BRI Sabet Penghargaan The Best API Initiative di Singapura Berkat Transformasi Digital melalui BRIAPI

JAKARTA,1minute.id –  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali memperoleh pengakuan internasional dengan meraih penghargaan Best API Initiative dalam ajang Global Retail Banking Innovation Awards 2024 yang diadakan oleh The Digital Banker di Singapore pada 24 Oktober 2024.

Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan BRI dalam mengembangkan BRIAPI, layanan open banking API yang untuk mempercepat digitalisasi ekosistem perbankan di Indonesia. Prestasi ini menjadi bukti komitmen BRI untuk terus menghadirkan solusi perbankan digital yang inovatif, aman, dan inklusif bagi masyarakat luas, serta memperkuat komitmen dalam transformasi digital perbankan.

Dikembangkan sejak tahun 2018, BRIAPI adalah solusi open banking yang memungkinkan ribuan mitra pihak ketiga untuk mengintegrasikan berbagai produk dan layanan BRI ke dalam platform mereka. Dengan ratusan produk API, BRIAPI menyediakan fitur perbankan informasional, seperti informasi mutasi dan rekening, hingga layanan transaksional seperti transfer, BRIVA, Co-branding Credit Card, Tarik Tunai Tanpa Kartu, dan QRIS. Kehadiran BRIAPI mempermudah pemilik platform digital untuk menyediakan layanan pembayaran dan informasi dari BRI.

Penghargaan ini mengangkat kontribusi BRIAPI dalam pemberdayaan dan digitalisasi ekosistem, khususnya ekosistem pendidikan melalui program Gerakan 1000 Sekolah. Melalui inisiatif ini, BRIAPI mendorong adopsi layanan perbankan digital di ribuan institusi pendidikan di seluruh Indonesia, dengan institusi pendidikan dan startup edtech kini mencakup hampir 17% dari basis mitra BRIAPI.

Penghargaan ini juga menjadi bentuk apresiasi atas kemampuan BRIAPI dalam mempermudah integrasi bagi mitra, didukung oleh berbagai fitur seperti BRIAPI Developers Studio—sandbox environment yang memudahkan proses pengembangan, BRIAPI SPOT untuk pemantauan aplikasi, dan chatbot AI BRI, Sabrina, yang meningkatkan responsivitas operasional.

Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI Arga M. Nugraha menegaskan bahwa penghargaan ini mencerminkan komitmen BRI dalam mengembangkan teknologi yang inklusif, guna memudahkan akses layanan perbankan dan mendorong inklusi finansial bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Penghargaan ini merupakan pengakuan atas komitmen BRI terhadap inovasi dan inisiatif untuk meningkatkan aksesibilitas layanan perbankan bagi semua. BRIAPI dikembangkan dengan prinsip teknologi yang humanis, di mana inovasi dan transformasi digital diselaraskan dengan perluasan akses dan inklusivitas bagi seluruh pengguna,” ujarnya.

Lebih lanjut, Arga menambahkan bahwa penghargaan ini tidak hanya menjadi pengakuan bagi BRI tetapi juga menjadi motivasi untuk terus berinovasi, menjawab kebutuhan digitalisasi, serta memperkuat peran BRI dalam ekosistem keuangan digital di Indonesia.

“Dengan terus mengedepankan solusi yang fleksibel dan mudah diakses, BRI berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata dalam memperluas akses perbankan, memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan manfaat dari layanan keuangan digital yang aman dan andal,” pungkasnya.

Melalui pengembangan BRIAPI dan berbagai inisiatif digital lainnya, BRI berkomitmen mempercepat digitalisasi layanan perbankan demi memudahkan akses keuangan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Dengan inovasi digital yang berkelanjutan, BRI optimis dapat menciptakan ekosistem perbankan yang lebih inklusif, memberdayakan komunitas, dan mendorong transformasi ekonomi digital secara menyeluruh.

Langkah ini sejalan dengan visi BRI untuk menjadi The Most Valuable Banking Group in Southeast Asia and Champion of Financial Inclusion pada tahun 2025. (yad)

BRI Sabet Penghargaan The Best API Initiative di Singapura Berkat Transformasi Digital melalui BRIAPI Selengkapnya

Kejari Gresik Musnahkan Barbuk Senilai Ratusan Juta, Barbuk Sabu-sabu di Blender dengan Cairan Pembersih Lantai

GRESIK,1minute.id – Suara dua mesin blender biasanya digunakan menghaluskan buah untuk jus berisi penuh. Tapi, alat elektronik berupa sebuah wadah dilengkapi pisau berputar yang digunakan untuk mengaduk, mencampur, menggiling atau melunakkan bahan itu berisi puluhan gram sabu-sabu dan pil koplo bercampur zat pembersih lantai.

