Ini Jawara Gebyar Pocil Kapolres Gresik Cup 2025

GRESIK,1minute.id – Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik menggelar Gebyar Polisi Cilik (Pocil) Kapolres Gresik Cup 2025. Gelaran untuk peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 ini, diikuti 17 tim pocil binaan Polsek jajaran Polres Gresik. 

Tim Pocil Kebomas yang diwakili siswa SD Muhammadiyah 1 GKB (Mugeb) tampil gemilang dan berhasil menyabet Juara Umum. Sementara itu, tim Pocil Polsek Cerme meraih Juara 2, disusul tim Pocil Gresik Kota yang menempati posisi Juara 3.

Sebanyak 374 pelajar sekolah dasar ambil bagian dalam lomba ini. Mereka tak hanya menampilkan keterampilan baris-berbaris dan 12 gerakan dasar lalu lintas, namun juga menyuguhkan pertunjukan seni bernuansa kearifan lokal yang memikat penonton.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, menegaskan bahwa kegiatan Pocil bukan sekadar perlombaan semata. Menurutnya, ajang ini adalah sarana membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, dan rasa cinta tanah air sejak dini.

“Hari ini adik-adik bukan hanya peserta lomba, tetapi juga calon pelopor keselamatan lalu lintas. Kekompakan dan semangat yang kalian tunjukkan adalah teladan yang membanggakan,” pesan alumnus Akpol 2006 ini. Di akhir acara, iajuga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap keselamatan berlalu lintas. “Keselamatan di jalan bukan hanya tugas Polisi, melainkan tanggung jawab kita semua,” tegasnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera Buna, menjelaskan bahwa penilaian lomba dilakukan secara komprehensif. “Penilaian tidak hanya menitikberatkan pada kekompakan gerak, tetapi juga kostum, kreativitas, hingga kepemimpinan danton (komandan peleton),” terangnya. Selain Juara Umum, panitia juga menyiapkan sejumlah penghargaan kategori khusus. 

Berikut daftar lengkap pemenang Gebyar Pocil Kapolres Gresik Cup 2025:

Juara 1 : Kebomas

Juara 2 : Cerme

Juara 3 : Gresik Kota

Favorit 1 : Benjeng

Favorit 2 : Kedamean

Favorit 3 : Dukun

Seni Kearifan Lokal : Bungah

Keserasian & Kekompakan Gerak : Wringinanom

Best Costume : Balongpanggang

Ini Jawara Gebyar Pocil Kapolres Gresik Cup 2025 Selengkapnya

Dua Siswa asal Gresik Sabet Medali Perunggu OSN 2025 di Jakarta, Fadhil Bidang IPS & Fikri, Bidang Matematika 

GRESIK,1minute.id- Dua pelajar Gresik berhasil merebut medali Perunggu di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025. Dua siswa berotak encer itu, adalah Fadhil Hisyam, siswa Kelas VIII UPT SMP Negeri 1 Gresik. Fadhil meraih perunggu untuk bidang studi Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Di bidang matematika,  perunggu diraih oleh Muhammad Fikri Rahmansyah, siswa SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) Gresik Kota Baru (GKB).

OSN yang berlangsung di Jakarta pada 21–27 September 2025 itu diikuti ribuan pelajar terbaik dari seluruh Indonesia. Setelah melalui seleksi berlapis mulai dari sekolah, kabupaten hingga provinsi. Fadhil dan Fikri, terpilih mewakili Jawa Timur. Keduanya pun sukses menembus panggung nasional. 

Fikri, sapaan, Muhammad Fikri Rahmansyah dikenal jago matematika sejak sekolah dasar. Bagi sebagian besar, matematika adalah momok. Namun, Fikri  Matematika bagaikan “sarapan” setiap harinya. 

Pada final OSN yang diselenggarakan oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI), Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada 21-27 September 2025, Fikri “melahap” semua materi dengan lancar.

“Materi geometri menjadi tantangan terberat, tetapi Alhamdulillah bisa dilalui berkat latihan intensif setiap hari,” ujar Fikri dalam siaran pers yang diterima 1minute.id pada Senin, 30 September 2025.

