Hattrick Juara Umum, Kafilah Kecamatan Bungah Langsung Bersiap Diri Ikut MTQ Jawa Timur di Tulungagung 

GRESIK,1minute.id –  Perhelatan akbar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXII Kabupaten Gresik 2026 di Islamic Center Balongpanggang resmi ditutup pada Minggu malam, 19 April 2026.

Penutupan event tahunan ini dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Kafilah Kecematan Bungah sukses  mempertahankan tropi juara umum tiga kali berturut-turut. Hattrick. Kafilah Bungah mendominasi sejumlah kategori mulai dari tilawah, Syarhil Qur’an, hingga Karya Tulis Ilmiah Al-Quran (KTIQ), serta cabang seni lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan MTQ, mulai dari Dewan Hakim, Panitia, hingga para kafilah dan camat pendamping. “Alhamdulillah seluruh rangkaian MTQ ke-32 Kabupaten Gresik tahun 2026 telah berjalan dengan baik. Terima kasih atas dedikasi dan partisipasi semua pihak,” ujar Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani. 

Ia juga menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan di masing-masing kecamatan dan mendorong sinergi antara pemerintah kecamatan dengan pondok pesantren, sekolah, madrasah, dan madrasah diniyah dalam menyiapkan kafilah yang unggul. “Kami yakin para santri Gresik memiliki kemampuan luar biasa. Dengan pembinaan yang terarah dan berkelanjutan, kita optimistis mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” tegasnya.

Ia pun mengingatkan para juara untuk segera mempersiapkan diri menghadapi MTQ tingkat Provinsi Jawa Timur yang direncanakan digelar di Kabupaten Tulungagung. Ia berharap capaian di tingkat kabupaten menjadi modal penting untuk meraih prestasi di tingkat provinsi.

Sementara itu, Camat Bungah Muhammad Izul Muttaqin, menyampaikan rasa syukur atas capaian kafilahnya yang kembali meraih juara umum. Ia menyebut, keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif para kafilah, pembina, serta dukungan penuh masyarakat.

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur dan bangga. Ini adalah hasil dari kerja keras para kafilah, pembina, serta dukungan masyarakat Kecamatan Bungah,” ujarnya. Ia menambahkan, prestasi ini menjadi yang ketiga secara berturut-turut setelah sebelumnya diraih pada MTQ di Sangkapura, serta saat Bungah menjadi tuan rumah.

Ke depan, pihaknya akan segera melakukan langkah strategis untuk menjaga performa para juara. Koordinasi akan dilakukan bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kecamatan Bungah dan seluruh pembina untuk memperkuat pembinaan serta melakukan verifikasi ulang peserta terbaik.

“Kami akan segera melakukan pembinaan lanjutan agar para juara bisa menjaga performanya. Termasuk membuka peluang bagi peserta lain yang berpotensi untuk dipersiapkan di tingkat provinsi,” jelasnya. Ia juga menegaskan kesiapan Bungah dalam menghadapi MTQ Jawa Timur di Tulungagung, sebagaimana pesan yang disampaikan Bupati Fandi Akhmad Yani agar kafilah tetap menjaga ritme, kemampuan, dan kualitas.

“Insyaallah kami siap menjaga performa dan mempersiapkan kafilah terbaik. Semoga Kabupaten Gresik kembali bisa meraih prestasi terbaik di tingkat provinsi,” pungkasnya. (yad)

Editor  : Chusnul Cahyadi 

Hattrick Juara Umum, Kafilah Kecamatan Bungah Langsung Bersiap Diri Ikut MTQ Jawa Timur di Tulungagung  Selengkapnya

Ziarah ke Makam Habib Abubakar Assegaf, Ketua MPR Ahmad Muzani Doa untuk Bangsa

GRESIK,1minute.id – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Ahmad Muzani melakukan ziarah ke makam Habib Abubakar Assegaf di Kompleks Masjid Jamik Gresik pada Sabtu, 18 April 2026.

Muzani tiba di makam ulama kharismatik yang memiliki ribuan jemaah ini, Muzani didampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik juga Ketua DPC Gerindra Gresik badal Duhur. 

