Pasca Wadul Bupati, Pupuk Terdistribusi, Petani Semringah

GRESIK,1minute.id-  Ratusan petani di Desa Ngampel, Kecamatan Balongpanggang semringah. Pasalnya, mereka mendapatkan pupuk subsidi dari pemerintah. Pupuk subsidi, jenis NPK, Phonska dan Urea mulai datang pada Minggu, 28 Maret 2021.

Seakan tidak sabar menunggu untuk para petani itu langsung menebusnya sesuai dengan rencana definitif kebutuhan kelempok (RDKK). Sutikno, diantara salah satu petani yang gembira itu.

“Alhamdulillah, sudah ada pupuk. Tadi sore ini (Minggu,Red) sudah datang. Kami gembira akhirnya bisa mendapatkan pupuk. Mungkin karena kemarin kami bertemu Pak Bupati di rumah dinasnya jadi langsung lancar distribusi pupuknya,”kata Pengurus Gapoktan Desa Ngampel Sutikno pada Senin, 29 Maret 2021.

Sutikno menyatakan, sebelumnya para petani resah karena hingga masuk musim tanam kedua masih belum ada pupuk bersubsidi masuk ke desanya. Padahal petani sudah waktunya melakukan pemupukan pada komoditi padi.

Saking resahnya, pada Senin pekan lalu, 22 Maret 2021, para petani asal Kecamatan Benjeng dan Balongpanggang ini mengadukan permasalahan penyaluran pupuk bersubsidi ke Bupati Fandi Akhmad Yani di Pendopo Rumah Dinas Bupati Gresik.

Sutikno bercerita jika selama ini penebusan pupuk bersubsidi di desa-desa sangat sulit. Dan, terdapat administrasi yang berbelit. Bahkan, ia sempat ditolak oleh agen untuk mendapatkan pupuk hanya karena salah input data nomor induk kependudukan (NIK) yang dilakukan petugas.

“Saat itu waktu mau nebus, petugas yang bagi pupuk bilang katanya NIK salah input. Akhirnya saya waktu itu tidak jadi beli pupuk dan harus mengurus surat keterangan ke kepala desa,” ujar dia.

Sebenarnya, imbuh Sutikno, keinginan para petani tak muluk-muluk. Mereka hanya meminta adanya ketersediaan pupuk bersubsidi sehingga bisa digunakan petani hingga masa panen nanti. Sehingga, petani tidak waswas setiap membutuhkan pupuk.

“Birokrasi ruwet. Petani sudah masuk musim tanam kedua. Tapi, proses penebusan pupuk bersubsidi super sulit. Kami meminta pemerintah mengubah jalur distribusi pupuk subsidi lebih mudah, ketersediaan ada sehingga petani Gresik sejahtera,”harapnya. 

Dia menyatakan, kelompok tani di wilayahnya sebenarnya sudah teregister sesuai RDKK yaitu rencana kebutuhan sarana produksi pertanian dan alsintan untuk satu musim yang disusun berdasarkan musyawarah anggota kelompok tani.

“Namun saat penyaluran terkadang dipersulit. Padahal hanya hal administrasi, seharusnya ketika petani butuh ya pupuk ini sudah ready sehingga petani tidak waswas,”ungkapnya.

Usai disambati para petani, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berjanji akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait. Ia berjanji, ke depan distribusi pupuk akan lancar sebelum tiba musim tanam sehingga petani tak  waswas.

“Saya menerima perwakilan petani Gapoktan Balongpanggang dan Benjeng. Saya temui mereka di rumah dinas. Bapak-bapak petani ini mengeluhkan distribusi pupuk yang seringkali tersendat dan berakibat menyusahkan para petani dalam bertanam,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Dalam pertemuan itu, orang nomor satu di Kota Santri ini memberikan atensi lebih terhadap produktivitas pertanian salah satunya dengan memberikan kecukupan dan ketersediaan pupuk bersubsidi untuk petani.

