376 CJH Gresik Kloter 46 Berangkat ke Tanah Suci, Gus Yani Ingatkan Jemaah Berfokus Ibadah dan Jaga Kesehatan

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melepas keberangkatan 376 jamaah calon haji (JCH) Kabupaten Gresik di halaman Kantor Bupati Gresik pada Sabtu malam, 2 Mei 2026.

Mereka tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 46. Dirombongan haji reguler ini ada Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif dan istri, Shinta Puspitasari. Suasana haru dan penuh doa mengiringi momen keberangkatan para tamu Allah menuju Tanah Suci.

Dalam sambutannya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berpesan agar seluruh jamaah menjaga kondisi fisik dan mental, serta memaksimalkan waktu untuk beribadah. “Panjenengan semua harus bahagia. Tidak perlu sedih atau galau. Fokuslah memperbanyak tasbih, sholawat, dan istighfar, terutama saat berada di Madinah,” ujar Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani di hadapan para jamaah.

Seremonial memberangkatkan tamu Allah SWT ini, tampak hadir antara lain, Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Fadli Subur Karamaha dan Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman. 

Bupati Yani juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan sebagai kunci utama dalam menjalankan rangkaian ibadah haji. Menurutnya, stamina yang terjaga akan membantu jamaah menjalankan seluruh rukun dan wajib haji dengan optimal.

Sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah, Pemkab Gresik membekali para jamaah dengan paket obat-obatan dan vitamin yang telah disesuaikan untuk kebutuhan selama kurang lebih 40 hari. Selain itu, disediakan pula fasilitas kursi roda bagi jamaah lanjut usia.

Gus Yani menjelaskan bahwa kebijakan tersebut dilatarbelakangi oleh pengalamannya saat menjadi petugas haji sebelumnya, sehingga memahami secara langsung kebutuhan para jamaah di lapangan. “Obat dan vitamin ini sudah dihitung kebutuhannya. Saya ingin jamaah tidak kesulitan mencari obat di sana, apalagi harganya relatif lebih mahal. Jadi bisa lebih tenang dan fokus beribadah,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya manajemen energi selama menjalankan ibadah haji. Jamaah diimbau untuk tidak memaksakan diri dalam menjalankan ibadah sunnah secara berlebihan agar tetap prima saat puncak ibadah haji. Menutup sambutannya, Gus Yani menitipkan pesan khusus kepada jamaah yang lebih muda untuk peduli dan membantu jamaah lanjut usia.

“Saya titip yang muda-muda untuk membantu yang sepuh. Saling menjaga dan gotong royong agar semua bisa menjalankan ibadah dengan lancar,” pesannya. Pada kesempatan tersebut, Gus Yani juga memohon doa dari para jemaah agar Kabupaten Gresik senantiasa diberikan keberkahan, keselamatan, serta kemajuan di masa mendatang.

Usai seremoni pelepasan, rombongan jemaah Kloter 46 merupakan bagian dari total 2.674 jamaah calon haji asal Kabupaten Gresik yang diberangkatkan pada musim haji tahun 2026.dijadwalkan langsung menuju Asrama Haji Surabaya untuk menjalani proses administrasi dan persiapan akhir. Selanjutnya, para jamaah akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada keesokan harinya, Minggu, 3 Mei 2026 pukul 21.00 WIB. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

376 CJH Gresik Kloter 46 Berangkat ke Tanah Suci, Gus Yani Ingatkan Jemaah Berfokus Ibadah dan Jaga Kesehatan Selengkapnya

Kapolres Gresik Berangkatkan Atlet PBVSI Gresik Binaan Petrokimia Volleyball Academy ke Kejurnas Bola Voli U-18 2026

GRESIK,1minute.id –  Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution memberangkatkan atlet muda PBVSI Gresik untuk berlaga pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bola voli U-18 Tahun 2026 pada Rabu, 29 April 2026.

Pelepasan atlet binaan Petrokimia Volleyball Academy itu berlangsung di Rupatama SAR Polres Gresik sebagai bentuk dukungan penuh kepada para pemain yang akan membawa nama Jawa Timur di ajang nasional. Momen ini menjadi simbol dukungan penuh terhadap para atlet yang akan membawa nama Jawa Timur dan Kabupaten Gresik di pentas nasional.

Tim putri Petrokimia Volleyball Academy tampil sebagai wakil Jawa Timur setelah berhasil menjuarai Kejuaraan Provinsi Jawa Timur. Dengan capaian tersebut, mereka kini bersiap menghadapi Kejurnas Bolavoli U-18 yang akan digelar GOR PPOP Pasar Minggu, Ragunan, Jakarta Selatan, serta GOR Bulungan mulai  2 Mei hingga 10 Mei 2026. Turnamen ini diikuti 39 klub putra dan 42 klub Putri.

