Pemkab Gresik Sabet Karmika Graha Abinaya dari REI Jatim, Plt Bupati Dorong Pengembang Bangun Rumah Bagi MBR 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik terus berupaya memberikan pelayanan terbaik, khususnya dalam memberikan perizinan. 

“Perizinan yang mudah, cepat dan memberikan layanan terbaik kepada investor yang berinvestasi adalah nilai plus bagi Pemkab Gresik. Tentunya, juga harus sesuai aturan dan didukung dengan dokumen-dokumen kelengkapan terpenuhi, pasti perizinan akan cepat selesai,” kata Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah usai menerima penghargaan Karmika Graha Abinaya dari Dewan Pengurus Daerah DPD Real Estate Indonesia atau DPD REI Jawa Timur di Surabaya pada Rabu, 16 Oktober 2024.

Penghargaan itu diberikan kepada Pemkab Gresik karena dianggap berprestasi dan peduli terhadap pembangunan perumahan bersamaan acara Musyawarah Daerah (Musda) ke – XVI 2024 DPD REI Jawa Timur. Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah saat itu didampingi oleh Kepala Dinas Cipta Karya Perumahan Kawasan Permukiman atau CKPKP Gresik Ida Lailatussa’diyah mengucapkan terima kasih kepada REI Jawa Timur atas apresiasi yang diberikan.

Bu Min melanjutkan, apresiasi DPD REI Jatim ini bisa menjadi upaya mendorong para pengembang perumahan untuk membangun lebih banyak rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah atau MBR. Khususnya rumah bersubsidi, ini mudah mudahan dapat membantu Pemkab Gresik mengatasi masalah kemiskinan dan stunting. 

“Ini langkah yang spektakuler untuk membangun rumah layak bagi masyarakat yang perekonomiannya menengah ke bawah. Rumah yang layak menjadi syarat utama dan menjadi salah satu indikator dalam kategori penurunan angka kemiskinan,” tegas Bu Min. 

Dirinya berharap, penghargaan ini dapat menjadi semangat Pemkab Gresik untuk terus memperjuangkan hak hak masyarakat dalam mendapatkan hidup setara dan sejahtera. Termasuk di dalamnya untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak. 

“Terima kasih atas sinergi, kolaborasi dan kontribusi semua pihak dalam menyediakan perumahan untuk masyarakat. Dengan menciptakan iklim yang kondusif mudah mudahan pelaksanaan program program pembangunan di Kabupaten Gresik dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya. (yad)

Pemkab Gresik Sabet Karmika Graha Abinaya dari REI Jatim, Plt Bupati Dorong Pengembang Bangun Rumah Bagi MBR  Selengkapnya

Potensi Mencemari Pantai, Mahasiswa dan Nelayan Pulau Bawean, Gresik Tolak Tambak Udang

GRESIK,1minute.id – Air pantai perbatasan Desa Kepuh Legundi dan Desa Sidogedung Batu, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur terlihat bening. Airnya berwarna biru. Sesekali terdengar deburan ombak. Suasana pantai yang masih “perawan” yang asri dan alami itu terancam sulit ditemukan lagi.

Sebab, di dekat pantai itu dikabarkan akan berdiri tambak udang. Luasnya 3 hektar. Air pantai pun berpotensi tercemar bila ada aktivitas budidaya tambak di sekitar pantai tersebut. Kondisi itu, membuat puluhan mahasiswa dan nelayan Pulau Bawean, Kabupaten Gresik resah. 

Massa gabungan yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Masyarakat dan Nelayan (AMMAN) menggelar unjukrasa pada Rabu, 16 Oktober 2024. Ada tiga tuntutan yang mereka suarakan. Yakni, Menolak terjadinya tambak udang sampai kapanpun ; Mengecam sikap pemimpin yang telah ikut mengesahkan izin dan berada pada pihak pengelola tambak udang dan Mendesak pemerintah daerah untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap tambak udang yang dinilai merusak ekosistem laut setempat. 

