Tradisi di Gresik Kota Santri, Rayakan Harjagres, Wabup Aluschul Alif bersama OPD Ziarah ke Makam Waliyullah

GRESIK,1minute.id – Hari ini, Pemerintah Kabupaten Gresik genap berusia 51 tahun pada Kamis, 27 Februari 2025. Sebagai rangkaian memperingati Hari Jadi Gresik atau Harjagres 2025 yakni HUT ke-51 Pemkab Gresik dan Hari Jadi ke-538 Kota Gresik, Wakil Bupati Gresik dr Asluchul Alif bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah atau Forkopimda serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah atau OPD melakukan ziarah ke makam Waliyullah.

Syekh Maulana Malik Ibrahim, Maulana Ainul Yaqin atau Sunan Giri ; Sunan Prapen dan makam Bupati Gresik yang pertama KRT Poesponegoro. Ziarah dilakukan usai acara pengukuhan pengurus Majelis Ulama Indonesia atau MUI Gresik. 

Kali pertama melakukan ziarah ke makam Sunan Giri. Kedatangan rombongan disambut oleh Forkopimcam Kebomas dan pengurus Yayasan Sunan Giri. Acara kemudian dilanjutkan dengan tahlil serta doa bersama yang dipimpin oleh seorang kiai setempat.

Setelah berziarah ke Makam Sunan Giri atau Raden Paku, rombongan Wabup melanjutkan perjalanan ke Makam Sunan Prapen, putra dari Syekh Maulana Zainal Abidin atau Sunan Dalem, sekaligus cucu dari Syekh Maulana Ainul Yaqin atau Sunan Giri. Di lokasi ini, Wabup Alif beserta rombongan tampak khusyuk memanjatkan doa.

Di Makam Sunan Giri, suami dari dr. Shinta Puspitasari ini berkesempatan memegang keris serta mencium sajadah, dua benda peninggalan Sunan Giri. Ziarah dilanjutkan ke Makam Sunan Prapen, putra dari Syekh Maulana Zainal Abidin atau Sunan Dalem, sekaligus cucu dari Syekh Maulana Ainul Yaqin atau Sunan Giri. Di lokasi ini, Wabup Alif beserta rombongan tampak khusyuk memanjatkan doa.

Dokter Alif, begitu sapaan melanjutkan ziarah ke Makam Sunan Maulana Malik Ibrahim di Desa Gapurosukolilo, Kecamatan Gresik. Mereka juga berziarah ke Makam Bupati Gresik pertama, KRT Poesponegoro, yang berlokasi tidak jauh dari Makam Maulana Malik Ibrahim.

Selain berziarah, Wabup juga menyempatkan diri menyapa warga dan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM di sepanjang jalan menuju makam. Prosesi tabur bunga di makam para wali pun turut dilakukan dalam rangkaian kegiatan ini. 

Sebelum kembali, Wabup yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Gresik ini menunaikan salat Duhur berjemaah serta menjadi imam salat di Aula Maulana Malik Ibrahim. Ziarah ke makam Waliyullah ini menjadi tradisi bagi Pemkab Gresik saat merayakan HUT Pemkab Gresik diperingati setiap 27 Februari dan Hari Jadi Gresik diperingati setiap 9 Maret.

Ziarah tahun ini, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani tidak bisa ikut karena sedang mengikuti Retret di Akmil Magelang pasca pelantikan pada 20 Februari 2025. Sehingga, ziarah ke makam Wali Sanga dipimpin oleh Wabup dr Asluchul Alif. Tampak hadir, Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachaman, Wakil Ketua DPRD Gresik Luthfi Dawam, Kabag Logistik Polres Gresik Kompol Moh Nur Amin serta para kepala OPD di lingkungan Pemkab Gresik.

Wabup Alif menyampaikan bahwa ziarah ini dilakukan dalam rangka HUT Pemkab Gresik dan Hari Jadi Kota Gresik sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur.

“Gresik dikenal sebagai Kota Wali dan Kota Santri. Mari kita jadikan peringatan HUT Pemkab Gresik dan Hari Jadi Kota Gresik ini sebagai momentum untuk selalu mengingat para pendahulu kita,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk meneladani nilai-nilai perjuangan para leluhur, terutama bagi generasi muda dan para pemangku kebijakan dalam mengabdikan diri kepada masyarakat.