Dalam hitungan detik, sabu-sabu seberat 269,163 gram dan ribuan butir pil koplo warna putih mencair. Sejurus kemudian jus sabu-sabu dan pil koplo seharga Rp 270 juta (estimasi harga sabu-sabu Rp 1 juta per gram) di masukkan dalam tong plastik kemudian dibuang dalam saluran air. 

Kepala Kejaksaan Negeri atau Kejari Gresik Nana Riana mengatakan untuk barang bukti yang dimusnahkan kali ini dari 249 perkara yang sudah berkekuatan hukum tetap atau inkrah. Rinciannya, barang bukti narkotika seberat 269,163 gram dari 66 perkara. Kemudian 33 alat hisap dari 33 perkara, dan 11 timbangan elektronik dari 9 perkara.

Kemudian, perkara kesehatan sebanyak 791.411 butir pil berlogo LL atau pil koplo. Ada juga 80 potong pakaian dari 36 perkara dan 5 senjata tajam dari 5 perkara serta uang palsu berjumlah Rp 1.550.000 dari 1 perkara, serta 5.698 botol jamu dari 1 perkara. “Untuk barang bukti perkara tindak pidana khusus berupa rokok tanpa cukai sebanyak 754.220 dari 2 perkara,” jelasnya.

Pemusnahan barang bukti periode Januari sampai September 2024 ini melibatkan pihak kepolisian, Bea Cukai, BNNK, Dinas Kesehatan dan Pengadilan Negeri Gresik.

Lebih lanjut Nana Riana menghimbau, masyarakat berhenti bermain judi online. Sebab, aparat penegak hukum akan melakukan tindakan tegas sesuai dengan aturan yang ada. “Kami berharap masyarakat berhenti main judi online atau sejenisnya. Kami punya komitmen yang sama dalam penanganan perkara judi online dan perkara lainnya,” pungkasnya.(yad)

Kejari Gresik Musnahkan Barbuk Senilai Ratusan Juta, Barbuk Sabu-sabu di Blender dengan Cairan Pembersih Lantai Selengkapnya

Spenda Gresik Bersiap Menuju Eco Green School Asean 2025, Mohammad Salim : Mohon Doa Warga Gresik

GRESIK,1minute.id – Sekolah Menengah Pertama Negeri atau SMPN 2 Gresik atau Spenda Gresik terus berbenah mempersiapkan sekolah menuju Eco Green School Asean 2025. Di event terbesar jenjang SMP di Asean itu, sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim dibimbing oleh Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Gresik.

Persiapan sekolah berada di Jalan KH Kholil, Kecamatan/Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu semakin intens dilakukan. Diantarnya, penerapan Pendidikan berbudaya Lingkungan Hidup Sekolah atau PBLHS, pemanfaatan limbah sampah kertas yang diolah menjadi kompos ( KEBAS ) dan Eco Enzim semakin dimatangkan.

“Mohon doanya untuk kesuksesan Spenda,” ujar Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim usai menerima kunjungan studi tiru rombongan dari Madrasah Aliyah atau MA Mambaus Sholihin yang dipimpin oleh KH.Ahmad Thohari dengan didampingi para staf madrasah pada Selasa, 19 November 2024.

Rombong MA Mambaus Sholihin kagum dengan program Lingkungan Sekolah yang Aman Nyaman dan Menyenangkan. Spenda berbeda dengan sekolah lainnya. Bangunan utama gedung sekolah yang berada di Jalan KH Kholil, Gresik ini masih mempertahankan arsitektur kolonial Belanda yang memiliki ciri pintu dan jendela lebar dan tinggi.

Sedangkan, plafon gedung sekolah telah memasuki usia 64 tahun ini memiliki ketinggian sekitar 4 meteran. Cuaca yang terik membuat para guru dan siswa tidak terasa gerah. Di belakang gedung utama telah disulap sebagai taman. Tempat yang menyenangkan bagi siswa untuk membaca selain ruang perpustakaan sekolah. 

Halaman sekolah juga terlihat bersih. Karena telah menerapkan Pendidikan Berbudaya Lingkungan Hidup Sekolah atau PBLHS melalui program zero waste. Kondisi itulah, menjadikan Spenda Gresik kerap menjadi lokus penilaian program Adipura untuk sekolah di kawasan perkotaan.

“Saya akan kembali lagi untuk ngaji tentang lingkungan di Spenda Gresik ini terkait program sekolah yang luar biasa dan sekolah yang langganan jadi lokus Adipura ini,” kata KH. Ahmad Thohari. 

