Perkuat Ketahanan Pangan, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Mencanangkan Program Pipanisasi Air di 6 Desa di Pulau Bawean, Gresik

GRESIK,1minute.id – Petani di enam desa di kecamatan Tambak dan Sangkapura, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur bakal menikmati 3 kali panen.  Persoalan kekurangan air untuk pengairan lahan pertanian yang membuat petani di pulau berjarak 180 mil laut dari Kota Gresik hanya bisa 2 kali panen segera teratasi. 

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat telah membuat program pipanisasi air di pulau terluar di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Nama programnya, pipanisasi TNI AD Manunggal. 

Kepala Staf Angkatan Darat atau KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang memimpin pencanangan program pipanisasi TNI AD Manunggal di Desa Klumpanggubuk, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Jumat, 1 November 2024.

Program pipanisasi tersebut wujud kerja sama Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik bersama TNI AD dalam upaya mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan nasional. 

KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengucapkan terima kasih kepada Forkopimda Gresik yang mendukung program pipanisasi di pulau terluar di kabupaten Gresik ini. Menurutnya, pipanisasi merupakan wujud kemanunggalan TNI dan rakyat dalam bentuk operasi bakti yang dilaksanakan bersama sama komponen masyarakat.

“Program ini merupakan wujud kepedulian TNI AD dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian yang sangat bergantung pada ketersediaan air,” ujar Jenderal TNI Maruli Simanjuntak pada Jumat, 1 November 2024.

Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, Kapolres Gresik AKBP Arief  Kurniawan, dan Ketua DPRD Gresik M. Syahrur Munir, Sekretaris Daerah Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Direktur Keuangan dan Umum PT Petrokimia Gresik Robby Setiabudi Madjid tampak hadir mendampingi kunjungan kerja Jenderal Maruli yang kali pertama ke Pulau Putri-julukan lain-Pulau Bawean itu. 

Pihaknya, kata Jenderal Maruli menegaskan, program yang diprioritaskan untuk menjangkau sawah atau lahan tadah hujan itu dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia. Salah satunya seperti yang tengah diresmikan saat ini di Desa Klumpanggubuk Kecamatan Tambak Bawean Kabupaten Gresik. 

“Program pipanisasi TNI AD bersama Pemkab Gresik ini dapat menjadi solusi jangka panjang dalam penyediaan air bersih di Pulau Bawean. Selain peningkatan produktifitas pertanian juga memperkuat sinergitas TNI dengan masyarakat,” pungkasnya. 

Sementara itu, Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah menyampaikan, program pipanisasi yang dilaksanakan di Pulau Bawean ini adalah kerja sama antara Pemkab Gresik melalui Dinas Pertanian dan TNI Angkatan Darat dalam hal ini Kodim 0817/Gresik. Kegiatan ini dilaksanakan di 12 desa yaitu 6 desa di Kecamatan Sangkapura dan 6 desa di Kecamatan Tambak. Dengan memanfaatkan 12 titik lokasi sumber air yang berasal dari mata air, sungai dan air tanah.

“Pipanisasi sepanjang 33.212 meter beserta pendukungnya termasuk bangunan sadap dan bak penampung diharapkan dapat mengairi lahan sawah seluas 646 hektar. Sehingga berpotensi dapat menambah areal tanam menjadi 2 sampai 3 kali dalam satu tahun,” harapnya.

Bu Min, begitu sapaan akrabnya, mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI AD khususnya Kodim 0817/Gresik yang sudah bekerja keras mendukung kegiatan pipanisasi di Pulau Bawean. Mulai proses perencanaan, sosialisasi sampai terwujudnya program Pipanisasi seperti yang kita saksikan saat ini. 

“Mudah-mudahan kegiatan pipanisasi di 3 desa ini dapat mengairi lahan seluas 340 hektar yang merupakan lebih dari separuh dari total kegiatan pipanisasi yang dilaksanakan di Bawean,” tutup Bu Min. 

