Ribuan Jemaah Bersalawat dan Doa Bersama Habib Syech, untuk Keselamatan Warga Pulau Bawean 

GRESIK,1minute.id – Ribuan jemaah memenuhi Alun-alun Sangkapura, Kecamatan Sangkapura  Pulau Bawean, Kabupaten Gresik pada Sabtu malam, 27 Juli 2024.

Jemaah yang menyemut itu datang dari Kecamatan Sangkapura dan Tambak. Mereka datang untuk mengikutinya “Bawean Bersholawat” yang dipimpin oleh Habib Syech bin Abu Bakar Assegaf. Kehadiran ulama yang memiliki jemaah fanatik yakni syecher maniah ini kali pertama di pulau berjarak 180 mil laut dari pusat pemerintahan kabupaten Gresik itu. 

Selama lebih 2 jam, ribuan jemaah melantunkan salawat nabi dengan diiringi Grup Sholawat Hadrah Ahbabul Musthofa ini membuat suasana malam Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean itu terasa semakin sejuk dan damai. 

Perhelatan akbar bertemakan “Bawean Bersholawat” ini digelar dalam rangkaian peringatan HUT ke-50 Pemkab Gresi dan Hari Jad ke-537 Kota Gresik. Sejatinya rencana itu digelar pada Maret 2024. Namun, tuhan berkehendak lain. Gempa bumi berkekuatan 6,5 magnitudo menguncang Pulau terluar di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu. 

Dan, Bawean Bersholawat  sebagai bentuk doa bersama untuk keselamatan warga Bawean pascagempa.  

BAWEAN BERSHOLAWAT: Ribuan jemaah memadati Alun-alun Sangkapura, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik mengikuti Bawean Bersholawat bersama Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf serta Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Sabtu malam, 27 Juli 2024 ( FOTO: Prokopim Gresik untuk 1minute.id)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, acara ini merupakan rangkaian dari peringatan Hari Jadi Kabupaten Gresik dan juga doa bersama untuk keselamatan warga Bawean dan seluruh warga di Kabupaten Gresik. Gus Yani berharap dengan salawat ini dapat membawa berkah.

“Melalui zikir dan doa bersama, kita memohon kepada Allah SWT agar masyarakat di Pulau Bawean ini selalu diberikan berkah dan rahmat. Mudah-mudahan Gresik makin berkah, dijauhkan dari bencana dan Gresik yang kondusif,” jelasnya. Selain Gus Yani, tampak hadir dalam acara religi itu, antara lain Dandim 0817/Gresik Letkol Inf  Ahmad Saleh Rahanar,  Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan, dan Danlanal Batuporon Letkol Laut (P)  Moch. Anton Maulana.

Gus Yani mengharapkan, melalui momentum zikir dan doa bersama untuk mengingat dan meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT Serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjalankan syariat dan syiar Islam secara kaffah.

”Hari ini merupakan kesempatan baik untuk kita semua untuk bermunajah kepada Allah. Mudah mudahan kita selalu di berikan kesehatan, kesembuhan, rizki yang berlimpah dan terhindar dari segala bencana,” pesan Gus Yani. 

Habib Syech mengaku senang bangga alias ajib atas terselenggaranya acara ini. Dia mengapresiasi keramahan masyarakat Pulau Bawean. “Bawean sangat istimewa, masih asli dan asri alamnya. Makasih semua pihak terkait yang membantu acara ini. Saya baru kali ini, bisa ke Bawean, karena memang baru kali ini juga ada ajakan dari bupati ke Bawean,” ucapnya.

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan memastikan kegiatan Bawean Bersholawat berlangsung aman dan lancar meski berada di Kepulauan Bawean, Gresik. 

“Alhamdulilah acara Gresik bersholawat berlangsung aman dan lancar, kami juga mengajak masyarakat untuk menjaga sama sama-sama kamtibmas di kepulauan Bawean aman dan kondusif,” tukasnya. (yad)

Ribuan Jemaah Bersalawat dan Doa Bersama Habib Syech, untuk Keselamatan Warga Pulau Bawean  Selengkapnya

Revitalisasi Gedung Sekolah Pascagempa Bumi Bawean Rampung, Siswa Semringah 

GRESIK,1minute.id – Ratusan siswa di empat  sekolah dasar negeri atau SDN di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik bisa tersenyum. Mereka semringah karena bisa berkumpul dan belajar bersama dengan teman-temannya di sekolah.

