Wilmar & Pemkab Gresik Kolaborasi Tanam Seribu Mangrove di Pesisir Karangkiring 

,GRESIK,1minute.id – Kawasan Wisata Mangrove Karangkiring lebih riuh dari biasanya pada Sabtu, 3 Mei 2025. Ratusan orang berkumpul di kawasan eduwisata berada di Desa Karangkiring, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.

Mereka berkumpul untuk menanam seribu bibit pohon mangrove jenis Rhizophora mucronata itu. Penanaman ribuan pohon mangrove itu hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik dengan Wilmar Nabati Indonesia. 

Penanaman pohon ini untuk memperingati Hari Bumi 2025 ini bagian dari pelaksanaan program 100 hari Nawa Karsa Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Asluchul Alif. Penanaman pohon di pesisir pantai itu dipimpin oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif. Hadir dalam kegiatan peduli lingkungan itu, Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Business Unit Head PT Wilmar Nabati Indonesia Ridwan Brandes Nainggolan, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Gresik Sri Subaidah. 

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menyampaikan apresiasi tinggi kepada PT Wilmar atas kepedulian dan kontribusinya dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup di Gresik. Ia menegaskan sebagai wilayah industri sekaligus pesisir, Gresik sangat membutuhkan langkah-langkah strategis seperti penanaman mangrove.

“Mangrove tidak hanya penting untuk mengurangi abrasi, tapi juga memiliki kapasitas menyerap karbon empat sampai lima kali lebih besar dari hutan tropis daratan. Ini menjadi solusi nyata untuk menurunkan emisi karbon di wilayah kita,” ujar dokter Alif-sapaan-Asluchul Alif.

Kawasan ini, Ia melanjutkan, memiliki potensi besar sebagai ruang edukasi lingkungan sekaligus destinasi ekowisata berbasis komunitas yang mendukung ekonomi lokal. “Saya sangat menikmati suasana kawasan wisata mangrove Karangkiring,” katanya. 

Sekretaris Daerah Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman menambahkan, bahwa penanaman mangrove ini tidak hanya kegiatan simbolik, tetapi juga bagian dari strategi besar Pemkab Gresik dalam menekan emisi gas rumah kaca melalui pendekatan berbasis ekosistem.

“Penanaman mangrove ini merupakan bagian dari kontribusi nyata terhadap target penurunan emisi gas rumah kaca, khususnya dari sektor blue carbon. Ini sejalan dengan Nawa Kars, khususnya pilar Pesona Gresik yang mendorong pengembangan dan revitalisasi ekowisata,” ujarnya.

Penanaman mangrove ini melibatkan sebanyak 111 orang dari berbagai elemen masyarakat, termasuk unsur pemerintah, dunia usaha, dan komunitas lokal. Berdasarkan data Aksara 2024, potensi penurunan emisi dari penanaman mangrove di Kabupaten Gresik tercatat sebesar 2.311.054 ton CO₂ ekuivalen, dari total estimasi emisi sebesar 10,2 miliar ton CO₂ ekuivalen. Angka ini menunjukkan betapa strategisnya langkah rehabilitasi kawasan pesisir untuk keberlanjutan lingkungan.

Business Unit Head PT Wilmar Nabati Indonesia Ridwan Brandes Nainggolan, mengungkapkan bahwa PT Wilmar merasa bangga atas kolaborasi berbagai pihak yang memungkinkan kegiatan ini dapat terwujud. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari komitmen PT Wilmar dalam mendukung pelestarian lingkungan, sekaligus memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar.

“Sejak tahun 2016, PT Wilmar telah menanam sekitar 10 ribu pohon mangrove dan berkomitmen untuk terus melanjutkan kegiatan ini secara berkelanjutan setiap tahunnya,” ungkapnya. (yad)

Wilmar & Pemkab Gresik Kolaborasi Tanam Seribu Mangrove di Pesisir Karangkiring  Selengkapnya

Delegasi Universitas Melbourne, Australia Kunjungan Sekolah Anak Kebutuhan Khusus di Gresik

GRESIK,1minute.id –  Unit Pelaksana Teknis (UPT) Layanan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus atau ABK Gresik menerima kunjungan delegasi dari Universitas Melbourne, Australia pada  Rabu, 30 April2025. Kunjungan ini merupakan bagian dari kerja sama internasional di bidang pendidikan inklusif yang telah terjalin sejak 2012.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Kepala Dinas Pendidikan atau Kadispendik Gresik S. Hariyanto, Dosen Kedokteran Universitas Airlangga dr. Nyilo Purnami, serta Kepala UPT Renyta Yuniarti bersama tim manajemen, guru, dan staf pendukung. Dari pihak Universitas Melbourne hadir Dosen Audiologi Dani Tomlin, Chris, serta Dosen Fisioterapi Aiden Smart.

Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi sekaligus meninjau secara langsung berbagai inovasi dan pendekatan kreatif yang diterapkan oleh UPT ABKdalam mendukung tumbuh kembang anak-anak berkebutuhan khusus di Gresik.

Dalam sesi diskusi, Asluchul Alif menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik untuk terus memberikan dukungan, termasuk peningkatan fasilitas dan layanan yang lebih responsif terhadap kebutuhan anak. Ia juga menyoroti dampak penggunaan gawai terhadap perkembangan bahasa dan proses pembelajaran anak.

“Ke depan, beberapa fasilitas akan dilengkapi untuk mendukung kinerja UPT. Selain itu, kita juga harus mewaspadai dampak penggunaan gawai yang cukup besar terhadap perkembangan bahasa anak-anak. Bahasa yang mereka serap dari gadget sering kali tidak sesuai dengan konteks keseharian,” ujar dokter Alif-sapaan-Asluchul Alif.

Sementara itu, Dani Tomlin menyampaikan apresiasi atas dedikasi para guru dan staf UPT ABK dalam mendidik anak-anak berkebutuhan khusus. Ia juga menyatakan ketertarikan pihaknya untuk mengirim mahasiswa guna melakukan penelitian dan praktik lapangan di UPT dibawah naungan Dinas Pendidikan Gresik tersebut.

“Kami sangat berterima kasih atas sambutan hangat serta kerja luar biasa para guru dan staf. Kami juga tertarik mengirim mahasiswa kami agar mereka dapat menerapkan konsep pembelajaran yang telah mereka pelajari di sini,” tuturnya.

Usai sesi diskusi, rombongan diajak meninjau secara langsung fasilitas dan program pembelajaran di UPT ABK yang berada di Jalan Proklamasi, Gresik itu. Fasilitas yang dikunjungi antara lain,  terapi, asesmen, hingga kegiatan belajar yang berbasis kebutuhan individu. (yad)

Delegasi Universitas Melbourne, Australia Kunjungan Sekolah Anak Kebutuhan Khusus di Gresik Selengkapnya

Genjot Pemenuhan 20 Persen RTH, Kompleks Stadion G-JOS Disulap jadi Hutan Kota

GRESIK,1minute.id – Pemerintah  Kabupaten atau Pemkab Gresik terus mengenjot pemenuhan ruang terbuka hijau atau RTH mencapai 20 persen. Per Januari 2025, Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Gresik mencatat RTH di Kabupaten Gresik baru sekitar 11 persen dari luas wilayah.

Upaya pemenuhan luasan RTH itu, Pemkab Gresik menjadikan kompleks Stadion Gelora Joko Samudro atau G-JOS sebagai kawasan hutan kota. Pada peringatan Hari Bumi yang diperingati setiap 22 April, Pemkab Gresik bersama PT Pupuk Indonesia Utilitas atau PI Utilitas serta CPNS melakukan aksi penanaman 500 bibit pohon.

Aksi peduli lingkungan diberi label Treevolution ini dipimpin oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif. Hadir dalam kegiatan itu, antara lain, Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir, Kepala DLH Gresik Sri Subaidah , Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Saifudin Ghozali, Kepala Dinas Sosial Ummi Khoiroh, dan Kepala Dinas KBPPPA Titik Ernawati.

Penanaman pohon ini mendukung program 100 Hari Nawa Karsa, Gresik Lestari yang diinisiasi oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Asluchul Alif. 

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menegaskan pentingnya peran semua pihak dalam menjaga keberlangsungan lingkungan hidup.

“Peringatan Hari Bumi merupakan refleksi atas hubungan manusia dengan alam. Tema Hari Bumi 2025 adalah ‘Kekuatan Kita, Planet Kita’, sebuah seruan agar kita saling mengingatkan bahwa menjaga alam adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

“Di masa krisis iklim, cara terbaik untuk mencegah dampaknya adalah dengan menanam pohon, membangun ekosistem, dan menyerap emisi gas rumah kaca,” ujar dokter Alif-sapaan-Asluchul Alif pada Jumat, 25 April 2025.

Pemerintah Kabupaten Gresik juga menyampaikan apresiasi kepada PT Pupuk Indonesia Utilitas atas program dan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam bidang pelestarian lingkungan.

