Anjing Piaraan Galak, Petugas Rescue Damkarmat Gresik Butuh 3 Jam Evakuasi Korban ke Rumah Sakit

GRESIK,1minute.id – Rumah pagar besi setinggi 2 meter di Kompleks Perumahan Mars no 4 Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur mendadak riuh pada Sabtu, 19 Oktober 2024.

Sekitar pukul 17.43 WIB sebanyak empat anggota tim rescue dari Dinas Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik mendatangi rumah milik Debina, 55 tahun itu. Beberapa menit kemudian satu unit ambulans juga darang. Kedatangan tim rescue dan ambulans membuat warga perumahan kaget. Mereka pun penasaran. Belakangan diketahui, kedatangan petugas gabungan itu untuk melakukan evakuasi pemilik rumah dan hewan piaraannya.

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik Suyono, sekitar pukul 17.21 WIB, petugas command center, 112 Gresik menerima laporan ada orang sakit. Pelapornya adalah Gatot, ketua Rukun Tetangga setempat. Dalam laporan itu disebutkan, Debina, pemilik rumah sudah hampir dua minggu tidak keluar rumah. Diduga sakit. Akan tetapi, warga tidak takut masuk rumah karena dijaga seekor anjing helder. 

“Tim rescue bersama ambulans diberangkatkan menuju lokasi. Sekitar pukul 17.43 WIB tim rescue tiba,” terang Suyono dalam keterangan tertulis di grup Whatsapp atau WAG pada Sabtu, 19 Oktober 2024. Ketika tim rescue membuka pagar, anjing yang menjaga nyonya pemilik rumah menggongong. 

Petugas memutuskan, harus menjinakkan dan mengevakuasi anjing pemilk rumah terlebih dahulu. Setelah melalui berbagai cara selama 3 jam tepatnya, pukul 20.43 WIB petugas akhirnya bisa mengevakuasi pemilik rumah. “Evakuasi korban lama karena anjing penjaga galak,” kata mantan Asisten bidang Pemerintahan Sekratariat Daerah Gresik itu.

Menurut keterangan tetangga, Debina tinggal seorang diri. Selama ini, kebutuhan Debina kerap dibantu oleh para tetangga perumahan. Namun, selama 2 minggu terakhir, warga tidak pernah melihat Debina keluar rumah. Warga pun curiga pemilik rumah sakit. Akan tetapi, warga tidak bisa masuk kerumah Debina karena dijaga anjing helder yang galak. Apalagi selama 2 minggu anjing itu tidak mendapatkan makanan karena pemilik rumah sedang tergolek sakit. Warga pun meminta bantuan petugas melalui command center 112 Pemkab Gresik. (yad)

Anjing Piaraan Galak, Petugas Rescue Damkarmat Gresik Butuh 3 Jam Evakuasi Korban ke Rumah Sakit Selengkapnya

Petrokimia  Gresik Gelontorkan Bantuan Perbaikan 5 Geledak Sandar Perahu di Pesisir Lumpur

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik,  perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menggelontorkan bantuan perbaikan geladak tempat sandar perahu motor milik kelompok nelayan di Kelurahan Lumpur, Kecamatan/Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Lima kelompok nelayan yang mendapatkan bantuan masing-masing Rp 15 juta melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) “Nasi Layur” (Komunikasi Bersama Nelayan Lumpur) yaitu Bale Pasusukan, Bale Purbo, Bale Wonorejo, Bale Cilik, dan Bale Gede. 

Bantuan diserahkan oleh Vice President (VP) Komunikasi Korporat Petrokimia Gresik, Rama Yusron Harbiansyah mewakili Direksi kepada perwakilan kelompok nelayan. Usai penyerahan, Rama menyampaikan bahwa, perbaikan geladak ini diharapkan mampu membantu kelancaran nelayan di Lumpur dalam mencari ikan. Sehingga pada akhirnya meningkatkan pendapatan mereka.

“Pertumbuhan perusahaan hingga lebih dari setengah abad ini tentu tidak lepas dari dukungan masyarakat, termasuk nelayan yang tinggal di sekitar perusahaan. Bantuan ini menjadi kontribusi nyata Petrokimia Gresik untuk nelayan Desa Lumpur, sebagai bentuk terima kasih atas dukungan kepada Petrokimia Gresik selama ini,” ujar Rama.