Sebab, revitalisasi gedung sekolah pascagempa dengan kekuatan 6,5 magnitudo pada Jumat, 22 Maret 2024 lalu telah selesai. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang meresmikan langsung 4 gedung SD Negeri yang sempat mengalami kerusakan parah akibat gempa bumi itu pada Sabtu, 27 Juli 2024.

Empat gedung sekolah yang kelar revitalisasi itu adalah Unit Pelaksana Teknis atau UPT SDN 332 ; 333 ; 338 serta 387. Peresmian pascarevitalisasi itu di pusatkan di halaman UPT SDN halaman UPT SDN 332 Gresik di Desa Dekatagung, Kecamatan Sangkapura.

Senyum menghiasi di wajah bocah-bocah di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean karena bahagia. Tidak terlihat lagi perasaan trauma akibat gempa bumi. Bupati Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani pun semringah. 

Gus Yani menyampaikan rasa prihatin atas kejadian gempa di Bawean. Ia menuturkan pascapemulihan gempa akan terus bergerak cepat dan bersinergi bersama dalam membangun Bawean bangkit.

“Tentu kami sangat prihatin bencana alam ini cukup membuat kami yang berada di Gresik mengalami prihatin. Tetapi pascapemulihan kami berusaha dan akan terus bergerak cepat serta bersinergi bersama dengan pemerintah pusat dan provinsi,” ujarnya.

Orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu  juga tak lupa mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang turut serta dalam menuntaskan pembangunan 4 gedung UPT SD Negeri ini. Sehingga terdapat peningkatan murid yang cukup signifikan dan dapat digunakan kembali untuk kegiatan belajar mengajar.

“Kami menyaksikan pembangunan gedung telah tuntas. Dan dapat digunakan proses belajar mengajar. Alhamdulillah pembangunan gedung baru ini dapat meningkatkan antusias murid untuk mendaftar hingga lebih dari 200%. Terimakasih pemerintah pusat, provinsi dan stakeholder yang terus bersinergi bersama. Mudah-mudahan tempat ini dapat digunakan kembali untuk belajar dan mengajar untuk anak-anak,” pungkas Ketua DPRD Gresik periode 2019-2020 itu. 

Di tempat yang sama, Kepala UPT SDN 322 Gresik Ahmad Yani menceritakan kejadian gempa 6,5 magnitudo itu merobohkan gedung sekolah yang dia pimpin. Akibat gempa gempa ini aktivitas belajar mengajar terganggu. Sehingga pembelajaran dilaksanakan melalui online dan jemput bola ke rumah orangtua siswa atau home schooling.

“Ketika gempa terjadi di Hari Jumat, sebelum duhur dan sekitar pukul 03.00 WIB, saya benar-benar kaget ketika melihat bangunan sekolah runtuh,” katanya. Ahmad Yani memutuskan aktivitas belajar dilakukan melalui daring. “Bagi orang tua murid yang belum bisa daring maka kami fasilitasi dengan melakukan jemput bola ke rumah siswa untuk mengajar. Dan alhamdulillah kami sangat senang sekali berkat revitalisasi bangunan gedung ini banyak siswa siswi yang mendaftar ke sekolah, anak anak dapat bersekolah kembali dan ruangan sudah bisa dimanfaatkan,” jelas Ahmad Yani.

Revitalisasi Gedung Sekolah Pascagempa Bumi Bawean Rampung, Siswa Semringah  Selengkapnya

Insan Petrokimia Gresik Berbagi Mimpi di 7 Sekolah Dasar di Gresik

GRESIK,1minute.id – Peringatan Hari Anak Nasional 2024 terasa berbeda di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Di momen HAN yang diperingati setiap 23 Juli itu, insan Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia kembali berbagi mimpi dan inspirasi untuk terciptanya generasi unggul sekitar perusahaan. 

Program bertajuk “PG Inspiration Day” ini sekaligus menjadi kontribusi sosial Insan Petrokimia Gresik di Hari Ulang Tahun atau HUT ke-52 perusahaan.