Para atlet yang diberangkatkan merupakan talenta-talenta potensial yang telah ditempa melalui program pembinaan intensif dan berkelanjutan. Dengan komposisi tim yang solid serta pengalaman bertanding yang terus diasah, mereka diharapkan mampu menunjukkan performa terbaik dan meraih hasil membanggakan.

Ketua PBVSI Gresik yang juga Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, dalam sambutannya memberikan motivasi kepada seluruh atlet. Ia menekankan pentingnya semangat juang, disiplin, dan kepercayaan diri dalam setiap pertandingan.

“Manfaatkan apa yang sudah dilatihkan selama ini agar dapat membuahkan hasil maksimal. Tetap semangat, jaga keselamatan, dan semoga meraih keberhasilan,” ujarnya. Ia juga mengingatkan para atlet untuk selalu berdoa serta meminta restu orang tua sebagai bagian dari ikhtiar menuju kesuksesan.

Kejurnas U-18 ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga panggung penting bagi para atlet muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik serta membuka peluang menuju jenjang yang lebih tinggi di dunia bolavoli nasional.

PBVSI Gresik optimistis, dengan kerja keras, disiplin, serta dukungan dari berbagai pihak, para atlet mampu bersaing dengan tim-tim terbaik dari seluruh Indonesia dan meraih prestasi sesuai harapan. “Selamat bertanding di Kejurnas Bolavoli U-18 Tahun 2026. Semoga sukses dan mampu meraih gelar juara,” pungkasnya. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi

Kapolres Gresik Berangkatkan Atlet PBVSI Gresik Binaan Petrokimia Volleyball Academy ke Kejurnas Bola Voli U-18 2026 Selengkapnya

Tim Bola Voli Putri Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia Menargetkan Juara Proliga 2027

GRESIK,1minute.id – Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob mengapresiasi kerja keras tim bola voli putri GPPI sejak awal kompetisi hingga berhasil melaju ke babak final. Menurutnya, capaian Runner Up ini menjadi motivasi sekaligus bahan evaluasi untuk meraih hasil lebih baik pada Proliga 2027 mendatang.

“Mediol Yoku dan kawan-kawan telah menunjukkan kerja keras yang luar biasa. Runner Up tahun ini merupakan capaian keenam bagi tim voli binaan kami di ajang Proliga. Ini harus menjadi penyemangat untuk terus berkembang dan meraih juara ke depan,” ujar Daconi pada Senin, 27 April 2026.

Adapun capaian Runner Up Voli Putri Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia (GPPI) di ajang Proliga sebelumnya diraih pada 2002, 2003, 2006, 2007, dan 2022. Sementara posisi tiga besar juga pernah diraih pada 2004, 2010, 2011, 2013, 2016, 2023, dan 2025.

“Saya ucapkan selamat. Jika dibandingkan dengan tahun lalu, capaian ini menunjukkan peningkatan. Ke depan tentu harus lebih baik lagi dengan target meraih juara,” tambahnya.

Sementara itu, dalam Grand Final, GPPI tampil kompetitif dalam dua leg pertandingan menghadapi Jakarta Pertamina Enduro. Pada leg pertama, Jumat, 24 April 2026, GPPI mencatatkan skor 1-3 (25-19, 19-25, 19-25, dan 20-25), sementara pada leg kedua, Sabtu, 25 April 2026, pertandingan berakhir dengan skor 0-3 (19-25, 23-25, dan 20-25).

Senada, Ketua Umum PBV Petrokimia Gresik Iwan Febrianto, turut mengapresiasi capaian Runner Up GPPI di ajang Proliga 2026. Ia menegaskan bahwa hasil ini harus menjadi motivasi bagi seluruh pemain untuk terus berkembang.

“Prestasi ini harus memotivasi seluruh pemain untuk berlatih lebih keras demi meraih hasil terbaik di Proliga 2027 mendatang. Apalagi, dalam skuad GPPI saat ini terdapat banyak pemain muda yang menunjukkan potensi besar,” ujarnya.

“Kami menyadari bahwa regenerasi adalah kunci bagi keberlanjutan prestasi tim di masa depan. Oleh karena itu, tahun ini kami memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain muda berbakat untuk bergabung dengan tim utama. Mereka telah menunjukkan performa yang luar biasa,” tutup Iwan.

Keikutsertaan GPPI dalam Proliga 2026 menjadi partisipasi ke-23 sejak kompetisi ini digelar, sekaligus menegaskan konsistensi tim sebagai salah satu kekuatan utama di kancah bola voli nasional. Proliga sempat tidak digelar pada 2020 dan 2021 akibat pandemi Covid-19. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Tim Bola Voli Putri Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia Menargetkan Juara Proliga 2027 Selengkapnya

Ratusan Anak Antusias Ikuti Freeport Grassroots Tournament 2026 di Stadion G-JOS, Ini Para Jawaranya

GRESIK,1minute.id –  Freeport Grassroots Tournament (FGT) di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS), Gresik telah berakhir. Turnamen yang berlangsung selama dua hari, mulai 24-25 April 2026 ini diikuti sebanyak 300 anak dari berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB) di Kabupaten Gresik.

