Profesi ini Rawan Gangguan Kesehatan Mental, Waspada !

GRESIK,1minute.id – Persatuan Wartawan Indonesia atau PWI  Gresik melakukan refleksi akhir tahun menggelar diskusi khusus berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan atau Dinkes Gresik pada Rabu, 11 Desember 2024.

Diskusi secara lesehan di Sekretariat PWI Gresik di Jalan A.I.S. Nasution, Gresik mengusung tema “Kesehatan Mental & Kerja Jurnalistik”.

Sholihul Huda, Ketua Seksi Wartawan Olahraga (Siwo) PWI Gresik,  mengungkapkan bahwa beberapa masalah kesehatan mental yang sering dialami wartawan mencakup stres, kecemasan, hingga depresi.

“Wartawan memiliki jam kerja yang sangat fleksibel, tidak mengenal waktu, hari, bahkan harus siap dalam kondisi apapun,” ujar Huda. Menurutnya, pola kerja yang tidak teratur tersebut membuat wartawan rentan mengalami gangguan kesehatan mental. 

Jika tidak dikelola dengan baik, masalah ini dapat berkembang menjadi lebih serius. Huda juga membagikan pengalaman pribadinya sebagai wartawan di salah satu media televisi berita terbesar. 

Ia menceritakan bagaimana rutinitas meliput peristiwa besar dan mendesak seperti breaking news kerap menimbulkan tekanan tinggi. “Kadang kita mudah stres hingga mengalami gangguan kesehatan mental akibat rutinitas yang menuntut kesiapan kapan saja,” tuturnya.

Sebagai upaya pencegahan, Huda memberikan beberapa tips untuk menjaga kesehatan mental. Di antaranya, olahraga teratur, tidur cukup, membatasi penggunaan media sosial.

Kemudian mencari dukungan sosial, serta mengembangkan keterampilan koping atau menghadapi situasi penuh tekanan. “Kesehatan mental yang baik sangat penting untuk menjaga motivasi, pola pikir konstruktif, dan menghasilkan berita berkualitas,” tegas Huda.

Diskusi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran wartawan terhadap pentingnya kesehatan mental dalam menjalani profesi yang penuh tantangan. (gus/yad)

Profesi ini Rawan Gangguan Kesehatan Mental, Waspada ! Selengkapnya

Kolaborasi Dinkes dan PWI Gresik, Pengentasan Stunting Harus Libatkan Semua Stakeholder

GRESIK,1minute.id – Pengentasan stunting, masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik. Saat ini, angka prevelensi stunting di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik masih di angka 15,7 persen pada semester I/2024.

Brrdasarkan Perda nomor 9/2023, ditargetkan penurunan angka stunting pada 2024 sebesar 10 persen di sisa 21 hari lagi. Dinas Kesehatan atau Dinkes Gresik dan Persatuan Wartawan Indonesia atau PWI Gresik menggelar diskusi kolaborasi dalam rangka menekan angka stunting di Gresik pada Selasa, 10 Desember 2024.

Diskusi di helat di Sekretariat PWI Gresik di Jalan A.I.S Nasution, Gresik dipimpin oleh Ketua PWI Gresik Deni Ali Setiono dan dihadiri puluhan anggota.

Deni menyebut, berdasarkan data bahwa prevalensi stunting di Gresik pada semester I/2024 masih di angka 15,7 persen. Dan ditargetkan turun hingg angka 10 persen sebagaimana Perda Nomor 9 Tahun 2023.

“Berdasarkan data masih ada 22 desa di 9 kecamatan dengan angka prevalensi stunting tinggi. Kerentanannya pada ibu miskin, ibu remaja, keluarga terisolasi hingga hambatan tradisi dan budaya,” ungkap Deni.

Ia melanjutkan, upaya penurunan angka stunting menghadapi tantangan yang kompleks. Mulai dari keterbatasan akses hingga kendala edukasi dan sosialisasi. 

“Dalam upaya penurunan stunting ini, kita sebagai jurnalis atau wartawan mempunyai peran yang penting. Salah satunya dalam hal edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat,” imbuhnya.