Lingkungan yang aman, nyaman dan menyenangkan adalah dambaan peserta didik dan orang tua. Guru menyambut siswa pagi menjadi budaya yang masih dipertahankan di Spenda. (yad)

Spenda Gresik Bersiap Menuju Eco Green School Asean 2025, Mohammad Salim : Mohon Doa Warga Gresik Selengkapnya

Besok, SMSI Gresik Kolaborasi Dinas Pendidikan Jawa Timur dan Freeport Gelar Creative People Hunt 

GRESIK,1minute.id – Serikat Media Siber Indonesia atau SMSI Kabupaten Gresik akan menggelar Creative People Hunt di Hotel Horison Gresik pada Kamis besok, 21 November 2024.

Gelaran perdata SMSI Gresik berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Jawa Timur Cabang Gresik dan PT Freeport Indonesia atau PTFI. Acara yang bertujuan untuk mengeksplorasi kompetensi dalam produksi konten video untuk media sosial atau medso ini bakal melibatkan para siswa dan guru Sekolah Menengah Kejuruan atau SMK Negeri dan Swasta se-Kabupaten Gresik.

Ketua Panitia Pelaksana Creative People Hunt, M. Sholeh, mengungkapkan, program yang digagas SMSI Gresik ini dimaksudkan sebagai ajang pembelajaran dan pembuktikan kompetensi para siswa SMK dalam memproduksi konten video untuk medsos. Tidak hanya itu, ke depan program ini juga diproyeksikan sebagai sarana mengail pendapatan bagi para siswa dan sekolah tempat mereka menempah ilmu.

“Karena itu, adik-adik nanti kami kolaborasikan dengan perusahaan-perusahaan media anggota SMSI yang siap bekerja secara profesional. Dalam praktiknya, mereka akan dikawal guru pendamping dan supervisi dari perusahaan untuk menghasilkan konten video yang berkualitas,” ujar Cak Sholeh, sapaan akrab M. Sholeh pada Selasa, 19 November 2024.

Dikatakan, program Creative People Hunt merupakan implementasi ikhtiar untuk memberikan kontribusi konkret di dunia industri kreatif. Pada gilirannya, untuk memiliki kompetensi dalam memproduksi konten video, para siswa tidak harus menunggu lulus, karena sejak aktif sebagai siswa, mereka sudah dilatih untuk memiliki kemampuan andal di bidang industri kreatif.

“Rencananya, launching Creative People Hunt ini akan dihadiri Plt Bupati Gresik Bu Min (Aminatun Habibah, Red) dan Pak Kepala Dinas Pendidikan Jatim,” tambah Cak Sholeh.

Sementara itu, Ketua SMSI Gresik Akhmad Sutikhon, mengatakan, dalam program Creative People Hunt ini, tahap pertama akan diambil 10 sekolah. Karena itu, akan dilakukan seleksi sesuai bidang keahlian yang dimiliki. 

Adapun untuk merealisasikan program ini, lanjut Sutikhon, tidak semua SMK bisa bergabung, namun hanya yang memiliki jurusan atau bidang keahlian yang terait dengan produksi video atau perfilman yang bisa bekerja sama.

Sutikhon menjelaskan, beberapa jurusan atau bidang keahlian yang akan diambil, di antaranya, Animasi, DKV/Multimedia, Perfilman, Bisnis Daring, Digital Marketing, Produksi Siaran Program TV, juga Produksi Film.

“Untuk tahap pertama, kami akan ambil 10 sekolah dulu. Adapun jumlah siswa bisa bervariasi sesuai minat dan kemampuan yang dimiliki. Ke depan kami akan melibatkan lebih banyak lagi sekolah,” ujar Sutikhon seraya menambahkan, untuk aspek pemasaran produk videonya, pihaknya sudah menjalin kerja sama dengan media besar di Jakarta. (yad)

Besok, SMSI Gresik Kolaborasi Dinas Pendidikan Jawa Timur dan Freeport Gelar Creative People Hunt  Selengkapnya

Perpustakaan Lokalisier Resmi Dibuka di Sualoka Hub di Kampung Kemasan Gresik,  Ngafe sambil Literasi

GRESIK,1minute.id – Perpustakaan Lokalisier resmi dibuka di Sualoka Hub di Kampung Kemasan. Launching perpustakaan kawasan heritage, destinasi wisata minat khusus berupa arsituktur rumah warga pribumi yang memadukan diantaranya unsur Tiongkok, Jawa, dan Eropa terasa istimewa.

