Dirlantas Polda Jatim, Kapolres Gresik dan Tim TAA Selidiki Penyebab Laka di Jalan Raya Duduksampeyan

GRESIK,1minute.id – Satuan Polisi Lalu Lintas atau Satlantas Polres Gresik mengumpulkan informasi untuk mengungkap kronologi lengkap kecelakaan maut yang mengakibatkan 7 orang meninggal dunia di Jalan Raya Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Kamis, 10 April 2025.

Kecelakaan adu banteng yang melibatkan Isuzu Panther versus Bus Rajawali Indah itu terjadi pukul 05.45 WIB. Kejadian yang memilukan itu membuat masyarakat Gresik seakan turut berduka. Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, menyampaikan belasungkawa atas musibah tersebut. Dalam keterangannya, ia mengungkapkan rasa duka yang mendalam kepada keluarga korban.

“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas korban jiwa dalam kecelakaan ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar AKBP Rovan saat meninjau lokasi kejadian pada Kamis, 10 April 2025.

Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Timur Kombes Pol Komarudin, juga turut hadir di lokasi bersama Tim Traffic Accident Analysis (TAA).  Ia menyampaikan bahwa penyebab pasti kecelakaan masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut. Sementara itu, sopir dan satu penumpang bus mengalami luka ringan dan saat ini tengah menjalani perawatan di RSUD Ibnu Sina Gresik — rumah sakit yang sama tempat proses identifikasi jenazah para korban dilakukan.

Kapolres Gresik mengingatkan seluruh masyarakat, khususnya pengguna jalan, untuk lebih berhati-hati dan selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum bepergian, terutama saat melintasi jalur rawan kecelakaan seperti kawasan Duduksampeyan.

“Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama. Mari tingkatkan kewaspadaan demi menghindari kejadian serupa,” tambahnya. Pihak kepolisian masih terus mengumpulkan informasi untuk mengungkap kronologi lengkap kejadian ini. Penanganan korban dan proses evakuasi dilakukan dengan koordinasi intensif antara aparat dan tenaga medis. Tragedi ini menjadi pengingat keras akan pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas.

Tragedi yang memilukan itu terjadi sekitar pukul 05.45 WIB bermula saat mobil Isuzu Panther bernomor polisi DK 1157 FCL dalam perjalanan mengantar rombongan umrah menuju Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo. 

Mobil Panther dikemudikan oleh Akhmad Basuki, 48, warga Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Tuban dengan 6 penumpang melaju dari Lamongan menuju Gresik. Memasuki Jalan Raya Duduksampeyan diduga mobil mengalami selip pada ban kiri, sehingga kehilangan kendali dan oleng ke kanan, melintasi markah jalan. 

Nahas, saat yang bersamaan, sebuah bus Rajawali Indah nopol S 7707 UA yang dikemudikan oleh Suwarno, asal Tuban, melaju dari arah berlawanan (Gresik-Lamongan). Kedua kendaraan pun mengalami tabrakan adu banteng. Benturan kendaraan itu sangat keras, membuat bodi mobil Panther rusak parah.

Sebanyak 7 orang penumpang Isuzu Panther meninggal dunia. Rinciannya, 4 orang meninggal di lokasi kejadian, dan 3 orang lainnya meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. Diduga, tujuh korban meninggal itu satu keluarga. Sedangkan, dua penumpang bus yang mengalami luka-luka bernama sopir bus Suwarno, 46, asal Tuban dan Khoirul Anam, 22, asal Bojonegoro. Keduanya mengalami patah tulang. (yad)

Dirlantas Polda Jatim, Kapolres Gresik dan Tim TAA Selidiki Penyebab Laka di Jalan Raya Duduksampeyan Selengkapnya

Kecelakaan Maut, Isuzu Panther Vs Bus, 7  Orang Rombongan Pengantar Umrah Meninggal Dunia

GRESIK,1minute.id – Kecalakaan maut terjadi di ruas Jalan Raya Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Kamis, 10 April 2025. Kecelakaan yang melibatkan MPV Isuzu Panther versus PO Bus Rajawali Indah itu mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia dan dua orang luka-luka.