Sekitar pukul 09.00WIB, massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Masyarakat dan Nelayan (AMMAN) tiba sebuah pantai yang berbatasan antara Desa Desa Kepuh Legundi dan Desa Sidogedung Batu, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik. Mereka kemudian melakukan orasi secara bergantian sambil membentangkan spanduk bertuliskan “Tolak Tambang Udang”. 

Koordinator AMMAN Maqduratul Marifah, penolakan terhadap tambak udang karena merugikan nelayan dan masyarakat sekitar lokasi. “Proyek itu diduga telah menagabaikan dampak negatifnya terhadap lingkungan,” kata Dira-sapaan-Maqduratul Marifah dalam siaran pers yang diterima 1minute.id pada Rabu, 16 Oktober 2024. 

Aksi penolakan proyek udang ini kali kedua dilakukan oleh warga Pulau Bawean. Tambak udang yang akan dibangun di Sidogedungbatu. Selain khawatir pencemaran lingkungan, proyek udang itu juga dikhawatirkan memicu konfilk horisontal antara masyarakat nelayan dan petambak. Karena itu, Amman mendesak proyek tambak udang agar dihentikan. (yad)

Potensi Mencemari Pantai, Mahasiswa dan Nelayan Pulau Bawean, Gresik Tolak Tambak Udang Selengkapnya

Manjakan Penggemar Dinas Pertanian Gelar Expo Bonsai asli Gresik

GRESIK,1minute.id – Expo Pesona Bonsai Gresik kembali digelar di halaman Gressmall di Jalan Sumatra Gresik Kota Baru atau GKB. Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah yang membuka langsung gelaran tahunan untuk menyemarakkan Hari Tani Nasional itu pada Selasa, 15 Oktober 2024.  

Event yang digelar hingga Rabu besok, 16 Oktober 2024 oleh Dinas Pertanian Gresik berkolaborasi dengan Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) cabang Gresik itu diikuti 300 peserta. 

“Kabupaten Gresik merupakan salah satu sentra penghasil tanaman hias yang potensial. Salah satunya adalah tanaman bonsai, yang berada di beberapa kecamatan. Di antaranya Kecamatan Kedamean, Kecamatan Wringinanom, Kecamatan Panceng dan Kecamatan Balongpanggang,” kata Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam sambutannya.

Tanaman hias merupakan salah satu komoditas holtikultura yang mempunyai nilai ekonomi cukup tinggi. Sehingga prospeknya sangat cerah untuk dijadikan bisnis atau peluang usaha yang menjanjikan, baik dari segi permintaan maupun harga jual. 

Plt Bupati Gresik wanita pertama dalam kurun waktu 50 tahun terakhir ini, menambahkan, bonsai bukan sekedar tanaman yang dipelihara dalam pot. Tetapi juga sebuah karya seni yang membutuhkan ketekunan, kesabaran dan kecerdasan. Melalui bonsai, kita belajar untuk menghargai proses menikmati keindahan dalam setiap detail dan merawat alam dengan sepenuh hati. 

“Pohon-pohon yang dibentuk menjadi bonsai merupakan tumbuhan yang tumbuh liar di alam, seperti serut, legundi. Ketika sudah menjadi bonsai seperti yang ada disini nantinya masyarakat teredukasi bisa memanfaatkan pohon pohon yang tadinya tidak berharga menjadi nilai ekonomi yang tinggi,” harapnya.

Ia pun mengapresiasi event yang diinisiasi oleh Dinas Pertanian dan PPBI Gresik ini. Selain kontes ada juga pelatihan yang dipandu oleh ahli bonsai. Ini kesempatan bagi penggemar bonsai untuk belajar lebih banyak tentang teknik dan rahasia dibalik seni. 

“Burung dara burung merpati, diatas pohon terbang mengitari, melalui tanaman hias dan bonsai mari kita tingkatkan pertumbuhan ekonomi,” pungkas Bu Min-sapaan akrab – Aminatun Habibah yang saat itu didampingi Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putro itu. (yad)

Manjakan Penggemar Dinas Pertanian Gelar Expo Bonsai asli Gresik Selengkapnya

Bakar Sampah,13 Ekor Kambing Terpanggang di Jalan Panggang, Gresik

GRESIK,1minute.id – Musibah kebakaran masih mewarnai di kabupaten Gresik. Pada Jumat, 11 Oktober 2024 sebuah kandang berisi 13 ekor kambing di Jalan Panggang, Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik hangus terbakar. 

