Gerak Cepat Quick Wins Kapolri, Polres Gresik Ringkus DC Pinjol Ilegal di Lampung

GRESIK, 1minute.id – Komitmen Quick Wins Kapolri soal pemberantasan pinjol ilegal dibuktikan Polres Gresik. Seorang debt collector (DC) pinjaman online (pinjol) abal-abal berinisial S (29) ditangkap di Desa Sripendowo, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan, Lampung.

S ditangkap atas kasus pemerasan melalui media elektronik dengan ancaman penyebaran data pribadi. Satu rekan S berinisial A kini ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

“Viral beberapa hari lalu ada korban datang ke Polsek Manyar saat kami kunjungan, langsung kami tindaklanjuti. Alhamdulillah bisa terungkap dalam waktu singkat, uang sudah dikembalikan ke korban,” ujar Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution di Mapolres Gresik, Rabu, 14 Oktober 2026.

Ramadhan menegaskan, pengungkapan ini merupakan atensi 100 hari kerja Quick Wins Kapolri dalam penanganan penipuan digital dan pinjol ilegal. “Kami berkomitmen akan serius menangani laporan serupa,” kata alumnus Akpol 2006 itu.

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Mohammad Prasetyo menjelaskan, tersangka ditangkap di lokasi saat melancarkan aksinya. “Saat penangkapan ada yang melarikan diri, kami tetapkan DPO,” ujar Prasetyo.

Peras Korban Pakai Foto Vulgar Edit KTP

Kasus ini terbongkar berkat keberanian korban berinisial BPS, warga Kecamatan Manyar. Pada 22 September 2026, BPS mendapat teror WhatsApp dari beberapa nomor yang mengaku DC pinjol.

Awalnya BPS ditagih Rp 1,6 juta dari aplikasi Pinjam Amanah yang belum jatuh tempo. Karena takut, ia membayar lunas.

Tak berhenti, pelaku kembali menagih Rp 2,9 juta mengatasnamakan aplikasi Dana Dompet. Padahal BPS tak pernah meminjam di aplikasi tersebut. Pelaku memberi waktu 10 menit dan mengancam menyebar data pribadi.

Karena takut, BPS transfer Rp 2,9 juta via virtual account. Pelaku kembali meminta Rp 3,4 juta lewat VA berbeda. Korban menolak.

Pelaku kemudian mengirim gambar editan: foto korban masuk daftar DPO lengkap dengan foto KTP, serta foto KTP korban yang digabungkan dengan konten pornografi. Ketakutan, BPS melapor ke Polres Gresik. Polisi menyita dua unit handphone milik tersangka.

Bermodus Kelompok, Raup Rp 60 Juta Per Bulan

Hasil penyidikan, S mengaku bekerja dalam kelompok terorganisir. Ada peran pemberi perintah, penagih, hingga pemeras. Data korban berupa foto KTP dan wajah didapat dari AG (DPO).

“Data diduga diperoleh dari sebuah situs berbahasa Mandarin yang memuat data nasabah sejumlah aplikasi pinjol ilegal,” ungkap Prasetyo.

S mengaku beraksi sejak Desember 2025 dengan target 5 orang per hari dan meraup Rp 30 juta hingga Rp 60 juta per bulan. Polisi masih mengembangkan kasus untuk membongkar aliran dana dan sumber data pribadi. Atas perbuatannya, tersangka terancam 6 tahun penjara dan/atau denda kategori V.

Dalam kesempatan itu, Kapolres juga mengembalikan utuh uang Rp 2,9 juta milik korban. “Saya ucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Kapolres dan jajaran Polres Gresik yang cepat dan sigap menangani kasus ini. Uang sudah saya terima utuh,” ucap BPS.

Polres Gresik mengimbau warga tidak panik jika mendapat tagihan dari nomor tak dikenal. Cek tagihan hanya lewat aplikasi resmi, pastikan pinjol legal dan terdaftar di OJK. Jangan asal memberikan foto KTP dan wajah.