Turut hadir dalam penyambutan tersebut di antaranya Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Anwar Sadad, Anggota Fraksi Gerindra DPR RI Bambang Harjo Soekartono (BHS), serta sejumlah fungsionaris Partai Gerindra

Rangkaian agenda ziarah diisi dengan doa bersama serta silaturahmi dengan keluarga besar dzuriyah Habib Abu Bakar di Jalam KH Zubair, Gresik. Kunjungan dengan agenda ziarah ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi serta memanjatkan doa bagi keselamatan bangsa dan keberkahan kepemimpinan nasional.

Ketua MPR RI Ahmad Muzani menilai agenda ziarah tersebut penting untuk memperkuat komitmen dalam menjaga nilai-nilai religius di tengah pembangunan daerah.

Sementara Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengungkapkan rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik untuk mengembangkan kawasan makam sebagai destinasi wisata religi yang representatif. Pengembangan tersebut meliputi peningkatan akses jalan, penyediaan fasilitas pendukung, serta penataan lingkungan guna memberikan kenyamanan bagi para peziarah.

“Pengembangan ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan Gresik Baru yang religius sekaligus berdaya saing,” ujar Fandi. Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menambahkan, selain berziarah di makam Habib Bakar, Ahmad Muzani yang juga menjabat sebagai Dewan Pembina Partai Gerindra turut melakukan silaturahmi ke dzuriyah Habib AbuBakar. “Ini merupakan kunjungan rutin Pak Muzani ke Gresik. Beliau selalu menyempatkan diri berziarah ke makam Habib Bakar,” ujar Asluchul Alif. (yad)

Editor  : Chusnul Cahyadi 

Ziarah ke Makam Habib Abubakar Assegaf, Ketua MPR Ahmad Muzani Doa untuk Bangsa Selengkapnya

Masjid KH Robbach Ma’sum Islamic Center jadi Venue MTQ XXXI Gresik, Bupati Gresik : MTQ Panggung Lahirnya Generasi Qurani


GRESIK,1minute.id – Masjid KH Robbach Ma’sum, Kompleks Islamic Center Balongpanggang menjadi venue Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Kabupaten Gresik. Perhelatan akbar yang diikuti oleh 18 kecamatan dengan total 725 orang kafilah ini dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Jumat malam, 17 April 2026.

Ajang ini tak sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk memperkuat tradisi keagamaan sekaligus menyiapkan kafilah terbaik menuju MTQ tingkat provinsi Jawa Timur.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya menegaskan optimisme Gresik untuk kembali menorehkan prestasi di tingkat provinsi, sebagaimana capaian sebelumnya.
“Pada penyelenggaraan MTQ ke-31 tingkat provinsi Jawa Timur, Gresik berhasil meraih juara umum. Ini prestasi yang harus kita jaga dan kita tingkatkan,” ujar Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani. 

Menurutnya, penyelenggaraan MTQ XXXII di Kecamatan Balongpanggang memiliki makna strategis. Selain sebagai bentuk pemerataan kegiatan, lokasi ini sekaligus menjadi sarana memperkenalkan ikon baru Gresik kepada seluruh kafilah dari berbagai kecamatan.

“Pelaksanaan di Balongpanggang ini juga bertujuan mengenalkan Islamic Center Masjid KH Robbach Ma’sum dan wisata edukasi digital Gresik Universal Science (GUS). Selepas MTQ nanti bisa berkunjung lagi kesini,” harapnya. Bupati Yani menekankan bahwa MTQ bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga momentum memperkuat silaturahmi dan identitas religius masyarakat Gresik sebagai Kota Santri.

“Tradisi ini harus terus kita jaga. Gresik adalah tempatnya para santri dan para penghafal Al-Qur’an. Tidak hanya di wilayah utara, tetapi juga di wilayah selatan,” tegas Magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya ini. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembinaan generasi Qurani, khususnya para guru dan pembina yang terus istiqomah mendidik peserta didik.

Lebih lanjut, Bupati Yani berharap MTQ XXXII mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara prestasi, tetapi juga memiliki kecintaan mendalam terhadap Al-Qur’an. “Mudah-mudahan MTQ ini berjalan sukses, penuh berkah, dan kembali mengantarkan Gresik meraih juara umum di tingkat Jawa Timur,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, dalam laporannya menyampaikan bahwa MTQ XXXII berlangsung selama tiga hari, mulai 17 hingga 19 April 2026, dengan pusat kegiatan di Kecamatan Balongpanggang. Pembukaan dan penutupan digelar di Islamic Center Balongpanggang, sedangkan perlombaan dilaksanakan di 10 venue yang tersebar di wilayah tersebut.

