Raperda P-APBD Gresik 2025 Disahkan, Pendapatan Daerah Naik menjadi Rp 3,86 Triliun

GRESIK,1minute.id – DPRD Gresik menggelar rapat paripurna agenda Penyampaian Laporan Badan Anggaran (Banggar) serta Pengambilan Keputusan terhadap Ranperda P-APBD 2025 pada Jumat, 29 Agustus 2025. Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir dan dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Penyampaian Laporan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Gresik dibacakan oleh juru Bicara Banggar Faqih Usman. Ia menyampaikan bahwa seluruh tahapan pembahasan telah dilalui, mulai dari penyampaian Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan hingga pembahasan mendetail di tingkat komisi. Hasilnya, disepakati perubahan postur APBD 2025.

“Pendapatan daerah naik dari Rp 3,84 triliun menjadi Rp 3,86 triliun, atau bertambah Rp 15,4 miliar. Sedangkan belanja daerah naik dari Rp 3,84 triliun menjadi Rp 3,94 triliun, atau naik Rp 102,3 miliar. Dengan demikian, terjadi defisit sebesar Rp 86,8 miliar,” papar Faqih.

Untuk menutup defisit anggaran tersebut, lanjutnya, digunakan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA)  2024 sebesar Rp 89 miliar ditambah penerimaan pinjaman Rp 15 miliar, dengan pengeluaran pembiayaan Rp 22 miliar. Sehingga jumlah pembiayaan neto tetap berimbang dan SiLPA menjadi nol.

Faqih juga menyampaikan sejumlah rekomendasi Banggar, antara lain, perlunya evaluasi ketat terhadap pendapatan daerah dari pajak dan retribusi agar mencapai target, serta optimalisasi belanja agar lebih tepat, cepat, efektif, dan efisien. Selain itu, pemerintah daerah diminta memperhatikan ketepatan waktu pelaksanaan kegiatan.

Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir, menegaskan bahwa tambahan anggaran dalam P-APBD 2025 akan diarahkan untuk kebutuhan prioritas. “Di antaranya perbaikan sekolah rusak, peningkatan puskesmas menjadi standar rawat inap, serta menopang layanan kesehatan seperti UHC (Universal Health Coverage), obat-obatan, dan program kesehatan lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, mengapresiasi kinerja DPRD dalam pembahasan perubahan APBD ini. Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar melaksanakan program secara efektif dan produktif mengingat waktu pelaksanaan yang terbatas.

“Ranperda Perubahan APBD 2025 ini segera kami sampaikan kepada Gubernur Jawa Timur untuk dilakukan evaluasi. Dengan begitu, bisa dipastikan kesesuaiannya dengan aturan yang berlaku baik dari aspek teknis, materiil, maupun legalitas,” kata Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani. Ia berharap Perubahan APBD 2025 menjadi instrumen fiskal yang aspiratif, adaptif, dan responsif untuk kemajuan Kabupaten Gresik. (yad)

Raperda P-APBD Gresik 2025 Disahkan, Pendapatan Daerah Naik menjadi Rp 3,86 Triliun Selengkapnya

Program Jumat Kreasi UPT SMP Negeri 2 Gresik Bekerjasama dengan TNI Berikan Pelatihan Kedisiplinan Berbaris Siswa

GRESIK,1minute.id – Dua anggota TNI mendatangi UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik pada Jumat, 29 Agustus 2025. Mereka adalah Serka Herry, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kelurahan Tlogopojok dan Serda Okta, Babinsa Kelurahan Lumpur, Kecamatan/Kabupaten Gresik. 

Sekitar pukul 06.30 WIB, dua anggota TNI itu sudah tiba di sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik itu. Kedatangan dua anggota Komando Distrik Militer (Kodim) 0817/Gresik di sekolah yang memiliki tagline “Sekolah Juara, Cerdas Berkarakter Berakhlaq dan Peduli Lingkungan” ini bertujuan untuk memberikan pelatihan baris berbaris kepada para siswa.

Pelatihan Kedisiplinan Berbaris siswa di UPT SMP Negeri 2 Gresik bekerjasama dengan Kelurahan Kebungson dan Babinsa ini bagian dari Program Jumat Kreasi.

