Lepas Jemaah Haji, Plt Bupati Gresik Titip Doa untuk Gresik Semakin Maju dan Sejahtera

GRESIK,1minute.id –  Sebanyak 147 calon jemaah haji atau CJH asal Gresik yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Nurul Jannah mengikuti prosesi pamitan keberangkatan haji di Gedung Olahraga (GOR) Tri Dharma Petrokimia Gresik pada Kamis, 22 Mei 2025.

Prosesi pelepasan ditandai dengan penyematan jaket secara simbolis oleh pelaksana tugas (Plt) Bupati Gresik Asluchul Alif, kepada perwakilan jemaah  didampingi Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo.

Dalam sambutannya, Asluchul Alif mengucapkan selamat kepada para jemaah yang akan menunaikan rukun Islam kelima. Ia mengingatkan agar kesempatan berhaji disyukuri dan dijadikan momentum untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ibadah.

“Kesempatan berhaji adalah nikmat dan anugerah luar biasa karena para jemaah menjadi tamu Allah. Maka manfaatkanlah kesempatan ini sebaik-baiknya,” ujar pria yang akrab disapa dokter Alif itu.

Ia berpesan agar para jemaah senantiasa menjaga kesehatan fisik dan mental selama menjalankan ibadah haji. Ia menekankan pentingnya mengikuti arahan pembimbing dan petugas agar seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan dengan lancar.

“Perbanyak minum air putih, jaga pola makan, dan bantu sesama, terutama jemaah lansia. Jangan lupa, ikuti semua arahan dari pendamping maupun petugas haji selama di Tanah Suci,” pesannya. Ia pun mendoakan seluruh jemaah dapat melaksanakan ibadah dengan lancar, kembali dalam keadaan sehat, serta meraih predikat haji mabrur.

Ia juga mengajak para jemaah untuk mendoakan Kabupaten Gresik agar menjadi daerah yang semakin maju dan sejahtera. “Semoga Gresik menjadi kabupaten yang gemah ripah loh jinawi dan masyarakatnya hidup sejahtera,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo, turut menyampaikan pesan kepada para jemaah haji. Ia menegaskan bahwa ibadah haji adalah perjalanan lahir dan batin yang menuntut kesiapan fisik dan mental.

“Jaga kekompakan dan tanamkan rasa empati antarsesama. Semoga semua doa-doa jemaah di Tanah Suci dikabulkan Allah SWT, dan seluruh jemaah kembali ke tanah air dengan selamat serta menjadi haji yang mabrur,” ujar Dwi Satriyo. (yad)

Lepas Jemaah Haji, Plt Bupati Gresik Titip Doa untuk Gresik Semakin Maju dan Sejahtera Selengkapnya

Plt Bupati Gresik Resmikan Tempat Penitipan Anak untuk Pekerja Kurang Mampu, Gratissss!

GRESIK,1minute.id – Pekerja rentan tak perlu lagi pusing tujuh keliling mencari tempat menitipkan buah hatinya. Sebab, Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik kini menyediakan fasilitas tempat penitipan anak atau TPA secara gratis. 

Fasilitas ini ditujukan bagi keluarga kurang mampu yang bekerja di sektor informal dan belum memiliki akses terhadap layanan pengasuhan anak yang layak. TPA yang menempati gedung eks UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Gresik itu diberi nama TPA Masundari alias Amanah Generasi Muda untuk Masa Depan Gresik.

Plt Bupati Gresik Asluchul Alif menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah kepada warga yang paling membutuhkan.

“Tempat Penitipan Anak ini kami tujukan bagi ibu-ibu yang benar-benar kurang mampu dan tidak memiliki alternatif lain dalam mengasuh anaknya,” kata dokter Alif-sapaan-Asluchul Alif saat meresmikan TPA Masmundari pada Rabu, 21 Mei 2025.

“Kami ingin memastikan anak-anak mereka tetap mendapatkan pengasuhan yang baik, meski orang tuanya harus bekerja keras demi menyambung hidup. Ini adalah bagian dari visi besar kami untuk menyejahterakan masyarakat Gresik secara menyeluruh,” imbuhnya. 