Ia melanjutkan Petrokimia Gresik secara kontinu membantu nelayan di sekitar perusahaan. Selain perbaikan sarana atau fasilitas, kali ini perusahaan juga peduli dengan kesehatan nelayan dengan menghadirkan penyuluhan kesehatan dan pengobatan gratis.

“Sebagian besar masyarakat Lumpur mencari rezeki sebagai nelayan. Mereka juga harus memperhatikan kesehatannya agar optimal dalam menjalankan profesinya. Ketika tubuh sakit, jangankan beraktivitas di tengah laut yang terbilang berat, untuk aktivitas di rumah saja akan sulit,” tandas Rama.

Terakhir ia berharap, nelayan Lumpur terus memberikan dukungan dan doa agar Petrokimia Gresik lancar dalam menjalankan amanah menyalurkan pupuk bersubsidi ke seluruh Indonesia, dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional. Ia pun kembali menyampaikan komitmen perusahaan bahwa kemajuan Petrokimia Gresik akan selaras dengan kebermanfaatannya bagi masyarakat.

“Petrokimia Gresik dan nelayan sejatinya memiliki peran sama, yaitu menjaga ketahanan pangan nasional. Kami berharap sinergitas dan hubungan harmonis yang selama ini sudah terbangun bisa semakin diperkuat. Petrokimia Gresik dan nelayan harus saling menguatkan dalam menjalankan perannya,” pungkas Rama.(yad)

Petrokimia  Gresik Gelontorkan Bantuan Perbaikan 5 Geledak Sandar Perahu di Pesisir Lumpur Selengkapnya

SIG dan BTN Kolaborasi Bangun Rumah Terjangkau dan Ramah Lingkungan

GRESIK1minute.id –  PT Semen Indonesia (SIG) Tbk dan PT Bank Tambungan Negara (BTN) Tbk berkolaborasi membangun rumah terjangkau dan ramah lingkungan. Kesepakatan sinergi dan kolaborasi dinyatakan oleh kedua pimpinan perusahaan pelat merah, Direktur Utama SIG, Donny Arsal dan Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu dalam acara kunjungan kerja dan penyerahan kunci rumah di Pasaman Barat, Sumatra Barat pada Jumat pekan lalu. 

Donny Arsal mengatakan bahwa sektor perbankan memiliki peranan penting dalam pembangunan rumah ramah lingkungan melalui fasilitas permodalan bagi para pengembang properti, serta fasilitas pembiayaan (Kredit Pemilikan Rumah atau KPR) yang memberikan kemudahan akses bagi masyarakat untuk memiliki rumah.

Donny Arsal menerangkan, bahwa SIG memiliki fokus untuk menyediakan produk bahan bangunan inovatif yang rendah emisi, serta fasilitas pembiayaan pemilikan rumah. Kolaborasi antar-BUMN ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap hunian yang berkualitas dan terjangkau, serta memenuhi aspek keamanan dan kenyamanan.

”SIG dan BTN memiliki kesamaan visi untuk mendorong pembangunan rumah ramah lingkungan. Kolaborasi antar-BUMN ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi kedua perusahaan, serta manfaat yang luas bagi industri properti dan masyarakat,” kata Donny Arsal dalam acara penyerahan kunci rumah kepada konsumen di perumahan Sulthan Residence yang dibangun oleh PT Narendra Hutama Karya menggunakan produk precise interlock brick dan Semen Padang yang ramah lingkungan.

Dalam acara kunjungan kerja tersebut, BTN bersama SIG dan anak usahanya, PT Semen Padang, turut menyerahkan secara langsung kunci rumah kepada konsumen di Sulthan Residence, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatra Barat pada Jumat, 11 Oktober 2024.

