450 Naker KTP Gresik Kerja di Freeport Indonesia, Bupati Gresik Fandi Akhmad Ajak Mahasiswa Upgrade Diri, Belajar, Belajar dan Belajar 

GRESIK,1minute.id – “Saya mengajak adik-adik semuanya untuk selalu meng-upgrade diri, terus mendorong potensi diri kita. Tidak cukup hanya pada ilmu yang kita dapatkan, tapi terus belajar dan belajar,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat menghadiri seminar Nasional Ekonomi, Kewirausahaan, Bisnis, dan Ilmu Sosial (SNEKBIS) 2025 di Hall Sang Pencerah Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) pada Rabu, 25 Juli 2025.

Seminar dihadiri ratusan mahasiswa itu dihelat oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMG. Orang nomor satu di Kota Industri, sebutan lain Kabupaten Gresik itu, mengajak para mahasiswa proaktif mengembangkan diri.

Pemerintah Kabupaten Gresik, ia melanjutkan, berkomitmen menjadi fasilitator yang mempermudah akses generasi muda untuk masuk ke dunia kerja. Salah satu akses yang diupayakan pemerintah yaitu melalui kerja sama dengan industri besar. “Alhamdulillah, saat ini tercatat lebih dari 450 tenaga kerja asal Gresik telah terserap oleh PT Freeport Indonesia, dan ini menjadi contoh nyata hasil sinergi antara pendidikan, pemerintah, dan dunia usaha,” tegasnya.

Ia tidak lupa menyampaikan apresiasi kepada UMG atas perannya dalam menyiapkan SDM yang adaptif dan berdaya saing. Ia menegaskan bahwa mahasiswa harus terus meningkatkan keterampilan (skill) agar mampu bersaing di tengah persaingan kerja yang semakin dinamis. “Tetap fokus pada ilmu yang adik-adik ditekuni,” tegasnya. 

Seminar yang dihelat UMG kali ini mengangkat tema ‘Asta Cita Ekonomi dan Bisnis: Integrasi dan Transformasi Menghadapi Peluang serta Tantangan Global’. Dalam paparan yang disampaikan penyelenggara, seminar ini menjadi forum strategis untuk membahas peran perguruan tinggi, pelaku usaha, dan pemerintah dalam merespons dinamika ekonomi global yang semakin kompleks dan kompetitif.

Selain Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang menjadi keynote speaker pada kegiatan ini, juga menghadirkan narasumber lain, yaitu Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim dan Dosen Ekonomi UMG Dr. Umaimah serta Marketing Manager PT Freeport Indonesia, Erika Silva. (yad)

450 Naker KTP Gresik Kerja di Freeport Indonesia, Bupati Gresik Fandi Akhmad Ajak Mahasiswa Upgrade Diri, Belajar, Belajar dan Belajar  Selengkapnya

PEB Gandeng HNSI Gresik Sosialisasi Daerah Terbatas & Terlarang 

GRESIK,1minute.id – Manajemen PT Prima Energi Bawean (PEB) melakukan sosialisasi Daerah Terbatas dan Terlarang (DTT) kepada ratusan nelayan pada Rabu, 25 Juni 2025. Sosialisasi perusahaan minyak dan gas yang beroperasi di Wilayah Kerja Bawean, khususnya di Lapangan Camar bersama Pengurus Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) dilakukan  di Aula Kantor DPC HNSI Gresik di Jalan Tanjungrejo, Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik. 

Sosialisasi bertujuan meningkatkan keselamatan dan keamanan area Daerah Terbatas dan Terlarang (DTT) operasional dan fasilitas migas yang merupakan objek vital nasional (obvitnas) itu dihadiri, antara lain, perwakilan SKK Migas, Government Government Relations Manager PT. Prima Energi Bawean Tribuono B Prawiro ; Kepala Bidang Humas DPP HNSI Rusman ; dan Kabid Perikanan Tangkap pada Dinas Perikanan Gresik Kusnaim.

Berikutnya, Forkopimcam Ujungpangkah, Polair Polres Gresik, Keamanan Laut Terpadu (Kamladu) Gresik, pengurus DPC HNSI Gresik serta puluhan Ketua Rukun Nelayan se-Kabupaten Gresik. 

