Wabup Gresik Pamitan, ASN Gresik Brebes Mili, Bu Min : Jabatan ada Batasnya, tetapi Pengabdian kepada Masyarakat Tidak Boleh Berhenti

GRESIK,1minute.id – Masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah segera berakhir. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pun mulai pamitan kepada para aparatur negeri sipil atau ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik pada Senin, 17 Februari 2025.

Bu Min, begitu biasa disapa, pamitan ketika memimpin apel pagi di halaman kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Suasana apel pun haru. Ada yang mbrebes mili alias terharu terutamapegawai perempuan. Bu Min adalah Wabup perempuan pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang akan memasuki usia 51 tahun pada 27 Februari 2025 nanti.

Bu Min menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh ASN atas dedikasi, kerja sama, dan dukungan selama dirinya menjabat sebagai Wakil Bupati Gresik sejak 26 Februari 2021. Masa kepemimpinannya bersama Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, akan berakhir pada 20 Februari 2025.

“Empat tahun ini bukan perjalanan yang mudah, tetapi berkat kebersamaan dan kerja keras kita semua, banyak hal yang bisa kita capai untuk kemajuan Gresik,” ujarnya.

Cukup banyak capaian yang sudah diraih selama kepemimpinan Bu Min bersama Bupati Fandi Akhmad Yani. Masih lekat di ingatan, kala keduanya mengawali masa kepemimpinan berjibaku dengan pandemi Covid-19. Selepas itu ketika pandemi berlalu, upaya pemulihan segala bidang terus dilakukan.

Di bidang pendidikan, Pemkab Gresik terus berupaya meningkatkan akses dan kualitas pendidikan, termasuk memberikan beasiswa bagi siswa tidak mampu dan meningkatkan kesejahteraan guru non-ASN.

Di sektor kesehatan, katanya, penurunan angka stunting menjadi prioritas, dengan berbagai program intervensi yang melibatkan banyak pihak. Selain itu, Gresik juga meraih berbagai penghargaan, di antaranya Kabupaten Layak Anak atau KLA serta capaian dalam upaya penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Gresik.

Tak hanya itu, Bu Min juga dikenal sebagai pemimpin yang dekat dengan masyarakat. Kepeduliannya terhadap pemberdayaan perempuan dan anak-anak menjadi salah satu warisan penting, dengan berbagai program untuk mendorong peran perempuan dan pemenuhan hak-hak anak.

Di akhir sambutannya, Bu Min berpesan kepada seluruh ASN untuk terus berinovasi dan bekerja dengan hati dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Jabatan itu ada batasnya, tetapi pengabdian kepada masyarakat tidak boleh berhenti. Saya titip Gresik kepada panjenengan semua, teruslah bekerja dengan hati, berikan yang terbaik untuk masyarakat. Jangan mempersulit hal-hal yang sebenarnya mudah,” pesannya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf jika selama menjabat terdapat kekurangan atau hal-hal yang kurang berkenan. “Saya manusia biasa yang tentu tidak luput dari kesalahan. Dari lubuk hati yang paling dalam, saya mohon maaf jika ada ucapan atau tindakan saya yang kurang berkenan. Terima kasih atas segala bantuan, kerja sama, dan doa panjenengan semua. Semoga kita selalu diberikan kesehatan dan keberkahan,” tutupnya. (yad)

Wabup Gresik Pamitan, ASN Gresik Brebes Mili, Bu Min : Jabatan ada Batasnya, tetapi Pengabdian kepada Masyarakat Tidak Boleh Berhenti Selengkapnya

DPMPTSP Gresik Gelar Gebyar Pelayanan Publik, Besok Berakhir

GRESIK,1minute.id – Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu atau DPM PTSP menggelar gebyar pelayanan publik di Atrium Gressmall Gresik. Kegiatan yang berlangsung 12 hingga 14 Februari 2025 di buka Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Kamis, 13 Februari 2025.

Kegiatan ini rangkaian menyemarakkan  Hari Ulang Tahun atau HUT ke-51 Pemerintah Kabupaten Gresik dan Hari Jadi ke-538 Kota Gresik. HUT Pemkab diperingati setiap 27 Februari. Sedangkan, Hari Jadi Kota Gresik diperingati setiap 9 Maret. 

“Acara ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempermudah akselerasi dunia usaha. Serta sebagai upaya untuk meningkatkan berbagai layanan kepada masyarakat dalam suasana yang lebih terbuka dan interaktif,” ujar Wabup Aminatun Habibah didampingi Kepala DPMPTSP Gresik A.M. Reza Pahlevi.

