BKPSDM Gresik Luncurkan Aplikasi Gapura : Pelatihan PNS Cukup Online, Hemat Waktu dan Biaya

GRESIK,1minute.id – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia atau BKPSDM Pemkab Gresik melaunching aplikasi baru pada Rabu, 6 November 2024. 

Launching dilakukan di sela kegiatan one week di Ruang Graita Eka Praja kantor Bupati Gresik yang dihadiri Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah atau Sekda Achmad Washil Miftachul Rachman serta para kepala organisasi perangkat daerah atau OPD.

Aplikasi e-learning hasil inovasi dibawah kepemimpinan Agung Endro Dwi Setyo Utomo sebagai Kepala BKPSDM Gresik itu

bernama Gapura alias Gerbang Pengembangan Kompetensi Menuju Smart ASN. 

Aplikasi ini menjadi bagian dari Program Gresik Corporate University. Seperti namanya, platform itu bisa menjadi wadah pelatihan terpadu bagi ASN dengan memanfaatkan teknologi digital. Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah mendorong BKPSDM lebih aktif memberikan pelatihan melalui aplikasi untuk semakin mengoptimalkan sumber daya. 

Selain itu, Plt Bupati berlatar pendidik itu, meminta BKPSDM melakukan penataan kurikulum pelatihan, baik dalam bentuk tatap muka maupun online. “Materi dan kurikulum harus disiapkan dengan baik, termasuk menentukan siapa saja yang wajib ikut pelatihan ini. ASN tidak boleh tertinggal informasi dan harus terus meningkatkan kompetensi,” kata Plt Bupati perempuan bertama di Kabupaten Gresik itu. 

Berdasarkan data BKPSDM Gresik jumlah ASN di Pemkab Gresik berjumlah 8.913 orang. Rinciannya, PNS sebanyak 6.341 orang atau 71,14 persen dan PPPK sebanyak 2.572 orang setara 28,86 persen. ASN jenis kelamin laki-laki sebanyak 3.202 orang dan jenis kelamin perempuan sebanyak 5.711 orang. 

Berdasarkan kelompok umur, ribuan ASN di Pemkab Gresik terbagi dalam tiga generasi, yaitu :  pegawai generasi Z atau Gen-Z kelompok umur 12-27 tahun sebesar 2,77 persen, milenial antara 28-43 tahun sebesar 46,67 persen dan Gen-X kelompok umur 44 keatas sebesar 50,56 persen.

Kepala BKPSDM Gresik Agung Endro Dwi Setyo Utomo mengatakan, aplikasi Gapura ini memiliki banyak manfaat bagi Pemkab Gresik maupun ASN. Bagi pemerintah, aplikasi bisa menghemat anggaran kegiatan pendidikan dan latihan atau diklat yang konvensional. 

“Karena kegiatan bisa dilakukan secara online,” kata Agung  Endro Dwi Setyo Utomo kepada wartawan pada Rabu, 6 November 2024. 

Berdasarkan pengukuran indeks profesionalitas ASN dan Peraturan Pemerintah atau PP 17/2020, mengamanatkan bahwa setiap PNS memiliki hak untuk diikutsertakan dalam pengembangan kompetensi minimal 20 jam peelajaran atau JP selama 1 tahun. 

Pelatihan selama 20 JP secara konvensional membutuhkan waktu antara 2-3 hari setiap PNS. Bila pelatihan dilakukan di luar kabupaten, membutuhkan sumber daya yang besar, baik dari segi waktu maupun biaya. “Sekarang dapat diatasi melalui pelatihan berbasis digital ini,” kata mantan Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu atau DPMPTSP Gresik ini. 

Agung mengungkapkan, pembuatan aplikasi Gapura memiliki beberapa tujuan utama, yaitu: Menyediakan akses pembelajaran yang fleksibel dari segi waktu dan tempat ; Menyediakan materi pelatihan yang selalu diperbarui dan relevan dengan tantangan lapangan ; dan Menghemat biaya pelaksanaan pelatihan karena materi dapat diakses secara daring.