Sebab, peresmian perpustakaan yang mengkoleksi 1.200 buku berbagai genre yang diinisiasi oleh Yayasan Gang Sebelah ini jauh dari kesan seremonial. Ada beberapa kegiatan yang bisa diikuti oleh para undangan dari berbagai komunitas seperti Gresik Book Party, Gresik Movie, dan Ruang Sastra Gresik. Ada kegiatan bernama Nandur Mundur dan Nandur Tandur. Kegiatan berkolaborasi dengan Sualoka Hub.

Kegiatan Nandur Mundur kegiatan saling belajar bersama dilakukan di sudut-sudut ruangan, obrolan hangat berbaur dengan antusiasme para pecinta literasi. Mereka hadir dalam kegiatan bernama Nandur Mundur. Sebuah program yang dimaknai sebagai proses menanam, untuk di panen di masa depan. 

Sualoka Hub merupakan placemaking yang mengaktivasi bangunan tua berusia lebih dari 120 tahun, untuk ruang kreatif publik dan komunitas yang juga tersedia kafe bergaya vintage di Jalan Nyai Ageng Arem-arem, Kelurahan Pekelingan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. 

Sualoka Hub yang diinisiasi oleh Yayasan Gang Sebelah, dirancang sebagai ruang multifungsi. “Menggabungkan kafe dan ruang bagi lintas komunitas,” kata Pembina Yayasan Gang Sebelah, Dewi Musdalifah pada Sabtu, 16 November 2024.

Di tempat itu, sambung dia, pengunjung dapat berinteraksi dan berkreativitas. Termasuk juga memperluas jaringan atau berpartisipasi dalam berbagai acara. “Seperti diskusi, pameran seni, workshop, pertunjukan, atau bahkan program semacam residensi dan walking tour di kota tua Gresik,” ujarnya.

Nandur Tandur diselenggarahkan untuk rangkaian peresmian Lokalisier, sebuah perpustakaan dan toko. Perpustakaan itu mengoleksi lebih dari 1200 buku berbagai genre yang tertata rapi di lemari dan juga terdapat produk-produk toko lokal Gresik.

Kolaborasi dari banyak pihak menjadikan perpustakaan Lokalisier bisa lebih dekat dengan masyarakat.

“Bisa menjadi alternatif yang mampu menarik siapapun untuk datang ke sini,” ungkap Dewi yang juga guru di SMA Muhammadiyah 1 Gresik itu. Selain itu, perpustakaan Lokalisier dirancang sebagai ruang interaksi yang ramah dan nyaman bagi pengunjung di segala usia.

Adapun produk-produk UMKM lokal, seperti karya rajut dari Buffo Stuf. Ada pula aneka Damar Kurung, hingga berbagai kaos identitas Gresik, dan lainnya. Rangkaian acara itu diawali dengan tur keliling Kota Lama Gresik, pada sore harinya. Kemudian diikuti pembacaan cerpen dari buku Tinutur. Hingga diskusi publik bersama Achmad Zainuri.

Pria yang juga seniman teater itu berbagi kisah melalui bukunya, Panggung Senyap Bengkel Muda Surabaya. “Semua ini bertujuan menghidupkan kembali semangat literasi yang kerap berjarak di tengah era digital,” ungkap Dewi.

Program Nandur Mundur itu mendapat apresiasi dari Budayawan Gresik, Kris Adji AW. Ia bersyukur ada perpustakaan yang hadir di tengah kawasan herritage Gresik. “Di sini kita menemukan tempat, selain kafe juga diresmikan perpustakaan,” kata dia.

Ia juga berterima kasih kepada Yayasan Gang Sebelah yang aktif bergerak untuk peningkatan minat baca dan literasi. Termasuk juga bagian dari upaya kreatif untuk pelestarian cagar budaya. “Saya berterima kasih karena ini upaya untuk peningkatan minat baca dan pengembang literasi,” pungkasnya. (yad)

Perpustakaan Lokalisier Resmi Dibuka di Sualoka Hub di Kampung Kemasan Gresik,  Ngafe sambil Literasi Selengkapnya
HASIL MK : (dua dari kanan) Moch Munif Ridhwan, ketua BBHAR DPC PDI-Perjuangan Gresik bersama pengurus lainnya menyerahkan hasil MK terkait TNI dan Polri Netral dalam Pilkada ke kantor Bawaslu Gresik pada Selasa, 19 November 2024 ( Foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Pengurus DPC PDI-Perjuangan Gresik Serahkan Putusan MK yakni TNI-Polri Wajib Netral ke Bawaslu 

GRESIK1minute.id – Sebanyak lima orang pengurus Dewan Pimpinan Cabang atau DPC PDI-Perjuangan Gresik mendatangi Kantor Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Gresik pada Selasa, 19 November 2024. 