Edukasi dan sosialisasi ini dapat melalui informasi atau pemberitaan pencegahan stunting, angkat cerita keberhasilan penanganan stunting sebagai inspirasi dan mendorong lahirnya kebijakan pro stunting. 

“Yang perlu digarisbawahi bahwa, persoalan stunting ini adalah sesuatu yang kompleks. Tidak bisa hanya Dinas Kesehatan atau satu instansi saja, jadi kami mendorong kolaborasi seluruh stakeholder seperti Dinas Pendidikan, KBPPPA dan lainnya dalam rangka percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Gresik,” tutupnya.

Dalam diskusi ini juga disoroti terkait anomali data prevalensi stunting dengan kondisi di lapangan. Diperlukan data yang valid agar penanganan stunting berjalan secara optimal. Serta optimalisasi pencegahan stunting mulai dari anak remaja. Salah satunya pengawasan pemberian vitamin kepada remaja hingga pencegahan pernikahan dini. Permasalahan kompleks akan terurai dengan kolaborasi bersama-sama. (yad/gus)

Kolaborasi Dinkes dan PWI Gresik, Pengentasan Stunting Harus Libatkan Semua Stakeholder Selengkapnya

Inovasi Precise Interlock Brick, SIG Tawarkan Solusi atas Tiga Tantangan Proyek 3 Juta Rumah

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) optimistis inovasi produk turunan semen hijau yakni precise interlock brick menjadi solusi jitu untuk menjawab tantangan penyediaan 3 juta rumah.

Target proyek 3 juta rumah yang dicanangkan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) disebut menghadapi sejumlah tantangan seperti target penyelesaian yang singkat yakni setahun, keterbatasan anggaran, dan rendahnya daya beli masyarakat. 

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, Kementerian BUMN bersama dengan Kementerian PKP hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan hunian yang berkualitas dan terjangkau, melalui proyek 3 juta rumah. 

Beberapa perusahaan BUMN, termasuk SIG yang merupakan penyedia solusi konstruksi infrastruktur dan perumahan, dikolaborasikan untuk mendukung program nasional tersebut dan memastikan tantangan yang menyertainya bisa teratasi secara efektif.

“Melalui kolaborasi perusahaan BUMN, Kementerian BUMN berkomitmen untuk menghadirkan solusi perumahan yang terjangkau dan berkelanjutan,” tutur Erick Thohir. Tiga BUMN yang berkolaborasi adalah SIG selaku penyedia bahan bangunan, BTN selaku penyedia fasilitas pembiayaan, dan Perumnas yang akan melaksanakan pembangunan hunian terintegrasi atau transit-oriented development atau TOD.

Direktur Utama SIG Donny Arsal menyatakan, SIG menyediakan produk bahan bangunan inovatif yang rendah emisi, serta fasilitas pembiayaan pemilikan rumah. Kolaborasi antar BUMN tersebut memungkinkan SIG memenuhi kebutuhan masyarakat akan hunian berkualitas dan terjangkau, serta memenuhi aspek keamanan dan kenyamanan. 

”Sebagai market leader di industri bahan bangunan domestik, SIG memiliki kapabilitas untuk mendorong pembangunan rumah ramah lingkungan. Kehadiran semen hijau SIG dan produk turunannya yaitu precise interlock brick, memberikan nilai tambah yang mampu menjadi solusi atas tantangan kepemilikan rumah saat ini,” kata Donny Arsal.

Sebagai perusahaan penyedia solusi bahan bangunan terdepan di Indonesia, SIG mendorong penggunaan semen hijau yang rendah emisi dan produk turunannya yang ramah lingkungan. Precise interlock brick merupakan hasil penelitian terapan dengan mekanisme kerja yang saling mengunci antar balok seperti sistem lego.

Penggunaan precise interlock brick memberikan banyak keuntungan dalam pembangunan rumah dibandingkan material konvensional, karena lebih efisien dalam penggunaan material dan lebih mudah dalam pengaplikasian.

