Ratusan Calon Siswa SMK PGRI 1 Gresik Ikuti Wisata Industri, 36 Siswa Terbaik Masuk Spring School PT Indospring Tbk

GRESIK,1minute.id – Sebanyak seratus siswa baru SMK PGRI 1 Gresik mengikuti wisata industri di pabrik III PT Indospring Tbk di Jalan Mayjend Sungkono, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Sabtu, 27 Juni 2026.

Ratusan anak fresh graduate dari berbagai sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Industri, sebutan lain, Kabupaten Gresik itu terlihat antusias mengikuti kegiatan wisata industri. Sebab, mereka baru kali pertama bisa melihat langsung proses produksi di perusahaan pegas terbesar di Asia Tenggara  tersebut. “Ini jadi pengalaman baru, menambah wawasan bagi Saya dan juga teman-teman lainnya,” ujar Revan Al Rasyid P.S., lulusan UPT SMP Negeri 22 Gresik disela acara pada Sabtu, 27 Juni 2026.

Sebelum mengikuti plant tour alias wisata industri, ratusan anak-anak yang memiliki tinggi badan minimal 170 centimeter dan memakai seragam pramuka ini mendapatkan pembekalan dari manajemen PT Indospring Tbk. 

Industrial Relations & General Affairs (IR&GA) Manajer PT.Indospring Tbk Dias Pipit Chusairy mengatakan, wisata industri ini untuk memberikan wawasan kepada siswa tentang bagaimana persaingan di dunia usaha atau industri. “Kami harus banyak menginspirasi mereka, karena dunia kerja akan semakin kompetitif,” kata Dias Pipit Chusairy. Wisata industri ini, bukan kali pertama dilaksanakan oleh PT Indospring Tbk. 

Tahun-tahun sebelumnya, Indospring Tbk telah “membuka” pintu lebar-lebar bagi siswa di jenjang SMA dan SMK untuk wisata industri. Nah, tahun ini wisata industri diperuntukkan siswa yang baru lulus SMP. “Dulu, kami memberikan hal serupa kepada para siswa SMA/SMK, tapi tahun ini, kami menyasar siswa SMP, karena bagi kami sangat penting bagaimana industri itu,” ujarnya. “Kami ingin memberikan wawasan kepada siswa (SMP) tentang kedepan bagaimana persaingan di dunia usaha atau industri,” ia melanjutkan.

Peserta wisata industri ini adalah siswa  baru di SMK PGRI 1 Gresik. Mereka berasal dari berbagai SMP Negeri dan swasta di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Tahun ajaran 2026/2027, sekolah berlokasi di Jalan Dr Soetomo, Gresik ini menerima 769 siswa. Nah, dari 769 siswa baru dipilih sebanyak 100 siswa yang memiliki tinggi badan minimal 170 centimeter dan sehat. 

Nantinya, seratus anak “istimewa” ini akan diambil sebanyak 36 siswa untuk masuk kelas Spring School. Sekolah kolaborasi antara SMK PGRI 1 Gresik dengan PT Indospring Tbk. Di Spring School PT Indospring ini, siswa akan mendapatkan pembelajaran budaya kerja di industri hingga penggunaan teknologi yang up to date di industri pegas ini selama 3 tahun sejak di kelas X. 

Selama 3 tahun siswa di Spring School akan mendapatkan pendidikan hard skill dan soft skill. Termasuk budaya kerja di lingkungan industri serta teknologi robotik dan mekatronik. Selain itu, Dias , sapaan akrab, Dias Pipit Chusairy, siswa Spring School juga digembleng kedisiplinan dari TNI dan ngegym untuk menjaga kebugaran tubuhnya. 

“Mereka (siswa) ini kebanyakan dari latar belakang keluarga yang kurang mampu. Kami ingin setelah selesai sekolah, para siswa ini bisa bekerja di Indospring atau di tempat lain,” ujarnya. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Ratusan Calon Siswa SMK PGRI 1 Gresik Ikuti Wisata Industri, 36 Siswa Terbaik Masuk Spring School PT Indospring Tbk Selengkapnya

Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp 6,9 Miliar, Serap 2.100 Tenaga Kerja Lokal

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus memperkuat kontribusinya terhadap pengembangan ekonomi kerakyatan melalui program Rumah BUMN (RB). Diantaranya RB Rembang yang berhasil mendorong ratusan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas. Sejak beroperasi pada 2020, RB Rembang yang dikelola anak usaha SIG, PT Semen Gresik, telah mendampingi 580 UMKM berkembang dengan nilai transaksi kumulatif mencapai Rp 6,9 miliar serta menyerap lebih dari 2.100 tenaga kerja lokal.

Capaian tersebut mempertegas peran Rumah BUMN SIG sebagai inkubator bisnis berbasis desa yang tidak hanya memperkuat kapasitas usaha pelaku UMKM, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara inklusif dan berkelanjutan. Melalui pendampingan terintegrasi, RB Rembang membantu pelaku usaha meningkatkan kualitas produk, memperluas akses pasar, hingga memperkuat daya saing di tengah pasar yang semakin kompetitif.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan bahwa pengembangan UMKM merupakan bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan dalam menciptakan nilai bersama (creating shared value) bagi masyarakat dan lingkungan sekitar wilayah operasional perusahaan.

