Rakor Bersama KPK, DPRD Gresik Nyatakan Komitmen Mendukung Upaya Pemberantasan Korupsi 

GRESIK,1minute.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Gresik dan Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik menggelar rapat koordinasi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK.

Rakor digelar di Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik, Jawa Timur. Dalam rakor yang dihadiri oleh Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK Irjen Pol Didik Agung Widjanarko bersama Satgas Pemberantasan Korupsi, Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah, seluruh anggota DPRD Gresik dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah atau OPD Kabupaten Gresik ini DPRD Gresik menyatakan komitmen mendukung upaya Pemberantasan korupsi. 

Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir dalam sambutannya mengatakan pihaknya berkomitmen untuk mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi di Kabupaten Gresik.

“Hal ini demi terlaksananya program pembangunan, terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik, bersih dan berwibawa serta mendorong pengelolaan berbagai sumber daya untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik periode 2019-2024 itu.

Menurut politisi berusia 39 tahun itu, kehadiran KPK sangat penting dalam rangka memperkuat integritas DPRD Gresik sebagai penyelenggara pemerintah daerah.

“Kami baru saja dilantik 54 hari yang lalu. Tentu kami semua ingin menjalankan tugas dan fungsi sesuai aturan yang berlaku,” tandasnya.  Sebanyak 50 anggota DPRD Gresik hasil pemilihan legislatif atau Pileg 14 Februari 2024 ini dilantik pada 23 Agustus 2024.

Dalam mendukung terselenggaranya zona anti korupsi, pihaknya mendorong agar pemerintah daerah memperluas zona anti korupsi. Yakni, dari zona integritas menjadi wilayah bebas dari korupsi atau WBK dan wilayah birokrasi bersih dan melayani alias WBBM.

“Kami mohon arahan dan bimbingan dari Tim Satgas Koordinasi dan supervisi KPK RI agar kita semua dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” imbuhnya.

Sementara itu, Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam sambutannya mengatakan pihaknya dengan semua perangkat daerah mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan sampai pertanggungjawaban selalu memperhatikan dan mematuhi rambu-rambu regulasi dan ketentuan teknis.

Sehingga diharapkan tata kelola pemerintah dapat meminimalkan terjadinya penyimpangan dan penyalahgunaan wewenang yang dapat merugikan kepentingan masyarakat.

Namun demikan, ia melanjutkan, tidak semua dapat tercapai dengan cepat sesuai rencana. Sehingga masih terdapat sejumlah kelemahan dan kendala yang dihadapi baik secara teknis maupun administratif.

“Untuk itu kami sangat mendukung upaya KPK RI untuk mendorong upaya perbaikan tata kelola pemerintahan dengan berbagai kebijakan. Sehingga dapat mewujudkan pemerintahan yang efektif dan efisien,” terangnya.

Di tempat yang sama, Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK Irjen Pol Didik Agung Widjanarko mengatakan sesuai pasal 6 UU 19/2019, KPK memiliki enam tugas. “Mulai pencegahan, koordinasi, monitor, supervisi, penindakan dan eksekusi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, selama ini ada pandangan bahwa lembaga superbodi, KPK itu kerjanya hanya nangkap-nangkap. Karena itu saja yang terblow up. 

“Padahal kami memiliki strategi trisula untuk pemberantasan korupsi. Yakni pendekatan pre-emtive untuk meniadakan niat korupsi, pendekatan preventif untuk meniadakan kesempatan dan pendekatan represif untuk memberikan efek jera,” ungkapnya (yad)

Rakor Bersama KPK, DPRD Gresik Nyatakan Komitmen Mendukung Upaya Pemberantasan Korupsi  Selengkapnya

Evaluasi DPRD Gresik, Realisasi PAD September 2024 Tidak Maksimal, Ketua DPRD Gresik Syahrul Munir Dorong OPD Penghasil Inovatif 

GRESIK,1minute.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Gresik mulai memelototi kinerja pemerintah kabupaten atau Pemkab Gresik sepanjang 2024. Evaluasi yang dilakukan oleh anggota parlemen berkantor di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik, Jawa Timur berfokus pada pendapatan asli daerah atau PAD di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Dalam evaluasi itu, wakil rakyat hasil pemilihan legislatif pada 14 Februari 2024 lalu menyoroti rendahnya realisasi PAD 2024. Berdasarkan laporan realisasi per 30 September 2024 pundi-pundi pendapatan dari PAD teralisasi sebesar Rp 983 miliar dari target sebesar Rp 1,59 triliun atau sekitar 61,54 persen.

Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir mengatakan pengelolaan pajak dan retribusi yang belum maksimal membuat target PAD seringkali tidak tercapai. Padahal, kalau melihat potensi riil di lapangan, banyak peluang yang bisa dimaksimalkan. Ia mencontohkan sektor pajak. “Kalau faktornya (rendah realisasi) karena ketaatan wajib pajak, tentu bisa kita maklum. Yang saya khawatirkan tidak tercapainya target justru dari internal pemerintah sendiri,” kata Syahrur yang Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik periode 2019-2024 kepada wartawan. 

Menurut dia, pajak daerah kerap tidak tercapai karena database wajib pajak tidak up to date.  Dampaknya, banyaknya tunggakan pajak sehingga membuat wajib pajak menghindari kewajibannya. “Parahnya lagi tidak adanya inovasi peningkatan pajak,” ujar politisi berusia 39 tahun itu.

Begitu juga dengan percepatan investasi dan pembangunan daerah. Para pelaku usaha menginginkan kecepatan layanan perizinan. Agar usaha yang dilakukan secara beroperasi dan merekrut pekerja. “Akan tetapi, yang kerap terjadi adalah keterlambatan dalam proses perizinan,” tegasnya. 

Ia berharap di triwulan keempat  atau Oktober sampai Desember tahun anggaran 2024, organisasi perangkat daerah atau OPD penghasil mampu memaksimalkan potensi. Menggenjot pendapatan asli daerah dari berbagai sumber. “Capaian pada tahun ini akan menjadi pertimbangan dalam menyusun Rancangan APBD 2025. Karena berkaitan dengan kondisi fiskal daerah,” katanya. (yad)

Evaluasi DPRD Gresik, Realisasi PAD September 2024 Tidak Maksimal, Ketua DPRD Gresik Syahrul Munir Dorong OPD Penghasil Inovatif  Selengkapnya

Pria Asal Kelurahan Lumpur, Gresik Mantap Dukung PaslonYani-Alif. Ini Alasannya

GRESIK,1minute.id – Imam meneguhkan sikap politik dalam mengikuti kontestasi Pemilihan Bupati atau Pilbup Gresik. Lelaki asal Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik ini memantapkan dukungan kepada pasangan Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) nomor urut 1, Fandi Akhmad Yani- dr Asluchul Alif. 

Imam mengungkapkan dukungannya kepada Cawabup Gresik dr Alif – begitu sapaan akrab – dr Asluchul Alif di Posko Pemenangan Gus Yani – dr Alif pada Jumat, 11 Oktober 2024. “Saya sekarang 100 persen mendukung Yani-Alif karena banyak program untuk masyarakat baik dalam hal pembangunan maupun meningkatkan perekonomian,” ujar Imam. 

Perubahan sikap politik dan pilihan Imam yang awalnya mendukung bumbung kosong kemudian menyatakan dukungan kepada paslon nomor urut 1 itu setelah melakukan diskusi dengan dr Alif di Posko Pemanangan Gus Yani-dr Alif. 

Imam menceritakan, sebelumnya telah mengikuti deklarasi bumbung kosong di dua tempat yakni Desa Suci, Kecamatan Manyar dan kawasan heritage, Bandar Grissee di Jalan Basuki Rahmat, Gresik. Ia tergiur mengikuti deklarasi itu karena mendapatkan janji-janji manis. 

Imam baru sadar kalau hal tersebut tidak benar. Imam kemudian menemui Cawabup Gresik Asluchul Alif untuk berbincang-bincang. Ia akhirnya yakin bahwa pasangan nomor urut 1 di Pilkada Gresik merupakan pilihan terbaik. “Saat ini pasangan Yani-Alif menjadi putra terbaik yang dimiliki Gresik,” jelasnya. 

Tahapan Pilkada Serentak 2024 memasuki masa kampanye hingga 23 November 2024 mendatang. Di masa kampanye ini, Paslon Gus Yani-dr Alif melakukan sosialisasi program kepada masyarakat Gresik. Kampanye dilakukan dengan cara dialogis. Kampanye dialogis tidak hanya dilakukan di Gresik daratan. Juga, kampanye dialogis dilakukan di Pulau Bawean. Coblosan digelar pada 27 November 2024 mendatang.

Sementara itu, Cawabup Gresik dr Asluchul Alif menyampaikan bahwa pihaknya selalu terbuka kepada siapapun untuk berdiskusi mengenai program Yani-Alif di Posko Kemenangan. 

“Sejak awal saya tak pernah menutup diri. Apalagi menyangkut upaya menjadikan Gresik lebih baik,” kata Ketua DPC Partai Gerindra Gresik pada Jumat, 11 Oktober 2024.