Jika diteror, jangan hapus bukti percakapan dan segera lapor ke 110 atau Lapor Cak Rama 081188002006. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Gerak Cepat Quick Wins Kapolri, Polres Gresik Ringkus DC Pinjol Ilegal di Lampung Selengkapnya

Dorong Bansos Tepat Sasaran, Gus Yani Kenalkan Portal Perlinsos Digital di Rembuk Akur 2026

GRESIK,1minute.id  – Program Rembuk Akur Warga kembali bergulir. Bertema “Gresik Lebih Baik”, kegiatan tahun 2026 digelar pada Selasa, 13 Oktober 2026 di Gedung Olahraga Raden Kromo Widjojo, Kecamatan Sidayu, Gresik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani hadir langsung menyapa warga. Dalam sambutannya, Pemkab Gresik mendorong pemerataan bantuan sosial melalui penguatan peran masyarakat dalam mengusulkan dan mengawal penerima manfaat.

Warga diperkenalkan dengan Portal Perlinsos Digital, layanan resmi Kementerian Sosial yang terintegrasi dengan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Melalui portal ini, masyarakat bisa mendaftar, memantau, hingga mengajukan sanggahan terkait bansos secara mandiri.

Gus Yani – sapaan akrab Bupati Gresik menegaskan, warga akan dilibatkan sebagai agen Perlinsos. Mereka bisa mengusulkan tetangga atau warga sekitar yang dinilai layak menerima bantuan, termasuk bantuan presiden.

“Bapak ibu semua nantinya akan menjadi agen Perlinsos. Panjenengan bisa ikut mengusulkan warga yang membutuhkan bantuan, termasuk untuk bantuan presiden,” ujar Magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya ini

Menurut Gus Yani, kesempatan mengusulkan terbuka untuk semua warga. Dengan keterlibatan aktif masyarakat, pendataan diharapkan lebih menjangkau kelompok rentan sehingga bansos lebih merata dan tepat sasaran.

Ia menegaskan peran agen Perlinsos bersifat sukarela tanpa honorarium. Ini adalah bentuk gotong royong dan kepedulian sosial.

“Perlu saya tegaskan, menjadi agen Perlinsos ini sifatnya sukarela. Tidak ada imbalan atau honorarium. Ini bentuk kepedulian kita bersama agar masyarakat yang membutuhkan bisa terjangkau bantuan,” tegas Mantan Ketua DPRD Gresik ini. 

Melalui Rembuk Akur Warga 2026, Pemkab Gresik berharap sinergi pemerintah dan masyarakat semakin kuat mewujudkan perlindungan sosial yang transparan, inklusif, dan merata. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi

Dorong Bansos Tepat Sasaran, Gus Yani Kenalkan Portal Perlinsos Digital di Rembuk Akur 2026 Selengkapnya

Jelang Musim Tanam, Petrokimia Gresik Siapkan 443 Ribu Ton Pupuk Bersubsidi

GRESIK, 1minute.id  – PT Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), menyiapkan stok pupuk bersubsidi sebanyak 443.436 ton untuk mengamankan musim tanam Oktober–Maret.

Stok tersebut berada di atas ketentuan “safety stock” yang ditetapkan pemerintah. Langkah ini untuk menjaga kesiapan pasokan demi produktivitas pertanian dan ketahanan pangan nasional.

Rinciannya, Urea 95.645 ton, NPK Phonska 261.858 ton, Petroganik 70.054 ton, ZA 4.116 ton, dan SP-36 11.763 ton.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, di Gresik, Senin (12/10/2026), mengatakan ketersediaan pupuk menjadi kunci kelancaran musim tanam. “Paling utama kebutuhan petani itu tercukupi, tidak ada kendala apalagi pada saat musim tanam. Ini bentuk dukungan kami untuk meningkatkan produktivitas dan mewujudkan ketahanan pangan nasional,” ujar Daconi.

