SIG Perluas Ekspansi Global ke Pasar Amerika Serikat lewat Fasilitas Ekspor di Tuban

GRESIK1minute.id – Fasilitas dermaga dan produksi untuk ekspor PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) di Tuban, Jawa Timur diresmikan pada Kamis, 12 Juni 2026. Kehadiran fasilitas modern ini menjadi tonggak penting dalam strategi SIG memperluas pasar internasional, sekaligus meningkatkan daya saing industri semen nasional di tengah tantangan kelebihan kapasitas industri.

Peresmian ini semakin memperkuat langkah transformasi bisnis dan ekspansi global. Fasilitas ekspor berkapasitas hingga 1 juta ton semen per tahun tersebut akan menjadi basis utama penguatan ekspor SIG, khususnya ke Amerika Serikat, melalui kerja sama strategis antara anak usaha SIG, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, dan Taiheiyo Cement Corporation dari Jepang. Sepanjang 2026, SIG menargetkan ekspor sebanyak 450 ribu metrik ton (MT) semen tipe khusus ke Amerika Serikat secara bertahap.

Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra mengatakan, pengoperasian fasilitas ekspor di Tuban menandai langkah strategis SIG dalam membangun sumber pertumbuhan baru sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok industri bahan bangunan global.

“Momentum peresmian fasilitas ekspor ini membawa SIG pada tujuan utama yaitu menciptakan peluang pertumbuhan, mendukung pembangunan berkelanjutan, dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional melalui produk hasil karya anak bangsa,” kata Indrieffouny Indra.

Ia menambahkan, transformasi SIG tidak hanya berfokus pada penguatan pasar domestik, tetapi juga diarahkan untuk memperbesar kontribusi pasar ekspor guna meningkatkan utilitas produksi dan memperluas peluang bisnis jangka panjang.

“Di tengah kondisi industri domestik yang mengalami kelebihan kapasitas, pelaku usaha termasuk SIG dituntut untuk terus berinovasi dan menjalankan langkah-langkah strategis agar semakin kompetitif dan menjadi pilihan utama pelanggan di tengah persaingan pasar yang ketat,” ujar Indrieffouny Indra.

Fasilitas ekspor SIG di Tuban dilengkapi teknologi modern untuk mendukung operasional yang efisien dan berkelanjutan. Terminal dengan kapasitas hingga 50.000 DWT tersebut didukung tube conveyor sepanjang 4,1 kilometer, tripper conveyor, serta ship loader berkapasitas 1.000 ton per jam (tph) yang mampu mengirim semen curah langsung dari pabrik menuju kapal di dermaga.

Sementara itu, fasilitas produksinya dilengkapi blending silo system berkapasitas 8.000 ton, clinker silo system berkapasitas 15.000 ton, serta dua cement silo system masing-masing berkapasitas 18.000 ton.

Secara khusus, Indrieffouny Indra menyampaikan apresiasi kepada Taiheiyo Cement Corporation atas sinergi dan kolaborasi strategis yang terjalin antara kedua grup perusahaan. Menurutnya, kerja sama tersebut tidak hanya memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dan Jepang, tetapi juga membuka peluang pengembangan bisnis dan peningkatan kapabilitas bagi kedua pihak.

Komisaris Utama SIG, Sigit Widyawan menegaskan bahwa peresmian fasilitas ekspor ini bukanlah akhir dari pencapaian, melainkan awal dari tantangan baru untuk memaksimalkan fasilitas sebagai motor penggerak pertumbuhan berkelanjutan.

“Menjaga kualitas tetap menjadi prioritas utama untuk meningkatkan daya saing. Setelah itu, aspek efisiensi juga harus terus diperkuat agar semakin kompetitif dan membuka peluang untuk merambah pasar yang lebih luas lagi,” kata Sigit Widyawan.

Peresmian fasilitas ekspor di Tuban menjadi bagian dari komitmen SIG untuk memperkuat ketahanan bisnis melalui diversifikasi pasar, peningkatan nilai tambah produk, dan penguatan posisi Indonesia sebagai pemain industri semen yang kompetitif di pasar global.  (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

SIG Perluas Ekspansi Global ke Pasar Amerika Serikat lewat Fasilitas Ekspor di Tuban Selengkapnya

Satresnarkoba Polres Gresik Gerebek Rumah Pengedar Sabu dan Pil Koplo  Gresik dan Lamongan 

GRESIK,1minute.id – Satresnarkoba Polres Gresik menggerebek rumah bandar narkoba di Desa Ganggang, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik. Di rumah pengedar barang haram wilayah Gresik bagian Selatan hingga Kabupaten Lamongan, polisi mengamankan barang bukti  sabu-sabu dan ribuan pil koplo. 