Tampak hadir di peresmian TPA Masmundari itu, antara lain, Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali; Ketua Gerakan Organisasi Wanita atau GOW Gresik Shinta Puspitasari dan Ketua II TP PKK Bidang Pendidikan dan Peningkatan Ekonomi Keluarga Siti Qomariyah.

Sementara itu, Kepala Dinas KBPPPA  Gresik Titik Ernawati, menjelaskan bahwa TPA Masmundari dirancang untuk menjawab kebutuhan perempuan pekerja yang tidak memiliki dukungan pengasuhan di rumah. “Ini bukan sekadar tempat penitipan, tetapi juga sarana yang mendukung tumbuh kembang anak melalui tenaga pengasuh terlatih dan fasilitas edukatif yang aman,” jelasnya.

Fasilitas ini diperuntukkan bagi anak-anak usia di atas 2 tahun, dengan kapasitas awal sebanyak 20 anak. Saat ini, baru 7  anak yang terdaftar untuk mengikuti layanan secara rutin. TPA Masmundari dilengkapi dengan ruang bermain edukatif, sistem keamanan, dan didampingi oleh pengasuh profesional. Seluruh layanan diberikan secara gratis bagi keluarga yang memenuhi kriteria.

Ke depan, Pemkab Gresik menargetkan pembangunan TPA serupa di lima kecamatan, yakni Manyar, Menganti, Driyorejo, Wringinanom, dan Kecamatan Gresik. Hal ini bertujuan untuk menjangkau lebih banyak pekerja rentan yang membutuhkan layanan pengasuhan yang aman, layak, dan terjangkau.

Pemkab Gresik berharap, kehadiran fasilitas seperti TPA Masmundari ini menjadi cikal bakal lahirnya sistem perlindungan sosial yang adil, inklusif, dan berpihak pada mereka yang paling membutuhkan.

Program ini disambut antusias oleh masyarakat, khususnya para ibu yang selama ini mengalami keterbatasan dalam mengasuh anak sambil bekerja. (yad)

Plt Bupati Gresik Resmikan Tempat Penitipan Anak untuk Pekerja Kurang Mampu, Gratissss! Selengkapnya

Deklarasi SPMB 2025 Tanpa Pungli, Plt Bupati Gresik : Kami Tidak Segan Menindak Tegas

GRESIK,1minute.id – Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB Tahun Ajaran 2025/2026 segera di buka.  Pemerintah Kabupaten Gresik mulai melakukan SPMB bebas dari praktik suap, gratifikasi, dan pungutan liar (pungli). 

Acara yang digelar di Aula Ainul Yaqin Kantor Dinas Pendidikan Gresik di Jalan A.R.Hakim Gresik di buka  oleh Plt Bupati Gresik Asluchul Alif dan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan atau Dispendik Gresik S.Hariyanto dan kepala jenjang TK/PAUD, SD, hingga SMP negeri se-Kabupaten Gresik pada Kamis, 15 Mei 2025.

Plt. Bupati Gresik Asluchul Alif mewanti-wanti kepada para kepala sekolah agar menjaga integritas dalam proses penerimaan peserta didik baru. Ia mengingatkan seluruh pihak agar tidak melakukan pungutan dalam bentuk apa pun.

“Jangan sampai ada biaya tambahan dalam proses SPMB. Jika ditemukan pelanggaran, kami tidak akan segan mengambil tindakan tegas. Ini adalah tanggung jawab Dinas Pendidikan, dan saya bersama Pak Bupati siap mengawalnya,” tegas dokter Alif dihadapan ratusan kepala sekolah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik menegaskan lima prinsip utama yang menjadi landasan pelaksanaan SPMB, yaitu objektivitas, transparansi, akuntabilitas, keadilan, dan tanpa diskriminasi.

“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya mensosialisasikan mekanisme SPMB, tetapi juga mendeklarasikan komitmen bersama untuk menjalankan proses ini sesuai peraturan yang berlaku,” ujarnya.