Menurutnya, acara ini juga menjadi ajang untuk mempertemukan berbagai pelaku usaha di bidang industri, properti dan transportasi dengan masyarakat luas. Juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk lebih memahami kemajuan dan inovasi yang ada di bidang-bidang tersebut. 

“Saya sangat mengapresiasi seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam penyelenggaraan acara ini. Baik dari tenant pelayanan yang berada di mal pelayanan publik maupun pelaku usaha yang turut memperkenalkan produk dan layanannya,” ucap Bu Min, sapaan akrabnya. 

Lebih lanjut wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini mengungkapkan, sebagai bagian dari visi dan misi Kabupaten Gresik, kami bertekad untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat melalui kegiatan seperti ini. Agar mempermudah akses masyarakat terhadap layanan publik dan juga mendorong sektor industri, properti dan transportasi untuk terus berkembang dan berinovasi. 

“Mudah-mudahan kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga sebagai upaya konkret Pemkab Gresik dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Melalui pelayanan yang mudah, cepat dan efisien,” tandasnya.

Dalam acara tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara DPMPTSP Kabupaten Gresik dengan Balai Standarisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Surabaya. (yad)

DPMPTSP Gresik Gelar Gebyar Pelayanan Publik, Besok Berakhir Selengkapnya

Ketua Kwarcab Gresik Lantik 188 Anggota Pramuka Garuda 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 188 anggota pramuka, dilantik dan dikukuhkan sebagai Pramuka Garuda oleh Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Gresik Aminatun Habibah.

Prosesi pelantikan dan pengukuhan berlangsung khidmat. Mereka yang dilantik berasal dari berbagai sekolah setelah melewati uji kelayakan dan seleksi dari pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Gresik. Pelantikan ratusan anggota Pramuka Garuda disaksikan langsung oleh orang tua mereka membuat suasana haru. 

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Gresik Aminatun Habibah, tujuan gerakan Pramuka yaitu untuk membentuk kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriot, taat hukum. Serta menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Pramuka Garuda diharapkan menjadi generasi muda yang memiliki karakter unggul dan selalu disiplin. Juga senantiasa mengamalkan Satya dan Darma Pramuka,” pesan Kak Aminatun Habibah di Gedung Kwarcab Gerakan Pramuka Gresik pada Senin malam, 23 Desember 2024.

Pendidikan Kepramukaan dalam sistem pendidikan nasional, kata Kak Aminatun Habibah yang juga Wakil Bupati Gresik itu, termasuk dalam jalur pendidikan non formal. Yang dipercaya untuk mengembangkan nilai-nilai karakter spiritual, nasionalisme, dan kepemimpinan. Syarat pencapaian Pramuka Garuda diatur dalam keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 038 Tahun 2017 tentang petunjuk penyelenggaraan Pramuka Garuda. 

“Pengembangan Pramuka Garuda di masing-masing golongan siaga, penggalang, penegak, dan pandega sebagai upaya menyiapkan tantangan global era revolusi 4.0. Sebuah tantangan yang harus dihadapi bersama. Hampir di semua aspek kehidupan tak terkecuali pendidikan,”ujarnya.

Menurutnya, tantangan pendidikan di era 4.0 mencakup perubahan pola pikir, perubahan cara belajar, perubahan cara bertindak. Hal ini merupakan upaya untuk terus berinovasi serta mengembangkan kreatifitas di berbagai bidang. Untuk menjawab tantangan tersebut dibutuhkan kolaborasi semua pihak, baik pemerintah, pendidik, peserta didik, orang tua dan satuan komunitas. 

“Salah satunya dengan menitikberatkan pada kecakapan literasi digital. Tidak hanya siswa, pendidik juga dituntut untuk mampu meningkatkan kompetensi dan pemahaman literasi serta menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan keilmuannya,” tambahnya. 

Sebelum mengakhiri sambutan, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Gresik Aminatun Habibah mengajak adik-adik Pramuka Garuda untuk terus berlatih mengasah keterampilan Kepramukaannya, dan melakukan pengabdian sebagai Pramuka Garuda melalui pengamalan Trisatya dan kode kehormatan Pramuka. 

Pihaknya menambahkan, selain itu Kepala Sekolah dan Pembina Gugus Depan untuk selalu meningkatkan pola pembinaan adik-adik. Baik spiritual, emosional, sosial, intelektual dan fisiknya melalui berbagai pembinaan yang aktif dan progresif seiring perkembangan jaman. 

