Peringati Hari Peduli Autisme Sedunia, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Pemkab Pastikan Kesetaraan Tanpa Diskriminasi

GRESIK,1minute.id – UPT Layanan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus (LPABK) Dinas Pendidikan Gresik menggelar peringatan Hari Peduli Autisme Sedunia di Auditorium Gressmall Gresik pada Kamis, 2 April 2026.

Tema yang diusung “Akses Nyata Gerakan Kesetaraan Anak Spektrum Autisme” (ANGKASA) dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Gresik Eko Agus Suwandi, Kepala Dispendik Gresik S. Hariyanto.

Kemudian, General Manager Gressmall, Erich Pramono Bangun, General Manager Aston Gresik Hotel & Conference Center Paminta Nugraha, serta Kepala UPT LPABK Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik Renyta Yuniarti Ningtyas. 

Peringatan ini menjadi momentum aksi mengubah fokus dari sekadar berkesadaran menuju penerimaan, penghargaan, dan pemberdayaan penyandang autisme di masyarakat di Kota Industri, sebutan lain, Kabupaten Gresik. 

Menurut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  Hari Peduli Autisme Sedunia yang diperingati setiap tanggal 2 April menjadi momen yang luar biasa. Ini dalam upaya menyuarakan hak dan memberi ruang kesetaraan bagi para penyandang autisme dan disabilitas dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

“Kita memastikan bahwa semua anak dan orang dewasa dengan autisme di Gresik memiliki kedudukan dan hak yang sama untuk dapat menjalani kehidupan yang utuh dan bermakna di tengah masyarakat tanpa diskriminasi,” ungkap Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani. 

Menurutnya, peringatan Hari Peduli Autisme ini untuk mendukung hak kesetaraan dan kesejahteraan penyandang disabilitas, termasuk disabilitas intelektual dan disabilitas perkembangan. “Semoga kegiatan hari ini menambah pengalaman dan keseruan anak-anak, serta membangkitkan rasa percaya diri dalam kehidupan sehari-hari,” harapnya. 

“Saya berharap seluruh orang tua yang hadir dalam kegiatan ini tetap semangat, bisa memberikan kesempatan yang sama pada anak-anak kita dalam kondisi apa pun tanpa diskriminasi,” imbuhnya. 

Ia juga menekankan beberapa poin penting terkait penanganan dan inklusi penyandang autisme. Pertama, perhatian terhadap lingkungan sosial artinya tidak ada penerimaan tanpa syarat yang menjadi poin penting bagi anak-anak yang lain pada umumnya. Maka ini yang terus kita dorong agar menuju Kabupaten Gresik yang inklusif.

Kedua, medis dan terapi.  Kabupaten Gresik sudah mempunyai ini bagi masyarakat Gresik yang membutuhkan, mudah-mudahan ini terus konsisten dan berkelanjutan. Ketiga adalah keluarga. Keluarga punya peran penting dalam memberikan perhatian yang lebih untuk anak-anak kita yang istimewa ini dengan penuh kesabaran.

“Sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam memberikan kesempatan yang setara salah satunya terdapat 72 TKPD (tenaga kerja penyandang disabilitas). Di mana 36 di antaranya melalui penempatan oleh Disnaker, dengan rincian TKPD asal Gresik yang bekerja di instansi pemerintah 15 orang, BUMN dan BUMD 11 orang, dan perusahaan swasta 46 orang,” terang Magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya ini. 

Dikatakan, pemerintah terus mendorong memberikan kesempatan untuk anak-anak istimewa ini. Tercatat di Disnaker ada 11 perusahaan yang sudah mewujudkan kesempatan, mudah-mudahan ada kepedulian yang bertambah dari perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Gresik.

“Anak-anak ini harus didampingi sesuai keterampilan maupun potensi yang dimiliki untuk prestasinya di masa depan. Karena anak-anak ini adalah harapan yang perlu dukungan kita semua,” pungkasnya.

Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang peringatan, tetapi juga sarana edukasi, ekspresi, dan unjuk bakat bagi anak-anak dari berbagai sekolah reguler dan SLB se-Kabupaten Gresik. Dari tingkat PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA terlibat aktif dalam berbagai lomba, pentas seni, maupun pelatihan. Mereka tampil penuh semangat dan antusias, menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah halangan untuk berkarya dan berprestasi.(*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Peringati Hari Peduli Autisme Sedunia, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Pemkab Pastikan Kesetaraan Tanpa Diskriminasi Selengkapnya

Dukung Efisiensi Energi, Pemkab Gresik Segera Terapkan WFH setiap Jumat

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik segera melakukan penerapan kebijakan Work From Home (WFH) kepada Aparatur Sipil Negara (ASN). Sebab, kebijakan itu diharapkan berdampak pada efisiensi struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). 

“Tujuan pemerintah pusat menerapkan WFH sehari dalam sepekan adalah untuk penghematan anggaran. Terutama di tengah lonjakan harga energi,” ungkap Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani 

usai menghadiri Hari Peduli Autisme Sedunia di Gressmall Gresik pada Kamis, 2 April 2026.

Menurutnya, kebijakan WFH dinilai sebagai langkah strategis, dalam upaya efisiensi penggunaan Bahan Bakar Minyak di tengah dinamika kondisi global. Termasuk dampak konflik di Kawasan Timur Tengah yang turut memengaruhi sektor energi.

Ditanya mengenai Surat Edaran (SE) terkait skema WFH, Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani menegaskan sudah menyiapkan petunjuk pelaksanaan (Juklak) dan petunjuk teknis (Juknis). Pihaknya, menambahkan penerapan WFH di lingkungan Pemkab Gresik tetap akan mengikuti kebijakan pusat yang mulai berlaku per 1 April. 

“Pelaksanan WFH kemungkinan akan dimulai minggu depan tiap hari Jumat. Ada beberapa OPD tidak disarankan untuk WFH bagi sektor pelayanan publik yang membutuhkan kehadiran langsung, seperti tenaga kesehatan rumah sakit maupun Puskesmas,” tutur magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya ini.

Selain WFH, Ia juga menyoroti kebijakan penghematan energi lain, seperti imbauan bersepeda ke kantor. Dengan penekanan pada efisiensi yang terukur, bupati berharap kebijakan WFH bisa juga sebagai instrumen strategis dalam menjaga ketahanan fiskal daerah. 

“Dalam dua bulan kedepan setidaknya ada penghematan biaya operasional 50 persen yang nantinya akan kita bahas bersama sama dengan DPRD. Pada PAPBD kita kembalikan untuk masyarakat yang terdampak, baik dalam bentuk bantuan sosial maupun pasar murah,” tandas mantan Ketua DPRD Gresik ini (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Dukung Efisiensi Energi, Pemkab Gresik Segera Terapkan WFH setiap Jumat Selengkapnya

PN Tipikor Surabaya Gelar Sidang Dugaan Korupsi Dana Hibah Pembangunan Asrama Santri Ponpes di Gresik 

SIDOARJO,1minute.id – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya menggelar sidang dugaan tindak pidana korupsi Dana Hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2019 untuk pembangunan asrama santri Pondok Pesantren (Ponpes) Ushulul Hikmah Al Ibrohimi, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Kamis, 2 April 2026.

Sidang kali pertama ini dengan agenda pembacaan surat dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik yakni Sunda Denuwari Sofa dan Christine Nauli Pakpahan terhadap tiga terdakwa. Tiga terdakwa yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut yakni Khoirul Atho’shah, M. Zainur Rosyid dan M. Miftahur Roziq. Jaksa penuntut yakni Sunda Denuwari Sofa dan Christine Nauli Pakpahan membacakan secara bergantian. 

Pada dakwaan, JPU menerangkan bahwa ketiga terdakwa telah melakukan dugaan tindak pidana penyalahgunaan anggaran hibah Provinsi Jawa Timur tahun anggaran 2019. Bantuan anggaran yang seharusnya dipergunakan untuk pembangunan pondok asrama santri, disalahgunaan untuk pembelian tanah. Akibat perbuatanya, negara dirugikan.

“Para terdakwa mengajukan proposal bantuan pembangunan asrama santri di Ponpes Ushulul Hikmah Al-Ibrohimi, Manyar. Ketika dana hibah cair, uang tersebut tidak dipergunakan untuk pembanguan asrama. Akan tetapi digunakan untuk membeli tanah,” jelas Sunda saat membacakan dakwaan.