Selain itu, aplikasi Gapura ini sebagai bagian dari upaya mendukung program Indonesia Emas 2045. Gapura diharapkan menjadi solusi efektif dalam menciptakan ASN yang unggul dan kompeten. Dengan aplikasi ini, ASN diharapkan dapat mengembangkan kemampuan mereka secara mandiri dan efisien, sehingga mampu menghadapi tantangan yang semakin dinamis.

Tidak hanya itu, terdapat lima manfaat utama yang dapat diperoleh ASN melalui penggunaan aplikasi ini, yaitu: Pembelajaran yang menarik dan mudah dipahami, dengan materi yang dikemas secara interaktif ; Meningkatkan rasa percaya diri ASN berkat kompetensi yang terus diasah dan Sertifikat pelatihan yang dapat diakses secara langsung melalui akun SIMPEG atau Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian.

Manfaat berikutnya, Pemenuhan hak ASN untuk mengikuti pelatihan dengan minimum 20 Jam Pelajaran (JP) setiap tahunnya dan  Meningkatkan keterampilan digital ASN sehingga siap menghadapi era digital. (yad)

BKPSDM Gresik Luncurkan Aplikasi Gapura : Pelatihan PNS Cukup Online, Hemat Waktu dan Biaya Selengkapnya

Plt Bupati Gresik Instruksikan DPMPTSP dan Disnaker Intens Cek Kebutuhan Naker di Industri

GRESIK,1minute.id – Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah menyatakan, santri memiliki landasan moral yang kuat dan karakter yang tangguh. 

“Jika kualitas dan kompetensi mereka terus ditingkatkan, saya yakin mereka mampu memasuki dunia industri dengan daya saing tinggi atau bahkan menciptakan peluang usaha sendiri. Ini yang kita harapkan untuk menciptakan lapangan kerja baru di Gresik,” ujar Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah di acara kegiatan Musyawarah dan Sarasehan Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Gresik masa khidmat 2024-2028.

Sarasehan mengusung tema “Santri dan Industri: Mengintegrasikan Nilai-Nilai Kearifan Pesantren dengan Inovasi Modern untuk Pembangunan Gresik Berkelanjutan,” ini digelar di Gedung Nasional Indonesia atau GNI di Jalan Pahlawan, Gresik pada Selasa, 5 November 2024. 

Menurutnya, santri tidak hanya berperan dalam bidang keagamaan, tetapi juga memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam sektor industri, baik sebagai tenaga kerja profesional maupun pencipta lapangan kerja. 

Selain itu, kemampuan santri dalam mengintegrasikan nilai-nilai kearifan pesantren dengan inovasi modern dapat menjadi keunggulan tersendiri. 

Bu Min optimis bahwa dengan dukungan yang tepat, santri dapat menjadi sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Pada kesempatan itu, perempuan pertama yang menjabat Plt Bupati Gresik ini juga menjelentrehkan peran pemerintah kabupaten atau Pemkab Gresik dalam menyiapkan para santri untuk siap bersaing di dunia kerja. Pemkab Gresik telah menjalin komunikasi dengan berbagai perusahaan untuk memahami kualifikasi dan kompetensi tenaga kerja yang dibutuhkan di sektor industri.

Bu Min mengaku telah menginstruksikan kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) untuk menjalin sinergi dengan perusahaan-perusahaan agar dapat menyampaikan informasi terkait kebutuhan tenaga kerja di industri secara langsung kepada masyarakat, termasuk para santri. 

Dengan adanya komunikasi ini, santri diharapkan dapat menyesuaikan diri dengan tuntutan pasar kerja serta merancang karir yang lebih terarah.

“Kami aktif berkoordinasi dengan berbagai perusahaan untuk mengetahui kualifikasi apa yang dibutuhkan. Dari situ, kami akan mengarahkan santri dan generasi muda untuk mengikuti pelatihan yang relevan dan memperkuat skill yang sesuai kebutuhan industri,” ungkap Plt. Bupati Gresik berlatar pendidik ini.

