Dua Alap-alap Sepeda Motor di Tujuh TKP Diringkus Sat Reskrim Polres Gresik


GRESIK, 1minute.id – Ini dia wajah duo alap-alap sepeda motor yang meresahkan masyarakat Gresik Selatan. Dia adalah Nur Akhyani alias Ojek , 48 dan Nur Wahyudi alias Yudi, 26. Keduanya kepada polisi mengaku asal Desa Sidowungu, Kecamatan Menganti, Gresik. 

Berbekal obeng duo pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) mengaku telah melahap tujuh sepeda motor.  Di tujuh lokasi di wilayah Gresik Selatan. Mulai Menganti hingga Driyorejo.  Kini, Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Gresik menghentikan sementara aksi mereka. Mereka ditangkap di dua lokasi berbeda. Tersangka Yudi ditangkap lebih dulu di Desa Gempolkurung, Kecamatan Menganti. Berikutnya, Ojek digerebek di kamar kosnya di desa sama, Gempolkurung.

“Dari hasil penyidikan, kedua tersangka ini setidaknya telah melakukan curanmor di 7 TKP,”kata Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto pada Jumat, 5 Agustus 2021. Modus operandinya, imbuh alumnus Akpol 2001, itu tersangka melakukan hunting mencari sasaran sepeda motor yang tidak dikunci setir antara pukul 03.00 hingga 05.00. “Dari tujuh TKP itu, pelaku beraksi sebelum Subuh. Mereka menuntun menjauh dari rumah korban. Lalu menstarter,”kata Arief Fitrianto. 

Aksi kawanan penjahat spesial sepeda motor itu dilakukan pada Rabu, 28 Juli 2021. Mereka berdua menggasak motor Sai’in, 47, di teras rumahnya di Dusun Bendil, Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti. Mereka mencuri sepeda motor bebek warna kuning tahun pembuatan 2008 nopol W 5233 AC. 

BARANG BUKTI: Peralatan yang digunakan duo pelaku pencurian kendaraan bermotor di bekuk Satreskrim Polres Gresik (foto: Humas Polres Gresik for 1minute.id)

Korban memarkir motor di teras samping rumahnya. Ketiduran, lalu badal Subuh didapati motornya sudah raib. Atas kejadian yang menimpanya Sai’in melapor ke kantor Polisi terdekat. Berdasarkan laporan korban itu anggota unit reserse mobile (Resmob) Polres Gresik melakukan penyelidikan. Diperoleh informasi yang mengerucut pada Ojek dan Yudi, diketahui mereka merupakan maling kawakan di daerah tersebut.

Dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan motor bebek 125 CC warna kuning Nopol W 5233 AC juga motor warna warna hitam seterip biru tanpa plat nomor yang digunakan melancarkan aksinya.
Selain itu 3 unit seluler yang terdiri dari warna hitam dua unit dan satu unit gawai warna putih. Serta sebuah obeng , dua buah kunci pas ukuran 8-10 dan 12-14 sebagai barang bukti. (yad)

Dua Alap-alap Sepeda Motor di Tujuh TKP Diringkus Sat Reskrim Polres Gresik Selengkapnya

Kapolres Gresik : Ajak Masyarakat Bijak Bermedsos, Tangkal Hoax dengan Saring sebelum Sharing Berita


GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto angkat bicara terkait maraknya informasi hoax belakangan di Kota Santri ini. Perwira dua melati di pundak itu meminta masyarakat untuk bijak dalam bermedia sosial (medsos). 

Bila menerima informasi, kata alumnus Akpol 2001 ini, jangan latah ikut menyebarkan informasi yang belum tentu kebenaran itu. Lakukan kroscek terlebih dahulu.

“Kami mengajak masyarakat untuk bijak dalam menerima informasi maupun menyebarkan informasi. Apabila mendapat berita harus kroscek kebenarannya. Termasuk apabila ingin menyebarkan berita tolong pedomani prinsip “saring” sebelum “sharing”,”kata  Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto pada Minggu, 4 Juli 2021.

Sebab, imbuhnya, menyebarkan berita bohong bisa berimplikasi hukum. “Kepada penyebar Hoax bisa bisa dijerat dengan UU ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara atau denda Rp 1 miliar,”tegasnya.

