Ngopi saat Jam Kerja, 17 ASN di Gresik Terjaring Razia 

GRESIK,1minute.id – Tim gabungan dari Satuan Polisi Praja atau Pol PP, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia atau BKPSDM dan Inspektorat melakukan razia bersama pada Senin, 20 Mei 2025.

Sasaran razia adalah aparatur sipil negara atau ASN yang keluyuran ke mal atau nongkrong di warung kopi atau warkop pada jam kerja. Razia ASN untuk menegakkan disiplin pelayan masyarakat  yang dimulai pukul.08.30 WIB itu juga mengandeng ketua Komisi I (bidang pemerintahan dan hukum) DPRD Gresik M.Rizaldi Saputra ini menjaring 17 pegawai (14 ASN dan 3 guru).

Razia menegakkan  disiplin pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik menyasar sejumlah warkop yang ada di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Di warkop Rindang Jati, aparat mendapati 7 pegawai dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang atau DPUTR. DI warkop Ambon mengidentifikasi 3 staf KPU ; warkop ABR 2 ASN.dari Dinas Kesehatan dan warkop jalan A.R. Hakim, Gresik terdapat 5 pegawai yakni 2 Dinas Pendidikan dan 3 orang guru. 

Ketua Komisi I DPRD Gresik M Rizaldi Saputra, menyayangkan masih adanya pegawai yang tidak disiplin dan mengabaikan tanggung jawab saat jam kerja.

“Pegawai yang nongkrong di warkop saat jam kerja menunjukkan rendahnya etika kerja. Ini harus menjadi perhatian serius setiap instansi,” tegas Rizal.

Sementara itu, Kepala Sat Pol PP Gresik Agustin Halomoan Sinaga menyatakan bahwa hasil temuan di lapangan akan ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku. Data pegawai yang terjaring akan segera diserahkan kepada masing-masing dinas untuk diberikan pembinaan.

“Kami tidak bisa memberi sanksi langsung, tetapi akan meneruskan data mereka ke dinas terkait untuk ditindaklanjuti dan dibina sesuai kewenangan instansi masing-masing,” ujar Sinaga.

Pihak Satpol PP memastikan bahwa operasi semacam ini akan dilakukan secara berkala sebagai bentuk pengawasan terhadap kedisiplinan aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab Gresik. (yad)

Ngopi saat Jam Kerja, 17 ASN di Gresik Terjaring Razia  Selengkapnya

Tim Dokkes Polres Gresik Selamatkan Bayi Mahesa yang Sempat Kritis

GRESIK,1minute.id –  Suhu tubuh bayi Mahesa Aprillia Salsabilla demam tinggi disertai diare. Bayi yang lahir 20 April 2025 dengan berat 2,5 kilogram mengarah gejala awal dehidrasi.

Mahesa menangis. Tubuhnya menggigil karena demam. Orang tua Mahesa, Muh Dian Arwinda, 30 dan Ulmi Muslihah, 26  ikut bingung. Sebab, beberapa hari terakhir, omzet tempe penyet lelaki yang tinggal di Dusun Gancung, Desa Tumapel, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik terjun bebas. 

Di saat kebingungan untuk membawa Mahesa ke rumah sakit, tiba-tiba datang satu unit mobil ambulans milik Polres Gresik. Dalam mobil itu, ada tim  Kedokteran dan Kesehatan atau Dokkes Polres Gresik di pimpin oleh Kasie Dokkes  Iptu Sugioto. Tim Dokkes Polres Gresik tiba di rumah Mahesa pada Jumat, 16 Mei 2025 sekitar pukul 09.00 WIB.

Umi Muslihah, ibunda Mahesa mberebes mili. Menangis haru karena harapan baru terhadap kesehatan Mahesa. “Tanpa pikir panjang, saya langsung menerjunkan Sie Dokkes Polres Gresik untuk segera turun tangan mengecek kondisi bayi Mahesa,” ujar Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu. 

Melihat kondisi yang mengkhawatirkan, bayi Mahesa kemudian dilarikan ke RSUD Ibnu Sina menggunakan ambulans Polres. Di instalasi gawat darurat, Mahesa mendapatkan penanganan intensif berupa pemasangan infus, pemberian obat-obatan, serta observasi ketat. Setelah proses rehidrasi selesai, bayi Mahesa dipindahkan ke ruang NICU dan kini dalam kondisi stabil.

