Ops Ketupat Semeru 2025, Bantu Evakuasi Pemudik Pulau Bawean sedang Sakit Berlayar 

GRESIK,1minute.id – Arus balik penumpang lebaran dengan moda transportasi laut tujuan Pelabuhan Gresik mulai meningkat. Sebanyak 659 penumpang arus balik dari Pelabuhan Sangkapura, Pulau Bawean tiba di Pelabuhan Gresik pada Sabtu, 5 April 2025.

Ratusan penumpang ini, naik dua kapal cepat, yakni KM Express Bahari 6F sebanyak 254 penumpang dan KM Express Bahari 3F mengangkut 405 penumpang. Seluruh proses keberangkatan berlangsung lancar, tertib, dan aman. 

Proses keberangkatan penumpang tujuan Pelabuhan Gresik mendapatkan pengamanan dari aparat gabungan yakni,  Bhabinkamtibmas Polsek Sangkapura, Satpolairud, TNI AL, Koramil Sangkapura, petugas KSOP/KPLP, anggota Saka Bahari, tenaga medis RSUD Umar Mas’ud Sangkapura, dan Dinas Perhubungan.

Pengamanan dipimpin oleh Padal PAM AKP Anas Tohari  yang juga Kapolsek Sangkapura. Salah satu bentuk kepedulian nyata dari petugas Pos Terpadu adalah membantu masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan untuk dirujuk ke rumah sakit di Gresik, sehingga mendapatkan penanganan medis lebih lanjut secara cepat dan tepat.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kasatpolairud Gresik Iptu Arifin, menyampaikan bahwa kehadiran personel Polres Gresik di Pelabuhan Sangkapura merupakan wujud nyata pelayanan kepada masyarakat, khususnya warga kepulauan yang hendak merayakan Lebaran bersama keluarga di daratan.

“Pelayanan ini menjadi bagian dari tanggung jawab kami dalam memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat, terutama saat momentum penting seperti Lebaran,” ungkap Iptu Arifin.

Dengan semangat kolaborasi dan sinergi antarinstansi, pengamanan dan pelayanan di Pelabuhan Sangkapura diharapkan terus berlangsung optimal hingga seluruh rangkaian arus mudik dan balik Lebaran 2025 selesai. Polres Gresik berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, menjaga keamanan serta memberikan pelayanan terbaik demi terciptanya mudik yang aman dan nyaman. (yad)

Ops Ketupat Semeru 2025, Bantu Evakuasi Pemudik Pulau Bawean sedang Sakit Berlayar  Selengkapnya

Arus Balik Lebaran dari Pulau Bawean Diprediksi mulai Minggu, Direktur Kenavigasian Apresiasi KSOP Gresik

GRESIK,1minute.id – Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan atau KSOP Kelas II Gresik memprediksi arus balik penumpang lebaran melalui moda transportasi laut akan terjadi pada Minggu dan Senin, 6-7 April 2025.

Kepala KSOP Kelas II Gresik Hotman Siagian menurunkan 2 armada Kapal Patroli yakni KN.P 365, KN.P 50015 milik KSOP Kelas II Gresik serta 1 Unit Kapal Patroli, KN.P 371 milik Pangkalan PLP Tanjung Perak untuk mengawasi dan mendukung kelancaran arus mudik di wilayah perairan Gresik. 

Berdasarkan data yang dihimpun 1minute.id dari Posko Angkutan Lebaran atau Angleb 2025 Pelabuhan Gresik, mulai H-10 hingga H+3 Lebaran 2025 ini, terjadi kenaikkan sebesar 9, 44 persen penumpang dari Pelabuhan Gresik tujuan Pulau Bawean dibandingkan tahun 2024. Sebaliknya, kedatangan penumpang dari Pulau Bawean ke Pelabuhan Gresik mengalami penurunan dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. 

Pelaksanaan Angleb 2025 di Pelabuhan Gresik menjadi perhatian dari Kementerian Perhubungan Laut. Pada Jumat, 4 April 2025, Direktur Kenavigasian pada Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Capt.Budimantoro melakukan monitoring penyelenggaraan angkutan laut lebaran Tahun 2025 di Posko Pelabuhan Gresik. 

Dalam Kegiatan tersebut diterima langsung oleh Kepala Kantor KSOP Kelas II Gresik Hotman Siagian, Kapolsek KPPP Kab Gresik AKP Godid, Dinas Perhubungan Gresik, Kasie KBPP Capt Moch Firmawan, Pangkalan PLP Tanjung Perak, Perwira Jaga Hartono) dan Petugas Posko Angleb  2025.