Langkah ini sejalan dengan komitmen Pemkab Gresik dalam menciptakan iklim yang kondusif bagi investasi dan pertumbuhan ekonomi. Dukungan terhadap santri dan kalangan muda lainnya dalam mengembangkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri dianggap sebagai investasi jangka panjang untuk keberlanjutan pembangunan daerah. (yad)

Plt Bupati Gresik Instruksikan DPMPTSP dan Disnaker Intens Cek Kebutuhan Naker di Industri Selengkapnya

78 ABK Mengikuti Jambore Pramuka Khusus, Plt Bupati Gresik : Upaya Pemenuhan Hak-hak Anak Berkebutuhan Khusus 

GRESIK,1minute.id –   Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah membuka kegiatan Pramuka Berkebutuhan Khusus atau PBK. Acara yang digelar Kwartir Cabang atau Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Gresik ini diikuti  perwakilan dari Sekolah Luar Biasa dan Sekolah Inklusif se-Kabupaten Gresik. Jambore Pramuka Berkebutuhan Khusus berlangsung dua hari, 29 – 30 Oktober 2024. 

Plt. Bupati Gresik Aminatun Habibah menyampaikan, Jambore PBK ini merupakan upaya pemenuhan hak-hak Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Tujuannya agar mereka bisa merasakan hak yang sama seperti anak-anak lainnya.

“Gresik terus berbenah menjadi daerah yang ramah bagi ABK dan penyandang disabilitas,” kata Aminatun Habibah yang juga Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Gresik ini. Ia berharap agar adik-adik istimewa ini dapat bergembira, belajar, dan membentuk karakter.

“Jambore ABK ini adalah salah satu bentuk pembelajaran pendidikan karakter. Ini untuk memaksimalkan kemampuan penginderaan anak-anak berkebutuhan khusus,” ujar Bu Min -sapaan akrab- Aminatun Habibah pada Selasa, 29 Oktober 2024.

Plt Bupati Gresik pertama ini melanjutkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menanamkan jiwa patriotisme, memupuk rasa persaudaraan antar peserta, dan meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dengan tema “MASTRA” (Mandiri, Santun, dan Bergembira), Jambore PBK ini menyajikan beragam kegiatan produktif yang menyenangkan.

Untuk diketahui, ekstrakulikuler kepanduan ini wajid dilakukan di seluruh Sekolah Luar Biasa di Kabupaten Gresik. Langkah ini dinilai bermanfaat untuk kesehatan fisik dan mental anak berkebutuhan khusus. Jambore PBK kali ini diikuti oleh 78 peserta dan 21 pendamping, yang mengikuti rangkaian kegiatan di Kantor Kwarcab GP Kabupaten Gresik. (yad)

78 ABK Mengikuti Jambore Pramuka Khusus, Plt Bupati Gresik : Upaya Pemenuhan Hak-hak Anak Berkebutuhan Khusus  Selengkapnya

Dorong Investasi Berkelanjutan, Gresik Sabet Investment Opportunity Diajang EJIF 2024

GRESIK,1minute.id –  Kabupaten Gresik menggondol dua penghargaan diajang East Java Investment Forum (EJIF) 2024 di Surabaya pada Kamis, 24 Oktober 2024. Dua penghargaan itu yaitu Investment Opportunity dari Kementerian Investasi BKPM dan Unit Pengolahan Ikan Bandeng Bernilai tambah dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. 

Penghargaan Investment Opportunity ini merupakan komitmen dalam mendorong investasi berkelanjutan di Kabupaten Gresik. Penghargaan tersebut diterima secara simbolis oleh Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah, di Hotel Westin Surabaya pada 

East Java Investment Forum 2024 diselenggarakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) bekerja sama dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Timur. 

Usai menerima penghargaan, Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah didampingi Kepala DPM PTSP Reza Pahlevi, mengatakan, penghargaan ini menjadi bukti komitmen pemerintah dengan berbagai pihak dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Sehingga membuka peluang investasi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Ada juga indikator-indikator lain seperti penurunan angka kemiskinan, dan peningkatan kunjungan wisata. Juga turut memberikan kontribusi positif bagi perkembangan Kabupaten Gresik,” katanya.

Selain itu, lanjut Bu Min, mempromosikan produk produk unggulan daerah juga membuka peluang bagi masa depan ekonomi yang lebih inklusif. Ini merupakan suatu sinyal positif bagi iklim investasi, juga akan mempercepat memutuskan para investor untuk berinvestasi di Kabupaten Gresik. 

“Pencapaian ini merupakan buah dari inovasi dan kerja keras semua pihak. Utamanya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Gresik dalam memberikan kemudahan dan kecepatan pelayanannya kepada para investor,” ungkapnya. 

