Delegasi Universitas Melbourne, Australia Kunjungan Sekolah Anak Kebutuhan Khusus di Gresik

GRESIK,1minute.id –  Unit Pelaksana Teknis (UPT) Layanan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus atau ABK Gresik menerima kunjungan delegasi dari Universitas Melbourne, Australia pada  Rabu, 30 April2025. Kunjungan ini merupakan bagian dari kerja sama internasional di bidang pendidikan inklusif yang telah terjalin sejak 2012.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Kepala Dinas Pendidikan atau Kadispendik Gresik S. Hariyanto, Dosen Kedokteran Universitas Airlangga dr. Nyilo Purnami, serta Kepala UPT Renyta Yuniarti bersama tim manajemen, guru, dan staf pendukung. Dari pihak Universitas Melbourne hadir Dosen Audiologi Dani Tomlin, Chris, serta Dosen Fisioterapi Aiden Smart.

Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi sekaligus meninjau secara langsung berbagai inovasi dan pendekatan kreatif yang diterapkan oleh UPT ABKdalam mendukung tumbuh kembang anak-anak berkebutuhan khusus di Gresik.

Dalam sesi diskusi, Asluchul Alif menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik untuk terus memberikan dukungan, termasuk peningkatan fasilitas dan layanan yang lebih responsif terhadap kebutuhan anak. Ia juga menyoroti dampak penggunaan gawai terhadap perkembangan bahasa dan proses pembelajaran anak.

“Ke depan, beberapa fasilitas akan dilengkapi untuk mendukung kinerja UPT. Selain itu, kita juga harus mewaspadai dampak penggunaan gawai yang cukup besar terhadap perkembangan bahasa anak-anak. Bahasa yang mereka serap dari gadget sering kali tidak sesuai dengan konteks keseharian,” ujar dokter Alif-sapaan-Asluchul Alif.

Sementara itu, Dani Tomlin menyampaikan apresiasi atas dedikasi para guru dan staf UPT ABK dalam mendidik anak-anak berkebutuhan khusus. Ia juga menyatakan ketertarikan pihaknya untuk mengirim mahasiswa guna melakukan penelitian dan praktik lapangan di UPT dibawah naungan Dinas Pendidikan Gresik tersebut.

“Kami sangat berterima kasih atas sambutan hangat serta kerja luar biasa para guru dan staf. Kami juga tertarik mengirim mahasiswa kami agar mereka dapat menerapkan konsep pembelajaran yang telah mereka pelajari di sini,” tuturnya.

Usai sesi diskusi, rombongan diajak meninjau secara langsung fasilitas dan program pembelajaran di UPT ABK yang berada di Jalan Proklamasi, Gresik itu. Fasilitas yang dikunjungi antara lain,  terapi, asesmen, hingga kegiatan belajar yang berbasis kebutuhan individu. (yad)

Delegasi Universitas Melbourne, Australia Kunjungan Sekolah Anak Kebutuhan Khusus di Gresik Selengkapnya

Inagurasi SMP Negeri 2 Gresik Terima Plakat Kandidat Sekolah Rujukan Google Meriah

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik resmi menjadi Kandidat Sekolah Rujukan Google atau SKRG. Satuan pendidikan yang berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik, Jawa Timur itu menggelar Inagurasi penerimaan Plakat KSRG dari Google kepada pihak sekolah pada Jumat, 25 April 2025.

Inagurasi di halaman sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu berlangsung meriah. Sebab, acara tersebut berbarengan dengan kegiatan project penguatan profil pelajaran Pancasila atau P5 siswa yang menumbuhkan kapasitas dan potensi peserta didik di bidang kuliner khas Gresik dan seni tari.

Prosesi Penyerahan plakat SKRG dari Google Indonesia melalui Country Lead Google for Education itu diserahkan kepada sekolah yang diwakili oleh M. Syahrul Munir yang juga Ketua DPRD Gresik dan saksikan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik S. Hariyanto, Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim serta ratusan pasang mata lainnya. Hadir dalam acara itu, antara lain, perwakilan Google di Indonesia Rose Wanodya, serta Perwakilan dari Hello Indonesia.

Pada kesempatan itu, Ketua DPRD Gresik M.Syahrul Munir mengajak sekolah terus berinovasi dengan pembelajaran berbasis digital yang aman untuk anak. Ia juga memberikan apresiasi kepada semua guru, komite, pengawas yang sudah semangat menciptakan suasana belajar yang luar biasa.

Kepala Dinas Pendidikan Gresik S. Hariyanto menyampaikan selamat kepada UPT SMP Negeri 2 Gresik atas pencapaiannya sebagai kandidat Sekolah Rujukan Google. “Semoga UPT SMP Negeri 2 Gresik menjadi kebanggaan Kabupaten Gresik sebagai sekolah berbasis teknologi digital dan menjadi percontohan bagi sekolah lain,” ujarnya.