Guru pembimbingnya, Khotimatul Khusna, menceritakan bahwa Fikri berlatih sekitar lima jam per hari menjelang lomba. “Ketekunannya luar biasa. Fikri tidak mudah menyerah meski menghadapi soal-soal yang sulit,” ungkapnya.

Kerja keras dan ketekunan dalam belajar akhirnya berbuah manis. Keberhasilan Fikri membawa pulang medali Perunggu  disambut penuh rasa syukur oleh Kepala Spemdalas, Yugo Triawanto. “Prestasi Fikri bukan hanya kebanggaan sekolah, tetapi juga mengharumkan nama Gresik. Semoga menjadi inspirasi bagi siswa-siswa lain untuk terus berkarya dan berprestasi,” tuturnya.

Selain medali perunggu, Fikri juga menerima uang pembinaan sebesar Rp 5 juta dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Bagi Spemdalas, pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, pembinaan yang konsisten, dan doa dapat membawa hasil gemilang. Harapannya, Fikri dan siswa-siswa lain terus menorehkan prestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Melansir dari laman Pusat Prestasi Nasional, Kemendikdasmen OSN 2025 terbagi menjadi tiga bidang studi, yakni Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Matematika. Untuk bidang IPA diikuti sebanyak 2.332 siswa ; IPS 2.236 siswa dan Bidang Matematika 2.331 siswa. (yad)

Dua Siswa asal Gresik Sabet Medali Perunggu OSN 2025 di Jakarta, Fadhil Bidang IPS & Fikri, Bidang Matematika  Selengkapnya

Perdana, 969 Siswa UPT SMP Negeri 1 Gresik Menikmati Program MBG 

GRESIK,1minute.id – Ratusan siswa UPT SMP Negeri 1 Gresik bisa menikmati menu makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin, 29 September 2025. MGB kali pertama sejak program nasional itu digulirkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif hadir langsung pelaksanaan perdana program MBG. Dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S. Hariyanto serta Kabid Pengelolaan Pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada Dinas Pendidikan Gresik A. Syifaul Qulub. 

Kedatangan mereka disambut langsung oleh Kepala UPT SMP Negeri 1 Gresik (Spensagres) Beri Avita Prasetiya serta seluruh siswa mulai kelas VIII sampai IX yang berjumlah 969 anak. 

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menyatakan, bahwa program MBG merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap kesehatan dan tumbuh kembang anak. “Pemerintah daerah mendukung penuh program ini. Kami berharap, dengan adanya makanan bergizi setiap hari di sekolah, siswa dapat belajar lebih fokus, semangat, dan tentunya lebih sehat,” ujar dokter Alif. 

Untuk mendukung kelancaran distribusi MBG, Pemkab Gresik telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang bertugas mengawasi pelaksanaan di sekolah-sekolah penerima manfaat. “Sepuluh hari lalu kami sudah membentuk tim Satgas. Kami minta sekolah dan dapur MBG menjalin komunikasi yang baik, agar makanan bisa langsung di konsumsi siswa saat tiba di sekolah. Tidak boleh ada penundaan,” tegasnya.

Zahra, siswa kelas IX mengaku senang dengan adanya program ini. “Senang bisa dapat makan gratis. Jadi bisa menghemat uang jajan,” ungkapnya singkat. Dengan dimulainya program MBG di SMP Negeri 1 Gresik, diharapkan sekolah-sekolah lain di wilayah Kabupaten Gresik segera menyusul. Pemerintah daerah menargetkan agar manfaat program ini dapat dirasakan secara merata oleh seluruh pelajar di Indonesia.  (yad)

Perdana, 969 Siswa UPT SMP Negeri 1 Gresik Menikmati Program MBG  Selengkapnya

Lagi, FKIP UMG Berikan Pendampingan Literasi & Numerasi Pembelajaran Mendalam Guru SMP di Kabupaten Gresik 

GRESIK,1minute.id – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui program Pendampingan Literasi dan Numerasi berbasis Pembelajaran Mendalam bagi sekolah menengah di Kabupaten Gresik. 

