Semen Gresik Grissee Running Festival 2026, Padukan Olahraga dan Heritage Industri di Kawasan Pabrik Gresik

GRESIK,1minute.id – Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 telah berlalu. Namun, gabung event yang diikuti 1.111 peserta masih terasa hingga kini. Sebab, event yang mengusung tema “From Heritage to Finish Line”, event ini menghadirkan pengalaman berolahraga yang berbeda bagi ribuan peserta yakni dengan menyusuri kawasan bersejarah di area pabrik pertama di Indonesia yang diresmikan oleh presiden Soekarno itu.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PT Semen Gresik dalam mempererat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan olahraga, sekaligus mengenalkan nilai sejarah kawasan heritage industri perusahaan. Para peserta diajak menyusuri rute yang melintasi sejumlah area bersejarah di lingkungan pabrik yang memiliki peran penting dalam perkembangan industri semen nasional.

Direktur Utama PT Semen Gresik, Gatot Mardiana bersama Direktur Operasi Benny Ismanto dan Direktur Keuangan dan SDM Fardhi Sjahrul Ade turut melakukan flag off sebagai tanda dimulainya kegiatan running di Wisma Jenderal Ahmad Yani, area Gedung Utama Semen Indonesia (GUSI) Gresik pada Minggu lalu, 10 Mei 2026. Pelepasan peserta berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari para runners yang berasal dari berbagai daerah.

Semen Gresik Grissee Running Festival terbagi dalam dua kategori, yakni 5K dan 10K. Untuk kategori 5K, peserta melewati kawasan heritage dan area operasional pabrik, sedangkan kategori 10K menempuh rute yang lebih luas dengan melintasi area perkotaan Kabupaten Gresik, termasuk kawasan Alun-Alun Gresik.

Selain menghadirkan pengalaman olahraga, kegiatan ini juga memberikan nilai edukatif bagi peserta. Para runners melintasi kawasan bangunan bekas pabrik yang kini telah direvitalisasi menjadi Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI), sebagai bentuk transformasi kawasan industri menjadi pusat pengembangan pendidikan dan sumber daya manusia.

Konsep “From Heritage to Finish Line” merepresentasikan perjalanan yang menghubungkan nilai sejarah perusahaan dengan semangat hidup sehat dan kolaborasi bersama masyarakat. Melalui kegiatan ini, PT Semen Gresik berupaya menghadirkan event yang tidak hanya berorientasi pada olahraga, tetapi juga memperkuat citra perusahaan dan mendukung pengembangan sport tourism di Kabupaten Gresik.

Direktur Utama PT Semen Gresik, Gatot Mardiana, menyampaikan bahwa melalui Semen Gresik Grissee Running Festival, perusahaan mengajak untuk berolahraga khusunya olahraga lari guna mendorong pola hidup sehat di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan ini kami mengajak masyarakat untuk hidup lebih sehat dengan berolahraga, sekaligus menikmati kawasan bersejarah di area pabrik Semen Gresik yang memiliki nilai historis bagi perkembangan industri nasional,” terang Gatot Mardiana.

Melalui penyelenggaraan Semen Gresik Grissee Running Festival 2026, PT Semen Gresik terus berkomitmen menghadirkan program yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat, mendukung gaya hidup sehat, serta memperkuat kontribusi perusahaan dalam pengembangan potensi daerah secara berkelanjutan. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026, Padukan Olahraga dan Heritage Industri di Kawasan Pabrik Gresik Selengkapnya

Dr Rian, Rektor baru Unigres, Bupati Gresik Apresiasi Akreditasi Unggul pada Fakultas Ilmu Kesehatan 

GRESIK,1minute.id – Civitas Akademik Universitas Gresik (Unigres) memiliki Rektor baru. Nakhoda baru itu adalah Dr. Rian Pramana Suwanda. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menghadiri pelantikan Rian sebagai Rektor Unigres periode 2026-2030 di Graha Kartini Gresik  pada Rabu, 6 Mei 2026.

Bupati Fandi Akhmad Yani memberikan apresiasi atas terpilihnya Rektor baru Unigres tersebut. Gus Yani menyoroti tantangan ekonomi global seperti dinamika nilai tukar rupiah dan pentingnya investasi, merupakan suatu tantangan yang harus disikapi oleh dunia akademik melalui penyiapan sumber daya manusia yang terampil. 

“Keberadaan Universitas Gresik sangat strategis. Ke depan, tantangan kita adalah memastikan anak-anak muda yang lulus memiliki skill di tengah situasi yang cukup berat. Kami berharap sinergi antara pemerintah dan Unigres terus diperkuat,” kata Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani. 

Lebih lanjut, Gus Yani mengapresiasi capaian Universitas Gresik yang kini telah memiliki akreditasi unggul pada Fakultas Ilmu Kesehatan. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan langkah awal yang baik untuk bersinergi dengan visi pemerintah daerah dalam menyiapkan tenaga kerja ahli yang kompeten. 