Besarnya lidah api membuat puluhan ekor kambing tidak bisa terselamatkan. Akibat kebakaran ini, korban Rukun, mngalami mengalami kerugian sekitar Rp 50 juta. 

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik Suyono kebakaran di Jalan Panggang, Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu bermula pembakaran  pembakaran sampah yang tanpa pengawasan. Belum diketahui secara pasti identitas orang yang membakar sampah.

Setelah membakar sampah, orang tidak dikenal tersebut kemudian pergi. Tiupan angin kobaran api semakin membesar dan merembet ke alang-alang yang kondisinya sudah mengering karena kemarau. “Dikarenakan angin yang cukup kencang kemudian juga merembet membakar Kadang Kambing , api dengan Cepat melahap tempat kandang kambing dan 13 ekor kambing terbakar,” terang Suyono pada Jumat, 11 Oktober 2024.

Lidah api semakin besar dan membakar rumah mesin tempel milik Rukun. “Di rumah tempel itu ada tiga unit mesin tempel ikut terbakar,” ujar mantan Asisten bidang Pemerintahan Sekretariat Kabupaten atau Setkab Gresik itu. Asap membumbung tinggi ke angkasa. David, salah satu saksi mata melihat kobaran api kemudian menghubungi Dinas Damkarmat Gresik melalui Command Center 112. 

“Kami menerima laporan kebakaran sekitar pukul 10.10 WIB,” ujarnya.  Sebanyak enam anggota Damkar Gresik dengan kekuatan satu unit mobil damkar dan satu unit mobil suplai air menuju tempat kejadian kebakaran atau TKK. “Api bisa kami padamkan sekitar pukul 12.45 WIB,” tegasnya. Lamanya proses pemadaman karena area yang terbakar cukup luas.

Suyono menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan pembakaran sampah karena saat ini musim kemarau. “Kalau terpaksa harus membakar sampah tetap harus diawasi,” tegasnya. (yad)

Bakar Sampah,13 Ekor Kambing Terpanggang di Jalan Panggang, Gresik Selengkapnya

UPT SMP Negeri 2 Gresik Gandeng BNNK Gelar Penyuluhan Bentengi Peserta Didik dari Bahaya Narkoba

GRESIK,1minute.id – Rizka Meylinda kembali masuk UPT SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik pada Rabu, 9 Oktober 2024. Sarjana Hubungan Internasional ini ke lembaga satuan pendidikan dipimpin Mohammad Salim itu bukan untuk reuni. 

Tapi, alumnus Spenda 2009 itu datang untuk memberikan penyuluhan dalam seminar Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba bagi generasi Z alias Gen-Z di sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik itu.

Rizka yang kini bekerja di Badan Narkotika Nasional Kabupaten atau BNNK Gresik itu seakan menjadi role model bagi siswa yang sukses. Sebanyak 789 siswa kelas VII hingga IX Spenda Gresik terlihat antusias mendengarkan paparan senior mereka itu. 

Ia juga mengenalkan tentang jenis dan bahaya narkoba kepada adik-adik juniornya itu. Pengenalan jenis dilakukan dengan harapan peaerta didik tidak mudah terkecoh. “Penyuluh juga memberikan tata cara menghindari narkoba,” terang Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim dalam keterangan tertulisnya yang diterima 1minute.id pada Rabu, 9 Oktober 2024.

FOTO BARENG : Pembicara seminar penguatan Pelajar Pancasila Rizka Meylinda, staf BNNK Gresik (tengah) bersama panitia seminar di UPT SMP Negeri 2 Gresik foto bareng usai acara pada Rabu, 9 Oktober 2024 ( Foto : Spenda Gresik untuk 1minute.id)

Salim melanjutkan, seminar Selamatkan Generasi Z dari Narkoba adalah bagian dari gelar karya proyek penguatan profil pelajar Pancasila. “Bangun Jiwa Raganya. Siap menjadi Remaja Tangguh Berkarakter,” kata Salim yang juga penulis itu.

