Jemaah Menyemut untuk Meneladani dan Mengenang Kebaikan Habib Abu Bakar Assegaf

GRESIK,1minute.id – Ribuan jemaah mengikuti puncak Haul ke-71 Habib Abubakar bin Muhammad bin Umar Assegaf di Masjid Jamik Gresik pada Rabu, 3 Juni 2026. Jemaah dari berbagai kota di Indonesia itu tumpah ruah mulai simpang empat Gedung Nasional Indonesia (GNI) Jalan Pahlawan, Jalan Malik Ibrahim, Jalan KH Zubair, Jalan Raden Santri, Gresik hingga Alun-alun Gresik.

Pusat kegiatan di dalam Masjid Jamik, tempat makam Habib Abu Bakar Assegaf. Masjid legendaris di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik itu pun tidak bisa menampung seluruh jemaah untuk ngalab berkah. 

Saking banyaknya jemaah yang hadir sepanjang mata memandang yang tampak berwarna putih. Jemaah laki-laki memakai baju muslim dan kopyah haji warna putih. Sedangkan jemaah perempuan memakai busana muslim warna hitam. Haul yang digelar selama dua hari, Selasa dan Rabu, 2-3 Juni 2026.

Sebelum prosesi puncak haul di Masjid Jamik pukul 09.00 WIB, selapas Subuh para habaib dan keluarga, jemaah lebih dulu mengikuti rangkaian acara di kediaman Habib Abu Bakar Assegaf di Jalan K.H.Zubair dengan acara Maulid Nabi Muhammad SAW.

Sekitar pukul 08.30 WIB, ribuan jemaah arak-arakan dimulai dari rumah kediaman Habib Abu Bakar Assegaf di Jl KH. Zubair No 93 Gresik. Ratusan aparat kepolisian, organisasi kepemudaan antara lain Ansor dan para relawan melakukan pengamanan. Haul berlangsung tertib dan khidmat.

Sejumlah ulama dan habaib ternama turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Habib Zen Baharun dari Pondok Pesantren Dalwa, Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, Habib Jindan bin Jindan, Habib Ismail Hadad, Habib Hasan Al Attos, Habib Umar Al-Hamid, Habib Salim Al Hadad Alhawi, serta Ketua Umum Robithoh Alawiyah Habib Taufik Assegaf.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution turun langsung memantau jalannya kegiatan bersama sejumlah pejabat utama Polres Gresik. “Pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan lancar,” ungkap AKBP Ramadhan.

Umat muslim di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik pun bahu-membahu untuk membantu jemaah yang ingin meneledani dan mengenang kebaikan Habib Abubakar Assegaf. Warga menyiapkan minuman air mineral, kopi hingga makan untuk para jemaah secara gratis. Di dalam masjid Jamik, misalnya, jemaah mendapatkan makan gratis nasi kebuli dari jemaah Siji. 

K.H. Agoes Ali Masyhuri, ulama kharismatik asal Sidoarjo dan pengasuh Pondok Pesantren Progresif Bumi Shalawat yang memberikan tausiyah puncak Haul ke-71 Habib Abubakar bin Muhammad bin Umar Assegaf. 

Rangkaian Haul ke-71 Habib Abu Bakar bin Muhammad bin Umar Assegaf sebagai berikut:

Selasa 2 Juni 2026.

Pukul 16.00 WIB

Rauha & Khotmil Qur’an Ihya’ Ulumuddin, di Kediaman Habib Abu Bakar Assegaf di Jl KH. Zubair No. 93 Gresik. Dilanjutkan pada pukul 21.00 WIB, kegiatan Hadrah.

Rabu 3 Juni 2026

Pukul 05.00 WIB, pembacaan Maulid Nabi Muhammad di kediaman Habib Abu Bakar Assegaf di Jl KH. Zubair No 93 Gresik.

Pukul 09.00 WIB,

Puncak acara berlangsung di Masjid Jamik Gresik, Jl Wakhid Hasyim No. 6 Gresik. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Jemaah Menyemut untuk Meneladani dan Mengenang Kebaikan Habib Abu Bakar Assegaf Selengkapnya

Nila Yani Apresiasi Launching Komunitas Gowes dan Pasar Ahad di Ecopark Desa Randuagung

GRESIK,1minute.id – Ratusan warga Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik tumblek-blek di Pasar Ahad di Kawasan EcoPark Desa Randuagung pada Ahad, 31 Mei 2026. 

Mereka datang untuk menikmati kuliner tempo doeloe alias Jajanan Jadul bersama Nila Yani Hardiyanti, anggota Komisi VII DPR RI serta kominutas gowes. 