Dalam sambutannya Tribuono B Prawiro menyampaikan, bahwa sosialisasi ini diharapkan dapat membentuk sikap saling peduli di antara nelayan dan pemangku kepentingan dalam menjaga aset-aset dan kegiatan operasional migas yang dikategorikan sebagai objek vital nasional (obvitnas). Ia pun mengapresiasi seluruh pihak atas kerja sama yang terjalin selama ini. 

Tribuono  juga menyampaikan permohonan maaf karena baru bisa silaturahmi ke masyarakat nelayan Gresik setelah platform beroperasi selama 1,5 tahun ini. “Kegiatan sosialiasi ini menjadi momen penting dalam mewujudkan langkah strategis guna memastikan keselamatan dan keamanan area DTT operasi migas,” katanya. “Kinerja keselamatan yang unggul dan lingkungan laut yang aman-selamat dapat mendukung keberlanjutan operasi dan bisnis migas dalam memenuhi kebutuhan energi nasional,” ia melanjutkan. 

Sementara itu, Kabid Humas DPP HNSI Muhammad Rusman, mengapresiasi kegiatan sosialisasi dilakukan oleh manajemen PEB ini dengan harapan menumbuhkan rasa peduli masyarakat nelayan terhadap area daerah terlarang dan terbatas dalam rangkah menjemput program “Nelayan Milenial” yang modern melaksanakan kegiatan nelayan yang didasarkan pada teknologi dan berbasis IT. 

Ketua DPC HNSI Gresik Samaun menyampaikan, dengan adanya sosialisasi diharapakan adanya kontribusi yang riil dari PT Prima Energi Bawean untuk masyarakat nelayan Gresik dalam hal penyaluran dana CSR. 

Daerah Terlarang Terbatas (DTT) adalah area di sekitar instalasi atau bangunan di perairan yang ditetapkan untuk memastikan keselamatan dan keamanan operasi kapal, serta mencegah kecelakaan. DTT terdiri dari Zona Terlarang (dengan radius 500 meter dari sisi terluar bangunan/instalasi) dan Zona Terbatas (dengan radius 1.250 meter dari sisi terluar Zona Terlarang atau 1.750 meter dari sisi terluar bangunan/instalasi). 

Diakhir acara sosialisasi diharapakan masyarakat nelayan Gresik lebih peka pada keselamatan diri dan aktivitas di objek vital nasional dalam menjalankan aktivitas penangkapan sehari-hari. (yad)

PEB Gandeng HNSI Gresik Sosialisasi Daerah Terbatas & Terlarang  Selengkapnya

Bupati Gresik Lepas Ekspor Pakan Ternak ke Malaysia senilai USD 5000

GRESIK,1minute.id –  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melepas ekspor perdana pakan ternak produksi PT Aji Bakuh Anugrah ke Malaysia pada Selasa, 24Juni 2025. Didampingi Kepala Pengawasan Kantor Bea dan Cukai Gresik Wahjudi Adrijanto, pelepasan ini menjadi bukti nyata keberhasilan pemerintah daerah dalam mendorong pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk naik kelas dan menembus pasar internasional.

“Ekspor perdana (Malaysia) ini adalah langkah strategis dan inspiratif. Saya mengapresiasi PT Aji Bakuh Anugrah yang terus berkembang dan kini mampu menjangkau pasar Malaysia. Semoga ini menjadi pemicu bagi UMKM lainnya di Gresik,” ujar Gus Yani, sapaan akrab Fandi Akhmad Yani. 

Pada 2024, perusahaan yang dipimpin oleh Subkhi ini telah mengekspor ke Jepang dan Korea. Ia menyebut, Pemkab Gresik terus berkomitmen mendampingi UMKM melalui fasilitasi pelatihan ekspor, pendampingan legalitas, sertifikasi, hingga strategi branding produk. “Perjalanan ekspor ini adalah hasil dari proses belajar, kolaborasi, dan kerja nyata. Kami hanya menjadi fasilitator—pelaku utama adalah para pelaku UMKM yang terus mau bergerak,” tambahnya.

