Forkopimda FC Tundukkan GU All Star, Skor 6:3

GRESIK,1minute.id –  Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, menghadiri langsung Grand Opening Akbar Arena Mini Soccer di kompleks Apartemen Icon Mall Gresik pada Jumat malam, 17 Oktober 2025.

Di acara yang juga dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati dr. Asluchul Alif, Dandim 0817 Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, Ketua DPRD Muhammad Syahrul Munir, Ketua HIPMI Nur Ahmad Yani, Owner Akbar Arena Roro Devi Twins Ramadhina, Kadis Parekrafbudpora Saifudin Gozali, Camat Kebomas Tri Joko Efendi, Ketua MUI KH. Ainur Rofiq Toyyib, dan Ketua KONI Anis Ambiyo Putri ini, ikut membangun semangat kebersamaan melalui ajakan menjaga sportivitas dan persatuan komunitas sepak bola di Gresik.

Owner Akbar Arena Roro Devy Twins Ramadhina dalam sambutannya menyampaikan komitmennya menjadikan Akbar Arena sebagai ruang kolaborasi olahraga dan kebersamaan masyarakat.

“Kami berharap lapangan ini tidak hanya menjadi tempat berolahraga, tetapi juga ruang baru untuk menjalin silaturahmi dan kerukunan antar warga Gresik. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan Akbar Arena,” ucapnya.

Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani juga memberikan apresiasi atas lahirnya fasilitas olahraga tersebut. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Gresik, kami menyampaikan selamat atas peresmian Akbar Arena. Semoga tempat ini menjadi sarana silaturahmi sekaligus motivasi untuk menjadikan olahraga, khususnya sepak bola,” ujar Gus Yani, sapaan, Fandi Akhmad Yani ini.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menegaskan bahwa Polres Gresik siap memberi dukungan penuh terhadap kegiatan positif masyarakat. “Kami dari Polres Gresik menyambut baik kehadiran Akbar Arena sebagai sarana olahraga dan pemersatu masyarakat. Sepak bola bukan hanya tentang kompetisi semata, tetapi juga ruang mempererat silaturahmi,” tegas alumnus Akpol 2006 itu.

Sebagai simbol peresmian, dilakukan penandaan pembukaan lapangan dengan penempatan bola di tengah lapangan, dilanjutkan pertandingan persahabatan Forkopimda FC melawan GU All Star. Laga berlangsung meriah dengan skor akhir 6-3 untuk kemenangan Forkopimda FC. (yad)

Forkopimda FC Tundukkan GU All Star, Skor 6:3 Selengkapnya

Pemkab Gresik Siapkan Rumah untuk Keluarga Naufal, Atlet Gimnastik Nasional yang Meninggal di Rusia

GRESIK,1minute.id – Jenazah Naufal Takdir Al Bari, atlet gimnastik nasional asal Gresik yang meninggal di Rusia dimakamkan Tempat Pemakaman Islam (TPI) Tlogopojok, Gresik pada Jumat, 3 Oktober 2025.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Ketua Umum Federasi Gimnastik Indonesia Ita Juliati, Wakil Rektor IV Universitas Negeri Surabaya Dwi Cahyo Kartiko bersama ratusan warga turut mengantarkan ke tempat peristirahatan terakhir Naufal di Tempat Pemakaman Islam (TPI) Tlogopojok, Kelurahan Tlogopojok, Gresik sekitar 5 kilometer dari rumah duka.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan, bahwa kepergian Naufal bukan sekadar kehilangan untuk Gresik, melainkan bagi Jawa Timur dan Indonesia. “Naufal punya cita-cita membahagiakan ibunya. Insya Allah Pemkab Gresik akan membantu mewujudkan cita-cita tersebut,” ujarnya.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyebut bahwa almarhum adalah kebanggaan daerah. “Dedikasinya mengharumkan nama bangsa sekaligus daerah. Atas nama pribadi, keluarga, dan seluruh masyarakat Gresik, kami ikut berduka cita. Semoga keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan,” kata Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani. 

Sebagai bentuk perhatian, Pemkab Gresik bersama BPJS Ketenagakerjaan menyalurkan santunan bantuan sebesar Rp 268,4 juta kepada keluarga almarhum. Pemerintah daerah juga akan menyiapkan rumah keluarga Naufal agar kondisi tempat tinggal menjadi lebih layak dan terjamin.

