Paslon Cabup-Cawabup Gresik, Gus Yani-dr Alif, Nomor Urut-1, Siap Kampanyekan Program

GRESIK,1minute.id – Komisi Pemilihan Umum atau KPU Gresik menggelar Rapat Pleno Terbuka Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Gresik dalam Pilkada Serentak 2024 di Hotel Santika pada Senin malam,  23 September 2024.

Paslon Cabup dan Cawabup Gresik,  Fandi Akhmad Yani dan dr Asluchul Alif mendapatkan nomor urut satu.  Paslon Gus Yani – dr Alif,  menjadi pasangan tunggal dalam Pemilihan Bupati Gresik pada 27 November 2024 mendatang. 

Ketua KPU Gresik Akhmad Taufik mengatakan, pengundian dan penetapan nomor urut paslo ini adalah salah satu tahapan krusial dalam Pilbup Gresik 2024. Meskipun, hanya satu pasangan,  kata Taufik,  masyarakat diberikan kesempatan untuk memilih dan menilai. “Semoga proses berjalan lancar,” kata Taufik. 

Ia juga menghimbau semua stakeholder di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik untuk tetap menjaga kondusifitas, kedamaian selama Pilbup Gresik. “Mari kita jaga semangat demokrasi dan penuh integritas,” harapnya. 

Sementara itu, Cabup nomor urut satu,  Fandi Akhmad Yani mengatakan, paslon All in One siap melakukan kampanye untuk menjlentrehkan programkepada masyarakat agar mengerti, faham yang kami tawarkan ke depan.

Program unggul adalah pembanguna  berkelanjutan sektor infrastruktur, kesehatan, pendidikan, jaminan sosial akan kami sampaikan dalam kurun waktu 60 hari di massa kampanye ke depan. “Mudah-mudahan pilkada serentak di Kabupaten Gresik pada 27 November 2024 masyarakat Gresik hadir ke TPS langsung dan memungut suara. Mudah-mudahan dengan izin Allah SWT,  kami berdua mendapatkan tugas, mandat dari masyarakat Gresik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik kedepan,” harapnya. 

Dalam pengundian nomor urut dipenuhi pasangan calon nomor urut satu.  Mereka terus meneriakkan dukungan kepada pasangan Cabup-Cawabup Gresik, Gus Yani-dr Alif menang sambil membentangkan gambar paslon mengacungkan jari telunjuk sebagai sinonim nomor urut-1. (yad) 

Paslon Cabup-Cawabup Gresik, Gus Yani-dr Alif, Nomor Urut-1, Siap Kampanyekan Program Selengkapnya

Rakercabsus PDI-Perjuangan Gresik : Gus Yani-dr Alif Target Dulang Suara 86 Persen

GRESIK,1minute.id – Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan atau PDI-P Gresik menggelar Rapat Kerja Cabang Khusus atau Rakercabsus di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro atau WEP pada Ahad, 22 September 2024.

Rakercabsus itu dihadiri Calon Gubernur atau Cagub Jawa Timur Tri Rismaharini dan pasangan calon atau Paslon Bupati dan Wakil Bupati  Gresik,  Fandi Akhmad Yani-dr Asluchul Alif Maslichan. Agenda utama dalam acara itu, Pemenangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur serta Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-dr Asluchul Alif Maslichan. 

Gedung olahraga indoor berada di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik, Jawa Tumur itu merah total. Karena dihadiri oleh pengurus DPC hingga Pengurus Ranting PDI-P yang semuanya memakai baju warna merah. Di rekrcabsus Gresik yang juga dihadiri Sekretaris DPD PDI-Perjuangan Jawa Timur Sri Untrari ini menargetkan suara paslon Gus Yani-dr Alif minimal 86 persen. 

Cabup Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah program bila mendapatkan amanah sebagai Bupati Gresik periode 2024-2029. Program tersebut antara lain, bidang kesehatan, pendidikan,  infrastruktur, ketenagakerjaan dan UMKM. “Program ini akan segera disosialisasikan kepada masyarakat,” kata Gus Yani usai konfercabsus kepada wartawan pada Ahad, 22 September 2024. 

