Pimpin Apel Perdana, Kapolres Gresik AKBP Rovan : Jaga Integritas, Tingkatkan Pelayanan, Perkuat Humas

GRESIK,1minute.id – Ajun Komisaris Besar Polisi atau AKBP Rovan Richard Mahenu, memimpin apel pagi perdananya sebagai Kapolres Gresik. Kegiatan ini dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, dan seluruh personel Polres Gresik di halaman Mapolres Gresik pada Senin, 20 Januari 2025.

Dalam arahannya, Kapolres AKBP Rovan menekankan pentingnya menjunjung tinggi disiplin dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri. Mantan Kasubdit 4/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya ini mengingatkan bahwa setiap tindakan anggota Polri, baik positif maupun negatif, akan memberikan dampak signifikan, tidak hanya kepada diri sendiri tetapi juga kepada keluarga dan institusi.

“Jika tidak bisa berprestasi, setidaknya jangan melakukan pelanggaran. Pelanggaran sekecil apa pun akan berdampak buruk, tidak hanya pada diri sendiri, tetapi juga pada teman, keluarga, dan institusi Polri secara keseluruhan,” tegas alumnus Akpol 2006 itu.

Selain itu, perwira dua melati di pundak itu menginstruksikan seluruh personel untuk aktif memanfaatkan media sosial dengan bijak. Penyebaran konten positif, menurutnya, merupakan salah satu cara efektif untuk memperkuat citra baik Polri di mata masyarakat. Ia juga mengingatkan pentingnya persiapan menghadapi pengecekan dari Tim Pusat terkait pelayanan publik.

“Tidak ada ruang untuk pelanggaran, sekecil apa pun. Jaga nama baik institusi dan tingkatkan pelayanan kepada masyarakat,” imbuhnya.

Apel pagi ini berlangsung khidmat dan tertib. Sebagai penutup, AKBP Rovan Richard Mahenu mengimbau seluruh personel untuk menjaga integritas, meningkatkan kualitas pelayanan, dan terus membangun kepercayaan publik. Hal ini, menurutnya, menjadi kunci utama dalam memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Dengan penekanan ini, Kapolres Gresik AKBP Rovan mengajak seluruh jajaran untuk bergerak bersama menuju Polri yang semakin profesional, modern, dan terpercaya. (yad)

Pimpin Apel Perdana, Kapolres Gresik AKBP Rovan : Jaga Integritas, Tingkatkan Pelayanan, Perkuat Humas Selengkapnya
Dua anak sedang memilih buku bacaan di mobil perpustakaan milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik di arena car free day Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Tingkat Gemar Membaca di Gresik Kota Industri Dibawah Rerata Jawa Timur

GRESIK,1minute.id – Dinas  Perpustakaan dan Kearsipan Gresik bakal menggelar sejumlah kompetisi untuk meningkatkan tingkat kegemaran membaca atau TGM di Kota Industri – sebutan lain – kabupaten Gresik. Kompetisi untuk semua jenjang pendidikan hingga orang tua. Jenjang SD sederajat, kompetisi story telling ; SMP sederajat terkait meresensi buku. Sedangkan, bunda PAUD read load alias membaca nyaring. 

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik Budi Rahardjo mengatakan, hasil survei yang dilakukan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik bersama akdemisi menemukan tingkat gemar membaca atau TGM di Gresik 2024 masih dibawa rata-rata di Jawa Timur. 

“TGM di Gresik sebesar 67,51 atau kategori sedang,” kata Budi Raharjo kepada 1minute.id pada pekan lalu. Survei TGM ini, terbagi dalam dua variabel, yakni, buku dan internet. Untuk variabel buku ada tiga indikator yakni, banyaknya buku yang di baca dalam 3 bulan.  “Rata-rata di Kabupaten Gresik itu masih di bawah 3 buku sehingga kategorinya sedang. Seharusnya bisa mencapai 5 sampai 6 buku selama 3 bulan itu baru kategorinya tinggi jadi kita masih kategori sedang,” terang mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika atau Diskominfo Gresik itu.
Indikator kedua adalah frekuensi membaca buku dalam seminggu. Idealnya, setiap hari membaca buku. “Di Gresik rata-rata 5 hari. Sudah bagus sih. 

