GRESIK,1minute.id – Mobil Hyundai Kona terbakar di Jalan Mayjen Sungkono, Desa Gulomantung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Rabu siang, 22 April 2026. Belum diketahui secara pasti penyebab mobil listrik harga terendah sekitar Rp 0,5 miliar itu.
Untung tidak ada korban dalam musibah yang terjadi di kawasan pergudangan tersebut. Alex, pemilik mobil dengan nomor polisi W 15xxxx itu berhasil menyelamatkan diri.
Menurut keterangan petugas pemadaman kebakaran Gresik, Siang itu, sekitar pukul 11.20 WIB, Alex, pemilik mobil listrik, Hyundai Kona mengendarai mobil sendiri. Tiba-tiba mobil listrik seharga ratusan juta mengalami kendala. “Baterai tiba-tiba drop. Lowbat (Low battery),” ujar petugas Damkar Gresik.
Dalam hitungan menit, mobil mendeteksi indikator overheat atau kondisi suhu mesin kendaraan meningkat drastis melebihi batas aman (normal 90°celsius-104°celsius). Suhu mesin yang panas tadi tiba-tiba menimbulkan percikan api dan membakar mobil tersebut.
Pemilik mobil, kata petugas Damkar, mencoba memadamkan api tersebut dengan menggunakan alat pemadam ringan (APAR). Akan tetapi, ikhtiar Alex tidak berhasil. Api semakin membesar. “Pemilik mobil meminta bantuan kami,” ujarnya.
Sebanyak tujuh personil Damkar Pos Kota Gresik dengan dua unit mobil menuju lokasi tempat kejadian kebakaran (TKK). Petugas kemudian melakukan upaya pemadaman. “Petugas kami membutuhkan waktu selama 30 menit untuk proses pemadaman,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik Suyono pada Rabu, 22 April 2026.
Mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik itu belum bisa memastikan penyebab terbakarnya mobil listrik itu. “Masih dalam penyelidikan pihak terkait,” ujar Suyono. Ia pun merasa lega, sebab kejadian itu tidak menimbulkan korban luka-luka apalagi jiwa. (yad)
GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memimpin upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun anggaran 2026 di halaman Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 22 April 2026. Sasaran TMMD kali ini dipusatkan di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa”.
Upacara pembukaan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Kasrem 0814/Bhaskara Jaya Kolonel Inf Nico Reza H. Dipura, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Fadli Subur Karamaha, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, jajaran Forkopimda Gresik, kepala OPD, Camat, Kepala desa, dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan, TMMD merupakan program lintas sektoral yang melibatkan serta memadukan unsur TNI, kementrian, lembaga pemerintah non kementrian, pemerintah daerah serta segenap lapisan masyarakat. Tujuannya adalah membantu pemerintah untuk ikut serta mendukung akselerasi pembangunan, baik fisik maupun non fisik.
“TMMD mempercepat upaya pembangunan daerah di seluruh pelosok nusantara yang sangat strategis dan efektif. Baik dilihat dari sisi pembangunan ekonomi, pertahanan keamanan, peningkatan cinta tanah air serta kesadaran berbangsa dan bernegara,” ujar Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani.
Ia juga menuturkan, melalui TMMD ini diharapkan dapat mewadahi aspirasi dan kepentingan masyarakat guna pemerataan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat pedesaan dan upaya peningkatan sumber daya manusia.
Proses perencanaan TMMD selalu diawali dengan melibatkan berbagai instansi dan masyarakat sebagai pelaku dan pengguna hasil TMMD dari perencanaan, pelaksanaan sampai pengawasan. Pihaknya menambahkan, sasaran TMMD Ke-128 Tahun 2026 di Desa Slempit Kecamatan Kedamean dilaksanakan mulai 22 April hingga 22 Mei 2026.
Sasaran fisik diarahkan pada pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana serta fasilitas umum yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Sasaran fisik dan pembangunan ini diantaranya pembangunan jalan, pengaspalan jalan Poros desa (JPD) pengecoran jalan usaha tani (JUT), normalisasi waduk dan perbaikan pintu DAM serta rumah tidak layak huni (RTLH),” terangnya.
Selain itu, lanjutnya, sasaran non fisik meliputi peningkatan kesadaran masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, sikap bela negara, jiwa wirausaha serta meningkatkan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
“Kegiatan tersebut meliputi, diadakan penyuluhan program bangga kencana, program stunting, program penghijauan dan program ketahanan pangan. Serta bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperkuat ketahanan sosial masyarakat,” tutur mantan Ketua DPRD Gresik ini.