“Bapak dan Ibu sebagai wali Pramuka harus turut serta berpartisipasi dalam setiap kegiatan adik-adik Pramuka dan berperan aktif pada kegiatan di Gugus Depan. Karena tanpa dukungan dan partisipasi aktif dari Bapak dan Ibu semua tidak akan bisa berjalan dan berarti,” pungkasnya. (yad)

Ketua Kwarcab Gresik Lantik 188 Anggota Pramuka Garuda  Selengkapnya

Festival Bandar Grissee Bakal Jadi Agenda Kharisma Event Nusantara

GRESIK1minute.id – Festival Bandar Grissee kembali digelar Disparekrafbudpora Gresik. Festival tahun ketiga ini dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. 

Festival selama 3 hari ini, mulai Jumat, 20 Desember hingga Minggu, 22 Desember 2024 ini bisa menjadi alternatif bagi masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik mengisi liburan Natal dan Tahun Baru atau Nataru. Selain penampilan kesenian, seperti tari dan musik. Di festival yang dipusatkan di kawasan heritage, bangunan kolonial di Jalan Basuki Rahmat, Gresik, Jawa Timur ini menikmati sejumlah peninggalan Sunan Giri yang dipamerkan di museum temporer, Kantor Pos Indonesia. 

Ada replika keris kalamunyeng dan surban Sunan Giri yang Wali Sanga juga Kepala Pemerintahan di Bukit Giri dengan gelar Prabu Satmata itu. “Monggo masyarakat Gresik berbondong-bondong ke sini (kantor pos Indonesia,Red). Bila tidak sempat bisa berkunjung di museum Sunan Giri di Kompleks Makam Sunan Giri,” kata Wabup Aminatun Habibah didampingi Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga atau Disparekrafbudpora Gresik Syaifuddin Ghozali pada Jumat malam, 20 Desember 2024.

Sementara itu, di Gardu Suling Bandar Grissee, tidak kalah meriah. Hari pertama diisi dengan tari Damarkurung, serta peragaan busana tematik, tentang busana etnik Muslim Jawa, Arab, dan Tionghoa. Ratusan pasang mata meniknati hiburan gratis tersebut sambil nyeruput kopi. 

Peragaan busana tematik, batik tenun maupun tari yang mengangkat tema Damarkurung tidak di sebuah panggung cat walk. Tapi, peragaan di jalan raya alias fashion on the Street Bandar Grissee. 

Kepala Disparekrafbudpora Gresik Syaifuddin Ghozali mengatakan, Festival Bandar Grissee ini memasuki tahun ketiga. “Tahun pertama Festival Bandar Grissee dibuka Menteri Pariwisata Sandiaga Uno,” terang Ghozali. 

Ia berharap tahun depan, Festival Bandar Grissee bisa masuk agenda Kharisma event Nusantara. “Saat ini, festival Bandar Gresik sudah tiga tahun digelar secara berturut-turut. Tahun depan semoga bisa masuk Kharisma event Nusantara,” tegas Ghozali yang berlatar pendidikan dokter gigi itu.

Festival Bandar Gresik, layak masuk Kharisma Event Nusantara. Ia mencontohkan, di event East Java Tourism Award atau EJTA 2024, Festival Bandar Grissee meraih juara satu kategori pariwisata yang dikelola kelompok masyarakat sadar wisata atau Pokdarwis Bandar Grissee. 

Lalu, kedua rangkaian Festival Bandar Grissee ini, adalah pemeran museum Sunan Giri. Mengapa Pameran Museum Sunan Giri ditampilkan dalam Festival Bandar Grissee adalah bentuk kolaborasi. Ghozali menyebut di EJTA 2024, Museum Sunan Giri telah menyabet juara pertama Destinasi Wisata yang dikelola oleh Pemerintah. (yad)

Festival Bandar Grissee Bakal Jadi Agenda Kharisma Event Nusantara Selengkapnya

Wabup Gresik Aminatun Habibah : Menuju Three Zero 2030, Stigma & Diskriminasi ODHA Jadi Tantangan

GRESIK1minute.id – “Saat ini yang menjadi tantangan terbesar adalah stigma dan diskriminasi terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA),” ujar Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam sarasehan Peringatan Hari AIDS Sedunia 2024 di Aula Dhurung Bawean, Kompleks Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 12 Desember 2024.