Produk pakan ternak yang di ekspor berbahan dasar cocoa shell (kulit kakao), yang diolah menjadi pakan bergizi tinggi. Bahan baku diperoleh dari PT Cargill Indonesia, kemudian di proses secara sederhana dengan menyesuaikan permintaan pembeli. Kali ini, sebanyak 10 ton produk dikirim dalam kontainer berukuran 20 kaki, dengan nilai transaksi mencapai USD 5.000. Ini merupakan tahap awal (trial) menuju potensi ekspor hingga 300 ton.

Pada kesempatan itu, Bupati Fandi Akhmad Yani  juga menyerahkan sertifikat Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) kepada Koperasi Merah Putih Desa Pangkah Kulon, yang mengelola Kampung Perikanan Budidaya Rumput Laut. Sertifikat tersebut menunjukkan bahwa budidaya rumput laut di wilayah tersebut telah memenuhi standar mutu, sanitasi, dan keamanan pangan sesuai prinsip HACCP.

“Ini membanggakan. Kopdes Merah Putih yang baru dibentuk ini sudah memenuhi standar mutu perikanan nasional. Saya berharap capaian ini menjadi inspirasi desa-desa lain dalam mengembangkan potensi lokalnya,” ucap Gus Yani.

Ia menekankan bahwa keberhasilan hari ini tidak lepas dari sinergi antara Pemkab Gresik, instansi teknis, dan pelaku usaha. Kolaborasi yang solid dari Diskoperindag, Dinas Perikanan, Bea Cukai, Balai Mutu KKP, serta UMKM, membuktikan bahwa Gresik memiliki ekosistem ekspor yang terbuka dan responsif.

“Semoga langkah hari ini menjadi pemicu lahirnya lebih banyak ekspor dari tanah Gresik. Kreativitas lokal mampu menjawab kebutuhan global. Ekspor bukan lagi monopoli perusahaan besar—UMKM pun bisa, asal mau belajar dan bekerja sama,” pungkasnya. (yad)

Bupati Gresik Lepas Ekspor Pakan Ternak ke Malaysia senilai USD 5000 Selengkapnya

Di Inaugurasi, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Terima Kasih Ansor Gresik Jadi Mitra Strategis Pemerintah 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat menghadiri Inaugurasi Pimpinan Cabang GP Ansor Gresik masa khidmat 2024–2029 di halaman Kantor Bupati Gresik pada Ahad malam, 22 Juni 2025. 

“Gerakan Pemuda (GP) Ansor harus menjadi garda terdepan dalam menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan akar tradisinya sebagai penjaga nilai-nilai kebangsaan,” kata Gus Yani. sapaan akrab Fandi Akhmad Yani. Mengusung tema “Semangat Bersinergi untuk Ansor Gresik Baru Lebih Maju”, kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam meneguhkan komitmen kolaboratif antara GP Ansor dan Pemerintah Kabupaten Gresik.

“Terima kasih kepada sahabat-sahabat Ansor yang selama ini telah menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Gresik. Ke depan, penting untuk terus memperkuat kaderisasi, tetapi juga tidak mengesampingkan peningkatan kualitas kader. Kader Ansor harus siap menangkap berbagai peluang yang tersedia, terutama di Gresik yang iklim investasinya sangat potensial,” imbuh magister mitigasi bencana itu.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif; Sekretaris Daerah Achmad Washil Miftahul Rachman; Ketua Fraksi FKB DPR RI Jazilul Fawaid; dan Sekretaris Jenderal PP GP Ansor Rifqi Mubarok. Turut hadir pula perwakilan akademisi, tokoh lintas sektor, serta kalangan dunia usaha. Kehadiran mereka menegaskan posisi strategis GP Ansor sebagai simpul kolaborasi antara pemuda, masyarakat, dan pemerintah.

Ketua PC GP Ansor Gresik terpilih, M. Ludfi Khambali Abdillah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa GP Ansor memiliki sejarah panjang dalam dinamika sosial dan keagamaan masyarakat Gresik.

“GP Ansor merupakan organisasi generasi muda Nahdlatul Ulama yang telah membuktikan eksistensinya sebagai bagian dari denyut sosial dan keagamaan bangsa. Di Gresik, peran tersebut terus terjaga dari waktu ke waktu—dalam merawat budaya, menjaga tradisi, dan mengawal pembangunan daerah,” tegas Ludfi.