“Harapan kami, kegiatan penanaman ini tidak berhenti di sini, tetapi terus berlanjut,” tegasnya. Hutan Kota G-JOS atau Gresik Eco Park terus dikembangkan sebagai kawasan edukatif yang tidak hanya menyediakan ruang terbuka bagi masyarakat, tetapi juga menjadi pusat kesadaran lingkungan. Ke depan, program Treevolution akan terus diperluas dengan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat, termasuk pelajar dan komunitas peduli lingkungan. (yad)

Genjot Pemenuhan 20 Persen RTH, Kompleks Stadion G-JOS Disulap jadi Hutan Kota Selengkapnya

Inagurasi SMP Negeri 2 Gresik Terima Plakat Kandidat Sekolah Rujukan Google Meriah

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik resmi menjadi Kandidat Sekolah Rujukan Google atau SKRG. Satuan pendidikan yang berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik, Jawa Timur itu menggelar Inagurasi penerimaan Plakat KSRG dari Google kepada pihak sekolah pada Jumat, 25 April 2025.

Inagurasi di halaman sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu berlangsung meriah. Sebab, acara tersebut berbarengan dengan kegiatan project penguatan profil pelajaran Pancasila atau P5 siswa yang menumbuhkan kapasitas dan potensi peserta didik di bidang kuliner khas Gresik dan seni tari.

Prosesi Penyerahan plakat SKRG dari Google Indonesia melalui Country Lead Google for Education itu diserahkan kepada sekolah yang diwakili oleh M. Syahrul Munir yang juga Ketua DPRD Gresik dan saksikan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik S. Hariyanto, Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim serta ratusan pasang mata lainnya. Hadir dalam acara itu, antara lain, perwakilan Google di Indonesia Rose Wanodya, serta Perwakilan dari Hello Indonesia.

Pada kesempatan itu, Ketua DPRD Gresik M.Syahrul Munir mengajak sekolah terus berinovasi dengan pembelajaran berbasis digital yang aman untuk anak. Ia juga memberikan apresiasi kepada semua guru, komite, pengawas yang sudah semangat menciptakan suasana belajar yang luar biasa.

Kepala Dinas Pendidikan Gresik S. Hariyanto menyampaikan selamat kepada UPT SMP Negeri 2 Gresik atas pencapaiannya sebagai kandidat Sekolah Rujukan Google. “Semoga UPT SMP Negeri 2 Gresik menjadi kebanggaan Kabupaten Gresik sebagai sekolah berbasis teknologi digital dan menjadi percontohan bagi sekolah lain,” ujarnya.

Perwakilan Google Indonesia Rose Wanodya, mengungkapkan bahwa inagurasi di UPT SMP Negeri 2 Gresik ini adalah yang paling heboh banget di antara KSRG sekolah di Indonesia. “Sudah saatnya (UPT SMP Negeri 2 Gresik,Red) naik ke level 2 dan menciptakan trainer Google,” kata Kak Rose, begitu ia biasa disapa.

FOTO BERSAMA ,: Antusiasme para guru dan para undangan inagurasi penerimaan plakat kandidat sekolah rujukan Google di SMP Negeri 2 Gresik (Foto : SMP N 2 Gresik untuk 1minute.id)

Gelaran inagurasi Spenda Gresik sebagai pioner KSRG di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini menandai langkah besar menuju digitalisasi pendidikan sehingga disambut suka cita oleh semua guru dan siswa.

Untuk diketahui, UPT SMP Negeri 2 Gresik, sebagai pioner dan satu-satunya satuan pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang menyandang label Kandidat Sekolah Rujukan Google atau KSRG. Status ini, menjadikan sekolah berlokasi di Jalan K.H. Kholil, Kelurahan Kebungson, Kecamatan / Kabupaten Gresik, Jawa Timur ini mendapatkan bantuan alias pinjam pakai 30 unit chromebook dari Hello Indonesia untuk pembelajaran.

Serah terima puluhan unit laptop yang menggunakan sistem operasi ChromeOS yang dikembangkan oleh Google itu secara simbolis diserahkan oleh Rose Wanodya, Perwakilan Google Indonesia kepada M. Syahrul Munir, Ketua DPRD Gresik untuk selanjutnya digunakan oleh UPT SMPN 2 Gresik sebagai sarana pembelajaran Google for education oleh peserta didik pada Selasa, 4 Maret 2025.