Selain pemaparan teknis pelaksanaan SPMB, acara ini juga diisi dengan pembacaan deklarasi bersama oleh seluruh peserta sebagai simbol komitmen menolak segala bentuk suap, gratifikasi, dan pungli dalam proses penerimaan murid baru.

Dengan langkah ini, Pemerintah Kabupaten Gresik berharap sistem pendidikan di daerah dapat berjalan lebih adil, bersih, dan bermartabat demi mencetak generasi penerus yang unggul dan berintegritas.

Dalam pantauan 1minute.idtahap SPMB Online 2025 bermuncul di laman gresik.demo.spmd.id. Saat di akses yang muncul adalah permintaan maaf. Bunyinya, Mohon Maaf, Demo SIAP PPDB 2025 di wilayah Kabupaten Gresik dinonaktifkan. (yad)

Deklarasi SPMB 2025 Tanpa Pungli, Plt Bupati Gresik : Kami Tidak Segan Menindak Tegas Selengkapnya

Di Musrenbang RPJMD, Pemkab Gresik Komitmen Pemerataan Pembangunan, Target Pertumbuhan Ekonomi 6,9 %

GRESIK,1minute.id – Wajah Gresik empat tahun ke depan seperti apa. Penasaran ? Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (Musrenbang RPJMD) 2025–2029 yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik ada lima misi utama bakal dicapai.

Lima misi utama itu, pertama adalah Memperkuat insan unggul yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berakhlakul karimah. Kedua, Mempercepat pembangunan ekonomi daerah berbasis potensi keunggulan lokal.

Ketiga, Menyelesaikan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan terintegrasi. Keempat, Meningkatkan sistem pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima. Dan, kelima adalah Meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan pemenuhan kebutuhan dasar.

Pelaksana Tugas  Bupati Gresik Asluchul Alif, dalam sambutannya menyampaikan bahwa arah pembangunan ke depan tidak hanya terfokus pada infrastruktur, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelestarian lingkungan, dan penguatan daya saing daerah.

“Kita harus berbenah dan bersinergi agar pembangunan terasa nyata dan merata,” tegasnya. Ia juga menekankan bahwa Musrenbang RPJMD merupakan forum penting untuk menyatukan persepsi, merumuskan arah pembangunan, dan memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dan pemerintahan.

“RPJMD ini adalah peta jalan yang akan menjadi panduan kita bersama. Kita ingin memastikan bahwa setiap kebijakan dan program benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, tidak hanya menjawab tantangan saat ini, tetapi juga mempersiapkan masa depan Gresik yang lebih baik dan berkelanjutan,” ujarnya.

Musrenbang RPJMD ini diikuti antara lain Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir, Sekretaris Daerah Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman ini digelar Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresk pada Kamis, 15 Mei 2025. 

Target-target pembangunan lima tahun ke depan dirumuskan dalam sejumlah indikator makro, antara lain:

1. Indeks Pembangunan Manusia (IPM): meningkat dari 78,93 pada 2024 menjadi 83,18 pada 2029.

2. Pertumbuhan ekonomi: ditargetkan mencapai 6,9%.

3. Penurunan emisi gas rumah kaca: secara kumulatif ditargetkan mencapai 55.000 ton CO₂.

4. Pengurangan angka kemiskinan: hingga 8,3%.

5. Penurunan tingkat pengangguran terbuka: menjadi 5%.

6. Reformasi birokrasi: menyeluruh untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan publik.

Pemerintah Kabupaten Gresik juga menegaskan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam setiap proses pembangunan. “Dengan keterlibatan semua elemen, pembangunan tidak hanya menjadi milik pemerintah, tetapi juga menjadi gerakan bersama masyarakat Gresik menuju masa depan yang lebih baik,” ujar dokter Alif-sapaan-Asluchul Alif.