Lebih lanjut diuraikan, para terdakwa yang merupakan pengasuh Ponpes Usluhul Hikmah Al Ibrohimi oleh Jaksa didakwa dan diancam pidana dengan pasal berlapis. Yakni, Pasal 603 UU No. 1 Tahun 2023 Tentang KUHP Jo. Pasal 18 ayat (1) huruf b UU No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No. 31 Tahun 1999.

Serta, Pasal 604 UU No. 1 Tahun 2023 Tentang KUHP Jo. Pasal 18 ayat (1) huruf b UU No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU No. 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas UU No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 20 huruf c UU No. 1 Tahun 2023 Tentang KUHP.

Masih dalam dakwaan disebutkan, akibat perbuatan para terdakwa, menimbulkan kerugian keuangan negara sebesar Rp.400 juta sebagaimana hasil Audit Penghitungan Kerugian Keuangan Negara BPKP Provinsi Jawa Timur Nomor SR-850/PW13/5/2025 tanggal 21 November 2025.

Sidang dengan dengan majelis hakim yang diketuai Ferdinand Marcus Leander ditunda minggu depan dengan agenda eksepsi dari kuasa hukum para terdakwa.(*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

PN Tipikor Surabaya Gelar Sidang Dugaan Korupsi Dana Hibah Pembangunan Asrama Santri Ponpes di Gresik  Selengkapnya

Wabup Gresik Dorong Lulusan UMG Jadi Wirausahawan, Ciptakan Peluang Kerja

GRESIK,1minute.id –  Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, mengajak para lulusan Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) untuk berani menjadi wirausahawan dan mengambil peran di tengah tantangan global yang semakin dinamis. 

Ajakan itu disampaikan saat menghadiri Wisuda ke-48 UMG di Gedung Graha Kartini Gresik pada Rabu, 2 April 2026. Sebanyak 593 wisudawan dari jenjang Diploma 3 hingga Strata 2 atau magister resmi dikukuhkan. 

Menurut Wabup Alif, momen ini bukan sekadar seremoni kelulusan, tetapi awal perjalanan baru bagi para lulusan untuk menentukan arah hidup dan memberi manfaat bagi sekitar. “Wisuda bukan garis akhir, tetapi awal untuk melangkah lebih berani dan berdampak,” ujar dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif. 

Ia mengingatkan, dunia saat ini sedang menghadapi banyak tantangan mulai dari ketidakpastian ekonomi global hingga perubahan teknologi yang sangat cepat. Namun di balik itu, menurutnya selalu ada peluang bagi mereka yang mau melihat dan berani mengambil langkah.

Karena itu, ia mendorong para lulusan untuk tidak hanya berpikir mencari pekerjaan, tetapi juga menciptakan peluang. Ia menyebut Gresik memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan, mulai dari sektor industri, perikanan, UMKM, hingga usaha berbasis digital.

“Gresik ini bukan hanya tempat tinggal, tapi juga ladang peluang. Tinggal bagaimana kita mau melihat dan memanfaatkannya,” ungkapnya.

Selain peluang, ia juga menekankan pentingnya karakter dalam menjalani dunia usaha. Menurutnya, sikap pantang menyerah, disiplin, dan empati menjadi bekal utama agar bisa bertahan dan berkembang. Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus berupaya membuka ruang bagi tumbuhnya wirausaha muda. Bentuk dukungan tersebut mulai dari pelatihan, akses permodalan, hingga kemudahan perizinan usaha. “Kami ingin lulusan UMG bisa menjadi penggerak ekonomi di Gresik,” tegasnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik Khoirul Anwar, menyampaikan bahwa wisuda ke-48 ini merupakan momentum penting dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya siap kerja. Ia menambahkan, para lulusan juga diharapkan mampu berkontribusi dan beradaptasi di tengah perubahan zaman.

“UMG berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki daya saing dan kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja maupun wirausaha,” ujarnya. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Wabup Gresik Dorong Lulusan UMG Jadi Wirausahawan, Ciptakan Peluang Kerja Selengkapnya

Wabup Gresik Asluchul Alif Dorong Pelaku Usaha Kecantikan Inovatif, Adaptif dan Pertahanan Kearifan Lokal

GRESIK,1minute.id – Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Tiara Kusuma (Persatuan Ahli Kecantikan dan Pengusaha Salon Indonesia) Kabupaten Gresik dikukuhkan pada Rabu, 1 April 2026.  Pelantikan pengurus yang diketuai oleh Yuni Rini Agustina, biasa disapa, Yuni Tiara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif. 