Ia menambahkan bahwa di bawah kepemimpinan baru, PC GP Ansor Gresik berkomitmen mendukung penuh visi pembangunan daerah, khususnya dalam mewujudkan sembilan program Nawa Karsa menuju Gresik Baru yang lebih maju.

“Kami ingin hadir sebagai mitra aktif pemerintah daerah, membumikan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah, sekaligus memperluas peran di bidang sosial, pendidikan, ekonomi, dan ketahanan pangan,” lanjutnya.

Sebagai penanda semangat baru, acara ditutup dengan Touch of Collaboration, sebuah gestur simbolis yang merepresentasikan semangat kolaboratif antara GP Ansor, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan menjadi kunci dalam menjemput masa depan Gresik yang lebih inklusif, dinamis, dan berkemajuan. (yad)

Di Inaugurasi, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Terima Kasih Ansor Gresik Jadi Mitra Strategis Pemerintah  Selengkapnya

Polres Gresik Hadiahi Timah Panas Lima Tersangka Pencurian Modus Ganjal ATM, Beraksi di 48 TKP 

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik melumpuhkan lima orang terduga pelaku pembobol mesin anjungan tunai mandiri (ATM) dengan timah panas. Penjahat  spesialis mengganjal mesin ATM antarprovinsi itu telah beraksi 48 lokasi, diantaranya di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Tiga tersangka itu bernisial GS, 33 asal Lampung ; D, 49 , asal Ciamis dan YS, 34, asal Lampung Utara. Ketiganya adalah  residivis. Kemudian, tersangka berinisial BR, 35, asal Tulang Bawang serta BHDS,  29, asal Banyumas. Keduanya pelaku anyar di dunia kejahatan spesialis ATM itu. Kelima tersangka itu diringkus di Kota Madiun pada Sabtu, 21 Juni 2025.

Tindakan tegas terukur ini sebagai warning pelaku kejahatan yang beroperasi di wilayah hukum Polres Gresik. Menurut polisi, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan korban bernama Mimin Indah Rindayani, 51, warga Kompleks Gresik Kota Baru (GKB) yang kehilangan uang sebesar Rp 145 juta usai menjadi korban penukaran kartu ATM di mesin ATM Bank BCA dalam Alfamidi, Jalan Jawa, Perum GKB Yosowilangun, pada 26 Mei 2025 lalu.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu dalam konferensi pers menyampaikan bahwa para pelaku merupakan sindikat yang sangat terorganisir dan sudah lama menjalankan aksi kejahatannya di berbagai kota.

“Ini pengungkapan kasus pencurian dengan modus ganjal mesin ATM yang dilakukan secara terstruktur, lintas wilayah, sudah 48 TKP, kami berikan tindakan tegas terukur,” tegas alumnus Akpol 2006 di Mapolres Gresik pada Senin, 23 Juni 2025.

Modus operandi mereka, kata AKBP Rovan, yaitu memasang tusuk gigi pada slot kartu mesin ATM untuk mengganjal kartu. Setelah korban kebingungan, pelaku berpura-pura membantu, mengintip PIN, lalu menukar kartu korban dan menguras saldo.

Barang bukti yang diamankan, 50 buah kartu ATM, 21 pasang pelat nomor kendaraan, 2 unit mobil (Toyota Innova hitam dan Toyota Avanza putih), Kotak tusuk gigi, obeng, gunting, silet, alat potong kuku, dan rompi. Atas perbuatannya, kelima tersangka dijerat Pasal 363 KUHP ayat 1 ke-4 tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman pidana maksimal 7 tahun penjara.

“Himbauan kepada masyarakat agar lebih waspada apabila melakukan transaksi melalui mesin ATM, dan apabila pada saat melakukan transaksi di mesin ATM selalu berhati-hati terhadap orang-orang di sekitar dan jangan pernah memberikan kartu ATM dan juga PIN kepada orang lain,” tegasnya. (yad)

Polres Gresik Hadiahi Timah Panas Lima Tersangka Pencurian Modus Ganjal ATM, Beraksi di 48 TKP  Selengkapnya

Kemendikdasmen Monev SPMB Gresik, Tahap Pertama SPMB SMP di Gresik Lancar 

GRESIK,1minute.id – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memantau proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kabupaten Gresik. Pada Senin, 23 Juni 2025, Fauzi, perwakilan dari Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) didampingi oleh Tika dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBMP) Jawa Timur melakukan kunjungan ke tiga lembaga pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Tiga lembaga pendidikan itu, yakni UPT SMP Negeri 2 Gresik di Jalan KH Kholil,  Gresik ; UPT SMP Negeri 3 Gresik di Jalan Arif Rahman Hakim, Gresik dan UPT SMP Negeri 22 Gresik berada di Kompleks Perumahan Randuagung, Kecamatan Kebomas, Gresik. 