Musrenbang ini diharapkan menjadi fondasi perencanaan pembangunan lima tahun ke depan yang berpihak pada rakyat dan sejalan dengan visi pembangunan nasional serta Provinsi Jawa Timur. (yad)

Di Musrenbang RPJMD, Pemkab Gresik Komitmen Pemerataan Pembangunan, Target Pertumbuhan Ekonomi 6,9 % Selengkapnya

DMI Gresik Akan Optimalkan Pemberdayaan Masjid dan Perkuat Layanan Mualaf

GRESIK,1minute.id – Pengurus Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Gresik (DMI Gresik) Jawa Timur periode 2024-2029 siap mengoptimalkan pemberdayaan masjid serta memperkuat layanan mualaf.

Ketua PD DMI Gresik Zainal Abidin mengungkapkan, pada periode keduanya ini, ia akan mengoptimalkan sejumlah program yang telah disiapkan. Beberapa di antaranya meliputi pengembangan dakwah, pemberdayaan masjid, serta penguatan layanan bagi para mualaf.

“Nantinya, lembaga ini tidak hanya fokus pada isu-isu keislaman, tetapi juga menyentuh bidang ekonomi hingga teknologi,” ujar Zainal.

Dia menekankan bahwa program pemberdayaan masjid menjadi salah satu prioritas utama. Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga memiliki potensi besar untuk memperkuat ekonomi jemaah. “Program pemberdayaan ini bahkan sudah berjalan di sejumlah masjid dan akan terus kami optimalkan,” tambahnya.

Selain itu, DMI Gresik juga akan melaksanakan program kaderisasi masjid melalui Perhimpunan Remaja Masjid (Prima) DMI. “Kami amanatkan program ini kepada Prima. Nantinya, mereka akan turun langsung berkeliling ke masjid-masjid di seluruh Gresik,” jelas Zainal.

Seperti diberitakan, Pelantikan bersama dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pengurus Daerah (PD) Dewan Masjid Indonesia (DMI), PD Korps Muballighah masa bhakti 2024 – 2029 dan PD Perhimpunan Remaja Masjid (Prima) masa bhakti 2024 – 2027, Badan Koordinasi Majelis Ta’lim Masjid (BKMM) serta Lembaga Mualaf Center (eLMC) di Aula Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim pada Ahad, 11 Mei 2025. Ketua PW DMI Jatim, KH M Sujak para pengurus lima organisasi tersebut. 

Pelantikan bersama itu dihadiri oleh Plt Bupati Gresik Asluchul Alif, Ketua DPRD Gresik M Syahrul Munir, Pimpinan Pusat Korps Muballighah Hj. Rita Ariyani,  Mustasyar PD DMI Gresik KH Afif Ma’shum, Ketua MUI Gresik KH Ainur Rofiq, dan Wakil Bupati Gresik Periode 2021 – 2024 Hj. Aminatun Habibah.

Sekretaris DMI Gresik Abdullah Farih, menambahkan bahwa sejak periode awal kepemimpinan Zainal, pihaknya telah membentuk Lembaga Mualaf Center pada 21 Januari 2023.

Layanan itu ternyata sangat bagus, bahkan satu-satunya DMI daerah yang berhasil mewujudkan program tersebut sehingga akan direplikasi DMI wilayah maupun pusat.

“Untuk embrionya jauh sebelum itu. Namun baru dijadikan sebagai banom tahun 2023. Hadirnya Lembaga Mualaf Center sangat diapresiasi oleh DMI pusat dan diadopsikan ke DMI lainnya,” ujar Farih.

Dia menjelaskan, sejak 2023 sudah ada 12 orang yang masuk Islam melalui Lembaga Mualaf Center. Tak hanya mengislamkan, DMI Gresik juga melakukan bedah rumah mualaf dan membantu kepengurusan berkas di Dispendukcapil. “Kami juga berikan bantuan UMKM untuk mualaf sehingga mereka bisa berdaya secara ekonomi,” tuturnya. 

Sementara itu, Ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia atau PITI Gresik Muhammad Devan Gunawan mengapresiasi program DMI Gresik yang telah memfasilitasi para mualaf di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.  