“TMMD ke-128 diharapkan memberi manfaat langsung bagi masyarakat Desa Slempit Kecamatan Kedamaean Gresik, sekaligus memperkuat semangat gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, dan warga,” tandas Magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya ini. Usai upacara Bupati Gresik didampingi Dandim 0817/Gresik menyerahkan bantuan rumah tidak layak huni senilai Rp 180 juta untuk 6 rumah serta bantuan pembangunan jalan lingkungan desa dari Pemerintah Kabupaten Gresik dalam rangka program TMMD ke 128 Tahun 2026. (yad)
GRESIK,1minute.id – Tersangka dugaan pengelapan Ika Merdeka Wati bisa bernafas lega. Tersangka terlepas dari hukum penjara. Ia hanya menjalani kewajiban kerja sosial selama 120 jam.
Apa yang dialami oleh tersangka Ika Merdeka Wati ini, untuk kali pertama di Kabupaten Gresik dalam penanganan perkara pidana dengan pendekatan restoratif melalui mekanisme pengakuan bersalah (plea bargaining). Pendekatan ini mempertimbangkan pengakuan tersangka, pengembalian kerugian, serta adanya kesepakatan damai antara para pihak.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik Kristin Nauli Pakpahan mengajukan permohonan penetapanplea bargainingkepada Pengadilan Negeri (PN) Gresik melalui sidang khusus. Hakim tunggal Donald Everly Malubaya ditunjuk untuk menangani permohonan tersebut.
Permohonan ini diajukan setelah tersangka mengembalikan seluruh kerugian sebesar Rp 22,4 juta kepada korban, yakni Gereja GPIB Bahtera Kasih. Pihak gereja juga telah memberikan maaf dan menghendaki penyelesaian perkara secara damai. Meski demikian, karena status perkara sudah masuk tahap penuntutan di Kejari Gresik, proses hukum tetap berjalan dengan mekanisme pengakuan bersalah yang diajukan ke pengadilan.
“Permohonan sidang pengakuan bersalah ini kami lakukan karena tersangka telah mengembalikan kerugian dan dimaafkan oleh korban,” ujar Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Gresik Uwais Daffa I Qorni pada Selasa, 21 April 2026.
Uwais menjelaskan, mekanisme tersebut mengacu pada Pasal 78 KUHAP baru dalam UU Nomor 20 Tahun 2025 yang mengatur tentang pengakuan bersalah, di mana terdakwa dapat mengakui perbuatannya untuk memperoleh proses persidangan yang lebih cepat dan efisien.
Berdasarkan kesepakatan antara pihak kejaksaan dan tersangka, tuntutan yang diajukan adalah pidana penjara selama 3 bulan. Namun, hukuman tersebut diganti dengan pidana kerja sosial selama 120 jam. Pelaksanaan kerja sosial dilakukan di Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) dengan durasi 3 jam per hari, selama 20 hari dalam satu bulan, dan berlangsung selama 2 bulan.
Menurut Uwais, mekanisme plea bargaining hanya dapat diterapkan dengan sejumlah syarat, di antaranya ancaman pidana maksimal di bawah 5 tahun, tersangka belum pernah dihukum, serta telah terjadi perdamaian dengan korban. “Alhamdulillah, hakim telah mengabulkan permohonan ini. Selanjutnya perkara akan segera kami limpahkan ke PN Gresik dengan acara pemeriksaan singkat,” tambahnya.
Ia juga menyebutkan bahwa ini merupakan kali pertama Kejari Gresik menerapkan mekanisme plea bargaining dalam penanganan perkara pidana, dan diharapkan dapat menjadi percontohan ke depan.
Sementara itu, kuasa hukum tersangka, Wahyu Adi Prasetyo mengapresiasi langkah Kejari Gresik dalam menyelesaikan perkara melalui pendekatan tersebut. “Langkah ini sesuai dengan Pasal 78 KUHAP terbaru, di mana penyelesaian perkara pidana dapat dilakukan melalui mekanisme pengakuan bersalah,” ujarnya.
Wahyu menambahkan, kliennya telah memenuhi seluruh persyaratan untuk mendapatkan mekanisme tersebut, termasuk mengembalikan kerugian, mengakui perbuatan, berdamai dengan korban, serta ancaman pidananya di bawah lima tahun. (yad)
GRESIK,1minute.id – Gudang biji plastik U.D. Maju Mapan terbakar hebat pada Selasa malam, 21 April 2026. Gudang berisi penuh bijih plastik berada di Jalan Raya Tanjung, Desa Tanjung, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu ludes diamuk si jago merah.
Kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti penyebab gudang tersebut terbakar. Tidak korban jiwa dalam kebakaran ini. Kerugian ditaksir ratusan juta hingga miliar rupiah.
Menurut keterangan petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik menerima laporan kejadian kebakaran pada Selasa, 21 April 2026 sekitar pukul 20.45 WIB. Dinas Pemadam Kebakaran mengerahkan enam unit mobil Damkar ke tempat kejadian kebakaran (TKK). Enam mobil damkar dengan 24 personel itu, berasal dari unit pos Driyorejo, Menganti dan Kota.
Sekitar pukul 21.15 WIB petugas tiba di lokasi kebakaran. “Api sudah membesar di area gudang belakang,” ujar seorang petugas Damkar. Angin kencang membuat lidah api semakin besar. Hingga nyaris bangunan gudang ludes terbakar. Petugas sulit memadamkan api. Pasalnya, petugas mengalami kesulitan mendapatkan suplai air. “Sudah padam, karena air telat kembali membawa,” katanya.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik Suyono membenarkan pihaknya sempat mengalami kesulitan mendapatkan suplai air. “Api baru bisa kami padamkam dinihari tadi (Rabu, 22 April 2026),” kata Suyono. Kebakaran gudang bijih plastik di Kedamean menambah panjang kejadian kebakaran di Kota Industri, sebutan lain, Kabupaten Gresik ini. “Bulan ini (April) ada sepuluh kejadian kebakaran,” ujar Suyono. (yad)
GRESIK,1minute.id – Reni Wulandari, salah satu sosok Kartini Indonesia saat ini. Direktur Operasi PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) sejak April 2023, menjadi perempuan pertama yang menduduki posisi tersebut di perusahaan penyedia solusi bahan bangunan terdepan di kawasan regional, menjangkau pasar Asia, Australia dan Oceania ini.
Perempuan kelahiran Tulungagung, 16 April 1974 sebagian besar perjalanan kariernya ditempuh di area operasi yang didominasi oleh laki-laki. Reni, yang merupakan lulusan Teknik Kimia Universitas Diponegoro dan Magister Business Administration dari Swiss German University.
Profesional dengan pengalaman lebih dari 25 tahun di industri semen pernah menempati berbagai posisi strategis di lingkungan SIG Group. Ia mengawali karier sebagai General Manager Pabrik Tuban dan Pabrik Narogong di PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI), salah satu anak usaha SIG.
Selanjutnya, Reni dipercaya menjadi Direktur Operasi di PT Semen Gresik sebelum akhirnya diangkat sebagai Direktur Operasi SIG melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 18 April 2023.
“Sejak hari pertama mengemban amanah sebagai Direktur Operasi SIG, saya menerapkan pendekatan Visible-Felt Leadership. Kehadiran pemimpin dan interaksi langsung di lapangan sangat penting, terutama di area operasi yang didominasi karyawan laki-laki. Sebagai bagian dari minoritas gender, saya tidak mengalami kendala terkait bias gender dalam menjalankan perubahan untuk mendukung kinerja operasi SIG. Ini menunjukkan bahwa kesetaraan gender di SIG bukan sekadar slogan, melainkan telah terimplementasi di seluruh lini,” ujar Reni dalam siaran pers yang diterima oleh1minute.idpada Senin, 20 April 2026.
Sebagai penerima penghargaan The Most Extraordinary Women Business Leaders 2024 dari Majalah SWA, Reni menekankan bahwa peluang berkarier di sektor industri berat seperti semen menuntut kompetensi dan konsistensi tinggi.“Bukan melalui argumentasi atau perdebatan untuk memperoleh perlakuan setara, tetapi dengan menunjukkan bahwa kesetaraan gender mampu meningkatkan profitabilitas, inovasi, dan produktivitas melalui keberagaman perspektif,” tambahnya.
Lebih lanjut, Reni menilai bahwa SIG dan BUMN lainnya telah memberikan kesempatan yang setara bagi perempuan dan laki-laki untuk berkembang. Hal ini merupakan respons terhadap kebutuhan bisnis, di mana kesetaraan gender menjadi salah satu faktor pendorong peningkatan kinerja organisasi.“Dalam lingkungan kerja berbasis merit, fokus pada kompetensi, kualifikasi, kinerja, dan profesionalisme akan menjadi keunggulan bagi organisasi,” jelasnya.
Direktur Human Capital SIG Hadi Setiadi, menambahkan bahwa perusahaan memiliki kebijakan Fair Employment Opportunity Policy yang menjamin kesempatan yang adil dan setara bagi seluruh karyawan. Kebijakan ini juga merupakan bentuk penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) serta dukungan terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) di Indonesia.