Mbak Nila, begitu biasa disapa,menghadiri acara Peluncuran Komunitas Gowes dan Pasar Ahad Jajanan Jadul itu bersama Kepala Desa Randuagung Khambali, tokoh masyarakat, pelaku UMKM, komunitas pesepeda. Acara pun berlangsung meriah. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mendorong gaya hidup sehat sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat melalui pelestarian kuliner tradisional.

Dalam kesempatan tersebut Nila Yani Hardiyanti menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Desa Randuagung yang mampu memadukan olahraga, pelestarian budaya kuliner, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dalam satu kegiatan yang positif.

“Komunitas Gowes dan Pasar Ahad Jajanan Jadul ini bukan hanya menjadi sarana olahraga dan rekreasi, tetapi juga wadah bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk lokal serta menjaga keberlangsungan jajanan tradisional yang menjadi bagian dari warisan budaya bangsa,” ujar Mbak Nila sapaan akrab, Nila Yani Hardiyanti.

“Dengan diresmikannya Komunitas Gowes dan Pasar Ahad Jajanan Jadul, Ecopark Desa Randuagung diharapkan semakin berkembang sebagai pusat aktivitas masyarakat, destinasi wisata edukatif, serta ruang promosi bagi produk-produk UMKM lokal,” imbuh legislator PDI-P yang merupakan putri daerah Randuagung, Kebomas ini.

Sementara itu, Kepala Desa Randuagung Kebomas Khambali menyampaikan bahwa Pasar Ahad Jajanan Jadul akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan pada pekan kedua di kawasan Ecopark Desa Randuagung. Kegiatan ini diharapkan menjadi destinasi wisata desa yang menarik bagi masyarakat Gresik dan sekitarnya.

Berbagai jajanan tradisional khas Nusantara ditampilkan dalam pasar tersebut, mulai dari cenil, klepon, lupis, putu, kue cucur, hingga aneka makanan dan minuman tradisional lainnya yang mengundang nostalgia bagi para pengunjung.

“Selain menikmati sajian kuliner, masyarakat juga mengikuti kegiatan gowes bersama yang menempuh rute mengelilingi wilayah desa dan kawasan sekitar. Kegiatan ini menjadi simbol semangat kebersamaan, kesehatan, dan kepedulian terhadap lingkungan,” terangnya penuh semangat. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Nila Yani Apresiasi Launching Komunitas Gowes dan Pasar Ahad di Ecopark Desa Randuagung Selengkapnya

Petrokimia Gresik Bagikan Hewan Kurban Senilai Rp 1,8 Miliar, SIG Salurkan 292 Hewan Kurban

GRESIK,1minute.id – Dua perusahaan pelat merah, PT Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menyalurkan 187 hewan senilai Rp1,8 miliar untuk masyarakat sekitar perusahaan. Sementara itu, SIG menyalurkan 292 hewan kurban pada Idul Adha 1447 Hijriah/ 2026 Masehi. 

Ratusan hewan kurban dari perusahaan Solusi Agroindustri berkantor pusat di Jalan A.Yani, Gresik itu disalurkan untuk masyarakat sekitar perusahaan yakni Gresik, Lamongan dan Surabaya.  Sedangkan, hewan kurban dari PT Semen Indonesia disalurkan untuk masyarakat di 19 Provinsi di Indonesia. 

Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob menyampaikan bahwa Pemerintah telah banyak melakukan perubahan sebagai upaya memberikan kemudahan akses petani terhadap pupuk bersubsidi. Ia bersyukur masyarakat sekitar perusahaan terus memberikan dukungan terbaik sehingga Petrokimia Gresik dapat mendukung pelaksanaan kebijakan tersebut secara optimal.

“Momentum Idul Adha menjadi kesempatan bagi Petrokimia Gresik untuk berbagi sekaligus menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang selama ini mendukung perusahaan. Berkat dukungan tersebut, Petrokimia Gresik mampu menjalankan amanah penyaluran pupuk bersubsidi dengan baik sesuai target,” ujar Daconi di Gresik, Jawa Timur pada Rabu, 27 Mei 2026. 

Ia menambahkan, berbagai inovasi dan program yang dijalankan Petrokimia Gresik juga terbukti mampu mendukung peningkatan produktivitas pertanian nasional. Karena itu, perusahaan terus berkomitmen menghadirkan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi sektor pertanian tetapi juga masyarakat sekitar perusahaan.

Penyaluran hewan kurban untuk masyarakat ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Tahun ini Petrokimia Gresik menyalurkan hewan kurban sebanyak 40 ekor sapi dan 147 ekor kambing.

Ratusan hewan kurban tersebut disalurkan kepada masyarakat di wilayah Gresik, Lamongan, Surabaya dan sekitarnya melalui pengurus masjid dan musala, pondok pesantren, serta organisasi kemasyarakatan yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan. Harapannya, manfaat program ini dapat diterima secara merata oleh masyarakat.