Pria asal Desa Sembayat, Kecamatan Manyar ini juga berterimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung Yani-Alif untuk bisa menang di Pilkada 27 November mendatang. “Dukungan ini membuat kami semakin bersemangat dalam membuat program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” katanya. (yad)

Pria Asal Kelurahan Lumpur, Gresik Mantap Dukung PaslonYani-Alif. Ini Alasannya Selengkapnya

Syahrul Munir : Siap Ngebut Bahas R-APBD 2025, Anggaran Rasional, Realisasi Rasional, APBD Sehat dan Bermanfaat bagi Masyarakat

GRESIK,1minute.id – Pimpinan DPRD Gresik periode 2024-2029 resmi dilantik pada Senin, 7 Oktober 2024. Ketua Pengadilan Negeri Gresik I Gusti Ayu Susilawati yang melantik empat pimpinan definitif wakil rakyat berkantor di gedung DPRD Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik itu.

Empat pimpinan DPRD Gresik yaitu Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir dari Fraksi PKB dan tiga Wakil Ketua DPRD Gresik Mujid Riduan (F-PDI-Perjuangan) ; Ahmad Nurhamim (F-Partai Golkar) dan Lutfhi Dawam (F-Partai Grerindra). 

Syahrul Munir, yang sempat digadang-gadang menjadi Bakal Calon Bupati Gresik itu menyatakan, sejumlah agenda penting sudah di depan mata. Agenda penting itu, di antaranya adalah pembentukkan alat kelengkapan dewan alias AKD. 

AKD DPRD Gresik terdiri Badan Musyawarah atau Banmus; Badan Anggaran atau Banggar ; Badan Kehormatan atau BK dan Badan Pembentukan Peraturan Daerah alias Bapem Perda. Serta, Komisi-Komisi. Di DPRD Gresik, diperkirakan  jumlah komisi tidak mengalami perubahan dari periode sebelumnya yang berjumlah empat komisi, yakni, Komisi I Bidang hukum dan pemerintahan ; Komisi II Bidang Perekonomian dan Keuangan ; Komisi III Bidang Pembangunan dan Komisi IV Bidang Kesejahteraan Rakyat.

“Kami segera membentuk AKD ini. Kami akan maraton,” ujar Ketua F-PKB DPRD Gresik periode 2019-2024 ini. Informasi yang dihimpun1minute.id tidakmembutuhkan waktu lama. Sebab, para ketua fraksi telah membagi habis seluruh anggota yang duduk gedung parlemen di depan Alun-alun di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik.  Pembentukkan AKD ini diprediksi lancar. Setelah AKD terbentuk, wakil rakyat hasil pemilihan legislatif pada Maret 2024 itu, bisa melaksana fungsi legislatif yakni legislasi, anggaran dan pengawasan. 

Selain AKD, lanjutnya akan membuat rancangan tata tertib atau tatib DPRD serta merampungkan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau R-APBD 2025. “Sejarah Pemkab tidak pernah telat penetapan APBD,” kata politisi berusia 33 tahun itu.

Meski memiliki tradisi tidak pernah telat dalam menetapkan APBD Gresik, Syahrul melanjutkan, pimpinan dewan yang baru dilantik ini akan melakukan pembahasan secara detail dan njlimet. “Anggaran rasional, realisasi rasional. APBD sehat dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Syahrul yang didampingi tiga Wakil Ketua yakni Mujid Riduan, Achmad Nurhamin dan Lutfhi Dawam kepada wartawan usai pelantikan pada Senin, 7 Oktober 2024.

Untuk menuntaskan pembahasan R-APBD Gresik 2025 ini, tiga pimpinan dewan itu siap untuk ngebut dan kerja secara maraton. “Kami tentu siap ngebut untuk segera menyelesaikan pembahasan R-APBD Gresik 2025,” tagas Dawam, politisi dari Partai Gerindra itu. “Kami juga siap kerja maraton,” imbuh Mujid Riduan yang juga Ketua DPC PDI-Perjuangan Gresik itu.

Achmad Nurhamim, menambahkan pimpinan DPRD Gresik yang baru akan menghidupkan lagi forum konsulrasi pimpinan DPRD Gresik dengan Bupati Gresik. Forum konsultasi ini di antaranya terkait aspirasi, kajian atau temuan anggota DPRG Gresik yang disampaikan dalam forum resmi di gedung DPRD Gresik. “Terkait penyampaian pandanganPU (pandangan umum) dan PA (pandangan akhir) fraksi harus dihadiri oleh bupati,” kata Nurhamim yang juga Ketua DPD Partai Golkar Gresik itu. (yad)

Syahrul Munir : Siap Ngebut Bahas R-APBD 2025, Anggaran Rasional, Realisasi Rasional, APBD Sehat dan Bermanfaat bagi Masyarakat Selengkapnya

Pimpinan DPRD Gresik Periode 2024-2029 Resmi Dilantik, Ketua DPRD Syahrul Munir : Siap Maraton Bentuk AKD 

GRESIK,1minute.id – Ketua Pengadilan Negeri Gresik I Gusti Ayu Susilawati melantik dan mengambil sumpah/janji empat pimpinan Dewan Perwarkilan Rakyat Daerah atau DPRD Gresik. Pelantikan dipimpin DPRD Gresik definitif hasil pemilu legislatif 2024 lalu dilakukan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Gresik pada Senin, 7 Oktober 2024. 