Peserta pelatihan adalah siswa kelas VII. “Untuk kelas delapan dan sembilan sudah pernah di latih ketarunaan oleh tim Kesiswaan SMK Mambaul Ulum Gresik,” kata Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim pada Jumat, 29 Agustus 2025.

Salim mengharapkan Program Kedisiplinan Berbaris ini bisa membentuk siswa disiplin , dan tanggungjawab. Selain itu, pelatihan kedisiplinan bisa membentuk kerja sama tim ; konsentrasi dan Fokus ; Kemandirian dan Percaya Diri dan kedisiplinan Waktu serta pengembangan karakter. “Semoga semuanya terlaksana sesuai harapan anak Spenda mampu mengaplikasikan di kehidupan nyata,” ujarnya. (yad)

Program Jumat Kreasi UPT SMP Negeri 2 Gresik Bekerjasama dengan TNI Berikan Pelatihan Kedisiplinan Berbaris Siswa Selengkapnya

Dorong Ketahanan Pangan dan Peningkatan Ekonomi Warga, Forkopimda Gresik Luncurkan 80 Kolam Budidaya Ikan Lele 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik meluncurkan program kolam budidaya ikan lele serentak di 80 desa yang tersebar di 16 dari 18 kecamatan se-Kabupaten Gresik. 

Peluncuran program budidaya kolam lele dipusatkan di pekarangan Pangan Lestari Bhayangkari Cabang Gresik, Asrama Polisi Randuagung, Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas pada Jumat, 29 Agustus 2025.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang melaunching Program kolaborasi empat pilar yakni Pemkab Gresik, Polres Gresik, Kodim 0817/Gresik dan PT Petrokimia Gresik. Seremonial ditandai dengan menebar ribuan bibit ikat lele di kolam berdiameter 3 meter itu. Tampak hadir kegiatan tersebut, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob serta Penjabat Kepala Dinas Perikanan Gresik Arip Wicaksono. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi berbagai pihak. Menurutnya, keberhasilan program budidaya ikan lele tidak lepas dari peran Tiga Pilar Desa, yakni Bintara Pembina Desa (Babinsa), Bhayangkara Pembinaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas), dan Kepala Desa yang bersinergi bersama Dinas Perikanan serta PT Petrokimia Gresik.

“Pada saat ini, sudah ada 80 kolam ikan yang siap ditebari benih lele, tersebar di 80 desa di wilayah Kabupaten Gresik. Angka ini merupakan bentuk semangat juang di Hari Kemerdekaan RI ke-80 tahun 2025 ini,” ujar Gus Yani, sapaan akrab , Fandi Akhmad Yani.

Ia melanjutkan, budidaya lele bukan hanya aktivitas pertanian sederhana, tetapi juga solusi menjanjikan di tengah gejolak ekonomi global. Dengan biaya pemeliharaan relatif rendah dan pasar yang stabil, ikan lele dinilai memiliki potensi besar sebagai sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat desa.

Harapan serupa disampaikan Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu.  Menurutnya, program kolam lele ini mampu menjadi jawaban nyata atas tantangan ekonomi warga. “Kami berharap budidaya lele dapat memberikan manfaat berlapis, mulai dari peningkatan pendapatan keluarga, memperkuat ketahanan pangan lokal, hingga menjaga stabilitas ekonomi masyarakat,” tutur alumnus Akpol 2006 itu.

Sementara itu, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf. Fadly Subur Karamaha, menegaskan bahwa pihaknya siap mengawal program hingga ke desa-desa agar berjalan optimal. Puncak acara ditandai dengan seremoni penebaran benih ikan lele secara simbolis ke dalam kolam yang telah disiapkan. Suasana semakin khidmat ketika seluruh peserta terhubung melalui zoom meeting dengan jajaran Polsek di berbagai kecamatan, yang pada saat bersamaan juga melakukan penebaran benih lele di wilayah masing-masing. (yad)

Dorong Ketahanan Pangan dan Peningkatan Ekonomi Warga, Forkopimda Gresik Luncurkan 80 Kolam Budidaya Ikan Lele  Selengkapnya

Kejari Gresik Gelar Pasar Murah, 3 Ribu Paket Ludes Kurun Waktu 5 Jam

GRESIK,1minute.id – Kejaksaan Negeri Gresik menggelar pasar murah di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Gresik pada Kamis, 28 Agustus 2025. Lebih dari 6 ton beras ludes terjual dalam waktu tidak lebih dari 5 jam.