Tetapi secara teori itu belum ideal karena ada 2 hari yang kosong untuk memanfaatkan membaca buku,” ujar mantan Kepala Disnaker Gresik itu.  Indikator ketiga adalah durasi membaca buku. Secara teori seharusnya setiap hari membaca buku. Idealnya, dalam sehari itu durasi membaca buku 3 jam. “Di Gresik sebenarnya sudah bagus. Masih ada keinginan membaca tetapi durasi kurang dari 2 jam atau 1 jam, 59 menit. Secara umum dibawa rata-rata di Jawa Timur,” ujarnya sambil nyeruput teh. 

Kemudian variabel kedua, tingkat gemar membaca diukur frekuensi akses internet dalam satu minggu. Ketika survei dilakukan tidak setiap hari warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik mengakses internet. Selain itu durasi juga tidak lebih dari 3 jam per hari. “Karena ini nilai rata-rata, kadang ada daerah blank spot,” tegasnya.Pada 2025, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik berfokus mendorong masyarakat Gresik untuk lebih giat membaca. Untuk mematik agar mau membaca akan menggelar sejumlah festival yang diwujudkan dengan lomba. Lomba story telling untuk siswa SD sederajat.  “Harapannya anak-anak SD itu akan rajin membaca. Lomba story telling inu, lombanya sampai nasional,” ujar Budi Raharjo.

Di level SMP sederajat, Budi melanjutkan, tahun ini akan digelar lomba membuat resensi buku. Lomba resensi ini baru. Buku yang di resensi adalah koleksi Dinas Perpustakaan. Peserta selain resensi juga harus mempersentasikan. Sehingga, di lomba jenjang SMP ada dua kompetensi yang didapatkan. “Dua kompetensi yang diharapkan di anak SMP itu bisa dapat kemampuan menyimpulkan dan mempresentasikan,” urai Budi Raharjo.

Sedangkan, jenjang SMA sederajat ada lomba Duta Baca. Dan, untuk ibu-ibu ada lomba Read Load, bertujuan membangun bonding dengan anak. “Secara dimensi literasi dini itu kan ditujukan untuk anak-anak PAUD itu harus ada tiga syarat administrasi harus menggunakan banyak gambar nah kemudian yang diharapkan anak mau menyimak itu literasi ini beda dengan literasi dasar,” terangnya. (yad)

Tingkat Gemar Membaca di Gresik Kota Industri Dibawah Rerata Jawa Timur Selengkapnya

Seribu Biopori Organik, Ubah Wajah  Randuboto, Sidayu jadi Desa Zero Waste

GRESIK,1minute.id – Sehat dimulai dari desa. Di Kabupaten Gresik semakin banyak desa melakukan pengolahan sampah dari rumah. Terbaru, Desa Randuboto, Kecaamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Pengolahan sampah di desa yang dipimpin oleh Andi Sulandra ini diberi label Biopori Organik. Pemerintah mengajak warga untuk membuat biopori atau sumur resapan. “Sekarang lebih kurang seribu biopori yang telah dibuat warga,” ujar Andi Sulandra pada Sabtu, 18 Januari 2025..

Ribuan sumur resapan ini, telah mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat penampungan sampah atau TPS yang selama ini, menjadi biang masalah bau. Lubang biopori ini kemudian diisi dengan sampah organik, seperti sisa makanan dan potongan-potongan tanaman. “Sampah organik yang busuk kita masukkan ke lubang biopori, sedangkan sampah organik kering seperti daun-daun kering kita kumpulkan dalam tong sampah untuk diolah menjadi kompos,” terangnya. 

Proses pembuatan kompos juga dilakukan dengan cara yang sederhana namun efektif. Sampah organik kering yang telah dikumpulkan kemudian dicampur dengan komposer EM4 dan sekam. Setelah melalui proses pengomposan selama sekitar satu bulan, sampah organik tersebut akan berubah menjadi kompos yang berkualitas baik dan dapat digunakan sebagai pupuk tanaman.