Selain launching pipanisasi juga dilaksanakan penyemaian benih padi, penyerahan santunan, pemberian bibit dan pupuk dari Dinas Pertanian dan PT Petrokimia Gresik serta sapa Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kecamatan Tambak oleh KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. (yad)

Perkuat Ketahanan Pangan, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Mencanangkan Program Pipanisasi Air di 6 Desa di Pulau Bawean, Gresik Selengkapnya

78 ABK Mengikuti Jambore Pramuka Khusus, Plt Bupati Gresik : Upaya Pemenuhan Hak-hak Anak Berkebutuhan Khusus 

GRESIK,1minute.id –   Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah membuka kegiatan Pramuka Berkebutuhan Khusus atau PBK. Acara yang digelar Kwartir Cabang atau Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Gresik ini diikuti  perwakilan dari Sekolah Luar Biasa dan Sekolah Inklusif se-Kabupaten Gresik. Jambore Pramuka Berkebutuhan Khusus berlangsung dua hari, 29 – 30 Oktober 2024. 

Plt. Bupati Gresik Aminatun Habibah menyampaikan, Jambore PBK ini merupakan upaya pemenuhan hak-hak Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Tujuannya agar mereka bisa merasakan hak yang sama seperti anak-anak lainnya.

“Gresik terus berbenah menjadi daerah yang ramah bagi ABK dan penyandang disabilitas,” kata Aminatun Habibah yang juga Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Gresik ini. Ia berharap agar adik-adik istimewa ini dapat bergembira, belajar, dan membentuk karakter.

“Jambore ABK ini adalah salah satu bentuk pembelajaran pendidikan karakter. Ini untuk memaksimalkan kemampuan penginderaan anak-anak berkebutuhan khusus,” ujar Bu Min -sapaan akrab- Aminatun Habibah pada Selasa, 29 Oktober 2024.

Plt Bupati Gresik pertama ini melanjutkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menanamkan jiwa patriotisme, memupuk rasa persaudaraan antar peserta, dan meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dengan tema “MASTRA” (Mandiri, Santun, dan Bergembira), Jambore PBK ini menyajikan beragam kegiatan produktif yang menyenangkan.

Untuk diketahui, ekstrakulikuler kepanduan ini wajid dilakukan di seluruh Sekolah Luar Biasa di Kabupaten Gresik. Langkah ini dinilai bermanfaat untuk kesehatan fisik dan mental anak berkebutuhan khusus. Jambore PBK kali ini diikuti oleh 78 peserta dan 21 pendamping, yang mengikuti rangkaian kegiatan di Kantor Kwarcab GP Kabupaten Gresik. (yad)

78 ABK Mengikuti Jambore Pramuka Khusus, Plt Bupati Gresik : Upaya Pemenuhan Hak-hak Anak Berkebutuhan Khusus  Selengkapnya

Mahkamah Agung Apresiasi Pemkab dan Pengadilan Agama Gresik dalam Melindungi Perempuan dan Anak Pascaperceraian

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menerima penghargaan dari Mahkamah Agung di Jakarta pada Senin, 28 Oktober 2024.

Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas dukungan dan kerja sama dalam upaya pemenuhan hak-hak perempuan dan anak pascaperceraian.

Sinergi berkelanjutan yang diinisiasi oleh Pemkab Gresik, Kamar Dagang dan Industri Indonesia atau Kadin Gresik, serta Pengadilan Agama Gresik yang menjalin Memorandum of Understanding (MoU) dengan 36 perusahaan swasta, 6 Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan 8 Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kabupaten Gresik.

MoU ini mencakup komitmen untuk menyediakan dukungan komprehensif bagi perempuan dan anak yang terdampak perceraian, melalui berbagai skema bantuan seperti pendampingan hukum, dukungan finansial, serta akses peluang kerja yang berkelanjutan.

Dukungan ini diharapkan mampu memberikan jaminan sosial dan ekonomi bagi perempuan dan anak untuk bangkit setelah mengalami tantangan akibat perceraian. Dan, upaya ini menjadi yang kali pertama dilakukan oleh Pengadilan Agama Tingkat Kabupaten di Indonesia.

Sementara itu, Pengadilan Agama Gresik diganjar penghargaan MURI sebagai Pengadilan Agama Tingkat Kabupaten Pertama, yang menginisiasi kerja sama dengan perusahaan dalam komitmen bersama tentang hak perempuan dan anak pascaperceraian.

Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman dan Kadisnaker Kabupaten Gresik Zainul Arifin, menyampaikan apresiasi mendalam terhadap seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam merealisasikan kolaborasi ini.

“Penghargaan ini merupakan pengakuan atas upaya kita bersama dalam melindungi dan mendampingi perempuan serta anak pasca perceraian. Komitmen yang kita bangun tidak hanya untuk memberikan perlindungan sementara, tetapi juga membuka jalan bagi kehidupan yang lebih mandiri dan sejahtera bagi mereka,” ujar Sekda Washil.