Mereka terlihat begitu antusias mengikuti turnamen yang diselenggarakan oleh PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk mendukung pengembangan sepak bola usia dini di tingkat akar rumput.

“Seru dan senang. Tapi tadi sempat tegang karena ada adu penalti,” kata Pemain SSB Mengare, Choirul Ashar, 10, usai pertandingan. Peraih Best Goalkeeper dalam FGT 2026 di Gresik ini menceritakan sejak mengikuti FGT 2026, timnya semakin bersemangat latihan dan kompak saat bertanding. Ashar dan teman-temannya juga merasa gembira karena setelah mengikuti turnamen, mereka mendapat sepatu sepak bola.

Freeport Grassroot Tournament (FGT) merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan PTFI bersama Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) sejak 2024. Sebanyak 10 SSB kategori U-10 dan 10 SSB kategori U-12 mengikuti kegiatan yang pelaksanaannya didukung oleh PT Garuda Sepak Bola Indonesia ini. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, FGT 2026 menerapkan sistem rotasi untuk memberikan kesempatan yang merata bagi setiap SSB dalam membina dan menampilkan pemain muda. 

Ketua Umum PSSI Erick Tohir mengapresiasi PTFI yang konsisten mendukung kemajuan sepak bola Indonesia. “Kepercayaan ini memperkuat komitmen PSSI untuk terus meningkatkan sepak bola usia dini, baik melalui kompetisi, kolaborasi, maupun pelatihan pelatih berkualitas yang sangat penting dan memberi pengaruh positif bagi perkembangan pemain muda,” katanya.

Vice President External Affairs Smelter PTFI Erika Silva sangat bersyukur FGT 2026 di Gresik mendapat sambutan yang sangat positif dan semakin diterima masyarakat Gresik. Terbukti dari antusiasme para orang tua dan kerabat yang hadir mendukung anak-anak berlaga di lapangan hijau. “Kehadiran PTFI di Gresik tidak semata-mata berfokus pada kegiatan industri, tetapi tumbuh dan berkembang bersama masyarakat, salah satunya melalui pengembangan generasi muda di bidang olahraga,” kata Erika. 

Selain kompetisi, FGT 2026 juga membagikan 300 pasang sepatu sepak bola untuk SSB di Gresik, 400 sepatu sepak bola untuk SSB di Timika, dan 300 sepatu sepak bola untuk SSB di Jayapura. Pelatih SSB Serdadu Sidowungu, Kecamatan Menganti, Muhammad Ashori mengatakan hadirnya FGT di Gresik adalah sebuah apresiasi yang luar biasa terhadap anak-anak. Mereka mendapat kesempatan bertanding di Stadion Joko Samudro, mendapat fasilitas yang baik, mendapatkan jersey dan sepatu sepak bola gratis dari PTFI. 

“FGT sangat penting sebab untuk mencapai keberhasilan sepak bola di daerah maupun bangsa ini, harus dari grassroot. Hal ini mendasar sekali. Dari sini kemudian muncul bibit-bibit dan talenta yang kelak kemudian hari bertanding sepak bola profesional,” katanya.

Legenda tim nasional sepak bola Indonesia Evan Dimas yang turut hadir dalam FGT ini mengatakan keberanian anak-anak untuk tampil dan berkompetisi patut diapresiasi. Sepak bola yang baik tidak hanya ditentukan oleh kemampuan bermain, tetapi juga oleh mental dan attitude yang dibangun sejak dini.

“Kompetisi seperti FGT ini dibuat untuk menanamkan nilai-nilai yang lebih penting dibandingkan sepak bola itu sendiri, bukan sekadar menang atau kalah, tetapi bagaimana menanamkan kedisiplinan, fair play, mental dan attitude sejak dini,” kata Evan. 

Turnamen berlangsung secara intensif selama dua hari. Pada kategori U-10, SSB Nusa Gemilang keluar sebagai juara pertama, diikuti WCP Pasopati di posisi kedua, dan SSB Mengare sebagai juara ketiga. Penghargaan individu diberikan kepada M Mirza Arkhan Al Fari (SSB Nusa Gemilang) sebagai Best Player, dan Choirul Ashar (SSB Mengare) sebagai Best Goalkeeper.

Pada kategori U-12, SSB Gressia meraih juara pertama, diikuti Peganden FC sebagai juara kedua, dan SSB Mengare di posisi ketiga. Penghargaan individu U-12 diberikan kepada Rasydhan Hiroshi El R (SSB Gressia) sebagai Best Player, M. Haikal Sahrul (SSB Gressia) sebagai Best Goalkeeper. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi

Ratusan Anak Antusias Ikuti Freeport Grassroots Tournament 2026 di Stadion G-JOS, Ini Para Jawaranya Selengkapnya

Rusa Bawean yang Terancam Punah Jadi Perhatian Internasional, Dua NGO Lakukan Kegiatan Kampanye Penyelamatan Rusa Bawean

YAYASAN Alam Biodiversitas Indonesia (ABI) bersama Association for Nature and Biodiversity (ANB) merupakan Non-Governmental Organization (NGO) yang berbasis di Jerman pada 30 Maret 2026 hingga 19 April 2026 hadir di Pulau Bawean untuk melakukan kampanye terkait sosialisai Rusa Bawean yang terancam punah. 

