Nikah di Balai Nikah MPP, Bupati jadi Saksi, Jamin Ngaku Kemejer

GRESIK,1minute.id – Mal Pelayanan Publik (MPP) Pemkab Gresik dilaunching pada Rabu, 7 April 2021. Ada ratusan jenis pelayanan yang bisa dilayani dalam gedung tersebut. Antara lain, pendaftaran nikah oleh kantor urusan agama (KUA) Gresik.

Bahkan, di mal tersebut, disediakan balai nikah. Pasangan Jamin, 58, dan Siti Aisyah, 53, kali pertama menikmati akad nikah dalam gedung MMP dalam kompleks Kantor Bupati Gresik.

Istimewa lagi, akad nikah pasangan duda dan janda asal Desa Banjaragung, Kecamatan Balongpanggang, Gresik itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani sebagai saksi pernikahan itu. 

BUKU NIKAH : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyerahkan buku nikah kepada mempelai yang menikah di mal pelayanan publik Pemkab Gresik pada Rabu, 7 April 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Jamin memakai setelan jas, sarung dan kopiyah. Sedangkan, Siti Aisyah memakai baju muslim motif batik warna hijau dipadu jilbab warna kuning. Mereka terlihat serasi. Meski, akad nikah itu bukan kali pertama bagi Jamin dan Siti Aisyah.

Namun, Jamin, dalam pernikahan dengan mahar emas 2 gram itu terlihat nderedeg.”Kemejer (nderedeg),”kata Jamin usai akad nikah sambil tersenyum.

Selain Gus Yani-panggilan akrab-Fandi Akhmad Yani, pernikahan Jamin dan Siti Aisyah ini disaksikan langsung oleh Deputi Pelayanan Publik Kementerian PAN-RD Diah Natalisa, Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Fandi Akhmad Yani dan pejabat lainnya.

MEMPELAI : Jamin dan Siti Aisyah ketika menikah di mal pelayanan publik Pemkab Gresik pada Rabu, 7 April 2021( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

“Saya senang tapi grogi,”imbuh Jamin. Dalam pernikahan ini, pasangan Jamin dan Siti Aisyah langsung mendapatkan buku nikah. Selain itu, pasutri juga mendapatkan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) dengan status kawin.

Menurut Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Gresik Khusaini,  mempelai setelah mendaftar nikah kemudian mendaftar ke disdukcapil. Pendaftaran semuanya di MPP. “Akad Nikah selesai, pulang langsung bawa KTP,”ujar Khusaini. Keberadaan pelayanan satu atap setidaknya sudah dirasakan Jamin dan Siti Aisyah. (yad)

Nikah di Balai Nikah MPP, Bupati jadi Saksi, Jamin Ngaku Kemejer Selengkapnya

Bupati Berharap Kadispendik Beri Kado Terindah untuk Guru Honorer

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bertemu dengan perwakilan guru honorer dalam saturahmi dan Sarasehan Pendidikan Forkom GTK – PTK non K-2 se-Kabupaten Gresik pada Selasa, 6 April 2021.
Bupati memberi target kepada Dinas Pendidikan Gresik agar guru honorer di Gresik menerima surat keputusan (SK) pada tahun ini.

Menurut Gus Yani-panggilan akrab- Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, pertemuan dengan tenaga pendidik non ASN ini tidak hanya sekadar sarasehan biasa. Gus Yani berharap pertemuan di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati  ini, menghasilkan manfaat khusus bagi guru honorer.

Pertemuan ini adalah bagian dari rembuk akur mendengar harapan dari para guru honorer selama ini kurang mendapat perhatian. Dikatakannya, mulai dari program PPPK, insentif guru dan surat keputusan (SK) yang bisa digunakan oleh guru untuk bisa mendapatkan sertifikasi. 

“Sebelum kepala dinas pendidikan pensiun, saya minta untuk dilakukan kajian hukum sehingga guru honorer bisa mendapatkan sertifikasi,”kata Gus Yani. “Mudah-mudahan ini bisa terlaksana karena kesejahteraan guru merupakan tanggungjawab kami berdua,”imbuh mantan Ketua DPRD Gresik itu didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Kepala Dinas Pendidikan Gresik Mahin.

Gus Yani berharap kajian bisa cepat kelar sehingga bisa menjadi kado terindah bagi Kadispendik sebelum purna tugas. “Beri kado terindah untuk para guru honorer ini,”seloroh Gus Yani.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menambahkan, guru di sekolah negeri tidak bisa mendapat sertifikasi karena tidak pernah dapat SK dari Bupati.