Inisiatif ini, sejalan dengan visi Kabupaten Gresik untuk menjadi wilayah yang inklusif dan ramah perempuan dan anak. Dengan adanya dukungan dari berbagai perusahaan swasta dan BUMN/BUMD di Gresik, perempuan dan anak yang membutuhkan akan memiliki akses terhadap layanan pendampingan dan kesempatan pemberdayaan ekonomi yang lebih luas.

Kabupaten Gresik, melalui kolaborasi ini, telah memberikan teladan bagi daerah lain mengenai pentingnya sinergi dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kesejahteraan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dengan pencapaian ini, Pemerintah Kabupaten Gresik berkomitmen untuk terus memperluas cakupan dukungan dan memastikan pelaksanaan program-program berkelanjutan yang bermanfaat bagi perempuan dan anak. Penghargaan ini, akan menjadi pemicu semangat bagi semua pihak untuk memperkuat kolaborasi demi mencapai kesejahteraan sosial yang lebih inklusif dan berkeadilan. (yad)

Mahkamah Agung Apresiasi Pemkab dan Pengadilan Agama Gresik dalam Melindungi Perempuan dan Anak Pascaperceraian Selengkapnya

8 Jam Diamuk Si Jago Merah, Pabrik Kayu di Gresik Ludes Terbakar, Atap Bangunan pun Ambruk

GRESIK,1minute.id – Pabrik kayu, PT Kayu Multiguna Indonesia atau KMGI ludes terbakar. Kebakaran yang menghanguskan isi dan meluluhlantakkan bangunan pabrik berlokasi di di Jalan Segoromadu, Kekurahan Gending, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur terjadi  pada Sabtu, 26 Oktober 2024 sekitar pukul 20.00 WB.

Petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik bersama sejumlah perusahaan membutuhkan waktu lebih dari 8 jam untuk menjinakkan amuk si jago merah. Api baru bisa dipadamkan oleh pada Ahad, 27 Oktober 2024 pukul 04.00 WIB. 

Informasi yang dihimpun, Sabtu, 26 Oktober 2024 sekitar pukul 20.00 WIB, Galinggi Raha,  bergegas lari menuju pos satpam. Dengan nafas ngos-ngosan karyawan bagian Assembling Lab Lem Plywood PT KMGI melaporkan kepada Suktikno, satpam di perusahaan kayu. “Ruang Laboratorium Lem Plywood terbakar, pak!,” kata Galinggi Raha kepada Sutikno. 

Laporan Gilingga Raha membuat Sutikno kaget. Ia pun bergegas menuju tempat kejadian kebakaran atau TKK. Namun, langkah Sutikno terhenti. Sebab, api sudah membesar. Tiup angin malam dan material yang ada di ruang Laboratorium Lem Plywood mudah terbakar sehingga api cepat membesar. Sutikno kemudian meminta bantuan Dinas Damkarmat Gresik. Dua unit mobil pemadam dan dua unit mobil suplai air menuju ke TKK yang berada di Jalan Kapt Darmo Sugondo, Kelurahan Gending, Kecamatan Kebomas, Gresik.

Kebakaran hebat pabrik kayu itu membuat langit di radius 1 kilometer dari lokasi kebakaran berwarna kemerahan. 

Kepala Dinas Damkarmat Gresik Suyono mengatakan,  petugas kami masih melakukan pemadaman mulai tadi malam hingga pukul 04.00 WIB. “Saat ini juga masih dilakukan pembasahan di lokasi,” ujarnya. Ditambahkan Suyono menjelaskan dalam kejadian kebakaran tidak ada korban jiwa. (yad)

8 Jam Diamuk Si Jago Merah, Pabrik Kayu di Gresik Ludes Terbakar, Atap Bangunan pun Ambruk Selengkapnya

Pemerintahan Desa Laban Gelar Musrenbangdes Penyusunan DU RKP 2026, Usulkan 4 Program Prioritas ke Kecamatan Menganti, Gresik

GRESIK,1minute.id – Pemerintahan Desa atau Pemdes Laban, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik menggelar Musyarawah Rencana Pembangunan Desa atau Musrenbangdes, Penyusunan DU RKP tahun 2026 dan Penetapan Rencana Kerja Pemerintah Desa atau RKPDes tahun 2025. 