Sejak saat itu, siswa kelas VIII Spenda Gresik dalam kegiatan belajar mengajar menggunakan Chromebook. Siswa sangat antusias dalam mengikuti proses pembelajaran. (yad)

Inagurasi SMP Negeri 2 Gresik Terima Plakat Kandidat Sekolah Rujukan Google Meriah Selengkapnya

Gresik Siap Jadi Pilot Project Sekolah Rakyat, Sekjen Kemensos dan Bupati Gresik Tinjau UPT SMP Negeri 30 Gresik 

GRESIK,1minute.id – Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Robben Rico, bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, meninjau lokasi rencana penempatan Sekolah Rakyat di UPT SMP Negeri 30 Gresik. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan program prioritas nasional di bidang pendidikan. Turut hadir dalam kunjungan ini Asisten I Pemkab Gresik Suprapto, Kepala Dinas Sosial Gresik Ummi Khoiroh, Kabid Pendidikan Dasar pada Dinas Pendidikan atau Dispendik Gresik Syifaul Qulub serta tokoh masyarakat setempat.

Menurut Robben Rico, sekolah rakyat ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan melalui penyediaan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan terjangkau. Sekolah ini diperuntukkan secara khusus bagi warga Gresik yang tercatat dalam desil 1 dan 2 berdasarkan data kesejahteraan ekonomi nasional. 

Program ini akan mulai membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada tahun ajaran 2025 dan diselenggarakan secara gratis. “Ini amanat langsung dari Bapak Presiden (Prabowo Subianto). Sekolah Rakyat merupakan gabungan dari berbagai program unggulan yang diintegrasikan, mulai dari makan gratis, pendidikan gratis, hingga penyediaan fasilitas terbaik. Seluruh pembiayaan ditanggung negara melalui APBN hasil efisiensi anggaran,” tegas Robben Rico dalam sambutannya.

Ia juga menekankan bahwa sekolah ini tidak boleh diisi oleh siswa dari luar Gresik. “Kami imbau agar penerimaan siswa dilakukan sesuai ketentuan, yakni khusus untuk warga desil 1 dan 2 yang termasuk dalam 20% kelompok masyarakat berpendapatan terendah atau tergolong miskin ekstrem. Tidak boleh ada titipan. Para guru pun harus melalui proses seleksi yang ketat,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyatakan bahwa Sekolah Rakyat akan dijadikan proyek percontohan (pilot project) dengan sistem boarding school dan asrama, serta akan menjadi model nasional. Ia juga menegaskan pentingnya integritas dan akuntabilitas dalam proses seleksi peserta didik maupun tenaga pengajar, agar program ini benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan.

Rombongan kemudian meninjau secara langsung kondisi sarana dan prasarana sekolah, mulai dari tempat ibadah, ruang kelas, toilet, hingga infrastruktur pendukung lainnya. Hasil tinjauan ini akan menjadi dasar evaluasi untuk memastikan kesiapan sekolah dalam menjalankan program sesuai standar yang ditetapkan.

Kepala Dinas Sosial Gresik Ummi Khoiroh, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari proses Data Entry Seleksi (DES) oleh Kementerian Sosial. “Ada sekitar 86 kabupaten/kota yang mengikuti DES di Jakarta, termasuk Gresik. Proposal dan dokumen kami telah diverifikasi dan dinyatakan lengkap oleh Kementerian PUPR. Saat ini kami tinggal menunggu proses hibah atau alih status aset untuk keperluan pembangunan,” jelasnya.

Ia menambahkan, UPT SMP Negeri 30 Gresik ditetapkan sebagai embrio Sekolah Rakyat dan akan menerima dua rombongan belajar (rombel) pada tahun ajaran 2025. Masing-masing dengan kapasitas maksimal 25 siswa. “Yang diterima hanya masyarakat Gresik yang tergolong miskin ekstrem, khususnya yang berada pada desil 1 dan 2. Ini merupakan syarat mutlak,” tegasnya.

Untuk diketahui Desil 1 adalah rumah tangga dalam kelompok 10% terendah. Kelompok ini memiliki tingkat ekonomi yang paling tidak sejahtera atau fakir miskin. Desil 2 adalah rumah tangga dalam kelompok antara 10-20% terendah. Kelompok ini mempunyai tingkat ekonomi kurang sejahtera atau miskin.