Perwakilan Google Indonesia Rose Wanodya, mengungkapkan bahwa inagurasi di UPT SMP Negeri 2 Gresik ini adalah yang paling heboh banget di antara KSRG sekolah di Indonesia. “Sudah saatnya (UPT SMP Negeri 2 Gresik,Red) naik ke level 2 dan menciptakan trainer Google,” kata Kak Rose, begitu ia biasa disapa.

FOTO BERSAMA ,: Antusiasme para guru dan para undangan inagurasi penerimaan plakat kandidat sekolah rujukan Google di SMP Negeri 2 Gresik (Foto : SMP N 2 Gresik untuk 1minute.id)

Gelaran inagurasi Spenda Gresik sebagai pioner KSRG di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini menandai langkah besar menuju digitalisasi pendidikan sehingga disambut suka cita oleh semua guru dan siswa.

Untuk diketahui, UPT SMP Negeri 2 Gresik, sebagai pioner dan satu-satunya satuan pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang menyandang label Kandidat Sekolah Rujukan Google atau KSRG. Status ini, menjadikan sekolah berlokasi di Jalan K.H. Kholil, Kelurahan Kebungson, Kecamatan / Kabupaten Gresik, Jawa Timur ini mendapatkan bantuan alias pinjam pakai 30 unit chromebook dari Hello Indonesia untuk pembelajaran.

Serah terima puluhan unit laptop yang menggunakan sistem operasi ChromeOS yang dikembangkan oleh Google itu secara simbolis diserahkan oleh Rose Wanodya, Perwakilan Google Indonesia kepada M. Syahrul Munir, Ketua DPRD Gresik untuk selanjutnya digunakan oleh UPT SMPN 2 Gresik sebagai sarana pembelajaran Google for education oleh peserta didik pada Selasa, 4 Maret 2025.

Sejak saat itu, siswa kelas VIII Spenda Gresik dalam kegiatan belajar mengajar menggunakan Chromebook. Siswa sangat antusias dalam mengikuti proses pembelajaran. (yad)

Inagurasi SMP Negeri 2 Gresik Terima Plakat Kandidat Sekolah Rujukan Google Meriah Selengkapnya

Gresik Siap Jadi Pilot Project Sekolah Rakyat, Sekjen Kemensos dan Bupati Gresik Tinjau UPT SMP Negeri 30 Gresik 

GRESIK,1minute.id – Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Robben Rico, bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, meninjau lokasi rencana penempatan Sekolah Rakyat di UPT SMP Negeri 30 Gresik. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan program prioritas nasional di bidang pendidikan. Turut hadir dalam kunjungan ini Asisten I Pemkab Gresik Suprapto, Kepala Dinas Sosial Gresik Ummi Khoiroh, Kabid Pendidikan Dasar pada Dinas Pendidikan atau Dispendik Gresik Syifaul Qulub serta tokoh masyarakat setempat.

Menurut Robben Rico, sekolah rakyat ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan melalui penyediaan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan terjangkau. Sekolah ini diperuntukkan secara khusus bagi warga Gresik yang tercatat dalam desil 1 dan 2 berdasarkan data kesejahteraan ekonomi nasional. 

Program ini akan mulai membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada tahun ajaran 2025 dan diselenggarakan secara gratis. “Ini amanat langsung dari Bapak Presiden (Prabowo Subianto). Sekolah Rakyat merupakan gabungan dari berbagai program unggulan yang diintegrasikan, mulai dari makan gratis, pendidikan gratis, hingga penyediaan fasilitas terbaik. Seluruh pembiayaan ditanggung negara melalui APBN hasil efisiensi anggaran,” tegas Robben Rico dalam sambutannya.

Ia juga menekankan bahwa sekolah ini tidak boleh diisi oleh siswa dari luar Gresik. “Kami imbau agar penerimaan siswa dilakukan sesuai ketentuan, yakni khusus untuk warga desil 1 dan 2 yang termasuk dalam 20% kelompok masyarakat berpendapatan terendah atau tergolong miskin ekstrem. Tidak boleh ada titipan. Para guru pun harus melalui proses seleksi yang ketat,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyatakan bahwa Sekolah Rakyat akan dijadikan proyek percontohan (pilot project) dengan sistem boarding school dan asrama, serta akan menjadi model nasional. Ia juga menegaskan pentingnya integritas dan akuntabilitas dalam proses seleksi peserta didik maupun tenaga pengajar, agar program ini benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan.

Rombongan kemudian meninjau secara langsung kondisi sarana dan prasarana sekolah, mulai dari tempat ibadah, ruang kelas, toilet, hingga infrastruktur pendukung lainnya. Hasil tinjauan ini akan menjadi dasar evaluasi untuk memastikan kesiapan sekolah dalam menjalankan program sesuai standar yang ditetapkan.