Durasi konstruksi pembangunan rumah menggunakan precise interlock brick juga lebih cepat daripada bata biasa karena tidak memerlukan proses perendaman bata, penyediaan kotak cetak pengecoran atau bekisting, aplikasi bahan perekat atau spesi di setiap lapis bata, serta penambahan plester dan acian.

Precise interlock brick juga telah dinyatakan ramah gempa untuk wilayah dengan tingkat seismisitas tinggi (KDS D) berdasarkan Uji Siklik dinding 2D di Balai Besar Sarana dan Bangunan Gedung Dirjen Bina Teknik Permukiman dan Perumahan.

Donny Arsal menambahkan, precise interlock brick menjadi solusi bagi pengembang properti dalam pembangunan rumah yang cepat dan terjangkau, serta ramah lingkungan, untuk meningkatkan keunggulan dan daya saing.

“SIG siap berkolaborasi dengan pihak perbankan dan para pemangku kepentingan lainnya dalam pembangunan perumahan yang ramah lingkungan sebagai bagian dari upaya akselerasi transisi menuju ekonomi hijau di Indonesia,” ujar Donny Arsal. (yad)

Inovasi Precise Interlock Brick, SIG Tawarkan Solusi atas Tiga Tantangan Proyek 3 Juta Rumah Selengkapnya
DAMARKURUNG : Salah satu kesenian dan diskusi hari pertama, gelaran JAF 2024 di venue Wahana Ekspresi Poesponegoro yang menampilkan seni damarkurung pada Rabu, 4 Desember 2024 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Ada Tari Masmundari di Penutupan JAF 2024, Luhur Kayungga ; Kesenian di Gresik Terawat dan Menginspirasi

GRESIK,1minute.id – Gelaran Jatim Art Forum atau JAF 2024 berakhir pada Sabtu malam, 7 Desember 2024. Penutupan event kolaborasi Dewan Kesenian Jawa Timur atau DKJT,  dan Dewan Kebudayaan Gresik atau DKG serta Disparekrafbudpora Gresik ini meriah.

Gresik yang menjadi sohibul bait menampilkan sejumlah karya kesenian dan budaya yang berlangsung 4 hari, mulai 4-7 Desember 2024. Kegiatan itu, berpusat di Gedung Nasional Indonesia (GNI), Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), dan area makan Poesponegoro. 

Pada malam penutupan dipusatkan di GNI beberapa seni tarian ditampilkan. Mulai dari tari Masmundari, Giri Gisik, Memoria Lentera, Seni Mustika Giri, dan Gresik Lila Ing Batos. Puncaknya launching buku Ensiklopedia Membaca Gresik, dan penampilan Ludruk Pangastapa Karsa.

Ketua Pelaksana Luhur Kayungga mengatakan, program Jatim Art Forum ini, sudah sudah terlaksana satu dekade oleh DKJT. Pada 2024 ini, terpilih Kabupaten Gresik sebagai tuan rumah. Hal tersebut tidak lepas dari potensi Kabupaten Gresik, yang punya sejarah budaya yang panjang dari masa lampau. 

“Di Gresik ini, kebudayaan masih tetap bertahan seiring dengan perubahan zaman. Artinya di Gresik masih mempertahankan dan melestarikan kebudayaan. Seperti Prularisme, perdagangan yang maju sudah ada, agamis pun sudah kuat dari sejarah masa lalu. Begitu juga dengan kebudayaan yang lain, tumbuh seiring berkembangnya zaman,” ungkapnya. 

Menurut dia, beberapa kegiatan kesenian dan kebudayaan di Gresik masih terawat, bahkan dari kegiatan ini Gresik selalu menginspirasi. “Dari kegiatan ini, menjadi titik tolak atau tonggak, bahwa kita perlu belajar dari Gresik berbagai hal. Bagaimana kebudayaan dan tradisi itu masih terawat,” jelasnya. 