“Kami memastikan tidak ada diskriminasi dalam proses rekrutmen maupun seleksi untuk posisi manajemen dan senior. Seluruh proses dilakukan secara transparan berdasarkan kompetensi dan kinerja, bukan faktor gender,” ujar Hadi. SIG juga menyediakan berbagai fasilitas untuk mendukung kebutuhan karyawan perempuan, seperti cuti melahirkan, ruang laktasi, dan dispensasi haid. Selain itu, SIG membentuk komunitas karyawan perempuan ‘Srikandi SIG’ sebagai wadah pemberdayaan dan pengembangan talenta melalui berbagai program pembelajaran.
“Sebagai bagian dari komitmen menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, SIG juga menerapkan Respectful Workplace Policy untuk melindungi seluruh insan perusahaan dari segala bentuk pelecehan dan kekerasan. Dengan demikian, tercipta lingkungan kerja yang aman, kondusif, dan produktif,” tutup Hadi. (yad)
GRESIK,1minute.id – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Gresik memberangus sindikat peredaran narkoba antarkota dalam provinsi (AKDP). Sebanyak empat pengedar diringkus. Barang bukti yang disita sebanyak 68,211 gram Sabu-sabu (SS).
Kini, Polres Gresik masih memburu bandar gede alias BeDe. Hasil pengungkapan pengedar kakap yang semuanya residivis menjadi bukti komitmen Polres Gresik dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik.
“Dari hasil ungkap kasus peredaran gelap Narkotika yang dilakukan oleh empat pelaku tersebut didapati berat total dari Narkotika jenis shabu tersebut ±68,211 gram dibagi dalam 25 poket,” tegas Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution dalam konferensi pers di Mapolres Gresik pada Selasa, 21 April 2026.
Selain barang bukti total 68,211 gram sabu yang terbagi dalam 25 paket siap edar. Penangkapan jaringan peredaran narkoba yang dipimpin oleh AKP Ahmad Yani, Kasat Reskoba Polres Gresik ini juga menyita timbangan digital/elektrik. Sejumlah unit handphone yang digunakan untuk transaksi. Kartu debit dan uang tunai hasil penjualan.
Sebagai bentuk keseriusan dalam memberikan efek jera, Polres Gresik menerapkan pasal berlapis sesuai UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika jo UU No. 1 Tahun 2023 (KUHP Baru).
“Untuk Tersangka DDP, AHC dan FJT adalah di pidana dengan pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun dan/ atau pidana denda paling banyak kategori VI. Khusus tersangka HVS adalah di pidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun dan atau pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah 1/3 sepertiga,” ungkap AKBP Ramadhan Nasution.
Polres Gresik terus melaksanakan proses penyidikan lanjutan pengembangan jaringan untuk mengungkap pelaku lain (DPO). “Polres Gresik mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah penyalahgunaan narkotika, Segera melaporkan melalui Call Center 110, selain itu, masyarakat dapat menghubungi hotline khusus “Lapor Cak Rama” di nomor 0811-8800-2006,” tutupnya.
Pengungkapan jaringan peredaran narkoba AKDP ini bermula dari laporan masyarakat. Awal Penangkapan dimulai dari tersangka FJT, 24 tahun di sebuah apartemen wilayah Kebomas pada Selasa malam, 14 April 2026 dan menyimpan diduga Narkotika jenis shabu sebanyak satu poket dengan berat netto ± 0,051 gram. Tim bergerak cepat melakukan maraton pengembangan hingga ke wilayah Pakal (Surabaya) dan Menganti (Gresik).
Dari hasil pengembangan Mengarah kepada AHC, 22 tahun. Ia seorang residivis perkara pengroyokan sebagai penjual yang saat itu diamankan sehari kemudian, pada Rabu,15 April 2026, sekitar jam 08.00 WIB, di dalam rumah di Kompleks Perum Pondok Benowo Indah Kecamatan Pakal, Surabaya, karena kedapatan memiliki dan menyimpan Narkotika jenis sabu dengan jumlah 8 plastik klip yang berisi kristal warna putih diduga narkotika jenis sabu berat timbang kotor 1,3 gram, dan alat timbangan elektrik.
Petugas kemudian mengembangkan dan berhasil diamankan pemuda berinisial DDP, 35, seorang residivis perkara narkotika) pada Rabu, 15 April 2026, sekitar pukul 10.00 WIB, di dalam rumah Hulaan, Menganti, Gresik. Barang bukti yang diamankan 9 plastik klip yang berisi kristal warna putih diduga narkotika jenis sabu berat timbang total ±1,3 gram.