Seminar ini, ia melanjutkan, bekerja sama dengan pihak BNNK Gresik. Menurutnya,  penanaman karakter dan religius di sekolah dan keluarga sangat membantu peserta didik dalam membentengi diri dari pengaruh buruk narkoba. “Diharapkan orang tua dapat menjaga putra putrinya agar mengawasi lingkungan bermain mereka,” imbuhnya.

Sebelumnya, sekolah “zero waste” dan pelapor Kantin Halal itu menjadi lokus penilaian Adipura 2024 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan atah KLHK itu mewakili unsur sekolah SMP di Kabupaten Gresik. Pada 2025 ini, Spenda Gresik akan mengikuti event bergengsi yakni penilaian Ecogreen School. (yad)

UPT SMP Negeri 2 Gresik Gandeng BNNK Gelar Penyuluhan Bentengi Peserta Didik dari Bahaya Narkoba Selengkapnya

Kirab Pataka Jer Basuki Mawa Beya Tiba di Gresik, Sekda Washil Momentum Sinergi Pilkada Damai

GRESIK,1minute.id – Kirab Pataka Jer Basuki Mawa Beya tiba di Kabupaten Gresik pada Selasa, 8 Oktober 2024. Bendera Jer Basuki Mawa Beya rangkaian memperingati HUT ke-79 Provinsi Jawa Timur kali pertama di berangkatkan pada 24 September 2024.

Bendera Jer Basuki Mawa Beya ini dikirap keliling 38 kabupaten/Kota di Jawa Timur diperkirakan tiba di Kota Surabaya atau ibu kota Jawa Timur pada 18 Oktober bertepatan HUT Pemprov Jatim.

Jer Basuki Mawa Beya dikutip dari berbagai sumber secara bahasa yaitu Jer berarti seharusnya. Basuki berarti kebahagian atau kesejahteraan. Sedangkan, Mawa Beya artinya butuh biaya atau pengorbanan. Intinya, Jer basuki mawa beya mengajarkan manusia Jawa senantiasa bekerja keras dalam mengapai apa yang diimpikan. 

Tim Kirab Pataka tersebut disambut Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman bersama Forkopimda di halaman Kantor Bupati Gresik. Kirab Pataka yang berlangsung di tengah tahapan Pilkada serentak, Kirab Bendera Pataka Jer Basuki Mawa Beya kali ini mengusung tema “Sigap Pilkada Damai (Sipadam) Jatim 2024”. Prosesi 

prosesi penyerahan Pataka dari Kepala Sat Pol PP  Lamongan Jarwito kepada Inspektur Upacara Achmad Washil kemudian diserahkan kepada Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Gresik Agustin Halomoan Sinaga. 

Dalam sambutannya, Achmad Washil Muftachul Rachman menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia mengatakan, agenda kirab pataka pada rangkaian Hari Jadi Provinsi Jawa Timur tahun ini yang bersamaan dengan rangkaian Pilkada, bermanfaat membantu pemerintah menggaungkan Pilkada damai di Jawa Timur untuk persatuan dan kesatuan bangsa.

“Saya optimis, pelaksanaan kirab pataka mampu mengobarkan semangat persatuan. Untuk maju ke seluruh penjuru wilayah provinsi Jatim yang kita cintai bersama semangat untuk terus maju dan berkembang,” ungkap mantan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman -kini menjadi-Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) Gresik ini.

Washil mengharapkan melalui momentum kirab pataka yang tema “Sigap Pilkada Damai  2024” ini  bisa meningkatkan sinergitas seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), TNI, POLRI, OPD dan Forkopimda. Serta mengoptimalkan peran aktif masyarakat melalui tokoh agama dan tokoh masyarakat agar Pilkada di Kabupaten Gresik dapat berjalan aman dan damai. 