“Pemkab Gresik hadir bukan hanya dalam suka, tetapi juga dalam duka. Rumah bagi keluarga Naufal akan kami siapkan sebagai bentuk penghormatan akan cita-cita Naufal,” ungkap mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

“Cita-cita Naufal akan kami teruskan melalui langkah nyata. Ke depan, kami ingin memastikan bahwa setiap atlet asal Gresik mendapat perlindungan dan dukungan yang baik,” pungkas Bupati Yani. Selain itu, Pemkab Gresik berkomitmen memperkuat pola pembinaan atlet di daerah. Pemerintah akan memastikan perlindungan kesehatan, jaminan sosial, dan dukungan pembinaan bagi para atlet.

Keluarga Naufal, diwakili oleh Ketua Umum PB Federasi Gimnastik Indonesia Ita Juliati, menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah, lembaga, serta masyarakat yang telah memberikan doa, dukungan moral, dan bantuan.

“Kami sangat menghargai kepedulian dan dukungan ini. Naufal adalah harapan bangsa. Ia diproyeksikan untuk berlaga di Kejuaraan Dunia, SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade. Semoga semangatnya tetap hidup dan memotivasi kita semua,” ujar Ita Juliati. (yad)

Pemkab Gresik Siapkan Rumah untuk Keluarga Naufal, Atlet Gimnastik Nasional yang Meninggal di Rusia Selengkapnya

Gubernur, Bupati dan Ratusan Warga Antarkan Jenazah Naufal, Atlet Gimnastik asal Gresik yang Meninggal di Rusia ke TPI Tlogopojok 

GRESIK,1minute.id – Suasana duka masih menyelimuti atlet gimnastik Indonesia. Naufal Takdir Al Bari, atlet gimnastik nasional asal Gresik ini meninggal di Rumah Sakit G. A. Zakharyin, Penza, Rusia pada Kamis, 25 September 2025, setelah menjalani perawatan intensif selama 12 hari akibat cedera dalam latihan pemusatan menjelang Kejuaraan Dunia Artistik 2025 dan SEA Games 2025.

Jenazah Naufal tiba di rumah duka di Jalan KH Kholil, Kelurahan Pekelingan, Kecamatan/Kabupaten Gresik pada Jumat, 3 Oktober 2025. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Ketua Umum Federasi Gimnastik Indonesia Ita Juliati, Wakil Rektor IV Universitas Negeri Surabaya Dwi Cahyo Kartiko bersama ratusan warga turut mengantarkan ke tempat peristirahatan terakhir Naufal di Tempat Pemakaman Islam (TPI) Tlogopojok, Kelurahan Tlogopojok, Gresik sekitar 5 kilometer dari rumah duka.

Wajah mereka berkaca-kaca seakan ikut merasakan duka yang mendalam yang dialami keluarga Naufal. Beberapa atlet gimnastik juga tidak bisa membendung air mata. Naufal, adalah atlet gimnastik nasional yang mengharumkan nama Gresik dan Jawa Timur bahkan Indonesia. 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan, bahwa kepergian Naufal bukan sekadar kehilangan untuk Gresik, melainkan bagi Jawa Timur dan Indonesia. “Naufal punya cita-cita membahagiakan ibunya. Insya Allah Pemkab Gresik akan membantu mewujudkan cita-cita tersebut,” ujarnya.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyebut bahwa almarhum adalah kebanggaan daerah. “Dedikasinya mengharumkan nama bangsa sekaligus daerah. Atas nama pribadi, keluarga, dan seluruh masyarakat Gresik, kami ikut berduka cita. Semoga keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan,” kata Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani. 

Sebagai bentuk perhatian, Pemkab Gresik bersama BPJS Ketenagakerjaan menyalurkan santunan bantuan sebesar Rp 268,4 juta kepada keluarga almarhum. Pemerintah daerah juga akan menyiapkan rumah keluarga Naufal agar kondisi tempat tinggal menjadi lebih layak dan terjamin.