Asluchul Alif mengucapkan selamat kepada para pengurus yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa amanah dalam organisasi bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab untuk merangkul seluruh anggota dan mendorong kemajuan bersama. “Ini bukan hanya tentang posisi, tetapi bagaimana membawa organisasi menjadi solid dan memberikan manfaat nyata bagi anggotanya,” ujar dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif. 

Menghadapi kondisi ekonomi yang dinamis, Wabup Alif mengingatkan para pelaku usaha kecantikan untuk tidak bersikap pasif. Ia menekankan pentingnya inovasi serta kemampuan beradaptasi dengan tren yang terus berkembang, tanpa meninggalkan kekuatan nilai-nilai lokal.

“Sebagai pengusaha, kita diuji oleh ketidakpastian. Kuncinya ada pada keberanian berinovasi dan kecepatan membaca tren. Namun, riasan tradisional seperti Jawa, Madura, hingga Makassar tetap memiliki pasar tersendiri. Ini harus dikelola dengan baik,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya literasi digital dalam pengembangan usaha. Wabup Alif mendorong pelaku usaha, khususnya generasi senior, untuk berkolaborasi dengan generasi muda dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi.

Lebih lanjut, Wabup Alif menyampaikan Pemerintah Kabupaten Gresik telah menghadirkan layanan digital berbasis kecerdasan buatan melalui “Go-WA” di nomor 0812-1788-9986. Layanan ini memungkinkan masyarakat mengakses berbagai informasi publik dengan mudah.

“Melalui Go-WA, masyarakat bisa mendapatkan informasi mulai dari lowongan kerja, layanan BPJS, hingga perizinan hanya dengan mengirim pesan ‘halo’. Kami berharap data Tiara Kusuma dapat segera terintegrasi agar Pemkab bisa ikut mempromosikan usaha para anggota,” terangnya.

Menutup sambutannya, Wabup Alif berpesan agar pelaku usaha kecantikan di Gresik senantiasa menjaga kualitas layanan dan kepercayaan pelanggan. Ia mengingatkan bahwa kepercayaan merupakan aset utama dalam dunia usaha.

“Jaga kepercayaan pelanggan. Jangan sampai ada kasus seperti uang muka yang tidak jelas. Pemerintah melalui dinas terkait seperti KBPPA akan terus hadir melalui pelatihan dan pemberdayaan, namun keberhasilan tetap ditentukan oleh kerja keras dan komitmen masing-masing,” pungkasnya. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Wabup Gresik Asluchul Alif Dorong Pelaku Usaha Kecantikan Inovatif, Adaptif dan Pertahanan Kearifan Lokal Selengkapnya

Antisipasi Geopolitk Global, Petrokimia Gresik Perkuat Strategi Pengamanan Bahan Baku, Optimalisasi Produksi Domestik

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia memperkuat strategi pengamanan pasokan sulfur sebagai komoditas strategis bagi industri pupuk dan kimia nasional di tengah dinamika geopolitik di Timur Tengah. 

Upaya ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga ketahanan pangan nasional serta mendukung kemandirian industri dalam negeri. Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, saat menjadi pembicara dalam konferensi internasional, Argus Fertilizer Asia Conference 2026 di Bali pada Selasa, 31 Maret 2026.

“Sekitar 33% perdagangan sulfur dunia atau 20 juta ton per tahun berasal dari kawasan Teluk Persia, dan Indonesia masih mengimpor lebih dari 75% kebutuhan sulfur dari kawasan Timur Tengah. Konflik geopolitik dan gangguan jalur logistik global dapat mempengaruhi harga dan pasokan sulfur dunia,” ujar Daconi.

Di sisi lain, kebutuhan asam sulfat nasional terus meningkat dan saat ini mencapai sekitar 19 juta ton per tahun, dengan kontribusi terbesar berasal dari sektor pupuk dan industri hilirisasi mineral, khususnya nikel. Kondisi ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat permintaan sulfur dunia, sehingga sulfur menjadi komoditas strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan ketahanan industri nasional.

