Arus Balik Lebaran dari Pulau Bawean Diprediksi mulai Minggu, Direktur Kenavigasian Apresiasi KSOP Gresik

GRESIK,1minute.id – Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan atau KSOP Kelas II Gresik memprediksi arus balik penumpang lebaran melalui moda transportasi laut akan terjadi pada Minggu dan Senin, 6-7 April 2025.

Kepala KSOP Kelas II Gresik Hotman Siagian menurunkan 2 armada Kapal Patroli yakni KN.P 365, KN.P 50015 milik KSOP Kelas II Gresik serta 1 Unit Kapal Patroli, KN.P 371 milik Pangkalan PLP Tanjung Perak untuk mengawasi dan mendukung kelancaran arus mudik di wilayah perairan Gresik. 

Berdasarkan data yang dihimpun 1minute.id dari Posko Angkutan Lebaran atau Angleb 2025 Pelabuhan Gresik, mulai H-10 hingga H+3 Lebaran 2025 ini, terjadi kenaikkan sebesar 9, 44 persen penumpang dari Pelabuhan Gresik tujuan Pulau Bawean dibandingkan tahun 2024. Sebaliknya, kedatangan penumpang dari Pulau Bawean ke Pelabuhan Gresik mengalami penurunan dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. 

Pelaksanaan Angleb 2025 di Pelabuhan Gresik menjadi perhatian dari Kementerian Perhubungan Laut. Pada Jumat, 4 April 2025, Direktur Kenavigasian pada Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Capt.Budimantoro melakukan monitoring penyelenggaraan angkutan laut lebaran Tahun 2025 di Posko Pelabuhan Gresik. 

Dalam Kegiatan tersebut diterima langsung oleh Kepala Kantor KSOP Kelas II Gresik Hotman Siagian, Kapolsek KPPP Kab Gresik AKP Godid, Dinas Perhubungan Gresik, Kasie KBPP Capt Moch Firmawan, Pangkalan PLP Tanjung Perak, Perwira Jaga Hartono) dan Petugas Posko Angleb  2025.

Pada kesempatan tersebut, Hotman menyampaikan bahwa penyelenggaraan kegiatan angkutan lebaran Tahun 2025 di Pelabuhan Gresik dengan kondisi terlayani dengan baik, aman dan terkendali atas sinergitas dan kolaborasi, pelayanan prima oleh para petugas posko dari instansi terkait di Posko Angkutan Laut Lebaran Tahun 2025 di Pelabuhan Gresik.

Ia juga melaporkan bahwa KSOP Kelas II Gresik menurunkan 2 armada Kapal Patroli (KN.P 365, KN.P 50015) milik KSOP Kelas II Gresik serta 1 Unit Kapal Patroli ( KN.P 371) milik Pangkalan PLP Tanjung Perak untuk mengawasi dan mendukung kelancaran arus mudik di wilayah perairan Gresik. 

“Selama pelaksanaan Posko Angkutan Laut Lebaran 2025, kami terus berkoordinasi mengenai prakiraan cuaca dengan BMKG serta instansi terkait lainnya, guna mensukseskan pelaksanaan Posko Angleb Lebaran Tahun 2025,” kata Hotman pada Jumat, 4 April 2025.

Kegiatan angkutan lebaran mulai H-10 hingga H+3 lebaran pada hari ini, Jumat adalah sebagai berikut:

Tahun 2025  : 7.380 orang, rinciannya, kedatangan 1.597 orang, keberangkatan: 5.783 orang.

Tahun 2024: 6.683 orang, terdiri dari kedatangan 1.959, keberangkatan 4.724 orang. 

Kenaikan: 697 orang (9,44 %)

Sementara itu, Kedatangan dan Keberangkatan Kapal H-10 s.d H+3, yaitu ; 

-Tahun 2025: 34 kapal terdiri dari kedatangan: 16 kapal, keberangkatan 18 kapal 

– Tahun 2024: 29 kapal (kedatangan 14, keberangkatan: 15

– Kenaikan: 5 kapal (14,70%)

“Dari data tersebut, dapat dilihat bahwa terjadi penurunan penumpang pada kedatangan dan kenaikan penumpang pada keberangkatan serta kenaikan kunjungan kapal pada tahun 2025 dibandingkan tahun 2024,” terang Hotman. 

Sementara itu, Capt. Budimantoro menyampaikan apresiasi kepada Kepala Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Gresik Hotman Siagian beserta jajaran dan stakeholder terkait atas kinerja, loyalitas dan sinergitas dalam mensukseskan kegiatan Angkutan Laut Lebaran 2025/ 1446 H di Pelabuhan Gresik.  “Sehingga kegiatan Posko Angleb 2025 hingga saat ini dapat berjalan dengan baik, aman, terkendali serta semua penumpang dapat terlayani dengan optimal,” kata Capt.Budimantoro.

Ketua Posko Harian Angleb 2025 Pelabuhan Gresik Capt. Moch. Firmawan juga menyampaikan bahwa selama penyelenggaraan posko Angleb 2025, pihak terus berkolaborasi dengan semua petugas dari instansi terkait, menghadiri zoom dengan Posko Pusat dan Korwil Jatim, melaporkan kegiatan setiap 4 jam ke Posko Pusat melalui Korwil Jatim dan ikut serta bersama Kepala KSOP Kelas II Gresik untuk memberikan pelayanan prima serta mengawasi langsung kegiatan operasional di lapangan. (yad)