Tujuh korban meninggal dunia itu adalah penumpang mobil Panther. Mereka adalah rombongan jemaah Umrah dari Tuban. Sedangkan, dua korban luka-luka adalah penumpang bus. Informasi yang dihimpun, tragedi yang memilukan itu terjadi sekitar pukul 06.00 WIB bermula saat mobil Isuzu Panther bernomor polisi DK 1157 FCL dalam perjalanan mengantar rombongan umrah menuju Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo. 

Mobil Panther dikemudikan oleh Akhmad Basuki, 49, warga Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Tuban dengan 6 penumpang melaju dari Lamongan menuju Gresik. Memasuki Jalan Raya Duduksampeyan diduga mobil Panther mengalami selip pada ban kiri, sehingga kehilangan kendali dan oleng ke kanan, melintasi markah jalan. 

Nahas, saat yang bersamaan, sebuah bus  Rajawali Indah nopol S 7707 UA yang dikemudikan oleh Suwarno, asal Tuban, melaju dari arah berlawanan (Gresik-Lamongan). Kedua kendaraan pun mengalami tabrakan adu banteng. Benturan kendaraan itu sangat keras, membuat bodi mobil Panther rusak parah. Sebanyak 4 orang penumpang Panther meninggal dunia di lokasi kejadian. Tiga penumpang Panther lainnya meninggal perjalanan ke rumah sakit. Diduga, tujuh korban meninggal itu satu keluarga. Mereka hendak mengantarkan umrah, Muhammad Aqib, 27, yang juga penumpang Panther yang meninggal dunia.

Sedangkan, dua penumpang bus yang mengalami luka-luka bernama sopir bus Suwarno, 46, asal Tuban dan kenek Khoirul Anam, 22, asal Bojonegoro. Keduanya mengalami patah tulang.

Kasatlantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera Buna melalui Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik Ipda Andri Aswoko menjelaskan korban meninggal akibat kecelakaan adalah penumpang mobil Panther. “Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kecelakaan ini. Termasuk memeriksa kondisi kendaraan dan kondisi jalan di sekitar lokasi kejadian,” kata Andri kepada wartawan. 

Polres Gresik mengimbau seluruh pengendara untuk lebih berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa di masa depan. (yad)

Kecelakaan Maut, Isuzu Panther Vs Bus, 7  Orang Rombongan Pengantar Umrah Meninggal Dunia Selengkapnya

Pemkab Manfaatkan Gedung UPT Dispendik untuk Tempat Penitipan Anak bagi Buruh Pabrik, Keluarga Miskin, Gratis

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif meninjau langsung rencana pemanfaatan gedung UPT Dinas Pendidikan atau Dispendik Kecamatan Manyar sebagai tempat penitipan anak atau TPA pada Selasa, 9 April 2025.

Gedung ini disiapkan sebagai layanan alternatif penitipan anak yang aman, nyaman, dan gratis, khususnya bagi kelompok rentan seperti pekerja pabrik, pekerja informal, dan keluarga miskin. Atau masyarakat berpenghasilan rendah atau MBR.

Langkah ini merupakan bagian dari Program Kerja 100 Hari Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Asluchul Alif, sekaligus menjadi tonggak awal penyediaan layanan pengasuhan anak yang terjangkau, inklusif, dan berpihak pada masyarakat kurang mampu.

Selain layanan pengasuhan dasar, TPA ini juga akan dilengkapi aktivitas edukatif non-formal untuk mendukung tumbuh kembang anak secara holistik.

“Sesuai amanat Program 100 Hari, TPA ini dirancang untuk gratis, dengan prioritas bagi keluarga kurang mampu, terutama dari kalangan buruh pabrik dan pekerja informal,” ujar Wabup Alif didampingi Kepala Dispendik Gresik S. Hariyanto dan Kepala Dinas KBPPPA Gresik Titik Ernawati.