Pelantikan pimpinan dewan DPRD Gresik yang terdiri seorang ketua dan tiga wakil ketua itu dilakukan melalui Rapat Paripurna dengan agenda tunggal yakni “Peresmian Pengangkatan dan Pengucapan Sumpah /Janji Pimpinan DPRD Kabupaten Gresik Masa Jabatan 2024-2029” dihadiri seluruh anggota DPRD Gresik berjumlah 50 orang termasuk empat pimpinan DPRD yang dilantik serta Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah.

Selain itu, pelantikan itu juga disaksikan oleh  Kepala Kejaksaan Negeri atau Kajari Gresik Nana Riana, perwakilan dari Polres Gresik, Kodim 0817/Gresik serta para pimpinan perusahaan Badan Usaha Milik Daerah atau BUMD serta perwakilan perusahaan swasta. Pelantikan berlangsung khidmat. 

Empat pimpinan DPRD Gresik yang dilantik dan diambil sumpah atau janji berbaris menghadap Ketua PN Gresik I Gusti Ayu Susilawati dan seluruh anggota DPRD Gresik yaitu Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir dari F-PKB. Dan, tiga Wakil Ketua DPRD Gresik adalah Akhmad Nurhamim (F-Partai Golkar) ; Mujid Riduan (F-PDI-Perjuangan dan Lutfhi Dawam (F-Partai Gerindra).

Ketua DPRD Gresik definitif Muhammad Syahrul Munir mengatakan sejumlah agenda penting telah menanti. Oleh sebab itu, ia bersama dengan tiga wakil pimpinan DPRD Gresik akan secara bekerja sacara maraton. Agenda penting itu, antara lain, membentuk alat kelengkapan dewan atau AKD DPRD Gresik, membuat Rancangan tata tertib DPRD Gresik dan menuntaskan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau R-APBD Gresik 2025.

Pembentukan AKD yang akan lebih dulu dilakukan. AKD DPRD Gresik terdiri Badan Musyawarah atau Banmus;  Badan Anggaran atau Banggar ; Badan Kehormatan atau BK dan Badan Pembentukan Peraturan Daerah alias Bapem Perda. Serta, Komisi-Komisi.

Di DPRD Gresik, diperkiraka  jumlah komisi tidak mengalami perubahan dari periode sebelumnya yang berjumlah empat komisi, yakni, Komisi I Bidang hukum dan pemerintahan ; Komisi II Bidang Perekonomian dan Keuangan ; Komisi III Bidang Pembangunan dan Komisi IV Bidang Kesejahteraan Rakyat.

SERTIJAB : (kiri) Ketua sementara DPRD Gresik Abudullah Hamdi menyerahkan dokumen kepada Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir disaksikan oleh Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam paripurna pelantikan pimpinan DPRD Gresik periode 2024-2029 di gedung DPRD Gresik pada Senin, 7 Oktober 2024 ( Foto : Sekwan untuk 1minute.id)

Ia menjelaskan, proses pembentukan alat kelengkapan harus segera diselesaikan karena berbagai tugas kedewan sudah di depan mata. “Mulai menuntaskan pembahasan Ranperda Tatib DPRD Gresik hingga Rancangan APBD 2025,” kata Syahrur Munir. Politisi berusia 33 tahun itu meminta seluruh pihak untuk bersama-sama segera evaluasi merealisasikan  APBD 2024. Dengan tujuan sepenuhnya untuk kesejahteraan dan kemaslahatan masyarakat Kabupaten Gresik.

“Kami mohon dukungan dari semua pihak baik teman-teman dewan, eksekutif maupun lembaga masyarakat dan semua stakeholder yang terkait agar program-program pembangunan dapat terlaksana dengan sebaik-baiknya,” katanya. “Baik program pembangunan jangka menengah maupun jangka panjang,” lanjut  Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik periode 2019-2024 itu.

Sementara itu, Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah menyatakan, atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Gresik menyatakan selamat kepada pimpinan DPRD Gresik yang baru saja diresmikan pengangkatannya. “Mudah-mudahan nanti bisa memberikan yang terbaik untuk kabupaten Gresik,” ujar Bu Min -sapaan akrab-Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam sambutannya.

