Pagi Lapor Polisi, Sore Pelaku Curanmor Dibekuk di Sleman, Jogjakarta 

GRESIK,1minute.id – Polsek Driyorejo meringkus pemuda berinisial MPW, 18, di wilayah Sleman, Jogjakarta. Pemuda asal Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik itu diburu polisi karena diduga pelaku pencurian kendaraan bermotor alias Curanmor.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Maheni melalui Kapolsek Driyorejo, Kompol Musihram, membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengatakan bahwa penangkapan dilakukan berkat hasil koordinasi dan kerja cepat tim Buser Polsek Driyorejo dengan bantuan Resmob Opsnal Polres Gresik dan Polsek Kalasan, Polresta Sleman.

“Setelah menerima laporan dari warga, kami segera melakukan penyelidikan di lokasi dan mengumpulkan keterangan saksi serta rekaman CCTV. Dari hasil tersebut, tim kami berhasil melacak keberadaan pelaku hingga ke wilayah Sleman, Jogyakarta,” jelas Kompol Musihram.

Peristiwa pencurian terjadi pada Selasa, 1 Juli 2025 sekitar pukul 02.00 WIB di kawasan Perumahan Sumput Asri, Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo. Korban memarkirkan motor Honda Scoopy miliknya di teras rumah usai pulang kerja pada Senin sore, 30 Juni 2025. Korban baru menyadari motornya hilang usai salat subuh. Setelah berkoordinasi dengan ketua RT dan memeriksa CCTV, korban segera melapor ke Polsek Driyorejo.

Dari hasil penyelidikan, petugas mencium keberadaan pelaku yang diketahui melarikan diri ke wilayah Jogyakarta. Pelaku berhasil diamankan pada Selasa sore, 1 Juli 2025. Pelaku sempat mengalami kecelakaan dua kali selama dalam pelarian, masing-masing di wilayah Druwo Parangtritis dan Solo dekat Bandara Adi Sumarmo, Colomadu, Karanganyar.

Saat ditangkap, pelaku mengakui perbuatannya. Dari tangan pelaku, diamankan barang bukti berupa,1 unit sepeda motor Honda Scoopy No. Pol S 2603 VN warna hitam, 1 buah STNK dan kunci remot, 1 buah sarung biru, 1 buah baju warna pink, 1 buah celana pendek hitam, 1 buah peci hitam, 1 buah sandal. Kini pelaku meringkuk di ruang tahanan Polsek Driyorejo dan dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Kapolsek Driyorejo mengapresiasi kerja keras tim Buser serta peran aktif masyarakat yang cepat melaporkan kejadian tersebut. “Kami imbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak meninggalkan kunci kendaraan di tempat yang mudah dijangkau,” tutupnya. (yad)

Pagi Lapor Polisi, Sore Pelaku Curanmor Dibekuk di Sleman, Jogjakarta  Selengkapnya

Kali Pertama Berlaga di Porprov Jatim, 4 Atlet Ski Air Gresik Rebut 5 Medali

GRESIK,1minute.id – Raihan medali emas kontingen Gresik di Pekan Olahraga Provinsi IX Jawa Timur di Malang Raya 2025 bertambah. Kali ini, sebanyak 5 medali (3 emas dan 2 perak) disumbang oleh para atlet di cabang olahraga (cabor) Ski Air.

Cabor Ski Air, kali pertama kali pertama diikuti oleh kontingen Gresik. Pengurus Ski Air Gresik Yunita Budi Priyanti mengaku bangga dengan daya juang atletnya. Dirinya, mengaku sudah mengetahui penuh kemampuan atletnya, karena sebelumnya mereka latihan dengan porsi maksimal untuk mempersiapkan Porprov kali ini.

“Alhamdulillah berkat motivasi dan semangat juang tersebut, anak anak mampu menunjukkan prestasi terbaiknya,” ujarnya kepada wartawan pada Jumat, 4 Juli 2025. Menurut Yunita, ini merupakan kali pertama pengkab Persatuan Ski Air Seluruh Indonesia (PSASI) Gresik ikut serta dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi, namun sudah membuahkan hasil maksimal. “Meski baru pertama kali ikut Porprov, kita bisa tunjukkan kita mampu tembus di peringkat dua dibawah kota Surabaya,” pungkasnya. 

