IDI Gresik Baksos Pemeriksaan Mata dan  Kaca Mata Gratis, Pemkab Gresik Berikan Konseling Siswa Sekolah Rakyat

GRESIK,1minute.id – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Gresik menggelar baksi sosial di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 37 Gresik pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif memberikan apresiasi kegiatan tersebut. 

“Saya mengapresiasi peran penting IDI dalam mewujudkan proses pembangunan daerah. IDI menjadi salah satu bagian dalam upaya meningkatkan indeks pembangunan manusia bidang kesehatan,” kata dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif. 

Wabup Asluchul Alif didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Kandinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah, serta Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Gresik Umi Khoiroh serta  Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Gresik Shinta Puspitasari melanjutkan, kegiatan ini dilakukan untuk mencegah risiko terjadinya kelainan refraksi mata dini pada anak. 

Sehingga perlu dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui adanya kelainan refraksi mata. Mereka yang mengalami kelainan refraksi mata tentu memerlukan alat bantu kacamata agar tidak mengganggu proses belajar yang berdampak pada prestasi siswa siswi kedepan.

“Sekolah Rakyat ini adalah harapan kita untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan berkualitas. Anak-anak di sini harus tumbuh sehat, berpendidikan, dan disiapkan menjadi calon pemimpin masa depan,” ujar mantan Wakil Ketua DPRD Gresik ini.

Suami dari dr Shinta Puspitasari tersebut menambahkan, kegiatan bakti sosial IDI di SRMA 37 Gresik, menunjukkan sinergi antara sektor kesehatan dan pendidikan dalam upaya mensejahterakan masyarakat. Tidak hanya itu, pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik nanti juga akan menghadirkan psikologi dan konseling untuk siswa siswi sekolah rakyat. 

SRMA 37 Gresik, sekolah model boarding school ini baru diresmikan pada awal Juli 2025. Tahun pertama, sekolah rakyat menerima 75 siswa. Mereka terbagi dalam 3 rombongan belajar (rombel). Biaya sekolah dan kebutuhan mereka, antara lain, alat tulis, perlengkapan sekolah, makan 3 kali gratis karena ditanggung oleh pemerintah. Siswa di sekolah ini adalah anak-anak dari keluarga kurang beruntung secara ekonomi. 

Lebih lanjut, Wabup Alif juga menyampaikan bagi siswa yang hidup jauh dari keluarga dan di lingkungan baru, dukungan psikologis dan konseling dibutuhkan untuk membantu mereka beradaptasi dengan lingkungan asrama. Aspek psikologi berperan penting dalam pengembangan diri siswa. 

“Terima kasih atas kepedulian IDI atas peran aktifnya dalam pelayanan medis dan edukasi kesehatan bagi siswa siswi SRMA. Mudah mudahan kepedulian IDI Gresik menjadi percontohan daerah lain dalam memberikan layanan kesehatan di Sekolah Rakyat, ” tandasnya. 

Di tempat sama, Ketua IDI Cabang Gresik dr Abdul Fatah menyampaikan, salah satu tekad IDI adalah bisa berpartisipasi aktif membangun kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, lanjutnya, kolaborasi dan suport dari Dinas Kesehatan yang merupakan kepanjangan tangan Pemda menjadi semangat kami dalam membantu program pemerintah. 

Ia menambahkan, Baksos ini sudah dilakukan rutin, karena IDI harus terus melayani masyarakat. Salah satunya SRMA 37 Gresik yang merupakan program unggulan pemerintah dalam memutus mata rantai kemiskinan yang komprehensif melalui pendidikan. “Baksos ini lebih fokus ke pemeriksaan mata, tentu tidak mengesampingkan pemeriksaan yang lain. IDI juga memfasilitasi kacamata gratis hasil kerjasama dengan Klinik Mata Utama (KMU) bagi siswa siswi SRMA 37 Gresik,” ungkapnya. 