Tiga tersangka punya “menyanyi” barang bukti dipasok seorang berinisial HVS, 35 tahun. Residivis perkara pencurian dengan kekerasan sebagai penjual di wilayah Menganti-Gresik yang saat itu juga memiliki 7 plastik klip yang berisi kristal warna putih diduga narkotika jenis sabu berat timbang total ± 65,56 gram, 1 timbangan elektrik, dan 1 kartu debit.
Jaringan ini menggunakan modus operandi “Ranjau” dan cash on delivery alias COD, dengan skema pembayaran tunai maupun transfer. “Mereka ini sudah beroperasi sejak Desember 2025. Sasaran anak remaja dan usia produktif berumur kisaran 30-an tahun,” terang Kapolres AKBP Ramadhan Nasution menjawab pertanyaan wartawan.
Anak-anak remaja dan pemuda usia produktif menjadi sasaran karena sabu-sabu yang diedarkan oleh para tersangka ini antara lain paket hemat (PaHe) dengan harga kisaran Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu per poket. (yad)
YAYASAN Alam Biodiversitas Indonesia (ABI) bersama Association for Nature and Biodiversity (ANB) merupakan Non-Governmental Organization (NGO) yang berbasis di Jerman pada 30 Maret 2026 hingga 19 April 2026 hadir di Pulau Bawean untuk melakukan kampanye terkait sosialisai Rusa Bawean yang terancam punah.
Berikut oleh-oleh wartawan 1minute.idGUSLAN GUMILANG yang ikut dalam misi sosialisasi penyelamatan Rusa Bawean (Axis kuhlii) dari ancaman kepunahan.
RUSA Bawean (Axis kuhlii) merupakan spesies endemik yang hanya ditemukan di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Spesies ini dikategorikan dengan status terancam punah (Critically Endangered) oleh International Union for Conversation of Nature (IUCN) pada 2015 dan dilindungi oleh peraturan perundang-undangan Indonesia.
Penelitian terbaru pada 2025 menggunakan kamera jebak menunjukan bahwa populasi Rusa Bawan yang tersisa diperkirakan kurang dari 250 individu dewasa, data tersebut diperbarui oleh peneliti Indonesia Agus Ariyanto yang merupakan bagian dari studi disertasi S3 di Kyungpook National Universtiy, Korea Selatan.
Bahkan, tercatat spesies ini telah mengalami kepunahan lokal di bagian timur Pulau Bawean. Ancaman utama meliputi perburuan, gangguan anjing liar atau anjing peliharaan yang dilepasliarkan, serta tekanan dan degradasi habitat.
Dr. Frank Drygala, peneliti senior sekaligus Vice President dari Association for Nature and Biodiversity (ANB) Jerman ikut memberikan materi kepada ratusan siswa. (Foto : Guslan Gumilang/1minute.id)
Yayasan Alam Biodiversitas Indonesia (ABI) bersama Association for Nature and Biodiversity (ANB) merupakan NGO (Non-Governmental Organization) yang berbasis di Jerman pada 30 Maret 2026 hingga 19 April 2026 hadir di Pulau Bawean untuk melakukan kampanye terkait sosialisai Rusa Bawean yang terancam punah.
Selama 20 hari berada di Pulau Putri, sebutan lain, Pulau Bawean, dua NGO itu melakukan beberapa kegiatan sosialisasi. Diantaranya, memasang reklame berukuran 2×3 meter di sejumlah titik vital keramaian tempat berkumpulnya masyarakat, seperti Alun-alun Sangkapura, Pelabuhan Sangkapura, jalan utama serta beberapa desa yang masuk pada area konfilk satwa dan manusiannya sering terjadi.
Publikasi melalui media reklame tersebut berlangsung selama satu tahun dimulai pada 1 April 2026 s.d 1 April 2027. Reklame ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga habitat serta mendukung upaya perlindungan Rusa Bawean sebagai satwa endemik yang dilindungi dan juga menjadi maskot kebanggaan warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.
Selain reklame berukuran besar kegiatan ABI, ANB mendapat dukungan dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur, diwakili oleh Resort Konservasi Wilayah (RKW) 10 Bawean yakni melakukan sosialisasi langsung ke pedalaman desa yang terlibat konflik satwa dengan manusianya tinggi. Diantaranya Desa Pudakit Barat, Pudakit Timur, Suwari, Kumalasa serta dusun-dusun kecilnya. Semuanya berada di Kecamatan Sangkapura.