Pria yang mualaf sejak 2019 itu berharap, pemerintah juga turut memberikan perhatian kepada para mualaf dalam pemberdayaan secara ekonomi dan religi sehingga ke depannya nanti akan lebih semangat untuk menjalankan ibadahnya. (yad)

DMI Gresik Akan Optimalkan Pemberdayaan Masjid dan Perkuat Layanan Mualaf Selengkapnya

Ini Pesan Plt Bupati Gresik Asluchul Alif kepada Pengurus Dewan Masjid Indonesia 

GRESIK,1minute.id –  “Sebagai wadah strategis dalam membina dan memakmurkan masjid. DMI memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung program pemerintah daerah. Khususnya dalam aspek spiritual, sosial dan pemberdayaan masyarakat,” Plt Bupati Gresik Asluchul Alif di Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim pada Ahad,  11 Mei 2025.

Dokter Alif-sapaan akrab-Asluchul Alif menghadiri pelantikan bersama dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pengurus Daerah (PD) Dewan Masjid Indonesia (DMI), PD Korps Muballighah masa bhakti 2024 – 2029 dan PD Perhimpunan Remaja Masjid (Prima) masa bhakti 2024 – 2027, Badan Koordinasi Majelis Ta’lim Masjid (BKMM) serta Lembaga Mualaf Center (eLMC).

Acara itu dihadiri di antaranya, Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir, Pimpinan Wilayah DMI Jawa Timur KH. M Sudjak, Pimpinan Pusat Korps Muballighah Hj. Rita Ariyani, Ketua Mustasyar PD DMI Kabupaten Gresik KH Afif Ma’shum, Ketua MUI Gresik KH Ainur Rofiq, Wakil Bupati Gresik Periode 2021 – 2024 Hj. Aminatun Habibah serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Gresik Imam Basuki. 

Menurutnya, peran DMI juga harus ikut menangkal ataupun mencegah kenakalan remaja juga angka perceraian di Kabupaten Gresik. Ini bisa dicegah dengan aktif menggelar kajian kajian kekinian, pelatihan digital, hingga kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan generasi muda saat ini. 

Pihaknya menambahkan, penanganan kenakalan remaja dan angka perceraian perlu menjadi perhatian utama. Penyebab utama kenakalan remaja dan perceraian yang sering disebutkan adalah pernikahan dini dan kurangnya pemahaman nilai nilai agama dan moral. 

“Pentingnya membekali anak muda dengan nilai nilai agama yang kuat, bukan hanya sebagai penindakan, tetapi juga sebagai upaya pencegahan. Masjid dapat dirancang sebagai ruang ekspresi anak muda yang islami, kreatif dan produktif, tanpa kehilangan nilai nilai ketaqwaan,” ujarnya. 

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik atau BPS tahun 2023, jumlah masjid di Kabupaten Gresik sebanyak 1.213 yang tersebar di 18 kecamatan. Ia berharap kedepan masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah ritual tetapi juga sebagai pusat pembinaan akhlak, pengembangan ilmu pengetahuan serta pemberdayaan ekonomi umat. 

“Keberadaan DMI Kabupaten Gresik menjadi mitra yang sangat strategis dalam menciptakan masyarakat yang bertaqwa dan sejahtera. Selamat kepada pengurus yang baru saja dilantik semoga amanah yang diemban dapat dijalankan dengan penuh keihklasan dan semangat pengabdian,” tutupnya. (yad) 

Ini Pesan Plt Bupati Gresik Asluchul Alif kepada Pengurus Dewan Masjid Indonesia  Selengkapnya

1.001 Bonsai Kelas Bintang Ramaikan Giri Kedaton Bonsai Dihelat Pemkab Gresik

GRESIK,1minute.id –  Giri Kedaton Bonsai 2025 di helat di halaman Kantor Bupati Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Pameran bonsai kelas bintang berskala nasional ini dibuka oleh Plt Bupati Gresik Asluchul Alif pada Jumat, 9 Mei 2025.