Prestasi ini, tidak membuat cabor Ski Air berpuas diri. Yunita berharap terus mendapatkan support dari KONI Gresik, agar bisa memberikan prestasi lebih baik lagi untuk kontingen Gresik dalam Porprov selanjutnya. “Kami butuh support, untuk pembinaan agar atlet kami bisa lebih semangat meraih prestasi untuk Gresik,” pungkasnya.

Sementara itu, Masruron, koordinator kontingen Gresik wilayah Kabupaten Malang memberikan apresiasi kepada para atlet dan pelatih yang terus berjuang keras di medan laga, mengharumkan nama Kabupaten Gresik di ajang olahraga. “Terima kasih para atlet, termasuk cabor baru yang sudah kerja keras hingga menyumbangkan medali untuk Gresik,” ujar Ruron, sapaan akrabnya.

Masruron mengapresiasi kerja keras cabor Ski Air, meski hanya berbekal 4 atlet yang diberangkatkan, namun mampu menyumbang 16 poin. “Ini kontribusi yang luar biasa, sehingga patut mendapat apresiasi dan diusulkan peningkatan bantuan uang pembinaan, sehingga ke depan bisa menjadi cabor andalan kabupaten Gresik,” katanya.

Berikut nama atlet Ski Air yang berhasil menyumbang 3 emas dan 2 perak ketika berlaga di Bendungan Karangkates,  Kabupaten Malang ; 

1 Emas Open Men Overall atas nama : Muhammad Aldo Syahputra

1 Emas Overall Team atas Nama : M. Aldo Syahputra ; M. Fajar Tarzacky R. ; Salsabila Widya Agas P. dan Kayla Sabrina M.

1 Emas Wakeboard team atas nama : M. Aldo Syahputra ; M. Fajar Tarzacky R. ; Salsabila Widya Agas P. dan Kayla Sabrina M.

1 Perak Open Men Overall atas nama : M. Fajar Tarzacky R.

1 Perak Open Woman Overall atas Nama : Salsabila Widya Agas P. (yad)

Kali Pertama Berlaga di Porprov Jatim, 4 Atlet Ski Air Gresik Rebut 5 Medali Selengkapnya

Tekuk Surabaya, Voli Putri Gresik Raih Emas Porprov IX Jatim 

MALANG,1minute.id – Tim voli putri Gresik menambah raihan medali emas bagi kontingen Gresik di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025. Laga final voli putri Gresik versus Kota Surabaya digelar di GOR Ken Arok, Malang pada Kamis, 3 Juli 2025. 

Laga final voli disaksikan langsung oleh Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf. Fadly Subur Karamaha, Wakapolres Gresik Kompol Danu Anindhito Kuncoro Putro, serta Sekretaris PBVSI Gresik Aiptu Andrian Susanto, 

Pertandingan berjalan dramatis dan penuh ketegangan sejak set pertama. Surabaya berhasil mengamankan set pertama dengan skor 25-21. Namun, Gresik bangkit di set kedua dan ketiga, merebut kemenangan dengan skor 25-22 dan 25-19. Surabaya sempat memperpanjang napas dengan merebut set keempat 25-18, memaksa pertandingan dilanjutkan ke set penentu. 

Di set kelima yang penuh tekanan, tim voli putri  Gresik menunjukkan mental juara dan berhasil menutup pertandingan dengan skor 15-8, sekaligus memastikan medali emas untuk kontingen Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, yang juga menjabat sebagai PBVSI Gresik, menyampaikan kebanggaannya atas raihan ini. “Alhamdulillah dengan bangga kami beserta Forkopimda baru saja menonton final voli putri dan kita mendapat emas,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa sebelumnya, cabor drumband , binaan dari Polres Gresik di juga berhasil memperoleh emas. 

“Drumband dengan total saat ini kita mendapat 7 emas, 3 perak, dan 1 perunggu. Jadi pesan buat pemuda-pemuda Gresik, jangan lupa berusaha dan bekerja keras. Kejarlah impian kalian dan buktikan kita bisa merebut emas. Sukses selalu pemuda-pemudi Gresik,” alumnus Akpol 2006 itu. 

Senada dengan Kapolres, Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani juga mengungkapkan rasa syukurnya. “Alhamdulillah pada hari ini sore hari kami bersama Forkopimda berada di Malang menyaksikan final voli putri. Pada saat ini Gresik sudah urutan ke-6 dari Porprov IX di Jawa Timur, semoga terus naik dan kita lebih berprestasi dari tahun yang lalu,” kata Gus Yani, sapaan akrab Fandi Akhmad Yani pada Kamis, 3 Juli 2025. Ia berharap perolehan ini akan menambah jumlah poin dan medali emas Gresik di ajang Porprov IX Jatim. 