“Dalam sebulan bisa menghasilkan 2 kwintal,” katanya. Kompos organik yang ada di biopori organik warga, Andi menerangkan, bisa ditukar dengan pupuk kompos kemasan dari TPS 3 R ( tempat pengolahan sampah reduce. Reuse dan recycle). Kini, pengolahan sampah biopori organik ini telah mengubah wajah desa yang berada di muara Sungai Bengawan Solo itu menjadi lebih bersih. Pemerintah desa atau Pemdes Randuboto mengklain telah mencapai status zero waste. (yad)

Seribu Biopori Organik, Ubah Wajah  Randuboto, Sidayu jadi Desa Zero Waste Selengkapnya
(ki-ka) Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu usai main bola di Stadion G-JOS pada Jumat, 17 Januari 2025 ( Foto : Polres Gresik untuk 1minute.id)

Kapolres Gresik & Bupati Gresik Pererat Sinergi dan Silaturahmi melalui Main Bola Bareng

GRESIK,1minute.id – Permainansepak bola dapat menjadi sarana untuk menjaga kesehatan fisik. Selain itu, permainan sepak bola juga dapat menjadi ajang mempererat sinergi dan silaturahmi. Seperti yang tampak di Stadion Gelora Joko Samudro atau G-JOS pada Jumat pagi, 17 Januari 2025. Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani terlihat riang.

Fandi Akhmad Yani dan AKBP Rovan, menjadi striker bagi timnya masing-masing. Meski mereka saling berhadapan akan tetapi jangan membayangkan kedua tim saling tackling. Yang terlihat di lapangan mereka saling senda gurau dan tertawa. Apalagi, setelah melihat para pemain ngos-ngosan sambil memegangi pinggang karena kelelahan.

AKBP Rovan, alumnus Akpol 2006 yang bermain sebagai striker beberapa kali melepaskan tendangan ke gawang tim Gresik Baru yang diperkuat Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani.  “Bermain sepak bola bagian dari silaturahmi kita, mempererat sinergitas dan ini harus terus kita jaga,” ucap perwira dua melati kelahiran 20 Juli 1985 itu. 

Disamping itu, ia melanjutkan, bermain sepak bola juga untuk menjaga kesehatan agar tubuh selalu bugar dan sehat. Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. “Tentu olahraga juga bagian penting menjaga kebugaran tubuh, terimakasih semoga silaturrahmi terus terjaga,” ujar mantan Kasubdit 4/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya ini. Melalui silaturahmi bisa mempererat sinergitas yang baik bersama dalam menjaga Kamtibmas. Usai pertandingan sambil istirahat di tepi lapangan, terpantau Kapolres berbincang ringan dengan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan jajaran Polres Gresik membuat suasana semakin akrab. 

Keakraban mereka tidak hanya di dalam lapangan. Di luar lapangan juga sama, akrab. Mereka tertawa renyah sambil duduk di tepi lapangan beralas rumput. Rovan yang memakai kaus warna putih, celana pendek warna hitam. Sedangkan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani juga presiden klub Gresik United memakai jersey warna merah dengan logo Gresik United di dada kirinya. (yad)

Kapolres Gresik & Bupati Gresik Pererat Sinergi dan Silaturahmi melalui Main Bola Bareng Selengkapnya

2024 : Capaian Kinerja Lampaui Target, Petrokimia Gresik Siap Dukung Ketahanan Pangan

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia membukukan capaian kinerja positif sepanjang 2024. Merealisasikan volume produksi sebesar 7,33 juta ton.Kinerja ini lebih tinggi dari target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan atau RKAP sebesar 113 persen.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo dalam acara Townhall Meeting 2025 bertema “Best Solution” (Be Successful Through Strategic Optimization with Sustainability, Unity, Transformation, and Innovation for Food Self-Sufficiency) di Gresik, menyampaikan bahwa realisasi produksi tersebut terdiri dari komoditas pupuk sebanyak 4,48 juta ton dan nonpupuk 2,86 juta ton.

“Capaian ini bukan hanya angka, tetapi bukti bahwa strategi kami, yang mengutamakan optimalisasi proses, inovasi teknologi, dan keberlanjutan, berhasil memberikan solusi terbaik untuk mendukung ketahanan pangan nasional,” ungkap Dwi Satriyo.