“Mari kita teladani perjuangan para pendahulu. Selain menjadi inspirasi bagi generasi muda, hal ini juga dapat memupuk semangat para pemangku kebijakan dalam menjalankan tugasnya untuk masyarakat,” pungkasnya. (yad)

Tradisi di Gresik Kota Santri, Rayakan Harjagres, Wabup Aluschul Alif bersama OPD Ziarah ke Makam Waliyullah Selengkapnya

Harjagres, Upacara Pakai Baju Khas Gresik, Wabup Gresik Dorong Sinergitas, Gresik Maju Bareng-bareng

GRESIK,1minute.id –  Pemerintah Kabupaten Gresik menggelar upacara peringatan Hari Jadi ke-538 Kota Gresik dan Hari Ulang Tahun ke-51 Pemerintah Kabupaten Gresik di halaman Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 26 Februari 2025.

Wakil Bupati Gresik dr Asluchul Alif yang memimpin apel pagi mengusung tema “Semangat Bersinergi, Meningkatkan Produktivitas, Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan, dan Akselerasi Pelayanan Kesejahteraan Inklusif ini. Pemimpin dan peserta upacara memakai baju khas Gresik.

Wabup Alif mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi membangun Gresik agar semakin maju dan sejahtera. “Hari ini bukan hanya perayaan, tetapi momentum untuk melanjutkan estafet perjuangan para pendahulu. Mari kita wujudkan karya bakti yang bermanfaat bagi masyarakat dan demi kepentingan kita semua,” ujarnya.

Ia mengingatkan masyarakat akan sejarah panjang dan kemasyhuran Gresik sejak masa lampau. Dimulai sejak masa pra islam, masa penyebaran islam, hingga masa kolonial.  “Kita memiliki sejarah gemilang, mulai dari Gresik sebagai kota bandar yang berjaya, hingga menjadi pusat penyebaran agama Islam oleh Syeh Maulana Malik Ibrahim dan Fatimah binti Maimun. Warisan sejarah ini harus menjadi inspirasi bagi kita untuk terus bergerak maju,” tambahnya.

Meski berlangsung dengan semangat kebersamaan, Wabup Alif turut menyampaikan simpati kepada masyarakat yang hingga kini masih terdampak banjir di beberapa wilayah. “Di tengah peringatan ini, hati kami tetap bersama saudara-saudara kita yang sedang berjuang menghadapi banjir. Pemerintah Kabupaten Gresik berkomitmen untuk mempercepat penanganan dan memastikan seluruh bantuan tersalurkan dengan baik,” tegasnya.

Usai upacara, rangkaian peringatan dilanjutkan dengan ziarah ke makam para tokoh besar yang menjadi bagian dari sejarah Gresik, yakni Sunan Giri, Sunan Prapen, Syech Maulana Malik Ibrahim, Poesponegoro, dan Taman Makam Pahlawan. Ziarah ini menjadi simbol penghormatan sekaligus pengingat akan perjuangan dan pengorbanan para pendahulu demi kemajuan Gresik. (yad)

Harjagres, Upacara Pakai Baju Khas Gresik, Wabup Gresik Dorong Sinergitas, Gresik Maju Bareng-bareng Selengkapnya

2.062 Rumah di 12 Desa, 2 Kecamatan Tergenangi Banjir Kali Lamong, Tren Air Surut

GRESIK,1minute.id – Bencana hidrometeorologi berupa banjir masih melanda di Gresik bagian selatan. Banjir Kali Lamong dan Kalimas. Air Kali Lamong muntah sejak Senin malam, 24 Februari 2025. Ada enam desa di Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Pada Selasa pagi, air dari hulu Kali Lamong yang berada di Mojokerto dan Lamongan itu, sudah merambah ke Kecamatan Benjeng. Ada lima desa yang terendam.

“Di bagian hulu, Kecamatan Balongpanggang mulai surut. Sekarang air memasuki kecamatan Benjeng dan Cerme,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBPD Gresik F.X.Driatmiko Herlambang dikonfirmasi 1minute.id pada Rabu pagi, 26 Februari 2025.

Ia mengaku masih terus memantau perkembangan banjir Kali Lamong di Desa Punduttrate, Kecamatan Benjeng. Pihaknya, kata Miko, biasa disapa, telah menyiapkan puluhan gedhek (anyaman bambu). “Arusnya kuat, gedhek kami siapkan antisipasi ada tanggul yang jebol. Semoga tidak terjadi,” kata Miko melanjutkan.  

Berdasarkan data dari BPBD Gresik yang di dapat 1minute.id pada Rabu, 26 Februari 2025 pukul 09.00 WIB, di Kecamatan Balongpanggang sebanyak 7 desa yakni Desa Jombang Delik ; Desa Ngampel ; Desa Dapet ; Desa Sekarputih ; Desa Banjaragung ; Desa Wotansari dan Desa Karangsemanding kondisi air telah surut. 