Sarasehan yang diinisiasi oleh Komisi Penanggulangan AIDS atau KPA Kabupaten Gresik diikuti ratusan orang mengusung tema “Hak Setara Untuk Semua, Bersama Kita Bisa”. 

Wabup Aminatun Habibah melanjutkan, salah satu persoalan bangsa yang belum bisa teratasi dan belum bisa terurai dengan baik sampai saat ini adalah penyebaran virus HIV/AIDS. 

“HIV/AIDS menjadi permasalahan tidak hanya sebatas sisi kesehatan saja. Tetapi juga menjadi perhatian sosial, politik, agama, hingga ekonomi,” ucap Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah.

Dia mengatakan,selaras dengan tema Hari AIDS Sedunia 2024, “Hak Setara Untuk Semua dan Bersama Kita Bisa”, diharapkan orang dengan HIV (ODHIV), Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) dan Anak dengan HIV/AIDS (ADHA) bisa mendapat hak-haknya dan menjalani hidup secara mandiri. “Saat ini yang menjadi tantangan terbesar adalah stigma dan diskriminasi terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA),” ujarnya.

Wabup menambahkan, tema ini menggarisbawahi pentingnya pendekatan yang inklusif dalam pemenuhan hak-hak setiap individu. Termasuk akses terhadap layanan kesehatan yang setara tanpa stigma dan diskriminasi.

Menurutnya, dengan mengeliminasi stigma dan diskriminasi menjadi upaya penting dalam keberhasilan penanggulangan HIV AIDS menuju three zero pada 2030. Upaya ini sangat membutuhkan dukungan lintas program maupun lintas sektor

“Saya berharap kepada jajaran kesehatan, duta peduli HIV/AIDS, OPD, lembaga dan mitra terkait dapat mengambil peran aktif dalam memberikan edukasi dan sosialisasi. Serta melaksanakan berbagai kegiatan yang mendukung penanggulangan HIV/AIDS di Kabupaten Gresik,” tegas Bu Min. 

Selain kolaborasi dan sinergi dengan semua stakeholder, Wabup Gresik Bu Min berharal sosialisasi semakin intens untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. 

“Mudah-mudahan melalui sarasehan ini kita dapat memperkuat komitmen bersama dalam pencegahan HIV/AIDS di Kabupaten Gresik,” tandasnya.

Total kasus baru sejak 2019 hingga Oktober 2024 sejumlah 667 kasus padahal target Pemerintah Kabupaten Gresik pada 2030 harus nol kasus, three zero. Nol kasus HIV AIDS, nol kematian dan nol Diskriminasi. Melalui sarasehan ini Gresik bisa mengurangi HIV/AIDS. 

Di tempat sama, Ketua Komisi Penanggulangan AIDS atau KPA Kabupaten Gresik dr. Adi Yumanto menambahkan, pada awal 2024 kegiatan KPA lebih kepada pencegahan. Selain itu memberikan pelatihan kepada duta peduli dan kegiatan rutin lainnya. Seperti penyuluhan kesehatan, sosialisasi ke sekolah dan luar sekolah hingga sarasehan. 

“Menyambut Hari AIDS Sedunia, upaya pencegahan HIV/AIDS tidak harus dilakukan KPA maupun duta peduli saja. Namun perlunya langkah strategis berbasis kolaborasi dengan pendekatan pentahelix,” kata pensiunan ASN yang pernah menjabat Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaaan Perempuan dan Perlindungan Anak atau KBPPPA Gresik itu. 

Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah juga turut menyerahkan bantuan secara simbolis dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gresik yang diberikan kepada ODHA dan ADHA. (yad)

Wabup Gresik Aminatun Habibah : Menuju Three Zero 2030, Stigma & Diskriminasi ODHA Jadi Tantangan Selengkapnya

Wabup Gresik Aminatun Habibah Berikan Reward kepada Kafilah Juara MTQ ke-30 Jatim

GRESIK,1minute.id – Pemerintah kabupaten atau Pemkab Gresik memberikan reward kepada para kafilah berprestasi di Musabaqah Tilawatil Quran atau MTQ ke-30 Provinsi Jatim. 

Meski penyerahan reward terlambat, namun para kafilah itu tetap tersenyum bahagia. Apresiasi kepada para kafilah yang telah mengharumkan nama Kota Santri- sebutan lain – Kabupaten Gresik dihelat sederhana di Ruang Argolengis Kantor Bupati Gresik pada Senin, 25 November 2024.  