“Saya pastikan seluruh biaya pengobatan akan kami bantu sampai Mahesa benar-benar sembuh. Ini bagian dari komitmen Polri untuk hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tapi juga sebagai penolong saat masyarakat membutuhkan,” tambah alumnus Akpol 2006 itu. 

Biaya perawatan Mahesa ditanggung melalui BPJS, namun kehadiran Polres Gresik memberikan bantuan pendampingan dan kemudahan akses medis yang sangat berarti bagi keluarga kecil ini. “Semoga Mahesa segera pulih dan keluarganya diberi kekuatan menghadapi ujian ini,” kata perwira dua melati di pundak itu.  

Langkah cepat dan empati dari jajaran Polres Gresik menyelamatkan nyawa kecil yang sangat berarti. (yad) 

Tim Dokkes Polres Gresik Selamatkan Bayi Mahesa yang Sempat Kritis Selengkapnya

Deklarasi SPMB 2025 Tanpa Pungli, Plt Bupati Gresik : Kami Tidak Segan Menindak Tegas

GRESIK,1minute.id – Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB Tahun Ajaran 2025/2026 segera di buka.  Pemerintah Kabupaten Gresik mulai melakukan SPMB bebas dari praktik suap, gratifikasi, dan pungutan liar (pungli). 

Acara yang digelar di Aula Ainul Yaqin Kantor Dinas Pendidikan Gresik di Jalan A.R.Hakim Gresik di buka  oleh Plt Bupati Gresik Asluchul Alif dan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan atau Dispendik Gresik S.Hariyanto dan kepala jenjang TK/PAUD, SD, hingga SMP negeri se-Kabupaten Gresik pada Kamis, 15 Mei 2025.

Plt. Bupati Gresik Asluchul Alif mewanti-wanti kepada para kepala sekolah agar menjaga integritas dalam proses penerimaan peserta didik baru. Ia mengingatkan seluruh pihak agar tidak melakukan pungutan dalam bentuk apa pun.

“Jangan sampai ada biaya tambahan dalam proses SPMB. Jika ditemukan pelanggaran, kami tidak akan segan mengambil tindakan tegas. Ini adalah tanggung jawab Dinas Pendidikan, dan saya bersama Pak Bupati siap mengawalnya,” tegas dokter Alif dihadapan ratusan kepala sekolah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik menegaskan lima prinsip utama yang menjadi landasan pelaksanaan SPMB, yaitu objektivitas, transparansi, akuntabilitas, keadilan, dan tanpa diskriminasi.

“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya mensosialisasikan mekanisme SPMB, tetapi juga mendeklarasikan komitmen bersama untuk menjalankan proses ini sesuai peraturan yang berlaku,” ujarnya.

Selain pemaparan teknis pelaksanaan SPMB, acara ini juga diisi dengan pembacaan deklarasi bersama oleh seluruh peserta sebagai simbol komitmen menolak segala bentuk suap, gratifikasi, dan pungli dalam proses penerimaan murid baru.

Dengan langkah ini, Pemerintah Kabupaten Gresik berharap sistem pendidikan di daerah dapat berjalan lebih adil, bersih, dan bermartabat demi mencetak generasi penerus yang unggul dan berintegritas.

Dalam pantauan 1minute.idtahap SPMB Online 2025 bermuncul di laman gresik.demo.spmd.id. Saat di akses yang muncul adalah permintaan maaf. Bunyinya, Mohon Maaf, Demo SIAP PPDB 2025 di wilayah Kabupaten Gresik dinonaktifkan. (yad)

Deklarasi SPMB 2025 Tanpa Pungli, Plt Bupati Gresik : Kami Tidak Segan Menindak Tegas Selengkapnya

Di Musrenbang RPJMD, Pemkab Gresik Komitmen Pemerataan Pembangunan, Target Pertumbuhan Ekonomi 6,9 %

GRESIK,1minute.id – Wajah Gresik empat tahun ke depan seperti apa. Penasaran ? Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (Musrenbang RPJMD) 2025–2029 yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik ada lima misi utama bakal dicapai.

Lima misi utama itu, pertama adalah Memperkuat insan unggul yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berakhlakul karimah. Kedua, Mempercepat pembangunan ekonomi daerah berbasis potensi keunggulan lokal.

Ketiga, Menyelesaikan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan terintegrasi. Keempat, Meningkatkan sistem pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima. Dan, kelima adalah Meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan pemenuhan kebutuhan dasar.

Pelaksana Tugas  Bupati Gresik Asluchul Alif, dalam sambutannya menyampaikan bahwa arah pembangunan ke depan tidak hanya terfokus pada infrastruktur, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelestarian lingkungan, dan penguatan daya saing daerah.