Selain beras, pasar murah yang dibuka oleh Yanuar Utomo, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik itu juga menjual 

minyak goreng, tepung, telur dan paket mie instan. Semua kebutuhan pokok itu dijual dengan harga kompetitif. Warga pun menyerbu kegiatan sosial untuk merayakan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia itu. Harla Korp Adhyaksa itu diperingati setiap 22 Juli. 

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Yanuar Utomo mengatakan, pasar murah ini dalam rangka memperingati Hari Lahir Kejaksaan RI. Sekaligus mendukung program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan. “Ada 3000 paket sembako yang kami siapkan. Harga jualnya kami pastikan lebih murah. Beras 5 kg dijual Rp 50 ribu. Tapi setiap orang dibatasi hanya dua sak,” kata Yanuar Utomo pada Kamis, 28 Agustus 2025.

Disebutkan, pasar murah ini bekerjasama dengan pihak-pihak terkait, seperti Bulog dan Wilmar. Kegiatan ini ingin untuk memudahkan masyarakat mendapatkan sembako dengan harga yang relatif murah.

“Pasar murah ini kami laksanakan sehari seja. Tapi kalau nanti stoknya masih ada, kemungkinan besok kami lanjutkan lagi,” imbuh mantan Kajari Kepulauan  Yanuar Utomo berharap, pasar murah ini dapat membantu masyarakat mendapatkan sembako murah. Sehingga dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Bsgaimana respon masyarakat? Supriadi warga Bunder Asri, Kecamatan Kebomas mengaku senang atas pasar murah ini. Harga sangat murah dan jauh dari harga pasaran. Terutama harga beras 5 kilogram hanya Rp 50 ribu,  dipasaran harga bisa mencapai 65 ribu. “Alhamdulillah hari ini saya bisa dapat beras, minyak, gula dan telur sera mie isntan untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya dengan wajah sumringah. (yad)

Kejari Gresik Gelar Pasar Murah, 3 Ribu Paket Ludes Kurun Waktu 5 Jam Selengkapnya

Pemerintah Desa Laban, Menganti Gelar Polling PBB, Warga Antusias Bayar Pajak

Begini Antusiasme masyarakat di program Polling PBB di Pendapa Balai Desa Laban mensukseskan Program Pemkab Gresik Berikan Stumulan Diskon PBB P2 hingga 80 Persen

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Desa Laban, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik menggelar Polling PBB pada Rabu, 27 Agustus 2025. Antusiasme masyarakat pun luar biasa. Pasal, ada diskon 80 persen bagi masyarakat serta tanpa denda bagi masyarakat yang menunggak pajak bumi dan bangunan (PBB).

Saking antusiasnya masyarakat mengikuti Polling PBB ini berlangsung selama 10 jam. Mulai pukul 09.00 WIB dan berakhir pukul 19.30 WIB. Keluarga Darsono, misalnya. Ia baru ngeh menunggak pembayaran PBB selama 15 tahun. Ia seharusnya membayar PBB sebesar Rp 1,23 juta lebih. Karena ada program diskon 80 persen, ia “hanya” membayar Rp 260 ribu.

“Saya mbayar mburine nambahi titik tok. Alhamdulillah. Terima kasih pak Bupati. Semoga tahun depan ada diskon lagi,” katanya ditemui di Balai Desa Laban, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik pada Rabu, 27 Agustus 2025.

Polling PBB merupakan kegiatan pendataan sekaligus verifikasi yang dilakukan oleh perangkat desa atau kelurahan. Tujuannya ialah mengetahui kondisi terkini pembayaran PBB oleh masyarakat, yang meliputi siapa saja yang sudah melunasi, siapa yang belum lunas, serta perubahan data objek pajak, seperti rumah tinggal, atau bangunan.