Program ini berlangsung dari Agustus hingga November 2025 dan menyasar beberapa sekolah dengan capaian literasi dan numerasi yang masih perlu ditingkatkan, sekaligus memperkuat kompetensi guru dan membangun budaya belajar yang inovatif.

Kegiatan pendampingan dilakukan oleh tim pengabdi yang terdiri dari Dekan FKIP UMG Dr. Nur Fauziyah, Wakil Rektor I UMG Dr. Slamet Asari dan Ketua Prodi S2 Pendidikan Bahasa Inggris Dr. Nirwanto Ma’ruf dibantu dua mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika, Achmad Syauqi Al Munawwir dan Muhammad Muchlisin. 

Tim ini membimbing guru-guru dari sekolah sasaran melalui workshop, pelatihan, dan implementasi lesson study secara bertahap. Guru dibimbing menyusun modul ajar yang menguatkan literasi dan numerasi, mengaitkan materi pembelajaran dengan pengalaman nyata siswa, serta memanfaatkan sumber belajar yang beragam. 

Selain itu, program ini juga mendorong kolaborasi antara sekolah, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), dan perguruan tinggi, sehingga tercipta jejaring pembelajaran yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, guru tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis tentang literasi, numerasi, dan pembelajaran mendalam, tetapi juga praktik langsung dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang bermakna dan kontekstual. Pelaksanaan lesson study memberikan kesempatan bagi guru untuk melakukan refleksi bersama, berbagi pengalaman, serta memperbaiki strategi pembelajaran secara kolaboratif.

Dr. Nur Fauziyah menekankan pentingnya pendekatan pembelajaran mendalam bagi siswa. “Pendekatan ini mendorong siswa untuk berpikir kritis, kreatif, dan reflektif. Guru juga dibimbing untuk menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan, relevan, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa,” ujarnya.

Selain meningkatkan kompetensi guru, program ini membangun komunitas belajar yang solid. Guru terbiasa merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran secara kolegial, sehingga praktik berbagi pengalaman dan praktik baik dapat terus berlangsung bahkan setelah program selesai.

Program ini juga menegaskan peran penting perguruan tinggi dalam mendukung pendidikan dasar dan menengah secara praktis. Melalui pendampingan berkelanjutan, FKIP UMG membantu sekolah mengembangkan strategi penguatan literasi dan numerasi yang efektif, sekaligus membentuk budaya kolaboratif di kalangan guru dan staf sekolah.

FKIP UMG berharap model pendampingan ini dapat direplikasi di sekolah menengah lain, baik di Gresik maupun wilayah lain di Indonesia. Dengan penguatan kapasitas guru, pengembangan komunitas belajar, dan kolaborasi berkelanjutan, kualitas pendidikan di Kabupaten Gresik diharapkan meningkat,. (yad)

Lagi, FKIP UMG Berikan Pendampingan Literasi & Numerasi Pembelajaran Mendalam Guru SMP di Kabupaten Gresik  Selengkapnya

Jelang Pilihan Ketua OSIS SMP Negeri 2 Gresik, Sekolah Hadirkan Anggota KPU Gresik Sosialisasi Belajar Berdemokrasi

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 2 Gresik (Spendagres) bakal menggelar Pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (Pilkaos) pekan mendatang. Sebelum, pesta demokrasi pemilihan Ketua OSIS periode 2025-2026 dilaksanakan, sekolah menggelar sosialisasi dengan menghadirkan Ahmad Basyiron, anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik pada Jumat, 19 September 2025.

Basyiroh mengapresiasi rencana Pilkaos UPT SMP Negeri 2 Gresik itu. Ia mengatakan, belajar berdedikasi untuk  murid SMP adalah salah satu aspek penting dalam pendidikan karena dapat membantu murid SMP mengembangkan kemampuan berpikir kritis, toleransi, dan kesadaran akan hak dan kewajiban sebagai warga negara.