Lebih lanjut Daconi memastikan, setiap hewan kurban yang disalurkan Petrokimia Gresik juga telah melalui proses pemeriksaan kesehatan oleh dokter hewan. Kesehatan menjadi perhatian utama karena merupakan salah satu syariat Islam yang harus dipenuhi pada hewan kurban. Sehingga hewan kurban yang disalurkan dan dikonsumsi memberikan dampak positif bagi masyarakat.

GM of CSR, SIG Edy Saraya (ketiga kiri) bersama penerima hewan kurban dari Kelurahan Gending, Singosari, Sidomoro, Segoromadu, Sidorukun, dan Kramatinggil, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Selasa, 26 Mei 2026 (Foto : SIG untuk 1minute.id)

Sementara itu, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) pada Idul Adha 1447 H ini membagikan 292 hewan kurban yang terdiri dari 186 ekor sapi dan 106 ekor kambing. Pembagian hewan kurban dilaksanakan secara bertahap mulai 19 Mei 2026 hingga 26 Mei 2026 melalui masjid, yayasan, pondok pesantren, serta pemukiman masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan.

Wilayah penyaluran hewan kurban dari SIG tersebar di 19 provinsi meliputi Aceh (Aceh Besar), Riau (Dumai), Sumatra Barat (Padang), Lampung (Bandar Lampung dan Lampung Selatan), Bengkulu, Sumatra Selatan (Palembang dan Ogan Komering Ulu). 

Kemudian,  DKI Jakarta, Banten (Cilegon), Jawa Barat (Bogor dan Karawang), Jawa Tengah (Kendal, Rembang, Blora, Demak, Banyumas dan Cilacap), Jawa Timur (Tuban, Gresik, Probolinggo dan Banyuwangi). Selanjutnya, Bali (Buleleng), Kalimantan Barat (Mempawah), Kalimantan Timur (Samarinda), Sulawesi Selatan (Pangkep, Makassar), Sulawesi Barat (Mamuju), Sulawesi Tenggara (Kendari), Maluku Utara (Tidore Kepulauan), hingga Papua Barat (Sorong).

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, Iduladha menjadi momentum untuk memperkuat nilai kepedulian dan semangat berbagi, khususnya bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan. Melalui penyaluran hewan kurban, SIG ingin menghadirkan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat sekaligus mempererat harmoni dengan para pemangku kepentingan.

”Sebagai bentuk dukungan terhadap perekonomian lokal, SIG membeli hewan kurban dari UMKM di masing-masing wilayah operasi perusahaan, dan memastikan seluruh hewan kurban yang disalurkan telah melalui tes kesehatan sehingga aman dan layak untuk dikonsumsi. Harapan kami, kehadiran SIG tidak hanya berkontribusi terhadap pembangunan, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” ujar Vita Mahreyni. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Petrokimia Gresik Bagikan Hewan Kurban Senilai Rp 1,8 Miliar, SIG Salurkan 292 Hewan Kurban Selengkapnya

Presiden Prabowo Kurban Sapi 1,14 Ton di Gresik, Polres Gresik Salurkan Bantuan 15 Ekor Sapi, 76 Ekor Kambing

GRESIK,1minute.id –  Seekor sapi milik Presiden Prabowo Subianto bakal disembelih di Masjid Nusantara di Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) Gresik. Sapi milik peternakan bernama Teguh Budi Slamet, warga Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik itu memiliki berat 1 ton,14 kilogram. 

Menurut Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindhito Putro, sapi kurban milik Presiden Prabowo masuk lima besar terberat di Indonesia. “Permintaan dari sekretariat Presiden, minimal berat sapi 800 kilogram, tapi sapi milik peternakan Wringinanom ini memiliki berat 1 ton, 140 kilogram. Kabar terberat nomor 3 di Indonesia,” kata Eko Anindhito Putro usai membuka Festival Qurban, Grissee 1K di kawasan Heritage, Bandar Grissee di Jalan Basuki Rahmat, Gresik pada Selasa, 26 Mei 2026.

Ditempat terpisah, Polres Gresik pada Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi menyalurkan sebanyak 15 ekor sapi dan 76 ekor kambing. Puluhan hewan kurban untuk didistribusikan kepada pondok pesantren, masjid, musala, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat hingga insan pers di Kabupaten Gresik. 

Kegiatan ini menjadi wujud kebersamaan dan upaya mempererat sinergi antara Polri dengan masyarakat. Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menyampaikan Polres Gresik menyalurkan hewan kurban kepada sejumlah lembaga, pondok pesantren, masjid, musholla, instansi, hingga kelompok masyarakat.