“Bagaimana satu wilayah di Gresik melakukan perkembangan kebudayaan, tapi prinsip yang dipertahankan. Semisal dengan Icon Kota Santri dengan banyak industrialisasi, dan masyarakat urban. Campur aduk budaya dari berbagai bangsa dan suku, disini bisa tersharing oleh masyarakatnya,”sambungnya. 

Selain itu, lanjut dia, di Kabupaten Gresik ini, tidak hanya kesenian tradisi saja yang tumbuh, ada juga kesenian modern atau kontemporer. Artinya dinamika tumbuh. 

Sedangkan untuk tema besar dalam acara ini, “Damar Kurung Eksplore”. Tidak lepas dari ikon yang ada di Gresik. Juga bentuk pembelajaran dari Mbah Masmundari. 

“Kita belajar Damar kurung atau mbah Masmundari. Bagaimana berkesenian melakukan potret sosial , meskipun dalam usianya 100 lebih. Kesenian melakukan intensitas, dan kepekaan, dan imajinasi. Itu pengembangan yang diajarkan oleh mbah Masmundari. Bagaimana menggambarkan karyanya imajinatif,” paparnya. 

Besar harapan, dari kegiatan ini menjadi pemantik dan sharing kepada masyarakat, khususnya masyarakat kesenian untuk bisa termotivasi agar terus berkarya, dan berkembang dan mengakar dengan akar budaya. 

“Sehingga tidak gampang terombang ambing dengan tren dan isu kenenian meutakhair. Ada hal yang yang harus mengakar. Akar itu menjadi satu hal yang kuat, meliputi sejarah dan budaya,”pungkasnya. (yad)

Ada Tari Masmundari di Penutupan JAF 2024, Luhur Kayungga ; Kesenian di Gresik Terawat dan Menginspirasi Selengkapnya

Menang Tipis 3-2, Gol Kahar Penentu Kemenangan Gresik United Vs Persipal, Palu 

GRESIK,1minute.id – Kahar Kalu Muzakkar menjadi pahlawan kemenangan Gresik United ketika menjamu Persipal, Palu di Stadion Gelora Joko Samudro atau G-JOS pada Sabtu, 7 Desember 2024.

Gol gelandang serang tim berjuluk Laskar Joko Samudro di menit 90+5 telah menyelamat muka tim asuhan Djajang Nurdjaman dihadapan 3.373 suporter Gresik United, Ultras Gresik menang dengan skor 3-2. Pada laga sebelumnya saat melawan RANS Nusantara, Kahar memborong 2 gol sehingga Gresik United memenangi pertandingan di kandang lawan.

Raihan 3 poin dalam laga kesepuluh lanjutan Pegadaian Liga 2, menempatkan Gresik United naik satu strip dengan mengumpulkan 17 poin dan menggeser posisi Persipal, Palu berada di posisi 3. Posisi teratas masih diduduki Persibo, Bojonegoro 20 poin dan Persela, Lamongan meraih 19 poin.

Laga Gresik United menjamu Persipal, Palu berlangsung seru dan ketat. Meski bertanding dibawah guyuran hujan dengan kelembaban udara 28 derajat celcius kedua kesebelasan menampilkan permainan saling serang, ketat dan panas. Delapan kartu kuning ( 3 pemain Gresik United dan 5 pemain Persipal, Palu) serta 1 kartu merah untuk pemain Persipal yang di keluarkan wasit Masyur itu. 

Pelatih Gresik United Djajang Nurdjaman menginstruksikan kepada pemain untuk menyerang sejak menit awal. Pada menit 18 Renan Silva menceploskan bola ke gawang Persipal, Palu lewat tendangan pinalti.

Tertinggal satu gol, tim asuhan Achmad Zulkifli meningkatkan tempo permainan dan berhasil menyamakan kedudukan 1-1 lewat kaki Ardiansyah menit 40. Menjelang turun minum babak pertama atau menit 45+3, Soni Setiawan, menjadi penyelamat tim tuan rumah unggul 2 – 1.

Memasuki babak kedua, laga berlangsung ketat dan panas. Persipal, Palu main lebih ngotot. Pada menit 60 Rasul Ma’arif Paramfasi menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Pertandingan semakin panas. Wasit Mansyur mengeluarkan 8 kartu kuning (3 pemain Gresik United dan 5 pemain Persipal, Palu). 