“Mari kita ciptakan kondisi Kabupaten Gresik yang aman, tenteram dan tertib, diikuti dengan semangat melayani dengan hati kepada masyarakat. Sehingga kehadiran pemerintah dapat dirasakan di tengah tengah masyarakat,” pungkasnya. (yad)

Kirab Pataka Jer Basuki Mawa Beya Tiba di Gresik, Sekda Washil Momentum Sinergi Pilkada Damai Selengkapnya

Pimpinan DPRD Gresik Periode 2024-2029 Resmi Dilantik, Ketua DPRD Syahrul Munir : Siap Maraton Bentuk AKD 

GRESIK,1minute.id – Ketua Pengadilan Negeri Gresik I Gusti Ayu Susilawati melantik dan mengambil sumpah/janji empat pimpinan Dewan Perwarkilan Rakyat Daerah atau DPRD Gresik. Pelantikan dipimpin DPRD Gresik definitif hasil pemilu legislatif 2024 lalu dilakukan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Gresik pada Senin, 7 Oktober 2024. 

Pelantikan pimpinan dewan DPRD Gresik yang terdiri seorang ketua dan tiga wakil ketua itu dilakukan melalui Rapat Paripurna dengan agenda tunggal yakni “Peresmian Pengangkatan dan Pengucapan Sumpah /Janji Pimpinan DPRD Kabupaten Gresik Masa Jabatan 2024-2029” dihadiri seluruh anggota DPRD Gresik berjumlah 50 orang termasuk empat pimpinan DPRD yang dilantik serta Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah.

Selain itu, pelantikan itu juga disaksikan oleh  Kepala Kejaksaan Negeri atau Kajari Gresik Nana Riana, perwakilan dari Polres Gresik, Kodim 0817/Gresik serta para pimpinan perusahaan Badan Usaha Milik Daerah atau BUMD serta perwakilan perusahaan swasta. Pelantikan berlangsung khidmat. 

Empat pimpinan DPRD Gresik yang dilantik dan diambil sumpah atau janji berbaris menghadap Ketua PN Gresik I Gusti Ayu Susilawati dan seluruh anggota DPRD Gresik yaitu Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir dari F-PKB. Dan, tiga Wakil Ketua DPRD Gresik adalah Akhmad Nurhamim (F-Partai Golkar) ; Mujid Riduan (F-PDI-Perjuangan dan Lutfhi Dawam (F-Partai Gerindra).

Ketua DPRD Gresik definitif Muhammad Syahrul Munir mengatakan sejumlah agenda penting telah menanti. Oleh sebab itu, ia bersama dengan tiga wakil pimpinan DPRD Gresik akan secara bekerja sacara maraton. Agenda penting itu, antara lain, membentuk alat kelengkapan dewan atau AKD DPRD Gresik, membuat Rancangan tata tertib DPRD Gresik dan menuntaskan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau R-APBD Gresik 2025.

Pembentukan AKD yang akan lebih dulu dilakukan. AKD DPRD Gresik terdiri Badan Musyawarah atau Banmus;  Badan Anggaran atau Banggar ; Badan Kehormatan atau BK dan Badan Pembentukan Peraturan Daerah alias Bapem Perda. Serta, Komisi-Komisi.

Di DPRD Gresik, diperkiraka  jumlah komisi tidak mengalami perubahan dari periode sebelumnya yang berjumlah empat komisi, yakni, Komisi I Bidang hukum dan pemerintahan ; Komisi II Bidang Perekonomian dan Keuangan ; Komisi III Bidang Pembangunan dan Komisi IV Bidang Kesejahteraan Rakyat.

SERTIJAB : (kiri) Ketua sementara DPRD Gresik Abudullah Hamdi menyerahkan dokumen kepada Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir disaksikan oleh Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam paripurna pelantikan pimpinan DPRD Gresik periode 2024-2029 di gedung DPRD Gresik pada Senin, 7 Oktober 2024 ( Foto : Sekwan untuk 1minute.id)

Ia menjelaskan, proses pembentukan alat kelengkapan harus segera diselesaikan karena berbagai tugas kedewan sudah di depan mata. “Mulai menuntaskan pembahasan Ranperda Tatib DPRD Gresik hingga Rancangan APBD 2025,” kata Syahrur Munir. Politisi berusia 33 tahun itu meminta seluruh pihak untuk bersama-sama segera evaluasi merealisasikan  APBD 2024. Dengan tujuan sepenuhnya untuk kesejahteraan dan kemaslahatan masyarakat Kabupaten Gresik.

