Refleksi 73 Tahun, PII Gresik Dukung Visi Pemerintah Kabupaten Gresik untuk Mewujudkan “Gresik Mendunia 2045”

Oleh : Ali Yusa, Wakil Ketua UMUM PII Gresik

PERSATUAN Insinyur Indonesia atau PII Genap berusia 73 tahun. “PII Gresik menegaskan komitmennya untuk terus menjadi garda terdepan dalam pembangunan daerah,” kata Wakil Ketua UMUM PII Gresik Ali Yusa.

Ulang tahun Persatuan Insinyur Indonesia (PII) yang ke-73 menjadi momentum penting bagi seluruh insinyur Indonesia untuk merefleksikan peran strategis mereka dalam pembangunan nasional.

Dengan tema “Insinyur untuk Indonesia Maju dan Berkelanjutan”, peringatan ini tidak hanya menjadi ajang syukur atas capaian selama ini, tetapi juga sebagai titik tolak memperkuat kontribusi PII dalam menjawab tantangan masa depan bangsa.

Di tengah dinamika global dan perkembangan teknologi yang pesat, peran insinyur sebagai agen perubahan semakin krusial.

PII Gresik sebagai bagian dari organisasi profesi yang solid dan progresif, menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung visi Pemerintah Kabupaten Gresik untuk mewujudkan “Gresik Mendunia 2045”. Visi ini bukan hanya slogan, tetapi sebuah panggilan bagi semua elemen masyarakat, termasuk komunitas insinyur, untuk bersama-sama membangun daerah yang maju, inklusif, dan berkelanjutan. PII Gresik hadir sebagai mitra strategis yang siap berkontribusi melalui keahlian teknis, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor.

Dalam konteks global, pembangunan berkelanjutan menjadi kerangka utama yang harus diadopsi dalam setiap program pembangunan daerah. Sustainable Development Goals (SDGs) yang terdiri dari 17 tujuan menjadi panduan penting, dan PII Gresik berkomitmen mengintegrasikan prinsip-prinsip SDGs dalam setiap langkah strategisnya. Mulai dari infrastruktur berkelanjutan (SDG 9), energi bersih (SDG 7), hingga kota dan komunitas berkelanjutan (SDG 11), semua menjadi fokus kerja nyata PII di Gresik.

Sebagai daerah industri yang tumbuh pesat, Gresik menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan lingkungan, efisiensi energi, dan pembangunan infrastruktur hijau. PII Gresik siap memberikan solusi melalui pendekatan berbasis teknologi dan rekayasa yang ramah lingkungan. 

RAPAT PENGURUS CABANG Persatuan Insinyur Indonesia Kabupaten Gresik ( Foto : Dok Ali Yusa)

Insinyur-insinyur yang tergabung dalam PII memiliki kompetensi untuk merancang dan mengimplementasikan proyek-proyek yang mendukung pencapaian SDG 13 (penanganan perubahan iklim) dan SDG 12 (konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab).

Selain aspek teknis, PII Gresik juga mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan, sertifikasi profesi, dan kerja sama dengan dunia pendidikan. Hal ini sejalan dengan SDG 4 tentang pendidikan berkualitas dan SDG 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. Dengan membangun ekosistem insinyur yang unggul dan kompeten, Gresik dapat mengakselerasi transformasi industri yang inklusif dan berdaya saing global.

Kolaborasi antara PII Gresik dan Pemerintah Kabupaten Gresik menjadi kunci sukses dalam mewujudkan Gresik Mendunia 2045. Dukungan terhadap perencanaan tata ruang, pembangunan infrastruktur digital, hingga pengembangan kawasan industri berbasis teknologi tinggi merupakan bagian dari kontribusi nyata insinyur. Keterlibatan aktif PII dalam perumusan kebijakan publik berbasis data dan sains juga menjamin bahwa pembangunan dilakukan secara terukur dan berkelanjutan.