“Kita harus berbenah dan bersinergi agar pembangunan terasa nyata dan merata,” tegasnya. Ia juga menekankan bahwa Musrenbang RPJMD merupakan forum penting untuk menyatukan persepsi, merumuskan arah pembangunan, dan memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dan pemerintahan.

“RPJMD ini adalah peta jalan yang akan menjadi panduan kita bersama. Kita ingin memastikan bahwa setiap kebijakan dan program benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, tidak hanya menjawab tantangan saat ini, tetapi juga mempersiapkan masa depan Gresik yang lebih baik dan berkelanjutan,” ujarnya.

Musrenbang RPJMD ini diikuti antara lain Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir, Sekretaris Daerah Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman ini digelar Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresk pada Kamis, 15 Mei 2025. 

Target-target pembangunan lima tahun ke depan dirumuskan dalam sejumlah indikator makro, antara lain:

1. Indeks Pembangunan Manusia (IPM): meningkat dari 78,93 pada 2024 menjadi 83,18 pada 2029.

2. Pertumbuhan ekonomi: ditargetkan mencapai 6,9%.

3. Penurunan emisi gas rumah kaca: secara kumulatif ditargetkan mencapai 55.000 ton CO₂.

4. Pengurangan angka kemiskinan: hingga 8,3%.

5. Penurunan tingkat pengangguran terbuka: menjadi 5%.

6. Reformasi birokrasi: menyeluruh untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan publik.

Pemerintah Kabupaten Gresik juga menegaskan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam setiap proses pembangunan. “Dengan keterlibatan semua elemen, pembangunan tidak hanya menjadi milik pemerintah, tetapi juga menjadi gerakan bersama masyarakat Gresik menuju masa depan yang lebih baik,” ujar dokter Alif-sapaan-Asluchul Alif.

Musrenbang ini diharapkan menjadi fondasi perencanaan pembangunan lima tahun ke depan yang berpihak pada rakyat dan sejalan dengan visi pembangunan nasional serta Provinsi Jawa Timur. (yad)

Di Musrenbang RPJMD, Pemkab Gresik Komitmen Pemerataan Pembangunan, Target Pertumbuhan Ekonomi 6,9 % Selengkapnya

Dukung Pelestarian Seni, Gedung Wakil Rakyat Gresik Disulap Bagaikan Galeri Karya Pelukis Gresik

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 50 karya lukis dari sepuluh pelukis asal Gresik dipamerkan di gedung DPRD Gresik mulai Rabu, 14 Mei 2025. Art Exhibition yang dibuka oleh Ketua DPRD Muhammad Syahrul Munir itu di gelar hingga Jumat, 16 Mei 2025.

Gedung wakil rakyat di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik itu terasa beda. Gedung ikonik, peninggalan Kolonial Belanda itu bagai galeri lukis. Puluhan lukisan karya pelukis yang tergabung dalam Sanggar Lentera dibawa komando Kris Adji A.W., itu di pajang mulai teras hingga lorong menuju rapat paripurna. 

Sejak di buka pukul 09.00 pagi hingga pukul 9 malam, seakan tidak pernah sepi pengunjung. Penikmat seni lukis bisa menikmati berbagaj aliran lukisan. Mulai Surialisme, abstraksi, kontemporer hingga realisme. Ukuran dan bentuk karya pun beraneka ragam. 

Muhammad Riyanto, misalnya, memamerkan dua karya kaligrafinya yang berjudul Dzikir dan ayat Kursy (kolaborasi Asmaul Husna dengan ayat kursy). “Lukisan dengan piring yang bisa berputar nanti di koleksi oleh Ketua DPRD Gresik. Saya buat dadakan karena dipasang di ruang Ketua dewan,” kata Riyanto.

Sejumlah lukisan Riyanto telah dikoleksi sejumlah tokoh di Indonesia. Di antaranya, lukisan berjudul Ikan Bandeng menjadi koleksi Presiden Joko Widodo. Ada juga yang dikoleksi oleh mantan Ketua PBNU KH. Said Aqil Siradj ; KH. Afifudin Dimyati, putra KH. Dimyati Romli sekaligus Pengasuh Ponpes Hidayatul Quran Peterongan Jombang dan KH.Muammar ZA, qori International dari Indonesia. Riyanto mengaku belajar kaligrafi dari Ustad Faiz Abdur Rozzaq di Bangil, Pasuruan tersebut.