“Insya Allah persoalan kecukupan pupuk para petani Gresik juga menjadi perhatian kami. Terima kasih ngge telah diberi saran dan masukan. Insya Allah kita selesaikan satu per satu,”katanya. (*)

Pasca Wadul Bupati, Pupuk Terdistribusi, Petani Semringah Selengkapnya

Petrokimia Gresik, Satgas Covid-19 BUMN di Jatim, Buka Layanan SVB Targetkan 5 Ribu Vaksin Sehari

GRESIK,1minute.id – Sentra Vaksinasi Bersama (SVB) BUMN untuk Wilayah Jawa Timur resmi dibuka oleh Menteri BUMN Erick Thohir di Kompleks Grand City Mall Surabaya pada Minggu, 28 Maret 2021.

Dengan dibukanya SVB Jatim, maka total sudah empat titik SVB BUMN di Indonesia. Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia sekaligus Koordinator Satgas Tanggap Covid-19 BUMN Jawa Timur.

Tiga SVB lainnya diselenggarakan di Istora Senayan, Jakarta ; Lapangan Tennis Indoor Jakarta; dan di Semarang.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan program SVB BUMN, sebagai komitmen  dukungan untuk mempercepat vaksinasi di kota besar. Kota yang jumlah penduduknya besar. Program ini didukung oleh Kementerian Kesehatan, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota, serta perusahaan BUMN yang ada di wilayah setempat.

Ia pun mendorong agar semua perusahaan BUMN menjadi pioner untuk melakukan vaksinasi kepada lansia di lingkungan BUMN dan juga masyarakat. Hal ini akan memacu sektor-sektor industri lain, baik swasta dan milik pemerintah dalam meningkatkan kepedulian akan kesehatan lansia di lingkungannya, serta untuk menumbuhkan produktivitas demi perbaikan pertumbuhan ekonomi di masa pandemi.

“Kami menargetkan Sentra Vaksinasi Bersama di Surabaya ini bisa melakukan vaksinasi 5.000 orang dalam sehari. Tapi kalau bisa lebih ya Alhamdulillah,”ujarnya.

Staf Khusus III Menteri BUMN sekaligus Ketua Satgas SVB BUMN Arya Sinulingga menambahkan saat ini vaksinasi untuk lansia masih sedikit. Kementerian BUMN menyiapkan SVB agar mereka mendapatkan tempat yang nyaman untuk vaksinasi. Demikian juga untuk pelayan publik bagi karyawan di BUMN.

“Ini merupakan tempat keempat. Berikutnya akan kita bangun di Banyumas dan Bandung. Dengan demikian akan semakin banyak lansia di Pulau Jawa yang mengikuti vaksinasi,”ujar Arya.

Ia mengatakan, vaksinasi merupakan quick wins untuk menyelamatkan Indonesia dari wabah Covid-19.  Akan tetapi, masyarakat harus menerapkan protokol kesehatan, karena memang obat dari Covid-19 belum ditemukan.

Sementara itu, Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo mengatakan SVB Jatim ini dibuka bagi lansia dan pelayan publik karyawan BUMN di Jatim. Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim memiliki jumlah lansia terbesar ketiga di Indonesia. 

Di awal 2021, terdapat sekitar 4,3 juta warga berusia 60 tahun ke atas di Jatim. Kota Surabaya sendiri menyumbang sekitar 265 ribu lansia. “Layanan SVB Jatim akan berlangsung selama 2 (dua) bulan hingga 28 Mei 2021. Tidak menutup kemungkinan akan diperpanjang sesuai kebijakan pemerintah,”ujar Dwi Satriyo.

Lebih lanjut Dwi Satriyo menjelaskan Satgas BUMN Jatim telah dibentuk sejak 17 Maret 2020 ini membawahi 14 Rumah sakit (RS) BUMN yang tersebar di 11 kabupaten/kota. Antara lain, Surabaya, Malang, Gresik, Jember, Banyuwangi, Probolinggo, Lumajang, Situbondo, Kalianget, Kediri, dan Mojokerto.