Ia menjelaskan, Petrokimia Gresik bukan hanya bagian dari rantai pasok sulfur, tetapi juga bagian dari solusi bagi industri nasional. Petrokimia Gresik sendiri memiliki pabrik asam sulfat dengan kapasitas produksi mencapai 1,8 juta ton per tahun yang terintegrasi dengan proses produksi pupuk dan produk kimia lainnya

“Kami memiliki fasilitas pengolahan sulfur menjadi asam sulfat yang terintegrasi dengan proses produksi pupuk dan produk kimia. Melalui fasilitas ini, Petrokimia Gresik juga berkontribusi pada penguatan pasokan bahan baku industri dalam negeri,” jelas Daconi.

Lebih lanjut, Daconi menyampaikan bahwa dinamika geopolitik global yang mempengaruhi pasokan dan harga sulfur dunia menuntut perusahaan untuk memperkuat strategi pengamanan pasokan bahan baku melalui penguatan supply chain dan optimalisasi kapasitas produksi domestik. 

Untuk itu, Petrokimia Gresik melakukan sejumlah langkah strategis, antara lain diversifikasi sumber pasokan sulfur, penguatan kontrak jangka panjang untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga, serta penguatan infrastruktur penyimpanan dan distribusi bahan baku.

“Langkah ini penting untuk menjaga ketahanan industri pupuk dan kimia nasional, mengingat sulfur dan asam sulfat merupakan bahan baku utama dalam produksi pupuk fosfat dan NPK, serta digunakan dalam berbagai industri seperti pengolahan logam, pengolahan air, dan industri kimia lainnya,” tambah Daconi.

Ia menambahkan, saat ini Indonesia menjadi pusat permintaan global untuk sulfur yang didorong oleh kebijakan hilirisasi mineral, ekspansi rantai pasok baterai nikel seiring pertumbuhan produksi baterai kendaraan listrik (EV)—meningkatkan kebutuhan sulfur, terutama untuk proses high-pressure acid leaching (HPAL) yang menggunakan asam sulfat dalam jumlah besar, serta penerapan regulasi lingkungan yang semakin ketat yang meningkatkan kebutuhan pengolahan berbasis sulfur.

Daconi menegaskan bahwa di tengah dinamika global saat ini, fokus utama Petrokimia Gresik adalah menjaga stabilitas pasokan dan produksi agar kebutuhan pupuk nasional tetap dapat terpenuhi dengan baik sebagai bagian dari mendukung swasembada pangan nasional.

“Kami terus melakukan upaya optimal dalam menjaga keberlangsungan produksi melalui penguatan supply chain dan kapasitas domestik, sehingga kebutuhan pupuk nasional dapat tetap terpenuhi dengan baik sebagai bagian dari ketahanan pangan nasional,” tutup Daconi. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Antisipasi Geopolitk Global, Petrokimia Gresik Perkuat Strategi Pengamanan Bahan Baku, Optimalisasi Produksi Domestik Selengkapnya

Polairud Polres Gresik Evakuasi Jasad Lansia Berambut Plontos, Memakai Baju Batik Mengapung di Bawah Dermaga

GRESIK,1minute.id – Jasad seorang laki-laki berusia lanjut (lansia) mengapung di bawah Dermaga Pelabuhan Petro Gresik pada Selasa sore, 31 Maret 2026. Hasil identifikasi yang dilakukan oleh kepolisian, lelaki berusia 78 tahun itu warga Desa Doyo Mulyo, Kecamatan Kembang Bahu, Kabupaten Lamongan.

Saat itu temukan mengapung, korban masih memakai pakaian lengkap. Korban mengenakan baju batik lengan panjang berwarna cokelat, celana panjang krem, serta dalam kondisi kepala gundul.

Menurut polisi, penemuan tersebut bermula dari kecurigaan petugas keamanan Petrokimia Gresik Sayid Muhamad, yang melihat benda mengapung di bawah konstruksi dermaga sekitar pukul 15.00 WIB. Setelah dipastikan bahwa benda tersebut adalah jasad manusia, laporan segera disampaikan ke Satpolairud Polres Gresik.