NALURI : Ahmad Fery dengan salah satu karya berjudul Naluri yang dipamerkan di gedung DPRD Gresik . Pemeran dibuka oleh ketua DPRD Gresik Syahrul Munir berlangsung mulai 14 Mei hingga 16 Mei 2025 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Lalu, pelukis Ahmad Fery mempersembahkan dua karya abstraks yakni 5 Waktu dan Naluri. Naluri, lukisan berukuran 120 x 155 centimeter ini dipajang di teras depan bersebelahan dengan Dzikir. “Naluri tidak hanya dimiliki manusia. Hewan pun memiliki Naluri,” kata Feri ketika ditemui pada Rabu malam, 14 Mei 2025. Ia menceritakan, ada induk burung  memberikan makan anaknya. Sementara ada anak burung kelaparan karena ditinggal induknya, burung lainnya tergerak untuk memberikan makan anak burung. “Begitu lah kehidupan. Coba sampeyan lihat agak jauh. Akan terlihat burungnya,” katanya. 

Yayak, pelukis kelahiran Pekauman, Gresik melukis Damarkurung, yang dipopulerkan oleh maestro Mbah Masmundari. Akan tetapi, cerita yang disampaikan tentang kekinian. Orang sedang bersepeda skutik, bermain drone dan robotik. Akan tetapi, wajah orang lukisan damarkurung karya Yayak ini berwarna gelap. “Persepektif saya saja. Karena saya menganggap bayangan,” katanya. 

Ketua DPRD Gresik, M Syahrul Munir, menyampaikan bahwa pameran ini merupakan bentuk dukungan DPRD terhadap pelestarian seni dan budaya daerah.

“Ini cara kami memberikan ruang kepada para seniman untuk berekspresi. Apalagi, gedung DPRD ini juga termasuk bangunan cagar budaya, sehingga sangat tepat dijadikan tempat kegiatan yang bersentuhan dengan kebudayaan,” ujar Syahrul.

Dia menambahkan, seni dan budaya merupakan aspek penting dalam pembangunan daerah. Menurutnya, Gresik memiliki banyak seniman potensial yang karyanya sudah dikenal hingga kancah internasional.

Politisi muda PKB ini juga meminta dinas terkait serta Komisi yang membidangi untuk ikut serta aktif dalam pelestarian kebudayaan di Kota Pudak. “Ada lukisan karya seniman Gresik yang sudah keliling 50 negara. Ini menunjukkan potensi besar yang perlu terus kita dukung dan fasilitasi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana M Syarifuddin, menyampaikan apresiasi kepada legislatif khususnya Ketua DPRD, yang telah memberikan ruang dan dukungan terhadap kegiatan seni ini.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Pameran ini bukan hanya ajang menampilkan karya, tapi juga menghidupkan kembali semangat berkesenian di Gresik,” ujarnya.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, akan digelar sarasehan bertema “Lentera Bersinar Lagi: Arus Balik Kebudayaan Gresik sebagai Kota Perdagangan dan Peradaban” pada hari terakhir pameran. (yad)

Dukung Pelestarian Seni, Gedung Wakil Rakyat Gresik Disulap Bagaikan Galeri Karya Pelukis Gresik Selengkapnya

PWI dan DPRD Gresik Berkolaborasi Berikan Anugerah Giri Pancasuar Awards 2025 kepada 5 Tokoh Inspiratif 

GRESIK,1minute.id –  Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik bersama DPRD Gresik kembali menggelar Anugerah Giri Pancasuar Awards atau GPA 2025 pada Rabu, 14 Mei 2025.

GPA memasuki tahun kedelapan ini dihelat di Hotel Aston Gresik menjadi puncak peringatan Hari Pers Nasional atau HPN 2025 dan Hari Jadi Kota Gresik ini berlangsung semarak. 

Sebanyak lima tokoh yang menerima Anugerah GPA berdasarkan kiprah mereka di bidang masing-masing. Banyak kandidat yang masuk berdasarkan usulan dari para anggota. Pengurus PWI Gresik harus berulangkali menggelar rapat untuk memilih lima tokoh utama. 

Lima tokoh itu, adalah Dr. Hj. Aminatun Habibah, Wakil Bupati Gresik 2021-2024 yang dinobatkan sebagai Perempuan Inspiratif dalam Bidang Pendidikan dan Politik ;  Dr. Jazilul Fawaid, Ketua Fraksi PKB DPR RI yang mendirikan mendirikan Universitas Sunan Gresik sebagai Legislator Inspiratif Asli Gresik. 