ANTUSIASME WARGA: Petugas dari BPPKAD dan Pemdes Laban, Kecamatan Menganti dalam Polling PBB atau jemput bola bayar PBB dengan diskon 80 persen di Balai Desa Laban, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik pada Rabu, 27 Agustus 2025 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Menurut Penjabat Kepala Desa (Kades) Laban Hadi Purwanto, tujuan dilaksanakannya polling Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB P2) adalah untuk meningkatkan pelayanan pembayaran PBB. Petugas mendatangi langsung wajib pajak, mempermudah proses pembayaran, mengoptimalkan perolehan pendapatan daerah, dan meningkatkan kesadaran serta kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak.

“”Kami inisiatif melakukan jemput bola karena ada program dari pak Bupati (Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Red) diskon Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB P2) hingga 80 persen,” kata Penjabat  Kepala Desa (Kades) Laban Hadi Purwanto pada Rabu, 27 Agustus 2025.

Dengan adanya polling PBB, imbuhnya, wajib pajak dapat lebih terbantu untuk melakukan pembayaran PBB karena lokasinya lebih mudah di akses. Bila sebelumnya, warga harus datang ke kantor Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Gresik di Kompleks Kantor Bupati Gresik. “Polling PBB dengan jemput bola ini, masyarakat bisa membayar langsung di kantor desa,” ungkap Hadi yang juga Kepala Seksi Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Kecamatan Menganti itu.

Ia berharap kegiatan ini dapat terlaksana secara optimal dalam peningkatan Pendapatan Daerah. “Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan perolehan pendapatan dari sektor PBB, yang berguna dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat dan pembiayaan pembangunan daerah,” ujarnya. 

Pelayanan yang mudah dan informatif diharapkan dapat meningkatkan antusiasme warga untuk membayar PBB, sekaligus memberikan pemahaman yang baik tentang pentingnya pajak untuk pembangunan di daerah.

Masyarakat mengucapkan sangat berterima kasih kepada Gus Yani, sapaan akrab, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atas program pemberian diskon 80% untuk pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Seperti diketahui, pada Peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, Pemkab Gresik memberikan stimulan berupa diskon Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB P2) hingga 80 persen.

Selain, PBB P2 diskon yang sama, sampai 80 persen untuk Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Program diskon pajak ini berlaku sebulan, mulai 17 Agustus sampai 17 September 2025. (yad)

Pemerintah Desa Laban, Menganti Gelar Polling PBB, Warga Antusias Bayar Pajak Selengkapnya

BPN Gresik Tegaskan Terdakwa Pemalsuan SHM, Juru Survey Swasta

Kepala Sub Tata Usaha ATR/BPN Gresik  Fanani (Foto : Istimewa)

GRESIK,1minute.id –  Kantor ATR/BPN Kabupaten Gresik buka suara terkait dugaan pemalsuan sertifikat hak milik (SHM) yang menyeret nama Adhienata Putra Deva. Terdakwa Deva adalah asisten surveyor di kantor ATR/BPN Gresik.

Kepala Sub Tata Usaha ATR/BPN Gresik  Fanani menegaskan yang bersangkutan bukan pegawai maupun karyawan internal, melainkan tenaga surveyor teknis dari pihak ketiga. “Statusnya bukan Aparatur Sipil Negara maupun staf internal, tetapi juru survey swasta yang dilibatkan untuk mendukung pelaksanaan tugas teknis,” tegas Fanani kepada wartawan pada  Senin, 25 Agustus 2025.

Menurut Fanani, setiap hasil kerja dari mitra surveyor tidak otomatis digunakan. Seluruh data tetap harus melalui prosedur verifikasi dan double check di internal ATR/BPN Gresik sebelum menjadi dasar penerbitan produk pertanahan. Hal ini merupakan bagian dari mekanisme kontrol untuk memastikan keabsahan dokumen.