MTQ tahun ini diikuti oleh 18 kecamatan dengan total 725 orang kafilah, terdiri dari 545 peserta, 90 official, dan 90 pembina. Selain itu, sebanyak 110 orang dewan hakim dan panitera turut mendukung kelancaran pelaksanaan. Terdapat tujuh cabang yang dilombakan, yakni Tilawah Al-Qur’an, Hifdzil Qur’an, Tafsir Al-Qur’an, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, Khath Al-Qur’an, serta Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Masjid KH Robbach Ma’sum Islamic Center jadi Venue MTQ XXXI Gresik, Bupati Gresik : MTQ Panggung Lahirnya Generasi Qurani Selengkapnya

17 Tahun Uswatun Khasanah,Ibu Single Parent 3 Anak asal Bawean Nabung di Galon Air Mineral Akhirnya bisa Haji 

GRESIK,1minute.id –  Uswatun Khasanah berulangkali mengucapkan rasa syukur. Keinginan puluhan tahun perempuan single parent berusia 51 tahun untuk ibadah haji akhirnya terkabul. Ibu tiga anak asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik ini menjadi jemaah calon haji (JCH) 2026 tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 46, gelombang 1 , rombongan 6.

Ia bergabung dengan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Babussalam Gresik. Menjadi tamu Allah SWT seringkali lahir dari ketulusan niat, kesabaran menabung puluhan tahun, dan keajaiban rezeki bagi mereka yang memiliki tekad kuat. 

Seperti yang dilakukan Uswatun Khasanah. Ibu single parent ini berjuang ekstrakeras untuk menghidupi tiga anaknya dengan membuka toko klontong. Berjualan jajanan khas Bawean serta makanan kecil lainnya untuk menyambung hidup. “Saya daftar haji 2012. Waktu itu, ya anak-anak masih kecil,” kata Uswatun ketika dihubungi 1minute.id pada Rabu, 14 April 2026.

Tekad yang kuat, ketulusan niat, kesabaran menabung puluhan tahun. Ia menyisihkan hasil jualan antara Rp 20 ribu hingga Rp 30 ribu setiap hari. Uang recehan itu dimasukkan dalam galon air mineral. Selama hampir 17 tahun. “Kalau jualan ramai ya saya tabung. Kadang sepi ya tidak nabung,” ujarnya. 

Uswatun menaruh uang recehan itu ke dalam galon air mineral tujuan mudah untuk di tukar dengan uang kertas. “Kadang saya tukar untuk uang kembalian orang yang beli jajan,” katanya. Uang tabungan itu, kemudian digunakan untuk mendaftar haji hingga lunas. Bahkan masih ada sisa lebih. “Ini uang sisanya,” katanya sambil menunjukkan uang logam di dalam galon air mineral. “Mohon doanya ya. Semoga lancar,” ujarnya.

Kegigihan dan ketekunan ibu single dengan tiga anak layak dijadikan teladan. Setelah 17 tahun menabung akhirnya berhasil mewujudkan mimpinya untuk menunaikan ibadah haji tahun ini.

Koordinator Perwakilan Pengurus Babussalam Bawean H. Subaidi,  pengusaha dan pemilik Hotel Miranda menerangkan bahwa jemaah asal Bawean akan berlayar ke Gresik dengan kapal cepat, Express Bahari pada 27 April 2026. “Nanti seremonial upacara keberangkatan di depan Hotel Miranda Bawean,” ujar Mohammad Salim, Plt Ketua KBIHU Babussalam Gresik menirukan ucapan Subaidi.

“Ada 30 orang jemaah asal Bawean tahun ini semua bergabung dengan KBIHU Babussalam Gresik,” imbuh Salim yang juga Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik ini. “Merasa bersyukur tahun 2026 ini seluruh jemaah sehat semoga diberikan kemudahan kelancaran dalam menjalankan seluruh ibadah haji. Berangkat pulang sehat lengkap kompak dan menjadi haji mabrur,” imbuhnya. 

Sementara itu, data Kementerian Agama (Kemenag) Gresik per Februari 2026, jumlah calon jemaah haji (CJH) Gresik berjumlah 2.671 orang. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

17 Tahun Uswatun Khasanah,Ibu Single Parent 3 Anak asal Bawean Nabung di Galon Air Mineral Akhirnya bisa Haji  Selengkapnya

Melongok “Galeri” Lukis di Ruang Tamu Achmad Feri, Pelukis Gresik 

GRESIK,1minute.id – Ruang tamu di Kompleks Perumahan Alam Bukit Blok E.7 nomor 2 , Desa Suci Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik bagai sebuah galeri lukis. Ada puluhan lukisan terpajang di ruang tamu berukuran 5 meter x 6,5 meter itu. Ukurannya bervariasi. 