Dengan semangat ulang tahun ke-73 PII, PII Gresik menegaskan komitmennya untuk terus menjadi garda terdepan dalam pembangunan daerah. Melalui sinergi antara kompetensi insinyur dan arah kebijakan pemerintah daerah, cita-cita Gresik Mendunia 2045 bukanlah impian kosong, melainkan visi yang dapat dicapai bersama. Dengan berlandaskan nilai-nilai SDGs, PII Gresik optimis bahwa Gresik dapat menjadi contoh kota industri yang maju, berbudaya, dan berkelanjutan bagi Indonesia dan dunia. (*/yad)

Refleksi 73 Tahun, PII Gresik Dukung Visi Pemerintah Kabupaten Gresik untuk Mewujudkan “Gresik Mendunia 2045” Selengkapnya

Petrokimia Gresik Sinergi DLH Gresik Tanam Ribuan Bibit Mangrove di PRPM Bungah

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menyerahkan 5.300 bibit mangrove kepada Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Gresik.

Bantuan ribuan bibit mangrove untuk peringatan “Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025” ini ditanam di Pusat Restorasi dan Pembelajaran Mangrove (PRPM) Mengare yang berada di Desa Tanjungwidoro, Kecamatan Bungah, Gresik, Jawa Timur sebagai upaya perusahaan mendukung dekarbonisasi dan mencegah abrasi pantai untuk menyelamatkan ekosistem laut dan pesisir. 

Terpisah, Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menegaskan, bahwa Petrokimia Gresik yang merupakan perusahaan berwawasan lingkungan yang tidak hanya memiliki kesadaran untuk meminimalisasi dampak lingkungan dari kegiatan operasional, tapi juga berkontribusi bagi pelestarian lingkungan. Dimana dukungan kali ini direalisasikan melalui program forestasi mangrove untuk dekarbonisasi dan mencegah abarasi pantai.

“Penanaman ini diharapkan mampu menjadi langkah kecil bagi Petrokimia Gresik untuk mendukung program rehabilitasi hutan mangrove sebagaimana yang telah menjadi target pemerintah Indonesia untuk dapat merecovery hutan mangrove seluas 600.000 Ha. Melalui kegiatan ini pula diharapkan mampu meningkatkan kualitas lingkungan hidup demi memberikan solusi atas permasalahan perubahan iklim yang saat ini sedang terjadi,” ujar Dwi Satriyo.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Indonesia merupakan negara dengan hutan mangrove terluas di dunia yakni mencapai 3,3 juta Ha atau 20% dari total hutan mangrove di dunia. Sayangnya kini hutan mangrove di Indonesia terus mengalami degradasi lahan.

Menurut data National Geographic Indonesia pada tahun 2019 sebanyak 50 persen wilayah hutan mangrove musnah. Penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa 80 persen hutan mangrove di Pulau Jawa sudah mengalami kerusakan. Badan Restorasi Mangrove dan Gambut menyatakan sebanyak 700.000 Ha hutan mangrove mengalami deforestasi.

“Oleh karena itu, penting bagi kita untuk bersinergi bersama menyelesaikan permasalahan mangrove dengan mengembalikan luasan lahan hutan mangrove yang rusak demi adaptasi perubahan iklim dan kehidupan yang berkelanjutan,” tandas Dwi Satriyo.

Dalam penanaman mangrove kali ini, tambahnya, Petrokimia Gresik bekolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, khususnya melalui DLH. Program ini sekaligus bentuk dukungan perusahaan dalam rangka menyukseskan program Nawa Karsa Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Asluchul Alif, dimana salah satu poinnya adalah “Pesona Gresik” yaitu pengembangan industri hijau.

Terakhir, Dwi Satriyo mengungkapkan kegiatan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini juga dilaksanakan dengan bersih-bersih pesisir pantai PRPM Mengare. Kegiatan ini dilaksanakan oleh generasi muda Petrokimia Gresik sebagai upaya perusahaan meningkatkan kesadaran lingkungan para karyawan. 

“Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut untuk menciptakan lingkungan hidup yang sehat serta dapat menunjang kehidupan bumi yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Gresik, Sri Subaidah yang hadir dalam acara mengapresiasi kegiatan kolaborasi yang diinisiasi Petrokimia Gresik. Disampaikannya, pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan dibutuhkan kerja sama dari berbagai stakeholder.

“Kami berharap aksi ini tidak hanya berhenti di sini tetapi bisa berkelanjutan untuk mempromosikan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup dan mendorong tindakan nyata dalam pelestarian alam,” ujar Sri Suaidah. (yad)

Petrokimia Gresik Sinergi DLH Gresik Tanam Ribuan Bibit Mangrove di PRPM Bungah Selengkapnya

Aslog Panglima TNI Pantau TMMD ke-124 di Gresik, Pekerjaan Fisik Sudah Capai 93,5 Persen

GRESIK,1minute.id – Mayjen TNI Chandra Wijaya melakukan kunjungan ke lokasi TMMD ke-124 di Desa Banter, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik pada Jumat, 23 Mei 2025. 