“Selama ini tidak menyalahi aturan dan hukum yang berlaku, bupati siap menerbitkan SK bagi teman-teman yang menjadi honorer di sekolah negeri,”tegas Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah itu.

Guru honorer yang mendapat SK dari kepala daerah berhak mendapatkan tunjangan sertifikasi sebesar Rp 1,5 juta setiap bulan jika lolos program pendidikan dan pelatihan guru (PPG). Tunjangan sertifikasi ini bersumber dari APBN.

Ketua PGRI Gresik Arief Susanto mengakui pengabdian guru honorer tidak diragukan lagi. “Meskipun gaji dibawah rata-rata, tetap mengabdi,”terang Arief. (yad)

Bupati Berharap Kadispendik Beri Kado Terindah untuk Guru Honorer Selengkapnya

Bupati Gresik Prihatin, Ada Pemotongan 50 Persen Gaji Guru Honorer

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengaku prihatin mendengar pengakuan guru honorer yang dipotong gajinya oleh oknum. Bupati Fandi Akhmad Yani akan segera menindaklanjuti terkait adanya pemotongan ini.

Hal itu diungkapkan oleh Bupati seusai acara Silaturahmi dan Sarasehan Pendidikan Forkom GTK – PTK non K-2 se-Kabupaten Gresik di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Senin, 6 April 2021.

“Kami akan mengevaluasi, akan kami tindaklanjuti. Sangat memprihatinkan ketika hanya sedikit tambahan yang diberikan di tahun 2019 sebagai bentuk perhatian dari pemerintahan kok ada hal seperti itu,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Selasa, 6 April 2021.

Jika masih ada guru honorer yang mengalami potongan oleh oknum tidak bertanggungjawab, Gus Yani meminta warga agar tidak ragu melapor. Masyarakat tinggal melapor melalui aplikasi Gresikpedia yang menjadi sarana komunikasi masyarakat dengan pemerintah. 

“Bisa disampaikan langsung di Gresikpedia karena itu tekoneksi langsung ke dinas-dinas yang lain. Seperti Dinas Pendidikan, Dinas Sosial da lain sebagainya,”katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menambahkan pihak meminta klarifikasi kepada pihak kecamatan di Pulau Bawean. “Segera kami akan minta klarifikasi ke pihak Kecamatan,”kata Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah.

Syaiful Bachri, guru honorer di Kecamatan Sangkapura mengatakan, dirinya datang ke sini membawa satu misi dari teman-teman di Sangkapura, Pulau Bawean.

Misi itu adalah adanya pemotongan gaji yang diduga dilakukan oknum. Kenaikkan gaji dari Rp 500 ribu menjadi Rp 1 juta masih dipotong oleh oknum. “Saya tanya pada teman-teman di daratan (Gresik) tidak di potong,”katanya.

“Guru honorer di Pulau Bawean Kecamatan Sangkapura dan Tambak. Gaji Rp 500 ribu dipotong 50 persen, kadang saya menerima Rp 200 ribu kadang Rp 100 ribu,”ujarnya.

Sarasehan tersebut diikuti perwakilan guru honorer se-Kabupaten Gresik. Mereka berbincang langsung dengan Bupati dan Wakil Bupati bersama Kepala Dinas Pendidikan Mahin, Kepala BKD Gresik Nadlif dan Ketua PGRI Gresik Arief Susanto. 

Arief mengaku para guru honorer tidak perlu diragukan lagi pengabdiannya. “Meskipun gaji dibawah rata-rata tetap mengabdi,”kata Arief yang juga Kepala SMK PGRI Gresik itu. (yad)

Bupati Gresik Prihatin, Ada Pemotongan 50 Persen Gaji Guru Honorer Selengkapnya

Warga Gulomantung Tolak Pabrik Baru, Khawatir Polusi

GRESIK,1minute.id – Rencana pembangunan pabrik PT Indo Metal Recycle di Kelurahan Gulomantung, Kecamatan Kebomss, Gresik ditolak warga setempat. Penolakan warga terungkap dalam sosialisasi digelar pendapa kelurahan setempat pada Selasa, 6 April 2021.

Sosialisasi dihadiri Kapolsek Kebomas Kompol Yulianto, Danramil Kebomas Kapt Inf Pariono Sekretaris Kecamatan Kebomas Zainal Arifin dan Lurah Segoromadu Wiwit Indahyat serta tiga orang perwakilan perusahaan.