Pulau Bawean adalah pulau terluar di Kabupaten Gresik. Pulau seluas kurang lebih 200 kilometer persegi di Laut Jawa ini terbagi dua Kecamatan yakni Sangkapura dan Tambak. Perjalanan menuju Pulau Bawean ini bisa ditempuh dengan moda transportasi laut dan pesawat terbang. Moda laut menggunakan kapal cepat membutuhkan waktu 3-4 jam. Menggunakan kapal Roll on-Roll off (Ro-Ro) selama 9-11 jam. Sedangkan, perjalanan pesawat terbang waktu tempuh 45 menit dari Bandara International Juanda, Sidoarjo- Bandara Harun Thohir, Bawean.
Kegiatan mambagikan brosur dengan materi informasi terhadap penyelamatan rusa serta berbincang langsung dengan masyarakat dinilai lebih efktif. Adapula kegiatan sosialisasi tersebut dilakukan ke Sekolah Dasar. Antara lain, UPT SD Negeri 338 Gresik di Desa Kumalasa, Kecamatan Sangakapura menjadi sekolah yang disinggahi untuk sosialisai ini.
Ketua Pengawas Yayasan ABI Guslan Gumilang menjadi salah satu narasumber yang didampingi oleh Nurhayyan Jahansyah, anggota BBKSDA Jawa Timur menjelaskan tentang populasi Rusa dan beberapa satwa endemik lainnya, serta yang tak kalah menarik menjadi perhatian khusus para murid adalah dengan hadirnya WNA Jerman Dr. Frank Drygala, peneliti senior sekaligus Vice President dari Association for Nature and Biodiversity (ANB) ikut memberikan materi kepada ratusan siswa.
Nurhayyan menyampaikan bahwa kegiatan kolaborasi ini tidak hanya mengingatkan terancamnya satwa endemik jenis rusa saja, masih banyak jenis lain yang endemik dan dilindungi. Banyak tugas yang harus dilakukan agar populasi satwa khususnya di Bawean harus lebih diperhatikan agar tidak punah. “Penanaman sejak dini tentang kepedulian terhadap satwa khususnya Rusa Bawean adalah hal penting mengingat semakin sedikitnya satwa endemik yang terus berkurang jika tidak diawasi,” kata Nurhayyan.
SOSIALISASI penyelamatan Rusa Bawean di UPT SD Negeri 338 Gresik, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik (FOTO : Guslan Gumilang/1minute.id)
Kepala UPT SD Negeri 338 Gresik Nur’ain mengaku senang dengan kegiatan terebut. “Keberadaan Rusa Bawean kita titipkan kepada generasi muda sebagai pertanggungjawaban bahwa satwa endemik kebanggan Pulau Bawean tidak boleh punah. Kegiatan seperti ini harus sering dilakukan di sekolah-sekolah yang ada di Bawean,” harap Nur’ain.
Kegiatan yang diinisiasi Yayasan Alam Biodiversitas Indonesia (ABI) masih merupakan langkah kecil yang bekelanjutan dan tidak berhenti pada kegiatan kampanye ini, masih ada program lainnya kedepan nanti.
“Tahun ini kami fokus di Pulau Bawean untuk satwa rusa. Kondisi rusa Bawean menjadi perhatian internasional. Kami juga dibantu tim dari Jerman untuk melakukan kegiatan ini. Kita harus bergerak bersama demi keberlangsungan satwa kebanggan Indonesia ini khususnya Kabupaten Gresik Pulau Bawean,’ ucap Guslan.
Perlu diketahui bahwa Rusa Bawean pernah menjadi maskot even internasional olahraga Asian Games 2018 bersama dua satwa endemik Indionesia lainya yakni Burung Cendrawasih dan Badak Bercula Satu dan baru-baru ini, Rusa Bawean menjadi logo HUT ke-539 Kota Gresik yang diperingati setiap 9 Maret itu. (gus/yad)
GRESIK,1minute.id – Perhelatan akbar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXII Kabupaten Gresik 2026 di Islamic Center Balongpanggang resmi ditutup pada Minggu malam, 19 April 2026.
Penutupan event tahunan ini dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Kafilah Kecematan Bungah sukses mempertahankan tropi juara umum tiga kali berturut-turut. Hattrick. Kafilah Bungah mendominasi sejumlah kategori mulai dari tilawah, Syarhil Qur’an, hingga Karya Tulis Ilmiah Al-Quran (KTIQ), serta cabang seni lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan MTQ, mulai dari Dewan Hakim, Panitia, hingga para kafilah dan camat pendamping. “Alhamdulillah seluruh rangkaian MTQ ke-32 Kabupaten Gresik tahun 2026 telah berjalan dengan baik. Terima kasih atas dedikasi dan partisipasi semua pihak,” ujar Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani.
