Desember 2025, Pemkab Gresik Mutasi Kepala Sekolah 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani buka suara terkait kabar mutasi, rotasi dan promosi ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. 

Bupati Fandi Akhmad Yani menegaskan dalam waktu dekat pemerintah Kabupaten tidak akan melakukan mutasi pegawai. Struktural maupun fungsional. “Tahun ini, tidak ada mutasi,” tegasnya pada Sabtu malam, 29 November 2025. 

Namun, ia melanjutkan, pihaknya akan melakukan pengisian kepala sekolah atau Kepala Satuan Pendidikan di lingkungan Dinas Pendidikan Gresik. Pengisian jabatan Kepala Sekolah itu, berdasarkan Surat Edaran bersama antara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), dan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Dalam surat Edaran Bersama tersebut,  pemerintah kabupaten atau kota untuk menyelesaikan pengangkatan kepala sekolah definitif dan mengatasi masalah Pelaksana Tugas (Plt) deadlinenya, 31 Desember 2025. 

“Tahun ini, tidak ada mutasi. Hanya pengisian kepala SD dan SMP,” ujar Gus Yani, sapaan akrab, Bupati Fandi Akhmad Yani. Pengisian jabatan kepala sekolah ini, Pemkab Gresik, menggunakan metode talenta. Sistem talenta di Kabupaten Gresik, terbaik ketiga secara nasional. 

Selain talenta, imbuhnya, menggunakan uji kompetensi. “Saya jamin tidak ada titip-titipan,” tegasnya. Informasi yang dihimpun uji kompetensi calon kepala sekolah, SD dan SMP, Pemkab Gresik menggandeng Universitas Gresik (Ungres). Proses uji kompetensi telah telah kelar. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto mengatakan, sebanyak 72 sekolah jenjang SD dan SMP kosong. Posisi itu ditempati oleh Pelaksana Tugas (Plt). “Akhir Desember 2025, masa jabatan Plt akan berakhir. Sehingga harus diisi kepala sekolah definitif,” ujar S.Hariyanto ditemui di sela studi tiru Sekolah Rakyat Integrasi 45 Kota Semarang pada Ahad, 30 November 2025.

Selain pengisian jabatan Kepala Sekolah definitif, imbuhnya, akan dilakukan penyegaran kepala sekolah lainnya. “Tapi, mayoritas nanti, pengisian jabatan kepala sekolah yang definitif,” tegasnya. (yad)