Menurutnya, EJIF merupakan ajang investasi komprehensif yang melibatkan semua pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, pelaku usaha, dan investor. Ini merupakan upaya untuk mendorong perekonomian melalui investasi, serta berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk investor baik dari dalam maupun luar negeri. 

“Harapannya, dengan adanya investasi ini akan membuka lapangan kerja bagi masyarakat Kabupaten Gresik. Disamping mengejar pertumbuhan ekonomi lewat multiplier effect-nya,” tutup Bu Min. 

Pada ajang EJIF 2024, Kabupaten Gresik mendapatkan dua penghargaan masing-masing dari Kementerian Investasi BKPM dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas unit pengolahan ikan bandeng bernilai tambah. Sebagai peluang investasi daerah terpilih. 

Selain Kabupaten Gresik penghargaan juga diberikan kepada empat kab/kota di Jawa Timur. Di antaranya, Kabupaten Sampang, Kabupaten Jombang, Kabupaten Malang serta Kota Probolinggo. (yad)

Dorong Investasi Berkelanjutan, Gresik Sabet Investment Opportunity Diajang EJIF 2024 Selengkapnya

Jadi Irup Hari Santri, Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah : Hari Santri Bukan Hanya Milik Santri

GRESIK,1minute.id – Peringatan Hari Santri Nasional dipusatkan di Alun-alun Sidayu pada Selasa, 22 Oktober 2024. Pelaksana Tugas atau Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah yang di daulat sebagai inspektur upacara (Irup) yang mengusung tema “Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan” itu.

Upacara yang diikuti oleh Ketua DPRD Gresik M.Syahrur Munir dan ribuan santri serta elemen masyarakat itu berlangsung khidmat.

Plt Bupati Gresik Aminatun Hibabah saat membacakan sambutan Kementerian Agama menyampaikan bahwa, Hari santri yang diperingati setiap 22 oktober adalah momentum untuk mengenang dan meneladani para santri. Para santri telah memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Peringatan Hari Santri ini juga tidak terlepas dari peristiwa Resolusi Jihad yang dimaklumatkan oleh Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari pada 1945 silam. Peristiwa ini menjadi bukti semangat perjuangan dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia serta perlawanan santri terhadap para penjajah.

“Dari fatwa Resolusi Jihad itu Hadratussyaikh KH. Hasyim Asyari menyatakan bahwa berperang menolak dan melawan penjajahan itu fardhu ain yang harus dikerjakan oleh tiap-tiap orang Islam,” ujar Bu Min – sapaan – Aminatun Habibah.

Plt Bupati Gresik berlatar pendidik itu melanjutkan bahwa tema Hari Santri  2024 ini dipilih sebagai penegasan bahwa santri masa kini memiliki tugas untuk meneruskan perjuangan para pendahulu. Mereka telah berjuang tanpa kenal lelah untuk kemerdekaan dan keutuhan bangsa.

“Menyambung juang bukan berarti hanya mengenang, tetapi juga beraksi dengan semangat dalam menghadapi tantangan zaman modern. Jika para pendahulu berjuang melawan penjajah dengan angkat senjata, maka santri saat ini berjuang melawan kebodohan dan kemuduran dengan angkat pena,” lanjutnya.

Sebelum menutup sambutannya, Bu Min menegaskan bahwa Hari Santri bukan hanya milik santri dari pesantren, tetapi milik semua golongan. Serta milik semua seluruh elemen bangsa yang mencintai negaranya. 

Sementara itu, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama atau MWC NU Menganti menggelar apel Hari Santri di lapangan Desa Menganti, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Apel yang dihadiri Muspika, Kepala Desa se-Kecamatan Menganti, tokoh agama dan tokoh masyarakat aerta para santri. Peserta apel memakai sarung dan berkopiyah. (yad)

Jadi Irup Hari Santri, Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah : Hari Santri Bukan Hanya Milik Santri Selengkapnya

Pemkab Gresik Sabet Karmika Graha Abinaya dari REI Jatim, Plt Bupati Dorong Pengembang Bangun Rumah Bagi MBR 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik terus berupaya memberikan pelayanan terbaik, khususnya dalam memberikan perizinan. 