Sebelumnya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam beberapa kesempatan telah menegaskan pentingnya ketersediaan layanan publik yang inklusif bagi perempuan dan anak. “Kami ingin setiap anak di Gresik mendapat pengasuhan dan pendidikan awal yang layak, tanpa terkendala latar belakang ekonomi orang tua. Ini bagian dari komitmen Nawakarsa untuk mewujudkan Gresik yang lebih adil dan berdaya,” tegas Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Kepala Dinas KBPPPA Gresik Titik Ernawati, juga menyampaikan dukungan penuh atas rencana operasionalisasi TPA ini. “Kami mendukung sepenuhnya program Bupati dan Wakil Bupati untuk menghadirkan TPA yang ramah dan sayang anak, terutama bagi anak-anak dari perempuan pekerja rentan dan single parent. Saat ini kami tengah mempersiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan,” pungkasnya. (yad)

Pemkab Manfaatkan Gedung UPT Dispendik untuk Tempat Penitipan Anak bagi Buruh Pabrik, Keluarga Miskin, Gratis Selengkapnya

Ini Harapan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Awal Kerja Usai Libur Lebaran 

GRESIK,1minute.id – Mengawali hari kerja usai libur Idul fitri 1446 H, Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Asluchul Alif dan jajaran Forkopimda, menggelar halal bihalal di halaman kantor Bupati Gresik pada Selasa, 8 April 2025.

Dalam sambutannya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berharap momentum ini menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan semangat kolaborasi antarunsur pemerintahan.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Gresik, saya mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri 1446 H. Semoga kita semua kembali suci dan diberikan kekuatan untuk terus bersinergi dalam membangun daerah tercinta ini,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Ia juga menekankan pentingnya memperkuat kebersamaan dan komunikasi antarperangkat daerah demi kelancaran program-program pembangunan ke depan dengan pelayanan yang maksimal.

“Melalui halal bihalal ini, kita tingkatkan rasa persatuan dan kesatuan. Setelah libur panjang ini, maksimalkan semangat spirit kita menjadi pelayan publik, melayani masyarakat Kabupaten Gresik,” imbuhnya. 

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan pesan kebersamaan dan pentingnya kolaborasi lintas sektor.

“Halal Bihalal ini bukan sekadar tradisi, tetapi wujud nyata silaturahmi dan penguatan sinergi antara Polri, TNI, dan seluruh elemen pemerintahan. Ini penting demi menjaga stabilitas keamanan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Gresik,” tegasnya. (yad) 

Ini Harapan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Awal Kerja Usai Libur Lebaran  Selengkapnya

3 Hari Puncak Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Gresik Lancar, Penumpang Kapal Meningkat 8,81 Persen

GRESIK,1minute.id – Arus balik lebaran melalui moda transportasi laut di Pelabuhan Gresik mengalami kenaikkan 8,81 persen dibanding periode sama tahun 2024. Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan atau KSOP kelas II Gresik mencatat puncak arus balik dari Pelabuhan Sangkapura, Pulau Bawean tujuan Pelabuhan Gresik terjadi selama 3 hari,  mulai Sabtu sampai Senin,  5 – 7 April 2025.

“Alhamdulillah, puncak arus balik Angkutan Laut Lebaran dari Pelabuhan Pulau Bawean menuju Pelabuhan Gresik terjadi selama 3 hari terakhir, yakni pada hari Sabtu, Minggu dan hari Senin lancar,” kata Kepala KSOP Kelas II Gresik Hotman Siagian pada Senin, 7 April 2025.

Ia mengatakan, pihak telah melakukan 

sejumlah langkan mengantisipasi lonjakan penumpang saat arus balik Lebaran 2025. Antisipasi yang dilakukan antara lain, menambah jadwal pelayaran kapal cepat, KM Express Bahari dari Pulau Bawean menuju Pelabuhan Gresik. Sebanyak tiga armada kapal yang dioperasikan dan digunakan untuk melayani penumpang dengan trayek Pelabuhan Gresik – Pelabuhan Pulau Bawean (PP). Tiga armada kapal itu,  yakni ;  KMP Gili Iyang, KM. Express Bahari 6F dan KM.Express Bahari 3F. 