Pameran berlangsung hingga 13 Mei 2025 mendatang menghadirkan  sebanyak 1.001 bonsai dari berbagai jenis, gaya, dan usia dipamerkan. 

Tak hanya dari Gresik, peserta datang dari seluruh penjuru Indonesia untuk ambil bagian dalam kontes bergengsi ini. Mereka terbagi dalam lima kategori: kelas bintang (12 peserta), kelas utama (23 peserta), kelas madya (64 peserta), kelas pratama (274 peserta), dan kelas prospek (628 peserta).

Dalam sambutannya, Plt Bupati Gresik Asluchul Alif, menekankan pentingnya pameran ini bukan hanya sebagai ajang seni, tetapi juga sebagai peluang ekonomi baru.

“Bonsai bukan sekadar hobi atau seni. Di tangan yang tepat, bonsai bisa menjadi solusi konkret untuk mengurangi pengangguran. Kami ingin mendorong masyarakat untuk menjadikan budidaya bonsai sebagai ladang usaha, sebagai gerakan ekonomi kreatif berbasis hortikultura yang menjanjikan,” tegasnya.

Langkah ini, menurut dokter Alif, sejalan dengan semangat Gresik sebagai daerah yang terus mencari terobosan dalam membuka lapangan kerja dan menumbuhkan wirausaha baru di sektor non-industri.

Animo peserta Pameran Bonsai ini sangat besar. Hal ini seperti yang disampaikan Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putro. Dirinya menyebut peserta berasal dari wilayah di luar Pulau Jawa.

Giri Kedaton Bonsai 2025 menunjukkan bahwa Gresik mampu menjadi episentrum baru bagi perkembangan seni bonsai di Indonesia,” ujarnya.

Apresiasi juga datang dari Ketua Umum Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Pusat, Alex R. Tangkulung. Menurutnya, pameran kelas nasional semacam ini menjadi ajang _show off_ kualitas bonsai nasional.

“Pameran ini bukan hanya meningkatkan kualitas bonsai nasional, tapi juga membuka ruang baru bagi pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat,” katanya.

Tidak hanya kontes bonsai, rangkaian kegiatan juga dimeriahkan dengan berbagai agenda lain seperti pelayanan kesehatan hewan dan vaksinasi gratis, gelar pangan murah, serta agrimart dan bazar UMKM binaan Dinas Pertanian. Dengan begitu, pengunjung bisa menikmati produk-produk UMKM Gresik sekaligus melihat bonsai yang dilombakan.

Dalam kegiatan ini, diberikan beberapa penghargaan-penghargaan penting di antaranya

• Desa Petung, Kecamatan Panceng: dinobatkan sebagai Desa Bonsai Kabupaten Gresik Tahun 2025, atas perannya dalam pengembangan bonsai di tingkat desa.

• Best in Show: diraih oleh Andre Sutanto dari Jakarta, dengan karya yang memukau dewan juri.

• Grand Champion: disabet oleh Chandra Wijaya, juga dari Jakarta.

• Bonsai Favorit pilihan Plt Bupati Gresik: diberikan kepada Toyo dari Gresik Kota atas keunikan media tanam yang menyatu harmonis dengan keindahan bonsai.

Plt Bupati Alif mengajak seluruh masyarakat untuk turut menikmati keindahan dan nilai seni tinggi dari karya-karya bonsai yang dipamerkan. “Silakan datang dan nikmati. Pameran ini terbuka untuk umum hingga 13 Mei 2025. Siapa tahu, dari sekadar melihat, tumbuh minat, lalu muncul usaha baru dari bonsai,” pungkasnya. (yad)

1.001 Bonsai Kelas Bintang Ramaikan Giri Kedaton Bonsai Dihelat Pemkab Gresik Selengkapnya

TMMD Wujud Sinergi TNI dan Pemkab Gresik Percepat Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional 

GRESIK,1minute.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Tahun 2025 dipusatkan di Desa Banter,  Kecamatan Benjeng resmi dibuka pada Selasa, 6 Mei 2025. Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, instansi terkait, dan masyarakat dalam rangka mempercepat pembangunan di wilayah tertinggal.