Satgas BUMN Jatim juga telah membentuk Posko Penanggulangan Covid-19 di 38 titik di seluruh Jatim. Total ada 14 BUMN yang berkantor pusat di Jatim dan 13 BUMN yang berkantor cabang di Jatim yang terlibat langsung dalam Satgas BUMN Jatim.

Sementara jumlah penyaluran bantuan mencapai Rp 34,88 miliar dengan sebaran 57 persen untuk alat kesehatan atau alat pelindung diri (APD), 25 persen untuk sembako, 10 persen untuk obat-obatan, dan 8 persen untuk bantuan lain.

Selain itu, Satgas BUMN Jatim juga telah melaksanakan Program Donor Plasma BUMN untuk Indonesia, dan hingga saat ini telah terdapat 124 pendonor dengan total volume plasma sekitar 49.600 cc.

“Kami siap mendukung pemerintah melalui program-program Kementerian BUMN dalam memerangi Covid-19. Semoga upaya ini dapat mempercepat Indonesia terbebas dari wabah ini,” tutup Dwi Satriyo. (*)

Petrokimia Gresik, Satgas Covid-19 BUMN di Jatim, Buka Layanan SVB Targetkan 5 Ribu Vaksin Sehari Selengkapnya

Integrasi Moda transportasi, Pemkab Fasilitasi Bus Penjemputan untuk Santri, Gratis

GRESIK,1minute.id – Santri asal Kota Santri  yang akan menikmati liburan sekolah di kampung halaman tidak ribet lagi. Sebab, pemerintah kabupaten akan menjemput para santri untuk pulang dari pondok pesantren (ponpes) masing-masing.

Penjemputan santri itu, bagian dari program integrasi moda transporasi untuk percepatan pembangunan ekonomi di Gresik daratan maupun kepulauan. Integrasi antarmoda di Gresik masuk dalam program 99 hati kerja, duet Bupati – Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah.

Kemudahan pelayanan itu kali pertama dinikmati 97 santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Sidogiri, Pasuruan pada Minggu, 28 Maret 2021.
Sebanyak 97 santriwati yang hendak liburan ke tanah kelahirannya di Pulau Bawean itu mendapatkan fasilitas penjemputan dari pondok pesantren (Ponpes) Sidogiri, Pasuruan menuju Pelabuhan Gresik gratis. Semula Dishub memberikan penjemputan untuk santri. Akan tetapi, para santri ini telah meneken kontrak penjemputan dengan trasporter lainnya.

Mereka dijemput dua armada bus oleh Dinas Perhubungan Gresik. Mereka tiba di Pelabuhan Gresik pada Minggu, 28 Maret 2021 sekitar pukul 06.00. Kedatangan santriwati itu disambut Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani dan Bu Min -panggilan-Aminatun Habibah.

Gus Yani memakai sarung, berkopiah dan memakai masker. Bu Min memakai busana muslim juga bermasker. Kedatangan dua pucuk pimpinan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik nyaris tidak dikenali petugas maupun calon penumpang kapal cepat, KM Express Bahari (EB) 8E.

Santriwati yang turun dari bus kemudian melakukan cuci tangan, dan menjalani pemeriksaan suhu badan dengan thermo gun. “Saya baru ngeh setelah dibisiki seorang,”cerita Kepala Bidang Angkutan Dishub Gresik Muhammad Amri pada Minggu, 28 Maret 2021.

Menurut Amri, program menjemput santri dan santriwati ketika hendak pulang kampung akan terus dilakukan. Amri memperkirakan ada sekitar 500-an santri dan santriwati asal Bawean yang sedang mondok di beberapa ponpes di Jawa Timur. 

“Ini bukan progran mudik. Karena program mudik kami belum dapat izin dari pusat dan provinsi,”kata mantan Kasi Kepelabuhan Dishub Gresik itu. Program menjemput santri bagian dari mempermudah pelayanan kepada masyarakatan.