Untuk diketahui, sepekan terakhir ini berita hoax berseliweran di media sosial (medsos). Mulai Aiptu Jaelani, polisi jujur di Satlantas Polres Gresik hingga mantan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto tidak luput dari serangan hoax. Berita bohong itu menyebar begitu cepat terutama di grup WhatsApp. 

Aiptu Jaelani telah melakukan klarifikasi bahwa dirinya segar bugar. Kabar bohong langsung mereda. Pada Minggu pagi, giliran mantan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto yang diserang kabar bohong. (yad)

Kapolres Gresik : Ajak Masyarakat Bijak Bermedsos, Tangkal Hoax dengan Saring sebelum Sharing Berita Selengkapnya

Kapolres Gresik: Sukseskan Operasi Ketupat dan Jaga Kamtibmas

GRESIK,1minute.id – Sehari menjelang Operasi Ketupat Semeru 2021. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) delapan perwira di Polres dan Jajaran Polres Gresik.

Mutasi, rotasi dan promosi empat pejabat utama (PJU) dan empat Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) itu dilakukan di Aula Sarja Arya Racana Mapolres.
Sertijab tersebut sesuai Surat Telegram Kapolda Jatim Nomor: ST/(270, 271, 272)/IV/KEP./2021.

Empat PJU yang dirotasi adalah Kepala Bagian Perencanaan (Kabagren) Polres Gresik Kompol Sukri diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasubbagsipol Bagpsi Ro SDM Polda Jatim. Posisi digantikan oleh Kompol Yulianto yang sebelumnya menjabat Kapolsek Kebomas.

Jabatan yang ditinggalkan Yulianto diisi AKP I Made Jati Negara sebelumnya Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gresik. Kursi ditinggalkan Made Jati Negara ditempati AKP Nur Sugeng Ari Putra sebelumnya menjabat Kapolsek Duduksampeyan. 

Kini, posisi Kapolsek Duduksampeyan ditempati oleh AKP bambang Angkasa sebelumnya Kasubbag Humas Polres Gresik. Berikutnya,  Kapolsek Sidayu AKP Hari Siswo Suwarno mendapatkan job baru sebagai Kapolsek Candi, Sidoarjo posisinya digantikan KBO Satlantas Polres Gresik Iptu Khoirul Alam.  

Selanjutnya, Kasat Intelkam Polres Gresik AKP M Syuhada dimutasi menjadi Kasat Intelkam Polresta Malang Kota. Jabatannya diisi Panit I Subdit I Ditintelkam Polda Jatim AKP Nurdianto Eko Wartono.

Lebih lanjut, Kasat Res Narkoba Polres Gresik AKP Hery Kusnanto menempati job baru sebagai Kabag Ops Polres Blitar dan jabatan diisi AKP Iwan Tjatur Prambudi yang sebelumnya berdinas sebagai Kapolsek Tumpang, Polres Malang.

Kapolres AKBP Arief Fitrianto mengatakan, rotasi dalam tubuh organisasi Polri sesuatu yang biasa. “Rotasi jabatan merupakan hal wajar dalam institusi Polri sebagai langkah pembinaan diri dan karir bagi anggota,” tegas alumnus Akpol 2001 itu.

Mantan Kapolres Ponorogo itu,  mengingatkan kepada pejabat baru untuk segera beradaptasi. Tugas-tugas sudah menanti di depan mata untuk diselesaikan. Baik itu memastikan kondusifitas kamtibmas hingga pelaksanaan operasi ketupat semeru 2021.

“Saya harap setelah ini bisa segera beradaptasi dengan baik di tempat masing-masing. Khususnya Kapolsek jajaran dalam rangka menyukseskan operasi ketupat semeru 2021 dan penyekatan larangan mudik. Dan tidak lupa memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,”tegasnya. (yad) 

Kapolres Gresik: Sukseskan Operasi Ketupat dan Jaga Kamtibmas Selengkapnya

Teken Pakta Antinarkoba, bila Terbukti Gunakan Narkoba Siap di PDTH


GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengingatkan anggotanya tentang bahaya narkoba. Jika ada anggota Polres Gresik yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, sanksinya sangat berat.