Ia juga menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan di masing-masing kecamatan dan mendorong sinergi antara pemerintah kecamatan dengan pondok pesantren, sekolah, madrasah, dan madrasah diniyah dalam menyiapkan kafilah yang unggul. “Kami yakin para santri Gresik memiliki kemampuan luar biasa. Dengan pembinaan yang terarah dan berkelanjutan, kita optimistis mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” tegasnya.
Ia pun mengingatkan para juara untuk segera mempersiapkan diri menghadapi MTQ tingkat Provinsi Jawa Timur yang direncanakan digelar di Kabupaten Tulungagung. Ia berharap capaian di tingkat kabupaten menjadi modal penting untuk meraih prestasi di tingkat provinsi.
Sementara itu, Camat Bungah Muhammad Izul Muttaqin, menyampaikan rasa syukur atas capaian kafilahnya yang kembali meraih juara umum. Ia menyebut, keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif para kafilah, pembina, serta dukungan penuh masyarakat.
“Alhamdulillah kami sangat bersyukur dan bangga. Ini adalah hasil dari kerja keras para kafilah, pembina, serta dukungan masyarakat Kecamatan Bungah,” ujarnya. Ia menambahkan, prestasi ini menjadi yang ketiga secara berturut-turut setelah sebelumnya diraih pada MTQ di Sangkapura, serta saat Bungah menjadi tuan rumah.
Ke depan, pihaknya akan segera melakukan langkah strategis untuk menjaga performa para juara. Koordinasi akan dilakukan bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kecamatan Bungah dan seluruh pembina untuk memperkuat pembinaan serta melakukan verifikasi ulang peserta terbaik.
“Kami akan segera melakukan pembinaan lanjutan agar para juara bisa menjaga performanya. Termasuk membuka peluang bagi peserta lain yang berpotensi untuk dipersiapkan di tingkat provinsi,” jelasnya. Ia juga menegaskan kesiapan Bungah dalam menghadapi MTQ Jawa Timur di Tulungagung, sebagaimana pesan yang disampaikan Bupati Fandi Akhmad Yani agar kafilah tetap menjaga ritme, kemampuan, dan kualitas.
“Insyaallah kami siap menjaga performa dan mempersiapkan kafilah terbaik. Semoga Kabupaten Gresik kembali bisa meraih prestasi terbaik di tingkat provinsi,” pungkasnya. (yad)
GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mengambil langkah strategis untuk meningkatkan peluang pertumbuhan di tengah kondisi perlambatan. Dalam SIG FY25 (Audited) Results Call di Jakarta, 13 April 2026, Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra menyampaikan bahwa keputusan manajemen pada paruh kedua tahun 2025 untuk melakukan transformasi yang berfokus pada daya saing, menyasar peningkatan pangsa pasar dan penguatan profitabilitas, telah menunjukkan hasil positif.”
Transformasi bisnis sejak Juli 2025yang berfokus pada tiga strategi utama yaitu peningkatan pengelolaan pasar mikro, efisiensi biaya, serta optimalisasi produk turunan semen dan portofolio,terus membuahkan hasil positif.KinerjaPerusahaan meningkat secara konsisten, khususnya pada semester II tahun 2025 dengan momentum yang kuat pada kuartal IV tahun 2025,” kata Indrieffouny Indra.
Permintaan semen domestik 2025 yang mengalami kontraksi sebesar 1,5% yoy, turut berdampak pada penurunan penjualan domestik SIG. Namun begitu, SIG mampu menunjukkan kemampuannya untuk pulih lebih kuat. Sepanjang tahun 2025, SIG mencatatkan volume penjualan sebanyak 37,93 juta ton. Salah satu indikator perbaikan signifikan yaitu volume penjualan sebesar 10,47 juta ton pada kuartal IV tahun 2025 yang berkontribusi pada total volume penjualan yang tumbuh 1,1% yoy. Capaian ini membuktikan efektivitas strategi transformasi yang dijalankan SIG, khususnya di pasar-pasar utama dengan marjin tinggi.
Secara umum pada semester kedua 2025 sejak menjalankan strategi transformasi bisnis, SIG terus mengalami tren kenaikan penjualan dari kuartal III ke kuartal IV. Bahkan pada kuartal IV, volume penjualan semen kantong SIG tumbuh pesat sebesar 5,7% yoy, secara signifikan melampaui pasar yang hanya tumbuh 2% yoy.Di sisi lain, penjualan ekspor turut menjadi pilar penting dalam mendukung total volume SIG di tengah melemahnya permintaan domestik.