Menindaklanjuti laporan itu, Tim SAR Satpolairud Polres Gresik bersama personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) Ditpolairud Polda Jawa Timur langsung menuju lokasi menggunakan kapal patroli KP X-1017. Proses evakuasi turut melibatkan sejumlah armada lainnya, yakni KP X-2005, KP X-1012, dan KP X-1038. Evakuasi jasad korban berhasil diangkat dari perairan dan dibawa ke dermaga untuk pemeriksaan awal.

Selanjutnya, jasad korban dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD Ibnu Sina Gresik untuk dilakukan visum guna memastikan penyebab kematian. 

“Anggota kami bersama BKO Ditpolairud Polda Jatim telah berhasil mengevakuasi korban dan saat ini sudah berada di RSUD Ibnu Sina untuk proses tindak lanjut” ujarnya. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Polairud Polres Gresik Evakuasi Jasad Lansia Berambut Plontos, Memakai Baju Batik Mengapung di Bawah Dermaga Selengkapnya

Konsisten Jalankan Transformasi, SIG Bukukan Pendapatan Rp 35,24 Triliun di Tengah Tantangan Industri pada 2025

GRESIK,1minute.id –  PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mengumumkan kinerja keuangan konsolidasian tahun 2025 yang telah diaudit (audited) dengan ringkasan sebagai berikut:

●   Volume penjualan sebanyak 37,93 juta ton

●   Pendapatan sebesar Rp35,24 triliun

●   Beban pokok pendapatan sebesar Rp28,17 triliun

●   EBITDA tercatat sebesar Rp4,49 triliun

●   Laba sebelum pajak sebesar Rp 602 miliar

●   Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp 191 miliar           

Merespon tantangan industri bahan bangunan yang mengalami perlambatan pada tahun 2025, Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, SIG secara konsisten menjalankan transformasi bisnis sejak Juli 2025 yang berfokus pada tiga strategi utama yaitu peningkatan pengelolaan pasar mikro, efisiensi biaya, serta optimalisasi produk turunan semen dan portofolio. 

Hingga akhir 2025, strategi transformasi tersebut telah menunjukkan hasil positif di mana pada kuartal tiga dan empat tahun 2025, penjualan domestik SIG menunjukkan perbaikan yang berkontribusi terhadap total penjualan sepanjang tahun 2025.

Selain melakukan transformasi dalam pengelolaan pasar domestik, SIG juga terus memaksimalkan potensi pasar regional untuk menjaga kinerja perusahaan tetap positif di tengah kondisi pasar semen dalam negeri yang masih menantang. Pada 2025, SIG berhasil mencatatkan penjualan regional sebesar 7,95 juta ton, atau meningkat 14,3% year on year (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 6,96 juta ton.

Dari sisi biaya, efisiensi secara ketat dan peningkatan operational excellence secara berkelanjutan telah membantu Perusahaan menekan beban pokok pendapatan 0,3% dan beban usaha (di luar beban operasi lainnya) yang turun 1,1% yoy. Sementara itu, berkat penerapan tata kelola keuangan yang baik, biaya keuangan bersih juga tercatat lebih rendah 32,7% yoy, sehingga memperkuat kinerja keuangan secara keseluruhan.

“Disiplin menjalankan transformasi bisnis sejak Juli 2025 membuat SIG lebih berdaya saing dan adaptif terhadap dinamika industri yang menantang. Melalui sejumlah inisiatif strategis, SIG mampu mempertahankan profitabilitas yang membuktikan ketahanan Perusahaan dalam menghadapi kondisi pasar semen domestik yang masih melambat,” kata Vita Mahreyni.

Vita Mahreyni menambahkan, SIG optimis dapat terus menjaga momentum pertumbuhan melalui sejumlah inisiatif strategis dan inovasi. Salah satu langkah strategis tersebut yaitu proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi untuk ekspor semen di Tuban, Jawa Timur yang merupakan bagian dari kerja sama strategis dengan Taiheiyo Cement Corporation.

”SIG menargetkan untuk mulai ekspor pada pertengahan tahun 2026 dari fasilitas di Tuban, Jawa Timur dengan kapasitas 500 ribu hingga 1 juta ton semen per tahun,” ungkap Vita Mahreyni. 