“Perizinan yang mudah, cepat dan memberikan layanan terbaik kepada investor yang berinvestasi adalah nilai plus bagi Pemkab Gresik. Tentunya, juga harus sesuai aturan dan didukung dengan dokumen-dokumen kelengkapan terpenuhi, pasti perizinan akan cepat selesai,” kata Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah usai menerima penghargaan Karmika Graha Abinaya dari Dewan Pengurus Daerah DPD Real Estate Indonesia atau DPD REI Jawa Timur di Surabaya pada Rabu, 16 Oktober 2024.

Penghargaan itu diberikan kepada Pemkab Gresik karena dianggap berprestasi dan peduli terhadap pembangunan perumahan bersamaan acara Musyawarah Daerah (Musda) ke – XVI 2024 DPD REI Jawa Timur. Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah saat itu didampingi oleh Kepala Dinas Cipta Karya Perumahan Kawasan Permukiman atau CKPKP Gresik Ida Lailatussa’diyah mengucapkan terima kasih kepada REI Jawa Timur atas apresiasi yang diberikan.

Bu Min melanjutkan, apresiasi DPD REI Jatim ini bisa menjadi upaya mendorong para pengembang perumahan untuk membangun lebih banyak rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah atau MBR. Khususnya rumah bersubsidi, ini mudah mudahan dapat membantu Pemkab Gresik mengatasi masalah kemiskinan dan stunting. 

“Ini langkah yang spektakuler untuk membangun rumah layak bagi masyarakat yang perekonomiannya menengah ke bawah. Rumah yang layak menjadi syarat utama dan menjadi salah satu indikator dalam kategori penurunan angka kemiskinan,” tegas Bu Min. 

Dirinya berharap, penghargaan ini dapat menjadi semangat Pemkab Gresik untuk terus memperjuangkan hak hak masyarakat dalam mendapatkan hidup setara dan sejahtera. Termasuk di dalamnya untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak. 

“Terima kasih atas sinergi, kolaborasi dan kontribusi semua pihak dalam menyediakan perumahan untuk masyarakat. Dengan menciptakan iklim yang kondusif mudah mudahan pelaksanaan program program pembangunan di Kabupaten Gresik dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya. (yad)

Pemkab Gresik Sabet Karmika Graha Abinaya dari REI Jatim, Plt Bupati Dorong Pengembang Bangun Rumah Bagi MBR  Selengkapnya

Manjakan Penggemar Dinas Pertanian Gelar Expo Bonsai asli Gresik

GRESIK,1minute.id – Expo Pesona Bonsai Gresik kembali digelar di halaman Gressmall di Jalan Sumatra Gresik Kota Baru atau GKB. Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah yang membuka langsung gelaran tahunan untuk menyemarakkan Hari Tani Nasional itu pada Selasa, 15 Oktober 2024.  

Event yang digelar hingga Rabu besok, 16 Oktober 2024 oleh Dinas Pertanian Gresik berkolaborasi dengan Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) cabang Gresik itu diikuti 300 peserta. 

“Kabupaten Gresik merupakan salah satu sentra penghasil tanaman hias yang potensial. Salah satunya adalah tanaman bonsai, yang berada di beberapa kecamatan. Di antaranya Kecamatan Kedamean, Kecamatan Wringinanom, Kecamatan Panceng dan Kecamatan Balongpanggang,” kata Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam sambutannya.

Tanaman hias merupakan salah satu komoditas holtikultura yang mempunyai nilai ekonomi cukup tinggi. Sehingga prospeknya sangat cerah untuk dijadikan bisnis atau peluang usaha yang menjanjikan, baik dari segi permintaan maupun harga jual. 

Plt Bupati Gresik wanita pertama dalam kurun waktu 50 tahun terakhir ini, menambahkan, bonsai bukan sekedar tanaman yang dipelihara dalam pot. Tetapi juga sebuah karya seni yang membutuhkan ketekunan, kesabaran dan kecerdasan. Melalui bonsai, kita belajar untuk menghargai proses menikmati keindahan dalam setiap detail dan merawat alam dengan sepenuh hati. 

