Jelang Ramadan, Satgas Pangan Polres Gresik Pastikan Stok Bapokting Aman, Harga Stabil

GRESIK,1minute.id – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Gresik melakukan pengecekan langsung ketersediaan stok dan stabilitas harga Bahan Pokok Penting (Bapokting) di Pasar Baru Gresik, Jalan Gubernur Suryo, Gresik pada Jumat, 6 Februari 2026.

Kegiatan yang dipimpin oleh Kanit IV Pidana Ekonomi (Pidek) Satreskrim Polres Gresik Iptu Luthfi Hadi Nugroho, bersama sejumlah personel Satreskrim ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat tetap aman serta mencegah terjadinya lonjakan harga menjelang bulan suci, Ramadan.

Dari hasil pemantauan di lapangan, Satgas Pangan memastikan stok Bapokting, dulu dengan istilah, sembilan bahan pokok (sembako) di Pasar Baru Gresik dalam kondisi aman dan tersedia. 

Adapun harga sejumlah komoditas pangan terpantau relatif stabil, di antaranya beras premium Rp14.900 per kilogram, beras medium Rp 12.600 per kilogram, gula pasir Rp 16.500 per kilogram, minyak goreng MinyaKita Rp15.700 per liter, serta minyak goreng premium Rp 19.500 per liter.

Sementara untuk komoditas protein hewani, harga daging sapi tercatat Rp108.000 per kilogram, daging ayam ras Rp 39.000 per kilogram, dan telur ayam ras Rp 27.000 per kilogram. Untuk komoditas sayuran, bawang merah dan bawang putih masing-masing berada di kisaran Rp35.000 per kilogram. Sedangkan harga cabai bervariasi, yakni cabai rawit merah Rp 78.000 per kilogram, cabai merah keriting Rp 40.000 per kilogram, dan cabai merah besar Rp 25.000 per kilogram.

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya menjelaskan, tingginya harga cabai rawit merah dipengaruhi oleh harga beli pedagang yang sudah berada di atas Harga Acuan Penjualan (HAP). Pasalnya, sebagian besar pasokan cabai di Pasar Baru Gresik didatangkan dari Pasar Keputran Surabaya dengan harga pembelian mencapai Rp 73.000 per kilogram.

Selain itu, kenaikan harga cabai dalam beberapa hari terakhir juga dipicu oleh curah hujan yang cukup tinggi. Kondisi tersebut menyebabkan cabai mudah busuk dan berdampak pada menurunnya hasil panen, sehingga pasokan menjadi terbatas. “Namun secara umum, stok Bapokting di Kabupaten Gresik masih aman dan tidak ditemukan adanya kelangkaan,” tegas AKP Arya Widjaya.

Polres Gresik melalui Satgas Pangan akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman dan tenang. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Jelang Ramadan, Satgas Pangan Polres Gresik Pastikan Stok Bapokting Aman, Harga Stabil Selengkapnya

Polres Gresik Bagikan Helm ke Pengayuh Becak Listrik 

GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution membagikan puluhan helm kepada pengayuh becak listrik di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Rabu, 4 Februari 2026.  Pembagian helm gratis ini sebagai komitmen Polres Gresik dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas terus diwujudkan melalui langkah nyata dan humanis ini bagian dari Operasi Keselamatan Semeru 2026. 

AKBP Ramadhan Nasution beserta jajaran secara langsung menyerahkan empat helm berstandar nasional (SNI) kepada pengemudi becak listrik roda tiga, yang merupakan kendaraan bantuan dari Presiden Prabowo Subianto. Selain helm, petugas juga membagikan brosur berisi imbauan keselamatan berlalu lintas sebagai sarana edukasi kepada para pengguna jalan.

AKBP Ramadhan Nasution menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pendekatan persuasif Polri dalam membangun kesadaran keselamatan berkendara, khususnya bagi pengemudi kendaraan dengan mobilitas tinggi di jalan raya. 