Sementara itu, Ketua Yayasan Usman Sadar Gresik Suyanto, menjelaskan bahwa terpilihnya Dr. Rian merupakan hasil proses seleksi ketat yang menyisihkan lima kandidat lainnya. Ia menegaskan pentingnya kepemimpinan visioner untuk membawa Unigres bersaing di tingkat nasional.

“Amanah ini adalah tanggung jawab besar yang membutuhkan kepemimpinan kuat dan penuh integritas. Kami menargetkan peningkatan mutu, reputasi, serta pembukaan program studi baru yang relevan, termasuk Magister Ilmu Hukum yang akan segera hadir,” ujar Suyanto.

Dalam pidato perdananya, Rektor Unigres yang baru dilantik, Dr. Rian Pramana Swanda, menyampaikan komitmennya untuk mengatasi gap antara dunia akademik dan dunia kerja. Ia bertekad menjadikan Unigres sebagai mitra strategis pemerintah dan sektor swasta.

“Unigres adalah kampus dengan nama besar, namun harus diakui kita sempat ‘tertidur’ cukup lama. Ke depan, kami siap berkolaborasi agar hasil riset dan inovasi dari kampus dapat diimplementasikan secara nyata bagi masyarakat,” tegas Rian.

Acara ini turut dihadiri oleh Bupati Gresik dua periode, 2010-2020 Sambari Halim Radianto, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, serta perwakilan dari berbagai sektor industri. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Dr Rian, Rektor baru Unigres, Bupati Gresik Apresiasi Akreditasi Unggul pada Fakultas Ilmu Kesehatan  Selengkapnya

Deklarasi SPMB 2026/2027, Bupati Gresik Tegaskan Komitmen Penerimaan Murid Baru yang Bersih dan Transparan

GRESIK,1minute.id – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) segera dibuka. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai melakukan Sosialisasi dan Deklarasi SPMB Jenjang TK, SD, dan SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 di Aula Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 5 Mei 2026.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik ini dihadiri antara lain, Bupati Gresik Fandi Akhmad, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, perwakilan DPRD, kepala perangkat daerah terkait, pengawas sekolah, kepala sekolah negeri dan swasta, serta pemangku kepentingan pendidikan. 

Pada kesempatan itu, Pemkab Gresik meneguhkan komitmennya mewujudkanSPMB yang objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi ditandai dengan penandatanganan deklarasi bersama. 
Deklarasi ini merupakan bentuk komitmen seluruh pihak untuk mengawal pelaksanaan penerimaan murid baru yang bersih dari praktik suap, gratifikasi, maupun pungutan liar.

Dalam sambutannya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa pelaksanaan SPMB bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan pintu awal dalam membangun kualitas pendidikan yang berintegritas di Kabupaten Gresik.

“Kalau kita ingin memperbaiki kualitas pendidikan di Kabupaten Gresik, maka perbaikannya harus dimulai dari pintu masuknya. Penerimaan murid baru harus berjalan fair, transparan, dan tidak boleh ada intervensi dalam bentuk apa pun,” tegas Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani. 

Ia juga mengingatkan pentingnya akuntabilitas dalam tata kelola pendidikan, termasuk pengelolaan anggaran sekolah.Menurutnya, seluruh kepala sekolah harus memahami bahwa administrasi yang tertib merupakan benteng utama agar tidak muncul persoalan hukum di kemudian hari.

“Saya ingin memastikan seluruh sistem pendidikan di Gresik berjalan dengan integritas. Jangan pernah menganggap remeh administrasi. Niat baik saja tidak cukup, semuanya harus tertib, tercatat, dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Ia pun secara khusus meminta seluruh jajaran pendidikan untuk tidak memberi ruang terhadap praktik titipan maupun intervensi dalam proses penerimaan murid baru. Mekanisme seleksi yang telah ditetapkan harus dijalankan secara konsisten demi menjaga kepercayaan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 mengacu pada sejumlah regulasi terbaru, di antaranya Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 3 Tahun 2025, Peraturan Bupati Gresik Nomor 15 Tahun 2026, serta petunjuk teknis yang telah ditetapkan melalui Keputusan Bupati Gresik.

Hariyanto menjelaskan, evaluasi dan inovasi terus dilakukan guna menghadirkan sistem penerimaan murid baru yang semakin baik dari tahun ke tahun. “Tahun ini terdapat sejumlah pembaruan penting, salah satunya penerapan Personal Identification Number atau PIN bagi calon murid jenjang SMP negeri sebagai instrumen validasi data pendaftar,” jelasnya.

Selain itu, pelaksanaan SPMB tahun ini juga mulai memanfaatkan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai salah satu komponen seleksi pada jalur prestasi. Adapun jalur penerimaan tetap terdiri atas domisili, afirmasi, mutasi, dan prestasi. 