Dalam pertemuan itu, perwakilan perusahaan Rico Septiantono menegaskan perusahaan membeli aset dan bangunan perusahaan yang telah pailit. Rencananya akan kita gunakan proses produksi.

“Pabrik produksi logam dasar, tapi bukan besi. Tapi, pabrik peleburan kuningan dan perunggu,” ujar Rico didampingi manajer teknik PT Indo Metal Recycle Fathur Rohman. Pabrik peleburan kuningan dan tembaga, tambahnya, untuk pengembangan industri yang sudah berdiri di Pasuruan dan Nganjuk.

Pabrik sudah beroperasi selama 3 tahun. Bahkan hasil produknya sudah ekspor. “Selama ini aman-aman saja. Tidak ada polusi,”tegasnya. Sebab, kata Rico, pabrik yang akan berdiri ini menggunakan teknologi yang canggih. “Bagi manajemen semakin banyak waste akan semakin merugi,”tegas Rico.

Sementara itu,  Fuad, menegaskan masyarakat menolak pendirian pabrik baru itu. Sebab, warga khawatir operasional pabrik peleburan tembaga dan kuningan itu berpotensi memimbulkan persoalan lingkungan. “Polusi udara, suara dan air. “Tidak ada pabrik yang tidak memimbulkan polusi,”ujar Fuad.

Apalagi, pabrik peleburan tembaga dan kuningan itu berdiri di tengah-tengah permukiman warga. Ada sekitar seribu jiwa. “Sudah cukup polusi yang di hirup warga dari berdiri pabrik yang sudah ada selama ini. Kami menolak pendirian pabrik baru,”tegasnya.

Pabrik yang berjumlah puluhan disini sudah beroperasi puluhan tahun. Masyarakat seakan tidak pernah menikmati dari operasional pabrik tersebut. “Hanya menikmati polusi,”tegas Fuad.
Karena itulah, masyarakat menolak berdirinya pabrik baru itu. Apalagi, ada indikasi manajemen perusahaan tidak memiliki ikhtikad baik. Tidak pernah kulo nuwun

PT Indo Metal Recycle bakal berdiri bekas PT Bukit Baja Anugerah. Pabrik ini pailit sekitar Desember 2012. Pabrik itu kemudian pailit. Aset kemudian dibeli PT Indo Metal Recycle. Perusahaan anyar ini masih belum memiliki izin pemerintah. (yad)

Warga Gulomantung Tolak Pabrik Baru, Khawatir Polusi Selengkapnya

Putus Rantai Distribusi Hasil Pertanian, Pemkab Buka Pasar Mitra Tani

GRESIK,1minute.id – Petani di Kota Santri bisa menjual hasil panen olahan mereka. Dinas Pertanian resmi membuka Pasar Mitra Tani pada Selasa, 6 April 2021.

Wakil Bupati Aminatun Habibah yang meresmikan Pasar Mitra Tani yang berada belakang kantor Dinas Pertanian dalam Kompleks Kantor Bupati Gresik itu. 

Pasar Mitra Tani buka setiap hari, mulai pukul 08.00 hingga 15.00. Ada puluhan item hasil pertanian yang sudah diolah pasarkan. Mulai beras, sayur mayur, hingga makanan ringan. Karena proses distribusi lebih pendek, harga yang dijual juga lebih murah dibandingkan harga di pasaran.

Beras IR 64 medium diantaranya. Beras non poles ini dijual dengan harga Rp 43 ribu per 5 kilogram. “Enak, nasinya juga beraroma harum. Sebaiknya seluruh ASN yang ada di Komplek Pemkab Gresik ini membeli beras disini, karena sangat bagus,”kata Wabup Aminatun Habibah. 

Dia mengatakan, Pasar Mitra Tani dibuka karena pemerintah kabupaten (Pemkab) menginginkan petani bisa menikmati hasil produksi dengan harga sesuai harga pasar. 

“Memang program ini selain melaksanakan program Nawa Karsa Bupati Gresik yaitu Gresik agropolitan. Program ini juga bertujuan untuk stabilitas harga pangan dengan mengurangi disparitas harga,”kata Bu Min-sapaan akrab Wabup Gresik-Aminatun Habibah itu.

Menurutnya, beroperasinya pasar mitra tani, sebagai salah satu ikhtiar memperpendek distribusi, yang mulanya melalui 6 sampai 7 titik distribusi. Dengan program ini bisa menjadi hanya 2 sampai 3 titik distribusi. 