PG Inspiration Day digelar di lima sekolah dasar negeri. Antara lain Unit Pelaksana Teknis (UPT) SDN 64 Gresik, UPT SDN 108 Gresik, dan UPT SDN 95 Gresik yang dilaksanakan pada Kamis, 25 Juli 2024. Sebelumnya, Insan Petrokimia Gresik juga berbagi mimpi dan inspirasi di UPT SDN 275 Gresik dan UPT SDN 276 Gresik pada Selasa, 23 Juli 2024.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan bahwa pendidikan menjadi salah satu fokus dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dijalankan oleh Petrokimia Gresik, disamping pembinaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta kelestarian lingkungan. 

Petrokimia Gresik berkomitmen mendukung pemerintah mencetak generasi unggul yang tangguh menghadapi tantangan di masa mendatang melalui sejumlah program TJSL perusahaan.

“52 tahun Petrokimia Gresik bisa berkontribusi untuk kemajuan pertanian Indonesia, kesejahteraan petani dan ketahanan pangan nasional tidak terlepas dari SDM unggul yang ada di perusahaan. Karena itu, Petrokimia Gresik berkomitmen mendukung terciptanya generasi unggul untuk masa depan Indonesia lebih maju,” ujar Dwi Satriyo pada Jumat, 26 Juli 2024.

Dwi Satriyo menambahkan jika program ini akan dijalankan Petrokimia Gresik secara berkelanjutan tiap tahun. Harapannya semakin banyak pelajar yang merasakan manfaatnya dalam program ini.

“Pendidikan anak bukan hanya tanggung jawab pemerintah, sekolah, guru dan orangtua. Petrokimia Gresik juga terus berkomitmen mendukung terciptanya generasi unggul Indonesia tidak hanya melalui beasiswa, tapi juga melalui inspirasi agar anak-anak berani bermimpi dan meraih cita-citanya,” pungkas Dwi Satriyo.

Sementara itu, Ketua HUT Ke-52 Petrokimia Gresik Ari Primantara menambahkan, melalui program PG Inspiration Day ini Insan Petrokimia Gresik ingin sehari berbagi mimpi, selamanya menginspirasi. Kegiatan ini diharapkan memberikan inspirasi kepada para siswa untuk terus bermimpi dan berusaha meraih cita-cita mereka.

“Di hadapan pelajar SD, kami Insan Petrokimia Gresik mengajarkan seputar profesi yang ada di dunia kerja, khususnya disesuaikan dengan bidang yang ada di Petrokimia Gresik, seperti di laboratorium, K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), dan lainnya. Pengenalan ini kami kemas dengan menarik tentunya,” tandas Ari.

Tahun ini, lanjutnya, PG Inspiration Day menyasar tujuh sekolah, dan dua diantaranya adalah Sekolah Luar Biasa (SLB) yang juga menjadi perhatian perusahaan. Adapun di pekan ini, PG Inspiration Day melibatkan 70 Insan Petrokimia Gresik sebagai pengajar dan menginspirasi siswa-siswi yang ada di sekolah. (yad)

Insan Petrokimia Gresik Berbagi Mimpi di 7 Sekolah Dasar di Gresik Selengkapnya

Pemkab Gresik Luncurkan Gerakan Aksi Bergizi di Sekolah. Ini Tujuannya!

GRESIK,1minute.id – Gerakan Aksi Bergizi di sekolah dimulai di UPT SMP Negeri 17 Gresik pada Jumat, 19 Juli 2024. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang datang langsung ke sekolah berada di Jalan Kalimantan, Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru atau GKB, Kecamatan Manyar, Gresik itu.

Gerakan meminum suplemen penambah darah yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan atau Dispendik Gresik ini diikuti seluruh siswa kelas VII. Jumlahnya 282 siswa. Pada kesempatan itu, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani juga membagikan kain seragam gratis untuk siswa baru.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Gerakan Aksi Gizi adalah program Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik untuk menurunkan angka stunting. Aksi Gizi dengan mengkonsumsi suplemen penambah darah sangat baik untuk anak-anak. 

“Remaja perempuan harus tahu fungsi dari meminum tablet tambah darah. Ini merupakan program dari Pemkab Gresik untuk menurunkan angka stunting. Jadi harus beneran di minum, jangan di buang,” tutur Gus Yani didampingi Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto dan Kabid SMP Syifaul Qulub. 

Nurul Haromaini Ali menambahkan, manfaat minum tablet tambah darah dapat mengatasi risiko anemia. “Minum tablet tambah darah dapat mengurangi risiko anemia atau kekurangan darah. Ciri-ciri anemia yaitu mudah mengantuk, munculnya rasa malas, dan badan cepat lemas,” jelas istri Bupati Fandi Akhmad Yani ini.