Upacara pembukaan dihadiri oleh Plt. Bupati Gresik Asluchul Alif, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Kepala Staf Korem 084 Kolonel Inf. Nico Reza Hardiman Dipura, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf. Saleh Rahanar, Forkopimda, serta perwakilan instansi terkait.

Dalam sambutannya, Plt. Bupati Gresik Asluchul Alif menyampaikan apresiasi atas kolaborasi seluruh pihak yang terlibat. Mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah”.  Program ini diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan di Kabupaten Gresik.

“Melalui TMMD ke-124 ini, kita bersama-sama mewujudkan pemerataan pembangunan dan ketahanan nasional di wilayah Kabupaten Gresik. Program ini tidak hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga aspek non-fisik yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

TMMD ke-124 akan berlangsung mulai 6 Mei hingga 4 Juni 2025 dengan dua sasaran utama, yakni pekerjaan  fisik dan non-fisik. Sasaran pekerjaan fisik meliputi pembangunan infrastruktur seperti Jalan Usaha Tani (JUT), Tembok Penahan Tanah (TPT), perbaikan jalan lingkungan, serta pembangunan drainase. Selain itu, terdapat program unggulan seperti ketahanan pangan, pertanian terpadu, pembangunan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH), penyediaan sanitasi (MCK), penurunan angka stunting, penanaman pohon, dan rehabilitasi tempat ibadah.

Di sisi lain, sasaran non-fisik mencakup penyuluhan bela negara, hukum, kewirausahaan, kesehatan, pemberdayaan PKK, perlindungan perempuan dan anak, serta layanan KB dan donor darah.

Program TMMD ke-124 melibatkan TNI, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kegiatan ini dirancang sebagai upaya akselerasi pembangunan yang berkelanjutan, khususnya di wilayah-wilayah yang masih tertinggal.

“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan TMMD ke-124 dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Banter. Hasil pembangunan ini perlu dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya demi kemajuan bersama,” tambah dokter Alif-sapaan- Asluchul Alif. (yad) 

TMMD Wujud Sinergi TNI dan Pemkab Gresik Percepat Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional  Selengkapnya

260 dari 2.139 Calon Jemaah Haji asal Gresik Berangkat ke Tanah Suci

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 260 calon jemaah haji atsu CJH asal Kabupaten Gresik, Jawa Timur berangkat ke tanah suci pada Senin, 5 Mei 2025. 

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif yang memberangkatkan ratusan CJH tergabung dalam kelompok terbang atau kloter 14 dan 15. Mereka diberangkatkan dari Stadion Gelora Joko Samudro atau G-JOS yang berada di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. 

Wabup Gresik Asluchul Alif mengucapkan selamat kepada seluruh jemaah yang berangkat menunaikan rukun Islam kelima tersebut. Ia menyampaikan bahwa kesempatan berhaji merupakan nikmat dan anugerah luar biasa karena menjadi tamu Allah.

“Manfaatkanlah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Jaga lisan dan perilaku, bersihkan hati dan jiwa, niatkan sepenuhnya untuk beribadah. Banyak-banyak bersyukur dan jaga kesehatan,”  pesannya.

Ia mengingatkan bahwa keberangkatan ke Tanah Suci bukan hanya untuk menunaikan ibadah semata, tetapi juga membawa nama baik daerah dan bangsa. Oleh karena itu, ia mengimbau jemaah haji untuk menjaga etika, menaati peraturan, serta melaksanakan seluruh rangkaian ibadah secara tertib dan khusyuk.

“Saya berharap seluruh jamaah asal Kabupaten Gresik kembali ke tanah air dalam keadaan sehat walafiat serta meraih predikat haji yang mabrur. Lebih dari itu, semoga para jamaah dapat menjadi suri teladan dalam pelaksanaan ibadah bagi jamaah dari daerah lain,” tutur dokter Alif-sapaan-Asluchul Alif. 