Sementara itu, mengutip laman konijawatimur.co, Kota Surabaya berada diposisi pertama dengan perolehan 150 medali emas ; 90 medali perak dan 100 medali perunggu dengan total poin 892. Kontingen Kabupaten Gresik nangkring di posisi keenam dengan raihan 29 emas ; 23 perak ; dan 40 perunggu. Poin total 202. (yad)

Tekuk Surabaya, Voli Putri Gresik Raih Emas Porprov IX Jatim  Selengkapnya

Teguhkan Komitmen Pelestarian Lingkungan, Pemkab Gresik Gelar Nawa Karsa Award  Gresik Pesona 2025

GRESIK,1minute.id – Panggung PetroNite Fest 2025 terasa lebih meriah pada Rabu malam, 2 Juli 2025. Sebab, malam itu Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik bersinergi dengan Petrokimia Gresik menggelar puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan Nawa Karsa Award Pesona Gresik.

Hadir di dua event yang menjadi simbol kuat komitmen Kabupaten Gresik terhadap pelestarian lingkungan dan kolaborasi lintas sektor yang semakin solid itu antara lain, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob. 

Mengusung tema global “Hentikan Polusi Plastik”, kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni simbolik, tetapi menjadi representasi aksi nyata dan kolaborasi lintas sektor dalam satu gerakan bersama menyelamatkan lingkungan.

Pada awarding itu, Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, mendapatkan tiga apresiasi sekaligus dari Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani atas konsistensinya dalam pengelolaan lingkungan.

Tiga apresiasi yaitu, Petrokimia Gresik dinobatkan sebagai salah satu perusahaan yang memiliki komitmen kuat dalam mendukung Program Kampung Iklim (Proklim) dan berhasil mendapatkan penghargaan Gold pada Kompetisi Bina Industri Ramah Lingkungan (Brilian). Selain itu, Petrokimia Gresik juga mendapatkan apresiasi sebagai Pengelola Ekosistem Mangrove Berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa lingkungan hidup menjadi pilar penting dalam pembangunan daerah. “Gresik memiliki Nawa Karsa, sebuah road map arah pembangunan daerah. Salah satu yang menjadi nafas utama adalah Pesona Gresik. Program yang menyentuh langsung kepedulian terhadap lingkungan hidup,” ujar Gus Yani, sapaan akrab Fandi Akhmad Yani.

Ia melanjutkan bahwa penghargaan ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo dalam prioritas pembangunan lingkungan. “Kami ingin mendorong kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam menyelamatkan lingkungan. Petrokimia Gresik Grup adalah mitra strategis kami dalam misi ini,” ujarnya.

Dalam rangkaian acara tersebut, Petrokimia Gresik juga menyerahkan secara simbolis 3.000 bibit mangrove kepada Pemerintah Kabupaten Gresik sebagai bentuk kontribusi dalam rehabilitasi kawasan pesisir.

Sementara itu, Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Bupati Gresik dalam program “Nawa Karsa Award Pesona Gresik Tahun 2025”. Menurutnya, apresiasi ini akan memperkuat komitmen Petrokimia Gresik dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

“Petrokimia Gresik berkomitmen penuh dalam menjaga kelestarian lingkungan. Komitmen ini diwujudkan melalui berbagai inovasi dalam pengelolaan lingkungan, yang telah dibuktikan dengan perolehan PROPER Emas selama empat tahun berturut-turut sejak tahun 2021. Penghargaan dan apresiasi Bupati Gresik ini mencerminkan standar tinggi dalam pengelolaan lingkungan yang diterapkan perusahaan,” tandasnya.

Daconi menambahkan, Petrokimia Gresik memiliki program rutin pengelolaan lingkungan. Selain itu, perusahaan juga melakukan berbagai aksi nyata dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini. Aksi-aksi ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi aktif perusahaan dalam mendukung pencapaian Zero Waste and Zero Emission yang dicanangkan pemerintah.