Kedatangan Asisten Logistik Panglima TNI yang juga Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wanev) TMMD itu didampingi oleh Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Danny Alkadrie, Aster Kasdam V/Brawijaya Kolonel Inf Heri Bambang Wahyudi, dan Kasiter Korem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Inf Harry Subarkah. 

Mereka disambut langsung oleh Plt Bupati Gresik Asluchul Alif, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, Kepala Kejaksaan Negeri atau Kejari Gresik Nana Riana, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu serta Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman. 

Mayjend TNi Chandra Wijaya mengatakan, bahwa program TMMD ke-124 memiliki dua fokus utama, yakni sasaran fisik dan non-fisik. Sasaran fisik meliputi rehabilitasi kantor desa, pavingisasi halaman, pembangunan tanggul penahan tanah (TPT), drainase, jalan usaha tani (JUT), serta renovasi dua unit rumah tidak layak huni (rutilahu). 

“Untuk sasaran fisik, kita telah melihat langsung pelaksanaannya: kantor desa di rehabilitasi, pavingisasi berjalan, pembangunan TPT, drainase, JUT, dan rutilahu juga dilakukan,” jelas Mayjen Chandra Wijaya.

Adapun sasaran non-fisik, imbuhnya, mencakup kegiatan penyuluhan dan sosialisasi, pelayanan serta pemeriksaan kesehatan, khitanan massal gratis, dan penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat. “Sasaran non-fisik ini penting karena menyentuh langsung kebutuhan dasar warga, seperti kesehatan, edukasi, dan bantuan sosial,” tambahnya.

Sebelumnya, Komandan Komando Distrik Militer atau Dandim 0817/Gresik sekaligus Dansatgas TMMD ke-124, Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, melaporkan bahwa hingga 22 Mei 2025, progres pelaksanaan program TMMD telah mencapai 93,5 persen. Capaian ini menandakan efektivitas pelaksanaan serta kekuatan kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Sementara itu, Plt Bupati Gresik Asluchul Alif mengpresiasi atas pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Banter, Kecamatan Benjeng ini. Ia  menilai pelaksanaan kegiatan berjalan baik dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, terutama antara Pemerintah Kabupaten Gresik dan TNI, dalam mewujudkan pembangunan yang merata hingga pelosok desa.

“Ini menunjukkan komitmen kuat dari TNI dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di wilayah pedesaan seperti Desa Banter. Apresiasi yang sama juga saya sampaikan atas kolaborasi TNI dan Pemkab Gresik, termasuk di wilayah Pulau Bawean,” ujar dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif. 

Plt Bupati juga mengapresiasi capaian fisik program TMMD, seperti rehabilitasi infrastruktur dan peningkatan pelayanan dasar. Ia menilai pelaksanaan kegiatan berjalan disiplin, mencerminkan semangat gotong royong sebagai kekuatan utama pembangunan desa.

“Saya melihat kualitas pengerjaan cukup baik dan hampir rampung. Ini adalah hasil kerja sama dan komitmen semua pihak. Kami berharap kegiatan TMMD dapat terus dilaksanakan di Kabupaten Gresik,” tambahnya. (yad)

Aslog Panglima TNI Pantau TMMD ke-124 di Gresik, Pekerjaan Fisik Sudah Capai 93,5 Persen Selengkapnya

Nakhoda KSOP Gresik Berganti, Ini Capaian Kinerja Hotman Siagian

GRESIK,1minute.id – Nakhoda Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan atau KSOP kelas II Gresik berganti dari  Hotman Siagian kepada Capt. Herbert Elisa Paruntungan Marpaung. 

Hotman mendapat amanah baru sebagai Kepala KSOP Sampit, Kalimantan Tengah. Sedangkan,  Herbert, sebelumnya menjabat kepala KSOP Benoa, Bali. Pisah sambut pejabat struktural di Kementerian Perhubungan Laut itu dilaksanakan di Gedung Nasional Indonesia atau GNI Gresik di Jalan Pahlawan, Gresik pada Kamis, 22 Mei 2025.