Lima tersangka diamankan dalam operasi yang dilakukan selama dua hari oleh anak buah AKP Ahmad Yani, Kasat Resnarkoba Polres Gresik yakni berinisial FA, 22 ; AH ,23 ; dan MS, 25, ketiganya warga Kecamatan Balongpanggang. Kemudian RDR, 30, warga Kecamatan Cerme, serta HS, 41, warga Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan.

Menurut polisi, pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat terkait maraknya transaksi narkoba di kawasan Balongpanggang. Berdasarkan dumas itu, polisi melakukan penyelidikan dan berhasil mengungkap jaringan peredaran narkoba antarkota dalam provinsi. 

Pada Selasa, 2 Juni 2026 sekitar pukul 22.00 WIB, petugas menciduk FA di area Gapura Desa Ganggang, Kecamatan Balongpanggang, saat hendak mengantarkan pesanan sabu dan menemukan satu paket sabu dengan berat sekitar 0,130 gram. Polisi langsung melakukan pengembangan. Sekitar 20 menit kemudian, petugas menggeledah rumah AH yang masih berada di Desa Ganggang ditemukan delapan plastik klip berisi sabu serta dua unit timbangan elektrik. 

“Total barang bukti shabu yang diamankan dari kedua tersangka mencapai sembilan klip dengan berat netto sekitar 2,806 gram,” kata AKP Ahmad Yani pada Sabtu, 13 Juni 2026. Dalam pemeriksaan awal, FA dan AH mengaku memperoleh barang haram tersebut dari MS. 

Pada Rabu, 3 Juni 2026 sekitar pukul 02.30 WIB, polisi menggerebek rumah MS di Desa Ganggang. Selain mengembangkan kasus narkotika jenis sabu, petugas juga menemukan ribuan pil koplo yang diduga siap edar, terdiri dari 5.000 butir pil berlogo “LL” dan 1.000 butir pil berlogo “Y”.

Kepada penyidik, MS mengaku mendapatkan barang tersebut dari seorang bandar berinisial LEMAN yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Pada Rabu pagi sekitar pukul 09.30 WIB, polisi berhasil menangkap RDR di sebuah rumah kos di Dusun Panggang, Desa Cagakagung, Kecamatan Cerme. Dari tangan tersangka, polisi menyita 87 butir pil LL serta uang tunai hasil penjualan sebesar Rp140 ribu.

Rantai distribusi kemudian mengarah ke wilayah Lamongan. Sekitar pukul 11.00 WIB di hari yang sama, petugas memburu HS hingga ke Dusun Sukosari, Kecamatan Mantup. Di rumah tersangka, polisi menemukan 5.400 butir pil LL yang diduga akan diedarkan kembali.

Secara keseluruhan, polisi menyita barang bukti berupa sekitar 2,806 gram shabu, 10.487 butir pil koplo berlogo LL, dan 1.000 butir pil berlogo Y. Selain itu, turut diamankan timbangan elektrik, sejumlah telepon genggam, uang tunai, serta satu unit sepeda motor Honda Vario.

Kasat Resnarkoba Polres Gresik AKP Ahmad Yani menjelaskan, para pelaku menggunakan berbagai modus untuk mengelabui petugas, mulai dari transaksi langsung hingga sistem “ranjau”, yakni meletakkan barang di lokasi tertentu yang telah disepakati melalui komunikasi pesan singkat. “Para tersangka juga memanfaatkan pembayaran digital melalui transfer rekening untuk mempermudah transaksi dan menghindari kecurigaan,” ujarnya.

Atas perbuatannya, tersangka FA, AH, dan MS dijerat Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara hingga seumur hidup. Sementara MS, RDR, dan HS dijerat Pasal 435 dan/atau Pasal 436 ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Kasat Resnarkoba juga mengajak masyarakat untuk aktif membantu kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba demi menyelamatkan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan obat-obatan terlarang. “Masyarakat jangan ragu melapor apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkoba maupun obat keras berbahaya. Peran bersama sangat dibutuhkan untuk memutus mata rantai peredaran narkotika,” tegasnya.

