taruna Makmur, Regenerasi Petani Nasional dengan SDM Berkualitas 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, terus memperkuat dukungannya terhadap regenerasi petani nasional. Melalui Program Taruna Makmur Batch 8, perusahaan mencetak 55 agronom muda yang siap terjun langsung mendampingi petani di lapangan.

Direktur Manajemen Risiko Petrokimia Gresik, Johanes Barus menyampaikan, bahwa puluhan agronom muda tersebut merupakan mahasiswa aktif dari sejumlah institusi pendidikan pertanian di Indonesia. Mereka mendapatkan pembekalan di “Sekolah Makmur” dan saat ini para Taruna Makmur itu diterjunkan ke lapangan sebagai tenaga agronom.

“Selama di lapangan, para Taruna Makmur diharapkan berperan sebagai pendamping sekaligus agen perubahan. Mereka membantu petani dalam penerapan budidaya yang baik, pemanfaatan teknologi pertanian, serta peningkatan produktivitas dan keberlanjutan usaha tani,” ujar Johanes dalam kegiatan Wirakarya Taruna Makmur yang digelar di Gresik, Jawa Timur, baru-baru ini.

“Program ini sejalan dengan agenda pemerintah dalam mencetak sumber daya manusia pertanian yang kompeten sekaligus mendukung percepatan swasembada pangan nasional,” imbuhnya.

Adapun puluhan Taruna Makmur Batch 8 berasal dari Politeknik Pengembangan Pertanian (Polbangtan) Malang sebanyak 27 mahasiswa. Kemudian 13 mahasiswa berasal dari Politeknik LPP (Lembaga Pendidikan Perkebunan) Yogyakarta; 12 mahasiswa dari Polbangtan Bogor, dan 3 mahasiswa dari Polbangtan Medan.

“Melalui program ini, mahasiswa aktif dari berbagai institusi pendidikan pertanian diberikan kesempatan untuk terlibat langsung dalam pendampingan petani di lapangan, sekaligus mengasah kompetensi teknis, manajerial dan sosial sebagai calon agronomis muda masa depan,” tandasnya.

Lebih lanjut, Johanes berharap kehadiran Taruna Makmur mampu menginspirasi generasi muda di Indonesia untuk turut mengembangkan sektor pertanian. Menurutnya, regenerasi petani menjadi problem pertanian di Indonesia yang membutuhkan dukungan dan peran aktif dari banyak pihak.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut bahwa lebih dari 70% petani Indonesia berusia di atas 40 tahun, sementara proporsi petani muda usia 19–39 tahun masih berada di kisaran 20%. Kondisi ini perlu menjadi perhatian bersama, karena berpotensi memengaruhi keberlanjutan produksi dan ketahanan pangan nasional di masa mendatang.

“Kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan sektor industri menjadi kunci penting dalam membangun ekosistem pertanian yang modern, produktif, berdaya saing, serta berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Petrokimia Gresik menginisiasi program Sekolah Makmur mulai tahun 2022, dan saat ini sudah pada Batch 8. Sejak pertama kali diluncurkan, Petrokimia Gresik telah mencetak 373 Taruna Makmur, yang merupakan Sumber Daya Manusia (SDM) pertanian berkualitas.

Dalam program ini, Petrokimia Gresik merekrut mahasiswa aktif Polbangtan menjadi Taruna Makmur dengan tujuan untuk memberikan kesempatan bagi mereka untuk magang sebagai tenaga agronomis lapangan selama enam bulan, sekaligus memperkuat peran kawalan budidaya pertanian demi peningkatan produktivitas dan regenerasi petani muda di Indonesia.

Mahasiswa sangat antusias mengikuti program ini. Jumlah peminat program Taruna Makmur dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. (yad)

Petrokimia Gresik Cetak 373 Agronom Muda melalui Taruna Makmur, Regenerasi Petani Nasional dengan SDM Berkualitas  Selengkapnya

SIG Pasok 10.000 Ton Semen untuk Pembangunan Jembatan Kabanaran, Jembatan Terpanjang di Jogjakarta

GRESIK,1minute.id – Proyek Pembangunan Jembatan Kabanaran di DI Jogjakarta telah rampung. Jembatan sepanjang 2,3 kilometer di jalur lintas selatan Jawa itu menghubungkan dua kabupaten yakni Kabupaten Kulon Progo dengan Kabupaten Bantul. Sebelum jembatan terbangun, pengguna jalan harus memutar sejauh 15 kilometer dengan waktu tempuh hingga 30 menit.