Hotman menjabat sebagai KSOP Gresik selama 2,4 tahun. Sejumlah prestasi telah diraih oleh Hotman. Antara lain,  Peringkat Satu Satker Tercepat dan Akurat Dalam Penyampaian Laporan Pertanggung Jawaban Periode 2023 Kategori 5 Miliar s.d. 15 Miliar pada Anugerah Penghargaan Satker Terbaik Tahun 2023 .

Kemudian, Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kantor KSOP Kelas II Gresik Tahun 2023 berhasil mencapai Rp. 63.783.244.802 atau 102% sehingga melebihi target yang telah ditetapkan pada tahun 2023 ; Pelabuhan Gresik masuk 10 Besar dari 46 Pelabuhan meraih Rapor Hijau dari Strategi Nasional Pencegahan Korupsi atau Stranas-PK atas layanan kepelabuhanan di Pelabuhan Gresik pada B15 tahun 2024 dan B 21 dari Stranas PK dan sebagai pilot project.

“Semua itu, bisa kami laksanakan berkat sinergi dan kolaborasi dengan semua stakeholder,” kata Hotman dalam sambutannya pada Kamis, 22 Mei 2025. Selama 28 bulan menjabat sebagai KOSP Gresik, wajah Pelabuhan Gresik yang legendaris semakin ciamik. Hotman melakukan Penataan dan Perbaikan Kantor, Peningkatan Layanan, Pembangunan Maritim Command Center (MCC) dalam mendukung terciptanya pelayanan prima.

Pada 2023, melakukan penataan penataan dan pembinaan pada usaha Pelayaran Rakyat (Pelra). “Kami melakukan penataan dan pembinaan layanan terhadap kinerja pelayanan kapal dan barang yang berdampak pada peningkatan volume kunjungan kapal dan arus bongkar muat barang kapal Pelayaran Rakyat (Pelra) yang berdampak pada peningkatan PNBP,” terangnya. 

Dan, di era Hotman ini, tenaga kerja bongkar muat atau TKBM mendapatkan perhatian lebih.  Hotman bersama PT Pelindo III Gresik membangun tempat istirahat bagi TKBM di Pelabuhan Rakyat maupun Pelabuhan Umum.  “Inisiatif ini di dorong sebagai bentuk wujud kepedulian kita sebagai Penyelenggara Pelabuhan terhadap kesejahteraan Saudara kita (para pekerja/buruh di pelabuhan) yang selama ini menjadi garda terdepan dan bagian yang tak terpisahkan dari ekosistem pelabuhan Gresik,” kata Hotman. 

Ia pun optimistis pengganti dirinya bisa menjadikan pelayanan kepelabuhan Gresik semakin baik. “Kapten Helbert ini,  senior saya,” katanya. Pisah sambut ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Branch Manager PT Pelindo Multi Terminal Indonesia Cabang Gresik Sutopo serta masyarakat maritim lainnya. (yad) q

Nakhoda KSOP Gresik Berganti, Ini Capaian Kinerja Hotman Siagian Selengkapnya

Smelter Freeport Beroperasi Lebih Cepat, Target Produksi 100 Persen Desember 2025 

GRESIK,1minute.id –  PT Freeport Indonesia (PTFI) kembali beroperasi. Chairman of the Board FreeportMcMoRan Richard C. Adkerson dan Presiden & CEO Freeport-McMoRan Kathleen Quirk bersama Presiden Direktur PTFI Tony Wenas turun langsung ke Gresik guna memastikan kelancaran mulai beroperasinya Smelter.

“Kedatangan pimpinan FCX ini adalah untuk memastikan Smelter PTFI mulai beroperasi kembali dengan baik setelah kejadian kahar pada 14 Oktober 2024,” kata Tony. Ia menjelaskan saat ini smelter sudah mulai beroperasi dan akan menghasilkan katoda tembaga pada minggu ke-4 bulan Juni. “Setelah dimasukkan konsentrat, diolah di furnace menjadi anoda tembaga, kemudian dibawa ke electrorefinery untuk menjadi katoda tembaga,” terang Tony.