Gus Yani yang juga Bupati Gresik itu didampingi Cawabup dr Alif, Ketua DPC PDI-P Gresik Mujid Riduan menegaskan sosialisasi akan masif dilakukan untuk mengenalkan program kepada para pemilih. “Kami optimistis Gresik bisa semakin lebih baik,” tegas Gus Yani. 

Pada kesempatan itu,  Gus Yani dan dokter Alif berharap dalam pengundian nomor urut yang akan dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum atau KPU Gresik bisa mendapatkan nomor satu. “Tentu kami berharap nomor satu,” katanya. 

Sementara itu, Ketua DPC PDI-Perjuangan Gresik Mujid Riduan mengatakan, dalam Pilbup Gresik pada 27 November 2024 nanti, pihaknya menarget menang dengan perolehan suara 86 persen. “Kami solid, bisa meraih target tersebut,” tegas Mujid.

Terkait adanya dugaan oknum partai yang mbalelo ikut mengkampanyekan kotak kosong, Mujid mengaku telah memanggil dan meminta klarifikasi oknum kader partai itu. “Dan,  Alhamdulillah sudah kembali ke jalan yang benar. Memenangkan Gus Yani dan dokter Alif,” katanya. 

Rakercabsus ini dilakukan untuk penguatan dan sosialisasi pemenangan Pilgub Jatim dan Pilbup Gresik “Kami instruksikan seluruh kader PDI-Perjuangan untuk terus mengawal hingga kemenangan. Target kami minimal 86 persen,” tegas Mujid.  

Setelah kegiatan ini, seluruh kader PDI Perjuangan wajib turun ke bawah melakukan sosialisasi Pasangan Calon (Paslon).  “Bukan hanya sosialisasi Gus Yani – Mas Alif, tetapi juga mensosialisasikan Bu Risma – Gus Hanz. Kami akan sampaikan ke masyarakat bagaimana sepak terjang Bu Risma saat menjabat Walikota Surabaya,” terangnya. (yad) 

Rakercabsus PDI-Perjuangan Gresik : Gus Yani-dr Alif Target Dulang Suara 86 Persen Selengkapnya

Jelang Pilbup, Polres Gresik Lakukan  Identifikasi Potensi Konflik dan Hoaks

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik menggelar analisa dan evaluasi atau anev situasi keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas untuk periode Juli hingga Agustus 2024. 

Anev dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik, AKBP Arief Kurniawan ini dihadiri oleh penjabat utama alias PJU dan seluruh jajaran Kapolsek digelar di Mapolres Gresik pada Selasa, 3 September 2024.

Secara keseluruhan kondisi Kamtibmas di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik menjelang Pemilihan Bupati atau Pilbup Gresik pada 27 November 2024  kondusif. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan menyatakan kepolisian siap melakukan pengamanan kontestasi Pilbup Gresik 2024. Sejumlah persiapan pengamanan terus dilakukan, termasuk indentifikasi potensi konflik hingga hoaks. 

Perwira dua melati di pundak itu, mewanti-wanti kepada jajaran Polsek untuk meningkatkan deteksi dini dan membangun komunikasi dengan tokoh agama atau toga serta tokoh masyarakat alias tomas. 

“Jalin sinergi dengan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Seluruh jajaran Polres Gresik untuk bekerja keras dan profesional dalam menjalankan tugas,” kata mantan Kasubdit Regindent Ditlantas Polda Metro Jaya ini. 

Selain melakukan membahas tentang pengamanan Pilbup Gresik, Kapolres Arief Kurniawan juga melakukan analisa dan evaluasi tentang potensi meningkatnya tindak kriminalitas hingga kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Gresik. 