“Pohon-pohon yang dibentuk menjadi bonsai merupakan tumbuhan yang tumbuh liar di alam, seperti serut, legundi. Ketika sudah menjadi bonsai seperti yang ada disini nantinya masyarakat teredukasi bisa memanfaatkan pohon pohon yang tadinya tidak berharga menjadi nilai ekonomi yang tinggi,” harapnya.

Ia pun mengapresiasi event yang diinisiasi oleh Dinas Pertanian dan PPBI Gresik ini. Selain kontes ada juga pelatihan yang dipandu oleh ahli bonsai. Ini kesempatan bagi penggemar bonsai untuk belajar lebih banyak tentang teknik dan rahasia dibalik seni. 

“Burung dara burung merpati, diatas pohon terbang mengitari, melalui tanaman hias dan bonsai mari kita tingkatkan pertumbuhan ekonomi,” pungkas Bu Min-sapaan akrab – Aminatun Habibah yang saat itu didampingi Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putro itu. (yad)

Manjakan Penggemar Dinas Pertanian Gelar Expo Bonsai asli Gresik Selengkapnya

Pimpinan DPRD Gresik Periode 2024-2029 Resmi Dilantik, Ketua DPRD Syahrul Munir : Siap Maraton Bentuk AKD 

GRESIK,1minute.id – Ketua Pengadilan Negeri Gresik I Gusti Ayu Susilawati melantik dan mengambil sumpah/janji empat pimpinan Dewan Perwarkilan Rakyat Daerah atau DPRD Gresik. Pelantikan dipimpin DPRD Gresik definitif hasil pemilu legislatif 2024 lalu dilakukan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Gresik pada Senin, 7 Oktober 2024. 

Pelantikan pimpinan dewan DPRD Gresik yang terdiri seorang ketua dan tiga wakil ketua itu dilakukan melalui Rapat Paripurna dengan agenda tunggal yakni “Peresmian Pengangkatan dan Pengucapan Sumpah /Janji Pimpinan DPRD Kabupaten Gresik Masa Jabatan 2024-2029” dihadiri seluruh anggota DPRD Gresik berjumlah 50 orang termasuk empat pimpinan DPRD yang dilantik serta Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah.

Selain itu, pelantikan itu juga disaksikan oleh  Kepala Kejaksaan Negeri atau Kajari Gresik Nana Riana, perwakilan dari Polres Gresik, Kodim 0817/Gresik serta para pimpinan perusahaan Badan Usaha Milik Daerah atau BUMD serta perwakilan perusahaan swasta. Pelantikan berlangsung khidmat. 

Empat pimpinan DPRD Gresik yang dilantik dan diambil sumpah atau janji berbaris menghadap Ketua PN Gresik I Gusti Ayu Susilawati dan seluruh anggota DPRD Gresik yaitu Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir dari F-PKB. Dan, tiga Wakil Ketua DPRD Gresik adalah Akhmad Nurhamim (F-Partai Golkar) ; Mujid Riduan (F-PDI-Perjuangan dan Lutfhi Dawam (F-Partai Gerindra).

Ketua DPRD Gresik definitif Muhammad Syahrul Munir mengatakan sejumlah agenda penting telah menanti. Oleh sebab itu, ia bersama dengan tiga wakil pimpinan DPRD Gresik akan secara bekerja sacara maraton. Agenda penting itu, antara lain, membentuk alat kelengkapan dewan atau AKD DPRD Gresik, membuat Rancangan tata tertib DPRD Gresik dan menuntaskan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau R-APBD Gresik 2025.

Pembentukan AKD yang akan lebih dulu dilakukan. AKD DPRD Gresik terdiri Badan Musyawarah atau Banmus;  Badan Anggaran atau Banggar ; Badan Kehormatan atau BK dan Badan Pembentukan Peraturan Daerah alias Bapem Perda. Serta, Komisi-Komisi.

Di DPRD Gresik, diperkiraka  jumlah komisi tidak mengalami perubahan dari periode sebelumnya yang berjumlah empat komisi, yakni, Komisi I Bidang hukum dan pemerintahan ; Komisi II Bidang Perekonomian dan Keuangan ; Komisi III Bidang Pembangunan dan Komisi IV Bidang Kesejahteraan Rakyat.