Ia mengatakan beroperasinya kembali Smelter PTFI pada pekan ketiga bulan Mei ini adalah sebuah capaian yang sangat baik dan merupakan bukti nyata resiliensi perusahaan dalam mengatasi berbagai tantangan serta melaksanakan komitmen terhadap hilirisasi. “Produksi smelter sebetulnya akan dimulai pekan ketiga bulan Juni. Namun pada perkembangannya, proses perbaikan dapat diselesaikan lebih cepat,” tegas Tony.

PTFI menggunakan pesawat-pesawat kargo berbadan lebar untuk mempercepat pengiriman material dari luar negeri. Antara lain Boeing 747 dan tiga kali perjalanan Antonov-AN124 dengan total lebih dari 300 ton.

Tony menambahkan, perusahaan melakukan berbagai upaya maksimal di antaranya mengerahkan tenaga kerja sekitar 2.000 orang untuk perbaikan dengan skema kerja dua sif dan fokus pada perbaikan, pengadaan, konstruksi dan instalasi. 

“Dengan memprioritaskan keselamatan, kami berupaya maksimal agar perbaikan dan commissioning smelter selesai lebih cepat dan efisien. Setiap tahap kami lakukan dengan sangat hati-hati dan penuh perhitungan agar smelter secepatnya kembali berproduksi,” kata Tony.

Saat ini, Smelter PTFI telah beroperasi kembali dan akan memasuki fase ramp-up, yaitu kapasitas produksi yang meningkat secara bertahap dari 40% hingga mencapai produksi penuh 100% pada  Desember 2025. “Akselerasi perbaikan dan produksi smelter ini menjadi bukti nyata PTFI sebagai perusahaan tambang terintegrasi dari hulu hingga hilir yang mendukung penuh program hilirisasi sumber daya mineral yang ditetapkan pemerintah sekaligus komitmen terhadap Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK),” katanya. 

Tony menegaskan kembali beroperasinya Smelter PTFI ini menjadi langkah strategis yang tidak hanya mendukung kemandirian industri dalam negeri, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia di pasar global. “Sebagai bagian dari visi pemerintah menuju Indonesia Emas 2045, PTFI berkomitmen untuk terus berkontribusi dan memberikan nilai tambah bagi bangsa dan negara,” katanya. (yad)

Smelter Freeport Beroperasi Lebih Cepat, Target Produksi 100 Persen Desember 2025  Selengkapnya

Lepas Jemaah Haji, Plt Bupati Gresik Titip Doa untuk Gresik Semakin Maju dan Sejahtera

GRESIK,1minute.id –  Sebanyak 147 calon jemaah haji atau CJH asal Gresik yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Nurul Jannah mengikuti prosesi pamitan keberangkatan haji di Gedung Olahraga (GOR) Tri Dharma Petrokimia Gresik pada Kamis, 22 Mei 2025.

Prosesi pelepasan ditandai dengan penyematan jaket secara simbolis oleh pelaksana tugas (Plt) Bupati Gresik Asluchul Alif, kepada perwakilan jemaah  didampingi Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo.

Dalam sambutannya, Asluchul Alif mengucapkan selamat kepada para jemaah yang akan menunaikan rukun Islam kelima. Ia mengingatkan agar kesempatan berhaji disyukuri dan dijadikan momentum untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ibadah.

“Kesempatan berhaji adalah nikmat dan anugerah luar biasa karena para jemaah menjadi tamu Allah. Maka manfaatkanlah kesempatan ini sebaik-baiknya,” ujar pria yang akrab disapa dokter Alif itu.

Ia berpesan agar para jemaah senantiasa menjaga kesehatan fisik dan mental selama menjalankan ibadah haji. Ia menekankan pentingnya mengikuti arahan pembimbing dan petugas agar seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan dengan lancar.

“Perbanyak minum air putih, jaga pola makan, dan bantu sesama, terutama jemaah lansia. Jangan lupa, ikuti semua arahan dari pendamping maupun petugas haji selama di Tanah Suci,” pesannya. Ia pun mendoakan seluruh jemaah dapat melaksanakan ibadah dengan lancar, kembali dalam keadaan sehat, serta meraih predikat haji mabrur.

Ia juga mengajak para jemaah untuk mendoakan Kabupaten Gresik agar menjadi daerah yang semakin maju dan sejahtera. “Semoga Gresik menjadi kabupaten yang gemah ripah loh jinawi dan masyarakatnya hidup sejahtera,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo, turut menyampaikan pesan kepada para jemaah haji. Ia menegaskan bahwa ibadah haji adalah perjalanan lahir dan batin yang menuntut kesiapan fisik dan mental.