Bagaimana potensi terjadinya tindak kriminalitas, Arief Kurniawan menginstruksikan untuk meningkatkan patroli keamanan sebagai upaya pencegahan.

Kapolres juga meminta Satuan Lalu Lintas untuk meningkatkan sosialisasi keselamatan berlalu lintas dan penegakan hukum. Sedangkan,  terkait peredaran narkoba akan digelar Operasi Tumpas Semeru untuk memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Gresik. (yad)

Jelang Pilbup, Polres Gresik Lakukan  Identifikasi Potensi Konflik dan Hoaks Selengkapnya

Jelang Pilbup Gresik, Polres Gresik Semakin Intensif Patroli Kamtibmas

GRESIK,1minute.id – Tahapan pemilihan bupati atau Pilbup Gresik memasuki Pendaftaran Pasangan Calon atau Paslon Bupati dan Wakil Bupati Gresik. Masih satu paslon yakni Fandi Akhmad Yani dan dr Asluchul Alif Maslichan atau Yani-Alif mendaftar ke KPU Gresik. 

Pendaftaran akan di tutup pada Rabu, 4 September 2024 pukul 23.59 WIB. Partai atau gabungan partai bisa mendaftarkan paslon  ke kantor komisi penyelenggara pemilihan bupati di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. 

Disisi lain,  Kepolisian Resor atau Polres Gresik semakin intensif melakukan patroli di beberapa tempat yang strategis. Antara lain,  kantor KPU Gresik, pasar, perkantoran, serta objek vital atau Obvit di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Patroli dalam rangka menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat atau Kamtibmas ini dipimpin oleh Kepala Sub Unit atau Kasubnit Pengendalian Massa atau Dalmas Polres Gresik Aipda Hari. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan mengatakan, kegiatan patroli merupakan bagian dari upaya Polres Gresik dalam menjaga kamtibmas di wilayah hukumnya. “Kami berkomitmen untuk menjaga kondusifitas wilayah demi terciptanya suasana yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” ujar Arief Kurniawan pada Senin, 2 September 2024.

Dalam patroli tersebut, personil Sat Samapta juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar senantiasa bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam menjaga Kamtibmas, khususnya menghadapi Pemilu serentak 2024. 

“Kami berharap, masyarakat dapat bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan demi terwujudnya pesta demokrasi yang damai dan berintegritas,” ujar mantan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya itu. 

Perwira dua melati di pundak itu juga mengapresiasi kerja keras dan dedikasi personil Sat Samapta dalam melaksanakan kegiatan patroli tersebut. 

“Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Gresik dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan menjaga keamanan selama proses demokrasi, terutama menghadapi Pemilu tahun 2024,” lanjut alumnus Akpol 2004 itu. 

Ia juga mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan menjelang pelaksanaan Pilkada serentak 2024 ini. “Mari kita bersama-sama menciptakan suasana yang aman dan kondusif demi suksesnya Pemilu tahun 2024,” pungkasnya. (yad) 

Jelang Pilbup Gresik, Polres Gresik Semakin Intensif Patroli Kamtibmas Selengkapnya

Hanya Satu Paslon, KPU Gresik Perpanjangan Masa Pendaftaran hingga 1 September 

GRESIK,1minute.id – Komisi Pemilihan Umum atau KPU Gresik memperpanjang masa pendaftaran pasangan calon atau paslon untuk mengikuti kontestasi Pemilihan Bupati atau Pilbup Gresik 2024.

Masa injuri time selama 3 hari, mulai Jumat, 30 Agustus hingga Ahad, 1 September 2024. Perpanjangan masa pendaftaran itu dilakukan dikarenakan sampai berakhir masa pendaftaran pada Kamis, 29 Agustus 2024 pukul 23.59 WIB hanya ada satu paslon yang mendaftar, yakni Fandi Akhmad Yani  dengan Asluchul Alif Maslichan

Menurut Ketua KPU Gresik Akhmad Taufik,  perpanjangan masa pendaftaran itu, merujuk pada Pasal 134 PKPU 2024. Jika hanya ada satu paslon maupun menyisakan partai politik peserta pemilu yang belum mengusulkan pasangan calon maka KPU mempertimbangkan untuk memperpanjang masa pendaftaran Pilbup Gresik.