Hotline Siaga Darurat 110 (Bebas Pulsa – 24 Jam) atau melalui pesan singkat ke WhatsApp pengaduan Kapolres Gresik (Cak Rama) di nomor 0811-8800-2006. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Satresnarkoba Polres Gresik Gerebek Rumah Pengedar Sabu dan Pil Koplo  Gresik dan Lamongan  Selengkapnya

40 Tahun KIPG, Partisipasi Insan Petrokimia Gresik Capai 97%, Inovasi Perkuat Daya Saing Perusahaan 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri holding Pupuk Indonesia, (Persero), kembali menyelenggarakan Konvensi Inovasi Petrokimia Gresik (KIPG) 2026. Tahun ini, memasuki 40 tahun perjalanan KIPG sebagai wadah pengembangan budaya inovasi yang telah melahirkan berbagai terobosan untuk memperkuat daya saing dan keberlanjutan perusahaan.

Selama empat dekade penyelenggaraannya, KIPG telah menjadi motor penggerak lahirnya inovasi-inovasi yang berkontribusi terhadap peningkatan efisiensi, produktivitas, keandalan operasional, serta penguatan peran Petrokimia Gresik dalam mendukung ketahanan pangan nasional.  Pada KIPG 2026, berbagai inovasi yang dikembangkan insan perusahaan mampu menghasilkan direct financial benefit sebesar Rp 68 miliar dan value creation mencapai Rp154 miliar.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob, menyampaikan bahwa keberlangsungan KIPG selama 40 tahun menunjukkan komitmen perusahaan dalam membangun budaya inovasi yang kuat dan berkelanjutan.

“Budaya inovasi di Petrokimia Gresik terus tumbuh dan berkembang secara positif. Besarnya keterlibatan karyawan dalam inovasi menjadi cerminan bahwa semangat untuk berpikir kreatif, melakukan perbaikan, dan berkontribusi telah menjadi bagian dari budaya kerja di Petrokimia Gresik,” ujar Daconi saat membuka KIPG 2026 di Gresik pada Kamis, 11 Juni 2026. 

Tingginya budaya inovasi tersebut tercermin dari partisipasi karyawan yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Jika pada tahun 2024 keterlibatan karyawan dalam inovasi mencapai 95 persen, maka pada tahun 2025 meningkat menjadi 97 persen dan pada KIPG 2026 mencapai 98 persen. Keterlibatan tersebut juga mencakup Pejabat Band I dan Band II, menunjukkan dukungan inovasi yang kuat dari seluruh jenjang organisasi.

Menurut Daconi, capaian tersebut membuktikan bahwa inovasi tidak hanya menghasilkan ide-ide baru, tetapi juga menghadirkan nilai tambah yang terukur bagi perusahaan. “Insan Petrokimia Gresik menyadari pentingnya inovasi bagi perusahaan, khususnya dalam menjalankan amanah penyaluran pupuk bersubsidi untuk mewujudkan swasembada pangan nasional. Kontribusi ini membuktikan bahwa setiap gagasan dapat berkembang menjadi solusi yang memberikan dampak signifikan bagi kinerja dan daya saing perusahaan,” katanya.

Sebanyak 1.799 gugus inovasi berpartisipasi dalam KIPG 2026. Mengusung tema “Driving Efficiency, Creating Value”, KIPG 2026 menjadi wadah bagi insan perusahaan untuk menghadirkan inovasi yang tidak hanya menciptakan pembaruan, tetapi juga menghasilkan nilai tambah yang berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Daconi juga memberikan apresiasi kepada para inovator terbaik yang telah menghasilkan berbagai terobosan dan solusi untuk mendukung operasional perusahaan.

“Empat puluh tahun perjalanan KIPG telah membuktikan bahwa kemajuan perusahaan tidak pernah lahir dari kebetulan. Kemajuan selalu diawali oleh keberanian untuk berubah, kemauan untuk memperbaiki, dan komitmen untuk terus menciptakan nilai,” tegasnya.