Pada kesempatan tersebut, Hotman menyampaikan bahwa penyelenggaraan kegiatan angkutan lebaran Tahun 2025 di Pelabuhan Gresik dengan kondisi terlayani dengan baik, aman dan terkendali atas sinergitas dan kolaborasi, pelayanan prima oleh para petugas posko dari instansi terkait di Posko Angkutan Laut Lebaran Tahun 2025 di Pelabuhan Gresik.

Ia juga melaporkan bahwa KSOP Kelas II Gresik menurunkan 2 armada Kapal Patroli (KN.P 365, KN.P 50015) milik KSOP Kelas II Gresik serta 1 Unit Kapal Patroli ( KN.P 371) milik Pangkalan PLP Tanjung Perak untuk mengawasi dan mendukung kelancaran arus mudik di wilayah perairan Gresik. 

“Selama pelaksanaan Posko Angkutan Laut Lebaran 2025, kami terus berkoordinasi mengenai prakiraan cuaca dengan BMKG serta instansi terkait lainnya, guna mensukseskan pelaksanaan Posko Angleb Lebaran Tahun 2025,” kata Hotman pada Jumat, 4 April 2025.

Kegiatan angkutan lebaran mulai H-10 hingga H+3 lebaran pada hari ini, Jumat adalah sebagai berikut:

Tahun 2025  : 7.380 orang, rinciannya, kedatangan 1.597 orang, keberangkatan: 5.783 orang.

Tahun 2024: 6.683 orang, terdiri dari kedatangan 1.959, keberangkatan 4.724 orang. 

Kenaikan: 697 orang (9,44 %)

Sementara itu, Kedatangan dan Keberangkatan Kapal H-10 s.d H+3, yaitu ; 

-Tahun 2025: 34 kapal terdiri dari kedatangan: 16 kapal, keberangkatan 18 kapal 

– Tahun 2024: 29 kapal (kedatangan 14, keberangkatan: 15

– Kenaikan: 5 kapal (14,70%)

“Dari data tersebut, dapat dilihat bahwa terjadi penurunan penumpang pada kedatangan dan kenaikan penumpang pada keberangkatan serta kenaikan kunjungan kapal pada tahun 2025 dibandingkan tahun 2024,” terang Hotman. 

Sementara itu, Capt. Budimantoro menyampaikan apresiasi kepada Kepala Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Gresik Hotman Siagian beserta jajaran dan stakeholder terkait atas kinerja, loyalitas dan sinergitas dalam mensukseskan kegiatan Angkutan Laut Lebaran 2025/ 1446 H di Pelabuhan Gresik.  “Sehingga kegiatan Posko Angleb 2025 hingga saat ini dapat berjalan dengan baik, aman, terkendali serta semua penumpang dapat terlayani dengan optimal,” kata Capt.Budimantoro.

Ketua Posko Harian Angleb 2025 Pelabuhan Gresik Capt. Moch. Firmawan juga menyampaikan bahwa selama penyelenggaraan posko Angleb 2025, pihak terus berkolaborasi dengan semua petugas dari instansi terkait, menghadiri zoom dengan Posko Pusat dan Korwil Jatim, melaporkan kegiatan setiap 4 jam ke Posko Pusat melalui Korwil Jatim dan ikut serta bersama Kepala KSOP Kelas II Gresik untuk memberikan pelayanan prima serta mengawasi langsung kegiatan operasional di lapangan. (yad)

Arus Balik Lebaran dari Pulau Bawean Diprediksi mulai Minggu, Direktur Kenavigasian Apresiasi KSOP Gresik Selengkapnya

3 Destinasi Wisata yang Wajib Dikunjungi di Gresik,  Nomor 2 ada Mirip Flower Dome di Singapura

GRESIK,1minute.id – Ini tiga wisata alam dan wisata buatan yang layak untuk dikunjungi para wisata. Tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam. Tiga destinasi wisata itu, yakni, Pantai Pasir Putih di Desa Delagan ; Wisata alam Gosari atau Wagos di Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah dan wisata Lontar Sewu di Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti. 

Ketiga destinasi wisata itu berada di Kabupaten Gresik. Selama libur Lebaran Idul Fitri 1446 hijriah, ratusan bahkan ribuan wisatawan mengalir bagai air ketiga destinasi wisata yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes Masing-masing desa itu. 