Bakti Sosial yang dilakukan IDI dan Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) meliputi pemeriksaan mata dan pemberian kacamata bagi yang memerlukan sesuai koreksi secara gratis. Di samping itu IDI dan IIDI juga memberikan edukasi, penyuluhan kesehatan, sarung, mukena, tali asih, rapor kesehatan hingga memberikan bingkisan makanan tambahan bagi siswa siswi SRMA 37 Gresik. (yad)

IDI Gresik Baksos Pemeriksaan Mata dan  Kaca Mata Gratis, Pemkab Gresik Berikan Konseling Siswa Sekolah Rakyat Selengkapnya

Lusa, Pemkab Gresik Kukuhkan Perpanjangan Jabatan 2 Tahun Kades, Mantan Kades “Miliarder” Sekapuk ?

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dikabarkan akan mengukuhkan perpanjangan masa jabatan sebanyak 14 kepala desa pada Senin, 25 Agustus 2025. 

Abdul Halim, mantan Kepala Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah dikabarkan tidak termasuk dalam daftar kades yang akan menerima “bonus” tambahan 2 tahun masa jabatan itu. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik Abu Hassan dikonfirmasi membenarkan adanya rencana pengukuhan perpanjangan masa jabatan 2 tahun kepala desa. 

“Iya benar,” kata Abu Hassan melalui pesan WhatsApp pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Akan tetapi, Abu Hassan menolak menjawab apakah Abdul Halim termasuk di dalam 14 kades yang mendapatkan “bonus” tambahan 2 tahun masa jabatan kepala desa tersebut. “Untuk itu (Desa Sekapuk, Red) jawabnya besok saja (Senin),” elaknya. 

Berdasarkan Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri Direktorat Jenderal bina Pemerintahan Desa kepada Gubernur dan Bupati/Wali Kota Nomor 100.3/4179/SJ Tanggal 31 Juli 2025 Perihal Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa disebutkan Kepala Desa yang berakhir masa jabatannya terhitung sejak tanggal 1 November 2023 sampai dengan 31 Januari 2024, serta belum dilakukan pemilihan Kepala Desa berdasarkan Undang – Undang 6 Tahun 2024, dapat diperpanjang masa jabatannya. 

Bupati atau Wali Kota melakukan pengukuhan paling lama pada minggu keempat bulan Agustus 2025 dengan perpanjangan paling lama 2 tahun terhitung sejak waktu pengukuhan ; Bupati atau Wali Kota, melaporkan hasil pengukuhan perpanjangan masa jabatan Kepala Desa kepada Menteri Dalam Negeri pada minggu keempat bulan Agustus 2025.

Data yang dihimpun 1minute.id , di Kabupaten Gresik sebanyak 27 kepala desa kosong. Rinciannya, 15 desa memenuhi persyaratan karena habis masa jabatan pada rentang 1 November 2023 sampai dengan 31 Januari 2024. Serta 8 Desa direncanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) dan 4 Kepala Desa Antar Waktu yang menunggu pencabutan moratorium Pemilihan Kepala Desa oleh Kementerian Dalam Negeri.

Data yang dihimpun 1minute.id , sebanyak 14 kepala desa tersebar beberapa Kecamatan. Yaitu, Kecamatan Manyar ada 2 Kepala Desa ; Kecamatan Duduksampeyan (2) ; Menganti (2) ;  Kecamatan Sidayu (2) dan Kecamatan Ujungpangkah (2). Kemudian, Kecamatan Kedamean, Kecamatan Wringinanom, Kecamatan Dukun , dan Kecamatan Bungah, masing-masing satu desa. (yad)

Lusa, Pemkab Gresik Kukuhkan Perpanjangan Jabatan 2 Tahun Kades, Mantan Kades “Miliarder” Sekapuk ? Selengkapnya

Ini Karya Riyanto Pelukis Kaligrafi Kontemporer asal Gresik di Art Exhibition Merdeka Berkarya di Balai Budaya Jakarta 

GRESIK,1minute.id – Art Exhibition Merdeka Berkarya di Balai Budaya Jakarta  berakhir pada 7 Agustus 2025. Para perupa dari Padang ; Gresik ; Banyuwangi; Lampung ; Jakarta dan Jogjakarta telah kembali ke rumahnya masing-masing.

Para perupa pun memiliki kesan mendalam dalam Art Exhibition Merdeka Berkarya yang diinisiasi kelompok EXPLORA dengan dikuratori oleh Sentot Dimas Setyawan itu. Pameran itu juga mendapatkan dukungan musikus Usman Blackstone. “Explora ini awal kelompok kami,” kata Muhammad Riyanto, perupa asa Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik pada Sabtu, 23 Agustus 2025.