Beberapa aksi yang telah dilakukan Petrokimia Gresik pada momen Hari Lingkungan Hidup tahun ini, antara lain aksi dekarbonisasi dan forestasi mangrove di Pusat Restorasi dan Pembelajaran Mangrove (PRPM) Mengare dengan menanam sebanyak 5.300 bibit mangrove.  Kemudian kampanye pengurangan penggunaan plastik sekali pakai di pasar, serta kegiatan uji emisi gratis untuk kendaraan masyarakat sekitar perusahaan berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. (yad)

Teguhkan Komitmen Pelestarian Lingkungan, Pemkab Gresik Gelar Nawa Karsa Award  Gresik Pesona 2025 Selengkapnya

Gresik Job Fair 2025, Buka 2.723 Lowongan Kerja, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani: Bukan Formalitas, Saya Pantau mulai Pendaftaran 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik kembali menggelar Job Fair selama 2 hari, mulai 2 Juli hingga 3 Juli 2025. Job Fair kali kedua dipusatkan di halaman SMA Negeri 1 Driyorejo itu diikuti 43 perusahaan dengan menyediakan 2.723 lowongan kerja (Loker). Selain itu juga ada Walk In Interview antara pencari kerja dengan perusahaan yang siap merekrut talenta lokal.  Wujud nyata ikhtiar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dalam upaya mengurangi angka pengangguran di Kota Industri-sebutan lain- Kabupaten Gresik ini.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan apresiasi atas diselenggarakannya Gresik Job Fair 2025. Menurutnya,  Gresik Job Fair merupakan salah satu agenda dalam dalam mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Gresik. “Masalah pengangguran bukan hanya menjadi masalah daerah, tetapi juga masalah regional dan nasional. Oleh karena itu, penanganannya pun perlu dilaksanakan secara bersama sama antara pemerintah daerah, provinsi maupun pemerintah pusat,” ungkap Gus Yani, sapaan Fandi Akhmad Yani. 

Ia menegaskan, bahwa pelaksanaan Job Fair bukan hanya formalitas. Sebab, pihaknya mulai dari pendaftaran, verifikasi di aplikasi AK1, sehingga proses rekrutmen terus dikawal agar benar-benar memberi manfaat. Ia juga meminta kepada Camat dan kepala desa juga bisa memantau lowongan kerja melalui sistem online.  “Saya ucapkan terima kasih kepada perusahaan yang sudah ikut berpartisipasi dalam kegiatan Job Fair kali ini. Keberhasilan pelaksanaan Job Fair merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, sebagai sarana pendukung untuk memperluas akses informasi lowongan kerja secara real time. Pemkab Gresik kini mengandalkan platform Gresik Kerja, menurutnya, kehadiran platform ini sangat penting dalam memastikan warga agar tidak ketinggalan peluang.

“Kami ingin memastikan tidak ada warga yang kesulitan akses informasi pekerjaan. Kami apresiasi semua perusahaan yang peduli membuka peluang, termasuk bagi penyandang disabilitas sesuai Undang-Undang Cipta Kerja, minimal satu persen dari total kebutuhan,” tegas magister Mitigasi Bencana dari Unair Surabaya ini.

Pemkab Gresik, setiap tahun mendorong dan mempersiapkan sumber daya manusia melalui pelatihan kerja. Baik yang berbasis industri maupun pemberdayaan masyarakat, diharapkan dapat meningkatkan kompetensi masyarakat Gresik pencari kerja agar terserap dan dapat bekerja di perusahaan yang ada di Kabupaten Gresik. 

“Untuk pemerataan kesempatan kerja, kita harapkan Job Fair bisa digelar 3-4 kali dalam setahun. Di samping itu, program sertifikasi tenaga kerja juga terus kita dorong agar kualitas tenaga kerja di Kabupaten Gresik semakin siap bersaing, baik di tingkat lokal maupun nasional,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Tenaga Kerja Gresik Zainul Arifin dalam laporannya menjelaskan, pemilihan lokasi Job Fair kali ini bukan tanpa alasan, melainkan upaya untuk menghadirkan pemerataan kesempatan kerja bagi warga Gresik. “Keputusan ini didasarkan pada evaluasi pelaksanaan Job Fair 2024 yang pernah diadakan di tengah kota. Dari total 5.828 pencari kerja yang hadir saat itu, hanya sebagian kecil berasal dari wilayah selatan,” ucap mantan Camat Manyar itu. 

Dalam pelaksanaan Job Fai 2024, sebanyak 1.313 pencari kerja berhasil diterima bekerja melalui proses seleksi langsung oleh perusahaan peserta. Zainul menegaskan bahwa angka tersebut menjadi bukti konkret bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan. “Angka ini menunjukkan bahwa program Job Fair Gresik bukan hanya sebatas agenda formalitas, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Gresik,” katanya. 