“Sampai penutupan pendaftaran hanya Yani-Alif yang mendaftar. Sehingga, masa pendaftaran di perpanjangan selama 3 hari, sampai 1 September 2024,” kata Ketua KPU Gresik Akhmad Taufik kepada 1minute.id pada Jumat, 30 Agustus 2024. 

Berdasarkan hasil penelitian dan verifikasi berkas kelengkapan pendaftaran paslon Yani-Alif mendapatkan delapan rekomendasi dari parpol yang memiliki kursi di DPRD Gresik. Rinciannya, dua parpol pengusung dan enam parpol yang mendukung. “Yang masuk ke kami hanya 8 parpol kang,” tegasnya. 

Untuk diketahui,  kontestasi pemilihan legislatif atau Pileg 2024 diikuti 18 parpol di Gresik. Hasil coblosan yaitu, PKB dengan 14 kursi ; Gerindra (10) ! PDI-Perjuangan (9) ; Partai Golkar (6); Partai Demokrat (3), PPP (3) ; PAN (3) dan NasDem (2). Paslon Yani-Alif mendapatkan diusung dan didukung 8 parpol yang memiliki 50 kursi atau seluruh kursi di DPRD Gresik. Sedangkan, 10 parpol lainnya tidak mendapatkan kursi.  

Pada pendaftaran Pilbup Gresik pada 27 Agustus 2024, para ketua parpol non parlemen turut mengantarkan Yani-Alif mendaftar ke kantor KPU Gresik yang berada di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Bahkan, para ketua parpol berada dalam satu ruangan pendaftaran. (yad) 

Hanya Satu Paslon, KPU Gresik Perpanjangan Masa Pendaftaran hingga 1 September  Selengkapnya

Jelang Penutupan Pendaftaran, Hanya Paslon Yani-Alif Terdaftar di KPU Gresik

GRESIK,1minute.id – Komisi Pemilihan Umum Gresik masih membuka pendaftaran pasangan calon atau Paslon Bupati dan Wakil bupati Gresik sampai Kamis, 29 Agustus 2024 pukul 23.59 WIB. Tenda untuk menerima para tamu pun belum di bongkar. 

Hingga pukul 20.09 WIB tidak ada paslon lain yang melakukan pendaftaran. Bila sampai batas waktu berakhir tidak ada paslon lain yang melakukan pendaftaran, Pemilihan Bupati atau Pilbup Gresik pada 27 November 2024 hanya ada satu paslon Cabup dan Cawabup Gresik, Fandi Akhmad Yani – dr Asluchul Alif Maslikhan atau Yani-Alif. 

Paslon Yani yang diusung oleh PDI-Perjuangan dengan 9 kursi. Sedangkan, dokter Alif yang ketua DPC Partai Gerinda oleh partainya yang memiliki 10 kursi di parlemen di DPRD Gresik. Selain PDI-Perjuangan dan Gerindra. 

Paslon yang memiliki 19 kursi juga didukung enam partai lainnya yakni PKB dengan 14 kursi ; Golkar (6) ; Partai Demokrat (3), PPP (3) ; PAN (3) dan NasDem (2).  Artinya Yani-Alif mendapatkan dukungan delapan parpol atau seluruh anggota DPRD yang berjumlah 50 orang itu. 

Selain partai yang ada di parlemen, partai politik yang tidak memiliki perwakilan di DPRD Gresik juga merapat ke paslon Gus Yani-dokter Alif ini. Secara perhitungan matematika coblosan Pemilihan Bupati atau Pilbup Gresik pada 27 November 2024 hanya ada satu kandidat paslon yakni Gus Yani-dokter Alif. Paslon ini dimungkinkan akan melawan kotak kosong alias bumbung kosong. 