“Melalui momentum Idul Adha ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dan manfaat kepada masyarakat. Kurban bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga memperkuat nilai gotong royong, solidaritas, dan kebersamaan antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Momentum Idul Adha ini tidak sekadar menjadi tradisi tahunan, namun juga sarana memperkuat nilai gotong royong, kebersamaan, dan solidaritas antara Polri dengan masyarakat. Melalui penyaluran hewan kurban, Polres Gresik berharap keberkahan Idul Adha dapat dirasakan lebih luas serta semakin mempererat sinergitas dalam menjaga keamanan dan keharmonisan sosial di Kabupaten Gresik.

“Kami berharap keberkahan Idul Adha ini bisa dirasakan bersama dan semakin mempererat sinergitas dalam menjaga keamanan serta keharmonisan sosial di Kabupaten Gresik,” tambahnya.

Sementara, Ketua MUI Kabupaten Gresik, KH Ainur Rofiq Thoyyib, menyampaikan apresiasi dan doa atas penyaluran hewan kurban yang dilakukan Polres Gresik. Ia mengungkapkan rasa syukur serta berharap ibadah kurban tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian sosial yang membawa keberkahan.

“Alhamdulillah, semoga hewan kurban ini sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan menjadi wasilah bagi Kapolres Gresik untuk mendapatkan tambahan keberkahan serta kemudahan dalam mengemban amanah. Kami juga berharap Kabupaten Gresik semakin kondusif, aman, dan masyarakatnya senantiasa hidup rukun,” ujar KH Ainur Rofiq Thoyyib. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Presiden Prabowo Kurban Sapi 1,14 Ton di Gresik, Polres Gresik Salurkan Bantuan 15 Ekor Sapi, 76 Ekor Kambing Selengkapnya

Hafal 11 Juz, Aisyah Shidqiyah Peraih Golden Tiket SPMB 2026, Pilih SMPN 2 Gresik

GRESIK,1minute.id – Golden Tiket masuk sekolah menengah pertama negeri (SMPN) di Kabupaten Gresik telah dikantongi oleh Aisyah Shidqiyah. Pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran baru 2026/2027. Siswa kelas VI Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) Sukodono bisa memilih SMP Negeri di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik tanpa tes. 

Putri pasangan Muhammad Khoir dan Faizahtur Rahma berusia 12 tahun tinggal di Kelurahan Kemuteran, Kabupaten/ Kabupaten Gresik ini bisa meraih Golden Tiket karena telah hafal 11 juz Al-Qur’an. Generasi unggul nan sholehah yang dinantikan setiap sekolah. Lalu kemana Aisyah Shidqiyah menjatuhkan pilihan sekolah di SPMB SMP Negeri di Gresik ?

“Kami sangat terharu dan senang. Aisyah Shidqiyah memilih UPT SMP Negeri 2 Gresik sebagai pilihan utama SPMB jalur tahfidz,” ujar Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim pada Ahad, 24 Mei 2026. 

Pada SPMB 2026 di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik dilakukan secara online. Terdapat empat jalur pendaftaran: domisili (zonasi), afirmasi, mutasi, dan prestasi. Pemerintah Kabupaten Gresik menegaskan komitmen pelaksanaan SPMB yang objektif, transparan, dan berkeadilan 

Menurut Salim, Tahun Ajaran baru 2026/2027 ini pagu UPT SMP Negeri 2 Gresik sebanyak 256 siswa. Informasi dari panitia SPMB tahun ajaran 2026-2027 ini sudah ada sekitar 261 yang sudah registrasi termasuk program tahfidz.

Ia mengatakan, kelas Tahfidz di UPT SMP Negeri 2 Gresik unggul karena memadukan pendidikan agama dan pengembangan karakter dengan fasilitas studio Al-Qur’an khusus. “Program ini menawarkan pembinaan berkelanjutan, evaluasi tasmi’ rutin, dan uji petik langsung dengan penguji ahli dari Masjid Agung Gresik maupun pondok pesantren,” kata Salim.

Berikut adalah rincian keunggulan program kelas tahfidz di sekolah tersebut:

Pembinaan Intensif dan Berkelanjutan: Dirancang sebagai wadah bagi siswa yang memiliki potensi menghafal Al-Qur’an sejak awal masuk sekolah hingga lulus.

Ujian Tasmi’ Berkala: Terdapat ujian tasmi’ (memperdengarkan hafalan di satu duduk) yang dilangsungkan di Studio Al-Qur’an UPT SMPN 2 Gresik, sangat efektif untuk melatih mental, disiplin, dan menjaga kualitas bacaan siswa.

Didampingi Penguji Ahli: Evaluasi akhir semester (uji petik) melibatkan pembina tahfidz profesional dari lembaga terkemuka seperti Masjid Agung Gresik dan pondok pesantren.