Selain kedua Direktur Utama perusahaan, turut hadir juga perwakilan jajaran Direksi BTN, SIG, PT Semen Padang dan PT Narendra Hutama Karya. Selain seremonial penyerahan kunci rumah kepada konsumen dan melihat langsung rumah yang dibangun dengan precise interlock brick, manajemen BTN juga diajak berkunjung ke workshop PT Semen Padang untuk meninjau proses produksi precise interlock brick.

Sebagai perusahaan penyedia solusi bahan bangunan terdepan di Indonesia, SIG mendorong penggunaan semen hijau yang rendah emisi dan produk turunnya yang ramah lingkungan. Precise  interlock brick misalnya, produk turunan semen hijau yang merupakan hasil applied research dengan mekanisme kerja bata yang saling mengunci antar balok seperti sistem lego. Penggunaan precise interlock brick memberikan banyak keuntungan dibandingkan material konvensional dalam pembangunan rumah, karena lebih efisien dalam penggunaan material dan lebih mudah dalam pengaplikasian.

Durasi konstruksi pembangunan rumah menggunakan precise interlock brick juga lebih cepat daripada bata biasa karena tidak memerlukan proses perendaman bata, penyediaan kotak cetak pengecoran atau bekisting, aplikasi bahan perekat atau spesi di setiap lapis bata, serta penambahan plester dan acian. Precise interlock brick juga telah dinyatakan ramah gempa untuk wilayah dengan tingkat seismisitas tinggi (KDS D) berdasarkan Uji Siklik dinding 2D di Balai Besar Sarana dan Bangunan Gedung Dirjen Bina Teknik Permukiman dan Perumahan.

Donny Arsal menambahkan, precise interlock brick menjadi solusi bagi pengembang properti dalam pembangunan rumah yang cepat dan terjangkau, serta ramah lingkungan, untuk meningkatkan keunggulan dan daya saing. “SIG siap berkolaborasi dengan pihak perbankan dan para pemangku kepentingan lainnya dalam pembangunan perumahan yang ramah lingkungan sebagai bagian dari upaya akselerasi transisi menuju ekonomi hijau di Indonesia,” ujar Donny Arsal.

Sementara itu Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu menunjukkan rasa kagum saat melihat langsung kualitas rumah yang dibangun dengan precise interlock brick. Menurutnya, inovasi ini dapat meningkatkan standar perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. “Ini rumah subsidi serasa rumah komersil. Ini adalah inovasi yang luar biasa,” ungkap Nixon L.P. Napitupulu.

Salah satu pemilik rumah di Sulthan Residence, Rita Dewi mengaku bahwa dirinya tertarik dengan rumah precise interlock brick karena bangunannya yang cantik dan unik. “Meski tanpa AC, tapi rumah ini tetap sejuk dan dingin. Ini yang membuat kami tertarik untuk memiliki rumah ini,” kata Rita Dewi.

Hal senada juga disampaikan oleh pemilik rumah precise interlock brick lainnya, Hafizul Abli, yang menilai rumah precise interlock brick memiliki tampilan yang estetis. ”Kami bersyukur bisa memiliki rumah ini. Apalagi penyerahan kuncinya langsung oleh manajemen BTN dan SIG. Ini sebuah kebanggaan bagi kami selaku pemilik rumah,” ujar Hafizul Abli. (yad)

SIG dan BTN Kolaborasi Bangun Rumah Terjangkau dan Ramah Lingkungan Selengkapnya

Rakor Bersama KPK, DPRD Gresik Nyatakan Komitmen Mendukung Upaya Pemberantasan Korupsi 

GRESIK,1minute.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Gresik dan Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik menggelar rapat koordinasi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK.

Rakor digelar di Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik, Jawa Timur. Dalam rakor yang dihadiri oleh Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK Irjen Pol Didik Agung Widjanarko bersama Satgas Pemberantasan Korupsi, Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah, seluruh anggota DPRD Gresik dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah atau OPD Kabupaten Gresik ini DPRD Gresik menyatakan komitmen mendukung upaya Pemberantasan korupsi. 

Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir dalam sambutannya mengatakan pihaknya berkomitmen untuk mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi di Kabupaten Gresik.

“Hal ini demi terlaksananya program pembangunan, terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik, bersih dan berwibawa serta mendorong pengelolaan berbagai sumber daya untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik periode 2019-2024 itu.