1. Destinasi Wisata Lontar Sewu

Waka Polres Gresik Kompol Danu Anandhito Kuncoro Putro, bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Gresik melakukan pemantauan di kawasan wisata Lontar Sewu pada Kamis, 3 April 2025. Pemantauan dilakukan bertujuan memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang berwisata di libur lebaran. 

Kunjungan wisatawan ke Lontar Sewu pada H+4 lebaran ini sekitar seribu pengunjung. Kunjungan wisatawan di prediksi mencapai puncak pada H+7 lebaran atau warga Gresik biasa menyebut Lebaran Ketupat.

Pada kesempatan itu,  Kompol Danu Anandhito Kuncoro Putro, menghimbau agar masyarakat selalu menjaga barang bawaan, mengawasi anak-anak saat bermain, memastikan kendaraan dalam keadaan terkunci, serta berhati-hati dalam menggunakan wahana wisata.

“Kami ingin memastikan masyarakat yang berlibur merasa aman dan nyaman. Tetap waspada terhadap barang bawaan, pastikan kendaraan terkunci, dan awasi anak-anak saat bermain di wahana,” ujar Kompol Danu Anandhito.

Sambil menyapa pengunjung, rombongan Wakapolres juga turut menikmati fasilitas wisata seperti menaiki kereta wisata dan perahu. Mereka juga mencicipi berbagai kuliner khas yang tersedia di lokasi, menunjukkan dukungan terhadap UMKM setempat. 

Di wisata Lontar Sewu inu, selain arena bermain anak-anak. Wisatawan bisa menikmati ayam panggang dengan minum legen khas Hendrosari. Wisatawan juga bisa langsung membeli legen yang baru di panen dari atas pohon lontar. 

2. Wisata Alam dan Edukasi Wagos

Tempat wisata Gosari atau Wagos ini berbeda dengan Lontar Sewu. Ada dua destinasi bisa dikunjungi oleh wisatawan. Yakni, Wisata Gosari (Wagos) dan Prasasti Gosari atawa Prasasti Gua Butulan. Kedua destinasi ini satu kawasan. Karena itulah,  Wagos biasa disebut wisata alam dan edukasi. 

Wisata ini menawarkan suasana berbeda dan destinasi wisata lainnya di Kota Santri-seratan lain-Kabupaten Gresik Suasana tanaman bunga yang beraneka warna. Warni-warni tanaman seakan membawa pengunjung ke taman bunga seperti di kawasan Batu, Malang, Jawa Tina Atau, Flower Dome di Singapura. Para pengunjung bisa betah berlama lama, karena ingin menikmati warna-warni bunga yang sula ditemui di kawasan perkotaan 

3. Wisata Pantai Pasir Putih Delegan 

Destinasi wisata alam ini, paling banyak menyedot minat wisatawan. Karena wisata pantai dengan ombak yang tidak terlalu besar sehingga sangat disukai anak-anak hingga emak-emak. Wisatawan bisa bermain air pantai di pantai utara atau Pantura Gresik dengan menyewa pelampung dari ban dalam kendaraan. Selain berenang di pantai juga bermain di pasir putih di pinggir pantai sambil main layang-layang. (yad)

3 Destinasi Wisata yang Wajib Dikunjungi di Gresik,  Nomor 2 ada Mirip Flower Dome di Singapura Selengkapnya

Unit Raimas Kalam Munyeng Polres Gresik Intens Patroli, H+3 Lebaran di Gresik Kondusif

GRESIK,1minute.id – Lebaran Idul Fitri 1446 hijriah memasuki hari ketiga pada Rabu, 2 April 2025. Suasana Kamtibmas di wilayah hukum Polres Gresik kondusif. Unit Raimas Kalam Munyeng Sat Samapta Polres Gresik tidak mengendurkan patroli untuk menjaga suasana kondusif. 

Patroli ini bertujuan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, terutama tindak kejahatan pencurian dengan pemberatan atau curat; pencurian dengan kekerasan atau curas dan pencurian kendaraan bermotor atau curanmor. Biasa dikenal dengan istilah 3C itu. 

Sasaran patroli, antara lain, tempat destinasi wisata, perkantoran termasuk mesin anjungan tunai mandiri atau ATM serta kawasan permukiman warga. 