Berikut oleh-oleh wartawan 1minute.id GUSLAN GUMILANG yang ikut dalam misi sosialisasi penyelamatan Rusa Bawean  (Axis kuhlii) dari ancaman kepunahan.


RUSA Bawean (Axis kuhlii) merupakan spesies endemik yang hanya ditemukan di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Spesies ini dikategorikan dengan status terancam punah (Critically Endangered) oleh International Union for Conversation of Nature (IUCN) pada 2015 dan dilindungi oleh peraturan perundang-undangan Indonesia. 

Penelitian terbaru pada 2025 menggunakan kamera jebak menunjukan bahwa populasi Rusa Bawan yang tersisa diperkirakan kurang dari 250 individu dewasa, data tersebut diperbarui oleh peneliti Indonesia Agus Ariyanto yang merupakan bagian dari studi disertasi S3 di Kyungpook National Universtiy, Korea Selatan. 

Bahkan, tercatat spesies ini telah mengalami kepunahan lokal di bagian timur Pulau Bawean. Ancaman utama meliputi perburuan, gangguan anjing liar atau anjing peliharaan yang dilepasliarkan, serta tekanan dan degradasi habitat.

Dr. Frank Drygala, peneliti senior sekaligus Vice President dari Association for Nature and Biodiversity (ANB) Jerman ikut memberikan materi kepada ratusan siswa. (Foto : Guslan Gumilang/1minute.id)

Yayasan Alam Biodiversitas Indonesia (ABI) bersama Association for Nature and Biodiversity (ANB) merupakan NGO (Non-Governmental Organization) yang berbasis di Jerman pada 30 Maret 2026 hingga 19 April 2026 hadir di Pulau Bawean untuk melakukan kampanye terkait sosialisai Rusa Bawean yang terancam punah.

Selama 20 hari berada di Pulau Putri, sebutan lain, Pulau Bawean, dua NGO itu melakukan beberapa kegiatan sosialisasi. Diantaranya, memasang reklame berukuran 2×3 meter di sejumlah titik vital keramaian tempat berkumpulnya masyarakat, seperti Alun-alun Sangkapura, Pelabuhan Sangkapura, jalan utama serta beberapa desa yang masuk pada area konfilk satwa dan manusiannya sering terjadi. 

Publikasi melalui media reklame tersebut berlangsung selama satu tahun dimulai pada 1 April 2026 s.d 1 April 2027. Reklame ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga habitat serta mendukung upaya perlindungan Rusa Bawean sebagai satwa endemik yang dilindungi dan juga menjadi maskot kebanggaan warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Selain reklame berukuran besar kegiatan ABI, ANB mendapat dukungan dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur, diwakili oleh Resort Konservasi Wilayah (RKW) 10 Bawean yakni melakukan sosialisasi langsung ke pedalaman desa yang terlibat konflik satwa dengan manusianya tinggi. Diantaranya Desa Pudakit Barat, Pudakit Timur, Suwari, Kumalasa serta dusun-dusun kecilnya. Semuanya berada di Kecamatan Sangkapura. 

Pulau Bawean adalah pulau terluar di Kabupaten Gresik. Pulau seluas kurang lebih 200 kilometer persegi di Laut Jawa ini terbagi dua Kecamatan yakni Sangkapura dan Tambak. Perjalanan menuju Pulau Bawean ini bisa ditempuh dengan moda transportasi laut dan pesawat terbang. Moda laut menggunakan kapal cepat membutuhkan waktu 3-4 jam. Menggunakan kapal Roll on-Roll off (Ro-Ro) selama 9-11 jam. Sedangkan, perjalanan pesawat terbang waktu tempuh 45 menit dari Bandara International Juanda, Sidoarjo- Bandara Harun Thohir, Bawean.

Kegiatan mambagikan brosur dengan materi informasi terhadap penyelamatan rusa serta berbincang langsung dengan masyarakat dinilai lebih efktif. Adapula kegiatan sosialisasi tersebut dilakukan ke Sekolah Dasar. Antara lain, UPT SD Negeri 338 Gresik di Desa Kumalasa, Kecamatan Sangakapura menjadi sekolah yang disinggahi untuk sosialisai ini. 

Ketua Pengawas Yayasan ABI Guslan Gumilang menjadi salah satu narasumber yang didampingi oleh Nurhayyan Jahansyah, anggota BBKSDA Jawa Timur menjelaskan tentang populasi Rusa dan beberapa satwa endemik lainnya, serta yang tak kalah menarik menjadi perhatian khusus para murid adalah dengan hadirnya WNA Jerman Dr. Frank Drygala, peneliti senior sekaligus Vice President dari Association for Nature and Biodiversity (ANB) ikut memberikan materi kepada ratusan siswa.