Menurut politisi berusia 39 tahun itu, kehadiran KPK sangat penting dalam rangka memperkuat integritas DPRD Gresik sebagai penyelenggara pemerintah daerah.

“Kami baru saja dilantik 54 hari yang lalu. Tentu kami semua ingin menjalankan tugas dan fungsi sesuai aturan yang berlaku,” tandasnya.  Sebanyak 50 anggota DPRD Gresik hasil pemilihan legislatif atau Pileg 14 Februari 2024 ini dilantik pada 23 Agustus 2024.

Dalam mendukung terselenggaranya zona anti korupsi, pihaknya mendorong agar pemerintah daerah memperluas zona anti korupsi. Yakni, dari zona integritas menjadi wilayah bebas dari korupsi atau WBK dan wilayah birokrasi bersih dan melayani alias WBBM.

“Kami mohon arahan dan bimbingan dari Tim Satgas Koordinasi dan supervisi KPK RI agar kita semua dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” imbuhnya.

Sementara itu, Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam sambutannya mengatakan pihaknya dengan semua perangkat daerah mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan sampai pertanggungjawaban selalu memperhatikan dan mematuhi rambu-rambu regulasi dan ketentuan teknis.

Sehingga diharapkan tata kelola pemerintah dapat meminimalkan terjadinya penyimpangan dan penyalahgunaan wewenang yang dapat merugikan kepentingan masyarakat.

Namun demikan, ia melanjutkan, tidak semua dapat tercapai dengan cepat sesuai rencana. Sehingga masih terdapat sejumlah kelemahan dan kendala yang dihadapi baik secara teknis maupun administratif.

“Untuk itu kami sangat mendukung upaya KPK RI untuk mendorong upaya perbaikan tata kelola pemerintahan dengan berbagai kebijakan. Sehingga dapat mewujudkan pemerintahan yang efektif dan efisien,” terangnya.

Di tempat yang sama, Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK Irjen Pol Didik Agung Widjanarko mengatakan sesuai pasal 6 UU 19/2019, KPK memiliki enam tugas. “Mulai pencegahan, koordinasi, monitor, supervisi, penindakan dan eksekusi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, selama ini ada pandangan bahwa lembaga superbodi, KPK itu kerjanya hanya nangkap-nangkap. Karena itu saja yang terblow up. 

“Padahal kami memiliki strategi trisula untuk pemberantasan korupsi. Yakni pendekatan pre-emtive untuk meniadakan niat korupsi, pendekatan preventif untuk meniadakan kesempatan dan pendekatan represif untuk memberikan efek jera,” ungkapnya (yad)

Rakor Bersama KPK, DPRD Gresik Nyatakan Komitmen Mendukung Upaya Pemberantasan Korupsi  Selengkapnya

Pemkab Gresik Sabet Karmika Graha Abinaya dari REI Jatim, Plt Bupati Dorong Pengembang Bangun Rumah Bagi MBR 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik terus berupaya memberikan pelayanan terbaik, khususnya dalam memberikan perizinan. 

“Perizinan yang mudah, cepat dan memberikan layanan terbaik kepada investor yang berinvestasi adalah nilai plus bagi Pemkab Gresik. Tentunya, juga harus sesuai aturan dan didukung dengan dokumen-dokumen kelengkapan terpenuhi, pasti perizinan akan cepat selesai,” kata Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah usai menerima penghargaan Karmika Graha Abinaya dari Dewan Pengurus Daerah DPD Real Estate Indonesia atau DPD REI Jawa Timur di Surabaya pada Rabu, 16 Oktober 2024.

Penghargaan itu diberikan kepada Pemkab Gresik karena dianggap berprestasi dan peduli terhadap pembangunan perumahan bersamaan acara Musyawarah Daerah (Musda) ke – XVI 2024 DPD REI Jawa Timur. Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah saat itu didampingi oleh Kepala Dinas Cipta Karya Perumahan Kawasan Permukiman atau CKPKP Gresik Ida Lailatussa’diyah mengucapkan terima kasih kepada REI Jawa Timur atas apresiasi yang diberikan.