Riyanto, satu-satu pelukis kaligrafi yang sedang naik nge-hit. Karena sejumlah karyanya telah di koleksi tokoh di Indonesia. Antara lain, Presiden ketujuh Indonesia Joko Widodo ; mantan Ketua PBNU KH. Said Aqil Siradj ; KH.Afifudin Dimyati, putra KH.Dimyati Romli sekaligus pengasuh Ponpes Hidayatul Quran Peterongan Jombang dan KH. Muammar ZA, qori International dari Indonesia. 

“Karya sempat diapresiasi Jan Praba (komika). Dan dikoleksi oleh Ketua Umum OK OCE Pusat (Iim Rusyamsi,Red),” ujar alumnus  Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin Al-Islamiyah asuhan KH. Muhammad Bashori Mansyur, Tambak Osowilangun, Surabaya ini.  

Lukisan karya Riyanto yang dikoleksi Iim Rusyamsi, ini sebuah karya kaligrafi yang didalam terdapat ayat-ayat dalam kitab Suci Alquran, yakni, IInnaftahna laka fatham mubiina (Surah Al-Fath) ; lain syakartum laaziidannakum (Surah Ibrahim) ; Innallaha laghoniyun ‘anil ‘aalamin (Surah Al-‘Ankabut) dan Fabiayyi alaa irobbikuma tukadzzibaan (Surah Arrahman).

“Ada tentang rasa syukur, salah satunya QS Arrahman : Nikmat Tuhan mu manakah yang kamu dustakan,” terang Riyanto. Riyanto, perupa kaligrafi kontemporer tinggal di Gresik ini belajar kaligrafi di KH.M Faiz Abdur Razaq Khattat International dari Bangil. Setiap karyanya memiliki filosofi yang mendalam. 

Diantaranya, lukisan berjudul Introspeksi (Who I am) yang dipamerkan Art Exhebition Merdeka Berkarya di Balai Budaya Jakarta pada 1-7 Agustus 2025 lalu. “Di kotak-kotaknya ada cerminnya untuk kita koreksi diri apakah sudah melakukan itu mas?,” terangnya.  

Dalam katalognya, judul “Introspeksi” ukuran 120 x 120 cm dengan media mix media pada Panel, Riyanto memaparkan, Introspeksi bisa juga disebut refleksi diri adalah proses pengamatan diri sendiri dan pengungkapan pemikiran pikiran dan perasaannya. Dalam prosesnya hal ini bisa menakutkan dan juga menyenangkan. Visualisasi dari karya seni yang saya buat ini mencoba memasukkan kejadian keseharian dalam kehidupan kita. Sebagai contoh kita sering melihat ada orang yang merasa sudah paling pintar, pandai berfikir dan diilhami keilmuan yang lebih dari yang lain sehingga tingkah lakunya seakan akan dia paling berilmu dan yang lain sangat rendah di bawahnya.

Visual dari karya saya berikutnya adalah cermin-cermin bulat kecil adalah tertulis sifat-sifat Allah yang berjumlah 99 dan ditempatkan pada sebuah wadah besar cekung yang seakan dua tangan kita saat memohon berdoa kepada-Nya. Ada 6 bidang masing masing ada yang terisi 17 cermin sebagai visual dari 17 rakaat waktu salat kita. Bentuk wadah seperti piring besar itu sengaja saya buat bisa berputar untuk supaya penikmat seni bisa langsung berinteraksi dengan karya ini.

Di karya lain, tentang Toleransi dengan teknologi IA barcode ini mendapatkan apresiasi dari Jan Purba, komika Indonesia.  Ia pun menjlentrehkan karyanya aebagai berikut ; Di zaman serba elektronik segala cara diwujudkan melalui untuk bisa menyambung tali silaturrahim. Bisa dengan chatting, WhatsApp atus video call tapii bagaimana pun juga dengan face to face menjadi sesuatu hal yang lebih berarti. Saling sapa, saling memberi, silaturrahim dengan tetap menghormati masing-masing agama dalam menjalankan kewajiban beribadah. Berkumpulnya semua agama dan suku dalam satu kota kecil dengan toleransi yang tinggi merupakan harapan nyata yang perlu kita dapatkan. 