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memasok 10.000 ton semen pada pembangunan Jembatan Kabanaran yang telah diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 19 November 2025 lalu.

Pada masa pembangunan proyek konstruksi yang menjadi salah satu infrastruktur strategis dalam memperkuat konektivitas kawasan selatan Pulau Jawa tersebut, SIG memasok produk semen UltraPro untuk mendukung berbagai tahapan pembangunan, mulai dari struktur bawah (bored pile dan pile cap) yang menyalurkan beban ke tanah, hingga struktur atas (kolom, balok, dan deck) yang menopang dan mendistribusikan beban jembatan.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, kontribusi SIG dalam proyek pembangunan Jembatan Kabanaran merupakan wujud nyata dukungan perusahaan terhadap program pembangunan infrastruktur nasional, khususnya di wilayah selatan Daerah Istimewa Jogjakarta.

“Kami berkomitmen menyediakan produk berkualitas dan layanan terbaik untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur strategis. Jembatan Kabanaran tidak hanya memperkuat konektivitas antar daerah, tetapi juga memberikan dampak sosial ekonomi yang besar bagi masyarakat, mulai dari akses transportasi yang lebih efisien hingga mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan kegiatan ekonomi di kawasan pesisir,” ujar Vita Mahreyni.

Dari sisi desain, Jembatan Kabanaran dibangun dengan konsep Multi-Arch Bridge yang menggabungkan Corrugated Steel Plate (CSP) dan mortar busa, menghasilkan struktur yang kuat sekaligus memiliki tampilan elegan dan futuristik.

Keindahan jembatan ini diperkuat dengan ornamen khas Jogjakarta, seperti ikon gunungan yang merepresentasikan filosofi kehidupan, serta motif sulur keris dan batik nitik yang melambangkan keterbukaan budaya. Gerbang berbentuk joglo pada sisi jembatan turut menegaskan identitas budaya Jogjakarta dan memperkuat daya tarik visual kawasan pesisir selatan Bantul.

Selain memperkuat konektivitas transportasi, kehadiran Jembatan Kabanaran diyakini akan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi dan pariwisata kawasan selatan DI Jogjakarta. Jembatan ini membuka akses ke lahan pertanian seluas 2.164 hektare di Kecamatan Galur, mendukung peningkatan produksi pertanian hingga 9.143 kuintal sayur dan buah setiap tahunnya, serta mendorong peningkatan hasil perikanan di Kecamatan Srandakan sebesar 13 ton per tahun.

Vita Mahreyni menambahkan, produk semen UltraPro memiliki keunggulan dalam kemudahan aplikasi, waktu kering optimal, kuat lentur tinggi, serta hasil akhir yang lebih padat dan tahan lama. 

”Produk ini juga telah digunakan dalam berbagai proyek prestisius di Indonesia, seperti LRT Jakarta, Jakarta International Stadium, Jalan Tol Trans Sumatra, Yogyakarta International Airport, Thamrin Nine Highrise Building, dan Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCIC),” ungkap Vita Mehreyni.

Lebih lanjut, Vita Mahreyni menegaskan bahwa SIG sebagai BUMN penyedia bahan bangunan terbesar di Indonesia akan terus berperan aktif dalam pembangunan infrastruktur nasional melalui penyediaan produk berkualitas tinggi dan ramah lingkungan.

“Kami menjamin kelancaran pasokan bahan bangunan untuk menyukseskan proyek strategis nasional dengan kualitas dan kuantitas produk yang tetap terjaga. Melalui inovasi berkelanjutan, SIG berkomitmen mendukung pembangunan yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat,” tutup Vita Mahreyni. (yad)

SIG Pasok 10.000 Ton Semen untuk Pembangunan Jembatan Kabanaran, Jembatan Terpanjang di Jogjakarta Selengkapnya

Petrokimia Gresik Gelar Petro Fishtival Gogoh Iwak, Peserta Membeludak  

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, menggelar “Petro Fishtival Gogoh Iwak” di tambak Desa Gumeno, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Kamis, 4 Desember 2025.

Peserta pun membeludak. Kegiatan yang dihadiri Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo ini  sebagai upaya untuk mendorong peningkatan kualitas budidaya perikanan di wilayah Gresik. 