Kepala Dinas Sosial Gresik Ummi Khoiroh, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari proses Data Entry Seleksi (DES) oleh Kementerian Sosial. “Ada sekitar 86 kabupaten/kota yang mengikuti DES di Jakarta, termasuk Gresik. Proposal dan dokumen kami telah diverifikasi dan dinyatakan lengkap oleh Kementerian PUPR. Saat ini kami tinggal menunggu proses hibah atau alih status aset untuk keperluan pembangunan,” jelasnya.

Ia menambahkan, UPT SMP Negeri 30 Gresik ditetapkan sebagai embrio Sekolah Rakyat dan akan menerima dua rombongan belajar (rombel) pada tahun ajaran 2025. Masing-masing dengan kapasitas maksimal 25 siswa. “Yang diterima hanya masyarakat Gresik yang tergolong miskin ekstrem, khususnya yang berada pada desil 1 dan 2. Ini merupakan syarat mutlak,” tegasnya.

Untuk diketahui Desil 1 adalah rumah tangga dalam kelompok 10% terendah. Kelompok ini memiliki tingkat ekonomi yang paling tidak sejahtera atau fakir miskin. Desil 2 adalah rumah tangga dalam kelompok antara 10-20% terendah. Kelompok ini mempunyai tingkat ekonomi kurang sejahtera atau miskin.

Lebih lanjut, Pemkab Gresik juga telah menyiapkan lahan di Raci Tengah untuk mendukung pengembangan Sekolah Rakyat pada tahun ajaran 2026. “Mudah-mudahan hasil survei ini membawa kabar baik bagi Pak Sekjen, sehingga bisa segera dilaporkan kepada Menteri Sosial maupun Bapak Presiden. Gresik siap menjadi salah satu dari enam kabupaten/kota embrio Sekolah Rakyat,” tambahnya.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, kehadiran Sekolah Rakyat di Kabupaten Gresik menjadi bukti nyata bahwa negara hadir untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya bagi masyarakat kurang mampu. 

Diharapkan, embrio Sekolah Rakyat di UPT SMP Negeri 30 Gresik ini dapat menjadi model pendidikan inklusif berbasis karakter dan teknologi, serta menjadi solusi konkret dalam memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Pemkab Gresik terus berkomitmen mendukung kebijakan strategis nasional demi mewujudkan pemerataan akses pendidikan yang berkualitas. Langkah ini diharapkan mampu menjadi titik awal lahirnya generasi unggul, mandiri, dan berdaya saing tinggi di masa depan. (yad)

Gresik Siap Jadi Pilot Project Sekolah Rakyat, Sekjen Kemensos dan Bupati Gresik Tinjau UPT SMP Negeri 30 Gresik  Selengkapnya

Google Indonesia Nyatakan UPT SMP Negeri 2 Gresik Lulus sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik reami menyandang predikat Kandidat Sekolah Rujukan Google atau SKRG pada Kamis, 20 Maret 2025. Status itu disematkan setelah 15 guru termasuk Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim dinyatakan lulus uji kompetensi.

Kado manis bagi guru, tenaga pendidik atau tendik, siswa dan para wali murid di lembaga pendidikan berada di Jalan KH Kholil, Gresik karena bertepatan dengan penutupan program Spendagres Love Ramadhan dan Memperingati Nuzulul Quran.

Pelaksanakan google meet bersama dengan tim interview dari pihak Google Indonesia dipusatkan di ruang Kepala UPT SMP Negeri Gresik Mohammad Salim. Semua guru berjumlah 14 orang, masing-masing menggunkan chromebook dan satu unit televisi alias smart TV berukuran 42 inci.

Sebanyak tiga orang dari perwakilan Google yakni Ahmad Fikri Dzulfikar, Ary Rachmah, dan Dimas Prasetia menguji semua para guru tersebut. Materi ujian daring itu meliputi presenstasi kepala sekolah tentang aksi nyata praktik pelaksanaan pembelajaran Goggle for Education di kelas dan uji praktik langsung oleh guru yang diwakili Widi Yoga, guru Teknologi, Informasi dan Komunikasi atau TIK dan Titien, guru Ilmu Pengetahuan Sosial atau IPS. 

Google meet ini berlangsung lebih kurang 2 jam. “Alhamdulillah, semua tim interview dari pihak Google Indonesia menyatakan lulus menuju KSRG,” kata Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim usai acara pada Kamis, 20 Maret 2025. Dalam video berdurasi 0,43 detik yang diterima oleh wartawan 1minute.id terlihat semua guru menyambut suka cita. “Alhamdulillah, wah bisa buka bersama kita,” celetuk para guru dengan semringah.

KBM : Siswa kelas VIII UPT SMP Negeri 2 Gresik dalam kegiatan belajar mengajar menggunakan Chromebook setelah ditetapkan sebagai SKRG . ( Foto : spenda Gresik untuk 1minute.id)

Setelah dinyatakan lulus oleh Google Indonesia Jakarta menjadi Kandidat Sekolah Rujukan Google atau KSRG. Sertifikat dan plakat KSRG akan dikirimkan oleh Google Indonesia diperkirakan tiba setelah Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 Masehi. “Dengan predikat ini, Spenda Gresik bisa menjadi rujukan sekolah lain di Indonesia untuk studi tiru,” tegas Salim. 