Di UPT SMP Negeri 2 Gresik, tim monitoring dan evaluasi (monev) dari Dirjen Kemendikdasmen disambut langsung oleh Kepala UPT SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik Mohammad Salim dan sejumlah guru lainnya. 

Monev dilakukan untuk tahap pertama yakni, domisili, afirmasi dan mutasi orang tua  SPMB Tahun Ajaran 2025/2026. “Alhamdulillah SPMB Tahap 1 jalur Domisili, Afirmasi pada umumnya  di Kabupaten Gresik Lancar khususnya di Spenda tidak ada kendala mulai dari orang tua daftar online, penentuan zona, pagu pilihan jalur,  persiapan dan pengumuman lancar,” kata Kepala UPT SPENDA Gresik Mohammad Salim pada Senin, 23 Juni 2025.

“Semua ini merupakan komitmen sekolah bersama Dinas Pendidikan dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Semoga Tahap berikutnya prestasi dan tes Akademik lebih lancar lagi,” imbuh Salim. Berdasarkan Web.spmb-smp.kabgresik.go.id ; saat ini, SPMB memasuki tahap kedua  yakni jalur prestasi akademik, non akademik dan tahfidz mulailah 19 – 24 Juni 2025. Tahap ketiga, jalur prestasi tes potensi akademik mulai 25-26 Juni 2025.

Menurut perwakilan dari Dirjen Dikdasmen Kemendikdasmen, terang Salim, monitoring dan evaluasi pelaksanaan penerimaan murid baru sangat penting untuk memastikan proses yang objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi. Berikut beberapa aspek yang menjadi sasaran monev. 

Tahapan Monitoring dan Evaluasi

Tahap Perencanaan :  Pemerintah daerah dan sekokah melakulan Sosialisasi, publikasi juknis secara online untuk masyarakat

Tahap Pelaksanaan :  Menginformasikan jumlah ketersediaan daya tampung dan memastikan jumlah murid yang diterima tidak melebihi daya tampung.

Tahap Pasca Penerimaan

Instrumen Monitoring, antara lain;

instrumen monitoring meliputi pertanyaan tentang sosialisasi, pelaksanaan, dan evaluasi SPMB, seperti: Apakah ada papan pengumuman perihal SPMB ; Apakah kegiatan SPMB mengikuti juknis SPMB ; Apakah siswa yang diterima memenuhi persyaratan ; dan layanan aduan dari calon orang tua murid. (yad)

Kemendikdasmen Monev SPMB Gresik, Tahap Pertama SPMB SMP di Gresik Lancar  Selengkapnya

Meriah, Turnamrn e-Sport Kapolres Cup 2025

GRESIK, 1minute.id – Komunitas gaming berkumpul di Aula Rupatama SAR Polres Gresik pada Ahad, 22 Juni 2025. Mereka berkumpul untuk mengikuti turnamen e-Sport Kapolres Gresik Cup 2025. Turnamen terbesar  dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79 ini diikuti ratusan anak muda, penghobi mobile legend, Bang Bang (MLBB) dan PUBG. 

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kesuksesan turnamen ini. “Alhamdulillah, kita bisa berkumpul di sini dalam keadaan sehat untuk menutup turnamen Kapolres Cup 2025 dalam rangka HUT Bhayangkara ke-79. Terima kasih saya sampaikan kepada seluruh peserta atas antusiasme dan semangat luar biasa selama mengikuti lomba. Semoga turnamen ini menjadi ajang positif untuk mempererat tali persaudaraan di kalangan komunitas gaming di Kabupaten Gresik,” ujar alumnus Akpol 2006 ini.