Plt Bupati perempuan pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini  menjelentrehkan kemitraan antara DPRD dengan Kepala Daerah atau Bupati bersifat check and balance. Hal tersebut bertujuan untuk mengefektifkan penyelenggaraan pemerintah daerah sehingga terjamin kesinambungan kelembagaan pemerintah.

“Kolaborasi dan kerja kolektif antara DPRD dengan kepala daerah harus diarahkan secara positif untuk memberikan respon dalam pemecahan persoala  yang ada di daerah. Sehingga semua program pembangunan yang telah direncanakan berjalan dengan baik,” kata Plt Bupati Gresik berlatar pendidik itu. (yad)

Pimpinan DPRD Gresik Periode 2024-2029 Resmi Dilantik, Ketua DPRD Syahrul Munir : Siap Maraton Bentuk AKD  Selengkapnya

Susunan Calon Pimpinan DPRD Gresik Definitif Lengkap, Mujid Riduan : Semoga Pelantikan bisa Bareng 

GRESIK,1minute.id – DPRD Gresik menggelar rapat Paripurna Penetapan Usulan Nama Calon Pimpinan Definitif DPRD Kabupaten Gresik dari Partai PDI-Perjuangan pada Senin, 30 September 2024.

Rekomendasi calon pimpinan dari partai banteng moncong putih diberikan kepada Mujid Riduan yang juga Ketua DPC PDI-Perjuangan Gresik itu. Mujid berharap pelantikan dirinya sebagai  Wakil Ketua DPRD Gresik periode 2024-2029 bisa bareng dengan tiga calon pimpinan lainnya. 

Ketua DPC PDI-Perjuangan Gresik Mujid Riduan menuturkan, turunnya SK nomor 676/IN/DPP/IX/2024 itu, langsung ditindaklanjuti pengurus DPC PDI-Perjuangan Gresik dengan mengirimkannya ke pimpinan sementara DPRD Gresik. “SK ini sebagai usulan penetapan calon pimpinan definitif dari Fraksi PDI-Perjuangan,” katanya.

Menurut Mujid, surat pengajuan pelantikan dirinya akan dikirim DPRD Gresik ke Gubernur Jawa Timur untuk meminta persetujuan pelantikan pimpinan definitif. “Mudah-mudah pelantikan 4 pimpinan DPRD Gresik definitif, bisa berbarengan. Kalau tidak bisa bersamaan karena rekomendasi untuk saya, turunnya tidak sama dengan tiga fraksi lain yang mengawali pengajuan nama,” tutur Mujid yang Wakil Ketua DPRD Gresik periode 2019-2024 ini.

Ditanya apa yang menyebabkan rekomendasi terhadap dirinya terkesan lambat. Mujid menjelaskan dikarenakan Ketua Umum PDIP Megawati Sukarno Putri sedang berada di luar negeri. “Terlambatnya karena Ibu Ketua Umum (Megawati Soekarnoputri,Red) sedang ada kegiatan di luar negeri. Sehingga Saya diberikan waktu dua hari Kamis dan Jumat (26-27/9) lalu untuk mengambil SK. Hal yang sama, juga berlaku bagi anggota PDIP dari lainnya. Jadi bukan saya saja,” terangnya.

Sebelumnya, pimpinan DPRD Gresik sementara telah menetapkan tiga calon pimpinan DPRD Gresik lainnya, yakni Syahrur Munir dari Fraksi PKB sebagai Ketua DPRD Gresik periode 2024-2029. Kemudian, Akhmad Nurhamim (Partai Golkar) dan Lutfi Dhawam (Partai Gerindra), keduanya sebagai Wakil Ketua DPRD Gresik.

Wakil Ketua DPRD Gresik sementara Nur Saidah menuturkan, pelantikan pimpinan dewan ditargetkan berlangsung pekan ini. DPRD Gresik telah mendapatkan surat persetujuan tentang penetapan pimpinan definitif periode 2024-2029 dari Gubernur Jatim. 

“Ada tiga nama pimpinan definitif yang sudah kami kirim lebih dulu ke Gubernur, untuk mempercepat proses pelantikan. Karena rekom PDIP turun hari ini maka akan segera kami proses untuk diusulkan,” ujarnya pada Senin, 30 September 2024. 