“Apa yang dilakukan oleh sekolah untuk Pemilihan Ketua OSIS bagian belajar berdemokrasi. Ini sangat baik,” ujar Basyiroh yang juga alumni  Spendagres 1996 ini. Basyiroh didampingi oleh Budi Harsoyo, yang juga alumni 1995.

Ia pun memberikan beberapa himbauan untuk murid SMPN 2 dalam belajar berdemokrasi, pertama adalah mengenal Hak dan Kewajiban dimana belajar tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara, mengerti pentingnya menghormati hak orang lain dan menjalankan kewajiban dengan baik.

Kedua, Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis dimana belajar menganalisis informasi dan membuat keputusan yang tepat dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam menghadapi isu-isu sosial dan politik. Dan ketiga adalah Membangun Toleransi dan Empati yakni belajar menghargai perbedaan pendapat dan latar belakang dan mengembangkan kemampuan untuk bekerja sama dan berinteraksi dengan orang lain.

Berikutnya, Mengikuti Proses Demokrasi yaitu Belajar tentang proses demokrasi dan partisipasi dalam masyarakat dan Mengikuti pemilihan dan diskusi tentang isu-isu sosial dan politik. Dan terakhir adalah Mengembangkan Kemampuan Berbicara dan Berpendapat. Sini siswa bisa belajar menyampaikan pendapat dan gagasan dengan baik dan mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum dan berdiskusi dengan orang lain.

Apa manfaat Belajar Berdemokrasi, Bashiron menjlentrehkan, antara lain Meningkatkan kesadaran akan hak dan kewajiban sebagai warga negara; Mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan toleransi dan Membangun kemampuan untuk berpartisipasi dalam masyarakat dan proses demokrasi.

Sementara itu, tahapan penjaringan bakal calon ketua OSIS dalam Pilkoas SMP Negeri 2 Gresik memunculkan enam kandidat. Enam kandidat itu, yakni Muhammad Asyraf Bil Haqqi ; Nabilah Nurul Khusna ; Fairuz Abdul Ghoni ; Queensa Aliyah Rachmadhani ; Muhammad Hilal Sya’ban Novita Ruzki Ramadhani.

Munculnya kandidat perempuan dalam pesta demokrasi di sekolah berada di Jalan KH Kholil, Gresik menjadikan persaingan semakin ketat. Bahkan, anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik itu memantau pelaksanaan coblosan alias pencontrengan ini. 

Menurut Ning Choiriyah, pembina OSIS SMP Negeri 2 Gresik, pemilihan Ketua OSIS SMP Negeri 2 Gresik periode 2025-2026 akan dilakukan pada Rabu, 24 September 2025. “Pemilihan dengan sistem elektronik contreng,” kata Ning Choiriyah. Sebelum H-pemilihan, kandidat melakukan kampanye pada Senin, 22 September 2025. “Hari Selasa masa tenang,” terangnya.

Sementara itu, Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim memberikan apresiasi proses pilkaos. “Mengapresiasi kreatifitas kesiswaan dalam pilkaos tahun ini yang mempunyai ide bagus ini semoga membawa hasil baik untuk pendidikan berdemokrasi murid Spenda,” kata Salim. (yad)

Jelang Pilihan Ketua OSIS SMP Negeri 2 Gresik, Sekolah Hadirkan Anggota KPU Gresik Sosialisasi Belajar Berdemokrasi Selengkapnya

Guru Sekolah Industri di Launching, Program Anyar di Kota Industri, Kolaborasi Pemkab Gresik, Kadin dan Indospring Tbk

GRESIK,1minute.id – Guru Sinau Industri (GSI). Program anyar hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, sekolah vokasi, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Gresik, serta pelaku pendidikan dan industri resmi di launching pada Jumat, 12 September 2025.

Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik juga Ketua Tim Koordinasi Daerah Vokasi (TKDV) Achmad Washil Miftachul Rachman yang melaunching kegiatan itu di pabrik PT Indospring Tbk. Washil menegaskan pentingnya menyiapkan guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) agar memiliki pengalaman langsung di dunia industri.

