Sarung Tenun Wedani Cerme Masuk Pasar Dubai

GRESIK,1minute.id – Ramadan menjadi berkah pengerajin sarung tenun di Desa Wedani, Kecamatan Cerme, Gresik. Permintaan sarung di negara-negara Islam meningkat. Sarung Tenun Wedani kembali di ekapor. 

Menandai ekspor kali kedua mulai Januari hingga Mei 2021 ini, disaksikan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Ketua DPRD Gresik M Abdul Qodir dan Ketua Dekranasda Gresik Nurul Haromaini Fandi Akhmad Yani.

Menurut Kepala Kantor Pengawasan dan pelayanan Bea dan Cukai  Gresik Bier Budy Kismulyanto, ekspor sarung Wedani ini untuk kali kedua. “Ekspor kali pertama awal Januari 2021 kami fasilitasi ke negara timur tengah,”kata Bier pada Senin, 4 Mei 2021. 

Ekspor kali kedua ini tujuan Dubai, Jeddah, Brunai Darussalam, Ethiophia dan Uni Emirat Arab.

“Kami berharap ekspor  kali ini akan semakin membuka pasar ekspor baru dan sarung Wedani Cerme Gresik semakin di kenal di manca negara,”harap Bier yang saat itu mendampingi Wabup Aminatun Habibah, Nurul Haromaini dan Kepala Diskoperindag Gresik Agus Budiono.

Wakil Bupati Aminatun Habibah menambahkan, sejak masa pandemi ini perekonomian masyarakat sempat terpuruk. Ia memuju terobosan yang dilakukan UMKM sarung Desa Wedani.

“Kami tahu, kualitas sarung produksi masyarakat Wedani ini sangat berkualitas bagus. Saya sudah melihat proses pembuatannya. Hasilnya sungguh sangat luar biasa ”puji Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah.

CEO PT Kakean Primanda Indonesia Achmad Nur Hasyim Hamada menyatakan pada zaman dulu Gresik sudah terkenal dengan hasil tenun songket. Padahal kalau bisa membuat tenun songket hasilnya lebih menguntungkan secara ekonomis karena harganya bisa mencapai puluhan juta.  

“Hasil tenun songket Gresik kami temukan pada museum di Belanda dan tertulis pada sejarah tenun dan tekstil. Tapi sejak seratus tahun terakhir songket Gresik sudah tidak ada lagi. Kami berharap para pengrajin tenun di Gresik untuk menguri-uri kembali agar tenun songket Gresik bisa berjaya lagi,”katanya. (yad)

Sarung Tenun Wedani Cerme Masuk Pasar Dubai Selengkapnya

Ramah Lingkungan, Green Surfactant Petrokimia Gresik Diminati Industri Migas


GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik  melakukan penjualan perdana Green Surfactant sebanyak 7.000 liter kepada KSO Pertamina EP-Samudra Energy BWP Meruap di Sarolangun, Provinsi Jambi pada Selasa, 4 Mei 2021. 

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menjelaskan Green Surfactant produksi Petrokimia Gresik bekerja sama dengan Surfactant and Bioenergy Research Center (SBRC) Institut Pertanian Bogor (IPB) ini merupakan satu-satunya produk surfaktan dalam negeri.

Surfaktan merupakan molekul yang memiliki gugus hidrofilik (suka air) dan lipofilik (suka minyak / lemak) sehingga dapat menyatukan campuran yang terdiri dari air dan minyak. Selain digunakan untuk bidang farmasi dan industri pembersih seperti detergen, surfaktan juga digunakan untuk keperluan eksplorasi minyak bumi dengan metode Improved Oil Recovery (IOR) dan Enhanced Oil Recovery (EOR).

“Green Surfactant merupakan terobosan penting yang dapat mendukung industri minyak dan gas (migas) di tanah air agar semakin efisien dan ramah lingkungan,”ujar Dwi Satriyo.

Secara teknis, surfaktan akan diinjeksikan ke dalam bumi. Minyak bumi yang masih menempel di bebatuan akan terlepas dan lebih mudah disedot dengan pompa.

Sehingga surfaktan ini mampu meningkatkan produktivitas sumur minyak bumi, bahkan mampu mengeluarkan minyak mentah dari lapangan atau sumur minyak tua yang sudah tidak berproduksi lagi.