Dia menjelaskan, karena usulan pimpinan dari PDIP baru ditetapkan hari ini, maka pimpinan dewan yang terdiri dari Ketua dan dua Wakil Ketua akan dilakukan pengesahan atau pelantikan lebih dahulu. “Kami sudah menerima surat pengajuannya dan telah mengelar rapat paripurna tadi siang, dengan agenda penetapan calon pimpinan DPRD Gresik definitif dari Fraksi PDIP yang dimandatkan kepada Pak Mujid Riduan,” ungkap Nur Saidah, wakil Ketua DPRD Gresik periode 2019-2024 ini. (yad)

Susunan Calon Pimpinan DPRD Gresik Definitif Lengkap, Mujid Riduan : Semoga Pelantikan bisa Bareng  Selengkapnya

Besok mulai Masa Kampanye,KPU Gresik Gelar Deklarasi Kampanye Damai dan Doa Bersama

GRESIK,1minute.id – Komisi Pemilihan Umum atau KPU Gresik menggelar  Deklarasi Kampanye Damai dan Doa Bersama Pilkada Serentak 2024 di Hotel Aston pada Selasa malam, 24 September 2024.

Kegiatan untuk menyambut salah satu tahapan kampanye Pemilihan Gubernur atau Pilgub Jatim dan Pemilihan Bupati alias Pilbup Gresik dihadiri Cawabup Gresik nomor urut – 1, dr Asluchul Alif, pengurus 17 partai penyokong, dan tokoh masyarakat.

Ketua KPU resik Akhmad Taufik mengingatkan kepada pasangan calon atau Paslon Bupati dan Wakik Bupati Gresik nomor urut-1, Fandi Akhmad Yani – dr Asluchul Alif untuk menjaga kondusifitas dan keamanan selama proses pilkada. “Deklarasi damai bukan sekedar simbolis.Melainkan wujud nyata kesepakatan bersama untuk menjaga keamanan tetap kondusif, bersih dan jauhkan tindakan yang bisa memecahbelah masyarakat,” tegas Akhmad Taufik. 

Kampanye damai, imbuhnya,  adalah pondasi untuk memastikan bahwa pilkada benar-benar menjadi ajang partisipasi masyarakat untuk memilih pemimpin terbaik yang dicintai oleh masyarakat. “Kepada paslon dan para pendukung saya ingatkan sekali lagi bahwa kampanye tetap dilaksanakan dengan penuh tunggungjawab. Jadikan momen ini (kampanye) sebagai kesempatan untuk mengenalkan program terbaik. Dan memberi ruang masyarakat untuk mengawasi visi dan misinya,” ujarnya.  

Penyelenggara coblosan pada 27 November 2024, juga mengajak seluruh masyarakat dan semua yang terlibat mulai dari aparat keamanan, media hingga tokoh masyarakat untuk bersama-sama mengawal jalannya pilkada dengan semangat berdemokrasi. “Mari kita jaga suasana damai nan harnomis dengan menghindari segala bentuk provokasi, hoaks, dan ujaran kebencian yang dapat merusak tatanan,” katanya. 

Sementara itu, Cawabup Gresik dr Asluchul Alif dengan tegas mengatakan, dirinya bersama Cabup  Gresik Fandi Akhmad Yani akan senantiasa mematuhi aturan yang telah ditetapkan oleh KPU yaitu PKPU 13/2024. “Demokrasi di Gresik yang sudah sangat kondusif akan kita jaga. Semoga sampai 27 November dan setelahnya, sampai Allah menentukan dan menetapkan siapa pun yang akan dilantik menjadi Bupati dan Wabup Gresik periode 2024-2029 tetap damai dan kondusif,” tegas Alif yang juga DPC Partai Gerindra Gresik itu. 

Sebab, kata direktur RS Fathma Medika Manyar, itu bersama Cabup Fandi Akhmad Yank memiliki mimpi besar untuk membuat warga kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang berjumlah 1,3 juta semringah. “Kita memimpikan masyarakat Gresik bisa tertawa bahagia,” tegasnya. 

Lalu apa saja isi naskah Deklarasi Kampanye Damai Pilbup Gresik 2024? Naskah deklarasi kampanye damai yang dibacakan oleh Ketua KPU gresik Achmad Taufik itu terdapat tiga poin. Berikut isinya :  Kami Bupati dan Wakil Bupati, Partai Politik pengusul beserta tim Kampanye dan para pendukung berjanji : 

1. Mewujudkan Pemilihan yang Langsung Umum,  Bebas, Rahasia,  jujur dan adil

2. Melaksanakan Kampanye Pemilihan yang Aman , Tertib,  Damai dan Berintegritas,  Tanpa Hoaks,  Tanpa Politisasi SARA dan Tanpa Politik Uang

3. Melaksanakan Kampanye Pemilihan berdasarkan Peraturan Perundang-undangan. (yad)

Besok mulai Masa Kampanye,KPU Gresik Gelar Deklarasi Kampanye Damai dan Doa Bersama Selengkapnya

KH Moch Amrodji Konawi : LDII Jatim Netral Aktif di Pilgub Jatim

GRESIK,1minute.id – Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Serentak 2024 memasuki masa kampanye. Pemiihan Gubernur atau Pilgub maupun Pemilihan Bupati atau Pilbup Gresik direncanakan pada 27 November 2024 mendatang. 