Pada menit 89 Fikri Ardiansyah keluar lapangan karena mendapatkan kartu merah karena akumulasi 2 kartu kuning sehingga Persipal, Palu bermain dengan 10 pemain. Gol penentu kemenangan Gresik United dicetak Kahar Kalu Muzakkar di menit 90+5.  Skor akhir 3-2 kemenangan Gresik United.

Pelatih Persipal, Palu Achmad Zulkifli meminta maaf kepada masyarakat Palu karena tidak membawa 3 poin. “Meski anak-anak telah berjuang luar biasa sampai titik darah penghabisan. Tapi, keberuntungan belum memihak ke kami,” katanya.

Sementara pelatih Gresik United Djajang Nurdjaman mengaku senang karena target 3 poin bisa tercapai. Ia pun mengapresiasi kerja pemain yang berjuang ngotot dari awal hingga akhir. “Alhamdulillah target 3 poin bisa tercapai,” katanya usai pertandingan. Kemenangan ini, imbuhnya, bisa menjaga asa lolos 8 besar sekaligus memperbaiki peringkat dari 4 ke 3. (yad)

Menang Tipis 3-2, Gol Kahar Penentu Kemenangan Gresik United Vs Persipal, Palu  Selengkapnya

ODGJ Bakar Pakaian, Warga Sekampung dan Petugas Damkarmat Gresik Panik

GRESIK,1minute.id – Seorang ODGJ bernama Choirul Anam berulah pada Jumat malam, 6 Desember 2024. Ulah pemuda 30 tahun itu membikin warga sekampung panik. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik turun tangan.

Lalu apa yang dilakukan oleh Choirul Anam, orang dengan gangguan jiwa atau ODGJ itu? Kepala Dinas Damkarmat Gresik Suyono menceritakan, pada Jumat, 6 Desember 2024 sekitar pukul 20.58 WIB, seorang warga bernama Budi, warga di Jalan Masjid Jami Baitul Muttaqin Leran, Desa Leran, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur melihat ada asal di rumah Choirul Anam. 

Choirul Anam, penghuni rumah berdinding tembok yang belum di plester semen seorang ODGJ. Asap yang keluar dari celah angin-angin rumah semakin banyak. Melihat kondisi itu, warga ingin menyelamat penghuni rumah yang sebatang kara itu. 

Namun, warga khawatir pemilik rumah yang diketahui mengidap ODGJ itu marah. “Sehingga warga kemudian melaporkan ke kami, damkar Gresik,” kata Suyono pada Sabtu, 7 Desember 2024. Sebanyak 7 personil dengan satu unit mobil damkar dan satu unit mobil suplai air tiba di lokasi kejadian pukul 21.20 WIB. 

Kondisi asap dalam rumah Anam semakin tebal. Warga memecah kaca rumah untuk menyelamatkan korban Anam. Petugas Dankarmat melakukan penyemprotan air. “Korban Anan pingsan diduga terlalu banyak menghirup asap,” kata mantan Asisten bidang Pemerintahan Sekretariat Kabupaten Gresik. 

Lalu mengapa ada asap di rumah korban Choirul Anam ? “Korban membakar pakaian dan merembet ke almari rumah,” katanya. Kejadian yang dialami Choirul Anam ini menambah panjang kejadian kebakaran di kota Industri-sebutan lain- Kabupaten Gresik ini. Data Damkarmat Gresik ada 13 kebakaran per 6 Desember 2024. Artinya, di musim hujan ini, rata-rata ada 2 kali kejadian kebakaran. (yad)

ODGJ Bakar Pakaian, Warga Sekampung dan Petugas Damkarmat Gresik Panik Selengkapnya

Gresik United Menjamu Persipal, Palu Sore ini, Presiden Klub Gresik United Janjikan Bonus 

GRESIK,1minute.id – Gresik United bakal menjamu Persipal, Palu di Stadion Gelora Joko Samudro atau G-JOS pada Sabtu sore, 7 Desember 2024. Presiden klub Gresik United Fandi Akhmad Yani menjanjikan bonus bagi pemain dan pelatih bila meraih 3 poin lanjutan kompetisi Liga 2 yang memasuki laga kesepuluh ini.