“Pengeboran minyak suatu saat akan turun produktivitasnya, meskipun cadangan yang ada di dalam sumur masih banyak. Ini terjadi karena minyak menempel pada bebatuan atau lainnya. Dengan menggunakan Green Surfactant akan ada biliunan barel minyak yang awalnya ditinggal karena susah disedot sekarang bisa dioptamilasisasi,”ujarnya.

Green Surfactant akan menggantikan penggunaan surfaktan berbasis hydrocarbon yang umum digunakan industri migas di Indonesia. Dimana surfaktan berbasis hydrocarbon ini harus diimpor dari luar negeri dengan harga yang lebih mahal dan fluktuatif karena dipengaruhi harga Crude Oil dunia.

“Oleh karena itu, Green Surfactant memiliki potensi pasar yang besar mengingat harganya lebih kompetitif dan lebih ramah lingkungan. Di sisi lain sumur migas di Indonesia juga sangat banyak,”kata Dwi Satriyo.

Sementara itu, dalam hal pemasaran, Petrokimia Gresik mendapat dukungan marketing and technical assistance dari Komunitas Migas Indonesia (KMI). Setelah pengiriman ke KSO Pertamina EP-Samudra Energy BWP Meruap, selanjutnya Petrokimia Gresik akan melakukan pengiriman Green Surfactant dengan volume 3.500 liter ke Sumur Kawengan Cepu, Provinsi Jawa Tengah.

“Ini menjadi bukti Green Surfactant produksi Petrokimia Gresik sangat diminati industri migas di tanah air,”tandasnya.

Saat ini kapasitas produksi Green Surfactant Petrokimia Gresik mencapai 600 kiloliter (kL) per tahun. Melihat potensi pasar yang masih sangat terbuka lebar, Dwi Satriyo berharap ke depan produksi Green Surfactant dapat ditingkatkan tidak lagi sekadar mini plant, tetapi dalam skala yang lebih besar lagi.

Terakhir, Dwi Satriyo menyatakan hadirnya produk Green Surfactant ini juga menjadi bentuk dukungan Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia ini terhadap target produksi crude oil 1 juta barrel per hari yang dicanangkan oleh pemerintah melalui SKK Migas.

“Selain itu, kerja sama ini juga menjadi salah satu wujud dan peran bersama dalam membangun kemandirian bangsa serta dalam rangka mengurangi ketergantungan impor bahan baku dan bahan penolong, salah satunya Surfaktan,” tandas Dwi Satriyo. (yad)

Ramah Lingkungan, Green Surfactant Petrokimia Gresik Diminati Industri Migas Selengkapnya

SIG Peduli Bagikan 1.900 Paket Sembako di 9 Kelurahan di Gresik

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui program SIG Peduli membagikan 1.900 paket sembako senilai Rp 350 juta kepada warga terdampak Covid-19 di 9 desa dan kelurahan di Kabupaten Gresik. 

Desa dan Kelurahan tersebut adalah Sidomoro, Sidokumpul, Sidorukun, Kramatinggil dan Singosari. Kemudian, Segoromadu, Ngargosari, Kawisanyar serta Gending. Pembagian paket sembako mulai diserahkan pada Senin, 26 April 2021 di Kelurahan Sidomoro Gresik. 

Selain warga sekitar, sembako juga diberikan kepada Guru Taman Pendidikan Alquran di lingkungan SIG dan warga tunanetra yang tergabung dalam DPC Tunanetra Kabupaten Gresik. 

General Manager of CSR SIG Edy Saraya, pemberian bantuan ini merupakan wujud kepedulian sekaligus dukungan terhadap warga sekitar perusahaan. Ia melanjutkan, Ramadan tahun ini, masyarakat masih menjalani ibadah dalam kondisi pandemi Covid-19. 

Kondisi dimana banyak warga yang mengalami penurunan perekonomian yang cukup besar akibat PHK serta pembatasan kegiatan usaha sektor tertentu serta penurunan daya beli masyarakat.

“Melalui bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan,”kata Edy Saraya pada Rabu, 28 April 2021.

Sementara itu, Lurah Sidomoro Cristina Triandajani mengatakan bantuan paket sembako SIG ini menjadi bukti kepedulian perusahaan terhadap warga sekitar yang mambutuhkan. “Bantuan ini akan kami salurkan kepada warga kurang mampu, lansia yang tidak terdaftar dalam program bantuan pemerintah,”katanya.

Senada disampaikan oleh Fauzan warga desa Sidomoro yang memiliki usaha warung kopi. Menurutnya pandemi Covid-19 sangat berdampak bagi usahanya, selain pembatasan jam usaha, omzet dagangannya pun turun drastis.