“Hal ini selain menguntungkan masyarakat, petani juga untung karena produksinya bisa dijual sesuai harga pasar,”kata Bu Min. Melihat produk pertanian Gresik yang bermutu baik ini, Bu Min menggagas selanjutnya produk tersebut bisa dipasarkan di beberapa supermarket di Gresik.

“Beberapa saat yang lalu, Bupati sudah menandatangani MoU dengan salah satu supermarket yang punya banyak gerai di Gresik. semoga nanti bisa kita laksanakan,” harampnya optimis.

Kepala Dinas pertanian Gresik Eko Anandito Putro menambahkan gelaran pasar murah berkualitas ini akan menjadi cikal bakal Pasar Mitra Tani/Toko Tani Gresik Centre.

“Pada kegiatan ini kami mengikutkan para petani program Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM) yang tersebar di delapan kecamatan di Gresik. Semoga upaya ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani,”harapnya. Selain gerai di belakang kantor Dinas Pertanian, dalam waktu dekat akan membuka gerai di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas.

“Nanti gerai lebih besar kami buka di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Kebomas di depan kantor KPU Gresik,”kata Eko. (yad)

Putus Rantai Distribusi Hasil Pertanian, Pemkab Buka Pasar Mitra Tani Selengkapnya

Ditinggal ke Malang, Rumah ASN Dibobol Maling Pilih Laptop dan Perhiasan daripada Emas Lantakan


GRESIK,1minute.id – Pekerjaan rumah polisi bertambah. Belum terungkap perampokan rumah Arie di Jalan Ikan Belanak, Kompleks Perumahan Bhakti Pertiwi (BP) Kulon, Kecamatan Gresik. 

Kini, giliran rumah Husni, aparatur sipil negara (ASN) di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo,  Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Gresik dibobol penjahat. Pelaku mencongkel jendela dan menggasak laptop dan perhiasan. Korban Husni baru mengetahui diacak-acak pencuri pada Minggu petang, 4 April 2021.

Menurut Ny Nipah, asisten rumah tangga Husni mengatakan, sejak Sabtu, 3 April 2021 rumah kosong. Husni dan keluarga pergi ke Malang untuk urusan keluarga. Rumah dalam kondisi kosong. “Kami nyampe rumah Minggu petang,”kata Nipah ditemui 1minute.id pada Senin, 5 April 2021.

Husni, baru mengetahui rumahnya dibobol maling ketika melihat isi kamar dalam kondisi acak-acakan. Seluruh isi dikeluarkan. Penjahat leluasa mengacak-acak isi rumah karena dalam kondisi kosong. Perhiasan, komputer jinjing yang ada di lemari kamar dibawa kabur. “Perhiasan milik anak yang dibawa kabur,”terang Nipah sambil menggendong anak Husni.

Setelah mengacak-acak isi rumah dan bagian lantai dua, penjahat kabur. ” Anehnya, emas lantakan tidak diambil. Mungkin pelaku anyaran,”terang Nipah.

Rumah Husni berada perkampungan padat penduduk. Namun, sejumlah tetangga Husni tidak mendengar aksi penjahat itu. Tetangga Husni baru ngeh setelah korban cerita kepada para tetangganya. 

Kapolsek Kebomas Kompol Yulianto melalui Kanitreskrim Polsek Kebomas Ipda Yoyok Mardi mengatakan, hingga Senin siang belum ada laporan warga rumahnya kemalingan. “Sampai hari ini (Senin,Red) belum ada laporan kejadian itu,”kata Yoyok dikonfirmasi selulernya pada Senin, 5 April 2021. (yad)

Ditinggal ke Malang, Rumah ASN Dibobol Maling Pilih Laptop dan Perhiasan daripada Emas Lantakan Selengkapnya

Hore…Pemkab Izinkan PTM Dimulai 19 April

GRESIK,1minute.id – Hore…! Pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik akhirnya memberikan izin pembelajaran tatap muka (PTM) di gelar di Gresik. Izin PTM diberikan setelah melakukan pengkajian perkembangan wabah coronavirus disease 2019 (Covid-19) menunjukkan tren mereda.

Status Kota Santri yang semula masuk zona merah berubah menjadi zona kuning. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, hasil rapat koordinasi dengan Satgas Covid-19, Dinas Pendidikan, Kementerian Agama (Kemenag) Gresik , Komisi IV DPRD Gresik di Ruang Graita Eka Praja lantai II Kantor Bupati semua sepakat dan menyetujui PTM bisa dilakukan di Gresik.