“Dari temuan di lapangan, ada disparitas antara apa yang diajarkan di sekolah dengan kebutuhan industri. Karena itu, kita punya pandangan untuk bagaimana ‘menyekolahkan’ guru sehingga nantinya mereka bisa mengajarkan siswanya dengan tepat. Cara ini efektif dan efisien, serta diharapkan dapat mendorong penyesuaian kurikulum sekolah dengan teknologi terkini di industri,” tegas Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman.

Ia  mengapresiasi PT Indospring yang telah memfasilitasi program ini. Ia berharap perusahaan-perusahaan lain di Kota Industri, sebutan lain, Kabupaten Gresik mau membuka diri dan berkolaborasi dengan sekolah.“Semakin banyak ilmu yang diserap guru, semakin baik kualitas lulusan sekolah kejuruan di Kabupaten Gresik,” katanya. 

Senada, Direktur PT Indospring Tbk Bob Budiono menjelaskan, bahwa GSI lahir dari kesadaran adanya perbedaan budaya sekolah dan industri. “Selain budaya, guru juga harus memahami perkembangan teknologi yang berjalan pesat. Guru adalah penyokong negara dalam bidang pendidikan. Karenanya, melalui GSI kami tidak hanya berbagi pengalaman industri, tetapi juga belajar dari budaya dunia pendidikan,” katanya.

Program GSI diikuti oleh 62 guru dari 61 SMK Negeri dan Swasta se-Kabupaten Gresik. Peserta akan menempuh pelatihan dalam tiga tahap, masing-masing terdiri dari 12 batch. Setiap batch berisi lima peserta dengan durasi lima hari kerja. Evaluasi dilakukan di setiap tahap untuk memastikan kompetensi peserta sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.

Kurikulum GSI dirancang untuk menjawab tantangan dunia kerja modern. Materi yang diajarkan meliputi budaya kerja, proses produksi, teknologi industri, keselamatan kerja, supply chain management, hingga mekanika robotika. 

Pelaksanaan mengadopsi metode internasional 4M (Menyiapkan, Merencanakan, Melaksanakan, dan Menyelesaikan) dengan melibatkan instruktur bersertifikat hasil kerja sama Kadin Jawa Timur dan IHK-Trier Jerman. Selain Launching, kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat BNSP P3 Skema Welder 3G kepada 23 siswa SMK lulusan 2024. (yad)

Guru Sekolah Industri di Launching, Program Anyar di Kota Industri, Kolaborasi Pemkab Gresik, Kadin dan Indospring Tbk Selengkapnya

Fikri, Siswa Spemdalas Gresik Melaju Semifinal OSN Matematika 2025, Koordinator Program: Semoga Ukir Prestasi Tertinggi 

GRESIK,1minute.id – Muhammad Fikri Rahmansyah, siswa SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) Gresik lolos semifinal Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025 bidang Matematika. Kini, siswa kelas IX ini sedang berjuang keras menjadi yang terbaik dalam kompetisi nasional yang diikuti ribuan anak-anak berotak encer yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) dan Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) ini. 

Keberhasilan Fikri, jawara OSN Kabupaten Gresik dan menduduki posisi empat besar Jawa Timur ini bagai sebuah oase di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik. Koordinator Bina Prestasi Bidang Akademik SMP Muhammadiyah 12 Gresik Eka Ayu Pradisca, menuturkan perjalanan Fikri menuju OSN Nasional tidak mudah. Ia lebih dulu meraih peringkat pertama di tingkat Kabupaten Gresik, kemudian melanjutkan kiprahnya dengan menempati posisi keempat di tingkat Provinsi Jawa Timur. Hasil gemilang itu mengantarkannya masuk ke tahap semifinal tingkat nasional yang berlangsung secara daring pada Rabu,10 September 2025.