“Jika terbukti menyalahgunakan narkoba kami tidak akan segan-segan secara tegas melakukan pemberhentian tidak dengan hormat (PDTH) kepada anggota yang menyalahgunakan narkoba,”tegas alumnus Akpol 2001 dalam Apel Komitmen Antinarkoba di Mapolres Gresik pada Selasa, 4 Mei 2021.

Apel dihadiri Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar dan pejabat utama ini, Kapolres Arief Fitrianto mengatakan komitmen bersama mengingatkan kembali bahaya narkoba, seluruh anggota membuat pernyataan di atas materai bahwa mereka sanggup menjauhi narkoba. 

Bila anggota masih mencoba menyalahgunakan narkoba, mereka sanggup diberhentikan dari dinas kepolisian sanggup diproses secara hukum. Komitmen ini mengingatkan bahaya narkoba dan sanksi hukum diterima oleh seluruh personel jika terbukti melanggar. 

“Harapannya kegiatan ini kita bisa memberikan kesadaran anggota kita jangan sekali-sekali mencoba bahaya narkoba. Karena bahaya narkoba selain merugikan diri sendiri juga merugikan keluarga dan institusi. Kalau berani melanggar sanggup memecat diri sendiri dari institusi Polri,”katanya dengan nada serius.

Mantan Kapolres Ponorogo itu berpesan menyadarkan dan kembali menyegarkan komitmen memerangi narkoba. Karena bahaya narkoba ini bisa menyentuh lapisan masyarakat termasuk Polri. (yad)

Teken Pakta Antinarkoba, bila Terbukti Gunakan Narkoba Siap di PDTH Selengkapnya

Kapolres Takziah, Berdoa untuk Awak dan Keluarga KRI Nanggala-402

GRESIK,1minute.id – Suasana duka masih menyelimuti keluarga awak kapal selam, KRI Nanggala-402 yang tenggelam di selat Bali. Dukungan moral kepada keluarga patriot penjaga kedaulatan NKRI terus mengalir.

Antara lain, dari Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan pejabat utama Polres Gresik. Alumnus Akpol 2001 ini melakukan takziah ke rumah lima awak kru KRI Nanggala-402 yang asal Gresik pada Sabtu, 1 Mei 2021. 

Mantan Kapolres Ponorogo itu didampingi Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar, Kapolsek Duduksampeyan Iptu Sugeng Ari Putra, Kapolsek Menganti AKP Tatak Sutrisno dan Kapolsek Driyorejo AKP M Zunaedi. 

Rombongan kali pertama melakukan takziah ke rumah duka keluarga Serda Harmanto di Desa Tumapel, Kecamatan Duduksampeyan. Mereka tiba pukul 09.00 disambut istri Harmanto, Ely Lailatul Afifah.

Setelah berdoa bersama, rombongan melanjutkan takziah ke rumah duka keluarga Sertu Hendro Purwanto di Desa Pengampon, Kecamatan Menganti.

Berikutnya, ke kediaman mendiang Kapten Yohanes Heri Santoso di Kompleks Perum TNI AL Jl. Batu Pualam, Desa Mulung, Kecamatan Driyorejo. Kemudian, menuju rumah duka keluarga Serda  Syahwi Mapala dan Letda Adhu Laksmono. Rumah duka mereka di Kompleks Perum GMI, Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo.

Di rumah duka kru KRI  Nanggala-402 yang tinggal di Gresik itu, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto selain berdoa untuk 53 kru kapal selam, juga, memberikan dukungan moral kepada para keluarga untuk diberikan ketabahan serta menyerahkan tali asih kepada kelima keluarga korban.  

“Kunjungan ini sebagai bentuk empati Polri atas tragedi yang menimpa KRI Nanggala-402. Sekaligus, memberikan dukungan kepada keluarga kru kapal selam yang menjalankan tugas,” kata AKBP Arief Fitrianto.

Kapolres Arief, juga meminta masyarakat untuk cerdas menggunakan media sosial dengan bahasa yang baik dan bijak menyikapi tragedi tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402 di Perairan Selat Bali.