Penguatan Karakter Religius: Pembelajaran berbasis Islam terbukti melahirkan siswa berprestasi yang mampu tampil memukau dalam berbagai acara keagamaan tingkat daerah.

Didukung Tenaga Pendidik Kompeten: Dibimbing langsung oleh ustadz dan ustadzah yang ahli di bidangnya untuk memastikan standar hafalan (mutqin) tercapai dengan baik. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Hafal 11 Juz, Aisyah Shidqiyah Peraih Golden Tiket SPMB 2026, Pilih SMPN 2 Gresik Selengkapnya

Aktivis PMII Atas Langit Daruttaqwa, Ketua DPRD Gresik Bersihkan Enceng Gondok yang Sumbat Saluran Irigasi

GRESIK,1minute.id – Puluhan aktivitas mahasiswa dari Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Atas Langit (AL) Daruttaqwa Gresik melakukan aksi bersih-bersih enceng gondok saluran irigasi di Desa Tebalo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Sabtu, 22 Mei 2026.

Aksi peduli lingkungan ini diikuti oleh Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir, Camat Manyar Hendriawan Susilo, perangkat desa dan masyarakat setempat. Serta, TNI dan peserta Pelatihan Kader Dasar (PKD) ke-5  PK PMII Atas Langit Daruttaqwa Gresik. Sejak pukul 06.00 WIB peserta bersih-bersih enceng gondok sudah berkumpul di lokasi. 

Saat itu permukaan air di saluran Irigasi hanya tampak enceng gondok. Menjelang Duhur saluran irigasi sudah bersih. Enceng gondok kemudian diangkut menggunakan truk milik Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik. 

Ketua Pengurus Komisariat (PK) PMII Atas Langit Daruttaqwa Gresik M. Hadi Khoirur Roziqin mengatakan, aksi bersih-bersih saluran irigasi ini bukan sekadar agenda kerja bakti biasa. Tetapi juga manifestasi dari teologi lingkungan yang menuntut kader tidak hanya cakap berwacana di ruang diskusi, namun juga peka dan hadir memberikan solusi nyata atas problem ekologis di akar rumput.

‎”Memegang teguh salah satu pilar nilai dasar pergerakan yakni menjaga hubungan harmonis dengan alam (hablum minal ‘alam), kami bersama puluhan kader PMII Atas Langit Daruttaqwa mengajak peserta Pelatihan Kader Dasar Ke-5 turun langsung ke masyarakat menggelar aksi bersih-bersih saluran irigasi pertanian di Desa Tebalo,” kata Hadi pada Sabtu, 22 Mei 2026.

Selain bertujuan untuk memastikan kelancaran distribusi air terutama saat musim penghujan. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memberikan edukasi kepada warga tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah terjadinya bencana alam seperti banjir.

“Harapan kami aksi bersih-bersih saluran irigasi ini dapat menjadi edukasi bagi masyarakat untuk senantiasa menjaga lingkungan dan kebersihan. Agar kita semua bisa hidup sehat dan terhindar dari bencana alam,” jelasnya.

Sementara Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir menyampaikan apresiasi kepada kader-kader PMII Atas Langit Daruttaqwa yang telah menginisiasi gerakan peduli lingkungan khususnya aksi bersih-bersih eceng gondok di saluran irigasi Desa Tebalo, Kecamatan Manyar.

“Aksi bersih-bersih ini termasuk kritik yang membangun untuk pemerintahan di Kabupaten Gresik, saya berharap pandangan-pandangan terhadap kelestarian dan kebersihan lingkungan seperti ini tidak berhenti dan akan terus berlanjut,” ujar Syahrul.

Politisi muda itu menilai, kebersihan lingkungan merupakan tanggungjawab bersama. Tanpa perhatian dan peran aktif semua pihak, kelestarian lingkungan dan keberlangsungan ekosistem perairan sulit tercapai. “Kebersihan lingkungan bukan tanggung jawab petugas kebersihan, melainkan tanggung jawab kita sebagai makhluk produsen dan konsumen,” terangnya.

Sedangkan Camat Manyar Hendriawan Susilo menilai gerakan peduli lingkungan yang digagas kader-kader PMII Atas Langit ini merupakan solusi konkret untuk menyelesaikan sebuah permasalahan irigasi khususnya di Desa Tebalo, Kecamatan Manyar.

‎”Ini sebuah gerakan positif yang mendorong kita untuk peduli pada lingkungan, aksi ini bukan hanya sekedar kritikan biasa akan tetapi memberikan sebuah solusi konkret untuk menyelesaikan sebuah permasalahan irigasi di wilayah Kecamatan Manyar. Saya mendukung untuk kegiatan yang dilakukan oleh PK PMII Atas Langit Daruttaqwa pada kegiatan Pelatihan Kader Dasar ke-5 ini,” jelasnya.