Bu Min melanjutkan, apresiasi DPD REI Jatim ini bisa menjadi upaya mendorong para pengembang perumahan untuk membangun lebih banyak rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah atau MBR. Khususnya rumah bersubsidi, ini mudah mudahan dapat membantu Pemkab Gresik mengatasi masalah kemiskinan dan stunting. 

“Ini langkah yang spektakuler untuk membangun rumah layak bagi masyarakat yang perekonomiannya menengah ke bawah. Rumah yang layak menjadi syarat utama dan menjadi salah satu indikator dalam kategori penurunan angka kemiskinan,” tegas Bu Min. 

Dirinya berharap, penghargaan ini dapat menjadi semangat Pemkab Gresik untuk terus memperjuangkan hak hak masyarakat dalam mendapatkan hidup setara dan sejahtera. Termasuk di dalamnya untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak. 

“Terima kasih atas sinergi, kolaborasi dan kontribusi semua pihak dalam menyediakan perumahan untuk masyarakat. Dengan menciptakan iklim yang kondusif mudah mudahan pelaksanaan program program pembangunan di Kabupaten Gresik dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya. (yad)

Pemkab Gresik Sabet Karmika Graha Abinaya dari REI Jatim, Plt Bupati Dorong Pengembang Bangun Rumah Bagi MBR  Selengkapnya

Potensi Mencemari Pantai, Mahasiswa dan Nelayan Pulau Bawean, Gresik Tolak Tambak Udang

GRESIK,1minute.id – Air pantai perbatasan Desa Kepuh Legundi dan Desa Sidogedung Batu, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur terlihat bening. Airnya berwarna biru. Sesekali terdengar deburan ombak. Suasana pantai yang masih “perawan” yang asri dan alami itu terancam sulit ditemukan lagi.

Sebab, di dekat pantai itu dikabarkan akan berdiri tambak udang. Luasnya 3 hektar. Air pantai pun berpotensi tercemar bila ada aktivitas budidaya tambak di sekitar pantai tersebut. Kondisi itu, membuat puluhan mahasiswa dan nelayan Pulau Bawean, Kabupaten Gresik resah. 

Massa gabungan yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Masyarakat dan Nelayan (AMMAN) menggelar unjukrasa pada Rabu, 16 Oktober 2024. Ada tiga tuntutan yang mereka suarakan. Yakni, Menolak terjadinya tambak udang sampai kapanpun ; Mengecam sikap pemimpin yang telah ikut mengesahkan izin dan berada pada pihak pengelola tambak udang dan Mendesak pemerintah daerah untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap tambak udang yang dinilai merusak ekosistem laut setempat. 

Sekitar pukul 09.00WIB, massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Masyarakat dan Nelayan (AMMAN) tiba sebuah pantai yang berbatasan antara Desa Desa Kepuh Legundi dan Desa Sidogedung Batu, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik. Mereka kemudian melakukan orasi secara bergantian sambil membentangkan spanduk bertuliskan “Tolak Tambang Udang”. 

Koordinator AMMAN Maqduratul Marifah, penolakan terhadap tambak udang karena merugikan nelayan dan masyarakat sekitar lokasi. “Proyek itu diduga telah menagabaikan dampak negatifnya terhadap lingkungan,” kata Dira-sapaan-Maqduratul Marifah dalam siaran pers yang diterima 1minute.id pada Rabu, 16 Oktober 2024. 

Aksi penolakan proyek udang ini kali kedua dilakukan oleh warga Pulau Bawean. Tambak udang yang akan dibangun di Sidogedungbatu. Selain khawatir pencemaran lingkungan, proyek udang itu juga dikhawatirkan memicu konfilk horisontal antara masyarakat nelayan dan petambak. Karena itu, Amman mendesak proyek tambak udang agar dihentikan. (yad)

Potensi Mencemari Pantai, Mahasiswa dan Nelayan Pulau Bawean, Gresik Tolak Tambak Udang Selengkapnya

Warga Mengare, Gresik Tuntut JIIPE dan Freeport Indonesia Rekrut 60 Persen Tenaga Kerja Lokal

GRESIK,1minute.id – Ratusan warga Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur ngeluruk Kawasan Ekonomi Khusus JIIPE dan PT Freeport Indonesia pada Selasa, 15 Oktober 2024. Ratusan warga berada di ring #1 itu menggelar demonstrasi untuk menuntut pekerjaan di perusahaan smelter single line terbesar di dunia itu.