SERTIJAB : (kiri) Ketua sementara DPRD Gresik Abudullah Hamdi menyerahkan dokumen kepada Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir disaksikan oleh Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam paripurna pelantikan pimpinan DPRD Gresik periode 2024-2029 di gedung DPRD Gresik pada Senin, 7 Oktober 2024 ( Foto : Sekwan untuk 1minute.id)

Ia menjelaskan, proses pembentukan alat kelengkapan harus segera diselesaikan karena berbagai tugas kedewan sudah di depan mata. “Mulai menuntaskan pembahasan Ranperda Tatib DPRD Gresik hingga Rancangan APBD 2025,” kata Syahrur Munir. Politisi berusia 33 tahun itu meminta seluruh pihak untuk bersama-sama segera evaluasi merealisasikan  APBD 2024. Dengan tujuan sepenuhnya untuk kesejahteraan dan kemaslahatan masyarakat Kabupaten Gresik.

“Kami mohon dukungan dari semua pihak baik teman-teman dewan, eksekutif maupun lembaga masyarakat dan semua stakeholder yang terkait agar program-program pembangunan dapat terlaksana dengan sebaik-baiknya,” katanya. “Baik program pembangunan jangka menengah maupun jangka panjang,” lanjut  Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik periode 2019-2024 itu.

Sementara itu, Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah menyatakan, atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Gresik menyatakan selamat kepada pimpinan DPRD Gresik yang baru saja diresmikan pengangkatannya. “Mudah-mudahan nanti bisa memberikan yang terbaik untuk kabupaten Gresik,” ujar Bu Min -sapaan akrab-Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam sambutannya.

Plt Bupati perempuan pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini  menjelentrehkan kemitraan antara DPRD dengan Kepala Daerah atau Bupati bersifat check and balance. Hal tersebut bertujuan untuk mengefektifkan penyelenggaraan pemerintah daerah sehingga terjamin kesinambungan kelembagaan pemerintah.

“Kolaborasi dan kerja kolektif antara DPRD dengan kepala daerah harus diarahkan secara positif untuk memberikan respon dalam pemecahan persoala  yang ada di daerah. Sehingga semua program pembangunan yang telah direncanakan berjalan dengan baik,” kata Plt Bupati Gresik berlatar pendidik itu. (yad)

Pimpinan DPRD Gresik Periode 2024-2029 Resmi Dilantik, Ketua DPRD Syahrul Munir : Siap Maraton Bentuk AKD  Selengkapnya

Pemkab Gresik Kucurkan Bansos Cukai, Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah : Semoga Meringankan Beban Ekonomi

GRESIK,1minute.id – Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah memberikan bantuan sosial kepada 335 keluarga penerima manfaat atau KPM di Kecamatan Ujungpangkah pada Kamis, 3 Oktober 2024. Bantuan Langsung Tunai atau BLT Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau atau DBHCHT sebanyak 2 kali masing-masing sebesar Rp 500 ribu itu dipusatkan di  Balai Desa Ngimboh.

Pencarian BLT ini bagai sebuah oase bagi para KPM. Mereka tersenyum bahagia. Plt Bupati  Gresik Aminatun Habibah berharap bantuan ini  dapat meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya buruh tani.

“Dana dari pajak rokok tidak hanya mendukung petani tembakau, tetapi juga diinvestasikan dalam program kesehatan, termasuk Universal Health Coverage (UHC). Kami berharap bantuan ini digunakan sebaik-baiknya untuk kebutuhan utama keluarga,” tambahnya didampingi Kepala Dinas Sosial atau Kadinsos Gresik Ummi Khoiroh dan Camat Ujung Pangkah Shofwan Hadi. 

Selain itu, Bu Min, sapaan akrabnya, juga mengingatkan masyarakat untuk memerangi peredaran rokok ilegal. Sebab, rokok ilegal dapat mengurangi penerimaan pajak yang akan berdampak pada penurunan dana untuk program bantuan. Dengan dukungan dan kesadaran bersama, diharapkan kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat.

Siti Rhodiyah, salah satu KPM dari Desa Campurrejo, Kecamatan Panceng, menyatakan kegembiraannya usai menerima bantuan. “Alhamdulillah kali ini saya dapat bantuan, karena selama ini belum ada. Bantuan ini nantinya akan saya gunakan untuk keperluan anak-anak saya yang masih sekolah. Harapan saya nantinya lebih banyak lagi masyarakat yang mendapatkan bantuan,” ungkapnya.