“Tadi pak Bupati ( Fandi Akhmad Yani,Red) menyebut program integrasi antarmoda di Gresik untuk percepatan ekonomi dan pembangunan,”terang Amri.

Untuk diketahui, program 99 hari kerja Nawa Karsa, duet Gus Yani dan Bu Min terdapat Gresik Mapan dan Gresik Seger. Gresik Mapan, inisiasi sistem transportasi terpadu. Sedangkan, Gresik Seger, subsidi angkutan  penyeberangan  Bawean, subsidi seluruh masyarakat miskin dan pelajar. Dua program itu dalam waktu dekat akan dilaunching. 

Puluhan satriwati yang dijemput oleh Dishub Gresik itu kemudian di falitasi untuk pembelian tiket kapal. Mereka dan penumpang lainnya, kemudian di lepas oleh Gus Yani dan Bu Min menuju Pulau Bawean. Untuk saat ini, dua  transportasi laut menuju Pulau Bawean.

Dua kapal itu adalah KM EB 8E dan KMP Gili Iyang. Gili Iyang, kapal penumpang dan barang. 
Untuk KM EB 8E berangkat dua kali sepekan yakni Minggu dan Kamis. “Tapi, bila kondisi penumpang menumpuk jadwal KM EB 8E bisa ditambah,”kata Amri. (*)

Integrasi Moda transportasi, Pemkab Fasilitasi Bus Penjemputan untuk Santri, Gratis Selengkapnya

Suasana Malam di Kawasan Pucem, Seakan Tidak ada Kekhawatiran Tanah Longsor

GRESIK,1minute.id – Kawasan Putri Cempo (Pucem) masih cukup ramai pada Sabtu malam, 27 Maret 2021. Puluhan kafe, warung kopi berlomba menarik konsumen. Selain, suasana malam Gresik. Ada juga menyuguhkan live musik.

Kawasan di Jalan Awikoen Tirta, Desa Ngargosari, Kecamatan Kebomas, Gresik inj seakan tidak pernah sepi pengunjung. Apalagi, Sabtu malam. Pengunjung tumblek-blek.

Pengunjung riuh. Kafe-kafe disesaki pengunjung. Terutama bertingkat bisa melihat suaana Gresik penuh warna. Area parkir juga penuh. Roda dua dan empat di bahu jalan, kanan dan kiri.

Kawasan Bukit Pucem menjadi sentra kafe di Gresik. Sayangnya, geliat ekonomi di kawasan yang dulu sebagai lokasi satu wisata religi ke Makam Putri Cempo dan Sayyid Abdurahman, Paman Sunan Giri diduga belum berdampak pendapatan asli daerah (PAD) Gresik.

GEMERLAP : Sejumlah kafe yang berdiri di kawasan Pucem di Jalan Awikoen Tirta, Desa Ngargosari, Kecamatan Kebomas, Gresik pada Sabtu malam, 27 Maret 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Bahkan, ada sebagian masyarakat mengaitkan tanah longsor di kawasan itu diduga maraknya pembangunan kafe di kawasan itu. Apalagi, proses pendirian bangunannya ditengarai tidak melalui prosedur. Indikatornya, mayoritas bangunan di kawasan belum mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB).

Anehnya, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Gresik mulai bergerak melakukan pendataan psscabupati Gresik Fandi Akhmad Yani inspeksi mendadak (sidak) tanah longsor di kawasan Pucem pada awal Maret 2021.

Padahal, puluhan bangunan itu sudah berdiri tahunan. Sayangnya, Kepala DPM-PTSP Gresik Mulyanto tidak bisa dikonfirmasi. Konfirmasi yang kirim 1minute.id melalui pesan WhatApps sudah centang dua. Tapi, tidak dibalas. 