Dorong Pemupukan Berimbang

Selain stok, Petrokimia Gresik mendorong pemupukan berimbang untuk menjaga produktivitas berkelanjutan. Hal ini penting, karena hasil uji terhadap 40.282 sampel tanah di 27 provinsi sejak 2016 menunjukkan 91,9 persen sampel memiliki karbon organik rendah. Padahal, bahan organik berperan menjaga struktur tanah dan ketersediaan hara.

“Pupuk harus dimanfaatkan secara tepat. Selain memenuhi hara tanaman, kita perlu menjaga kesehatan tanah agar tetap produktif. Penggunaan organik dan anorganik secara berimbang penting untuk keberlanjutan,” jelas Daconi.

Ia menambahkan, Petroganik memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah, sementara pupuk anorganik memenuhi kebutuhan hara. Kombinasi keduanya meningkatkan efisiensi pemupukan.

Untuk tanaman padi, Petrokimia Gresik memperkenalkan pola 5:3:2, yakni 500 kg pupuk organik, 300 kg NPK, dan 200 kg Urea per hektare. Penerapannya tetap menyesuaikan kondisi tanah dan rekomendasi teknis setempat.

Optimalkan Teknologi Digital

Untuk menjaga kesinambungan pasokan, Petrokimia Gresik mengoptimalkan teknologi digital melalui Warehouse Management System (WMS), Sistem Scheduling Truk Online (SISTRO), dan Petrokimia Gresik Port Information System (Petroport).

Sistem tersebut mendukung kelancaran pasokan bahan baku, produksi, serta pengelolaan gudang melalui penguatan koordinasi transportasi dan kepelabuhanan.

Sebagai produsen pupuk, tanggung jawab kami memastikan kesiapan produksi dan ketersediaan pasokan agar kebutuhan petani terus terpenuhi,” tutup Daconi. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Jelang Musim Tanam, Petrokimia Gresik Siapkan 443 Ribu Ton Pupuk Bersubsidi Selengkapnya

Diskoperindag Gresik Gelar Workshop UMKM Naik Kelas, Mimpikan Festival Nasi Kotak Khas Gresik 

GRESIK,1minute.id – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik menggelar Workshop “UMKM Naik Kelas” melalui Publik Relations dan Jurnalistik di Ruang Retno Swari Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 17 Juli 2026.

Workshop diikuti puluhan entrepreneur Binaan Diskoperindag Gresik dan perwakilan mahasiswa dari Universitas Gresik (Unigres) berlangsung gayeng. Selama hampir tiga jam workshop terasa lebih sangat cepat. Narasumber yakni Didik Hendri dan Chusnul Cahyadi.  Antusiasme peserta yang mayoritas kaum hawa ini sangat luar biasa. Mereka tidak hanya menjadi peserta. Mereka bahkan saling memotivasi, siap berkolaborasi untuk tumbuh dan naik Kelas.

Peserta workshop memiliki berbagai jenis usaha. Mulai tas rajut, warung kopi, katering dan makanan dan minuman memiliki pengalaman yang berbeda-beda. 

Plt Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro di Diskoperindag Gresik Rian Pramana Suwanda mengatakan, UMKM yang hebat bukan hanya memiliki produk berkualitas, tetapi juga mampu membangun kepercayaan publik melalui komunikasi yang efektif. “Workshop ini menjadi langkah strategis agar UMKM semakin dikenal, dipercaya, dan mampu naik kelas,” ujar Rian Pramana Suwanda.

Sementara itu, Didik Hendriyono yang tampil perdana dengan materi bertajuk “Peran Penting Public Relations & Jurnalistik Antarkan Pelaku UMKM Naik Kelas: Membangun Reputasi, Kepercayaan, dan Hubungan dengan publik”.  

Dalam kesempatan tersebut, mantan Ketua Komunitas Wartawan Gresik (KWG) ini memaparkan, bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Public Relation (PR) adalah strategi komunikasi kunci untuk membangun kredibilitas dan loyalitas pelanggan. PR bukan soal anggaran iklan yang besar, melainkan tentang bagaimana pelaku usaha menceritakan nilai autentik produk secara konsisten dan menjalin interaksi personal dengan masyarakat. 