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang menyerahkan reward kepada para sang juara itu. “Kami mohon maaf atas keterlambatan pemberian reward ini. Hal ini terjadi semata-mata karena keterbatasan anggaran yang sedang fokus pada pemulihan pasca pandemi. Namun, keterlambatan ini sama sekali tidak mengurangi rasa bangga kami terhadap perjuangan para kafilah,” ujar Bu Min -sapaan akrab – Aminatun Habibah yang didampingi Asisten I Sekretariat Daerah Gresik Suprapto, serta Kepala Bagian Kesra Kabupaten Gresik Muchammad Yusuf Ansyori.

Bu Min juga memberikan apresiasi tinggi kepada para kafilah yang telah mengharumkan nama Kabupaten Gresik di tingkat provinsi. Ia berharap penghargaan ini dapat menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan prestasi dan menjaga semangat syiar Al-Qur’an.

“Prestasi yang diraih ini adalah hasil kerja keras semua pihak, baik para kafilah, pelatih, maupun dukungan dari masyarakat. Kami sangat bangga dan berharap ke depan Kabupaten Gresik dapat terus mencetak juara yang lebih banyak lagi,” tambah mantan Plt Bupati Gresik itu.

Acara pemberian reward ini dihadiri oleh para kafilah, pelatih, keluarga, dan jajaran Pemerintah Kabupaten Gresik. Selain menjadi bentuk apresiasi, penghargaan ini juga diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pembinaan dan kualitas peserta MTQ di masa mendatang.

Berikut Kafilah Gresik yang mendapatkan reward di MTQ ke-30  Jawa Timur

Juara I : 

1. Tilawah Tuna Netra Putri: Nuriyah Islamiyah

2. Tilawah Dewasa Putri: Lailatul Mubarokah

3. Hifdhil Qur’an 1 Juz dan Tilawah Putri: Nabila Fitrotun Nufus

4. Khot Al Qur’an Mushaf Putri: Nur Fadlilah

5. Khot Al Qur’an Kontemporer Putri: Widdatul Layyinah

Juara II : 

1. Tilawah Anak-anak Putra: Wildan Faruqil Ahkam

2. Hifdhil Qur’an 5 Juz dan Tilawah Putri: Nur Ainia

3. Hifdhil Qur’an 30 Juz Putri: Muniroh Zahro’u Bakkata

4. Tafsir Bahasa Arab Putri: Sawabila Irfanah

Juara III : 

1. Tafsir Bahasa Inggris Putra: Ahmad Musyaddad

2. Syarhil Qur’an Putri: Nailus Sa’adah

3. Syarhil Qur’an Putri: Maya Ziya’ul Millah

4. Syarhil Qur’an Putri: Nur Fajriyatush Shobahah (yad)

Wabup Gresik Aminatun Habibah Berikan Reward kepada Kafilah Juara MTQ ke-30 Jatim Selengkapnya

Haul ke-126 KH. M. Sholih Tsani, Pemangku ke-5 Ponpes Qomaruddin Bungah, Ajang Silaturahmi Santri dan Warga

GRESIK,1minute.id – Ribuan jemaah memadati Lapangan SMA Assa’adah, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Jemaah yang tidak hanya dari Gresik. Namun, mereka dari berbagai kota di Indonesia.

Ribuan jemaah itu tumplek-blek untuk ngalap berkah mengikuti Haul ke-126 KH. M. Sholih Tsani. Haul ulama kharismatik , salah satu agenda tahunan yang ditunggu umat muslim di Indonesia. Kehadiran jemaah dari berbagai kota di Indonesia mengikuti Haul Bungah-biasa warga menyebut-Haul K.H. M. Sholih Tsani menjadi berkah bagi para UMKM. 

Puncak acara digelar selama dua hari yakni, Rabu dan Kamis, 20-21 November 2024. Namun, rangkaian kegiatan berlangsung hingga nyaris sebulan. Mengutip dari  smadah.gresik.sch.id, Pondok Pesantren Qomaruddin didirikan oleh Kiai Qomarudin pada 1747 Masehi. Awalnya, nama yang disematkan ketika didirikan adalah “Pesantren Sampurnan” namun dalam perkembangannya, sekitar 1960-an dilakukanlah musyawarah untuk kebijakan perubahan nama pesantren menjadi “Pesantren Qomaruddin”. 