Untuk diketahui, UPT SMP Negeri 2 Gresik, sebagai pioner dan satu-satunya satuan pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang menyandang label Kandidat Sekolah Rujukan Google atau KSRG. Status ini, menjadikan sekolah berlokasi di Jalan K.H. Kholil, Kelurahan Kebungson, Kecamatan / Kabupaten Gresik, Jawa Timur ini mendapatkan bantuan alias pinjam pakai 30 unit chromebook dari Hello Indonesia untuk pembelajaran.

Serah terima puluhan unit laptop yang menggunakan sistem operasi ChromeOS yang dikembangkan oleh Google itu secara simbolis diserahkan oleh Rose Wanodya, Perwakilan Google Indonesia  kepada M. Syahrul Munir, Ketua DPRD Gresik untuk selanjutnya digunakan oleh UPT SMPN 2 Gresik sebagai sarana pembelajaran Google for education oleh peserta didik pada Selasa, 4 Maret 2025.

Sejak saat itu, siswa kelas VIII Spenda Gresik dalam kegiatan belajar mengajar menggunakan Chromebook. Siswa sangat antusias dalam mengikuti proses pembelajaran. (yad)

Google Indonesia Nyatakan UPT SMP Negeri 2 Gresik Lulus sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google Selengkapnya

Pemkab Gresik Luncurkan Kemilau Hatiku Padamu, Program Antar Jemput ABK

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik merealisasikan janjinya menyediakan mobil antarjemput anak berkebutuhan khusus atau ABK. Pada Senin, 18 Maret 2025, program antar-jemput inklusi guna mendukung penyelenggaraan pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus resmi diluncurkan.

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif yang melaunching program itu di UPT Layanan Pendidikan ABK. Acara dihadiri Kepala Dinas Pendidikan atau Kadispendik Gresik S.Hariyanto, perwakilan Dewan Pendidikan Gresik serta manajemen Bank Jatim. 

Wabup Asluchul Alif dalam sambutannya, memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pendidikan inklusi, termasuk kepala sekolah, guru pendamping, dan orang tua siswa. Ia menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen seratus hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Asluchul Alif dalam mendukung pendidikan inklusi.

Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Gresik yang terpilih dalam Pilbup Gresik pada November 2024 lalu. Mereka dilantik di Istana Negara di Jakarta oleh Presiden R.I Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025. 

“Kami berkomitmen untuk menghadirkan pendidikan inklusi yang lebih baik, mulai dari penyediaan tenaga pendidik dan pendamping khusus hingga layanan antar-jemput sekolah gratis bagi siswa berkebutuhan khusus,” ujar dokter Alif-sapaan akrab- Asluchul Alif.

Lebih lanjut, ia berpesan kepada Guru Pembimbing Khusus atau GPK agar tetap sabar dan penuh dedikasi dalam mendampingi anak-anak berkebutuhan khusus, sehingga mereka dapat kembali ke sekolah masing-masing dengan lebih siap.

“Saya titipkan anak-anak berkebutuhan khusus ini kepada Ibu dan bapak guru semua. Dengan program ini, mereka diharapkan memperoleh akses pendidikan yang lebih baik dan merata, sesuai dengan visi Pemkab Gresik dalam menciptakan pendidikan inklusif bagi seluruh masyarakat,” tambah mantan Wakil Ketua DPRD Gresik itu.

Ditempat sama, Kepala Dinas Pendidikan Gresik S. Hariyanto, menegaskan bahwa Pemkab Gresik memiliki komitmen kuat dalam memberikan layanan pendidikan prima bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

“Kami telah meluncurkan program ‘Kemilau Hatiku Padamu’ sebagai bagian dari program seratus hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Gresik. Program ini bertujuan untuk memberikan perhatian lebih kepada anak-anak berkebutuhan khusus melalui pelatihan dan pendampingan intensif,” jelas Hariyanto.

Saat ini, ia menyebutkan, terdapat 129 Guru Pembimbing Khusus (GPK) yang telah mengikuti pelatihan intensif dari Dinas Pendidikan Gresik. Program ini juga telah mencatatkan 454 anak berkebutuhan khusus yang terdaftar sebagai penerima manfaat.

Pada tahap pertama, sebanyak 100 anak akan dijemput setiap dua minggu sekali menggunakan mobil bantuan dari CSR Bank Jatim. “Kami berharap dalam waktu tiga bulan ke depan, anak-anak ini dapat kembali ke sekolah asal mereka setelah mendapatkan dukungan yang optimal,” pungkas Hariyanto. (yad)

Pemkab Gresik Luncurkan Kemilau Hatiku Padamu, Program Antar Jemput ABK Selengkapnya

Siswa SDN 385 Gresik Ikuti Ngaji Konservasi Penyu yang Terancam Punah di Pulau Bawean

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 60 siswa UPT SDN 385 Gresik di Desa Tanjungori, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur mengikuti “Ngaji Konservasi Penyu” pada Kamis, 13 Maret 2025. 