“Kami mohon dukungan dari semua pihak baik teman-teman dewan, eksekutif maupun lembaga masyarakat dan semua stakeholder yang terkait agar program-program pembangunan dapat terlaksana dengan sebaik-baiknya,” katanya. “Baik program pembangunan jangka menengah maupun jangka panjang,” lanjut  Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik periode 2019-2024 itu.

Sementara itu, Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah menyatakan, atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Gresik menyatakan selamat kepada pimpinan DPRD Gresik yang baru saja diresmikan pengangkatannya. “Mudah-mudahan nanti bisa memberikan yang terbaik untuk kabupaten Gresik,” ujar Bu Min -sapaan akrab-Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam sambutannya.

Plt Bupati perempuan pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini  menjelentrehkan kemitraan antara DPRD dengan Kepala Daerah atau Bupati bersifat check and balance. Hal tersebut bertujuan untuk mengefektifkan penyelenggaraan pemerintah daerah sehingga terjamin kesinambungan kelembagaan pemerintah.

“Kolaborasi dan kerja kolektif antara DPRD dengan kepala daerah harus diarahkan secara positif untuk memberikan respon dalam pemecahan persoala  yang ada di daerah. Sehingga semua program pembangunan yang telah direncanakan berjalan dengan baik,” kata Plt Bupati Gresik berlatar pendidik itu. (yad)

Pimpinan DPRD Gresik Periode 2024-2029 Resmi Dilantik, Ketua DPRD Syahrul Munir : Siap Maraton Bentuk AKD  Selengkapnya

Gudang Produksi Kalender Bahan Plastik di Gresik Ludes Terbakar

GRESIK,1minute.id -Kebakaran pabrik kembali terjadi di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Dini hari tadi, Sabtu, 5 Oktober 2024, gudang produksi kalender bahan plastik, PT Royal Oriental Raplastex hangus terbakar. 

Dugaan awal penyebab gudang berlokasi di Jalan Krikilan, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu terbakar karena korsleting. Petugas kebakaran dari Dinas Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik membutuhkan waktu selama 4 jam untuk menjinakkan amuk si jago merah itu.

Kebakaran gubang produksi kalender bahan plastik, PT Royal Oriental Raplastex diketahui sekitar pukul 01.53 WIB. Prisdianto, petugas keamanan gudang  mengatakan bahwa api tiba-tiba membesar disertai kepulan asap tebal dan menyebar ke seluruh bagian gudang. “Saat itu, tidak ada aktivitas di dalam gudang,” terang Prisdianto kepada petugas Damkarmat Gresik pada Sabtu, 5 Oktober 2024.

Hembusan angin pagi membuat lidah api cepat membesar. Petugas keamanan gudang  berlokasi di Krikilan, Driyorejo, Gresik meminta bantuan melalui call center 112 Gresik. Petugas Damkarmat Gresik Pos Krikilan berjumlah 5 orang dengan kekuatan satu unit mobil damkar dan satu unit mobil suplai air menuju tempat kejadian kebakaran alias TKK. 

Kepala Dinas Damkarmat Gresik Suyono mengatakan, dalam proses pemadaman kebakaran, pihaknya mendapatkan bantuan damkar dari Garudafood, Agrindo, dan Inti Dragon Suryatama Mojokerto. Bantuan atau kolaborasi dengan sejumlah pemadam kebakaran memudahkan proses pemadaman. “Butuh waktu hampir 4 jam,” kata Suyono yang mantan Asistem bidang pemerintahan Sekretariatan Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik. 

Suyono, mengimbau kepada seluruh perusahaan di wilayah Gresik untuk meningkatkan kewaspadaan dan memastikan sistem keamanan kebakaran di tempat kerja selalu berfungsi dengan baik. Ia menekankan pentingnya memeriksa instalasi listrik secara rutin guna mencegah terjadinya hubungan arus pendek yang dapat memicu kebakaran.