Lebih lanjut, Pemkab Gresik juga telah menyiapkan lahan di Raci Tengah untuk mendukung pengembangan Sekolah Rakyat pada tahun ajaran 2026. “Mudah-mudahan hasil survei ini membawa kabar baik bagi Pak Sekjen, sehingga bisa segera dilaporkan kepada Menteri Sosial maupun Bapak Presiden. Gresik siap menjadi salah satu dari enam kabupaten/kota embrio Sekolah Rakyat,” tambahnya.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, kehadiran Sekolah Rakyat di Kabupaten Gresik menjadi bukti nyata bahwa negara hadir untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya bagi masyarakat kurang mampu. 

Diharapkan, embrio Sekolah Rakyat di UPT SMP Negeri 30 Gresik ini dapat menjadi model pendidikan inklusif berbasis karakter dan teknologi, serta menjadi solusi konkret dalam memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Pemkab Gresik terus berkomitmen mendukung kebijakan strategis nasional demi mewujudkan pemerataan akses pendidikan yang berkualitas. Langkah ini diharapkan mampu menjadi titik awal lahirnya generasi unggul, mandiri, dan berdaya saing tinggi di masa depan. (yad)

Gresik Siap Jadi Pilot Project Sekolah Rakyat, Sekjen Kemensos dan Bupati Gresik Tinjau UPT SMP Negeri 30 Gresik  Selengkapnya

Legawa Tersingkir di Semifinal AFC Challenge League, Polres Gresik Apresiasi Suporter Madura United

GRESIK,1minute.id – Madura United tereliminasi di Semifinal AFC Challenge League 2024/2025. Bermain imbang 3-3 saat menjamu Preah Khan Reach Svay Rieng FC asal Kamboja di Stadion Gelora Joko Samudro atau G-JOS pada Kamis, 7 April 2025. 

Hasil imbang itu membuat agregat menjadi 6-3 untuk keunggulan Svay Rieng. Perjuangan Madura United sebagai satu-satunya wakil Indonesia di ajang bergengsi AFC Challenge League harus terhenti. Apresiasi patut diberikan kepada skuad Laskar Sapeh Kerrab julukan Madura United.

Ketertiban yang terjaga selama pertandingan juga mendapatkan apresiasi dari pihak panitia penyelenggara. Mereka menyampaikan rasa terima kasih kepada aparat kepolisian atas pengamanan yang profesional dan humanis, sehingga jalannya pertandingan dapat dinikmati seluruh penonton tanpa adanya gangguan berarti.

“Kami sangat mengapresiasi kesadaran dan kedewasaan para suporter yang hadir malam ini. Mereka menunjukkan sikap yang tertib dan kooperatif selama pertandingan berlangsung,” ujar Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu usai laga usai.

“Ucapan terima kasih dari para penonton atas imbauan yang kami sampaikan tentu menjadi motivasi tersendiri bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik dalam setiap pengamanan kegiatan masyarakat.”

Lebih lanjut, alumnus Akpol 2006, juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel pengamanan yang bertugas, baik dari kepolisian maupun unsur lainnya, atas dedikasi dan profesionalisme dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan.

Kondusifnya suasana pertandingan semifinal AFC Challenge League di Stadion Gejos ini diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi penyelenggaraan event-event olahraga lainnya di Gresik, di mana sinergi antara aparat keamanan, panitia penyelenggara, dan para suporter dapat menciptakan atmosfer yang aman, nyaman, dan menjunjung tinggi sportivitas. (yad)

Legawa Tersingkir di Semifinal AFC Challenge League, Polres Gresik Apresiasi Suporter Madura United Selengkapnya

Megawati Gabung Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, Final Four Kompetisi Proliga 2025 Semakin Seru

GRESIK,1minute.id – Laga Final Four Kompetisi Proliga 2025 bakal semakin seru. Sebab, Megawati Hangestri Pertiwi, eks pemain Red Sparks, Korea Selatan bergabung dengan tim Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia atau GPPI. 

Kepastian Megawati bergabung dengan Gresik Petrokimia itu diumumkan oleh Perkumpulan Bola Voli Petrokimia Gresik atau PBV PG pada Rabu, 16 April 2025. Dengan bergabungnya peraih tiga kali MVP bersama Red Sparks di V-League Korea Selatan tersebut, GPPI semakin optimis meraih target juara Proliga tahun ini.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo di Gresik, Jawa Timur menyampaikan bahwa, kehadiran “Megatron”, julukan Megawati di GPPI menjadi komitmen Petrokimia Gresik untuk memajukan bola voli nasional. Megawati yang berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional ini akan menjadi motivasi dan inspirasi bagi pemain GPPI tampil optimal untuk meraih pertama kalinya gelar Juara pada Proliga 2025.