Mereka menagih janji pengelola kawasan dan perusahaan smelter untuk merekrut 60 persen tenaga kerja lokal sesuai dengan Peraturan Daerah atau Perda 7/2022 tentang Penyelenggaraan Tenaga Kerja. Di perda itu, perusahaan diwajibkan merekrut 60 persen tenaga lokal dan 1 persen penyandang disabilitas.

Ratusan warga itu masuk ke Kawasan Ekonomi Khusus Java Integreted Industrial and Port Estate atau KEK JIIPE, tempat perusahaan pengolahan konsetrat tembaga hingga 1,7 juta ton, dan emas itu beroperasi melalui jalur darat dan laut. Massa dari jalur darat menggendarai sepeda motor melewati jalan “tikus”. Namun, massa hanya sampai di gate-1 karena dihadang barikade keamanan kawasan dan aparat kepolisian.

Sedang, demonstran jalur laut dengan naik puluhan perahu motor. Berhenti di sekitar pelabuhan internasional kemudian naik kedaratan. Dalam aksi itu, massa membawa sejumlah spanduk. Antara lain, berbunyi : ” Buat apa Dibangun Pabrik Pengolah Emas, Kalo Kita Tetap Susah Beli Beras!!!’. 

Abdul Amin, salah seorang pendemo,  menyampaikan, tuntutan masyarakat Mengare komplek utamanya adalah lapangan pekerjaan. Janji pihak kawasan sebanyak 60 persen untuk warga lokal belum terealisasi.

“Kami ingin menyampaikan aspirasi terkait ketenagakerjaan yang pernah dijanjikan oleh pihak kawasan (KEK JIIPE). Janji 60 persen penyerapan tenaga kerja sejauh ini belum terealisasi,” kata Abdul Amin.

Koordinator aksi Abdul Wahab Sya’roni setali tiga uang dengan Amin menyebut, pembangunan kawasan JIIPE sangat terdampak bagi warga Mengare Komplek yang keseharian bekerja sebagai nelayan dan petambak. Mereka yang terdampak sedianya diprioritaskan bekerja di Smelter PTFI yang sudah mulai beroperasi.

“Kami menuntut hak-hak kita sebagai warga Mengare disejahterakan terkait adanya PT Freeport ini. Banyak orang beranggapan sebagai warga lokal terutama berada di ring satu penyerapan tenaga kerja sangat besar. Tapi sampai saat ini belum kami rasakan,” ungkapnya.

Roni berharap, dengan adanya aksi demonstarasi ini akan ada mediasi dan solusi yang disepakati bersama. Namun, bila mediasi tidak tercapai kesepakatan, maka tidak menutupkemungkinan warga akan menggelar demo kembali dengan massa yang lebh besar.

“Ketika aspirasi yang kita sampaikan ke pihak kawasan dan PT Freeport tidak dikabulkan, maka kita akan bawa massa yang lebih besar lagi. Kita buktikan bahwasanya kalau kita ini warga lokal yang kompak,” pungkasnya.

Terpisah, VP Corporate Communications PT Freeport Indonesia Katri Krisnati  mengatakan, PTFI senantiasa memantuhi ketentuan dari Pemprov Jatim dan Kabupaten Gresik mengenai prioritas tenaga kerja dari desa sekitar Smelter yang telah memenuhi kualifikasi dan spesifikasi tenaga kerja yang dibutuhkan. 