Nurhayyan menyampaikan bahwa kegiatan kolaborasi ini tidak hanya mengingatkan terancamnya satwa endemik jenis rusa saja, masih banyak jenis lain yang endemik dan dilindungi. Banyak tugas yang harus dilakukan agar populasi satwa khususnya di Bawean harus lebih diperhatikan agar tidak punah. “Penanaman sejak dini tentang kepedulian terhadap satwa khususnya Rusa Bawean adalah hal penting mengingat semakin sedikitnya satwa endemik yang terus berkurang jika tidak diawasi,” kata Nurhayyan.

SOSIALISASI penyelamatan Rusa Bawean di UPT SD Negeri 338 Gresik, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik (FOTO : Guslan Gumilang/1minute.id)

Kepala UPT SD Negeri 338 Gresik Nur’ain mengaku senang dengan kegiatan terebut. “Keberadaan Rusa Bawean kita titipkan kepada generasi muda sebagai pertanggungjawaban bahwa satwa endemik kebanggan Pulau Bawean tidak boleh punah. Kegiatan seperti ini harus sering dilakukan di sekolah-sekolah yang ada di Bawean,” harap Nur’ain.

Kegiatan yang diinisiasi Yayasan Alam Biodiversitas Indonesia (ABI) masih merupakan langkah kecil yang bekelanjutan dan tidak berhenti pada kegiatan kampanye ini, masih ada program lainnya kedepan nanti. 

“Tahun ini kami fokus di Pulau Bawean untuk satwa rusa. Kondisi rusa Bawean menjadi perhatian internasional. Kami juga dibantu tim dari Jerman untuk melakukan kegiatan ini. Kita harus bergerak bersama demi keberlangsungan satwa kebanggan Indonesia ini khususnya Kabupaten Gresik Pulau Bawean,’ ucap Guslan.

Perlu diketahui bahwa Rusa Bawean pernah menjadi maskot even internasional olahraga Asian Games 2018 bersama dua satwa endemik Indionesia lainya yakni Burung Cendrawasih dan Badak Bercula Satu dan baru-baru ini, Rusa Bawean menjadi logo HUT ke-539 Kota Gresik yang diperingati setiap 9 Maret itu. (gus/yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Rusa Bawean yang Terancam Punah Jadi Perhatian Internasional, Dua NGO Lakukan Kegiatan Kampanye Penyelamatan Rusa Bawean Selengkapnya

Hattrick Juara Umum, Kafilah Kecamatan Bungah Langsung Bersiap Diri Ikut MTQ Jawa Timur di Tulungagung 

GRESIK,1minute.id –  Perhelatan akbar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXII Kabupaten Gresik 2026 di Islamic Center Balongpanggang resmi ditutup pada Minggu malam, 19 April 2026.

Penutupan event tahunan ini dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Kafilah Kecematan Bungah sukses  mempertahankan tropi juara umum tiga kali berturut-turut. Hattrick. Kafilah Bungah mendominasi sejumlah kategori mulai dari tilawah, Syarhil Qur’an, hingga Karya Tulis Ilmiah Al-Quran (KTIQ), serta cabang seni lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan MTQ, mulai dari Dewan Hakim, Panitia, hingga para kafilah dan camat pendamping. “Alhamdulillah seluruh rangkaian MTQ ke-32 Kabupaten Gresik tahun 2026 telah berjalan dengan baik. Terima kasih atas dedikasi dan partisipasi semua pihak,” ujar Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani. 

Ia juga menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan di masing-masing kecamatan dan mendorong sinergi antara pemerintah kecamatan dengan pondok pesantren, sekolah, madrasah, dan madrasah diniyah dalam menyiapkan kafilah yang unggul. “Kami yakin para santri Gresik memiliki kemampuan luar biasa. Dengan pembinaan yang terarah dan berkelanjutan, kita optimistis mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” tegasnya.

Ia pun mengingatkan para juara untuk segera mempersiapkan diri menghadapi MTQ tingkat Provinsi Jawa Timur yang direncanakan digelar di Kabupaten Tulungagung. Ia berharap capaian di tingkat kabupaten menjadi modal penting untuk meraih prestasi di tingkat provinsi.

Sementara itu, Camat Bungah Muhammad Izul Muttaqin, menyampaikan rasa syukur atas capaian kafilahnya yang kembali meraih juara umum. Ia menyebut, keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif para kafilah, pembina, serta dukungan penuh masyarakat.

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur dan bangga. Ini adalah hasil dari kerja keras para kafilah, pembina, serta dukungan masyarakat Kecamatan Bungah,” ujarnya. Ia menambahkan, prestasi ini menjadi yang ketiga secara berturut-turut setelah sebelumnya diraih pada MTQ di Sangkapura, serta saat Bungah menjadi tuan rumah.