“UMKM memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi daerah dan pencipta lapangan kerja. Karena itu, SIG terus menghadirkan program pemberdayaan yang adaptif dan berkelanjutan agar UMKM dapat tumbuh lebih kompetitif, memiliki daya saing lebih kuat, dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” kata Vita Mahreyni.

Hingga 2025, RB Rembang telah menyelenggarakan 203 program pelatihan yang mencakup pengembangan kualitas produk, standardisasi, digitalisasi usaha, penguatan branding, hingga strategi pemasaran. Pendampingan dilakukan secara komprehensif untuk membantu UMKM menjawab tantangan pasar sekaligus membuka peluang penetrasi ke pasar yang lebih luas.

Salah satu pelaku UMKM binaan yang merasakan dampak program tersebut adalah Bella Ayu Paramitha, pemilik Batik Sekar Mulyo asal Rembang. Berkat pendampingan RB Rembang, usahanya kini berkembang dengan omzet mencapai sekitar Rp100 juta per bulan serta mampu menyerap puluhan tenaga kerja dan ratusan pekerja lepas dari berbagai desa di Kabupaten Rembang.

SIG menegaskan bahwa Rumah BUMN Rembang tidak hanya berfungsi sebagai pusat pelatihan, tetapi juga menjadi ekosistem bisnis yang mengintegrasikan pembinaan usaha, jejaring kolaborasi, hingga akses pemasaran berbasis digital.

Pendekatan tersebut sejalan dengan komitmen keberlanjutan SIG untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat struktur ekonomi daerah berbasis potensi lokal.

Dengan berbagai capaian tersebut, RB Rembang kini berkembang menjadi salah satu model pemberdayaan UMKM berbasis kolaborasi antara BUMN dan masyarakat desa. Ke depan, SIG akan terus memperluas dampak program melalui pengembangan kapasitas UMKM, peningkatan daya saing produk lokal, serta pembukaan akses pasar nasional hingga global bagi para pelaku usaha binaan. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp 6,9 Miliar, Serap 2.100 Tenaga Kerja Lokal Selengkapnya

Olah Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, SIG Tingkatkan Kualitas Lingkungan dan Kesejahteraan Masyarakat di Aceh

GRESIK,1minute.id –  PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui unit usahanya, PT Solusi Bangun Andalas mengubah persoalan sampah kelapa dari kawasan wisata Pantai Lampuuk, Aceh, menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat.

Melalui program Sakeladera (Sampah Kelapa untuk Desa Sejahtera) sekitar 60 ton limbah kelapa per bulan diolah menjadi cocopeat (serbuk halus dari sabut kelapa) untuk campuran pakan ternak, yang berhasil menekan biaya pakan peternak unggas hingga 60% sekaligus mengurangi emisi karbon dari pembakaran sampah.

Inovasi program Sakeladera dilatarbelakangi timbulan sampah kelapa dari aktivitas pariwisata di Pantai Lampuuk mencapai ± 60 ton per bulan yang dibiarkan membusuk atau dimusnahkan dengan cara dibakar sehingga menghasilkan emisi karbon hingga 34,8 ton CO₂ per bulan. Di sisi lain, para peternak unggas lokal mengalami kesulitan mendapatkan pakan dan bergantung pada pasokan dari luar daerah. Kondisi ini membuat tingginya biaya pakan yang mencapai Rp48 juta per bulan.

Pada 2024, PT Solusi Bangun Andalas menginisiasi program Sakeladera. Dalam pelaksanaannya, Perusahaan kembali menggandeng komunitas Bank Sampah Generasi Milenial (Basagemil) yang sebelumnya telah bekerja sama dalam program Sobat Si Abes (Solusi Bangun Andalas Sahabat Pesisir) sejak 2022.

Tidak hanya memberikan bantuan peralatan pengolah sampah kelapa menjadi cocopeat sebagai alternatif campuran pakan ternak, Perusahaan juga memberikan edukasi dan pendampingan menyeluruh kepada Basagemil, serta ikut menyosialisasikan kepada masyarakat sehingga program ini dapat diterima dan berjalan dengan baik.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, program Sakeladera adalah wujud komitmen SIG terhadap pembangunan berkelanjutan yang sesuai dengan pilar keberlanjutan Perusahaan ”Perlindungan terhadap Lingkungan” dan ”Menciptakan Nilai untuk Karyawan dan Komunitas”  dalam Sustainability Roadmap SIG 2030.

”Sustainability Roadmap SIG 2030 merupakan panduan strategis bagi seluruh entitas bisnis SIG dalam mewujudkan komitmen keberlanjutan, yang memuat strategi dan indikator kinerja keberlanjutan secara komprehensif dan aplikatif. Program Sakeladera PT Solusi Bangun Andalas selaku unit usaha SIG menjadi bukti nyata kepedulian Perusahaan terhadap lingkungan dan masyarakat di Aceh,” kata Vita Mahreyni.