Sejumlah strategi Petrokimia Gresik untuk mendukung kinerja tersebut antara lain keberhasilan perusahaan mengamankan pasokan gas sebesar 15 BBTUD melalui Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) dengan Kangean Energy Indonesia. Pasokan ini memberikan jaminan suplai energi yang memastikan operasional produksi berjalan optimal.

Berikutnya, Petrokimia Gresik juga mendirikan Gudang Urea Curah berkapasitas 20.000 ton sebagai buffer stock untuk meminimalkan keterlambatan pengiriman dan biaya demurrage.

Kendati demikian, Dwi Satriyo menambahkan, capaian ini tidak membuat Insan di perusahaan berpuas diri. Petrokimia Gresik menetapkan target yang lebih menantang untuk mendorong kinerja perusahaan ke level yang lebih tinggi.

“Adapun strategi perusahaan untuk kinerja positif di tahun 2025 hingga 2029 yaitu dengan diversifikasi dengan mengembangkan produk pupuk dan nonpupuk, serta memperkuat customer centricity dengan melakukan komersialisasi program Smart Precision Farming,” pungkasnya. (yad)

2024 : Capaian Kinerja Lampaui Target, Petrokimia Gresik Siap Dukung Ketahanan Pangan Selengkapnya

Silaturahmi, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Siap Sinergi Jaga Kondusifitas

GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu mengawali tugas melakukan kunjungan kerja ke kantor Bupati Gresik pada Kamis, 16 Januari 2025. Forum Komunikasi Pimpinan Daerah atau Forkompinda menyambut kedatangan alumnus Akpol 1996 itu di ruang Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Setelah berbincang santai, pertemuan dilanjutkan di ruang Graita Eka Praja di lantai II Kantor Bupati Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Hadir dalam pertemuan itu, antara lain, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar dan Ketua DPRD Gresik M. Syahrur Munir.

Silaturahmi bertujuann mempererat sinergitas demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat atau Sitkamtibmas. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Gresik atas kunjungannya. Beliau juga menegaskan bahwa Kabupaten Gresik, yang berdekatan dengan Kota Surabaya dan dikenal dengan nilai religius Islam yang kuat, sangat mendukung terciptanya kolaborasi antara pemerintah daerah dan kepolisian untuk menjaga keamanan wilayah.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, menambahkan bahwa keberadaan Kapolres Gresik yang baru menjadi bagian penting dalam mengatasi isu-isu nasional yang juga berdampak pada masyarakat lokal.

Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir, turut menyampaikan dukungan terhadap Kapolres Gresik dalam menghadapi tantangan yang ada, seperti mengatasi potensi gangguan sosial, menangani masalah hukum di wilayah perairan, hingga memberikan solusi atas keluhan masyarakat terkait kendaraan berat dan pelanggaran hukum lainnya.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, dalam kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dari Forkopimda. Ia menyatakan komitmennya untuk menjalin sinergitas dengan seluruh elemen Forkopimda guna menjaga kondusifitas wilayah. 

“Kami siap berkoordinasi dan bekerja sama dengan Forkopimda untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Gresik,” ujarnya.

Silaturahmi ini diharapkan menjadi langkah awal yang baik untuk memperkuat hubungan antara aparat kepolisian dan Forkopimda, sehingga tercipta situasi yang aman, nyaman, dan kondusif di Kabupaten Gresik. Ia menegaskan bahwa sinergitas dan kerja sama yang baik adalah kunci utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang optimal bagi masyarakat. (yad)

Silaturahmi, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Siap Sinergi Jaga Kondusifitas Selengkapnya

Ini Destinasi Wisata Paling Populer di Kabupaten Gresik, bukan Setigi, tapi …?

GRESIK,1minute.id – Kunjungan wisatawan ke Kabupaten Gresik menunjukkan tren positif. Tren meningkat. Pada 2022 jumlah wisatawan domestik dan manca negara ‘hanya” 4.133.282 orang. Pada 2024, wisatawan yang berkunjung ke Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik mencapai 7.038.984 orang.