Adit, sapaan akrab Adityo Wibowo, menjelaskan bahwa lomba gogoh iwak (menangkap ikan secara tradisional dengan tangan kosong) tidak hanya menjadi ajang kreasi dan hiburan, tetapi juga menjadi media bagi Petrokimia Gresik untuk memberikan edukasi mengenai praktik budidaya sesuai standar Good Aquaculture Practices (GAP) kepada petambak Gresik, mengingat sebagian besar dari peserta lomba ini adalah para petambak.

“Selaras dengan edukasi tersebut, Petrokimia Gresik memiliki probiotik andalan bernama Petrofish. Produk ini mengandung mikroba unggul yang sudah terbukti mampu meningkatkan produktivitas budidaya ikan maupun udang. Kami berharap pengetahuan dan teknologi yang dibagikan hari ini dapat diadopsi oleh para petambak, sehingga hasil panen semakin melimpah dan berkelanjutan,” ujar Adit.

Pengaplikasian Petrofish, tambahnya, memiliki sejumlah manfaat. Diantaranya Prosentase kehidupan ikan atau udang menjadi tinggi; pertumbuhan pakan alami lebih banyak; meningkatkan kualitas air; dan menghambat pertumbuhan patogen merugikan.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2023 mencatat bahwa Kabupaten Gresik memiliki kawasan tambak seluas 28.654 hektare yang terdiri dari tambak air payau dan air tawar, dengan sebagian besar berada di wilayah pesisir. Potensi inilah yang menjadikan sektor perikanan sebagai sumber penghidupan penting bagi masyarakat di Gresik.

“Potensi besar inilah yang menjadikan Gresik sebagai ruang pembelajaran, penelitian, dan pengembangan mutu perikanan. Petrokimia Gresik berkomitmen untuk mendorong peningkatan produktivitas usaha tani serta budidaya perikanan,” tandas Adit.

Ia juga berharap lomba gogoh iwak dapat menjadi momentum untuk menarik minat generasi muda agar turut aktif memajukan sektor perikanan. “Keberhasilan budidaya perikanan yang berkelanjutan di masa depan bergantung pada keterlibatan generasi penerus,” ujarnya.

Lomba gogoh iwak sendiri menjadi daya tarik utama dalam acara ini dan baru pertama kalinya diselenggarakan oleh Petrokimia Gresik. Para peserta berlomba-lomba menangkap ikan nila dan bandeng dalam satu petak tambak menggunakan tangan kosong. Pemenangnya adalah peserta yang dapat menangkap ikan dengan bobot paling berat. (yad)

Petrokimia Gresik Gelar Petro Fishtival Gogoh Iwak, Peserta Membeludak   Selengkapnya

Program “Gagah” Petrokimia Gresik Siapkan SDM Lokal Andal di Sektor Industri 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menggelar pelatihan dan sertifikasi operator forklift kelas 2 yang diikuti masyarakat sekitar perusahaan. Acara dibuka oleh Vice President (VP) Komunikasi Korporat Petrokimia Gresik Rama Yusron Harbiansyah mewakili Direktur Utama Daconi Khotob di Gresik, baru-baru ini.

Pelatih bersertifikasi ini wujud komitmen Petrokimia Gresik mendukung Pemerintah dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) lokal yang andal di sektor industri melalui program Gagah (Generasi Andalan Gresik Ahli dan Handal). 

Terpisah, Daconi Khotob menyampaikan bahwa Kabupaten Gresik dikenal sebagai Kota Industri. Dan pertumbuhan sektor ini ke depan bisa dipastikan semakin pesat, apalagi sejak Pemerintah Pusat menetapkan adanya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) atau kawasan industri terintegrasi di Kecamatan Manyar. Karena itu, kebutuhan tenaga kerja andal dan bersertifikat di Gresik nantinya akan semakin besar.

“Percepatan industrialisasi harus berjalan seiring dengan peningkatan kompetensi masyarakat lokal, agar mereka tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga mampu berperan aktif dan bersaing,” ujar Daconi.

Lebih lanjut ia menjelaskan, program Gagah selaras dengan berkembangnya kawasan industri dan meningkatnya kebutuhan tenaga kerja tersertifikasi di Kabupaten Gresik. Tahun ini terdapat 17 peserta dari 8 kelurahan/desa ring I serta perwakilan masyarakat Gresik yang mengikuti program Gagah berupa pelatihan dan sertifikasi operator forklift kelas 2.