“Petrokimia Gresik sebagai anggota holding Pupuk Indonesia memiliki komitmen kuat memajukan olahraga voli nasional. Kami pun mengapresiasi langkah PBV Petrokimia Gresik yang merupakan binaan perusahaan gerak cepat menghadirkan Megawati di GPPI. Ini akan menjadikan pertandingan Proliga semakin menarik,” ujar Dwi Satriyo.

Megawati baru saja menyelesaikan musim gemilang bersama Daejeon Red Sparks di V-League, di mana ia berhasil membawa timnya mencapai final untuk pertama kalinya dalam 13 tahun terakhir. Megawati mengakhiri kontraknya dan memilih untuk kembali ke Indonesia demi lebih dekat dengan sang ibunda di Jember, Jawa Timur.

Ketua PBV PG Koko Sudiro mengaku senang GPPI mendapatkan dukungan Megawati mulai laga Final Four. Kehadiran Megawati diharapkan dapat memperkuat lini serang GPPI. Pengalamannya di kancah internasional diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi tim.

“Dengan kehadiran Megawati di tim GPPI, kami semakin optimis bisa meraih gelar juara, seperti yang kami targetkan sejak awal kompetisi Proliga ini digelar,” tandas Koko. 

Lebih lanjut ia mengungkapkan, Megawati saat ini tengah menjalani proses pemulihan cedera setelah menjalani pemeriksaan MRI. Kondisinya terus dipantau oleh tim medis, dan keikutsertaannya dalam pertandingan akan disesuaikan dengan rekomendasi medis. 

Laga Final Four Proliga 2025 akan digelar mulai 17 April hingga 4 Mei di tiga tempat, yaitu Kediri, Solo dan Semarang. Dalam seri di Kediri, GPPI akan menghadapi Jakarta Popsivo Polwan pada 18 April 2025 dan melawan Jakarta Pertamina Enduro pada 19 April 2025. 

Selanjutnya, di Semarang pada 24 April 2025, GPPI akan menghadapi Jakarta Electric PLN dan Jakarta Popsivo Polwan pada 26 April 2025. Terakhir di Final Four seri Solo, GPPI menghadapi Jakarta Pertamina Enduro pafa 2 Mei 2025 dan Jakarta Electric PLN  pada 3 Mei 2025. Untuk Grand Final Proliga 2025 digelar pafa 10 dan 11 Mei 2025 di Jogjakarta.

Terpisah, Megawati mengaku senang bisa bermain bersama GPPI yang konsisten tampil dalam Proliga. Apalagi GPPI merupakan tim tempat Megawati meniti karir voli di awal. Selain itu, homebased GPPI tidak jauh dari Jember, sehingga ia bisa lebih dekat dengan sang ibunda. Untuk itu dalam seri mendatang, Megawati memastikan akan bermain optimal bersama GPPI sehingga memberikan hasil terbaik.

“Terima kasih diberi kesempatan untuk bergabung bersama GPPI. Semoga saya bisa memberikan performa terbaik,” ujar Megawati singkat. (yad)

Megawati Gabung Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, Final Four Kompetisi Proliga 2025 Semakin Seru Selengkapnya

Haul ke-558 Nyai Ageng Pinatih, Ibu Angkat Sunan Giri Khidmat

GRESIK,1minute.id – Haul ke-558 Nyai Ageng Pinatih digelar dengan khidmat di Pesarean Nyai Ageng Pinatih, Kelurahan Kebungson, Gresik. Haul yang dihadiri, antara lain, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif dan Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga atau Disparekrafbudpora Gresik Syaifudin Ghozali, Lurah Kebungson M. Fither Kuntajaya digelar selama. dua hari, 11-12 April 2025.

Tradisi tahunan ini, menjadi momentum penting untuk mengenang jasa-jasa beliau, ibu angkat Sunan Giri sebagai salah satu tokoh  perempuan yang sangat berpengaruh dalam sejarah penyebaran Islam di wilayah Gresik, Jawa Timur. Nyai Ageng Pinatih dikenal sebagai sosok yang memiliki kedalaman ilmu agama, keteguhan hati, dan peran strategis dalam mendakwahkan Islam, terutama di masa awal perkembanga di Nusantara. 

Kiprah beliau tidak hanya dikenal di kalangan lokal, tetapi juga mendapat tempat tersendiri dalam catatan sejarah Islam di Indonesia. Kehadiran para tokoh pemerintahan ini menjadi bentuk penghormatan terhadap warisan spiritual dan budaya yang ditinggalkan oleh Nyai Ageng Pinatih.