Program Sakeladera terbukti berhasil memberikan dampak positif berganda. Timbulan sampah berhasil diturunkan menjadi 20–24 ton per bulan dari sebelumnya 60 ton  per bulan. Inovasi ini juga membantu sejumlah kelompok ternak unggas di Lhoknga, Aceh, dalam menurunkan biaya pakan hingga 60% atau sekitar Rp28,2 juta per bulan, sekaligus mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah.

Lebih dari itu, program Sakeladera juga menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat lokal. Program ini melibatkan 28 orang dalam proses rantai pasok, mulai dari pengumpulan sampah kelapa di pantai, proses pemilahan dan pengolahan menjadi cocopeat, hingga distribusi. Produk cocopeat juga telah lulus uji laboratorium Balai Riset dan Standardisasi Industri terkait kandungan kalsium dan protein.

”Program Sakeladera menunjukkan dampak ekonomi yang signifikan dengan rasio Social Return on Investment (SROI) sebesar 2,5. Artinya, setiap Rp1 investasi, menghasilkan Rp2,5 manfaat bagi masyarakat. Kami memberikan apresiasi kepada PT Solusi Bangun Andalas atas inovasi sosial ini yang telah menciptakan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan terbukti berhasil mengatasi kerusakan lingkungan,” ujar Vita Mahreyni.

Salah seorang masyarakat penerima manfaat program Sakeladera, Muhammad Ikhsan menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan kepedulian Perusahaan terhadap masyarakat khususnya para peternak lokal. Ikhsan yang tergabung dalam Kelompok Usaha Puyuh Andalas binaan PT Solusi Bangun Andalas menilai program Sakeladera telah banyak membawa perubahan positif yang berdampak langsung pada kelancaran operasional usaha yang dijalankan kelompoknya.

“Program Sakeladera sangat inovatif dan memberikan banyak manfaat. Program ini telah membawa perubahan yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Sekarang sampah kelapa tidak lagi dibuang percuma. Kami bisa mengolahnya menjadi produk yang bernilai ekonomi, bahkan membantu menekan biaya produksi pakan ternak. Terima kasih SIG dan PT Solusi Bangun Andalas. Semoga sukses selalu dan terus peduli kepada kami masyarakat,” ungkap Ikhsan. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Olah Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, SIG Tingkatkan Kualitas Lingkungan dan Kesejahteraan Masyarakat di Aceh Selengkapnya

Selama 4 Dekade, Sambut HUT, Petrokimia Gresik Fasilitasi Khitan Gratis untuk Anak di Gresik dan Sekitarnya 

GRESIK, 1minute.id – Petrokimia Gresik,, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, (Persero) memfasilitasi 100 anak untuk mengikuti “Khitan Umum Gratis 2026” di GOR Tri Dharma pada Selasa, 23 Juni 2026.

Program tahunan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan anak-anak sebagai generasi unggul bangsa adalah rangkaian HUT Ke-54 Petrokimia Gresik. Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menyampaikan bahwa khitan umum ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kegiatan ini sekaligus wujud komitmen perusahaan untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Petrokimia Gresik menyelenggarakan program khitan gratis ini sejak empat dekade silam, atau tahun 1985. Alhamdulillah Petrokimia Gresik bisa konsisten memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat,” ujar Daconi.

Menurut Daconi, keberhasilan perusahaan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, Petrokimia Gresik terus berupaya menghadirkan berbagai program TJSL yang memberikan dampak nyata dan berkelanjutan.

“Petrokimia Gresik tidak hanya berfokus pada pencapaian kinerja bisnis, tetapi juga berkomitmen untuk tumbuh bersama masyarakat. Melalui berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat, kami ingin memastikan keberadaan perusahaan dapat memberikan nilai tambah bagi lingkungan sekitar,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Petrokimia Gresik, Nuril Huda menambahkan, kegiatan khitan Petrokimia Gresik digelar dalam rangka HUT Ke-54 Petrokimia Gresik. Program khitan tahun ini diikuti oleh 100 anak yang berasal dari sekitar operasional perusahaan, mulai dari Gresik, Lamongan, hingga Surabaya.

Dalam pelaksanaannya, para peserta mendapatkan layanan khitan menggunakan metode Super Ring yang ditangani tenaga medis profesional dari RS Grha Husada. Selain khitan gratis, setiap peserta juga memperoleh uang saku sebesar Rp200.000, celana khitan, sarung, dan obat-obatan. Peserta khitan juga mendapatkan layanan kontrol pascakhitan di RS Grha Husada.

“Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat bagi kesehatan anak-anak serta menjadi bagian dari kebahagiaan keluarga dalam menyambut salah satu momen penting dalam tumbuh kembang mereka,” ujarnya.

Sementara itu, senyum bahagia terpancar dari wajah Siti Muzayanah saat mendampingi putra pertamanya, Abdullah Rosyidul Rahman (9), mengikuti khitan gratis yang diselenggarakan Petrokimia Gresik. Keputusannya untuk mendaftarkan sang buah hati berawal dari rekomendasi teman dan kerabat yang lebih dulu merasakan manfaat program tersebut.