Untuk jenjang SD, kuota penerimaan terdiri atas 75 persen jalur domisili, 20 persen afirmasi, dan 5 persen mutasi. Sedangkan jenjang SMP meliputi 40 persen domisili, 20 persen afirmasi, 5 persen mutasi, dan 35 persen jalur prestasi.
Khusus jalur prestasi SMP, kuota dibagi dalam kategori nilai TKA, Tes Potensi Akademik (TPA), prestasi akademik, non-akademik, serta tahfidz Al-Qur’an.

Seluruh proses pendaftaran dilaksanakan secara daring melalui laman resmi spmb-kabgresik.id, dengan tahapan verifikasi yang diperketat untuk memastikan validitas data calon murid. Dalam kesempatan tersebut, seluruh unsur yang hadir turut menandatangani deklarasi bersama pelaksanaan SPMB Kabupaten Gresik Tahun Ajaran 2026/2027.

Deklarasi tersebut memuat komitmen bersama untuk menjalankan sistem penerimaan murid baru secara objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, tanpa diskriminasi, serta menjunjung tinggi prinsip anti suap, anti gratifikasi, dan anti pungli. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Deklarasi SPMB 2026/2027, Bupati Gresik Tegaskan Komitmen Penerimaan Murid Baru yang Bersih dan Transparan Selengkapnya

Semarak Festival Pasar Panganan Giri Biyen,Transaksi Gunakan Koin Gobog, Bupati Gresik Apresiasi Pelestarian Budaya Lokal dan Penguatan UMKM


GRESIK,1minute.id –  Festival Pasar Panganan Giri Biyen semakin semarak. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus mendorong pelestarian budaya lokal melalui kegiatan berbasis masyarakat. Salah satunya, Festival Budaya dan Kuliner Pasar Panganan Giri Biyen (Tempo Doeloe) yang digelar di Kampung Kajen, Desa Giri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Minggu, 3 Mei 2026.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani hadir untuk melihat kegiatan yang rutin setiap Minggu Kliwon tersebut. Kehadiran orang nomor satu di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik ini menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap upaya pelestarian kearifan lokal sekaligus penguatan sektor ekonomi masyarakat.

Festival ini menghadirkan suasana tempo dulu yang kental, mulai dari penggunaan busana tradisional oleh para pedagang hingga sistem transaksi menggunakan koin gobog. Sebanyak 43 pelaku usaha turut berpartisipasi, menyajikan beragam kuliner khas Gresik yang kini mulai jarang dijumpai.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fandi Akhmad Yani menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki nilai strategis. Tidak hanya sebagai ajang wisata kuliner, tetapi juga sebagai media edukasi budaya bagi masyarakat. “Festival ini merupakan upaya untuk menghidupkan kembali khazanah kuliner dan tradisi lokal Giri di tengah perkembangan zaman. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkenalkan identitas budaya daerah kepada generasi muda,” ujar Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani. 

Ia pun mengapresiasi meningkatnya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini sejak pertama kali digelar. Pemerintah Kabupaten Gresik, lanjutnya, akan terus mendukung pengembangan kegiatan serupa. Dukungan itu melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Kami berharap kegiatan ini dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif. Khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendorong pertumbuhan UMKM lokal,” tambahnya. Dikatakan, melalui penyelenggaraan Pasar Panganan Giri Biyen, Pemkab Gresik berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan warisan budaya sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Semarak Festival Pasar Panganan Giri Biyen,Transaksi Gunakan Koin Gobog, Bupati Gresik Apresiasi Pelestarian Budaya Lokal dan Penguatan UMKM Selengkapnya

376 CJH Gresik Kloter 46 Berangkat ke Tanah Suci, Gus Yani Ingatkan Jemaah Berfokus Ibadah dan Jaga Kesehatan

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melepas keberangkatan 376 jamaah calon haji (JCH) Kabupaten Gresik di halaman Kantor Bupati Gresik pada Sabtu malam, 2 Mei 2026.

Mereka tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 46. Dirombongan haji reguler ini ada Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif dan istri, Shinta Puspitasari. Suasana haru dan penuh doa mengiringi momen keberangkatan para tamu Allah menuju Tanah Suci.

Dalam sambutannya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berpesan agar seluruh jamaah menjaga kondisi fisik dan mental, serta memaksimalkan waktu untuk beribadah. “Panjenengan semua harus bahagia. Tidak perlu sedih atau galau. Fokuslah memperbanyak tasbih, sholawat, dan istighfar, terutama saat berada di Madinah,” ujar Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani di hadapan para jamaah.

Seremonial memberangkatkan tamu Allah SWT ini, tampak hadir antara lain, Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Fadli Subur Karamaha dan Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman. 

Bupati Yani juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan sebagai kunci utama dalam menjalankan rangkaian ibadah haji. Menurutnya, stamina yang terjaga akan membantu jamaah menjalankan seluruh rukun dan wajib haji dengan optimal.

Sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah, Pemkab Gresik membekali para jamaah dengan paket obat-obatan dan vitamin yang telah disesuaikan untuk kebutuhan selama kurang lebih 40 hari. Selain itu, disediakan pula fasilitas kursi roda bagi jamaah lanjut usia.

Gus Yani menjelaskan bahwa kebijakan tersebut dilatarbelakangi oleh pengalamannya saat menjadi petugas haji sebelumnya, sehingga memahami secara langsung kebutuhan para jamaah di lapangan. “Obat dan vitamin ini sudah dihitung kebutuhannya. Saya ingin jamaah tidak kesulitan mencari obat di sana, apalagi harganya relatif lebih mahal. Jadi bisa lebih tenang dan fokus beribadah,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya manajemen energi selama menjalankan ibadah haji. Jamaah diimbau untuk tidak memaksakan diri dalam menjalankan ibadah sunnah secara berlebihan agar tetap prima saat puncak ibadah haji. Menutup sambutannya, Gus Yani menitipkan pesan khusus kepada jamaah yang lebih muda untuk peduli dan membantu jamaah lanjut usia.

“Saya titip yang muda-muda untuk membantu yang sepuh. Saling menjaga dan gotong royong agar semua bisa menjalankan ibadah dengan lancar,” pesannya. Pada kesempatan tersebut, Gus Yani juga memohon doa dari para jemaah agar Kabupaten Gresik senantiasa diberikan keberkahan, keselamatan, serta kemajuan di masa mendatang.

Usai seremoni pelepasan, rombongan jemaah Kloter 46 merupakan bagian dari total 2.674 jamaah calon haji asal Kabupaten Gresik yang diberangkatkan pada musim haji tahun 2026.dijadwalkan langsung menuju Asrama Haji Surabaya untuk menjalani proses administrasi dan persiapan akhir. Selanjutnya, para jamaah akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada keesokan harinya, Minggu, 3 Mei 2026 pukul 21.00 WIB. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

376 CJH Gresik Kloter 46 Berangkat ke Tanah Suci, Gus Yani Ingatkan Jemaah Berfokus Ibadah dan Jaga Kesehatan Selengkapnya

Kapolres Gresik Berangkatkan Atlet PBVSI Gresik Binaan Petrokimia Volleyball Academy ke Kejurnas Bola Voli U-18 2026

GRESIK,1minute.id –  Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution memberangkatkan atlet muda PBVSI Gresik untuk berlaga pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bola voli U-18 Tahun 2026 pada Rabu, 29 April 2026.

Pelepasan atlet binaan Petrokimia Volleyball Academy itu berlangsung di Rupatama SAR Polres Gresik sebagai bentuk dukungan penuh kepada para pemain yang akan membawa nama Jawa Timur di ajang nasional. Momen ini menjadi simbol dukungan penuh terhadap para atlet yang akan membawa nama Jawa Timur dan Kabupaten Gresik di pentas nasional.

Tim putri Petrokimia Volleyball Academy tampil sebagai wakil Jawa Timur setelah berhasil menjuarai Kejuaraan Provinsi Jawa Timur. Dengan capaian tersebut, mereka kini bersiap menghadapi Kejurnas Bolavoli U-18 yang akan digelar GOR PPOP Pasar Minggu, Ragunan, Jakarta Selatan, serta GOR Bulungan mulai  2 Mei hingga 10 Mei 2026. Turnamen ini diikuti 39 klub putra dan 42 klub Putri.

Para atlet yang diberangkatkan merupakan talenta-talenta potensial yang telah ditempa melalui program pembinaan intensif dan berkelanjutan. Dengan komposisi tim yang solid serta pengalaman bertanding yang terus diasah, mereka diharapkan mampu menunjukkan performa terbaik dan meraih hasil membanggakan.

Ketua PBVSI Gresik yang juga Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, dalam sambutannya memberikan motivasi kepada seluruh atlet. Ia menekankan pentingnya semangat juang, disiplin, dan kepercayaan diri dalam setiap pertandingan.

“Manfaatkan apa yang sudah dilatihkan selama ini agar dapat membuahkan hasil maksimal. Tetap semangat, jaga keselamatan, dan semoga meraih keberhasilan,” ujarnya. Ia juga mengingatkan para atlet untuk selalu berdoa serta meminta restu orang tua sebagai bagian dari ikhtiar menuju kesuksesan.

Kejurnas U-18 ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga panggung penting bagi para atlet muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik serta membuka peluang menuju jenjang yang lebih tinggi di dunia bolavoli nasional.