Perwira dua melati di pundak itu  menekankan bahwa kompetisi ini menjadi ajang pembinaan generasi muda agar berprestasi dan menjunjung tinggi sportivitas. Ia memberikan ucapan selamat kepada para pemenang dan memberi motivasi kepada peserta lain agar tetap bersemangat dan menjadikan pengalaman ini sebagai pembelajaran untuk terus berkembang.

Dengan berakhirnya rangkaian turnamen ini, diharapkan semangat sportivitas dan solidaritas di kalangan gamer muda Gresik semakin meningkat, sekaligus memperkuat komitmen Polres Gresik untuk dekat dan bersinergi dengan masyarakat dalam berbagai bidang, termasuk dunia e-sports. (yad)

Meriah, Turnamrn e-Sport Kapolres Cup 2025 Selengkapnya

Wacana Pembangunan Pelabuhan Khusus Perikanan Semakin Kuat, KSOP Sampit dan Wabup Kotim Kunjungi Dermaga Sei Ijum Sampit

SAMPIT,1minute.id – Kepala Kantor Kesyahbaran dan Otoritas Kepelabuhanan atau KSOP Kelas III Sampit Hotman Siagian  tancap gas. Sehari pascamenerima “curhat” dari Wakil Bupati Kota Waringin Timur (Kotim) Irawati terkait kesulitan nelayan setempat mendapatkan izin berlayar karena belum memiliki pelabuhan khusus bongkar muat perikanan. 

Pada Sabtu, 21 Juni 2025, mantan Kepala KSOP Gresik itu bersama Wabup Kotim Irawati dan Kepala Dinas Perikanan Ahmad Sarwo, Camat Mentaya Hilir dan Perwakilan Nelayan meninjau lokasi Dermaga Sei Ijum Raya Sampit.

Dermaga itu baru didirikan oleh Pemkab Kotim, Kalimantan Tengah (Kalteng) pada awal 2025. Kunjungan ke dermaga Sei Ijum Raya Sampit tindaklanjut dari wacana Pemkab Kotim membangun pelabuhan  bongkar muat khusus kapal perikanan.

“Kami bersama dengan Pemkab Kotim berkeinginan memberikan pelayanan prima kepada para nelayan. Selama ini, nelayan Kotim belum memiliki pelabuhan khusus kapal perikanan sehingga nelayan harus bongkar muat ke Kabupaten Seruyan. Lokasi jauh,” ujar Hotman Siagian  pada Sabtu, 21 Juni 2025. Dermaga Sei Ijum Raya Sampit berdasarkan hasil survei bersama  berpotensi menjadi pelabuhan bongkar muat khusus kapal perikanan. 

Pada kesempatan di lapangan, kata Hotman. Wabup Irawati menyatakan bahwa lokasi yang ditinjau telah memiliki dermaga kayu yang layak, tempat pendaratan dan pelelangan ikan, gudang yang cukup, lapangan yang cukup luas dan layak dijadikan sebagai Pelabuhan Khusus Perikanan.  

Seperti diberitakan  Wabup Kotim Irawati melakukan silaturahmi ke Kantor KSOP Kelas III Sampit. Dalam kunjungan ini. Wabup Irawati “curhat” terkait keluhan nelayan Kotim yang kesulitan untuk mendapatkan surat izin berlayar. Selain itu, nelayan Kotim menginginkan memiliki pelabuhan bongkar muat khusus kapal perikanan. 

“Selama ini, nelayan Kotim aktivitas bongkar muat di Kabupaten Seruyan. Lokasi sangat jauh,” ujar Kepala KSOP Sampit Hotman Siagian menirukan ucapkan Wabup Irawati pada Kamis, 19 Juni 2025. Terkait surat  persetujuan berlayar (SPB) Instansi yang menerbitkan untuk kapal pengangkut ikan untuk saat ini di wilayah Kotim adalah Syahbandar Perikanan yang terletak di Kabupaten Seruyan.  Jika nanti ke depannya untuk Surat Persetujuan Kapal (SPB) kapal ikan diurus di KSOP Kelas III Sampit, maka diharapkan agar dokumen kapal pengangkut Ikan agar dialihkan ke KSOP Kelas III Sampit, supaya bisa dilayani melalui sistem Inaportnet. (yad)

Wacana Pembangunan Pelabuhan Khusus Perikanan Semakin Kuat, KSOP Sampit dan Wabup Kotim Kunjungi Dermaga Sei Ijum Sampit Selengkapnya

Wabup Gresik Donasi Darah di Puncak Hari Bakti Dokter Indonesia 

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif bersama istri melakukan donasi darah di kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Gresik pada Sabtu, 21 Juni 2025.