Ke depan, pihaknya akan segera melakukan langkah strategis untuk menjaga performa para juara. Koordinasi akan dilakukan bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kecamatan Bungah dan seluruh pembina untuk memperkuat pembinaan serta melakukan verifikasi ulang peserta terbaik.

“Kami akan segera melakukan pembinaan lanjutan agar para juara bisa menjaga performanya. Termasuk membuka peluang bagi peserta lain yang berpotensi untuk dipersiapkan di tingkat provinsi,” jelasnya. Ia juga menegaskan kesiapan Bungah dalam menghadapi MTQ Jawa Timur di Tulungagung, sebagaimana pesan yang disampaikan Bupati Fandi Akhmad Yani agar kafilah tetap menjaga ritme, kemampuan, dan kualitas.

“Insyaallah kami siap menjaga performa dan mempersiapkan kafilah terbaik. Semoga Kabupaten Gresik kembali bisa meraih prestasi terbaik di tingkat provinsi,” pungkasnya. (yad)

Editor  : Chusnul Cahyadi 

Hattrick Juara Umum, Kafilah Kecamatan Bungah Langsung Bersiap Diri Ikut MTQ Jawa Timur di Tulungagung  Selengkapnya

Ziarah ke Makam Habib Abubakar Assegaf, Ketua MPR Ahmad Muzani Doa untuk Bangsa

GRESIK,1minute.id – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Ahmad Muzani melakukan ziarah ke makam Habib Abubakar Assegaf di Kompleks Masjid Jamik Gresik pada Sabtu, 18 April 2026.

Muzani tiba di makam ulama kharismatik yang memiliki ribuan jemaah ini, Muzani didampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik juga Ketua DPC Gerindra Gresik badal Duhur. 

Turut hadir dalam penyambutan tersebut di antaranya Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Anwar Sadad, Anggota Fraksi Gerindra DPR RI Bambang Harjo Soekartono (BHS), serta sejumlah fungsionaris Partai Gerindra

Rangkaian agenda ziarah diisi dengan doa bersama serta silaturahmi dengan keluarga besar dzuriyah Habib Abu Bakar di Jalam KH Zubair, Gresik. Kunjungan dengan agenda ziarah ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi serta memanjatkan doa bagi keselamatan bangsa dan keberkahan kepemimpinan nasional.

Ketua MPR RI Ahmad Muzani menilai agenda ziarah tersebut penting untuk memperkuat komitmen dalam menjaga nilai-nilai religius di tengah pembangunan daerah.

Sementara Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengungkapkan rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik untuk mengembangkan kawasan makam sebagai destinasi wisata religi yang representatif. Pengembangan tersebut meliputi peningkatan akses jalan, penyediaan fasilitas pendukung, serta penataan lingkungan guna memberikan kenyamanan bagi para peziarah.

“Pengembangan ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan Gresik Baru yang religius sekaligus berdaya saing,” ujar Fandi. Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menambahkan, selain berziarah di makam Habib Bakar, Ahmad Muzani yang juga menjabat sebagai Dewan Pembina Partai Gerindra turut melakukan silaturahmi ke dzuriyah Habib AbuBakar. “Ini merupakan kunjungan rutin Pak Muzani ke Gresik. Beliau selalu menyempatkan diri berziarah ke makam Habib Bakar,” ujar Asluchul Alif. (yad)

Editor  : Chusnul Cahyadi 

Ziarah ke Makam Habib Abubakar Assegaf, Ketua MPR Ahmad Muzani Doa untuk Bangsa Selengkapnya

Masjid KH Robbach Ma’sum Islamic Center jadi Venue MTQ XXXI Gresik, Bupati Gresik : MTQ Panggung Lahirnya Generasi Qurani


GRESIK,1minute.id – Masjid KH Robbach Ma’sum, Kompleks Islamic Center Balongpanggang menjadi venue Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Kabupaten Gresik. Perhelatan akbar yang diikuti oleh 18 kecamatan dengan total 725 orang kafilah ini dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Jumat malam, 17 April 2026.

Ajang ini tak sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk memperkuat tradisi keagamaan sekaligus menyiapkan kafilah terbaik menuju MTQ tingkat provinsi Jawa Timur.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya menegaskan optimisme Gresik untuk kembali menorehkan prestasi di tingkat provinsi, sebagaimana capaian sebelumnya.
“Pada penyelenggaraan MTQ ke-31 tingkat provinsi Jawa Timur, Gresik berhasil meraih juara umum. Ini prestasi yang harus kita jaga dan kita tingkatkan,” ujar Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani. 

Menurutnya, penyelenggaraan MTQ XXXII di Kecamatan Balongpanggang memiliki makna strategis. Selain sebagai bentuk pemerataan kegiatan, lokasi ini sekaligus menjadi sarana memperkenalkan ikon baru Gresik kepada seluruh kafilah dari berbagai kecamatan.