Hal ini mengingat kan kita besarnya suku agama dan budaya di negara kita yang berbineka tunggal eka, warisan nenek moyang yang patut kita jaga dan kita lestarikan. Dalam lukisan ini saya visual kan betapa pentingnya toleransi antar umat beragama , disitu ada tokoh bapak pluralis sekaligus presiden RI ke empat KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Ada momen ketika imam besar masjid Istiqlal KH Nazaruddin Umar mencium kepala Paus Fransiskus saat kunjungan ke masjid Istiqlal. Bangunan-bangunan didalam lukisan ini menunjukkan betapa tingginya rasa saling menghormati Antarumat beragama. Kota Toleransi Beragama ini menjadi contoh bagi kota-kota lain di seluruh dunia. Mari kita belajar dari kota ini untuk hidup berdampingan dalam harmoni, menghargai perbedaan, dan membangun masyarakat yang damai dan sejahtera. “Karya lukisan digerakkan menggunakan AI,” katanya. (yad)

Ini Karya Riyanto Pelukis Kaligrafi Kontemporer asal Gresik di Art Exhibition Merdeka Berkarya di Balai Budaya Jakarta  Selengkapnya

Polres Gresik Tangkap Terduga Pelaku Kekerasan Seksual pada Anak di Pulau Bawean 

GRESIK,1minute.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik menangkap seorang lelaki berinisia AM di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik. Lelaki 47 tahun itu diamankan karena diduga melakukan tindakan pencabulan terhadap  HS, anak dibawah umur. Korban adalah tetangga AM.

“Kami amankan tersangka satu orang berinisial AM, tersangka dengan korban ini bertetangga,” tegas Kasatreskrim Polres Gresik AKP Abid Uais Al-Qarni Aziz pada Jumat, 22 Agustus 2025. Tindakan kekerasan seksual ini bermula saat korban ditarik masuk ke rumah mertua tersangka pada malam hari, awal bulan Februari 2025. Rumah tersebut dalam kondisi sepi.

Tersangka lalu memaksa korban untuk menuruti nafsunya. Korban sempat melakukan perlawanan, tapi dibungkam menggunakan tangan tersangka. Perbuatan bejat tersangka terbongkar saat korban merasakan sakit, dan dibawa periksa oleh keluarga korban, ternyata korban hamil. Kemudian keluarga korban melapor ke polisi. Usai menerima laporan, tidak butuh waktu lama bagi petugas mengamankan AM. “Pengakuan korban dan hasil pemeriksaan psikologi, korban sudah berkali-kali disetubuhi,” ujarnya.

Tersangka dijerat dengan Pasal 81 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia No 17 Tahun 2016 tentang Peraturan Perundang-undangan No 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UURI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 76D UURI Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukuman penjara paling singkat lima tahun atau penjara paling lama 15 tahun.

Polres Gresik menghimbau masyarakat khususnya orang tua untuk selalu membangun komunikasi terbuka dengan anak, mengajarkan batasan tubuh, serta peka terhadap perubahan perilaku anak. Segera melaporkan kepada aparat kepolisian atau melalui hotline lapor Kapolres Gresik apabila menemukan indikasi tindak pidana kekerasan atau pelecehan terhadap anak. (yad)

Polres Gresik Tangkap Terduga Pelaku Kekerasan Seksual pada Anak di Pulau Bawean  Selengkapnya

UPT SMP Negeri 2 Gresik Tularkan “Virus” Positif Sekolah Zero Waste qkepada GreenTeam School Smabom 

GRESIK,1minute.id – Mohammad Salim tampil dihadapan ratusan siswa SMA Negeri 1 Kebomas (Smabom) pada Kamis, 21 Agustus 2025. Kepala UPT SMP Negeri  2 Gresik (Spendagres) itu menjadi narasumber di acara Pendidikan dan Latihan (Diklat) GreenTeam 2025 mengusung tema “Menguatkan Karakter Peduli Bersih kepada Siswa” dipusatkan di Aula Smabom.

Salim pun menularkan “virus” positif terkait sekolah zero waste dan kantin halal kepada Green Team School SMA Negeri 1 Kebomas. “Ini tidaklanjut dari studi tiru Green Team School Smabom ke UPT SMP Negeri 2 Gresik,” kata Salim pada Jumat, 22 Agustus 2025. 

