Tunjuk PPP sebagai Ketua Tim Pemenangan NIAT

Ketua DPC PPP Gresik ketika memberikan rekomendasi dukungan DPP PPP kepada pasangan calon (paslon) Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah di kantor berlambah Kakbah pada Kamis, 20 Agustus 2020. ( foto : 1minute.id)

1minute.id, GRESIK-Pasangan bakal calon bupati- Wakil Bupati Niat mendapat amunisi baru untuk menuju perhelatan Pilbup Gresik 9 Desember 2020. Dukungan anyar berasal dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Surat rekomendasi diteken Dewan Pimpiman Pusat (DPP) bernomor 2578/REK/DPP/VII/2020 itu diberikan oleh Ketua DPC PPP Gresik Ahmad Nadir kepada pasangan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (NIAT) di kantor berlambang Kakbah pada Kamis, 20 Agustus 2020. Bertepatan Tahun Baru Islam, 1 Muharam 1442 Hijriah itu.
Dukungan dari PPP menambah panjang jumlah partai pendukung NIAT menjadi enam partai. Yakni, Partai Golkar, PDIP, Nasdem, PPP, Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN). Total 29 kursi dari 50 kursi di parlemen Kota Giri ini.
Usai penyerahan rekomendasi dukungan, dilanjutkan dengan pengukuhan tim pemenangan NIAT. Pasangan calon (paslon) NIAT menunjuk Khoirul Huda, sekretaris DPC PPP Gresik sebagai ketua tim pemenangannya. Huda, anggota DPRD Gresik ini dikenal dekat dengan kalangan ulama di Kota Giri.
“Dia sangat dekat dengan pemangku Ponpes Mambaus Sholihin KH Masbuhin Faqih,”ujar seorang anggota partai Kakbah yang enggan disebutkan identitasnya itu.
Huda-sapaan-Khairil Huda mengatakan, akan melakukan konsolidasi secepatnya untuk menggegolkan keinginan paslon yang mengusung tagline “Perubahan untuk Gresik Baru” itu.
“Kami segera merapatkan barisan, mengingat waktu pendaftaran pasangan calon sudah 14 hari lagi,”kata Huda.
Huda mengatakan enam partai pendukung NIAT, tergabung dalam Koalisi Gresik Baru akan melakukan deklarasi bersama sebelum pendaftaran paslon. “Insya Allah sebelum pendaftaran pasangan calon akan melakukan deklarsi akbar,”katanya.
Berdasarkan skedul komisi pemilihan umum (KPU) Gresik, pendaftaran calon pasangan bupati dan wakil bupati mulai 4-6 September 2020. Sedangkan, penetapan paslon pada 23 September 2020 dan pengundian nomor pada 24 September 2020. Tim pemenangan NIAT, tambahnya, akan fokus memantapkan basis dukungan. “Baik di Gresik wilayah selatan maupun utara,”ujar Huda.
Sementara itu, Fandi Akhmad Yani menjanjikan akan berjuang memajukan Gresik jika mendapatkan amanat dari pemilih sebagai Bupati Gresik. (*)

Tunjuk PPP sebagai Ketua Tim Pemenangan NIAT Selengkapnya

Tawarkan Perbaikan Rumah Mbah Siti dan Mbah Sima

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto ketika membantu memasangkan masker kepada Mbah Siti, 82, warga Dusun Karangploso, Desa Klampok, Kecamatan Benjeng pada 30 Juli 2020. ( foto : 1minute.id )

GRESIK, 1minute.id—Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mendatangi rumah keluarga Mbah Siti, 82 dan adiknya, Mbah Simah, 80, di  Dusun Karangploso, Desa Klampok, Benjeng  pada Kamis, 30 Juli 2020. Alumnus Akpol 2001 ini mendatangi dua nenek kakak dan adik yang sama-sama mengalami kebutaan karena faktor usia itu untuk melakukan bakti sosial.

Sekitar pukul 11.00, mantan Kapolres Ponorogo itu tiba di rumah Mbah Siti dan Mbah Sima setelah melakukan kunjungan kerja di Mapolsek Benjeng. Siang itu, Mbah Siti sedang duduk di depan rumahnya yang berdinding kayu dengan lantai plesteran semen itu. Mbah Siti sindirian. Adiknya, Mbah Simah sedang tertidur di kasur dalam rumah di ruang tamu sekaligus jadi kamar tidur itu.

Setelah mengucapkan salam, AKBP Arief memperkenalkan dirinya kepada Mbah Siti yang masih duduk di kursi kayu depan rumahnya tanpa menggunakan masker itu. Perwira dua melati di pundak itu lalu memberikan sejumlah masker kepada Mbah Siti.  Salah satunya, Arief membantu memasangkan masker kepada Mbah Siti.  ”Saya bantu memekainya ya Mbah,”kata AKBP Arief Fitrianto.


Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto ketika bercengkrama dengan Mbah Siti dan Mbah Sima di Dusun Karangploso, Desa Klampok, Kecamatan Benjeng pada 30 Juli 2020 ( foto : 1minute.id )

Setelah memakai masker, Mbah Siti mengajak Kapolres Arief didampingi Kasubag Humas AKP Bambang Angkasa, Kasatlantas AKP Yanto Mulyanto dan Kapolsek Benjeng AKP Sholeh Lukman Hadi  masuk rumahnya. Dalam rumah yang sederhana. Berdinding kayu yang tidak rapat. Sehingga sinar matahari bisa menerobos masuk ke dalam rumah yang tanpa plafon itu. Semilir angin pun bisa menerobos masuk dalam rumah yang asri itu. Perabot rumah hanya kursi dan kipas angin yang di tempelkan di kayu penyangga rumah. Tidak ada kompor. Dua saudara ini menggunakan kayu bakar untuk memasak.

Melihat kondisi rumah dua nenek tersebut, Kapolres Gresik AKBP Arief terasa iba. Arief pun menawarkan untuk bedah rumah tempat tinggal Mbah Siti dan Mbah Sima itu.  ”Rumahnya kulo perbaiki inggih Mbah. Biar kalau hujan tidak kehujanan,”kata Kapolres Arief. Mbah Siti dan Mbah Simah terdiam beberapa saat. Kemudian keduanya tersenyum.

Menurut Kapolres Gresik AKBP Arief , bakti sosial ke rumah dua nenek dilakukan setelah mendapatkan informasi dari masyarakat akan kehidupan dua nenek yang kurang layak.  ”Kami dari Polres Gresik melakukan bakti sosial dan mengecek keadaan kedua beliau ini. Tadi kami juga memberikan sedikit bantuan diharapkan bisa sedikit meringankan beben kedua nenek itu,”ujar alumnus Akpol 2001 ini kemarin.

 Arief melanjutkan, setelah melihat kondisi rumah kedua nenek itu, pihaknya dari kepolisian resor Gresik akan melakukan perbaikan.  ”Harapannya, agar rumah yang mereka tempati ini bisa lebih layak,”imbuh Arief. Selain perbaikan rumah, tambahnya, Polres Gresik akan meminta urusan kesehatan untuk melakukan koordinasi dengan puskesmas setempat untuk melakukan pemantauan kesehatan Mbah Siti dan Mbah Simah tersebut. 

 ”Kita akan sentuh (pemeriksaan kesehatan). Dokter Polres akan berkoordinasi dengan Pemkab melakukan pemantauan secara rutin. Kita perhatikan lah keluarga kita yang seperti ini,”tegasnya. (*)

Tawarkan Perbaikan Rumah Mbah Siti dan Mbah Sima Selengkapnya