Merujuk data Gresik dalam Angka 2023,  kenaikkan kunjungan wisata ini, antara lain, disebabkan ada fasilitas hotel dan tempat perbelanjaan barang-barang khas Gresik. Penambahan objek wisata yang terjangkau menambah pesona daerah dan membuat wisatawan lebih nyaman di Kabupaten Gresik. 

Data Dinas Pariwisata, Ekonomi kreatif, kebudayaan, pemuda dan olahraga atau Disparekrafbudpora Gresik, memiliki 37 objek destinasi tempat wisata atau ODTW. Puluhan ODTW itu hanya di daratan atau 16 kecamatan dan dua kecamatan yakni Kecamatan Sangkapura dan Tambak, berada di kepulauan yakni Pulau Bawean. Di dua kecamatan di pulau putri-sebutan lain-Pulau Bawean, objek wisata adalah destinasi wisata alam. 

Lalu, destinasi wisata apa yang paling populer di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Destinasi wisata yang paling populer bukan Selo, Tirta, Giri atau Setigi. Berdasarkan @gresiktourism.official , akun resmi Disparekrafbudpora Gresik, kunjungan wisatawan ke Setigi “hanya” 20.333 pada 2024. Pesona Setigi yang berada di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah sempat mencapai keemasan di era Abdul Halim, ketika menjabat sebagai Kepala Desa Sekapuk. 

Desa Sekapuk yang awalnya dikenal sebagai desa miskin mendeklarasi sebagai Desa Miliader karena pariwisata. Pasca Abdul Halim lengser dan terbelit persoalan hukum pesona Setigi meredup. Bahkan, kunjungan wisatawan kalah dengan wisata alam Gosari mendapatkan kunjungan wisata 64.165 orang pada tahun lalu.

Wisata alam yang paling populer adalah Pantai Delegan yang dikenal dengan pasir putih selama 2024 mendapatkan kunjungan 293.059 orang.

Lalu, destinasi apa yang paling populer di Kota Santri, Gresik 2024? Destinasi wisata hati yakni Destinasi wisata religi Sunan Giri di Bukit Giri, Kecamatan Kebomas, dan Syekh Maulana Malik Ibrahim di Jalan Malik Ibrahim, Desa Gapurasukolilo, Kecamatan Gresik. Dua makam Waliyullah itu, masing-masing mendapatkan kunjungan sebanyak 1.079.973 orang dan 1.002.121 orang. Kini, Anda bisa mengetahui, mengapa Kabupaten Gresik mendapatkan sebutan lain sebagai Kota Wali. (yad)

Ini Destinasi Wisata Paling Populer di Kabupaten Gresik, bukan Setigi, tapi …? Selengkapnya

AKBP Rovan Richard yang Ahli Siber Resmi Jabat Kapolres Gresik 

GRESIK,1minute.id – Tongkat komando  Kepala Kepolisian Resor atau Kapolres Gresik kini pegang oleh AKBP Rovan Richard Mahenu. Serah terima jabatan atau sertijab Kapolres Gresik dari AKBP Arief Kurniawan kepada AKBP Rovan dilaksanakan di Gedung Maha Meru Mapolda Jawa Timur pada Selasa, 14 Januari 2025.

Sertijab sesuai dengan Keputusan Kapolri Nomor: Kep/2138/XII/2024 tanggal 29 Desember 2024 tentang pengukuhan, pemberhentian, dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polri ini dipimpin langsung Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto. Prosesi sertijab berlangsung khidmat. 

Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto melalui Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto menjelaskan bahwa rotasi jabatan ini merupakan hal yang lumrah dalam organisasi kepolisian. “Mutasi hal yang biasa dalam organisasi sebagai tour of area and tour of duty dan penyegaran serta promosi,” ujar Kombes Dirmanto.

Arief Kurniawan menjabat Kapolres Gresik sejak 17 Juli 2024. Mantan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya ini hanya menjabat 5 bulan sebagai Kapolres Gresik. Saat itu, manajer Bhayangkara F.C itu menggantikan posisi AKBP Aditya Panji Anom. Meski tidak sampai satu semester, Arief dianggap sukses dalam pengamanan Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada serentak 2024 dan pengamanan natal dan tahun baru atau Nataru. Suasana Gresik kondusif.