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama atau Kemenag Kabupaten Gresik Pardi, dalam laporannya menyebutkan bahwa total calon jemaah haji asal Gresik yang berangkat ke tanah suci tahun ini terdiri dari 2.112 orang, mutasi masuk 138 orang , mutasi keluar 133 orang, PHD 14 orang, pembina ibadah 6 orang, ketua kloter 5 orang dengan jumlah total 2.139 jemaah. 

Jemaah ini berangkat dua gelombang dari embarkasi Juanda, Surabaya,  yakni gelombang pertama tergabung dalam kloter 4, 10, 14, dan 15. Sedangkan, gelombang kedua, untuk kloter 73 dan 95. (yad)

260 dari 2.139 Calon Jemaah Haji asal Gresik Berangkat ke Tanah Suci Selengkapnya

Pusat dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke-XXIX tahun 2025 di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin, 28 April 2025.

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan sambutan tertulis Menteri Dalam Negeri atau Mendagri Muhammad Tito Karnavian. Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan tema peringatan Hari Otda ke-29 tahun ini, yaitu “Sinergi Pusat dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045.” 

Tema ini menjadi refleksi pentingnya hubungan yang harmonis dan konstruktif antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyongsong masa depan Indonesia, yakni menuju Indonesia Emas 2045.

“Ini adalah kesempatan emas untuk membuktikan bahwa kita bisa menjadi bangsa yang maju, mandiri, dan berdaulat, dengan keunggulan di bidang ekonomi, teknologi, pendidikan, dan kebudayaan, serta masyarakat yang adil, makmur, dan berakhlak mulia,” ujar dokter Alif-sapaan- Asluchul Alif.

Ia juga mengajak seluruh elemen bangsa, terutama jajaran pemerintah daerah di seluruh Indonesia, untuk memperkuat komitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik. 

Wabup menekankan pentingnya menjadikan otonomi daerah sebagai sarana percepatan pemerataan pembangunan, memperkuat integrasi nasional, serta meningkatkan daya saing daerah untuk mendukung kemajuan bangsa secara keseluruhan.

Selain itu, Wabup menegaskan beberapa hal strategis yang harus menjadi perhatian utama bagi seluruh pihak di tingkat pusat maupun daerah, guna menyelaraskan langkah dalam implementasi kebijakan nasional. Hal-hal tersebut antara lain adalah mewujudkan swasembada pangan dan energi, pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan, menciptakan pemerintahan yang transparan, akuntabel, bebas dari korupsi, serta melayani masyarakat dengan integritas.

Pengembangan kewirausahaan yang dapat membuka lapangan kerja, peningkatan akses dan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan yang merata, berkualitas, dan terjangkau, serta pelaksanaan reformasi birokrasi dan penegakan hukum juga menjadi bagian penting yang disoroti dalam sambutan tersebut.

Dalam sambutan Menteri Dalam Negeri yang dibacakan Wabup, ditekankan pula bahwa kapasitas dari masing-masing tingkatan pemerintahan menjadi faktor kunci dalam melaksanakan otonomi daerah secara efektif. 

Untuk itu, Wabup menekankan prioritas dalam penguatan sumber daya manusia aparatur melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi, kerja sama dengan perguruan tinggi, serta pemberian beasiswa. Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas keuangan daerah melalui optimalisasi pendapatan asli daerah, penyusunan APBD berbasis kinerja, dan pembukaan akses pembiayaan alternatif melalui kerja sama dengan perbankan.

Tak kalah penting, penguatan kelembagaan dan tata kelola pemerintahan juga menjadi fokus dengan mendorong reformasi birokrasi, digitalisasi pelayanan publik, serta peningkatan transparansi dan akuntabilitas.

“Sekali lagi, saya ucapkan selamat Hari Otonomi Daerah ke-29 tahun 2025. Semoga semangat otonomi daerah senantiasa menjadi motor penggerak terwujudnya pemerintahan yang lebih baik, pelayanan publik yang lebih prima, dan kesejahteraan masyarakat yang lebih merata di seluruh pelosok Nusantara,” pungkasnya. (yad)

Pusat dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045 Selengkapnya