Berikutnya, Dr. Asep Heri, sebagai Tokoh Teladan Bidang Agraria dan Pertanahan kini menjabat sebagai Kepala ATR/BPN Jawa Timur ; Andry Bagus Sugiarto sebagai Tokoh Inspiratif Bidang Olahraga Disabilitas dan Mat Kauli (almarhum) sebagai Budayawan Gresik, maestro Macapat Gresik.

Selain itu, PWI Gresik juga memberikan penghargaan apresiatif kepada lima tokoh dan institusi lainnya yang dianggap memiliki peran penting dalam mendorong perubahan positif di tengah masyarakat.

FOTO BARENG : Penerima apresiasi dari PWI berkolaborasi dengan DPRD Gresik bersama Plt Bupati Gresik Asluchul Alif (tiga dari kiri) dalam Anugerah GPA 2025 pada Rabu, 14 Mei 2025 ( Foto ,: PWI Gresik)

Penerima apresiasi meliputi Bank Jatim Cabang Gresik atas kontribusinya dalam pembangunan ekonomi lokal; Anhar Chusnani sebagai pemuda pelestari seni Damarkurung; Aiptu Jaelani (almarhum) sebagai polisi teladan; Serka Kowad Izza Elmy sebagai Babinsa perempuan inspiratif; dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Gresik atas respons cepat terhadap keselamatan warga.

Ketua DPRD Gresik M Syahrul Munir, dalam sambutannya mengatakan bahwa penghargaan ini menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah tidak hanya ditopang oleh sektor formal pemerintahan, tetapi juga oleh keteladanan individu dan peran komunitas.

“Tentunya kami dari DPRD Gresik sangat mengapresiasi Giri Pancasuar Awards. Karena ini bentuk penghargaan kepada tokoh terbaik yang berkontribusi dalam pembangunan Gresik. Baik pembangunan fisik maupun non fisik. Semuanya tokoh terbaik,” ujar Syahrul.

Politisi PKB ini berharap para tokoh terbaik bisa menjadi motivasi bagi masyarakat untuk memberikan kinerja dan dedikasi terbaik dalam menjalankan tugas. Mereka pasti produktif dalam bidangnya masing-masing.

Apresiasi serupa juga disampaikan Plt Bupati Gresik Asluchul Alif. Menurutnya, banyak warga Gresik yang sukses di luar daerah dan tetap memberikan kontribusinya. “Untuk itu penghargaan ini sangat baik, agar tokoh-tokoh terbaik dari Gresik bisa terus berkontribusi kepada daerah. Istilah Pak Jazil tadi, kembali pulang,” ungkapnya.

Ia bahkan berharap lebih banyak penghargaan diberikan kepada tokoh Gresik punya kiprah apik, kendati tidak di Kota Santri. Harapannya agar mereka tetap ingat asalnya dan bisa kembali memberikan sumbangsih terbaik.

“Dan terakhir, kami dari Pemkab Gresik berpesan kepada rekan-rekan PWI bahwa kami tidak hanya ingin diberitakan yang bagus-bagus saja. Jika ada yang kurang, kami terbuka untuk kritik yang membangun. Agar roda pemerintahan berjalan balance,” tutupnya. 

Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim mengapresiasi terselenggaranya GPA 2025. Ia menyebut, penerima penghargaan sudah sesuai dengan kompetensinya. Sebagai contoh, Asep Heri yang pernah menjabat sebagai Kepala ATR/BPN Gresik berhasil mendorong iklim investasi dan industri yang baik.

Lutfil Hakim pun mengurai dunia industri Kabupaten Gresik yang berkembang pesat beberapa tahun terakhir. Ia berharap pers bisa ambil bagian. “Harapannya tentu, insan pers di Gresik ini juga bisa mengambil peran dalam pembangunan daerah,” tandasnya.

Ketua PWI Gresik Deni Ali Setiono, menyampaikan bahwa GPA menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi dan inspirasi yang diberikan sejumlah tokoh dalam membangun Gresik secara inklusif. GPA tahun ini merupakan kedelapan kalinya sejak 2017 lalu.

“PWI ingin menjadikan HPN sebagai momen untuk tidak hanya merefleksikan peran pers, tetapi juga memberikan apresiasi kepada parah tokoh yang telah berkontribusi dalam pembangunan Gresik dari berbagai aspek kehidupan bermasyarakat,” ujar Deni.