“Pemkab Gresik hadir bukan hanya dalam suka, tetapi juga dalam duka. Rumah bagi keluarga Naufal akan kami siapkan sebagai bentuk penghormatan akan cita-cita Naufal,” ungkap mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

“Cita-cita Naufal akan kami teruskan melalui langkah nyata. Ke depan, kami ingin memastikan bahwa setiap atlet asal Gresik mendapat perlindungan dan dukungan yang baik,” pungkas Bupati Yani. Selain itu, Pemkab Gresik berkomitmen memperkuat pola pembinaan atlet di daerah. Pemerintah akan memastikan perlindungan kesehatan, jaminan sosial, dan dukungan pembinaan bagi para atlet.

Keluarga Naufal, diwakili oleh Ketua Umum PB Federasi Gimnastik Indonesia Ita Juliati, menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah, lembaga, serta masyarakat yang telah memberikan doa, dukungan moral, dan bantuan.

“Kami sangat menghargai kepedulian dan dukungan ini. Naufal adalah harapan bangsa. Ia diproyeksikan untuk berlaga di Kejuaraan Dunia, SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade. Semoga semangatnya tetap hidup dan memotivasi kita semua,” ujar Ita Juliati. (yad)

Gubernur, Bupati dan Ratusan Warga Antarkan Jenazah Naufal, Atlet Gimnastik asal Gresik yang Meninggal di Rusia ke TPI Tlogopojok  Selengkapnya

UMG, Kampus “Unggul” Mewisuda 574 Mahasiswa 

GRESIK,1minute.id –  Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) menyelenggarakan wisuda ke-47 Tahun Akademik 2024/2025 di Graha Kartini Gresik pada Kamis, 2 Oktober 2025. 

Sebanyak 574 sarjana. Perguruan tinggi berada di Jalan Sumatra, Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) yang menguatkan jati diri sebagai kampus Unggul, Mandiri, dan Entrepreneur Islami.

Wakil Rektor I UMG Assoc. Prof. Dr. Slamet Asari menyampaikan, terdapat 574 mahasiswa yang dinyatakan lulus pada Tahun Akademik 2024/2025. Mereka yang terdiri atas 564 lulusan dari program Diploma III, Sarjana, dan Pascasarjana, serta 10 lulusan dari program Profesi Kesehatan. Hal itu tertuang dalam Surat Keputusan Rektor UMG Nomor 215/CAP/II.UMG/R/A/2025 yang ditetapkan di Gresik pada tanggal 21 Agustus 2025.

Sementara dalam prosesi wisuda ke-47, Rektor UMG Prof Dr Khoirul Anwar menegaskan kembali visi utama UMG yang berfokus pada tiga pilar, yaitu Unggul, Mandiri, dan Entrepreneur Islami.

“Unggul tidak hanya diukur dari prestasi akademik, melainkan juga karakter, integritas, serta keberanian berpikir. Mandiri berarti kemampuan civitas akademika dalam menciptakan peluang dengan jati diri kuat. Sementara menjadi jiwa usaha yang beretika, memfokuskan pada kontribusi sosial, serta mengintegrasikan nilai-nilai Kemuhammadiyahan, seperti kejujuran, keadilan, keberanian, dan semangat problem solver yang inovatif,” tandas Prof Khoirul.

Dikatakan, UMG saat ini memasuki fase rujukan nasional (2022–2026) sebagai bagian dari Rencana Induk Pengembangan (RIP) 2010–2030, dengan target menuju peradaban global (2026–2030) melalui publikasi internasional, program double degree, serta jejaring global. Kemajuan signifikan UMG dibangun pada tiga pilar utama, yakni pendidikan, tata kelola, dan kewirausahaan.

Ia menambahkan, prestasi dan inovasi UMG mulai dari bidang pendidikan dengan mengimplementasi realistic education plus dengan capaian 80% pengembangan kurikulum dari 33 prodi. Lalu, didukung komitmen riset yang kuat, terbukti dengan dipertahankannya Klaster Utama Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DPPM), memenangkan hibah besar, dan menghasilkan inovasi nyata, berupa pengajuan pelepasan 70 varietas unggul tebu.