Ada empat poin dalam naskah komitmen bersama dalam rangka penurunan angka stunting dengan implementasi Germas melalui Aksi Bergizi di Sekolah. Yakni, Kami siap dan patuh sarapan dan minum satu butir tablet tambah darah bersama di sekolah setiap satu minggu ; Kami siap dan patuh penuhi gizi seimbang dengan makan protein hewani, sayur dan buah ; Kami siap melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari dan kami siap mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat.

Seperti sebuah semboyan : Mens sana in corpore sano (Latin) artinya adalah “Jiwa yang sehat dalam tubuh yang sehat.” Maksudnya jika jiwa seseorang sehat, maka tubuhnya akan sehat juga. (yad)

Pemkab Gresik Luncurkan Gerakan Aksi Bergizi di Sekolah. Ini Tujuannya! Selengkapnya

Satu Lagi, Rumah TPS-3R Desa di Kabupaten Gresik Beroperasi, Ini Lokasinya 

GRESIK,1minute.id – Rumah Tempat Pengolahan Sampah di Kabupaten Gresik bertambah satu lagi. Terbaru yakni tempat pengolahan sampah reduce, reuse dan recycle atau TPS3R Manyarejo Kampung Indonesia. 

TPS3R di Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik itu berdiri hasil kolaborasi Pemkab Gresik dengan SKK Migas dan Petronas Indonesia. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang meresmikan beroperasinya TPS3R itu pada Selasa, 16 Juli 2024.

Sebelumnya, telah beroperasi TPS3R Desa Sungonlegowo, Kecamatan Bungah berkapasitas 4 ton per hari. Lalu, TPS3R Petiken, Kecamatan Driyorejo berkapasitas 12 ton per hari. Bila setiap desa bisa memiliki TPS3R, persoalan sampah rumah tangga akan bisa teratasi. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, isu kelestarian alam sudah menjadi isu global. Ia mengajak masyarakat Gresik memiliki komitmen bersama dalam menjaga lingkungan di sekitar. “Persoalan sampah bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah namun juga seluruh lapisan masyarakat pun ikut berperan serta menjaga daerah masing-masing,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Fandi Akhmad Yani pada Selasa, 16 Juli 2024

Gus Yani mengingatkan, jika pada 2022 Kabupaten Gresik mendapatkan capaian tertinggi dalam kebersihan Kota/Kabupaten dengan meraih Piala Adipura. Piala Adipura ini diberikan pada 2023. Capaian ini, imbuhnya, menjadi bukti kerja sama dan tanggung jawab antara pemerintah daerah dengan masyarakat Gresik dalam penanganan akan kebersihan lingkungan.

Program ini sejalan dengan program 9 Nawakarsa Bupati dan Wakil Bupati Gresik. Yang salahsatunya adalah Gresik Lestari. Untuk itu, Gus Yani meminta di setiap desa memiliki TPS-3R. Ini penting karena program ini dapat memilah sampah terlebih dahulu di setiap desanya sebelum sampah yang tidak bisa diolah dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

TPS-3R adalah sistem pengolahan sampah dengan inovasi teknologi mesin pencacah sampah dan pengayak kompos. Inovasi ini dinilai lebih efektif dan efesien. Hasil pengolahan sampah organik berupa kompos digunakan untuk pupuk tanaman hias dan herbal yang ditanam di lahan sekitar TPS3R serta sebagian bisa untuk dijual.

Sementara itu, Presiden Direktur Petronas Indonesia Yuzaini MD Yusof menyampaikan, beberapa program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta lingkungan seperti program pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan usaha membatik, penanaman bibit mangrove, serta pembangunan rumah TPS-3R yang menjadi fasilitas pengolahan sampah.

“Didirikannya Rumah TPS-3R ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat setempat terkait pengolahan sampah untuk dijadikan produk yang mempunyai nilai ekonomi. Selain itu, program ini diharapkan dapat mendukung target pemerintah untuk mencapai Indonesia Bersih Sampah 2025,” tutur Yuzaini.