Ada lukisan abstrak yang berukuran separuh triplek. Ada juga goresan tangan yang seukuran korek api. Saking kecilnya lukisan itu, penikmat lukisan harus menggunakan kaca pembesar alias srikonto atawa suryakanta atau lup. 

Wartawan 1minute.id menyempatkan memoloti lukisan bertema Damarkurung berukuran 8×10 mm itu. Untuk melukis karya itu, Feri membutuhkan waktu “hanya” tiga hari.

“Ini hanya sebagai kecil saja. Karena ruang tidak muat,” kata pelukis Achmad Feri ketika wartawan 1minute.id bertandang ke rumahnya beberapa waktu lalu. Achmad Feri, sarjana Jurusan Seni Rupa Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Surabaya, kini Universitas Negeri Surabaya (Unesa), 1996. 

Bapak dua anak berusia 44 tahun ini mengaku mulai senang melukis sejak duduk di bangku Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) Trate Putra. “Waktu itu, Saya melukis Superman. Tapi, guru saya tidak percaya karena dianggap terlalu apik,” kenang Feri sambil tersenyum. Feri lulus sekolah dasar pada 1986. 

Akan tetapi, Feri tidak mutung. Ia bahkan semakin aktif melukis. “SD melukis bahkan jual hasil karya. Triplek Saya gambar Mickey Mouse saat Pasar Bandeng,” katanya. Lulus SD, Feri melanjutkan ke SMP NU 1 Gresik, kemudian SMA Negeri 2 Gresik, kini, SMA Negeri 1 Manyar atau Smanema.

Sejak di sekolah dasar itu, Feri terus mengasah keahlian corat-coret di atas kertas maupun kanvas. Ia pun kerap mengikuti berbagai perlombaan dan pameran tingkat lokal (Kabupaten), Provinsi hingga nasional. Aliran lukisan pun tidak saklek. 

Aliran lukis anggotaGaleri Seni Rupa Gresik (Gasruk) ini bisa absatrak-ekspresionis maupun Realis. Termasuk kalikatur dan kaligrafi. Keahlian Feri semakin terasa saat kuliah di jurusan Seni Rupa IKIP Surabaya, kini Unesa. Pada 2019, Feri menggelar pameran tunggal di Iconmall Gresik. “Pameran tunggal ini paling terkesan. Saya memamerkan 24 karya,” kata Feri. 

Pada Mei 2025, Feri bersama puluhan pelukis Gresik yang tergabung dalam Sanggar Lentera menggelar pameran di Lobi Gedung DPRD Gresik. 

Art Exhebition 2025 di Lobi Gedung DPRD Gresik. Pameran diinisiasi oleh Sanggar Lentera Gresik yang dibuka okeh Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir ini memamerkan 50 karya berlangsung mulai 14-16 Mei 2025. Di event Art Exhebition itu, Feri memamerkan dua karya abstraks yakni “5 Waktu dan Naluri”. 

Naluri, lukisan berukuran 120 x 155 centimeter ini dipajang di teras depan bersebelahan dengan Dzikir. “Naluri tidak hanya dimiliki manusia. Hewan pun memiliki Naluri,” kata Feri ketika ditemui pada Rabu malam, 14 Mei 2025. Ia menceritakan, ada induk burung memberikan makan anaknya. Sementara ada anak burung kelaparan karena ditinggal induknya, burung lainnya tergerak untuk memberikan makan anak burung. “Begitu lah kehidupan. Coba sampeyan lihat agak jauh. Akan terlihat burungnya,” katanya. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Melongok “Galeri” Lukis di Ruang Tamu Achmad Feri, Pelukis Gresik  Selengkapnya

Kapolres Gresik Kunjungi SLB Kemala Bhayangkari, Tumbuhkan Semangat Belajar Anak Berkebutuhan Khusus 

GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengunjungi SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik pada Kamis, 9 April 2026. Kunjungan tersebut menjadi momen berkesan yang tak hanya menghadirkan keceriaan, tetapi juga menumbuhkan semangat baru bagi anak-anak istimewa dalam menempuh pendidikan.