Acara yang diinisiasi oleh Perkumpulan Konservasi Bawean, Masyarakat Adat Bawean atau MAB ini juga dihadiri perwakilan Koperasi Raksa Bhumi, tokoh masyarakat atau Tomas serta para guru di desa setempat. Desa Tanjungori jadi pusat kegiatan karena sekolah tersebut jaraknya dekat dengan habitat penyu yang terancam punah itu.

Dalam sosialisasi itu, para siswa sekolah dasar itu diajak ikut menjaga atau melestarikabln habitat penyu yang ada di pesisir pantai di Pulau Bawean itu. “Ayo Selamatkan Penyu”, begitu bunyi poster yang dibentangkan bocah-bocah belasan tahun yang memakai sarung, baju muslim dan kopyah di depan halaman UPT SDN 385 Gresik itu.

Bagaimana cara menyelamatkan penyu? Antara lain, elarang ejhual belikan (dilarang menjualbekikan) telur penyu.

Apa sanksinya? Pelaku perdagangan penyu, baik penjual maupun pembeli dapat dikenakan hukuman penjara selama 5 tahun dan denda Rp 100 juta. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk mengedukasi masyarakat, khususnya anak-anak, tentang pentingnya pelestarian penyu, salah satu hewan laut yang terancam punah.

Kepala UPT SDN 385 Gresik Ana Setiawati mengatakan, bahwa dengan adanya sosialisasi dan edukasi sejak dini terkait penyu dapat membawa dampak positif terhadap masyarakat yang belum tahu, dan menjadikan perkembangan penyu yang ada di Bawean lebih baik.

“Alhamdulillah anak-anak yang mengikuti sosialisasi tersebut sangat antusias dan mengerti bahwa hewan penyu merupakan hewan yang dilindungi dan siapa yang akan mengambilnya akan kena sanksi berupa penjara 5 tahun,” ujar Ana Setiawati.

TELUR & ANAK PENYU : Penyu, hewan laut yang dilindungi yqng nyaris punah di perairan Pulau Bawean ( foto : istimewa)

“Kegiatan ini sekaligus membangun karakter anak-anak sejak dini terhadap kepedulian terhadap keanekaragaman hayati,”ujar Hidayatun Rosita, guru kelas V UPT SDN 385 Gresik.

Sementara itu, Kabid Penelitian, Pendidikan, Pelatihan , Pengembangan SDM dan Inovasi Perkumpulan Konservasi Bawean, Yusra mengatakan, edukasi sejak dini sangat penting untuk menanamkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Dan menjadikan bekal karakter terhadap anak-anak kedepannya dalam menjaga lingkungan dan ekosistem laut.

“Penyu merupakan salah satu hewan yang dilindungi oleh undang-undang. Namun, populasinya terus menurun akibat berbagai faktor, seperti perburuan telur, perdagangan ilegal, dan pencemaran habitat penyu dan lingkungan,” ujar Yusra.

Sedangkan, Ahen, tokoh Masyarakat Adat Bawean (MAB), mengatakan tujuannya adalah agar sejak dini anak-anak sudah mengerti apa itu Konservasi, terutama tentang keberadaan penyu yang kini terancam punah. “Ramadan momentum ngaji Konservasi terutama habitat penyu bertelur dan bulan penuh berkah bagi manusia dan alam,” ujar Ahen. (yad)

Siswa SDN 385 Gresik Ikuti Ngaji Konservasi Penyu yang Terancam Punah di Pulau Bawean Selengkapnya

Kegiatan Belajar Mengajar di UPT SMP Negeri 2 Gresik Gunakan Chromebook 

GRESIK,1minute.id – Libur sekolah awal Ramadan berakhir Kamis besok, 6 Maret 2025. Siswa mulai kembali sekolah. Di UPT SMP Negeri 2 atau  Spenda Gresik, masuk sekolah setelah libur awal Ramadan akan terasa berbeda. Wabil khusus siswa kelas VIII. 

Sebab, siswa di sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu kegiatan belajar mengajar atau KBM menggunakan Chromebook. Google telah menetapkan lembaga pendidikan yang berada di Jalan KH Kholil, Gresik itu, sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google atau KSRG, dan satu-satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Spenda Gresik mendapatkan bantuan atau pinjam pakai sebanyak 30 unit Chromebook dari Hello Indonesia. 