Ketua Umum Pengurus Cabang PMII Gresik M. Dafa Abie Almadhani berharap gerakan peduli lingkungan ini menjadi budaya bersama, Sehingga ekosistem lingkungan termasuk kebersihan saluran irigasi tetap terjaga dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

“Kami gerakan peduli lingkungan ini menjadi budaya bersama, terutama di tengah meningkatnya persoalan ekologis di daerah industri seperti di Kabupaten Gresik,” pungkasnya. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Aktivis PMII Atas Langit Daruttaqwa, Ketua DPRD Gresik Bersihkan Enceng Gondok yang Sumbat Saluran Irigasi Selengkapnya

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026, Padukan Olahraga dan Heritage Industri di Kawasan Pabrik Gresik

GRESIK,1minute.id – Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 telah berlalu. Namun, gabung event yang diikuti 1.111 peserta masih terasa hingga kini. Sebab, event yang mengusung tema “From Heritage to Finish Line”, event ini menghadirkan pengalaman berolahraga yang berbeda bagi ribuan peserta yakni dengan menyusuri kawasan bersejarah di area pabrik pertama di Indonesia yang diresmikan oleh presiden Soekarno itu.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PT Semen Gresik dalam mempererat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan olahraga, sekaligus mengenalkan nilai sejarah kawasan heritage industri perusahaan. Para peserta diajak menyusuri rute yang melintasi sejumlah area bersejarah di lingkungan pabrik yang memiliki peran penting dalam perkembangan industri semen nasional.

Direktur Utama PT Semen Gresik, Gatot Mardiana bersama Direktur Operasi Benny Ismanto dan Direktur Keuangan dan SDM Fardhi Sjahrul Ade turut melakukan flag off sebagai tanda dimulainya kegiatan running di Wisma Jenderal Ahmad Yani, area Gedung Utama Semen Indonesia (GUSI) Gresik pada Minggu lalu, 10 Mei 2026. Pelepasan peserta berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari para runners yang berasal dari berbagai daerah.

Semen Gresik Grissee Running Festival terbagi dalam dua kategori, yakni 5K dan 10K. Untuk kategori 5K, peserta melewati kawasan heritage dan area operasional pabrik, sedangkan kategori 10K menempuh rute yang lebih luas dengan melintasi area perkotaan Kabupaten Gresik, termasuk kawasan Alun-Alun Gresik.

Selain menghadirkan pengalaman olahraga, kegiatan ini juga memberikan nilai edukatif bagi peserta. Para runners melintasi kawasan bangunan bekas pabrik yang kini telah direvitalisasi menjadi Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI), sebagai bentuk transformasi kawasan industri menjadi pusat pengembangan pendidikan dan sumber daya manusia.

Konsep “From Heritage to Finish Line” merepresentasikan perjalanan yang menghubungkan nilai sejarah perusahaan dengan semangat hidup sehat dan kolaborasi bersama masyarakat. Melalui kegiatan ini, PT Semen Gresik berupaya menghadirkan event yang tidak hanya berorientasi pada olahraga, tetapi juga memperkuat citra perusahaan dan mendukung pengembangan sport tourism di Kabupaten Gresik.

Direktur Utama PT Semen Gresik, Gatot Mardiana, menyampaikan bahwa melalui Semen Gresik Grissee Running Festival, perusahaan mengajak untuk berolahraga khusunya olahraga lari guna mendorong pola hidup sehat di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan ini kami mengajak masyarakat untuk hidup lebih sehat dengan berolahraga, sekaligus menikmati kawasan bersejarah di area pabrik Semen Gresik yang memiliki nilai historis bagi perkembangan industri nasional,” terang Gatot Mardiana.

Melalui penyelenggaraan Semen Gresik Grissee Running Festival 2026, PT Semen Gresik terus berkomitmen menghadirkan program yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat, mendukung gaya hidup sehat, serta memperkuat kontribusi perusahaan dalam pengembangan potensi daerah secara berkelanjutan. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026, Padukan Olahraga dan Heritage Industri di Kawasan Pabrik Gresik Selengkapnya

Dr Rian, Rektor baru Unigres, Bupati Gresik Apresiasi Akreditasi Unggul pada Fakultas Ilmu Kesehatan 

GRESIK,1minute.id – Civitas Akademik Universitas Gresik (Unigres) memiliki Rektor baru. Nakhoda baru itu adalah Dr. Rian Pramana Suwanda. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menghadiri pelantikan Rian sebagai Rektor Unigres periode 2026-2030 di Graha Kartini Gresik  pada Rabu, 6 Mei 2026.