Dua program yakni sekolah zero waste dan kantin halal telah diterapkan di Spenda Gresik sehingga qmenjadi jujugan sekolah lain untuk melakukan studi tiru. Antara lain, guru tergabung Green Team Smabom pada 30 Juli 2025. 

Program Sekolah Zero Waste menasbihkan Spenda Gresik menyandang sekolah Adiwiyata nasional. Sedangkan, kantin Halal telah mengantongi sertifikat halal dikeluarkan oleh Komite Fatwa Produk Halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Kementerian Agama (Kemenag) itu tertanggal 20 Juni 2023.

Spenda Gresik, menjadi pioner kantin halal di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Selain sertifikat halal, kantin sekolah juga telah mengantongi nomor induk berusaha (NIB).

Salim didampingi oleh Sumiarsih, pembina Kelompok Cinta Lingkungan (KCL) Spenda Gresik. Mereka disambut oleh Wakil Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Saspras) Smabom M.Alil Himah. 

Dalam Diklat GreenTeam Smabom yang diikuti 200 siswa itu, Salim menjlentrehkan tip dalam implementasi sekolah zero waste yaitu, bagaimana mengurangi Jumlah Sampah ; Meningkatkan Kesadaran Lingkungan ; Menerapkan Prinsip 3R (Reuse, Reduce dan Recycle) ;  Menciptakan Lingkungan Sekolah yang Sehat, Mengembangkan Perilaku Ramah Lingkungan.

“Mengurangi jumlah sampah harus dimulai dari rumah siswa,” ujar Salim pada Jumat, 22 Agustus 2025. Ia mencontohkan, larangan pemakaian botol minum plastik. “Siswa menggunakan botol air atau tumbler sebagai wadah minuman,” ujarnya. Sedangkan, Sumiarsih menyampaikan praktik pengolahan limbah dan pemilahan sampah sampai menjadi kompos. Waka Saspras M.Alil Himah memiliki mimpi besar gerakan berbudaya hidup bersih bisa menjadi gaya hidup siswa Smabom. (yad)

UPT SMP Negeri 2 Gresik Tularkan “Virus” Positif Sekolah Zero Waste qkepada GreenTeam School Smabom  Selengkapnya

Diskoperindag Gresik Targetkan 61 Kopdes Beroperasi Penuh Agustus 

GRESIK,1minute.id – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik menargetkan 61 koperasi desa Merah Putih beroperasi pada Agustus 2025. Puluhan kopdes itu beroperasi karena menjalin sinergi antarkoperasi. Diantaranya, koperasi pondok pesantren (Kopontren) Sunan Drajat. 

“Modal koperasi tidak menunggu kucuran modal dari Himbara (Himpunan Bank Milik Negara),” kata Kepala Diskoperindag Gresik Darmawan disela acara HUT ke-80 Republik Indonesia di Ruang Mandala Bhakti Praja Lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Ahad, 17 Agustus 2025.

Presiden Prabowo Subianto secara resmi dibuka dan diluncurkan Koperasi Merah Putih, atau Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih pada 21 Juli 2025. Pada April 2025 sebanyak 356 koperasi di Kabupaten Gresik sudah selesai pengesahannya. Pengesahan dilakukan secara serentak dan dibiayai melalui APBD Gresik. Selanjutnya, pengembangan bisnis koperasi menyesuaikan potensi daerah masing-masing.

Pemkab Gresik telah membentuk tim Tim Pendampingan Kopdes Merah Putih pada 13 Agustus 2025. Tim pendampingan yang dipimpin oleh Rian Pramana Suwanda ini melibatkan lima perguruan tinggi di Gresik dan Surabaya, yakni Universitas Ciputra Surabaya, Universitas Qomarudin, Universitas Gresik, Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), dan Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI).

Tugas tim pendampingan ini melakukan pendampingan mulai dari pemetaan potensi desa, penyelarasan proses bisnis, penguatan kelembagaan, hingga membuka akses pendanaan dari Himbara, dana desa, CSR, maupun kemitraan swasta. “Karena Pemkab Gresik berkomitmen Program Koperasi Merah Putih di Gresik menjadi bagian dari strategi menjadikan koperasi sebagai payung pengembangan ekonomi desa,” tegas mantan Kepala Satlak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik ini.