Terakhir, Daconi menambahkan program Gagah menjadi jembatan penting dalam memperkuat hubungan baik yang telah terjalin antara Petrokimia Gresik dan Pemkab Gresik. Sinergi ini tidak hanya menghasilkan tenaga kerja kompeten, tetapi juga membangun ekosistem industri yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan.

“Semoga program ini menjadi pijakan bagi masyarakat Gresik untuk menata masa depan yang lebih baik. Setiap peserta adalah generasi yang kelak akan menjadi kebanggaan keluarga, daerah, dan bangsa,” tutupnya.

Sementara, Rama Yusron Harbiansyah menjelaskan, setiap peserta akan menjalani pelatihan intensif selama 10 hari, terdiri dari tiga hari materi teori, enam hari praktik, dan satu hari uji kompetensi yang dilaksanakan di Unit Pelaksana Teknis Daerah Balai Latihan Kerja (UPTD BLK) Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Gresik.

Melalui program ini, diharapkan seluruh peserta dapat menyelesaikan pelatihan dengan baik dan bisa mendapatkan Surat Izin Operator (SIO) atau lisensi resmi operator forklift. Dengan demikian, seluruh peserta memiliki peluang kerja yang lebih luas seiring dengan semakin majunya sektor industri di Kabupaten Gresik.

“Petrokimia Gresik dalam kegiatan ini berkolaborasi dengan Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Gresik melalui Disnaker dalam rangka peningkatan kapasitas masyarakat, khususnya masyarakat yang ada di sekitar perusahaan,” kata Rama. (yad)

Program “Gagah” Petrokimia Gresik Siapkan SDM Lokal Andal di Sektor Industri  Selengkapnya

Ini Wujud Nyata SIG Dukung Pengembangan Fondasi Mobilitas dan Pertumbuhan Ekonomi Batam

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) bekerja sama dengan Badan Pengusahaan (BP) Batam menyelenggarakan seminar bertema ”Inovasi Material dan Solusi untuk Infrastruktur Batam yang Berkelanjutan Wujud Bangga Bangun Indonesia” di Ballroom Hotel Harris Batam Center pada Rabu, 3 Desember 2025. 

Seminar yang diikuti oleh sekitar 100 praktisi profesional di bidang konstruksi tersebut menghadirkan narasumber antara lain Deputi BP Batam Mouris Limanto ;  Direktur Operasi SIG Reni Wulandari ;  Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Dr. Ilham Akbar Habibie dan Ketua Bapel Sertifikasi Internasional PII Prastiwo Anggoro. 

Kemudian, Ketua Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia, Prof. Iswandi Imran, serta Dr. Cyrillus Winatama Kurniawan dari PT Pratama Widya mewakili perusahaan kontraktor dan konsultan konstruksi.

Menurut Dr. Ilham Akbar Habibie, dekarbonisasi dalam konstruksi merupakan misi yang harus diwujudkan oleh para insinyur atau ahli konstruksi saat ini. Transisi hijau dalam konstruksi merupakan bagian dari reindustrialisasi yang regeneratif dan human centric.

Konsep ini diperlukan di Indonesia untuk memastikan pengembangan konstruksi mempertimbangkan kebutuhan jangka panjang di masa depan, mulai dari peningkatan kapabilitas ahli konstruksi, hingga sinergi antara pemerintah, ahli konstruksi, akademisi, asosiasi profesi, dan swasta/industri.

Deputi BP Batam Mouris Limanto dalam paparannya menjelaskan, pengembangan infrastruktur berkelanjutan yang direncanakan BP Batam meliputi infrastruktur mobilitas, infrastruktur drainase & hijau (sponge city), infrastruktur utilitas terintegrasi (multi-utility tunnel), infrastruktur pengolahan sampah, infrastruktur mitigasi bencana, infrastruktur energi terbarukan, dan infrastruktur smart city.

”Pembangunan yang menjadi visi BP Batam adalah untuk mewujudkan kawasan ekonomi yang maju dan berkelanjutan sebagai kontribusi menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, pembangunan infrastruktur akan diarahkan agar ramah lingkungan, terintegrasi dan efisien, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dan mendukung investasi dan pertumbuhan ekonomi,” tutur Mouris Limanto.

Dalam seminar yang melibatkan para praktisi profesional di bidang konstruksi tersebut, Direktur Operasi SIG Reni Wulandari mengemukakan inovasi-inovasi yang dilakukan SIG dalam proses produksi semen dan desain produk, demi menghadirkan semen dan produk turunan yang rendah karbon, serta sesuai dengan peruntukkan termasuk menjawab tantangan pembangunan di wilayah-wilayah dengan kondisi khusus seperti Batam yang memiliki kondisi tanah lunak dan sulfat. 