Daconi menambahkan, inovasi harus berjalan beriringan dengan operational excellence. Dengan fondasi inovasi yang semakin kuat dan keterlibatan karyawan yang semakin tinggi, perusahaan diharapkan mampu terus menghadirkan berbagai terobosan yang memberikan manfaat jangka panjang serta memperkuat posisi perusahaan dalam menghadapi tantangan dan peluang bisnis di masa mendatang. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

40 Tahun KIPG, Partisipasi Insan Petrokimia Gresik Capai 97%, Inovasi Perkuat Daya Saing Perusahaan  Selengkapnya

Semalam, Kawasan Pasar Ikan Modern Gresik Terbakar 2 Kali

GRESIK,1minute.id – Kebakaran terjadi di kawasan Pasar Ikan Modern di Jl.Raya Banjarsari – Ambeng-Ambeng, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Kebakaran terjadi dua kali, yakni Kamis dan Jumat, 11-12 Juni 2026.

Kebakaran kali pertama terjadi pada Kamis, 11 Juni 2026 sekitar pukul 20.00 WIB. Tumpukan kayu bekas di kawasan Pasar ikan modern yang mangkrak tiba-tiba terbakar. Tidak diketahui penyebab pastinya kayu-kayu bekas itu terbakar. Dibakar atau karena penyebab lainnya. 

Menurut Kepala Dinas Pemadam kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik Suyono, pihaknya menerima laporan kejadian kebakaran dari Prayitno, pengurus rumah toko (Ruko) Pasar ikan modern sekitar pukul 20.35 WIB. “Mereka laporan setelah gagal memadamkan api,” kata Suyono pada Jumat, 12 Juni 2026.

Sebanyak tujuh personil Damkar kota, satu unit mobil pemadam karba dan satu  water supplay tiba ke tempat kejadian kebakaran pukul 20.44 WIB. Selama hampir satu jam “pantang pulang, sebelum padam” melakukan proses pemadaman. 

Petugas baru saja leyeh-leyeh. Kawasandi pasar ikan modern kembali terbakar. Tepatnya pukul 23.57 WIB. “Seorang warga yang melaporkan kejadian kebakaran kepada kantor dinas pemadam kebakaran,” ujar Suyono. Untungnya, dalam dua kali kejadian kebakaran itu tidak korban jiwa.

Untuk diketahui pasar ikan modern menempati lahan aset yang dimiliki oleh Pemkab Gresik. Lahan disewakan ke pihak ketiga. Dikabarkan pihak ketiga mbalelo tidak bisa membayar sewa. Kawasan pasar ikan modern seakan tidak terurus. Bangunan mangkrak. Ruko-ruko yang berjajar di jalan nasional itu banyak yang tutup. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Semalam, Kawasan Pasar Ikan Modern Gresik Terbakar 2 Kali Selengkapnya

Menyikapi Kemunculan Grup Gay di Facebook, MUI Gresik Dorong Pemerintah dan Aparat Menindak Aktivitas Penyimpangan Seksual di Kota Santri

GRESIK,1minute.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik akhirnya angkat bicara terkait maraknya komunitas gay di Gresik yang beredar di media sosial, Facebook. 

Penelusuran wartawan 1minute.id , komunitas gay Gresik telah memiliki 5.500 anggota. Ketua Komisi Fatwa, Hukum dan Pengkajian MUI Kabupaten Gresik KH. Moh. Zainuri, menjelaskan bahwa MUI telah memiliki pedoman yang jelas melalui Fatwa MUI Nomor 57 Tahun 2014 tentang Lesbian, Gay, Sodomi, dan Pencabulan.

Menurutnya, fatwa tersebut menetapkan bahwa homoseksual merupakan aktivitas seksual yang dilakukan antara individu dengan jenis kelamin yang sama. Istilah lesbian digunakan untuk hubungan sesama perempuan, sedangkan gay merujuk pada hubungan sesama laki-laki. Adapun sodomi (liwath) didefinisikan sebagai hubungan seksual melalui dubur yang bertentangan dengan syariat, sementara pencabulan mencakup berbagai bentuk tindakan seksual di luar pernikahan yang sah.

“Berdasarkan fatwa tersebut, penyaluran hasrat seksual hanya dibenarkan melalui pernikahan yang sah antara laki-laki dan perempuan. Oleh karena itu, orientasi seksual kepada sesama jenis dipandang sebagai penyimpangan yang perlu diarahkan kembali kepada fitrah,” jelasnya, di Kantor MUI Kabupaten Gresik kepada wartawan pada Rabu, 10 Juni 2026.

Fatwa MUI juga menyatakan bahwa aktivitas homoseksual, baik dalam bentuk lesbian maupun gay, hukumnya haram dan termasuk perbuatan kejahatan (jarimah). Praktik sodomi bahkan dikategorikan sebagai perbuatan yang sangat keji (fahisyah) dan termasuk dosa besar. Sementara tindakan pencabulan juga dihukumi haram dan dapat dikenai sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Sekretaris Umum MUI Kabupaten Gresik, Makmun, M.Ag., menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah melaporkan fenomena tersebut kepada MUI. Kepedulian masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga kehidupan sosial yang sehat dan sesuai dengan nilai-nilai agama.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah menyampaikan informasi dan melaporkan fenomena ini kepada MUI. Temuan ini akan kami koordinasikan lebih lanjut dengan pemerintah daerah, aparat terkait, serta berbagai pihak yang berwenang untuk mendapatkan langkah penanganan yang tepat dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Selain itu, MUI juga memberikan sejumlah rekomendasi strategis kepada pemerintah, aparat terkait, dan masyarakat dalam menyikapi fenomena tersebut dalam rangka menjaga Gresik sebagai Kota Wali dan Kota Santri.

“MUI berharap pemerintah dan aparat berwenang tidak berdiam diri dan membiarkan aktivitas penyimpangan seksual tumbuh dan berkembang di tengah lingkungan sosial. Perlu ada langkah pencegahan yang serius melalui edukasi, penguatan keluarga, pembinaan keagamaan, serta penegakan aturan yang berlaku,” lanjutnya.

Sekretaris Umum juga menambahkan, pemerintah diharapkan tidak memberikan ruang bagi upaya legalisasi perilaku seksual menyimpang serta terus melakukan sosialisasi dan langkah-langkah preventif untuk melindungi masyarakat, khususnya generasi muda.

Menurutnya, menjaga fitrah kemanusiaan dan mempertahankan keutuhan keluarga merupakan bagian penting dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, harmonis, dan berakhlak mulia.

“MUI berharap umat Islam dapat bersikap bijak, proporsional, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan. Pada saat yang sama, masyarakat juga diimbau untuk mengedepankan pendekatan yang santun, edukatif, dan tidak terjebak pada perundungan maupun ujaran kebencian,” pungkasnya. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Menyikapi Kemunculan Grup Gay di Facebook, MUI Gresik Dorong Pemerintah dan Aparat Menindak Aktivitas Penyimpangan Seksual di Kota Santri Selengkapnya

Nekat Embat Motor Teman, Tak Sempat Nikmati Hasil Diringkus Polisi Gresik

GRESIK,1minute.id –  Mes pekerja Sinar Motor Car Wash di Jalan KH Syafi’i, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik dibobol maling. Pelaku menggasak sepeda motor Honda Vario milik Muhammad Sofyan, 20 tahun. 

Tidak lebih dari 24 jam setelah menerima laporan polisi menangkap pelakunya. Ia  berinisial MAS, 25, warga Gresik. Polisi juga menyita barang bukti milik korban yang disembunyikan di tempat kos pelaku di Desa Peganden, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

Kapolsek Manyar Iptu Muhammad Gifari Syarifuddin, mengatakan, pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil gerak cepat anggota unit Reskrim Polsek Manyar yang langsung melakukan penyelidikan usai menerima laporan korban Mohammad Sofyan, 20, warga Kabupaten Lamongan yang bekerja di Sinar Motor Car Wash, Jalan KH Syafi’i, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

Peristiwa bermula ketika korban memarkir sepeda motor Honda Vario 160 bernomor polisi S-48xx-JDF miliknya di dalam mes tempat ia bekerja pada Jumat, 5 Juni 2026 malam.. Saat itu, kunci kontak masih berada di dashboard motor, sedangkan STNK disimpan di dalam jok kendaraan.