Sementara itu, pembudidayaan maggot yang terintegrasi menjadi salah satu program utama untuk Rumah TPS-3R. Maggot merupakan media penting untuk penguraian sampah organik sehingga dapat di proses lebih lanjut menjadi kompos dan juga dapat dijadikan pakan ternak ayam dan kambing.

Tidak hanya itu, Rumah TPS-3R juga dilengkapi dengan lahan pekarangan yang dimanfaatkan untuk penanaman tanaman obat keluarga atau Toga. (yad)

Satu Lagi, Rumah TPS-3R Desa di Kabupaten Gresik Beroperasi, Ini Lokasinya  Selengkapnya

MTs NU Trate Gresik Buka Kelas Internasional, Pertama di Kabupaten Gresik Jenjang Madrasah

GRESIK,1minute.id – Madrasah Tsanawiyah Nahdlatul Ulama atau MTs NU Tratee Gresik kini memiliki kelas internasional. Kelas internasional pertama untuk sekolah madrasah di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengapresiasi kebijakan sekolah berlokasi di Jalan KH Abdul Karim, Gresik. “Bangga dengan MTs NU Tratee Gresik,” kata Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah saat melakukan pemantauan Masa Taaruf Siswa Madrasah atau Matsama alias Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah pada Selasa, 16 Juli 2024.

Kelas internasional ini, lanjutnya, akan membuat siswa lulusan madrasah di MTs NU Tratee Gresik ini memiliki ilmu lebih. “Adanya kelas Internasional ini, siswa akan bisa tiga bahasa. Bisa bahasa Indonesia, Bahasa Arab dan Bahasa Inggris,” kata Wabup perempuan berlatar pendidik ini. “Seluruh murid Madrasah Insya Allah jadi anak hebat. Menguasai agama dan ilmu umum,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala MTs NU Trate Gresik Nduk Muslikhah mengatakan, pihak membuka kelas internasional setelah melakukan studi tiru di sekolah di Sidoarjo. “Dan kelas internasional ini pertama untuk sekolah Madrasah di Kabupaten Gresik,” kata Nduk Muslikhah. 

Antusiasme wali murid untuk memasukkan anak di kelas internasional sangat tinggi. “Tahun ini, kami baru buka satu kelas internasional. Dan, terisi penuh. 28 siswa,” katanya. Dalam tahun ajaran baru 2024-2025 ini, animo orang tua untuk menyekolahkan anak di MTs NU Trate Gresik cukup tinggi. “Tahun ini kami menerima siswa bsru 144 siswa.Ditengah gempuran zonasi. Alhamdulillah 5 kelas,” tegas Nduk Muslikhah.

Dibukanya kelas internasional ini, kini wali murid bisa memiliki alternatif pilihan. “Diakhir kelulusan nanti anak-anak akan dilakukan cek poin berada di level berapa,” katanya. (yad)

MTs NU Trate Gresik Buka Kelas Internasional, Pertama di Kabupaten Gresik Jenjang Madrasah Selengkapnya

Pantau MPLS Hari Kedua, Wabup Gresik Motivasi Siswa Sekolah Swasta

GRESIK,1minute.id – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS memasuki hari kedua pada Senin, 16 Juli 2024. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah kembali melakukan pemantauan kegiatan tahun ajaran baru itu.

Hari pertama, Wabup berlatar pendidik memantau kegiatan MPLS di SD dan SMP negeri di Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Pada hari kedua ini, wabup perempuan pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini memantau MPLS di sekolah swasta. Yakni TK/KB Adyaksa XXXIII Gresik di Jalan Jaksa Agung Suprapto dan Madrasah Tsanawiyah Nahdlatul Ulama atau NU Tratee di Jalan KH Abdul Karim, Gresik. 

Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah mengaku puas kegiatan MPLS yang sesuai dengan standar operasional prosedur atau SOP yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik maupun Kementerian Agama (Kemenag) Gresik. 

Wabup Aminatun Habibah kali pertama mengunjungi TK Adhyaksa Gresik. Pada tahun ajaran baru 2024-2025 di taman kanak-kanak dibawah naungan Ikatan Adyaksa Darmarkarini atau IAD Gresik yang diketuai oleh Noviva Nana Riana ini menerima 44 anak. Kedatangan Bu Min disambut hangat puluhan bocah yang lucu dan menggemaskan itu.

Wabup Aminatun Habibah melakukan interaksi dengan para guru, serta memberikan arahan terkait pentingnya pendidikan sejak usia dini. Tidak hanya itu, Bu Min juga mengajak anak-anak bernyanyi dan berfoto bersama.