Terpisah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gresik Abu Hasan dikonfirmasi membenarkan bila bangunan kafe maupun warung kopi di kawasan Pucem tidak ber-IMB. Abu Hasan mengatakan, pihak sudah memanggil 22 pemilik bangunan kafe yang berdiri di kawasan Pucem itu. Tapi, yang datang waktu 16 orang. “Hampir semua kafe di Pucem belum memiliki IMB,”kata Abu Hasan.

SUASANA MALAM : Salah satu sudut pemandangan Kota Gresik dari salah satu kafe di kawasan Bukit Putri Cempo pada Sabtu malam, 27 Maret 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Akan tetapi, kata mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik, menutup kafe secara paksa dianggap bukan solutif.  Abu Hasan, mengusulkan untuk rembugan bareng bersama OPD lainnya yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) , DPM-PTSP dan Dishub Gresik untuk mensikapi berdiri kafe di Pucem itu.

Sebab, kondisi kawasan Pucem yang longsor sangat mengkhawatirkan. Bahkan, satu bangunan kafe tiga lantai telah di bongkar sendiri oleh pemiliknya. Ada tiga usulan yang diusung kepala organisasi penegak peraturan daerah itu.

Yakni, pertama melarang mendirikan bangunan bertingkat. Kedua, membatasi mobil masuk kawasan Pucem. Dan, ketiga membatasi jam operasional kafe. “Dalam kondisi rawan longsor, operasional jam malam harus dibatasi untuk antisipasi bencana yang tidak diinginkan,”kata Abu Hasan. 

Terpisah, Asisten Adiministrasi Perekonomian dan Pembangunan Setkab Gresik Ida Lailatussa’diyah membenarkan kafe di Pucem tidak ber-IMB. “Sat Pol PP sudah memanggil para pemiliknya. Tapi, tidak semuanya hadir,”kata Ida Lailatussa’diyah di Pemkab Gresik pada Selasa lalu, 23 Maret 2021. (*)

Suasana Malam di Kawasan Pucem, Seakan Tidak ada Kekhawatiran Tanah Longsor Selengkapnya

Lockdown atau Tidak Mudik ke Bawean, Dishub Tunggu Juknis

GRESIK,1minute.id – Pemerintah resmi melarang mudik lebaran 2021. Kondisi pagebluk coronavirus disease 2019 ( Covid-19) belum berakhir. Mudik lebaran dikhawatirkan menjadi klaster baru. Lebaran di rumah saja. 

Bagaimana dengan transportasi laut menuju Pulau Bawean? Pada tahun lalu, transportasi laut berjarak 80 mil laut ditutup. Ada dua momentun yang paling ditunggu masyarakat untuk pulang kampung. Dua momentum adalah Maulid Nabi Muhammad SAW dan Idul Fitri.

Lebaran Idul Fitri, transportasi laut cukup sibuk melayani pemudik lebaran. Kepala Dinas Perhubungan Gresik Nanang Setiswan mengatakan pihak mengetahui adanya kebijakan melarang mudik lebaran 2021.

Larang mudik itu untuk seluruh ASN, TNI, Polri, BUMN, karyawan swasta maupun pekerja mandiri, dan juga seluruh masyarakat mulai 6-17 Mei 2021. “Detail surat dan juknisnya, saya belum dapat,”kata Nanang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Sabtu, 27 Maret 2021. 

Untuk diketahui tahun lalu, pemerintah melakukan penutupan moda transportasi penumpang ke pulau Bawean. Transportasi laut maupun udara. Namun, pemerintah tetap memperbolehkan kapal logistik.

Kapal logistik yang melayani Gresik-Bawean adalah KMP Gili Iyang. Kapal jenir Ro-Ro mengangkut barang dan penumpang. Selama lockdown tahun lalu, hanya mengangkut logistik untuk keperluan masyarakat di Pulau Putri -sebutan lain-Pulau Bawean. (*)

Lockdown atau Tidak Mudik ke Bawean, Dishub Tunggu Juknis Selengkapnya

Mensos Risma dan Bupati Gresik Bahas Penuntasan DTKS

GRESIK, 1minute.id – Menteri Sosial Tri Rismaharini bertemu Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di rumah dinas di Jalan KH Wachid Hasyim pada Sabtu, 27 Maret 2021. Pertemuan non formal di hari libur ini membahas tentang Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Gresik.