Pada Minggu, 7 Juni 2026 sekitar pukul 01.00 WIB, korban sempat terbangun karena mendengar seseorang masuk ke dalam mes. Orang tersebut diketahui merupakan berinisMAS yang juga dikenalnya. Setelah itu korban kembali tidur. Sekitar pukul 03.00 WIB, korban terbangun dan mendapati sepeda motor miliknya sudah tidak berada di lokasi parkir. Korban sempat mengira kendaraan tersebut dipinjam oleh MAS. 

Namun saat pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB, setelah ditanyakan, MAS mengaku tidak mengetahui keberadaan sepeda motor tersebut. Menyadari motornya hilang, korban bersama pemilik usaha car wash melaporkan kejadian itu ke Polsek Manyar. Akibat pencurian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp 25 juta.

“Dari hasil penyelidikan, petugas berhasil mengidentifikasi pelaku dan melakukan pengejaran,” ujar Iptu Muhammad Gifari Syarifuddin. Hasilnya, pada hari yang sama, Minggu, 7 Juni 2026 sekitar pukul 17.30 WIB, petugas berhasil mengamankan MAS yang diduga sebagai pelaku pencurian. Polisi juga menemukan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Vario 160 milik korban yang disembunyikan di sebuah rumah kos di Desa Peganden, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

Saat ini tersangka telah diamankan di Polsek Manyar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Pelaku dijerat Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Kapolsek Manyar Iptu Muhammad Gifari Syarifuddin mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan tidak meninggalkan kunci kendaraan pada sepeda motor yang diparkir, guna mencegah terjadinya tindak pidana pencurian kendaraan bermotor.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat apabila masyarakat mengetahui atau mengalami tindak pidana, segera laporkan ke kantor kepolisian terdekat atau melalui Call Center 110. Selain itu, warga Gresik juga dapat memanfaatkan layanan pengaduan 24 jam LAPOR Cak Rama (Lapor Kapolres Gresik) melalui nomor 0811-8800-2006. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Nekat Embat Motor Teman, Tak Sempat Nikmati Hasil Diringkus Polisi Gresik Selengkapnya

Bupati Gresik Dorong Dapur SPPG Jadi Pelopor Pemilahan Sampah untuk Jaga Lingkungan

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan pembinaan kepada puluhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada Senin, 8 Juni 2026. 

Kegiatan pembinaan dan peningkatan kapasitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Kabupaten Gresik 2026 di Ruang  Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik ini, dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gresik Janoe Tegoeh Prasetijo, Ketua Komisi IV DPRD Gresik Muchammad Zaifudin, Kepala SPPG dan Mitra se Kabupaten Gresik.

Pada kesempatan itu, Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani menekankan kualitas operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sekaligus memastikan pengelolaan sampah dan air limbah domestik berjalan sesuai standar regulasi nasional. 

Langkah ini diambil guna mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar tidak menimbulkan masalah pencemaran lingkungan baru di tengah masyarakat. 

“Program MBG bukan hanya tentang menyediakan makanan bergizi bagi masyarakat, tetapi juga membangun ekosistem pangan yang sehat, aman dan berkelanjutan. Karena itu, selain aspek kualitas pangan kualitas pengolahan sampah dari sumber (SPPG,Red) sebelum ke TPST (tempat pembuangan sampah terpadu) juga harus menjadi perhatian utama,” ujar Magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya ini.

Menurutnya, selain menjaga kualitas makanan yang diberikan kepada penerima manfaat pihaknya juga menyinggung Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan kualitas air sebagai tiga titik krusial yang harus dipenuhi setiap operasional SPPG. 

“Terkait SLHS kita masih ada 93, diperlukan komunikasi dua arah untuk SPPG dalam pengelolaan sampah di masing masing wilayah. Mungkin masih kesulitan untuk wilayah utara karena masih belum ada TPST. Jika wilayah selatan sudah ada TPST di Menganti dan Kedamean, maka diperlukan MoU antara DLH dan SPPG sehingga ada Implementasi,” harapnya.

Ia menambahkan bahwa kebijakan tersebut dirancang dengan mempertimbangkan dampak jangka panjang bagi lingkungan. “Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa penyediaan makanan bergizi tidak hanya menyehatkan anak-anak. Tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan sekitar, hingga menjadi pelopor budaya kebersihan lingkungan bagi SPPG,” imbuhnya. 