Kehadiran Kapolres AKBP Ramadhan Nasution sebagai wujud nyata kepedulian terhadap pendidikan inklusif. Dengan penuh perhatian, ia meninjau langsung proses belajar mengajar guna memastikan para siswa mendapatkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, serta mendukung tumbuh kembang mereka.

Dalam rangkaian kegiatan, alumnus Akpol 2007 ini menyisir sejumlah fasilitas sekolah, mulai dari kantin, ruang kelas, hingga ruang kreativitas yang menjadi wadah bagi siswa untuk mengekspresikan bakat dan kemampuan. Ia juga menyempatkan diri melihat berbagai hasil karya siswa yang dipamerkan di toko sekolah.

“Kami ingin memastikan anak-anak belajar di lingkungan yang layak dan mendukung. Fasilitas yang baik akan membantu mereka mengembangkan potensi secara optimal,” ujar AKBP Ramadhan.

Momen paling menyentuh terjadi saat Kapolres berinteraksi langsung dengan para siswa. Dengan pendekatan humanis, ia bercengkerama, berbagi senyum, hingga memberikan pelukan hangat kepada salah satu siswa. Gestur sederhana tersebut mampu menghadirkan kebahagiaan sekaligus memupuk rasa percaya diri anak-anak untuk terus berkarya.

Tak hanya kepada siswa, apresiasi juga disampaikan kepada para guru dan tenaga pendidik. Menurutnya, dedikasi dan kesabaran yang ditunjukkan para pengajar merupakan bentuk pengabdian luar biasa dalam mendidik generasi penerus bangsa. “Mengajar dengan hati adalah tugas mulia. Para guru di sini adalah sosok luar biasa yang patut diapresiasi,” ungkap perwira dua melati di pundak itu.

Ia berharap sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan semakin erat, khususnya dalam mendukung pendidikan inklusif. Polres Gresik pun berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan dukungan bagi terciptanya generasi yang tangguh, mandiri, dan berkarakter. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Kapolres Gresik Kunjungi SLB Kemala Bhayangkari, Tumbuhkan Semangat Belajar Anak Berkebutuhan Khusus  Selengkapnya

Bupati Fandi Akhmad Yani Hidupkan Semangat Kompetisi Pelajar, Cerdas Cermat & Tahfidz se-Jatim

GRESIK,1minute.id – Ratusan pelajar jenjang TK hingga SMP se-Jatim memenuhi hall Gressmall Gresik pada Kamis, 9 April 2026. Mereka berkumpul untuk mengikuti ajang Gress of Champion Vol. II dan Gebyar Tahfidz Quran.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang membuka gelar anak-anak berotak encer juga hafal alquran itu.  Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik ini berlangsung hingga Jumat besok, 10 April 2026.

Dalam sambutannya, Bupati Fandi Akhmad Yani menegaskan pentingnya menghadirkan kembali ruang-ruang kompetisi intelektual seperti cerdas cermat di tengah perkembangan zaman.

“Kita rindu momentum seperti ini. Anak-anakku sekalian, terus belajar. Jangan takut mencoba. Kalian adalah calon pemimpin masa depan yang harus memiliki mental kuat dan semangat untuk terus berkembang,” ujar Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani. 

Ia juga menyinggung tantangan yang dihadapi pelajar saat ini, terutama di era digital. Menurutnya, penggunaan game online dan media sosial perlu mendapat perhatian agar tidak mengganggu proses belajar. “Kami sebagai orang tua tentu punya kekhawatiran. Saat ini juga sedang dibahas aturan terkait pembatasan game online dan media sosial. Harapannya, ini bisa membantu anak-anak tetap fokus belajar,” tambah Magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya ini.

Mantan Ketua DPRD Gresik itu menjelaskan, pelaksanaan tahun ini terasa lebih meriah karena peserta tidak hanya berasal dari Gresik, tetapi juga dari berbagai daerah di Jawa Timur. Ia juga memastikan, pemerintah daerah akan terus mendampingi para peserta yang berprestasi agar bisa melangkah ke ajang yang lebih tinggi.