MPLS di TK Adhyaksa diisi dengan berbagai kegiatan menarik yang dirancang untuk mengenalkan anak-anak pada lingkungan sekolah mereka. “Siapa yang masih ditunggui oleh mama ke sekolah,” tanya Wabup Aminatun Habibah. Sebagaian anak mengacungkan jari telunjuknya. 

Pengakuan polos anak-anak itu membuat Bu Min tersenyum. Celotehan anak-anak membuat suasana MPLS sangat menyenangkan. Apalagi, kegiatan hari kedua itu menyenangkan. Kegiatan ini meliputi pengenalan ruang kelas, perkenalan dengan teman-teman baru, serta berbagai permainan edukatif yang bertujuan mengembangkan kreativitas dan kemampuan sosial anak.

Selepas itu, Wabup Aminatun Habibah melanjutkan kunjungannya di MTs NU Tratee Gresik. Disini istilah MPLS yang jamak dipakai, diganti menjadi Matsama (Masa Taaruf Siswa Madrasah). Dihadapan siswa baru dan para guru, Bu Min menyampaikan pentingnya Matsama sebagai tahap awal bagi siswa baru untuk mengenal lingkungan sekolah, teman-teman, serta para guru.

“Matsama bukan hanya ajang perkenalan, tetapi juga sebagai pondasi awal dalam menumbuhkan karakter dan semangat belajar siswa,” ujar Bu Min.

Tidak lupa, Bu Min juga menekankan pentingnya kesadaran akan sekolah yang ramah lingkungan dan juga ramah terhadap anak. “Kita ingin memastikan juga tentang pentingnya kesadaran akan sekolah yang ramah lingkungan dan sekolah yang ramah terhadap anak. Kita harapkan tidak ada bullying yang terjadi di lingkungan sekolah,” tegas Bu Min. 

Dalam pemantauan MPLS hari kedua ini, Bu Min didampingi Kepala Bidang Pengelolaan Pendidikan Sekolah Menengah Pertama Dispendik Gresik Syifaul Qulub, Kasi Penma Kemenag Gresik Masfufah, Ketua MKKS SMP Negeri Gresik Beri Avita Prasetya serta kepala MTs NU Tratee Nduk Muslikhah.

Sementara itu, Kepala Yayasan PPNU Tratee Elvi Wahyudi, menyambut baik kunjungan Bu Min dan mengungkapkan bahwa kegiatan Matsama di sekolahnya telah dipersiapkan dengan baik untuk menyambut para siswa baru. “Tahun MTs NU Tratee Gresik membuka kelas ICP (international class programme),” kata Wahyudi. (yad)

Pantau MPLS Hari Kedua, Wabup Gresik Motivasi Siswa Sekolah Swasta Selengkapnya

Hari Pertama MPLS, Spenda Gresik Kenalkan Keunggulan sebagai Sekolah Zero Waste 

GRESIK,1minute.id – “Saya selaku wali murid menyerahkan anak saya untuk di bimbing dengan pendidikan di SMPN 2 Gresik ini. Harapan menjadi anak yang berakhkak mulia kelak, ilmunya dapat menjadi modal di masa depannya,” kata seorang wali murid kelas VII UPT SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik.

“Semoga Spenda menjadi sekolah idaman masyarakat Gresik berprestasi dan sukses,” imbuhnya dan diamini oleh ratusan siswa peserta upacara pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS pada Senin, 15 Juli 2024.

Hari ini, semua siswa jenjang SD hingga SMA sederajat mulai masuk sekolah. Siswa baru selama 3 hari, mulai 15 hingga 17 Juli 2024 melaksanakan MPLS dimulai pukul 07.00 WIB. Semua satuan pendidikan di jenjang SMP telah mempersiapkan secara matang untuk menyambut siswa didik baru. Sekolah  berlomba memberikan kesan baik dan menyenangkan kepada anak-anak yang baru lulus di sekolah dasar itu. Mereka masih memakai seragam sekolah dasar masing-masing. Penuh warna. Tampak wajah mereka penuh senyum bahagia.

Sekolah juga mengenalkan “keistimewaan” sekolah masing-masing. Di UPT SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik, misalnya. Sekolah berada di Jalan KH Kholil, Gresik mengusung tema ” Masa Pengenalan Sekolah yang Menyenangkan melalui aktifitas kreatif pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan sekolah”. 