Fanani menegaskan, ATR/BPN Gresik menghormati dan mendukung seluruh proses hukum yang tengah berjalan. Di sisi lain, ATR/BPN Gresik juga menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang menjalankan fungsi kontrol sosial melalui pemberitaan. Klarifikasi ini, lanjut Fanani, tidak dimaksudkan untuk membatasi kerja jurnalistik, melainkan agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan tidak terjadi kesalahpahaman.

“Kami mendukung tegaknya hukum yang adil, transparan, dan akuntabel. Jika ada pihak yang berhadapan dengan proses hukum, itu menjadi ranah aparat penegak hukum dan kami menghormati kewenangan tersebut,” ujarnya. 

Dugaan pemalsuan dokumen pengurusan sertifikat hak milik (SHM) di Gresik masuk ke meja hijau Pengadilan Negeri (PN) Gresik. Sidang perdana pembacaan dakwaan terhadap terdakwa Resa Andrianto. Perkara tersebut juga menyeret terdakwa Adhienata Putra Deva, selaku asisten surveyor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Gresik.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Imamal Muttaqin meyakini bahwa para terdakwa melanggar pasal 236 ayat (2) junto pasal 55 dan 56 KUHP. Majelis hakim PN Gresik yang menyidangkan perkara dugaan pemalsuan itu diketahui Sarudi. (yad)

BPN Gresik Tegaskan Terdakwa Pemalsuan SHM, Juru Survey Swasta Selengkapnya

Ini Nama-nama Kepala Desa yang Dapat Bonus Tambahan 2 Tahun Masa Jabatan yang Dikukuhkan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengukuhkan kembali 14 kepala desa pada Senin, 25 Agustus 2025. Perpanjangan masa jabatan selama 2 tahun itu dilakukan di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik. 

Abdul Halim, mantan Kepala Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah tidak termasuk dalam daftar kades yang akan menerima “bonus” tambahan 2 tahun masa jabatan itu. 

“Jadikan tambahan masa jabatan ini sebagai amal jariyah,” kata Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya. Ajakan, Fandi Akhmad Yani, kepada kepala desa yang mendapatkan perpanjangan 2 tahun bukan tanpa alasan. Sebab, 14 kepala desa yang dikukuhkan kembali itu ada yang telah menjabat selama 3 periode. Apa pula yang menjabat dua periode.

Dengan masa jabatan yang hampir 18 tahun itu, seharusnya digunakan untuk melakukan pengabdian dengan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Selain juga memprioritaskan program prioritas Presiden kedelapan Prabowo Subianto. 

Program prioritas Presiden Prabowo Subianto antara lain, program Koperasi Desa Merah Putih, Makan Bergizi Gratis dan Sekolah Rakyat. Program lainnya, pembangunan infrastruktur dan penuntasan stunting.

Terkait dipendingnya pengukuhan kembali Kades “miliarder” Sekapuk Abdul Halim, Fandi Akhmad Yani mengatakan, masih ada persoalan yang harus diselesaikan. “Kita menjaga keamanan, kondusifitas wilayah tersebut,” katanya usai acara kepada wartawan. Gus Yani didampingi oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik Abu Hassan. 

Sebelumnya, Abu Hassan mengatakan, berdasarkan Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri Direktorat Jenderal bina Pemerintahan Desa kepada Gubernur dan Bupati/Wali Kota Nomor 100.3/4179/SJ Tanggal 31 Juli 2025 Perihal Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa disebutkan Kepala Desa yang berakhir masa jabatannya terhitung sejak tanggal 1 November 2023 sampai dengan 31 Januari 2024, serta belum dilakukan pemilihan Kepala Desa berdasarkan Undang – Undang 6 Tahun 2024, dapat diperpanjang masa jabatannya. 

Sebanyak 19 desa yang kosong. Rinciannya, 15 desa memenuhi persyaratan karena habis masa jabatan pada rentang 1 November 2023 sampai dengan 31 Januari 2024. Sebanyak 2 kepala desa meninggal dunia dan 2 kades mengundurkan diri. “Dari 15 Kepala Desa yang memenuhi persyaratan, berdasarkan SE Mendagri tersebut pengukuhan kembali antara lain memprioritaskan menjaga kondusifitas wilayah sehingga 14 kepala desa yang dikukuhkan kembali,” papar Abu Hassan. 