Dua agenda penting tahunan itu dipimpin langsung oleh Penjabat Kepala Desa Laban Hadi Purwanto ini digelar di Balai Desa setempat pada Rabu malam, 23 Oktober 2024.

Musrenbangdes yang bertujuan Penyusunan Daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintah atau DU RKP 2026 ini diikuti ratusan warga. Mereka berasal dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk Pemerintah Desa, Badan Permusyawarahan Desa atau BPD, dan  unsur masyarakat, antara lain tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, karang taruna, serta PKK.

Selama hampir dua jam Musrenbangdes berlangsung gayeng. Dalam musyawarah itu warga menyampaikan sejumlah aspirasi dan usulan program. Semua aspirasi yang muncul itu untuk kepentingan warga. Harapannya,  bisa semakin meningkatkan perekonomian dan mensejahterakan desa yang berjumlah 2.400 kepala keluarga atau KK itu.

MUSRENBANGDES LABAN : Para pemangku kepentingan mengikuti Musrenbangdes Penyusunan DURKP 2026 dan Penetapan RKPDes 2025 di Balai Desa Laban, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Rabu malam, 23 Oktober 2024 ( Foto : Pemdes Laban untuk 1minute.id)

Hadi Purwanto, Pj Kepala Desa Laban, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, menyampaikan kesimpulan  hasil musrenbang terdapat ada empat aspirasi masyarakat. Empat usulan masyarakat yaitu : 

1. Warga masyarakat menginginkan seluruh saluran air yang ada lingkungan pemukiman desa di pasang uditch.

2. Membina peran RT/ RW yang baru agar bisa berperan aktif menjaring dan menyampaikan aspirasi warga untuk pelaksanaan program pembangunan ke Pemdes Laban

3. Program Pembangunan infrastruktur di Desa Laban harus bermanfaat dan mengutamakan kegiatan pembangunan yang berskala prioritas / paling urgent dan 

4. Pemdes Laban agar bisa mengupayakan pembangunan Jaringan saluran air PDAM masuk ke Desa Laban.

“Empat usulan yang telah disepakati dalam musrenbangdes itu yang kami usulkan kepada Kecamatan,” tegas Hadi Purwanto pada Kamis, 24 Oktober 2024. “Harapan usulan itu bisa menjadi prioritas program pada tahun 2026 mendatang,” imbuhnya.

Ia mencontohkan, usulan pembangunan  jaringan saluran air PDAM. Akan tetapi, investasi pembangunan jaringan PDAM ini cukup besar. “Selama ini, warga menggunakan air HIPPAM (Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum),” kata Hadi Purwanto yang juga Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat atau Kasi Kesra Kecamatan Menganti itu. 

Ketika musim kemarau, debit air yang bersumber dari air bawah tanah itu berkurang. Oleh karena itulah, warga mengharapkan pemerintah membangun jaringan air PDAM. 

Setelah Musrenbangdes Penyusunan DU RKP 2026, acara dilanjutkan dengan Penetapan Rencana Kerja Pemerintah Desa atau RKPDes 2025. 

Untuk diketahui DU RKP merupakan usulan yang akan diteruskan ke Kecamatan untuk menjadi prioritas pada tahun perencanaan yang akan datang.  DU RKP biasanya dibahas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes). 

Musrenbangdes adalah forum musyawarah tahunan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah desa, BPD, dan unsur masyarakat. Dalam Musrenbangdes, masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dan usulan program pembangunan. Hasil diskusi dan masukan dari peserta Musrenbangdes akan menjadi dasar untuk menyusun RKPDes. (yad)

Pemerintahan Desa Laban Gelar Musrenbangdes Penyusunan DU RKP 2026, Usulkan 4 Program Prioritas ke Kecamatan Menganti, Gresik Selengkapnya

Dorong Investasi Berkelanjutan, Gresik Sabet Investment Opportunity Diajang EJIF 2024

GRESIK,1minute.id –  Kabupaten Gresik menggondol dua penghargaan diajang East Java Investment Forum (EJIF) 2024 di Surabaya pada Kamis, 24 Oktober 2024. Dua penghargaan itu yaitu Investment Opportunity dari Kementerian Investasi BKPM dan Unit Pengolahan Ikan Bandeng Bernilai tambah dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. 

Penghargaan Investment Opportunity ini merupakan komitmen dalam mendorong investasi berkelanjutan di Kabupaten Gresik. Penghargaan tersebut diterima secara simbolis oleh Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah, di Hotel Westin Surabaya pada 

East Java Investment Forum 2024 diselenggarakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) bekerja sama dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Timur. 