“Adanya bantuan sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga di kala Ramadan ini,”katanya.

Selain kegiatan pembagian sembako, dalam rangkaian Ramadan 1442 H, SIG juga memberikan santunan kepada yatim piatu di beberapa yayasan dan membagikan 600 set mukena untuk masjid dan musala di Kabupaten Gresik. (yad)

SIG Peduli Bagikan 1.900 Paket Sembako di 9 Kelurahan di Gresik Selengkapnya

Hore…, Bioskop Dibuka Mulai Hari ini

GRESIK,1minute.id – Hore…! Setelah hampir setahun  pemutaran film layar lebar tutup karena pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19) , mulai hari ini, Kamis, 22 April 2021 Anda bisa menonton film lagi.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Gresik memberikan lampu hijau bioskop boleh  memutar film lagi. 

Kepala Disparbud Gresik Agustin H. Sinaga mengatakan, sebelum mengizinkan bioskop beroperasi telah melakukan pengecekan protokol kesehatan (prokes) bersama tim satgas Covid-19 dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Antara lain, pihak TNI, Polri, Polisi Pamong Praja dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik.

“Besok Kamis (hari ini) dua gedung bioskop boleh beroperasi,”kata Sinaga dikonfirmasi pada Rabu malam, 21 April 2021. Di Gresik, ada dua gedung bioskop. Yakni, CGV Cinema di Iconmal Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo dan Gressmall XXI  di Jalan Sumatra, Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB). Kedua gedung bioskop itu berada di Kecamatan Kebomas, Gresik.

Meski, diperbolehkan beroperasi lagi, manajemen kedua bioskop itu harus menghormati masyarakat sedang berpuasa Ramadan. “Jam operasional kami batasi,”tegas mantan Sekretaris Dinas Perhubungan Gresik itu. Jam operasionalnya, mulai pukul 11.00 hingga 17.00 dan pukul 20.00 hingga 21.30.

“Jam 5 sore sampai jam 8 malam off. Karena waktu buka puasa dan salat tarawih,”tegasnya. (yad)

Hore…, Bioskop Dibuka Mulai Hari ini Selengkapnya

Dua BUMN Sinergi, Petrokimia Gresik dan PTPN X untuk Dongkrak Produktivitas Tebu

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik  memperluas kerja sama Agro Solution dengan Pabrik Gula (PG) PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU)  tersebut dilaksanakan di kantor pusat PTPN X di  Surabaya, Jawa Timur pada Selasa, 20 April 2021.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo mengatakan Petrokimia Gresik berupaya mendorong peningkatan produktivitas tanaman tebu di Jawa Timur. Jawa Timur merupakan penopang utama tebu nasional sebagai bahan baku gula.

“Produktivitas tebu dalam negeri saat ini masih belum mencukupi kebutuhan gula nasional karena kendala bahan baku. Kerja sama ini menjadi salah satu upaya untuk menyelesaikan masalah tersebut,”ujar Dwi Satriyo.

Masalah klasik budidaya tanaman tebu antara lain produktivitas rendah, terbatasnya pendampingan kepada petani, keterbatasan pupuk subsidi, harga pupuk non-subsidi yang mahal, sulitnya akses ke lembaga keuangan, dan harga jual hasil panen yang cenderung turun, serta belum terlindunginya petani dari risiko gagal panen.

“Agro Solution dapat menjadi jawaban untuk meningkatkan produktivitas pertanian guna menjaga kedaulatan pangan sekaligus mendongkrak kesejahteraan petani,”tandas Dwi Satriyo.

Sementara itu, Direktur PTPN X Aris Toharisman menyambut baik kerja sama Agro Solution ini. Ia mengungkapkan keluhan utama yang disampaikan oleh petani tebu saat ini adalah sulitnya memperoleh pupuk bersubsidi.karena keterbatasan alokasi pupuk bersubsidi yang tersedia. 

“Dengan program Agro Solution, petani dapat memenuhi kekurangan kebutuhan pupuk dengan menggunakan pupuk non subsidi yang pasokan dan kualitasnya dijamin oleh Petrokimia Gresik,”kata Aris.

Untuk tahap awal program Agro Solution akan di jalankan di wilayah PG Gempolkrep di Kabupaten Mojokerto dengan target lahan 8.000 hingga 10.000 hektar. 

Untuk pendanaan program tersebut, Petrokimia Gresik juga sudah menggandeng Bank BRI Kantor Wilayah (Kanwil) Surabaya sebagai lembaga keuangan yang siap membantu dan mendukung permodalan program Agro Solution melalui skema KUR Tani dan produk perbankan lainnya. 