Awalnya, Siti mengaku sempat merasa cemas seperti kebanyakan orang tua yang akan mengantarkan anaknya menjalani khitan. Namun kekhawatiran itu berangsur hilang setelah melihat langsung profesionalisme tenaga medis serta pelayanan yang diberikan selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, proses khitan berjalan dengan baik dan didukung layanan pascakhitan yang membuat peserta maupun orang tua merasa lebih tenang.

Memanfaatkan momen liburan sekolah, Siti memilih agar putranya yang akan naik ke Kelas 4 Sekolah Dasar mengikuti khitan Petrokimia Gresik. Baginya, kegiatan ini tidak hanya membantu masyarakat dari sisi biaya, tetapi juga menghadirkan rasa nyaman dan kebahagiaan bagi anak-anak yang menjadi peserta.

“Alhamdulillah, rekomendasi dari teman dan saudara memang benar. Pelayanannya sangat baik, tenaga medisnya profesional, dan anak-anak juga mendapatkan banyak perhatian, hadiah, serta mainan. Terima kasih Petrokimia Gresik yang sudah membantu masyarakat dan membuat momen penting bagi anak kami menjadi lebih berkesan,” kata warga Kelurahan Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik tersebut. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Selama 4 Dekade, Sambut HUT, Petrokimia Gresik Fasilitasi Khitan Gratis untuk Anak di Gresik dan Sekitarnya  Selengkapnya

SIG Garap Peluang Renovasi dan Hunian Perkotaan lewat Layanan Beton MiniMix

GRESIK,1minute.id –  PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) membidik peluang pertumbuhan pembangunan dan renovasi rumah di kawasan permukiman padat melalui layanan MiniMix. MiniMix merupakan layanan armada truk pengantar beton berukuran kecil, solusi beton siap pakai berukuran mini yang dirancang untuk menjangkau area dengan akses jalan terbatas yang tidak dapat dilalui truk mixer konvensional. 

Inovasi ini membuka pasar baru beton siap pakai di segmen retail untuk memenuhi kebutuhan pembangunan dan renovasi hunian atau properti di kawasan perkotaan.

Melalui unit bisnis PT Solusi Bangun Beton, SIG melihat potensi pasar beton siap pakai terus meningkat seiring pertumbuhan kawasan penyangga perkotaan, kebutuhan hunian baru, hingga maraknya renovasi dan pengembangan properti eksisting. Tren konsumen yang semakin mengutamakan efisiensi pengerjaan, kepraktisan, dan kepastian mutu juga mendorong peningkatan permintaan layanan beton siap pakai skala kecil dan menengah.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan bahwa tantangan pembangunan di kawasan permukiman padat justru membuka peluang bisnis baru yang potensial bagi perusahaan untuk menghadirkan solusi konstruksi yang lebih adaptif dan efisien.

“Sebagai pemain utama di industri bahan bangunan, SIG terus menghadirkan solusi inovatif untuk menjawab kebutuhan pembangunan yang semakin beragam. Melalui layanan MiniMix, SIG membawa beton berkualitas tinggi yang biasa digunakan pada bangunan bertingkat ke area permukiman padat yang sebelumnya sulit dijangkau truk beton konvensional. Solusi ini membantu masyarakat mewujudkan hunian yang lebih kuat, aman, dan berkualitas,” kata Vita Mahreyni.

MiniMix merupakan layanan armada truk pengantar beton berukuran kecil yang dioperasikan PT Solusi Bangun Beton. Dengan dimensi lebar 2,2 meter, tinggi 3,2 meter, dan panjang 6,4 meter, armada ini dirancang agar mampu mengakses jalan sempit dan area padat penduduk yang tidak dapat dilalui truk mixer konvensional.

Selain fleksibel dalam akses, layanan MiniMix juga memungkinkan pemesanan volume beton sesuai kebutuhan proyek sehingga lebih efisien bagi masyarakat, kontraktor, maupun pengembang properti skala kecil dan menengah.

Untuk memperluas penetrasi pasar, SIG terus meningkatkan kapasitas dan jangkauan layanan MiniMix. Saat ini, PT Solusi Bangun Beton mengoperasikan 42 armada MiniMix yang melayani wilayah Jakarta, Bandung, Cianjur, Yogyakarta, Surabaya, dan sekitarnya. Operasi tersebut didukung oleh 30 batching plant yang tersebar di Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Vita Mahreyni menambahkan, kombinasi antara kualitas produk, keandalan layanan, dan jaringan operasional yang luas menjadi modal penting bagi SIG untuk memperkuat posisi di bisnis beton siap pakai nasional.

“Layanan MiniMix menggabungkan keunggulan mutu produk, fleksibilitas pengiriman, serta dukungan jaringan batching plant yang luas. Kami optimistis layanan ini dapat menjangkau lebih banyak pelanggan sekaligus mengoptimalkan peluang pertumbuhan bisnis beton siap pakai secara berkelanjutan,” ujar Vita Mahreyni. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

SIG Garap Peluang Renovasi dan Hunian Perkotaan lewat Layanan Beton MiniMix Selengkapnya

SIG Perluas Ekspansi Global ke Pasar Amerika Serikat lewat Fasilitas Ekspor di Tuban

GRESIK1minute.id – Fasilitas dermaga dan produksi untuk ekspor PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) di Tuban, Jawa Timur diresmikan pada Kamis, 12 Juni 2026. Kehadiran fasilitas modern ini menjadi tonggak penting dalam strategi SIG memperluas pasar internasional, sekaligus meningkatkan daya saing industri semen nasional di tengah tantangan kelebihan kapasitas industri.