“Langkah ini kami lakukan secara humanis agar para pengemudi becak listrik tetap terlindungi saat beraktivitas. Keselamatan pengguna jalan merupakan prioritas utama dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026,” ujar Kapolres AKBP Ramadhan Nasution yang didampingi Pejabat Utama Polres Gresik, di antaranya, Kasat Lantas AKP Nur Arifin, Kasat Binmas AKP A. Nasution, serta Kasi Humas Iptu Hepi Muslih Riza.

Aksi simpatik tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Para pengemudi becak listrik menyambut baik perhatian yang diberikan oleh jajaran Polres Gresik. Salah satu penerima helm mengaku terbantu dan merasa lebih aman saat bekerja di jalan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolres dan jajaran. Helm ini sangat bermanfaat dan menjadi pengingat bagi kami agar selalu tertib serta mengutamakan keselamatan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Polres Gresik berharap pesan keselamatan berlalu lintas dapat tersampaikan secara luas, sekaligus menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat demi mewujudkan Kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif.

Seperti diberitakan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyerahkan 200 unit becak listrik bantuan dari Presiden Prabowo Subianto kepada pengayuh becak. Pemkab Gresik akan membangun sejumlah tempat pengisian baterai kendaraan listrik untuk para pengemudi becak yang mayoritas lanjut usia (lansia). Kini, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution membagikan helm. Sehingga, para pengemudi becak listrik semakin semringah. (yad)

Polres Gresik Bagikan Helm ke Pengayuh Becak Listrik  Selengkapnya

Korbinmas Baharkam Polri : Setiap Anggota adalah Wajah Terdepan Polri di Tengah Masyarakat

GRESIK,1minute.id – Sebagai ujung tombak Polri dalam membangun kemitraan dengan masyarakat, peran Bhabinkamtibmas dituntut semakin adaptif dan responsif terhadap dinamika sosial yang berkembang. 

Hal itu diungkapkan oleh Dirbintibmas Korbinmas Baharkam Polri, Brigjen Pol. M. Syafirudin dalam Pembinaan dan Evaluasi (Binev) Bhabinkamtibmas Tahun Anggaran 2026 di Aula Rupatama SAR Lantai 3 Polres Gresik pada Rabu, 4 Februari 2026. 

Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa Polmas bukan semata tugas fungsi Binmas, melainkan menjadi identitas dan tanggung jawab seluruh anggota Polri.

“Setiap anggota Polres Gresik adalah wajah terdepan Polri di tengah masyarakat. Polmas harus melekat pada setiap personel, kapan pun dan di mana pun. Kita semua adalah pengemban fungsi pembinaan masyarakat yang wajib menyampaikan informasi positif serta mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini,” tegas Brigjen Pol. M. Syafirudin.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjadikan tugas kepolisian sebagai amanah mulia. Menurutnya, pengabdian yang dilandasi keikhlasan akan bermuara pada pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan pembinaan dan evaluasi dari Korbinmas Baharkam Polri. Ia berharap seluruh Bhabinkamtibmas dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas di desa binaan masing-masing.

“Evaluasi ini diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh personel Bhabinkamtibmas untuk terus menambah wawasan dan kemampuan dalam melayani masyarakat. “Arahan dari tim supervisi sangat penting agar pelaksanaan tugas pemeliharaan kamtibmas di Kabupaten Gresik berjalan semakin optimal dan profesional,” ungkap alumnus Akpol 2007 itu.

Tak hanya berisi pengarahan, kegiatan juga dirangkai dengan sesi diskusi interaktif. Dalam forum tersebut, para Bhabinkamtibmas menyampaikan berbagai kendala dan tantangan yang dihadapi di lapangan. Selain itu, tim juga melakukan pengecekan sarana dan prasarana, khususnya kendaraan operasional Bhabinkamtibmas, guna memastikan kesiapan mobilitas personel dalam merespons cepat setiap laporan dan permasalahan warga.