Pada penyelenggaraan tahun lalu, tercatat ada 1.495 kebutuhan tenaga kerja yang ditawarkan. Dengan rincian 337 posisi untuk tenaga kerja yang mampu berbahasa asing, 528 posisi untuk tenaga kerja berpengalaman, 347 posisi untuk freshgraduate, serta 264 posisi untuk tenaga kerja bersertifikasi.

Sementara itu, pada Job Fair Gresik 2025 yang digelar di Driyorejo saat ini, total kebutuhan tenaga kerja melonjak menjadi 2.949 posisi. Terdiri dari 495 posisi untuk tenaga kerja berpengalaman, 42 posisi untuk tenaga kerja bersertifikasi, 635 untuk tenaga kerja yang menguasai bahasa asing, dan 603 posisi untuk freshgraduate. “Jika dirinci berdasarkan bidang pekerjaan, terdapat 413 posisi di bidang administrasi, 816 di sektor industri, serta 546 posisi di sektor hospitality,” tutupnya. 

Kegiatan Job Fair 2025 ini mendapat apresiasi dari masyarakat. Banyak pencari kerja mengaku terbantu karena dapat langsung mengakses berbagai peluang kerja, seperti yang disampaikan M. Ridho, 26, pencari kerja asal Desa Sukorejo Kecamatan Bungah.  “Dengan adanya Job Fair kami merasa terbantu, karena di kegiatan yang digelar oleh Disnaker ini saya bisa memilih lowongan kerja. Sesuai dengan kriteria jurusan ijazah saya lulusan dari sekolah SMK,” kata Ridho. (yad)

Gresik Job Fair 2025, Buka 2.723 Lowongan Kerja, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani: Bukan Formalitas, Saya Pantau mulai Pendaftaran  Selengkapnya

Semester I/2025, Realisasi Penerimaan PBB di Gresik Capai 62 Persen 

GRESIK,1minute.id – Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Gresik menggelar capacity building di Hotel Aston Gresik pada Rabu, 2 Juli 2025. Kegiatan yang mengusung tema “Peningkatan Pendapatan Daerah Bersama Desa Hebat” ini dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif. 

Kegiatan ini menjadi ruang diskusi strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan desa dalam menggali potensi pendapatan asli daerah (PAD), khususnya dari sektor-sektor produktif di perdesaan. Antara lain, pajak restoran hingga Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) pedesaan menjadi salah satu fokus yang ingin digarap lebih optimal.

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi dan penguatan kapasitas aparatur desa dalam upaya pemungutan pajak yang adil dan merata. “Pemerataan pembangunan perlu ditopang oleh pemerataan kontribusi. Desa bukan sekadar objek pembangunan, tapi juga subjek penting dalam menopang PAD. Maka sinergi antara kabupaten dan desa harus diperkuat, terutama dalam membangun kesadaran dan kapasitas aparatur desa,” ujar dokter Alif, sapaan Asluchul Alif. 

Namun demikian, pemungutan PBB di tingkat desa tidak lepas dari tantangan. Mulai dari proses pembaruan data objek pajak, pendistribusian Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT), hingga pencatatan pembayaran secara akurat masih menjadi pekerjaan rumah. “Kendala utama yang sering dijumpai di lapangan adalah terbatasnya sumber daya manusia, minimnya infrastruktur teknologi, serta belum meratanya pemahaman teknis terkait administrasi perpajakan,” katanya. 

Kepala BPPKAD Gresik Andhy Hendro Wijaya, mengungkapkan bahwa hingga akhir semester pertama tahun ini, realisasi penerimaan PBB sudah mencapai hampir 62 persen dari target tahunan. “PBB masih menjadi tulang punggung PAD Gresik. Tapi capaian ini tidak bisa membuat kita berpuas diri. Butuh kerja keras bersama, baik melalui intensifikasi maupun ekstensifikasi pajak,” jelasnya.

Ia menambahkan, penguatan peran desa serta peningkatan kualitas dan akurasi data menjadi kunci. Upaya digitalisasi juga terus digenjot, salah satunya melalui pemanfaatan aplikasi Laku Pandai yang memungkinkan pencatatan dan pelaporan pajak dilakukan secara lebih cepat dan efisien.