Peresmian ini semakin memperkuat langkah transformasi bisnis dan ekspansi global. Fasilitas ekspor berkapasitas hingga 1 juta ton semen per tahun tersebut akan menjadi basis utama penguatan ekspor SIG, khususnya ke Amerika Serikat, melalui kerja sama strategis antara anak usaha SIG, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, dan Taiheiyo Cement Corporation dari Jepang. Sepanjang 2026, SIG menargetkan ekspor sebanyak 450 ribu metrik ton (MT) semen tipe khusus ke Amerika Serikat secara bertahap.

Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra mengatakan, pengoperasian fasilitas ekspor di Tuban menandai langkah strategis SIG dalam membangun sumber pertumbuhan baru sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok industri bahan bangunan global.

“Momentum peresmian fasilitas ekspor ini membawa SIG pada tujuan utama yaitu menciptakan peluang pertumbuhan, mendukung pembangunan berkelanjutan, dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional melalui produk hasil karya anak bangsa,” kata Indrieffouny Indra.

Ia menambahkan, transformasi SIG tidak hanya berfokus pada penguatan pasar domestik, tetapi juga diarahkan untuk memperbesar kontribusi pasar ekspor guna meningkatkan utilitas produksi dan memperluas peluang bisnis jangka panjang.

“Di tengah kondisi industri domestik yang mengalami kelebihan kapasitas, pelaku usaha termasuk SIG dituntut untuk terus berinovasi dan menjalankan langkah-langkah strategis agar semakin kompetitif dan menjadi pilihan utama pelanggan di tengah persaingan pasar yang ketat,” ujar Indrieffouny Indra.

Fasilitas ekspor SIG di Tuban dilengkapi teknologi modern untuk mendukung operasional yang efisien dan berkelanjutan. Terminal dengan kapasitas hingga 50.000 DWT tersebut didukung tube conveyor sepanjang 4,1 kilometer, tripper conveyor, serta ship loader berkapasitas 1.000 ton per jam (tph) yang mampu mengirim semen curah langsung dari pabrik menuju kapal di dermaga.

Sementara itu, fasilitas produksinya dilengkapi blending silo system berkapasitas 8.000 ton, clinker silo system berkapasitas 15.000 ton, serta dua cement silo system masing-masing berkapasitas 18.000 ton.

Secara khusus, Indrieffouny Indra menyampaikan apresiasi kepada Taiheiyo Cement Corporation atas sinergi dan kolaborasi strategis yang terjalin antara kedua grup perusahaan. Menurutnya, kerja sama tersebut tidak hanya memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dan Jepang, tetapi juga membuka peluang pengembangan bisnis dan peningkatan kapabilitas bagi kedua pihak.

Komisaris Utama SIG, Sigit Widyawan menegaskan bahwa peresmian fasilitas ekspor ini bukanlah akhir dari pencapaian, melainkan awal dari tantangan baru untuk memaksimalkan fasilitas sebagai motor penggerak pertumbuhan berkelanjutan.

“Menjaga kualitas tetap menjadi prioritas utama untuk meningkatkan daya saing. Setelah itu, aspek efisiensi juga harus terus diperkuat agar semakin kompetitif dan membuka peluang untuk merambah pasar yang lebih luas lagi,” kata Sigit Widyawan.

Peresmian fasilitas ekspor di Tuban menjadi bagian dari komitmen SIG untuk memperkuat ketahanan bisnis melalui diversifikasi pasar, peningkatan nilai tambah produk, dan penguatan posisi Indonesia sebagai pemain industri semen yang kompetitif di pasar global.  (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

SIG Perluas Ekspansi Global ke Pasar Amerika Serikat lewat Fasilitas Ekspor di Tuban Selengkapnya

40 Tahun KIPG, Partisipasi Insan Petrokimia Gresik Capai 97%, Inovasi Perkuat Daya Saing Perusahaan 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri holding Pupuk Indonesia, (Persero), kembali menyelenggarakan Konvensi Inovasi Petrokimia Gresik (KIPG) 2026. Tahun ini, memasuki 40 tahun perjalanan KIPG sebagai wadah pengembangan budaya inovasi yang telah melahirkan berbagai terobosan untuk memperkuat daya saing dan keberlanjutan perusahaan.

Selama empat dekade penyelenggaraannya, KIPG telah menjadi motor penggerak lahirnya inovasi-inovasi yang berkontribusi terhadap peningkatan efisiensi, produktivitas, keandalan operasional, serta penguatan peran Petrokimia Gresik dalam mendukung ketahanan pangan nasional.  Pada KIPG 2026, berbagai inovasi yang dikembangkan insan perusahaan mampu menghasilkan direct financial benefit sebesar Rp 68 miliar dan value creation mencapai Rp154 miliar.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob, menyampaikan bahwa keberlangsungan KIPG selama 40 tahun menunjukkan komitmen perusahaan dalam membangun budaya inovasi yang kuat dan berkelanjutan.