PWI Gresik berharap penghargaan ini dapat menjadi penyemangat bagi masyarakat luas untuk terus berkarya dan menginspirasi dalam membangun Gresik yang lebih maju dan berdaya saing. (yad/gus)

PWI dan DPRD Gresik Berkolaborasi Berikan Anugerah Giri Pancasuar Awards 2025 kepada 5 Tokoh Inspiratif  Selengkapnya

DMI Gresik Akan Optimalkan Pemberdayaan Masjid dan Perkuat Layanan Mualaf

GRESIK,1minute.id – Pengurus Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Gresik (DMI Gresik) Jawa Timur periode 2024-2029 siap mengoptimalkan pemberdayaan masjid serta memperkuat layanan mualaf.

Ketua PD DMI Gresik Zainal Abidin mengungkapkan, pada periode keduanya ini, ia akan mengoptimalkan sejumlah program yang telah disiapkan. Beberapa di antaranya meliputi pengembangan dakwah, pemberdayaan masjid, serta penguatan layanan bagi para mualaf.

“Nantinya, lembaga ini tidak hanya fokus pada isu-isu keislaman, tetapi juga menyentuh bidang ekonomi hingga teknologi,” ujar Zainal.

Dia menekankan bahwa program pemberdayaan masjid menjadi salah satu prioritas utama. Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga memiliki potensi besar untuk memperkuat ekonomi jemaah. “Program pemberdayaan ini bahkan sudah berjalan di sejumlah masjid dan akan terus kami optimalkan,” tambahnya.

Selain itu, DMI Gresik juga akan melaksanakan program kaderisasi masjid melalui Perhimpunan Remaja Masjid (Prima) DMI. “Kami amanatkan program ini kepada Prima. Nantinya, mereka akan turun langsung berkeliling ke masjid-masjid di seluruh Gresik,” jelas Zainal.

Seperti diberitakan, Pelantikan bersama dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pengurus Daerah (PD) Dewan Masjid Indonesia (DMI), PD Korps Muballighah masa bhakti 2024 – 2029 dan PD Perhimpunan Remaja Masjid (Prima) masa bhakti 2024 – 2027, Badan Koordinasi Majelis Ta’lim Masjid (BKMM) serta Lembaga Mualaf Center (eLMC) di Aula Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim pada Ahad, 11 Mei 2025. Ketua PW DMI Jatim, KH M Sujak para pengurus lima organisasi tersebut. 

Pelantikan bersama itu dihadiri oleh Plt Bupati Gresik Asluchul Alif, Ketua DPRD Gresik M Syahrul Munir, Pimpinan Pusat Korps Muballighah Hj. Rita Ariyani,  Mustasyar PD DMI Gresik KH Afif Ma’shum, Ketua MUI Gresik KH Ainur Rofiq, dan Wakil Bupati Gresik Periode 2021 – 2024 Hj. Aminatun Habibah.

Sekretaris DMI Gresik Abdullah Farih, menambahkan bahwa sejak periode awal kepemimpinan Zainal, pihaknya telah membentuk Lembaga Mualaf Center pada 21 Januari 2023.

Layanan itu ternyata sangat bagus, bahkan satu-satunya DMI daerah yang berhasil mewujudkan program tersebut sehingga akan direplikasi DMI wilayah maupun pusat.

“Untuk embrionya jauh sebelum itu. Namun baru dijadikan sebagai banom tahun 2023. Hadirnya Lembaga Mualaf Center sangat diapresiasi oleh DMI pusat dan diadopsikan ke DMI lainnya,” ujar Farih.

Dia menjelaskan, sejak 2023 sudah ada 12 orang yang masuk Islam melalui Lembaga Mualaf Center. Tak hanya mengislamkan, DMI Gresik juga melakukan bedah rumah mualaf dan membantu kepengurusan berkas di Dispendukcapil. “Kami juga berikan bantuan UMKM untuk mualaf sehingga mereka bisa berdaya secara ekonomi,” tuturnya. 

Sementara itu, Ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia atau PITI Gresik Muhammad Devan Gunawan mengapresiasi program DMI Gresik yang telah memfasilitasi para mualaf di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.  

Pria yang mualaf sejak 2019 itu berharap, pemerintah juga turut memberikan perhatian kepada para mualaf dalam pemberdayaan secara ekonomi dan religi sehingga ke depannya nanti akan lebih semangat untuk menjalankan ibadahnya. (yad)

DMI Gresik Akan Optimalkan Pemberdayaan Masjid dan Perkuat Layanan Mualaf Selengkapnya

Satlantas Polres Gresik Ingatkan Pengendara, Menyalip Sebelah Kiri Berbahaya

GRESIK,1minute.id – Puluhan banner himbauan tidak nyalip di sebelah kiri di pasang Satuan Polisi Lalu atau Satlantas Polres Gresik di sepanjang Jalan Raya Duduksampeyan, Gresik.