“Dengan Laku Pandai, masyarakat tidak perlu lagi antre di loket. Pajak bisa dibayar dan dilaporkan secara digital, termasuk pajak kendaraan bermotor. Ini bentuk nyata kemudahan layanan perpajakan,” tambahnya. (yad)

Semester I/2025, Realisasi Penerimaan PBB di Gresik Capai 62 Persen  Selengkapnya

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Sabet Anugerah Kepala Daerah Inovatif

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 38 Bupati/Walikota se-Jatim telah merampungkan program seratus hari kerja pertama. Siapa kepala daerah yang paling inovatif ? Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dianugerahi penghargaan sebagai Kepala Daerah Inovatif dalam Pengurangan Ketimpangan Pembangunan Antarwilayah di Malam Apresiasi 100 Hari Inovasi untuk Negeri yang diselenggarakan oleh JTV Surabaya pada Selasa malam, 1 Juli 2025.

Dari total 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, hanya delapan daerah yang terpilih menerima penghargaan bergengsi ini, masing-masing dengan klasifikasi penilaian yang berbeda. 

Kabupaten Gresik dinilai unggul berkat capaian nyata dalam pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Gresik selama 100 hari kerja pertama. Dalam sambutannya, Bupati Fandi Akhmad Yani menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterimanya. Ia menyebut keberhasilan ini sebagai hasil dari pelaksanaan program kerja berbasis Sembilan Navigasi Nawa Karsa, yaitu sembilan arah kebijakan prioritas pembangunan Kabupaten Gresik. Salah satu program unggulannya adalah “Gresik Mapan”, yang menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur dan penanganan kawasan rawan banjir.

“Alhamdulillah, kami atas nama Pemerintah Kabupaten Gresik menyampaikan terima kasih atas apresiasi ini. Penghargaan ini menjadi penyemangat untuk terus mengembangkan potensi di setiap wilayah, baik di Gresik utara maupun selatan,” ujar Gus Yani, sapaan Fandi Akhmad Yani. 

Ia menambahkan bahwa setiap kecamatan di Gresik memiliki karakteristik dan potensi unggulan masing-masing. Tantangan seperti banjir di wilayah Kali Lamong, menurutnya, diubah menjadi peluang melalui pembangunan kolam retensi yang mendukung sektor pertanian di wilayah selatan. “Penanganan banjir Kali Lamong tidak bisa dilakukan sendiri oleh Pemkab Gresik. Diperlukan sinergi dengan beberapa kabupaten lain, terutama yang berada di wilayah hulu,” jelas magister Mitigasi Bencana dari Unair Surabaya itu.

Sebagai bentuk komitmen, Pemkab Gresik telah menyelesaikan pembangunan dan perbaikan tanggul di tujuh titik rawan banjir Kali Lamong, serta melakukan normalisasi sungai sepanjang 9,86 km. Di sisi lain, untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, perbaikan jalan sepanjang 18,6 km telah diselesaikan melalui skema cepat tanggap oleh Unit Reaksi Cepat (URC) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, turut memberikan apresiasi atas capaian Gresik. Menurutnya, sinergi antarwilayah sangat penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

“Gresik bersama Surabaya dan Sidoarjo merupakan bagian dari tatanan aglomerasi. Contohnya, pengembangan pelabuhan di kawasan ekonomi khusus Gresik telah berkontribusi dalam mengurangi beban Pelabuhan Tanjung Perak. Ini juga ditopang oleh konektivitas jalan Manyar–Sembayat yang terus ditingkatkan,” ujarnya.

Dengan diraihnya penghargaan ini, Pemerintah Kabupaten Gresik berharap dapat terus berinovasi dan mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh wilayah demi kesejahteraan masyarakat. (yad)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Sabet Anugerah Kepala Daerah Inovatif Selengkapnya

Cabai, Bawang Merah dan Migor Kerek Laju Inflasi Gresik Juni 2025

GRESIK,1minute.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gresik mencatat laju inflasi tahunan (year-on-year/YoY) pada Juni 2025 sebesar 1,44 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,74. Angka ini menjadikan Gresik sebagai daerah dengan tingkat inflasi tahunan terendah di Jawa Timur.