“Kami minta dalam mengomentari musibah tenggelamnya kapal selam Nanggala-402 masyarakat bijak dalam bermedsos,”imbau AKBP Arief Fitrianto. (yad)

Kapolres Takziah, Berdoa untuk Awak dan Keluarga KRI Nanggala-402 Selengkapnya

Lima Polsek Fokus Pelihara Kamtibmas, Penyidikan Ditangani Polres

GRESIK,1minute.id – Lima Polsek di jajaran Polres Gresik tidak bisa melakukan tindakan penyidikan. Lima Polsek itu adalah Polsek Benjeng, Balongpanggang dan Polsek Pelabuhan. Kemudian, Polsek Tambak dan Sangkapura. Kedua polsek itu berada di Pulau Bawean sekitar 80 mil dari Gresik.

Polsek-polsek tersebut hanya bertugas untuk pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Kebijakan itu berdasarkan Surat Keputusan Kapolri Nomor: Kep/613/III/2021 tentang Penunjukan Kepolisian Sektor Hanya Untuk Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Pada Daerah Tertentu (Tidak Melakukan Penyidikan), per 23 Maret 2021 yang ditandatangani langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Dalam keputusan tersebut, Kapolri memperhatikan soal program prioritas Comamnder Wish pada 28 Januari 2021 lalu.

Program prioritas di bidang transformasi,  penataan kelembagaan, kegiatan penguatan Polsek dan Polres sebagai lini terdepan pelayanan Polri dengan rencana aksi mengubah kewenangan Polsek hanya untuk pemeliharaan kamtibmas pada daerah tertentu tidak melakukan penyidikan.

“Polsek yang tidak melakukan penyidikan dalam hal kewenangan dan pelaksanaan tugasnya memedomani Surat Kapolri Nomor: B/1092/II/REN.1.3./2021 tanggal 17 Februari 2021 perihal direktif Kapolri tentang kewenangan Polsek tertentu,” tulis Sigit dalam surat keputusan itu.

Sementara atas surat keputusan Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menerangkan kesiapannya bahkan akan maksimal dalam melayani masyarakat. “Secara prinsip kami siap melaksanakan. Akan lebih kedepankan fungsi preemtif dan preventif,”alumnus Akpol 2001 kepada wartawan (yad) 

Lima Polsek Fokus Pelihara Kamtibmas, Penyidikan Ditangani Polres Selengkapnya

Kapolres Gresik Wajibkan Anggota Jalani Tes Urine


GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto memwarning anggota untuk tidak main-main dengan narkoba. Sanksi cukup berat yakni pidana hingga pemecatan. 

Untuk memastikan anggota bersih dari narkoba Polres Gresik melakukan tes urine kepada seluruh anggota di ruang Dokes lantai 1 Gedung utama Polres Gresik pada Senin, 22 Februari 2021.

Tes urine sebagai langkah preventif mencegah penyalagunaan narkoba di tubuh anggota Polri. Tes urine anggota ini dipantau langsung Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto. Tampak hadir Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar, Kasi Propam Ipda Suharto dan Paurkes Polres Gresik Ipda Sugioto.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengetakan semua anggota Polres Gresik wajib menjalani tes urine ini. Tujuannya. agar anggota tetap menjaga kesehatan dan tidak sekali-kali mencoba menggunakan Narkoba.
“Kegiatan tes urine seperti ini akan dilakukan secara rutin dan mendadak,”tegas alumnus Akpol 2001 ini. Ia menambahkan akan terus lakukan sidak dan cek urine terhadap anggota Polres. 

“Anggota Polres Gresik Hal ini menunjukkan bahwa Polres Gresik harus siap menjalani tes urine kapanpun. Kita harus menjadi contoh dan teladan buat masyarakat,”tegasnya. 