Kampanye meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan berkendara. Keselamatan nomor satu. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Unit Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran atau Kamsel Satlantas Polres Gresik Ipda Andreas Dwi Anggoro, bersama sejumlah anggotanya.  

Banner imbauan dipasang di titik-titik strategis yang selama ini dikenal rawan pelanggaran lalu lintas, khususnya aksi menyalip dari kiri yang kerap membahayakan pengguna jalan lain. Pemasangan banner ini merupakan salah satu bentuk upaya preventif yang diambil oleh jajaran Satlantas untuk membangun kesadaran tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kasat Lantas AKP Rizki Julianda Putera Buna mengatakan, kampanye ini ditujukan agar pengendara lebih memahami bahaya manuver menyalip dari sisi kiri.

“Kami ingin mengingatkan masyarakat bahwa menyalip dari kiri sangat membahayakan, baik bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ujar AKP Rizki pada Sabtu, 10 Mei 2025.

Ia berharap kegiatan ini menjadi bagian dari edukasi berkelanjutan yang mampu mengubah perilaku pengendara menjadi lebih disiplin dan patuh terhadap aturan lalu lintas. “Semoga langkah preventif ini mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Gresik,” tambahnya. 

Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Gresik menegaskan komitmennya dalam menciptakan budaya berlalu lintas yang aman dan tertib, demi keselamatan semua pengguna jalan. (yad)

Satlantas Polres Gresik Ingatkan Pengendara, Menyalip Sebelah Kiri Berbahaya Selengkapnya

Ini Pesan Plt Bupati Gresik Asluchul Alif kepada Pengurus Dewan Masjid Indonesia 

GRESIK,1minute.id –  “Sebagai wadah strategis dalam membina dan memakmurkan masjid. DMI memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung program pemerintah daerah. Khususnya dalam aspek spiritual, sosial dan pemberdayaan masyarakat,” Plt Bupati Gresik Asluchul Alif di Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim pada Ahad,  11 Mei 2025.

Dokter Alif-sapaan akrab-Asluchul Alif menghadiri pelantikan bersama dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pengurus Daerah (PD) Dewan Masjid Indonesia (DMI), PD Korps Muballighah masa bhakti 2024 – 2029 dan PD Perhimpunan Remaja Masjid (Prima) masa bhakti 2024 – 2027, Badan Koordinasi Majelis Ta’lim Masjid (BKMM) serta Lembaga Mualaf Center (eLMC).

Acara itu dihadiri di antaranya, Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir, Pimpinan Wilayah DMI Jawa Timur KH. M Sudjak, Pimpinan Pusat Korps Muballighah Hj. Rita Ariyani, Ketua Mustasyar PD DMI Kabupaten Gresik KH Afif Ma’shum, Ketua MUI Gresik KH Ainur Rofiq, Wakil Bupati Gresik Periode 2021 – 2024 Hj. Aminatun Habibah serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Gresik Imam Basuki. 

Menurutnya, peran DMI juga harus ikut menangkal ataupun mencegah kenakalan remaja juga angka perceraian di Kabupaten Gresik. Ini bisa dicegah dengan aktif menggelar kajian kajian kekinian, pelatihan digital, hingga kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan generasi muda saat ini. 

Pihaknya menambahkan, penanganan kenakalan remaja dan angka perceraian perlu menjadi perhatian utama. Penyebab utama kenakalan remaja dan perceraian yang sering disebutkan adalah pernikahan dini dan kurangnya pemahaman nilai nilai agama dan moral. 

“Pentingnya membekali anak muda dengan nilai nilai agama yang kuat, bukan hanya sebagai penindakan, tetapi juga sebagai upaya pencegahan. Masjid dapat dirancang sebagai ruang ekspresi anak muda yang islami, kreatif dan produktif, tanpa kehilangan nilai nilai ketaqwaan,” ujarnya. 

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik atau BPS tahun 2023, jumlah masjid di Kabupaten Gresik sebanyak 1.213 yang tersebar di 18 kecamatan. Ia berharap kedepan masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah ritual tetapi juga sebagai pusat pembinaan akhlak, pengembangan ilmu pengetahuan serta pemberdayaan ekonomi umat. 