Selain semen rendah karbon, SIG juga memperkenalkan rangkaian solusi konstruksi yang tahan terhadap lingkungan ekstrem, mencakup semen tipe khusus, stabilisasi tanah, serta inovasi beton seperti ThruCrete (beton berpori untuk mengurangi genangan dan menyerap air langsung ke dalam tanah) dan SpeedCrete (beton cepat kering untuk perbaikan jalan) untuk meningkatkan durabilitas dan efisiensi biaya infrastruktur.

Wakil Direktur Utama SIG Andriano Hosny Panangian dalam sambutannya menegaskan komitmen Perusahaan untuk menyediakan solusi yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan. Ia berpendapat, bahwa dunia konstruksi saat ini bergerak menuju dekarbonisasi. SIG berperan aktif dalam mendukung target Net Zero Emission melalui inovasi material dan teknologi.

”Kami percaya bahwa pembangunan Batam harus selaras dengan tren global agar tetap kompetitif dan berkelanjutan. Melalui forum ini, kami mengajak seluruh pihak untuk berdiskusi aktif, menjajaki peluang proyek, dan bersama-sama mewujudkan Batam sebagai model pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Semoga seminar ini menghasilkan ide-ide strategis dan kemitraan yang berdampak nyata bagi masa depan Batam dan Indonesia,” ujar Andriano Hosny Panangian. (yad)

Ini Wujud Nyata SIG Dukung Pengembangan Fondasi Mobilitas dan Pertumbuhan Ekonomi Batam Selengkapnya

Pemkab Gresik Suntik Modal Rp 7 Miliar, Gresik Migas Bangun SPBUN di Ujungpangkah

GRESIK,1minute.id – Gresik Migas bakal mendapatkan tambahan suntikan modal dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik sebesar 7 miliar. DPRD Gresik telah menyetujui tambahan modal ke badan usaha milik daerah (BUMD) yang berkantor di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu.

Menurut Direktur Utama Gresik Migas Priest Djabbar mengatakan, pihaknya tambahan modal sebesar Rp 7 miliar dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik akan digunakan untuk pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum dan Nelayan (SPBUN) Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah. 

“Investasi pembangunan SPBUN itu membutuhkan anggaran Rp 8,7 miliar,” kata Priest Djabbar dikonfirmasi selulernya pada Rabu, 3 Desember 2025. Penambahan penyertaan modal itu akan dilakukan pada P-APBD 2026 nanti. 

Untuk diketahui DPRD Gresik telah menetapkan empat rancangan peraturan daerah (Ranperda) pada 27 November 2025. Empat Ranperda itu, terdiri dua Ranperda baru, yakni, Ranperda Pelaksanaan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan Ranperda Penyertaan Modal Pemerintah Daerah pada Perusahaan Perseroan Daerah Gresik Migas.

Sedangkan dua ranperda perubahan yaitu Ranperda Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2013 tentang Pengendalian Air Limbah dan Pengelolaan Kualitas Air dan Ranperda Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2016 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa.

Priest melanjutkan, SPBUN  untuk mensuplai kebutuhan solar  dan pertalite bagi nelayan setempat. ‘Berdasarkan data Dinas Perikanan dan Kelautan, kebutuhan bahan bakar untuk nelayan sebanyak 19 Kiloliter per hari,” ujarnya. 

Solar bersubsidi dan pertalite menjadi kebutuhan vital bagi para nelayan Desa Pangkah Wetan untuk melaut. Selain dua bahan bakar bersubsidi, Imbuhnya, juga menyediakan bahan bakar non subsidi, antara lain, Pertamax, Dexlite, Biodiesel dan lainnya. ” Pembelian solar atau pertalite nelayan yang terdaftar dengan menggunakan sistem barcode,” ujarnya.  Dalam barcode itu, berisi antara lain identitas nelayan. “By name, by address, dan besaran kuotanya,” tegasnya. 

Pembangunan SPBUN Ujungpangkah ini, akan menambah jaringan SPBUN yang dikelola oleh Gresik Migas. Sebelumnya, SPBUN telah beroperasi di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng dan SPBUN Lumpur di Jalan R.E. Martadinata, Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik. (yad)

Pemkab Gresik Suntik Modal Rp 7 Miliar, Gresik Migas Bangun SPBUN di Ujungpangkah Selengkapnya