Sedsngkan, di Kecamatan Benjeng terdapat sembilan desa yang terdampak banjir Kali Lamong. ” Tapi, trennya hari ini, air mulai surut. Semoga cepat surut,” ujar Camat Benjeng Nurul Fuad dikonfirmasi pada Rabu, 26 Februari 2025. “Alhamdulillah, Desa Puduttrate aman,” imbuh Fuad. 

Masih mengutip data BPBD Gresik sebanyak sembilan desa yang terdampak di Kecamatan Benjeng yaitu, Desa Lundo dan Desa Sedapurklagen genangan di rumah warga, fasilitas umum atau Fasum, Jalan Lingkungan dan Jalan Poros Desa atau JPD surut.

Sedangkan di Desa Deliksumber sebanyak 100 unit rumah tergenang , 800 meter jalan desa , 700 meter JPD tergenang. Kemudian, fasum masjid, ponkesdes, SDN Deliksumber, Pendapa Balai Desa & Balai dusun masih tergenang air Kali Lamong. “Ketinggian air genangan sekitar 20 – 40 sentimeter,” bunyi di laporan BPBD Gresik itu. 

Kondisi terparah dialami warga Desa Kedungrukem sebanyak 732 unit rumah yang tergenangi air. “Jalan Desa tergenang ketinggian antara 20 – 40 cm, sepanjang 3.500 meter. Beberapa fasum seperti masjid, pustu dan makam masih tergenangi air Kali Lamong”.

Desa Munggugianti sebanyak 700 unit rumah tergenang , jalan Desa tergenang sejauh 2000 meter dengan ketinggian air genangan 20 – 40 cm. Fasum tergenang yaitu masjid, TPQ, Pustu, makam umum.

Desa Bulurejo sebanyak 500 unit rumah terendam, areal persawahan seluas 25 Ha, Jalan Poros Desa ketinggian antara 10 – 30 cm sepanjang 500 meter dan jalan lingkungan dengan ketinggian 10 – 40 cm sepanjang 1500 meter. 

Berikutnya, Desa Kalipadang ada 30 unit rumah dan jalan kingkungan sepanjang 300 metet yang tergenangi air ketinggian 10 – 20 sentimeter, areal persawahan seluas 16 Ha serta Jalan Poros Desa  sepanjang 550 meter. Selanjutnya, Desa Sirnoboyo yaitu JPD sepanjang 200 meter 

tergenang 40 cm dan jalan lingkungan sepanjang 200 metet tergenang air ketinggian 60 cm.  Sembilan, Desa Klampok sebanyak 20 unit rumah ; SMK Al Hidayah Sn Nuriyah tergenang. “Ruas Jalan Raya Metatu – Benjeng ditutup,” begitu bunyi dalam laporan BPBD Gresik pukul 09.00 WIB.

Bagaimana di Kecamatan Cerme? “Alhamdulillah, Desa Tambakberas masih aman. Tapi, kolam penampungan air sudah penuh,” tegas Kepala Desa atau Kades Tambakberas Wahyudi pada Rabu pagi. 

Akan tetapi, di tiga desa lainnya, berdasarkan data BPBD Gresik yakni Desa Morowudi ; Desa Guranganyar dan Desa Dadapkuning air bah mulai menggenangi jalan lingkungan ketinggian air antara 5 sentimeter hingga 20 sentimeter. “SDN 58 Gresik tergenang setinggi 10 – 20 cm karena ada tanggul anak Kali Lamong jebol sepanjang lebih kurang 5 meter. 

Untuk diketahui bencana hidrometerologi Kabupaten Gresik didominasi oleh bencana banjir dengan tingkat risiko tinggi sebesar 74 persen atau sejumlah 40 dari 62 kejadian bencana pada tahun terakhir.

Banjir Kali Lamong menjadi banjir tahunan dimana Kali Lamong melintasi Gresik sepanjang 58 kilometer menyusuri Kecamatan Balongpanggang, Kecamatan Menganti, Kecamatan Kedamean, Kecamatan Benjeng, Kecamatan Cerme, dan Kecamatan Kebomas dan menjadikan wilayah-wilayah tersebut menjadi daerah rawan Banjir Kali Lamong memiliki luas Daerah Aliran Sungai atau DAS lebih kurang 720 kilometer persegi dengan panjang alur lebih kurang 103 kilometer. 