Berikut ini, nama kepala desa yang mendapatkan bonus tambahan 2 tahun masa jabatannya;  

Suliswati dan Handoko, Kepala Desa Boteng dan Menganti, Kecamatan Menganti. Lalu, Syafi’i, Kepala Desa Bunderan, dan Sujari, Kades Mrijunan, Kecamatan Sidayu. Selanjutnya, Eko Supangkat, Kades Tulung, Kecamatan Kedamean; Edy Suparno, Kades Kepuhklagen, Kecamatan Wringinanom; Khamid, Kades Sidorejo, Kecamatan Bungah. 

Kemudian, Muhammad Hita Wajdi, Kades Tebuwung, Kecamatan Dukun ; Inam dan Fatahualim, masing-masing Kades Ketapanglor dan Karangrejo, Kecamatan Ujungpangkah. (yad)

Ini Nama-nama Kepala Desa yang Dapat Bonus Tambahan 2 Tahun Masa Jabatan yang Dikukuhkan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  Selengkapnya

Semakin Meriah Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Menjelang akhir bulan Agustus, perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia terasa semakin meriah di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik. Bentuk perayaan pun beraneka macam. 

Di Perumahan Alam Bukit Raya RT 02 RW 9 Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas menggelar senam bersama dilanjutkan dengan jalan sehat. Wakil Bupati Gresik dua periode 2010-2020 Mohammad Qosim terlihat bersama ratusan warga untuk senam dan jalan sehat. Semua peserta mendapatkan door prize berupa minyak goreng. Hadiah lainnya, melalui undian kupon yang disiapkan oleh panitia yang dipimpin langsung oleh Ketua RT Susanto.

WARGA Perumahan ABR : (dua dari kiri) Wakil Bupati Gresik dua periode 2010-2020 Mohammad Qosim bersama warga Perumahan Alam Bukit Raya, Kecamatan Kebomas, Gresik mengikuti Jalan Sehat Merayakan HUT ke-80 Republik Indonesia pada Ahad, 24 Agustus 2025 ( Foto: Istimewa)

Perayaan di Perumahan Cluster Permata Natura lebih heboh lagi. Warga perumahan itu menggelar drama kolosal bertajuk NaturaNite 2025 pada Sabtu malam, 23 Agustus 2025. Drama kolosal dimainkan oleh anak-anak generasi (Gen) Z di kompleks perumahan berada di Desa Banjarsari, Kecamatan Manyar itu.

Sedangkan, para tua, emak-emak dan kaum Adam memakai busana adat nasional. Sehingga, suasana kompleks perumahan seakan mirip “Kampung” Indonesia yang Bhineka Tunggal Ika. 

Menurut Al Ushidi, Ketua RW 14 Cluster Permata Natura, drama kolosal, tarian khas daerah dan busana adat nasional sebagai puncak perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia. “Pagelaran NaturaNite ini mejadi edukasi terhadap kedaerahan, bukan hanya memeriahkan Hari Kemerdekaan. Kami ingin menanamkan nilai-nilai kebudayaan yang harus dilestarikan. Kondisi hari ini, tidak hanya pesta perrunjukkan saja tetapi harus ada edukasi terhadap anak anak maupun kebudayaan,” kata Hudi yang juga pengacara itu.

“Kita harus memperahankan dan mengenalkan aneka ragam adat dan kebudayaan sehingga tidak tergerus dengan modernisasi, khususnya memperkenalkan dengan generasi penerus, kalau bukan kita siapa lagi yg mempertahkan kebudayaan kearifan lokal,” imbuhnya.

WAKIL Bupati Gresik Asluchul Alif menyapa anak-anak peserta Jalan Sehat di Kampung halaman di Desa Sembayat, Kecamatan Manyar, Gresik pada Ahad, 24 Agustus 2025 ( Foto: Prokopim untuk 1minute.id)

Sementara itu, perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia di Desa Sembayat, Kecamatan Manyar dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif pada Ahad, 24 Agustus 2025. Desa Sembayat adalah tempat kelahiran Ketua DPC Gerindra Gresik itu. 