Selain ekspor, kerja sama strategis dengan Taiheiyo juga dilakukan untuk mengembangkan lini bisnis soil stabilization (stabilisasi tanah). Kolaborasi dua perusahaan bahan bangunan terkemuka di Asia ini bertujuan untuk menjawab tantangan di industri konstruksi sekaligus menciptakan pasar baru guna membuka peluang pertumbuhan. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Konsisten Jalankan Transformasi, SIG Bukukan Pendapatan Rp 35,24 Triliun di Tengah Tantangan Industri pada 2025 Selengkapnya

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Bekali Tiga Isu Penting bagi Duta GenRe untuk Sukses

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan pembekalan kepada 20 finalis Duta Generasi Berencana (Genre) di Rumah Dinas Bupati Gresik pada Selasa, 31 Maret 2026. 

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Gresik Titik Ernawati, serta Ketua Tim Penggerak PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani.

Dalam arahannya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menekankan peran strategis Duta Genre dalam menyosialisasikan edukasi kepada remaja agar terhindar dari perilaku berisiko, seperti pernikahan dini, seks bebas, dan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (napza).

“Tiga hal tersebut menjadi perhatian khusus kami. Jika tidak dicegah, dapat berdampak pada masa depan generasi muda,” ujar Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani. 

Ia pun mendorong para finalis untuk terus mengembangkan diri dan memanfaatkan masa muda dengan kegiatan positif. “Fokus pada apa yang harus dikerjakan saat ini, yaitu belajar dan terus meningkatkan kapasitas diri,” ungkap magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya ini. 

Forum Duta Genre merupakan wadah bagi remaja untuk membentuk karakter yang sehat, tangguh, dan bertanggung jawab.

“Jadilah teladan dan inspirasi bagi remaja lainnya. Menjadi Duta Genre bukan sekadar gelar, tetapi tanggung jawab untuk menyampaikan pesan positif kepada masyarakat,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, para finalis diharapkan mampu memahami peran dan tanggung jawabnya sebagai generasi unggul, serta memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya remaja, dalam mencegah perilaku berisiko dan membangun masa depan yang lebih baik. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Bekali Tiga Isu Penting bagi Duta GenRe untuk Sukses Selengkapnya

DPRD Gresik Gelar Halal Bihalal, Pererat Silaturahmi bersama Forkopimda Gresik

GRESIK,1minute.id –  Ruang Rapat Paripurna DPRD Gresik terasa beda dari biasanya pada Selasa, 31 Maret 2026. Suasana Ruang Wakil Rakyat di kawasan Gresik Kota Lama (GKL) Jalan KH Wachid Hasyim itu lebih hangat. Tidak ada interupsi. 

Semua yang hadir, antara lain, 50 anggota DPRD Gresik termasuk Ketua Muhammad Syahrul Munir, dan tiga Wakil Ketua DPRD Gresik yakni Ahmad Nurhamim, Mujid Riduan dan Luthfi Dhawam. Kemudian Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Gresik Achmad Rifai, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Zam Zam Ikhwan, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif serta Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman tampak semringah. 

Ya, kehadiran forum koordinasi pimpinan daerah atau Forkopimda Gresik ini untuk menghadiri halal bihalal yang dihelat oleh DPRD Gresik.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir menyampaikan bahwa kegiatan halal bihalal ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antar unsur Forkopimda, meskipun dilaksanakan secara sederhana. Ia berharap kebersamaan yang terjalin dapat semakin memperkuat sinergitas dalam menjalankan tugas pemerintahan ke depan.

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat berjalan optimal tanpa adanya kolaborasi yang kuat antara eksekutif, legislatif, dan Forkopimda. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk meninggalkan perbedaan serta memperkuat kebersamaan demi kemajuan Kabupaten Gresik.

Sementara itu, Ketua PN Gresik Achmad Rifai menilai bahwa sinergi antarlembaga di Kabupaten Gresik selama ini telah berjalan dengan baik. Menurutnya, komunikasi dan koordinasi yang solid menjadi kunci dalam penyelesaian berbagai persoalan hukum maupun sosial di tengah masyarakat.

Di kesempatan yang sama, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menekankan pentingnya menjaga silaturahmi sebagai sarana komunikasi efektif antarpemangku kepentingan. Ia menyebut, hubungan yang harmonis menjadi landasan dalam menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyelesaikan berbagai permasalahan yang muncul di lapangan. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

DPRD Gresik Gelar Halal Bihalal, Pererat Silaturahmi bersama Forkopimda Gresik Selengkapnya