Untuk diketahui, Pemerintah melalui Satuan Tugas (Satgas) Nasional Percepatan Pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih menargetkan sebanyak 15.000 unit Kopdes Merah Putih beroperasi secara penuh pada akhir  Agustus 2025. Di Jawa Timur dan Bali  ditargetkan 5.412 kopdes atau KDMP. (yad)

Diskoperindag Gresik Targetkan 61 Kopdes Beroperasi Penuh Agustus  Selengkapnya

Pemkab Gresik Alokasikan Anggaran Rp 7 Miliar untuk Insentif Guru IGTK PGRI, Bupati Gresik: Guru Ujung Tombak Pendidikan

GRESIK,1minute.id – Ribuan guru yang tergabung dalam Ikatan Guru Taman Kanan Kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI PGRI) semringah. Pasalnya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat mengikuti Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 IGTKI PGRI di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) mengumumkan telah mengalokasi anggaran tahun 2025 insentif senilai Rp 7 miliar bagi guru IGTKI yang non-sertifikasi.

Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani mengatakan insentif guru IGTKI PGRI itu merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terhadap guru sebagai ujung tombak pendidikan. 

“Tadi Kadispendik (Kepala Dinas Pendidikan Gresik S.Hariyanto,Red) sudah ngomong ke Saya bahwa tahun 2025 ini, terdapat anggaran 7 miliar yang kita anggarkan untuk insentif guru IGTKI non sertifikasi. Ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam memajukan pendidikan dan kesejahteraan guru,” ujarnya pada Rabu, 20 Agustus 2025.

Gus Yani hadir di acara itu bersama Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali melanjutkan usulannya untuk terus menaikkan insentif para guru non sertifikasi setiap dua tahun sekali. Ia menilai guru TK, maupun PAUD benar benar punya peranan lebih dalam mengendalikan anak didiknya.

“Guru juga menjadikan sekolah rumah kedua yang aman, nyaman dan menyenangkan bagi anak anak. Dua tahun sekali dinaikkan tapi dengan melihat kemampuan keuangan daerah,” imbuh  mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Di tempat sama, Ketua IGTKI PGRI Kabupaten Gresik Ma’rifah menambahkan, HUT ke-75 IGTKI PGRI mengusung tema “Guru TK bermartabat anak Indonesia hebat mendukung wajib belajar 13 tahun dimulai dari TK”, merupakan wadah penting dalam meningkatkan kemampuan kompetensi dan menciptakan generasi cerdas, inovatif dan berakhlak. 

“IGTKI PGRI mendukung penuh wajib belajar 13 tahun yang dimulai dari taman kanak-kanak. Selain itu, untuk mengangkat kearifan lokal budaya Gresik akan ada tari sinopsis siwalan nan indah yang akan dibawakan oleh 1.000 guru TK se Kabupaten Gresik,” ungkapnya. (yad)

Pemkab Gresik Alokasikan Anggaran Rp 7 Miliar untuk Insentif Guru IGTK PGRI, Bupati Gresik: Guru Ujung Tombak Pendidikan Selengkapnya

AKSI Insan Pupuk Indonesia Grup Jadikan HUT Republik Indonesia Semakin Bermakna

GRESIK,1minute.id – Sebanyak seratusan insan Pupuk Indonesia Grup mengikuti program Ajang Kolaborasi Seluruh Insan (AKSI) 2025. Tahun ini AKSI dipusatkan di Desa Sumbersewu, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. 

Tahun lalu, AKSI diselenggarakan di Dieng, Jawa Tengah. Program yang diikuti oleh ratusan karyawan Pupuk Indonesia Grup, termasuk  Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri menjadikan momen Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia semakin berwarna dan penuh makna. Program ini menjadi upaya perusahaan membangun kepedulian karyawan terhadap masyarakat, khususnya yang ada di wilayah operasional.

Direktur SDM & Umum PT Pupuk Indonesia (Persero) Tina T Kemala Intan dalam pembukaan AKSI 2025, beberapa waktu lalu menjelaskan bahwa kegiatan ini rutin diselenggarakan Pupuk Indonesia Grup tiap tahun. Untuk tahun lalu AKSI telah dilaksanakan di Dieng, Jawa Tengah. Ia berharap kegiatan ini dapat menginspirasi insan Pupuk Indonesia Grup untuk berbuat positif yang berdampak pada pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.