Bagian hulu Kali Lamong terletak di daerah Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Mojokerto, yang berawal dari Pegunungan Kendeng. Sedang bagian hilirnya berada di perbatasan antara Kota Surabaya dan Kabupaten Gresik atau Segoromadu, serta bermuara di Selat Madura. (yad)

2.062 Rumah di 12 Desa, 2 Kecamatan Tergenangi Banjir Kali Lamong, Tren Air Surut Selengkapnya

Kunjungi Korban Banjir Kali Lamong, Kapolres & Wabup Gresik Himbau Warga Jaga Anak-anak saat Bermain

GRESIK,1minute.id – Satri tergolek sakit di RS Wali Songo yang berlokasi di Desa Karangsemanding, Kecamatan Balongpanggang. Perempuan asal Desa Jombang Delik, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, Jawa Timur nyaris terseret arus Kali Lamong pada Selasa malam, 24 Februari 2025.

Kabar yang dialami Satri itu sampai ke telinga Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu dan Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif. Mereka berdua pun menyempatkan mengunjugi Satri usai memantau perkembangan banjir Kali Lamong di Kecamatan Balongpanggang dan Benjeng.  “Terima kasih pak kapolres dan pak Wabup,” ujarnya.

Kapolres Gresik AKBP Rovan mengimbau kepada warga, terutama untuk mengawasi anak-anaknya, agar tidak bermain di genangan air karena arus yang cukup deras dapat membahayakan keselamatan.

“Kami berharap banjir ini cepat selesai tidak ada korban lagi, himbauan untuk warga yang memiliki anak-anak kecil untuk menjaga, warga bisa koordinasi dengan kades, camat, danramil, polsek, kita satu komando, untuk menangani semua korban bencana yang ada,” ucap alumnus Akpol 2006 itu.

Ny Supiyati, salah satu warga yang terdampak banjir, mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan bantuan yang diberikan oleh Kapolres dan jajaran pemerintah daerah. “Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ujar Supiyati.

Di sisi lain, Wakil Bupati Gresik memastikan bahwa seluruh warga yang mengalami sakit akibat dampak banjir akan mendapatkan jaminan pengobatan melalui BPJS Kesehatan. Pemerintah daerah dan jajaran kepolisian berkomitmen untuk terus melakukan langkah-langkah tanggap darurat guna membantu masyarakat yang terdampak banjir, serta memastikan kondisi tetap terkendali. (yad)

Kunjungi Korban Banjir Kali Lamong, Kapolres & Wabup Gresik Himbau Warga Jaga Anak-anak saat Bermain Selengkapnya

Wabup Gresik Alif & Kapolres Gresik Rovan Kunjungi dan Salurkan Bantuan Warga Terdampak Banjir Kali Lamong

GRESIK,1minute.id – Air Kali Lamong mengalir jauh. Dampak banjir meluas. Bila Selasa malam masih enam desa di kecamatan Balongpanggang. Kini, air bah merambah enam desa lainnya di  Kecamatan Benjeng.

Wakil Bupati Gresik dr Asluchul Alif bersama Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu meninjau lokasi banjir akibat Kali Lamong meluap itu pada Selasa, 25 Maret 2025. Mereka menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga yang terdampak dan memastikan kondisi warga terdampak dalam keadaan aman dan sehat. 

Banjir akibat luapan Kali Lamong merendam enam desa di Kecamatan Balongpanggang dan empat desa di Kecamatan Benjeng. Serta empat desa di Kecamatan Driyorejo akibat Kali Surabaya meluap.

Wabup Asluchul Alif menyampaikan bahwa sejak awal kejadian, Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik, bersama TNI, Polri, dan relawan, telah turun langsung untuk meninjau lokasi dan melakukan penanganan darurat. “Kecamatan Balongpanggang memiliki delapan desa terdampak banjir, tetapi dua desa sudah surut, sehingga kini tersisa enam desa yang masih tergenang.

Sementara itu, di Kecamatan Benjeng terdapat empat desa yang terdampak, dan di Kecamatan Driyorejo juga ada empat desa yang terendam akibat meningkatnya debit air dari Kali Surabaya,” ujar dr Alif, sapaan akrabnya.

Selain menyalurkan bantuan, Wabup Alif juga menginstruksikan Dinas Pertanian untuk segera mendata lahan pertanian yang mengalami gagal panen akibat banjir. Pendataan ini dilakukan agar Pemkab Gresik dapat memberikan bantuan kepada para petani yang mengalami kerugian.

“Dinas Pertanian harus segera mendata jumlah lahan pertanian yang gagal panen, sehingga dapat diberikan bantuan yang sesuai. Namun, perlu dipastikan juga bahwa tidak semua sawah yang terkena banjir mengalami gagal panen,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wabup Alif menegaskan bahwa Pemkab Gresik melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial telah mendirikan dapur umum di Kecamatan Benjeng untuk mendistribusikan makanan ke wilayah terdampak.