“Terima kasih kepada Petrokimia Gresik karena sudah membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh pabrik gula dan hal ini merupakan salah satu wujud sinergi BUMN yang nyata,”puji Aris. (yad)

Dua BUMN Sinergi, Petrokimia Gresik dan PTPN X untuk Dongkrak Produktivitas Tebu Selengkapnya

Daya Beli Masyarakat Masih Rendah, Harga Relatif Stabil

GRESIK,1minute.id – Suasana Pasar Baru Gresik terlihat sepi pada Rabu, 21 April 2021.  Sejumlah pedagang memilih untuk tidur sambil menunggu pembeli.  Pedagang lainnya memilih bercengkrama dengan tetangga kios. Karena pengunjung pasar berlokasi di Jalan Gubernur Suryo, Gresik bisa dihitung dengan jari. Daya beli masyarakat belum pulih akibat wabah corona setahun terakhir ini.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah bersama Satgas Pangan Polres Gresik melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Baru Gresik. Sidak untuk mengetahui persediaan dan harga sembako selama puasa suci Ramadan. 
Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah merasa lega karena harga kebutuhan relatif stabil.

“Stok aman, harga relatif stabil,”ujar Bu Min didampingi Kadiskoperindag Gresik Agus Budiono dan Satgas Pangan Polres Gresik AKP Bayu Febrianto Prayoga pada Rabu, 21 April 2021.

PKL : Pedagang pakaian di trotoar depan Pasar Baru Gresik pada Rabu, 21 April 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Sementera itu, Kepala Diskoperindag Gresik Agus Budiono mengaku bersyukur harga kebutuhan pokok relatif stabil. “Hanya satu atau dua kebutuhan ada kenaikkan,”ujarnya. 

Dalam pantauan 1minute.id, dua harga kebutuhan tren naik adalah ayam potong dan daging sapi. Harga ayam potong naik Rp 286 menjadi Rp 24.214 perkilogram. Harga daging sapi naik Rp 429 menjadi Rp 99.734 perkilogram. “Kalau daging sapi yang baik Rp 100 ribu sak kilone,”ujar seorang pedagang. (yad)

Daya Beli Masyarakat Masih Rendah, Harga Relatif Stabil Selengkapnya

Pasar Bandeng Digelar di 10 Titik, Bupati/Wali Kota di Jatim Bakal Ikuti Lelang Bandeng Virtual

GRESIK,1minute.id – Pasar dan kontes ikan bandeng kembali digelar Pemkab Gresik. Tradisi turun temurun dinyakini sejak Sunan Gir, sekitar 5 abad silam itu sempat terhenti karena wabah covid-19.

Tapi, tadisi pasar bandeng biasanya digelar pada 27 Ramadan tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dipusatkan di sepanjang Jalan H.Samanhudi, HOS Cokroamikoto, Basuki Rahmat dan Raden Santri. Karena masih masa pandemi, pasar bandeng digelar di sepuluh dari 18 kecamatan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

Penjabat Sekda Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno mengatakan Kontes bandeng akan dilaksanakan di halaman kantor Bupati Gresik pada Jumat malam, 7 Mei 2021 secara virtual. Rencananya kegiatan ini akan dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

“Kami berharap bandeng peserta kontes ini adalah asli produksi petani Gresik. Kami minta pihak panitia terutama dinas perikanan mengecek betul hal ini. Kami bangga meskipun bandengnya tak terlalu besar tapi hasil petani Gresik asli,”ujar Abimanyu menyampaikan harapan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai memimpin rapat koordinasi pelaksanaan kontes bandeng yang berlangsung di Ruang rapat kantro Bupati Gresik pada Rabu, 21 April 2021.

Bandeng hasil kontes ini nantinya akan dilelang secara virtual kepada masyarakat serta para Bupati Walikota se-Jawa Timur yang diundang secara daring.  

Pj Sekda Abimanyu menambahkan sesuai yang diharapkan oleh Bupati Fandi Akhmad Yani agar tradisi pasar bandeng, lelang dan kontes bandeng jangan sampai punah dari Kota Santri ini, meskipun pandemi. 