Kedatangan fungsionaris partai banteng moncong putih itu bukan untuk melaporkan dugaan pelanggaran pemilu. Akan tetapi, kedatangan mereka untuk menyampaikan putusan judicial review Mahkamah Konstitusi terkait netralitas  TNI dan Polri.

Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Serentak dihelat pada Rabu, 27 November 2024. Menjelang hari H coblosan Mahkamah Konstitusi telah mengabulkan permohonan judicial review terkait netralitas TNI/Polri.

Nah, lima pengurus DPC PDI-Perjuangan Gresik mendatangi kantor Bawaslu di Jalan Panglima Sudirman, Gresik, Jawa Timur untuk menyampaikan hasil judicial review MK tersebut. Lima pengurus DPC PDI-Perjuangan Gresik hanya ditemui staf. Sebab, semua anggota komisioner Bawaslu sedang melakukan kegiatan di luar, cek kesehatan. 

“Tadi kata staf Bawaslu mengatakan komisioner lagi ada cek kesehatan atau suntik vitamin. Mungkin biar kinerja Bawaslu lebih giat lagi, dan kuat dalam menghadapi Pilkada ini,” ujar Moch Munif Ridhwan, Kepala Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat atau BBHAR DPC PDI Perjuangan Gresik kepada wartawan pada Selasa, 19 November 2024.

Anggota Bawaslu Gresik periode 2023-2028 yakni Ketua Achmad Nadhori, dan empat anggotanya yakni Robbah Khunaifih, Koordinator Divisi SDM, organisasi dan Diklat ; Rozikin, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi ; Habibur Rohman, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat serta Rofa’atul Hidayah, Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa.

Munif mengatakan, kedatangannya ke Kantor Bawaslu Gresik untuk menyampaikan hasil judicial review MK terkait netralitas TNI/Polri. Dalam putusan MK nomor 136 frasa judicial review di Pasal 188 UU lama , frasa yang mendapatkan sanksi ASN, Lurah dan Kepala Desa. “Dalam judicial review ini, ada tambahan frasa dari MK yang lebih rinci terkait netralitas ada tambahan TNI/Polri wajib bersikap netral,” tegasnya. 

Dalam putusan MK itu, ia melanjutkan, juga ada sanksi pidana bagi ASN, TNI, Polri yang tidak netral alias cawe-cawe dalam pemilihan kepala daerah. Sanksi pidana minimal 1 bulan dan maksimal 6 bulan. Atau denda minimal Rp 600 ribu dan paling banyak Rp 6 juta.

“Jadi tujuan kita ke Bawaslu untuk menyampaikan putusan MK tersebut,” ujarnya. Ia berharap, dalam Pilkada serentak yang kurang hitungan jari ini, aparatur sipil negara hingga TNI dan Polri bersikap netral. 

Adakah indikasi TNI dan Polri di Pilkada Gresik tidak netral? Munif dengan tegas menyatakan, aparat masih berada on the track. “Alhamdulilah di Kabupaten Gresik masih belum ada,” tegasnya. (yad)

Pengurus DPC PDI-Perjuangan Gresik Serahkan Putusan MK yakni TNI-Polri Wajib Netral ke Bawaslu  Selengkapnya

Aksi Nyata Kelompok Tani Selamatkan Lingkungan Bersama BRI Menanam-Grow & Green, Pulihkan 150 Hektar Hutan Bekas Tambang

BOGOR1minute.id – Rasman dan Kelompok Tani Hutan atau KTH Pabangbon menjadi garda terdepan menjaga alam di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Perjuangan Rasman dan anggota KTH itu tidak mudah. Butuh kerja ekstra keras. 

Mereka tersadar ketika lahan yang memberinya kehidupan, bertahun-tahun terus mengalami kerusakan. Rusaknya sebagian lahan hutan di kawasan Desa Malasari diakibatkan adanya aktivitas tambang warga.

Rasman mengakui bahwa dulu dirinya merupakan bagian dari penambang. Dia baru menyadari ketika alam yang dirawat sejak zaman nenek moyang terus mengalami kerusakan akibat aktivitas yang dilakukannya. Kesadaran itu kemudian membuatnya berhenti dan berganti mata pencaharian sebagai petani. Dia hanya ingin mengobati hutan yang selama ini telah dirusaknya.

“Kami dulu bagian dari penambangan di hutan. Sekarang kami sadar bahwa hutan di wilayah kami semakin rusak sehingga perlu kembalikan lagi fungsinya,” kata Rasman. Kerja keras lebih dari setahun terakhir mulai membuahkan hasil. Rasman mampu merangkul sejumlah warga untuk bergabung sebagai kelompok tani hutan.