“Saat ini, semua parpol memberikan dukungan kepada Gus Yani-dokter Alif. Pendaftaran masih tersisa dua hari. Pendaftaran paslon sampai 29 Agustus,” ujar Ketua KPU Gresik Akhmad Taufik pada Selasa, 27 Agustus 2024. (yad) 

Jelang Penutupan Pendaftaran, Hanya Paslon Yani-Alif Terdaftar di KPU Gresik Selengkapnya

Visi Membangun Gresik, Semua Parpol di Gresik Mendukung Paslon Gus Yani-Dokter Alif

GRESIK,1minute.id – Komisi Pemilihan Umum atau KPU Gresik membuka pendaftaran calon bupati (Cabup) dan calon wakil bupati (Cawabup) Gresik mulai  27-29 Agustus 2024. 

Pasangan Cabup-Cawabup Gresik. Fandi Akhmad Yani-dr Asluchul Alif yang mendaftar pada hari pertama, Selasa, 27 Agustus 2024. Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani diusung oleh PDI-Perjuangan dengan 9 kursi. Sedangkan, dr Alif, sapaan Asluchul Alif diusung oleh Partai Gerindra memiliki 10 kursi. Paslon ini memiliki 19 dari 50 kursi di DPRD Gresik. 

Selain dua partai pengusung itu, Gus Yani yang juga Bupati Gresik dan dr Alif yang ketua DPC Partai Gerindra itu di dukung enam partai lain yang memiliki kursi di parlemen yang berkantor di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik. Enam partai pendukung Gus Yani-Dokter Alif itu adalah PKB dengan 14 kursi ; Golkar (6) ; Partai Demokrat (3), PPP (3) ; PAN (3) dan NasDem (2).  Artinya dengan dukungan enam parpol itu, seluruh anggota DPRD yang berjumlah 50 orang itu memberikan dukungan kepada Gus Yani-dokter Alif. 

Selain partai yang ada di parlemen, partai politik yang tidak memiliki perwakilan di DPRD Gresik juga merapat ke paslon Gus Yani-dokter Alif ini. Secara perhitungan matematika coblosan Pemilihan Bupati atau Pilbup Gresik pada 27 November 2024 hanya ada satu kandidat paslon yakni Gus Yani-dokter Alif. Paslon ini dimungkinkan akan melawan bumbung kosong. 

“Saat ini, semua parpol memberikan dukungan kepada Gus Yani-dokter Alif. Pendaftaran masih tersisa dua hari. Pendaftaran paslon sampai 29 Agustus,” ujar Ketua KPU Gresik Akhmad Taufik pada Selasa, 27 Agustus 2024.

Gus Yani mengatakan, bergabungnya semua partai politik ini karena mereka memiliki visi sama, yakni membangun Gresik. ‘Semangat yang sama membangun Gresik,” kata Gus Yani didampingi Cawabup Gresik dokter Alif. 

Gus Yani meminta doa dan dukungan kepada masyarakat, ñagar pelaksanaan kontestasi Pilbup Gresik 2024 bisa berjalan aman, nyaman sehingga kondisi kamtibmas tetap kondusif. (yad)

Visi Membangun Gresik, Semua Parpol di Gresik Mendukung Paslon Gus Yani-Dokter Alif Selengkapnya

Ribuan Pasang Mata Saksikan Karnaval Politik, Antar Gus Yani-Dokter Alif Daftar Pilbup Gresik 2024

 GRESIK,1minute.id – Fandi Akhmad Yani-dr Asluchul Alif, mendaftar sebagai Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Gresik ke kantor Komisi Pemilihan Umum atau KPU Gresik pada Selasa, 27 Agustus 2024.

Pendaftaran paslon yang diusung oleh PDI-Perjuangan dan Partai Gerindra dan didukung seluruh partai politik yang memiliki kursi di parlemen Gresik dan partai non kursi ini dikemas cukup apik. Memadukan Unsur religi dan budaya. Masyarakat berjubel karena merasa aman, nyaman dan menyenangkan.