“Mari kita jadikan AKSI sebagai budaya perusahaan yang mengedepankan kolaborasi khususnya dengan stakeholder di wilayah operasional Pupuk Indonesia Grup untuk mendukung keberlanjutan bisnis perusahaan,” ujar Tina.

Di tempat yang sama, Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik Adityo Wibowo menyampaikan bahwa AKSI yang diinisiasi oleh Pupuk Indonesia merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Sebagai bagian dari BUMN, Petrokimia Gresik tidak hanya berorientasi pada profit, tapi juga harus memberikan kebermanfaatan berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.

“Peringatan HUT RI tahun ini semakin bermakna karena diwarnai dengan kepedulian sosial dan kolaborasi Insan Petrokimia Gresik bersama Pupuk Indonesia Grup. Karyawan-karyawan inilah yang nantinya akan menjadi penerus perusahaan, sehingga harus dibangun kepeduliannya terhadap masyarakat. Founding father mewariskan semangat kepada kami, semakin maju perusahaan semakin besar pula kontribusi untuk masyarakat,” tandas Adit, sapaan akrab Adityo Wibowo.

 Pelaksanaan AKSI 2025 yang bertepatan dengan HUT ke-80 RI diawali dengan upacara kemerdekaan bersama masyarakat. Momentum ini bukan hanya menjadi simbol nasionalisme, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian antar-insan.

“Semangat kemerdekaan harus tercermin dalam aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan. AKSI 2025 menjadi wadah bagi insan Pupuk Indonesi Grup, untuk merayakan kemerdekaan dengan karya nyata. Alhamdulilah tahun ini Petrokimia Gresik dipercaya sebagai tuan rumah AKSI,” tambah Adit.

Program AKSI yang diikuti oleh 100 karyawan Pupuk Indonesia Grup dari lintas unit kerja ini digelar mulai tanggal 16 – 20 Agustus 2025. Kegiatan ini fokus pada empat pilar, yaitu Pilar Pertanian, Sosial, Pendidikan, dan Lingkungan.

Selama lima hari pelaksanaan, berbagai kegiatan digelar di Desa Sumbersewu. Di bidang pertanian, Petrokimia Gresik bersama insan AKSI melaksanakan sosialisasi pemupukan berimbang, edukasi hidroponik untuk ibu-ibu PKK, serta pengolahan lahan pascapanen semangka. Di bidang pendidikan, peserta AKSI memberikan pembekalan kepada pelajar melalui simulasi tanggap bencana, pengenalan robotika, kelas inspirasi, dan pojok literasi.

Adapun di bidang sosial, kegiatan yang dilaksanakan meliputi senam massal dan pemeriksaan kesehatan gratis, pendampingan UMKM melalui penguatan kemasan dan branding, aksi bersih lingkungan dan gotong royong bersama warga, lomba kemerdekaan, hingga turnamen olahraga. Sementara di bidang lingkungan, insan AKSI bersama masyarakat melakukan penataan kawasan wisata Pantai Gumuk Kantong, aksi bersih pantai, penanaman 100 pohon cemara, pemanfaatan limbah ternak sebagai media tanam, serta pelepasan tukik hasil konservasi.

“Dengan semangat kolaborasi insan perusahaan, AKSI 2025 menjadi bukti komitmen BUMN dalam mengawal ketahanan pangan, mendorong kemandirian masyarakat, serta menjaga kelestarian alam sebagai bagian dari pembangunan nasional yang berkelanjutan,” tutupnya. (yad)

AKSI Insan Pupuk Indonesia Grup Jadikan HUT Republik Indonesia Semakin Bermakna Selengkapnya

We Are the Champions,  Presdir Freeport Indonesia : Bangga Boleh, Tapi Jangan Sombong

GRESIK,1minute.id – “We Are the Champions” menggema di panggung “Melodi Tembaga Nusantara” PT Freeport Indonesia (PTFI) di kawasan Java Integreted Industrial and Port Estate pada Selasa malam, 19 Agustus 2025.