Sebagai bagian dari Patroli Perintis Presisi, anggota Unit Raimas Kalam Munyeng Sat Samapta melakukan pengecekan di beberapa lokasi rawan, termasuk mesin ATM untuk mencegah pembobolan dan pengganjalan kartu ATM. Selain itu, petugas juga berdialog dengan petugas keamanan dan warga guna meningkatkan kesadaran serta kewaspadaan terhadap potensi kejahatan.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, menegaskan bahwa Polres Gresik berkomitmen untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama libur Idul Fitri. Ia juga mengimbau warga agar segera melaporkan kejadian mencurigakan atau tindakan kriminal kepada pihak kepolisian terdekat atau melalui hotline Lapor Polisi.

“Dengan adanya patroli ini, diharapkan masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan aman dan nyaman, tanpa adanya gangguan keamanan yang dapat meresahkan. Polres Gresik terus berupaya memberikan pelayanan terbaik demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi seluruh warga,” tegas AKBP Rovan pada Rabu, 2 April 2025. (yad) 

Unit Raimas Kalam Munyeng Polres Gresik Intens Patroli, H+3 Lebaran di Gresik Kondusif Selengkapnya

Bupati Gresik Larang ASN Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melarang aparatur sipil negara atau ASN di lingkungan Pemkab Gresik menggunakan mobil dinas atau mobdin untuk mudik lebaran. 

Surat Edaran atau SE larangan menggunakan mobdin untuk keperluan pribadi bernomor 043/44/437.34/2025 tentang Penggunaan kendaraan Dinas Operasional pada Masa Mudik Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1446 hijriah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik.

Bunyi SE tertanggal 25 Maret 2025 itu, begini :

Menindaklanjuti Surat Edaran Bupati Gresik Nomor 850/1970/437.73/2024 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025 di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik, dengan ini disampaikan sebagai berikut:

1. Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah adalah 28 Maret s.d 08 April Tahun 2025.

2. Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai BUMD dan Pegawai BLUD yang akan bepergian keluar wilayah Kabupaten Gresik (Mudik Lebaran) pada Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah tidak diperkenankan menggunakan Kendaraan Dinas Operasional, baik Roda Empat (R4) maupun Roda Dua (R2).

3. Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai BUMD/BLUD dapat menggunakan Kendaraan Dinas Operasional sepanjang untuk urusan kedinasan dan/atau sudah mendapatkan ijin dari Bupati Gresik melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik.

4. Untuk Kendaraan Dinas Operasional dimaksud, agar di parkir pada tempat sebagaimana mestinya di Instansi/Kantor masing-masing

Demikian untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di Gresik, 25 Maret 2025.

Kebijakan ini berlaku bagi seluruh ASN dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik yang menggunakan kendaraan dinas operasional dalam aktivitas sehari-hari.

“Kendaraan dinas adalah aset negara yang harus digunakan secara bertanggung jawab. Oleh karena itu, kami menegaskan bahwa kendaraan dinas tidak boleh digunakan untuk keperluan pribadi, termasuk mudik Lebaran. Kami berharap seluruh ASN dan pejabat di lingkungan Pemkab Gresik dapat mematuhi aturan ini demi tertibnya administrasi serta efisiensi dalam penggunaan aset daerah,” tegas Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, juga mengimbau seluruh ASN untuk tidak menggunakan kendaraan operasional untuk kepentingan pribadi.

“Kami mengajak seluruh pejabat dan ASN di Gresik untuk bersama-sama menaati aturan yang telah ditetapkan. Kendaraan dinas harus tetap berada di kantor selama libur Lebaran agar dapat digunakan sesuai kebutuhan operasional pemerintahan setelah liburan. Kami juga akan memastikan adanya pengawasan ketat terhadap kebijakan ini,” pungkasnya.

Untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan ini, Bupati Fandi Akhmad Yani telah menginstruksikan Inspektorat dan dinas terkait untuk melakukan pengawasan ketat. Jika ditemukan pelanggaran, maka sanksi administratif akan diberlakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (yad)

Bupati Gresik Larang ASN Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran  Selengkapnya

Kepala Pusat Pengembangan SDM Kemenhubla Apresiasi Posko Angkutan Laut Lebaran Terpadu di Pelabuhan Gresik

GRESIK,1minute.id – Arus mudik lebaran melalui moda transportasi laut tujuan Pulau Bawean, Kabupaten Gresik mulai meningkat. Data di Posko Angkutan Lebaran di Pelabuhan Gresik pada H-5 Lebaran mulai terjadi lonjakan penumpang yang signifikan dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. 