Lalu siapakah AKBP Rovan Richard Mahenu ? Informasi yang dihimpun, Rovan adalah Kasubdit 4/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Jatanras adalah singkat dari Jaringan Terpadu Pencari dan Pemburu Kriminal. 

Rovan adalah satu diantara enam orang perwira yang pernah menjadi Delegasi Federal Bureau of Investigation atau FBI Asia 23rd Pasific Conference yang digelar di Malaysia. Perwira dua melati di pundak ini juga sempat mengikuti pendidikan The FBI National Academy di Quantico, Virginia, Amerika.

Beberapa kasus yang sempat ditangani mantan Kasubdit Siber Polda Metro Jaya ini, antara lain, cyber fraud atau penipuan di dunia maya hingga menangkap puluhan warga negara asing di Jakarta Barat. (yad)

AKBP Rovan Richard yang Ahli Siber Resmi Jabat Kapolres Gresik  Selengkapnya

Beli Rumah Rp 820 Juta di Royal City, Lunas 2017, Hanya Dapat Gambar, Korban Minta Uang Dikembalikan

GRESIK,1minute.id – Pengadilan Negeri atau PN Gresik menggelar lanjutan sidang perkara dugaan penipuan dan penggelapan dengan terdakwa Tomotius Jimmy Wijaya selaku komisaris dan Nur Fauzi selaku direktur PT. Berkat Jaya Land atau BJL.

Kedua terdakwa adalah pengembang Perumahan Royal City berlokasi di Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Sidang memasuki agenda keterangan saksi pada Senin, 13 Januari 2025. Ada lima orang yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum atau JPU Kejaksaan Negeri atau Kejari Gresik Paras Setio.

Saksi korban yang dihadirkan antara lain Marisca Angraini Gunawan. Marisca, saksi korban yang mengalami kurugian sebesar Rp 830 juta. Puluhan korban lainnya, mengaku mengalami kerugian antara Rp 250 juta hingga Rp 450 juta. 

Sidang dengan ketua majelis hakim Sarudi itu, saksi Marisca mengaku telah melunasi pembelian rumah di Royal City seharga Rp 820 juta. Ia juga menunjukkan kuitasi pelunasan pembelian rumah. “Saya melunasi pembelian rumah itu sejak 2017. Sampai sekarang belum menerima rumahnya,” kata Marisca.

Saksi Marisca Angraini Gunawan mengatakan mulai 2015 telah membayar uang muka sampai akhirnya lunas pada 2017. “Saya membayar secara transfer ke rekening bank PT Berkat Jaya Land, kemudian saya sampaikan bukti transfer ke pegawai marketing melalui WA (Whatsapp). Setelah itu mendapat bukti lunas senilai Rp 820 Juta yang dikirim melalui pos,” kata Marisca. 

Setelah lunas, Marisca dan suaminya belum sempat melihat rumah yang dibayar tersebut, karena sedang melahirkan anak dan suaminya sedang sibuk. Sampai akhirnya mendapat kabar bahwa akan diganti dengan bangunan lain. Sebab lokasi yang dijanjikan belum selesai dibangun. 

Selanjutnya, setelah rencana penggantian bangunan rumah tersebut, pihak pengembang masih belum menyerahkan bangunan rumahnya, sampai terpaksa bersama pembeli lain melaporkan ke Polisi. 

“Dulu sempat ke lokasi rumah yang ditawarakan itu, tapi dijaga orang, sehingga tidak bisa masuk. Sampai sekarang belum mendapatkan rumahnya. Saya meminta uang tersebut dikembalikan,” katanya. 

Keterangan saksi Marisca tidak dibantah oleh terdakwa Tomotius Jimmy Wijaya, 42, warga Jalan Raya Villa Bukit Indah AAL, Kelurahan Lidah Wetan, Kecamatan Lakarsantri, Kota Surabaya selaku komisaris dan Nur Fauzi, 53, warga Desa Pelemwatu, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, selaku Diretur PT Berkat Jaya Land. 