“Langkah ini dilakukan guna mempercepat proses kepulangan para pemudik yang sebelumnya menyeberang dari Pelabuhan Gresik menuju Pelabuhan Pulau Bawean untuk merayakan Idul fitri,” ujar Hotman. 

Hotman juga menyampaikan, bahwa sinergitas dan kolaborasi para petugas Posko dari Instansi terkait berjalan dengan hasil optimal dan baik serta pelaksanaan berjalan dengan lancar. Hotman seakan tidak pernah lelah mengingatkan para petugas posko agar selalu berupaya memberikan pelayanan prima dan berikan yang terbaik kepada saudara kita yang sedang melaksanakan mudik lebaran . 

Para petugas Posko berada di Posko, Terminal Penumpang dan Dermaga untuk memberikan pelayanan prima dengan maksimal kepada masyarakat yang melaksanakan mudik serta menghadiri rapat Zoom dengan Posko Tingkat Pusat dan Rapat Korwil Jatim.

Ketua Posko Angkutan Laut Lebaran Pelabuhan Gresik 2025 Devry Andey, menyebut selama tiga hari puncak arus balik di mana kedua kapal cepat dengan membawa penumpang penuh sesuai kapasitas angkut.

“Dua kapal KM.Express Bahari mengangkut penumpang penuh dari Pelabuhan Bawean. Hari ini (Senin) juga masih ramai,” terang Devry, yang juga menjabat sebagai Kasi Lalu Lintas Angkutan Laut (Lala) KSOP Kelas II Gresik.

Data kegiatan angkutan lebaran H+7 pada Senin, 7 April 2025  sebagai berikut:

> Kedatangan 3.569 orang (penurunan 5,21% dibandingkan tahun 2024)

> Keberangkatan 6.245 orang (kenaikan 18,86% dibandingkan tahun 2024)

> Total: 9.814 orang (kenaikan 8,81% dibandingkan tahun 2024)

Kedatangan dan Keberangkatan Kapal:

– Kedatangan: 22 kapal (kenaikan 15,79% dibandingkan tahun 2024)

– Keberangkatan: 24 kapal (kenaikan 20% dibandingkan tahun 2024)

– Total: 46 kapal (kenaikan 17,95% dibandingkan tahun 2024)

“Secara keseluruhan hingga saat ini untuk pelaksanaan Posko Angkutan Laut Lebaran Tahun 2025 di Pelabuhan Gresik berjalan dengan baik dan lancar serta penumpang terlayani.” kata Devry Andey (yad) 

3 Hari Puncak Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Gresik Lancar, Penumpang Kapal Meningkat 8,81 Persen Selengkapnya

157 Kabupaten/Kota Panen Serentak,  Presiden Prabowo Panen Raya di Majalengka, Danrem 084 BJ Panen di Gresik

GRESIK,1minute.id – Presiden Prabowo Subianto melakukan panen raya di Desa Randegan Wetan, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat pada Senin, 7 April 2025. Selain di Majalengka,  panen raya juga dilakukan di 14 provinsi dan 157 kabupaten/kota di Indonesia. Panen raya di Kabupaten Gresik, satu dari 157 kabupaten/kota dipusatkan di Desa Mulung, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik.

Panen raya itu dihadiri antara lain, Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Danny Alkadrie, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Achmad Saleh Rahanar, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif serta Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo. Kegiatan diawali dengan panen simbolis oleh Danrem 084/Bhaskara Jaya yang menandai dimulainya rangkaian kegiatan. 

Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putro, menyampaikan bahwa Desa Mulung memiliki lahan sawah produktif seluas 145 hektar yang dikelola oleh Gabungan Kelompok Tani atau Gapoktan setempat. Ia menambahkan, Gresik menjadi salah satu lumbung pangan utama di Jawa Timur, dengan produksi gabah kering panen atau GKP mencapai 854.928 kilogram dan realisasi beras sebesar 2.827.750 kilogram. 