Pada H-5 Lebaran 2025 sebanyak 2.533 orang terdiri, kedatangan 377 orang dan keberangkatan 2.156 orang. Pada H-5 Lebaran 2024 sebanyak 2.411 orang terdiri kedatangan 590 orang dan keberangkatan 1.821 orang. 

Sedangkan, kedatangan dan keberangkatan kapal pada 2025 juga mengalami kenaikan dengan jumlah 11 kapal terdiri 5 kapal kedatangan dan 6 keberangkatan. Sedangkan, 2024 periode sama “hanya” 10 kapal, terdiri dari 5 kedatangan dan 5 keberangkatan. 

Moda transportasi laut mudik lebaran tujuan Pulau Bawean yang berjarak 180 mil laut dari pusat Kota Gresik itu, menjadi perhatian oleh Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Laut Dr. Ahmad. Ahmad melakukan monitoring penyelenggaraan angkutan laut lebaran Tahun 2025 di Pelabuhan Gresik pada Rabu, 26 Maret 2025.

Ahmad disambut langsung oleh Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan atau KSOP Kelas II B Gresik Hotman Siagian. 

Hotman menyampaikan bahwa penyelenggaraan kegiatan angkutan lebaran di Pelabuhan Gresik dengan kondisi terlayani dengan baik, aman dan terkendali atas koordinasi dan kolaborasi kinerja dan pelayanan petugas posko dari antar instasi terkait melalui Posko Angkutan Laut Lebaran Terpadu di Pelabuhan Gresik. 

“Dari data tersebut, dapat dilihat bahwa terjadi kenaikan penumpang sebesar 5,06 persen dibanding tahun 2024,” terang Hotman. 

Sementara itu. Dr Ahmad menyampaikan agar terus mempertahankan kolaborasi yang telah dilaksanakan dengan semua pihak dan instansi terkait untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. 

Sedsngkan, Ketua Posko Angleb 2025 Devry Andrey menyampaikan bahwa selama pelaksanaan posko Angleb 2025, kami terus berkolaborasi dengan semua instansi, menghadiri Zoom dengan Posko Pusat dan Korwil Jatim. “Kami melaporkan kegiatan setiap 4 jam ke Posko Pusat melalui Korwil, mengawasi langsung kegiatan di lapangan,” kata Devry Andrey. (yad)

Kepala Pusat Pengembangan SDM Kemenhubla Apresiasi Posko Angkutan Laut Lebaran Terpadu di Pelabuhan Gresik Selengkapnya

Bandeng Kawak Berat 14,6 Kilogram Dibeli Manajemen PT Petrokimia Gresik Rp 50 Juta

GRESIK,1minute.id – Puncak Pasar dan Kontes Bandeng Kawak dipusatkan di Kawasan Bandar Grissee dilaksanakan pada maleman 27 Ramadan atau Rabu, 27 Maret 2025.

Ribuan pasang mata memadati kawasan heritage, bangunan kolonial di Jalan Basuki Rahmat, Gresik itu sejak badal Maghrib. Kontes Bandeng dimulai sekitar pukul 20.00 WIB. Ada tiga Bandeng Kawak kontestan yang meramaikan ikut tradisi Pasar Bandeng yang temurun konon sejak Sunan Giri, Wali Sanga yang juga dinobatkan sebagai Kepala Pemerintahan di Bukit Giri pada 1478 Masehi itu.

ikan bandeng dengan bobot 14,6 kilogram dengan panjang 109 sentimeter milik petambak Saifullah Mahdi, petambak asal Desa Pangkah Kulon, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik keluar sebagai jawara. 

Juara kedua bandeng dengan berat 11,6 kilogram, panjang 106 sentimeter milik Askin, petambak asal Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik. Dan, juara ketiga bandeng seberat 8 kilogram dengan panjang 90 sentimeter milik Zainul Abidin, petambak Pulau Mengare di Desa Watuagung, Kecamatan Bungah.

Bandeng kawak peraih jawara kontes di event tahunan yang dihelat Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik. Pasar & Kontes Bandeng Kawak 2025 terjual seharga Rp 50 juta. Pembelinya adalah manajemen PT Petrokimia Gresik, salah satu perusahaan plat merah yang memiliki tagline “Solusi Agro Industri ” itu. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, menegaskan bahwa Kontes Bandeng Kawak bukan hanya sekadar perlombaan, tetapi juga bentuk apresiasi terhadap petambak yang telah berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan dan perekonomian daerah.

“Tradisi ini telah menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Gresik. Kami berharap kontes ini dapat semakin memotivasi para petambak untuk terus meningkatkan kualitas budidaya bandeng serta memperkuat daya saing sektor perikanan kita,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani pada Rabu malam, 27 Maret 2025.