“Pihak sekolah melalui program Bina Prestasi memberikan pendampingan intensif, baik dengan pembimbing internal maupun eksternal, agar Fikri lebih siap menghadapi seleksi berikutnya,” kata Koordinator Bina Prestasi Bidang Akademik SMP Muhammadiyah 12 Gresik Eka Ayu Pradisca.

Dengan bekal latihan intensif, dukungan keluarga, dan motivasi kuat, langkah Fikri di OSN Matematika 2025 menjadi inspirasi bagi teman-teman sebayanya. Kehadiran Fikri di babak semifinal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Spemdalas dan masyarakat Gresik. “Semoga perjuangan ini berlanjut hingga final dan mengukir prestasi tertinggi di tingkat nasional,” harap Eka.

Semangat belajar Fikri yang konsisten sejak kecil serta dukungan penuh dari orang tuanya menjadi kunci keberhasilan hingga kini. Bagi Fikri, matematika adalah ilmu yang lebih menekankan pada pemahaman logika ketimbang hafalan. “Kalau memahami konsep dasarnya, maka variasi soal apapun bisa diselesaikan,” ujarnya. Ia berharap bisa melaju ke babak final sekaligus menambah pengalaman berharga. 

Ke depan, Fikri bercita-cita menjadi guru matematika atau pembimbing OSN agar bisa menularkan ilmunya kepada generasi berikutnya. Untuk diketahui, Olimpiade Sains Nasional merupakan kompetisi akademik prestisius yang diikuti ribuan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia. Melalui seleksi berjenjang dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional, OSN menjadi wadah bagi siswa-siswa terbaik untuk menunjukkan kemampuan di bidang sains dan matematika. (yad)

Berikut Prestasi Muhammad Fikri Rahmansyah

Sekolah : SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) Gresik

Bidang: Matematika

Prestasi: Juara 1 Kabupaten Gresik ; Juara 4 Provinsi Jawa Timur (data Spemdalas Gresik)

Fikri, Siswa Spemdalas Gresik Melaju Semifinal OSN Matematika 2025, Koordinator Program: Semoga Ukir Prestasi Tertinggi  Selengkapnya

Satlantas Inisiasi Deklarasi Damai, Sekolah Gelar Doa Bersama, Gresik Kondusif 

GRESIK,1minute.id – Aparat gabungan, TNI-Polri meningkatkan patroli. Satuan Polisi Lalu (Satlantas) Polres Gresik menginisiasi kegiatan Deklarasi Damai bersama berbagai komunitas dan stakeholder. Sementara itu, lembaga pendidikan di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik menggelar doa bersama untuk Keselamatan Bangsa. Doa bersama dilakukan di halaman sekolah masing-masing. 

Ikhtiar tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Gresik tetap kondusif. Deklarasi Damai yang diinisiasi oleh Satlantas Polres Gresik dipusatkan di Kantor Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Satlantas Polres Gresik di Kompleks Perumahan Randuagung, Kecamatan Kebomas pada Senin malam, 1 September 2025.

Acara yang dihadiri Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Rizki Julianda Putera Buna, beserta jajaran KBO, Kanit Regident, Kanit Gakkum, dan Kanit Kamsel Satlantas. Hadir pula perwakilan dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari Kepala Desa Sukorejo dan perangkat desa, pengurus Korwil Gojek dan Grab Gresik, tokoh perguruan silat PSHT, Ketua Grib Gresik, tokoh agama, pengurus RT Randuagung, Banser Gresik, hingga Komunitas PMB.

Dalam sambutannya, Kasat Lantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda mewakili Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preemtif kepolisian untuk mencegah potensi aksi anarkis. 

“Kami mengajak seluruh komunitas yang hadir untuk bersama-sama berkontribusi menyerukan demonstrasi damai dan menolak anarkisme. Sinergi masyarakat dengan aparat sangat penting demi terciptanya Gresik yang aman dan kondusif,” tegasnya.

Sementara itu, lembaga pendidikan di bawah naungan Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik menggelar doa bersama di setiap lembaga pendidikan, mulai Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat. 