Bagaimana caranya pelaku UMKM bisa dikenal luas tanpa harus mengeluarkan biaya promosi besar? Jawabannya  sederhana: dengan menjadi Public Relations (PR) bagi usahanya sendiri. Ia pun mencontohkan bagaimana karya tulisannya yakni “Telisik Hati” bisa merebut hati pembaca sehingga bisa terjual lebih dari 3 ribu buku. 

“PR bukan hanya milik perusahaan besar. Justru pelaku UMKM-lah yang paling membutuhkan keterampilan komunikasi publik agar produknya bisa dipercaya dan diterima masyarakat,” kata Pimpinan Redaksi Media Online Bumi Nusantara News/BN News ini.

Membangun citra usaha, ia melanjutkan, bukan sekadar memasang iklan, melainkan tentang menjalin hubungan dan kepercayaan. Langkah pertama bisa dimulai dari hal sederhana: berinteraksi dengan media.  Media itu sekarang terbagi dua, ada mainstream media seperti TV dan koran, dan ada digital media seperti akun-akun sosial. Pelaku UMKM bisa mulai dari situ, misalnya kirim pesan, kirim foto produk, atau sekadar memperkenalkan diri.

Dan kunci utama dalam komunikasi publik adalah konsistensi. Jangan menyerah jika belum direspons. Terus saja rutin kirim informasi atau update produk. Lama-lama mereka akan kenal dan percaya. Dengan cara itu, UMKM dapat menumbuhkan kredibilitas dan mulai membangun kehadiran digital yang kuat.

Sementara itu, Chusnul Cahyadi, dari  media online 1minute.id menyampaikan materi berjudul “Storytelling & Jurnalistik Digital: Menulis Cerita UMKM yang Menarik Media dan Konsumen”. Menurutnya, jurnalistik untuk Usaha Mikro dan menengah (UMKM) sangat diperlukan karena bermanfaat untuk menjadi lebih dikenal masyarakat. “Pemanfaatan teknik reportase dan penulisan berita untuk mempromosikan produk, mendokumentasikan pencapaian, serta menarik perhatian media massa. Ini menjembatani pelaku usaha dengan pasar yang lebih luas,” ujarnya penulis sejumlah buku ini.

Usai penyampaian materi dari kedua narasumber tersebut, para Pelaku UMKM Binaan Diskoperindag Kabupaten Gresik ini sangat antusias bertanya, berdiskusi, menyampaikan pengalaman dan berbagai usulan untuk kebaikan bersama demi berjuang bersama-sama dengan harapan besar UMKM yang dikelolanya saat ini semakin dikenal, dipercaya, dan mampu naik kelas.

Diantara mimpi pengusaha makanan adalah adanya festival nasi kotak khas Gresik. “Selama ini, belum ada momen khusus untuk festival nasi kotak khas Gresik,” kata seorang peserta. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Diskoperindag Gresik Gelar Workshop UMKM Naik Kelas, Mimpikan Festival Nasi Kotak Khas Gresik  Selengkapnya

Satlantas Polres Gresik Ingatkan Pengendara, Menyalip Sebelah Kiri Berbahaya

GRESIK,1minute.id – Puluhan banner himbauan tidak nyalip di sebelah kiri di pasang Satuan Polisi Lalu atau Satlantas Polres Gresik di sepanjang Jalan Raya Duduksampeyan, Gresik.

Kampanye meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan berkendara. Keselamatan nomor satu. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Unit Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran atau Kamsel Satlantas Polres Gresik Ipda Andreas Dwi Anggoro, bersama sejumlah anggotanya.  

Banner imbauan dipasang di titik-titik strategis yang selama ini dikenal rawan pelanggaran lalu lintas, khususnya aksi menyalip dari kiri yang kerap membahayakan pengguna jalan lain. Pemasangan banner ini merupakan salah satu bentuk upaya preventif yang diambil oleh jajaran Satlantas untuk membangun kesadaran tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kasat Lantas AKP Rizki Julianda Putera Buna mengatakan, kampanye ini ditujukan agar pengendara lebih memahami bahaya manuver menyalip dari sisi kiri.