“Pelaksanaan di Balongpanggang ini juga bertujuan mengenalkan Islamic Center Masjid KH Robbach Ma’sum dan wisata edukasi digital Gresik Universal Science (GUS). Selepas MTQ nanti bisa berkunjung lagi kesini,” harapnya. Bupati Yani menekankan bahwa MTQ bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga momentum memperkuat silaturahmi dan identitas religius masyarakat Gresik sebagai Kota Santri.

“Tradisi ini harus terus kita jaga. Gresik adalah tempatnya para santri dan para penghafal Al-Qur’an. Tidak hanya di wilayah utara, tetapi juga di wilayah selatan,” tegas Magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya ini. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembinaan generasi Qurani, khususnya para guru dan pembina yang terus istiqomah mendidik peserta didik.

Lebih lanjut, Bupati Yani berharap MTQ XXXII mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara prestasi, tetapi juga memiliki kecintaan mendalam terhadap Al-Qur’an. “Mudah-mudahan MTQ ini berjalan sukses, penuh berkah, dan kembali mengantarkan Gresik meraih juara umum di tingkat Jawa Timur,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, dalam laporannya menyampaikan bahwa MTQ XXXII berlangsung selama tiga hari, mulai 17 hingga 19 April 2026, dengan pusat kegiatan di Kecamatan Balongpanggang. Pembukaan dan penutupan digelar di Islamic Center Balongpanggang, sedangkan perlombaan dilaksanakan di 10 venue yang tersebar di wilayah tersebut.

MTQ tahun ini diikuti oleh 18 kecamatan dengan total 725 orang kafilah, terdiri dari 545 peserta, 90 official, dan 90 pembina. Selain itu, sebanyak 110 orang dewan hakim dan panitera turut mendukung kelancaran pelaksanaan. Terdapat tujuh cabang yang dilombakan, yakni Tilawah Al-Qur’an, Hifdzil Qur’an, Tafsir Al-Qur’an, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, Khath Al-Qur’an, serta Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Masjid KH Robbach Ma’sum Islamic Center jadi Venue MTQ XXXI Gresik, Bupati Gresik : MTQ Panggung Lahirnya Generasi Qurani Selengkapnya

17 Tahun Uswatun Khasanah,Ibu Single Parent 3 Anak asal Bawean Nabung di Galon Air Mineral Akhirnya bisa Haji 

GRESIK,1minute.id –  Uswatun Khasanah berulangkali mengucapkan rasa syukur. Keinginan puluhan tahun perempuan single parent berusia 51 tahun untuk ibadah haji akhirnya terkabul. Ibu tiga anak asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik ini menjadi jemaah calon haji (JCH) 2026 tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 46, gelombang 1 , rombongan 6.

Ia bergabung dengan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Babussalam Gresik. Menjadi tamu Allah SWT seringkali lahir dari ketulusan niat, kesabaran menabung puluhan tahun, dan keajaiban rezeki bagi mereka yang memiliki tekad kuat. 

Seperti yang dilakukan Uswatun Khasanah. Ibu single parent ini berjuang ekstrakeras untuk menghidupi tiga anaknya dengan membuka toko klontong. Berjualan jajanan khas Bawean serta makanan kecil lainnya untuk menyambung hidup. “Saya daftar haji 2012. Waktu itu, ya anak-anak masih kecil,” kata Uswatun ketika dihubungi 1minute.id pada Rabu, 14 April 2026.

Tekad yang kuat, ketulusan niat, kesabaran menabung puluhan tahun. Ia menyisihkan hasil jualan antara Rp 20 ribu hingga Rp 30 ribu setiap hari. Uang recehan itu dimasukkan dalam galon air mineral. Selama hampir 17 tahun. “Kalau jualan ramai ya saya tabung. Kadang sepi ya tidak nabung,” ujarnya. 

Uswatun menaruh uang recehan itu ke dalam galon air mineral tujuan mudah untuk di tukar dengan uang kertas. “Kadang saya tukar untuk uang kembalian orang yang beli jajan,” katanya. Uang tabungan itu, kemudian digunakan untuk mendaftar haji hingga lunas. Bahkan masih ada sisa lebih. “Ini uang sisanya,” katanya sambil menunjukkan uang logam di dalam galon air mineral. “Mohon doanya ya. Semoga lancar,” ujarnya.

Kegigihan dan ketekunan ibu single dengan tiga anak layak dijadikan teladan. Setelah 17 tahun menabung akhirnya berhasil mewujudkan mimpinya untuk menunaikan ibadah haji tahun ini.

Koordinator Perwakilan Pengurus Babussalam Bawean H. Subaidi,  pengusaha dan pemilik Hotel Miranda menerangkan bahwa jemaah asal Bawean akan berlayar ke Gresik dengan kapal cepat, Express Bahari pada 27 April 2026. “Nanti seremonial upacara keberangkatan di depan Hotel Miranda Bawean,” ujar Mohammad Salim, Plt Ketua KBIHU Babussalam Gresik menirukan ucapan Subaidi.