“Kami mengimbau agar setiap perusahaan memastikan alat pemadam kebakaran tersedia dan mudah diakses, Hal ini sangat penting untuk meminimalisir dampak jika kebakaran terjadi,” tegas Suyono yang mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa atau PMD Gresik. Dalam catatan Damkarmat Gresik, kebakaran gudang pabrik yang memproduksi kalender bahan plastik adalah kali ke-14 pada 5 Oktober 2024 ini. Artinya, rata-rata 3 kejadian kebakaran setiap harinya. Mayoritas media yang terbakar adalah ilalang. (yad)

Gudang Produksi Kalender Bahan Plastik di Gresik Ludes Terbakar Selengkapnya

Pemkab Gresik Kucurkan Bansos Cukai, Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah : Semoga Meringankan Beban Ekonomi

GRESIK,1minute.id – Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah memberikan bantuan sosial kepada 335 keluarga penerima manfaat atau KPM di Kecamatan Ujungpangkah pada Kamis, 3 Oktober 2024. Bantuan Langsung Tunai atau BLT Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau atau DBHCHT sebanyak 2 kali masing-masing sebesar Rp 500 ribu itu dipusatkan di  Balai Desa Ngimboh.

Pencarian BLT ini bagai sebuah oase bagi para KPM. Mereka tersenyum bahagia. Plt Bupati  Gresik Aminatun Habibah berharap bantuan ini  dapat meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya buruh tani.

“Dana dari pajak rokok tidak hanya mendukung petani tembakau, tetapi juga diinvestasikan dalam program kesehatan, termasuk Universal Health Coverage (UHC). Kami berharap bantuan ini digunakan sebaik-baiknya untuk kebutuhan utama keluarga,” tambahnya didampingi Kepala Dinas Sosial atau Kadinsos Gresik Ummi Khoiroh dan Camat Ujung Pangkah Shofwan Hadi. 

Selain itu, Bu Min, sapaan akrabnya, juga mengingatkan masyarakat untuk memerangi peredaran rokok ilegal. Sebab, rokok ilegal dapat mengurangi penerimaan pajak yang akan berdampak pada penurunan dana untuk program bantuan. Dengan dukungan dan kesadaran bersama, diharapkan kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat.

Siti Rhodiyah, salah satu KPM dari Desa Campurrejo, Kecamatan Panceng, menyatakan kegembiraannya usai menerima bantuan. “Alhamdulillah kali ini saya dapat bantuan, karena selama ini belum ada. Bantuan ini nantinya akan saya gunakan untuk keperluan anak-anak saya yang masih sekolah. Harapan saya nantinya lebih banyak lagi masyarakat yang mendapatkan bantuan,” ungkapnya.

Hal ini menunjukkan bagaimana program pemerintah dapat secara langsung mendukung kehidupan sehari-hari masyarakat.Sebagai informasi, bahwa bantuan sosial dari DBHCHT ini juga disalurkan ke 16 kecamatan se-Kabupaten Gresik dengan total KPM secara keseluruhan 2.649 KPM yang disalurkan hingga 8 Oktober 2024. (yad)

Pemkab Gresik Kucurkan Bansos Cukai, Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah : Semoga Meringankan Beban Ekonomi Selengkapnya

Sepekan Command Center 112 Berikan Layanan Kedaruratan, Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah : Respon Cepat, Trust Masyarakat Meningkat

GRESIK,1minute.id – Ekspektasi masyarakat Gresik untuk berani melapor kedaruratan membuat Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah semringah. Sejak di launching oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Senin, 23 September 2024, jumlah laporan masyarakat yang masuk call center 112 atau command center menunjukkan tren meningkat.

Hari ini, Selasa, 1 Oktober 2024, genap sepekan layanan bebas pulsa untuk kedaruratan tercatat sebanyak 115 laporan atau rata-rata 16 laporan saban hari. Hal itu terungkap ketika Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah melakukan kunjungan untuk meninjau langsung operasional pusat kendali tersebut pada Selasa, 1 Oktober 2024. Utamanya dalam menangani laporan kedaruratan dari masyarakat.

Command Center yang bertempat lantai satu di Kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Layanan kedaruratan hasil kolaborasi 9 organisasi perangkat daerah atau OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik buka 24 jam non stop ini  

diharapkan mampu menjadi pusat pengendali segala bentuk kedaruratan masyarakat. 