Pada pilar tata kelola, jelasnya, UMG berupaya menuju Good University Governance dengan peningkatan SDM, yang diperkuat dengan 51 dari 223 dosen bergelar S3, dan 115 besertifikasi profesional. Selain itu, UMG berhasil melakukan penjaminan mutu sesuai standar internasional ISO 9001:2015 dan ISO 21001:2018.

Dalam bidang kewirausahaan Islami, eksistensi UMG dibuktikan dengan prestasi dosen dan mahasiswa dalam riset industri, serta ajang wirausaha nasional. Berkembangnya UMG termasuk dalam penerimaan 17 mahasiswa asing dari berbagai negara, seperti Komoro, Pakistan, Thailand, Sudan, Yaman, Nigeria, dan Kamboja.

“Rencana besar menuju akreditasi internasional Quacquarelli Symonds (QS) dan Times Higher Education (THE), pembangunan Fakultas Kedokteran Gigi, serta fasilitas modern baru,” jelas Prof Khoirul.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur Dr Hidayatullah,  menyampaikan dukungan penuh agar UMG meraih akreditasi ‘Unggul’. Ia berpesan kepada para wisudawan agar mendarmabaktikan ilmu yang diperoleh di kampus untuk bangsa, baik melalui karier, kewirausahaan, melanjutkan studi, maupun kehidupan pribadi.

Sementara itu, Prof Lincolin Arsyad, PhD, Dewan Pakar Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, dalam orasi ilmiahnya menekankan pentingnya peningkatan kualitas modal insani (human capital) Indonesia. Menurutnya, kecerdasan akademik harus diimbangi dengan akhlak dan moral mulia.

Dalam wisuda kali ini, UMG memberikan penghargaan kepada 20 wisudawan terbaik. Salah satunya adalah Vina Mar’atus Sholihah, SBns, lulusan Prodi Kewirausahaan yang berhasil meraih IPK 3,98. Ia menjadi wisudawan terbaik akademik berkat dukungan beasiswa KIP UMG.

Selain itu, Restu Kinanti Alif Rahmawati, SAk, dari Prodi Akuntansi juga menorehkan prestasi di bidang olah raga. Ia meraih Juara 2 dan 3 pada ajang Banyuwangi Championship Nasional, serta Juara 3 Seni Beregu Putri Satria Yudha Championship. (yad)

UMG, Kampus “Unggul” Mewisuda 574 Mahasiswa  Selengkapnya

Ini Jawara Gebyar Pocil Kapolres Gresik Cup 2025

GRESIK,1minute.id – Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik menggelar Gebyar Polisi Cilik (Pocil) Kapolres Gresik Cup 2025. Gelaran untuk peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 ini, diikuti 17 tim pocil binaan Polsek jajaran Polres Gresik. 

Tim Pocil Kebomas yang diwakili siswa SD Muhammadiyah 1 GKB (Mugeb) tampil gemilang dan berhasil menyabet Juara Umum. Sementara itu, tim Pocil Polsek Cerme meraih Juara 2, disusul tim Pocil Gresik Kota yang menempati posisi Juara 3.

Sebanyak 374 pelajar sekolah dasar ambil bagian dalam lomba ini. Mereka tak hanya menampilkan keterampilan baris-berbaris dan 12 gerakan dasar lalu lintas, namun juga menyuguhkan pertunjukan seni bernuansa kearifan lokal yang memikat penonton.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, menegaskan bahwa kegiatan Pocil bukan sekadar perlombaan semata. Menurutnya, ajang ini adalah sarana membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, dan rasa cinta tanah air sejak dini.

“Hari ini adik-adik bukan hanya peserta lomba, tetapi juga calon pelopor keselamatan lalu lintas. Kekompakan dan semangat yang kalian tunjukkan adalah teladan yang membanggakan,” pesan alumnus Akpol 2006 ini. Di akhir acara, iajuga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap keselamatan berlalu lintas. “Keselamatan di jalan bukan hanya tugas Polisi, melainkan tanggung jawab kita semua,” tegasnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera Buna, menjelaskan bahwa penilaian lomba dilakukan secara komprehensif. “Penilaian tidak hanya menitikberatkan pada kekompakan gerak, tetapi juga kostum, kreativitas, hingga kepemimpinan danton (komandan peleton),” terangnya. Selain Juara Umum, panitia juga menyiapkan sejumlah penghargaan kategori khusus. 