Mensos Risma mengatakan ada tiga poin yang dibahas selama satu jam pertemuan tersebut. Pertama, kedatangannya untuk evaluasi DTKS di Gresik yang masih 67 persen. 

“Saya minta hari ini selesai 100 persen, kami bisa bantu masyarakat full 100 persen,” kata dia. Kedua, mempersilahkan jika ada penambahan data usulan, dan akan diberikan bantuan sosial dari kementrian.

“Ketiga, pemberdayaan masyarakat akan dipetakan pak Bupati dengan jajarannya untuk apa-apa saja yang bisa kami bantu untuk pemberdayaan,” terang mantan Wali Kota Surabaya itu.

Risma menegaskan DTKS harus padan dengan data kependudukan. Menurut mantan Walikota Surabaya ini, pemadanan data memang membutuhkan waktu yang lama. Jika sampai Sabtu  malam ini belum selesai 100 persen, Risma akan menerjunkan tim ke Gresik untuk ikut membantu.

“Terakhir nanti malam jam 23.00, kalau besok saya lihat masih kurang, nanti akan saya kirim orang untuk kesini membantu untuk memadankan,”kata dia.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyebut luar biasa perhatian dari Menteri Sosial datang ke Gresik di akhir pekan. Menyempatkan diri datang ke Gresik untuk bertemu membahas DTKS.

“Mengingatkan kembali DTKS kita masih 67 persen, ada kepedulian luar biasa. Kabupaten Gresik yang menjadi perhatian, kami memang harus maksimal agar persoalan-persoalan di Gresik ini bisa teratasi,”katanya. (*)

Mensos Risma dan Bupati Gresik Bahas Penuntasan DTKS Selengkapnya

SIG Bekali UMKM Cara Berjualan Menggunakan Platform Digital


GRESIK,1minute.id – Puluhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berjualan di Pujasera Wisma A Yani, Gresik menjalani pelatihan.

Pelatihan untuk meningkatkan UMKM itu digelar PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui program SIG-Mandiri bekerjasama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Gresik.

Selama 3 hari, mulai Senin hingga Rabu, 21-23 Maret 2021 mendapatkan pelatihan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di Warung Legend, Gresik.

Pelatihan meliputi tatacara pelayanan kepada pelanggan, pengemasan produk, pembukuan sederhana, pengelolaan keuangan, pemantapan rohani serta cara berjualan dengan menggunakan platform digital.

General Manager of CSR SIG Edy Saraya mengatakan peningkatan SDM bagi UMKM ini sangat penting. Sebab, saat ini teknologi terus berkembang, sehingga UMKM harus ikut berinovasi dengan memanfaatkan perkembangan teknologi.

UMKM binaan SIG juga diharapkan dapat terus berinovasi, mulai dalam hal pelayanan, kemasan, tempat dan penyajiannya. “Para pelaku UMKM dilatih untuk bisa menembus ke pasar modern, kemudian go digital, sehingga mampu menangkap peluang penjualan yang lebih luas,”kata Edy Saraya.

Selain memberikan pelatihan, SIG juga melakukan renovasi lokasi penjualan di Pujasera Wisma A. Yani menjadi tempat yang kekinian. Harapannya, dengan penataan ini, bisa meningkatkan kenyamanan bagi pelanggan dan meningkatkan jumlah pengunjung, sehingga dapat menambah pendapatan bagi UMKM.

“Kami ingin pujasera ini menjadi ikon kuliner Kota Gresik, disini pembeli dapat makan maupun bertemu dengan kolega dengan suasana yang nyaman,”imbuh Edy Saraya.