“Kami ingin mengingatkan masyarakat bahwa menyalip dari kiri sangat membahayakan, baik bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ujar AKP Rizki pada Sabtu, 10 Mei 2025.

Ia berharap kegiatan ini menjadi bagian dari edukasi berkelanjutan yang mampu mengubah perilaku pengendara menjadi lebih disiplin dan patuh terhadap aturan lalu lintas. “Semoga langkah preventif ini mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Gresik,” tambahnya. 

Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Gresik menegaskan komitmennya dalam menciptakan budaya berlalu lintas yang aman dan tertib, demi keselamatan semua pengguna jalan. (yad)

Satlantas Polres Gresik Ingatkan Pengendara, Menyalip Sebelah Kiri Berbahaya Selengkapnya

Ini Pesan Plt Bupati Gresik Asluchul Alif kepada Pengurus Dewan Masjid Indonesia 

GRESIK,1minute.id –  “Sebagai wadah strategis dalam membina dan memakmurkan masjid. DMI memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung program pemerintah daerah. Khususnya dalam aspek spiritual, sosial dan pemberdayaan masyarakat,” Plt Bupati Gresik Asluchul Alif di Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim pada Ahad,  11 Mei 2025.

Dokter Alif-sapaan akrab-Asluchul Alif menghadiri pelantikan bersama dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pengurus Daerah (PD) Dewan Masjid Indonesia (DMI), PD Korps Muballighah masa bhakti 2024 – 2029 dan PD Perhimpunan Remaja Masjid (Prima) masa bhakti 2024 – 2027, Badan Koordinasi Majelis Ta’lim Masjid (BKMM) serta Lembaga Mualaf Center (eLMC).

Acara itu dihadiri di antaranya, Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir, Pimpinan Wilayah DMI Jawa Timur KH. M Sudjak, Pimpinan Pusat Korps Muballighah Hj. Rita Ariyani, Ketua Mustasyar PD DMI Kabupaten Gresik KH Afif Ma’shum, Ketua MUI Gresik KH Ainur Rofiq, Wakil Bupati Gresik Periode 2021 – 2024 Hj. Aminatun Habibah serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Gresik Imam Basuki. 

Menurutnya, peran DMI juga harus ikut menangkal ataupun mencegah kenakalan remaja juga angka perceraian di Kabupaten Gresik. Ini bisa dicegah dengan aktif menggelar kajian kajian kekinian, pelatihan digital, hingga kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan generasi muda saat ini. 

Pihaknya menambahkan, penanganan kenakalan remaja dan angka perceraian perlu menjadi perhatian utama. Penyebab utama kenakalan remaja dan perceraian yang sering disebutkan adalah pernikahan dini dan kurangnya pemahaman nilai nilai agama dan moral. 

“Pentingnya membekali anak muda dengan nilai nilai agama yang kuat, bukan hanya sebagai penindakan, tetapi juga sebagai upaya pencegahan. Masjid dapat dirancang sebagai ruang ekspresi anak muda yang islami, kreatif dan produktif, tanpa kehilangan nilai nilai ketaqwaan,” ujarnya. 

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik atau BPS tahun 2023, jumlah masjid di Kabupaten Gresik sebanyak 1.213 yang tersebar di 18 kecamatan. Ia berharap kedepan masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah ritual tetapi juga sebagai pusat pembinaan akhlak, pengembangan ilmu pengetahuan serta pemberdayaan ekonomi umat. 