Serah terima puluhan unit chromebook yang menggunakan sistem operasi ChromeOS yang dikembangkan oleh Google itu secara simbolis diserahkan oleh Rose Wanodya, Perwakilan Google Indonesia kepada M. Syahrul Munir, Ketua DPRD Gresik untuk selanjutnya digunakan oleh UPT SMPN 2 Gresik sebagai sarana pembelajaran Google for education oleh peserta didik pada Selasa, 4 Maret 2025.

“Secara resmi mulai pekan depan Spenda telah membuka kegiatan KBM dengan menggunakan chromebook di setiap mata pelajaran. Langkah ini diambil karena seluruh pendidik dan tenaga kependidikan telah bersertifikat Google Level 1,” kata Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim pada Rabu, 5 Maret 2025.

Sebab, puluhan unit chromebook kinyis-kinyis ituharuproses instal dan pemasangan instalasi membutuhkan waktu dua hari. ” Nggeh, Kamis besok proses instalasi sampai Jumat. Senin mulai penggunaan Chromebook,” jelas Salim yang juga pembina Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam atau MGMP PAI  SMP Negeri se-Kabupaten Gresik itu. 

Inovasi pembelajaran berbasis digital di Spenda Gresik menggunakan chromebook karena seluruh pendidik dan tenaga kependidikan telah mengantongi sertifikat Google level 1. KBM menggunakan chromebook karena sekolah telah melalui beberapa tahap mulai pelatihan level zero untuk guru dan karyawan sampai level 1 serta lulus ujian sertifikasi dari Google ini berproses kurang lebih 2 bulan lebih.

Sejumlah kalangan memberikan apresiasi kepada Spenda Gresik karena inovasi pembelajaran menggunakan digitalisasi. “Sebagai sekolah pilot project UPT SMPN 2 Gresik diharapkan kedepan nantinya dapat mengimbaskan ilmunya kepada sekolah lain di seluruh Kabupaten Gresik,” harap Ketua DPRD Gresik M. Syahrur Munir diamini anggotanya, Dimas Setio Wicaksono.

Sebelumnya, Kick off SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik menjadi Kandidat Sekolah Rujukan Google atau KSRG telah dimulai. Kepala Dinas Pendidikan atau Kadispendik Gresik S.Hariyanto yang secara resmi membuka secara virtual google meeting pada Kamis, 2 Januari 2025.

Spenda Gresik menjadi pioner dan satu-satu lembaga pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang menjadi KSRG. Sekitar pukul 13.30 WIB kick off KSRG dimulai virtual google meeting dimulai.

Pada kesempatan itu, S.Hariyanto memberikan apresiasi kepada sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu. Ia memberikan motivasi pentingnya lembaga pendidikan mengupdate keilmuan digital untuk peningkatan kualitas pembelajaran sesuai zaman era artiticial intelligence atau kecerdasan buatan alias AI.

“Bangga kepada SMP 2 yang menginisiasi KSRG,” kata S.Hariyanto. Selain itu, S.Hariyanto juga mengucapkan terima kasih kepada Google Jakarta yang telah memilih Spenda sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google pertama di Kabupaten Gresik. 

Selain S.Hariyanto kick off virtual itu diikuti Kristianto, penanggungjawab Google Jakarta dan Yudi dari Sinjai Sulawesi Selatan serta para tenaga pendidik di sekolah berlokasi di Jalan KH.Kholil, Gresik itu. (yad)

Kegiatan Belajar Mengajar di UPT SMP Negeri 2 Gresik Gunakan Chromebook  Selengkapnya

Pekan Depan, Kandidat Sekolah Rujukan Google, SMP Negeri 2 Gresik Gunakan Chromebook untuk KBM 

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri atau Spenda Gresik segera menerapkan inovasi pembelajaran berbasis digital. Google telah menetapkan lembaga pendidikan yang berada di Jalan KH Kholil, Gresik itu, sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google atau KSRG, dan satu-satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Untuk mendukung program kandidat Sekolah Rujukan Google, sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu mendapatkan bantuan atau pinjam pakai sebanyak 30 unit Chromebook dari Hello Indonesia. 

Serah terima puluhan unit laptop yang menggunakan sistem operasi ChromeOS yang dikembangkan oleh Google itu secara simbolis diserahkan oleh Rose Wanodya, Perwakilan Google Indonesia 

kepada M. Syahrul Munir, Ketua DPRD Gresik untuk selanjutnya digunakan oleh UPT SMPN 2 Gresik sebagai sarana pembelajaran Google for education oleh peserta didik pada Selasa, 4 Maret 2025.

Acara itu, dihadiri anggota DPRD Gresik Dimas Setio Wicaksono, perwakilan Hello Indonesia Yuda dan para tenaga pendidik di Spenda Gresik yang lolos sertifikasi level 1 dari Google. 

Ketua DPRD Gresik M.Syahrur Munir memberikan apresiasi inovasi pembelajaran yang dikembangkan di SMP Negeri 2 Gresik. “Sebagai sekolah pilot project UPT SMPN 2 Gresik diharapkan kedepan nantinya dapat mengimbaskan ilmunya kepada sekolah lain di seluruh Kabupaten Gresik,” harap Syahrur Munir.