Melalui kegiatan pembinaan dan evaluasi ini, Korbinmas Baharkam Polri berharap Bhabinkamtibmas Polres Gresik semakin profesional dan mampu menjadi problem solver yang andal, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Jawa Timur. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi

Korbinmas Baharkam Polri : Setiap Anggota adalah Wajah Terdepan Polri di Tengah Masyarakat Selengkapnya

Main Air Saat Gerimis, Anak Perempuan 7 Tahun Hanyut di Selokan Air, Ditemukan Meninggal Dunia 

GRESIK,1minute.id – Seorang anak berusia 7 tahun warga Desa Mulung, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik dilaporkan hanyut di aliran selokan di rumahnya pada Selasa malam, 3 Februari 2026.

Sang Khaliq berkehendak lain, saat ditemukan keesokan harinya, Rabu, 4 Februari 2026 pada pukul 08.00 WIB, anak perempuan berinisial PDJ, 7, warga Jalan Permata, Desa Mulung, Kecamatan Driyorejo itu meninggal dunia.  

Berdasarkan keterangan dari petugas Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik pada Selasa, 3 Februari 2026 pukul 19.30 WIB,  call center 112 menerima laporan dari  Muzamiysafii, warga Desa Mulung ada anak hanyut di selokan depan masjid di desa setempat. 

Berdasarkan keterangan seorang penjual es batu di sekitar lokasi kejadian menuturkan sekitar pukul 17.00 WIB saat cuaca gerimis ada sejumlah anak bermain air di saluran air alias selokan yang airnya sudah penuh. Penjual es batu ini, sempat menasihati anak-anak untuk segera balik rumah. “Sudah mau Magrib, ayo pulang nanti dicari orang tua,” kata petugas Damkarmat menirunkan ucapan penjual es batu itu. 

Namanya juga anak-anak main air itu menyenangkan sehingga tidak mengubrisnya. Belum azan Magrib berkumandang sejumlah anak berteriak minta tolong karena anak berinisial PGJ hanyut. Anak perempuan berinisial PDJ, 7 tahun diduga kuat tidak mengetahui ada selokan yang arusnya deras. Kabar anak hanyut di selokan menyebar begitu cepat. 

Warga bersama takmir masjid melakukan pencarian hingga dini hari, warga dan takmir pun kelelahan anak korban hanyut belum ditemukan. Selain itu, kondisi gelap alias kurang lampu penerangan sehingga membahayakan.

Pada Rabu, 4 Februari 2026 pencarian kembali dilakukan mulai badal Subuh. Tim SAR gabungan kembali menyisir lokasi dari titik awal dan di sekitar lokasi hingga  dekat muara yang jarak sekitar 1 kilometer. Setelah 15 jam (Selasa hingga Rabu) proses pencarian akhirnya anak korban ditemukan sekitar 1 kilometer dari lokasi hanyut.

“Korban berhasil kami evakuasi sekitar pukul 08.00 WIB. Lokasi dekat muara sekitar 1 kilometer dari titik anak hanyut,” kata Kepala Dinas Damkarmat Gresik Suyono pada Rabu, 4 Februari 2026. Tim Rescue gabungan kemudian membawa jasad korban ke puskesmas setempat. “Korban Ddimakamkan di kampung halaman orang tuanya di Kabupaten Bojonegoro,” jelasnya. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi

Main Air Saat Gerimis, Anak Perempuan 7 Tahun Hanyut di Selokan Air, Ditemukan Meninggal Dunia  Selengkapnya

Satlantas Polres Gresik Bagikan Coklat untuk Pengendara Tertib Lalin 

GRESIK,1minute.id – Operasi Keselamatan Semeru 2026 memasuki hari kedua, pada Selasa, 3 Februari 2026. Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik semakin gencar melakukan operasi simpatik maupun sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas di wilayah hukum Polres Gresik.