Sebab, prosesi pendaftaran dikemas seperti karnaval Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Cabup Gresik Gus Yani bersama istri, Nurul Haromaini Ali dan dokter Alif bersama dr Shinta Puspitasari memakai busana khas Gresik. 

Busana laki-laki berdasarkan Peraturan Bupati atau Perbup nomor 12/2014 tentang Pakaian Dinas Pegawai di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik untuk laki-laki yakni jas lengan panjang warna putih dengan kancing warna kuning keemasan; leher berdiri dan tertutup yang terdapat tiga saku, satu diatas sebelah kiri, dan dua di bawah kanan kiri. Kemudian, celana panjang warna putih ; memakai sarung 20 centimeter diatas lutut ; lipatan sarung bagian atas tertutup jas. Paslon Cabup dan Cawabup Gresik pun terlihat gagah.

Sedangkan, busana kaum hawa Khas Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yakni kebaya lengan panjang; sarung batik; jilbab;

kurosi panjang; dan alas kaki sandal selop kulit. Busana perempuan ini membuat Ny Nurul Haromaini, istri Gus Yani dan dr Shinta Puspitasari, istri dokter Alif terlihat anggun. 

Cabup dan Cawabup Gresik beserta istri masing-masing naik kereta kecana naga yang megah dan gagah yang didatangkan dari Pulau Madura. Kereta naga itu ditarik mobil Jeep. Dibelakang kereta naga, terdapat dua mobil pikal dengan patung berbentuk Banteng milik pendukung pasangan calon. 

Di barisan depan sejumlah komunitas melakukan konvoi sepeda motor dan sepeda onthel. Kostum yang mereka pakai pun beraneka ragam. Ada kostum Dayak, ada kostum pejuang kemerdekaan dan juga memakai baju adat. Gelaran itu membuat masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik semringah. Karena mendapatkan hiburan gratis.

Sepanjang arak-arak dari depan Pendapa Bupati Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim sampai Kantor Komisi Pemilihan Umum Gresik sejauh 6 kilometer itu warga berjubel menikmati karnaval politik. 

Calon Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, memberikan apresiasi kepada seluruh partai politik yang memberikan dukungan untuk mengikuti konstestasi Pemilihan Kepala Daerah alias Pemilihan Bupati atau Pilbup Gresik 2024 serta masyarakat Gresik yang telah mendoakan kesuksesan pasangan calon mulai dari proses pendaftaran. 

“Kami mengusung tema karnaval, karena masih berada di bulan Agustus, Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” kata Gus Yani didampingi Cawabup Gresik dokter Alif di kantor KPU Gresik.

Gus Yani yang juga Bupati Gresik ini tradisi dan budaya khas Gresik bisa terus dilestarikan. “Saya dan Cawabup Gresik juga memakai busana khas Gresik,” katanya. (yad)

Ribuan Pasang Mata Saksikan Karnaval Politik, Antar Gus Yani-Dokter Alif Daftar Pilbup Gresik 2024 Selengkapnya

Ziarah ke Makam Waliyullah Dulu, Lalu Paslon Cabup Gus Yani-Cawabup Dokter Alif Daftar Pilbup Gresik ke KPU

GRESIK,1minute.id – Pasangan Calon Bupati atau Cabup dan Calon Wakil Bupati alias Cawabup Gresik, Fandi Akhmad Yani-dr Asluchul Alif mendaftar ke kantor Komisi Pemilihan Umum atau KPU Gresik pada Selasa, 27 Agustus 2024.

Paslon yang diusung oleh PDI-Perjuangan dan Partai Gerindra dan didukung oleh seluruh partai yang memiliki kursi di parlemen, DPRD Gresik dan partai yang tidak memiliki kursi di DPRD Gresik ini mendaftar di hari pertama, KPU membuka pendaftaran pada Selasa, 27 Agustus 2024. 