“Budaya inovasi di Petrokimia Gresik terus tumbuh dan berkembang secara positif. Besarnya keterlibatan karyawan dalam inovasi menjadi cerminan bahwa semangat untuk berpikir kreatif, melakukan perbaikan, dan berkontribusi telah menjadi bagian dari budaya kerja di Petrokimia Gresik,” ujar Daconi saat membuka KIPG 2026 di Gresik pada Kamis, 11 Juni 2026. 

Tingginya budaya inovasi tersebut tercermin dari partisipasi karyawan yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Jika pada tahun 2024 keterlibatan karyawan dalam inovasi mencapai 95 persen, maka pada tahun 2025 meningkat menjadi 97 persen dan pada KIPG 2026 mencapai 98 persen. Keterlibatan tersebut juga mencakup Pejabat Band I dan Band II, menunjukkan dukungan inovasi yang kuat dari seluruh jenjang organisasi.

Menurut Daconi, capaian tersebut membuktikan bahwa inovasi tidak hanya menghasilkan ide-ide baru, tetapi juga menghadirkan nilai tambah yang terukur bagi perusahaan. “Insan Petrokimia Gresik menyadari pentingnya inovasi bagi perusahaan, khususnya dalam menjalankan amanah penyaluran pupuk bersubsidi untuk mewujudkan swasembada pangan nasional. Kontribusi ini membuktikan bahwa setiap gagasan dapat berkembang menjadi solusi yang memberikan dampak signifikan bagi kinerja dan daya saing perusahaan,” katanya.

Sebanyak 1.799 gugus inovasi berpartisipasi dalam KIPG 2026. Mengusung tema “Driving Efficiency, Creating Value”, KIPG 2026 menjadi wadah bagi insan perusahaan untuk menghadirkan inovasi yang tidak hanya menciptakan pembaruan, tetapi juga menghasilkan nilai tambah yang berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Daconi juga memberikan apresiasi kepada para inovator terbaik yang telah menghasilkan berbagai terobosan dan solusi untuk mendukung operasional perusahaan.

“Empat puluh tahun perjalanan KIPG telah membuktikan bahwa kemajuan perusahaan tidak pernah lahir dari kebetulan. Kemajuan selalu diawali oleh keberanian untuk berubah, kemauan untuk memperbaiki, dan komitmen untuk terus menciptakan nilai,” tegasnya.

Daconi menambahkan, inovasi harus berjalan beriringan dengan operational excellence. Dengan fondasi inovasi yang semakin kuat dan keterlibatan karyawan yang semakin tinggi, perusahaan diharapkan mampu terus menghadirkan berbagai terobosan yang memberikan manfaat jangka panjang serta memperkuat posisi perusahaan dalam menghadapi tantangan dan peluang bisnis di masa mendatang. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

40 Tahun KIPG, Partisipasi Insan Petrokimia Gresik Capai 97%, Inovasi Perkuat Daya Saing Perusahaan  Selengkapnya

Petrokimia Gresik Bagikan Hewan Kurban Senilai Rp 1,8 Miliar, SIG Salurkan 292 Hewan Kurban

GRESIK,1minute.id – Dua perusahaan pelat merah, PT Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menyalurkan 187 hewan senilai Rp1,8 miliar untuk masyarakat sekitar perusahaan. Sementara itu, SIG menyalurkan 292 hewan kurban pada Idul Adha 1447 Hijriah/ 2026 Masehi. 

Ratusan hewan kurban dari perusahaan Solusi Agroindustri berkantor pusat di Jalan A.Yani, Gresik itu disalurkan untuk masyarakat sekitar perusahaan yakni Gresik, Lamongan dan Surabaya.  Sedangkan, hewan kurban dari PT Semen Indonesia disalurkan untuk masyarakat di 19 Provinsi di Indonesia. 

Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob menyampaikan bahwa Pemerintah telah banyak melakukan perubahan sebagai upaya memberikan kemudahan akses petani terhadap pupuk bersubsidi. Ia bersyukur masyarakat sekitar perusahaan terus memberikan dukungan terbaik sehingga Petrokimia Gresik dapat mendukung pelaksanaan kebijakan tersebut secara optimal.

“Momentum Idul Adha menjadi kesempatan bagi Petrokimia Gresik untuk berbagi sekaligus menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang selama ini mendukung perusahaan. Berkat dukungan tersebut, Petrokimia Gresik mampu menjalankan amanah penyaluran pupuk bersubsidi dengan baik sesuai target,” ujar Daconi di Gresik, Jawa Timur pada Rabu, 27 Mei 2026. 

Ia menambahkan, berbagai inovasi dan program yang dijalankan Petrokimia Gresik juga terbukti mampu mendukung peningkatan produktivitas pertanian nasional. Karena itu, perusahaan terus berkomitmen menghadirkan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi sektor pertanian tetapi juga masyarakat sekitar perusahaan.

Penyaluran hewan kurban untuk masyarakat ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Tahun ini Petrokimia Gresik menyalurkan hewan kurban sebanyak 40 ekor sapi dan 147 ekor kambing.