“Keberadaan DMI Kabupaten Gresik menjadi mitra yang sangat strategis dalam menciptakan masyarakat yang bertaqwa dan sejahtera. Selamat kepada pengurus yang baru saja dilantik semoga amanah yang diemban dapat dijalankan dengan penuh keihklasan dan semangat pengabdian,” tutupnya. (yad) 

Ini Pesan Plt Bupati Gresik Asluchul Alif kepada Pengurus Dewan Masjid Indonesia  Selengkapnya

1.001 Bonsai Kelas Bintang Ramaikan Giri Kedaton Bonsai Dihelat Pemkab Gresik

GRESIK,1minute.id –  Giri Kedaton Bonsai 2025 di helat di halaman Kantor Bupati Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Pameran bonsai kelas bintang berskala nasional ini dibuka oleh Plt Bupati Gresik Asluchul Alif pada Jumat, 9 Mei 2025.

Pameran berlangsung hingga 13 Mei 2025 mendatang menghadirkan  sebanyak 1.001 bonsai dari berbagai jenis, gaya, dan usia dipamerkan. 

Tak hanya dari Gresik, peserta datang dari seluruh penjuru Indonesia untuk ambil bagian dalam kontes bergengsi ini. Mereka terbagi dalam lima kategori: kelas bintang (12 peserta), kelas utama (23 peserta), kelas madya (64 peserta), kelas pratama (274 peserta), dan kelas prospek (628 peserta).

Dalam sambutannya, Plt Bupati Gresik Asluchul Alif, menekankan pentingnya pameran ini bukan hanya sebagai ajang seni, tetapi juga sebagai peluang ekonomi baru.

“Bonsai bukan sekadar hobi atau seni. Di tangan yang tepat, bonsai bisa menjadi solusi konkret untuk mengurangi pengangguran. Kami ingin mendorong masyarakat untuk menjadikan budidaya bonsai sebagai ladang usaha, sebagai gerakan ekonomi kreatif berbasis hortikultura yang menjanjikan,” tegasnya.

Langkah ini, menurut dokter Alif, sejalan dengan semangat Gresik sebagai daerah yang terus mencari terobosan dalam membuka lapangan kerja dan menumbuhkan wirausaha baru di sektor non-industri.

Animo peserta Pameran Bonsai ini sangat besar. Hal ini seperti yang disampaikan Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putro. Dirinya menyebut peserta berasal dari wilayah di luar Pulau Jawa.

Giri Kedaton Bonsai 2025 menunjukkan bahwa Gresik mampu menjadi episentrum baru bagi perkembangan seni bonsai di Indonesia,” ujarnya.

Apresiasi juga datang dari Ketua Umum Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Pusat, Alex R. Tangkulung. Menurutnya, pameran kelas nasional semacam ini menjadi ajang _show off_ kualitas bonsai nasional.

“Pameran ini bukan hanya meningkatkan kualitas bonsai nasional, tapi juga membuka ruang baru bagi pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat,” katanya.

Tidak hanya kontes bonsai, rangkaian kegiatan juga dimeriahkan dengan berbagai agenda lain seperti pelayanan kesehatan hewan dan vaksinasi gratis, gelar pangan murah, serta agrimart dan bazar UMKM binaan Dinas Pertanian. Dengan begitu, pengunjung bisa menikmati produk-produk UMKM Gresik sekaligus melihat bonsai yang dilombakan.

Dalam kegiatan ini, diberikan beberapa penghargaan-penghargaan penting di antaranya

• Desa Petung, Kecamatan Panceng: dinobatkan sebagai Desa Bonsai Kabupaten Gresik Tahun 2025, atas perannya dalam pengembangan bonsai di tingkat desa.

• Best in Show: diraih oleh Andre Sutanto dari Jakarta, dengan karya yang memukau dewan juri.

• Grand Champion: disabet oleh Chandra Wijaya, juga dari Jakarta.

• Bonsai Favorit pilihan Plt Bupati Gresik: diberikan kepada Toyo dari Gresik Kota atas keunikan media tanam yang menyatu harmonis dengan keindahan bonsai.