Bagaimana sikap Lembaga Dakwah Islam Indonesia dalam kontestasi politik lima tahunan itu? “Dalam Pemilihan Gubernur 2024 dengan sikap netral aktif, dengan tetap mendukung proses demokrasi,” kata Ketua Dewan Pimpinan Wilayah LDII Jatim Timur KH Moch Amrodji Konawi pada Selasa, 24 September 2024.

Sikap netral aktif itu diungkapkan oleh KH Moch Amrodji Konawi usai menerima tiga calon Gubernur Jatim yang berkontestasi di Pemilu 2024 di kantor Dewan Pimpinan Daerah LDII Kabupaten Gresik. Tiga Cagub Jatim itu berkunjung di acara Rapat Koordinasi Wilayah atau Rakorwil LDII.

“LDII akan bersikap netral aktif, sesuai dengan instruksi dari DPP LDII. Kami tidak terlibat dalam politik praktis, namun mendukung proses demokrasi yang sehat,” jelas Amrodji.

Amrodji menegaskan, LDII tidak mendukung kandidat tertentu, akan tetapi tetap aktif dalam mendukung proses demokrasi, sebab menurutnya netralitas LDII dalam Pilkada sudah menjadi tradisi. 

“Ketiga calon Gubernur berkunjung ke LDII seperti saat ini, menunjukkan bahwa LDII selalu terbuka untuk berdialog dengan siapa pun. Silaturahim dengan berbagai tokoh agama dan masyarakat menjadi bagian penting dari LDII,” tambahnya.

Namun demikian, Lembaga Dakwa Islam Indonesia memiliki Delapan Program yang terus digaungkan ke warganya, dan menjadi tolak ukur pihaknya dalam menentukan pilihan dalam Pemilu serentak 2024 nantinya.

Program LDII Pusat itu di teruskan hingga ke tingkat Desa, adalah Wawasan Kebangsaan, Keagamaan, Pendidikan, Ekonomi syariah, Pangan lingkungan hidup, Kesehatan pengobatan herbal, Teknologi digital, Energi terbarukan.

Disinggung kepemimpinan Khofifah Indar Parawansa di lima tahun jabatannya sebagai Gubernur Jatim, Amrodji mengakui sudah baik. “Sudah baik, jadi siapapun nanti gubernur terpilih harus mengedepankan kontribusi positif,” tukasnya.

Rakorwil diikuti 350 peserta dari unsur Ketua, Sekretaris, Bendahara DPD LDII Kabupaten/Kota, pimpinan Pesantren dan Dewan Penasehat, LDII memberikan panggung ketiga bakal calon Gubernur Jawa Timur. 

Ketiga Cagub Jatim itu, nomor urut 1 Luluk Nur Hamidah, nomor urut 2 Khofifah Indar Parawansa dan nomor urut 3 Tri Rismaharini. Ketiga Cagub Jatim itu diundang di acara Rakorwil LDII Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Gresik untuk memaparkan ide dan gagasan ketiga cagub bila terpilih menjadi Gubernur. (yad) 

KH Moch Amrodji Konawi : LDII Jatim Netral Aktif di Pilgub Jatim Selengkapnya

Paslon Cabup-Cawabup Gresik, Gus Yani-dr Alif, Nomor Urut-1, Siap Kampanyekan Program

GRESIK,1minute.id – Komisi Pemilihan Umum atau KPU Gresik menggelar Rapat Pleno Terbuka Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Gresik dalam Pilkada Serentak 2024 di Hotel Santika pada Senin malam,  23 September 2024.

Paslon Cabup dan Cawabup Gresik,  Fandi Akhmad Yani dan dr Asluchul Alif mendapatkan nomor urut satu.  Paslon Gus Yani – dr Alif,  menjadi pasangan tunggal dalam Pemilihan Bupati Gresik pada 27 November 2024 mendatang. 

Ketua KPU Gresik Akhmad Taufik mengatakan, pengundian dan penetapan nomor urut paslo ini adalah salah satu tahapan krusial dalam Pilbup Gresik 2024. Meskipun, hanya satu pasangan,  kata Taufik,  masyarakat diberikan kesempatan untuk memilih dan menilai. “Semoga proses berjalan lancar,” kata Taufik. 

Ia juga menghimbau semua stakeholder di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik untuk tetap menjaga kondusifitas, kedamaian selama Pilbup Gresik. “Mari kita jaga semangat demokrasi dan penuh integritas,” harapnya. 

Sementara itu, Cabup nomor urut satu,  Fandi Akhmad Yani mengatakan, paslon All in One siap melakukan kampanye untuk menjlentrehkan programkepada masyarakat agar mengerti, faham yang kami tawarkan ke depan.