Bupati Yani juga mendorong SPPG untuk memanfaatkan potensi komoditas yang ada di masing masing SPPG untuk menggerakkan perekonomian masyarakat setempat. Ia berharap potensi tersebut bisa dimanfaatkan oleh setiap SPPG dalam pemenuhan program MBG. “Karena Kabupaten Gresik bukan tempat penghasil buah, maka Pemkab Gresik siap mensubsidi transportasi bagi SPPG dalam pemenuhan gizi program MBG,” terangnya.

“Mudah-mudahan melalui kegiatan ini terbangun budaya pengelolaan sampah yang baik kepada seluruh SPPG di Kabupaten Gresik. Serta terwujud sinergi antara pemerintah daerah dengan SPPG dalam mewujudkan Gresik yang bersih, sehat dan berkelanjutan,” pungkasnya. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Bupati Gresik Dorong Dapur SPPG Jadi Pelopor Pemilahan Sampah untuk Jaga Lingkungan Selengkapnya

3 Hari, 3 Kejadian Kebakaran di Gresik, Penyebabnya Diduga Cuaca hingga Human Error 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak tiga kejadian kebakaran dalam dua hari belakangan ini di Kabupaten Gresik pada Jumat sampai dengan Minggu, 6-7 Juni 2026. Penyebabnya, diduga kuat karena cuaca musim kemarau dan human error. Untung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.

Kali pertama, serbuk kayu milik PT. Multi Pratama Wijaya di Jalan Kepatihan Industri, Desa Gempolkurung, Kecamatan Menganti pada Jumat, 5 Juni 2026 sekitar pukul 12.31 WIB. Serbuk kayu mengering dan menyerupai bukit itu tiba-tiba terbakar. 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik Suyono berdasarkan keterangan dari Ardian selaku HRD PT. Multi Pratama Wijaya melihat  api dari serbuk kayu yang berada di tanah diperkirakan karena cuaca yang sangat panas dan dilokasi sangat kering sehingga menyebabkan timbulkan percikan api. “Kemudian api merambat ke tumpukan serbuk kayu dan menjadi besar,” ujar Suyono.

Kebakaran kali kedua, adalah alang-alang di Jalan Mayjen Sungkono, Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas. Lahan seluas lapangan bola voli hangus karena di lahap api pada Sabtu, 14.10 WIB. Penyebabnya, kata Suyono diduga human error. Ia menceritakan, siang ada seorang warga membakar sampah. 

Terik matahari, dan hembusan angin lidah api merembet membakar alang-alang. Berbagai upaya dilakukan oleh warga untuk memadamkan api. Tapi, belum bisa memadamkan bara api yang membasar. “Seorang warga melaporkan kejadian ke call center 112 Pemkab Gresik karena khawatir api merembet ke rumah warga,” terang Suyono. 

Dan, kali ketiga rumput ilalang di lahan kosong di Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru Metro Park CBD Jalan Jakarta, Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar pada Minggu, 7 Juni 2026 pukul 17.04 WIB. Pelapornya Siswo, security perumahan. Kepala Dinas Damkamat Gresik Suyono meminta kepada seluruh masyarakat di Kota Industri, sebutan lain, Kabupaten Gresik untuk tidak membakar sampah dan tidak membuang puntung rokok sembarangan karena musim kemarau berpotensi menimbulkan bahaya kebakaran. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

3 Hari, 3 Kejadian Kebakaran di Gresik, Penyebabnya Diduga Cuaca hingga Human Error  Selengkapnya

Jelang Sura Agung, Satbinmas Polres Gresik Memakai Udeng Ajak Warga Jogo Gresik tetap Kondusif 

GRESIK,1minute.id –  Menjelang pelaksanaan tradisi Sura Agung, Polres Gresik terus mengintensifkan upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif. Salah satunya melalui siaran interaktif yang digelar Satuan Binmas (Satbinmas) Polres Gresik di Studio Radio Suara Giri FM pada Kamis, 4 Juni 2026.

Sura Agung identik dengan perayaan bulan Maraham diselenggarakan oleh perguruan silat. Biasanya acara ini diisi dengan prosesi pengesahan warga baru dan kegiatan doa bersama. 

Mengusung tema “SURA AGUNG AMAN, AYO JOGO GRESIK”, kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi dan penyampaian pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat luas, khususnya warga perguruan pencak silat yang akan mengikuti rangkaian kegiatan Sura Agung.