“Sekarang tren positif bagi tim, dalam jalur naik, suasana tim dalam kondisi bagus. Karena itu, harus kita dukung bersama. Jika menang lawan Persipal laga Sabtu nanti, akan kami beri bonus,” kata Fandi Akhmad Yani saat tasyakuran Annuversary 19 Gresik di markas baru di Kompleks Rumah Dinas Semen Gresik, Segunting, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Selasa malam, 3 Desember 2024.

Presiden Klub Gresik United hadir bersama CEO Gresik United Nila Yani Herdiyanti dan manajemen klub. Mereka duduk lesehan bersama pemain, pelatih dan ratusan suporter Gresik United, Ultras Gresik.

Sementara itu, pelatih Djajang Nurdjaman dalam konfrensi pers sehari menjelang laga menjamu Persipal, Palu menjanjikan permainan yang menyerang. “Semua pemain dalam performa yang baik. Termasuk Dicky Kurniawan,” kata Djajang Nurdjaman pada Jumat, 6 Desember 2024.

Pelatih Persipal, Palu Achmad Zulkifli mengatakan, siap memberikan penampilan terbaik ketika menghadapi Gresik United. “Semoga pertandingan bisa lancar dan menang,” kata Achmad Zulkifli.

Dalam lanjutan Liga 2, Gresik United versus Persipal, Palu diprediksi akan berlangsung seru. Sebab, kedua tim dalam performa yang terbaik. Namun, tim berjuluk Laskar Joko Samudro berada diatas angin karena bertanding di kandang dengan dukungan suporter fanatiknya, Ultras Gresik.

Dalam klasemen sementara di grup C, Gresik United berada di posisi keempat dari 9 kali laga meraih 13 poin ( 4 menang ; 2 seri dan 3 kalah). Sedangkan, Persipal, Palu berada diposisi ketiga dengan meraih 15 poin dari 9 kali bertanding ( 4 menang ; 3 seri dan 2 kalah).

Bila Gresik United bisa memenangi laga kandang ini, bisa menggeser posisi Persipal, Palu di posisi ketiga dengan 16 poin dibawah posisi Persibo, Bojonegoro dan Persela, Lamongan, masing-masing meriah poin 20 dan 19 dari 10 kali laga. (yad)

Gresik United Menjamu Persipal, Palu Sore ini, Presiden Klub Gresik United Janjikan Bonus  Selengkapnya

Pol PP Gresik dan Bea Cukai Razia Peredaran Miras di Pulau Putri. Ini Hasilnya

GRESIK,1minute.id – Satuan Polisi Pamong Praja atau Sat Pol PP Gresik kembali melakukan razia peredaran minuman keras pada Jumat malam, 6 Desember 2024. Kembali menemukan warung kopi atau kafe yang menyediakan minuman yang dilarang beredar di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

Razia peredaran miras atau minuman beralkohol ini sudah berulangkali. Seperti, jamur di musim hujan. Satu terkena razia, puluhan lainnya menyediakan miras. Seakan tidak ada unsur jera. 
Razia peredaran miras kali ini dilakukan di Pulau Bawean, tepatnya di Desa Teluk Sungai, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Razia dilakukan oleh Sat Pol PP Gresik bersama Bea Cukai Gresik dimulai pukul 21.30 WIB.

Ada tiga warung atau kafe yang menjadi sasaran razia penegakan Peraturan Daerah atau Perda Gresik nomor 15/2002 yang telah diubah dengan Perda Gresik nomor 19/2004 tentang Pelarangan Peredaran Miras.

Menurut Kepala Sat Pol PP Gresik Agustin Halomoan Sinaga, razia dilakukan berawal dari pengaduan masyarakat adanya warung/cafe yg menyediakan miras.  Selain itu,  permintaan para tokoh masyarakat ttg maraknya warkop/cafe & miras di Bawean.