KH. M. Sholih Tsani, ulama kharismatik itu adalah pemangku ke-5 yang dalam perjalanannya mendedikasikan diri mengembangkan pendidikan agama Islam. Berikut  ini adalah daftar para pemangku Pondok Pesantren Qomaruddin sepanjang perjalanannya sejak didirikan sampai sekarang yang telah dipimpin oleh sepuluh tokoh pemangku, yakni:

1. K.H. Qomaruddin : 1747-1757

2. K.H. Mohammad Sholih Awwal : 1757-1838

3. K.H. Mohammad Basyir : 1838-1860

4. K.H. Musthofa : 1860-1862

5. K.H. Mohammad Sholih Tsani : 1862-1902

6. K.H. Ismail : 1902-1948

7. K.H. Mohammad Sholih Musthofa : 1948-1982

8. K.H. Ahmad Muhammad Al-Hammad : 1982-2013

9. K.H. Mohammad Iklil Sholeh, M.Pd.I. : 2013-2023

10. K.H. Ala’uddin, Lc. M.SEI. : 2023-sekarang

Dalam sambutannya, Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah mengucapkan terima kasih kepada Pondok Pesantren Qomaruddin dalam perannya membentuk SDM yang berkualitas. “Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Gresik mengucapkan terima kasih kepada Pondok Pesantren Qomaruddin karena telah membantu pemerintah mendidik anak-anak kita menjadi SDM yang berkualitas,” tutur Bu Min -sapaan akrab-Aminatun Habibah.

Ia melanjutkan, harapannya agar lembaga pendidikan pondok pesantren dapat terus memberikan manfaat kepada masyarakat tanpa adanya pertikaian. “Saya berharap agar pendidikan di lembaga ini bisa berlangsung terus tidak ada pertikaian antar keluarga maupun perebutan kekuasaan yang tidak ada manfaatnya bagi pesantren,” harapnya.

Bu Min adalah putri pertama dari pemangku Pondok Pesantren Qomaruddin yang kedelapan, yakni K.H. Ahmad Muhammad Al-Hammad atau yang lebih dikenal masyarakat luas dengan “Romo Yai Mad”.

Seiiring perkembangan zaman, dengan pembentukan Yayasan Pondok Pesantren Qomaruddin, dibangun pula saran-prasarana yang semakin baik di lingkungan Pondok Pesantren Qomaruddin untuk pendidikan formal dan non-formal.

Secara umum dapat digambarkan bahwa pengembangan pembangunan saat ini terbagi menjadi dua kompleks, yakni kompleks selatan dan kompleks utara. Kompleks selatan meliputi gedung/bangunan dan sarana pondok pesantren, musala, unit pendidikan TK-KB, MTs Assaadah II, MI Assaadah, SMP Assaadah, MTs Assaadah I, MA Assaadah, dan SMA Assaadah. 

Kemudian untuk kompleks utara meliputi unit SMK Assaadah dan Universitas Qomaruddin dan bangunan masjid yang masih dalam proses pembangunan. 

Rangkaian Haul Bungah ke-126 digelar kegiatan Tadarus Al-Qur’an bil Ghoib dan Lailatul Qiroah menjadi pembuka pada rangkaian haul di hari pertama. Selanjutnya Tahlil serta Mauidhah Hasanah yang disampaikan oleh Gus Ghofur Maimun Zubair dari Rembang. Ini menjadi kegiatan inti pada puncak peringatan haul di hari kedua. Acara haul ditutup dengan salawat hadrah yang menghadirkan jemaah ISHARI Gresik dan Lamongan.

Acara haul ini memiliki makna yang sangat penting bagi warga Pondok Pesantren Qomaruddin dan masyarakat Gresik pada umumnya. Selain sebagai penghormatan kepada KH. M. Sholih Tsani, haul ini juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antara warga pesantren, alumni, dan masyarakat. Lebih dari itu, kegiatan ini mengingatkan akan pentingnya pendidikan agama dan pengamalan ajaran Islam yang diteruskan oleh generasi berikutnya.

“Memperingati Haul dari KH. M. Sholih Tsani ada banyak hal yang dapat kita ambil pelajaran, terutama pada perjuangan beliau mulai dari beliau menuntut ilmu sampai mengabdikan ilmunya di Pondok Pesantren Qomaruddin Sampurnan ini,” imbuh Kiai Mudlofar Usman dalam pembacaan Manaqib KH. M. Sholih Tsani. (yad)

Haul ke-126 KH. M. Sholih Tsani, Pemangku ke-5 Ponpes Qomaruddin Bungah, Ajang Silaturahmi Santri dan Warga Selengkapnya

Bu Min : Lembaga Pendidikan Berbasis Agama di Gresik Berkomitmen Jadi Ruang Aman dan Nyaman bagi Anak

GRESIK1minute.id – Pelaksana tugas atau Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah kembali mengingatkan lembaga pendidikan berbasis agama harus menjadi ruang aman dan nyaman bagi anak dalam menempuh pendidikan.