“Alhamdulillah semua menyetujui PTM diberlakukan,”kata Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah usai rakor pada Senin, 5 April 2021.

Bu Min menambahkan, berdasarkan hasil rapat, PTM disetujui digelar pada Senin, 19 April 2021 mendatang. “Secara prinsip, 98 sekolah di Gresik sudah siap,”kata Wabup perempuan pertama di Gresik itu.

Meski demikian, Bu Min mengingatkan PTM nanti lembaga pendidikan harus memenuhi syarat dan ketentuan sesuai Perbup 50/2020.
“Secara teknis, Dispendik dan Kemenag serta Satgas Covid-19 kecamatan yang mempersiapkan semuanya,”katanya.

“Terutama berapa sekolah yang siap melaksanakan PTM di masing-masing kecamatan,”sambungnya. Demi kelancaran PTM, kata Bu Min, nantinya akan melibatkan Dinas Kesehatan dan Polres Gresik untuk mengawasi protokol kesehatan (prokes). “Supaya PTM berjalan sesuai yang diharapkan,”pungkas Wabup perempuan pertama di Gresik tersebut.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dispendik Gresik Nur Maslichah mengatakan, sinyal lampu hijau tentu menggembirakan. “PTM akan dimulai 19 April 2021. Untuk detailnya kami masih harus berkoordinasi dengan sekolah,”ujarnya. (yad)

Hore…Pemkab Izinkan PTM Dimulai 19 April Selengkapnya

Matikan Aliran Listrik, Korban Dikalungi Clurit, Pelaku Kuras Aset

GRESIK,1minute.id – Kawanan perampok beraksi di rumah Arie di Jalan Ikan Belanak, Kompleks Perumahan Bhakti Pertiwi (BP) Kulon, Kecamatan Gresik.

Pelaku bersenjata tajam menyekap seluruh penghuni rumah. Ada dua orang yang disekap. Mereka adalah pasangan suami-istri. Mulut korban sumpal kain, mata ditutup kain jilbab. Sedangkan, kedua kaki dan tangan kedua korban diikat dengan tali rafia.

Pelaku diperkirakan berjumlah satu orang. Dugaan kuat, pelaku telah menggambar kondisi rumah korban sebelumnya. Modus operandi yang dilakukan penjahat ini mematikan miniature circuit breaker (MCB) listrik.

Informasi yang dihimpun, Sabtu, 3 April 2021 sekitar pukul 01.30, lampu rumah Arie tiba-tiba njeglek atau mati. Arie, yang pegawai negeri sipil (PNS) itu keluar rumah untuk menyalakan aliran listrik.

Listrik menyala Ari masuk rumah lagi. Baru  beberapa langkah menuju kamar, listrik kembali padam. Ari balik ke keluar rumah. Aliran listrik dirumah Arie njeglek tidak pernah terjadi. Baru kejadian Sabtu dini hari itu. Arie tidak pun tidak curiga.”Waktu akan menyalakan MCB listrik dikalungi clurit,”ujar seorang warga.

Pelaku mengancam akan menghabisi pemilik rumah itu. Arie pun gemetaran. Semua yang diminta penjahat diturutinya. Antara lain, menunjukkan tempat penyimpanan uang tunai Rp 7 juta, perhiasan, kunci dan STNK sepeda motor Honda Beat diserahkan kepada pelaku.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Kota Gresik AKP Inggit Prasetyanto dikonfirmasi membenaekan kejadian itu. Ia  mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan. “Kami upayakan lidik dan pendalaman. Doakan bisa terungkap dan tertangkap pelakunya,”kata AKP Inggit pada Minggu, 4 April 2021. (yad)

Matikan Aliran Listrik, Korban Dikalungi Clurit, Pelaku Kuras Aset Selengkapnya

Gelar Reses di Yosowilangun, Khoirul Huda, Disambati Jalan Macet, Sulit Cari Pekerjaan hingga Sengketa Lahan Makam

GRESIK,1minute.id – Ketua Komisi IV DPRD Gresik Khoirul Huda blusukan ke Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Gresik pada Sabtu malam, 3 April 2021. Kedatangan Sekretaris DPC PPP Gresik itu untuk melakukan penyerapan aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya itu.

Anggota Fraksi PPP DPRD Gresik ini ingin mengetahui aspirasi lapisan grassroot itu secara langsung. Dalam pertemuan agenda Reses masa sidang pertama pada 2021 ini, Huda mendapatkan banyak masukan dari konstituen di daerah pemilihan (Dapil) VIII yang meliputi kecamatan Sidayu, Bungah dan Manyar itu.