Aksi kemanusiaan itu untuk memperingati Hari Bakti Dokter Indonesia ke-117 diprakarsai oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Gresik bersama Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Gresik. Wabup Asluchul Alif mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir dan secara rutin melakukan donasi darah ke PMI Gresik.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada warga Gresik yang selama ini telah aktif berdonasi darah. Setetes darah yang Anda berikan bisa menjadi penyelamat bagi sesama yang membutuhkan,” ujar dokter Alif, sapaan akrab Asluchul Alif didampingi Ketua panitia Donor Darah dr Shinta Puspitasari, Ketua IDI Gresik dr. Abdul Fatah, Sp.PD-FINASIM, perwakilan IIDI Gresik, serta jajaran pengurus PMI Kabupaten Gresik pada Sabtu, 21 Juni 2025.

Ia juga mengajak masyarakat yang belum pernah melakukan donasi darah untuk mulai berpartisipasi, serta mendorong para donor darah yang sudah rutin untuk terus melanjutkan kebiasaan baik tersebut. :Semoga masyarakat Gresik makin sadar akan pentingnya donasi darah. Ayo kita jadikan ini sebagai kebiasaan yang bermanfaat bagi orang lain,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Gresik dr. Izzudin Syahbana, menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan terkumpul 50 kantong darah dari kegiatan ini. Saat kunjungan berlangsung, tercatat sudah terkumpul 19 kantong darah. Ia optimistis target tersebut akan tercapai karena antusiasme masyarakat terus meningkat.

“Kehadiran Bapak Wakil Bupati (Asluchul Alif) menjadi motivasi tersendiri bagi warga untuk ikut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan ini,” ujar dr. Izzudin. Kegiatan donasi darah ini tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Hari Bakti Dokter Indonesia, tetapi juga menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya melakukan donasi darah secara rutin. (yad)

Wabup Gresik Donasi Darah di Puncak Hari Bakti Dokter Indonesia  Selengkapnya

Wabup Kotim Kunjungi Kantor KSOP Sampit, Bawa Aspirasi Nelayan dan Wacana Pembangunan Pelabuhan Bongkar Muat Perikanan 

GRESIK,1minute.id – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Kepelabuhanan (KSOP) Kelas III Sampit kedatangan tamu istimewa. Tamu istimewa itu adalah Wakil Bupati Kotawaringin Timur Irawati.

Kedatangan orang nomor dua di Kotawaringin Timur disambut langsung oleh Kepala KSOP Sampit Hotman Siagian bersama jajarannya. Menurut Hotman, kunjungan kerja tersebut adalah dalam rangka silaturahmi sekaligus menyampaikan secara langsung aspirasi dan dukungan KSOP Kelas III Sampit terhadap para nelayan di Kabupaten Kota Waringin Timur yang selama ini mengalami kendala dalam pengurusan izin berlayar kapal ikan pengangkut yang berlokasi jauh di Kabupaten Seruyan.

Ia melanjutkan di wilayah Kotim saat ini belum tersedia pelabuhan bongkar muat khusus kapal perikanan. Kondisi ini yang mengakibatkan para nelayan Kotim harus melakukan aktivitas bongkar muat di Kabupaten Seruyan. “Hal ini yang tentu menjadi tantangan tersendiri dalam jarak tempuh yang lumayan jauh, waktu, biaya operasional, dan kelengkapan perizinan para nelayan,” kata mantan Kepala KSOP Gresik, Jawa Timur itu.

Wabup Kotim Irawati, kata Hotman, menyampaikan bahwa nelayan Kotim berharap adanya kemudahan dalam proses perizinan untuk kapal kapal nelayan dari Syahbandar Perikanan, serta memohon dukungan agar Kabupaten Kotim dapat memiliki pelabuhan bongkar muat perikanan sendiri, sehingga kegiatan perikanan masyarakat Kotim dapat berjalan lebih efektif dan efisien tanpa harus bergantung ke daerah lain.