Ratusan hewan kurban tersebut disalurkan kepada masyarakat di wilayah Gresik, Lamongan, Surabaya dan sekitarnya melalui pengurus masjid dan musala, pondok pesantren, serta organisasi kemasyarakatan yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan. Harapannya, manfaat program ini dapat diterima secara merata oleh masyarakat.

Lebih lanjut Daconi memastikan, setiap hewan kurban yang disalurkan Petrokimia Gresik juga telah melalui proses pemeriksaan kesehatan oleh dokter hewan. Kesehatan menjadi perhatian utama karena merupakan salah satu syariat Islam yang harus dipenuhi pada hewan kurban. Sehingga hewan kurban yang disalurkan dan dikonsumsi memberikan dampak positif bagi masyarakat.

GM of CSR, SIG Edy Saraya (ketiga kiri) bersama penerima hewan kurban dari Kelurahan Gending, Singosari, Sidomoro, Segoromadu, Sidorukun, dan Kramatinggil, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Selasa, 26 Mei 2026 (Foto : SIG untuk 1minute.id)

Sementara itu, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) pada Idul Adha 1447 H ini membagikan 292 hewan kurban yang terdiri dari 186 ekor sapi dan 106 ekor kambing. Pembagian hewan kurban dilaksanakan secara bertahap mulai 19 Mei 2026 hingga 26 Mei 2026 melalui masjid, yayasan, pondok pesantren, serta pemukiman masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan.

Wilayah penyaluran hewan kurban dari SIG tersebar di 19 provinsi meliputi Aceh (Aceh Besar), Riau (Dumai), Sumatra Barat (Padang), Lampung (Bandar Lampung dan Lampung Selatan), Bengkulu, Sumatra Selatan (Palembang dan Ogan Komering Ulu). 

Kemudian,  DKI Jakarta, Banten (Cilegon), Jawa Barat (Bogor dan Karawang), Jawa Tengah (Kendal, Rembang, Blora, Demak, Banyumas dan Cilacap), Jawa Timur (Tuban, Gresik, Probolinggo dan Banyuwangi). Selanjutnya, Bali (Buleleng), Kalimantan Barat (Mempawah), Kalimantan Timur (Samarinda), Sulawesi Selatan (Pangkep, Makassar), Sulawesi Barat (Mamuju), Sulawesi Tenggara (Kendari), Maluku Utara (Tidore Kepulauan), hingga Papua Barat (Sorong).

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, Iduladha menjadi momentum untuk memperkuat nilai kepedulian dan semangat berbagi, khususnya bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan. Melalui penyaluran hewan kurban, SIG ingin menghadirkan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat sekaligus mempererat harmoni dengan para pemangku kepentingan.

”Sebagai bentuk dukungan terhadap perekonomian lokal, SIG membeli hewan kurban dari UMKM di masing-masing wilayah operasi perusahaan, dan memastikan seluruh hewan kurban yang disalurkan telah melalui tes kesehatan sehingga aman dan layak untuk dikonsumsi. Harapan kami, kehadiran SIG tidak hanya berkontribusi terhadap pembangunan, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” ujar Vita Mahreyni. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Petrokimia Gresik Bagikan Hewan Kurban Senilai Rp 1,8 Miliar, SIG Salurkan 292 Hewan Kurban Selengkapnya

Jaga Keberlanjutan Produksi Pupuk Nasional, Petrokimia Gresik Teken PJBG dari Lapangan MDA-MBH dan WK Ketapang 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), terus memperkuat ketahanan pasokan gas jangka panjang guna mendukung keberlanjutan produksi pupuk nasional. Upaya ini diwujudkan melalui penguatan kerja sama penyediaan gas dari Lapangan MDA-MBH di Selat Madura dan Wilayah Kerja (WK) Ketapang di Perairan Utara Pulau Madura.

Melalui penguatan kerja sama tersebut, Petrokimia Gresik berpotensi memperoleh tambahan pasokan gas sekitar 30–35 MMSCFD guna memperkuat keandalan operasional perusahaan dalam mendukung keberlanjutan produksi pupuk dan produk agroindustri lainnya hingga 2035.

Langkah strategis tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) antara Petrokimia Gresik dan Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) untuk Lapangan MDA-MBH yang disaksikan langsung Kepala SKK Migas Djoko Siswanto, serta penandatanganan Head of Agreement (HoA) bersama PC Ketapang II Ltd terkait rencana kerja sama jual beli gas di Wilayah Kerja Ketapang.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob, menandatangani langsung kedua kerja sama tersebut bersama para pihak terkait di Tangerang, baru-baru ini.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob, menyampaikan bahwa penguatan sinergi antara industri pupuk dan sektor energi merupakan langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan produksi sekaligus mendukung agenda ketahanan pangan nasional.

“Gas bumi merupakan salah satu bahan baku utama dalam proses produksi pupuk. Oleh karena itu, kepastian pasokan gas dan penguatan kolaborasi dengan para pemasok energi merupakan bagian penting dari komitmen perusahaan untuk menjaga keberlanjutan operasional serta mendukung produktivitas sektor pertanian nasional,” ujar Daconi.