Volume ekspor meningkat secara signifikan sebesar 14,9% yoy hingga mencapai sekitar 6,4 juta ton.Tren positif terus berlanjut. Pada dua bulan pertama tahun 2026, SIG berhasil mencatatkan peningkatan penjualan domestik sebesar 9,7%, di mana pertumbuhan yang cukup signifikan terjadi di segmen semen kantong sebesar 14,6%.
Indrieffouny Indra menambahkan, capaian kinerja positif di pembuka tahun menjadi pijakan kokoh bagi SIG untuk melalui tahun 2026 dan memperkuat optimisme pada keberlanjutan strategi transformasi yang berfokus pada penguatan model bisnis semen,efisiensi biaya, percepatan pertumbuhan ekosistem bisnis derivatif dan solusi bangunan, serta peningkatan tata kelola dan sumber daya Perusahaan.
”Kami yakin bahwa SIG saat ini berada pada jalur yang tepat. Karena itu, kamiberkomitmen penuh untuk melanjutkan transformasi secara disiplin dan konsisten untuk menciptakan pertumbuhan berkelanjutan dan memberikan nilai kepada para pemegang saham dan pelanggan,” ujarIndrieffouny Indra. (yad)
GRESIK,1minute.id – “Sehat Diimulai dari Saya” adalah kampanye kesadaran diri untuk hidup sehat yang berfokus pada tindakan preventif individu. Pola hidup sehat ini, salah satunya dikampanyekan oleh Yayasan Jantung Indonesia (YJI) sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mencegah penyakit jantung sejak dini.
Hal itu dikemukakan oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif saat membuka “Wisata dan Seminar Olahraga Yang Baik dan Benar” Kolaborasi Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Kabupaten Gresik bersama YJI Kabupaten Sidoarjo di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Sabtu, 18 April 2026.
“YJI Sidoarjo sangat menginspirasi kita semua, maka dari itu, mari kita kampanyekan ke masyarakat secara luas. Penyakit jantung ini tidak semua dipahami orang, hal seperti ini akan membantu pemerintah dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ujar dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif.
Wabup Alif berharap, kegiatan ini menjadi energi positif untuk bersama sama meningkatkan gerakan masyarakat hidup sehat melalui aktifitas fisik dan pemeriksaan kesehatan secara berkala, dalam upaya pencegahan penyakit tidak menular. Ini adalah peningkatan prevalensi penyakit tidak menular seperti penyakit jantung, hipertensi dan diabetes melitus.
Dikatakan, Yayasan Jantung Indonesia memiliki peran penting untuk menggalakkan gaya hidup yang lebih sehat dan menjadi mitra pemerintah dalam mengkampanyekan kebiasaan hidup sehat melalui aktifitas fisik. “Saya berharap kegiatan ini dapat terus digalakkan dan disebarluaskan sehingga masyarakat dapat ikut berperan bersama untuk mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi tingginya,” tutur Alif yang juga Pembina Senam Jantung Sehat Kabupaten Gresik ini.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kesehatan jantung. Selain itu, dapat memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk terlibat secara aktif dalam kegiatan olahraga yang medukung kesehatan jantung, sambil memperluas wawasan tentang pentingnya hidup sehat.
“Saya berharap kolaborasi YJI Kabupaten Gresik dan YJI Sidoarjo dapat mengenalkan senam jantung kepada masyarakat. Dengan begitu upaya mencegah masyarakat terhindar dari penyakit jantung dapat dilakukan,” imbuhnya.
Di tempat sama, Sekretaris YJI Sidoarjo Suwignyo menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Gresik yang sudah menerima rombongan YJI Sidoarjo. Menurut dirinya, tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kebersamaan, kerukunan dan kekompakan selain itu untuk menggerakkan masyarakat hidup sehat.
“Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Sidoarjo menjalankan misi promotif dan preventif untuk pencegahan penyakit jantung dan pembuluh darah di masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan dengan membentuk Klub Jantung Sehat (KJS) Lokasi Desa se-Kabupaten Sidoarjo,” katanya.
Sebelum seminar, kegiatan gerakan senam jantung juga dilakukan YJI Kabupaten Gresik dan YJI Kabupaten Sidoarjo di halaman Kantor Bupati Gresik. Selain itu juga ada pemeriksaan kesehatan kesehatan Gratis yang diinisiasi Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik. (yad)