Berikut daftar lengkap pemenang Gebyar Pocil Kapolres Gresik Cup 2025:

Juara 1 : Kebomas

Juara 2 : Cerme

Juara 3 : Gresik Kota

Favorit 1 : Benjeng

Favorit 2 : Kedamean

Favorit 3 : Dukun

Seni Kearifan Lokal : Bungah

Keserasian & Kekompakan Gerak : Wringinanom

Best Costume : Balongpanggang

Ini Jawara Gebyar Pocil Kapolres Gresik Cup 2025 Selengkapnya

Berkebaya, Bawaslu dan KPI Gresik Gelar Apel Hari Kesaktian Pancasila di Pulau Cisiu

GRESIK,1minute.id – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) bersama Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Gresik menggelar Apel Pemantau Pemilu memperingati Hari Kesaktian Pancasila pada Rabu, 1 Oktober 2025.

Apel yang mengusung tema “Kesaktian Perempuan sebagai Pemantau Pemilu di Akar Rumput Menuju Zero Money Politik dalam Mewujudkan Pemilu yang Bersih dan Berwibawa” ini pusatkan Hutan Mangrove, Pulau Cisiu, Desa Pangkah Kulon, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik. 

Peserta apel semua perempuan dan memakai kebaya. Ratusan anggota KPI Gresik yang berasal dari kelompok disabilitas, istri nelayan, lansia, petani, lansia hingga perempuan lintas profesi sangat antusias dalam apel Hari Kesaktian Pancasila ini.

Kegiatan ini menjadi simbol komitmen perempuan dalam mengawal proses demokrasi, khususnya dalam pencegahan praktik politik uang yang berpotensi merusak integritas pemilu. Rofaatul Hidayah, Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa, Bawaslu Gresik menegaskan pentingnya peran perempuan di akar rumput sebagai garda terdepan pengawasan partisipatif.

“Perempuan memiliki kesaktian dalam menjaga nilai kejujuran dan integritas. Dengan keterlibatan aktif perempuan, kita berharap lahirnya pemilu yang lebih bersih, bermartabat, dan bebas dari praktik politik uang,” ujar Rofaatul.

Melalui apel ini, KPI Gresik bersama Bawaslu berkomitmen memperkuat kolaborasi untuk mendorong pengawasan partisipatif yang inklusif dan berkelanjutan, sehingga cita-cita pemilu yang jujur, adil, dan berwibawa dapat terwujud. (yad)

Berkebaya, Bawaslu dan KPI Gresik Gelar Apel Hari Kesaktian Pancasila di Pulau Cisiu Selengkapnya

Riyanto, Pameran Aksara di Perpusnas Jakarta, Pajang Kaligrafi Walisongo Transportation Padukan AI

GRESIK,1minute.id – Muhammad Riyanto mengikuti pameran di Gedung Perpustakaan Nasional di Jalan Medan Merdeka Selatan No.11 Jakarta Pusat. Pameran yang diikuti pelukis kaligrafi tinggal di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik ini untuk memperingati Hari Aksara International. 

Karya Riyanto terpajang di pameran  bertemakan “AKSARA Contemporary Art Exhibition by Jakarta Illustration Visual Art” ini, setelah lolos kurasi. Tidak banyak pelukis yang bisa memamerkan karya ajang yang berlangsung mulai digelar 15 sampai Selasa, 30 September 2025 ini. Selain Riyanto yang alumnus Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin Al-slamiyah asuhan KH. Muhammad Bashori Mansyur, Tambak Osowilangun, Surabaya ini. Ada sejumlah pelukis lainnya. Antara lain, Ghanyleo; Jono Sugiartono; Syais Paindow ; Firmina Mikael; dan Natasha Laksmana.

“Ini pameran skala Nasional Saya, mas!” kata Riyanto melalui pesan WhatsApp pada Selasa, 30 September 2025. Dalam pmeran ini, pernah belajar kaligrafi di KH.M Faiz Abdur Razaq, Khattat International dari Bangil itu memamerkan karya berjudul “Walisongo Transportation”.  Karya Riyanto pun menjadi magnet bagi penggemar kaligrafi nasional maupun pengunjung lainnya. 