Diantaranya, UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik dan SMP Negeri 4 (Spempat) Gresik. Doa bersama untuk Keselamatan Bangsa. Di UPT SMP Negeri 4 Gresik doa bersama dilakukan di musala sekolah yang  berada di Jalan Proklamasi, Gresik. Doa dipimpin oleh guru agama di sekolah tersebut. 

Sedangkan, doa bersama di UPT SMP Negeri 2 Gresik dilakukan di halaman sekolah yang berada di Jalan KH Kholil, Gresik itu di pimpin oleh Ustad Bambang dan Humaidi, Guru Pendidikan Agama Spenda Gresik.

Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim mengatakan, kegiatan doa bersama ini dilakukan serentak di seluruh sekolah di Gresik atas himbauan Dinas Pendidikan Gresik menjaga kondusifitas pembelajaran. Pada kesempatan itu, kata Salim, sekolah membacakan himbauan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Dinas Pendidikan Gresik, antara lain : yakni : Orang tua wajib mengawasi anaknya agar tidak berkegiatan di luar rumah yang merugikan ; tidak terprovokasi ikut ajakan negatif di medsos. 

“Saya sebagai kepala sekolah berharap para Orang Tua membantu sekolah dalam Mendukung Anak Berkegiatan Positif di rumah. Orang tua memiliki peran penting dalam membentuk karakter baik,” kata Salim pada Selasa, 2 September 2025. (yad)

Satlantas Inisiasi Deklarasi Damai, Sekolah Gelar Doa Bersama, Gresik Kondusif  Selengkapnya

Program Jumat Kreasi UPT SMP Negeri 2 Gresik Bekerjasama dengan TNI Berikan Pelatihan Kedisiplinan Berbaris Siswa

GRESIK,1minute.id – Dua anggota TNI mendatangi UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik pada Jumat, 29 Agustus 2025. Mereka adalah Serka Herry, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kelurahan Tlogopojok dan Serda Okta, Babinsa Kelurahan Lumpur, Kecamatan/Kabupaten Gresik. 

Sekitar pukul 06.30 WIB, dua anggota TNI itu sudah tiba di sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik itu. Kedatangan dua anggota Komando Distrik Militer (Kodim) 0817/Gresik di sekolah yang memiliki tagline “Sekolah Juara, Cerdas Berkarakter Berakhlaq dan Peduli Lingkungan” ini bertujuan untuk memberikan pelatihan baris berbaris kepada para siswa.

Pelatihan Kedisiplinan Berbaris siswa di UPT SMP Negeri 2 Gresik bekerjasama dengan Kelurahan Kebungson dan Babinsa ini bagian dari Program Jumat Kreasi.

Peserta pelatihan adalah siswa kelas VII. “Untuk kelas delapan dan sembilan sudah pernah di latih ketarunaan oleh tim Kesiswaan SMK Mambaul Ulum Gresik,” kata Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim pada Jumat, 29 Agustus 2025.

Salim mengharapkan Program Kedisiplinan Berbaris ini bisa membentuk siswa disiplin , dan tanggungjawab. Selain itu, pelatihan kedisiplinan bisa membentuk kerja sama tim ; konsentrasi dan Fokus ; Kemandirian dan Percaya Diri dan kedisiplinan Waktu serta pengembangan karakter. “Semoga semuanya terlaksana sesuai harapan anak Spenda mampu mengaplikasikan di kehidupan nyata,” ujarnya. (yad)

Program Jumat Kreasi UPT SMP Negeri 2 Gresik Bekerjasama dengan TNI Berikan Pelatihan Kedisiplinan Berbaris Siswa Selengkapnya

IDI Gresik Baksos Pemeriksaan Mata dan  Kaca Mata Gratis, Pemkab Gresik Berikan Konseling Siswa Sekolah Rakyat

GRESIK,1minute.id – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Gresik menggelar baksi sosial di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 37 Gresik pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif memberikan apresiasi kegiatan tersebut. 

“Saya mengapresiasi peran penting IDI dalam mewujudkan proses pembangunan daerah. IDI menjadi salah satu bagian dalam upaya meningkatkan indeks pembangunan manusia bidang kesehatan,” kata dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif. 