“Kegiatan hari pertama (MPLS) siswa dikenakan dengan program unggulan sekolah, guru, KBM yang menarik, serta lingkungan sekolah yang aman nyaman dan menyenangkan,” kata Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim pada Senin, 15 Juli 2024.

Keunggulan sekolah, antara lain adalah sekolah zero waste, kantin halal, sekolah ramah anak. Sekolah zero waste, kata Mohammad Salim, mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik dalam acara Nawa Karsa Award 2024, Gresik Lestari yang gelar oleh Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Gresik pada Rabu, 10 Juli 2024. 

Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani kepada Mohammad Salim. “Nawa Karsa Award, Gresik Lestari,  kami menyebut 4 penghargaan bergengsi diantaranya sebagai Sekolah Zero waste, juara 1 konten tiktok , juara 2 pameran inovasi produk lingkungan dan juara 3 konten Instagram,” terang Salim.

Bagaimana dengan siswa kelas VIII dan IX ? Salim mengatakan, selama masa MPLS tetap masuk sekolah. “Bagi kelas 8 dan 9 selama MPLS diadakan kegiatan PBB (peraturan baris berbaris) yang di latih oleh Kepolisian Gresik bertempat di halaman  Mapolsek Gresik Kota di  Jalan Basuki Rahmat,” terangnya. (yad)

Hari Pertama MPLS, Spenda Gresik Kenalkan Keunggulan sebagai Sekolah Zero Waste  Selengkapnya

Wabup Gresik Aminatun Habibah Lega MPLS Tidak Ada Perpeloncohan 

GRESIK,1minute.id – Libur sekolah berakhir. Ribuan siswa jenjang SD hingga SMA sederajat mulai masuk sekolah. Siswa baru, memulai mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS pada Senin, 15 Juli 2024.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah melakukan inspeksi mendadak di tiga sekolah yakni UPT SMP Negeri 5 Gresik, UPT SD Negeri 53 Gresik dan UPT SMP Negeri 9 Gresik. Semuanya berada di Kecamatan Cerme.

Sidak dilakukan bertujuan memastikan tahun ajaran baru di setiap strata pendidikan dapat berjalan dengan baik. Tidak ada perpeloncohan. Selain itu, penerimaan siswa di setiap sekolah sesuai dengan kuota formasi yang telah ditentukan. 

“MPLS merupakan momen kebersamaan siswa siswi baru untuk dapat saling mengenal sesama teman. Terlebih mengenal guru dan lingkungan sekolah. Sehingga diharapkan nantinya proses pembelajaran berjalan dengan baik,” ujar wakil bupati perempuan pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik di UPT SMP Negeri 5 Gresik.

Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah didampingi Kepala Dinas Pendidikan atau Kadispendik Gresik S.Hariyanto, Kepala Bidang Pengelolaan Pendidikan Sekolah Menengah Pertama Syifaul Qulub dan Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah atau MKKS SMP Negeri Gresik Beri Avita Prasetya melanjutkan setiap guru harus bisa membuat suasana belajar yang menyenangkan. 

Sebab, suasana pembelajaran yang menyenangkan dan berkesan akan menarik minat peserta didik untuk terlibat secara aktif. Sehingga tujuan pembelajaran dapat dicapai maksimal. 

“Setiap guru harus mengenali potensi diri peserta didik. Membantu peserta didik dalam beradaptasi dengan sekolah. Sehingga menumbuhkan motivasi semangat dalam belajar dan mengembangkan interaksi positif antara siswa dengan warga sekolah,” harapnya. 

Tidak hanya itu, Wabup juga berharap pendidikan sekolah di Kabupaten Gresik harus layak anak. Dimana tidak ada bullying dan kekerasan. Juga sekolah yang ramah lingkungan termasuk lingkungan alam. Pada kesempatan tersebut Wabup juga menyematkan tanda peserta MPLS peserta didik baru UPT SD Negeri 53 Gresik. 

Di UPT SD Negeri 53 Gresik yang berlokasi di Perumahan Cerme Indah,  Desa Betiting, Kecamatan Cerme Wabup berpesan kepada guru untuk menerapkan proses belajar yang menyenangkan. Terutama di jenjang transisi PAUD ke SD harus bisa baca tulis dan berhitung (Calistung). 