Baik yang berkaitan dengan pelayanan publik, keamanan, maupun penanganan situasi darurat lainnya. Salah satu layanan penting yang turut ditinjau Plt Bupati adalah Call Center 112, yang merupakan layanan tanggap darurat berbasis panggilan telepon bebas pulsa. 

“Layanan 112 ini bukanlah hal baru di Gresik, karena sudah aktif sejak 2021. Namun dengan adanya Command Center, kita telah mengintegrasikannya secara penuh sehingga semua laporan yang masuk dapat langsung di proses di sini. Ini memungkinkan penanganan yang lebih cepat, karena semua sistem sudah terkoneksi dalam satu jaringan,” jelas Aminatun Habibah.

Plt Bupati perempuan pertama di Kota Santri- sebutan lain – Kabupaten Gresik ini secara langsung menguji keandalan sistem dengan mencoba menghubungi Call Center 112. Saat sambungan tersambung, dirinya mengikuti seluruh prosedur yang dilalui masyarakat ketika menyampaikan aduan. Mulai dari verifikasi data, pencatatan laporan, hingga langkah penanganan awal yang dilakukan oleh operator Command Center.

“Hari ini saya ingin memastikan sendiri bagaimana alur laporan dari masyarakat ditangani, terutama seberapa cepat respons yang diberikan oleh petugas ketika ada situasi darurat. Semua harus berjalan dengan lancar, tanpa hambatan, karena pelayanan publik yang prima adalah prioritas kami,” ujar Bu Min-sapaan akrab- Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah ini.

Hasil simulasi menunjukkan bahwa layanan 112 yang telah terintegrasi dengan Command Center mampu merespons laporan dengan cepat, baik untuk kategori darurat seperti kebakaran, kecelakaan, maupun laporan darurat lainnya. Ia pun menyampaikan juga apresiasi kepada tim operator yang bekerja sigap menangani setiap laporan yang masuk.

Data mencatat, sejak diresmikannya Command Center, jumlah laporan masyarakat yang masuk menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Data dari tim operator mencatat terdapat 115 laporan dan rata-rata 10 laporan perhari dalam kurun waktu 7 hari sejak diresmikan. Lonjakan laporan ini terkait berbagai isu, mulai dari permasalahan layanan publik hingga situasi darurat.

Peningkatan ini dipandang sebagai bentuk kepercayaan masyarakat terhadap keberadaan Command Center sebagai sarana pelaporan kedaruratan yang lebih mudah diakses dan dapat diandalkan. Namun sayangnya, hingga saat ini masih banyak pihak-pihak yang kurang bertanggung jawab melakukan prank call.

“Saya melihat peningkatan jumlah laporan ini sebagai tanda positif. Artinya, masyarakat kini merasa lebih percaya dan terbantu dengan adanya layanan ini. Ini juga menjadi tantangan bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan agar semua laporan bisa ditangani dengan cepat dan tepat. Kita akan terus upayakan standart pelayanan dibawah 30 menit bisa terus terpenuhi,” tambahnya.

Beragam testimoni dari masyarakat yang diunggah melalui akun Instagram resmi layanan 112 atuau @gresikakas112, juga menjadi gambaran layanan 112. Salah satu pengguna layanan, Deny Aditya @deny.aditya memberikan testimoni: “Terima kasih atas respon cepat dan kerjasamanya”.

Testimoni lainnya datang dari Safiqwi Indrawan (@safiqwi_indrawan) yang memberikan apresiasi pada layanan 112 dan tim URC Bima Gresik: “Maturnuwun sahabat² @gresikakas112 dan @urcbimagresik gercep, semoga tambah rejekie di tahun 2024. Maturnuwun orang baik”.

Bu Min juga mengecek tampilan closed circuit television atau CCTV lalu lintas yang terhubung dengan Command Center. Hal ini lantaran kedepan Command Center juga akan dikembangkan menjadi pusat kendali data yang memonitor berbagai sektor pelayanan publik lainnya, termasuk keamanan lingkungan, hingga pengawasan lalu lintas. (yad)

Sepekan Command Center 112 Berikan Layanan Kedaruratan, Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah : Respon Cepat, Trust Masyarakat Meningkat Selengkapnya