“Anak-anak yang juara nanti akan kita dampingi untuk ikut kompetisi lain. Ini bagian dari proses mereka untuk berkembang,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik S. Hariyanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini memang dirancang untuk mendorong semangat belajar sekaligus membentuk karakter siswa. “Kami ingin kegiatan ini bisa memotivasi anak-anak untuk lebih semangat belajar, berpikir kritis, dan juga membangun karakter yang baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, kompetisi ini tidak hanya soal menang atau kalah, tetapi juga melatih kepercayaan diri, kerja sama tim, serta kemampuan berpikir cepat dan tepat.

Antusiasme peserta pun terlihat sangat tinggi. Gress of Champion diikuti oleh 140 tim dari berbagai daerah seperti Lamongan, Surabaya, Mojokerto, Pamekasan, Malang, dan Sidoarjo. Sementara itu, Gebyar Tahfidz Quran diikuti oleh 228 peserta dari jenjang TK hingga SMP se-Jawa Timur. 

“Pesertanya sangat banyak, bahkan pendaftaran harus kami tutup lebih awal karena terus bertambah,” jelas Hariyanto.

Di sisi lain, General Manager Gressmall Gresik Eric Pramono Bangun, menyampaikan bahwa pihaknya senang bisa terus mendukung kegiatan positif seperti ini.

“Kami bangga bisa terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Gresik, khususnya Dinas Pendidikan. Harapannya, Gressmall tidak hanya menjadi pusat perbelanjaan, tetapi juga ruang tumbuh bagi generasi muda yang berprestasi,” ujarnya. (*)

Editor  : Chusnul Cahyadi 

Bupati Fandi Akhmad Yani Hidupkan Semangat Kompetisi Pelajar, Cerdas Cermat & Tahfidz se-Jatim Selengkapnya

Percepatan Zero Waste Energy 2026, Pemkab Gresik Siap Kolaborasi PSEL Aglomerasi Surabaya Raya

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menerima kunjungan kerja Bupati Lamongan Yuhronur Efendi beserta rombongan untuk meninjau Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Ngipik pada Selasa, 7 April 2026.

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Gresik Lamongan  untuk berkolaborasi dalam pengelolaan sampah berbasis Waste to Energy (WtE) atau sampah menjadi energi listrik.

Perlu diketahui, dua Kabupaten di Jawa Timur ini menjadi bagian dari 10 daerah yang ditunjuk Presiden RI Prabowo Subianto untuk berpartisipasi mensukseskan program Kementerian LH dalam mempercepat penanganan sampah dan mencapai Zero Waste Energy. Yakni melalui Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) aglomerasi Surabaya Raya pada 2026.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi didampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani langsung njujug ke proses landfill mining, teknologi yang menjadi andalan TPA Ngipik dalam mereduksi sampah. Yuhronur Efendi memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pemkab Gresik beserta seluruh jajaran Dinas Lingkungan Hidup terkait keberhasilannya dalam mengelola sampah secara modern dan efektif.

“Saya mengapresiasi Pemkab Gresik atas langkah-langkah dalam pengelolaan pemusnahan sampah yang dilakukan secara modern. Kami akan belajar banyak dari tempat ini terutama kelebihan dari landfill mining yang belum kita laksanakan,” ujarnya.

Ia menambahkan, selain itu ada juga pembakaran RDF serta ada produk-produk inovatif yang terbaru. Seperti sisa-sisa makanan MBG yang dibuat beberapa varian produk makanan ternak, makanan burung ataupun makanan ikan. Tentu ini menjadi inspirasi untuk bagi Pemkab Lamongan dalam pengembangan TPA.

“Untuk menyelesaikan problem masalah sampah baik di Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Gresik nanti kita akan membuat kerja sama atau MoU. Pengelolaan sampah merupakan gerakan bersama demi masa depan lingkungan yang lebih baik,” tandasnya.

Di tempat sama, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan, bahwa Pemerintah Kabupaten Gresik siap berkolaborasi dalam upaya penanganan sampah secara berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi modern. Kerja sama PSEL di kawasan Surabaya Raya melibatkan Kota Surabaya, Kabupaten Gresik, Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Lamongan.

“Ke depan kolaborasi penanganan sampah atau TPST terintegrasi sesuai petunjuk Presiden yang ditujukan kepada Kabupaten Gresik dan Kabupaten Lamongan untuk mendukung program Kementerian LH yaitu pengolahan sampah menjadi energi listrik,” ujarnya.