“PTFI terbuka kepada setiap perusahaan lokal yang ingin bekerja sama dan berkontribusi dalam operasional Smelter dengan melewati proses kualifikasi, verifikasi, dan evaluasi,” kata Katri Krisnati  melalui pesan WhatsApp Grup pada Selasa, 15 Oktober 2024. (yad)

Warga Mengare, Gresik Tuntut JIIPE dan Freeport Indonesia Rekrut 60 Persen Tenaga Kerja Lokal Selengkapnya

Presdir PTFI Jamin Fasilitas Smelter yang Terbakar Aman bagi Kesehatan dan Lingkungan 

GRESIK,1minute.id – Presiden Direktur PT Freeport Indonesia atau PTFI Tony Wenas akhirnya angkat bicara terkait kebakaran unit Asam Sulfat smelter PT Freeport Indonesia di kawasan KEK JIPPE, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Senin, 14 Oktober 2024.

Dalam unggahan video di Grup WhatsApp atau WAG, Tony Wenas menyatakan api telah berhasil dipadamkan. Lokasi yang terbakar, katanya, tempat pemisahan gas bersih atau Gas Cleaning Plant di Smelter PT Freeport Indonesia. Fasilitas yang terbakar itu, terangnya, memiliki berperan penting operasional yang ramah lingkungan. 

“Fungsinya untuk membersihkan gas SO2 yang keluar dari proses purnish untuk membakar konsentrat yang dapat dikonversi menjadi asam sulfat yang dapat dimanfaatkan antara lain untuk bahan baku pupuk dan lainnya,” terang Tony Wenas dalam video berdurasi 3 menit, 19 detik itu. 

Ia mengatakan, pada awal 2024 telah melakukan semua tahapan komisioning. Dan beberapa kali melakukan tahapan trial and error mulai Juni sampai September 2024 lalu. “Namun, yang terjadi ini (kebakaran) adalah musibah dan menyesali kejadian itu,” ujarnya.

Saat ini, manajamen PTFI sedang sedang melakukan review kembali seluruh proses agar tidak terulang kembali di seluruh wilayah kerja smelter. Review dilakukan dengan bekerjasama dengan Chiyoda sebagai ICP kontraktor, para ahli baik dari Freeport Indonesia, Freeport McMoran dan para konsultan.

Terkait dengan kebakaran tab tim tanggap darurat PT Freeport dengan sejumlah lembaga dan perusahaan sekitar smelter telah berusaha keras untuk mengatasi kebakaran tersebut. “Kami memastikan seluruh karyawan aman dan tidak ada yang cedera dan tidak ada dampak negatif bagi kesehatan manusia dan lingkungan sekitar,” tegasnya.

Selain melakukan review menyeluruh, manajemen PTFI juga akan melakukan investigasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab terjadinya kebakaran dan melakukan asesmen terhadap kerusakan yang terjadi dengan harapan di kemudian hari tidak terjadi lagi. “Mengucapkan seluruh pihak yang telah mendukung dalam proses pemadaman api. Terutama Pemkab Gresik, Kota Surabaya dan Pemprov Jatim serta perusahaan yang ada di Gresik,” katanya.

Seperti diberitakan, unit asam sulfat smelter PTFI terbakar dan diaertai adanya ledakan pada Senin, 14 Oktober 2024 sekitar pukul 17.45 WIB. Kobaran api dan asap hitam terlihat dari radius 2 kilometer. Petugas pemadam kebakaran dari Pemkab Gresik, Kota Surabaya, PT Petrokimia Gresik serta sejumlah perusahaan berhasil memadamkan korban api setelah 3 jam kemudian. Atau sekitar pukul 20.45 WIB.

Dalam unggahan video lainnya, pascakebakaran smelter single line terbesar di dunia yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 23 September 2024, tampak lengang. Di sekitar lokasi kebakaran dipasang pita plastik warna merah dan hitam. Tidak terlihat adanya pekerja yang berlalu lalang. (yad)

Presdir PTFI Jamin Fasilitas Smelter yang Terbakar Aman bagi Kesehatan dan Lingkungan  Selengkapnya

Manjakan Penggemar Dinas Pertanian Gelar Expo Bonsai asli Gresik

GRESIK,1minute.id – Expo Pesona Bonsai Gresik kembali digelar di halaman Gressmall di Jalan Sumatra Gresik Kota Baru atau GKB. Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah yang membuka langsung gelaran tahunan untuk menyemarakkan Hari Tani Nasional itu pada Selasa, 15 Oktober 2024.  