Jangan sampai juga pemulihan perekonomian masyarakat yang salah satunya memanfaatkan event tahunan ini juga runtuh akibat pandemi. Untuk itu panitia telah menyiapkan 10 tempat pasar bandeng yang tersebar di 10 tempat di beberapa kecamatan di Gresik. Masing-masing titik pasar bandeng akan melaksanakan kegiatan jual bandeng dan pernak-pernik kebutuhan Ramadan dan Idul Fitri. Penyelenggaraan Pasar Bandeng ini akan berlangsung mulai tanggal 5 sampai 10 Mei 2021.

Menurut Kepala Bagian Humas dan Protokol  Reza Pahlevi , pasar bandeng digelar di 10 titik.Masing-masing tempat yaitu, di Lapangan Sitarda Ujungpangkah, Alun-alun Sidayu, Lapangan Gembos Bungah, Lapangan Suci Manyar, Areal Pasar Baru Gresik, Lapangan Manunggal Kedamean, Lapangan Klampok Benjeng, Halaman Kecamatan Cerme, Lapangan Menganti dan Lapangan Duduksampeyan. (yad)

Pasar Bandeng Digelar di 10 Titik, Bupati/Wali Kota di Jatim Bakal Ikuti Lelang Bandeng Virtual Selengkapnya

Petrokimia Gresik Gandeng BRI untuk Jamin Akses KUR Petani

GRESIK, 1minute.id – Petrokimia Gresik menggandeng Bank BRI Kantor Wilayah (Kanwil) Surabaya untuk menjamin akses permodalan petani di Jawa Timur. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilaksanakan di Gresik, Jawa Timur pada Kamis, 15 April 2021.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menjelaskn Petrokimia Gresik melalui program Agro Solution berupaya mendongkrak produktivitas pertanian dan perkebunan rakyat, khususnya di Jawa Timur, sebagai provinsi sentra produksi pertanian nasional.

Meskipun secara agregat produksi komoditas pertanian mengalami peningkatan namun dari sisi produktivitas capainya masih belum stabil.“Ketidakstabilan produktivitas ini terjadi karena petani masih menghadapi sejumlah kendala, salah satunya kesulitan akses sarana produksi dan permodalan,”ujar Dwi Satriyo.

Selain akses permodalan, kendala lain yang dihadapi petani diantaranya, terbatasnya pendampingan kepada petani, harga jual hasil panen cenderung turun saat panen, serta belum terlindunginya petani dari risiko gagal panen. 

Untuk itu, Petrokimia Gresik melalui program Agro Solution yang diinisasi Pupuk Indonesia, ingin memfasilitasi petani agar dapat mengakses fasilitas permodalan dari lembaga keuangan. 
PT Petrokimia Gresik menggandeng Bank BRI Kantor Wilayah Surabaya untuk menyediakan fasilitas permodalan usahatani melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) Petani.

“Melalui program Agro Solution, Petrokimia Gresik bekerja sama dengan berbagai stakeholder berupaya memberikan solusi atas berbagai kendala yang dihadapi petani. Jika kendala pertanian tersebut terurai, maka peningkatan produktivitas hasil pertanian dalam rangka mendongkrak kesejahteraan petani dapat tercapai,”tandas Dwi Satriyo.

Dwi Satriyo melanjutkan dalam program ini Petrokimia Gresik bertugas menyediakan pupuk non-subsidi berkualitas, kawalan budidaya, kawalan pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman (HPT) melalui anak perusahaan, yaitu Petrosida Gresik dan Petrokimia Kayaku, serta layanan Mobil Uji Tanah (MUT) agar petani dapat memperoleh rekomendasi pemupukan sesuai dengan kondisi tanah dan kebutuhan tanaman.

Melalui program Agro Solution, Dwi Satriyo berharap petani dapat mengenal dan menggunakan pupuk non-subsidi produksi Petrokimia Gresik untuk mendongkrak produktivitas usahatani serta kualitas produk pertanian dan perkebunan, sehingga pendapatan dan kesejahteraan petani meningkat.

Sebelumnya, Petrokimia Gresik telah menandatangani MoU kerja sama program Agro Solution dengan Pabrik Gula (PG) Gempolkerep untuk pendampingan petani tebu di Jawa Timur, dengan target lahan yang akan digarap antara 8 ribu hingga 10 ribu hektare (ha).