PBVSI Gresik optimistis, dengan kerja keras, disiplin, serta dukungan dari berbagai pihak, para atlet mampu bersaing dengan tim-tim terbaik dari seluruh Indonesia dan meraih prestasi sesuai harapan. “Selamat bertanding di Kejurnas Bolavoli U-18 Tahun 2026. Semoga sukses dan mampu meraih gelar juara,” pungkasnya. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi

Kapolres Gresik Berangkatkan Atlet PBVSI Gresik Binaan Petrokimia Volleyball Academy ke Kejurnas Bola Voli U-18 2026 Selengkapnya

Tim Bola Voli Putri Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia Menargetkan Juara Proliga 2027

GRESIK,1minute.id – Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob mengapresiasi kerja keras tim bola voli putri GPPI sejak awal kompetisi hingga berhasil melaju ke babak final. Menurutnya, capaian Runner Up ini menjadi motivasi sekaligus bahan evaluasi untuk meraih hasil lebih baik pada Proliga 2027 mendatang.

“Mediol Yoku dan kawan-kawan telah menunjukkan kerja keras yang luar biasa. Runner Up tahun ini merupakan capaian keenam bagi tim voli binaan kami di ajang Proliga. Ini harus menjadi penyemangat untuk terus berkembang dan meraih juara ke depan,” ujar Daconi pada Senin, 27 April 2026.

Adapun capaian Runner Up Voli Putri Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia (GPPI) di ajang Proliga sebelumnya diraih pada 2002, 2003, 2006, 2007, dan 2022. Sementara posisi tiga besar juga pernah diraih pada 2004, 2010, 2011, 2013, 2016, 2023, dan 2025.

“Saya ucapkan selamat. Jika dibandingkan dengan tahun lalu, capaian ini menunjukkan peningkatan. Ke depan tentu harus lebih baik lagi dengan target meraih juara,” tambahnya.

Sementara itu, dalam Grand Final, GPPI tampil kompetitif dalam dua leg pertandingan menghadapi Jakarta Pertamina Enduro. Pada leg pertama, Jumat, 24 April 2026, GPPI mencatatkan skor 1-3 (25-19, 19-25, 19-25, dan 20-25), sementara pada leg kedua, Sabtu, 25 April 2026, pertandingan berakhir dengan skor 0-3 (19-25, 23-25, dan 20-25).

Senada, Ketua Umum PBV Petrokimia Gresik Iwan Febrianto, turut mengapresiasi capaian Runner Up GPPI di ajang Proliga 2026. Ia menegaskan bahwa hasil ini harus menjadi motivasi bagi seluruh pemain untuk terus berkembang.

“Prestasi ini harus memotivasi seluruh pemain untuk berlatih lebih keras demi meraih hasil terbaik di Proliga 2027 mendatang. Apalagi, dalam skuad GPPI saat ini terdapat banyak pemain muda yang menunjukkan potensi besar,” ujarnya.

“Kami menyadari bahwa regenerasi adalah kunci bagi keberlanjutan prestasi tim di masa depan. Oleh karena itu, tahun ini kami memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain muda berbakat untuk bergabung dengan tim utama. Mereka telah menunjukkan performa yang luar biasa,” tutup Iwan.

Keikutsertaan GPPI dalam Proliga 2026 menjadi partisipasi ke-23 sejak kompetisi ini digelar, sekaligus menegaskan konsistensi tim sebagai salah satu kekuatan utama di kancah bola voli nasional. Proliga sempat tidak digelar pada 2020 dan 2021 akibat pandemi Covid-19. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Tim Bola Voli Putri Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia Menargetkan Juara Proliga 2027 Selengkapnya

Ratusan Anak Antusias Ikuti Freeport Grassroots Tournament 2026 di Stadion G-JOS, Ini Para Jawaranya

GRESIK,1minute.id –  Freeport Grassroots Tournament (FGT) di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS), Gresik telah berakhir. Turnamen yang berlangsung selama dua hari, mulai 24-25 April 2026 ini diikuti sebanyak 300 anak dari berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB) di Kabupaten Gresik.

Mereka terlihat begitu antusias mengikuti turnamen yang diselenggarakan oleh PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk mendukung pengembangan sepak bola usia dini di tingkat akar rumput.

“Seru dan senang. Tapi tadi sempat tegang karena ada adu penalti,” kata Pemain SSB Mengare, Choirul Ashar, 10, usai pertandingan. Peraih Best Goalkeeper dalam FGT 2026 di Gresik ini menceritakan sejak mengikuti FGT 2026, timnya semakin bersemangat latihan dan kompak saat bertanding. Ashar dan teman-temannya juga merasa gembira karena setelah mengikuti turnamen, mereka mendapat sepatu sepak bola.

Freeport Grassroot Tournament (FGT) merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan PTFI bersama Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) sejak 2024. Sebanyak 10 SSB kategori U-10 dan 10 SSB kategori U-12 mengikuti kegiatan yang pelaksanaannya didukung oleh PT Garuda Sepak Bola Indonesia ini. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, FGT 2026 menerapkan sistem rotasi untuk memberikan kesempatan yang merata bagi setiap SSB dalam membina dan menampilkan pemain muda. 