Upaya Rasman merangkul para warga agar melepas dari aktivitas tambang cukup berhasil. Salah satunya dengan memanfaatkan peluang dari pemerintah melalui Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengelolaan Perhutanan Sosial pada Kawasan Hutan dengan Pengelolaan Khusus. 

Aturan ini juga semakin diperkuat dengan lahirnya Peraturan Presiden Nomor 28 Tahun 2023 tentang Perencanaan Terpadu Percepatan Pengelolaan Perhutanan Sosial. Melalui perhutanan sosial ini, Rasman dan anggota KTH Pabangbon akhirnya berhasil mendapat kesempatan mengelola 150 hektar lahan. Total kini terdapat 167 orang anggota tergabung dalam KTH.

Ketika semua harapan mulai berjalan, Rasman mengakui kelompok yang dipimpinnya memiliki keterbatasan pengetahuan terkait tanaman. Sampai akhirnya mereka bertemu dengan Yayasan Bakau Manfaat Universal atau BakauMU  bersama BRI Peduli.

Melalui kolaborasi dengan BRI Peduli dan Yayasan BakauMU, perlahan KTH Pabangbon semakin bertumbuh dan memiliki kegiatan usaha yang lebih terorganisir. Kehadiran BRI dan BakauMU tidak hanya memberikan bantuan, keduanya juga terjun langsung memberikan edukasi dan pendampingan setiap harinya.

Ketua Yayasan BakauMU Muhammad Nasir, mengungkapkan bahwa penanaman pohon di lahan kritis perlu dilakukan karena dapat mencegah erosi dan longsor, memulihkan kesuburan tanah, meningkatkan penyerapan air. Selain itu, penanaman pohon juga mengurangi emisi karbon dan mengatasi perubahan iklim serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial. Hutan di Desa Melasari ini merupakan lokasi ke 14 yang sudah dijalankan sejak 2023 lalu melalui program BRI Menanam-Grow & Green.

“Kami memang memfokuskan terhadap pemulihan lahan kritis. Harapannya bisa membantu memulihkan fungsi dari hutan dan pada akhirnya mengurangi emisi karbon dan mengatasi perubahan iklim serta membantu perekonomian anggota kelompok,” kata Nasir.

BRI Peduli selaku payung dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) telah menginisiasi program ‘BRI Menanam – Grow & Green’ berupa aktivitas-aktivitas yang mendukung upaya pemulihan ekosistem baik di laut maupun di darat.

Terkait dengan hal tersebut, Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto menjelaskan, bahwa BRI Menanam – Grow and Green diimplementasikan dalam berbagai aktivitas. Seperti ‘Grow & Green Mangrove’ yang merupakan program penanaman mangrove dan atau cemara laut sebagai upaya restorasi di daerah pesisir Indonesia.

Kemudian, ‘Grow & Green Reforestation’ yang merupakan penanaman pohon di lahan-lahan kritis, yang diutamakan pohon buah atau pohon produktif yang memberikan nilai ekonomis bagi masyarakat sekitar sekaligus pemberdayaan kelompok masyarakat di lokasi penanaman pohon.

Selain itu, ada pula ‘Grow & Green Coral Reef’ yang merupakan kegiatan transplantasi terumbu karang guna meningkatkan tutupan terumbu karang, menjaga ekosistem dan biodiversitas laut. Selanjutanya adalah ‘Grow & Green Biodiversity’ yang merupakan kegiatan penanaman pohon endemik sekaligus konservasi satwa yang dilindungi sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

“Hal ini adalah bentuk komitmen BRI dalam mendukung pembangunan dan pertumbuhan kinerja berkelanjutan yang berbasis Environment, Social and Governance (ESG). Program ini menjadi wadah untuk mewujudkan praktik pembangunan berkelanjutan yang memiliki tujuan untuk melestarikan lingkungan, menyerap karbon, memberdayakan masyarakat dan meningkatan perekonomian,” ungkap Catur. (yad)

Aksi Nyata Kelompok Tani Selamatkan Lingkungan Bersama BRI Menanam-Grow & Green, Pulihkan 150 Hektar Hutan Bekas Tambang Selengkapnya

Bu Min : Lembaga Pendidikan Berbasis Agama di Gresik Berkomitmen Jadi Ruang Aman dan Nyaman bagi Anak

GRESIK1minute.id – Pelaksana tugas atau Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah kembali mengingatkan lembaga pendidikan berbasis agama harus menjadi ruang aman dan nyaman bagi anak dalam menempuh pendidikan.