Wabup Asluchul Alif didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Kandinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah, serta Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Gresik Umi Khoiroh serta  Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Gresik Shinta Puspitasari melanjutkan, kegiatan ini dilakukan untuk mencegah risiko terjadinya kelainan refraksi mata dini pada anak. 

Sehingga perlu dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui adanya kelainan refraksi mata. Mereka yang mengalami kelainan refraksi mata tentu memerlukan alat bantu kacamata agar tidak mengganggu proses belajar yang berdampak pada prestasi siswa siswi kedepan.

“Sekolah Rakyat ini adalah harapan kita untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan berkualitas. Anak-anak di sini harus tumbuh sehat, berpendidikan, dan disiapkan menjadi calon pemimpin masa depan,” ujar mantan Wakil Ketua DPRD Gresik ini.

Suami dari dr Shinta Puspitasari tersebut menambahkan, kegiatan bakti sosial IDI di SRMA 37 Gresik, menunjukkan sinergi antara sektor kesehatan dan pendidikan dalam upaya mensejahterakan masyarakat. Tidak hanya itu, pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik nanti juga akan menghadirkan psikologi dan konseling untuk siswa siswi sekolah rakyat. 

SRMA 37 Gresik, sekolah model boarding school ini baru diresmikan pada awal Juli 2025. Tahun pertama, sekolah rakyat menerima 75 siswa. Mereka terbagi dalam 3 rombongan belajar (rombel). Biaya sekolah dan kebutuhan mereka, antara lain, alat tulis, perlengkapan sekolah, makan 3 kali gratis karena ditanggung oleh pemerintah. Siswa di sekolah ini adalah anak-anak dari keluarga kurang beruntung secara ekonomi. 

Lebih lanjut, Wabup Alif juga menyampaikan bagi siswa yang hidup jauh dari keluarga dan di lingkungan baru, dukungan psikologis dan konseling dibutuhkan untuk membantu mereka beradaptasi dengan lingkungan asrama. Aspek psikologi berperan penting dalam pengembangan diri siswa. 

“Terima kasih atas kepedulian IDI atas peran aktifnya dalam pelayanan medis dan edukasi kesehatan bagi siswa siswi SRMA. Mudah mudahan kepedulian IDI Gresik menjadi percontohan daerah lain dalam memberikan layanan kesehatan di Sekolah Rakyat, ” tandasnya. 

Di tempat sama, Ketua IDI Cabang Gresik dr Abdul Fatah menyampaikan, salah satu tekad IDI adalah bisa berpartisipasi aktif membangun kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, lanjutnya, kolaborasi dan suport dari Dinas Kesehatan yang merupakan kepanjangan tangan Pemda menjadi semangat kami dalam membantu program pemerintah. 

Ia menambahkan, Baksos ini sudah dilakukan rutin, karena IDI harus terus melayani masyarakat. Salah satunya SRMA 37 Gresik yang merupakan program unggulan pemerintah dalam memutus mata rantai kemiskinan yang komprehensif melalui pendidikan. “Baksos ini lebih fokus ke pemeriksaan mata, tentu tidak mengesampingkan pemeriksaan yang lain. IDI juga memfasilitasi kacamata gratis hasil kerjasama dengan Klinik Mata Utama (KMU) bagi siswa siswi SRMA 37 Gresik,” ungkapnya. 

Bakti Sosial yang dilakukan IDI dan Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) meliputi pemeriksaan mata dan pemberian kacamata bagi yang memerlukan sesuai koreksi secara gratis. Di samping itu IDI dan IIDI juga memberikan edukasi, penyuluhan kesehatan, sarung, mukena, tali asih, rapor kesehatan hingga memberikan bingkisan makanan tambahan bagi siswa siswi SRMA 37 Gresik. (yad)

IDI Gresik Baksos Pemeriksaan Mata dan  Kaca Mata Gratis, Pemkab Gresik Berikan Konseling Siswa Sekolah Rakyat Selengkapnya