Sambil memainkan tut piano, Tony Wenas, Presiden Direktur PTFI melantunkan lagu Queen itu begitu apik. There is a time when we should hear the certain calls// Cause the world it seems it’s right in this line//Cause there’s a chance for taking in needing our own lives// ….

Ratusan penonton tepuk bergemuruh tidak menduga suara Wenas begitu enak di dengar. Itu adalah penampilan Wenas kali pertama dihadapan sekitar 700 karyawan dan undangan. Hujan yang menguyur tidak menyurut semangat penonton. Mereka ada memakai jas hujan, payung bahkan harus berbasah kuyup air hujan. 

Lagu Queen itu seakan memompa spirit kerja para karyawan smelter itu. Dimana awal beroperasi sempat terseok karena tragedi kebakaran kemudian cepat bangkit dan di akhir 2024 bisa berkontribusi terhadap perekonomian nasional dengan manfaat langsung senilai USD 4,7 miliar dolar AS atau setara Rp 80 triliun.. “Kita harus berbangga, namun jangan sombong. Berbangga boleh tapi jangan sombong,” kata Wenas dalam sambutannya. 

Gelaran Melodi Tembaga Nusantara Freeport Indonesia untuk merayakan HUT ke-80 Republik Indonesia ini menghadirkan dua bintang tamu yakni Maliq D’Essensials dan Happy Asmara juga menjadi ajang pembuktian PTFI kepada para Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) di sekitar perusahaan naik kelas. Sejumlah produk lokal dijual di stan UMKM, mulai dari bandeng tanpa duri, kopi lanang, susu kambing etawa ludes sebelum pertunjukan kelar. “Langsung ludes. Alhamdulillah kami dilibatkan dalam kegiatan yang besar seperti acara ini,” ujar Mukhtar Sochieb, salah satu pelaku UMKM.

Dalam kesempatan itu, Wenas meresmikan peluncuran sembilan UMKM binaan dari wilayah ring 1 Freeport, yakni Manyar Sidorukun, Manyarejo, Manyar Sidomukti, Karangrejo, Banyuwangi, Bedanten, Tanjung Widoro, Kramat, dan Watuagung. (yad)

We Are the Champions,  Presdir Freeport Indonesia : Bangga Boleh, Tapi Jangan Sombong Selengkapnya

464 Narapidana di Rutan Gresik Dapat Remisi, 26 Napi Bebas

GRESIK,1minute.id – Peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia menjadi berkah bagi 464 narapidana yang mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Gresik di Jalan Raya Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

Sebab, tepat hari Kemerdekaan itu mereka mendapatkan remisi atau diskon masa hukuman. Potong masa hukuman bervariasi, mulai 1 bulan hingga 3 bulan. Bahkan, dari 464 narapidana itu terdapat 26 narapidana yang langsung bebas alias merdeka. 

Prosesi pemberian remisi secara simbolis dilakukan bertepatan di acara Resepsi Kenegaraan HIT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Ruang Mandala Bhakti Praja Lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Ahad, 17 Agustus 2025. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi oleh Kepala Rutan Gresik Yuliawan Dwi Nugroho menyerahkan (berkas remisi) kepada tiga narapidana (2 laki-laki dan seorang perempuan). Terpidana perempuan ini berasal dari Malang.

Kepala Rutan Gresik Yuliawan Dwi Nugroho mengatakan, bahwa 464 dari 789 warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas II-B Gresik mendapatkan remisi Hari Kemerdekaan. “Dari jumlah tersebut, yang memenuhi syarat administratif dan substantif untuk diusulkan mendapatkan remisi,” ujarnya kepada wartawan. 

Ia menjelaskan bahwa 26 narapidana bisa langsung menghirup udara bebas. Perinciannya, 16 WBP mendapat remisi umum, serta 10 WBP lainnya mendapat remisi dasawarsa. 

“Kami berharap remisi ini dimanfaatkan dengan baik, mengingat para penerima sudah berhasil menunjukkan perubahan perilaku dan kepatuhan selama menjalani pidana,” katanya. Ia pun berharap pemberian remisi ini dapat menjadi motivasi bagi WBP lainnya. (yad)

464 Narapidana di Rutan Gresik Dapat Remisi, 26 Napi Bebas Selengkapnya