“Hadirnya anak-anak ini bukan hanya tanggung jawab orangtua, tetapi juga tanggung jawab bersama masyarakat. Sinergi dan kolaborasi antara berbagai pihak ditekankan untuk mewujudkan pesantren yang bebas dari kekerasan dan bullying,” tegas Bu Min-sapaan akrab- Aminatun Habibah saat membuka Advokasi dan Inisiasi Pencegahan Kekerasan pada Perempuan dan Anak di Pondok Pesantren Tanbihul Ghofilin Al Mustofa, Desa Sidoraharjo, Kecamatan Kedamean pada Senin, 18 November 2024.

Ia berharap, melalui sosialisasi ini dapat meningkatkan pemahaman mengenai perlindungan anak. Serta menjadikan kegiatan ini sebagai komitmen bersama mengenai perlindungan anak di Kabupaten Gresik. 

“Kegiatan advokasi dan inisiasi pencegahan kekerasan pada perempuan dan anak ini sudah dilaksanakan di beberapa tempat. Maksud dari Pemkab Gresik yaitu meminimalisir kekerasan pada anak tidak terjadi di kota santri (sebutan lain Kota Gresik),” harapnya. 

Selain itu, lanjut Bu Min, diperlukan komitmen bersama. Baik pendidik, pimpinan, pengasuh dan santri bahwa pendidikan berasrama berbasis agama ini harus memberi ruang aman dan nyaman bagi anak dalam menempuh pendidikan. 

“Upaya ini untuk memperkuat orientasi dan komitmen para pihak dalam rangka memajukan, memenuhi, melindungi serta menghormati hak-hak anak,” tutur Bu Min yang berlatar pendidik ini.

Para guru, katanya, diharapkan bisa memiliki kedekatan hubungan emosional yang lebih terhadap para santrinya. Agar dalam proses transfer ilmu yang dilakukan dapat berjalan dengan lancar. 

“Anak-anak adalah masa depan kita, dan perempuan adalah tiang keluarga. Kita harus memastikan bahwa mereka terlindungi dari segala bentuk kekerasan,” pungkasnya. (yad)

Bu Min : Lembaga Pendidikan Berbasis Agama di Gresik Berkomitmen Jadi Ruang Aman dan Nyaman bagi Anak Selengkapnya

Revitalisasi Stadion G-JOS Rampung, Kementerian PURT Serahkan Pengelolaan ke Plt Bupati Gresik

SURABAYA1minute.id – Revitalisasi Stadion Gelora Joko Samudro atau G-JOS kelar. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Jawa Timur kepada Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik.

Penandatangan serah terima diteken langsung oleh Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Kepala BPPW Jatim Airyn Saputri Harahap di Hotel Mercure Surabaya Grand Mirama pada Rabu, 13 November 2024.

Dalam sambutannya, Kepala BPPW Jatim Airyn Saputri Harahap mengatakan, serah terima pengelola sementara ini dilaksanakan untuk mendukung kemudahan, kenyamanan dan keselamatan penggiat sepakbola. Baik itu atlet, pelatih oficial maupun penonton. 

Kementerian PUPR melalaui Ditjen Cipta Karya selama 2023 – 2024 telah melaksanakan pembangunan 21 stadion di seluruh Indonesia. “Termasuk di Jawa Timur ada 5 stadion dan menyerahkan 3 stadion yakni Gelora Joko Samudro Gresik, Gelora Delta Sidoarjo dan Gelora Madura Ratu Pamelingan Pamekasan,” kata Airyn Saputri Harahap. 

“Sedangkan 2 masih berjalan yaitu stadion Surajaya Lamongan dan stadion Kanjurahan Malang,” imbuhnya. Ia melanjutkan, pembangunan ini mengedepankan produk dalam negeri dan juga mempertimbangkan aspek kesehatan, keselamatan, kenyamanan. Selain itu memperoleh sertifikat layak fungsi. Serah terima pengelola sementara ini dilaksanakan untuk mendukung dan mendorong agar nantinya dapat dikelola dan menjadi aset kabupaten. 

“Diharapkan ada kolaborasi pemerintah daerah dengan pengelola stadion dan klub. Harus disiapkan dengan matang, baik dari sisi pemeliharaan maupun perawatan,” urainya. 

Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah atau yang akrab disapa Bu Min mengaku bersyukur, dan berterima kasih kepada Kementerian PUPR dan Ditjen Cipta Karya. Hal ini dikarenakan selesainya rehabilitasi dan renovasi stadion Gelora Joko Samudro. 

“Saya berharap, dengan semakin baiknya fasilitas stadion nantinya akan menghasilkan bibit pemain sepak bola yang baik,” harapnya. 

Sementara itu, Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah mengajak seluruh stakeholder sepak bola bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas stadion yang sudah direnovasi. “Dengan adanya renovasi dan rehabilitasi ini, mudah-mudahan dapat memicu anak muda dalam mengembangkan olah raga sepakbola di Kabupaten Gresik,” ujar Bu Min -panggilan akrab – Aminatun Habibah.

Dalam acara tersebut, Plt Bupati perempuan pertama di Kota Santri – sebutan lain – Kabupaten Gresik itu didampingi anggota Komisi VII DPR RI Nila Yani Hardiyanti dan Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman atau DCKPKP Gresik Ida Lailatussa’diyah.

Seperti diberitakan revitalisasi stadion G-JOS ini bersumber dari Kementerian Pekerjaan dan Perumahan Rakyat atau PUPR. Menurut Ida Lailatussa’diyah, pekerjaan yang dilakukan kursi tunggal alias single set untuk penonton ekonomi dan kursi VVIP. “Kapasitas penonton nantinya sebanyak 22 ribu seat,” kata Ida Lailatussa’diyah itu.

 Lalu, pekerjaan fasad alias tampilan muka atau depan bangunan. Pekerjaan interior, rumput, videotron skor, sound system , lampu , railing, closed circuit television atau CCTV , ground water tank alias tandon air bawah tanah/GWT , penambahan daya dan lainnya. “G-JOS sudah standar FIFA (Federation Internationale de Football Association),” katanya. (yad)

Revitalisasi Stadion G-JOS Rampung, Kementerian PURT Serahkan Pengelolaan ke Plt Bupati Gresik Selengkapnya

Mlaku-mlaku Sarungan, Jaga Identitas Gresik berjuluk Kota Santri

GRESIK,1minute.id – Ribuan pelajar mengikuti mlaku-mlaku bareng sarungan di kawasan heritage, Bandar Grissee pada Ahad, 10 November 2024. Mereka tidak hanya memakai sarung. Banyak juga memakai berdandan ala tokoh agama.

Seperti, memakai baju jubah, berkopyah haji warna putih, memakai surban, berjengot putih dan membawa tongkat. Kostum yang dipakai peserta itu semakin menambah gereget kegiatan yang mengambil start dan finish di Jalan Basuki Rahmat, Kecamatan/Kabupaten Gresik, Jawa Timur tersebut. 

Bahkan, Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah merasa senang, sehingga berulangkali tersenyum kepada peserta Mlaku-mlaku bareng sarungan untuk menyemarakkan Hari Santri Nasional atau HSN tersebut.

Menurut Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah bahwa kegiatan ini adalah ikhtiar dalam menjaga dan melestarikan budaya santri yang masih melekat di Kabupaten Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

“Saya memberikan apresiasi yang luar biasa, baik kepada penyelenggara maupun kepada segenap masyarakat yang sangat antusias dengan mengikuti kegiatan ini,” ungkap Plt Bupati berlatar pendidik itu. 

Ia juga menuturkan, kegiatan semacam hendaknya terus dilestarikan sehingga identitas Gresik sebagai kota santri dan kota wali ini tidak luntur dan tetap bertahan di benak masyarakat Kabupaten Gresik. “Ayo kita jaga dan kita dukung kegiatan yang positif ini. Semoga Gresik tetap memegang teguh identitanya sebagai kota santri dan kota wali,” tuturnya.

Sederet penampilan seni turut menyemarakkan suasana, di antaranya Tari Tradisional dari SMK NU Gresik, penampilan penyanyi cilik Alvaro Fernanda, aksi Seni Pencak Silat Pagar Nusa, atraksi Bambu Gila oleh Banser Gresik, serta hiburan dari Trio Cilik MINU Tratee Putera.

Selain menghibur, acara ini menjadi ajang kebanggaan bagi santri serta wadah bagi pelaku UMKM lokal untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat. (yad)

Mlaku-mlaku Sarungan, Jaga Identitas Gresik berjuluk Kota Santri Selengkapnya