Siaran yang dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Gresik Iptu M. Nur Setyabudi dan dipandu penyiar Suara Giri FM Mbak Intan. Dalam kesempatan tersebut, Iptu M. Nur Setyabudi didampingi sejumlah personel Satbinmas. Mereka memakai blangkon atau udeng

Dalam dialog interaktif tersebut, Kasat Binmas menegaskan pentingnya menjaga marwah Kabupaten Gresik sebagai daerah yang aman, damai, dan menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah selama momentum Sura Agung berlangsung.

Terdapat tujuh poin utama yang disampaikan dalam imbauan kamtibmas tersebut. Di antaranya menjaga keamanan dan ketertiban daerah, mempererat persaudaraan antarperguruan pencak silat, tidak melakukan konvoi atau arak-arakan di jalan raya, tidak membawa senjata tajam maupun benda berbahaya lainnya, serta selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial dengan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, ujaran kebencian, maupun provokasi yang berpotensi memicu konflik. Warga juga diminta segera melaporkan setiap potensi gangguan keamanan melalui layanan Hotline 110 maupun program pelayanan Polres Gresik “Cak Rama”.

“Mari kita jadikan momentum Sura Agung ini sebagai ajang mempererat silaturahmi, bukan ajang gesekan. Perbedaan itu indah, dan kita semuaa bersaudara dalam budaya. Ayo Jogo Gresik bersama-sama,” ujar Iptu M. Nur Setyabudi saat siaran berlangsung.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari para pendengar Radio Suara Giri FM. Interaksi yang terjalin selama siaran menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap upaya kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah menjelang agenda budaya tahunan tersebut.

Sebagai penutup, jajaran Satbinmas Polres Gresik bersama kru Radio Suara Giri FM melakukan sesi foto bersama sebagai simbol sinergi antara Polri dan media dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Gresik.

Hingga kegiatan berakhir, seluruh rangkaian siaran interaktif berjalan lancar, aman, dan tertib, sekaligus menjadi bukti komitmen Polres Gresik dalam merangkul masyarakat melalui pendekatan edukatif dan humanis demi mewujudkan Sura Agung yang damai dan sejuk. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Jelang Sura Agung, Satbinmas Polres Gresik Memakai Udeng Ajak Warga Jogo Gresik tetap Kondusif  Selengkapnya

Damkamat Gresik Evakuasi Anak 2 Tahun Terkunci dan Menangis dalam Kamar Tidur Kosan 

GRESIK,1minute.id – Nyonya Fanny panik. Hatinya nderedek. Sebab, Fathan, anak semata wayang hampir 2 jam menangis. Bocah dua tahun ini menangis karena terkunci dari dalam kamar tidur rumah kos di Jalan Kramat Inggil, Kelurahan Kramat Inggil, Kecamatan/ Kabupaten Gresik pada Kamis, 4 Juni 2026.

Selama hampir 2 jam, Fathan terkunci dalam kamar kos tersebut. Fanny, ibu satu anak itu akhirnya meminta bantuan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik untuk melakukan evakuasi. Menurut Kepala Dinas Damkamat Gresik Suyono, pihaknya menerima laporan anak terkunci dalam tidur dari Ny. Fanny, orang tua Fathan sekitar pukul 12.14 WIB.

“Anak sudah terkunci di dalam kamar selama 2 jam,” kata Suyono pada Kamis, 4 Juni 2026. Pihaknya menerjunkan sebanyak 7 personel untuk melakukan evakuasi. Tim rescue tiba di tempat kejadian sekitar pukul 12.30 WIB. Saat tiba di lantai 2 rumah kos-kosan, anak Fathan masih terdengar menangis. 

Proses rescue membutuhkan waktu selama 15 menit untuk membuka paksa pintu dengan menggunakan peralatan linggis. “Terima kasih Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Gresik,” ujar Ny Fanny sambil mengendong anaknya yang masih menangis. 

Dinas Damkamat Gresik telah melakukan evakuasi sebanyak 17 kejadian selama Juni 2026. Sehari, bila di rata-rata sebanyak 4 kejadian petugas melakukan tindakan penyelamatan warga kota Santri,sebutan lain, Kabupaten Gresik. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Damkamat Gresik Evakuasi Anak 2 Tahun Terkunci dan Menangis dalam Kamar Tidur Kosan  Selengkapnya