“Di Kecamatan Balongpanggang juga ada dapur umum mandiri untuk mengantisipasi kekurangan pasokan makanan. Jika ada kebutuhan tambahan, Pemkab siap memberikan bantuan,” tambahnya.

Wabup juga mengimbau warga agar tetap waspada dan melarang anak-anak bermain di area banjir demi menghindari risiko kecelakaan. “Saya mengimbau kepada warga, terutama anak-anak, agar tidak bermain di air banjir guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Kita harus bersama-sama menjaga keselamatan,” pesannya.

Usai meninjau lokasi banjir, Wabup dan Kapolres Gresik mengunjungi Satri, 60, salah satu warga Dusun Karangmelati, Desa Jombang, yang sedang menjalani perawatan di RS Wali Songo, Kecamatan Balongpanggang. (yad)

Wabup Gresik Alif & Kapolres Gresik Rovan Kunjungi dan Salurkan Bantuan Warga Terdampak Banjir Kali Lamong Selengkapnya

Emak-Emak PPK Dusun Jedong Buat Dapur Umur, Laily Dwi Astutik : Semoga Banjir Kali Lamong segera Surut

GRESIK,1minute.id – Banjir Kali Lamong terjadi bertahun-tahun. Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik di masa periode pertama, Fandi Akhmad Yani, Bupati Gresik telah melakukan normalisasi Kali Lamong sepanjang 58 kilomter yang melintasi kabupaten Gresik. Normalisasi berkolaborasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai atau BBWS Bengawan Solo berupa pengerukan mulai Kecamatan Balongpanggang, Benjeng, Cerme hingga Kecamatan Kebomas.

Pengerukan dilakukan oleh Pemkab Gresik setelah mendapatkan restu dari BBWS Bengawan Solo. Selain pengerukan, BBWS Bengawan Solo melakukan pembangunan tanggul di Desa Pandu , Jono, Tambakberas. Pada 2024, Pemkab Gresik telah merampungkan pembuatan retarding basin atau kolam penampungan air sementara di Desa Tambakberas, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Hitungan matematis, ikhtiar Pemkab Gresik itu bisa mengurangi dampak banjir Kali Lamong yang telah puluhan tahun terjadi di Gresik bagian Selatan itu.

Akan tetapi, tinggi curah hujan alias adanya anomali cuaca itu, Kali Lamong masih meluap pada Senin malam, 24 Februari 2025. Sebanyak enam desa di Kecamatan Balongpanggang terendam air antara 30 sentimeter hingga 60 sentimeter. Desa yang terendam itu , di antaranya Desa Sekarputih yang menjadi langganan banjir. 

Air bah yang datang tiba-tiba membuat warga setempat bergerak cepat. Misalnya, membuat Dapur Umum secara swadaya pada Selasa, 25 Februari 2025. Dapur umum diinisiasi oleh emak-emak yang tergabung di PKK desa setempat. Dapur Umum untuk memenuhi sarapan pagi warga yang kena dampak luapan sungai Kali Lamong.

Kepala Dusun Jedong, Desa Sekarputih, Kecamatan Balongpanggang Alim kepada media mengatakan bahwa banyak warga yang tidak menduga kalau banjir sampai setinggi ini. “Biasanya hanya di bagian Timur satu sampai lima warga. Dan ada sekitar 8 rumah yang pintunya jebol karena diterjang air,” kata Alim.

Antisipasi untuk warga sakit, Alim meminta bantuan perahu untuk stand by. “Perahu karet untuk antisipasi evakuasi bila ada warga yang sakit,” katanya.

Sementara itu, Laily Dwi Astutik kepada media mengatakan pembuatan Dapur Umum dilakukan untuk kemanusiaan. “Saya lakukan semata-mata kemanusiaan. Bagaimana kalau warga tidak bisa memasak karena rumahnya tergenang air,” ujar istri Kepala Dusun Jedong itu. Ia inisiatif mengajak warga yang rumahnya tidak kebanjiran untuk bergotong royong untuk memasak kan untuk sarapan pagi.

“Alhamdulilah sudah matang dan bisa dibagikan kepada warga menggunakan perahu karet milik BPBD,”.katanya. “Sekarang mulai masak untuk makan siang. Mudah mudahan segera surut,” harapnya.