Ketua Umum PSSI Erick Tohir mengapresiasi PTFI yang konsisten mendukung kemajuan sepak bola Indonesia. “Kepercayaan ini memperkuat komitmen PSSI untuk terus meningkatkan sepak bola usia dini, baik melalui kompetisi, kolaborasi, maupun pelatihan pelatih berkualitas yang sangat penting dan memberi pengaruh positif bagi perkembangan pemain muda,” katanya.

Vice President External Affairs Smelter PTFI Erika Silva sangat bersyukur FGT 2026 di Gresik mendapat sambutan yang sangat positif dan semakin diterima masyarakat Gresik. Terbukti dari antusiasme para orang tua dan kerabat yang hadir mendukung anak-anak berlaga di lapangan hijau. “Kehadiran PTFI di Gresik tidak semata-mata berfokus pada kegiatan industri, tetapi tumbuh dan berkembang bersama masyarakat, salah satunya melalui pengembangan generasi muda di bidang olahraga,” kata Erika. 

Selain kompetisi, FGT 2026 juga membagikan 300 pasang sepatu sepak bola untuk SSB di Gresik, 400 sepatu sepak bola untuk SSB di Timika, dan 300 sepatu sepak bola untuk SSB di Jayapura. Pelatih SSB Serdadu Sidowungu, Kecamatan Menganti, Muhammad Ashori mengatakan hadirnya FGT di Gresik adalah sebuah apresiasi yang luar biasa terhadap anak-anak. Mereka mendapat kesempatan bertanding di Stadion Joko Samudro, mendapat fasilitas yang baik, mendapatkan jersey dan sepatu sepak bola gratis dari PTFI. 

“FGT sangat penting sebab untuk mencapai keberhasilan sepak bola di daerah maupun bangsa ini, harus dari grassroot. Hal ini mendasar sekali. Dari sini kemudian muncul bibit-bibit dan talenta yang kelak kemudian hari bertanding sepak bola profesional,” katanya.

Legenda tim nasional sepak bola Indonesia Evan Dimas yang turut hadir dalam FGT ini mengatakan keberanian anak-anak untuk tampil dan berkompetisi patut diapresiasi. Sepak bola yang baik tidak hanya ditentukan oleh kemampuan bermain, tetapi juga oleh mental dan attitude yang dibangun sejak dini.

“Kompetisi seperti FGT ini dibuat untuk menanamkan nilai-nilai yang lebih penting dibandingkan sepak bola itu sendiri, bukan sekadar menang atau kalah, tetapi bagaimana menanamkan kedisiplinan, fair play, mental dan attitude sejak dini,” kata Evan. 

Turnamen berlangsung secara intensif selama dua hari. Pada kategori U-10, SSB Nusa Gemilang keluar sebagai juara pertama, diikuti WCP Pasopati di posisi kedua, dan SSB Mengare sebagai juara ketiga. Penghargaan individu diberikan kepada M Mirza Arkhan Al Fari (SSB Nusa Gemilang) sebagai Best Player, dan Choirul Ashar (SSB Mengare) sebagai Best Goalkeeper.

Pada kategori U-12, SSB Gressia meraih juara pertama, diikuti Peganden FC sebagai juara kedua, dan SSB Mengare di posisi ketiga. Penghargaan individu U-12 diberikan kepada Rasydhan Hiroshi El R (SSB Gressia) sebagai Best Player, M. Haikal Sahrul (SSB Gressia) sebagai Best Goalkeeper. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi

Ratusan Anak Antusias Ikuti Freeport Grassroots Tournament 2026 di Stadion G-JOS, Ini Para Jawaranya Selengkapnya

Rusa Bawean yang Terancam Punah Jadi Perhatian Internasional, Dua NGO Lakukan Kegiatan Kampanye Penyelamatan Rusa Bawean

YAYASAN Alam Biodiversitas Indonesia (ABI) bersama Association for Nature and Biodiversity (ANB) merupakan Non-Governmental Organization (NGO) yang berbasis di Jerman pada 30 Maret 2026 hingga 19 April 2026 hadir di Pulau Bawean untuk melakukan kampanye terkait sosialisai Rusa Bawean yang terancam punah. 

Berikut oleh-oleh wartawan 1minute.id GUSLAN GUMILANG yang ikut dalam misi sosialisasi penyelamatan Rusa Bawean  (Axis kuhlii) dari ancaman kepunahan.


RUSA Bawean (Axis kuhlii) merupakan spesies endemik yang hanya ditemukan di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Spesies ini dikategorikan dengan status terancam punah (Critically Endangered) oleh International Union for Conversation of Nature (IUCN) pada 2015 dan dilindungi oleh peraturan perundang-undangan Indonesia. 

Penelitian terbaru pada 2025 menggunakan kamera jebak menunjukan bahwa populasi Rusa Bawan yang tersisa diperkirakan kurang dari 250 individu dewasa, data tersebut diperbarui oleh peneliti Indonesia Agus Ariyanto yang merupakan bagian dari studi disertasi S3 di Kyungpook National Universtiy, Korea Selatan. 