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, dalam sambutannya menekankan pentingnya kegiatan ini dalam mewujudkan swasembada pangan nasional sebagaimana yang telah dicanangkan oleh Presiden Prabowo. Ia juga mengingatkan agar para petani aktif melaporkan jika ada indikasi ketidaksesuaian harga gabah di lapangan.

“Bila ada ketidaksesuian harga gabah di lapangan petani secapatnya melapor,” kata dokter Alif-sapaan-Asluchul Alif.  Sementara itu,  dari sambungan virtual, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan apresiasi atas capaian ini di tengah tantangan cuaca ekstrem. 

Menurutnya, stok beras nasional kini mencapai 2,4 juta ton dan diprediksi meningkat menjadi 3 juta ton di akhir bulan tertinggi dalam dua dekade terakhir.

Puncak acara ditandai dengan sesi zoom nasional yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Dalam arahannya, Presiden kedelapan Indonesia itu menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan menjaga ketersediaan pangan, serta menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian melalui penyediaan sarana dan prasarana seperti irigasi, pupuk, alat mesin pertanian, dan pembentukan koperasi desa.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menyampaikan dukungan penuh atas program ketahanan pangan nasional. “Kami siap mendukung penuh dan bersama masyarakat bahu membahu menyukseskan program Presiden untuk mewujudkan swasembada pangan,” tegasnya.

Panen raya ini menjadi lebih dari sekadar panen biasa. Ia menjadi momentum nasional yang menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah pusat, daerah, TNI-Polri, dan petani dalam mewujudkan kedaulatan pangan demi masa depan Indonesia yang mandiri dan berkelanjutan. (yad) 

157 Kabupaten/Kota Panen Serentak,  Presiden Prabowo Panen Raya di Majalengka, Danrem 084 BJ Panen di Gresik Selengkapnya

Ops Ketupat Semeru 2025, Bantu Evakuasi Pemudik Pulau Bawean sedang Sakit Berlayar 

GRESIK,1minute.id – Arus balik penumpang lebaran dengan moda transportasi laut tujuan Pelabuhan Gresik mulai meningkat. Sebanyak 659 penumpang arus balik dari Pelabuhan Sangkapura, Pulau Bawean tiba di Pelabuhan Gresik pada Sabtu, 5 April 2025.

Ratusan penumpang ini, naik dua kapal cepat, yakni KM Express Bahari 6F sebanyak 254 penumpang dan KM Express Bahari 3F mengangkut 405 penumpang. Seluruh proses keberangkatan berlangsung lancar, tertib, dan aman. 

Proses keberangkatan penumpang tujuan Pelabuhan Gresik mendapatkan pengamanan dari aparat gabungan yakni,  Bhabinkamtibmas Polsek Sangkapura, Satpolairud, TNI AL, Koramil Sangkapura, petugas KSOP/KPLP, anggota Saka Bahari, tenaga medis RSUD Umar Mas’ud Sangkapura, dan Dinas Perhubungan.

Pengamanan dipimpin oleh Padal PAM AKP Anas Tohari  yang juga Kapolsek Sangkapura. Salah satu bentuk kepedulian nyata dari petugas Pos Terpadu adalah membantu masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan untuk dirujuk ke rumah sakit di Gresik, sehingga mendapatkan penanganan medis lebih lanjut secara cepat dan tepat.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kasatpolairud Gresik Iptu Arifin, menyampaikan bahwa kehadiran personel Polres Gresik di Pelabuhan Sangkapura merupakan wujud nyata pelayanan kepada masyarakat, khususnya warga kepulauan yang hendak merayakan Lebaran bersama keluarga di daratan.

“Pelayanan ini menjadi bagian dari tanggung jawab kami dalam memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat, terutama saat momentum penting seperti Lebaran,” ungkap Iptu Arifin.