Satlantas Polres Gresik menggelar aksi simpatik di kawasan Gresik Kota Baru (GKB) dengan memberikan edukasi langsung sekaligus membagikan cokelat kepada pengguna jalan yang tertib di kawasan Traffic Light Pos Pantau Lalu Lintas 12.0 GKB.

Kegiatan yang berlangsung di salah satu titik strategis arus lalu lintas tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik, Ipda Andreas Dwi Anggoro, bersama jajaran personel Satlantas. Operasi ini juga melibatkan sinergi dengan Jasa Raharja Kabupaten Gresik sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Berbeda dengan razia konvensional, kegiatan kali ini dikemas dengan pendekatan humanis. Petugas tidak hanya memberikan imbauan, tetapi juga membagikan suvenir berupa gantungan kunci dan cokelat kepada pengguna jalan yang tertib berlalu lintas sebagai bentuk apresiasi.

Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin, menjelaskan bahwa pendekatan persuasif menjadi kunci utama dalam membangun kesadaran masyarakat. “Kami ingin lebih dekat dengan masyarakat. Melalui aksi simpatik ini, kami memberikan edukasi langsung tentang potensi bahaya di jalan raya serta pentingnya etika berlalu lintas guna menekan angka kecelakaan,” ujarnya pada Selasa, 3 Februari 2026.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan mampu menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan di tengah masyarakat. “Keselamatan adalah kebutuhan bersama. Dengan sinergi Polri, Jasa Raharja, dan seluruh pengguna jalan, kami optimistis angka fatalitas kecelakaan di Kabupaten Gresik dapat terus ditekan,” pungkas AKP Nur Arifin. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi

Satlantas Polres Gresik Bagikan Coklat untuk Pengendara Tertib Lalin  Selengkapnya

Jelang Ramadan, Polres Gresik Ciptakan Kamseltibcarlantas Gelar Ops Keselamatan Semeru 2026

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Semeru 2026 di halaman Mapolres Gresik pada Senin, 2 Februari 2026. Apel Ops Keselamatan Semeru sebagai ikhtiar menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) menjelang bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah di pimpin oleh Waka Polres Gresik Kompol Shabda Purusha mewakili Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution.

Peserta apel adalah personel gabungan lintas sektoral yang terdiri dari unsur TNI (Kodim 0817, Denpom, Garnisun), Polri, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik. Dalam amanatnya, Kompol Shabda Purusha menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Semeru bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah strategis untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang masih tergolong tinggi.

Berdasarkan data tahun 2025, tercatat 531 kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Jawa Timur dengan 10 korban meninggal dunia. “Tingginya angka kecelakaan ini berkorelasi dengan rendahnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Perilaku pengendara yang tidak disiplin menjadi faktor dominan penyebab fatalitas kecelakaan,” ujarnya saat membacakan amanat Kapolda Jawa Timur.

Operasi Keselamatan Semeru 2026 akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026, dengan melibatkan 5.020 personel gabungan di seluruh wilayah Jawa Timur.

Operasi ini mengusung tema, “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026.” Tiga strategi utama menjadi fokus pelaksanaan operasi, yakni:

* Preemtif, melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat serta pengusaha otobus (PO) terkait manajemen keselamatan berlalu lintas.

* Preventif, dengan pelaksanaan ramp check kendaraan serta tes urine bagi pengemudi di terminal untuk memastikan kelayakan kendaraan dan pengemudi bebas dari pengaruh alkohol maupun narkoba.

* Represif, berupa penegakan hukum berbasis teknologi Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) dan penindakan selektif terhadap pelanggaran kasat mata seperti penggunaan knalpot tidak standar (brong), melawan arus, tidak menggunakan helm SNI, serta kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL).