Acara pengajian umum turut menghadirkan KH. Mushodiq Fikri dari Jember, serta dihadiri oleh para ulama dan masyaikh dari wilayah Gresik dan sekitarnya. Rangkaian kegiatan haul mendapat sambutan antusias dari jamaah yang datang dari berbagai daerah, menciptakan suasana penuh kekhusyukan dan kebersamaan.

Haul Nyai Ageng Pinatih bukan hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga sebagai ajang memperkuat tali silaturahmi antarumat dan mengenang nilai-nilai keislaman yang diwariskan oleh sosok ulama perempuan yang luar biasa ini. (yad) 

Haul ke-558 Nyai Ageng Pinatih, Ibu Angkat Sunan Giri Khidmat Selengkapnya

3 Destinasi Wisata yang Wajib Dikunjungi di Gresik,  Nomor 2 ada Mirip Flower Dome di Singapura

GRESIK,1minute.id – Ini tiga wisata alam dan wisata buatan yang layak untuk dikunjungi para wisata. Tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam. Tiga destinasi wisata itu, yakni, Pantai Pasir Putih di Desa Delagan ; Wisata alam Gosari atau Wagos di Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah dan wisata Lontar Sewu di Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti. 

Ketiga destinasi wisata itu berada di Kabupaten Gresik. Selama libur Lebaran Idul Fitri 1446 hijriah, ratusan bahkan ribuan wisatawan mengalir bagai air ketiga destinasi wisata yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes Masing-masing desa itu. 

1. Destinasi Wisata Lontar Sewu

Waka Polres Gresik Kompol Danu Anandhito Kuncoro Putro, bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Gresik melakukan pemantauan di kawasan wisata Lontar Sewu pada Kamis, 3 April 2025. Pemantauan dilakukan bertujuan memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang berwisata di libur lebaran. 

Kunjungan wisatawan ke Lontar Sewu pada H+4 lebaran ini sekitar seribu pengunjung. Kunjungan wisatawan di prediksi mencapai puncak pada H+7 lebaran atau warga Gresik biasa menyebut Lebaran Ketupat.

Pada kesempatan itu,  Kompol Danu Anandhito Kuncoro Putro, menghimbau agar masyarakat selalu menjaga barang bawaan, mengawasi anak-anak saat bermain, memastikan kendaraan dalam keadaan terkunci, serta berhati-hati dalam menggunakan wahana wisata.

“Kami ingin memastikan masyarakat yang berlibur merasa aman dan nyaman. Tetap waspada terhadap barang bawaan, pastikan kendaraan terkunci, dan awasi anak-anak saat bermain di wahana,” ujar Kompol Danu Anandhito.

Sambil menyapa pengunjung, rombongan Wakapolres juga turut menikmati fasilitas wisata seperti menaiki kereta wisata dan perahu. Mereka juga mencicipi berbagai kuliner khas yang tersedia di lokasi, menunjukkan dukungan terhadap UMKM setempat. 

Di wisata Lontar Sewu inu, selain arena bermain anak-anak. Wisatawan bisa menikmati ayam panggang dengan minum legen khas Hendrosari. Wisatawan juga bisa langsung membeli legen yang baru di panen dari atas pohon lontar. 

2. Wisata Alam dan Edukasi Wagos

Tempat wisata Gosari atau Wagos ini berbeda dengan Lontar Sewu. Ada dua destinasi bisa dikunjungi oleh wisatawan. Yakni, Wisata Gosari (Wagos) dan Prasasti Gosari atawa Prasasti Gua Butulan. Kedua destinasi ini satu kawasan. Karena itulah,  Wagos biasa disebut wisata alam dan edukasi. 

Wisata ini menawarkan suasana berbeda dan destinasi wisata lainnya di Kota Santri-seratan lain-Kabupaten Gresik Suasana tanaman bunga yang beraneka warna. Warni-warni tanaman seakan membawa pengunjung ke taman bunga seperti di kawasan Batu, Malang, Jawa Tina Atau, Flower Dome di Singapura. Para pengunjung bisa betah berlama lama, karena ingin menikmati warna-warni bunga yang sula ditemui di kawasan perkotaan 

3. Wisata Pantai Pasir Putih Delegan 

Destinasi wisata alam ini, paling banyak menyedot minat wisatawan. Karena wisata pantai dengan ombak yang tidak terlalu besar sehingga sangat disukai anak-anak hingga emak-emak. Wisatawan bisa bermain air pantai di pantai utara atau Pantura Gresik dengan menyewa pelampung dari ban dalam kendaraan. Selain berenang di pantai juga bermain di pasir putih di pinggir pantai sambil main layang-layang. (yad)