Dengan semangat kolaborasi dan sinergi antarinstansi, pengamanan dan pelayanan di Pelabuhan Sangkapura diharapkan terus berlangsung optimal hingga seluruh rangkaian arus mudik dan balik Lebaran 2025 selesai. Polres Gresik berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, menjaga keamanan serta memberikan pelayanan terbaik demi terciptanya mudik yang aman dan nyaman. (yad)

Ops Ketupat Semeru 2025, Bantu Evakuasi Pemudik Pulau Bawean sedang Sakit Berlayar  Selengkapnya

Arus Balik Lebaran dari Pulau Bawean Diprediksi mulai Minggu, Direktur Kenavigasian Apresiasi KSOP Gresik

GRESIK,1minute.id – Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan atau KSOP Kelas II Gresik memprediksi arus balik penumpang lebaran melalui moda transportasi laut akan terjadi pada Minggu dan Senin, 6-7 April 2025.

Kepala KSOP Kelas II Gresik Hotman Siagian menurunkan 2 armada Kapal Patroli yakni KN.P 365, KN.P 50015 milik KSOP Kelas II Gresik serta 1 Unit Kapal Patroli, KN.P 371 milik Pangkalan PLP Tanjung Perak untuk mengawasi dan mendukung kelancaran arus mudik di wilayah perairan Gresik. 

Berdasarkan data yang dihimpun 1minute.id dari Posko Angkutan Lebaran atau Angleb 2025 Pelabuhan Gresik, mulai H-10 hingga H+3 Lebaran 2025 ini, terjadi kenaikkan sebesar 9, 44 persen penumpang dari Pelabuhan Gresik tujuan Pulau Bawean dibandingkan tahun 2024. Sebaliknya, kedatangan penumpang dari Pulau Bawean ke Pelabuhan Gresik mengalami penurunan dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. 

Pelaksanaan Angleb 2025 di Pelabuhan Gresik menjadi perhatian dari Kementerian Perhubungan Laut. Pada Jumat, 4 April 2025, Direktur Kenavigasian pada Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Capt.Budimantoro melakukan monitoring penyelenggaraan angkutan laut lebaran Tahun 2025 di Posko Pelabuhan Gresik. 

Dalam Kegiatan tersebut diterima langsung oleh Kepala Kantor KSOP Kelas II Gresik Hotman Siagian, Kapolsek KPPP Kab Gresik AKP Godid, Dinas Perhubungan Gresik, Kasie KBPP Capt Moch Firmawan, Pangkalan PLP Tanjung Perak, Perwira Jaga Hartono) dan Petugas Posko Angleb  2025.

Pada kesempatan tersebut, Hotman menyampaikan bahwa penyelenggaraan kegiatan angkutan lebaran Tahun 2025 di Pelabuhan Gresik dengan kondisi terlayani dengan baik, aman dan terkendali atas sinergitas dan kolaborasi, pelayanan prima oleh para petugas posko dari instansi terkait di Posko Angkutan Laut Lebaran Tahun 2025 di Pelabuhan Gresik.

Ia juga melaporkan bahwa KSOP Kelas II Gresik menurunkan 2 armada Kapal Patroli (KN.P 365, KN.P 50015) milik KSOP Kelas II Gresik serta 1 Unit Kapal Patroli ( KN.P 371) milik Pangkalan PLP Tanjung Perak untuk mengawasi dan mendukung kelancaran arus mudik di wilayah perairan Gresik. 

“Selama pelaksanaan Posko Angkutan Laut Lebaran 2025, kami terus berkoordinasi mengenai prakiraan cuaca dengan BMKG serta instansi terkait lainnya, guna mensukseskan pelaksanaan Posko Angleb Lebaran Tahun 2025,” kata Hotman pada Jumat, 4 April 2025.

Kegiatan angkutan lebaran mulai H-10 hingga H+3 lebaran pada hari ini, Jumat adalah sebagai berikut:

Tahun 2025  : 7.380 orang, rinciannya, kedatangan 1.597 orang, keberangkatan: 5.783 orang.

Tahun 2024: 6.683 orang, terdiri dari kedatangan 1.959, keberangkatan 4.724 orang. 