Di Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, misalnya. Masyarakat mengeluhkan tidak transparan pemerintahan desa setempat dalam penggunaan dana desa (DD) maupun alokasi dana desa (ADD).

Selain itu, lelaki murah senyum itu disambati jalan macet, kesulitan mencari kerja hingga sengketa tanah pemakaman. Anggota DPRD Gresik tiga periode itu terlihat begitu serius dan mencatat keluhan masyarakat itu.

Bagaimana tanggapan anggota legislator dari partai berlambang Kakbah itu? Khoirul Huda mengatakan, terkait tidak transparan pemerintah desa dalam penggunaan DD dan ADD, meminta pemerintah desa harus menyampaikan ke masyarakat melalui papan data di kantor desa.

“Sehingga, masyarakat bisa mengetahui program dan pengalokasi anggarannya,”kata Huda.
Terkait masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan pekerjaan, Sekretaris DPC PPP Gresik itu mengatakan DPRD lagi berproses membuat peraturan daerah (Perda) mengatur ketenagakerjaan di Gresik.

“Dan juga meminta dinas tenaga kerja menegur perusahaan agar menyampaikan lowongan kerja melalui Gresikpedia,”jelasnya. Bagaimana dengan kondisi jalan macet? Huda menjanjikan untuk segera berkoordinasi dengan dinas perhubungan (Dishub) Gresik.

“Kita segera koordinasi dengan Dishub, meminta pengaturan pengguna jalan khususnya jam kerja untuk kendaraan besar,”ujarnya. Berikutnya, tentang sengketa tanah pemakaman, Khoirul Huda mengatakan secepatnya melakukan koordinasi dengan dinas pertanahan Gresik. Jawaban itu membuat masyarakat terasa lega. (yad)

Gelar Reses di Yosowilangun, Khoirul Huda, Disambati Jalan Macet, Sulit Cari Pekerjaan hingga Sengketa Lahan Makam Selengkapnya

Kapolres dan Dandim Pimpinan Pengamanan, Paskah Aman dan Khidmat

GRESIK, 1minute.id – Minggu Paskah berjalan aman di Gresik. Pengamanan yang ketat membuat umat kristiani merasa nyaman saat beribadat. Misa Paskah berlangsung khidmat. Jemaat merasa aman dan nyaman menjalankan ritual Paskah karena TNI, Polri dan Pol PP melakukan pengamanan.

Pengamanan dan patroli di sekitar gereja maupun tempat ibadat yang tersebar di Gresik. 
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto yang memimpin langsung pengamanan perayaan Minggu Paskah ini.

AKBP Arief Fitrianto mengatakan pengamanan dilakukan di seluruh Gereja yang ada di Kota Gresik dengan tujuan yaitu mewujudkan rasa nyaman dan aman kepada umat nasrani yang sedang melaksanakan ibadah Paskah.

“Untuk antisipasi perayaan Paskah di gereja maupun rumah Ibadat merupakan kewajiban Polri sebagai pengayom dan pelindung masyarakat serta penegakan hukum, dengan langkah-langkah pencegahan dan meningkatkan kewaspadaan pada titik- titik rawan gangguan kamtibmas, tentunya selalu koordinasi dalam setiap kegiatan,”ungkap alumnus Akpol 2001 ini.

Kapolres Arief Fitrianto menambahkan, pengamanan Paskah ini dari jajaran Polres Gresik sebanyak 346 personel, ditambah dengan personel dari TNI dan Satpol PP. 

“Ratusan personel itu kami tempatkan di seluruh gereja dan tempat ibadat. Ada 36 gereja dan rumah ibadat,”terang AKBP Arief Fitrianto. Sesuai standar operasional prosedur pengamanan, jelas mantan Kapolres Ponorogo itu, satu jam sebelum pelaksanaan misa dilakukan sterilisasi.

Kemudian, melakukan himbauan kepada pengurus dan jemaat untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes) untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Alhamdulillah rangkaian peringatan Paskah di Gresik berlangsung aman. Semoga bisa menambah kepercayaan warga masyarakat kepada aparatur negara tepatnya Polri dan TNI dalam memberikan rasa aman terhadap umat beragama,”harap alumnus Akpol 2001. (yad)

Kapolres dan Dandim Pimpinan Pengamanan, Paskah Aman dan Khidmat Selengkapnya