Sebab, karya Riyanto, selain memadukan teknik kaligrafi dengan imajinasi Out of the Box, yakni mengintegrasikan moda transportasi darat dan laut penyebar Agama Islam di Indonesia dengan teknologi kecerdasan buatan alias artificial intelligence (AI). Dalam video yang diterima 1minute.id berdurasi 1 menit, 3 detik itu, terlihat ada kapal pesiar, kereta api bawah tanah, mobil dan perahu serta para peziarah yang selalu bergerak ke makam-makam Waliyullah itu. 

“Masih menggunakan AI, mas! Jadi bisa gerak lukisannya,” ujar Riyanto yang pernah menjadi dewan juri cabang Khat di Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Jawa Timur di Jember 2025 ini.  Riyanto, seniman lukis kaligrafi yang sedang naik daun.

Beberapa karyanya pernah dipamerkan di beberapa negara. Sejumlah lukisan Riyanto telah dikoleksi sejumlah tokoh di Indonesia. Diantaranya, lukisan berjudul Ikan Bandeng menjadi koleksi Presiden Joko Widodo. Ada juga yang dikoleksi mantan ketua PBNU KH. Said Aqil Siradj, KH.Afifudin Dimyati, putra KH.Dimyati Romli sekaligus pengasuh Ponpes Hidayatul Quran Peterongan Jombang dan KH. Muammar ZA, qori International dari Indonesia. Riyanto mengaku belajar kaligrafi dari Ustadz Faiz Abdur Rozzaq di Bangil, Pasuruan tersebut. (yad)

Riyanto, Pameran Aksara di Perpusnas Jakarta, Pajang Kaligrafi Walisongo Transportation Padukan AI Selengkapnya

Dua Siswa asal Gresik Sabet Medali Perunggu OSN 2025 di Jakarta, Fadhil Bidang IPS & Fikri, Bidang Matematika 

GRESIK,1minute.id- Dua pelajar Gresik berhasil merebut medali Perunggu di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025. Dua siswa berotak encer itu, adalah Fadhil Hisyam, siswa Kelas VIII UPT SMP Negeri 1 Gresik. Fadhil meraih perunggu untuk bidang studi Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Di bidang matematika,  perunggu diraih oleh Muhammad Fikri Rahmansyah, siswa SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) Gresik Kota Baru (GKB).

OSN yang berlangsung di Jakarta pada 21–27 September 2025 itu diikuti ribuan pelajar terbaik dari seluruh Indonesia. Setelah melalui seleksi berlapis mulai dari sekolah, kabupaten hingga provinsi. Fadhil dan Fikri, terpilih mewakili Jawa Timur. Keduanya pun sukses menembus panggung nasional. 

Fikri, sapaan, Muhammad Fikri Rahmansyah dikenal jago matematika sejak sekolah dasar. Bagi sebagian besar, matematika adalah momok. Namun, Fikri  Matematika bagaikan “sarapan” setiap harinya. 

Pada final OSN yang diselenggarakan oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI), Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada 21-27 September 2025, Fikri “melahap” semua materi dengan lancar.

“Materi geometri menjadi tantangan terberat, tetapi Alhamdulillah bisa dilalui berkat latihan intensif setiap hari,” ujar Fikri dalam siaran pers yang diterima 1minute.id pada Senin, 30 September 2025.

Guru pembimbingnya, Khotimatul Khusna, menceritakan bahwa Fikri berlatih sekitar lima jam per hari menjelang lomba. “Ketekunannya luar biasa. Fikri tidak mudah menyerah meski menghadapi soal-soal yang sulit,” ungkapnya.

Kerja keras dan ketekunan dalam belajar akhirnya berbuah manis. Keberhasilan Fikri membawa pulang medali Perunggu  disambut penuh rasa syukur oleh Kepala Spemdalas, Yugo Triawanto. “Prestasi Fikri bukan hanya kebanggaan sekolah, tetapi juga mengharumkan nama Gresik. Semoga menjadi inspirasi bagi siswa-siswa lain untuk terus berkarya dan berprestasi,” tuturnya.