Bahkan, tercatat spesies ini telah mengalami kepunahan lokal di bagian timur Pulau Bawean. Ancaman utama meliputi perburuan, gangguan anjing liar atau anjing peliharaan yang dilepasliarkan, serta tekanan dan degradasi habitat.

Dr. Frank Drygala, peneliti senior sekaligus Vice President dari Association for Nature and Biodiversity (ANB) Jerman ikut memberikan materi kepada ratusan siswa. (Foto : Guslan Gumilang/1minute.id)

Yayasan Alam Biodiversitas Indonesia (ABI) bersama Association for Nature and Biodiversity (ANB) merupakan NGO (Non-Governmental Organization) yang berbasis di Jerman pada 30 Maret 2026 hingga 19 April 2026 hadir di Pulau Bawean untuk melakukan kampanye terkait sosialisai Rusa Bawean yang terancam punah.

Selama 20 hari berada di Pulau Putri, sebutan lain, Pulau Bawean, dua NGO itu melakukan beberapa kegiatan sosialisasi. Diantaranya, memasang reklame berukuran 2×3 meter di sejumlah titik vital keramaian tempat berkumpulnya masyarakat, seperti Alun-alun Sangkapura, Pelabuhan Sangkapura, jalan utama serta beberapa desa yang masuk pada area konfilk satwa dan manusiannya sering terjadi. 

Publikasi melalui media reklame tersebut berlangsung selama satu tahun dimulai pada 1 April 2026 s.d 1 April 2027. Reklame ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga habitat serta mendukung upaya perlindungan Rusa Bawean sebagai satwa endemik yang dilindungi dan juga menjadi maskot kebanggaan warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Selain reklame berukuran besar kegiatan ABI, ANB mendapat dukungan dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur, diwakili oleh Resort Konservasi Wilayah (RKW) 10 Bawean yakni melakukan sosialisasi langsung ke pedalaman desa yang terlibat konflik satwa dengan manusianya tinggi. Diantaranya Desa Pudakit Barat, Pudakit Timur, Suwari, Kumalasa serta dusun-dusun kecilnya. Semuanya berada di Kecamatan Sangkapura. 

Pulau Bawean adalah pulau terluar di Kabupaten Gresik. Pulau seluas kurang lebih 200 kilometer persegi di Laut Jawa ini terbagi dua Kecamatan yakni Sangkapura dan Tambak. Perjalanan menuju Pulau Bawean ini bisa ditempuh dengan moda transportasi laut dan pesawat terbang. Moda laut menggunakan kapal cepat membutuhkan waktu 3-4 jam. Menggunakan kapal Roll on-Roll off (Ro-Ro) selama 9-11 jam. Sedangkan, perjalanan pesawat terbang waktu tempuh 45 menit dari Bandara International Juanda, Sidoarjo- Bandara Harun Thohir, Bawean.

Kegiatan mambagikan brosur dengan materi informasi terhadap penyelamatan rusa serta berbincang langsung dengan masyarakat dinilai lebih efktif. Adapula kegiatan sosialisasi tersebut dilakukan ke Sekolah Dasar. Antara lain, UPT SD Negeri 338 Gresik di Desa Kumalasa, Kecamatan Sangakapura menjadi sekolah yang disinggahi untuk sosialisai ini. 

Ketua Pengawas Yayasan ABI Guslan Gumilang menjadi salah satu narasumber yang didampingi oleh Nurhayyan Jahansyah, anggota BBKSDA Jawa Timur menjelaskan tentang populasi Rusa dan beberapa satwa endemik lainnya, serta yang tak kalah menarik menjadi perhatian khusus para murid adalah dengan hadirnya WNA Jerman Dr. Frank Drygala, peneliti senior sekaligus Vice President dari Association for Nature and Biodiversity (ANB) ikut memberikan materi kepada ratusan siswa.

Nurhayyan menyampaikan bahwa kegiatan kolaborasi ini tidak hanya mengingatkan terancamnya satwa endemik jenis rusa saja, masih banyak jenis lain yang endemik dan dilindungi. Banyak tugas yang harus dilakukan agar populasi satwa khususnya di Bawean harus lebih diperhatikan agar tidak punah. “Penanaman sejak dini tentang kepedulian terhadap satwa khususnya Rusa Bawean adalah hal penting mengingat semakin sedikitnya satwa endemik yang terus berkurang jika tidak diawasi,” kata Nurhayyan.

SOSIALISASI penyelamatan Rusa Bawean di UPT SD Negeri 338 Gresik, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik (FOTO : Guslan Gumilang/1minute.id)

Kepala UPT SD Negeri 338 Gresik Nur’ain mengaku senang dengan kegiatan terebut. “Keberadaan Rusa Bawean kita titipkan kepada generasi muda sebagai pertanggungjawaban bahwa satwa endemik kebanggan Pulau Bawean tidak boleh punah. Kegiatan seperti ini harus sering dilakukan di sekolah-sekolah yang ada di Bawean,” harap Nur’ain.