Melalui kerja sama tersebut, Petrokimia Gresik memperkuat kepastian pasokan gas guna mendukung keberlanjutan operasional perusahaan. Penandatanganan HoA bersama PC Ketapang II Ltd juga menjadi langkah awal dalam memperkuat kerja sama strategis penyediaan gas jangka panjang guna memperkuat keandalan pasokan energi perusahaan pada masa mendatang.

Kerja sama tersebut juga mencerminkan komitmen perusahaan secara berkelanjutan dalam membangun sistem pasokan energi yang andal, adaptif, dan berkelanjutan. Daconi menambahkan, kolaborasi antara industri pupuk dan sektor energi memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas produksi pupuk nasional di tengah dinamika industri global.

“Sinergi lintas sektor menjadi fondasi penting untuk memperkuat ketahanan industri nasional. Petrokimia Gresik berkomitmen terus membangun kemitraan strategis yang memberikan manfaat jangka panjang bagi sektor pertanian dan ketahanan pangan Indonesia,” tambahnya.

PJBG antara Petrokimia Gresik dan HCML ditandatangani oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob bersama General Manager HCML, Wang Kaifei, yang diwakili oleh VP Marketing, Legal, and Business Support HCML Wahyudin Sunarya. Sedangkan HoA bersama PC Ketapang II Ltd ditandatangani oleh Daconi Khotob bersama Presiden Direktur PC Ketapang II Ltd Yuzaini Md Yusof. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Jaga Keberlanjutan Produksi Pupuk Nasional, Petrokimia Gresik Teken PJBG dari Lapangan MDA-MBH dan WK Ketapang  Selengkapnya

Olah Sekam Padi jadi Komoditas Ekspor, UMKM Binaan Polres Gresik Mendunia jadi Atensi Kapolri

GRESIK,1minute.id –  Limbah pertanian yang selama ini dianggap tak bernilai, di tangan kreatif pelaku usaha lokal justru berubah menjadi komoditas ekspor bernilai tinggi. Inovasi itu ditunjukkan PT Aji Bakuh Anugrah (ABA), UMKM binaan Polres Gresik yang sukses mengolah sekam padi dan limbah organik menjadi produk ramah lingkungan berdaya saing internasional.

Keberhasilan tersebut menjadi perhatian dalam kunjungan kerja Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Jawa Timur pada Jumat, 15 Mei 2026. Di sela agenda peninjauan kesiapan pengamanan kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto di Museum Marsinah, Kapolri bersama jajaran Mabes Polri dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto turut mengapresiasi langkah pembinaan ekonomi kerakyatan yang dilakukan Polres Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution yang mendampingi langsung kunjungan tersebut menegaskan bahwa kepolisian tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga mendorong masyarakat agar mampu tumbuh secara ekonomi melalui sektor usaha produktif.

PT ABA sendiri berhasil menembus pasar mancanegara lewat dua produk unggulannya, yakni arang sekam (bio-carbon) dan feedmeal. Produk tersebut diolah dari limbah pertanian yang melimpah di wilayah agraris menjadi bahan bernilai tinggi untuk kebutuhan industri dan peternakan global.

Pemanfaatan sekam padi sebagai bahan baku utama dinilai menjadi langkah strategis dalam menciptakan ekonomi berbasis keberlanjutan. Limbah yang sebelumnya terbuang kini diubah menjadi produk biomass, material insulasi industri baja, hingga pakan ternak alternatif yang diminati pasar luar negeri.

Tak hanya mengandalkan inovasi, PT ABA juga mampu menjaga kualitas produk sesuai standar internasional. Produk mereka disebut telah memenuhi spesifikasi pasar Jepang, Korea Selatan hingga Timur Tengah, baik dari sisi kadar air, kualitas karbon, maupun kandungan nutrisi untuk kebutuhan pakan ternak.

Keunggulan lainnya terletak pada efisiensi distribusi. Lokasi Gresik yang dekat dengan Pelabuhan Tanjung Perak memberikan keuntungan logistik sehingga pengiriman ekspor dapat dilakukan lebih cepat dan kompetitif.

Selain itu, legalitas ekspor yang lengkap seperti Certificate of Origin (COO) turut meningkatkan kepercayaan pembeli internasional terhadap produk asal Gresik tersebut.

Direksi PT ABA mengungkapkan bahwa meningkatnya tren penggunaan produk ramah lingkungan di berbagai negara menjadi peluang besar bagi industri berbasis limbah organik.

“Kami mengolah bahan organik bernutrisi menjadi pakan ternak berkualitas. Ini bukan hanya soal bisnis, tetapi bagaimana limbah pertanian Indonesia mampu menjadi solusi bagi ketahanan pangan dan energi global,” ujar perwakilan PT ABA.

Keberhasilan UMKM binaan Polres Gresik ini menjadi bukti bahwa inovasi lokal mampu bersaing di tingkat dunia. Di tengah isu keberlanjutan yang terus menguat, langkah mengubah limbah menjadi produk bernilai ekspor tidak hanya mendatangkan keuntungan ekonomi, tetapi juga membawa manfaat bagi lingkungan dan masyarakat luas. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Olah Sekam Padi jadi Komoditas Ekspor, UMKM Binaan Polres Gresik Mendunia jadi Atensi Kapolri Selengkapnya