Event yang digelar hingga Rabu besok, 16 Oktober 2024 oleh Dinas Pertanian Gresik berkolaborasi dengan Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) cabang Gresik itu diikuti 300 peserta. 

“Kabupaten Gresik merupakan salah satu sentra penghasil tanaman hias yang potensial. Salah satunya adalah tanaman bonsai, yang berada di beberapa kecamatan. Di antaranya Kecamatan Kedamean, Kecamatan Wringinanom, Kecamatan Panceng dan Kecamatan Balongpanggang,” kata Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam sambutannya.

Tanaman hias merupakan salah satu komoditas holtikultura yang mempunyai nilai ekonomi cukup tinggi. Sehingga prospeknya sangat cerah untuk dijadikan bisnis atau peluang usaha yang menjanjikan, baik dari segi permintaan maupun harga jual. 

Plt Bupati Gresik wanita pertama dalam kurun waktu 50 tahun terakhir ini, menambahkan, bonsai bukan sekedar tanaman yang dipelihara dalam pot. Tetapi juga sebuah karya seni yang membutuhkan ketekunan, kesabaran dan kecerdasan. Melalui bonsai, kita belajar untuk menghargai proses menikmati keindahan dalam setiap detail dan merawat alam dengan sepenuh hati. 

“Pohon-pohon yang dibentuk menjadi bonsai merupakan tumbuhan yang tumbuh liar di alam, seperti serut, legundi. Ketika sudah menjadi bonsai seperti yang ada disini nantinya masyarakat teredukasi bisa memanfaatkan pohon pohon yang tadinya tidak berharga menjadi nilai ekonomi yang tinggi,” harapnya.

Ia pun mengapresiasi event yang diinisiasi oleh Dinas Pertanian dan PPBI Gresik ini. Selain kontes ada juga pelatihan yang dipandu oleh ahli bonsai. Ini kesempatan bagi penggemar bonsai untuk belajar lebih banyak tentang teknik dan rahasia dibalik seni. 

“Burung dara burung merpati, diatas pohon terbang mengitari, melalui tanaman hias dan bonsai mari kita tingkatkan pertumbuhan ekonomi,” pungkas Bu Min-sapaan akrab – Aminatun Habibah yang saat itu didampingi Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putro itu. (yad)

Manjakan Penggemar Dinas Pertanian Gelar Expo Bonsai asli Gresik Selengkapnya

Pabrik Asam Sulfat Smelter Freeport Indonesia di Gresik Terbakar

GRESIK1minute.id – Pabrik asam sulfat smelter PT Freeport Indonesia terbakar pada Senin sore, 14 Oktober 2024. Asap hitam akibat terbakarnya pabrik yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus Java Integreted Industrial and Port Estate atau KEK JIPPE di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur terlihat hingga radius 2 kilometer.

Dalam video yang beredar di sejumlah  WhatApps Grup atau WAG kebakaran terjadi sekitar pukul 17.45 WIB. Dalam video terdengar suara ledakan cukup keras. Ledakan itu membuat sejumlah pekerja panik. Pekerja yang memakai seragam lapangan atau wearpack yang populer dengan sebutan katelpak bergegas dievakuasi menggunakan bus menuju tempat aman. 

VP Corporate Communications PT Freeport Indonesia atah PTFI Katri Krisnati membenarkan adanya kejadian kebakaran di Pabrik Asam Sulfat Smelti PTFI. Tim tanggap darurat PTFI bergerak cepat menangani dan sedang berusaha memadamkan api tersebut. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Keselamatan para karyawan merupakan prioritas kami,” kata Katri Krisnati melalui pesan WAG pada Senin, 14 Oktober 2024.

Kebakaran pabrik asam sulfat smelter PTFI ini terjadi sekitar pukul 17.45 WIB. Pabrik ini diresmikan oleh Presiden Joko Wudodo atau Jokowi pada 23 September 2024. Pabrik smelter terbesar di dunia direncanakan berproduksi secara penuh akhir Desember 2024 mendatang. (yad)

Pabrik Asam Sulfat Smelter Freeport Indonesia di Gresik Terbakar Selengkapnya