Menutup arahannya, Waka Polres Gresik menekankan kepada seluruh personel agar selalu mengedepankan keselamatan masyarakat, profesionalisme, serta etika dalam bertugas. Ia juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana alam akibat kondisi cuaca yang tidak menentu dan berpotensi mengganggu arus lalu lintas.

“Keberhasilan operasi ini sangat bergantung pada sinergi dan soliditas seluruh unsur, baik TNI, Polri, maupun pemerintah daerah. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan niatkan sebagai ibadah,” pungkasnya. Usai apel, kegiatan dilanjutkan Latihan Pra Operasi (Latpraops) guna memantapkan kesiapan teknis dan taktis personel dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026 di lapangan. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Jelang Ramadan, Polres Gresik Ciptakan Kamseltibcarlantas Gelar Ops Keselamatan Semeru 2026 Selengkapnya

Warga & Keluarga Korban Perampokan Mengakibatkan Agen BRILink Tewas Geruduk PN Gresik Minta Terdakwa Midhol Dihukum Mati

GRESIK,1minute.id – Ratusan warga bersama keluarga Wardatun Toyyibah, 28, korban dugaan perampokan yang menyebabkan meninggal dunia kembali mendatangi kantor Pengadilan Negeri Gresik pada Senin, 2 Februari 2026.

Mereka ngeruduk Pengadilan Negeri Gresik dengan satu tujuan yakni menuntut keadilan atas perbuatan yang dilakukan oleh terdakwa Midhol kepada  agen BRILink pada Maret 2024 lalu dihukum mati atau seumur hidup. Sebab, mereka kecewa terhadap tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri Gresik karena menuntut Midhol dengan hukuman penjara selama 14 tahun.

Kedatangan kali kedua warga dan keluarga korban ke kantor PN Gresik di Jalan Permata, Kompleks Perumahan Bunder Asri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik ipni untuk memberikan support moral kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri Gresik yang menyidangkan perkara pidana dengan terdakwa Midhol ini.

Massa tiba pukul 10.45 WIB. Sidang memasuki agenda Replik, tanggapan atau sanggahan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap isi pledoi digelar di ruang sidang Sari Pengadilan Negeri Gresik sekitar pukul 14.30 WIB. Sidang hanya berlangsung tidak lebih dari 10 menit.

Massa yang tidak bisa masuk ruang sidang akhirnya membentang sejumlah poster yang isinya, antara lain, ” Jika Hukum Negara Tidak Bisa Ditegakkan, Hukum Rimba yang Berjalan ; Tegakkan Hukum Seadil-adilnya ; Sudah Merampok dan Membunuh #Hukum Mati ; Kok Iso 14 Tahun dan Kami Ingin Midhol Dihukum Mati “.

Mahfudi, suami korban Wardatun Toyyibah  mengatakan, dirinya akan terus mencari keadilan agar terdakwa Midhol mendapat hukuman setimpal. Dia bersikukuh bahwa Midhol adalah pelaku utama dan otak perampokan dan pembunuhan terhadap istrinya.

“Warga yang datang ke pengadilan ini murni atas kemauan mereka sendiri. Kami dan warga yang datang ke sini tidak terima kalau sampai Midhol tidak dihukum mati atau seumur hidup,” ujar Mahfud usai sidang kepada wartawan pada Senin. 2 Februari 2026. Mahfudi dengan didampingi para kerabatnya.

Majelis hakim akan membacakan putusan pada Kamis, 12 Februari 2026. Pada sidang putusan ini, massa diperkirakan semakin banyak. Seperti diberitakan, dugaan perampokan agen BRILink yang mengakibatkan korban Wardatun Toyyibah meninggal dunia ini terjadi pada 14 Maret 2024 lalu. Polisi menetapkan tiga orang tersangka. Mereka adalah Asrofin telah di vonis hukuman penjara selama 12 tahun, Sobikhul Alim meninggal dunia beberapa hari setelah perampokan tersebut dan Ahmad Midhol yang sempat melarikan diri.