Berdasarkan pengaduan tersebut, sejumlah personil Pol PP Gresik diterjunkan untuk melakukan penyelisikan warung dan kafe yang menyediakan miras di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean. Hasil penyelidikan ada tiga warung dan kafe yang terindikasi menyediakan miras.”Akan tetapi, setelah kami lakukan penertiban hanya satu kafe yang ditemukan menyediakan miras,” kata Sinaga pada Sabtu, 7 Desember 2024. 

Di kafe & resto itu, terangnya, ditemukan barang bukti 5 botol miras jenis Anggur Merah, 1 botol miras Anggur Biru, 4 botol miras Anggur Merah sudah kosong dan 2 teko  campuran miras. “Barang Bukti telah kita sita dan pelayan kafe serta pemilik cafe kita bawa ke Kantor Kecamatan Sangkapura untuk permintaan BAP dan pembinaan,” tegasnya. (yad)

Pol PP Gresik dan Bea Cukai Razia Peredaran Miras di Pulau Putri. Ini Hasilnya Selengkapnya

Di Gresik, Program Makan Bergizi Gratis Dimulai di SD Negeri 1 Bedilan

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik menggelar sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di UPT SD Negeri Bedilan pada Jumat, 6 Desember 2024. Sosialisasi kali pertama di sekolah berlokasi di Jalan A.K.S.Tubun, Kelurahan Bedilan, Kecamatan/Kabupaten Gresik, Jawa Timur ini langkah awal implementasi pemberian makan siang bergizi secara gratis bagi pelajar di Kabupaten Gresik. 

Makan gizi gratis akan resmi berjalan pada awal tahun depan. Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik telah mengalokasikan  di R-APBD Gresik 2025 anggaran makan bergizi dengan harga Rp 10 ribu per siswa.

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan  menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis ini adalah bagian dari komitmen mendukung kebijakan nasional dalam pemerataan akses gizi yang layak bagi anak-anak di seluruh Indonesia.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi berbagai instansi untuk bersama-sama meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya generasi muda sebagai aset bangsa,” tutupnya.

Sosialisasi makan bergizi gratis ini dihadiri Kasat Binmas Polres Gresik Iptu Ali Fauzi, Paurmin Bag SDM Polres Gresik Ipda  Ahmadun, Kabid Pengelolaan Pendidikan Sekolah Dasar Dispendik Gresik Sunikan dan Kepala UPT SDN 1 Gresik Erma Suryani, serta para personel Polwan dan siswa Latja SPN Polda Jatim.

Kasat Binmas IPTU Ali Fauzi menjelaskan bahwa program ini adalah bagian dari implementasi kebijakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

“Program makan bergizi ini kami laksanakan pertama kali di SD Bedilan sebagai langkah awal mendukung pemberian makan siang bergizi gratis bagi siswa-siswi di seluruh Indonesia. Program ini akan dimulai secara nasional pada 2 Januari 2025,” jelas Iptu Ali Fauzi

Ali Fauzi berharap program ini dapat menjadi solusi nyata untuk meningkatkan kesehatan dan kesadaran akan pentingnya gizi di kalangan pelajar.

Sementara itu, Kabid Pengelolaan Pendidikan Sekolah Dasar Dispendik Gresik Sunikan mengapresiasi inisiatif Polres Gresik yang sejalan dengan visi pemerintah pusat dalam meningkatkan kesehatan generasi muda.