Kepala BPS Gresik Indriya Purwaningsih, menjelaskan bahwa inflasi ini masih dalam batas aman dan terkendali. “Meskipun terdapat gejolak harga pada beberapa komoditas pangan, secara keseluruhan laju inflasi Gresik masih berada di bawah target inflasi nasional sebesar 2,5 persen ±1 persen,” ujarnya dalam keterangan resmi pada Selasa, 1 Juli 2025.

Inflasi tahunan disebabkan oleh kenaikan harga di sebagian besar kelompok pengeluaran, terutama pada kelompok makanan, minuman dan tembakau yang mencatat inflasi 1,41 persen dan memberikan andil tertinggi sebesar 0,48 persen terhadap inflasi umum. Komoditas yang paling mendorong inflasi antara lain beras, cabai rawit, bawang merah, minyak goreng, dan santan jadi.

Sementara itu, kelompok kesehatan mengalami inflasi tahunan tertinggi yakni 7,97 persen, disumbang oleh kenaikan tarif layanan kesehatan seperti rumah sakit, dokter umum, dan dokter spesialis.

Secara bulanan (month-to-month/MtM), Gresik mencatat inflasi sebesar 0,48 persen. Komoditas utama penyumbang inflasi bulanan adalah bawang merah (13,61%), cabai rawit (38,64%), dan beras (2,08%), yang mengalami lonjakan harga akibat terganggunya distribusi dan belum meratanya musim panen di seluruh kecamatan.

Situasi ini turut dipengaruhi oleh aksi demonstrasi sopir truk ODOL (Over Dimension Over Load) yang berdampak pada distribusi pangan antardaerah, serta fluktuasi harga BBM nonsubsidi yang mengalami penurunan namun belum cukup menahan laju inflasi.

“Gresik saat ini berada di fase awal musim tanam padi, sementara panen raya belum merata. Hal ini turut memicu kenaikan harga beras di pasaran,” tambah Indriya. Inflasi tahun kalender (year-to-date/YTD) hingga Juni 2025 tercatat sebesar 0,95 persen, masih lebih rendah dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

BPS juga mencatat bahwa komoditas seperti ikan mujair, daging ayam ras, udang basah, dan bensin menjadi penahan inflasi dengan tren harga yang cenderung menurun. Sebagai penutup, Indriya Purwaningsih menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas harga dan memperkuat ketahanan pangan.  “Kami mengimbau pemerintah daerah dan seluruh stakeholder untuk terus memantau dinamika harga, khususnya menjelang semester dua, agar inflasi tetap terkendali,” pungkasnya. (yad)

Cabai, Bawang Merah dan Migor Kerek Laju Inflasi Gresik Juni 2025 Selengkapnya

Khidmat, Tiga Pucuk Pimpinan di Gresik Jadi Inspektur Upacara Hari Bhayangkara ke-79 

GRESIK,1minute.id – Upacara HUT ke-79 Bhayangkara di Gresik berlangsung khidmat. Inspektur Upacara dalam upacara yang dihelat di halaman Kantor Bupati Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu adalah Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang didampingi Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, dan Dandim 0817/Gresik Letkol Inf. Fadly Subur Karamaha.

Membacakan amanat Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto, Bupati Fandi Akhmad Yani menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh insan Bhayangkara, termasuk Polres Gresik atas dedikasi, kerja keras, dan keberhasilan mengawal proses demokrasi 2024.

“Segala upaya Polri telah berkontribusi besar dalam menciptakan iklim kondusif bagi pembangunan dan investasi di Jawa Timur, khususnya Kabupaten Gresik,” tegasnya. Gus Yani, sapaan akrab Fandi Akhmad Yani mengutip survei Indikator Politik Indonesia yang mencatat 67,4% responden puas terhadap kinerja Polri dengan rincian 8,1% “sangat puas” dan 59,3% “cukup puas” terutama pada pemberantasan premanisme. “Angka ini menjadi modal penting untuk terus memperkokoh kepercayaan publik,” ujarnya.

Pemkab Gresik, lanjutnya, tidak berhenti pada apresiasi lisan. Pemerintah daerah berkomitmen mendorong sinergitas berkelanjutan dengan Polres Gresik dan TNI guna menjaga kondusivitas sebagai fondasi Nawakarsa Gresik. Lebih lanjut, sinergi dengan Polres Gresik juga mendorong investasi, mulai dari industri di Kawasan Ekonomi Khusus Gresik hingga UMKM.

“Prestasi Polres Gresik sudah kita rasakan bersama. Kerja keras mereka memastikan masyarakat merasa aman, dan dunia usaha melihat Gresik sebagai daerah yang ramah investasi,” katanya. 