Kenaikan: 697 orang (9,44 %)

Sementara itu, Kedatangan dan Keberangkatan Kapal H-10 s.d H+3, yaitu ; 

-Tahun 2025: 34 kapal terdiri dari kedatangan: 16 kapal, keberangkatan 18 kapal 

– Tahun 2024: 29 kapal (kedatangan 14, keberangkatan: 15

– Kenaikan: 5 kapal (14,70%)

“Dari data tersebut, dapat dilihat bahwa terjadi penurunan penumpang pada kedatangan dan kenaikan penumpang pada keberangkatan serta kenaikan kunjungan kapal pada tahun 2025 dibandingkan tahun 2024,” terang Hotman. 

Sementara itu, Capt. Budimantoro menyampaikan apresiasi kepada Kepala Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Gresik Hotman Siagian beserta jajaran dan stakeholder terkait atas kinerja, loyalitas dan sinergitas dalam mensukseskan kegiatan Angkutan Laut Lebaran 2025/ 1446 H di Pelabuhan Gresik.  “Sehingga kegiatan Posko Angleb 2025 hingga saat ini dapat berjalan dengan baik, aman, terkendali serta semua penumpang dapat terlayani dengan optimal,” kata Capt.Budimantoro.

Ketua Posko Harian Angleb 2025 Pelabuhan Gresik Capt. Moch. Firmawan juga menyampaikan bahwa selama penyelenggaraan posko Angleb 2025, pihak terus berkolaborasi dengan semua petugas dari instansi terkait, menghadiri zoom dengan Posko Pusat dan Korwil Jatim, melaporkan kegiatan setiap 4 jam ke Posko Pusat melalui Korwil Jatim dan ikut serta bersama Kepala KSOP Kelas II Gresik untuk memberikan pelayanan prima serta mengawasi langsung kegiatan operasional di lapangan. (yad)

Arus Balik Lebaran dari Pulau Bawean Diprediksi mulai Minggu, Direktur Kenavigasian Apresiasi KSOP Gresik Selengkapnya

3 Destinasi Wisata yang Wajib Dikunjungi di Gresik,  Nomor 2 ada Mirip Flower Dome di Singapura

GRESIK,1minute.id – Ini tiga wisata alam dan wisata buatan yang layak untuk dikunjungi para wisata. Tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam. Tiga destinasi wisata itu, yakni, Pantai Pasir Putih di Desa Delagan ; Wisata alam Gosari atau Wagos di Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah dan wisata Lontar Sewu di Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti. 

Ketiga destinasi wisata itu berada di Kabupaten Gresik. Selama libur Lebaran Idul Fitri 1446 hijriah, ratusan bahkan ribuan wisatawan mengalir bagai air ketiga destinasi wisata yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes Masing-masing desa itu. 

1. Destinasi Wisata Lontar Sewu

Waka Polres Gresik Kompol Danu Anandhito Kuncoro Putro, bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Gresik melakukan pemantauan di kawasan wisata Lontar Sewu pada Kamis, 3 April 2025. Pemantauan dilakukan bertujuan memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang berwisata di libur lebaran. 

Kunjungan wisatawan ke Lontar Sewu pada H+4 lebaran ini sekitar seribu pengunjung. Kunjungan wisatawan di prediksi mencapai puncak pada H+7 lebaran atau warga Gresik biasa menyebut Lebaran Ketupat.

Pada kesempatan itu,  Kompol Danu Anandhito Kuncoro Putro, menghimbau agar masyarakat selalu menjaga barang bawaan, mengawasi anak-anak saat bermain, memastikan kendaraan dalam keadaan terkunci, serta berhati-hati dalam menggunakan wahana wisata.

“Kami ingin memastikan masyarakat yang berlibur merasa aman dan nyaman. Tetap waspada terhadap barang bawaan, pastikan kendaraan terkunci, dan awasi anak-anak saat bermain di wahana,” ujar Kompol Danu Anandhito.

Sambil menyapa pengunjung, rombongan Wakapolres juga turut menikmati fasilitas wisata seperti menaiki kereta wisata dan perahu. Mereka juga mencicipi berbagai kuliner khas yang tersedia di lokasi, menunjukkan dukungan terhadap UMKM setempat. 