Selain medali perunggu, Fikri juga menerima uang pembinaan sebesar Rp 5 juta dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Bagi Spemdalas, pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, pembinaan yang konsisten, dan doa dapat membawa hasil gemilang. Harapannya, Fikri dan siswa-siswa lain terus menorehkan prestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Melansir dari laman Pusat Prestasi Nasional, Kemendikdasmen OSN 2025 terbagi menjadi tiga bidang studi, yakni Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Matematika. Untuk bidang IPA diikuti sebanyak 2.332 siswa ; IPS 2.236 siswa dan Bidang Matematika 2.331 siswa. (yad)

Dua Siswa asal Gresik Sabet Medali Perunggu OSN 2025 di Jakarta, Fadhil Bidang IPS & Fikri, Bidang Matematika  Selengkapnya

INTHERVAL, Inovasi Insan Petrokimia Gresika Bisa Optimalkan Gas Buang Pabrik jadi Energi Alternatif 

GRESIK,1minute.id – Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia melalui inovasi “INTHERVAL” (Integrated Thermal Valorization System for Fuel Recovery in Process Boilers) berhasil mengubah gas buang pabrik menjadi sumber energi alternatif. 

Inovasi inipun mendapatkan penghargaan Rintisan Teknologi (Rintek) untuk kategori Teknologi Proses Industri Manufaktur dari Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita.

Terpisah, Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob mengatakan, sebagai industri yang memiliki 36 pabrik tentu tidak bisa terlepas dari dampak lingkungan. Inovasi INTHERVAL merupakan solusi untuk mengurangi emisi karbon yang dihasilkan dari pabrik di Petrokimia Gresik dan sekaligus mengubahnya menjadi produk bernilai tambah.

“Teknologi hijau ini juga menjadi komitmen perusahaan untuk menunjang suksesnya program Pemerintah Net Zero Emission (NZE) yang dipercepat di tahun 2050,” demikian disampaikan Daconi saat di Gresik, Jawa Timur pada Senin, 29 September 2025.

Ia menjelaskan, melalui inovasi INTHERVAL, perusahaan mampu mengonversi gas buangan pabrik menjadi bahan bakar proses boiler. Selama ini, gas sisa yang masih mengandung komponen bernilai kalor tinggi dibuang tanpa pemanfaatan lebih lanjut.

Daconi mencontohkan, gas buangan yang mengandung hidrogen dan metana, sebelumnya dibuang sebagai limbah, sekarang bisa digunakan kembali sebagai sumber energi. Melalui penerapan inovasi ini, energy losses yang sebelumnya mencapai 5.340 Millions of British Thermal Units (MMBTU) setiap bulan berhasil ditekan menjadi hanya 51 MMBTU per bulan, mencatatkan pengurangan sebesar 99 persen dari pemborosan energi.

“Optimalisasi gas buangan ini dilakukan pada Package Boiler dan Waste Heat Boiler, menjadikan limbah sebagai energi alternatif. Inovasi ini mampu memberi nilai tambah pada limbah, menghemat biaya energi, serta menekan dampak lingkungan dan mengurangi energy losses,” ujar Daconi.

Ia pun memastikan inovasi efisiensi energi yang serupa akan diimplementasikan di unit lain di Petrokimia Gresik. Dengan demikian, manfaat yang didapatkan dari inovasi ini semakin besar lagi dan memberikan dampak positif terhadap lingkungan. Daconi juga memastikan siap berkolaborasi dengan sektor industri lain untuk pemanfaatan limbah menjadi energi.

“Inovasi INTHERVAL menjadi bukti kepeloporan Petrokimia Gresik dalam inovasi berkelanjutan untuk mewujudkan swasembada pangan nasional sesuai cita-cita Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto yang tertuang dalam Asta Cita,” pungkas Daconi.

Sementara itu, penghargaan Rintek merupakan bentuk konkret dukungan Pemerintah kepada pelaku industri untuk meningkatkan penguasaan teknologi, termasuk dalam teknologi industri berbasis lingkungan. Adapun peningkatan teknologi industri akan membuat industri nasional mampu bersaing di pasar dalam negeri maupun internasional. (yad)

INTHERVAL, Inovasi Insan Petrokimia Gresika Bisa Optimalkan Gas Buang Pabrik jadi Energi Alternatif  Selengkapnya

Dua Film Karya Sineas Gresik Movie Diputar di IWAFF Australia

GRESIK,1minute.id – Dua film karya Gresik Movie diputar di hadapan publik Australia Barat melalui rangkaian Indonesia – Western Australia Film Festival (IWAFF) 2025. Dua film pendek yang di sutradarai oleh Irvan Akbar itu berjudul “Gemintang” dan “Salah Melihat Jalan Surga”.

Dua film itu resmi diputar pada Sabtu, 27 September 2025 ini menjadi wadah penting untuk mempertemukan film pendek Jawa Timur dengan penonton internasional, sekaligus memperluas ruang apresiasi terhadap sinema Indonesia.

IWAFF merupakan agenda tahunan yang lahir pada 2024 atas kerja sama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan mitra di Australia Barat. Tujuannya adalah mempromosikan budaya dan bahasa Indonesia lewat medium film pendek, sekaligus mempererat hubungan Sister State/Province antara Jawa Timur dan Australia Barat.

Pada 2025, IWAFF diselenggarakan di dua lokasi bergengsi: Luna on SX Fremantle (berkolaborasi dengan Totally Lit Fremantle Festival) pada 27 September – 1 Oktober 2025, serta The Backlot Perth pada 2 – 4 Oktober 2025. Sebanyak 33 film pendek karya sineas Jawa Timur ditayangkan, hasil kurasi Pemerintah Daerah serta Kabupaten/Kota di Jawa Timur.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata memfasilitasi keberangkatan lima komunitas film, yaitu Gresik Movie ; Raya Media Creative ; Boomcraft Production, Sinema Mbatu Adem ; dan Paringart Cinema.

Bagi Gresik Movie, kesempatan tampil di IWAFF bukan hanya tentang pemutaran film, tetapi juga tentang mengabarkan geliat perfilman Gresik ke dunia internasional. “Festival adalah titik temu antara film dan penonton. Melalui IWAFF 2025, publik Australia Barat, khususnya Perth, dapat melihat wajah Jawa Timur dalam kemasan sinema dengan beragam visual dan gagasan,” ungkap Irfan Akbar, sutradara Gemintang yang turut hadir di Perth.

Selain Gemintang dan Salah Melihat Jalan Surga, Film Gresik yang lain juga diputar dalam IWAFF 2025, seperti Cahaya produksi Nyala Jingga, serta Jelajah Senja, Aura, dan Pemuda Utara yang Merawat Cahaya dengan Cinta produksi Fonemik. Kehadiran karya-karya ini menegaskan bahwa Gresik menjadi salah satu simpul penting dalam ekosistem perfilman Jawa Timur.

Lebih dari sekadar tontonan, IWAFF adalah panggung diplomasi budaya. Film-film yang diputar tidak hanya memperkenalkan cerita lokal, tetapi juga membuka ruang dialog lintas negara tentang identitas, bahasa, dan tradisi. “Pendistribusian film pendek ke luar negeri bukan hanya mengenalkan potensi lokal, tetapi juga menjadi medium diplomasi. Semoga ke depan semakin banyak film dari Gresik yang menemukan penontonnya hingga ke mancanegara,” tutup Irfan Akbar.

Seperti diberitakan sebelumnya, film Gemintang berdurasi 12 menit pernah diputar perdana dengan 20 film pendek berbahasa daerah lainnya di Jogjakarta pada Minggu, 29 November 2020 malam. 

Pemutaran film berdurasi 12 menit itu sekaligus launching Festif kerjabareng dengan JAFF (Jogja-NETPAC Asian Film Festival). Film tersebut masuk dalam fasilitas Ide Sinema Kreatif (Festif) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekaf) 2020.

Film Gemintang menceritakan tentang dua orang anak yang mendapat tugas dari gurunya untuk menggambar bintang. Namun kesulitan sebab ketika ingin melihat bentuknya, langit di Gresik sedang dirundung mendung saat malam. Film ini diperankan oleh M. Baidlowie Azhari (sebagai Budi) dan Qaireen Khansa P. (Sebagai Kejora). (yad)

Dua Film Karya Sineas Gresik Movie Diputar di IWAFF Australia Selengkapnya