Kontes Bandeng Kawak ini, salah satu event tahunan di maleman Ramadan yang tunggu oleh masyarakat. Di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, pada 10 hari terakhir Ramadan atau maleman Ramadan ada tiga event sangat dinantikan oleh masyarakat Gresik dan warga seluruh pelosok negeri. Tiga event itu, yakni, maleman 23 Ramadan, Sanggring Kolak Ayam di Desa Gumeno, Kecamatan Manyar. Tahun tradisi itu genap 500 tahun. Pada 2019, Sanggring Kolak Ayam tercatat sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia. 

Tradisi berikutnya, maleman Selawa Ramadan di Bukit Giri, Desa Giri, Kecamatan Kebomas. Dan, tradisi ketiga adalah maleman 27 Ramadan hingga menjelang Idul Fitri, tradisi Pasar dan Kontes Bandeng Kawak. 

“Saya mengundang seluruh masyarakat Gresik untuk datang dan menyaksikan kemeriahan Kontes Bandeng Kawak 2025. Mari bersama-sama melestarikan tradisi ini, mendukung para petambak lokal, serta menikmati berbagai hiburan yang telah disiapkan. Acara ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga kebersamaan dan kebanggaan akan budaya kita,” ajaknya.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, menambahkan bahwa Kontes Bandeng Kawak juga memiliki dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Gresik. “Selain menjadi kebanggaan masyarakat, acara ini juga mendukung geliat ekonomi lokal, mulai dari pelaku UMKM, pedagang pasar bandeng, hingga industri kuliner berbasis olahan bandeng. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan meramaikan acara ini,” tutur dokter Alif,panggilan akrab, Asluchul Alif. 

Selain kontes Bandeng yang dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, serta perwakilan kepala daerah se-Jatim ini, juga akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan pendukung, termasuk arak-arakan bandeng dan live cooking bersama King Abdi (Finalis Masterchef Indonesia). Yang tak kalah menarik, panitia telah menyiapkan 3.000 porsi bandeng gratis bagi para pengunjung yang hadir di sepanjang Jalan Basuki Rahmat. (yad)

Bandeng Kawak Berat 14,6 Kilogram Dibeli Manajemen PT Petrokimia Gresik Rp 50 Juta Selengkapnya

Bandeng Kawak Berat 14,6 Kilogram, Seusia Siswa SMA, Jawara Kontes Bandeng Gresik

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik kembali menggelar tradisi Pasar dana Kontes Bandeng 2025. Tradisi terun temurun konon sejak Sunan Giri, Wali Sanga yang juga Kepala Pemerintahan di Bukit Giri pada 1478 Masehi. 

Bandeng yang konon digunakan oleh para santri Sunan Giri sebagai oleh-oleh ketika merayakan hari raya Idul Fitri di kampung halaman mereka masing-masing. Tahun ini, tradisi Pasar Bandeng 2025 digelar selama tiga hari, 26 Maret sampai 28 Maret 2025 di Kawasan perdagangan di Gresik Kota Lama atau GKL, mulai Jalan Gubernur Suryo, H. Samanhudi, Cokroaminoto, Raden Santri dan Basuki Rahmat.

Sedangkan untuk kontes Bandeng Kawak dihelat pada Malem 27 Ramadan yang dipusatkan di kawasan Bandar Grissee di Jalan Basuki Rahmat, Gresik. Ada tiga ikan bandeng kontestan yang meramaikan tradisi tahunan yang dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa serta para perwakilan kepala daerah se-Jawa Timur itu.

ikan bandeng dengan bobot 14,6 kilogram dengan panjang 109 sentimeter milik petambak Saifullah Mahdi, petambak asal Desa Pangkah Kulon, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik keluar sebagai jawara. 

Juara kedua bandeng dengan berat 11,6 kilogram, panjang 106 sentimeter milik Askin, petambak asal Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik. Dan, juara ketiga bandeng seberat 8 kilogram dengan panjang 90 sentimeter milik Zainul Abidin,  petambak Pulau Mengare di Desa Watuagung, Kecamatan Bungah.