Pelatihan peningkatan SDM untuk UMKM ini disambut baik oleh pedagang. Salah satunya, Siti Mariyani, pemilik usaha warung pecel. “Pelatihan ini dapat menambah wawasan bagi saya dan teman-teman, terutama untuk cara berjualan secara online. Semoga pelanggan kami dapat bertambah sehingga dapat menambah pendapatan,”ujarnya. (*)

SIG Bekali UMKM Cara Berjualan Menggunakan Platform Digital Selengkapnya

Gresik Mapan, Gratiskan Perahu Penyeberangan ke Gili Noko, Surga Tersembunyi

GRESIK,1minute.id – Keindahan Pulau Gili Noko di Pulau Bawean sudah begitu kesehor. Pantainya berpasir putih. Biota lautnya ciamik bagi penggemar snorkeling. Para traveler akan semakin dimanjakan bila ke pulau berjuluk “Surga Tersembunyi” itu. 

Pasalnya, duet Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah akan menggratiskan perahu penyeberangan ke Surga Tersembunyi di Pulau Putri-julukan lain-Pulau Bawean itu. Gili Noko, masuk dalam program 99 hari kerjanya. Langkah awal menuju Gresik Mapan. Dimulai dengan launching perahu penyeberangan gratis ke Pulau Gili Noko pada April 2021.

BENING : Air laut yang jernih biota laut dinikmati wisatawan dengan mata telanjang ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Program ini merupakan salah satu rintisan sistem transportasi Gresik Terpadu. Langkah awal menuju Gresik Mapan. Program ini merupakan salah satu rintisan sistem transportasi Gresik Terpadu. 

Kepala Dinas Perhubungan Gresik Nanang Setiawan mengatakan, wisatawan hendak Gili Noko harus menyeberangi lautan dengan perahu berkapasitas diatas 20 – 30 orang. Untuk penyeberangan selama 45 menit, kata Nanang, wisatawan harus merogoh kocek sewa perahu penyeberangan antara Rp 350 ribu hingga Rp 400 ribu pergi-pulang (PP).

HAMPARAN PASIR PUTIH menambah elok Gili Noko di Pulau Bawean (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

“Kapal penyeberangan Gili Noko akan digratiskan mulai April nanti,”kata Nanang pada Jumat, 26 Maret 2021. 

Pulau dan Pantai Gili Noko terletak di sebelah barat Pulau Gili itu sendiri. Pantai ini menyerupai sebuah pulau kecil di tengah-tengah laut dengan hamparan pasir putih nan indah.

Sama halnya Pulau Noko Selayar, Pulau Noko Gili berupa hamparan pasir putih yang membentang sekitar 600 meter dengan lebar 25 meter. Letaknya bersebelahan dengan Pulau Gili Timur.

Akses menuju Gili Noko dapat menggunakan perahu jika air pasang dan berjalan dari Pulau Gili jika air surut. Menyusuri hamparan pasir putih yang mempesona. Saking jernihnya air wisatawan juga bisa melihat biota laut dengan mata telanjang. (*)

Gresik Mapan, Gratiskan Perahu Penyeberangan ke Gili Noko, Surga Tersembunyi Selengkapnya

DPUTR Gresik Anggarkan Rp 450 Juta untuk Kerukupi Longsor Pucem

GRESIK,1minute.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik bakal ngerukupi tanah longsor di kawasan Bukit Cempo dengan geomembran. Geomembran adalah lembaran plastik berbahan baku HDPE/LLDPE/PVC, dll. Geomembran ini memiliki karakteristik kedap terhadap cairan dan ringan.

Untuk menutupi tanah longsor itu, DPUTR Gresik mengusulkan anggaran kedaruratan sebesar Rp 450 jutaan. 

Kepala DPUTR Gresik Gunawan Setiaji mengatakan, untuk meminimalisir longsor semakin parah akan dilakukan penanganan secara darurat. “Anggaran diambilkan dari dana kedaruratan,”ujar Gunawan dikonfirmasi telepon genggamnya pada Jumat, 26 Maret 2021. 