Kegiatan yang diinisiasi Yayasan Alam Biodiversitas Indonesia (ABI) masih merupakan langkah kecil yang bekelanjutan dan tidak berhenti pada kegiatan kampanye ini, masih ada program lainnya kedepan nanti. 

“Tahun ini kami fokus di Pulau Bawean untuk satwa rusa. Kondisi rusa Bawean menjadi perhatian internasional. Kami juga dibantu tim dari Jerman untuk melakukan kegiatan ini. Kita harus bergerak bersama demi keberlangsungan satwa kebanggan Indonesia ini khususnya Kabupaten Gresik Pulau Bawean,’ ucap Guslan.

Perlu diketahui bahwa Rusa Bawean pernah menjadi maskot even internasional olahraga Asian Games 2018 bersama dua satwa endemik Indionesia lainya yakni Burung Cendrawasih dan Badak Bercula Satu dan baru-baru ini, Rusa Bawean menjadi logo HUT ke-539 Kota Gresik yang diperingati setiap 9 Maret itu. (gus/yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Rusa Bawean yang Terancam Punah Jadi Perhatian Internasional, Dua NGO Lakukan Kegiatan Kampanye Penyelamatan Rusa Bawean Selengkapnya

Hattrick Juara Umum, Kafilah Kecamatan Bungah Langsung Bersiap Diri Ikut MTQ Jawa Timur di Tulungagung 

GRESIK,1minute.id –  Perhelatan akbar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXII Kabupaten Gresik 2026 di Islamic Center Balongpanggang resmi ditutup pada Minggu malam, 19 April 2026.

Penutupan event tahunan ini dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Kafilah Kecematan Bungah sukses  mempertahankan tropi juara umum tiga kali berturut-turut. Hattrick. Kafilah Bungah mendominasi sejumlah kategori mulai dari tilawah, Syarhil Qur’an, hingga Karya Tulis Ilmiah Al-Quran (KTIQ), serta cabang seni lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan MTQ, mulai dari Dewan Hakim, Panitia, hingga para kafilah dan camat pendamping. “Alhamdulillah seluruh rangkaian MTQ ke-32 Kabupaten Gresik tahun 2026 telah berjalan dengan baik. Terima kasih atas dedikasi dan partisipasi semua pihak,” ujar Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani. 

Ia juga menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan di masing-masing kecamatan dan mendorong sinergi antara pemerintah kecamatan dengan pondok pesantren, sekolah, madrasah, dan madrasah diniyah dalam menyiapkan kafilah yang unggul. “Kami yakin para santri Gresik memiliki kemampuan luar biasa. Dengan pembinaan yang terarah dan berkelanjutan, kita optimistis mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” tegasnya.

Ia pun mengingatkan para juara untuk segera mempersiapkan diri menghadapi MTQ tingkat Provinsi Jawa Timur yang direncanakan digelar di Kabupaten Tulungagung. Ia berharap capaian di tingkat kabupaten menjadi modal penting untuk meraih prestasi di tingkat provinsi.

Sementara itu, Camat Bungah Muhammad Izul Muttaqin, menyampaikan rasa syukur atas capaian kafilahnya yang kembali meraih juara umum. Ia menyebut, keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif para kafilah, pembina, serta dukungan penuh masyarakat.

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur dan bangga. Ini adalah hasil dari kerja keras para kafilah, pembina, serta dukungan masyarakat Kecamatan Bungah,” ujarnya. Ia menambahkan, prestasi ini menjadi yang ketiga secara berturut-turut setelah sebelumnya diraih pada MTQ di Sangkapura, serta saat Bungah menjadi tuan rumah.

Ke depan, pihaknya akan segera melakukan langkah strategis untuk menjaga performa para juara. Koordinasi akan dilakukan bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kecamatan Bungah dan seluruh pembina untuk memperkuat pembinaan serta melakukan verifikasi ulang peserta terbaik.

“Kami akan segera melakukan pembinaan lanjutan agar para juara bisa menjaga performanya. Termasuk membuka peluang bagi peserta lain yang berpotensi untuk dipersiapkan di tingkat provinsi,” jelasnya. Ia juga menegaskan kesiapan Bungah dalam menghadapi MTQ Jawa Timur di Tulungagung, sebagaimana pesan yang disampaikan Bupati Fandi Akhmad Yani agar kafilah tetap menjaga ritme, kemampuan, dan kualitas.

“Insyaallah kami siap menjaga performa dan mempersiapkan kafilah terbaik. Semoga Kabupaten Gresik kembali bisa meraih prestasi terbaik di tingkat provinsi,” pungkasnya. (yad)

Editor  : Chusnul Cahyadi 

Hattrick Juara Umum, Kafilah Kecamatan Bungah Langsung Bersiap Diri Ikut MTQ Jawa Timur di Tulungagung  Selengkapnya