Usai menerima penghargaan, Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah didampingi Kepala DPM PTSP Reza Pahlevi, mengatakan, penghargaan ini menjadi bukti komitmen pemerintah dengan berbagai pihak dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Sehingga membuka peluang investasi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Ada juga indikator-indikator lain seperti penurunan angka kemiskinan, dan peningkatan kunjungan wisata. Juga turut memberikan kontribusi positif bagi perkembangan Kabupaten Gresik,” katanya.

Selain itu, lanjut Bu Min, mempromosikan produk produk unggulan daerah juga membuka peluang bagi masa depan ekonomi yang lebih inklusif. Ini merupakan suatu sinyal positif bagi iklim investasi, juga akan mempercepat memutuskan para investor untuk berinvestasi di Kabupaten Gresik. 

“Pencapaian ini merupakan buah dari inovasi dan kerja keras semua pihak. Utamanya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Gresik dalam memberikan kemudahan dan kecepatan pelayanannya kepada para investor,” ungkapnya. 

Menurutnya, EJIF merupakan ajang investasi komprehensif yang melibatkan semua pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, pelaku usaha, dan investor. Ini merupakan upaya untuk mendorong perekonomian melalui investasi, serta berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk investor baik dari dalam maupun luar negeri. 

“Harapannya, dengan adanya investasi ini akan membuka lapangan kerja bagi masyarakat Kabupaten Gresik. Disamping mengejar pertumbuhan ekonomi lewat multiplier effect-nya,” tutup Bu Min. 

Pada ajang EJIF 2024, Kabupaten Gresik mendapatkan dua penghargaan masing-masing dari Kementerian Investasi BKPM dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas unit pengolahan ikan bandeng bernilai tambah. Sebagai peluang investasi daerah terpilih. 

Selain Kabupaten Gresik penghargaan juga diberikan kepada empat kab/kota di Jawa Timur. Di antaranya, Kabupaten Sampang, Kabupaten Jombang, Kabupaten Malang serta Kota Probolinggo. (yad)

Dorong Investasi Berkelanjutan, Gresik Sabet Investment Opportunity Diajang EJIF 2024 Selengkapnya

Jadi Irup Hari Santri, Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah : Hari Santri Bukan Hanya Milik Santri

GRESIK,1minute.id – Peringatan Hari Santri Nasional dipusatkan di Alun-alun Sidayu pada Selasa, 22 Oktober 2024. Pelaksana Tugas atau Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah yang di daulat sebagai inspektur upacara (Irup) yang mengusung tema “Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan” itu.

Upacara yang diikuti oleh Ketua DPRD Gresik M.Syahrur Munir dan ribuan santri serta elemen masyarakat itu berlangsung khidmat.

Plt Bupati Gresik Aminatun Hibabah saat membacakan sambutan Kementerian Agama menyampaikan bahwa, Hari santri yang diperingati setiap 22 oktober adalah momentum untuk mengenang dan meneladani para santri. Para santri telah memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Peringatan Hari Santri ini juga tidak terlepas dari peristiwa Resolusi Jihad yang dimaklumatkan oleh Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari pada 1945 silam. Peristiwa ini menjadi bukti semangat perjuangan dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia serta perlawanan santri terhadap para penjajah.

“Dari fatwa Resolusi Jihad itu Hadratussyaikh KH. Hasyim Asyari menyatakan bahwa berperang menolak dan melawan penjajahan itu fardhu ain yang harus dikerjakan oleh tiap-tiap orang Islam,” ujar Bu Min – sapaan – Aminatun Habibah.

Plt Bupati Gresik berlatar pendidik itu melanjutkan bahwa tema Hari Santri  2024 ini dipilih sebagai penegasan bahwa santri masa kini memiliki tugas untuk meneruskan perjuangan para pendahulu. Mereka telah berjuang tanpa kenal lelah untuk kemerdekaan dan keutuhan bangsa.

“Menyambung juang bukan berarti hanya mengenang, tetapi juga beraksi dengan semangat dalam menghadapi tantangan zaman modern. Jika para pendahulu berjuang melawan penjajah dengan angkat senjata, maka santri saat ini berjuang melawan kebodohan dan kemuduran dengan angkat pena,” lanjutnya.