Terpisah, Kepala Desa Dapet, Kecamatan Balongpanggang Siswadi mengatakan, gemangan air Kali Lamong berangsur surut. “Sudah mulai surut. Meski air ada yang menggenangi rumah warga,” kata Siswadi melalui pesat WhatApps pada Selasa, 25 Februari 2025. (yad)

Emak-Emak PPK Dusun Jedong Buat Dapur Umur, Laily Dwi Astutik : Semoga Banjir Kali Lamong segera Surut Selengkapnya

Hujan Sepanjang Malam, Kali Lamong Meluap, 6 Desa di Balongpanggang Terendam

GRESIK,1minute.id – Hujan deras dengan intensitas tinggi membuat Kali Lamong meluap pada Senin malam, 24 Februari 2025. Air bah itu terus mengalir ke tempat yang lebih rendah. Akibatnya, enam desa di Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, Jawa Timur terendam air. Enam Desa itu di antaranya, Desa Dapet genangan air terlihat di tiga 3 dusun ;  Desa Sekarputih menggenangi 2 dusun ; Desa Wotansari sebanyak  3 Dusun yang kebanjiran. 

Banjir Kali Lamong kali pertama di 2025. Berikutnya, Desa Banjaragung ada  2 Dusun yang terendam ;  Desa Karangsemanding sebanyak 2 Dusun ; dan, Desa Pucung air Kali Lamong menggenangi 3 Dusun. Ketinggian air antara 30 sentimeter hingga 60 sentimeter.

Kepala Desa Dapet Siswadi, menceritakan pada Senin malam, sekitar pukul.21.00 WIB, pihaknya bersama perangkat kecamatan sedang melakukan rapat. Rapat dadakan itu, untuk mengantisipasi dampak dan langkah-langkah penyelamatan bila debit air Kali Lamong semakin tinggi. “Ini karena setelah rapat jam 21.00 WIB itu masih sebanyak 9 rumah di Dusun Sugiwaras, dan Kedungdowo 19 Rumah tapi setelah jam 22.00 air datang begitu derasnya,” cerita Siswadi kepada wartawan. 

Debit air yang sangat deras membuat air mengalir begitu cepat. “Otomatis warga ribut untuk menyelamatkan barangnya sehingga tidak ada orang yang tidur,” tuturnya. 

Siswadi juga menambahkan bahwa Banjir Kali ini luar biasa besarnya, sampai sampai air melintas ke sebelah selatan sehingga merusakkan infrastruktur jalan desa. “Alhamdulilah masyarakat selamat dan tidak ada korban jiwa tidak ada kerusakan, sementara hewan sapi dan kambing di evakuasi kedataran yang lebih tinggi,” terangnya.  

Terpisah, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBPD Gresik F.X.Driatmiko Herlambang mengatakan, pihaknya masih terus memantau perkembangan banjir. “Ini saya masih di Balongpanggang,” kata Miko-sapaannya pada Selasa, 25 Februari 2025. (yad)

Hujan Sepanjang Malam, Kali Lamong Meluap, 6 Desa di Balongpanggang Terendam Selengkapnya

Wabup Gresik dr Asluchul Alif, Pimpin 500 Guru PPPK Tanam Pohon di Islamic Center

GRESIK,1minute.id – Suasana masjid KH Robbach Ma’sum di Kompleks Islamic Center lebih riuh dari biasanya pada Senin, 24 Februari 2025. Sebanyak 500 orang pegawai pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK dari unsur guru untuk berpartisipasi dalam kegiatan penanaman pohon.

Bila satu guru satu pohon. Ada sebanyak 500 batang pohon yang tertanam di kompleks Islamic Center di Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang, Kabapaten Gresik. Bila satu pohon hidup berusia setahun bisa menghasilkan sekitar 2-5 kilogram oksigen. Dalam sehari satu dapat menyediakan oksigen untuk sekitar 2-4 orang per hari (tergantung pada jumlah oksigen yang dihasilkan dan kebutuhan oksigen manusia). 

Bila total 500 pohon yang ditanam semua hidup bisa menyediakan oksigen sebanyak 4 orang sama dengan 2.000 jiwa mendapatkan oksigen gratis. Artinya, kebutuhan oksigen untuk warga sekitar Islamic Center terpenuhi. Selain oksigen, halaman Islamic Center yang menjadi salah satu tempat destinasi edukasi berbasis teknologi akan ijo royo-royo. Semakin ciamik dan sejuk.

Penanaman pohon ini merupakan implementasi Peraturan Bupati Gresik Nomor 39 Tahun 2024, yang mewajibkan berbagai pihak untuk turut serta dalam penghijauan. Kewajiban ini tidak hanya berlaku bagi CPNS dan calon PPPK, tetapi juga bagi PNS yang menerima kenaikan pangkat serta individu atau badan yang mengajukan izin mendirikan bangunan atau persetujuan bangun gedung (IMB/PBG) dan dokumen lingkungan.  

Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menciptakan kawasan yang hijau dan asri di sekitar Islamic Center Balongpanggang. Ia berharap kawasan ini nantinya menjadi destinasi wisata edukasi yang dapat dinikmati oleh masyarakat, terutama generasi muda Gresik.  

“Kami ingin kompleks Islamic Center ini penuh dengan pohon yang rindang, rapi, asri, dan nyaman. Ini akan menjadi destinasi baru di Gresik Selatan, yang kami sebut Gresik Universal Sains and Art,” ujarnya dalam sambutan pada Senin, 24 Februari 2025. Penanaman pohon ini, adalah hari keempat dokter Alif menjabat sebagai Wakil Bupati Gresik.

Pada kesempatan tersebut, Asluchul Alif juga berpesan kepada peserta PPPK agar menjadi teladan bagi murid-murid mereka.  “Guru adalah panutan bagi siswa. Perilaku baik dari guru akan menginspirasi siswa untuk meniru nilai-nilai positif,” tutupnya.  

Dalam kegiatan penanaman pohon ini, dokter Alif didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Gresik Sri Subaidah, Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman atau CKPKP Gresik Ida Lailatul Sa’diyah, dan Kepala Badan Kepegawaian, Pengembangan Sumber Daya Manusia atau BKPSDM Gresik Agung Endro D.S. Utomo dan Kepala Dinas Pendidikan Gresik S. Hariyanto.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen Pemkab Gresik dalam menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus menciptakan ruang yang mendukung perkembangan pendidikan dan budaya di daerah ini.  (yad)

Wabup Gresik dr Asluchul Alif, Pimpin 500 Guru PPPK Tanam Pohon di Islamic Center Selengkapnya

Wabup Gresik dr Alif Lepas Peserta Gerak Jalan Tradisional 35 km, Balongpanggang-Gresik

GRESIK,1minute.id – Gerak Jalan Tradisional Balongpanggang – Gresik kembali digelar oleh Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik. Tradisi yang sudah puluhan tahun itu menempuh jarak sekitar 35 kilometer. Wakil Bupati Gresik dr Asluchul Alif yang memberangkatkan peserta gerak jalan pada Sabtu, 22 Feberuari 2025.

Start di Kompleks Islamic Center di Desa Kedungpring dan finish di Stadion Gelora Joko Samudro atau G-JOS di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas. Gerak jalan dalam rangkaian merayakan HUT ke-51 Pemkab Gresik dan Hari Jadi ke-538 Kota Gresik ini diikuti sebanyak 2.438 peserta. Hadiah yang disediakan senilai Rp 42 juta. 

Wakil Bupati Gresik dr Asluchul Alif mengapresiasi antusiasme masyarakat yang turut serta dalam kegiatan ini. Ia berharap gerak jalan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga membangun kebiasaan masyarakat untuk menjaga kesehatan.  

“Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Pemkab Gresik ke-51 dan Hari Jadi Kota Gresik ke-538. Ini adalah momen bersejarah untuk mengenang perjalanan panjang Gresik sekaligus merenungkan apa yang bisa kita lakukan untuk masa depan daerah tercinta,” ujar dokter Alif, begitu sapaan akrabnya.

Mengapa start tradisi Gerak Jalan Balongpanggang-Gresik dipusatkan di Kompleks Islamic Center ?  Ia mengatakan, kegiatan ini turut memperkenalkan Islamic Center sebagai salah satu ikon kebanggaan masyarakat Gresik. Selain menjadi pusat kegiatan keagamaan, Islamic Center juga memiliki potensi sebagai destinasi wisata religi dan edukasi.  

“Di kompleks Islamic Center ini terdapat Masjid KH Robbach Ma’sum dan perpustakaan berbasis digital. Oleh karena itu, kegiatan Harlah NU dan gerak jalan diselenggarakan di sini sebagai upaya memperkenalkan fasilitas ini kepada masyarakat,” jelasnya.  

Ia juga menyampaikan bahwa lokasi Islamic Center yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Mojokerto dan Lamongan menjadikannya sebagai destinasi yang bisa dikunjungi masyarakat dari luar kota. Meskipun masih dalam tahap penyelesaian, pemerintah berkomitmen untuk segera merampungkan pembangunan.  

“Di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Yani – Alif, kami berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan Islamic Center ini secepat mungkin,” tambahnya.  Selain sebagai ajang olahraga dan silaturahmi, kegiatan ini juga berperan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan adanya pasar kaget dan keikutsertaan UMKM lokal, diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat.  