“Hadirnya anak-anak ini bukan hanya tanggung jawab orangtua, tetapi juga tanggung jawab bersama masyarakat. Sinergi dan kolaborasi antara berbagai pihak ditekankan untuk mewujudkan pesantren yang bebas dari kekerasan dan bullying,” tegas Bu Min-sapaan akrab- Aminatun Habibah saat membuka Advokasi dan Inisiasi Pencegahan Kekerasan pada Perempuan dan Anak di Pondok Pesantren Tanbihul Ghofilin Al Mustofa, Desa Sidoraharjo, Kecamatan Kedamean pada Senin, 18 November 2024.

Ia berharap, melalui sosialisasi ini dapat meningkatkan pemahaman mengenai perlindungan anak. Serta menjadikan kegiatan ini sebagai komitmen bersama mengenai perlindungan anak di Kabupaten Gresik. 

“Kegiatan advokasi dan inisiasi pencegahan kekerasan pada perempuan dan anak ini sudah dilaksanakan di beberapa tempat. Maksud dari Pemkab Gresik yaitu meminimalisir kekerasan pada anak tidak terjadi di kota santri (sebutan lain Kota Gresik),” harapnya. 

Selain itu, lanjut Bu Min, diperlukan komitmen bersama. Baik pendidik, pimpinan, pengasuh dan santri bahwa pendidikan berasrama berbasis agama ini harus memberi ruang aman dan nyaman bagi anak dalam menempuh pendidikan. 

“Upaya ini untuk memperkuat orientasi dan komitmen para pihak dalam rangka memajukan, memenuhi, melindungi serta menghormati hak-hak anak,” tutur Bu Min yang berlatar pendidik ini.

Para guru, katanya, diharapkan bisa memiliki kedekatan hubungan emosional yang lebih terhadap para santrinya. Agar dalam proses transfer ilmu yang dilakukan dapat berjalan dengan lancar. 

“Anak-anak adalah masa depan kita, dan perempuan adalah tiang keluarga. Kita harus memastikan bahwa mereka terlindungi dari segala bentuk kekerasan,” pungkasnya. (yad)

Bu Min : Lembaga Pendidikan Berbasis Agama di Gresik Berkomitmen Jadi Ruang Aman dan Nyaman bagi Anak Selengkapnya

SD YIMI Gelar Malam Cinta Rasulullah, Ribuan Jemaah Berzikir dan Bersalawat Bersama Habib Ali Zainal Abidin Assegaff

GRESIK,1minute.id – Sekolah Dasar Yayasan Islam Malik Ibrahim atau SD YIMI Gresik menyelenggarakan Maulid Nabi dan Haflah Kurikulum pesantren (Aqidatul Awam, Arbain Nawawi, Amtsilatut Tashrifiyah dan Ta’limul Muta’allim).

Tahun ini, kegiatan rutin tahunan itu menghadirkan Majlis Azzahir yang dipimpin oleh Habib Ali Zainal Abidin Assegaff.

Ribuan jemaah tumblek-blek memenuhi sepajang Jalan Agus Salim, KH Zubair hingga Kramatlangon, Kecamatan/ Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu. Diperkirakan yang hadir mencapai 10 ribu jemaah di Malam Cinta Rasul yang penuh barokah. Ribuan jemaah bersalawat dan berzikir. 

Acara yang bertujuan untuk menambah kecintaan masyarakat serta mengenalkan bahwa di SD YIMI Gresik juga selain mengembangkan tahfidz dan TPQ juga mngembangkan kurikulum pesantren, harapannya melahirkan generasi santri unggul yang siap berkontribusi bagi masyarakat ditengah derasnya arus dgitalisasi.

Untuk diketahui bahwa Yayasan Islam Malik Ibrahim memiliki lembaga pendidikan mulai dari KBTK, SD, dan SMP. Lembaga pendidikan milik YIMI ini mengusung kurikulum merdeka belajar yang dipadu kurikulum pesantren.

Menurut Kepala SD YIMI Abdul Adhim, kurikulum pesantren yang padukan dengan Kurikulum Merdeka Belajar memberikan pondasi yang kokoh bagi pendidikan karakter siswa.

“Acara ini adalah wujud nyata dari upaya kami dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan seperti akhlakul karimah dan cinta kepada Rasulullah. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh civitas akademika SD YIMI untuk terus belajar dan berinovasi,” kata Abdul Adhim. 