“Keberadaan DMI Kabupaten Gresik menjadi mitra yang sangat strategis dalam menciptakan masyarakat yang bertaqwa dan sejahtera. Selamat kepada pengurus yang baru saja dilantik semoga amanah yang diemban dapat dijalankan dengan penuh keihklasan dan semangat pengabdian,” tutupnya. (yad) 

Ini Pesan Plt Bupati Gresik Asluchul Alif kepada Pengurus Dewan Masjid Indonesia  Selengkapnya

1.001 Bonsai Kelas Bintang Ramaikan Giri Kedaton Bonsai Dihelat Pemkab Gresik

GRESIK,1minute.id –  Giri Kedaton Bonsai 2025 di helat di halaman Kantor Bupati Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Pameran bonsai kelas bintang berskala nasional ini dibuka oleh Plt Bupati Gresik Asluchul Alif pada Jumat, 9 Mei 2025.

Pameran berlangsung hingga 13 Mei 2025 mendatang menghadirkan  sebanyak 1.001 bonsai dari berbagai jenis, gaya, dan usia dipamerkan. 

Tak hanya dari Gresik, peserta datang dari seluruh penjuru Indonesia untuk ambil bagian dalam kontes bergengsi ini. Mereka terbagi dalam lima kategori: kelas bintang (12 peserta), kelas utama (23 peserta), kelas madya (64 peserta), kelas pratama (274 peserta), dan kelas prospek (628 peserta).

Dalam sambutannya, Plt Bupati Gresik Asluchul Alif, menekankan pentingnya pameran ini bukan hanya sebagai ajang seni, tetapi juga sebagai peluang ekonomi baru.

“Bonsai bukan sekadar hobi atau seni. Di tangan yang tepat, bonsai bisa menjadi solusi konkret untuk mengurangi pengangguran. Kami ingin mendorong masyarakat untuk menjadikan budidaya bonsai sebagai ladang usaha, sebagai gerakan ekonomi kreatif berbasis hortikultura yang menjanjikan,” tegasnya.

Langkah ini, menurut dokter Alif, sejalan dengan semangat Gresik sebagai daerah yang terus mencari terobosan dalam membuka lapangan kerja dan menumbuhkan wirausaha baru di sektor non-industri.

Animo peserta Pameran Bonsai ini sangat besar. Hal ini seperti yang disampaikan Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putro. Dirinya menyebut peserta berasal dari wilayah di luar Pulau Jawa.

Giri Kedaton Bonsai 2025 menunjukkan bahwa Gresik mampu menjadi episentrum baru bagi perkembangan seni bonsai di Indonesia,” ujarnya.

Apresiasi juga datang dari Ketua Umum Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Pusat, Alex R. Tangkulung. Menurutnya, pameran kelas nasional semacam ini menjadi ajang _show off_ kualitas bonsai nasional.

“Pameran ini bukan hanya meningkatkan kualitas bonsai nasional, tapi juga membuka ruang baru bagi pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat,” katanya.

Tidak hanya kontes bonsai, rangkaian kegiatan juga dimeriahkan dengan berbagai agenda lain seperti pelayanan kesehatan hewan dan vaksinasi gratis, gelar pangan murah, serta agrimart dan bazar UMKM binaan Dinas Pertanian. Dengan begitu, pengunjung bisa menikmati produk-produk UMKM Gresik sekaligus melihat bonsai yang dilombakan.

Dalam kegiatan ini, diberikan beberapa penghargaan-penghargaan penting di antaranya

• Desa Petung, Kecamatan Panceng: dinobatkan sebagai Desa Bonsai Kabupaten Gresik Tahun 2025, atas perannya dalam pengembangan bonsai di tingkat desa.

• Best in Show: diraih oleh Andre Sutanto dari Jakarta, dengan karya yang memukau dewan juri.

• Grand Champion: disabet oleh Chandra Wijaya, juga dari Jakarta.

• Bonsai Favorit pilihan Plt Bupati Gresik: diberikan kepada Toyo dari Gresik Kota atas keunikan media tanam yang menyatu harmonis dengan keindahan bonsai.

Plt Bupati Alif mengajak seluruh masyarakat untuk turut menikmati keindahan dan nilai seni tinggi dari karya-karya bonsai yang dipamerkan. “Silakan datang dan nikmati. Pameran ini terbuka untuk umum hingga 13 Mei 2025. Siapa tahu, dari sekadar melihat, tumbuh minat, lalu muncul usaha baru dari bonsai,” pungkasnya. (yad)

1.001 Bonsai Kelas Bintang Ramaikan Giri Kedaton Bonsai Dihelat Pemkab Gresik Selengkapnya