Di wisata Lontar Sewu inu, selain arena bermain anak-anak. Wisatawan bisa menikmati ayam panggang dengan minum legen khas Hendrosari. Wisatawan juga bisa langsung membeli legen yang baru di panen dari atas pohon lontar. 

2. Wisata Alam dan Edukasi Wagos

Tempat wisata Gosari atau Wagos ini berbeda dengan Lontar Sewu. Ada dua destinasi bisa dikunjungi oleh wisatawan. Yakni, Wisata Gosari (Wagos) dan Prasasti Gosari atawa Prasasti Gua Butulan. Kedua destinasi ini satu kawasan. Karena itulah,  Wagos biasa disebut wisata alam dan edukasi. 

Wisata ini menawarkan suasana berbeda dan destinasi wisata lainnya di Kota Santri-seratan lain-Kabupaten Gresik Suasana tanaman bunga yang beraneka warna. Warni-warni tanaman seakan membawa pengunjung ke taman bunga seperti di kawasan Batu, Malang, Jawa Tina Atau, Flower Dome di Singapura. Para pengunjung bisa betah berlama lama, karena ingin menikmati warna-warni bunga yang sula ditemui di kawasan perkotaan 

3. Wisata Pantai Pasir Putih Delegan 

Destinasi wisata alam ini, paling banyak menyedot minat wisatawan. Karena wisata pantai dengan ombak yang tidak terlalu besar sehingga sangat disukai anak-anak hingga emak-emak. Wisatawan bisa bermain air pantai di pantai utara atau Pantura Gresik dengan menyewa pelampung dari ban dalam kendaraan. Selain berenang di pantai juga bermain di pasir putih di pinggir pantai sambil main layang-layang. (yad)

3 Destinasi Wisata yang Wajib Dikunjungi di Gresik,  Nomor 2 ada Mirip Flower Dome di Singapura Selengkapnya

Unit Raimas Kalam Munyeng Polres Gresik Intens Patroli, H+3 Lebaran di Gresik Kondusif

GRESIK,1minute.id – Lebaran Idul Fitri 1446 hijriah memasuki hari ketiga pada Rabu, 2 April 2025. Suasana Kamtibmas di wilayah hukum Polres Gresik kondusif. Unit Raimas Kalam Munyeng Sat Samapta Polres Gresik tidak mengendurkan patroli untuk menjaga suasana kondusif. 

Patroli ini bertujuan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, terutama tindak kejahatan pencurian dengan pemberatan atau curat; pencurian dengan kekerasan atau curas dan pencurian kendaraan bermotor atau curanmor. Biasa dikenal dengan istilah 3C itu. 

Sasaran patroli, antara lain, tempat destinasi wisata, perkantoran termasuk mesin anjungan tunai mandiri atau ATM serta kawasan permukiman warga. 

Sebagai bagian dari Patroli Perintis Presisi, anggota Unit Raimas Kalam Munyeng Sat Samapta melakukan pengecekan di beberapa lokasi rawan, termasuk mesin ATM untuk mencegah pembobolan dan pengganjalan kartu ATM. Selain itu, petugas juga berdialog dengan petugas keamanan dan warga guna meningkatkan kesadaran serta kewaspadaan terhadap potensi kejahatan.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, menegaskan bahwa Polres Gresik berkomitmen untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama libur Idul Fitri. Ia juga mengimbau warga agar segera melaporkan kejadian mencurigakan atau tindakan kriminal kepada pihak kepolisian terdekat atau melalui hotline Lapor Polisi.

“Dengan adanya patroli ini, diharapkan masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan aman dan nyaman, tanpa adanya gangguan keamanan yang dapat meresahkan. Polres Gresik terus berupaya memberikan pelayanan terbaik demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi seluruh warga,” tegas AKBP Rovan pada Rabu, 2 April 2025. (yad) 

Unit Raimas Kalam Munyeng Polres Gresik Intens Patroli, H+3 Lebaran di Gresik Kondusif Selengkapnya