MEMUKAU : Penampilan siswa YIMI Gresik dalam Malam Cinta Rasulullah di halaman sekolah di Jalan Agus Salim, Kecamatan/Kabupaten Gresik (foto : YIMI untuk 1minute.id)

Sebelum bersalawat dan berzikir yang dipimpin oleh Habib Ali Zainal Abidin Assegaff acara diawali dengan penampilan yang memukau dari siswa-siswi TK YIMI. Kreativitas anak-anak usia dini ini berhasil menghangatkan suasana dan menjadi pembuka yang meriah.

Selain itu haflah muatan lokal pesantren SD YIMI meliputi Aqidatul Awam, Arba’in nawawi, Ta’limul muta’allim dan Amtsilatut Tashrifiyah juga membuka kegiatan ini. Shorof Tasyakur dan Kirim doa keluarga besar YIMI, terbuka untuk umum dihadiri warga gapurosukolilo, Pulopancikan dan sekitarnya.

“SD YIMI berkomitmen untuk menjadi sekolah yang tidak hanya mencetak generasi cerdas, tetapi juga generasi yang berakhlak mulia. Acara Malam Cinta Rasul ini merupakan salah satu bentuk upaya kami dalam menanamkan nilai-nilai agama kepada siswa-siswi. Kami berharap acara ini dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain,” ujar Selamet, staff YIMI. (yad)

SD YIMI Gelar Malam Cinta Rasulullah, Ribuan Jemaah Berzikir dan Bersalawat Bersama Habib Ali Zainal Abidin Assegaff Selengkapnya

AgenBRILink, Terbukti Permudah Akses Perbankan  bagi Masyarakat di Kabupaten Rejang Bengkulu

BENGKULU,1minute.id – Masyarakat di Desa Sentra Baru, Kecamatan Bermani Ulu, Kabupaten Rejang, Provinsi Bengkulu semakin dekat dan mudah transaksi perbankan.

Sebab, kini AgenBRILink milik Riswan Nurhadi telah beroperasi di desa itu. Ia bercerita, awalnya, membuka warung untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar. Namun, seiring waktu, Riswan melihat peluang untuk menghadirkan layanan perbankan di desanya yang jauh dari pusat kabupaten.

“Awalnya saya ragu untuk menjadi AgenBRILink karena tidak terbiasa dengan mesin EDC, namun berkat pembelajaran mandiri melalui video tutorial, Saya kemudian berhasil menguasai operasional perangkat tersebut,” ujar Riswan tersenyum bangga.

Keputusan ini terbukti tepat, karena kini masyarakat Desa Sentral Baru dapat melakukan transaksi perbankan tanpa harus menempuh perjalanan 40 menit ke pusat kabupaten.

Riswan juga menjelaskan beberapa tantangan yang dihadapinya, terutama dalam hal promosi dan membangun kepercayaan di kalangan warga desa. “Karena kami warga baru, masyarakat awalnya ragu. Tapi, melalui promosi langsung di warung dan dengan bantuan spanduk resmi BRI, akhirnya warga mulai percaya dan bertransaksi di AgenBRILink kami,” ujarnya.

Warung dan AgenBRILink milik Riswan memiliki keunikan yang saling melengkapi. Ketika masyarakat datang untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari, mereka juga bisa melakukan transaksi seperti tarik tunai dan transfer. Dengan layanan ini, masyarakat desa tidak perlu lagi jauh-jauh ke kota untuk keperluan keuangan dan belanja.

Mengenai keuntungan menjadi AgenBRILink, Riswan menyatakan, bahwa kerja sama dengan BRI telah memberikan banyak manfaat. Selain mendapatkan penghasilan tambahan, Riswan mendapatkan pengetahuan bisnis, partisipasi dalam berbagai program BRI, serta penghargaan dari acara-acara yang diadakan BRI. 

“Saya berharap kerjasama dengan BRI ini terus berlanjut dan bahkan diperluas melalui pertemuan rutin untuk mempererat silaturahmi antar-agen dan pihak BRI,” imbuh Riswan.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengungkapkan, bahwa perseroan terus berupaya mengakselerasi inklusi keuangan, serta menciptakan  sharing economy bagi masyarakat. Salah satunya, melalui AgenBRILink.

Supari mengungkapkan bahwa hingga akhir September 2024, BRI tercatat memiliki lebih dari 1,02 juta AgenBRILink di lebih dari 62 ribu desa di seluruh Indonesia. “Dari Januari hingga September 2024, para AgenBRILink berhasil mencatatkan total transaksi sebesar Rp1.170 triliun,” jelasnya. (yad)

AgenBRILink, Terbukti Permudah Akses Perbankan  bagi Masyarakat di Kabupaten Rejang Bengkulu Selengkapnya