Ia mengatakan, pembangunan pelabuhan bongkar muat perikanan melibatkan Dinas Perikanan, Provinsi Kalimantan Tengah dan Instansi terkait lainnya untuk dapat bersama-sama dan bersinergi dalam mencari alternatif dan solusi yang tepat, termasuk melalui koordinasi tugas langsung dengan Kepala KSOP Kelas III Sampit sebagai pihak yang berwenang dalam perizinan pelayaran, serta agar kiranya dapat memfasilitasi kebutuhan nelayan dan memperjuangkan kepentingan mereka agar dapat melaut dan melakukan bongkar muat hasil tangkapan ikan di wilayah Kotim.

Hotman dan jajarannya yakni Kasi KBPP Capt. Indra Novel ; Kasi Lala Muchlis, dan Kasubbag Tata Usaha Donny menyambut baik dan mengapresiasi atas kedatangan Wakil Bupati Irawati dengan menyampaikan beberapa aspirasi dari nelayan. Hotman menyampaikan berkomitmen secara bersama sama untuk mencari alternatif dan solusi terbaik dengan tetap berpedoman terhadap aturan serta mengedepankan keselamatan dan keamanan pelayaran dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. 

Hotman juga menyampaikan perlunya Pemda Kotim agar dapat mengajukan dan menyiapkan lokasi yang akan dijadikan Pelabuhan perikanan dan lokasi wajib memiliki izin sesuai dengan ketentuan. 

Pada rapat tersebut, Capt Indra Novel menyampaikan, bahwa instansi yang menerbitkan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) untuk kapal pengangkut ikan untuk saat ini di wilayah Kotim adalah Syahbandar Perikanan yang terletak di Kabupaten Seruyan. “Jika nanti ke depannya untuk Surat Persetujuan Kapal (SPB) kapal ikan diurus di KSOP

Kelas III Sampit, maka diharapkan agar dokumen kapal pengangkut Ikan agar dialihkan ke KSOP Kelas III Sampit, supaya bisa dilayani melalui sistem Inaportnet,” kata Novel. 

Sementara itu, Kasi Lala Gusti Muchlis menyampaikan jika Pemda Kabupaten Kotim mendorong adanya Pelabuhan Perikanan di Kabupaten Kotim, maka diharapkan Pemda Kotim agar mencari lahan dan tempat sebagai alternatif lokasi untuk dijadikan pelabuhan perikanan di wilayah Kabupaten Kotim, karena saat ini untuk lokasi pendaratan kapal ikan adalah di Kabupaten Seruyan. “Proses pelayanan bongkar muat adalah nantinya ke depannya adalah melalui sistem Inaportnet, jika semua regulasi telah dipenuhi,” ujar Muchlis.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kotim Ahmad Sarwo Oboi menyampaikan, apresiasi atas dukungan penuh dan aturan yang disampaikan oleh Kepala KSOP Kelas III Sampit dengan bersinergi dalam memfasilitasi kepentingan nelayan agar memperoleh kemudahan dalam pengurusan izin berlayar dan kegiatan bongkar muat ikan untuk ke depannya.

Wakil nelayan yang hadir dalam rapat juga menyampaikan penghargaan yang setinggi tingginya kepada Wakil Bupati Kotim dan Kepala KSOP Kelas III Sampit Hotman yang telah menyampaikan arahan dan dukungan dalam rapat serta menyampaikan beberapa aturan serta beberapa alternatif sebagai angin segar kepada para nelayan. 

Sebagai langkah dan tindak lanjut, maka akan direncanakan melihat beberapa alternatif lokasi di wilayah perairan untuk dapat diajukan menjadi Pelabuhan kapal ikan di wilayah Kotim sesuai dengan ketentuan. Jika lokasi telah ditentukan, maka akan dapat dibahas dalam rapat lanjutan untuk rapat pertemuan berikutnya dengan mengundang Syahbandar Perikanan di Kalteng serta Instansi terkait lainnya. Rapat koordinasi berjalan dengan penuh hikmah atas kolaborasi dan sinergitas untuk mewudkan pelayanan prima kepada para nelayan. (yad)

Wabup Kotim Kunjungi Kantor KSOP Sampit, Bawa Aspirasi Nelayan dan Wacana Pembangunan Pelabuhan Bongkar Muat Perikanan  Selengkapnya