“Semuanya benar yang mulia,” kata Tomotius Jimmy Wijaya bersama terdakwa Nur Fauzi didampingi penasihat hukumnya, Soka.

Selain saksi Marisca, jaksa penuntut juga menghadirkan saksi lainnya, yakni Rutmiani Sari Tan  sebesar Rp 300 Juta pembelian di blok A5 Cluster 1, Soeng Sungyono Mulyono sebesar Rp 434,7 Juta pembelian di blok A6-2 Praha; Inggrid Kurnia Sugianto sebesar Rp 304 Juta pembelian di blok A5-10 Praha; Erwin Sumanto sebesar Rp 276.228.480 pembelian di blok H-35 Maise. 

Korban lainnya yaitu Laniwati Ongkodjojo sebesar Rp 343,3 juta pembelian blok A12-10; E.A ; Benekdimas Marion Limanto sebesar Rp. 227 juta pembelian H-34; Lie Martha Tjandrawati sebesar Rp 378,2 juta, pembelian Blok A5-18 Praha; Yo Tan Tjoe Jong sebesar Rp. 405,6 juta pembelian di blok A14-3 dan A14-3A. 

Semua saksi mengakui tidak pernah mendapatkan rumah yang telah dibelinya alias hanya mendapatkan gambar rumah saja. 

Sedangkan, kuasa hukum terdakwa Tomotius Jimmy Wijaya dan Nur Fauzi yaitu, Soka mengatakan, perkara ini sudah jelas masuk ranah Pengadilan Niaga, sebab sudah ada putusan inkraht yang menyatakan bahwa PT Berkat Jaya Land sudah dipailitkan. “Semua asetnya sudah dikuasai kurator. Dan para saksi tidak memahami ini,” kata Soka. (yad)

Beli Rumah Rp 820 Juta di Royal City, Lunas 2017, Hanya Dapat Gambar, Korban Minta Uang Dikembalikan Selengkapnya

Diduga Korsleting Ruko dan Bengkel Motor di Gresik Ludes Terbakar 

GRESIK,1minute.id – Musim hujan belum berakhir. Namun, musibah kebakaran masih terjadi. Pada Senin malam. 13 Januari 2025, rumah dan bengkel milik Kosin di Jalan Raya Duduksampeyan, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur ludes terbakar.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran kali keenam di bulan Januari 2025. Akan tetapi, kerugian materiil yang dialami korban ditaksir mencapai ratusan juta. Karena seluruh bangunan dan perlengkapan bengkel tidak bisa terselamatkan. Dugaan awal kebakaran tersebut dipicu korsleting.

Menurut petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan atau Damkarmat Gresik sekitar pukul 23.21 WIB menerima laporan dari warga bernama Dimas yang melihat bara api di rumah toko atau ruko milik Kosin. Malam itu, pemilik diperkirakan telah lelap tidur..

Melihat bara api yang cepat membesar, saksi Dimas menggedor-gedor pintu ruko untuk membangunkan Kosin, pemilik ruko juga bengkel. Bara api membuat suasana dalam ruko menghangat. Teriakan sejumlah warga akhirnya membangunkan Kosim. Namun, api sudah sangat membesar. Kosin hanya bisa memandangi rumah dan bengkel di lahap lidah api.

Apalagi, upaya sejumlah warga untuk memadamkan amuk si jago merah tidak membuahkan hasil. “Kami mendapatkan laporan kebakaran dari warga sekitar pukul 23.31 WIB. Kami kerahkan tiga unit mobil ke lokasi kebakaran,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik Suyono pada Selasa dini hari, 14 Januari 2025.

Api yang mebakaran rumah dan bengkel sangat besar. Bara api berwarna merah seakan menerangi jalan raya nasional itu menjadi perhatian para pengendara. ” Sekitar pukul 02.30 WIB api bisa kami padamkan. Kami lakukan pembahasan untuk memastikan api benar-benar padam sebelum anggota balik kanan,” ujar Suyono. (yad)

Diduga Korsleting Ruko dan Bengkel Motor di Gresik Ludes Terbakar  Selengkapnya