“Kami mendukung penuh program ini. Dengan adanya makan bergizi gratis, kami optimistis anak-anak dapat memiliki kesehatan yang lebih baik dan tumbuh menjadi generasi unggul,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPT SDN 1 Gresik Erma Suryani, merasa bersyukur karena SD Bedilan terpilih menjadi lokasi pertama sosialisasi program ini. “Alhamdulillah, kami merasa sangat terhormat. Semoga program ini membawa dampak positif bagi anak-anak kami dalam mendukung kecerdasan dan kesehatan mereka,” ungkapnya. (yad)

Di Gresik, Program Makan Bergizi Gratis Dimulai di SD Negeri 1 Bedilan Selengkapnya

DLH Gresik dan Pegadaian, MengEMASkan Indonesia, Tanam Pohon di Home Base Gresik United di Stadion G-JOS 

GRESIK,1minute.id – PT Pegadaian, sponsor utama Liga 2 melakukan aksi penanaman pohon mangga di Stadion Gelora Joko Samudro atau G-JOS pada Jumat, 6 Desember 2024.

Ada puluhan pohon yang di tanam di kompleks home base Gresik United yang berada di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur ini.

Penanaman puluhan pohon mangga bagian dari komitmen perusahan yang memiliki slogan baru “MengEMASkan Indonesia” untuk menjaga kelestarian dan mengurangi gas karbondioksida atau CO² di Kota Industri-sebutan lain- Kabupaten Gresik ini.

Gerakan penanaman pohon ini dilakukan dengan kolabarasi bersama Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Gresik ; PT Liga Indonesia Baru atau LIB, manajemen Gresik United atau GU, suporter GU, Ultras Gresik dan pelajar. Aksi nyata peduli lingkungan ini yang dilakukan oleh Pegadaian Wilayah Cabang 12 Surabaya.

Mengapa menanam pohon mangga? Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gresik Sri Subaidah mengatakan, ada beberapa manfaat yang akan didapatkan dengan menanam pohon produktif. Pertama, pohon mangga ini baik untuk mengurangi gas emisi karbondioksida atau CO². 

“Tadi saya melihat keinginan dari Pegadaian ini mengurangi emisi karbon. Dengan adanya penanaman ini kami berharap gas karbondioksida semakin turun,” katanya. Selain menurunkan gas CO² di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, penanaman pohon mangga memiliki manfaat ekonomis. 

“Nanti, masyarakat atau suporter bisa memanen hasilnya,” katanya. Untuk bisa memberikan manfaat ini, Sri Subaidah mengajak suporter GU, Ultras Gresik untuk ikut merawat. “Jadi setelah ditanam, Saya juga minta untuk dirawat,” katanya. Selain itu, penanaman pohon ini bisa menjaga kandungan air. 

Manfaat lain dari penanaman pohon ini, ia melanjutkan cakupan ruang terbuka hijau atau RTH di Gresik meningkat. “Saat ini, RTH masih 10,11 persen. Ini kurang seharusnya 30 persen (10 persen privat, dan 20 persen di tempat umum),” ujarnya. Sri Subaidah sudah memiliki solusi menambah cakupan RTH. ” Untuk izin kawasan perumahan, atau industri di siteplan kami sudah syaratkan 20 persen untuk RTH,” katanya.

Bagaimana kawasan perumahan atau industri yang lama dan tidak memiliki lahan untuk penghijauan, katanya, telah didorong untuk melakukan penanaman pohon di Stadion G-JOS.

Stadion G-JOS adalah aset Pemerintah Kabupaten Gresik. Stadion yang sudah standar FIFA masih terasa gersang. Stadion ini menjadi home base tim Laskar Joko Samudro, julukan Gresik United yang sedang berlaga di Pegadaian Liga 2. Saat ini, Gresik United nangkring di posisi 3 di grup C. 

Perwakilan Pegadaian Wilayah Cabang 12 Surabaya Fajar Yuliatmoko mengatakan, penanaman pohon ini salah satu konsern perusahaan untuk turut menjaga kelestarian lingkungan. Penanaman pohon dilakukan di sejumlah tempat ini bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan atau TJSL.

“Harapan kami, penanaman pohon ini bisa berdampak baik terhadap di lingkungan perusahaan, lingkungan sekitar penanaman pohon  sehingga menikmati hasilnya karena adanya perubahan iklim yang cukup signifikan ini,” kata Fajar. (yad)

DLH Gresik dan Pegadaian, MengEMASkan Indonesia, Tanam Pohon di Home Base Gresik United di Stadion G-JOS  Selengkapnya