Dikatakan, dalam skema kerja sama tersebut, sampah yang telah diolah menjadi energi listrik nantinya akan dibeli oleh PLN sebagai bagian dari program nasional pengembangan energi baru terbarukan. “Untuk Kabupaten Gresik, potensi sampah yang akan dikirim ke lokasi PSEL mencapai sekitar 250 ton per hari. Kemudian untuk Kabupaten Lamongan 100 ton per hari,” jelasnya.

Ia menambahkan, melalui kolaborasi lintas pemerintah ini, diharapkan pengelolaan sampah dapat berjalan lebih efektif sekaligus mendorong terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. “Setelah ini kami juga akan berkunjung ke Kabupaten Lamongan untuk mencari titik pertemuan TPST Kabupaten Gresik dan Lamongan. Mudah-mudahan langkah baik ini segera terealisasi,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik Sri Subaidah, menegaskan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program nasional tersebut. Ia menilai kolaborasi antar daerah menjadi kunci terwujudnya sistem pengelolaan sampah yang modern dan terintegrasi.

Ia menjelaskan, capaian pengelolaan sampah di Provinsi Jawa Timur saat ini telah mencapai 52,7 persen, tertinggi secara nasional. Capaian tersebut menjadi motivasi bagi Kabupaten Gresik untuk terus meningkatkan kinerja pengelolaan lingkungan.

“Melalui kolaborasi lintas pemerintah ini, diharapkan pengelolaan sampah dapat berjalan lebih efektif sekaligus mendorong terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (*)

Editor  : Chusnul Cahyadi 

Percepatan Zero Waste Energy 2026, Pemkab Gresik Siap Kolaborasi PSEL Aglomerasi Surabaya Raya Selengkapnya

Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia & Gubernur Samarkand Ziarah ke Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim, Bupati Gresik : Gresik jadi Tujuan Ziarah Religi Dunia

GRESIK,1minute.id – Duta Besar Uzbekistan di Indonesia Oybek Eshonov melakukan ziarah ke makan waliyullah, Syekh Maulana Malik Ibrahim pada Ahad, 5 April 2026. Bupati Gresik Fandi Akhmad mendampingi langsung rombongan kedubes itu.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan sejarah, budaya, dan spiritual antara Indonesia-Uzbekistan. Ini sekaligus membuka peluang kerja sama di bidang ziarah religi, pertukaran keilmuan Islam, serta pengembangan ekonomi. 

“Kami menyambut baik kunjungan ini dan berharap Gresik semakin dikenal sebagai tujuan ziarah religi dunia,” ungkap Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fandi Akhmad Yani  memperkenalkan kuliner khas daerah, di antaranya nasi krawu, pudak, serta minuman tradisional legen, sebagai bagian dari promosi kekayaan budaya lokal kepada rombongan Uzbekistan.

Rofi Eka Shanty, perwakilan International Relations Imam Bukhari Center yang menjembatani kerja sama Indonesia-Uzbekistan menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk menyambungkan kembali sanad atau hubungan keluarga para tokoh besar Islam.

“Hari ini kami mendampingi Gubernur Samarkand, untuk bertemu dengan Bupati Gresik dalam rangka menyambungkan sanad antara Maulana Malik Ibrahim dengan Bahauddin Sogarji (Shaghir), yang makamnya berada di Samarkand,” ujarnya.

Ia menambahkan, kunjungan ini menjadi tonggak penting karena untuk pertama kalinya terdapat pengakuan internasional terhadap silsilah dan sejarah Maulana Malik Ibrahim. Tidak hanya itu, keterkaitan tersebut juga mencakup tokoh-tokoh besar lainnya seperti Sunan Ampel, Syekh Jumadil Kubro, serta Ibrahim As-Samarqandi, yang memiliki hubungan langsung dengan Syekh As-Sogarji (Shaghir) di Uzbekistan.

Sebagai bentuk penguatan kajian sejarah, rombongan Uzbekistan juga menyerahkan sebuah buku yang memuat silsilah tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Gresik. Buku tersebut saat ini tersedia dalam bahasa Uzbek dan tengah dalam proses penerjemahan ke bahasa Inggris dan Indonesia.

“Harapannya, dengan adanya hubungan saudara ini, masyarakat Gresik dapat berkunjung ke Uzbekistan. Begitu juga sebaliknya, Uzbekistan dapat turut berkontribusi dalam revitalisasi serta memperkaya khazanah keilmuan dan pemahaman sejarah para Wali,” tambah Rofi.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat, juga dibahas potensi kerja sama ekonomi antara Gresik dan Samarkand. Gubernur Samarkand Adiz Muzafarovich Boboyev, menunjukkan ketertarikan terhadap potensi manufaktur Gresik, khususnya dalam pengolahan tembaga dan emas yang selama ini menjadi komoditas ekspor.