Plt Bupati Alif mengajak seluruh masyarakat untuk turut menikmati keindahan dan nilai seni tinggi dari karya-karya bonsai yang dipamerkan. “Silakan datang dan nikmati. Pameran ini terbuka untuk umum hingga 13 Mei 2025. Siapa tahu, dari sekadar melihat, tumbuh minat, lalu muncul usaha baru dari bonsai,” pungkasnya. (yad)

1.001 Bonsai Kelas Bintang Ramaikan Giri Kedaton Bonsai Dihelat Pemkab Gresik Selengkapnya

Dicekoki Miras, Lalu Disetubuhi, Terduga Pelaku Ditangkap Unit PPA Satreskrim Polres Gresik

GRESIK,1minute.id – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak atau PPA Satuan Reserse Kriminal Polres Gresik menangkap pria berinisial FA alias Songol di Kecamatan Benjeng.

Pemuda 20 tahun di sergap karena diduga telah melakukan perbuatan asusila. Menyetubuhi anak di bawah umur, sebut saja Delima (bukan nama sebenarnya) berusia 15 tahun. 

Waka Polres Gresik Kompol Danu Anindhito menyampaikan, pengungkapan ini berawal dari laporan ibu korban pada 6 Mei 2025. Korban, seorang remaja perempuan berusia 15 tahun, mengaku menjadi korban persetubuhan oleh pelaku dalam dua kesempatan, yakni akhir Maret 2025 dan 5 Mei 2025 di sebuah gubuk di Kecamatan Benjeng. 

Setelah menerima laporan, anggota langsung melakukan penyelidikan intensif dan berhasil mengidentifikasi serta menangkap tersangka FA alias Sogol.

“Korban pada saat di setubuhi terpengaruh oleh minum-minuman keras dan pelaku membungkam mulut juga memukul pipi kanan korban sebanyak satu kali dan memukul pipi kiri korban sebanyak satu kali sehingga korban tidak berdaya dan di setubuhi oleh pelaku,” ujar Kompol Danu.

Berdasarkan hasil penyidikan, tersangka merupakan teman korban yang mengajak korban minum-minuman keras jenis arak sebelum melakukan perbuatan bejatnya. Perbuatan pertama dilakukan di rumah pelaku saat situasi sedang sepi, dan yang kedua dilakukan di sebuah gubuk di area persawahan. Korban dalam keadaan tidak berdaya dan sempat mendapat kekerasan fisik berupa pukulan di wajah sebelum diperkosa.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian korban saat kejadian. Tersangka dijerat Pasal 81 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara serta denda hingga Rp 5 miliar.

Polres Gresik juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih waspada terhadap pergaulan anak-anak, apabila menemukan tindak pidana bisa melaporkan ke Kepolisian terdekat atau Melalui Hotline Lapor Kapolres Gresik. 

“Awasi aktivitas mereka, baik di dunia nyata maupun di media sosial. Jangan ragu melaporkan ke pihak kepolisian jika mengetahui adanya indikasi tindak pidana,” tambahnya. (yad)

Dicekoki Miras, Lalu Disetubuhi, Terduga Pelaku Ditangkap Unit PPA Satreskrim Polres Gresik Selengkapnya

Raimas Kalam Munyeng Polres Gresik Gagalkan Rencana Tawuran Antar Geng

GRESIK,1minute.id – Tim Raimas Kalam Munyeng dari Sat Samapta Polres Gresik kembali menggagalkan aksi tawaran pada Kamis dini hari, 8 Mei 2025. Sebanyak dua remaja diamankan karena membawa senjata tajam jenis clurit raksasa. Sajam itu diduga akan digunakan untuk tawuran antargeng.

Mereka diamankan di wilayah Randegan Sari, Kecamatan Driyorejo.Dua remaja itu berinisial M. TAZ, 17, dan ARW, 16. Keduanya warga Kecamatan Driyorejo itu kini menjalani pemeriksaan intensif di Satuan Reserse Kriminal atau Satreskrim Polres Gresik. 

Kasat Samapta Polres Gresik AKP Heri Nugroho mewakili Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, menjelaskan bahwa kedua remaja tersebut merupakan bagian dari Geng Remaja Cemeng. Mereka diduga tengah menuju lokasi bentrokan untuk menghadapi kelompok lawan yang menamakan diri Geng Kampung Misteri dari Surabaya.