Sebelum menutup sambutannya, Bu Min menegaskan bahwa Hari Santri bukan hanya milik santri dari pesantren, tetapi milik semua golongan. Serta milik semua seluruh elemen bangsa yang mencintai negaranya. 

Sementara itu, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama atau MWC NU Menganti menggelar apel Hari Santri di lapangan Desa Menganti, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Apel yang dihadiri Muspika, Kepala Desa se-Kecamatan Menganti, tokoh agama dan tokoh masyarakat aerta para santri. Peserta apel memakai sarung dan berkopiyah. (yad)

Jadi Irup Hari Santri, Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah : Hari Santri Bukan Hanya Milik Santri Selengkapnya

Anjing Piaraan Galak, Petugas Rescue Damkarmat Gresik Butuh 3 Jam Evakuasi Korban ke Rumah Sakit

GRESIK,1minute.id – Rumah pagar besi setinggi 2 meter di Kompleks Perumahan Mars no 4 Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur mendadak riuh pada Sabtu, 19 Oktober 2024.

Sekitar pukul 17.43 WIB sebanyak empat anggota tim rescue dari Dinas Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik mendatangi rumah milik Debina, 55 tahun itu. Beberapa menit kemudian satu unit ambulans juga darang. Kedatangan tim rescue dan ambulans membuat warga perumahan kaget. Mereka pun penasaran. Belakangan diketahui, kedatangan petugas gabungan itu untuk melakukan evakuasi pemilik rumah dan hewan piaraannya.

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik Suyono, sekitar pukul 17.21 WIB, petugas command center, 112 Gresik menerima laporan ada orang sakit. Pelapornya adalah Gatot, ketua Rukun Tetangga setempat. Dalam laporan itu disebutkan, Debina, pemilik rumah sudah hampir dua minggu tidak keluar rumah. Diduga sakit. Akan tetapi, warga tidak takut masuk rumah karena dijaga seekor anjing helder. 

“Tim rescue bersama ambulans diberangkatkan menuju lokasi. Sekitar pukul 17.43 WIB tim rescue tiba,” terang Suyono dalam keterangan tertulis di grup Whatsapp atau WAG pada Sabtu, 19 Oktober 2024. Ketika tim rescue membuka pagar, anjing yang menjaga nyonya pemilik rumah menggongong. 

Petugas memutuskan, harus menjinakkan dan mengevakuasi anjing pemilk rumah terlebih dahulu. Setelah melalui berbagai cara selama 3 jam tepatnya, pukul 20.43 WIB petugas akhirnya bisa mengevakuasi pemilik rumah. “Evakuasi korban lama karena anjing penjaga galak,” kata mantan Asisten bidang Pemerintahan Sekratariat Daerah Gresik itu.

Menurut keterangan tetangga, Debina tinggal seorang diri. Selama ini, kebutuhan Debina kerap dibantu oleh para tetangga perumahan. Namun, selama 2 minggu terakhir, warga tidak pernah melihat Debina keluar rumah. Warga pun curiga pemilik rumah sakit. Akan tetapi, warga tidak bisa masuk kerumah Debina karena dijaga anjing helder yang galak. Apalagi selama 2 minggu anjing itu tidak mendapatkan makanan karena pemilik rumah sedang tergolek sakit. Warga pun meminta bantuan petugas melalui command center 112 Pemkab Gresik. (yad)

Anjing Piaraan Galak, Petugas Rescue Damkarmat Gresik Butuh 3 Jam Evakuasi Korban ke Rumah Sakit Selengkapnya

Pemkab Gresik Sabet Karmika Graha Abinaya dari REI Jatim, Plt Bupati Dorong Pengembang Bangun Rumah Bagi MBR 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik terus berupaya memberikan pelayanan terbaik, khususnya dalam memberikan perizinan. 

“Perizinan yang mudah, cepat dan memberikan layanan terbaik kepada investor yang berinvestasi adalah nilai plus bagi Pemkab Gresik. Tentunya, juga harus sesuai aturan dan didukung dengan dokumen-dokumen kelengkapan terpenuhi, pasti perizinan akan cepat selesai,” kata Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah usai menerima penghargaan Karmika Graha Abinaya dari Dewan Pengurus Daerah DPD Real Estate Indonesia atau DPD REI Jawa Timur di Surabaya pada Rabu, 16 Oktober 2024.