Gubernur Samarkand bahkan mengundang Bupati Gresik untuk berkunjung ke Samarkand. Tidak hanya dalam rangka ziarah ke leluhur Maulana Malik Ibrahim, tetapi juga untuk membuka peluang kerja sama yang lebih luas. Kunjungan tersebut diharapkan dapat melibatkan para pelaku usaha dan industri dari Gresik guna menjajaki kolaborasi serta pertukaran informasi terkait potensi kedua wilayah.

Rombongan yang hadir dalam kunjungan ini terdiri dari Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia Oybek Eshonov, Gubernur Samarkand Adiz Muzafarovich Boboyev, Wakil Gubernur Samarkand Rustam Kobilov, serta pengelola Makam Rukhabad di Samarkand, yang merupakan lokasi dimakamkannya ayah Maulana Malik Ibrahim.

Turut hadir pula sejumlah perwakilan travel agency dari Uzbekistan yang tengah menjajaki peluang kerja sama dengan operator umrah dan pariwisata di Indonesia. Kolaborasi ini diharapkan dapat membuka jalur kunjungan dua arah antara kedua negara.

Kunjungan ini tidak hanya menjadi simbol penguatan hubungan bilateral, tetapi juga membuka peluang besar dalam pengembangan wisata religi dan pertukaran keilmuan antara Gresik dan Samarkand. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia & Gubernur Samarkand Ziarah ke Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim, Bupati Gresik : Gresik jadi Tujuan Ziarah Religi Dunia Selengkapnya

Wabup Gresik Dorong Lulusan UMG Jadi Wirausahawan, Ciptakan Peluang Kerja

GRESIK,1minute.id –  Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, mengajak para lulusan Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) untuk berani menjadi wirausahawan dan mengambil peran di tengah tantangan global yang semakin dinamis. 

Ajakan itu disampaikan saat menghadiri Wisuda ke-48 UMG di Gedung Graha Kartini Gresik pada Rabu, 2 April 2026. Sebanyak 593 wisudawan dari jenjang Diploma 3 hingga Strata 2 atau magister resmi dikukuhkan. 

Menurut Wabup Alif, momen ini bukan sekadar seremoni kelulusan, tetapi awal perjalanan baru bagi para lulusan untuk menentukan arah hidup dan memberi manfaat bagi sekitar. “Wisuda bukan garis akhir, tetapi awal untuk melangkah lebih berani dan berdampak,” ujar dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif. 

Ia mengingatkan, dunia saat ini sedang menghadapi banyak tantangan mulai dari ketidakpastian ekonomi global hingga perubahan teknologi yang sangat cepat. Namun di balik itu, menurutnya selalu ada peluang bagi mereka yang mau melihat dan berani mengambil langkah.

Karena itu, ia mendorong para lulusan untuk tidak hanya berpikir mencari pekerjaan, tetapi juga menciptakan peluang. Ia menyebut Gresik memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan, mulai dari sektor industri, perikanan, UMKM, hingga usaha berbasis digital.

“Gresik ini bukan hanya tempat tinggal, tapi juga ladang peluang. Tinggal bagaimana kita mau melihat dan memanfaatkannya,” ungkapnya.

Selain peluang, ia juga menekankan pentingnya karakter dalam menjalani dunia usaha. Menurutnya, sikap pantang menyerah, disiplin, dan empati menjadi bekal utama agar bisa bertahan dan berkembang. Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus berupaya membuka ruang bagi tumbuhnya wirausaha muda. Bentuk dukungan tersebut mulai dari pelatihan, akses permodalan, hingga kemudahan perizinan usaha. “Kami ingin lulusan UMG bisa menjadi penggerak ekonomi di Gresik,” tegasnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik Khoirul Anwar, menyampaikan bahwa wisuda ke-48 ini merupakan momentum penting dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya siap kerja. Ia menambahkan, para lulusan juga diharapkan mampu berkontribusi dan beradaptasi di tengah perubahan zaman.

“UMG berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki daya saing dan kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja maupun wirausaha,” ujarnya. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Wabup Gresik Dorong Lulusan UMG Jadi Wirausahawan, Ciptakan Peluang Kerja Selengkapnya