“Jaga kekompakan dan tanamkan rasa empati antarsesama. Semoga semua doa-doa jemaah di Tanah Suci dikabulkan Allah SWT, dan seluruh jemaah kembali ke tanah air dengan selamat serta menjadi haji yang mabrur,” ujar Dwi Satriyo. (yad)

Lepas Jemaah Haji, Plt Bupati Gresik Titip Doa untuk Gresik Semakin Maju dan Sejahtera Selengkapnya

SIG Pasok Semen Khusus untuk Proyek Tol Padang–Sicincin, Tol Pertama di Sumatra Barat

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) turut berkontribusi dalam pembangunan Jalan Tol Padang–Sicincin di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat.

Jalan Tol Padang-Sicincin itu merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) ruas Padang–Pekanbaru. Jalan tol yang membentang sejauh 36,6 km ini merupakan jalan tol pertama di Provinsi Sumatra Barat yang melintasi 5 kecamatan dan 15 nagari di Kabupaten Padang Pariaman. Hingga Maret 2025, SIG telah memasok 88 ribu ton bahan bangunan untuk pembangunan Jalan Tol Padang–Sicincin tersebut.

Tol Padang–Sicincin menjadi proyek infrastruktur strategis yang tidak hanya meningkatkan konektivitas antarwilayah di Sumatra Barat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Kehadiran jalan tol ini mampu memangkas waktu tempuh antara Padang dan Sicincin menjadi hanya 30 menit dari sebelumnya sekitar 1,5 jam melalui jalan nasional. 

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni, mengatakan SIG sebagai perusahaan bahan bangunan terbesar di Indonesia turut bangga dapat berkontribusi dalam pembangunan Tol Padang–Sicincin yang tidak hanya membantu mempercepat konektivitas antara Provinsi Sumatra Barat dan Riau, tetapi juga mendukung kelancaran distribusi barang dan jasa, mempercepat mobilitas masyarakat, serta membuka akses baru ke sentra-sentra produksi lokal dan pariwisata. 

“Tol Padang–Sicincin dapat menjadi katalis bagi investasi baru di sektor logistik, perdagangan, dan pariwisata, sehingga memperkuat daya saing daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumatra Barat secara berkelanjutan. Kontribusi SIG dalam proyek ini merupakan bukti kepercayaan yang tinggi dari para pemangku kepentingan terhadap kualitas produk SIG,” kata Vita Mahreyni.

Sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN), Jalan Tol Padang–Sicincin menjadi salah satu proyek prioritas pemerintah karena termasuk dalam perubahan peraturan terbaru mengenai PSN, yaitu Peraturan Presiden Nomor 42 Tahun 2024 tentang Percepatan Pembangunan Jalan Tol di Sumatra.

Untuk memastikan kekuatan dan keandalan konstruksi Jalan Tol Padang-Sicincin dalam jangka panjang, SIG melalui anak usahanya yakni PT Semen Padang memasok semen UltraPro yang memiliki banyak keunggulan: mudah diaplikasikan, waktu kering optimal, kuat lentur yang lebih baik, dan hasil akhir dengan kekuatan maksimal. 

UltraPro sangat sesuai dengan kebutuhan konstruksi jalan tol, bendungan, landasan pesawat terbang, dan struktur bangunan lain yang membutuhkan kuat tekan awal dan akhir yang tinggi.

Lebih lanjut Vita Mahreyni menegaskan bahwa SIG, dengan dukungan fasilitas produksi dan distribusi terluas di Indonesia, siap mendukung pembangunan di seluruh wilayah Indonesia. “Kami menjamin kelancaran pasokan bahan bangunan untuk menyukseskan pelaksanaan proyek dengan kualitas dan kuantitas produk yang terjaga,” tutup Vita Mahreyni. (yad)

SIG Pasok Semen Khusus untuk Proyek Tol Padang–Sicincin, Tol Pertama di Sumatra Barat Selengkapnya

Satnarkoba Polres Gresik Gagalkan Peredaran SS 19 Gram, Dua Pengedar Diamankan

GRESIK,1minute.id – Satuan Reserse Narkoba Polres Gresik gagalkan peredaran sabu-sabu dengan berat 19 gram. Selain menyita barang haram, anak buah Iptu Joko Suprianto, Kasat Reskoba Polres juga mengamankan dua pemuda asal Sidoarjo, yang diduga sebagai pengedar.