Penghargaan itu diberikan kepada Pemkab Gresik karena dianggap berprestasi dan peduli terhadap pembangunan perumahan bersamaan acara Musyawarah Daerah (Musda) ke – XVI 2024 DPD REI Jawa Timur. Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah saat itu didampingi oleh Kepala Dinas Cipta Karya Perumahan Kawasan Permukiman atau CKPKP Gresik Ida Lailatussa’diyah mengucapkan terima kasih kepada REI Jawa Timur atas apresiasi yang diberikan.

Bu Min melanjutkan, apresiasi DPD REI Jatim ini bisa menjadi upaya mendorong para pengembang perumahan untuk membangun lebih banyak rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah atau MBR. Khususnya rumah bersubsidi, ini mudah mudahan dapat membantu Pemkab Gresik mengatasi masalah kemiskinan dan stunting. 

“Ini langkah yang spektakuler untuk membangun rumah layak bagi masyarakat yang perekonomiannya menengah ke bawah. Rumah yang layak menjadi syarat utama dan menjadi salah satu indikator dalam kategori penurunan angka kemiskinan,” tegas Bu Min. 

Dirinya berharap, penghargaan ini dapat menjadi semangat Pemkab Gresik untuk terus memperjuangkan hak hak masyarakat dalam mendapatkan hidup setara dan sejahtera. Termasuk di dalamnya untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak. 

“Terima kasih atas sinergi, kolaborasi dan kontribusi semua pihak dalam menyediakan perumahan untuk masyarakat. Dengan menciptakan iklim yang kondusif mudah mudahan pelaksanaan program program pembangunan di Kabupaten Gresik dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya. (yad)

Pemkab Gresik Sabet Karmika Graha Abinaya dari REI Jatim, Plt Bupati Dorong Pengembang Bangun Rumah Bagi MBR  Selengkapnya

Potensi Mencemari Pantai, Mahasiswa dan Nelayan Pulau Bawean, Gresik Tolak Tambak Udang

GRESIK,1minute.id – Air pantai perbatasan Desa Kepuh Legundi dan Desa Sidogedung Batu, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur terlihat bening. Airnya berwarna biru. Sesekali terdengar deburan ombak. Suasana pantai yang masih “perawan” yang asri dan alami itu terancam sulit ditemukan lagi.

Sebab, di dekat pantai itu dikabarkan akan berdiri tambak udang. Luasnya 3 hektar. Air pantai pun berpotensi tercemar bila ada aktivitas budidaya tambak di sekitar pantai tersebut. Kondisi itu, membuat puluhan mahasiswa dan nelayan Pulau Bawean, Kabupaten Gresik resah. 

Massa gabungan yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Masyarakat dan Nelayan (AMMAN) menggelar unjukrasa pada Rabu, 16 Oktober 2024. Ada tiga tuntutan yang mereka suarakan. Yakni, Menolak terjadinya tambak udang sampai kapanpun ; Mengecam sikap pemimpin yang telah ikut mengesahkan izin dan berada pada pihak pengelola tambak udang dan Mendesak pemerintah daerah untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap tambak udang yang dinilai merusak ekosistem laut setempat. 

Sekitar pukul 09.00WIB, massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Masyarakat dan Nelayan (AMMAN) tiba sebuah pantai yang berbatasan antara Desa Desa Kepuh Legundi dan Desa Sidogedung Batu, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik. Mereka kemudian melakukan orasi secara bergantian sambil membentangkan spanduk bertuliskan “Tolak Tambang Udang”. 

Koordinator AMMAN Maqduratul Marifah, penolakan terhadap tambak udang karena merugikan nelayan dan masyarakat sekitar lokasi. “Proyek itu diduga telah menagabaikan dampak negatifnya terhadap lingkungan,” kata Dira-sapaan-Maqduratul Marifah dalam siaran pers yang diterima 1minute.id pada Rabu, 16 Oktober 2024. 

Aksi penolakan proyek udang ini kali kedua dilakukan oleh warga Pulau Bawean. Tambak udang yang akan dibangun di Sidogedungbatu. Selain khawatir pencemaran lingkungan, proyek udang itu juga dikhawatirkan memicu konfilk horisontal antara masyarakat nelayan dan petambak. Karena itu, Amman mendesak proyek tambak udang agar dihentikan. (yad)

Potensi Mencemari Pantai, Mahasiswa dan Nelayan Pulau Bawean, Gresik Tolak Tambak Udang Selengkapnya