“Langkah cepat kami lakukan untuk mencegah aksi kekerasan yang berpotensi menimbulkan korban. Keberadaan senjata tajam semakin memperkuat dugaan bahwa tawuran ini direncanakan secara serius,” ungkap AKP Heri.

Kasat Samapta turut mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan atau meresahkan di lingkungan sekitar. “Kami mengajak seluruh warga untuk aktif melapor melalui Hotline Lapor Kapolres Gresik demi menjaga keamanan bersama,” tutupnya. (yad)

Raimas Kalam Munyeng Polres Gresik Gagalkan Rencana Tawuran Antar Geng Selengkapnya

Jamin Kualitas Pupuk bersubsidi hingga ke Petani, Petrokimia Gresik Luncurkan Program Smart Bagging Ecosystem 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menciptakan Smart Bagging Ecosystem di unit Warehouse & Bagging. 

Fasilitas yang memanfaatkan teknologi modern seperti Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI) ini diluncurkan langsung oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo, di Gresik, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.

Dwi Satriyo menyampaikan bahwa, pengantongan menjadi tahapan yang cukup vital bagi penyaluran pupuk bersubsidi untuk petani di seluruh Indonesia. Proses ini menjamin kualitas pupuk bersubsidi hingga di tangan petani.

“Pemerintah telah melakukan banyak perbaikan tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi, serta menyederhanakan regulasi sehingga proses distribusi semakin baik lagi. Tentu hal tersebut harus didukung dengan optimalisasi dari proses penyediaan bahan baku, produksi, pengantongan, hingga distribusi sehingga kelancaran distribusi dapat mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional,” ujar Dwi Satriyo.

Dalam Smart Bagging Ecosystem, tambahnya, Petrokimia Gresik mengoptimalkan teknologi, sehingga memiliki fitur-fitur yang modern. Antara lain Early Warning System (EWS) yang dirancang dengan memanfaatkan teknologi AI untuk meningkatkan quality control dalam line pengantongan pupuk. Sistem ini secara real-time juga mendeteksi kesesuaian kode pada bag pupuk dengan standar quality.

“Jika terjadi ketidaksesuaian atau kesalahan kode produk, sistem akan memberikan notifikasi kepada operator untuk dilakukan koreksi,” jelas Dwi Satriyo.

Untuk memastikan kualitas pengantongan, Smart Bagging Ecosystem juga dilengkapi dengan fitur Smart Stitch Detection yang dirancang untuk memantau kualitas jahitan karung. Sistem yang menggunakan teknologi AI ini akan mengirim peringatan kepada operator apabila terjadi ketidaksesuaian jahitan sehingga segera dilakukan tindakan korektif.

Berikutnya, Smart Bagging System juga dilengkapi Smart Color Fertilizer yang disematkan untuk memantau kualitas dan konsistensi warna pupuk di area pengantongan. Fitur ini menggunakan sensor atau kamera berbasis teknologi image processing untuk memastikan warna pupuk sesuai standar. 

Smart Bagging Ecosystem juga dilengkapi dengan teknologi yang mampu mendukung operator, pekerja bongkar muat, dan driver untuk senantiasa disiplin menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), yaitu melalui deteksi dan peringatan yang memanfaatkan teknologi AI terhadap kesesuaian penerapan APD. Fitur tersebut antara lain AI Enhanced Monitoring System dan Smart Robo Safety.

“Petrokimia Gresik akan senantiasa terus berinovasi untuk mendukung kelancaran penyaluran pupuk bersubsidi. Smart Bagging Ecosystem sekaligus upaya nyata Petrokimia Gresik beradaptasi dalam menghadapi industri 5.0,” tutup Dwi Satriyo. (yad)

Jamin Kualitas Pupuk bersubsidi hingga ke Petani, Petrokimia Gresik Luncurkan Program Smart Bagging Ecosystem  Selengkapnya