Bupati Fandi Akhmad Yani memberikan apresiasi atas terpilihnya Rektor baru Unigres tersebut. Gus Yani menyoroti tantangan ekonomi global seperti dinamika nilai tukar rupiah dan pentingnya investasi, merupakan suatu tantangan yang harus disikapi oleh dunia akademik melalui penyiapan sumber daya manusia yang terampil. 

“Keberadaan Universitas Gresik sangat strategis. Ke depan, tantangan kita adalah memastikan anak-anak muda yang lulus memiliki skill di tengah situasi yang cukup berat. Kami berharap sinergi antara pemerintah dan Unigres terus diperkuat,” kata Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani. 

Lebih lanjut, Gus Yani mengapresiasi capaian Universitas Gresik yang kini telah memiliki akreditasi unggul pada Fakultas Ilmu Kesehatan. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan langkah awal yang baik untuk bersinergi dengan visi pemerintah daerah dalam menyiapkan tenaga kerja ahli yang kompeten. 

Sementara itu, Ketua Yayasan Usman Sadar Gresik Suyanto, menjelaskan bahwa terpilihnya Dr. Rian merupakan hasil proses seleksi ketat yang menyisihkan lima kandidat lainnya. Ia menegaskan pentingnya kepemimpinan visioner untuk membawa Unigres bersaing di tingkat nasional.

“Amanah ini adalah tanggung jawab besar yang membutuhkan kepemimpinan kuat dan penuh integritas. Kami menargetkan peningkatan mutu, reputasi, serta pembukaan program studi baru yang relevan, termasuk Magister Ilmu Hukum yang akan segera hadir,” ujar Suyanto.

Dalam pidato perdananya, Rektor Unigres yang baru dilantik, Dr. Rian Pramana Swanda, menyampaikan komitmennya untuk mengatasi gap antara dunia akademik dan dunia kerja. Ia bertekad menjadikan Unigres sebagai mitra strategis pemerintah dan sektor swasta.

“Unigres adalah kampus dengan nama besar, namun harus diakui kita sempat ‘tertidur’ cukup lama. Ke depan, kami siap berkolaborasi agar hasil riset dan inovasi dari kampus dapat diimplementasikan secara nyata bagi masyarakat,” tegas Rian.

Acara ini turut dihadiri oleh Bupati Gresik dua periode, 2010-2020 Sambari Halim Radianto, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, serta perwakilan dari berbagai sektor industri. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Dr Rian, Rektor baru Unigres, Bupati Gresik Apresiasi Akreditasi Unggul pada Fakultas Ilmu Kesehatan  Selengkapnya

Deklarasi SPMB 2026/2027, Bupati Gresik Tegaskan Komitmen Penerimaan Murid Baru yang Bersih dan Transparan

GRESIK,1minute.id – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) segera dibuka. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai melakukan Sosialisasi dan Deklarasi SPMB Jenjang TK, SD, dan SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 di Aula Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 5 Mei 2026.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik ini dihadiri antara lain, Bupati Gresik Fandi Akhmad, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, perwakilan DPRD, kepala perangkat daerah terkait, pengawas sekolah, kepala sekolah negeri dan swasta, serta pemangku kepentingan pendidikan. 

Pada kesempatan itu, Pemkab Gresik meneguhkan komitmennya mewujudkanSPMB yang objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi ditandai dengan penandatanganan deklarasi bersama. 
Deklarasi ini merupakan bentuk komitmen seluruh pihak untuk mengawal pelaksanaan penerimaan murid baru yang bersih dari praktik suap, gratifikasi, maupun pungutan liar.

Dalam sambutannya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa pelaksanaan SPMB bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan pintu awal dalam membangun kualitas pendidikan yang berintegritas di Kabupaten Gresik.

“Kalau kita ingin memperbaiki kualitas pendidikan di Kabupaten Gresik, maka perbaikannya harus dimulai dari pintu masuknya. Penerimaan murid baru harus berjalan fair, transparan, dan tidak boleh ada intervensi dalam bentuk apa pun,” tegas Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani. 

Ia juga mengingatkan pentingnya akuntabilitas dalam tata kelola pendidikan, termasuk pengelolaan anggaran sekolah.Menurutnya, seluruh kepala sekolah harus memahami bahwa administrasi yang tertib merupakan benteng utama agar tidak muncul persoalan hukum di kemudian hari.