Pendaftaran di kemas cukup apik. Menyajikan unsur religi dan hiburan rakyat alias karnaval politik. Sebelum melakukan pendaftaran, paslon Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani dan dr Asluchul Alif atau dokter Alif melakukan ziarah ke makam Waliyullah yakni Sunan Maulana Malik dan Habib Abubakar Assegaf. 

Paslon mengenakan baju khas Gresik. Busana laki-laki berdasarkan Peraturan Bupati atau Perbup  nomor 12/2014 tentang Pakaian Dinas Pegawai di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik untuk laki-laki yakni jas lengan panjang warna putih dengan kancing warna kuning keemasan; leher berdiri dan tertutup yang terdapat tiga saku, satu diatas sebelah kiri, dan dua di bawah kanan kiri. Kemudian, celana panjang warna putih ; memakai sarung 20 centimeter diatas lutut ; lipatan sarung bagian atas tertutup jas. Paslon terlihat gagah.

Sedangkan, busana kaum hawa Khas Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yakni kebaya lengan panjang; sarung batik; jilbab;

kurosi panjang; dan alas kaki sandal selop kulit. Busana perempuan ini membuat Ny Nurul Haromaini, istri Gus Yani dan dr Shinta Puspitasari, istri dokter Alif terlihat anggun. 

Kali pertama mereka ziarah ke makam Maulana Malik Ibrahim di Jalan Malik Ibrahim, Desa Pulopancikan, Kecamatan/Kabupaten Gresik. Ziarah dilanjutkan ke makam Habib Abubakar Assegaf berada di Kompleks Masjid Jamik Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Alun-alun Gresik. 

ZIARAH : Paslon Cabup Gresik Fandi Akhmad Yani( kiril dan Cawabup Gresik dr Asluchul Alif (kanan ) usai ziarah ke Makam Habib Abubakar Assegaf sebelum mendaftar ke KPU Gresik pada Selasa, 27 Agustus 2024 (FOTO: chusnul cahyadi/1minute.id)

Usai ziarah, paslon Gus Yani dan dokter Alif diajak dengan iringan rekana menuju depan Pendapa Bupati Gresik yang jarak sekitar 200 meter. Ribuan pasang mata memenuhi sepanjang jalan itu. Laki-laki maupun perempuan. Orang tua hingga anak-anak. Sesekali mereka meminta foto bersama maupun bersamaan dengan kedua tokoh muda di Kota Santri itu. Gus Yani dan dokter Alif melayani warga keinginan warganya tersebut. 

Antusiasme masyarakat itu, membuat Gus Yani dan dokter Alif merasa terharu. Senang hingga kelopak matanya berkaca-kaca. “Doakan Saya dan dokter Alif dalam menjalankan amanah kedepan semakin memberikan manfaat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Gresik,” kata Gus Yani didampingi dokter Alif.

Pada kesempatan, Gus Yani yang juga Bupati Gresik saat ini, juga memberikan apresiasi kepada Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. ‘Beliau orang terbaik. Ibu kita. Semoga sehat terus, sukses , berkah seluruh keluarganya. Beliau saat ini berdoa untuk kita, untuk masyarakat Gresik,” katanya. 

Usai menyapa masyarakat, Gus Yani dan dokter Alif kemudian naik keatas kereta kencana naga yang didatangkan dari Pulau Madura. Sedangkan, Ning Nurul dan Shinta, naik kereta kencana naga lainnya. (yad)

Ziarah ke Makam Waliyullah Dulu, Lalu Paslon Cabup Gus Yani-Cawabup Dokter Alif Daftar Pilbup Gresik ke KPU Selengkapnya

Pascaputusan MK, DPC PDI-P Gresik Manut Kebijakan Pusat, Gus Yani-Alif atau Niat Jilid 2

GRESIK,1minute.id – Perkembangan politik di Kabupaten Gresik semakin dinamis. Pascaputusan Mahkamah Konstitusi, partai politik atau parpol atau gabungan parpol yang tidak memiliki kursi di parlemen bisa mengusung calon bupati alias Cabup dan wakil bupati atau Cawabup dalam pemilihan kepala daerah serentak 2024.