“Ada 30 orang jemaah asal Bawean tahun ini semua bergabung dengan KBIHU Babussalam Gresik,” imbuh Salim yang juga Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik ini. “Merasa bersyukur tahun 2026 ini seluruh jemaah sehat semoga diberikan kemudahan kelancaran dalam menjalankan seluruh ibadah haji. Berangkat pulang sehat lengkap kompak dan menjadi haji mabrur,” imbuhnya. 

Sementara itu, data Kementerian Agama (Kemenag) Gresik per Februari 2026, jumlah calon jemaah haji (CJH) Gresik berjumlah 2.671 orang. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

17 Tahun Uswatun Khasanah,Ibu Single Parent 3 Anak asal Bawean Nabung di Galon Air Mineral Akhirnya bisa Haji  Selengkapnya

Melongok “Galeri” Lukis di Ruang Tamu Achmad Feri, Pelukis Gresik 

GRESIK,1minute.id – Ruang tamu di Kompleks Perumahan Alam Bukit Blok E.7 nomor 2 , Desa Suci Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik bagai sebuah galeri lukis. Ada puluhan lukisan terpajang di ruang tamu berukuran 5 meter x 6,5 meter itu. Ukurannya bervariasi. 

Ada lukisan abstrak yang berukuran separuh triplek. Ada juga goresan tangan yang seukuran korek api. Saking kecilnya lukisan itu, penikmat lukisan harus menggunakan kaca pembesar alias srikonto atawa suryakanta atau lup. 

Wartawan 1minute.id menyempatkan memoloti lukisan bertema Damarkurung berukuran 8×10 mm itu. Untuk melukis karya itu, Feri membutuhkan waktu “hanya” tiga hari.

“Ini hanya sebagai kecil saja. Karena ruang tidak muat,” kata pelukis Achmad Feri ketika wartawan 1minute.id bertandang ke rumahnya beberapa waktu lalu. Achmad Feri, sarjana Jurusan Seni Rupa Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Surabaya, kini Universitas Negeri Surabaya (Unesa), 1996. 

Bapak dua anak berusia 44 tahun ini mengaku mulai senang melukis sejak duduk di bangku Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) Trate Putra. “Waktu itu, Saya melukis Superman. Tapi, guru saya tidak percaya karena dianggap terlalu apik,” kenang Feri sambil tersenyum. Feri lulus sekolah dasar pada 1986. 

Akan tetapi, Feri tidak mutung. Ia bahkan semakin aktif melukis. “SD melukis bahkan jual hasil karya. Triplek Saya gambar Mickey Mouse saat Pasar Bandeng,” katanya. Lulus SD, Feri melanjutkan ke SMP NU 1 Gresik, kemudian SMA Negeri 2 Gresik, kini, SMA Negeri 1 Manyar atau Smanema.

Sejak di sekolah dasar itu, Feri terus mengasah keahlian corat-coret di atas kertas maupun kanvas. Ia pun kerap mengikuti berbagai perlombaan dan pameran tingkat lokal (Kabupaten), Provinsi hingga nasional. Aliran lukisan pun tidak saklek. 

Aliran lukis anggotaGaleri Seni Rupa Gresik (Gasruk) ini bisa absatrak-ekspresionis maupun Realis. Termasuk kalikatur dan kaligrafi. Keahlian Feri semakin terasa saat kuliah di jurusan Seni Rupa IKIP Surabaya, kini Unesa. Pada 2019, Feri menggelar pameran tunggal di Iconmall Gresik. “Pameran tunggal ini paling terkesan. Saya memamerkan 24 karya,” kata Feri. 

Pada Mei 2025, Feri bersama puluhan pelukis Gresik yang tergabung dalam Sanggar Lentera menggelar pameran di Lobi Gedung DPRD Gresik. 

Art Exhebition 2025 di Lobi Gedung DPRD Gresik. Pameran diinisiasi oleh Sanggar Lentera Gresik yang dibuka okeh Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir ini memamerkan 50 karya berlangsung mulai 14-16 Mei 2025. Di event Art Exhebition itu, Feri memamerkan dua karya abstraks yakni “5 Waktu dan Naluri”. 

Naluri, lukisan berukuran 120 x 155 centimeter ini dipajang di teras depan bersebelahan dengan Dzikir. “Naluri tidak hanya dimiliki manusia. Hewan pun memiliki Naluri,” kata Feri ketika ditemui pada Rabu malam, 14 Mei 2025. Ia menceritakan, ada induk burung memberikan makan anaknya. Sementara ada anak burung kelaparan karena ditinggal induknya, burung lainnya tergerak untuk memberikan makan anak burung. “Begitu lah kehidupan. Coba sampeyan lihat agak jauh. Akan terlihat burungnya,” katanya. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Melongok “Galeri” Lukis di Ruang Tamu Achmad Feri, Pelukis Gresik  Selengkapnya