Selain mengakibatkan korban meninggal dunia, pelaku yang berjumlah tiga orang itu juga menggasak uang sebesar Rp 169 juta. 

Pada Senin, 19 Januari 2026, jaksa penuntut Imamal Muttaqin menuntut terdakwa Midhol terbukti bersalah melanggar Pasal 479 KUHP nomor 1 Tahun 2023. “Terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 479 KUHP Nomor 1 Tahun 2023. Memohon kepada Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara untuk menjatuhkan hukuman penjara selama 14 tahun dikurangi masa tahanan,” kata Jaksa Imamal pada Senin, 19 Januari 2026. (yad)

Warga & Keluarga Korban Perampokan Mengakibatkan Agen BRILink Tewas Geruduk PN Gresik Minta Terdakwa Midhol Dihukum Mati Selengkapnya

Polres Gresik Gagalkan Peredaran Ribuan Butir Pil Koplo, Pengedar Ngontrak di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Gresik menggagalkan peredaran ribuan butir pil koplo. Selain menyita ribuan butir pil dobel L alias LL, polisi juga mengamankan seorang terduga pengedar berinisial KH, 33, yang ngontrak  di Jalan Gubernur Suryo, Kelurahan Tlogopojok, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik.

Polisi masih berusaha mengembangkan hasil penangkapan ini untuk mencari bandar besar (BeDe) alias pengedar kakapnya. Penangkapan pengedar pil koplo untuk wilayah Gresik Kota ini dilakukan pada Selasa,13 Januari 2026. 

Kasat Resnarkoba Polres Gresik AKP Ahmad Yani mengatakan, penangkapan berawal dari informasi adanya peredaran pil logo LL yang dilakukan pelaku. “Pelaku kami amankan saat berada di rumah kontrakannya. Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan ribuan butir obat keras pil logo LL yang diedarkan tanpa izin,” ujar AKP Ahmad Yani. 

Dalam pengungkapan tersebut, polisi lebih dulu mengamankan 64 butir pil LL yang diserahkan pelaku kepada seorang saksi perempuan berinisial S. Pengembangan kemudian dilakukan hingga ditemukan barang bukti tambahan di lokasi. “Total barang bukti yang berhasil diamankan sebanyak 1.169 butir pil logo LL, uang tunai Rp1,5 juta, satu unit handphone, tas selempang, serta plastik klip kosong yang diduga digunakan untuk mengemas pil,” jelasnya.

AKP Ahmad Yani menegaskan, peredaran obat keras tanpa izin sangat berbahaya karena dapat menimbulkan dampak serius bagi kesehatan masyarakat. “Atas perbuatannya, tersangka kami jerat dengan Pasal 435 dan/atau Pasal 436 ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan,” tegasnya.

Saat ini, lanjut AKP Ahmad Yani, penyidik masih terus melakukan pendalaman, termasuk pemeriksaan saksi-saksi, pengiriman barang bukti ke Laboratorium Forensik Polda Jatim. Polres Gresik mengimbau warga apabila mengetahui atau melihat adanya tindak pidana, masyarakat bisa langsung melapor ke kantor polisi terdekat, menghubungi call center 110, atau hotline Lapor Cak Rama di 0811-8800-2006. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi

Polres Gresik Gagalkan Peredaran Ribuan Butir Pil Koplo, Pengedar Ngontrak di Gresik  Selengkapnya

Lansia 58 Tahun Cabuli Anak 12 Tahun di Poskamling di Kebomas 

GRESIK, 1minute.id – Kasus dugaan perbuatan asusila di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik kembali terjadi. Setelah begal payudara di exit Tol Bunder, kini, Satreskrim Polres Gresik mengamankan seorang lansia berinisial L, warga Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.

Yang membuat ngulus dada, lelaki berusia 58 tahun yang telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik itu diduga melakukan perbuatan asusila terhadap anak berusia 12 tahun di Poskamling masih wilayah Kebomas.