Usai upacara, yang dihadiri antara lain Kepala BNNK Gresik AKBP Suharsi, Ketua DPRD Gresik Syahrul Munir, Ketua Pengadilan Negeri Achmad Rifai, Kajari Gresik Nana Riana, Wakil Bupati dr. Asluchul Alif, Sekda Achmad Washil Miftahul Rachman, jajaran Forkopimda, tokoh agama, masyarakat, dan tamu undangan lainnya ini kegiatan dilanjutkan dengan tasyakuran yang diisi antara lain penyerahan santunan kepada 20 anak yatim.

Dalam sambutannya, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menyampaikan bahwa rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79 bukan hanya seremonial, tetapi juga momentum memperkuat kepedulian dan sinergitas.

Kapolres memaparkan berbagai program bakti sosial Polri, termasuk pelayanan kesehatan gratis, lomba layanan 110 respon cepat, lomba ketahanan pangan, lomba konten kreatif ramah anak, lomba tiga pilar kamtibmas, bantuan sosial sembako, pemberian alsintan, pembangunan fasilitas air bersih, hingga kegiatan bakti religi dan budaya seperti pagelaran wayang kulit. Secara simbolis, juga dilaunching 79 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Polri (SPPG) yang siap beroperasi mendukung program makanan bergizi di seluruh Indonesia.

Dengan tema “Polri untuk Masyarakat,” peringatan Hari Bhayangkara ke-79 di Gresik menjadi momentum mempererat sinergi lintas sektor, memperkuat pelayanan publik, serta mewujudkan keamanan dan ketertiban demi kesejahteraan masyarakat. (yad)

Khidmat, Tiga Pucuk Pimpinan di Gresik Jadi Inspektur Upacara Hari Bhayangkara ke-79  Selengkapnya

Polres Gresik Buka Satpas Layanan SIM di Pulau Bawean

GRESIK,1minute.id – Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas)Polres Gresik kini menghadirkan layanan jemput bola berupa penerbitan SIM C baru serta perpanjangan SIM A dan SIM C yang dapat diakses langsung di Satpas Percobaan Bawean.

Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor UPTD Bawean, Gresik pada Senin, 30 Juni 2025, adalah kado manis dari Polri yang akan merayakan HUT ke-79 Bhayangkara setiap 1 Juli kepada warga di pulau terluar di Kabupaten Gresik itu. Komitmen Polri sebagai bentuk nyata peningkatan kualitas layanan publik dan pemerataan akses pelayanan kepolisian.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kasat Lantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera Buna mengatakan, inisiatif tersebut merupakan upaya untuk memangkas jarak sekaligus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat Bawean yang selama ini harus menempuh perjalanan laut ke daratan Gresik untuk mengurus SIM.

“Selama ini masyarakat Bawean harus mengeluarkan waktu, tenaga, dan biaya lebih untuk menyeberang ke Gresik hanya untuk mengurus SIM. Dengan layanan di Satpas Percobaan Bawean ini, kami ingin menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dan mudah dijangkau,” ujar AKP Rizki.

Dalam pelaksanaannya, pelayanan di Satpas Percobaan Bawean melibatkan tim gabungan dari petugas Satpas, petugas psikologi, dan petugas kesehatan dari Dokkes Polres Gresik. Proses pengurusan dilakukan secara terpadu, mulai dari pendaftaran, pemeriksaan kesehatan dan psikologi, hingga ujian dan pencetakan SIM.

Tak hanya itu, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi tentang perpanjangan SIM secara online melalui aplikasi SINAR serta edukasi terkait pentingnya tertib berlalu lintas dalam rangka mendukung Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas).

Antusiasme masyarakat Bawean terhadap layanan ini cukup tinggi. Tercatat sebanyak 98 orang mendaftar sebagai pemohon SIM C baru. Dari jumlah tersebut, 21 SIM berhasil dicetak, serta 2 pemohon perpanjangan SIM C juga telah dilayani. “Kegiatan seperti ini sejalan dengan upaya kami meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas dan mempermudah akses layanan publik,” pungkas AKP Rizki.

Satlantas Polres Gresik menegaskan bahwa pelayanan ini bukan yang terakhir. Program serupa akan terus dikembangkan sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat, hingga ke pelosok negeri. (yad)

Polres Gresik Buka Satpas Layanan SIM di Pulau Bawean Selengkapnya