Sebelum memberangkatkan peserta jalan sehat, dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif mengajak masyarakat untuk menjaga kerukunan dengan mempererat tali silaturahmi. “Jalan sehat menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga,” kata suami dr Shinta Puspitasari ini. Gelaran Jalan Sehat ini menyiapkan hadiah motor listrik semakin menambah semangat warga. (yad)

Semakin Meriah Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia di Gresik  Selengkapnya

IDI Gresik Baksos Pemeriksaan Mata dan  Kaca Mata Gratis, Pemkab Gresik Berikan Konseling Siswa Sekolah Rakyat

GRESIK,1minute.id – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Gresik menggelar baksi sosial di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 37 Gresik pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif memberikan apresiasi kegiatan tersebut. 

“Saya mengapresiasi peran penting IDI dalam mewujudkan proses pembangunan daerah. IDI menjadi salah satu bagian dalam upaya meningkatkan indeks pembangunan manusia bidang kesehatan,” kata dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif. 

Wabup Asluchul Alif didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Kandinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah, serta Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Gresik Umi Khoiroh serta  Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Gresik Shinta Puspitasari melanjutkan, kegiatan ini dilakukan untuk mencegah risiko terjadinya kelainan refraksi mata dini pada anak. 

Sehingga perlu dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui adanya kelainan refraksi mata. Mereka yang mengalami kelainan refraksi mata tentu memerlukan alat bantu kacamata agar tidak mengganggu proses belajar yang berdampak pada prestasi siswa siswi kedepan.

“Sekolah Rakyat ini adalah harapan kita untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan berkualitas. Anak-anak di sini harus tumbuh sehat, berpendidikan, dan disiapkan menjadi calon pemimpin masa depan,” ujar mantan Wakil Ketua DPRD Gresik ini.

Suami dari dr Shinta Puspitasari tersebut menambahkan, kegiatan bakti sosial IDI di SRMA 37 Gresik, menunjukkan sinergi antara sektor kesehatan dan pendidikan dalam upaya mensejahterakan masyarakat. Tidak hanya itu, pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik nanti juga akan menghadirkan psikologi dan konseling untuk siswa siswi sekolah rakyat. 

SRMA 37 Gresik, sekolah model boarding school ini baru diresmikan pada awal Juli 2025. Tahun pertama, sekolah rakyat menerima 75 siswa. Mereka terbagi dalam 3 rombongan belajar (rombel). Biaya sekolah dan kebutuhan mereka, antara lain, alat tulis, perlengkapan sekolah, makan 3 kali gratis karena ditanggung oleh pemerintah. Siswa di sekolah ini adalah anak-anak dari keluarga kurang beruntung secara ekonomi. 

Lebih lanjut, Wabup Alif juga menyampaikan bagi siswa yang hidup jauh dari keluarga dan di lingkungan baru, dukungan psikologis dan konseling dibutuhkan untuk membantu mereka beradaptasi dengan lingkungan asrama. Aspek psikologi berperan penting dalam pengembangan diri siswa. 

“Terima kasih atas kepedulian IDI atas peran aktifnya dalam pelayanan medis dan edukasi kesehatan bagi siswa siswi SRMA. Mudah mudahan kepedulian IDI Gresik menjadi percontohan daerah lain dalam memberikan layanan kesehatan di Sekolah Rakyat, ” tandasnya. 

Di tempat sama, Ketua IDI Cabang Gresik dr Abdul Fatah menyampaikan, salah satu tekad IDI adalah bisa berpartisipasi aktif membangun kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, lanjutnya, kolaborasi dan suport dari Dinas Kesehatan yang merupakan kepanjangan tangan Pemda menjadi semangat kami dalam membantu program pemerintah. 