Hal ini menunjukkan bagaimana program pemerintah dapat secara langsung mendukung kehidupan sehari-hari masyarakat.Sebagai informasi, bahwa bantuan sosial dari DBHCHT ini juga disalurkan ke 16 kecamatan se-Kabupaten Gresik dengan total KPM secara keseluruhan 2.649 KPM yang disalurkan hingga 8 Oktober 2024. (yad)

Pemkab Gresik Kucurkan Bansos Cukai, Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah : Semoga Meringankan Beban Ekonomi Selengkapnya

Penghargaan Investasi, Plt Bupati Gresik : Kolaborasi untuk Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat

GRESIK,1minute.id – Investasi ke Kabupaten Gresik menunjukkan tren peningkatan. Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu atau DPMPTSP Gresik tren realisasi investasi yang terus meningkat sejak 2020. 

Pada 2023, realisasi investasi mencapai Rp 49,46 triliun, jauh melampaui target Provinsi Jawa Timur sebesar Rp 29,76 triliun. Semester I/2024, nilai investasi sebesar Rp 20,69 triliun. 

Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah  menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi para pelaku usaha. Pelaku usaha yang telah berkontribusi besar ini telah membawa perkembangan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kota Industri, sebutan lain,  Kabupaten Gresik.

“Acara ini merupakan wujud nyata apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Gresik kepada para pelaku usaha yang telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Gresik. Kontribusi ini menjadi pilar utama dalam mendorong pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat kita,” ujar Bu Min, sapaan akrab, Wabup Aminatun Habibah saat memberikan sambutan di acara Penghargaan Penanaman Modal Dalam Rangka Peningkatan Investasi Melalui Kemitraan dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan di Kabupaten Gresik pada Kamis, 26 September 2024.

Dalam acara yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman ini,  Plt Bupati berlatar pendidik memberikan perhatian khusus terkait capaian positif investasi di Gresik ini.  Ia mengatakan, di bidang investasi mengalami pencapaian luar biasa. Tren realisasi investasi, imbuhnya, terus meningkat sejak 2020. “Pada  2023, realisasi investasi Kabupaten Gresik mencapai Rp 49,46 triliun, jauh melampaui target Provinsi Jawa Timur sebesar Rp 29,76 triliun. Hingga semester I tahun 2024, angka ini terus menunjukkan tren positif dengan nilai investasi sebesar Rp 20,69 triliun,” kata Plt Bupati Gresik perempuan pertama kurun waktu 50 tahun terakhir ini. 

Selain itu, peran usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM juga menjadi perhatiannya Di mana kemitraan antara sektor usaha besar dan UMKM merupakan kunci penting dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Jumlah penerbitan Nomor Induk Berusaha atau NIB untuk skala UMK sangat tinggi, mencapai 63.036 NIB, dengan 99,45% di antaranya diterbitkan untuk UMK.

“Kami mengapresiasi peran aktif perusahaan-perusahaan yang telah menjalankan kemitraan dengan UMKM, sehingga usaha kecil di Gresik dapat tumbuh dan berkembang lebih cepat. Tidak hanya itu, melalui tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), perusahaan-perusahaan ini telah berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu,  Kepala DPMPTSP Gresik Reza Pahlevi, bahwa Pemerintah Kabupaten Gresik juga berkomitmen untuk terus mendorong terciptanya investasi yang berkelanjutan dan inklusif, dengan harapan kerjasama yang erat antara pemerintah dan dunia usaha dapat semakin kuat, serta menciptakan iklim usaha yang kondusif dan ramah investasi.

“Acara hari ini merupakan kali keempat DPMPTSP menggelar acara serupa. Harapannya juga agar kolaborasi dan sinergitas antara Pemerintah Daerah Kabupaten Gresik, dengan pelaku usaha besar maupun pelaku usaha kecil dan menengah makin erat terjalin. Dengan adanya kolaborasi yang erat ini, kita juga ingin agar UMKM kita bisa naik kelas,” terang Reza Pahlevi. (yad) 

Penghargaan Investasi, Plt Bupati Gresik : Kolaborasi untuk Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat Selengkapnya