“Kegiatan ini juga menjadi upaya penguatan ekonomi kerakyatan, terutama bagi pelaku UMKM di Kabupaten Gresik,” pungkasnya. Dalam gerak jalan ini, peserta berlomba memakai kostum unik untuk menarik perhatian masyarakat. Ada yang berkostum nenek sihir dengan sapu lidi, ada juga kostum wayang orang , dan super hero. Sepanjang jalan dilalui peserta, warga berjubel untuk menyaksikan hiburan gratis tersebut. (yad)

Wabup Gresik dr Alif Lepas Peserta Gerak Jalan Tradisional 35 km, Balongpanggang-Gresik Selengkapnya

Hari Pertama Ngantor, Wabup Gresik Blusukan ke SDN 16 Gresik dan Sidak Air Bersih di Pranti

GRESIK,1minute.id –  dr Asluchul Alif langsung tancap gas. Di hari pertama, Jumat, 21 Februari 2025 sebagai Wakil Bupati Gresik langsung blusukan ke Kecamatan Kedamean. Dokter Alif, sapaan akrabnya, meninjau kondisi infrastruktur pendidikan dan sanitasi warga. 

Salah satu sekolah yang menjadi perhatiannya adalah UPT SMP Negeri 16 Gresik yang mengalami kerusakan cukup parah. Ia meninjau sejumlah ruang kelas yang mengalami kerusakan, seperti plafon yang ambrol, tembok dan lantai yang retak, serta ruang bimbingan konseling yang tidak layak digunakan.

“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berkomitmen untuk meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan. Pada 2025, perbaikan sekolah yang mengalami kerusakan akan menjadi prioritas utama,” ujar dr Alif pada Jumat, 21 Februari 2025.

Ia didampingi Staf Ahli Bupati bidang Fisik dan Prasarana Johar Gunawan, Sekretaris Dinas Pendidikan  Herawan Eka Kusuma, serta Kepala Bidang Bina Pemerintah Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa atau PMD Rian Pramana Suwanda.

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan terus mengunjungi sekolah-sekolah lain yang mengalami kondisi serupa. Menurutnya, laporan mengenai sekolah rusak di Kabupaten Gresik telah diterima hingga ke Komisi IV DPR, dan data tersebut akan disinkronkan terlebih dahulu dengan Dinas Pendidikan Gresik.

Selain itu, dr. Alif menjelaskan bahwa Instruksi Presiden atau Inpres nomor 1 Tahun 2025 akan dimanfaatkan secara efisien untuk mempercepat renovasi sekolah. “Kami akan berupaya menyelesaikan masalah ini secepat mungkin, baik melalui anggaran pusat, dana CSR, maupun sumber pendanaan lainnya,” tegasnya. “Kami tidak ingin lagi mendengar ada sekolah yang ambruk atau plafon yang jebol. Ini menjadi pekerjaan rumah (PR) yang harus segera diselesaikan,” tambahnya.

Setelah meninjau SD Negeri 16 Gresik, Wabup Alif melanjutkan inspeksi ke Desa Pranti, Kecamatan Menganti, untuk mengecek pelayanan air bersih bagi warga. Dalam kesempatan tersebut, dr. Alif didampingi Kepala Desa Pranti Hardi, meninjau saluran air bersih yang dialirkan ke rumah-rumah warga.

“Fasilitas air bersih menjadi salah satu target utama kami agar seluruh masyarakat dapat menikmati akses air bersih dengan mudah. Ini penting untuk mewujudkan pola hidup sehat serta mendukung program pembangunan di Kabupaten Gresik,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Pemkab Gresik akan terus berupaya meningkatkan akses air bersih demi kesejahteraan masyarakat. “Saya berharap masyarakat semakin mudah mengakses kebutuhan air bersih, terutama untuk keperluan rumah tangga. Dengan begitu, kesejahteraan dan kesehatan warga akan meningkat, termasuk dalam upaya menurunkan angka stunting,” katanya.

Untuk merealisasikan visi-misi pembangunan periode 2025-2030, dr. Alif menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat. “Dari data yang ada, sebanyak 385 warga di Desa Pranti membutuhkan akses air bersih, namun hingga saat ini baru 80 warga yang telah mendapatkan aliran air. Ini menjadi persoalan yang harus segera kami selesaikan agar seluruh warga Desa Pranti dapat menikmati air bersih,” pungkasnya. (yad)

Hari Pertama Ngantor, Wabup Gresik Blusukan ke SDN 16 Gresik dan Sidak Air Bersih di Pranti Selengkapnya