Mereka ini, adalah langganan jawara kontes di event tahunan di Kontes Bandeng Kawak. Sebab, tidak mudah bagi petambak untuk melakukan budidaya bandeng kawak yang biaa seusai anak sekolah dasar hingga sekolah menengah atas atau SMA itu. Ikan bandeng milik Syaifullah Mahdi, biasa disapa, Sandi yang beratnya 14,6 kilometer itu dipanen setelah berusia 16 tahun atau seusia siswa SMA.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Kontes Bandeng Kawak merupakan salah satu tradisi kebanggaan masyarakat Gresik yang sudah berusia ratusan tahun sejak era Sunan Giri. Tradisi yang digelar mulai malam 26 Ramadan hingga akhir Ramadan ini juga bertujuan untuk meningkatkan ekonomi khususnya sektor perikanan.

“Kecerdasan Mbah Sunan Giri di era itu, ingin meningkatkan ekonomi sektor ikan bandeng di wilayah Leran, Manyar sampai Ujungpangkah,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani pada Rabu malam, 26 Maret 2025. Dia mengungkapkan bahwa Kabupaten Gresik memiliki potensi budidaya ikan bandeng yang luar biasa. Di Gresik luas tambak 17 ribu hektar atau sekitar 36 persen luas tambak di Jawa Timur. Total produksi ikan bandeng sebanyak 49 ribu ton per tahun.

“Tiap tahun bandeng kita 49 ribu ton, semoga sektor perikanan tidak tergerus oleh regulasi-regulasi yang ruwet, seperti regulasi pupuk. Pupuk ini sangat krusial untuk pakan ikan bagi petambak,” terangnya.

Dalam hitungan wartawan 1minute.id bila hasil panen ikan bandeng 49 ribu ton per tahun alias 49 juta kilogram dengan harga bandeng seharga Rp 25 ribu per kilogram sama dengan Rp 1,22 triliun per tahun. 

Sementara pemenang Kontes Bandeng Kawak 2025, Saifullah Mahdi mengaku ikan bandeng miliknya sudah berusia 16 tahun, dengan perawatan ekstra dan dibudidayakan di lahan tambak khusus.

“Bandeng ini sudah kami rawat selama 16 tahun, di tambak seluas 4 hektar, jadi tambak tersebut memang kami siapkan khusus untuk bandeng-bandeng yang akan mengikuti kontes setiap tahun,” terang Sandi yang juga Kepala Desa Pangkah Kulon ini.

Mahdi menyebut, dirinya sudah sejak puluhan tahun mengikuti Kontes Bandeng Kawak. Hal ini sebagai wujud kecintaan terhadap budaya Kabupaten Gresik, serta kebanggaan dan penyemangat para petani tambak. “Kami berharap petani atau pembudidaya bisa terus melestarikan tradisi Kontes Bandeng Kawak ini, karena Bandeng adalah salah satu ikon kebanggaan masyarakat Gresik,” katanya. 

Dalam puncak Kontes Bandeng Kawak ini, ikan bandeng pemenang kontes milik Syaifullah Mahdi juga dilelang dengan harga awal Rp. 20 juta, dan terjual Rp 50 juta dengan penawaran terakhir pihak managemen Petrokimia Gresik. (yad)

Bandeng Kawak Berat 14,6 Kilogram, Seusia Siswa SMA, Jawara Kontes Bandeng Gresik Selengkapnya

Keselamatan Pemudik Prioritas Utama, Satlantas Polres Gresik Lakukan Rampcheck Moda Darat

GRESIK,1minute.id – Puncak arus mudik lebaran Idul Fitri 1446 hijriah diperkirakan mulai Kamis besok, 27 Maret 2025. Untuk memastikan kelancaran dan keselamatan pemudik Satuan Lalu Lintas atau Satlantas Polres Gresik menggelar rampcheck serta pemeriksaan kesehatan bagi pengemudi bus angkutan umum. 

Kegiatan yang menjadi bagian dari Operasi Ketupat Semeru 2025 ini berlangsung di Terminal Kelas B Bunder, Gresik pada Rabu, 26 Maret 2025. Dalam kegiatan ini, Satlantas Polres Gresik sinergi bersama  Dinas Perhubungan atau Dishub Gresik,  Dinas Kesehatan Gresik, Dokkes Polres Gresik, CPM Gresik, serta tim medis dari RS Bhayangkara Bojonegoro. 

Tujuan utamanya adalah memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan serta memastikan para sopir dalam keadaan sehat dan bebas dari pengaruh zat berbahaya.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kasat Lantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera Buna, menegaskan pentingnya kegiatan ini guna mendukung keselamatan para pemudik. “Rampcheck ini dilakukan untuk memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan dan surat-suratnya lengkap. Selain itu, pemeriksaan kesehatan sopir juga dilakukan agar mereka benar-benar siap mengemudi tanpa terpengaruh zat berbahaya,” ujar AKP Rizki.