Dua tersangka itu bernisial MAAA, 23, dan TY alias Gosong, 28. Kedua warga Desa Bendotretek, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo ini ditangkap di belakang Balai Desa Driyorejo, Kecamatan Driyorejo, Gresik.

Menurut polisi penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat. Saat digeledah, polisi mendapati satu klip sabu seberat 0,152 gram di saku Annas. Dari keterangan pelaku, polisi kemudian menggeledah rumah TY dan menemukan 21 klip sabu lain, dengan total berat ±19,174 gram.

“Barang haram ini diakui sebagai titipan dari seseorang berinisial Kartel yang kini masuk DPO,” ungkap Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kasat Reskoba Polres Gresik Iptu Joko Suprianto pada  Senin, 19 Mei 2025. 

Dalam penggerebekan tersebut, petugas juga mengamankan sejumlah alat isap sabu, dua unit ponsel, uang tunai Rp1,5 juta, timbangan elektrik, serta sepeda motor Honda CB150R yang telah dimodifikasi tanpa STNK.

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara minimal 6 tahun. “Ini bukan pengguna biasa. Ada indikasi kuat mereka bagian dari jaringan pengedar,” tegas Iptu Joko. (yad)

Satnarkoba Polres Gresik Gagalkan Peredaran SS 19 Gram, Dua Pengedar Diamankan Selengkapnya

Plt Bupati Gresik Resmikan Tempat Penitipan Anak untuk Pekerja Kurang Mampu, Gratissss!

GRESIK,1minute.id – Pekerja rentan tak perlu lagi pusing tujuh keliling mencari tempat menitipkan buah hatinya. Sebab, Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik kini menyediakan fasilitas tempat penitipan anak atau TPA secara gratis. 

Fasilitas ini ditujukan bagi keluarga kurang mampu yang bekerja di sektor informal dan belum memiliki akses terhadap layanan pengasuhan anak yang layak. TPA yang menempati gedung eks UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Gresik itu diberi nama TPA Masundari alias Amanah Generasi Muda untuk Masa Depan Gresik.

Plt Bupati Gresik Asluchul Alif menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah kepada warga yang paling membutuhkan.

“Tempat Penitipan Anak ini kami tujukan bagi ibu-ibu yang benar-benar kurang mampu dan tidak memiliki alternatif lain dalam mengasuh anaknya,” kata dokter Alif-sapaan-Asluchul Alif saat meresmikan TPA Masmundari pada Rabu, 21 Mei 2025.

“Kami ingin memastikan anak-anak mereka tetap mendapatkan pengasuhan yang baik, meski orang tuanya harus bekerja keras demi menyambung hidup. Ini adalah bagian dari visi besar kami untuk menyejahterakan masyarakat Gresik secara menyeluruh,” imbuhnya. 

Tampak hadir di peresmian TPA Masmundari itu, antara lain, Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali; Ketua Gerakan Organisasi Wanita atau GOW Gresik Shinta Puspitasari dan Ketua II TP PKK Bidang Pendidikan dan Peningkatan Ekonomi Keluarga Siti Qomariyah.

Sementara itu, Kepala Dinas KBPPPA  Gresik Titik Ernawati, menjelaskan bahwa TPA Masmundari dirancang untuk menjawab kebutuhan perempuan pekerja yang tidak memiliki dukungan pengasuhan di rumah. “Ini bukan sekadar tempat penitipan, tetapi juga sarana yang mendukung tumbuh kembang anak melalui tenaga pengasuh terlatih dan fasilitas edukatif yang aman,” jelasnya.

Fasilitas ini diperuntukkan bagi anak-anak usia di atas 2 tahun, dengan kapasitas awal sebanyak 20 anak. Saat ini, baru 7  anak yang terdaftar untuk mengikuti layanan secara rutin. TPA Masmundari dilengkapi dengan ruang bermain edukatif, sistem keamanan, dan didampingi oleh pengasuh profesional. Seluruh layanan diberikan secara gratis bagi keluarga yang memenuhi kriteria.