Karena penanganan secara kedaruratan, tambahnya, tanah yang longsor itu akan ditutupi sejenis plastik, Geomembran. Ukurannya, panjang 60 meter, lebar 20 meter dan tinggi 10 meter.  “Geomembran, ini tahan panas dan air sehingga harganya cukup mahal,”katanya. 

Dengan menggerukupi tanah longsor itu, diharapkan, air hujan tidak bisa menerobos masuk ke dinding bukit dengan tanah kapur. “Sebab, kalau masih air masuk akan mengakibatkan longsor semakin parah. Saat ini, tambahnya, masih menunggu pencairan anggaran itu. Anggaran berasal dari Badan Pendapatan, pengelolaan keuangan dan aset daerah (PPKAD) Gresik.

“Setelah anggaran cair, kamj akan belanjakan agar longsor tidak semakin parah,”ujarnya. Selain membahas ancaman longsor yang dikhawatirkan semakin parah. Rapat itu, membahas relokasi keluarga juru kunci Putri Cempo.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman mengatakan, kondisi rumah keluarga juru kunci Putri Cempo sangat mengkhatirkan. Keluarga mereka berjumlah sekitar empat orang telah diungsikan ditempat lebih aman. “Saya mengusulkan untuk relokasi mereka,”kata Washil.

Dalam pantauan 1minute.id longsor bukit kapur di Kawasan Putri Cempo semakin parah. Akses jalan alternatif dari Kelurahan Gending-Desa Ngargosari terputus. Sejumlah bangunan terancam longsor. Antara lain, bagian dapur rumah juri kunci Makam Putri Cempo. Tugu gerbang masuk makam Sayyid Abdurrahman, Paman Sunan Giri dan sebagian bangunan Liminous Cafe rontok karena tanah longsor.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika berkunjung ke rumah Musa’adah pada Rabu, 3 Maret 2021 merasa khawatir terkait kondisi rumah Musa’adah itu. Bupati Gresik milinial itu telah meminta keluarga Musa’adah untuk mau pindah rumah. Pasalnya, kondisi rumah mengkhawatirkan. Pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik telah menyediakan rumah sebagai tempat pengungsian sementara. (*)

DPUTR Gresik Anggarkan Rp 450 Juta untuk Kerukupi Longsor Pucem Selengkapnya

Temukan Gua Manten di Kawasan Pucem

GRESIK,1minute.id – Upaya penanganan tanah longsor di kawasan Putri Cempo (Pucem)  menjadi perhatian serius pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik.

Sebab, tanah longsor yang menjadi jalan alternatif menuju Pesarehan Sayyid Abdurahman, Paman Sunan Giri dan Putri Cempo berpotensi semakin parah. Bila tidak segera tertangani bisa mengancam keberadaan makam Sayyid Abdurahman, salah situs sejarah itu.

Nah di tengah upaya menuntaskan tanah longsor itu, musyawarah pimpinan kecamatan melakukan blusukan di kawasan tersebut. Dalam gerilya itu, petugas gabungan dari trantib, koramil dan polsek Kebomas menemukan sebuah gua. Sejumlah warga setempat menyebut “Gua Manten”.

Alas lantai ditemukan petugas gabungan ketika melakukan penyisiran kawasan Putri Cempo di Kecamatan Kebomas, Gresik ( foto : ist )

Sekretaris Kecamatan Kebomas Zainul Arifin dikonfirmasi membenarkan adanya temuan Gua Manten di Kawasan Pucem itu. “Waktu itu, ada seorang pertapa. Sudah kami minta untuk pulang,”ujar Zainul dikonfirmasi selulernya pada Jumat, 26 Maret 2021.

Sebab, kondisi Pucem mengkhawatirkan. Selain itu, muspika khawatir Gua itu menjadi tempat persembunyian orang. “Pelaku terorisme, diantaranya,”katanya. Gua Manten ini cukup besar. Bisa untuk 3 – 5 orang. Di tempat itu terdapat alas lantai. (*)

Temukan Gua Manten di Kawasan Pucem Selengkapnya