Ada tiga orang kandidat bakal calon bupati Gresik yang sudah digadang-gadang maju  dalam konstestasi pesta demokrasi lima tahunan ini. Tiga bacabup itu, yakni dr Asluchul Alif dan M. Syahrur Munir dan inkumben Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Di sejumlah jaring pertemanan seperti WhatsApp yang sedang viral saat ini maupun sejumlah media sosial mulai melakukan otak-atik dengan  memasangkan pasangan bakal calon bupati (bacabup) dan bakal calon wakil bupati (bacawabup). Ada yang memasangkan Fandi Akhmad Yani dengan Aminatun Habibah atau Niat Jilid 2. Dan, terbaru adalah memasangka. pasangan Fandi Akhmad Yani dengan dr Asluchul Alif. 

Fandi Akhmad Yani adalah Bupati Gresik saat ini bakal maju lewat PDI-Perjuangan. Sedangkan, dr Asluchul Alif diusung oleh partainya, Gerindra. Sedangkan, bacabup M.Syahrul Munir, kandidat dari PKB. 

Berdasarkan putusan MK yang anyar nomor 60/PUU-XXII/2024 yang diajukan oleh Perta Buruh dan Partai Gelora mengubah syarat pencalonan kepala daerah. Yakni, parpol atau gabungan parpol dapat mendaftarkan cabup-cawabup dengan perolehan suara sah minimal 10 persen pada pemilu DPRD pada provinsi dengan daftar pemilih tetap atau DPT hingga 2 juta. 

Berdasarka putusan MK itu, ketiga partai yang telah ngelus-elus kandidatnya bisa mengusung bacabup sendiri-sendiri. PKB meraih 14 dari 50 kursi di DPRD Gresik hasil pemilihan legislatif atau Pileg lalu. Partai Gerindra meraup 10 kursi. Dan, PDI-Perjuangan mendapatkan 9 kursi. 

Ketua DPC PDI-Perjuangan Gresik Mujid Riduan menyatakan, putusan MK pada daerah tertentu  seperti DKI, Banten dan Jawa Barat sangat melegakan. Alhamdulillah. “Tapi untuk Kabupaten Gresik dengan putusan MK tersebut saya kira tidak terlalu signifikan,” kata Mujid dikonfirmasi melalui WhatsApp Voice pada Selasa, 20 Agustus 2024. 

DPP PDI-Perjuangan dan Gerindra telah menjalin komunikasi intensif. Bahkan, kata Mujid, Cabup Gus Yani-panggilan akrab-Fandi Akhmad Yani sudah menjalin komunikasi baik dengan Gerindra. “Sehingga untuk keputusan MK ini di Gresik tidak berdampak signifikan karena kedua partai sudah komunikasi dengan DPP masing-masing,” ujarnya. 

Bagaimana wacana menduetkan kembali, Niat Jilid 2? Mujid mengaku komunikasi antara DPP PDI-P dengan Gerindra yang sudah hampir final.  Ia tidak mengetahui secara pasti apakah tetap berlanjut. “Atau dengan adanya putusan MK, Niat Jilid 2 akan kembali dilanjutkan kami serahkan kepada DPP karena semua sudah diputuskan oleh DPP sehingga tinggal turun rekomendasi,” kata Mujid yang juga Wakil Ketua DPRD Gresik ini. 

“Akan tetapi, dengan adanya Putusan Mk Ini DPP PDI-P mempunyai pertimbangan lain y monggo karena sudah menjadi ranah atau wewenang dari DPP DPIP yang ada di Jakarta,” imbuhnya. (yad)

Pascaputusan MK, DPC PDI-P Gresik Manut Kebijakan Pusat, Gus Yani-Alif atau Niat Jilid 2 Selengkapnya