Ke depan, Pemkab Gresik menargetkan pembangunan TPA serupa di lima kecamatan, yakni Manyar, Menganti, Driyorejo, Wringinanom, dan Kecamatan Gresik. Hal ini bertujuan untuk menjangkau lebih banyak pekerja rentan yang membutuhkan layanan pengasuhan yang aman, layak, dan terjangkau.

Pemkab Gresik berharap, kehadiran fasilitas seperti TPA Masmundari ini menjadi cikal bakal lahirnya sistem perlindungan sosial yang adil, inklusif, dan berpihak pada mereka yang paling membutuhkan.

Program ini disambut antusias oleh masyarakat, khususnya para ibu yang selama ini mengalami keterbatasan dalam mengasuh anak sambil bekerja. (yad)

Plt Bupati Gresik Resmikan Tempat Penitipan Anak untuk Pekerja Kurang Mampu, Gratissss! Selengkapnya

Masyarakat Mudah Mengakses Dokumentasi & Informasi Hukum, Pemkab Gresik Diganjar Apresiasi 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik meraih penghargaan sebagai Pengelola Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Terbaik II tingkat kabupaten/kota se-Jawa Timur 2025.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan diterima oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman pada upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Gedung Negara Grahadi, Surabaya pada Senin, 20 Mei 2025.

Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berbasis layanan informasi publik. Melalui JDIH, masyarakat dapat dengan mudah mengakses berbagai dokumen hukum daerah secara daring, mulai dari peraturan daerah, peraturan bupati, keputusan kepala daerah, hingga produk hukum lainnya.

Sekretaris Daerah Washil menyampaikan bahwa keberadaan JDIH tidak hanya berfungsi sebagai sistem kearsipan digital, tetapi juga merupakan bentuk pelayanan hukum kepada masyarakat.

“JDIH memberikan kepastian hukum bagi masyarakat serta menjadi sumber informasi terpercaya bagi akademisi, pelaku usaha, maupun perangkat daerah dalam menyusun dan menyesuaikan kebijakan,” ujarnya.

Selain Kabupaten Gresik, beberapa daerah lain juga menerima penghargaan dalam kategori yang sama. Kabupaten Banyuwangi meraih predikat terbaik pertama, disusul oleh Kabupaten Tuban, Kabupaten Nganjuk, dan Kota Surabaya di peringkat ketiga, keempat, dan kelima.

Sebagai informasi, JDIH berfungsi sebagai pusat dokumentasi dan informasi hukum daerah yang terintegrasi dan dikelola secara sistematis. Keberadaan JDIH sangat penting dalam mendukung terwujudnya pemerintahan terbuka (open government), memperkuat kesadaran hukum masyarakat, serta mendorong partisipasi publik dalam proses perumusan kebijakan daerah.

Pemkab Gresik secara berkelanjutan terus melakukan pembenahan dan digitalisasi layanan JDIH, mulai dari kelengkapan dokumen, kemudahan akses, hingga penyegaran tampilan laman. Upaya ini sejalan dengan semangat Nawakarsa “Gresik Maju dan Modern” yang mendorong transformasi digital di berbagai sektor pemerintahan.

Prestasi ini tidak lantas membuat Pemkab Gresik berpuas diri. Melalui Bagian Hukum Sekretariat Daerah yang dipimpin oleh Mohammad Rum Pramudya, pengembangan JDIH terus dilakukan.

“JDIH Kabupaten Gresik saat ini sedang memutakhirkan penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam bentuk chatbot WhatsApp di nomor 0822-9990-7911 yang dapat diakses oleh masyarakat umum. Dengan fitur ini, masyarakat akan lebih mudah menggunakan JDIH sesuai kebutuhannya. Ini juga merupakan upaya kami dalam meningkatkan literasi, pemahaman, dan kesadaran hukum masyarakat,” ungkapnya.

Selain penghargaan untuk kategori pengelolaan JDIH, pada kesempatan yang sama juga diberikan penghargaan untuk kategori Sekretariat DPRD kabupaten/kota. DPRD Kabupaten Gresik berhasil meraih predikat terbaik ketiga se-Jawa Timur. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Gresik, Muhammad Syahrul Munir. (yad)

Masyarakat Mudah Mengakses Dokumentasi & Informasi Hukum, Pemkab Gresik Diganjar Apresiasi  Selengkapnya