Untuk diketahui Kapolri Jenderal Listyo Sigit Wibowo telah mewarning seluruh anggota Polri untuk melakukan penyalagunaan narkoba. Kapolri tidak memberikan toleransi kepada personel yang penyalahgunaan narkoba atau terlibat langsung dalam peredaran narkoba dengan cara memberikan tindakan tegas berupa pemecatan dan pemidanaan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. (*)

Kapolres Gresik Wajibkan Anggota Jalani Tes Urine Selengkapnya
Bekuk pencuri gawai

Ingin Bahagiakan Istri di Hari Pernikahan, Kurir Barang Ekspedisi Mencuri Gawai


GRESIK,1minute.id – Hari pernikahan bagi Onie Darudiski momen yang begitu membahagiakan. Sebagai suami, lelaki 32 tahun itu ingin membahagiakan istrinya. Akan tetapi, cara lelaki asal Desa Roomo,Kecamatan Manyar, Gresik itu salah kaprah.

Pegawai bagian pengiriman barang atau kurir ekspedisi itu gelap mata. Ia tergiur sebuah smartphone milik konsumen di tempat kerjanya.Akibatnya, hari pernikahan yang digadang-gadang berubah menjadi isak tangis penyesalan. Onie harus meringkuk di hotel prodeo Polsek Manyar.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti Pria Laksana mengatakan, tersangka Onie Darudiski ditangkap karena diduga telah mencuri sebuah gawai milik konsumen di tempat kerjanya di salah satu ekspedisi barang berlokasi di Jalan Kalimantan, Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB).

“Pelaku tergiur mengambil paketan HP milik konsumen untuk hadiah ulang tahun pernikahan,”kata Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti Pria Laksana pada Selasa, 16 Februari 2021.

Pencurian gawai itu terungkap berawal laporan pihak ekspedisi ke Polsek Manyar mendapat komplain konsumen. Paket kiriman handphone seharusnya diterima namun tidak pernah sampai ke tangan konsumen. Padahal semua data barang dan alamat telah masuk ke pihak ekspedisi.

“Konsumen pun merugi hingga empat juta rupiah,”terang alumni Akpol 2013 ini. Mendapat laporan tersebut Kanit Reskrim Polsek Manyar Ipda Ekwan Hudin mengerahkan tim buru sergap (Buser) melakukam penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi.

Dari rekaman CCTV, tambahnya, pelaku mengambil kiriman barang konsumen yang seharusnya tidak masuk zona pengirimannya. Paket smartphone itu disembunyikan ke dalam karung. “Selang satu jam tiga puluh menit terhitung laporan diterima, pelaku diringkus Buser Polsek Manyar ditempatnya bekerja,” tegas mantan Kasat Reskrim Polres Trenggalek itu.

Onie, terduga pelaku tidak bisa mengelak ketika penyidik menunjukkan bukti rekaman closed circuit television (CCTV) yang diambil petugas dari tempat kerjanya.Onie mengakui perbuatan yang tidak terpuji dan tidak boleh di tiru oleh siapa pun.

Tersangka Onie dengan sesunggukan menahan tangis mengaku khilaf karena tidak bisa menahan godaan memiliki barang milik konsumen itu. “Ia berdalih ingin membahagiakan istri di hari ulang tahun pernikahan namun dengan cara yang tidak benar,”kata Iptu Bima Sakti.

Tersangka Onie kepada penyidik Polsek Manyar mengaku sebelumnya tidak ada niatan mencuri paketan barang itu. “Akan tetapi saya ingat istri minta hadiah HP, sedangkan uang saya tidak cukup membelikannya, tanpa pikir panjang saya ambil paketan HP itu lalu saya bawa pulang kasihkan istri pak. Sekarang saya menyesal pak,”aku bapak satu anak itu dihadapan penyidik menyesali perbuatannya.

Penyesalan selalu datang diakhir. Seperti pepatah, nasi sudah menjadi bubur. Petugas telah menyita satu unit ponsel pintar merek Oppo A92 warna hitam beserta dos book untuk dijadikan barang bukti.

Penyidik Polsek Manyar menjerat Onie dengan Pasal 362 KUHP tentang pencurian. “Tersangka kami tahan karena ancaman paling lama lima tahun penjara,”tegas Iptu Bima Sakti. (*)

Ingin Bahagiakan Istri di Hari Pernikahan, Kurir Barang Ekspedisi Mencuri Gawai Selengkapnya

Kapolres dan Bupati Gresik terpilih Peringati HPN Bagikan Masker dan Hand Sanitizer untuk Pengguna Jalan


GRESIK,1minute.id –  Masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) jilid II berakhir hari ini, Senin 8 Februari 2021. Pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik berencana menerapkan PPKM skala Mikro. 