Sementara itu, Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim mengatakan, pihaknya pekan depan secara resmi membuka kegiatan belajar mengajar atau KBM dengan menggunakan laptop Chromebook di setiap mata pelajaran.

“Langkah ini diambil karena seluruh pendidik dan tenaga kependidikan telah bersertifikat Google Level 1,” ujar Salim usai acara pada Selasa, 4 Maret 2025.

FOTO BARENG : Ketua DPRD Gresik M Syahrur Munir(baju safari biru) bersama perwakilan Google Indonesia, Hello Indonesia , Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim (berkopya) usai serah terima 30 chromebook di halaman Spenda pada Selasa, 4 Maret 2025 ( Foto : spenda untuk 1minute.id)

Salim mengatakan, proses pembelajaran menggunakan laptop Chromebook karena sekolah telah melalui beberapa tahapan.. Mulai pelatihan level zero untuk guru dan karyawan sampai level 1 serta lulus ujian sertifikasi dari Google ini berproses kurang lebih 2 bulan lebih.

“Mulai pekan depan Spenda telah membuka kegiatan KBM dengan menggunakan Laptop Chromebook di setiap mata pelajaran,” tegas Salim.

Sebelumnya, Kick off SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik menjadi kandidat sekolah rujukan google atau KSRG telah dimulai. Kepala Dinas Pendidikan atau Kadispendik Gresik S.Hariyanto yang secara resmi membuka secara virtual google meeting pada Kamis, 2 Januari 2025.

Spenda Gresik menjadi pioner dan satu-satu lembaga pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang menjadi KSRG. Sekitar pukul 13.30 WIB kick off KSRG dimulai virtual google meeting dimulai.

Pada kesempatan itu, S.Hariyanto memberikan apresiasi kepada sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu. Ia memberikan motivasi pentingnya lembaga pendidikan mengupdate keilmuan digital untuk peningkatan kualitas pembelajaran sesuai zaman era artiticial intelligence atau kecerdasan buatan alias AI.

“Bangga kepada SMP 2 yang menginisiasi KSRG,” kata S.Hariyanto. Selain itu, S.Hariyanto juga mengucapkan terima kasih kepada Google Jakarta yang telah memilih Spenda sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google pertama di Kabupaten Gresik. 

Selain S. Hariyanto kick off virtual itu diikuti Kristianto, penanggungjawab Google Jakarta dan Yudi dari Sinjai Sulawesi Selatan serta para tenaga pendidik di sekolah berlokasi di Jalan KH.Kholil, Gresik itu. (yad)

Pekan Depan, Kandidat Sekolah Rujukan Google, SMP Negeri 2 Gresik Gunakan Chromebook untuk KBM  Selengkapnya

Dapat Baju Polisi dari Istri Kapolri, Tangis Bahagia Muhammad Novian Dwi Kurnia pun Pecah

GRESIK,1minute.id – Ketua Pembina Yayasan Kemala Bhayangkari Ny. Juliati Sapta Dewi Magdalena mengunjungi SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik pada Rabu, 26 Februari 2025. Kunjungan istri Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo di sekolah berada di Jalan Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu bertujuan untuk meninjau fasilitas sekolah serta memberikan dukungan terhadap pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Rombongan disambut hangat oleh jajaran Polres Gresik, pengurus Bhayangkari, serta para guru dan siswa-siswi SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik. Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu, beserta jajaran turut hadir dalam penyambutan, mendampingi Ny. Juliati Sigit Prabowo dan pengurus Bhayangkari dalam rangkaian agenda kunjungan.

Dalam kunjungannya, Ny. Juliati Sigit Prabowo beserta rombongan meninjau berbagai fasilitas sekolah, termasuk ruang melukis dan membatik, ruang sablon, serta ruang keterampilan. 

Beliau juga menyempatkan diri untuk berinteraksi langsung dengan para siswa, memberikan motivasi, serta melihat hasil karya mereka. Kehangatan dan semangat dari siswa-siswi SLB terlihat jelas saat mereka menampilkan berbagai keterampilan yang telah dipelajari.

Salah satu momen berkesan dalam kunjungan ini adalah program Makan Bergizi Gratis atau MBG, di mana para siswa mendapatkan makanan sehat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan mereka. Selain itu, Ny. Juliati Sigit Prabowo juga menyerahkan cendera mata berupa kaos polisi kepada para siswa sebagai bentuk apresiasi dan dukungan.

Kegiatan diakhiri dengan kunjungan ke Oemah Singgah SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik, di mana Ny. Juliati Sigit Prabowo meninjau jajanan khas Gresik dan berbincang dengan para pengajar. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, menyampaikan apresiasi atas kunjungan ini dan menegaskan dukungan penuh terhadap program pendidikan inklusif yang dijalankan oleh SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian yang diberikan oleh Ketua Pembina Yayasan Kemala Bhayangkari terhadap pendidikan anak-anak berkebutuhan khusus. Diharapkan kunjungan ini dapat semakin memotivasi para siswa dalam belajar dan berkarya,” ujar AKBP Rovan.

Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan lancar dan penuh kehangatan. Kunjungan ini tidak hanya memberikan dorongan semangat bagi siswa-siswi SLB, tetapi juga menjadi bukti nyata kepedulian Yayasan Kemala Bhayangkari dalam mendukung pendidikan inklusif di Indonesia.

Kunjungan Ny. Juliati Sigit Prabowo ke SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik memberikan kesan yang mendalam bagi para siswa dan guru. Wabil khusus bagi, Muhammad Novian Dwi Kurnia. Siswa tunagrahita kelas XI ini berrahun-tahun memimpikan bisa memiliki baju polisi. Mimpi Muhammad Novian Dwi Kurnia akhirnya menjadi kenyataan setelah Ny Juliati Sigit Prabowo memberikan hadiah istimewa itu. 

Ia langsung memeluk Ny. Juliati Sigit Prabowo sambil berulang kali mengucapkan terima kasih. “Terima kasih, Ibu. Ibu baik,” ucap Novian dengan suara bergetar, membuat suasana semakin emosional. Mata istri Kapolri Jenderal Listyo Sigit itu berkaca-kaca, terharu karena seakan ikut merasakan kebahagian yang dirasakan oleh Muhammad Novian Dwi Kurnia. (yad)

Dapat Baju Polisi dari Istri Kapolri, Tangis Bahagia Muhammad Novian Dwi Kurnia pun Pecah Selengkapnya

Bupati Gresik Berikan Subsidi Tiket Kapal hingga Antar Jemput Gratis bagi Santri Mudik Ramadan

GRESIK,1minute.id – Bulan suci Ramadan yang paling di tunggu segera tiba. Marhaban Ya Ramadan. Ribuan santri asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik mulai pualng ke rumah. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, menginstruksikan jajarannya untuk memfasilitasi kepulangan santri asal Pulau Bawean dengan memberikan subsidi tiket kapal cepat.

Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya para santri yang ingin kembali ke kampung halaman untuk merayakan Ramadan bersama keluarga.  

Kebijakan antar dan jemput santri saat menjelang Ramadan dan Idul Fitri sudah dilakukan sejak awal Fandi Akhmad Yani menjabat sebagai Bupati Gresik periode pertama, 2021-2024. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa Pemkab Gresik berkomitmen untuk terus menjalankan program-program yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat. “Program mudik gratis ini akan tetap berjalan, terutama bagi masyarakat Bawean yang ingin merayakan Ramadan di kampung halaman. Kami pastikan kuota mudik gratis tidak berubah, dan informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Dinas Perhubungan,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan semangat para santri dalam menuntut ilmu di pondok pesantren serta memberikan kemudahan bagi mereka untuk mudik.  

Dalam kesempatan terpisah, sebanyak 209 santri dari berbagai pondok pesantren di Gresik dan wilayah Jawa Timur lainnya memanfaatkan layanan kapal cepat Express Bahari 3F untuk pulang ke kampung halaman. Sebagai bentuk dukungan terhadap program mudik ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik memberikan potongan harga tiket kapal cepat, yang disambut positif oleh para santri.  

Salah satu santri, Maulani, 18, asal Kecamatan Sangkapura, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kebijakan tersebut. “Ini tentu kejutan bagi kami. Ada potongan harga khusus bagi santri yang hendak mudik. Semoga ke depan ada tiket gratis,” ujarnya penuh harap.  

Senada disampaikan Mudarrisah dan Abdur Rahman Wahid, perwakilan pengurus santri Putra Ponpes Sidogiri Pasuruan. Menurutnya, subsidi tiket sangat membantu para santri untuk pulang saat liburan menjelang Ramadan. “Biasanya, menjelang Ramadan, tiket sudah habis. Tapi Alhamdulillah, kami diberikan fasilitas ini yang sangat memudahkan santri Bawean,” ungkapnya.  

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Gresik Khusaini, menjelaskan bahwa para santri dijemput menggunakan 5 hingga 6 bus dari berbagai pondok pesantren, termasuk yang berada di daerah terjauh seperti Situbondo. Penjemputan ini disesuaikan dengan jadwal keberangkatan kapal.  

“Kami memfasilitasi penjemputan santri dari beberapa pondok pesantren di Jawa Timur ke Gresik dengan armada bus secara gratis. Kemudian, bagi santri yang pulang ke Pulau Bawean, kami sediakan angkutan kapal dari Pelabuhan Gresik dengan harga tiket yang terjangkau,” jelas Khusaini. (yad)

Bupati Gresik Berikan Subsidi Tiket Kapal hingga Antar Jemput Gratis bagi Santri Mudik Ramadan Selengkapnya