3 Destinasi Wisata yang Wajib Dikunjungi di Gresik,  Nomor 2 ada Mirip Flower Dome di Singapura Selengkapnya

Pelukis Kaligrafi asal Gresik M. Riyanto, Pameran Kaligrafi 2in1, Indonesia dan Malaysia selama Ramadan

GRESIK,1minute.id – Kesibukan pelukis kaligrafi Muhammad Riyanto semakin bejibun di bulan suci Ramadan 1446 hijriah. Sebab, pelukis kaligrafi tinggal di Gresik sedang berpameran dua di negara, Yakni Indonesia dan Malaysia. 

Di Indonesia, Riyanto menggelar pameran di Museum Nasional Sepuluh Nopember Tugu Pahlawan Surabaya. Sedangkan, di Malaysia event Segaris Gallery Kuala Lumpur Malaysia. 

“Di Malaysia ini kali kedua. Tahun lalu di event Pameran Nasional Malaysia Hotel Artfair by Sheraton Kuala Lumpur, City Center,” kata Riyanto kepada 1minute.id melalui pesan WhatsApp pada Selasa, 25 Maret 2025.

Pameran Segaris Gallery Kuala Lumpur Malaysia mengusung tema “IMAN” ini diikuti beberapa pelukis senior Malaysia, antara lain,  lbrahim Mohd Don ; Mohd Noor Mahmud ; Rashid Nor dan Zaharuddin Sarbini. Kemudian, Amsyar Ramli ; Alias Yusof ; Azaikmal Rasyid; Amirul Aiman ; Dato Moch Yusof Ahmad ; Hirzaq Harris ; Arman Rizaudin pematung kaligrafi Burhanuddin Bakri dan pelukis Indonesia Agus Baqul Purnomo.

“Pameran berlangsung sampai akhir Ramadan. Pemeran tahun lalu, Kaligrafi Asmaul Husna karyanya dikoleksi kolektor negeri Jiran,” ucap pelukis kaligrafi alumni pondok pesantren itu. Tahun ini, Riyanto menampilkan beberapa karya, diantaranya, QS.Ar-Rahman dan QS.Ibrahim ayat 7 dengan goresan kaidah Farisi.

Sementara itu, d Museum Nasional Sepuluh Nopember Tugu Pahlawan Surabaya, Jawa Timur yang menyambut Nuzulul Quran yang diprakarsai UKHISI Ukhuwah Kaligrafi Indonesia dan Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga (Disbudporapar) Surabaya, Riyanto menampilkan 2 karya uniknya Asmaul Husna dan Nuur Muhammad. Karya itu sempat viral di media sosial tahun lalu di event MTQ Nasional pada Pameran bersama 50 negara di Samarinda.

Karya unik Asmaul Husna menjadi target pengamat  dan penikmat seni untuk berinteraksi langsung dengan Riyanto.  

“Karya ini memang beda dengan karya kaligrafi lain, kalau yang lain tidak boleh (don’t touch) dipegang, karya ini justru dipersilahkan karena langsung bisa memutar dan meneliti keunikan karya ini (please touch),” kata santri KH.M.Faiz Abd Razzaq. KH. Syamsul Huda, KH.Musbahul Munir legend Kaligrafi Indonesia ini.

Agus M.T, staf ahli Disbudporapar Kota Surabaya mengatakan karya Riyanto ini bukan hanya sekedar karya seni tapi mempunyai manfaat secara experien yang interaktif untuk masyarakat. “Bagaimana mengenal Asmaul Husna dengan cara bermain kotak kotak segitiga 3 sisi, masing- masing berisi 33 (tasbih, tahmid, takbir) bila dijumlahkan menjadi 99 Asmaul Husna (Nama-nama Indah sebutan Allah) yang tiap sisinya berkaidah berbeda, Tsulust, Diwani, Koufi. Dengan tinggi karya 0,17 m visual dari 17 rakaat sholat. “Bagusnya lagi bisa diputar 360 derajat untuk bisa membacanya,” kata Riyanto menirukan ucapan Agus M.T., yang juga kurator itu. (yad) 

Pelukis Kaligrafi asal Gresik M. Riyanto, Pameran Kaligrafi 2in1, Indonesia dan Malaysia selama Ramadan Selengkapnya