Sosialisasi kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes) tetap gencar dilakukan forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda). Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto bersama pasangan bupati-wakil bupati terpilih, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah. 

Ada juga, Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto dan Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifudin Ghozali membagikan ratusan masker dan hand sanitizer kepada pengguna jalan di Jalan Basuki Rahmat dekat Mapolres Gresik lama.Semua pengguna jalan, seperti pengendara motor, mobil, pengayuh becak maupun pejalan kaki yang kebetulan melintas mendapatkan masker atau hand sanitizer.

Pembagian masker dan hand sanitizer ini untuk memeriahkan Hari Pers Nasional yang puncaknya diperingati besok, Selasa 9 Februari 2021. Puncak HPN akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo secara virtual. Kapolres Arief Fitrianto menghimbau kepada masyarakat agar mentaati anjuran pemerintah terkait protokol kesehatan dan 5 M guna mencegah terjadinya penyebaran virus Covid-19 .

 “Kegiatan operasi yustisi akan selalu dilakukan , diikuti dengan rapid antigen untuk memperluas testing sehingga bisa mengurangi angka positif dan grafik bisa menurun,”tegas alumnus Akpol 2001 itu.

Hari ini adalah PPKM terakhir, dan selanjutnya PPKM skala mikro akan diterapkan didaerah mana di tingkat desa  atau kelurahan akan diputuskan Pemkab Gresik bersama Satgas Covid-19 untuk menekan penyebaran virus berawal dari Wuhan,Tiongkok itu. (*)

Kapolres dan Bupati Gresik terpilih Peringati HPN Bagikan Masker dan Hand Sanitizer untuk Pengguna Jalan Selengkapnya

Perketat Jalur Laut, Polisi Tangkap Pengedar SS Antarpulau

GRESIK,1minute.id – Polisi melakukan memperketat pengawasan peredaran narkoba jalur laut. Tujuannya mengantisipasi peredaran narkoba antarpulau dalam dan luar provinsi yang masuk ke Kota Santri.
Hasil dari pengawasan itu, satuan reserse narkoba (Reskoba) Polres Gresik menangkap pemuda berinisial Dedi Susanto, 33 tahun. Dia asal Tanjungan, Bangkalan, Madura. 

Pemuda berkulit sawo matang itu dibekuk di terminal religi Malik Ibrahim di Jalan R.E.Martadinata, Gresik. Dia beberapa menit turun dari perahu yang ditumpanginya.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengapresiasi masyarakat yang telah peduli dengan memberikan informasi untuk pemberantasan narkoba di Gresik. Informasi orang yang mencurigakan.
Tidak peduli bandar, pengedar atau pemakai yang “bermain” di wilayah hukum Polres Gresik akan diproses sesuai hukum. 

“Polres Gresik tidak akan memberi toleransi akan kami libas,”tegas AKBP Arief Fitrianto pada Jumat, 5 Februari 2021. Dedi Susanto, pengedar asal Madura itu tiba di Gresik dengan naik perahu. Dedi menganggap jalur laut itu aman. Namun, dugaan pemuda 33 tahun meleset. Satreskoba Polres Gresik menengendus. Dedi yang turun dari perahu kemudian berjalan kaki menuju terminal penumpang bus wisata religi Malik Ibrahim kemudian disergapnya. 

Narkoba yang dibawa Dedi dari Madura itu dimasukkan dalam kotak rokok. Dedi yang diduga sudah lama menekuni bisnis haram itu terhenti sementara waktu. “Tersangka kami tahan di Rutan Polres,”ujar Kasubag Humas Polres Gresik AKP Bambang Angkasa didampingi Kasat Reskoba Polres Gresik AKP Hery Kusnanto. (*)

Perketat Jalur Laut, Polisi Tangkap Pengedar SS Antarpulau Selengkapnya