Program unggul adalah pembanguna  berkelanjutan sektor infrastruktur, kesehatan, pendidikan, jaminan sosial akan kami sampaikan dalam kurun waktu 60 hari di massa kampanye ke depan. “Mudah-mudahan pilkada serentak di Kabupaten Gresik pada 27 November 2024 masyarakat Gresik hadir ke TPS langsung dan memungut suara. Mudah-mudahan dengan izin Allah SWT,  kami berdua mendapatkan tugas, mandat dari masyarakat Gresik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik kedepan,” harapnya. 

Dalam pengundian nomor urut dipenuhi pasangan calon nomor urut satu.  Mereka terus meneriakkan dukungan kepada pasangan Cabup-Cawabup Gresik, Gus Yani-dr Alif menang sambil membentangkan gambar paslon mengacungkan jari telunjuk sebagai sinonim nomor urut-1. (yad) 

Paslon Cabup-Cawabup Gresik, Gus Yani-dr Alif, Nomor Urut-1, Siap Kampanyekan Program Selengkapnya

Rakercabsus PDI-Perjuangan Gresik : Gus Yani-dr Alif Target Dulang Suara 86 Persen

GRESIK,1minute.id – Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan atau PDI-P Gresik menggelar Rapat Kerja Cabang Khusus atau Rakercabsus di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro atau WEP pada Ahad, 22 September 2024.

Rakercabsus itu dihadiri Calon Gubernur atau Cagub Jawa Timur Tri Rismaharini dan pasangan calon atau Paslon Bupati dan Wakil Bupati  Gresik,  Fandi Akhmad Yani-dr Asluchul Alif Maslichan. Agenda utama dalam acara itu, Pemenangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur serta Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-dr Asluchul Alif Maslichan. 

Gedung olahraga indoor berada di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik, Jawa Tumur itu merah total. Karena dihadiri oleh pengurus DPC hingga Pengurus Ranting PDI-P yang semuanya memakai baju warna merah. Di rekrcabsus Gresik yang juga dihadiri Sekretaris DPD PDI-Perjuangan Jawa Timur Sri Untrari ini menargetkan suara paslon Gus Yani-dr Alif minimal 86 persen. 

Cabup Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah program bila mendapatkan amanah sebagai Bupati Gresik periode 2024-2029. Program tersebut antara lain, bidang kesehatan, pendidikan,  infrastruktur, ketenagakerjaan dan UMKM. “Program ini akan segera disosialisasikan kepada masyarakat,” kata Gus Yani usai konfercabsus kepada wartawan pada Ahad, 22 September 2024. 

Gus Yani yang juga Bupati Gresik itu didampingi Cawabup dr Alif, Ketua DPC PDI-P Gresik Mujid Riduan menegaskan sosialisasi akan masif dilakukan untuk mengenalkan program kepada para pemilih. “Kami optimistis Gresik bisa semakin lebih baik,” tegas Gus Yani. 

Pada kesempatan itu,  Gus Yani dan dokter Alif berharap dalam pengundian nomor urut yang akan dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum atau KPU Gresik bisa mendapatkan nomor satu. “Tentu kami berharap nomor satu,” katanya. 

Sementara itu, Ketua DPC PDI-Perjuangan Gresik Mujid Riduan mengatakan, dalam Pilbup Gresik pada 27 November 2024 nanti, pihaknya menarget menang dengan perolehan suara 86 persen. “Kami solid, bisa meraih target tersebut,” tegas Mujid.

Terkait adanya dugaan oknum partai yang mbalelo ikut mengkampanyekan kotak kosong, Mujid mengaku telah memanggil dan meminta klarifikasi oknum kader partai itu. “Dan,  Alhamdulillah sudah kembali ke jalan yang benar. Memenangkan Gus Yani dan dokter Alif,” katanya. 

Rakercabsus ini dilakukan untuk penguatan dan sosialisasi pemenangan Pilgub Jatim dan Pilbup Gresik “Kami instruksikan seluruh kader PDI-Perjuangan untuk terus mengawal hingga kemenangan. Target kami minimal 86 persen,” tegas Mujid.  

Setelah kegiatan ini, seluruh kader PDI Perjuangan wajib turun ke bawah melakukan sosialisasi Pasangan Calon (Paslon).  “Bukan hanya sosialisasi Gus Yani – Mas Alif, tetapi juga mensosialisasikan Bu Risma – Gus Hanz. Kami akan sampaikan ke masyarakat bagaimana sepak terjang Bu Risma saat menjabat Walikota Surabaya,” terangnya. (yad) 

Rakercabsus PDI-Perjuangan Gresik : Gus Yani-dr Alif Target Dulang Suara 86 Persen Selengkapnya