Perbuatan tercela itu dilakukan oleh pelaku pada Jumat, 26 Desember 2025 sekitar pukul 14.00 WIB. Kasus ini terungkap setelah orang tua korban melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Seperti pepatah, sepandai-pandai menyembunyikan bangkai, pasti akan tercium juga.

“Saat kejadian, korban berada seorang diri di pos kamling,” ujar AKP Arya Widjaya di Mapolres Gresik. Berdasarkan laporan polisi, pelaku berinisial L, 58, diduga melakukan perbuatan cabul dengan menyentuh bagian tubuh korban secara berulang kali.

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya menjelaskan, peristiwa persetubuhan itu terjadi pada Jumat, 26 Desember 2025, sekitar pukul 14.00 WIB, di sebuah pos kamling di wilayah Kecamatan Kebomas. Korban merupakan anak perempuan berusia 12 tahun. 

AKP Arya Widjaya mengungkapkan, pelaku memanfaatkan kondisi lokasi yang sepi untuk melancarkan aksinya. Korban yang mengalami trauma kemudian menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya. Tidak terima dengan peristiwa itu, pihak keluarga langsung melaporkan ke Polres Gresik.

“Begitu menerima laporan, kami langsung melakukan penyelidikan dan mengamankan pelaku untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tegas AKP Arya. Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 415 huruf b KUHP Tahun 2023 tentang perbuatan cabul terhadap anak, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

Selain penegakan hukum, Polres Gresik juga mengedepankan pendekatan humanis terhadap korban. “Kami memastikan korban mendapatkan pendampingan, baik secara psikologis maupun hukum. Perlindungan terhadap anak menjadi prioritas kami,” ujar AKP Arya Widjaya.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya. Warga bisa melapor menghubungi call center 110, atau hotline Lapor Cak Rama di 0811-8800-2006. (yad)

Lansia 58 Tahun Cabuli Anak 12 Tahun di Poskamling di Kebomas  Selengkapnya

BMW X3 Terbakar di Pintu Masuk Tol Belahanrejo, Kedamean, Pengemudi Selamat

GRESIK,1minute.id – Mobil BKW X3 dikabarkan terbakar area pintu masuk Tol Belahanrejo, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Jumat, 30 Januari 2026.

Untungnya tidak ada korban jiwa dalam musibah yang terjadi pada pukul 09.10 WIB itu. Erik Ertanto, pengemudi BMW bernomor polisi B 199….. berhasil menyelamatkan diri sebelum mobil ludes terbakar. 

Menurut penuturan petugas Pemadam Kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik pada pukul 09.13 WIB menerima pengaduan melalui call center 112 ada kebakaran mobil di pintu masuk Tol Belahanrejo, Kecamatan Kedamean.  Pelapor petugas pintu Tol belahanrejo.

“Petugas kami tiba lokasi pukul 09.41 WIB. Mobil BMW sudah terbakar,” ujar Kepala Dinas Damkarmat Gresik Suyono pada Jumat, 30 Januari 2026. Sebanyak 7 personil dengan satu mobil pemadam dan satu unit mobil suplai kemudian melakukan upaya pemadaman. “Sekitar pukul 10.18 WIB proses pemadaman selesai,” katanya. 

Bagaimana kronologi kebakaran mobil mewah itu? Petugas damkar menyatakan, berdasarkan keterangan dari Erik Ertanto pagi itu berangkat dari Driyorejo tujuan Gresik. Erik sendirian. Ketika memasuki pintu Tol Belahanrejo, Ia melihat ada asap dari kap mobil. Selang beberapa detik kemudian ada ledakan dan membuat mobil terbakar. Erik lalu keluar menyelamatkan diri. “Kebakaran sangat cepat,” katanya. (yad)

BMW X3 Terbakar di Pintu Masuk Tol Belahanrejo, Kedamean, Pengemudi Selamat Selengkapnya