“Saya ingin memastikan seluruh sistem pendidikan di Gresik berjalan dengan integritas. Jangan pernah menganggap remeh administrasi. Niat baik saja tidak cukup, semuanya harus tertib, tercatat, dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Ia pun secara khusus meminta seluruh jajaran pendidikan untuk tidak memberi ruang terhadap praktik titipan maupun intervensi dalam proses penerimaan murid baru. Mekanisme seleksi yang telah ditetapkan harus dijalankan secara konsisten demi menjaga kepercayaan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 mengacu pada sejumlah regulasi terbaru, di antaranya Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 3 Tahun 2025, Peraturan Bupati Gresik Nomor 15 Tahun 2026, serta petunjuk teknis yang telah ditetapkan melalui Keputusan Bupati Gresik.

Hariyanto menjelaskan, evaluasi dan inovasi terus dilakukan guna menghadirkan sistem penerimaan murid baru yang semakin baik dari tahun ke tahun. “Tahun ini terdapat sejumlah pembaruan penting, salah satunya penerapan Personal Identification Number atau PIN bagi calon murid jenjang SMP negeri sebagai instrumen validasi data pendaftar,” jelasnya.

Selain itu, pelaksanaan SPMB tahun ini juga mulai memanfaatkan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai salah satu komponen seleksi pada jalur prestasi. Adapun jalur penerimaan tetap terdiri atas domisili, afirmasi, mutasi, dan prestasi. 

Untuk jenjang SD, kuota penerimaan terdiri atas 75 persen jalur domisili, 20 persen afirmasi, dan 5 persen mutasi. Sedangkan jenjang SMP meliputi 40 persen domisili, 20 persen afirmasi, 5 persen mutasi, dan 35 persen jalur prestasi.
Khusus jalur prestasi SMP, kuota dibagi dalam kategori nilai TKA, Tes Potensi Akademik (TPA), prestasi akademik, non-akademik, serta tahfidz Al-Qur’an.

Seluruh proses pendaftaran dilaksanakan secara daring melalui laman resmi spmb-kabgresik.id, dengan tahapan verifikasi yang diperketat untuk memastikan validitas data calon murid. Dalam kesempatan tersebut, seluruh unsur yang hadir turut menandatangani deklarasi bersama pelaksanaan SPMB Kabupaten Gresik Tahun Ajaran 2026/2027.

Deklarasi tersebut memuat komitmen bersama untuk menjalankan sistem penerimaan murid baru secara objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, tanpa diskriminasi, serta menjunjung tinggi prinsip anti suap, anti gratifikasi, dan anti pungli. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Deklarasi SPMB 2026/2027, Bupati Gresik Tegaskan Komitmen Penerimaan Murid Baru yang Bersih dan Transparan Selengkapnya

Semarak Festival Pasar Panganan Giri Biyen,Transaksi Gunakan Koin Gobog, Bupati Gresik Apresiasi Pelestarian Budaya Lokal dan Penguatan UMKM


GRESIK,1minute.id –  Festival Pasar Panganan Giri Biyen semakin semarak. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus mendorong pelestarian budaya lokal melalui kegiatan berbasis masyarakat. Salah satunya, Festival Budaya dan Kuliner Pasar Panganan Giri Biyen (Tempo Doeloe) yang digelar di Kampung Kajen, Desa Giri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Minggu, 3 Mei 2026.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani hadir untuk melihat kegiatan yang rutin setiap Minggu Kliwon tersebut. Kehadiran orang nomor satu di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik ini menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap upaya pelestarian kearifan lokal sekaligus penguatan sektor ekonomi masyarakat.

Festival ini menghadirkan suasana tempo dulu yang kental, mulai dari penggunaan busana tradisional oleh para pedagang hingga sistem transaksi menggunakan koin gobog. Sebanyak 43 pelaku usaha turut berpartisipasi, menyajikan beragam kuliner khas Gresik yang kini mulai jarang dijumpai.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fandi Akhmad Yani menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki nilai strategis. Tidak hanya sebagai ajang wisata kuliner, tetapi juga sebagai media edukasi budaya bagi masyarakat. “Festival ini merupakan upaya untuk menghidupkan kembali khazanah kuliner dan tradisi lokal Giri di tengah perkembangan zaman. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkenalkan identitas budaya daerah kepada generasi muda,” ujar Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani. 

Ia pun mengapresiasi meningkatnya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini sejak pertama kali digelar. Pemerintah Kabupaten Gresik, lanjutnya, akan terus mendukung pengembangan kegiatan serupa. Dukungan itu melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Kami berharap kegiatan ini dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif. Khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendorong pertumbuhan UMKM lokal,” tambahnya. Dikatakan, melalui penyelenggaraan Pasar Panganan Giri Biyen, Pemkab Gresik berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan warisan budaya sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Semarak Festival Pasar Panganan Giri Biyen,Transaksi Gunakan Koin Gobog, Bupati Gresik Apresiasi Pelestarian Budaya Lokal dan Penguatan UMKM Selengkapnya