Ia menambahkan, Baksos ini sudah dilakukan rutin, karena IDI harus terus melayani masyarakat. Salah satunya SRMA 37 Gresik yang merupakan program unggulan pemerintah dalam memutus mata rantai kemiskinan yang komprehensif melalui pendidikan. “Baksos ini lebih fokus ke pemeriksaan mata, tentu tidak mengesampingkan pemeriksaan yang lain. IDI juga memfasilitasi kacamata gratis hasil kerjasama dengan Klinik Mata Utama (KMU) bagi siswa siswi SRMA 37 Gresik,” ungkapnya. 

Bakti Sosial yang dilakukan IDI dan Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) meliputi pemeriksaan mata dan pemberian kacamata bagi yang memerlukan sesuai koreksi secara gratis. Di samping itu IDI dan IIDI juga memberikan edukasi, penyuluhan kesehatan, sarung, mukena, tali asih, rapor kesehatan hingga memberikan bingkisan makanan tambahan bagi siswa siswi SRMA 37 Gresik. (yad)

IDI Gresik Baksos Pemeriksaan Mata dan  Kaca Mata Gratis, Pemkab Gresik Berikan Konseling Siswa Sekolah Rakyat Selengkapnya

Lusa, Pemkab Gresik Kukuhkan Perpanjangan Jabatan 2 Tahun Kades, Mantan Kades “Miliarder” Sekapuk ?

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dikabarkan akan mengukuhkan perpanjangan masa jabatan sebanyak 14 kepala desa pada Senin, 25 Agustus 2025. 

Abdul Halim, mantan Kepala Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah dikabarkan tidak termasuk dalam daftar kades yang akan menerima “bonus” tambahan 2 tahun masa jabatan itu. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik Abu Hassan dikonfirmasi membenarkan adanya rencana pengukuhan perpanjangan masa jabatan 2 tahun kepala desa. 

“Iya benar,” kata Abu Hassan melalui pesan WhatsApp pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Akan tetapi, Abu Hassan menolak menjawab apakah Abdul Halim termasuk di dalam 14 kades yang mendapatkan “bonus” tambahan 2 tahun masa jabatan kepala desa tersebut. “Untuk itu (Desa Sekapuk, Red) jawabnya besok saja (Senin),” elaknya. 

Berdasarkan Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri Direktorat Jenderal bina Pemerintahan Desa kepada Gubernur dan Bupati/Wali Kota Nomor 100.3/4179/SJ Tanggal 31 Juli 2025 Perihal Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa disebutkan Kepala Desa yang berakhir masa jabatannya terhitung sejak tanggal 1 November 2023 sampai dengan 31 Januari 2024, serta belum dilakukan pemilihan Kepala Desa berdasarkan Undang – Undang 6 Tahun 2024, dapat diperpanjang masa jabatannya. 

Bupati atau Wali Kota melakukan pengukuhan paling lama pada minggu keempat bulan Agustus 2025 dengan perpanjangan paling lama 2 tahun terhitung sejak waktu pengukuhan ; Bupati atau Wali Kota, melaporkan hasil pengukuhan perpanjangan masa jabatan Kepala Desa kepada Menteri Dalam Negeri pada minggu keempat bulan Agustus 2025.

Data yang dihimpun 1minute.id , di Kabupaten Gresik sebanyak 27 kepala desa kosong. Rinciannya, 15 desa memenuhi persyaratan karena habis masa jabatan pada rentang 1 November 2023 sampai dengan 31 Januari 2024. Serta 8 Desa direncanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) dan 4 Kepala Desa Antar Waktu yang menunggu pencabutan moratorium Pemilihan Kepala Desa oleh Kementerian Dalam Negeri.

Data yang dihimpun 1minute.id , sebanyak 14 kepala desa tersebar beberapa Kecamatan. Yaitu, Kecamatan Manyar ada 2 Kepala Desa ; Kecamatan Duduksampeyan (2) ; Menganti (2) ;  Kecamatan Sidayu (2) dan Kecamatan Ujungpangkah (2). Kemudian, Kecamatan Kedamean, Kecamatan Wringinanom, Kecamatan Dukun , dan Kecamatan Bungah, masing-masing satu desa. (yad)

Lusa, Pemkab Gresik Kukuhkan Perpanjangan Jabatan 2 Tahun Kades, Mantan Kades “Miliarder” Sekapuk ? Selengkapnya