Siswa Spring School PT Indospring Tbk bersama SMK PGRI 1 Gresik mulai Pembelajaran Budaya Kerja, Robotika dan Mekatronik 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 36 siswa Spring School PT Indospring Tbk bersama SMK PGRI 1 Gresik mulai mengikuti pembelajaran pada Sabtu, 14 Februari 2026. Opening Ceremony Spring School dibuka oleh Direktur PT Indospring Tbk Bob Budiono di Aula Sekolah. 

Peresmian dilakukan secara sederhana namun penuh haru. Diawali pemasangan atribut secara simbolis. Kemudian, puluhan siswa kelas X itu sungkem dan minta doa kepada orang tua masing-masing agar bisa lancar dalam proses belajar di Spring School ini. 

Siswa Spring School ini merupakan siswa terbaik, hasil dari penjaringan lebih dari 700 siswa di SMK PGRI 1 Gresik. Seleksi berjenjang dilakukan oleh sekolah dan manajemen perusahaan penghasil pegas terbesar di Asia Tenggara yang berpusat di Jalan Mayjen Sungkono, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu.

Di Spring School PT Indospring ini, siswa akan mendapatkan pembelajaran budaya kerja di industri hingga penggunaan teknologi yang up to date di industri pegas ini selama 3 tahun sejak di kelas X. 

Direktur PT Indospring Tbk Bob Budiono mengatakan, sejak 2013 manajemen PT Indospring berkolaborasi dengan SMK PGRI 1 Gresik membuka Indospring Class bagi siswa kelas XII. Pada 2025, kelas Indospring telah memiliki 15 angkatan. “Tahun ini, kita naikkan menjadi Spring School mulai kelas X,” kata Bob Budiono. 

Selama 3 tahun siswa di Spring School akan mendapatkan pendidikan hard skill dan soft skill. Termasuk budaya kerja di lingkungan industri serta teknologi robotik dan mekatronik. “Materi pembelajaran nanti disesuaikan dengan kebutuhan dunia industri yang terus berkembang,” kata Bob Budiono juga menjadi sebagai Direktur Spring School PT Indospring Tbk ini. 

Dengan pendidikan selama 3 tahun, Bob Budiono berharap ketika lulus nanti, siswa Spring School bisa siap kerja di industri. “Kami ingin jadi center excellence. Kenalkan dunia robot dan lainnya kepada siswa,” tegas Bob Budiono.

Opening Ceremony Spring School dihadiri oleh Dian Oktaviana, Kepala Seksi Sekolah Menengah Kejuruan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Gresik,  Juyana, Wakil Ketua Bidang SDM dan Ketenagakerjaan Kadin Gresik dan Industrial Relation Manager PT Indospring Tbk Dias Pipit Chusairy. Serta para wali murid siswa kelas Indospring.

Sementara itu, Kepala SMK PGRI Gresik Arief Susanto menyebut Spring School adalah kelas istimewa. Sebab, bisa lolos seleksi masuk Spring School ini, siswa kelas X menjalani seleksi ketat. 

Tahap pertama, diikuti sebanyak 700 lebih siswa kelas X. Guru melakukan seleksi menyaring menjadi 200 siswa. Tahap berikutnya, manajemen PT Indospring, perusahaan pegas terbesar di Asia Tenggara menjaring 70 siswa kemudian disaring lagi menjadi 36 siswa. 

“Jadi siswa Spring School PT Indospring ini adalah anak-anak yang memiliki kompetensi yang baik,” ujarnya. Meski kelas istimewa, biaya pendidikan tetap sama dengan siswa kelas X lainnya. Bahkan ada 7 dari 36 siswa Spring School yang gratis. Mereka anak yatim piatu dan duafa. “Tolong belajar sungguh-sungguh jangan sekali kali melanggar,” katanya.

Arief melanjutkan untuk pembelajaran siswa Spring School ini, sekolah telah membeli dua unit robot karena nanti ada mekatronik. “Ini gurunya masih belajar.  Saya datangkan guru dari luar. Selain itu, sekolah juga telah pesan 3 unit robotik dari luar negeri,” tegasnya. Ia berharap kelak siswa Spring School PT Indospring Tbk ini bisa menjadi siswa bisa dibanggakan orang  tua dan sekolah. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi