Pertama di Gresik, Siswa UPT SMP Negeri 4 Gresik Launching 9 Buku Antologi dalam Tiga Bahasa

GRESIK,1minute.id – Budaya literasi di UPT SMP Negeri 4 Gresik seakan tidak pernah padam. Tahun ini, sekolah berada di Jalan Proklamasi, Gresik melaunching sembilan buku antologi karya siswa. Buku di sesi ketiga atau tahun ketiga ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. 

“Buku antologi sesi ketiga karya siswa ini terbit dalam tiga bahasa,” kata Kepala UPT SMP Negeri 4 Gresik Arif Abd Rohman dalam sambutannya  di acara launching buku dan peresmian jembatan layang penghubung Musala, Perpustakaan Agama dengan ruang kelas pada Rabu, 18 Juni 2025.

FLASHMOB : Siswa UPT SMP Negeri 4 Gresik di acara launching buku antologi 3 bahasa dan peresmian jembatan layang sekolah pada Rabu, 18 Juni 2025 (FOTO: chusnul cahyadi/1minute.id)

Acara tersebut dihadiri antara lain,  Sekretaris Dinas (Sekdin) Pendidikan Gresik Herawan Eka Kusuma, Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Menengah Pertama Dispendik Gresik A.Syifaul Qulub, Kepala Persatuan Guru Republik Indonesia atau PGRI Gresik Beri Avita Prasetiya serta para wali murid siswa kelas VII dan VIII. 

Arif, sapaan, Arif Abd Rohman melanjutkan buku antologi ini semua hasil karya siswa. Mulai penulisan, editing hingga pembuatan cover ini terbit dalam tiga bahasa yakni Indonesia, Jawa dan Inggris.  Sembilan judul buku tersebut antara lain, Gresik dalam Cerita karya siswa kelas VII A, B dan C ; Jejak Langkah di Bumi Wali karya siswa kelas 7i, E dan F ; Wisata Gresik. Kemudian buku bahasa Jawa berjudul Gurit Jiwa Jawa karya siswa kelas VIII A dan D ; Milang Kori Endahing Tembung karya siswa Kelas VIII E dan H dan Nuladha Urip Mring Tembang Macapat. Sedangkan, buku antologi bahasa Inggris ditulis oleh siswa kelas IX yang tahun ini mereka telah lulus. 

MINIATUR DAUR ULANG : Sekdin Pendidikan Gresik Herawan Eka Kusuma, Kabid Pendidikan Sekolah Menengah Pertama Dispendik Gresik A.Syifaul Qulub menyaksikan gelar karya siswa SMP Negeri 4 Gresik usai Launching buku antologi 3 bahasa dan peresmian Jembatan layang di UPT SMP Negeri 4 Gresik pada Rabu, 18 Juni 2025 (FOTO: chusnul cahyadi/1minute.id)

Sekretaris Dinas Pendidikan atau Sekdin Pendidikan Gresik Herawan Eka Kusuma memberikan apresiasi yang tinggi kepada sekolah dan siswa yang telah membuat karya luar biasa. “Saya sangat terimakasih kepada kepala sekolah , guru, wali murid dan siswa dengan keikhlasan bisa mewujudkan sekolah yang memiliki  banyak fasilitas yang luar biasa,” kata Herawan.

Selain launching buku antologi tiga bahasa, pada kesempatan itu juga dilaksanakan pameran atau gelar karya siswa di sekolah Adiwiyata Mandiri itu. Gelar karya di sekolah yang memiliki tagline “Where Tomorrow’s Leaders Come Together” semuanya menggunakan bahan daur ulang ramah lingkungan. Gelar karya yang dipamerkan adalah rumah adat di Indonesia menggunakan kertas dan kardus bekas; Jembatan menggunakan stik es krim dan batik ecoenzim.

Herawan mendoakan UPT SMP Negeri 4 Gresik bisa bertumbuh bersama menjadikan anak-anak didiknya baik, memiliki akhlak yang baik, dan mampu di terima semua sektor kehidupan. “Ukuran keberhasilan sekolah adalah alumninya dan SMP Negeri 4 Greeik telah melahirkan alumni seorang Bupati Gresik (Fandi Akhmad Yani,Red). Jadi luar biasa SMP Negeri 4 Gresik ini,” tegas Herawan. (yad)

Pertama di Gresik, Siswa UPT SMP Negeri 4 Gresik Launching 9 Buku Antologi dalam Tiga Bahasa Selengkapnya

Pertama di Gresik, Siswa SMP Negeri 2 Gresik Isi Kegiatan Akhir Belajar dengan Pelatihan Dasar Ketarunaan

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 2 atau SPENDA Gresik beda dengan sekolah lain dalam mengisi kegiatan akhir belajar. Sekolah ramah anak yang memiliki kantin halal dan menjadi Kandidat Sekolah Rujukan Google atau SKRG berada di Jalan KH Kholil, Gresik ini, menyelenggarakan pelatihan dasar ketarunaan.

Instruktur pelatihan dasar penguatan baris berbaris untuk siswa kelas VII inj, adalah siswa SMK Taruna Mambaul Ulum Kebomas. Pelatihan dilaksanakan selama 2 hari, mulai Senin hingga Selasa, 16-17 Juni 2025. Tempat pelatihannya di halaman sekolah. Setiap harinya, siswa “digembleng” selama 3 jam.

Menurut Kepala UPT SPENDA Gresik Mohammad Salim, pada hari pertama pelantihan dasar ketarunaan penguatan baris berbaris diisi dengan brifing oleh pelatih.  Dalam brifing itu, peserta membawa bekal makan pagi (kotak makan bisa beli di kantin ) untuk sarapan pagi bersama, gelas tambler bebas untuk minum dan air minum.

Materi pelatihan ada empat yakni,  Baris Berbaris ; Cara Hormati Guru / Tenaga Pendidik (Tendik) ; Adap makan minum dan  tata cara bersikap pada guru dan orang tua. “Latihan ketarunaan ini adalah yang pertama di tingkat SMP. Tujuan pelatihan ini untuk memupuk sikap disiplin murid agar tidak hidup manja di kekuarga mereka diharapkan mandiri dengan bertanggung jawab pada diri sendiri dan keluarga sehingga mereka sadar pentingnya menghormati orang tua dan guru untuk bekal masa depan,” terang Salim.

Antusisme siswa mengikuti model pendidikan karakter, pelatihan dasar baris baris ini diluar ekspektasi. Mereka sangat antusias mengikuti kegiatan pelatihan dasar baris berbaris tersebut. Kenza, misalnya. Siswa kelas VII D itu mengaku senang bisa kegiatan tersebut. “Saya sangat senang dan bersemangat sekali ikut kegiatan ini karena banyak materi baru yang menarik untuk belajar berdisiplin di sekolah dan di keluarga,” katanya.

Sementara orang tua siswa juga setali tiga uang dalam menyikapi kegiatan pelatihan baris berbaris itu. “Saya sebagai orang tua murid sangat mendukung acara ini karena dapat membantu murid hidup bertanggung jawab,” kata Ny Titin. (yad)

Pertama di Gresik, Siswa SMP Negeri 2 Gresik Isi Kegiatan Akhir Belajar dengan Pelatihan Dasar Ketarunaan Selengkapnya

Ini Pesan Bupati Gresik untuk Kontingen Atlet Gresik yang Bakal Berlaga di Porprov Jatim

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melepas keberangkatan kontingen atlet Kabupaten Gresik untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX pada Ahad, 15 Juni 2025.

Porprov Jatim digelar di Malang Raya mulai 28 Juni hingga 5 Juli 2025 mendatang. Pelepasan atlet Gresik itu dipusatkan di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro atau WEP di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik bersamaan dengan acara Car Free Day. Tampak hadir antara lain, Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan apresiasi atas semangat juang para atlet serta berpesan agar mereka menjaga kondisi fisik selama bertanding. “Kami sangat bangga atas semangat juang yang ditunjukkan oleh para atlet kita. Namun, jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan dan pola hidup selama berada di sana agar dapat tampil maksimal,” pesan Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani.

Sebanyak 716 orang, yang terdiri dari 572 atlet dan 144 ofisial, akan mewakili Kabupaten Gresik dalam ajang olahraga dua tahunan ini. Mereka akan bertanding di 50 dari 63 cabang olahraga atau cabor yang dipertandingkan. Para atlet akan berlaga di berbagai venue yang tersebar di Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu mulai Sabtu, 28 Juni 2025.

Pada Porprov sebelumnya, Kabupaten Gresik berhasil menempati peringkat ke-7. Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Gresik menargetkan peningkatan prestasi dengan masuk lima besar klasemen akhir.

Ketua KONI Gresik dr. Anis Ambiyo Putri, menyatakan bahwa para atlet telah menjalani persiapan intensif selama beberapa bulan terakhir. “Kami yakin para atlet sudah siap bertanding dan membawa pulang medali. Tahun lalu Gresik berada di posisi ke-7, hanya terpaut sedikit poin dari peringkat ke-6. Tahun ini kami menargetkan masuk lima besar,” ujarnya optimistis.

Sebagai bentuk apresiasi dan motivasi, Pemkab Gresik juga menyiapkan hadiah uang tunai sebesar Rp 40 juta untuk setiap peraih medali emas, meningkat dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 35 juta. Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur IX akan dibuka secara resmi pada Sabtu, 28 Juni 2025 di Stadion Gajayana, Kota Malang, dan akan ditutup pada Sabtu, 5 Juli 2025 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. (yad)

Ini Pesan Bupati Gresik untuk Kontingen Atlet Gresik yang Bakal Berlaga di Porprov Jatim Selengkapnya

PG Inspiration Day, Ajak Siswa Difabel Eduwisata ke KBS

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia membantu meningkatkan kepercayaan diri anak-anak berkebutuhan khusus (difabel) melalui kegiatan outing class. Puluhan anak Sekolah Luar Biasa (SLB) di Gresik diajak berkunjung ke Kebun Binatang Surabaya (KBS), baru-baru ini. Mereka pun semringah. 

Kegiatan bertajuk “PG Inspiration Day Goes to KBS” ini menjadi bagian dari komitmen Petrokimia Gresik dalam mendukung terciptanya Sumber Daya Manusia (SDM) unggul. 

SVP Sekretaris Perusahaan Petrokimia Gresik Adityo Wibowo menyampaikan bahwa perusahaan berupaya membangun lingkungan inklusif untuk anak-anak berkebutuhan khusus, guna membantu mereka merasa dihargai dan meningkatkan kepercayaan diri.

“Melalui kegiatan kunjungan ke Kebun Binatang Surabaya ini, kami ingin memberikan pengalaman menyenangkan dan edukatif kepada anak-anak untuk mengenal lebih dekat dunia satwa, berinteraksi dengan lingkungan sekitar, dan tentunya merasakan kebahagiaan dalam suasana yang ramah dan inklusif,” ujar Adit, sapaan akrab Adityo Wibowo.

Total ada 42 anak SLB ikut serta dalam kegiatan ini. Sebanyak 25 anak berasal dari SLB Kemala Bhayangkari dan 17 siswa dari SLB Little Star.

Mereka diajak keliling KBS dengan rute yang ditentukan, dan disesuaikan dengan kondisi peserta. Dalam kegiatan, anak-anak didampingi oleh guru dan relawan Petrokimia Gresik. Peserta juga mendapatkan materi tentang fakta unik satwa yang ada dari para relawan.

“Kami sangat bangga karena Insan Petrokimia Gresik dengan suka rela meluangkan waktu dan tenaga untuk menjadi bagian dari kegiatan ini. Kehadiran ini menunjukkan kepedulian, dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan serta empati yang menjadi fondasi budaya perusahaan,” tandas Adit.

PG Inspiration Day merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan Petrokimia Gresik di momen Hari Ulang Tahun (HUT) perusahaan. Untuk HUT Ke-53 Petrokimia Gresik, PG Inspiration Day memilih berbagi inspirasi dan motivasi bersama anak-anak berkebutuhan khusus dan yatim piatu.

Sebelumnya, PG Inspiration Day mengajak anak berkebutuhan khusus untuk fashion show dan melukis bersama di salah satu mal di Gresik. Berikutnya juga menggelar kegiatan bersama anak yatim piatu di Trawas, Mojokerto tanggal 13-14 Juni 2025.

“Setiap anak memiliki potensi luar biasa. Dengan kesempatan yang tepat, mereka dapat mencapai prestasi lebih banyak lagi. Insan Petrokimia Gresik ingin mengajak anak-anak menikmati setiap momen di acara ini, memberikan semangat kepada mereka untuk berprestasi lebih baik lagi,” ujar Adit.

Kepala SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik Dede Idawati mengapresiasi kegiatan PG Inspiration Day, karena memberikan perhatian terhadap anak-anak berkebutuhan khusus. Perhatian ini menjadikan anak-anak SLB semakin percaya diri dengan lingkungan luar.

“Terima kasih Petrokimia Gresik menggelar outing class untuk anak-anak kami. Semoga kegiatan ini berkelanjutan dengan jangkauan lebih luas, sehingga semakin banyak anak-anak berkebutuhan khusus menerima manfaat program ini,” tutup Dede. (yad)

PG Inspiration Day, Ajak Siswa Difabel Eduwisata ke KBS Selengkapnya

KWG Gelar Festival Nasi Krawu Vol.3 di Wagos

GRESIK,1minute.id –  Pemerintah Kabupaten Gresik memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Festival Nasi Krawu Vol. 3 yang diselenggarakan oleh Komunitas Wartawan Gresik (KWG). Acara rutin tahunan dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional dipusatkan di  kawasan Wisata Alam Gosari (Wagos), Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik pada Ahad, 1 Juni 2025.

Sebanyak 1.000 bungkus nasi krawu disiapkan dan disusun membentuk tumpeng setinggi tiga meter, sebagai simbol kekayaan kuliner khas Gresik. Pada Desember 2020, Nasi Krawu ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda atau WBTB oleh Kemenristek RI.

Plt Bupati Gresik Asluchul Alif, dalam sambutannya menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan tahunan ini. Ia mendorong agar ke depan Festival Nasi Krawu dapat diselenggarakan di berbagai destinasi wisata desa lainnya di Gresik, sebagai upaya mengenalkan potensi lokal ke tingkat regional hingga nasional.

“Ini adalah kali ketiga KWG mengadakan Festival Nasi Krawu, dan kali ini dilaksanakan di Wagos. Pemkab Gresik sangat mengapresiasi semangat teman-teman wartawan. Semoga tahun depan, festival ini bisa digelar di lokasi wisata desa lainnya di Kabupaten Gresik, agar potensi daerah kita semakin dikenal luas,” jelasnya.

Senada dengan Plt Bupati, Ketua DPRD Gresik, Muhammad Syahrul Munir, turut mengapresiasi inisiatif KWG. Ia menilai kegiatan ini mampu memperkuat identitas budaya lokal dan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Gresik yang semakin maju dan berperadaban.

“KWG telah menjalankan peran penting dalam menyajikan informasi yang valid dan faktual. Festival ini adalah bentuk nyata upaya merawat tradisi di Kabupaten Gresik, yang menjadi fondasi menuju Gresik yang lebih maju dan berperadaban,” tuturnya.

Sebelumnya, Ketua KWG, Miftahul Arif, dalam sambutannya menyampaikan bahwa festival ini merupakan bentuk kontribusi wartawan tidak hanya dalam pemberitaan, tetapi juga dalam menyampaikan ide-ide kreatif yang mampu mengangkat potensi lokal.

“Festival Nasi Krawu ini merupakan bagian dari peringatan Hari Pers Nasional. Kami ingin menunjukkan bahwa wartawan juga bisa berkontribusi dalam promosi budaya dan pariwisata. Dengan semangat kolaborasi dan cinta terhadap budaya lokal, Festival Nasi Krawu menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara media dan pemerintah dapat melahirkan kegiatan yang bermanfaat, edukatif, dan menghibur masyarakat,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan Festival Nasi Krawu ini, KWG juga bekerja sama dengan sejumlah pihak. Di antaranya Dispendukcapil yang memberikan layanan pembuatan akta kelahiran serta rekam dan cetak KTP/KIA, Polres Gresik yang menggelar sosialisasi SIM Internasional, PMI yang menyediakan layanan cek kesehatan gratis, serta Yayasan Fajar Trilaksana, sebuah lembaga bantuan hukum. (yad)

KWG Gelar Festival Nasi Krawu Vol.3 di Wagos Selengkapnya

Guru dan Siswa SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik Berprestasi Dapat Apresiasi dari AKBP Rovan

GRESIK,1minute.id – Penasehat Yayasan Kemala Bhayangkari atau YKB Cabang Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu memberikan apresiasi kepada guru dan siswa SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik pada Senin, 26 Mei 2025.

Acara dipusatkan di Aula Rupatama SAR lantai III Markas Polisi Resor atau Mapolres Gresik. Puluhan guru dan siswa SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik terlihat semringah

Mereka terlihat ceria karena bisa bertemu langsung dengan Penasehat Yayasan Kemala Bhayangkari atau YKB Cabang Gresik juga Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, Ketua YKB Cabang Gresik Ny Miranda Rovan, Wakil Ketua Ny. Ferrani Danu Anindhito, Kepala SLB Dede Idawati, serta pengurus lainnya. 

Kegiatan ini dirangkaikan dengan penandatanganan Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan mutu pendidikan yang berintegritas, inklusif, dan berkualitas. Penasehat YKB Cabang Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menegaskan pentingnya peran YKB dalam mendukung dunia pendidikan, khususnya bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

“SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik merupakan bagian dari upaya luhur mencerdaskan kehidupan bangsa. Dibutuhkan dedikasi dan profesionalisme tinggi dari para pendidik untuk mewujudkan pendidikan yang menyeluruh dan manusiawi,” ungkap AKBP Rovan yang juga Kapolres Gresik itu dalam sambutannya.

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan prestasi, AKBP Rovan menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah guru dan siswa yang telah menorehkan prestasi di berbagai ajang daerah, mulai dari lomba cerita bergambar, film pendek, fashion show, hingga bidang teknologi informasi dan olahraga.

Beberapa penerima penghargaan di antaranya : Muhdi (Juara 1 Cerita Bergambar) ;  M. Ainun Nuha (Juara 1 Fashion Show) ;  Tim Generasi Hebat (Juara 1 Film Pendek) dan M. Ilham Maula Dzikri (Juara 1 Melukis). Kemudian, Tim Nusa Wira  (Juara 1 Menari) ; Nazulia Hayati (Juara 1 Kreasi Barang Bekas) ; Ashila Majis Arinda (Juara 1 Membatik) ; Maulana Duzfikri Putra (Juara 1 Teknologi Informasi) serta Sya’adah Rizkiyah Nandani (Juara 1 Lompat Jauh).

“Penghargaan ini bukan hanya simbol keberhasilan, tetapi juga semangat untuk terus maju dan memberikan yang terbaik. Semoga ini menjadi motivasi bagi seluruh insan pendidikan di SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik untuk terus berkarya dan berprestasi,” pungkas alumnus Akpol 2006 itu. 

Dengan semangat kolaboratif antara kepolisian dan dunia pendidikan, kegiatan ini menegaskan bahwa pendidikan inklusif merupakan tanggung jawab bersama dalam membangun masa depan generasi bangsa. (yad)

Guru dan Siswa SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik Berprestasi Dapat Apresiasi dari AKBP Rovan Selengkapnya

Petrokimia Gresik Sinergi DLH Gresik Tanam Ribuan Bibit Mangrove di PRPM Bungah

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menyerahkan 5.300 bibit mangrove kepada Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Gresik.

Bantuan ribuan bibit mangrove untuk peringatan “Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025” ini ditanam di Pusat Restorasi dan Pembelajaran Mangrove (PRPM) Mengare yang berada di Desa Tanjungwidoro, Kecamatan Bungah, Gresik, Jawa Timur sebagai upaya perusahaan mendukung dekarbonisasi dan mencegah abrasi pantai untuk menyelamatkan ekosistem laut dan pesisir. 

Terpisah, Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menegaskan, bahwa Petrokimia Gresik yang merupakan perusahaan berwawasan lingkungan yang tidak hanya memiliki kesadaran untuk meminimalisasi dampak lingkungan dari kegiatan operasional, tapi juga berkontribusi bagi pelestarian lingkungan. Dimana dukungan kali ini direalisasikan melalui program forestasi mangrove untuk dekarbonisasi dan mencegah abarasi pantai.

“Penanaman ini diharapkan mampu menjadi langkah kecil bagi Petrokimia Gresik untuk mendukung program rehabilitasi hutan mangrove sebagaimana yang telah menjadi target pemerintah Indonesia untuk dapat merecovery hutan mangrove seluas 600.000 Ha. Melalui kegiatan ini pula diharapkan mampu meningkatkan kualitas lingkungan hidup demi memberikan solusi atas permasalahan perubahan iklim yang saat ini sedang terjadi,” ujar Dwi Satriyo.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Indonesia merupakan negara dengan hutan mangrove terluas di dunia yakni mencapai 3,3 juta Ha atau 20% dari total hutan mangrove di dunia. Sayangnya kini hutan mangrove di Indonesia terus mengalami degradasi lahan.

Menurut data National Geographic Indonesia pada tahun 2019 sebanyak 50 persen wilayah hutan mangrove musnah. Penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa 80 persen hutan mangrove di Pulau Jawa sudah mengalami kerusakan. Badan Restorasi Mangrove dan Gambut menyatakan sebanyak 700.000 Ha hutan mangrove mengalami deforestasi.

“Oleh karena itu, penting bagi kita untuk bersinergi bersama menyelesaikan permasalahan mangrove dengan mengembalikan luasan lahan hutan mangrove yang rusak demi adaptasi perubahan iklim dan kehidupan yang berkelanjutan,” tandas Dwi Satriyo.

Dalam penanaman mangrove kali ini, tambahnya, Petrokimia Gresik bekolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, khususnya melalui DLH. Program ini sekaligus bentuk dukungan perusahaan dalam rangka menyukseskan program Nawa Karsa Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Asluchul Alif, dimana salah satu poinnya adalah “Pesona Gresik” yaitu pengembangan industri hijau.

Terakhir, Dwi Satriyo mengungkapkan kegiatan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini juga dilaksanakan dengan bersih-bersih pesisir pantai PRPM Mengare. Kegiatan ini dilaksanakan oleh generasi muda Petrokimia Gresik sebagai upaya perusahaan meningkatkan kesadaran lingkungan para karyawan. 

“Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut untuk menciptakan lingkungan hidup yang sehat serta dapat menunjang kehidupan bumi yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Gresik, Sri Subaidah yang hadir dalam acara mengapresiasi kegiatan kolaborasi yang diinisiasi Petrokimia Gresik. Disampaikannya, pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan dibutuhkan kerja sama dari berbagai stakeholder.

“Kami berharap aksi ini tidak hanya berhenti di sini tetapi bisa berkelanjutan untuk mempromosikan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup dan mendorong tindakan nyata dalam pelestarian alam,” ujar Sri Suaidah. (yad)

Petrokimia Gresik Sinergi DLH Gresik Tanam Ribuan Bibit Mangrove di PRPM Bungah Selengkapnya

Dukung Pelestarian Seni, Gedung Wakil Rakyat Gresik Disulap Bagaikan Galeri Karya Pelukis Gresik

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 50 karya lukis dari sepuluh pelukis asal Gresik dipamerkan di gedung DPRD Gresik mulai Rabu, 14 Mei 2025. Art Exhibition yang dibuka oleh Ketua DPRD Muhammad Syahrul Munir itu di gelar hingga Jumat, 16 Mei 2025.

Gedung wakil rakyat di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik itu terasa beda. Gedung ikonik, peninggalan Kolonial Belanda itu bagai galeri lukis. Puluhan lukisan karya pelukis yang tergabung dalam Sanggar Lentera dibawa komando Kris Adji A.W., itu di pajang mulai teras hingga lorong menuju rapat paripurna. 

Sejak di buka pukul 09.00 pagi hingga pukul 9 malam, seakan tidak pernah sepi pengunjung. Penikmat seni lukis bisa menikmati berbagaj aliran lukisan. Mulai Surialisme, abstraksi, kontemporer hingga realisme. Ukuran dan bentuk karya pun beraneka ragam. 

Muhammad Riyanto, misalnya, memamerkan dua karya kaligrafinya yang berjudul Dzikir dan ayat Kursy (kolaborasi Asmaul Husna dengan ayat kursy). “Lukisan dengan piring yang bisa berputar nanti di koleksi oleh Ketua DPRD Gresik. Saya buat dadakan karena dipasang di ruang Ketua dewan,” kata Riyanto.

Sejumlah lukisan Riyanto telah dikoleksi sejumlah tokoh di Indonesia. Di antaranya, lukisan berjudul Ikan Bandeng menjadi koleksi Presiden Joko Widodo. Ada juga yang dikoleksi oleh mantan Ketua PBNU KH. Said Aqil Siradj ; KH. Afifudin Dimyati, putra KH. Dimyati Romli sekaligus Pengasuh Ponpes Hidayatul Quran Peterongan Jombang dan KH.Muammar ZA, qori International dari Indonesia. Riyanto mengaku belajar kaligrafi dari Ustad Faiz Abdur Rozzaq di Bangil, Pasuruan tersebut.

NALURI : Ahmad Fery dengan salah satu karya berjudul Naluri yang dipamerkan di gedung DPRD Gresik . Pemeran dibuka oleh ketua DPRD Gresik Syahrul Munir berlangsung mulai 14 Mei hingga 16 Mei 2025 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Lalu, pelukis Ahmad Fery mempersembahkan dua karya abstraks yakni 5 Waktu dan Naluri. Naluri, lukisan berukuran 120 x 155 centimeter ini dipajang di teras depan bersebelahan dengan Dzikir. “Naluri tidak hanya dimiliki manusia. Hewan pun memiliki Naluri,” kata Feri ketika ditemui pada Rabu malam, 14 Mei 2025. Ia menceritakan, ada induk burung  memberikan makan anaknya. Sementara ada anak burung kelaparan karena ditinggal induknya, burung lainnya tergerak untuk memberikan makan anak burung. “Begitu lah kehidupan. Coba sampeyan lihat agak jauh. Akan terlihat burungnya,” katanya. 

Yayak, pelukis kelahiran Pekauman, Gresik melukis Damarkurung, yang dipopulerkan oleh maestro Mbah Masmundari. Akan tetapi, cerita yang disampaikan tentang kekinian. Orang sedang bersepeda skutik, bermain drone dan robotik. Akan tetapi, wajah orang lukisan damarkurung karya Yayak ini berwarna gelap. “Persepektif saya saja. Karena saya menganggap bayangan,” katanya. 

Ketua DPRD Gresik, M Syahrul Munir, menyampaikan bahwa pameran ini merupakan bentuk dukungan DPRD terhadap pelestarian seni dan budaya daerah.

“Ini cara kami memberikan ruang kepada para seniman untuk berekspresi. Apalagi, gedung DPRD ini juga termasuk bangunan cagar budaya, sehingga sangat tepat dijadikan tempat kegiatan yang bersentuhan dengan kebudayaan,” ujar Syahrul.

Dia menambahkan, seni dan budaya merupakan aspek penting dalam pembangunan daerah. Menurutnya, Gresik memiliki banyak seniman potensial yang karyanya sudah dikenal hingga kancah internasional.

Politisi muda PKB ini juga meminta dinas terkait serta Komisi yang membidangi untuk ikut serta aktif dalam pelestarian kebudayaan di Kota Pudak. “Ada lukisan karya seniman Gresik yang sudah keliling 50 negara. Ini menunjukkan potensi besar yang perlu terus kita dukung dan fasilitasi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana M Syarifuddin, menyampaikan apresiasi kepada legislatif khususnya Ketua DPRD, yang telah memberikan ruang dan dukungan terhadap kegiatan seni ini.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Pameran ini bukan hanya ajang menampilkan karya, tapi juga menghidupkan kembali semangat berkesenian di Gresik,” ujarnya.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, akan digelar sarasehan bertema “Lentera Bersinar Lagi: Arus Balik Kebudayaan Gresik sebagai Kota Perdagangan dan Peradaban” pada hari terakhir pameran. (yad)

Dukung Pelestarian Seni, Gedung Wakil Rakyat Gresik Disulap Bagaikan Galeri Karya Pelukis Gresik Selengkapnya

LPMK Kota Surabaya Studi Tiru ke Kawasan Pantai Goa Patapa Bangkalan

SURABAYA,1minute.id  –  Sejumlah Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan atau LPMK Kota Surabaya melakukan studi tiru ke kawasan Pantai Goa Patapa yang berlokasi di Desa Klampis, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, Madura. 

Studi tiru dipimpin oleh Joko Hadi Supangat,  Ketua LPMK Made dengan didampingi Yusa Ali. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari beberapa kelurahan pesisir di Surabaya yang memiliki potensi pengembangan wisata serupa. Tujuan utama dari kunjungan ini adalah untuk mempelajari model pengelolaan objek wisata alam yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat sekitar.

Menurut Joko Hadi Supangat, Pantai Goa Patapa, merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Bangkalan yang dikelola secara swadaya oleh masyarakat setempat. Dengan dukungan dari pemerintah desa dan dinas terkait, pengelolaan kawasan wisata ini dilakukan secara kolektif sehingga memberikan manfaat ekonomi langsung kepada warga sekitar.

Pengunjung tidak hanya menikmati panorama alam yang indah, tetapi juga dapat mengakses fasilitas seperti homestay, warung makan lokal, serta aktivitas edukasi lingkungan seperti Melihat Kontruksi Bangunan Jembatan SURAMADU dengan menggunakan boat dan belajar olah raga yang di populerkan oleh Ibu Susi Pudjiastuti yaitu Stand Up Paddle  atau SUP bersama atlet-atlet SUP dari Bangkalan.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan LPMK Surabaya didampingi langsung oleh tim pengelola wisata Pantai Goa Patapa yang menjelaskan proses ide,  pembagian peran masyarakat, hingga sistem pengelolaan pendapatan. Salah satu hal yang menjadi perhatian khusus adalah bagaimana masyarakat berhasil menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan tanpa mengorbankan daya tarik wisata alamnya, bahkan menjadikan wilayahnya tempat berlatih Atlet Nasional Stand Up Paddle.

“Kami LPMK Surabaya sangat tertarik dengan konsep partisipatif dalam pengelolaan wisata yang diterapkan di Goa Patapa. Setiap anggota masyarakat, baik laki-laki maupun perempuan, memiliki peran masing-masing mulai dari penjaga loket, pemandu wisata, hingga penyedia jasa transportasi dan kuliner,” kata Joko Hadi Supangat.

Model ini dinilai efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menciptakan rasa kepemilikan terhadap objek wisata. Selain itu, para peserta studi tiru juga mencatat pentingnya kolaborasi antara Klub Olah Raga Stand Up Paddle (SUP)  dan pelaku usaha lokal dalam membangun infrastruktur pendukung seperti akses jalan, tempat parkir, MCK, dan sarana edukasi. 

Di Pantai Goa Patapa, semua fasilitas dibangun secara bertahap dengan sumber daya lokal, sehingga biaya operasional lebih rendah dan dampak ekonomi lebih luas bagi masyarakat.

Hasil dari studi tiru ini nantinya akan dirumuskan dalam bentuk rekomendasi pengembangan wisata pesisir/danau dan sungai di wilayah Kota Surabaya.

“Beberapa kelurahan seperti Kenjeran, Tambak Wedi, Bulak, peneleh dan kolam Unesa akan menjadi pilot project penerapan model pengelolaan wisata berbasis masyarakat sebagaimana yang telah berhasil di Bangkalan. Para ketua LPMK sepakat untuk membentuk kelompok kerja antarkelurahan  guna memperkuat koordinasi dan pertukaran informasi,” jelas Joko.

Dengan adanya studi tiru ini, LPMK Kota Surabaya berharap dapat memicu lahirnya destinasi wisata baru yang tidak hanya menarik secara ekonomi, tetapi juga berkelanjutan dan inklusif.

Partisipasi masyarakat sebagai ujung tombak pengelolaan wisata menjadi prinsip utama yang ingin diadopsi dari pengalaman sukses Pantai Goa Patapa. Langkah ini sejalan dengan visi Pemerintah Kota Surabaya dalam mendorong ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal. (yad) 

LPMK Kota Surabaya Studi Tiru ke Kawasan Pantai Goa Patapa Bangkalan Selengkapnya

260 dari 2.139 Calon Jemaah Haji asal Gresik Berangkat ke Tanah Suci

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 260 calon jemaah haji atsu CJH asal Kabupaten Gresik, Jawa Timur berangkat ke tanah suci pada Senin, 5 Mei 2025. 

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif yang memberangkatkan ratusan CJH tergabung dalam kelompok terbang atau kloter 14 dan 15. Mereka diberangkatkan dari Stadion Gelora Joko Samudro atau G-JOS yang berada di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. 

Wabup Gresik Asluchul Alif mengucapkan selamat kepada seluruh jemaah yang berangkat menunaikan rukun Islam kelima tersebut. Ia menyampaikan bahwa kesempatan berhaji merupakan nikmat dan anugerah luar biasa karena menjadi tamu Allah.

“Manfaatkanlah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Jaga lisan dan perilaku, bersihkan hati dan jiwa, niatkan sepenuhnya untuk beribadah. Banyak-banyak bersyukur dan jaga kesehatan,”  pesannya.

Ia mengingatkan bahwa keberangkatan ke Tanah Suci bukan hanya untuk menunaikan ibadah semata, tetapi juga membawa nama baik daerah dan bangsa. Oleh karena itu, ia mengimbau jemaah haji untuk menjaga etika, menaati peraturan, serta melaksanakan seluruh rangkaian ibadah secara tertib dan khusyuk.

“Saya berharap seluruh jamaah asal Kabupaten Gresik kembali ke tanah air dalam keadaan sehat walafiat serta meraih predikat haji yang mabrur. Lebih dari itu, semoga para jamaah dapat menjadi suri teladan dalam pelaksanaan ibadah bagi jamaah dari daerah lain,” tutur dokter Alif-sapaan-Asluchul Alif. 

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama atau Kemenag Kabupaten Gresik Pardi, dalam laporannya menyebutkan bahwa total calon jemaah haji asal Gresik yang berangkat ke tanah suci tahun ini terdiri dari 2.112 orang, mutasi masuk 138 orang , mutasi keluar 133 orang, PHD 14 orang, pembina ibadah 6 orang, ketua kloter 5 orang dengan jumlah total 2.139 jemaah. 

Jemaah ini berangkat dua gelombang dari embarkasi Juanda, Surabaya,  yakni gelombang pertama tergabung dalam kloter 4, 10, 14, dan 15. Sedangkan, gelombang kedua, untuk kloter 73 dan 95. (yad)

260 dari 2.139 Calon Jemaah Haji asal Gresik Berangkat ke Tanah Suci Selengkapnya