Dalam kegiatan ini, beberapa prosedur dilakukan, antara lain:

✔ Rampcheck kendaraan oleh Dishub untuk memastikan kelayakan operasional bus.

✔ Pemeriksaan kesehatan sopir, termasuk pengecekan tekanan darah dan tes urine untuk mendeteksi penggunaan zat adiktif atau alkohol.

✔ Sosialisasi keselamatan kepada penumpang dengan pembagian brosur tentang mudik aman.

✔ Pemasangan stiker hotline 110, sebagai layanan bagi masyarakat yang ingin melaporkan sopir ugal-ugalan atau membahayakan keselamatan di jalan.

Dalam kegiatan rampcheck ini, sebanyak 22 unit bus diperiksa, yang terdiri dari 3 unit Bus Antar Kota Antar Provinsi atau AKAP ; 15 unit bus antar kota dalam Provinsi atau AKDP dan 4 unit bus Trans Jatim. 

Dan Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh kendaraan dalam kondisi laik jalan dan memiliki dokumen yang lengkap. Sementara itu, dari hasil tes urine terhadap 22 sopir bus, tidak ditemukan indikasi penggunaan narkoba atau alkohol.

“Dari Hasil Pemeriksaan Semua Bus Laik Jalan, Sopir Bebas Narkoba,” tegas AKP Rizki. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para pemudik dapat menikmati perjalanan yang lebih aman dan nyaman. Satlantas Polres Gresik juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melapor jika menemukan sopir yang berkendara secara membahayakan.

“Keselamatan adalah prioritas utama. Mari bersama-sama menjaga keamanan di jalan agar mudik tahun ini berjalan dengan lancar dan selamat sampai tujuan,” harap AKP Rizki. (yad)

Keselamatan Pemudik Prioritas Utama, Satlantas Polres Gresik Lakukan Rampcheck Moda Darat Selengkapnya

Kasus Dugaan Pornografi Eks Pegawai BUMN dan Selebgram Sidoarjo Segera Disidangkan

GRESIK,1minute.id –  Seksi Pidana Umum Kejari Gresik menerima pelimpahan tahap dua perkara dugaan tindak pidana pornografi dari Penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Gresik pada Rabu, 26 Maret 2025.

Tersangka dalam perkara ini berinisial IBP, eks pegawai pelat merah di Gresik. Pasangannya berinisial V, seorang selebgram asal Sidoarjo. Tersangka IBP dan V, masing-masing telah berkeluarga. Sedangkan, barang bukti yang diserahkan oleh penyidik adalah gawai milik IBP. Lokasi kejadian di salah satu hotel di Kota Gresik.

Kasi Pidum Kejari Gresik Bram Prima Putra yang memimpin langsung tahap dua dari penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak atau PPA Satreskrim Polres Gresik itu. 

Saat pemeriksaan berkas oleh JPU, kedua tersangka mengakui kalau video syur keduanya dibuat di kamar 706 di salah satu hotel di Kota Gresik. HP yang digunakan untuk merekam merupakan milik tersangka IBP dan perekaman dilakukan atas kesepakatan dengan Viska. Gawai yang berisi video porno berdurasi 1 menit 45 detik menjadi barang bukti yang diserahkan ke kejaksaan.

“Berkas kasus pornografi sudah lengkap dan akan dilimpahkan ke kejaksaan,” ujar Bram Prima Putra. Kedua tersangka dijerat Pasal 29 jo Pasal 4 ayat (1) atau Pasal 34 jo Pasal 8 Undang-Undang RI No 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman 12 tahun penjara. Keduanya tersangka kemudian dibawa ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Gresik berad di Jalan Raya Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme.

Pada tahap dua ini, tersangka IBP mengenakan Tshirt warna hitam. Sedangkan tersangka V, selebgram asal Sidoarjo memakai sweter warna putih tulang.

Kasus pornografi yang diperankan pasangan bukan suami-istri itu sempat viral di media sosial alias medsos. Pasalnya, pemeran laki-laki adalah karyawan bagian hukum perusahaan pelat merah. Tersangka IBP yang telah memiliki istri itu akhirnya dipecat dari perusahaan. (yad)

Kasus Dugaan Pornografi Eks Pegawai BUMN dan Selebgram Sidoarjo Segera Disidangkan Selengkapnya