“Ini tidak boleh dipaksa untuk sudah bisa Calistung, termasuk yang baru masuk di kelas 1 SD. Setidaknya harus diberikan waktu atau toleransi, ” tandasnya. (yad)

Wabup Gresik Aminatun Habibah Lega MPLS Tidak Ada Perpeloncohan  Selengkapnya

Rancang Kostum Daur Ulang hingga Gerakan, Siswa UPT Negeri 31 Gresik Jawara Yel_yel Nawa Karsa, Gresik Lestari Award 2024

GRESIK,1minute.id – Nawa Karsa Award Gresik Lestari menjadi penutup puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di helat Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro atau WEP pada Rabu, 10 Juli 2024.

Sejumlah kegiatan memeriahkan acara yang diinisiasi oleh Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Gresik yang dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah itu. 

Diantara kegiatan untuk memeriahkan acara tersebut adalah kompotesi yel-yel bertemakan Lingkungan Hidup untuk kader lingkungan. Tim juri dari kompetesi itu menetapkan kader lingkungan dari UPT SMP Negeri 31 Gresik sebagai jawara. 

Di kompetesi Yel-yel, kader lingkungan yang semuanya siswa di sekolah yang dipimpin oleh Miko Dani Asmoro memakai kostum daur ulang. Mereka mendesain sendiri kostum itu.

Menurut guru pembina UPT SMP Negeri 31 Gresik Misri Astuti, siswa bersama semua guru harus lembur membuat kostum daur ulang tersebut.

“Anak-anak all out tampilnya. Busana yang ditampilkan juga kreasi daur ulang made in sendiri. Jadi bapak ibu guru semuanya terlibat dan anak-anak untuk mendaur ulang jadi kostumnya luar biasa,” ujar Misri Astuti pada Kamis, 11 Juli 2024.

FOTO BARENG : Siswa dan guru UPT SMP Negeri 31 Gresik foto bersama usai acara Nawa Karsa Award, Gresik Lestari di depan gedung WEP pada Rabu, 10 Juli 2024 ( Foto : istimewa)

Ia pun mengaku tidak menyangka, dalam kompetesi ini bisa meraih menjadi yang terbaik. “Pesertanya sangat banyak. Dan semuanya baik-baik. Saya tidak menyangka anak-anak bisa menjadi juara,” katanya. Raihan positif dalam kompetisi Yel-yel Lingkungan ini semakin melengkapi keberhasilan yang diraih sekolah berada di Dusun Dadelrejo, Desa Pacuh, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik itu.

Sebab, sebelumnya sekolah berada di ujung barat berbatasan antara Gresik-Lamongan dan Mojokerto itu telah meraih predikat sekolah Adiwiyata Mandiri pada 2022 lalu. “Kalau Adiwiyata itu mah nggak bisa sendiri..one man show. Ya, tahun nabung kegiatan l, nabung menciptakan lingkungan yang bersih ramah anak itu terbayar itu itu luar biasa,” tegas Misri Astuti berapi-api. 

Seperti diberitakan, Dinas Lingkungan Hidup Gresik menggelar Nawa Karsa Award 2024. Dalam gelaran itu, organisasi perangkat daerah atau OPD bertanggungjawab tentang menjaga kualitas dan kelestarian lingkungan di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini menggelar sejumlah kegiatan. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang hadir bersama Wakil Bupati Aminatun Habibah mengajak semua stakeholder untuk menjaga dan melestarikan lingkungan di kabupaten seluas 1.137 kilometer persegi dengan jumlah penduduk 1,3 juta jiwa ini.

“Pelestarian lingkungan ini membutuhkan komitmen bersama, bagaimana langkah kita dalam menjaga kelestarian lingkungan di daerah. Melalui Nawa karsa Award: Gresik Lestari ini, mudah-mudahan menjadi spirit bersama dalam satu ekosistem (industri, masyarakat, pemerintah) untuk terus memperhatikan isu lingkungan yang ada di sekitar. Termasuk di lingkungan sekolah, kita ingin sekolah adiwiyata juga semakin banyak,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. (yad)

Rancang Kostum Daur Ulang hingga Gerakan, Siswa UPT Negeri 31 Gresik Jawara Yel_yel Nawa Karsa, Gresik Lestari Award 2024 Selengkapnya