Selain itu, Petrokimia Gresik juga menjalankan program Agro Solution bersama petani jagung di Lombok Timur, petani padi di Bojonegoro, dan petani komoditas lainnya di Jawa Barat, Jawa Tengah dan NTB. (yad)

Petrokimia Gresik Gandeng BRI untuk Jamin Akses KUR Petani Selengkapnya

Bupati Gresik : Gerakan 1.000 UMKM Bangkit untuk Kurangi Penganggguran dan Kemiskinan

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melaunching “Gerakan 1.000 UMKM Bangkit untuk Gresik Mandiri Berkarya” di kafe Mustika Rasa Jalan Tri Dharma, Gresik pada Rabu petang, 14 April 2021.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan program kalaborasi dinas perizinan, dinas kesehatan dan diskoperindag ini dibuat untuk penguatan UMKM di Gresik. 

“Pada akhirnya diharapkan mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan yang masih tinggi di Gresik,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 14 April 2021.

Data 1minute.id , jumlah pengangguran di Kota industri-sebutan lain-Gresik sekitar 8 persen. Lebih tinggi prosentase nasional sebesar 7 persen dan Jawa Timur 5 persen.  Menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan menjadi salah satu prioritas Program Nawa Karsa , Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah.

Anggota Komisi XI DPR RI Sarmuji mengatakan komisinya yang membidangi perekonomian dan keuangan akan menjembatani , agar UMKM Gresik bisa go nasional bahkan go internasional.

“Syaratnya, siapkan dan rapikan data tentang UMKM. Nanti kita kalaborasikan dengan bank Indonesia melalui digitalisasi UMKM,”kata Sarmuji.

Launching 1000 UMKM untuk Gresik Mandiri Berkarya ini dihadiri Dirut Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir. Serta,  Plh Kepala Balai Besar POM Surabaya Puryani.

Sebelum launching, 50 perwakilan UMKM menjalani pelatihan. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, sangat mendukung program Pemkab Gresik untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Gresik . “Terwujudnya Nawa Karsa, Gresik akan semakin maju,”kata alumnus Akpol 2021. (yad)

Bupati Gresik : Gerakan 1.000 UMKM Bangkit untuk Kurangi Penganggguran dan Kemiskinan Selengkapnya

SIG Berikan Pelatihan Menjahit dan Beternak di Gresik dan Rembang

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui program SIG Mandiri menggelar pelatihan menjahit pakaian wanita dan anak di Kabupaten Gresik. Dan pelatihan pertanian terpadu di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Kegiatan ini sebagai upaya peningkatan produktivitas bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) disekitar wilayah operasional Perseroan.

Pelatihan menjahit pakaian wanita dan anak, diikuti oleh 16 ibu rumah tangga dan anggota PKK Kelurahan Singosari, Gresik. Kegiatan dilaksanakan selama selama 5 hari, mulai Senin, 29 Maret 2021 hingga Jumat, 2 April 2021.

Materi pelatihan diantarany teori, demonstrasi dan praktik menjahit. Selain itu, SIG juga memberikan 16 mesin jahit tipe 23 pola jahitan kepada para peserta.

Sedangkan di Kabupaten Rembang, SIG memberikan pelatihan pertanian terpadu bagi 40 UMKM mitra binaan sektor peternakan. Pelatihan dilaksanakan selama dua hari, Rabu dan Kamis, 7-8 April 2021 di Auditorium Fave Hotel. 
Program pelatihan meliputi cara budidaya sapi, domba, ayam serta pengolahan limbah ternak menjadi bio gas.

General Manager of CSR SIG Edy Saraya mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud kontribusi nyata SIG bagi masyarakat dalam upaya peningkatan ekonomi, terutama masyarakat sekitar perusahaan. 

“Melalui pelatihan ini, SIG berharap para pelaku UMKM dapat meningkatkan kualitas produk, lebih kreatif serta terus berinovasi demi menjaga kelangsungan usahanya terutama dimasa Pandemi Covid-19,”kata Edy Saraya.

Pelatihan ini disambut baik oleh Syamsuddin, salah satu mitra binaan sektor peternakan SIG asal Desa Lodan Kulon, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Menurutnya Rembang memiliki potensi besar dalam hal peternakan, karena didukung oleh potensi alam yang baik. Melalui pelatihan ini, kian mendukung upaya peternak dalam memaksimalkan potensi tersebut.

Banyak ilmu yang kami dapat, diantaranya bagaimana membuat pakan ternak alternatif, mampu merawat hewan ternak yang baik serta bagaimana mengolah kotoran ternak menjadi kompos yang ternyata dapat menambah penghasilan para peternak.

“Semoga dengan adanya pelatihan ini kedepan pengelolaan ternak hewan lebih produktif,”harap Syamsuddin. (yad)

SIG Berikan Pelatihan Menjahit dan Beternak di Gresik dan Rembang Selengkapnya